Anda di halaman 1dari 3

FORMATIF 1 MODUL KV 2010

1. 2.

Perikardium fibrosa dilekatkan pada permukaan anterior sternum oleh lig. sternopericardiale. (S) Sinus transversus pericardii adalah sebuah recessus di bagian posterior jantung dan membentang posterior terhadap atrium kiri. (S) Denyut apeks jantung pada bayi yang baru lahir dapat diraba di sela iga ke-4, lateral terhadap linea midclavicularis. (B) Margo obtusus memisahkan permukaan anterior dengan permukaan diafragmatika jantung. (S) R. circumflexa a. coronaria cordis sinistra bersama dengan v. cordis magna melintas di sepanjang sulcus coronarius. (B) Vena saphena magna melintas anterior terhadap malleolaris medialis. (B) Trabeculae septomarginalis terletak pada ventrikel dextra dan sinistra. (S) Vv. cordis anteriores langsung bermuara ke dalam atrium kanan. (B) Arcus volaris superficialis dibentuk oleh a. radialis dan r. superficialis a. ulnaris. (S)

3.

4. 5.

6. 7. 8. 9.

10. Bunyi katup semilunaris aorta dapat didengar pada batas sternum sela iga ke-2 kanan. (B) 11. Jantung dewasa normal memompakan darah kira-kira 5 liter setiap jam selama hidup. (B) 12. Ketika ventrikel berkontraksi, katup atrioventrikular menutup untuk mencegah baliknya darah ke atrium. Ketika ventrikel mengalami relaksasi, katup semilunar menutup untuk mencegah darah kembali ke ventrikel. (B) ??? 13. Sistem kapiler membentuk hubungan antara pembuluh yang membawa darah menjauhi jantung dan pembuluh yang membawa darah menuju jantung. (B) 14. Pulsasi tekanan darah dapat drasakan di arteri pulmonalis. (S) 15. Tenaga pendorong utama yang mengembalikan darah ke jantung adalah kontraksi otot rangka. (S) 16. Sistem limfatik merupaan sistem transport one-way circulation (B) 17. Lamina elastika eksterna enterna berkembang baik dan tampak jelas pada arteri tipe muskular (B) 18. Pada pembuluh kapiler, tunika media terdiri atas beberapa lapis sel otot polos. (S) 19. Vasa vasorum lebih banyak terdapat pada dinding vena dibanding pada arteri (B) 20. Arteri koronaria termasuk arteri tipe elastik. (S) 21. Sel- sel pada tunika media mendapat nutrisi dari vasa vasorum. (B) 22. Kapiler merupakan tempat pertukaran cairan secara dua arah antara darah dan jaringan. (B) 23. Katup jantung dibentuk oleh jaringan ikat pada yang membentuk rangka fibrosa. (B) 24. Serat Purkinje terdapat pada lapisan subendokardium. (B)

25. Kapiler ikut berperan dalam pengaturan tekanan darah karena dapat berkontraksi (vasokontriksi). (S) 26. Baroreseptor sebagai reseptor tekanan darah selalu berada dalam keadaan aktif dan membentuk potensial aksi. (B) 27. Aliran balik vena dapat dipengaruhi oleh pompa kontraksi otot rangka dan mekanisme mekanik sistem respirasi. (B) 28. Tekanan darah arteri rata-rata merupakan titik tengah antara tekanan diastolik dan tekanan sistolik. (S) 29. Tekanan hidrostatik pada kapiler bagian distal lebih tinggi daripada tekanan onkotik. (S) 30. Norepinefrin merangsang terjadinya konstriksi pembuluh darah. (S) 31. Relaksasi ventrikel terjadi setelah kompleks QRS di EKG. (S) 32. Berdiri tegak dan diam beberapa saat menyebabkan curah jantung turun. (B) 33. Frekuensi denyut jantung turun selama hiperventilasi. (S) 34. Peningkatan aktivitas simpatis pada jantung menyebabkan meningkatnya stroke volume melalui peningkatan volume akhir diastolik. (S) 35. Peningkatan kadar kalium ekstrasel akan meningkatkan kontraktilitas miokard. (S) 36. Pada keadaan hipoksia, pemakaian glukosa sebagai energi bagi sel otot jantung merupakan pilihan utama. (B) 37. Sel otot jantung tidak dapat menggunakan senyawa keton sebagai sumber energi. (S) 38. Asetil KoA yang akan dioksidasi melalui daur Krebs di dalam mitokondria sel otot jantung terutama berasal dari proses glikolisis. (S) 39. Terdeteksinya enzim non-fungsional plasma seperti laktat dehidrogenase tidak mempunyai nilai diagnostik sebab enzim non-fungsional plasma tidak mempunyai fungsi di dalam plasma. (S) 40. Pada keadaan normoksia, ketersediaan asam lemak darah menghambat penggunaan glukosa sebagai sumber energi. (B) 41. Asam lemak untuk bahan bakar sel otot jantung hanya berasal dari pemecahan triasil gliserol di jaringan adiposa. (S) 42. Laktat yang dihasilkan dari glikolisis anaerob dapat diubah menjadi ATP oleh sel otot jantung. (B) 43. Kebutuhan ATP yang tinggi dari sel otot jantung didukung oleh aktivitas laktat dehidrogenase (LDH) yang tinggi. (S) 44. Asetil KoA untuk sintesis kolesterol di dalam tubuh dapat diperoleh dari pemecahan asam lemak. (B) 45. Bila aliran darah ke jantung terganggu, oksidasi glukosa meningkat di dalam sel otot jantung. (B) 46. Transisi epidemiologi adalah situasi yang ditemukan di negara-negara industri. (S) 47. Penyakit KV merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. (B) 48. Usia adalah faktor risiko yang dapat dimodifikasi (S) 49. Indeks massa tubuh merupakan salah satu faktor yang dinilai dalam diagnosis sindrom metabolik. (S)

50. Perilaku hidup sehat merupakan bentuk pencegahan primer. (B) 51. Obesitas abdominal termasuk dalam faktor risiko kondisional penyakit jantung koroner. (S) 52. Disfungsi endotel sering dikaitkan dengan keadaan ketidakseimbangan antara faktor vasodilatasi dan vaso konstriksi. (B) 53. Homosistein adalah asam amino yang mengandung sulfur yang berasal dari metabolisme metionin. (B) 54. Kriteria WHO (1979) untuk diagnosis infark miokard akut memasukkan pemeriksaan CK-MB sebagai bagian dari tiga kriteria diagnosis. (B) 55. Demam reumatik biasanya didahului oleh radang tenggorokan yang disebabkan oleh infeksi streptokokus -hemolitikus grup A. (B) 56. Aneurisma palsu adalah dilatasi abnormal pembuluh darah yang dilapisi oleh dinding arteri yang utuh. (S) 57. Pada penyakit Buerger ditemukan trombosis dan mikro abses pada arteri dan vena yang sedang dan kecil. (B) 58. Trombus biasanya sering terjadi pada trombositopeni. (S) 59. Pyogenik granuloma adalah varian dari hemangioma kapiler yang dapat hilang sendiri setelah penderita tumbuh dewasa. (S) 60. Payah jantung kiri tidak dapat menimbulkan payah jantung kanan karena tekanan vaskuler paru-paru yang menignkat tidak berhubungan dengan peningkatan tekanan atrium kiri. (S) 61. Pada penyakit jantung rematik, urut-urutan katup jantung yang mengalami kelainan adalah aktup aorta, katup pulmonal, katup mitral, dan katup trikuspidal. (S) 62. Komponen bercak atherom mengandung banyak nekrosis fibrinoid pada lapisan adventisia pembuluh darah. (S) 63. Pada cor pulmonale payah jantung kanan selain disebabkan oleh penyakit kronik paru-paru dan penyakit pembuluh darah paru-paru, juga disebabkan oleh kyphoskoliosis. (B) 64. Vegetasi dari endokarditis bakterial sub akut terdiri dari mikroorganisme penyebab penyakit tersebut. (B) 65. Penyebab paling umum dari myokarditis adalah Tripanosoma cruzi. (S)