P. 1
BAB I II (timbulan) bab I II III FIX PRINT.docx

BAB I II (timbulan) bab I II III FIX PRINT.docx

|Views: 142|Likes:
Dipublikasikan oleh Muhimmatul Khoiroh
perhitungan timbulan sampah
perhitungan timbulan sampah

More info:

Categories:Types, Reviews
Published by: Muhimmatul Khoiroh on Jun 04, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/24/2015

pdf

text

original

Sections

  • 1.1 Latar Belakang
  • 1.2 Tujuan
  • 1.3.1 Umum
  • 1.3.2 Aspek Fisik
  • 1.3.4 Luas Wilayah dan Batas Administratif
  • 1.3.5 Kondisi Geografi dan Topografi
  • 1.3.6 Hidrologi
  • 1.3.7 Klimatologi
  • 1.3.8 Geologi
  • 1.3.9 Lokasi Tempat Pemrosesan Akhir
  • 1.3.10 Demografi
  • 1.3.11 Tata Guna Lahan
  • 1.3.12 Kawasan Perumahan
  • 1.3.13 Kawasan Fasilitas Sosial
  • 1.4 Ruang Lingkup
  • 1.5 Fasilitas
  • 2.1 Sistem Pengelolaan Sampah
  • 2.2 Jenis – Jenis Sampah
  • 2.3 Proyeksi Penduduk
  • 2.4 Proyeksi Fasilitas
  • 2.5.1 Volume Timbulan Sampah Rumah Tangga
  • 2.5.2 Volume Timbulan Sampah Sejenis Rumah Tangga
  • 2.5.3 Total Volume dan Berat Timbulan Sampah
  • 2.6 Rencana Pelayanan
  • 2.7 Komposisi Sampah
  • 2.8 Pengelolaan Sampah Secara Umum
  • 2.9 Reduksi Sampah di Sumber
  • 2.10 Sistem Pewadahan
  • 2.11 Sistem Pengumpulan
  • 3.2.1 Lahan Penerimaan Sampah
  • 3.2.2.1 Lahan Sortir dan Konveyor
  • 3.2.2.2 Lahan Penempatan Keranjang Pemilahan
  • 3.2.2.3 Lahan Sampah Residu
  • 3.2.3 Gudang Penyimpanan Sampah Kering
  • 3.2.4 Gudang Peralatan
  • 3.2.5.1 Lahan Penampungan
  • 3.2.6.2 Lahan Pencacahan
  • 3.2.6.3 Lahan Pengomposan
  • 3.2.6.4 Lahan Pengayakan
  • 3.2.6.5 Gudang Penyimpanan Kompos
  • 3.2.7 Pengemasan Kompos

Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sampah kota secara sedehrahan diartikan sebagai sampah organik maupun sampah anorganik yang dibunag oleh masyarakat dari berbagai lokasi di kota Blitar. Menurut kajian dari berbagai sumber, sampah adalah bahan buangan pada atau semi padat yang dihasilkan dari aktifitas manusia atau hewan yang dibuang karena tidak diinginkan atau digunakan lagi (Tchobanoglous, 1993). Berdasarkan UU no.18 tahun 2008, sampah adalah sisa kegiatan sehari – hari manusia dan/atau proses alam yang berbentuk padat. Sumber sampah umumnya berasal dari perumahan dan pasar. Saat ini perkembangan dan pertumbuhan penduduk sangat pesat terutama di daerah perkotaan. Seiring dengan perkembangan dan pertumbuhan penduduk yang pesat, jumlah sampah yang dihasilkan dari aktivitas penduduk juga bertambah banyak. Karena semakin banyaknya jumlah sampah yang dihasilkan, manusia membutuhkan adanya pengelolaan sampah yang baik. Sampah menjadi masalah penting untuk kota padat penduduknya. Hal tersebut dipengaruhi beberapa faktor lain seperti kondisi geografis suatu wilayah sehingga mempengaruhi sitem pengelolaan yang berbeda-beda. Volume sampah sangat besar melebihi kapasitas daya tampung Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), lahan TPA yang sempit karena tergeser tujuan penggunaan lahan lain. Teknologi pengolahan sampah yang tidak optimal sehingga sampah lambat membusuk yang menyebabkan percepatan peningkatan volume sampah, ampah yang sudah matang menjadi kompos tidak habis terjual dari TPA. Selain itu, kurangnya kebijakan dari pemerintah dalam memanfaatkan produk samping dari sampah. Faktro yang paling penting di luar faktor teknis adalah faktor sosial, yang mana masyarakat sangat memegang peranan penting dalam pengelolaan sampah kota. Dalam data terakhir dari Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyatakan bahwa volume sampah yang dihasilkan di Indonesia sekitar 1 juta meter kubik setiap hari, namun baru 42% di antaranya yang terangkut dan diolah dengan baik. Jadi, sampah yang tidak diangkut setiap harinya sekitar 348.000 meter kubik atau sekitar 300.000 ton. Sedangkan hasil penelitian yang dipublikasikan oleh National Urban Development Strategy menunjukan bahwa rata – rata buangan sampah kota adalah 0,5 kg/kapita/hari.
Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088

1

Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar
Dengan mengalikan data tersebut dengan jumlah penduduk di beberapa kota di Indonesia tahun 2003 maka dapat diketahui perkiraan potensi sampah kota di Indonesia sekitar 100.000 ton/hari (Sudradjat, 2009). Maka dari permasalahan pengelolaan sampah di kota tersebut harus segera ditangani. Penanganan pengelolaan sampah tidak hanya dalam proses pengelolaannya, namun juga harus dari awal sebelum pengelolaan yaitu hal perencanaan. Dalam tugas besar ini, kami ingin memberikan perencanaan yang paling efektif terkait solusi dalam pengelolaan sampah kota. 1.2 Tujuan Perencanaan pengelolaan sampah di Kota Blitar ini adalah sebagai masterplan dalam mengelola sampah di Kota Blitar secara bertahap hingga tahun 2029. Sehingga pada dasarnya Perencanaan Pengelolaan Sampah Kota Blitar bertujuan untuk : 1. Untuk menghitung jumlah timbulan sampah rumah tangga maupun sejenis rumah tangga di Kota Blitar dari tahun perencanaan 2014 sampai 2029. 2. Menentukan tingkat pelayanan sampah di Kota Blitar. 3. Mengetahui jumlah sampah yang direduksi di sumber maupun dengan recovery factor. 4. Merencanakan pewadahan sampah rumah tangga maupun sampah sejenis rumah tangga Kota 5. Untuk merencanakan proses pengangkutan sampah menuju TPS,TPST maupun TPA. 6. Untuk merencanakan rute pengangkutan sampah yang paling efisien. 7. Untuk merencanakan lokasi MRF (Material Recovery Facilities) dan Tempat Pembuangan Akhir. 1.3 Gambaran Umum Daerah Perencanaan

1.3.1 Umum Perencanaan sistem pengelolaan sampah merupakan manajemen sistem pengelolaan sampah mulai dari pengumpulan, pewadahan, pengangkutan dan pengolahan Kota Blitar. Perencanaan ini dibuat untuk 15 tahun ke depan. Adapun wilayah perencanaan yang akan dilayani terdiri dari tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Sukorejo yang terdiri dari 7 desa atau kelurahan, Kecamatan Kepanjen Kidul yang terdiri dari 7 desa atau kelurahan, dan Kecamatan Sanan Wetan yang terdiri dari 7 desa atau kelurahan.

Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani

3310100082 3310100088

2

Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar
Kota Blitar merupakan wilayah terkecil kedua di Propinsi Jawa Timur. Kota Blitar juga menjadi pusat administrasi pemerintahan, perdagangan, pendidikan, kesehatan dan rekreasi. 1.3.2 Aspek Fisik Perkembangan suatu daerah harus memperhatikan aspek fisik sebagai bahan pertimbangan pertama. Analisis fisik akan dipergunakan untuk memenuhi sejauh mana wilayah akan mendukung dan menampung segala kegiatan yang berhubungan dengan fisik. 1.3.4 Luas Wilayah dan Batas Administratif Kota Blitar dengan luas wilayah sekitar 3.257,84 ha (32,5784 km2 ) terbagi menjadi 3 kecamatan, yaitu Sukorejo dengan luas 9,92465 km2, Kecamatan Kepanjenkidul 10,50234 km2, dan Kecamatan Sananwetan 12,15155 km2. Ketiga kecamatan tersebut terbagi lagi menjadi 21 kelurahan dengan rincian sebagai berikut : Tabel 1. 1 Luas Wilayah Kota Blitar berdasarkan Kelurahannya KECAMATAN Luas Wilayah (Km2) 1.015 0.882 0.509 1.332 Sukorejo 1.466 2.262 2.458 9.925 Kepanjenkidul 0.867 Kepanjenlor 0.613 Kauman 0.680 Bendo 1.519 Kepanjenkidul Tanggung 2.230 Sentul 2.683 Ngadirejo 1.910 10.502 Rembang 0.844 Klampok 1.531 Plosokerep 1.248 Karangtengah 1.795 Sananwetan Sananwetan 2.128 Bendogerit 1.955 Gedog 2.650 12.152 Total 32.579 (sumber : Kota Blitar dalam Angka, 2011) KELURAHAN Tlumpu Karangsari Turi Blitar Sukorejo Pakunden Tanjungsari
3310100082 3310100088

Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani

3

Kab. Sanankulon dan Kec. Blitar Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 4 .Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar Secara geografis Kota Blitar berada di lereng Gunung Kelud dan dikelilingi oleh Kabupaten Blitar dengan batas:     Sebelah Utara Sebelah Timur Sebelah Selatan Sebelah Barat : Kec. Kanigoro. Ngelegok dan Kec. Garum. Garum dan Kec. Blitar : Kec. Kab. Kab. Sanankulon. Blitar : Kec. Blitar : Kec. Ngelegok. Kanigoro dan Kec. Kab.

1 Peta Kota Blitar Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 5 .Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar TPA Gambar 1.

Tengah. dan tahan terhadap erosi. 1.2°.6 Hidrologi Satu-satunya sungai yang mengalir di Kota Blitar adalah Sungai Lahar dengan panjang ± 7.3. 1.5 Kondisi Geografi dan Topografi Kota Blitar yang terletak pada koordinat 112°14’ – 112°28’ BT dan 8°2’ .10 Demografi Jumlah penduduk di Kota Blitar 5 tahun selama 2006-2011 dinyatakan dalam table berikut. bagian Tengah sekitar 175 meter. dan Selatan yang berkisar antara 25 sampai 50 meter tersebut menunjukkan bahwa secara topografi. dimana tanah Regusol yang ada berasosiasi dengan tanah Litusol yang berasal dari batuan beku lapis yang terletak di daerah lereng bukit.3. Jenis tanah Litusol mempunyai konsistensi gembur. Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 6 . Perbedaan ketinggian antara bagian Utara.9 Lokasi Tempat Pemrosesan Akhir Lokasi tempat pemrosesan akhir kota Blitar terletak di Kabupaten Blitar. wilayah Kota Blitar termasuk kategori daerah datar (dataran rendah) dan tidak ada bagian wilayah yang berupa dataran tinggi. Rata-rata ketinggian Kota Blitar dari permukaan air laut adalah 156 meter. Ketinggian Kota Blitar di bagian Utara adalah sekitar 200 meter dengan tingkat kemiringan antara 2° .Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar 1.15 °. 1. Sungai tersebut mengalir dari arah Utara yang bermuara di Gunung Kelud menuju ke Selatan menyatu dengan sungai Brantas. Jenis tanah Regusol berasal dari pasir Gunung Kelud (Vulkan) serta batuan endapan berkapur.7 Klimatologi Lokasi wilayah Kota Blitar berada di sebelah Selatan garis Khatulistiwa dan mempunyai tipe iklim C-3 dengan kisaran suhu antara 24o-34oC (suhu rata-rata 29oC). yaitu terletak pada kecamatan Kademangan. dan bagian Selatan sekitar 150 meter dari permukaan laut dengan tingkat kemiringan masing-masing 0° .3.3.3. Kecamatan Kademangan ini terletak di sebelah selatan Kecamatan Sananwetan. Kota Blitar.84 km.3. korositas tinggi.8°8’ LS. 1. 1.8 Geologi Keadaan tanah diwilayah Kota Blitar berupa tanah Regusol dan tanah Litusol.

Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar
Tabel 1. 2 Data Jumlah Penduduk Kota Blitar Tahun 2006-2011 Kecamatan Kelurahan Tahun 2008 2009 3380 3315 4810 5265 3318 3011 3972 4257 12524 14081 8881 9734 7720 7724 7508 8146 5305 5828 5284 6002 4745 5030 4277 4793 7110 7112 3081 3086 2702 2771 3817 4068 4435 4354 7841 7121

Tlumpu Karangsari Turi Sukorejo Blitar Sukorejo Pakunden Tanjungsari Kepanjenkidul Kepanjenlor Kauman Kepanjenkidul Bendo Tanggung Sentul Ngadirejo Rembang Klampok Plosokerep Sananwetan Karangtengah Sananwetan 11645 11721 11658 13530 13668 13784 Bendogerit 10467 10578 10722 10358 10541 10728 Gedog 9679 10005 10216 9885 10095 10412 Jumlah 128990 132107 133306 139471 140574 143218 (sumber: kota Blitar dalam Angka, 2011) 1.3.11 Tata Guna Lahan Gambaran umum megenai tata guna lahan pada Kotamadya Blitar adalah sebagai berikut. 1.3.12 Kawasan Perumahan Sebagian besar kawasan perumahan terdapat pada pusat kota. Kawasan perumahan dengan kepadatan penduduk rendah mendominasi daerah pinggir kota khususnya bagian selatan. Perumahan dengan kepadatan penduduk tertinggi terdapat pada Kelurahan Kepanjen Lor, sedangkan yang terendah pada Kelurahan Ngadirejo. 1.3.13 Kawasan Fasilitas Sosial Kawasan fasilitas sosial terpusat pada pusat kota yang meliputi sarana pendidikan dan sarana kesehatan.
Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088

2006 3232 4894 3301 3753 10611 8599 7363 7644 5363 5312 4597 4186 6971 3054 2596 3695 4305 7723

2007 3322 4847 3313 3734 12596 8738 7519 7623 5303 5279 4664 4224 7036 3067 2636 3746 4380 7776

2010 3367 5326 3052 4281 14109 9772 7843 8027 5771 5977 5128 4847 7126 3206 2795 4144 4403 7096

2011 3408 5375 3056 4348 14241 9957 8072 8131 5821 6067 5271 5056 7281 3317 2883 4314 4495 7201

7

Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar
1.4 Ruang Lingkup Perencanaan Pengelolaan sampah Kota Blitar dibatasi pada: 1. Sistem Perhitungan Jumlah Timbulan sampah rumah tangga maupun sampah sejenis rumah tangga dan reduksi yang dapat dilakukan di sumber serta recovery factor oleh pemulung 2. Sistem Pewadahan dan Pengangkutan sampah menggunakan metode HCS maupun SCS dan penentuan tipikal wadah sampah yang akan digunakan. 3. Sistem rute pengangkutan sampah dan penentuan rute-rute pengangkutan sampah disesuaikan dengan jarak, jam kerja dan kapasitas alat pengangkut. 4. Sistem perencanaan pembangunan lokasi MRF (Material Recovery Facilities) dan Tempat Pembuangan Akhir. Disamping itu, perencanaan dan perancangan juga meliputi perhitungan secara mendetail terhadap poin-poin utama diatas, yaitu : 1. Jumlah Volume Timbulan Sampah rumah tangga dan sejenis rumah tangga berdasarkan jumlah penduduk dan fasilitas Kota Blitar. 2. Jumlah Volume Timbulan Sampah rumah tangga dan sejenis rumah tangga berdasarkan tingkat pelayanan sampah tiap kelurahan Kota Blitar. 3. Jumlah Reduksi sampah di sumber, Recovery Factor dan Komposisi Sampah Kota Blitar. 4. Jumlah wadah sampah tipikal yang dibutuhkan untuk menampung sampah dari sumber sampah. 5. Jumlah alat pengangkut yang digunakan untuk mengangkut sampah menuju TPST/MRF dan TPA. 6. Jumlah lahan yang dibutuhkan untuk membangun MRF (Material Recovery Facilities) dan Tempat Pembuangan Akhir. 1.5 Fasilitas Untuk fasilitas umum di Kota Blitar ini terbagi atas beberapa macam fasilitas yang tersebar di setiap desa/kelurahan. Untuk fasilitas-fasilitas umum yang sering dijumpai adalah seperti fasilitas kesehatan, pendidikan, dll. Berikut ini adalah data jumlah fasilitas di setiap kelurahan di Kota Blitar tahun 2011.

Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani

3310100082 3310100088

8

Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar
Tabel 1. 3 Data Fasilitas Kelurahan di kota Blitar Tahun 2011 Kecamatan Sukorejo Kelurahan Tlumpu Karangsari Turi Blitar Sukorejo Pakunden Tanjungsari Kepanjenkidul Kepanjenlor Kauman Bendo Tanggung Sentul Ngadirejo Rembang Klampok Plosokerep Karangtengah Sananwetan Bendogerit Gedog Pendidikan Kesehatan 5 8 5 8 4 11 3 8 20 18 12 11 6 8 17 21 7 15 5 9 5 12 5 11 9 16 5 12 4 10 3 10 6 12 10 12 18 16 16 11 9 11 (Sumber : Hasil Perhitungan Data)

Kepanjenkidul

Sananwetan

Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani

3310100082 3310100088

9

dan jumlah sampah. pemindahan dan pengangkutan. estetika. Pengumpulan dalam bentuk pengambilan dan pemindahan sampah dari sumber sampah ke tempat penampungan sementara atau tempat pengolahan sampah terpadu.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar BAB II PENGELOLAAN SAMPAH DI KOTA BLITAR 2. tidak termasuk tinja dan sampah spesifik. pendauran ulang sampah. dan sampah spesifik. Pengolahan dalam bentuk mengubah karakteristik. lingkungan dan juga terhadap sikap masyarakat (Tchobanoglous. pengumpulan.1 Sistem Pengelolaan Sampah Menurut UU (Undang-undang) no 18 tahun 2008 Negara Republik Kesatuan Indonesia. dan berkesinambungan yang meliputi pengurangan dan penanganan sampah. c. 1993).2 Jenis – Jenis Sampah Menurut UU (Undang-undang) no 18 tahun 2008 Negara Republik Kesatuan Indonesia. proses dan pembuangan akhir sampah dimana semua hal tersebut dikaitakn dengan prinsip-prinsip terbaik untuk kesehatan. Pemilahan dalam bentuk pengelompokkan dan pemisahan sampah sesuai dengan jenis. 2. Kegiatan penanganan meliputi : a. Sampah rumah tangga berasal dari kegiatan sehari-hari dalam rumah tangga. Kegiatan pengurangan meliputi pembatasan timbulan sampah. Pengangkutan dalam bentuk membawa sampah dari sumber dan/atau dari tempat penampungan sampah sementara atau dari tempat pengolahan sampah terpadu menuju tempat pemrosesan akhir. d. dan/atau e. sampah sejenis sampah rumah tangga. pengelolaan sampah adalah kegiatan yang sistematis. keteknikkan. konservasi. komposisi. menyeluruh. sampah yang dikelola berdasarkan Undang-Undang ini terdiri dari sampah rumah tangga. pewadahan. jumlah dan/atau sifat sampah. dan/atau pemanfaatan kembali sampah. Pemrosesan akhir sampah dalam bentuk pengembalian sampah dan/atau residu hasil pegolahan sebelumnya ke media lingkungan secara aman. Sampah sejenis sampah rumah tangga berasal dari Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 10 . ekonomi. b. Pengelolaan persampahan didefinisikan sebagai kontrol terhadap timbulan sampah.

8824 0.5307 1. Sampah yang mengandung limbah bahan berbahaya dan beracun .153 0. dan/atau fasilitas lainnya. e.3321 1.262 2. d. kawasan industri.6133 0. Sampah yang secara teknologi belum dapat diolah . Sampah spesifik meliputi: a. fasilitas sosial. c. mulai dari awal tahun perencanaan 2014 hingga 2024. Dari data penduduk yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik tersebut. Puing bongkaran bangunan . Hasil perhitungan proyeksi penduduk ini diambil dari perhitungan tugas besar sistem penyaluran air minum Kota Blitar. fasilitas umum.6803 1. b. Tabel 2. Sampah yang mengandung bahan berbahaya dan beracun .Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar kawasan komersial.8443 1. 1 Proyeksi Penduduk per Tiga Tahun tiap Kelurahan di Kota Blitar Kelurahan Tlumpu Karangsari Turi Blitar Sukorejo Pakunden Tanjungsari Kepanjen Kidul Kepanjen Lor Kauman Bendo Tanggung Sentul Ngadirejo Rembang Klampok Plosokerep Luas Wilayah (km2) 10.5086 1. dibuat proyeksi penduduk per dua tahun.4581 0. 2. dan/atau f.3 Proyeksi Penduduk Data penduduk yang digunakan adalah data penduduk tiap kelurahan di kota Blitar mulai tahun 2006 hingga 2011 seperti yang telah disajikan pada tabel sebelumnya di bab I.4662 2. Selengkapnya dapat dilihat dalam tabel berikut. kawasan khusus. Sampah yang timbul akibat bencana .23 2. Sampah yang timbul secara tidak periodik.2481 Penduduk 2011 53817 5375 3056 4348 14241 9957 8072 8131 5821 6067 5271 5056 7281 3317 2883 4314 4495 2014 56162 5609 3189 4537 14862 10391 8424 8485 6075 6331 5501 5276 7598 3462 3009 4502 4691 2016 57783 5771 3281 4668 15290 8667 8730 6250 6514 5659 5429 7818 3561 3095 4632 4826 2018 59450 5938 3376 4803 15731 8917 8982 6702 5823 5585 8043 3664 6430 3185 4766 4965 2020 61165 6109 3473 4942 16185 11316 9174 9241 6616 6895 5991 5746 8275 3770 3277 4903 5109 2022 62929 6285 3573 5084 16652 9439 9508 6807 7094 6163 5912 8514 3879 3371 5044 5256 2024 64744 6466 3677 5231 17133 9711 9782 7003 7299 6341 6083 8759 3991 3468 5190 5408 10691 10999 11643 11979 Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 11 .5185 2.867 0.9102 0.683 1.

Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar Luas Wilayah (km2) 1.9552 2. dibuat proyeksi fasilitas kelurahan Kota Blitar per tiga tahun. Tabel 2.7954 2.65 Penduduk 2011 7841 13784 10728 10412 2014 8183 14385 11196 10866 2016 2018 2020 2022 2024 Kelurahan Karang Tengah Sanan Wetan Bendogerit Gedog 8419 8662 8912 9169 9433 14800 15227 15666 16118 16583 11519 11851 12193 12544 12906 11179 11502 11834 12175 12526 (Sumber : Hasil Perhitungan Data) 2.1279 1. Hasil perhitungan proyeksi fasilitas ini diambil dari perhitungan tugas besar sistem penyaluran air minum Kota Blitar.4 Proyeksi Fasilitas Dari data fasilitas yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik tersebut. 2 Proyeksi Fasilitas Pendidikan per Tiga Tahun tiap Kelurahan di Kota Blitar Kelurahan Tlumpu Karangsari Turi Blitar Sukorejo Pakunden Tanjungsari Kepanjen Kidul Kepanjen Lor Kauman Bendo Tanggung Sentul Ngadirejo Rembang Klampok Plosokerep Karang Tengah Sanan Wetan Bendogerit Gedog Proyeksi Fasilitas Pendidikan 2014 5 5 4 3 21 13 6 18 7 5 5 5 9 5 4 3 6 10 19 17 9 2016 5 5 4 3 21 13 6 18 8 5 5 5 10 5 4 3 6 11 19 17 10 2018 6 6 4 3 22 13 7 19 8 6 6 6 10 6 4 3 7 11 20 18 10 2020 6 6 5 3 23 2022 6 6 5 4 23 2024 6 6 5 4 24 14 14 14 7 7 7 20 21 20 8 8 8 6 6 6 6 6 6 6 6 6 11 11 11 6 6 6 5 5 5 3 4 4 7 7 7 11 12 12 20 21 22 18 19 19 10 11 11 (Sumber: Hasil Perhitungan Data) Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 12 . Selengkapnya dapat dilihat dalam tabel berikut. mulai dari awal tahun perencanaan 2014 hingga 2024.

Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 13 .Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar Tabel 2. Komponen – Komponen Sumber Sampah Besaran timbulan sampah berdasarkan komponen-komponen sumbernya dapat dilihat pada tabel berikut. 3 Proyeksi Fasilitas Kesehatan per Tiga Tahun tiap Kelurahan di Kota Blitar Kelurahan Tlumpu Karangsari Turi Blitar Sukorejo Pakunden Tanjungsari Kepanjen Kidul Kepanjen Lor Kauman Bendo Tanggung Sentul Ngadirejo Rembang Klampok Plosokerep Karang Tengah Sanan Wetan Bendogerit Gedog Proyeksi Fasilitas Kesehatan 2014 8 8 11 8 19 11 8 22 16 9 13 11 17 13 10 10 13 13 17 11 11 2016 9 9 12 9 19 12 9 23 16 10 13 12 17 13 11 11 13 13 17 12 12 2018 9 9 12 9 20 12 9 23 17 10 13 12 18 13 11 11 13 13 18 12 12 2020 2022 2024 9 9 13 9 9 9 9 9 13 13 9 9 21 20 20 13 13 13 9 9 9 25 24 24 18 17 17 11 10 10 14 14 14 13 13 13 19 18 18 14 14 13 12 11 11 12 11 11 14 14 14 14 14 14 19 18 18 13 13 13 13 13 13 (Sumber: Hasil Perhitungan Data) 2. Besaran timbulan sampah dapat dilihat berdasarkan: a.5 Jumlah Timbulan Sampah Kota Blitar Dalam SK SNI S-04-1991-03 ditetapkan suatu spesifikasi timbulan sampah untuk kota sedang dan kota kecil di Indonesia yang dimaksudkan sebagai pegangan bagi perencana dan pengelola persampahan di kota-kota yang ada di Indonesia.

5 Besaran Timbulan Sampah Berdasarkan Satuan Volume Berat No. 10. Tabel 2. 4 Besaran Timbulan Sampah Berdasarkan Komponen-Komponen Sumber Sampah No.025 0. Klasifikasi Kota Untuk besaran timbulan sampah berdasarkan klasifikasi kota dapat dilihat pada tabel berikut.025 – 0.1 Volume Timbulan Sampah Rumah Tangga Perhitungan timbulan sampah rumah tangga berasal dari jumlah penduduk tiap kelurahan pada setiap tahun perencanaan yaitu mulai tahun 2014 hingga tahun 2029.300 0. 5. Klasifikasi Kota (Liter/orang. Dengan P = jumlah penduduk.0 0. Kota Kecil 2.400 2.75 – 2.020 – 0.20 – 0.50 0.100 2.010 – 0.05 – 0.10 – 0.300 – 0. 2.00 – 2.75 0.005 – 0.25 0.10 – 0.010 – 0.70 – 0.350 – 0. Contoh perhitungan : 1.hari) (kg/orang. 9.10 0.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar Tabel 2.00 0.50 – 3.5.300 (Sumber : SK SNI S-04-1991-03) b.15 0.60 0. Perhitungan timbulan sampah rumah tangga kelurahan Tlumpu pada tahun 2014  Jumlah penduduk  Koefisien volume sampah  Volume timbulan sampah = 56162 jiwa = 2.25 0.100 0.350 0.150 – 0.hari) 1.020 0.000 < P < 500. 7.25 – 2.000 jiwa. Sedangkan yang dimaksud dengan kota kecil adalah kota yang jumlah penduduknya P < 100.250 – 0.80 2.15 0.75 0. 1.75 liter/orang/hari = 154446 L/hari Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 14 .100 – 0.75 – 3. 3. 4. Komponen Sumber Sampah Rumah permanen Rumah semi permanen Rumah non permanen Kantor Toko/Ruko Sekolah Jalan arteri sekunder Jalan kolektor sekunder Jalan lokal Pasar Satuan per orang/hari per orang/hari per orang/hari per pegawai/hari per petugas/hari per murid/hari per meter/hari per meter/hari per meter/hari per meter2/hari Volume Berat (Kg) (Liter) 2. 8.625 – 0.000 jiwa. 6.5 – 2.10 – 0. Kota Sedang 2.15 0.75 liter/orang/hari = Jumlah penduduk x koefisien volume sampah = 56162 jiwa x 2.50 – 0. 2.350 1.70 (Sumber : SK SNI S-04-1991-03) Adapun yang dimaksud dengan kota sedang adalah kota yang jumlah penduduknya 100.050 0.

28 557517 557.52 117503 117.13 2.50 2.75 2.38 2.75 Total Total Sampah Sampah (L/hari) (m3/hari) 154447 154.58 23165 23.75 2.75 23335 23.52 (Sumber: Hasil Perhitungan Data) Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 15 .75 17411 17.90 2.79 2.71 2.51 2.75 12900 12.48 40870 40.87 28575 28.75 22503 22.75 9519 9.90 2.88 156284 156.75 2.75 16705 16.75 2.75 8274 8.56 2.75 30788 30.33 2.75 29881 29. 6 Volume Timbulan Sampah Rumah Tangga Tahun 2014 Kecamatan Kelurahan Jumlah Penduduk (jiwa) 56162 5609 3189 4537 14862 10391 8424 8485 6075 6331 5501 5276 7598 3462 3009 4502 4691 8183 14385 11196 10866 Tlumpu Karangsari Turi Sukorejo Blitar Sukorejo Pakunden Tanjungsari Jumlah per Kecamatan Kepanjenkidul Kepanjenlor Kauman Kepanjenkidul Bendo Tanggung Sentul Ngadirejo Jumlah per Kecamatan Rembang Klampok Plosokerep Sananwetan Karangtengah Sananwetan Bendogerit Gedog Jumlah per Kecamatan Jumlah per Kota Timbulan Sampah (L/org/hari) 2.75 20895 20.75 2.17 283731 283.41 2.75 15127 15.75 2.75 14510 14.73 2.45 m3/hari Untuk perhitungan selanjutnya dapat dilihat secara jelas pada Tabel berikut ini.77 12478 12.27 2.75 39558 39.45 15425 15.43 8770 8. Tabel 2.75 12381 12.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar = 154.50 2.

75 31676 31.50 2.02 2.75 12838 12.75 21498 21. 7 Volume Timbulan Sampah Rumah Tangga Tahun 2016 Kecamatan Kelurahan Jumlah Penduduk (jiwa) 57783 5771 3281 4668 15290 10691 8667 8730 6250 6514 5659 5429 7818 3561 3095 4632 4826 8419 14800 11519 11179 Tlumpu Karangsari Turi Sukorejo Blitar Sukorejo Pakunden Tanjungsari Jumlah per Kecamatan Kepanjenkidul Kepanjenlor Kauman Kepanjenkidul Bendo Tanggung Sentul Ngadirejo Jumlah per Kecamatan Rembang Klampok Plosokerep Sananwetan Karangtengah Sananwetan Bendogerit Gedog Jumlah per Kecamatan Jumlah per Kota Timbulan Total Total Sampah Sampah Sampah (L/org/hari) (L/hari) (m3/hari) 2.74 160792 160.75 158902 158.51 2.75 30743 30.90 2.75 12738 12.92 2.89 2.40 2.75 14929 14.27 2.79 120893 120.75 9023 9.93 2.75 29399 29.75 17914 17.74 2.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar Tabel 2.75 15870 15.83 291916 291.56 2.87 2.75 9794 9.75 13272 13.15 2.91 2.05 2.75 24008 24.75 42049 42.79 573601 573.75 40699 40.75 23152 23.75 17187 17.84 2.68 2.01 2.75 23834 23.75 8512 8.70 2.75 15563 15.19 2.60 (Sumber: Hasil Perhitungan Data) Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 16 .

25 24.08 124.87 32.12 10. 8 Volume Timbulan Sampah Rumah Tangga Tahun 2018 Kecamatan Kelurahan Jumlah Penduduk (jiwa) 59450 5938 3376 4803 15731 10999 8917 8982 6430 6702 5823 5585 8043 3664 3185 4766 4965 8662 15227 11851 11502 Tlumpu Karangsari Turi Sukorejo Blitar Sukorejo Pakunden Tanjungsari Jumlah per Kecamatan Kepanjenkidul Kepanjenlor Kauman Kepanjenkidul Bendo Tanggung Sentul Ngadirejo Jumlah per Kecamatan Rembang Klampok Plosokerep Sananwetan Karangtengah Sananwetan Bendogerit Gedog Jumlah per Kecamatan Jumlah per Kota Timbulan Sampah (L/org/hari) 2.75 2.75 2.11 13.75 2.52 300.70 17.82 41.75 2.65 23.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar Tabel 2.75 2.26 30.33 9.75 2.38 8.28 13.75 2.43 590.75 2.75 2.75 2.75 2.49 16.75 2.36 22.75 2.59 31.75 Total Sampah (L/hari) 163486 16328 9284 13208 43262 30248 24521 300337 24700 17683 18430 16012 15359 22118 10076 124380 8758 13105 13655 23820 41873 32590 31630 165430 590148 Total Sampah (m3/hari) 163.75 2.75 2.68 18.75 2.75 2.21 43.43 16.63 165.34 24.75 2.75 2.75 2.01 15.15 (Sumber: Hasil Perhitungan Data) Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 17 .76 13.

75 2.00 25.20 16.01 13.75 2.48 14.76 10.47 15.05 24.75 2.75 2.75 Total Sampah (L/hari) 168202 16799 9551 13589 44510 31120 25229 309001 25413 18193 18962 16474 15802 22756 10367 127969 9011 13483 14049 24507 43081 33530 32542 170203 607172 Total Sampah (m3/hari) 168.75 2.20 607.75 2.75 2.51 31.41 18.75 2.75 2.75 2.54 170.53 32.75 2.75 2.12 25.97 9.75 2.80 22. 9 Volume Timbulan Sampah Rumah Tangga Tahun 2020 Jumlah Penduduk (jiwa) 61165 6109 3473 4942 16185 11316 9174 9241 6616 6895 5991 5746 8275 3770 3277 4903 5109 8912 15666 12193 11834 Kecamatan Kelurahan Tlumpu Karangsari Turi Sukorejo Blitar Sukorejo Pakunden Tanjungsari Jumlah per Kecamatan Kepanjenkidul Kepanjenlor Kauman Kepanjenkidul Bendo Tanggung Sentul Ngadirejo Jumlah per Kecamatan Rembang Klampok Plosokerep Sananwetan Karangtengah Sananwetan Bendogerit Gedog Jumlah per Kecamatan Jumlah per Kota Timbulan Sampah (L/org/hari) 2.51 43.96 16.75 2.37 127.75 2.55 13.80 9.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar Tabel 2.59 44.75 2.75 2.75 2.19 18.75 2.17 (Sumber: Hasil Perhitungan Data) Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 18 .08 33.23 309.75 2.

75 2.75 2.75 2. 10 Volume Timbulan Sampah Rumah Tangga Tahun 2022 Jumlah Penduduk (jiwa) 62929 6285 3573 5084 16652 11643 9439 9508 6807 7094 6163 5912 8514 3879 3371 5044 5256 9169 16118 12544 12175 Kecamatan Kelurahan Tlumpu Karangsari Turi Sukorejo Blitar Sukorejo Pakunden Tanjungsari Jumlah per Kecamatan Kepanjenkidul Kepanjenlor Kauman Kepanjenkidul Bendo Tanggung Sentul Ngadirejo Jumlah per Kecamatan Rembang Klampok Plosokerep Sananwetan Karangtengah Sananwetan Bendogerit Gedog Jumlah per Kecamatan Jumlah per Kota Timbulan Sampah (L/org/hari) 2.27 13872 13.98 45794 45.66 9271 9.75 2.87 14454 14.75 2.28 9827 9.41 10666 10.48 175113 175.75 2.21 44324 44.50 33481 33.15 18718 18.91 26146 26.11 624688 624.96 317915 317.75 2.75 Total Total Sampah Sampah (L/hari) (m3/hari) 173055 173.05 17284 17.83 13981 13.75 2.75 2.67 131660 131.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar Tabel 2.72 19509 19.75 2.75 2.75 2.26 23413 23.75 2.75 2.79 32018 32.75 2.75 2.32 34497 34.75 2.95 16258 16.02 25956 25.51 16950 16.69 (Sumber: Hasil Perhitungan Data) Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 19 .45 25214 25.75 2.75 2.75 2.

75 47115 47.90 2.75 10110 10.05 2.16 642709 642.75 32942 32.75 17438 17.75 9538 9.2 Volume Timbulan Sampah Sejenis Rumah Tangga Contoh perhitungan : 1.94 2.75 178047 178.26 2.45 180164 180.75 14272 14.75 17783 17.44 2.09 2.75 24088 24.09 2. 11 Volume Timbulan Sampah Rumah Tangga Tahun 2024 Jumlah Penduduk (jiwa) 64744 6466 3677 5231 17133 11979 9711 9782 7003 7299 6341 6083 8759 3991 3468 5190 5408 9433 16583 12906 12526 Kecamatan Kelurahan Tlumpu Karangsari Turi Sukorejo Blitar Sukorejo Pakunden Tanjungsari Jumlah per Kecamatan Kepanjenkidul Kepanjenlor Kauman Kepanjenkidul Bendo Tanggung Sentul Ngadirejo Jumlah per Kecamatan Rembang Klampok Plosokerep Sananwetan Karangtengah Sananwetan Bendogerit Gedog Jumlah per Kecamatan Jumlah per Kota Timbulan Total Total Sampah Sampah Sampah (L/org/hari) (L/hari) (m3/hari) 2.71 327086 327.11 2.07 2.75 16727 16.71 (Sumber: Hasil Perhitungan Data) 2.27 2.54 2.75 19258 19.60 2.5.11 2.78 2.75 14385 14.75 26900 26.38 2.75 10974 10.75 45603 45. Perhitungan timbulan sampah sejenis rumah tangga kelurahan Tlumpu pada tahun 2014 Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 20 .46 2.75 20072 20.73 2.87 2.75 26705 26.75 25941 25.75 14871 14.94 2.75 34447 34.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar Tabel 2.75 35492 35.49 2.97 135458 135.

dengan asumsi 15 kelas/unit. dengan asumsi 200 tempat tidur/unit Perhitungan timbulan sampah sejenis rumah tangga kelurahan Tlumpu tahun 2014 :   Jumlah Fasilitas Pendidikan Jumlah Fasilitas Kesehatan = 5 unit x 15 kelas x 35 siswa = 2625 siswa = 8 unit x 200 tempat tidur = 1600 orang Koefisien volume timbulan sampah tiap fasilitas sebesar :   Sekolah Fasilitas Kesehatan = 0.15 Per siswa/hari = 2.25 per orang/hari x 1600 orang = 3757 L/hari Total volume timbulan sampah sejenis rumah tangga :  411 L/hari + 3757 L/hari = 4168 L/hari = 4.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar  Jumlah Fasilitas Pendidikan siswa/kelas = 5 unit. volume timbulan sampah tiap fasilitas :   Sekolah Rumah Sakit = 0.17 m³/hari Dengan cara yang sama. jumlah volume timbulan sampah untuk setiap tahun hingga tahun 2014 dapat dihitung.25 per orang/hari Jadi. Untuk perhitungan selanjutnya. 35  Jumlah Fasilitas Kesehatan = 8 unit. Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 21 .15 L/Per siswa/hari x 2625 siswa = 411 L/hari = 2. secara jelas dapat dilihat pada tabel berikut.

26 329 4500 4829 4.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar Tabel 2.36 740 7650 8390 8.69 130850 130.26 411 4950 5361 5.85 1644 8550 10194 10.75 493 5850 6343 6.34 822 5850 6672 6.19 986 4950 5936 5.39 411 5850 6261 6.13 1315 4950 6265 6.09 1397 9900 11297 11.67 1479 7650 9129 9.78 411 4050 4461 4.26 740 4950 5690 5.83 247 4500 4747 4.94 493 3600 4093 4.30 575 7200 7775 7.01 411 3600 4011 4.46 411 5850 6261 6. 12 Volume Timbulan Sampah Sejenis Rumah Tangga Tahun 2014 Jumlah Timbulan Sampah Total Total (L/org/hari) Sampah Sampah Pendidikan Kesehatan (L/hari) (m3/hari) 411 3600 4011 4.28 247 3600 3847 3.85 (Sumber: Hasil Perhitungan Data) 22 Kecamatan Kelurahan Pendidikan Kesehatan Tlumpu 5 8 Karangsari 5 8 Turi 4 11 Sukorejo Blitar 3 8 Sukorejo 21 19 Pakunden 13 11 Tanjungsari 6 8 Kepanjenkidul 18 22 Kepanjenlor 7 16 Kauman 5 9 Kepanjenkidul Bendo 5 13 Tanggung 5 11 Sentul 9 17 Ngadirejo 5 13 Rembang 4 10 Klampok 3 10 Plosokerep 6 13 Sananwetan Karangtengah 10 13 Sananwetan 19 17 Bendogerit 17 11 Gedog 9 11 Jumlah per Kota Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 .01 329 4950 5279 5.

41 423 5850 6273 6.27 423 5400 5823 5.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar Tabel 2.73 247 4050 4297 4.17 1353 5400 6753 6.16 137432 137.82 761 7650 8411 8.36 846 5850 6696 6.43 (Sumber: Hasil Perhitungan Data) 23 Kecamatan Kelurahan Pendidikan Kesehatan Tlumpu 5 9 Karangsari 5 9 Turi 4 12 Sukorejo Blitar 3 9 Sukorejo 21 20 Pakunden 13 12 Tanjungsari 6 9 Kepanjenkidul 18 23 Kepanjenlor 8 16 Kauman 5 10 Kepanjenkidul Bendo 5 13 Tanggung 5 12 Sentul 10 17 Ngadirejo 5 13 Rembang 4 11 Klampok 3 11 Plosokerep 6 13 Sananwetan Karangtengah 11 13 Sananwetan 19 17 Bendogerit 17 12 Gedog 10 12 Jumlah per Kota Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 .20 507 5850 6357 6.64 986 5400 6386 6. 13 Volume Timbulan Sampah Sejenis Rumah Tangga Tahun 2016 Jumlah Timbulan Sampah Total Total (L/org/hari) Sampah Sampah Pendidikan Kesehatan (L/hari) (m3/hari) 411 4050 4461 4.27 338 4950 5288 5.79 423 4500 4923 4.30 1644 9000 10644 10.70 1522 7650 9172 9.46 411 4050 4461 4.39 493 4050 4543 4.79 592 7200 7792 7.92 423 5850 6273 6.54 1437 10350 11787 11.46 329 5400 5729 5.75 761 5400 6161 6.29 254 4950 5204 5.

28 435 5400 5835 5.28 348 4950 5298 5.93 435 5850 6285 6.30 261 4950 5211 5.18 139337 139.48 435 4050 4485 4.26 435 4500 4935 4.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar Tabel 2.79 783 5400 6183 6.34 (Sumber: Hasil Perhitungan Data) 24 Kecamatan Kelurahan Pendidikan Kesehatan Tlumpu 6 9 Karangsari 6 9 Turi 4 12 Sukorejo Blitar 3 9 Sukorejo 22 20 Pakunden 13 12 Tanjungsari 7 9 Kepanjenkidul 19 23 Kepanjenlor 8 17 Kauman 6 10 Kepanjenkidul Bendo 6 13 Tanggung 6 12 Sentul 10 18 Ngadirejo 6 13 Rembang 4 11 Klampok 3 11 Plosokerep 7 13 Sananwetan Karangtengah 11 13 Sananwetan 20 18 Bendogerit 18 12 Gedog 10 12 Jumlah per Kota Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 .57 1479 10350 11829 11.83 783 8100 8883 8.75 261 4050 4311 4.74 1044 5400 6444 6.48 348 5400 5748 5.72 1566 8100 9666 9.44 522 4050 4572 4.83 609 7650 8259 8. 14 Volume Timbulan Sampah Sejenis Rumah Tangga Tahun 2018 Jumlah Timbulan Sampah Total Total (L/org/hari) Sampah Sampah Pendidikan Kesehatan (L/hari) (m3/hari) 435 4050 4485 4.67 1392 5400 6792 6.21 522 5850 6372 6.88 435 5850 6285 6.37 870 5850 6720 6.31 1740 9000 10740 10.

15 Volume Timbulan Sampah Sejenis Rumah Tangga Tahun 2020 Jumlah Timbulan Sampah Total Total (L/org/hari) Sampah Sampah Pendidikan Kesehatan (L/hari) (m3/hari) 448 4050 4498 4.20 1611 8100 9711 9.95 448 6300 6748 6.50 358 5850 6208 6.92 537 4050 4587 4.28 806 5850 6656 6.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar Tabel 2.21 269 4050 4319 4.71 1432 5850 7282 7.22 537 6300 6837 6.27 (Sumber: Hasil Perhitungan Data) 25 Kecamatan Kelurahan Pendidikan Kesehatan Tlumpu 6 9 Karangsari 6 9 Turi 5 13 Sukorejo Blitar 3 9 Sukorejo 23 20 Pakunden 14 13 Tanjungsari 7 9 Kepanjenkidul 19 24 Kepanjenlor 8 17 Kauman 6 10 Kepanjenkidul Bendo 6 14 Tanggung 6 13 Sentul 10 18 Ngadirejo 6 14 Rembang 5 11 Klampok 3 11 Plosokerep 7 14 Sananwetan Karangtengah 11 14 Sananwetan 20 18 Bendogerit 18 13 Gedog 10 13 Jumlah per Kota Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 .79 1074 5850 6924 6.30 806 8100 8906 8.31 269 4950 5219 5.75 358 4950 5308 5.75 448 5850 6298 6.66 144273 144.50 448 4050 4498 4.32 627 7650 8277 8.32 1790 9000 10790 10.59 1522 10800 12322 12.28 448 4500 4948 4.91 448 6300 6748 6.84 895 6300 7195 7.

29 1105 5850 6955 6. 16 Volume Timbulan Sampah Sejenis Rumah Tangga Tahun 2022 Jumlah Timbulan Sampah Total Total (L/org/hari) Sampah Sampah Pendidikan Kesehatan (L/hari) (m3/hari) 460 4050 4510 4.76 368 5400 5768 5.51 368 5850 6218 6.74 460 4950 5410 5.77 276 5400 5676 5.41 460 6300 6760 6.32 829 5850 6679 6.85 921 6300 7221 7.31 829 8550 9379 9.68 148323 148.32 (Sumber: Hasil Perhitungan Data) 26 Kecamatan Kelurahan Pendidikan Kesehatan Tlumpu 6 9 Karangsari 6 9 Turi 5 13 Sukorejo Blitar 4 9 Sukorejo 23 21 Pakunden 14 13 Tanjungsari 7 9 Kepanjenkidul 20 25 Kepanjenlor 8 18 Kauman 6 11 Kepanjenkidul Bendo 6 14 Tanggung 6 13 Sentul 11 19 Ngadirejo 6 14 Rembang 5 12 Klampok 4 12 Plosokerep 7 14 Sananwetan Karangtengah 12 14 Sananwetan 21 19 Bendogerit 19 13 Gedog 11 13 Jumlah per Kota Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 .Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar Tabel 2.60 1565 11250 12815 12.22 276 4050 4326 4.68 553 6300 6853 6.82 645 8100 8745 8.96 553 4050 4603 4.22 1658 8550 10208 10.33 1842 9450 11292 11.38 460 6300 6760 6.51 460 4050 4510 4.21 1473 5850 7323 7.76 460 5850 6310 6.

22 276 4500 4776 4.68 553 6300 6853 6.76 368 5400 5768 5.41 460 6300 6760 6.96 553 4500 5053 5.96 460 4500 4960 4.96 368 5850 6218 6.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar Tabel 2.68 150696 150.74 460 4950 5410 5.38 460 6300 6760 6.82 645 8100 8745 8.85 921 6300 7221 7. 17 Volume Timbulan Sampah Sejenis Rumah Tangga Tahun 2024 Jumlah Timbulan Sampah Total Total (L/org/hari) Sampah Sampah Pendidikan Kesehatan (L/hari) (m3/hari) 460 4500 4960 4.28 1473 5850 7323 7.32 829 5850 6679 6.78 1890 9900 11790 11.22 1733 8550 10283 10.70 (Sumber: Hasil Perhitungan Data) 27 Kecamatan Kelurahan Pendidikan Kesehatan Tlumpu 6 10 Karangsari 6 10 Turi 5 13 Sukorejo Blitar 4 10 Sukorejo 24 22 Pakunden 14 13 Tanjungsari 7 10 Kepanjenkidul 20 25 Kepanjenlor 8 18 Kauman 6 11 Kepanjenkidul Bendo 6 14 Tanggung 6 13 Sentul 11 19 Ngadirejo 6 14 Rembang 5 12 Klampok 4 12 Plosokerep 7 14 Sananwetan Karangtengah 12 14 Sananwetan 22 19 Bendogerit 19 13 Gedog 11 13 Jumlah per Kota Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 .31 829 8550 9379 9.05 1565 11250 12815 12.76 460 5850 6310 6.79 1105 5850 6955 6.77 276 5400 5676 5.

Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar 2. Perhitungan Total volume timbulan rumah tangga kelurahan Tlumpu tahun 2014 :    Volume Total Timbulan Sampah Rumah tangga Volume Total Timbulan Sampah sejenis rumah tangga Total Volume Timbulan Sampah = 154.06 m³/hari = 165.3 Total Volume dan Berat Timbulan Sampah Perhitungan total volume timbulan berasal dari volume timbulan sampah rumah tangga ditambah dengan volume timbulan sampah sejenis rumah tangga.45 m³/hari + 11.50 m³/hari Untuk perhitungan selanjutnya secara jelas dapat dilihat pada tabel berikut.06 m³/hari = 154. Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 28 .5.45 m³/hari = 11. Cara perhitungannya : 1.

87 9.05 24.32 51.05 17.51 4.41 15.57 688.63 29.92 4.01 30.31 9.36 20.23 173.75 6.38 6.15 18.30 38.71 22.75 17.79 15.41 6.44 16.70 52.32 10.79 4.34 5.91 15.27 13.20 9.30 15.22 6.21 44.77 12.26 20.73 4.54 607.84 7.49 16.96 16.56 30.43 5.33 11.01 17.48 5.79 6.98 22.28 4.12 10.48 24.26 163.74 573.41 6.67 26.28 13.22 10.40 23.31 10.58 23.82 177.27 5.04 29.76 10.31 5.44 14.77 5.59 31.50 53.41 10.78 10.50 4.33 19.49 25.52 51.53 16.79 29.38 12.57 32.59 44.68 6.02 25.51 20.48 21.90 711.64 6.83 8.30 8.37 26.43 8.06 34.39 6.36 8.52 8.01 15.31 57.73 24.90 22.79 7.22 4.76 17.70 20.01 22.36 22.74 6.60 8.00 25.11 38.32 6.21 6.77 5.20 751.71 4.87 25.16 55.90 39.90 19.07 17.87 14.28 9.70 31.71 7.88 557.01 4.19 18.13 6.37 13.90 9.56 14.51 6.02 12.17 48.69 35.22 22.45 25.17 158.46 4.35 22.05 18.76 Volume Timbulan Sampah Rumah Tangga (m3/hari) 2014 2016 2018 2020 2022 2024 Volume Timbulan Sampah Sejenis Rumah Tangga (m3/hari) 2014 2016 2018 2020 2022 2024 Total Volume Timbulan Sampah (m3/hari) 2014 2017 2020 2023 2026 2029 Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 29 .54 4.05 16.22 4.11 32.18 30.26 23.05 29.16 58.94 26.96 4.12 25.98 45.85 5.15 9.56 183.24 29.68 150.82 8.34 6.63 24.05 158.95 21.29 21.13 52.53 32.91 16.41 6.79 17.70 9.40 23.49 34.87 28.79 727.20 23.55 13.26 5.09 38.50 9.93 21.74 16.03 14.55 21.13 14.26 4.16 773.09 4.70 21.78 4.35 37.85 7.43 54.96 5.11 13.46 24.29 5.33 9.82 41.91 6.27 12.08 33.26 30.29 6.39 4.84 21.45 642.05 17.89 31.71 4.83 8.04 19.32 8.96 4.30 7.75 4.69 9.66 17.31 20.75 6.92 23. 18 Total Volume Timbulan Sampah Kota Blitar Kelurahan Sukorejo Tlumpu Karangsari Turi Blitar Sukorejo Pakunden Tanjungsari Kepanjenkidul Kepanjenkidul Kepanjenlor Kauman Bendo Tanggung Sentul Ngadirejo Sananwetan Rembang Klampok Plosokerep Karangtengah Sananwetan Bendogerit Gedog Jumlah 8.73 154.80 22.74 5.06 172.83 4.59 4.27 23.28 6.79 6.93 6.22 10.76 12.60 4.20 16.46 6.38 6.75 6.48 624.87 38.01 17.44 4.66 144.51 27.10 17.75 29.28 3.96 6.38 47.27 14.54 14.51 12.79 16.75 12.82 8.94 19.88 6.84 42.04 33.72 33.78 35.28 5.70 17.80 9.87 29.27 11.96 27.29 15.67 6.26 5.79 24.10 31.17 9.27 5.57 4.30 5.28 7.96 178.90 15.01 15.73 26.20 6.82 41.48 4.91 55.01 5.81 39.95 20.84 20.19 17.45 15.89 42.52 24.79 6.31 9.53 41.51 16.76 13.80 24.92 6.34 37.94 4.85 7.47 17.69 37.41 18.95 6.51 31.72 28.85 49.80 17.09 10.76 6.43 36.08 25.50 39.79 40.46 19.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar Tabel 2.05 18.68 30.48 40.69 130.05 35.30 10.46 5.90 31.05 39.48 23.43 16.43 39.52 168.72 9.76 34.32 6.67 9.85 10.31 19.68 18.32 34.51 43.32 5.33 16.47 15.36 6.07 36.97 11.57 21.68 6.25 24.38 167.74 13.87 21.83 163.21 4.63 590.91 36.70 13.82 8.19 5.60 35.68 148.79 32.31 32.13 19.94 45.76 6.01 13.83 13.11 14.82 40.65 23.26 11.37 6.16 137.15 40.32 18.28 12.72 19.91 23.48 14.17 6.47 23.13 793.78 11.74 5.50 33.18 139.39 19.71 17.45 15.58 14.50 6.79 28.21 43.33 14.95 16.63 29.21 7.97 30.87 32.

Hal ini dikarenakan.262 2. Kepadatan penduduk Kota Blitar untuk seluruh kelurahan di Kota Blitar pada tahun 2011 hingga 2024 terlihat pada tabel 2.9552 2.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar 2.15 0.6133 0. Pembangunan yang tidak merata ini mempengaruhi fasilitas yang mewadahi di tiap kelurahannya.8443 1.4581 0.65 Proyeksi Kepadatan Penduduk 2011 5301 6091 6009 3264 9713 4402 3284 9378 9491 8918 3471 2267 2714 1736 3415 2818 3601 4367 6478 5487 3929 2014 5532 6357 6270 3406 10136 4594 3427 9787 9905 9306 3623 2366 2832 1812 3564 2941 3759 4558 6760 5726 4100 2016 2018 2020 2022 2024 5691 5855 6024 6198 6377 6540 6729 6923 7123 7328 6451 6638 6829 7025 7230 3504 3606 3710 3817 3927 10428 10729 11039 11357 11685 4726 4863 5003 5147 5296 3526 3628 3732 3840 3951 10069 10360 10659 10967 11283 10191 10928 10788 11099 11419 9575 8559 10135 10428 10729 3727 3678 3945 4059 4176 2435 3607 2577 2651 2728 2914 1366 3084 3173 3265 1864 3366 1974 2031 2089 3666 3772 3881 3993 4108 3026 3114 3203 3295 3391 3867 3978 4093 4211 4333 4689 4825 4964 5107 5254 6955 7156 7362 7575 7793 5891 6061 6236 6416 6601 4218 4340 4466 4594 4727 (Sumber : Hasil Perhitungan Data) Kelurahan Tlumpu Karangsari Turi Blitar Sukorejo Pakunden Tanjungsari Kepanjen Kidul Kepanjen Lor Kauman Bendo Tanggung Sentul Ngadirejo Rembang Klampok Plosokerep Karang Tengah Sanan Wetan Bendogerit Gedog Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 30 . kelurahan yang memiliki kepadatan penduduk lebih tinggi.867 0.7954 2.5185 2.3321 1.5086 1. pembangunan di Kota Blitar yang belum merata.2481 1. Tabel 2.19. 19 Proyeksi Kepadatan Penduduk Kota Blitar per Tiga Tahun 2014-2029 Luas Wilayah (km2) 10. Oleh karena itu.9102 0.23 2.8824 0. sehingga kepadatan penduduk juga berbeda-beda.4662 2.6 Rencana Pelayanan Pembangunan dan kepadatan penduduk di Kota Blitar menentukan prosentase pelayanan.6803 1.1279 1. tingkat pelayanan lebih besar pula dibandingkan dengan kelurahan yang memiliki kepadatan penduduk rendah.5307 1.683 1.

Pada perencanaan ini.69 %)) = 93. Target perencanaan tahun selanjutnya menurut MDG’S dapat dihitung sebagai berikut :     Persentase terlayani 2014 = 47. maka tingkat pelayanan untuk seluruh kecamatan di Kota Blitar pada tahun 2024 terlihat pada tabel 2.69 % + (½ x (100% . 20 Prosentase Pelayanan Per tahun Per Kelurahan Kota Blitar Kecamatan Kelurahan Tlumpu Karangsari Turi Blitar Sukorejo Pakunden Tanjungsari Prosentase Pelayanan Tiap Tahun (%) 2014 40 60 60 40 50 45 50 40 60 40 50 40 40 30 50 40 50 60 50 40 60 2016 70 75 80 70 75 60 75 70 85 80 75 70 60 75 75 60 75 81 81 75 81 2018 75 80 85 75 78 70 78 75 90 85 80 80 75 85 80 70 80 90 85 80 90 2020 85 85 90 80 85 80 85 80 95 90 85 85 90 89 85 80 85 95 95 85 95 2022 90 87 93 83 88 75 88 85 97 93 88 90 93 93 90 85 88 97 100 88 97 2024 100 90 95 85 90 85 90 87 100 95 90 95 95 95 100 90 90 100 100 90 100 Sukorejo Kepanjenkidul Kepanjenlor Kauman Bendo Kepanjenkidul Tanggung Sentul Ngadirejo Rembang Klampok Plosokerep Karangtengah Sananwetan Bendogerit Gedog Sananwetan Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 31 .38 % + (½ x (100% .73.20. tahun perencanaan dimulai pada tahun 2014 hingga 2024.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar Dari tingkat pelayanan pengelolaan sampah kota maka dapat ditentukan target pelayanan sampah kota sesuai dengan tahun perencanaan.47.85 % Persentase terlayani 2024 = 86.69 %)) = 86.69 % Persentase terlayani 2020 = 73.73.85 % + (½ x (100% .38 % Persentase terlayani 2016 = 47.38 %)) = 73.42 % Dari kepadatan penduduk yang diperoleh dalam hasil perhitungan. Tabel 2.

Lain-lain 4.17 2.33 1. logam. Kertas 14.92 1.46 Total 134.85 2022 89.12 2.73 6.38 2016 73.33 100 (Febriyantie. Kayu 2.32 Rata-Rata Sumber : Hasil Perhitungan 2. Surabaya.5 13. komponen sampah adalaha sebagai berikut. Berikut adalah gambaran komposisi sampah (% berat) di Gebang Putih.29 2020 86. kain.43 8. sistem pengolahan sampah dan rencana pengelolaan sampah suatu kota.33 1. plastik.35 7. kaca. Tabel 2.69 4.7 Komposisi Sampah Komposisi sampah merupakan penggambaran dari masing-masing komponen yang terdapat pada sampah dan distribusinya. Pengelompokkan sampah yang paling sering dilakukan adalah berdasarkan komposisinya yang dinyatakan sebagai % berat atau % volume dari kertas. Komposisi sampah perkotaan sangat penting dalam strategi pengelolaan sampah. Kain 3.90 2024 93.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar Kecamatan Kelurahan Prosentase Pelayanan Tiap Tahun (%) 2014 47. Data ini penting untuk mengevaluasi peralatan yang diperlukan.67 3. karet. makanan dan sampah lain-lain. Karet 0. 2006) Dari komposisi sampah tersebut dapat dihitung volume sampah tiap komponen sampah disesuaikan dengan prosentase pelayanan per kecamatan Kota Blitar. Sampah Basah 87. 21 Komposisi Sampah Kelurahan Gebang Putih 2006 No.58 0. kulit.69 2018 80.33 10.74 9. Komposisi menjadi dasar untuk strategi penanganan sampah dengan reduksi maupun pengelolaan sampah dengan sistem daur ulang dan pengomposan. Cara perhitungannya : Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 32 . Plastik 17. Gelas 1. kayu. Komposisi Berat Rata-Rata (kg/hari) % Berat Rata-rata 1.03 3.5 65.43 5. Logam 2.

46 % = 310.43 % = 1.73 m3/hari = 202.03 % x 310.73 m3/hari Volume sampah tiap komponen sampah Sampah basah = 65.43 % = 0.06 km2 = Jumlah penduduk/Luas Wilayah = 6240 jiwa/ km2 Jumlah KK = Jumlah penduduk/5 jiwa/KK = 118940 jiwa/5jiwa/KK = 23788 KK  Kepadatan KK = Jumlah KK/Luas Wilayah = 23788 KK/10.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar a.49 m3/hari Kertas = 10.03 % x Volume Timbulan Sampah = 13.35 m3/hari Plastik = 13.69 % = 1.03 % = 10.12 % x 310.15 km2 = 2343 km2   Volume Timbulan Sampah Terlayani Komposisi Sampah Sampah basah Plastik Kertas Gelas Kayu Kain Karet Logam Lain-lain  = 65.12 % x Volume Timbulan Sampah = 65.12 % = 13.69 % x 310.73 m3/hari = 40.74 % = 3.73 m3/hari 3310100082 3310100088 Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 33 . Perhitungan volume tiap komponen sampah dengan prosentase pelayanan 95% kecamatan Sukorejo tahun 2024     Jumlah penduduk Luas Wilayah Kepadatan Penduduk = 118940 jiwa = 19.73% = 0.43 % = 1.69 % x Volume Timbulan Sampah = 10.

22.73 m3/hari = 10.43 % x Volume Timbulan Sampah = 0. Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 34 .43 % x 310.73 m3/hari = 4.74 % x Volume Timbulan Sampah = 1.73% x 310.34 m3/hari = 1.43 % x 310.73 m3/hari = 7.43 % x Volume Timbulan Sampah = 0.74 % x 310.73 m3/hari = 1.73% x Volume Timbulan Sampah = 1.43 % x 310.22 m3/hari = 1.75 m3/hari Untuk Perhitungan selengkapnya dapat dilihat pada tabel 2.46 % x Volume Timbulan Sampah = 3.44 m3/hari = 1.38 m3/hari = 0.43 % x Volume Timbulan Sampah = 1.46 % x 310.41 m3/hari = 3.73 m3/hari = 5.73 m3/hari = 5.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar Gelas Kayu Kain Karet Logam Lain-lain = 33.30 m3/hari = 0.

85 2.00 24.60 sampah yang terlayani (m3/hari) 178.60 Komposisi sampah (m³/ hari) sampah basah 115.58 9.20 0.41 0.29 0.25 0.07 karet 0.94 45.08 0.18 0.51 2.94 kertas 19.45 17.04 0.05 17.38 0.79 2.42 0.88 10.29 0.25 0.06 0.67 0.48 3.03 23.24 0.94 26.79 kain 4.24 1.26 0.67 0.46 0.83 0.60 12.25 0.87 gelas 2.20 2.35 0.97 9.16 0.43 9.07 0.06 0.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar Tabel 2.58 0.29 0.35 0.87 25.21 0.34 0.07 0.94 45.04 0.18 3.58 6.62 2.20 logam 3.30 0.17 0.07 15.18 0.11 14.51 2.17 0.82 0.63 1.68 21.73 24.63 0.27 2.47 0.27 14.57 0.17 1.09 0.86 1.29 9.08 0.14 0.25 0.39 0.32 1.34 1.05 0.11 0.43 1.08 0.30 0.40 28.38 0.42 0.45 0.88 2.69 0.16 0.10 0.90 19.23 42.31 0.54 14.35 0.45 0.90 1.93 0.03 1.52 2.12 0.29 3.11 0.61 1.8 100 95 90 95 95 95 100 90 90 100 100 sampah rumah tangga (m3/hari) 178.49 0.50 1.82 0.06 0.78 10.89 22.35 0.54 12.14 0.07 17.04 3.26 20.38 47.11 32.90 1.21 9.85 13.06 2.34 0.54 13.52 12.25 0.14 1.87 6.05 16.89 29.58 Kecamatan Kelurahan Tlumpu Karangsari Turi Blitar Sukorejo Pakunden Tanjungsari Kepanjenkidul Kepanjenlor Kauman Bendo Tanggung Sentul Ngadirejo Rembang Klampok Plosokerep Karangtengah Sananwetan Sukorejo Kepanjen kidul Sanan wetan Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 35 .36 10.69 15.35 19.47 0.20 0.51 0.68 16.14 0.31 0.33 0.62 0.15 6.26 0.25 0.77 4.59 2.39 17.21 0.47 0.07 11.19 0.08 1.55 0. 22 Perhitungan Komposisi Sampah per Komponen per Kelurahan Kota Blitar pada Tahun 2024 Jmlh Pend 64744 6466 3677 5231 17133 11979 9711 9782 7003 7299 6341 6083 8759 3991 3468 5190 5408 9433 16583 Padatan Pend (Jiwa/km2) 6377 7328 7229 3927 11685 5296 3951 11283 11418 10729 4176 2728 3265 2089 4108 3391 4333 5254 7793 Prosen layanan (%) 100 90 95 85 90 85 90 86.34 0.65 kayu 3.79 lain 6.15 1.44 16.14 4.38 25.58 1.02 1.26 0.00 9.86 1.94 3.45 0.10 0.77 0.11 0.94 11.32 1.46 0.69 7.92 0.37 30.17 0.60 0.57 0.71 26.42 0.63 0.26 19.89 15.24 0.09 10.47 0.38 5.22 0.28 0.57 0.53 1.70 plastik 23.19 0.77 0.14 0.37 0.54 5.33 0.38 0.

60 Sumber : Hasil Perhitungan Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 36 .51 0.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar Kecamatan Kelurahan Bendogerit Gedog Jmlh Pend 12906 12526 Padatan Pend (Jiwa/km2) 6601 4727 Prosen layanan (%) 90 100 sampah rumah tangga (m3/hari) 35.49 0.11 22.62 0.61 0.43 plastik 4.15 0.45 Komposisi sampah (m³/ hari) sampah basah 23.79 3.68 gelas kayu kain karet logam lain 1.62 4.19 0.60 0.83 0.81 0.15 0.94 34.23 1.49 34.45 sampah yang terlayani (m3/hari) 31.49 kertas 3.

dan Sumber .Reduksi TPS . Tabel 2. pemrosesan. 23 Recovery Factor untuk Masing. dapat dibuat alur pengelolaan sampah sebagai berikut : pewadahan.8 Pengelolaan Sampah Secara Umum Kegiatan pengelolaan sampah secara umum meliputi kegiatan reduksi sampah dan penanganan sampah.Pemilahan .Pemilahan MRF . pengangkutan. pengolahan.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar 2. Reduksi sampah di sumber meliputi kegiatan pengurangan timbulan sampah (reduce). Periode perencanaan untuk sistem pengelolaan sampah Kota Blitar adalah 10 tahun yaitu diawali pada tahun 2014 hingga 2024. pemakaian kembali (reuse). pengumpulan. Selain sampah jenis rumah tangga dianggap tidak melakukan reduksi di sumbernya karena semua timbulan sampah langsung diangkut ke TPS.Masing Komponen Sampah Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 37 . Perencanaan menggunakan acuan kebutuhan pelayanan pada tahun terakhir yaitu tahun 2024. Untuk mengetahui besarnya reduksi yang dapat dilakukan di sumbernya. ditentukan dengan nilai recovery factor tiap komponen sampah. 1 Rencana Alur Pengelolaan Sampah Kota Blitar 2. Sesuai dengan kondisi wilayah dan kebutuhaan Kota Blitar. Recovery factor untuk masing-masing komponen sampah pada setiap kecamatan Kota Blitar dapat dilihat pada tabel 2.Reduksi TPA Gambar 2. Untuk reduksi sampah di sumbernya hanya dilakukan padasampah jenis sampah rumah tangga.9 Reduksi Sampah di Sumber Adanya reduksi sampah rumah tangga disebabkan oleh adanya peraturan perundang-undangan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan yang semakin meningkat. Sedangkan kegiatan Penanganan meliputi kegiatan pemilahan. Data recovery factor akan digunakan untuk mengetahui volume sampah yang dibawa ke TPS maupun MRF. dan pemakaian kembali (recycle).23.

61 m3/hari = 0.20.61 m3/hari = 7.00 m3/hari Volume Sampah Residu untuk masing – masing komponen : Sampah Plastik= 202.73 m3/hari Volume timbulan sampah tereduksi untuk masing-masing komponen : Sampah Plastik= 202.41 m3/hari = 20.44 m3/hari . Komposisi Sampah Recovery Factor (%) 40% 50% 40% 50% 30% 5% 0% 5% 0% 1 Sampah Basah 2 Plastik 3 Kertas 4 Gelas 5 Kayu 6 Kain 7 Karet 8 Logam 9 Lain-Lain Sumber : Hasil Perhitugan Dari tabel di atas dapat dihitung reduksi sampah dengan cara sebagai berikut :   Jumlah timbulan sampah di Kecamatan Sukorejo = 310.38 m3/hari .29 m3/hari = 2.35 m3/hari .0.22 m3/hari .00 m3/hari = 5.24 m3/hari = 19.34 m3/hari x 0% = 5.1.93 m3/hari = 2.41 m3/hari .44 m3/hari x 50% = 5.38 m3/hari x 30% = 7.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar No.30 m3/hari .34 m3/hari .35 m3/hari x 40% = 80.22 m3/hari = 1.49 m3/hari .0.00 m3/hari = 0.22 m3/hari x 40% = 4.75 m3/hari x 0% = 20.22 m3/hari = 5.24 m3/hari = 33.0.94 m3/hari Plastik Kertas Gelas Kayu Kain Karet Logam = 40.14 m3/hari Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 38 .34 m3/hari = 5.80.27 m3/hari = 121.94 m3/hari = 1.76 m3/hari = 6.37 m3/hari = 1.24 m3/hari = 13.94 m3/hari Plastik Kertas Gelas Kayu Kain Karet Logam Lain-Lain  = 40.2.41 m3/hari x 5% = 10.29 m3/hari = 4.27 m3/hari = 0.13.37 m3/hari = 0.22 m3/hari = 3.30 m3/hari x 5% = 1.49 m3/hari x 50% = 33.

75 m3/hari Perhitungan selengkapnya untuk perhitungan reduksi sampah tiap Kecamatan Kota Blitar dapat dilihat pada tabel di bawah ini. Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 39 .00 m3/hari = 10.75 m3/hari .0.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar Lain-Lain = 10.

24 0.06 0.84 1.06 0.29 0.77 16.00 0.02 0.13 0.60 3.94 0.69 1.00 0.81 1.10 0.00 0.00 0.05 69.58 0.02 0.10 0.00 Tlumpu Karangsari Turi Sukorejo Blitar Sukorejo Pakunden Tanjungsari Kepanjenkidul Kepanjenlor Kauman Kepanjenkidul Bendo Tanggung Sentul Ngadirejo Rembang Klampok Sananwetan Plosokerep Karangtengah Sananwetan Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 40 .00 0.00 0.02 0.07 2.85 5.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar Tabel 2.14 0.15 0.86 0.20 Kecamatan Kelurahan Lain 0.00 0.13 0.41 0.08 0.00 0.14 0.35 10.75 1.17 0.15 0.00 0.69 6.54 3.71 0.61 1.54 1.10 10.09 0.00 0.81 0.89 6.05 0.95 1.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.10 0.00 0.00 0.08 0.00 0.21 0.41 1.57 11.97 0.00 0.92 0.82 0.00 0.03 0.00 0.00 0.00 0.14 1.14 0.09 15.00 0.38 5.95 0.05 0.31 0.87 2.05 0.07 22.02 0.14 0.09 0.64 0.00 0.74 1.00 12.43 1.20 28.72 0.41 0.94 10.00 0.00 0.19 0.01 0.93 0.00 0.60 17.06 13.02 0.00 0.03 0.01 0.26 0.95 0.07 7.08 0.73 0.03 0.76 0.47 0.06 0.26 7.24 0.08 19.00 0.04 0.04 12.09 0.00 0.62 0.02 0.00 0.06 0.06 25.66 0.15 0.12 23.05 9.41 3.07 0.62 0.06 42.10 0.27 0.23 5.10 0.00 0.00 0.11 0.60 7.43 4.62 0.01 0.16 0.07 0.61 0.14 24.00 6.02 0.40 18.03 0.52 1.00 0.01 0.00 0. 24 Perhitungan Volume Sampah Tereduksi per Komponen per Kecamatan Kota Blitar Tahun 2024 Jmlh Pend 64744 6466 3677 5231 17133 11979 9711 9782 7003 7299 6341 6083 8759 3991 3468 5190 5408 9433 16583 Padatan Pend (Jiwa/km2) 5532 6357 6271 3406 10136 4594 3427 9787 9905 9307 3622 2366 2832 1812 3563 2941 3758 4558 6760 Prosen layanan (%) 100 90 95 85 90 85 90 87 100 95 90 95 95 95 100 90 90 100 100 sampah Volume Sampah Tereduksi per Komponen (m³/ hari) yang terlayani sampah plastik kertas Gelas Kayu Kain Karet Logam (m3/hari) basah 178.11 45.12 19.15 1.57 1.88 9.09 0.11 0.04 12.75 0.03 10.51 1.00 0.25 0.15 0.05 0.14 0.03 0.02 0.02 0.82 2.43 0.11 0.08 9.97 1.09 0.08 15.

04 0.43 0.63 Turi 2.97 0.58 Tanjungsari 6.37 0.29 0.17 0.12 1.12 0.92 0.32 0.73 0.67 0.33 0.11 11.42 1.52 0.20 0.26 0.45 0.21 0.28 0.84 15.47 0.71 0.20 0.07 1.11 0.19 0.50 1.94 13.22 0. 25 Perhitungan Total Volume Sampah Residu per Komponen per Kelurahan Tahun 2024 sampah basah Tlumpu 46.00 0.60 11.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar Kecamatan Kelurahan Jmlh Pend Padatan Pend (Jiwa/km2) 5726 4100 Prosen layanan (%) 90 100 12906 Bendogerit 12526 Gedog Sumber : Hasil Perhitungan sampah Volume Sampah Tereduksi per Komponen (m³/ hari) yang terlayani sampah plastik kertas Gelas Kayu Kain Karet Logam (m3/hari) basah 31.34 9.18 0.40 0.14 1.07 0.23 0.23 0.25 1.68 Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 41 .96 Kepanjenkidul 7.10 Logam 2.31 8.14 1.45 8.24 1.58 0.07 1.35 0.66 0.31 Lain 6.25 0.35 0.00 Tabel 2.29 0.57 1.93 0.60 0.97 22.40 0.55 0.09 0.77 1.36 Sentul 6.14 0.74 1.23 0.32 0.94 0.35 0.16 1.15 Lain 0.04 9.15 34.53 2.20 2.38 Karangsari 4.15 2.17 0.14 0.23 0.94 13.18 0.14 0.31 1.57 1.63 1.97 12.62 4.01 Kepanjenlor 5.08 1.32 0.24 0.16 0.04 0.92 0.12 0.23 Kepanjenkidul Bendo 4.75 1.12 0.02 Kauman 5.39 0.60 0.74 0.27 Kecamatan Kelurahan Volume Sampah Residu per Komponen (m³/ hari) plastik kertas Gelas Kayu Kain Karet 11.17 0.06 3.16 3.04 0.54 0.43 0.02 0.63 Sukorejo Blitar 3.11 1.07 3.09 1.15 0.40 0.69 0.00 0.13 0.61 0.87 2.46 2.31 1.73 8.27 Pakunden 8.21 0.09 1.20 0.90 6.54 Tanggung 4.05 0.62 0.24 0.08 0.23 0.00 0.45 13.15 0.60 0.22 0.75 Sukorejo 12.83 Total Volume samapah Residu (m3/hari) 86.65 0.23 0.

60 0.23 1.97 0.38 0.45 Lain 0.58 1.46 0.24 0.76 Sananwetan 11.12 0.08 0.32 0.72 Plosokerep 3.71 0.02 0.62 6.92 0.58 0.22 0.06 1.33 0.05 0.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar sampah basah Ngadirejo 2.43 0.49 0.13 0.88 Bendogerit 9.86 Rembang 2.69 1.34 0.30 0.66 0.19 0.51 0.70 0.24 2.92 0.09 0.14 0.97 Sumber : Hasil Perhitungan Kecamatan Kelurahan Volume Sampah Residu per Komponen (m³/ hari) plastik kertas Gelas Kayu Kain Karet 0.55 1.32 4.87 Sananwetan Karangtengah 6.13 0.30 0.57 22.20 2.33 0.17 0.28 0.21 0.62 0.21 0.93 0.79 0.31 0.31 2.15 Logam 0.61 0.95 0.92 7.06 0.18 0.15 2.48 Klampok 3.90 1.42 0.97 2.21 12.25 Gedog 8.70 Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 42 .19 0.12 0.39 0.11 2.20 16.12 0.77 0.19 Total Volume samapah Residu (m3/hari) 5.11 17.04 0.

Wadah yang digunakan dibedakan menjadi dua jenis. yaitu sampah basah dan kering. Apabila di setiap rumah dibutuhkan 2 wadah sampah untuk memilah antara sampah basah dan sampah kering. Dalam perencanaan ini pengambilan sampah dilakukan setiap dua hari sekali. sedangkan tujuan dari pemilihan wadah dengan model non permanen karena untuk memberikan kemudahan kepada petugas kebersihan ketika proses pengumpulan sampah ke gerobak sampah dan mudah dibersihkan.29. dan lain-lain. maka jumlah wadah yang diperlukan dapat dilihat pada tabel 2. Wadah yang digunakan terbuat dari plastik karena kuat dan tidak mudah rusak. Sampah basah yang meliputi sampah sisa makanan.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar 2. buah dan lain-lain. Wadah sampah terbuat dari plastik HDPE dengan kapasitas 90L. Sedangkan sampah kering meliputi sampah kertas. 2 Desain Wadah Sampah Diasumsikan satu Kepala Keluarga terdiri dari 5 orang sehingga dapat diketahui jumlah wadah sampah yang dibutuhkan dalam kota tersebut. plastik. sayur. Desain wadah sampah dapat dilihat pada Gambar 2. sehingga volume wadah yang direncanakan mampu menampung timbulan sampah dalam dua hari. Volume wadah sampah disesuaikan oleh timbulan sampah setiap rumah tangga dan frekuensi pengangkutannya. kaca.2 Gambar 2. Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 43 .10 Sistem Pewadahan Pewadahan direncanakan menggunakan sistem pemilahan di sumber dengan pola individual.

Dimensi gerobak mempunyai panjang 1. Bentuk gerobak yang akan didesain ditentukan berdasarkan hasil perhitungan timbulan sampah dan faktor-faktor lain yang mempengaruhi. tinggi 1 m.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar Tabel 2. Gerobak terbuat dari bahan plat besi dengan tebal 2 mm. yaitu pada pagi hari dan sore hari. dan lebar 0.11 Sistem Pengumpulan Dalam perencanaan ini alat pengumpul sampah atau gerobak sampah yang akan di desain adalah gerobak dengan volume 1 m3. untuk menghndari korosi dilakukan pengecatan pada gerobak. 26 Perhitungan Jumlah Wadah yang Dibutuhkan per Kelurahan Kota Blitar Tahun 2024 Jmlh Pend 64744 6466 3677 5231 17133 11979 9711 9782 7003 7299 6341 6083 8759 3991 3468 5190 5408 9433 16583 12906 12526 Padatan Pend (Jiwa/km2) 6377 7328 7229 3927 11685 5296 3951 11283 11418 10729 4176 2728 3265 2089 4108 3391 4333 5254 7793 6601 4727 Jumlah KK 1275 1466 1446 785 2337 1059 790 2257 2284 2146 835 546 653 418 822 678 867 1051 1559 1320 945 Jumlah Wadah 2551 2931 2891 1571 4674 2118 1580 4513 4567 4292 1670 1091 1306 836 1643 1356 1733 2102 3117 2640 1891 Kecamatan Kelurahan Tlumpu Karangsari Turi Sukorejo Blitar Sukorejo Pakunden Tanjungsari Kepanjenkidul Kepanjenlor Kauman Kepanjenkidul Bendo Tanggung Sentul Ngadirejo Rembang Klampok Plosokerep Sananwetan Karangtengah Sananwetan Bendogerit Gedog Sumber : Hasil Perhitungan 2..70 m.5 m. Sedangkan faktor pemadatan sebesar 1 kali karena digerobak nilai kompaksinya rendah dan jumlah ritasinya 2. Pada pegangan gerobak dilengkapi dengan pengait agar bisa ditarik oleh sepeda maupun sepeda motor sehingga lebih mempermudah dan meringankan beban kerja petugas sampah. Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 44 .

diasumsikan gerobak ditarik dengan sepeda motor.744 jiwa = 1. 3 Desain Gerobak Sampah Gerobak sampah ini nantinya akan mengumpulkan sampah-sampah tersebut sesuai dengan jenisnya dan membawa ke tempat penampungan sementara (TPS) atau tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) setiap hari.3.31 m³/hari Hasil perhitungan jumlah gerobak yang dibutuhkan dapat dilihat pada tabel 2. Gambar 2. Contoh Perhitungan Jumlah Gerobak Kecamatan Sukorejo Tahun 2024     Jumlah penduduk = 64. Desain gerobak dapat dilihat pada Gambar 2.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar Dalam perencanaan ini. maka tenaga operasional yang diperlukan adalah 2 orang dengan pertimbangan 1 orang sebagai pengemudi dan 1 orang lagi sebagai petugas yang mengambil sampah di tiap rumah yang dilayani.275 KK Volume Sampah Residu RT yang diangkut gerobak Faktor Pemadatan Jumlah gerobak =1 = = 43 unit gerobak  Jumlah petugas = 2 orang petugas per gerobak = 86 orang. Sampah kering yang telah terkumpul di tempat penampungan sementara ini dapat diambil langsung oleh pemulung. = 86. Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 45 .27.

57 6 13 Karangtengah 9433 5254 1051 wetan 22.34 5 9 Kepanjenlor 7003 11418 2284 9.21 4 7 Plosokerep 5408 4333 867 Sanan 12.11 11 22 Sananwetan 16583 7793 1559 17.92 3 7 Klampok 5190 3391 678 7.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar Tabel 2.62 4 9 Karangsari 6466 7328 1466 4.31 43 86 Tlumpu 64744 6377 1275 8.84 11 23 Sukorejo 17133 11685 2337 15.11 4 8 Tanggung 6083 2728 546 11.20 9 17 Bendogerit 12906 6601 1320 16.90 2 5 Turi 3677 7229 1446 6.73 5 10 Kauman 7299 10729 2146 Kepanjen 8.97 3 7 Sukorejo Blitar 5231 3927 785 22.70 8 17 Gedog 12526 4727 945 Sumber : Hasil Perhitungan Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 46 .32 3 5 Ngadirejo 3991 2089 418 4.94 6 13 Tanjungsari 9711 3951 790 13.68 6 12 Sentul 8759 3265 653 5.97 8 16 Pakunden 11979 5296 1059 12.62 2 5 Rembang 3468 4108 822 6.04 7 13 Kepanjenkidul 9782 11283 2257 9.45 4 8 Bendo 6341 4176 835 kidul 8. 27 Perhitungan Jumlah Gerobak dan Jumlah Petugas per Kelurahan Kota Blitar Tahun 2024 Padatan Volume Jmlh Pend Jumlah Sampah Jumlah Jumlah Kecamatan Kelurahan Pend KK Rumah Gerobak Petugas (Jiwa/km2) Tangga 86.

97 0. Kelurahan Tlumpu dipilih sebagai lokasi MRF karena kelurahan dengan persentase palayanan yang paling besar dan jumlah penduduk yang banyak. sehingga kapasitas operasional MRF sesuai dengan yang direncanakan.32 6. Tabel 3.53 2. yaitu material recovery facilities (MRF). Sampah yang dilayani merupakan sampah residu dari sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga. sampah melalui MRF terlebih dahulu sehingga sampah yang diangkut ke TPA menjadi lebih sedikit. Hal tersebut karena kapasitas MRF hanya bisa menampung 20 – 40 m³ per hari dari sampah yang dihasilkan.16 3. 1Volume Sampah Residu Kelurahan Tlumpu tahun 2024 Komposisi (%) 65. sehingga 60% sampah langsung dibuang ke TPA. Perencanaan MRF mengacu pada akhir tahun perencanaan yaitu tahun 2024.73 2.74 3.42 1. Jadi setelah dari TPS dan sebelum ke TPA. yaitu MRF di Kelurahan Sukorejo.31 Sumber : Hasil Perhitungan Jenis Sampah Sampah Basah/Organik Plastik Kertas Gelas Kayu Kain Karet Logam Lain-Lain Jumlah Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 47 .16 86.12 13.77 2.60 11.38 11.35 0. sampah yang dikumpulkan diolah lebih dahulu di suatu lokasi. MRF direncanakan berada di dekat sumber untuk mempermudah pengangkutan dan memperhitungkan efisiensi pengangkutan.69 1. Dalam tugas ini direncanakan ada satu MRF untuk satu kecamatan di Kota Blitar.43 1.43 1. Residu sampah kelurahan Tlumpu pada tahun 2024 adalah sebagai berikut.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar BAB III MATERIAL RECOVERY FACILITIES (MRF) Sebelum dibawa ke TPA.03 10. Ditentukan sampah yang terlayani oleh MRF adalah 40% dari residu sampah yang ada.46 100 Volume Sampah Residu (m3/hari) 46.

43 1.16 1. Di kelurahan Tlumpu terdapat 3 unit TPS metode HCS (kontainer) dan 22 unit TPS metode SCS (bak sampah).42 6.60 6.77 0. 2 Volume Sampah Terlayani MRF Komposisi (%) 65.31 50.     Timbulan sampah Kelurahan Tlumpu Reduksi MRF Residu ke TPA Pelayanan MRF = 86.32 1. Kapasitas MRF direncanakan 50m3 per hari.72 11.25 3.62 1.31 m3/hari = 50 m3/hari = 36.03 10.43 1.38 26.35 6.16 3.31 m3/hari = Reduksi MRF / Timbulan sampah Kelurahan Tlumpu x 100% = 50 m3/hari / 86.35 0.31 m3/hari x 100% = 57.44 2. sampah dibawa ke MRF kemudian ke TPA (dengan metode HCS).53 0.2 Pelayanan Material Recovery Facilities (MRF) Residu Sampah yang dihasilkan dari rumah tangga maupun sejenis rumah tangga akan di transfer ke TPS terdekat kemudian dibawa ke MRF untuk dilakukan pengolahan.74 3.00 Sumber : Hasil Perhitungan Jenis Sampah Sampah Basah Organik Plastik Kertas Gelas Kayu Kain Karet Logam Lain-Lain Jumlah Pada MRF sampah residu akan mendapatkan perlakuan pemanfaatan sesuai dengan komposisinya.93%   Jumlah residu sampah basah organik = 46.12 13.38 m3/hari Perhitungan selanjutnya bisa dilihat pada tabel berikut.46 100 Volume Sampah Volume Sampah Residu ke MRF (m3/hari) (Pelayanan MRF 57.73 2. Tabel 3.93%) 46. Dari MRF akan dibawa ke TPA untuk ditimbun.87 11.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar 3.88 2. Adapun pemanfaatannya adalah sebagai berikut. dari seluruh TPS tersebut. Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 48 .57 86.30 0.69 1.97 2. sehingga tingkat persentase pelayanan dapat dihitung sebagai berikut.

404 9.625 2.569 19. 4 Jumlah Sampah yang Dimanfaatkan dan yang Dibuang Jenis Sampah Sampah Basah Plastik Kertas Gelas Kayu Kain Karet Logam Lain Lain Jumlah Pemanfaatan (m3/hari) Sampah Residu MRF (m3/hari) 26.72 6.088 0.060 2.942 3.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar Tabel 3.25 2.032 3. 3 Pemanfaatan Tiap Komposisi Sampah Jenis Sampah Sampah Basah Plastik Kertas Gelas Kayu Kain Karet Logam Lain-lain Pemanfaatan Storage Produk 70% 60% 60% 90% 50% 30% Residu ke TPA 30% 40% 40% 10% 50% 100% 100% 70% 100% Sumber : Hasil Perhitungan Pengecualian untuk sampah organik.625 0. Dari 57.87 6.43 21.62 0.00 Storage 4.57 50.646 0.30 0.303 0. Sampah diangkut ke MRF menggunakan truk kapasitas 8 m3 dengan densitas sampah di truk sebesar 250 kg/m3 : Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 49 . karena pengolahannya adalah pengomposan tidak semua sampah organik yang masuk ke MRF dapat dijadikan kompos.88 1. Tabel 3.35 3.20 Produk 18.444 0. baik sebagai produk maupun dilakukan penyimpanan.969 0. Berikut ini adalah perhitungan pemanfaatan komposisi sampah di MRF sesuai dengan tabel sebelumnya.93% sampah organik yang masuk hanya 70% yang menjadi produk kompos sehingga 30% nya menjadi residu dan dibuang ke TPA.36 Sumber : Hasil Perhitungan Selanjutnya dihitung mass balance sampah yang ada di MRF untuk mengetahui secara pasti jumlah sampah yang dimanfaatkan.44 1.807 Residu ke TPA (m3/hari) 8.796 0. Berikut adalah gambaran mass balance MRF Kota Blitar.688 2.

99 1007.18 kg Storage Plastik Kertas Gelas Logam 1007.94 kg 1653.13 kg 575.88 kg 336.50 892. logam.1 Lahan Penerimaan Sampah Sampah yang masuk pada MRF.21 Pemanfaatan (kg) Residu ke TPA (kg) Storage Produk 4701.55 892.34 661. Disediakan 4 buah keranjang sampah untuk memisahkan jenis sampah tersebut.66 110.65 2014.18 kg Produk Organik Kayu 3.34 kg 199.79 5341.18 2300.13 156.26 kg 575. 5 Perhitungan Mass Balance MRF Jenis Sampah Sampah Basah Plastik Kertas Gelas Kayu Kain Karet Logam Lain-lain Jumlah Densitas Sampah di Truk (kg/m3) 250 250 250 250 250 250 250 250 250 Input (kg) 6716.65 kg 156.94 1653.88 100.65 1679.36 4857.12 22.12 kg 100. Input Organik Plastik Kertas Gelas Kayu Kain Karet Logam Lain-lain 6716.96 671. kaca. pertama-tama akan dipilih berdasarkan kertas.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar Tabel 3.2 Perhitungan Lahan MRF 4701.89 kg 221.26 575.65 kg 1679.66 kg 110.12 156.12 kg 156. dijadikan produk serta dikeluarkan dari MRF.99 kg 671. kain dan kayu.5 kg 892.18 12499.55 kg 892.95 kg Output Organik Plastik Kertas Gelas Kayu Kain Karet Logam Lain-lain 2014.66 110.    Keranjang pertama untuk kertas keranjang kedua untuk plastik keranjang ketiga untuk logam 3310100082 3310100088 50 Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani .97 992.13 kg 3. plastik.95 235.24 kg 312.96 kg 992.24 312.66 kg 110.89 221. disimpan.97 kg 661.88 336.88 kg 235.2.13 575.56 kg 22.56 199.06 Sumber : Hasil Perhitungan Berikut adalah skema dari mass balance masing masing jenis sampah yang masuk ke MRF.

Volume timbulan sampah yang masuk MRF = 50 m3/hari tinggi maksimum timbulan sampah Luas lahan penerimaan = 85 cm = 0.42 = 76.85 m.    Volume total sampah Densitas sampah Berat sampah = 50 m3/hari = 250 kg/ m3 = Volume total sampah x densitas sampah = 50 m3/hari x 250 kg/ m3 = 12500 kg/hari = 12.2 Lahan Pemilahan Sampah Lahan pemilihan sampah terdiri dari lahan sortir dan konveyor. maka lebar dan panjang masing-   L P masing ditambahkan 1m.2. lahan penempatan keranjang pemilahan.84 m Untuk mempermudah ruang gerak petugas sortir.82 m² Direncanakan panjang lahan penerima adalah dua kali lebarnya (P = 2L) A A A 58.85 m = 58.42 m = 11.2.84 m = 6.84 x 6. lahan sampah residu yang masing-masing akan direncanakan sebagai berikut : 3.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar       keranjang keempat untuk kain dan kayu.82 m2 =PxL = L x 2L = 2L2 = 2L2 = 5.    Panjang Lebar Luas = 10.84 m + 1 m = 5.2. Adapun besar lahan yang digunakan untuk penerimaan adalah sebagai berikut: = volume sampah yang masuk/tinggi timbulan sampah = 50 m3/ 0.01 m2 3.42 = 10.42 m + 1 m = panjang x lebar = 11.5 ton/hari Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 51 .42 m = 2L = 2 x 5.1 Lahan Sortir dan Konveyor Merupakan tempat sampah penampungan sampah awal dan juga sebagai tempat pemilahan sampah.

    Keranjang pertama untuk kertas keranjang kedua untuk plastik keranjang ketiga untuk logam keranjang keempat untuk kain dan kayu.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar   Kecepatan pemilahan Lama pemilahan = 0.hari ≈ 32 jam/org.5 m = panjang x lebar = 7. hari / 7 jam/hari = 4.5 ton/hari / 0. = 31.25 jam/org.5 m/org = jumlah pekerja x panjang konveyor tiap org = 5 x 1.5 m   lebar konveyor Luas konveyor = 1.5 m = 7. Berikut ini perencanaan lahannya :    jumlah keranjang jumlah pekerja jumlah keranjang total = 4 jenis/org = 1 org (tiap sisi.2 Lahan Penempatan Keranjang Pemilahan Di MRF disediakan 4 buah keranjang sampah untuk memisahkan jenis sampah tersebut.2.jam = berat sampah/kecepatan pemilahan = 12.hari   Jam kerja jumlah pekerja = 7 jam/hari = lama pemilahan / jam kerja = 32 jam/org.4 ton/org.6 org   panjang tiap konveyor panjang konveyor total = 1.4 ton/org.25 m² 3.2.5 x 1. Pemilahan dilakukan di sisi kanan dan kiri konveyor dimana sisi kanan digunakan untuk memilah sampah basah dan di sebelah kiri digunakan untuk memilah sampah kering.5 = 11. 4 org untuk semua sisi) = jumlah keranjang x jumlah pekerja = 4 jenis/org x 5 org = 20 jenis   luas per keranjang luas tempat keranjang = 1 m² /buah = luar per keranjang x jumlah keranjang = 1 m² /buah x 20 jenis = 20 m² Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 ≈ 5 org 52 .

25 m2 + 20 m2 + 36. sehingga sampah di lahan sortir tidak menumpuk.03 m =6m 53 .85 m = 21. maka lebar dan panjang masing-masing ditambahkan 1m.2. 3. dan residu. Lahan residu disediakan untuk menaruh container yang berisi sampah residu yang siap diangkut ke TPA.6 m2.18 m2 Dari seluruh perhitungan diatas dapat diketahui jumlah lahan yang dibutuhkan untuk pemilahan sampah yaitu sebesar 310. Proses sortir sampah ini dilakukan dengan tenaga manusia secara manual.18 m2 = 67.36 m3/hari / 0.85 m = 25.3 Lahan Sampah Residu Residu akan dibuang menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menggunakan container.2. Luas lahan pemilahan = Lahan (sortir&konveyor + penempatan keranjang + sampah residu) = 11. karena lebih murah biaya operasionalnya. Sampah basah akan diangkut ke ruang pengomposan dan sampah kering akan diangkut ke tempat penyimpanan.36 m3/hari = 0.13 m²   Lebar Panjang =5m = 25.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar   lebar lahan panjang lahan =4m = luas/lebar = 20 m² /4m =5m Gerobak pengangkut sampah yang masuk ke TPS direncanakan masuk secara bergantian. Berikut ini adalah perencanaannya :    Volume sampah residu Tinggi maks timbunan = 21.03 m + 1 m =5m+1m = panjang x lebar = 6.    Panjang Lebar Luas = 5.43 m2 Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 = 6.13 m² / 4 m = 5.03 m Luas lahan sampah residu= volume/tinggi Untuk mempermudah ruang gerak petugas sortir. Proses sortir sampah dipilah antara sampah basah. kering.03 x 6 = 36.

seperti sekop.    Panjang = 6. gudang ini ditambahkan panjang dan lebar masing-masing 1 m untuk memudahkan petugas dalam melakukan penyortiran dan pengemasan.201 m3   Lama penyimpanan adalah 3 hari. sepatu boat dan sebagainya. karung.3 Gudang Penyimpanan Sampah Kering Merupakan tempat menyimpan sampah kering (termasuk kertas.85 = 32.969 m3 + 0.796 m3 + 0. platik dan logam) yang telah disortir dan dikemas yang siap untuk dijual sebagi bahan daur ulang ke pengepul barang lapak. sarung tangan.603 / 0.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar 3.5 m Lebar =5m+1m =6m Luas = 7.032 m3 + 3. Luas = 27.2.5 m + 1 m = 7. Perhitungan luas lahan yang dibutuhkan sebagai berikut:  Volume sampah = plastik + kertas + gelas + logam (yang telah distorage) = 4. Volume sampah 3 hari = 3hari x volume sampah = 3hari x 9.603 m3/3hari   Direncanakan tinggi tumpukan sampah 0.4 Gudang Peralatan Merupakan tempat menyimpan semua peralatan yang digunakan dalam pengoperasian MRF. Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 54 .201 m3 = 27.404 m3 = 9.5 m x 6 m = 45 m2 3. Luas gudang direncanakan 5 m2 dengan dimensi 2.85 m.5 m2 Direncanakan lebar gudang adalah 5 m.5 m2 / 5m = 6.2. Penyimpanan barang lapak dilakukan maksimal dalam 3 hari untuk menjaga dan kerapian gudang.5 m x 2m.5 m Seperti halnya lahan sortir. sehingga lebarnya adalah sebagai berikut:  Panjang = Luas / lebar = 32.

85 = 1.67 m3/jam Waktu maksimum penimbunan adalah 3 jam.43 m2 3. sehingga volume sampah yang dikomposkan tiap satu kali pengomposan adalah sebagai berikut:    Volume = 2. Luas = Volume timbunan / tinggi timbunan = 0. Direncanakan luas kantor 16 m2 dengan ukuran 4m x 4 m.05 m + 1m = 2.9 m3/3 jam Direncanakan tinggi timbunan adalah 85 cm atau 0.2.  Panjang = 1. gudang.67 m3/jam x 3 jam = 0.87 m3/hari = 70% x sampah organik yang masuk MRF = 70 % x 26.05 m2 / 1 = 1.5.807 m3/hari   Jam kerja Volume per jam = 7 jam/hari = 18. catatan bahan baku dan hasil-hasil produksi.807 m3/hari / 7 jam/hari = 2. Diperkirakan kapasitas kantor 5 orang. Panjang lahan = Luas lahan / lebar = 1.05 m Seperti halnya lahan sortir. lahan penampungan ini ditambahkan panjang dan lebar masing-masing 1 m untuk memudahkan petugas dalam melakukan pengangkutan ke konveyor.85 m.05 m 3310100082 3310100088 Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 55 .5 Ruang Kantor Merupakan tempat untuk penyimpanan berkas-berkas administrasi.87m3/hari = 18.2.9 m3/ 0.   Vol sampah organik Volume total = 26. Setelah perhitungan selesai dapat diketahui:  Luas lahan untuk pengolahan sampah kering = lahan pemilahan + gudang penyimpanan + gudang peralatan + kantor = 67.43 m2+ 45 m2 + 5 m2 + 16 m2 = 133.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar 3.05 m2   Lebar direncanakan 1 m.1 Lahan Penampungan Merupakan tempat penampungan sampah setelah mengalami proses pemilahan di konveyor.

6.50 m Sehingga lahan yang dibutuhkan untuk pencacahan ini adalah.2.6 m Luas = 4 m x 2.1 m2 3. Crasher dapat memotong sampah sampai dengan ukuran dua sampai tiga sentimeter. pencacahan perlu dilakukan dua kali sehingga pencacah beroperasi 46 kali.   Berat sampah yang dikomposkan Frekuensi pencacahan = 6716. dapat dilihat pada Gambar berikut ini.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar   Lebar Luas =1m+1m =2m = 2.50) m +1m = 2.4 m2 Untuk lebih jelasnya mengenai gambar dari mesin pencacah. Komposting hanya dilakukan setiap hari selama satu bulan.65 kg/hari = 6716.60 m + (2 x 0.65 kg/hari /300kg = 22. Direncanakan dua kali dalam pencacahan sehingga hasil yang dicapai bisa lebih halus. Panjang = 2 m + (2 x 0.50) m + 1m =4m Lebar = 0. Sehingga ukuran sampahnya menjadi lebih kecil dan mempermudah proses komposting.39 kali = 23 kali Untuk mendapatkan ukuran yang lebih kecil. Gambar 3. Perencanaan lahan pencacah adalah sebagai berikut :       Panjang alat Lebar alat Jarak di sekeliling alat =2m = 60 cm = 0.05 m x 2m = 4.60 m = 10. dan memerlukan dua liter solar per jam. 1 Mesin Pencacah Tipe III Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 56 .2 Lahan Pencacahan Sampah dicacah menggunakan crasher Tipe III dengan kapasitas 300 kg dalam satu jam.

2 berikut.6 m + 0.6 m Kemudian dihitung landasan atau bak yang digunakan untuk pengomposan tiap tumpuknya.6. 3. maka antara landasan direncanakan ada parit dengan dimensi (Christanto dkk.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar Berdasarkan pengamatan di lapangan setelah proses pencacahan biasanya volume sampah organik turun 50%-60%.5 m = (volume kompos x 3) / tinggi = ( 13.5 m = 10 cm = 4.435 m3/hari Karena bentuknya hampir mirip dengan piramida maka dalam penghitungan dimensi tempat pengomposan menggunakan rumus volume piramida. jika sampahnya sayur segar atau organik yang basah biasanya ada kemungkinan mengalami sedikit kenaikan berat karena airnya keluar.1 m =3m Agar lindi yang dihasilkan sampah bisa mengalir.87 m3/hari = 26.    Volume kompos Direncanakan tinggi timbunan Luas lahan = 1/3 x luas lahan x tinggi = 1. Untuk beratnya tergantung kondisi sampahnya.5 m + 0.3 Lahan Pengomposan   Volume sampah yang dikomposkan Volume sampah setelah dicacah = 26.2.5m = 8. Panjang landasan Lebar landasan Tinggi landasan = 3. Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 57 .5 m = 3. 2005):    Panjang parit Lebar parit Tinggi parit = panjang landasan = 10 cm = 10 cm = 4.96 m2      Lebar direncanakan 2.1 m Untuk lebih jelasnya mengenai model tempat pengomposan ini dapat dilihat pada Gambar 3.87 m3/hari – (50 % x 26. Panjang = 8.87 m3/hari) = 13.5 m = 2.5 m.435 m3/hari x 3) / 1.96 m2/ 2.

8 1 0.3 6.5 Gudang Penyimpanan Kompos Sebelum menghitung luas lahan untuk penyimpanan kompos.4 Lahan Pengayakan Tempat ini digunakan untuk mengayak kompos dari tempat pengomposan dan pematangan yang telah dilakukan.30 100 (Sumber : Tchobanoglous.2.0 x 12 = 720 = 50.3 O37. dan Vigil. Berdasarkan rumus molekul sampah organik yaitu C60.11 14 14 0.6.57 16 604. 3. 1993).2 0. terlebih dahulu dihitung jumlah produk kompos.22 1. Vigil dan Thiesen. Lahan yang digunakan bergabung dengan lahan pengemasan dengan ukuran panjang 4 m dan lebar 3 m sehingga luasnya 12 m2.1 m x 3 m) = 369 m2 3.3 37. Contoh perhitungan:      Komponen Jumlah Atom Per Mol Berat Atom Berat Kontribusi Tiap Elemen Persentase (%) = (720/1.13 % Tabel 3.0 H94. 1993) Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 58 .6. Theisen.8N (Tchobanoglous.97 32 3. didapat persentase tiap komponen seperti pada Tabel 1 berikut..1 Berat Atom Berat Kontribusi Persentase Tiap Elemen (%) 12 720 50.0 = 12 = 60.2. 6Per Sentase Komponen Molekul Sampah Komponen Karbon Hidrogen Oksigen Nitrogen Sulfur Jumlah Jumlah Atom Per Mol 60 94.436.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar Gambar 3.8 42.13 1 94.3) x 100% = Karbon = 60.436. 2 Tempat Pengomposan  Luas lahan pengomposan = 30 buah x (4.

42 2462.91 9.32 1091. 7 Perhitungan Mass Balance Persentase Komponen (%) Karbon 50.65 kg/hari = (100% .63 25.97 Sulfur 0.Kadar air) x 6716.05 23.13 Hidrogen 6.89 kg/hari = 1299.22 Jumlah 100 VS Per Komponen (kg/hari) 2165. 1993).57 Oksigen 42.55 kg/hari = 2165.86 1819.6 kg/hari  VS = 98.38 41.55 kg/hari Perhitungan Mass Balance untuk setiap komponen sehingga menjadi produk kompos yang dihasilkan dapat dilihat pada Tabel berikut Contoh perhitungan:  Komponen Persentase VS karbon VS karbon   BVS = Karbon = 50.89 kg/hari = 60 % x 2165.55 BVS (kg/hari) 1299.       Kadar air dalam fraksi organik sampah Volatile Solid (VS) Biodegradable Volatile Solid (BVS) Koefisien Konversi BVS yang diinginkan = 34.70 2592.6 kg/hari = 4320.56 161.54 kg/hari Berat akhir dengan koefisien konversi = 95% x 1299.84 % = 98.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar Dengan data di atas akan diperhitungkan untuk hasil produk kompos berdasarkan hasi analisis sampah organik di laboratorium dan asumsi (Tchobanoglous. Theisen.65 kg/hari = 4376.65 kg/hari TS = (100% .80 1037.53 170.34.72% x 4376.13 % = 50.33 Berat Akhir Dengan Koefisien Konversi (kg/hari) 1234.11 Nitrogen 0.54 kg/hari = 1234.72 % x Total Solid (TS) = 60 % x VS = 95 % Berat sampah organik yang akan dikomposkan = 6716.71 Sumber : Hasil Perhitungan Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 59 .15 5.13% x VS = 50.13 % x 4320.89 5. dan Vigil.84%) x 6716.56 kg/hari Tabel 3.51 4320.89 283.

Untuk mengatasi lindi tersebut maka diperlukan kolam penampungan lindi.48 m3/ 1. 1993) Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 60 .50 m = Volume dalam tujuh hari / tinggi tumpukan = 34.6 m2 3.11 kg/hari Berat jenis = 1000 kg/m3 (Tchobanoglous.48 m3 = 4.50 m Luas gudang Panjang Lebar = 22. 2005) = 26.5 Perhitungan Kualitas Lindi Pada setiap kotak tumpukan lindi.98 m2 = 34. Menurut Yuwono (2005).71 kg/hari.         Volume kompos Waktu penyimpanan Volume dalam tujuh hari tinggi tumpukan Luas gudang = 50 % x 9. di mana lindi yang dihasilkan nanti juga digunakan untuk menyiram tumpukan sampah yang dikompos.93 m3/hari Untuk memudahkan petugas untuk keluar masuk maka ditambahkan space walk 1m pada lebar dan panjangnya.6 m = 33.    Panjang sebenarnya Lebar Luas =5m+1m = 4.40%) = 642.2.6.87 m3/hari = 250 kg/ m3 = volume sampah x densitas sampah = 26.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar Sehingga diketahui produk kompos yang dihasilkan sebesar 2462. volume bahan kompos akan menyusut menjadi 50% dari asalnya. bak sebagai stater maupun untuk menjaga kelembaban kompos.93 m3/hari x 7 hari = 1. theisen dan Vigil.6 m + 1 m = 6 m x 5.87 m3/hari x 250 kg/ m3 = 6716.6 m =6m = 5.717 ton/hari   Kandungan air jadi lindi = 6716.      Kadar air sampah Kadar air kompos Volume sampah basah Densitas sampah Berat sampah = 49.85 m3/hari = 7 hari = 4.98 m2 =5m = 4.65 kg/hari x (49.56 % = 40 % (Yuwono.6 m = 22.65 kg/hari = 6. dibuat saluran penyalur lindi dengan lebar 5 cm dan tinggi 5 cm.56% .

2.5 x 2 = 9 m2 3.65 kg/hari x 20 %)/ 15kg = (4701.263 m3 =1m =5m = 3. Berdasarkan hasil survey kompos yang dihasilkan mempunyai komposisi sebagai berikut:  Kompos Halus Kemasan 5 kg Kemasan 15 kg Kemasan 30 kg   Kompos Sedang: Kemasan 30 kg Kompos Kasar: Kompos 30 kg = 20 % = 20 % = 10 % = 20 % = 30 % Sehingga dapat dihitung jumlah kemasan yang dihasilkan dengan berat kompos yang dihasilkan 4701.6421 m3/hari = 9 m3 =1m = 4.65 kg/hari sebagai berikut:  Kompos Halus Kemasan 5 kg Kemasan 15 kg Kemasan 30 kg = (4701.6421 m3/hari  Direncanakan untuk blok I (depan) dalam 30 hari.86 m = panjang x lebar = 5 x 3.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar  Volume lindi = berat lindi / berat jenis = 642. sehingga vol bak penampung lindi Direncanakan tinggi bak Panjang bak Lebar bak Luas  = 30 x 0. maka dilakukan pengayakan sehingga terpisah antara sampah halus.6421 m3/hari = 19.5 m =2m = panjang x lebar = 4.65 kg/hari x 30 %)/ 30 kg 3310100082 3310100088 = 95 kemasan = 63 kemasan = 48 kemasan Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 61 . sehingga vol bak penampung lindi Direncanakan tinggi bak Panjang bak Lebar bak Luas bak = 14 x 0.65 kg/hari x 10 %)/ 5kg = (4701.86 = 19.26 m2 Direncanakan untuk blok II (belakang) dalam 14 hari.7 Pengemasan Kompos Setelah kompos matang.11 kg/hari / 1000 kg/m3 = 0. sedang dan kasar.

Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar   Kompos Sedang Kemasan 30 kg Kompos Kasar Kemasan 30 kg    = (4701.26 + 9 m2 = 12 m2 Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 62 .6 m2 = 19.8 m2 atau 0.01 m² = 67.1 m2 = 10.65 kg/hari x 20 %)/ 30 kg = 32 kemasan Direncanakan lahan yang digunakan untuk pengayakan dan pengemasan adalah Panjang Lebar Luas =4m =3m =4mx3m = 12 m2 Total luas lahan (m2) adalah 694.65 kg/hari x 20 %)/ 30 kg = 32 kemasan = (4701.43 m2 = 45 m2 = 5 m2 = 16 m2 = 16 m2 = 4.0695 Ha dengan rincian sebagai berikut.4 m2 = 369 m2 = 12 m2 = 33. Lahan penerimaan Lahan pemilahan Lahan penyimpanan Lahan gudang peralatan Lahan ruang kantor Lahan parkir truk dan gerobak Lahan penampungan Lahan pencacahan Lahan pengomposan Lahan pengayakan Lahan gudang penyimpanan kompos Lahan penampungan lindi Lahan pengemasan = 76.

Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 63 .

TPA sebaiknya diletakkan di pinggir jalan yang dapat dilalui oleh truk yang akan mengangkut sampah dari TPS ke TPA. sebaiknya TPS Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 64 . 1. Letak harus memudahkan bagi sarana pengumpul dan pengangkutan untuk masuk dan keluar lokasi pemindahan.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar Berikut beberapa pedoman pelayanan minimal untuk TPS. Jika masih banyak lahan yang kosong.

jumlah TPS (Transfer Depo) dapat dihitung sebagai berikut :  sampah tidak langsung Jumlah Kepala Keluarga Kota Blitar yang terlayani = 46. Letak tidak jauh dari sumber sampah Lokasi TPS diletakkan di daerah pelayanan dengan persen pelayanan lebih dari 80%. Transfer Depo menggunakan sistem terpusat yaitu pemusatan lokasi pemindahan sedemikian sehingga sampah hasil pengumpulan suatu rayon dengan sistem tak langsung akan dipindahkan ke lokasi ini. Pengumpulan sampah dilakukan dengan gerobak dari sumber sampah ke lokasi transfer dengan volume gerobak minimal 1m3 untuk melayani 200 KK. Demikian pula armada pengangkutan mengambil sampah dari lokasi pemindahan ini secara bergantian. Selain itu luas lahan yang digunakan luasnya antara 25-200 m2 untuk melayani 200-4000 KK dengan luas radius pelayanan antara 400-600 m2. Berikut beberapa sarana dan pra-sarana yang akan digunakan.742 KK. Berdasarkan penempatan dan orientasi pertemuan antara peralatan pengumpulan dan peralatan pengangkutan. Berdasarkan jenis TPS yang dipilih maka dibutuhkan fasilitas sarana dan prasarana yang mendukung. Arm Roll Truck dengan kontainer 8m3 untuk melayani 1000 KK. c. 2. Tranfer Depo untuk perencanaan Kota Blitar membutuhkan luas lahan 200 m2 per lokasi untuk melayani 46. b. Truk sampah yang digunakan untuk mengangkut sampah dari TPS ke TPA berkapasitas 6m3 untuk melayani 700 KK dan 8m3 untuk melayani 1000 KK. Fungsi dari Transfer Depo yaitu :  Sebagai tempat pertemuan peralatan pengumpulan dengan pengangkut sebelum pemindahan  Tempat penyimpanan peralatan kebersihan  Bengkel sederhana  Kantor Pengendali Transfer Depo sangat baik digunakan untuk daerah pelayan yang mudah mendapatkan lahan.Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar diletakkan di tempat yang berjarak dari permukiman agar bau menyebar ke permukiman. Dan dianjurkan untuk daerah yang sedang dikembangkan menjadi daerah pemukiman (perumahan maupun daerah komersial) karena Transfer Depo membutuhkan luas lahan lebih dari 200 m2. 3. Compactor truk 8m3 untuk melayani 1200 KK Dengan demikian. Dalam perencanaan ini dipilih TPS dengan jenis Tranfer Depo. a. d.742 KK 3310100082 3310100088 65 Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani .

Jumlah TPS Kota Blitar sebanyak = 46. 3.742 KK / 200 KK per TPS = 234 TPS Berikut perhitungan jumlah TPS yang dibutuhkan per kecamatan di Kota Blitar tahun 2024. 8 Perhitungan Jumlah TPS per Kecamatan di Kota Blitar Kecamatan Jumlah Penduduk Jumlah KK (5orang/KK) Sukorejo 118940 23788 Kepanjen Kidul 49258 9852 Sananwetan 65514 13103 Jumlah 233712 46742 Sumber : Hasil Perhitungan Jumlah TPS 119 49 66 234 Sehingga berdasarkan perhitungan di atas. dapat dibuat lokasi TPS yang ditunjukkan pada peta berikut.2 Proyeksi Sarana dan Prasarana Pengangkutan Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 66 .Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar   Tiap TPS melayani 200 KK dengan luas TPS 200 m2. Tabel 3.

Tugas Pengelolaan Sampah Kota Blitar Rika Mandasari Oktiviani Yuliana Suryani 3310100082 3310100088 67 .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->