Anda di halaman 1dari 4

LK

LK - Anatomi Kemiskinan - 1
Pertanyaan dan tugas yang terkait dengan Diskusi Anatomi Kemiskinan

Peserta mengelompokkan diri ke dalam 10 kelompok kecil, dimana tiap kelompok bebas untuk mengatur kursi dan lingkaran diskusinya sehingga nyaman dan bersuasana santai dan terbuka. Tugas kepada setiap kelompok kecil dalam waktu 20 menit, untuk mendiskusikan topik-topik bahasan sebagai berikut : Apakah yang menyebabkan seseorang menjadi miskin? Bagaimanakah cara-cara mengatasi kemiskinan ? Gunakan metoda Diskusi Partisipatif Terpadu (DPT) dan gunakan LK Anatomi Kemiskinan 1

T2 - Anatomi Kemiskinan

LK
METODA DISKUSI PARTISIPATIF TERPADU (DPT)
Catatan : Dalam pengembangan metoda diskusi ini (DPT) sangat diinspirasi oleh metoda diskusi yang telah dikembangkan terlebih dahulu oleh Prof Kawakita Jiro di Jepang. APAKAH DPT DPT adalah singkatan dari Diskusi Partisipatif Terpadu. Merupakan suatu metoda diskusi yang melibatkan semua peserta secara aktif dan terpadu. Metoda ini memberikan jaminan akan bagi semua peserta diskusi bahwa pendapatnya atau gagasannya akan diakomodasi oleh kelompok diskusi secara adil dan demokratik. MENGAPA DPT Dalam diskusi kelompok seringkali terjadi hambatan psikologik oleh sebab adanya perbedaan pendidikan, kedudukan sosial, dsb antara peserta diskusi, atau adanya peserta yang ingin mendominansi diskusi sehingga pengkayaan gagasan dari berbagai unsur peserta diskusi tidak terjadi. Melalui metoda DPT ini maka hambatan psikologik tersebut tidak terjadi oleh sebab tiap peserta diwajibkan menuliskan terlebih dahulu gagasan masingmasing sebelum diskusi dan upaya dominansi tersebut juga tidak mungkin dilakukan karena semua pihak telah mengkontribusikan gagasan masing-masing. BAGAIMANA MELAKSANAKAN DPT Untuk melakukan DPT maka peserta dibagi dalam beberapa kelompok diskusi yang terdiri antara 5 orang. Tiap kelompok memilih koordinator masing-masing. Kemudian tiap kelompok akan melakukan diskusi dengan dibimbing oleh satu/beberapa pertanyaan diskusi. Pada umumnya DPT dimulai dengan sebuah pertanyaan mengenai suatu subyek yang ingin dibahas. Misalnya : Mengapa orang miskin tetap miskin ? atau Apakah faktor-faktor yang menyebabkan kemiskinan ?, dsb. Selanjutnya dilakukan langkah-langkah sebagai berikut ini. Langkah 1 : Eksplorasi Gagasan Pada tahap ini tiap peserta diskusi tanpa berbicara mencoba menjawab pertanyaan tersebut dalam kurun waktu yang telah ditetapkan dengan menuliskannya di atas kartu (kerta polio yang dibagi 8) yang telah disiapkan oleh panitia dengan aturan sebagai berikut : Satu jawaban harus hanya mengandung satu gagasan, misalnya bodoh dan bukan bodoh dan malas. Tiap kartu hanya untuk satu jawaban/satu gagasan Tiap peserta harus menulis sebanyak-banyaknya jawaban dengan mengunakan banyak kartu.

T2 - Anatomi Kemiskinan

LK
Langkah 2 : Menstrukturkan Gagasan Setelah waktu yang ditetapkan selesai semua jawaban dikumpulkan oleh koordinator kelompok dan kemudian distrukturkan dengan cara klasterisasi gagasan-gagasan sejenis. Jadi tiap jawaban dibandingkan satu terhadap yang lain apakah mengandung gagasan sejenis. Bila ya maka dimasukkan dalam satu kelompok atau klaster. Perlu diperhatikan yang didiskusikan adalah gagasan yang terkandung terlepas dari penyebabnya. Langkah 3 : Sintesis Setelah seluruh klasterisasi selesai maka langkah selanjutnya adalah mensintesiskan tiap klaster tersebut menjadi satu kesimpulan. Kesimpulan ini kemudian menjadi judul dari tiap klaster. Misalnya malas, kinerja rendah, kurang rajin, cepat bosan, kurang semangat, kurang ulet disimpulkan sebagai etos kerja rendah. Kemudian kelompok masih harus mendiskusikan hubungan sebab akibat dari tiap jawaban tersebut di atas sehingga diperoleh struktur gagasan tersebut berupa pohon permasalahan Langkah 4 : Kesimpulan Pada tahap ini kelompok diskusi : Menyimpulkan jawaban dari pertanyaan tersebut di atas untuk disajikan kepada kelompok yang lain dalam suatu diskusi kelas/pleno. Mendiskusikan dan menyimpulkan akar permasalahannya

T2 - Anatomi Kemiskinan

LK
LK - Anatomi Kemiskinan - 2
Pertanyaan dan tugas yang terkait dengan : Diskusi Akar Persoalan Kemiskinan dan Penanggulangannya Peserta dibagi menjadi beberapa kelompok terdiri dari 8 s/d 9 orang dan tiap kelompok harus mendiskusikan : 1) Apakah akar persoalan kemiskinan ? Coba diskusikan apakah akar persoalan kemiskinan tersebut dengan cara selalu mengajukan bertanya kritis mengapa ? Misalnya mengapa penghasilan kecil ? Karena sebagai supir becak memang kurang memberikan penghasilan yang tinggi. Mengapa tidak cari pekerjaan lain ? Tidak ada keterampilan dan lapangan pekerjaan memang sulit. Mengapa tdk memiliki keterampilan dan mengapa lapangan kerja sulit ?. Tidak sekolah dan kebijakan pemerintah kurang memprioritaskan pengembangan lapangan kerja, dsb Setelah akar persoalan ketemu kemudian pertanyaan selanjutnya adalah ; 2) Apakah intervensi yang paling strtegik dalam menyelesaikan persoalan kemiskinan tersebut ? Coba diskusikan intervensi yangt paling strategik dalam menyelesiakan persoalan kemiskinan yang dihadapi oleh sebagian warga masyarakat.

T2 - Anatomi Kemiskinan