Anda di halaman 1dari 25

APLIKASI TEKNOLOGI HIBRID BERBASIS ENERGI SURYA DAN ANGIN PADA PROYEK OELEDO UNTUK RUMAH TANGGA

Oleh: SANDI DHARMA SAPUTRA (No. Peserta: 2302059)

JURUSAN FISIKA KONSENTRASI GEOFISIK GEOLOGI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS MULAWARMAN SAMARINDA 2012

Latar Belakang
Kenaikan harga bahan bakar minyak

Alternatif listrik rumah tangga


Konsep teknologi hybrid yang telah ada di

Indonesia adalah Proyek Oeledo

Rumusan dan Tujuan Penulisan


Proses terjadinya energi listrik oleh energi surya

dan angin dalam suatu rangkaian. Keuntungan dan kerugian dari menggunakan teknologi hibrid berbasis energi surya dan angin. Hasil aplikasi energi yang diberikan oleh teknologi hibrid Proyek Oeledo tersebut untuk rumah tangga.

Hibrid
Hybrid = Konsep penggabungan dua atau lebih

sumber energi untuk tercapainya sebuah efisiensi dalam berbagai hal. Teknologi hybrid merupakan pemanfaatan sumberdaya alam terbarukan dan tentunya lebih ramah lingkungan Contoh penerapan teknologi hibrid:
Rumah tangga (memasak) Listrik Tranportasi

Energi Surya
Energi yang dikumpulkan langsung dari cahaya

matahari. Tenaga surya dapat Digunakan untuk:


Menghasilkan listrik Menggunakan sel surya Menggunakan menghasilkan pembangkit listrik tenaga

panas surya Menghasilkan listrik Menggunakan menara surya Memanaskan gedung, secara langsung Memanaskan gedung, melalui pompa panas Memanaskan makanan, Menggunakan oven surya

Sel surya sering digunakan untuk daya baterai,

karena kebanyakan aplikasi lainnya akan membutuhkan sumber energi sekunder, untuk mengatasi padam.

Energi Surya
SHS (Solar Home System) populer digunakan

untuk listrik pedesaan (terpencil). SHS umumnya berupa system berskala kecil, dengan menggunakan modul surya 50-100 Wp (Watt Peak) dan menghasilkan listrik harian sebesar 150-300 Wh Untuk instalasi listrik tenaga surya sebagai pembangkit listrik, diperlukan komponen sebagai berikut:
Panel surya / solar cell / solar panel Charge controller Inverter

Battery (accumulator)

Angin
Energi angin yang

memutar turbin angin, diteruskan untuk memutar rotor pada generator dibagian belakang turbin angin, sehingga akan menghasilkan energi listrik. Energi Listrik ini biasanya akan disimpan kedalam baterai sebelum dapat dimanfaatkan.

Angin

Angin
Faktor yang mempengaruhi besarnya energi

listrik
Rotor (kincir) Kecepatan angin Jenis generator

Kriteria yang harus dipenuhi


Kecepatan angin Kestabilan angin

Angin
Keuntungan PLTB/A
Secara prinsip disebabkan karena sifatnya yang

terbarukan Dapat berkontribusi dalam ketahanan energi dunia di masa depan Merupakan sumber energi yang ramah lingkungan
Dampak terhadap lingkungan
Dampak Visual Derau Suara (derau frekuensi rendah) Masalah Ekologi

Proyek Oeledo (energi surya dan angin)


Pertama diperkenalkan oleh Guiseppe seorang

doktor dari perusahaan listrik Italia tahun 1995 Dibandingkan dengan pembangkit listrik tenaga angin saja maupun tenaga matahari saja, teknologi hibrida ini jelas lebih tinggi karena tak sepenuhnya bergantung pada matahari. Proyek Hybrid photovoltaic dan tenaga angin di Indonesia. Proyek tersebut dinamakan dengan "Proyek Oeledo" dimulai pada tahun 1997, dan selesai pada tahun 2000.

Proyek Oeledo (energi surya dan angin)


Sistem hibrid tersebut menyuplai 127 pelanggan

dengan listrik AC 220 Volt. Energi angin dan photovoltaik membangkitkan listrik yang disimpan dalam baterei dan disuplai ke konsumen selama 24 jam. Konsumsi energi angin diukur dan dibayar pada bulan dasar kepada Pengelola Listrik Desa (PLD), yang menyediakan dan memastikan pelayanan listrik yang layak kepada para pelanggan

Proyek Oeledo (energi surya dan angin)


Dengan adanya proyek ini, banyak keuntungan

yang didapatkan oleh masyarakat Oeledo dan negara, di antaranya:


Meningkatkan penerangan dan komunikasi Memperluas waktu produktif bagi masyarakat

Memperbaiki pendidikan dikarenakan adanya

perpanjangan waktu belajar sampai malam Memperbaiki akses informasi melalui TV dan radio Membuka kesempatan kerja baru dan usaha skala kecil Menciptakan kesadaran untuk menggunakan teknologi energi terbarukan.

Mekanisme kerja teknologi hibrid menggunakan konsep proyek Oeledo dalam aplikasi rumah tangga (inovasi)
Sistem gabungan (hybrid) yang digunakan adalah

dengan memanfaatkan kubah-putar masjid sebagai pengganti turbin angin yang digabung dengan solar cell untuk menghasilkan energi listrik. Instalasi system hibrid ini terdiri dari rangkaian solar cell, dynamo, regulator, dan inventer. Untuk mengubah energi angin menjadi energi listrik diperlukan alat pengubah yaitu turbin angin atau dalam hal ini digunakan kubah-putar masjid, dimana energi kinetik angin diubah menjadi energi mekanik.

Mekanisme kerja teknologi hibrid menggunakan konsep proyek Oeledo dalam aplikasi rumah tangga (inovasi)
Beberapa hal yang mempengaruhi daya sel surya

diantaranya: pengaruh penyinaran, pengaruh temperatur, pengaruh luas sel surya, pengaruh kepekaan spektrum, dan pengaruh umur sel surya. Hal tersebut pada akhirnya mempengaruhi efisiensi konversi energi sel surya Prinsip kerja dari dinamo (generator) adalah mengubah energi mekanis menjadi energi listrik untuk mengisi baterai. Kelistrikan pada dinamo dibangkitkan oleh rotor yang berputar dan memotong garis-garis medan magnet sehingga menimbulkan gaya gerak listrik. Listrik yang dihasikan dari dinamo maupun sel surya (solar cell) sebelum masuk ke baterai akan diatur oleh regulator.

Mekanisme kerja teknologi hibrid menggunakan konsep proyek Oeledo dalam aplikasi rumah tangga (inovasi)
Baterai merupakan penyimpan energi listrik dari

dinamo dan sel surya. Secara garis besar, cara kerja dari akumulator ini dibagi menjadi dua yaitu: proses pengosongan dan pengisisan.
Proses pengosongan baterai terjadi ketika baterai

memberikan arus, misalnya untuk menghidupkan lampu atau beban yang lain, maka terjadilah reaksi di dalam baterai. Reaksi ini mengakibatkan larutan asam sulfat semakin encer dan kutub-kutubnya akan menjadi semakin lemah, sehingga kutub-kutubnya akan menjadi sama yaitu menjadi PbSO4, dalam hal ini baterai disebut semakin kosong muatan. Sedangkan proses pengisian baterai yaitu pada waktu baterai telah dianggap kosong muatan, baterai dapat diisi lagi dengan mengalirkan arus searah (DC) yang dihasilkan dari dynamo DC dan dari sel surya.
Inventer merupakan alat yang digunakan untuk

mengubah energi listrik DC dari baterai menjadi listrik

Material disain model, penyusunan alat, dan simulasi perhitugan teknologi hibrid menggunakan konsep proyek Oeledo dalam aplikasi rumah tangga
Kubah-putar mempunyai energi kinetik pada massa

rotor,m dengan kecepatan V, adalah:

(1)

Torsi yang digunakan untuk memutar dinamo dapat

dirumuskan:
(2) dimana: T = Torsi, Nm F = Gaya yang terjadi, N r = Jari-jari pulley, m.

Material disain model, penyusunan alat, dan simulasi perhitugan teknologi hibrid menggunakan konsep proyek Oeledo dalam aplikasi rumah tangga
Kalor pancaran sinar matahari yang ditangkap sel surya didekati dengan persamaan: (3) dimana: q = Kalor pancaran, Watt = Konstanta Stefan-Bolzman = 5,669 10-8 W/m2.K2 A = Luas bidang sel surya, m2 T = Temperatur, oK Fe = Fungsi emisivitas zat perantara FG = Faktor geometri

Daya listrik yang ada disini diperoleh dari hasil kali antara arus dengan tegangan yang dihasilkan. (4) dimana: P = Daya listrik, Watt V = Tegangan listrik yang dihasilkan, volt I = Arus listrik yang dihasilkan, ampere

Material disain model, penyusunan alat, dan simulasi perhitugan teknologi hibrid menggunakan konsep proyek Oeledo dalam aplikasi rumah tangga

Material disain model, penyusunan alat, dan simulasi perhitugan teknologi hibrid menggunakan konsep proyek Oeledo dalam aplikasi rumah tangga
jumlah arus yang mensuplai baterai adalah: arus

rata-rata dari dinamo + arus rata-rata dari solar cell. Sedangkan tegangan yang masuk baterai setelah melalui regulator adalah 12 volt. Jadi daya yang masuk baterai adalah: arus yang mensuplai baterai dikali dengan tegangan baterai Setelah 9 jam pengisian baterai, maka arus yang masuk baterai: arus yang mensuplai baterai di kali dengan 9 jam. Sedangkan daya yang masuk baterai: daya setelah melalui regulator dikali dengan 9 jam.

Kelebihan dan kekurangan jika dibandingkan hanya menggunakan salah satu sumber energi surya atau angin
Kelebihan :

Ramah lingkungan Praktis digunakan pada wilayah pesisir pantai Tidak memerlukan perawatan khusus Teknologinya tidak rumit Disainnya dari bahan yang tidak mudah karatan (korosi) Mudah mengoperasikan

Kekurangan :
Butuh biaya yang cukup besar untuk pembelian dan

pelatihan operator teknis

Contoh alat rumah tangga yang mungkin didisain untuk dioperasikan dengan teknologi ini
Listrik dengan daya kecil seperti lampu. Karena

baterai yang digunakan hanyalah sebuah aki. Jika menggunakan baterai yang memiliki kapasitas penyimpanan yang besar maka akan dapat menyuplai banyak listrik di suatu rumah tapi juga didukung dengan besarnya panel surya dan kecepatan angin atau jumlah/ukuran kubah mesjid yang digunakan

Mengapa dan dalam situasi bagaimana teknologi hibrid ini dapat diandalkan

Krisis Listrik dan Bahan Bakar

Saran untuk mengoptimalkan penerapan teknologi hibrid di Indonesia


Memberikan kesadaran untuk pemerintah,

untuk membeli atau membangun pembangkit listrik tenaga hibrid - APBD untuk daerah Kalimantan Timur sebesar 13 triliyun untuk tahun 2012.

Sekian dan Terima Kasih


SANDI DHARMA SAPUTRA (No. Peserta: 2302059) JURUSAN FISIKA KONSENTRASI GEOFISIK GEOLOGI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS MULAWARMAN SAMARINDA