Anda di halaman 1dari 20

Perusahaan Susu Kedelai SuKed Healthy Soy Milk direncanakan bertempat di Kaliurang Timur RT 06/RW15, Hargobinangun, Pakem, Sleman

n ,Yogyakarta. Struktur organisasinya terdiri dari pimpinan kemudian di bawahnya diikuti bagian-bagian yang dibantu pekerja. Bagian-bagian itu antara lain ; bagian produksi, bagian pengadaan bahan baku, bagian keuangan, dan bagian pemasaran. Usaha ini dipilih karena prospek pengolahan kedelai menjadi susu kedelai sekarang ini cukup menjanjikan, kandungan gizi yang terkandung didalamnya memiliki kandungan gizi yang dibutuhkan manusia serta mudah dalam pembuatanya. Hanya dengan teknologi dan peralatan yang sederhana, serta tidak diperlukannya keterampilan khusus, siapapun dapat melakukan pengolahan kedelai menjadi susu kedelai. Susu kedelai yang telah diproduksi akan dipasarkan dengan dibungkus plastik ukuran kg. Pada plastik akan disablon dengan label: Susu Kedelai SuKed HEALTHY SOY MILK. Sasaran pasar poduk susu kedelai ini utamanya adalah mahasiswa kampus UNIVERSITAS SARJANAWIYATA TAMANSISWA YOGYAKARTA dan Masyarakat sekitar Kaliurang. Tempat penjualannya di kampus, yaitu dengan cara dititipkan di kantin, di toko atau warung-warung di sekitar UST, atau bahkan di supermarket- supermarket terdekat. Adapun harga jual dari produk susu kedelai ini adalah Rp. 3.000 @ ukuran plastik kg. Promosi akan dilakukan dengan memanfaatkan buletin yang terbit di kampus dan media internet sebagai sarana e-business. Peluang pasar untuk produk yang berbahan dasar kedelai ini sangatlah besar melihat budaya masyarakat yang konsumtif dan peluang pasar yang menjanjikan. Selain itu daya beli komsumen terhadap produk ini cukup bervariasi dari konsumen elite hingga konsumen menegah bawah. Produk ini dapat dikonsumsi oleh semua golongan karena harganya yang relatif terjangkau serta memiliki nilai kepuasan yang tinggi. Total biaya usaha ini adalah Rp. 15.298.625 perbulan dan penerimaan per bulan Rp. 18.000.000 , sehingga pendapatan perbulannya adalah Rp. 2.701.375. Dengan R/Cratio sebesar 1,176576 dapat dilihat bahwa bisnis yang dipilih layak untuk dilakukan karena pelaku usaha dapat meraup keuntungan dari usaha yang dilakukan (R/C ratio > 1).

Filosofi Mengapa saya memilih nama usaha saya SuKEd Healthy Soy Milk. Pertama Kata SuKed merupakan singkatan dari kata Susu Kedelai. Diharapkan dengan penamaan yang agak nyleneh ini dapat menarik perhatian konsumen, yang secara umum rasa penasarannya sangat tinggi. Dan yang kedua kata Healthy Soy Milk merupakan kata bahasa inggris, yang jika di terjemahkan ke bahasa Indonesia yaitu Susu Kedelai Sehat. Mengapa saya harus menggunakan kata berbahasa Inggris, itu karena menurut pemikiran saya para konsumen di Indonesia lebih tertarik terhadap barang-barang yang berbau kebarat-baratan.

Visi Visi Perusahaan Susu Kedelai SuKed Healthy Soy Milk adalah memberikan minuman ringan yang sehat bagi masyarakat dan terjangkau bagi semua kalangan. Misi 1. Memberikan lapangan pekerjaan kepada masyarakat agar dapat mengurangi beban bangsa akan permasalahan pengangguran. 2. Memberikan alternatif susu kepada masyarakat selain susu sapi yang harganya lebih mahal. 3. Mengembangkan bisnis yang bersifat home industri agar dapat menginspirasi calon pengusaha-pengusaha muda lain.

I. DESKRIPSI USAHA A. Data perusahaan Nama Tempat : Perusahaan Susu Kedelai SuKed Healthy Soy Milk : Kaliurang Timur RT 06/RW15, Hargobinangun, Pakem, Sleman ,Yogyakarta. Basis operasi : Universitas Sarjanawita Tamansiswa Yogyakarta dan sekitarnya, serta daerah sekitar tempat produksi Bentuk usaha : Perdagangan dengan pengembangan Usaha Mandiri Kecil & Menengah (UMKM) B. Data Pengusaha Nama Tempat,Tanggal Lahir Pendidikan : Dyah Ayu Isnaeni : Sleman, 3 Agustus 1989 : Sedang menempuh S1 Program Study Pendidikaan Guru Sekolah Dasar

C. Struktur Organisasi & Job Discription

Job Discriptions

1. Pimpinan (Manager) - pemilik sekaligus pimpinan - bertanggung jawab teradap jalannya usaha - koordinasi, pengawas, dan mengarahkan seluruh kegiatan - pengambil keputusan - sebagai quality control

2. Bagian Produksi - kepala bagian produksi mengkondisikan pekerja di bawahnya untuk bekerja sesuai jobdis - bertanggung jawab terhadap persiapan dan proses produksi - bertanggung jawab terhadap makanan yang dipesan konsumen - menjaga kebersihan produk dalam proses produksi - cekatan dalam menjaga mutu produk, baik cita rasa, aroma, ataupun tekstur - mengemas hasil produksi

3. Bagian Pengadaan Bahan Baku - kepala bagian pengadaan bahan baku mengkondisikan pekerja di bawahnya untuk bekerja sesuai jobdis - mencari informasi keberadaan bahan baku - melakukan pembelian bahan baku - menjaga mutu bahan sebelum diolah (ketika masih dalam penyimpanan)

4.Bagian Keuangan - kepala bagian keuangan mengkondisikan pekerja di bawahnya untuk bekerja sesuai jobdis - melaksanakan kegiatan keuangan dan administrasi - mencatat/pembukuan keuangan perusahaan - mengadakan dana untuk proses pembelian bahan dan proses - membuat laporan keuangan harian, mingguan, bulanan, triwulan, tahunan - bertanggung jawab terhadap sistem keuangan

5.Bagian Pemasaran - kepala bagian pemasaran mengkondisikan pekerja di bawahnya untuk bekerja sesuai jobdis - mempromosikan dan memasarkan produk - mendistribuskan produk ke tempat pemasaran, misalnya; toko, warung, atau Bahkan super market terdekat - melayani dengan ramah, menanggapi komplain konsumen dengan ramah dan senyum D. Alasan Pemilihan Bisnis Usaha pembuatan susu kedelai ini dipilih karena susu kedelai dikenal sebagai minuman fungsional, sebagai minuman yang bergizi tinggi, minuman yang merupakan hasil ekstraksi dari kedelai ini terutama sekali karena kandungan proteinnya, disamping mengandung lemak, karbohidrat, kalsium, phosphor, zat besi, provitamin A, Vitamin B kompleks (kecuali B12), dan air. Susunan asam amino hampir sama dengan susu sapi. Untuk itu produk ini tampaknya perlu diperhitungkan dalam menyusun pola menu sehari-hari bagi insan yang memperhatikan kesehatan. Oleh karena itu prospek usaha pengolahan kedelai menjadi susu kedelai sekarang ini cukup menjanjikan, kandungan gizi yang terkandung didalamnya memiliki kandungan gizi yang dibutuhkan manusia. Kadar protein kedelai mencapai 35,6 % (berat kering), dan pada varitas unggul kadar proteinnya dapat mencapai 40 % 43 %. Kebutuhan protein yang bersumber dari protein hewani sebesar 55 gram per hari dapat dipenuhi dengan 157,14 gram. Selain itu tingginya harga susu sapi menjadi peluang/prospek usaha dengan menjadikan susu kedelai menjadi barang substitusi (pengganti) susu sapi, karena harga susu kedelai lebih murah daripada susu produk hewani sementara kandungan gizinya hamper sama. Faktor lain yang menjadikan usaha susu kedelai prospektif adalah mudah dalam pembuatanya. Dengan teknologi dan peralatan yang sederhana,

serta tidak diperlukannya keterampilan khusus, siapapun dapat melakukan pengolahan kedelai menjadi susu kedelai.

II. ANALISIS PEMASARAN 1. Product (produk) Produk yang direncanakan untuk diproduksi adalah susu kedelai. Susu kedelai yang telah diproduksi akan dipasarkan dengan dikemas dalam plastik ukuran kg. Pada plastik akan disablon dengan label: Susu Kedelai SuKed HEALTHY SOY MILK. Produk yang dihasilkan memiliki manfaat dan kualitas yang tinggi. Sudah diketahui bahwa produk yang terbuat dari ekstrak kedelai ini memiliki kandungan gizi yang bermanfaat untuk proses metabolisme tubuh. 2. Place (lokasi/distribusi) Usaha ini berlokasi di Kaliurang Timur RT 06/RW15, Hargobinangun, Pakem, Sleman ,Yogyakarta. Adapun sasaran pasar poduk susu kedelai ini utamanya adalah mahasiswa kampus UNIVERSITAS SARJANAWIYATA TAMANSISWA YOGYAKARTA dan Masyarakat sekitar Kaliurang. Tempat penjualannya di kampus, yaitu dengan cara dititipkan di kantin ,di toko atau warung-warung di sekitar UST, atau bahkan di supermarket- supermarket terdekat. 3. Price (harga) Penentuan harga jual dilakukan dengan cara menghitung biaya produksi ditambah biaya lain-lain dan tren yang berlaku. Jika produk yang menjadi idola (tren) harganya pun bisa dinaikan dari standar harga normal (misal pada saat cuaca panas atau ketika bulan puasa besar kemungkinan produk ini akan dibanjiri konsumen). Adapun rencana harga jual dari produk susu kedelai ini adalah Rp. 3.000 @ ukuran plastik kg. 4. Promotion (promosi) Promosi akan dilakukan untuk mengenalkan produk ini kepada konsumen. Promosi akan dilakukan dengan memanfaatkan buletin yang terbit di kampus dan media internet sebagai sarana e-business. Untuk promosi melalui internet akan

dipromosikan lewat facebook dan situs-situs e-business lainnya seperti: berniaga.com dll.

III. ANALISIS OPERASIONAL 1. Desain Produk Susu kedelai yang telah diproduksi akan dipasarkan dengan dikemas. Pengemasan di sisni dilakukan karena memiliki peranan yang sangat penting dalam dunia usaha, karena pengemasan tidak sekedar memberi wadah dari dari produk yang dihasilkan tapi lebih pada pengembanan muatan misi dalam rangka persaingan pasar dan juga peningkatan penjualan. Di mana konsumen akan cenderung tertarik dengan produk yang dikemas dengan rapi dan menarik. Fungsi kemasan tidak sebatas digunakan sebagai pelindung produk melainkan juga sangat mendukung terjaganya kualitas produk serta adanya peningkatan kelas (penampilan) imej yang baik. Jenis bahan kemasan yang digunakan adalah plastik ukuran kg. Selain itu, pada kemesan juga akan diberi label. Pemberian label di sini tidak hanya sekedar tulisan, tapi di dalamnya terkandung pesan-pesan tertentu yang disampaikan pada konsumen. Dengan harapan produknya dapat dikenal oleh konsumen luas, sehingga mudah dicari ketika dibutuhkan. Selain itu label juga berfungsi sebagai jaminan atas kualitas produk, sarana untuk merk dagang, logo perusahaan, nama dan alamat perusahaan, dan berat atau volume produk. Informasi yang ingin disampaikan kepada konsumen tersebut terangkum dalam tulisan yang dicetak pada kemasan produk. Maka pada kemasan plastik akan disablon dengan label: Susu Kedelai SuKed HEALTHY SOY MILK dan juga logo perusahaan, nama dan alamat perusahaan, dan berat atau volume produk.

2. Proses Produksi Bahan: 1. 2. 3. 4. 5. 6. Kedelai Vanili Gula pasir Garam Maizena Air mineral (galonan)

Cara membuat: 1. Kedelai dicuci dan dibersihkan dari kotoran-kotoran seperti pasir, tangkai, dan kulit kedelai, kemudian direndam kurang lebih 2 jam. 2. Rebus kedelai yang telah bersih selama kira-kira 15 menit, lalu rendam dalam air bersih selama kira-kira 12 jam. 3. Cuci sampai kulit arinya terkelupas. 4. Lalu giling kedelai tersebut menggunakan mesin giling. 5. Campur kedelai yang sudah halus dengan air panas. Adukaduk campuran sampai rata. 6. Saring campuran dengan kain saring, sehingga diperoleh larutan/sari untuk susu kedelai. 7. Tambakan gula pasir, vanili, coklat, dan garam ke dalam larutan susu, lalu aduk sampai rata dan panaskan hingga mendidih. 8. Setelah dingin susu kedelai yang sudah mengalami beberapa proses atau langkah-langkah di atas maka dikemasdan kini siap untuk di pasarkan.

Sumber : http://lintas-dunia.blogspot.com/2012/04/cara-membuatsusu-kedelai.html

IV. ANALISIS PELUANG PASAR, RESIKO & PESAING Analisis Peluang Pasar Peluang pasar untuk produk yang berbahan dasar kedelai ini sangatlah besar melihat budaya masyarakat yang konsumtif dan peluang pasar yang menjanjikan. Selain itu daya beli komsumen terhadap produk ini cukup bervariasi dari konsumen elite hingga konsumen menegah bawah. Produk ini dapat dikonsumsi oleh semua golongan karena harganya yang relatif terjangkau serta memiliki nilai kepuasan yang tinggi. Metode pemasaran Susu Kedelai SuKed HEALTHY SOY MILK ini adalah dengan menyebarkan brosur-brosur pada masyarakat pada permulaan usaha serta metode getok tular, dengan membuat para konsumen merasa puas terhadap sajian

produk dan pelayanan prima yang disuguhkan perusahaan akan mampu membuat mereka menyebarkannya pada orang sekampungnya (dari mulut kemulut). Sasaran pasar poduk susu kedelai ini utamanya adalah mahasiswa kampus UNIVERSITAS SARJANAWIYATA TAMANSISWA YOGYAKARTA dan Masyarakat sekitar Kaliurang. Tempat penjualannya di kampus, yaitu dengan cara dititipkan di kantin, di toko atau warung-warung di sekitar UST, atau bahkan di supermarket- supermarket terdekat. Adapun harga jual dari produk susu kedelai ini adalah Rp. 3.000 @ ukuran plastik kg. Untuk menembus tingkat pasar yang optimal, maka diperlukan sekali untuk memikirkan strategi yang akan ditempuh untuk membangun usaha agar mendapatkan respon yang bagus dari konsumen di pasar bersaing. dengan menganaliasa lingkungan internal dan eksternal yang ada di pasar domestik akan mempermudah bagi perusahaan dalam menyusun strategi yang baik dan efisien.

Tingkat Persaingan Melihat situasi di tempat yang akan dimasuki produk, sepertinya produk susu kedelai ini akan laku di pasaran. Hal ini dikarenakan harganya yang terjangkau dan sangat pas untuk ukuran dompet mahasiswa. Selain itu pesaing yang akan menyaingi produk ini tampaknya belum ada khususnya di kampus UST. V. ANALISIS KEUANGAN 1) Analisa Biaya Usaha a. Tempat & Alat Produksi Uraian Jumlah (unit) Rumah produksi 1 Diesel giling 1 Kain 1 meter 2 Gunting 5 Bak 6 Keranjang 4 Kompor 4

No 1 2 3 3 4 5 6

Harga (Rp) 10.000.000 2.750.000 5000 5.000 17.000 25.000 150.000

Jumlah harga (Rp) 10.000.000 2.750.000 10.000 25.000 102.000 100.000 600.000

7 Total

Panci

75.000

300.000 13.887.000 Jumlah harga (Rp) 60.000 24.000 4.000 30.000 140.000 5.000 18.000 3.000 40.000 40.000 30.000 20.000 25.000 50.000 489.000

b. Bahan Produksi No Uraian Jumlah(unit) 1 Bahan baku Kedelai 10 kg Gula pasir 4 kg Vanili 2 bungkus Coklat 2 kaleng 2 Bahan pendukung Gas LPG 8 tabung Plastik ukuran kg 1 bendel Solar 4 liter Sablon label plastik 1 bendel 3 Tenaga kerja Pencuci kedelai 2 orang Perebus + Penyaring + 2 orang Pengemas Penggiling 1 orang Pengantar utk dipasarkan 1 orang Administrasi keuangan 1 orang Pengadaan bahan 2 orang Total c. Biaya Lain-lain No Uraian 1 Transportasi 2 Promosi 3 Listrik Total Total Biaya Usaha : Tempat Usaha & Lat Produksi Volume Jumlah 1 1 1

Harga( Rp) 6000 8.000 2000 15.000 17.500 5.000 4.500 3.000 20.000 20.000 30.000 20.000 25.000 25.000

Unit Bln Bln Bln

Harga per unitJumlah harga 200.000 100.000 200.000 200.000 100.000 200.000 500.000

13.887.000,00

Total

Bahan Produksi Biaya Lain-lain

489.000,00 500.000,00 : 14.876.000,00

2) Sumber Biaya Total Tabungan Bantuan Orang Tua 10.000.000,00 4.876.000,00 : 14.876.000,

3) Rincian Biaya

a. Biaya tetap Masa Jumlah Jumlah harga Penyusutan Penyusutan Harga (Rp) pakai (unit) (Rp) (Th) (Bln) (Th) 1 1 2 5 6 4 4 4 10.000.000 10.000.000 10 2.750.000 5000 5.000 17.000 25.000 150.000 75.000 2.750.000 10.000 25.000 102.000 100.000 600.000 300.000 13.887.000 10 1 2 2 2 6 6 1.000.000 275.000 5.000 12.500 51.000 50.000 100.000 50.000 83.333,33 22.916,67 416,67 1.041,67 4.250,00 4.166,67 8.333,33 4.166,67 128.625,00

No Uraian 1 2 3 3 4 5 6 7 Total Rumah produksi Diesel giling Kain 1 meter Gunting Bak Keranjang Kompor Panci

b. Biaya variabel No Uraian 1 Bahan baku Kedelai Gula pasir Vanili Coklat 2 Bahan pendukung Gas LPG Jumlah(unit) 10 kg 4 kg 2 bungkus 2 kaleng 8 tabung Harga( Rp) 6000 8.000 2000 15.000 17.500 Jumlah harga (Rp) 60.000 24.000 4.000 30.000 140.000

Plastik ukuran kg Solar Sablon label plastik Tenaga kerja Pencuci kedelai Perebus + Penyaring Pengemas Penggiling Pengantar utk dipasarkan Administrasi keuangan Pengadaan bahan

1 bendel 4 liter 1 bendel 2 orang + 2 orang 1 orang 1 orang 1 orang 2 orang

5.000 4.500 3.000 20.000 20.000 30.000 20.000 25.000 25.000

5.000 18.000 3.000 40.000 40.000 30.000 20.000 25.000 50.000 489.000

Total Biaya variabel perbulan adalah Rp. 489.000 x 30 = Rp. 14.670.000 c. Biaya lain lain (perbulan) No Uraian 1 Transportasi 2 Promosi 3 Listrik Total Volume Jumlah 1 1 1

Unit Bln Bln Bln

Harga per unitJumlah harga 200.000 100.000 200.000 200.000 100.000 200.000 500.000

d. Jumlah biaya usaha No Jenis biaya 1 Biaya tetap 2 Biaya variabel 3 Lain lain Total Jumlah biaya (Rp/bln) 128.625 14.670.000 500.000 15.298.625

4. Penerimaan, pendapatan dan R/C ratio usaha No Jumlah produksi 200 Total Harga perunitPenerimaan per hariPenerimaan per bulan (Rp) (Rp) (Rp) 3.000 600.000 18.000.000 18.000.000

Pendapatan (laba) perbulan = total revenue total cost = 18.000.000 15.298.625 = 2.701.375

R/C ratio = total revenue : total cost = 18.000.000 : 15.298.625,01 = 1,176576 Berdasarkan hasil dari Tabel Analisis Biaya dan penghitungan diatas dapat dilihat bahwa bisnis yang dipilih layak untuk dilakukan karena pelaku usaha dapat meraup keuntungan dari usaha yang dilakukan (R/C ratio > 1).

VI. ANALISIS SWOT 1.Strengths (Kekuatan) a) b) c) d) e) Proses pembuatannya mudah dan sederhana Kualitas rasa dan tekstur produk yang khas (beda dengan yang lain). Harga jual murah meriah Tempat penjualan dan konsumen telah tersedia Memanfaatkan e-Business untuk mempromosikan produk melalui internet.

g) h)

Kemasan menarik dan berlabel Kualitas produk terjamin

2.Weaknesses (Kelemahan) a) Harga bahan baku (kedelai) yang relatif tidak menentu (stabil) bahkan beberapa waktu yang lalu sempat menglami kelangkaan. b) c) d) e) f) g) Manejemen perusahaan masih sederhana Terdapat endapan pada susu kedelai. Jika tidak tepat prosesnya terdapat tahu di lapisan atas susu Kuarang cukup modal mengingat kita sebagai mahasiswa Proses produksi bentrok dengan jadwal kuliah Ketidak tahuan masyarakat terhadap kandungan gizi yang diliki susu kedelai

3.Opportunities (Peluang ) a) b) c) Pertumbuhan pasar dimungkinkan meningkat Peluang pasar untuk mendapatkan konsumen yang menjanjikan Belum ada pesaing khususnya untuk pemasaran di kampus

d) Keterbukaan untuk menggunakan teknologi baru ke depannya untuk membuat kemajuan besar dibidang produksi khususnya.

4. Threats (Ancaman) a) Selera konsumen yang selalu berubah ubah mempunyai pengaruh yang besar terhadap pembelian produk b) Susu kedelai tidak bisa disimpan lama dan akan merugikan jika tidak laku dalam sehari c) d) Munculnya pesaing baru Banyaknya variasi minuman ringan

RENCANA BISNIS SUSU KEDELAI SuKed HEALTHY SOY MILK

Disusun Oleh: Nama NIM Semester/ Kelas Program Studi : Dyah Ayu Isnaeni : 29 015 228 : 7/ F : Pendidikan Guru Sekolah Dasar

PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SARJANAWIYATA TAMANSISWA YOGYAKARTA 2013