Anda di halaman 1dari 7

Judul: Ibuku ingin dibuatkn gigi tiruan permanen Skenario 7 Pasien wanita usia 50 tahun datang ke RSGM ingin

dibuatkan gigi tiruan permanen yang tertanam di tulang pada rahang atas kiri, karena gigi tiruan sebelumnya dikira kurang nyaman. Riwayat pencabutan gigi tersebut sekitar 2 tahun yang lalu. Pemeriksaan ekstraoral: dalam batas normal. Pemeriksaan intraoral: gigi 16, 25, 46, tidak ada; ginggiva normal; keterbatasan tulang alveolar sedikit mengecil di area kehilangan gigi 25. Karena didapatkan suatu keadaan yang dirasakan kurang, maka dokter gigi tersebut harus melakukan tindakan awal pre-implant.

Step 1 1. Pre-implant Tindakan yang dilakukan sebelum proses pemasangan gigi implant 2. Implant Salah satu cara untuk menyatukan gigi yang hilang untuk memperbaiki estetik dan kenyamanan yang ideal Suatu komponen atau obyek yang di insersikan suatu tubuh untuk tujuan terapi ataupun prostetik, serta estetik, diasnogtik dan eksperimental

Step 2 1. Tujuan pemasangan implant? 2. Indikasi dan kontra indikasi implant? 3. Apa klasifikasi dari implant? 4. Syarat bahan implant? 5. Prinsip implant? 6. Bagaimana implant dikatakan berhasil? 7. Apa saja tindakan pre-implant? 8. Apa keuntungn dan kerugian implant dibandingkan gigi lepasan? 9. Pemeriksaan sebelum implant? 10. Tahapan dilakukan implant?

11. Komplikasi penggunaan implant? 12. Kenapa pada area 25 mengalami pengecilan tulang alveolar? 13. Bagaimana tindakan pada area gigi 25 yg mngalami pengecilan tulang? 14. Apakah ada hubungan lama pencabutan dengan pemasangan implant? 15. Kondisi sistemik pasien yg mnyebbkan kegagalan implant seperti apa? Apa penyebbnya?

Step 3 1. Tujuan pemasangan implant? Untuk stabilisasi pengunyahan Estetik pada gigi anterior Untuk terapi psikologis pada pasien Menjaga tinggi tulang alveolar Meningkatkan retensi dari gigi tiruan, biasanya gigi tiruan sebagian lepasan diperlukan retensi Untuk perlindungan gigi tetangga untuk mencegah pergerakan gigi sekitarnya perkembangan rasa percaya diri pada seseorang Sebagai akar pengganti pada gigi tiruan atau jembatan

2. Indikasi dan kontra indikasi implant? Indikasi Pasien dengan OH baik Pasien jika memakai GT tidak bisa, reflek koordinasi rongga mulut muntah Pasien dengan memiliki ketebalan tulang yang cukup Kesehatan mulut baik: tidak mempunyai kelainan penyakit periodontal Pasien menolak dalam pemasangan gigi tiruan cekat. Pada pemasangan gigi tiruan cekat grinding Agenisis pasien dengan tidak mempunyai benih gigi

Sebagai penyangga distal gigi yang berujung bebas

Kontraindikasi: OH buruk Kebiasaan buruk (bruxisme, perokok, minum alkohol). Perokok peminum alcohol berat: pemasangan implant mengebur tulang, mempengaruhi penyembuhan luka lama Pasien yg mmpunyai penyakit sistemik yg tdk terkontrol Hipersensitif dari bahan material implant Dibawah 16 tahun karena pada masa tumbuh kembang tulang

3. Apa klasifikasi dari implant? a. Berdasarkan desain Intramukosal Endosteal Subperiosteal transosteal b. Mekanisme perlekatan osteointregarasi fibrointregasi c. Secara makroskopis Silinder Hallow Thread Plateu Perforated solid d. Klasifikasi berdasarkan permukaan implant

smooth tekstur machined

e. Berdasarkan material implant metallic implant: titanium keramik polimer berdasarkan perawatan li paul

4. Syarat bahan implant? Biokompatible bahannya dapat diterima oleh tubuh, tidak toksik Cukup kuat menahan beban pengunyahan Retensi cukup kuat menahan korosi dan bahan termal Ckup elastic dan hampir sama dengan jaringan sekitarnya Ckup kuat dalam penggunaan yang lama berfungsi bersama dengan restorasi protesa Dapat diterima di jaringan tubuh

5. Faktor yang mempengaruhi keberhasilan implant Ketrampilan dan keahlian dokter mempengaruhi keberhasilan Dari anatomi tulang Karakteristik permukaan bahan material

6. Bagaimana implant dikatakan berhasil? Jika osteointergrasi dari logam ke tulang terbentuk. Antara penyatuan material dan jaringan sekitar menyatu Pada pemeriksaan klinis tdk ditemukan peradangan

Pada radiografi tidak terdapat radiolusen pada tulang dan implannnya

7. Pemeriksaan sebelum implant? Rontgen panoramic untuk melihat ketebalan antara tulang dan sinus Pemeriksaan subyektif: anamnesa, dan kesehatan umum pasien Obyektif:Intra oral, EO 8. Apa saja tindakan pre-implant? 9. Apa keuntungan dan kerugian implant dibandingkan gigi lepasan? Keuntungan Kerugian: relative mahal Menyerupai gigi aslinya Mengembangkan rasa percaya diri Mempertahankan struktur gigi disebelahnya Tingkat keberhasilannya implant dlm jangka waktu lama masih baik Mempertahankan keutuhan proc. alveolaris Anterior: penambahan tulang dengan tehnik sinus lift apabila didapatkan ketebalan tulang yang kurang dan penambahan bone graft

10. Tahapan dilakukan implant? Dilakukan dental implant surgery/pembedahan pembukaan tulang Restorasi implant/ pemasukan material implant Ditunggu selama 3 bulan untuk mengetahui adaptasi tulng dengan jar. Sekitar Pemasangan mahkota setelah 3 bulan

11. Komplikasi penggunaan implant? Dapat terjadi perdarah

Perforasi antrum , sebelum dilakukan im,plan harus rontgen untuk mengetahui jarak antara tulang dgn sinus untuk mencegah terjadinya perforasi antrum Ada 2: 1. Intraoperatif: perdarahan, adanya benda asing berpengaruh kegagalan pemasangan implant (pembengkaan, trauma syaraf, hemoragi, kerusakan pada gigi tetangga) 2. Postoperatif: komplikasi awal (pembengkakan, hemorage, perdarahan post operatif, kerusakan syaraf), dan akhir (implant longgar, infeksi, degradasi tulang, kerusakan syaraf sekunder, fraktur implant)

12. Kenapa pada area 25 mengalami pengecilan tulang alveolar? Dikarenakan region kanan kehilangan gigi atas dan bawah kanan pasien dicurigai mengunyah disebelah kiri tekanan makann menyebabkan resorbsi tulang lebih cepat gigi 25 mengalami pengecilan tulang 13. Bagaimana tindakan pada area gigi 25 yg mngalami pengecilan tulang? Penambahan bone graft dan dilakukan alveoplasti

14. Apakah ada hubungan lama pencabutan dengan pemasangan implant? Hubungannya dengan resorbsi tulang alveolar. Semakin lama resorbsi semakin banyak ketebalan tulang alveolar yang dibutuhkan semakin banyak Hubungan lama pencabutan terlalu lama gigi sebelahnya migrasi, sehingga daerah yang akan dilakukan implant kurang 15. Kondisi sistemik pasien yg mnyebbkan kegagalan implant seperti apa? Apa penyebbnya? DM proses penyembuhan luka lama, sehingga berpengaruhi pada keberhasilan pemasangan implant HIVpenurunan imun sehingga menghambat mempengaruhi infeksi proses penyembuhan dan

Step 4 Mapping