Marilah kita bersama-sama memuja dan memuji ke hadirat Allah swt yang telah

mempertemukan kita kembali dengan sayyidul ayyam yang penuh keistimewaan. Dalam
kesempatan ini marilah kita bersama-sama saling berwasiat untuk menambah ketaqwaan kita
kepada Allah swt. hanya dengan taqwa itulah kita mendapatkan kebahagaian hidup didunia
maupun di akhirat

Bulan Rajab adalah salah satu bulan-bulan haram yang tersendiri dan tidak berkumpul dengan
bulan-bulan Haram lainnya. Lain dengan ketiga Bulan-Bulan Haram lainnya. Karena bulanbulan Haram lainnya terletak Berurutan, yaitu: Dzulqa’dah, Dzulhijjah dan Muharram.
Ada beberapa Hadist yang berbicara tentang keutama’an bulan ini, diantaranya adalah
”Dari Abu Bakrah RA, dari Rasulullah SAW bersabda: ” sesungguhnya zaman telah berputar
seperti keada’annya di hari dimana Allah SWT menciptakan langit dan bumi , satu tahun ada dua
belas bulan , disitu terdapat empat bulan yang di haramkan Allah SWT, tiga bulan berturut-turut:
Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab adalah bulan mudhar yang terletak antara Jumadil
akhir dan Sya’ban”.

Maksud dari Hadist ini adalah membatalkan apa yang dilakukan oleh orang jahiliyah dengan
mengganti sebagian bulan Haram dengan bulan lainnya atau yang disebut dengan Annasi’. Allah
SWT berfirman dalam kitab suci Al-Qur’an:

( ‫موي هللا باتك يف ارهش رشع انثا هللا دنع روهشلا ةدع نإ‬
‫اوات و األرض م نها أرب عة حرم ذل ك ال دٌ ن ال ق ٌم ف ال خ لق ال سم‬
63 : ‫ت ظ لموا ف ٌهن أن ف س كم ( [ال توب ة‬
Artinya: ” Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan dalam
ketetapan Allah SWT , diwaktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada
empat yang haram, itulah ketetapan agama yang lurus maka janganlah kamu
menganiaya diri kamudalam bulan yang empat itu“.QS At-taubah : 36.
Dalam ayat ini Allah SWT telah memberi tahu bahwa sejak bumi dan langit diciptakan
dan juga malam dan siang berputar pada porosnya, dan menciptakan apa yang ada di
langit seperti matahari, bulan dan bintang, dan menjadikan matahari dan bulan

Setahun menurut syariat islam dihitung sesuai perputaran bulan dan terbitnya. Nama-nama Bulan Rajab. khususnya di empat bulan yang diharamkan Allah ini. Ibadah di bulan ini sangat dianjurkan karena mempunyai pahala yang sangatlah besar. AllahSWT telah menjadikannya haram. ‫ ( إن عدة ال شهور ع ند هللا اث نا‬: ‫ ف ً ق ول ه عز وجل‬، ‫عن اب ن ع باس‬ ‫ ( م نها أرب عة حرم ذل ك ال دٌ ن‬: ‫ع شر شهرا ف ً ك تاب هللا ( إل ى ق ول ه‬ ً ‫ ال ت ظ لموا أن ف س كم ف‬: ‫ال ق ٌم ف ال ت ظ لموا ف ٌهن أن ف س كم ( ق ال‬ ‫ ث م اخ تص من ذل ك أرب عة أ شهر‬، ‫ف ج ع لهن حرما وعظم حرمات هن ك لهن‬ . Rajab merupakan salah satu bulan yang diharamkan Allah yang tersendiri. maka dari waktu itulah Allah SWT menjadikan setahun adalah dua belas Bulan sesuai dengan terbitnya bulan. malam idhul adha”.bertasbih pada porosnya. maka terjadilah dari itu petangnya malam hari dan putihnya siang hari. Rasulullah SAW bersabda: ‫ ((خمس عن اب ن ع‬: ‫ساك ر عن أب ً أمامة ر ضً هللا ع نه‬ ‫ ول ٌ لة‬، ‫ أول ل ٌ لة من رجب‬: ‫ل ٌال ال ت رد ف ٌهن ال دعوة‬ ، ‫ ول ٌ لة ال فطر‬، ‫ ول ٌ لة ال جم عة‬، ‫ال ن صف من ال ش ع بان‬ (( ‫ول ٌ لة ال نحر‬ Artinya: “Ada Lima malam dimana do‟a-do‟a di situ tidak ditolak: malam pertama di bulan Rajab. bukan sesuai dengan perputaran matahari seperti yang dilakukan oleh Ahli kitab. dan amalsaleh di bulan ini lebih banyak pahalanya”. Bulan ini adalah bulan yang sangatlah muliya. Dzulhijjah. malam jum‟at. ‫ وال عمل ال صال ح واألج ر أعظم‬، ‫وج عل ال ذن ب ف ٌهن أعظم‬ Dari Ibnu Abbas RA. dalam sabda Allah “Inna „Iddata assyuhuuri „indAllahi…”Janganlah kalian menganiaya diri sendiri disemua bulan-bulan ini. Tiga diantaranya berurutan yaitu : Dzulhiqa‟dah. malam Nisfu Sya‟ban. dan telah besar kehormatannya. Allah menjadikan dari bulan-bulan ini empat yang diharamkan. dan menjadikan dosa-dosa di bulan ini lebih besar. Khususnya berpuasa dan Istighfar di bulan ini juga taubat dari berbagai kehilafan. Rasulullah SAWbersabda : . malam Idul fitri. di malam pertama di bulan ini do‟a-do‟a terijabahi maka disunahkanlah berdo‟a. dan Muharram.

dia berkata: Rasulullah SAW bersabda : ” Bulan yang paling dipilih oleh Allah SWT adalah bulan Rajab. dan Sya‟ban adalah bulan shalawat atas Nabi SAW. ” Kenapa engkau menangis ya Rasulullah?” tanya Tsauban. dan diwajibkan untuk diberikan ridho Allah SWT yang paling besar. dan menjaga perbuatanya maka akan keluar dari bulan ini dalam keada‟an tanpa membawa dosa yang diminta oleh Allah SWT “. Para Ulama‟ mengatakan : Rajab adalah bulan istighfar. lalu Rasulullah bersabda : “Aku berdoa untuk mereka yang sedang disiksa kuburnya maka diringankanlah siksanya oleh Allah. barang siapa yang mengagungkan bulan Ramadhan serta mengagungkan kehormatanya dan tidak menghinanya sehingga berpuasa pada siang harinya serta mendirikan malamnya. dia adalah bulan Allah SWT. Dari Anas bin malik. Adapun puasa sunnah pada bula Rajab banyak hadits-hadits Rasulullah SAW yang menganjurkan untuk melakukannya karena mempunyai nilai pahala ganda. barang siapa mengagungkan bulan ini maka telah mengagungkan perkara Allah SWT. dan Sya‟ban Adalah bulan ku. Coba mereka berpuasa satu hari dan tidak tidur satu malam dalam bulan Rajab. Diriwayatkan oleh Tsauban bahwa ia pada suatu ketika berjalan bersama Rasul saw melewati suatu kuburan di mana Rasulullah saw berhenti sejenak dan menagis tersedu2. mereka tidak akan disiksa dalam kuburnya. Artinya: “Rajab adalah bulan Allah SWT. orang yang membaca : ً‫رب ا فرلً وارحمنً وتب عل‬ Robbighfir li Warhamni Wa tub ‘alayya . barang siapa berpuasa sehari di bulan Rajab maka Allah akan memberikan minum kepadanya dari sungai itu”. sedangkan Ramadhan adalah bulan umatku”. warnanya lebih putih daripada susu. sedangkan bulan Ramadhan adalah bulan umatku. Dan bulan Rajab adalah bulan taubah. dan barang siapa yang mengagungkan perkara Allah SWT maka akan dimasukkan di Surga Na‟im. seorang ulama‟ ahli hadits Al-Imam Muhammad bin Abdullah Al Jardani Rohimahullah menerangkan dalam kitab hadits Misbahuddholam bahwa : “Diterangkan dalam kitab-kitab Allah yang terdahulu. barang siapa mengagungkan bulan ini maka telah menggungkan perkaraku. dan lebih manis daripada madu. Artinya: Anas bin malik mengatakan: “Rasulullah SAW bersabda : “Sesungguhnya di Surga terdapat sungai yang disebut dengan Rajab. dan bulan Sya‟ban adalah bulan bulanku(bulan Rasulullah). dan bulan Ramadhan adalah bulan Al-Qur‟an. dan barang siapa mengagungkan perkaraku maka aku adalah sebagai pahala baginya dan juga sebagai simpanan pahala di hari kiyamat nanti.” ‫ هللا رهش بجر‬، ‫ يرهش نابعش و‬، ‫يتمأ رهش ناضمر و‬ ”.

”(Al-Hadits) .Dibaca 70 x setiap ba‟da isya‟ atau waktu pagi dan sore bulan Rajab.‫لى َت ْوفِ ْيقِ ِه َو ِا ْم ِت َنا ِن ِه‬ َ ‫لى ِاحْ َسا ِن ِه َوال ُّش ْك ُر لَ ُه َع‬ َ ‫هلل َع‬ ِ ‫اَ ْل َح ْم ُد‬ َّ‫ْك لَ ُه َواَ ْش َه ُد اَن‬ َ ‫َواَ ْش َه ُد اَنْ الَ ِالَ َه ِاالَّ هللاُ َوهللاُ َوحْ دَ هُ الَ َش ِري‬ ‫ الل ُه َّم‬. Barang siapa puasa sehari di bulan Rajab kelak Allah akan memberikan minuman daridanau Rajab. Dan ada awal hari bulan Rajab malaikat jibril turun kepada Nabi dengan risalah untuk isra‟ bersama Nabi. barang siapa puasa sehari dibulan Rajab dengan iman dan keikhlasan. “Orang tersebut akan terhindar dari siksaan api neraka (dosa-dosanya diampuni oleh Allah(” AMALAN-AMALAN DI BULAN RAJAB Di surga ada danau yang bernama Rajab. manis melebihi manisnya madu dan dinginnya melebihi salju. “ Barang siapa puasa pada tanggal 27 Rajab Allah mencatatnya sebagaimana orang puasa 60 bulan”.‫صلُّ ْوا َعلَ ْي ِه َو َسلِّم ُْوا َتسْ لِ ْيمًا‬ َ ‫ال َّن ِبى يآ اَ ُّي َها الَّ ِذي َْن آ َم ُن ْوا‬ ‫آل‬ َ ‫ص ِّل َعلَى َس ِّي ِد َنا م َُح َّم ٍد‬ َ ِ ‫صلَّى هللاُ َعلَ ْي ِه َو َسلِّ ْم َو َعلَى‬ ‫َس ِّي ِدنا َ م َُح َّم ٍد َو َعلَى اَ ْن ِبيآ ِئ َك َو ُر ُسلِ َك َو َمآل ِئ َك ِة ْال ُم َقرَّ ِبي َْن‬ ‫روع ُْث َمان‬ ِ َّ‫ض اللّ ُه َّم َع ِن ْال ُخلَ َفا ِء الر‬ َ ‫اش ِدي َْن اَ ِبى َب ْك ٍر َو ُع َم‬ َ ْ‫َوار‬ ‫َو َعلِى َو َعنْ َبقِ َّي ِة الص ََّحا َب ِة َوال َّت ِاب ِعي َْن َو َت ِاب ِعي ال َّتا ِب ِعي َْن لَ ُه ْم‬ . (AlHadits) Dari Abi Hurairah berkata . Airnya putih melebihi putihnya air susu. Nabi bersabda “Ingat bulan Rajab adalah bulannya Allah. Rasulullah Salallahu „Alaihi wassalama bersabda .‫لى ِرضْ َوا ِن ِه‬ ِ ‫َسيِّدَ َنا م َُح َّم ًدا َع ْب ُدهُ َو َرس ُْولُ ُه ال َّد‬ َ ‫اعى ِا‬ ‫ص ِّل َعلَى َس ِّي ِد َنا م َُح َّم ٍد ِو َعلَى اَلِ ِه َواَصْ َح ِاب ِه َو َسلِّ ْم َتسْ لِ ْيمًا‬ َ ‫هللا فِ ْي َما اَ َم َر َوا ْن َته ُْوا َعمَّا‬ َ ‫ِكثيْرً ا اَمَّا َبعْ ُد َفيا َ اَ ُّي َها ال َّناسُ ِا َّتقُوا‬ ‫َن َهى َواعْ لَم ُْوا اَنَّ هللاّ اَ َم َر ُك ْم ِباَم ٍْر َبدَ أَ ِف ْي ِه ِب َن ْف ِس ِه َو َثـ َنى ِب َمآل‬ ‫لى‬ َ ‫صلُّ ْو َن َع‬ َ ‫ِئ َك ِت ِه ِبقُ ْد ِس ِه َو َقا َل َتعاَلَى اِنَّ هللاَ َو َمآل ِئ َك َت ُه ُي‬ ‫ الل ُه َّم‬. maka akan mendapatkan keridhoan-Nya.

‬الل ُه َّم ْاد َفعْ َع َّنا ْال َبالَ َء َو ْا َلو َبا َء‬ ‫َواعْ ِل َكلِ َما ِت َك ِالَى َي ْو َم ال ِّدي ِ‬ ‫َو َّ‬ ‫الزالَ ِز َل َو ْال ِم َح َن َوس ُْو َء ْالفِ ْت َن ِة َو ْال ِم َح َن َما َظ َه َر ِم ْن َها َو َما‬ ‫دَان ْالمُسْ لِ ِمي َْن‬ ‫َب َط َن َعنْ َبلَ ِد َنا ِا ْن ُدو ِني ِْسيَّا خآص ًَّة َو َسا ِئ ِر ْالب ُْل ِ‬ ‫لعالَ ِمي َْن‪َ .‫ض َع َّنا َم َع ُه ْم ِب َرحْ َم ِت َك َيا اَرْ َح َم‬ ‫ْن َوارْ َ‬ ‫ِب ِاحْ َس ٍ‬ ‫ان ِالَى َي ْو ِم ال ِّدي ِ‬ ‫الرَّ ا ِح ِمي َْن‬ ‫اَلل ُه َّم ْ‬ ‫ت‬ ‫ت َو ْالمُسْ لِ ِمي َْن َو ْالمُسْ لِ َما ِ‬ ‫اغفِرْ لِ ْلم ُْإ ِم ِني َْن َو ْالم ُْإ ِم َنا ِ‬ ‫ت الل ُه َّم اَ ِع َّز ْاالِسْ الَ َم َو ْالمُسْ لِ ِمي َْن َوأَ ِذ َّل‬ ‫اَالَحْ يآ ُء ِم ْن ُه ْم َو ْاالَم َْوا ِ‬ ‫ادَك ْالم َُوحِّ ِد َّي َة َوا ْنصُرْ َمنْ‬ ‫ال ِّشرْ َك َو ْال ُم ْش ِر ِكي َْن َوا ْنصُرْ ِع َب َ‬ ‫ُ‬ ‫َ‬ ‫ص َر ال ِّدي َْن َو ْ‬ ‫ْ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫ِّ‬ ‫عْ‬ ‫ِّرْ‬ ‫ُسْ‬ ‫نْ‬ ‫ْ‬ ‫ْن‬ ‫ي‬ ‫د‬ ‫ال‬ ‫ء‬ ‫ا‬ ‫ا‬ ‫م‬ ‫و‬ ‫ْن‬ ‫ي‬ ‫م‬ ‫ل‬ ‫م‬ ‫ل‬ ‫ا‬ ‫ل‬ ‫ذ‬ ‫خ‬ ‫م‬ ‫ل‬ ‫ذ‬ ‫اخ‬ ‫دَ‬ ‫دَ‬ ‫ِ‬ ‫ِ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫َن َ‬ ‫ِ‬ ‫ْن‪ .‬ر َّب َنا آتِنا َ فِى ال ُّد ْن َيا َح َس َن ًة َوفِى‬ ‫عآم ًَّة َيا َربَّ ْا َ‬ ‫ار‪َ .‬ع َبا َد ِ‬ ‫هللا ! اِنَّ َ‬ ‫َيؤْ‬ ‫ْ‬ ‫ْ‬ ‫َ‬ ‫ْ‬ ‫حْ‬ ‫ُ‬ ‫ُ‬ ‫بى َو َي ْن َهى َع ِن‬ ‫س‬ ‫ال‬ ‫ا‬ ‫و‬ ‫ل‬ ‫د‬ ‫لع‬ ‫ا‬ ‫ب‬ ‫ا‬ ‫ن‬ ‫ر‬ ‫م‬ ‫ان َوإِيْتآ ِء ِذى ْالقُرْ َ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫ِ‬ ‫ِ‬ ‫ِ‬ ‫ِ‬ ‫ْال َفحْ شآ ِء َو ْال ُم ْن َكر َو ْال َب ْغي َي ِع ُ‬ ‫ظ ُك ْم لَ َعلَّ ُك ْم َت َذ َّكر ُْو َن َو ْاذ ُكرُواهللاَ‬ ‫ِ‬ ‫هللا اَ ْك َبرْ‬ ‫لى ِن َع ِم ِه َي ِز ْد ُك ْم َولَ ِذ ْك ُر ِ‬ ‫لع ِظ ْي َم َي ْذ ُكرْ ُك ْم َوا ْش ُكر ُْوهُ َع َ‬ ‫ْا َ‬ .‬ر َّب َنا َظلَ ْم َنا اَ ْنفُ َس َن َاو ِانْ لَ ْم‬ ‫ْاآل ِخ َر ِة َح َس َن ًة َوقِ َنا َع َذ َ‬ ‫اب ال َّن ِ‬ ‫َت ْغفِرْ لَ َنا َو َترْ َح ْم َنا لَ َن ُك ْو َننَّ ِم َن ْا َ‬ ‫هللا‬ ‫لخ ِ‬ ‫اس ِري َْن‪ِ .