Mikroprosesor

Mikroprosesor Intel tipe Core i7 keluaran tahun 2008 Sebuah mikroprosesor (sering dituliskan: µP atau uP) adalah sebuah central processing unit (CPU) elektronik komputer yang terbuat dari transistor mini dan sirkuit lainnya di atas sebuah sirkuit terintegrasi semikonduktor. Sebelum berkembangnya mikroprosesor, CPU elektronik terbuat dari sirkuit terintegrasi TTL terpisah; sebelumnya, transistor individual; sebelumnya lagi, dari tabung vakum. Bahkan telah ada desain untuk mesin komputer sederhana atas dasar bagian mekanik seperti gear, shaft, lever, Tinkertoy, dll. Evolusi dari mikroprosesor telah diketahui mengikuti Hukum Moore yang merupakan peningkatan performa dari tahun ke tahun. Teori ini merumuskan bahwa daya penghitungan akan berlipat ganda setiap 18 bulan, sebuah proses yang benar terjadi sejak awal 1970-an; sebuah kejutan bagi orang-orang yang berhubungan. Dari awal sebagai driver dalam kalkulator, perkembangan kekuatan telah menuju ke dominasi mikroprosesor di berbagai jenis komputer; setiap sistem dari mainframe terbesar sampai ke komputer pegang terkecil sekarang menggunakan mikroprosesor sebagai pusatnya.

Karakteristik Mikroprosesor
Berikut adalah karakteristik penting dari mikroprosesor : 1. Ukuran bus data internal (internal data bus size): Jumlah saluran yang terdapat dalam mikroprosesor yang menyatakan jumlah bit yang dapat ditransfer antar komponen di dalam mikroprosesor.

Z80 merupakan sebuah mikroprosesor satu chip dan dimaksudkan untuk menggantikan Intel 8080 yang memerlukan dua chip tambahan (sebuah penghasil detak sistem dan sebuah pengontrol sistem) untuk membentuk sebuah CPU yang fungsional. Secara garis besar dapat dikatakan bahwa jumlah register dan jumlah instruksi Z80 kira-kira dua kali Intel 8080/8085. Ukuran alamat memori (memory address size): Jumlah alamat memori yang dapat dialamati oleh mikroprosesor secara langsung. Tetapi Z80 masih memiliki sejumlah keistimewaan penting lainnya yang tidak dimiliki Intel 8080. 4. Saluran-saluran ini tidak di-multiplexed. Karena itu bisa dikatakan bahwa Z80 upward compatible dengan Intel 8080. hanya Z80A dapat bekerja dengan sinyal detak 4 MHz. Kumpulan instruksi Intel 8080 merupakan suatu sub kumpulan dari kumpulan instruksi Z80.5 MHz. multimedia dan sebagainya Mikroprosesor Z-80 Mikroprosesor Zilog Z80 dikembangkan oleh Zilog Inc. Mikroprosesor Z80 dibuat dengan menggunakan teknologi NMOS dan dikemas dalam sebuah DIP (dual inline package) dengan 40 pin. Versi Z80A sama dengan Z80.2. Z80 bekerja dengan sinyal detak (clock) 2. . 3. Adalah menarik untuk diketahui bahwa beberapa pendiri Zilog Inc. dan mulai dipasarkan pada tahun 1976. tetapi selain itu Z80 masih memiliki banyak instruksi lain yang tidak dimiliki Intel 8080. Mikroprosesor Z80 sudah memiliki penghasil detak (clock) sendiri dan hanya memerlukan satu tegangan catu +5 volt. Salah satu keistimewaan Z80 ini adalah kemampuannya untuk melakukan penyegaran memori secara dinamis (dynamic memory refresh) secara otomatis. Z80 adalah mikroprosesor yang digunakan dalam komputer pribadi Radio Shack TRS-80. mikroprosesor Z80 memiliki 158 instruksi dasar. sedangkan Intel 8080 hanya 78. dan segi perangkat keras maupun perangkat lunak. adalah mantan para ahli Intel Corporation yang ikut merancang Intel 8080. Pada dasarnya Z80 memiliki semua keistimewaan (features) yang dimiliki Intel 8080. Kecepatan clock (clock speed): Rate atau kecepatan clock untuk menuntun kerja mikroprosesor. 5. Ukuran bus data eksternal (external data bus size): Jumlah saluran yang digunakan untuk transfer data antar komponen antara mikroprosesor dan komponen-komponen di luar mikroprosesor. Fitur-fitur spesial (special features): Fitur khusus untuk mendukung aplikasi tertentu seperti fasilitas pemrosesan floating point. Jumlah saluran alamatnya sama dengan 16. dan jumlah saluran datanya delapan. artinya Z80 memiliki semua instruksi yang dimiliki Intel 8080. tetapi kemudian pindah ke Zilog Inc.

Sistem ini bisa dihubungkan secara daisy-chain yang mengijinkan implementasi skema interupsi terprioritas.17 MHz. CPU Z80 juga tersusun atas sebuah Stack Pointer. dua buah register indeks. Mikroprosesor Z80 dan keluarga periferal Z80 bisa dihubungkan dengan sebuah sistem interupsi tervektor. Penggandaan kumpulan (set) register serba-guna dan flag 17 register internal termasuk dua register indeks 16-bit Tiga mode interupsi maskable Mode 0 – sama dengan 8080A Mode 1 – Lingkungan non-Z80. Mikroprosesor ini menawarkan throughput sistem yang lebih tinggi dan penggunaan memori yang efisien dibandingkan dengan mikroprosesor yang sama pada generasi kedua dan ketiga. CMOS Z84C0008 – DC sampai 8 MHz. 8. Chip tunggal. Dengan versi NMOS untuk solusi harga rendah kinerja tinggi. Semua sinyal . sementara versi CMOS untuk rancangan kinerja tinggi berdaya rendah NMOS Z0840004 – 4 MHz. Arsitektur Mikroprosesor Zilog Z80 CPU Z80 adalah mikroprosesor generasi keempat yang ditingkatkan tak terkecuali untuk kebutuhan daya komputasi. ada dua set register lagi. CMOS Z84C0010 – DC sampai 10 MHz. Set alternatif mengijinkan operasi dalam mode nampaktersembunyi (foreground-background) atau bisa digunakan sebagai cadangan bagi tanggapan interupsi sangat cepat. NMOS Z0840006 – 6. Register internalnya terdiri dari 208-bit memori baca/tulis yang bisa diakses oleh programmer. CMOS Z84C0020 – DC sampai 20 MHz Versi 6 MHz bisa beroperasi pada clock 6. interupsi tervektor Pencacah refresh memori dinamis dalam chip Antarmuka langsung dengan memori dinamis atau statis kecepatan standar tanpa membutuhkan logika eksternal Kinerja jauh di atas mikroprosesor chip tunggal lain dalam aplikasi 4-. Grup perintah "Exchange" membuat set register utama atau register alternatif bisa diakses oleh programmer. atau 16-bit Semua pin kompatibel dengan level tegangan TTL (TTL Compatible).17 MHz. termasuk 78 instruksi 8080A sebagai subsetnya (semuanya kompatibel).144 MHz. bit. 8-. Register-register tersebut termasuk dua set enam register serba-guna yang bisa digunakan secara sendiri-sendiri (individual) sebagai register 8-bit atau sebagai pasangan register 16-bit. NMOS Z0840008 – 8 MHz. dan sebuah register interupsi. Instruksi baru termasuk operasi 4-. yaitu akumulator dan register bendera (flag).Gambar 1 Chip mikroprosesor Zilog Z80 (Z0840008PSC) Fitur Zilog Z80 Perluasan set instruksi terdiri dari 158 instruksi. dan pengalamatan relatif.CPU Z80 juga sangat mudah disertakan pada sistem karena hanya memerlukan sumber tegangan tunggal +5V. CMOS Z84C0006 – DC sampai 6. Sebagai tambahan. sebuah register Refresh (counter). Program Counter.dan 16-bit dengan mode pengalamatan lebih berguna seperti pengalamatan terindeks. beralamat di 38H Mode 2 – periferal keluarga Z80.

Diagram blok internal (Gambar 2) memperlihatkan fungsi utama dari prosesor Z80. bagian ini berfungsi dalam mengendalikan kerja CPU secara keseluruhan dan juga pewaktuan bagi periferal atau memori yang memiliki hubungan dengan CPU. bagian ini merupakan pusat pengolahan data. Penyangga dan Logika Alamat (Address Logic and Buffer). Kontrol Pewaktuan CPU (CPU Timing Control). merupakan bagian yang berfungsi dalam menerjemahkan instruksi yang diambil dari memori setelah sebelumnya melewati register instruksi. merupakan tempat untuk menyimpan sementara instruksi yang akan diterjemahkan oleh penerjemah (decoder) instruksi. Larik Register (Registers Array). seperti: AND dan OR. Antarmuka Bus Data (Data Bus Interface).        . bagian ini berfungsi dalam menyediakan alamat memori atau I/O yang diakses oleh CPU. CPU Z80 didukung oleh perluasan keluarga pengontrol periferal. seperti: penjumlahan dan pengurangan. Bagianbagian utama mikroprosesor Z80 adalah:  ALU (Aritmatic and Logic Unit). serta operasi-perasi aritmatika. Register Instruksi (Instruction Register). Di bagian ini dilakukan operasi-operasi logika. Decoder (Penerjemah) Instruksi (Instruction Decoder). bagian ini merupakan pintu gerbang untuk keluar-masuk data dari dan ke CPU. Bus Data Internal (Internal Data Bus).output sepenuhnya di-decode dan di-time untuk mengontrol sirkuit memori atau periferal standar. merupakan kumpulan register-register yang terdiri dari register serba-guna dan register fungsi khusus. di bagian ini lalu lintas data dalam CPU berlangsung.

H' L. B' C. A' F. F' B. C' D. L' I Akumulator Flag Serbaguna Serbaguna Serbaguna Serbaguna Serbaguna Serbaguna Register interupsi Ukuran 8-bit 8-bit 8-bit 8-bit 8-bit 8-bit 8-bit 8-bit 8-bit Keterangan Menyimpan sebuah operand atau hasil sebuah operasi menyimpan flag atau tanda dari operasi yang dilakukan ALU Bisa digunakan tersendiri atau sebagai register 16-bit dengan C Bisa digunakan tersendiri atau sebagai register 16-bit dengan B Bisa digunakan tersendiri atau sebagai register 16-bit dengan E Bisa digunakan tersendiri atau sebagai register 16-bit dengan D Bisa digunakan tersendiri atau sebagai register 16-bit dengan L Bisa digunakan tersendiri atau sebagai register 16-bit dengan H Menyimpan delapan bit tinggi alamat memori untuk pemrosesan interupsi tervektor .Gambar 2 Arsitektur mikroprosesor Zilog Z80 Tabel 1 Register-register internal mikroprosesor Zilog Z80 Register A. D' E. E' H.

Register-register tersebut adalah I (register interupsi). Transfer data antara set register salinan tersebut dipenuhi dengan instruksi "Exchange". SP (Stack Pointer) dan PC (Program Counter). Hasilnya tanggapan yang lebih cepat untuk interupsi dan implementasi efisien. Kedua set terdiri dari register Akumalator. Lihat instruksi Push atau Pop Memegang alamat instruksi selanjutnya Set atau reset untuk menunjukkan status interupsi Menggambarkan mode interupsi IFF1 .IFF2 Enable Interupsi IMFa IMFb Mode Interupsi Gambar 3 Susunan register-register mikroprosesor Zilog Z80 Gambar 3 memperlihatkan tiga grup register di dalam CPU. dan enam register serba-guna. Grup pertama terdiri atas set salinan/penggandaan register 8-bit: satu set prinsipal dan satu set alternatif (yang ditunjukkan oleh ' (petik tunggal) seperti A').R IX IY SP PC Register refresh Register indeks Register indeks Penunjuk Stack Pencacah Program 8-bit 8-bit 8-bit 8-bit 8-bit 8-bit 8-bit Menyediakan refresh memori dinasmis yang tak terlihat oleh pengguna. register Flag. Tabel 1 memperlihatkan informasi registerregister tersebut. IX dan IY (register indeks). mudah dari teknik pemrograman serba guna sebagai pemrosesan data nampaktersembunyi (background-foreground). . Grup ketiga terdiri atas dua flip-flop status interupsi ditambah satu pasang flip-flop yang membantu dalam indentifikasi mode interupsi di waktu tertentu. R (register refresh). Secara otomatis di-increment dan ditempatkan pada saluran alamat selama tiap siklus pengambilan instruksi Digunakan dalam pengalamatan terindeks Digunakan dalam pengalamatan terindeks Memegang alamat atas stack. Set register kedua terdiri atas enam register dengan fungsi-fungsi khusus.

Register Serba-guna lainnya (B. Z : bendera nol (zero flag).  Stack Pointer (SP). yaitu    Register serba-guna (GPR: General-purpose Registers) Register Akumulator. Berbagai operasi logika dan aritmatika menggunakan register ini untuk menyimpan salah satu operan dan menyimpan hasil operasi yang telah dilakukan oleh ALU. H : Bendera Pengambilan setengah (half-carry). Register Bendera (flag). Operasi logika mengakibatkan bendera ini dengan paritas hasil sementara operasi aritmatika mempengaruhi bendera ini dengan overflow dari hasil. Nilai bendera ini sama dengan 1 jika operasi sebelumnya adalah pengurangan (subtract).Pada dasarnya register-register CPU Z80 terbagi ke dalam dua jenis. N : Bendera Tambah/Kurang (Add/Subtract). L). P/V = 1 jika hasil operasi mengeluarkan sebuah overflow. Bendera ini bernilai 1 jika operasi menghasilkan pengambilan (carry) dari MSB operand atau hasil. Bendera ini bernilai 1 jika operasi penambahan atau pengurangan menghasilkan sebuah pengambilan ke dalam. Bidang ini bernilai 1 jika hasil operasi ALU sama dengan nol. Paritas (P) dan overflow berbagi bendera yang sama. H. P/V = 0 jika hasilnya ganjil. C : Bendera Pengambilan/Sambungan (carry/link). Bidang ini akan bernilai 1 jika MSB (most significant byte) bernilai 1. jika P/V tidak memegang overflow. C. Jika P/V memegang paritas: P/V = 1 jika hasil operasi adalah genap. P/V : Bendera paritas atau oberflow. Jika P/V memegang overflow.               Interupsi . Register flag ini terdiri atas: 7 6 5 4 3 2 1 0 S Z H P/V N C S:bendera tanda (sign flag) yang menyatakan hasil operasi aritmatika. register ini menyimpan alamat memori untuk vektor interupsi. Register ini merupakan status dari berbagai hasil operasi yang dilakukan ALU. atau meminjam dari bit 4 akumulator.  Register Refresh (R)  Flip-flop Status Interupsi (IFF) dan Mode Interupsi (IMF). D. Bidang ini menyatakan hasil dari operasi yang dilakukan ALU apakah menghasilkan nol atau tidak.  Register Interupsi (I). Register ini sangat penting peranannya dalam pengolahan data oleh ALU. register ini digunakan untuk pengalamatan terindeks.  Register Indeks (IX dan IY). P/V sama dengan 0. E. register ini menyimpan alamat atas (top) dari stack. register ini perfungsi sebagai pencacah alamat instruksi selanjutnya yang akan diambil dari memori. Register fungsi khusus (SFR: Special Function Registers)  Program Counter (PC). Stack berfungsi sebagai penyimpanan dalam memori yang sifatnya sementara bagi nilai-nilai (value) dari register-register CPU ketika register tersebut akan dipakai. Operasi logika dan aritmatika yang dilakukan oleh ALU akan mempengaruhi sebagian atau seluruh flag-flag yang ada dalam register flag ini. Stack digunakan dengan perintah Push dan Pop.

NMI# adalah interupsi nonmaskable dan memiliki prioritas tertinggi. Interupsi Non-Maskable tidak bisa dinon-aktifkan dengan kontrol program dan oleh karena itu akan diterima di setiap waktu oleh CPU. INT# adalah interupsi berprioritas lebih rendah dan diperlukan bahwa interupsi ini diaktifkan melalui software agar beroperasi. Operasi Interupsi Mode 2. memiliki tiga mode tanggapan yang bisa diprogram yang tersedia. Interupsi Maskable (INT#). Operasi Mode 1 sangat sama dengan interupsi NMI#. CPU menanggapi masukan (input) interupsi maskable menurut satu siklus pewaktuan umum. Mereka itu adalah: Mode 0 – sama dengan mikroprosesor 8080 Mode 1 – layanan interupsi periferal untuk penggunaan dengan sistem bukan 8080/Z80 Mode 2 – skema interupsi tervektor. Operasi Interupsi Mode 1. Dimulai dengan siklus pengambilan khusus (M1#) dimana IORQ# menjadi aktif sementara MREQ# tidak. NMI# biasanya dijadikan cadangan hanya bagi layanan jenis interupsi berprioritas tertinggi. Selanjutnya pemrosesan layanan interupsi tergantung pada jenis interupsi yang dideteksi. biasanya di-daisy-chain. bagi pernggunaan dengan keluarga Z80 dan divais periferal yang sesuai (kompatibel). Interupsi Non-Maskable (NMI: Non-Maskable Interrupt). sebagaimana dalam siklus M1# normal. Sebagai tambahan. untuk mengijinkan bagi waktu yang diperlukan dalam pemberitahuan permintaan interupsi. Secara prinsip perbedaannya hanya satu yaitu interupsi Mode 1 restart (memulai kembali) pada alamat 0038H. Mode interupsi ini telah dirancang untuk penggunaan kemampuan yang sangat efektif dari mikroprosesor Z80 dan hubungannya dengan keluarga periferalnya. Normalnya. Divais periferal yang menginterupsi memilih alamat awal rutin layanan interupsi. INT# bisa dihubungkan ke divais periferal bervariasi dalam konfigurasi terhubung OR1.CPU Z80 menerima dua sinyal input interupsi: NMI# dan INT#. seperti untuk shutdown setelah adanya gangguan daya yang terdeteksi. Dengan tanpa memperhatikan mode interupsi yang diset oleh pengguna. Divais itu . CPU melayani interupsi dengan men-sampling sinyal NMI# dan INT# pada sisi menaik (raising edge) clock terakhir sebuah instruksi. Z80 memiliki sebuah mode tanggapan tunggal bagi layanan interupsi pada interupsi nonmaskable. Setelah pengenalan sinyal NMI# (penyediaan BUSREQ# tidak aktif). INT#. siklus M1# khusus ini secara otomatis diperpanjang sebanyak dua keadaan WAIT#. CPU melompat ke lokasi restart 0066H. Interupsi maskable. software mengawali pada alamat tersebut yang berisi rutin layanan interupsi. Setelah interupsi dideteksi oleh CPU (dinyatakan bahwa interupsi diaktifkan dan BUSREQ# tidak aktif) satu siklus pemrosesan interupsi khusus dimulai.

Penunjuk ini menunjukkan sebuah masukan (entry) dalam tabel alamat bagi rutin layanan interupsi. Operasi kedua flip-flop digambarkan pada Tabel 2. digunakan untuk memberikan tanda status interupsi CPU. Dua flip-flop IFF1 dan IFF2. t Eksekusi instruksi LD A. CPU membentuk satu penunjuk (pointer) menggunakan byte ini sebagai 8-bit rendah dan isi register I sebagai 8-bit tinggi. bit 0 (A0) harus menjadi nol. Tabel 2 Kondisi flip-flop Aksi Reset CPU Eksekusi instruksi DI Eksekusi instruksi EI Eksekusi instruksi LD A. Operasi Pengaktif/Penon-aktif (Enable/Disable) Interupsi.melakukannya dengan menempatkan sebuah vektor 8-bit pada bus data selama siklus pemberitahuan interupsi. R Menerima NMI# Eksekusi instruksi RETN IFF1 0 0 1 o o 0 IFF2 IFF2 0 0 1 o o o o Komentar Disable interupsi maskable INT# Disable interupsi maskable INT# Enable interupsi maskable INT# IFF2 => flag Paritas IFF2 => flag Paritas Disable interupsi maskable INT# IFF2 => IFF1 sebagai pelengkap sebuah rutin layanan NMI# Pengkakian Konfigurasi pin mikroprosesor Z80 diperlihatkan pada Gambar 3. Kefleksibelan dalam pemilihan alamat rutin layanan interupsi ini mengijinkan divais perifera. CPU kemudian melompat ke rutin pada alamat tersebut. Rutinrutin tersebut mungkin ditempatkan pada suatu alamat di memori yang tersedia. Karena divais yang menginterupsi mensuplay byte orde rendah dari vektor 2-byte. . menggunakan beberapa jenis rutin layanan yang berbeda. ditunjukkan pada gambaran (dekripsi) register.

aktif Low). Permintaan Interupsi (masukan. HALT#. RD# dan WR# menuju keadaan impedansi tinggi sehingga divais lain bisa mengontrol jalur-jalur tersebut. IORQ#. aktif Low).Gambar 3 konfigurasi pin mikroprosesor Zilog Z80 A0 – A15. Bus Alamat menyediakan alamat bagi pertukaran bus data memori (sampai 64Kbyte) dan bagi pertukaran divais I/O. D0 – D7 membuat sebuah bus data dua arah (bidirectional) 8-bit. 3-state). Bus Alamat (keluaran. INT#. CPU menerima sebuah interupsi di akhir instruksi yang sedang berjalan jika flip-flop . Sirkuit eksternal sekarang bisa mengontrol jalur-jalur tersebut. Ketika terhenti. aktif High. BUSREQ#. dan sinyal kontrol MREQ#. aktif High. Permintaan Bus memiliki prioritas lebih tinggi dibandingkan dengan NMI# dan selalu dikenali di akhir siklus mesin yang sedang berjalan. yang digunakan untuk pertukaran data dengan memori dan I/O. RD#. 3-state). dan WR# telah memasuki keadaan impedansi tinggi (high-impedance). Bus Data (masukan/keluaran. aktif Low). BUSREQ# memaksa bus alamat CPU. A0 – A15 membentuk bus alamat 16-bit. Permintaan Interupsi dihasilkan oleh divais I/O. bus data dan sinyal kontrol MREQ#. aktif Low). Permintaan Bus (masukan. BUSACK#. Perluasan periode BUSREQ# karena operasi DMA yang luas bisa menjaga CPU dari penyegaran (refreshing) RAM dinamis yang benar. Keadaan Berhenti (Halt) (output. D0 – D7. BUSREQ# normalnya terhubung OR (wired-OR) dan memerlukan satu resistor pullup eksternal bagi aplikasi tersebut. CPU mengeksekusi NOP untuk menjaga refresh memori. Pemberitahuan Bus menunjukkan pada divais yang meminta bahwa bus alamat CPU. IORQ#. Pemberitahuan Bus (keluaran. HALT# menunjukkan bahwa CPU telah mengeksekusi perintah Halt dan sedang menunggu sebuah interupsi non-maskable atau maskable (dengan mask aktif) sebelum operasi bisa dilanjutkan kembali.

bersama-sama dengan MREQ# menunjukkan tujuh bit bus alamat sistem terendah bisa digunakan sebagai alamat penyegaran ke memori dinamis sistem. Refresh (keluaran. INT# normalnya dihubung OR dan memerlukan resistor pullup eksternal bagi aplikasi-aplikasi tersebut. RD#. 3-state). M1#. aktif Low). RESET# mengawali CPU sebagai berikut: me-reset flipflop pengaktif interupsi. CPU selanjutnya memasuki sebuah keadaan tunggu selama sinyal tersebut aktif. Permintaan Masukan/Keluaran (keluaran. NMI# selalu dikenali di akhir instruksi yang sedang berjalan. RFSH#. MREQ#. MREQ# menunjukkan bahwa bus alamat memegang alamat yang sah bagi operasi pembacaan memori atau penulisan memori. Siklus Mesin (keluaran. aktif Low). Divais I/O atau memori yang dialamati akan menggunakan sinyal ini untuk menempatkan data ke dalam bus data CPU. aktif Low). terpicu ujung negatif). dan semua sinyal keluaran kontrol menjadi tidak aktif. menghapus PC dan register I dan R. M1#. NMI# memiliki prioritas lebih tinggi dibandingkan dengan INT#. WR#. aktif Low. IORQ# menunjukkan bahwa setengah bus alamat rendah memegang sebuah alamat I/O yang sah bagi sebuah operasi penulisan atau pembacaan I/O. RD# menunjukkan bahwa CPU ingin membaca data dari memori atau divais I/O. Tunggu (masukan. WAIT# menunjukkan pada CPU bahwa memori atau divais I/O yang dialamati tidak siap untuk sebuah pengiriman data. 3-state). Baca (keluaran. RESET#. IORQ#.pengaktif interupsi terkontrol software internal (IFF) diaktifkan. RFSH#. bus alamat dan data berkondisi impendansi tinggi. bersama-sama dengan IORQ# menunjukkan bahwa siklus pemberitahuan interupsi. dan secara otomatis memaksa CPU untuk memulai kembali pada alamat 0066H. aktif Low). Tulis (keluaran. Reset (masukan. WR# menunjukkan bahwa bus data CPU memegang data yang sah untuk disimpan pada lokasi memori atau I/O yang dialamati. aktif Low. aktif Low. Permintaan Memori (keluaran. IORQ# juga dihasilkan secara bersamaan dengan M1# selama sebuah siklus pemberitahuan interupsi untuk menunjukkan bahwa sebuah vektor tanggapan interupsi bisa ditempatkan pada bus data. NMI#. Perluasan periode WAIT# bisa menjaga CPU dari penyegaran memori dinamis yang benar. tak tergantung dari status flipf-flop pengaktif interupsi (interrupt enable flip-flop). WAIT#. Instruksi . Selama waktu reset. 3-state). bersama-sama dengan MREQ#. aktif Low. men-set status interupsi ke Mode 0. menunjukkan bahwa siklus mesin yang sedang berjalan adalah siklus pengambilan opcode dari sebuah eksekusi instruksi. Catat bahwa RESET# harus aktif minimal selama tiga siklus clock penuh sebelum operasi reset lengkap. Interupsi Non-Maskable (masukan. 3-state). M1#.

Periferal-periferal yang mendukung mikroprosesor Z80 di antaranya. reset dan tes bit Lompatan Pemanggilan (call). Itu termasuk operasi yang khas (unik) seperti pemindahan blok untuk transfer data yang cepat dan efisien dalam memori atau antara memori dan I/O. yaitu:      Pengontrol Masukan/Keluaran Paralel (Z80 PIO: Parallel Input/Output) Pengontrol Masukan/Keluaran Serial (Z80 SIO: Serial Input/Output) Sirkuit Pewaktuan/Pencacah (Z80 CTC: Counter/Timer Circuit) Pengontrol Akses Memori Langsung (Z80 DMA: Direct Memory Access) Pengirim/Penerima Tak-sinkron ganda (Z80 DART: Dual Asynchronous Receiver/Trasmitter) . Instruksi-instruksi mikroprosesor Zilog Z80 dibagi ke dalam kategori berikut ini:           Pemuatan 8-bit Pemuatan 16-bit Pertukaran. transfer blok dan pencarian Operasi logika dan aritmatika 8-bit Aritmatika serba-guna dan kontrol CPU Perputaran (rotasi) dan pergeseran (shift) Operasi set. Mode pengalamatan yang disertakan:           Cepat (immediate) Perluasan cepat (immediate extended) Halaman nol termodifikasi (modified page zero) Relatif (relative) Perluasan (Extended) Terindeks (Indexed) Register Register tak langsung Tersirat (Implied) Bit Chip Pendukung Mikroprosesor datang berserta seperangkat periferal pendukungnya yang dikenal dengan periferal keluarga Z80. kembali (return) dan restart Operasi masukan dan keluaran Sejumlah mode pengalamatan yang beragam diimplementasikan untuk mengijinkan transfer data yang cepat dan efisien antara berbagai register.Mikroprosesor Z80 memiliki sekumpulan instruksi yang sangat berdaya guna dan dan serba guna yang tersedia di beberapa mikroprosesor 8-bit. Itu juga mengijinkan operasi beberapa bit di dalam beberapa lokasi di memori. lokasi memori dan divais masukan/keluaran.

cara kerja mikrokontroler sebenarnya hanya membaca dan menulis data. Sederhananya. mikrokontroler adalah versi mini atau mikro dari sebuah komputer karena mikrokontroler sudah mengandung beberapa periferal yang langsung bisa dimanfaatkan. Sekedar contoh. misalnya port . ketika Anda sudah bisa melakukan hal itu Anda mulai bisa membaca tulisan apapun baik itu tulisan buku. Mikrokontroller Mikrokontroler adalah suatu alat elektronika digital yang mempunyai masukan dan keluaran serta kendali dengan program yang bisa ditulis dan dihapus dengan cara khusus. dan Andapun mulai bisa menulis hal-hal sebaliknya. Karena kedua mikroprosesor ini masih satu rumpun (keturunan). artikel dan sebagainya. Dengan penggunaan mikrokontroler ini maka :    Sistem elektronik akan menjadi lebih ringkas Rancang bangun sistem elektronik akan lebih cepat karena sebagian besar dari sistem adalah perangkat lunak yang mudah dimodifikasi Pencarian gangguan lebih mudah ditelusuri karena sistemnya yang kompak Namun demikian tidak sepenuhnya mikrokontroler bisa mereduksi komponen IC TTL dan CMOS yang seringkali masih diperlukan untuk aplikasi kecepatan tinggi atau sekedar menambah jumlah saluran masukan dan keluaran (I/O). Mikrokontroler merupakan komputer didalam chip yang digunakan untuk mengontrol peralatan elektronik. namun bisa dihubungkan dengan periferal dari keluarga mikroprosesor yang lain seperti periferal keluaran Intel. cerpen.Mikroprosesor Z80 tidak hanya dapat berantarmuka dengan periferal keluarga Z80 saja. Secara harfiahnya bisa disebut "pengendali kecil" dimana sebuah sistem elektronik yang sebelumnya banyak memerlukan komponen-komponen pendukung seperti IC TTL dan CMOS dapat direduksi/diperkecil dan akhirnya terpusat serta dikendalikan oleh mikrokontroler ini. bayangkan diri Anda saat mulai belajar membaca dan menulis. Dengan kata lain. Begitu pula jika Anda sudah mahir membaca dan menulis data pada mikrokontroler maka Anda dapat membuat program untuk membuat suatu sistem pengaturan menggunakan mikrokontroler sesuai dengan keinginan Anda. yang menekankan efisiensi dan efektifitas biaya.

paralel. komparator. . port serial. konversi analog ke digital dan sebagainya hanya menggunakan sistem minimum yang tidak rumit atau kompleks. konversi digital ke analog (DAC).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful