Anda di halaman 1dari 30

ENTOMOLOGI KEDOKTERAN

Lucky Resa Santoso 121 0211 036

Sarcoptes scabiei

Sarcoptes scabiei
kelas Arachnida arthropoda, subclass Acari, keluarga Sarcoptidae. tungau membuat liang ke dalam lapisan atas kulit tetapi tidak pernah di bawah stratum corneum

Ras lain tungau kudis dapat menyebabkan infestasi pada mamalia lain, seperti kucing domestik, anjing, babi, dan kuda.

Ras tungau ditemukan pada hewan.


Pada manusia dengan gatal sementara karena dermatitis, namun mereka tidak berkembang biak pada host manusia.

Siklus Hidup

Sarcoptes scabiei mengalami empat tahap

dalam siklus hidupnya: telur, larva, nimfa dan dewasa. Betina menyimpan 2-3 butir per hari saat mereka bersembunyi di bawah kulit

Penularan terjadi terutama kontak langsung

kulit-ke-kulit. Kadang-kadang penularan dapat terjadi melalui fomites (misalnya, tempat tidur atau pakaian).

Pada manusia kudis tungau sering ditemukan di


antara jari-jari dan pergelangan tangan.

Epidemiologi Tungau didistribusikan di seluruh dunia, mempengaruhi semua ras dan kelas sosial ekonomi di semua iklim.

Diagnosa
Kebanyakan kutu kudis yang dibuat berdasarkan penampilan dan distribusi ruam dan kehadiran liang. Dilakukan dengan mengisolasi tungau, ova atau feses dalam menggores kulit. Mengorek harus dilakukan pada liang, terutama pada tangan antara jari dan lipatan pergelangan tangan. Atau, tungau dapat diekstraksi dari liang dengan lembut menusuk membuka liang dengan jarum dan bekerja ke arah ujung mana tungau hidup. Tungau diekstrak kemudian dapat diidentifikasi dengan mikroskop.

Pediculus humanus

Pediculus humanus capitis

kutu kepala, adalah serangga dari

Psocodea dan merupakan ektoparasit yang hanya adadalah manusia. Kutu ini memakan darah beberapa kali sehari dan berada dekat dengan kulit kepala untuk mempertahankan suhu tubuh.

Siklus Hidup

Epidemiologi

sangat umum dan didistribusikan di seluruh


dunia. Anak TK dan SD-usia, 3 sampai 11 tahun yang dipenuhi paling sering. Wanita lebih sering daripada laki-laki, mungkin karena lebih sering kontak kepala.

Di Amerika Serikat, Afrika-Amerika

terhitung jarang. Hal ini diyakini karena preferensi kutu Amerika untuk bentuk dan lebar batang rambut dari ras lain.

Aedes aegypti

Merupakan vektor dari virus dengue Mempunyai ukuran lebih kecil dibandingkan
dengan nyamuk rumah.

Mempunyai warna dasar hitam dengan


bintik putih terutama pada kaki.

Perindukan pada air bersih yang

berdekatan dengan pemukiman penduduk, biasanya tidak melibihi 500 meter dari rumah.

Aedes Aegypti

Morfologi

Daur Hidup

Epidemiologi

Tersebar luas di seluruh Indonesia. Ditemukan terutama di kota-kota padat


penduduk, dan juga ditemukan di pedesaan.

Daftar Pustaka http://www.dpd.cdc.gov/dpdx/HTML/Scabi es.htm http://www.dpd.cdc.gov/dpdx/HTML/Head Lice.htm Parasitologi UI Edisi Keempat

Terimakasih