P. 1
Bandar Lampung

Bandar Lampung

|Views: 13|Likes:
Dipublikasikan oleh Rizki Amalia

More info:

Published by: Rizki Amalia on Jun 04, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/01/2014

pdf

text

original

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Kecamatan Rajabasa merupakan hasil pemekaran kecamatan induk Kedaton berdasarkan Perda No.

4/2001, tanggal 3 Oktober 2001. Namun, kecamatan ini resmi dibentuk pada 9 Februari 2002 yang dipusatkan di Kecamatan Rajabasa oleh mantan Wali Kota Suharto dan Wakil Ketua DPRD Kota Bandar Lampung M. Jimo. Ibu kota Kecamatan Rajabasa adalah Kelurahan Rajabasa dengan luas kecamatan 1.302 hektare dan terdiri dari empat kelurahan, yaitu Kelurahan Gedongmeneng, Rajabasa, Rajabasa Raya, dan Kelurahan Rajabasa Jaya. Kecamatan Rajabasa merupakan satu dari 13 kecamatan dalam wilayah Kota Bandar Lampung yang secara geografis merupakan daerah daratan dan sebagian merupakan lahan pertanian tadah hujan. Hampir sebagian besar warga Kecamatan Rajabasa bekerja sebagai buruh, pedagang, dan PNS, dengan penduduk yang heterogen. Karena hampir sebagian besar penduduknya adalah pendatang yang memiliki latarbelakang agama, suku, budaya, dan tingkat pendidikan yang beragam. Kecamatan Rajabasa beberapa kali mengalami pergantian kepala wilayah. Yaitu, Gumsoni, Edduar Saleh, Paryanto, dan M. Natsir Effendy. Kecamatan ini masuk bagian wilayah kota (BWK) A dengan fungsi utama pendidikan, terminal region, dan pengembangan kawasan permukiman. Sedangkan fungsi pendukungnya adalah pusat kebudayaan, rumah sewa atau indekos, pertanian skala kecil, dan pusat pelayanan lokal. Kecamatan ini terdapat terminal angkutan, konon terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara, yaitu Terminal Rajabasa

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->