P. 1
Membuat MOL Nasi

Membuat MOL Nasi

|Views: 22|Likes:
Dipublikasikan oleh greensangrilla
MOL nasi u tanaman
MOL nasi u tanaman

More info:

Published by: greensangrilla on Jun 03, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/25/2014

pdf

text

original

Evyta Ar17 commentsPupuk Organik, Zero Waste

MAY

Membuat MOL (Mikro Organisme Lokal) dari Nasi Bekas
26
Sponsor Links

    
ShareThis

Pernah dengar MOL? Ini bukan bilangan mol di ilmu Kimia lho, tapi Mikro Organisme Lokal, yaitu sekumpulan mikro organisme yang berfungsi sebagai “starter” dalam pembuatan kompos organik. Dengan kata lain, MOL akan membantu mempercepat proses pengomposan. Selain untuk pengomposan, MOL juga bisa disiramkan langsung ke media tanam guna menyuburkan tanah para keluarga pohon yang kita miliki. (Cieee…gaya, berasa udah ngerti aja) Konsep zero waste ini sebenarnya saya dapat dari blognya pak Supardiyono, tapi ketika membuat MOL nasinya, saya mengikuti petunjuk seorang teman di grup tanaman di Facebook. Sekadar info, di blog beliau itu ada buanyakkk sekali tips berkebun yang begitu menginspirasi. Nah, gimana cara membuatnya? Yukkk, disimak! 1. Siapkan nasi untuk ‘dijamurkan’ Caranya, ambil nasi sisa yang memang sudah basi atau tidak dimakan lagi kira-kira satu mangkok kecil atau secukupnya, lalu letakkan dalam wadah dan biarkan nasi tersebut basi sampai muncul jamur berwarna orange. Kalau bisa nasi diletakkan di tempat terbuka tapi jangan sampai kering. Saya biasa taruh di bawah tempat cucian piring atau di pojokan dapur, yang penting baunya ga mengganggu penghuni rumah

. Setelah itu. Maka kali ini yang kita gunakan adalah gula. Diamkan sampai bau tape Campuran nasi berjamur dan larutan gula tersebut didiamkan selama seminggu atau lebih. kan? Nah. diremas-remas kalau perlu supaya halus (sebaiknya pakai sarung tangan) Nasi berjamur setelah ditambah larutan gula 3. tandanya sudah siap panen dan dipake. sampai campuran tersebut berbau tape. masukkan larutan gula ini ke mangkok yang berisi nasi berjamur tadi. baunya seperti itu. Kalau sudah bau tape.contoh nasi yang sudah berjamur orange 2. Larutkan 1 liter air dengan 5 sendok makan gula pasir. aduk sampai tercampur semua. Campurkan dengan larutan gula Yang namanya mikro organisme tentu membutuhkan makanan untuk perkembangannya. Tau bau tape ubi.

Mungkin berikutnya tidak saya saring. MOL yang siap panen tersebut saya masukkan dalam botol air mineral. airnya 20 sendok makan. bisa disaring. katanya tidak perlu disaring. langsung pakai saja. bila MOL 1 liter maka air 20 liter. Pemakaian dan penyimpanan Agar mudah menggunakannya. Artinya. MOL nasi siap pakai Saran pemakaian: Untuk dipakai sebagai starter kompos. saya saring supaya mudah nyimpen di botol kecil. larutkan MOL dan air dengan perbandingan 1:20. tandanya sudah bau tape 4. dan . Cara memakainya. sebaiknya jangan terkena batang dan daun. Kemarin waktu buat. bila MOL-nya 1 sendok makan. siap pakai! Kalau mau disiram ke media. Tapi kalau mau disemprot ke tanaman. disiram langsung ke media tanam.MOL siap panen. Jadi deh.

dan ini berlaku di semua cabangnya. Cara Memperbanyak MOL Daripada membuat MOL berulang-ulang. Yang penting jangan takut untuk mencoba. Sebaiknya memang jangan membuang-buang nasi juga. Misalnya jika kita punya 1 botol MOL. MOL ini berarti ga cocok buat anda Bisa digunakan tape sebagai alternatif. Lakukan cara yang sama untuk membuat MOL di botol-botol berikutnya. Hasilnya kira-kira gimana. sebaiknya anda coba bikin sendiri dan uji coba di satu atau dua tanaman anda di rumah. untuk menyimpan MOL sebaiknya diberi lubang udara sedikit supaya oksigen tetap mengalir.seterusnya. Lagipula teman-teman saya sudah banyak yang mencobanya di tanaman mereka. alhamdulillah. ada yang bilang kalau MOL bisa berbahaya buat tanaman. Beberapa hari kemudian akan terlihat cairan MOL di dalam botol menjadi lebih pekat. mungkin ga akan ada lampu saat ini. bagi dua ke botol kedua. Penyiraman MOL bisa dilakukan seminggu sekali atau seminggu 2 kali. prinsipnya mikro organisme itu sangat membantu proses penyuburan tanaman. maka bisa diteruskan untuk tanaman lain. Jika sukses. Cara membuatnya baca saja di blognya pak Supardiyono itu ya. Padahal sebelumnya pohon tin saya stagnan. Jika kurang sukses. kan? Sampah di rumah kita jadi bisa lebih bermanfaat ketimbang mengotori sekitar. tapi saya cuek aja. Sudah diberi pupuk kandang juga masih tetap begitu. Nasi sisa jika memang benar-benar bersisa saja untuk kasus tertentu. Kalau kata pak Supardiyono atau teman-teman saya. Masukkan gula pasir sesuai takaran di atas. langsung terlihat tunas daun baru membuka dan pecah. Saran penyimpanan: Atas saran seorang teman. Satu sampai dua hari kemudian. Selamat mencoba! Update 23 Juni 2012 Setelah MOL saya bisa dipanen. coba dievaluasi apakah caranya sudah benar atau mungkin ditanyakan ke yang lebih paham seperti pak Supardiyono itu. dan hasilnya subur-subur. . itu tandanya MOL sudah beranak-pinak. lalu lihat hasilnya. Dan juga jangan lupa ditambahkan sedikit gula pasir sebagai makanannya. separuh-separuh. Selesai. Tujuannya supaya tidak terlalu pekat dan tidak merusak media tanaman. Mudah. Rencananya besok mau saya coba ke tanaman Binahong dan Jambu Biji saya biar cepat besar. Jadi kalau anda ragu untuk menggunakannya. saya siram ke media tanam pohon tin dalam pot di rumah. Caranya. semoga tetap membaik kondisinya. ada kemajuan. bagi anda yang memegang mazhab “penjijik” alias ga suka yang jijik-jijik. gunakan kelipatannya seperti pada prinsip pengenceran. mandek ga berkembang. Karena saya simpan di botol air mineral. Akhirnya setelah saya beri MOL. saya bolongin dikit tutupnya biar ga repot buka tutup. lebih baik memperbanyaknya alias menternakkannya. bagi dua MOL ke dalam 2 wadah. Lalu tambahkan air sampai hampir penuh. Ohya. ya? Tunggu terus info perkembangannya yaaaa Sekadar info. Kalau Alfa Edison takut mencoba.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->