PERUBAHAN BENTUK KEPALA KARENA PERSALINAN CAPUT SUCCEDANEUM Edema kulit kepala anak karena tekanan jalan lahir

: Ketuban sudah pecah His cukup kuat Anak hidup Bagian terendah kepala MOULAGE Perubahan bentuk kepala karena penyesuaian bentuk panggul (tulang bergeser) CEPHAL HAEMATOM Pengumpulan darah bawah periosteum Os parietale Persalinan normal CAPUT SUCCEDANEUM Ada waktu lahir, mengecil setelah lahir Melewati batas – batas tulang tengkorak Hilang dalam waktu singkat CHEPAL HEMATOM Sama atau setelah lahir dan membesar Tidak melampaui batas tulang tengkorak Perlu GBS beberapa minggu PERLUKAAN KELAHIRAN JARINGAN LUNAK Perlukaan kulit Eritema, ptekiae dan ekimosis Kaput sussedaneum Sefal hematom Perdarahan subaponeurotik Trauma otot sternokleidomastoideus Nekrosis kulit dan jaringan lemak Perdarahan subkonjungtiva SUSUNAN SARAF Brachial palsy Sungsang

malformasi. aktivitas ibu. dll Faktor janin : Kelainan kromosom. infertilitas. penyakit. BBLER ETIOLOGI Faktor ibu : umur ibu. Faktor plasenta : kehamilan ganda. paritas.Distokia bahu Fascial palsy → ekstraksi cunam Paralisis n. jarak kelahiran. rahim abnormal. BBLR anak sebelumnya. ras. SMK. BBLSR. Gemelli dll MASALAH Tidak mempertahankan suhu normal Nutisi Pernapasan . tumor. infeksi TORCH. malformasi.dll. malnutrisi. penyakit vaskuler. Prenikus Sungsang Menyertai b palsy Kerusakan medula spinalis Regangan tulang belakang Paralisis pita suara Traksi kuat pada leher PERDARAHAN INTRAKRANIAL Perdarahan subdural Perdarahan subepindimal/intraventrikel Perdarahan subaraknoidal PATAH TULANG Patah klavikulae → sungsang Humeri : tangan menubung Patah femoris Patah tengkorak Patah dislokasi tulang belakang PERLUKAAN LAIN Perdarahan intra abdominal → kesalahan ekstraksi sungsang BAYI BERAT LAHIR RENDAH Berat lahir < 2500 g (ditimbang dalam 1 jam setelah lahir) KMK. kembar. kebiasaan.

perdarahan. analisis gas darah. K/p elektrolit. gangguan perfusi darah uterus Ibu DM Genetik (kulit putih. symbol pria.: gelembung – SINDROM DISTRES RESPIRASI Diduga pematangan paru belum sempurana Surfaktan belum terbentuk FAKTOR RESIKO Prematur (< 35 mg) PAP. glukosa. riwayat SDR) .Gangguan elektrolit Infeksigangguan neurologik Anemia Kelainan bawaan PEMERIKSAAN PENUNJANG Tes kocok (shake test) Darah putih. hipokalsemia. Foto rongent/baby gram USG kepala. MASALAH KLINIS YANG SERING DIJUMPAI Pernapasan/SDR Hipotermia Hipoglikemia. DIC Kelainan bawaan TEST KOCOK + : gelembung cincin (surfaktan) + : gelembung + cincin – . hiperbilirubinemia Gejala neurologik ~ anoksia Anemia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful