Anda di halaman 1dari 40

KOMPONEN SISTEM KARDIOVASKULAR DAN PERAN SISTEM KARDIOVASKULAR DALAM HOMEOSTASIS

Saat istirahat, darah max ke pencernaan. Saat aktivitas darah max ke otot. Otak, tidak memiliki sphincter. Bagusnya adalah aliran darah bisa constant. Tapi efek buruk timbul bila terjadi perdarahan tidak bisa terjadi vasokonstriksi untuk menghentikan perdarahan. Jangan mengandalkan CT scan hari pertama, karena tidak tahu perdarahnnya sudah seberapa parah. Karena perdarahan akan berlanjut. Arteriotot tebal (tunika medianya, otot polos) untuk kontraksi Venaotot tipis untuk melar Otak 3-5 menit tanpa oksigen mati karena tidak bisa anaerob dan harus butuh glukosa, sementara jantung 10 menit. Memastikan orang mati denyut jantung hilang selama 5 menit, kurang dari itu ada kemungkinan jantung berdenyut lagi. Dalam medis, masa 5 menit ini digunakan utk minimal waktu resusitasi. Otak sudah mati, jantung masih hidup hidup vegetative Setelah itu, harusnya dimasukkan dulu ke kamar mayat selama 2 jam, karena otot skeletnya belum mati, sehingga belum kontraksi.

Komponen sistem kardiovaskular

The double pump

sirkulasi

fungsi

Lapisan-lapisan jantung

Serous membrane

Continuous with blood vessels

Otot jantung

Chambers of the heart; valves

PARALLEL CAPILLARY BEDS IN THE SYSTEMIC CIRCULATION


The parallel arrangement of capillary beds ensures that all tissues receive an arterial supply of blood. A small number of blood vessels have capillary beds at both ends (portal systems) such as the hepaticportal system.
HEAD, NECK &

UPPER BODY
LUNGS

RIGHT LEFT VENTRICLE VENTRICLE

The parallel arrangement of capillary beds also enables redistribution of blood flow between various capillary beds, as occurs when metabolic rate changes differently in various tissues. This is achieved by placing a variable resistance to flow ( ) at the precapillary part of the circulation

TRUNK

LIVER

GUT, SPLEEN

LOWER BODY

CROSS-SECTIONAL AREA OF VESSELS IN THE SYSTEMIC CIRCULATION.


Cross-section area, cm2 5000 4000 3000 2000

1000
Large arteries Small arteries Capillaries Arterioles Small veins Large veins Aorta Venules Vena cavae

Blood vessels from the arteries to the capillaries continually divide, thus the capillaries offer a large total surface area for efficient exchange of nutrients and waste products between blood and the tissues.

HOMEOSTASIS

Definisi Lingkungan internal yg hrs dipertahankan


Konsentrasi molekul zat gizi Konsentrasi O2 dan CO2 Konsentrasi zat-zat sisa pH Konsentrasi air dan elektrolit Suhu Volume dan tekanan plasma

Claude Bernard (1813-1878)


La fixit du milieu intrieur est la condition de la vie libre.

The fixity of the internal environment is the condition for free life.

Homeostasis
Walter Cannon (1929)

Distribusi cairan badan antar kompartemen

27%

Intercellular fluid (11.2 litres)

67% Intracellular fluid (28 litres)

7%

Plasma (2.8 litres)

Adapted from Pocock & Richards Fig 2.1

Koordinasi organ-organ

Dua kondisi yang penting untuk mengendalikan komposisi cairan interstitial oleh sirkulasi:

Aliran darah yang adekuat dalam kapiler jaringan Komposisi kimia darah yang datang sesuai untuk kebutuhan interstitial

Organ-organ sistemik secara fungsional disusun paralel


Hampir semua organ menerima darah dengan komposisi identik Aliran darah ke setiap organ dapat diatur secara independen terhadap organ yang lain

Beberapa organ membantu rekondisi darah sirkulasi

Paru Ginjal Kulit Organ-organ saluran pencernaan

FUNGSI SISTEM KARDIOVASKULAR

Terutama alat transportasi

Bhn makanan, gas, hormon, antibodi, sisa metabolisme

Pengatur keseimbangan cairan Sbg kelenjar endokrin Pembekuan darah Distribusi panas (thermoregulasi)

Keseimbangan cairan
Kekurangan volume darah (hypovolemia) menimbulkan mekanisme kompensasi berupa haus dan peningkatan konsumsi garam Baroreceptors mengindera hypovolemia ginjal sekresi renin Renin berinteraksi dg angiotensinogen angiotensin I angiotensin II (AII) AII adalah vasoconstrictor dan membantu sekresi aldosterone dari adrenal cortex dan sekresi AVP via subfornical organ (SFO)

Keseimbangan Cairan

Hypovolemia memicu bkn hanya haus, tetapi juga salt appetite


KOreksi volume darah hanya dengan mengganti air dan garam Minum air menghilangkan haus (dengan menurunkan osmolalitas plasma), tetapi memicu salt appetite, kmd akan memicu rasa haus (dg meningkatkan osmolalitas plasma)

vascular organ of the lamina terminalis (OVLT), subfornical organ (SFO) dan median preoptic n. (MnPO) mengandung neuron osmoreceptive
These cells project the the PVN and SON to produce ANP and oxytocin secretion

Dua hormon, atrial natriuretic peptide (ANP) dan oxytocin berasal dari impuls PVN and SON sbg respon thd hyperosmolality
Kedua hormon ini menyebabkan ekskresi natrium dan penurunan konsumsi garam

FUNGSI

Sebagai Kelenjar Endokrin

Atrial Natriuretik peptida (ANP) dan Oksitosin:


merespon adanya hiperosmolalitas Na dan penurunan konsumsi garam Menghambat angiotensin II


FUNGSI

ekskresi

fungsi

Mekanisme pembekuan darah


Vasospasme Pada umpan balik positif:

Output akan meningkatkan jumlah trombosit yang datang

fungsi

Thermoregulasi

Darah mengalir ke kulit untuk mempertahankan suhu inti (370C)

Vasokonstriksi atau vasodilatasi

Anastomose arteriovenosa

Membawa darah sampai ke venula profunda


Disekresi Kelenjar keringat Meningkatkan aliran darah ke kulit dan kelenjar keringat.

Bradykinin:

Aliran darah ke kulit dipengaruhi rangsang simpatis

Refleks Baroreseptor

Refleks Baroreseptor

Pada saat berolahraga

Vasokonstriksi dan vasodilatasi Peningkatan cardiac output

Contoh Mekanisme homeostasis

TD turun di bwh ambang urin tak terbentuk Panas yg terbentuk di otot skelet dibuang ke perifer Perdarahan / kebocoran hemostasis Memperbaharui cairan interstitial Starling & Landis Transport dan penyimpanan besi utk Hb

Perubahan TD sesuai dg perubahan posisi badan Berdebar-debar ketika berolahraga Pengaturan aliran darah saat berolahraga