Anda di halaman 1dari 5

POTENSI KELURAHAN

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2001, Kota Cimahi memiliki luas wilayah 4.025,73 hektar yang secara administrasi terdiri dari 3 Kecamatan dan 15 Kelurahan. 1. Kelurahan Karang Mekar Luas wilayah : 131,10 ha Jumlah penduduk : 18.004 jiwa Terdapat 131 usaha perdagangan dan jasa, 3 buah pasar swalayan dan 2 unit pasar tradisional. Peluang Investasi : Revitalisasi kawasan perdagangan. Pembangunan gedung parkir untuk mengurangi dampak kemacetan di sekitar kawasan perdagangan. 2. Kelurahan Setia Manah Luas wilayah : 137 ha Jumlah penduduk : 25.594 jiwa Kegiatan perdagangan di dominasi oleh perdagangan dan jasa 97 unit, 1 unit pasar tradisional yaitu Pasar Antri, dan Mall Cimahi. Peluang Investasi : Revitalisasi kawasan perdagangan. Pembangunan gedung parkir untuk mengurangi dampak kemacetan di sekitar kawasan perdagangan. Pembangunan taman hiburan. 3. Kelurahan Cimahi Luas wilayah : 84 ha Jumla penduduk : 11.696 jiwa Kegiatan Perdagangan didominasi pertokoan sejumlah 35 buah, sebuah pasar tradisional yaitu Pasar Atas dan 1 buah toko swalayan Ramayana. Kegiatan jasa terdapat 30 unit, terdiri dari jasa perbankan yaitu bank-bank pemerintah maupun swasta, jasa perbengkelan kendaraan, jasa periklanan, jasa rental komputer fotocopy dan lain-lain. Peluang Investasi :

Revitalisasi kawasan perdagangan, terutama penataan Pasar Atas. Pengembangan pusat perdagangan elektronik. Pembangunan ruko di jalan Babakan. Pembangunan gedung parkir.

4. Kelurahan Cibeber Luas wilayah : 332,59 ha Jumlah penduduk : 20.351 jiwa Kegiatan ekonomi didominasi oleh usaha perdagangan 75 unit. Terdapat lahan kosong sekitar 52 ha. Peluang Investasi : Pengembangan pemanfaatan potensi air yang ada Pengembangan agroindustri dan agribisnis. Pengembangan sentra pembibitan. Pembentukan pusat informasi bisnis dan penciptaan pasar. 5. Kelurahan Leuwigajah Luas wilayah : 393,40 ha Jumlah penduduk : 40.238 jiwa Kawasan ini memiliki lahan kosong yang cukup luas 45 ha. Peluang Investasi : Pembentukan sentra pengolahan pasir menjadi bahan bangunan. Penyuluhan dan pelatihan guna meningkatkan sumberdaya manusia. Peningkatan kualitas hasil produksi agar dapat bersaing dengan produk wilayah lainnya. Penataan dan pemeliharaan lingkungan di sekitar lokasi tambang. 6. Kelurahan Utama Luas wilayah : 380,20 Jumlah enduduk : 37.611 jiwa Industri berjumlah 80 industri diantaranya industri tekstil, industri logam dan Industri lain-lainnya. Peluang Investasi : Pengembangan rumah susun sewa untuk menampung pekerja industri, serta memecahkan masalah kekumuhan yang terjadi. Penataan dan revitalisasi zona industri. Perbaikan sarana penunjang kegiatan industri.

Pembuatan dan pengelolaan IPAL terpadu.

7. Kelurahan Baros Luas wilayah : 225 ha Jumlah penduduk : 23.439 jiwa Terdapat 3 industri besar : PT. Tristek ( tekstil ) PT Sanbe ( farmasi ) PT Pionir ( beton ) Home Industri dan industri kecil terdapat 18 unit di Kelurahan Peluang Investasi : Pengembangan frontage pada pintu masuk dan keluar Tol Baros untuk memperkuat image Kota Cimahi. Membuat terminal antar kota untk mempermudah kelancaran penumpang atau barang yang keluar dan masuk Kota Cimahi.

Baros.

8. Kelurahan Padasuka Luas wilayah : 198 ha Jumlah penduduk : 37.514 jiwa Satu industri besar yaitu PT Bima yang memproduksi alumunium. Industri sedang terdapat 10 unit, industri kecil 20 unit dan home industri 7 unit. Penggunaan lahan sebagian besar digunakan untuk pemukiman seluas 80 ha atau sekitar 60 % dari luas kelurahan. Peluang Investasi : Pengembangan taman hiburan untuk melayani pemukiman yang ada maupun untuk pelayanan skala Kota Cimahi dan sekitarnya. Perbaikan dan peningkatan sarana dan prasarana kota khususnya untuk mendukung pemukiman. Pengembangan dan pelatihan manajemen untuk industri kecil dan menengah. 9. Kelurahan Cipageran Luas wilayah : 594,32 ha Jumlah penduduk : 38.754 jiwa

Satu industri skala besar yaitu PT Andiri bergerak di kerajinan rotan. Industri sedang berjumlah satu., industri kecil 28 unit sisanya home industri penghasil makanan kecil musiman berjumlah 15 unit. Kondisi fisik kelurahan di Utara yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Lembang memiliki topografi bergelombang yang menjadi limitasi pembangunan. Sektor yang berkembang pada pertanian sayur-sayuran dan buah-buahan, luas lahan yang digunakan seluas 410 ha. Peluang Investasi : Pengembangan sentra buah-buahan dan sayuran. Pengembangan pembibitan untuk mendukung sentra tersebut. Pengembangan pusat informasi bisnis untuk mendukung agribisnis dan agroindustri.

10. Kelurahan Citeureup Luas wilayah : 323,54 ha Jumlah penduduk : 31926 jiwa Industri yang berkembang adalah industri makanan yang berjumlah 13 unit industri kecil. Selain itu berkembang industri kerajinan berupa boneka, cinderamata dari limbah kayu dan kaleng, knalpot motor, kaos kaki, serta rotan berjumlah 9 unit, serta industri kecil berjumlah 12 unit. Selain dari itu pengembangan bunga anggrek yang sudah terbentuk kelompok taninya walaupun untuk pembibitan masih didatangkan dari luar Kota Cimahi. Sektor pariwisata, seni dan olah raga menjadi salah satu daya tarik daerah ini melalui 5 unit kolam renang yang ada di kelurahan ini. Peluang Investasi : Pembangunan gedung serbaguna untuk mendukung kegiatan seni dan Olah Raga. Pelatihan Pembibitan dan budidaya anggrek serta peningkatan kualitasnya. Pelatihan manajemen dan pemasaran hasil industri dan agribisnis. 11. Kelurahan Pasirkaliki Luas wilayah : 1.332,29 ha Jumlah penduduk : 19.022 jiwa Industri yang berkembang adalah industri makanan dan minuman dalam bentuk industri kecil menengah dan home industri berjumlah 10 unit. Sekitar 99,5 ha atau sekitar 78% dari luas kelurahan merupakan lahan yang dimanfaatkan sebagai perumahan. Usaha laiinya warung, bengkel, salon, depot air minum, rental mobil, laundry, dealer motor serta jasa pengiriman barang. Peluang Investasi :

Pelatihan manajemen dan pemasaran untuk industri kecil dan menengah, termasuk home industri. Pembuatan taman hiburan yang melayani lingkungan perumahan. Pembangunan pasar untuk melayani skala lokal. Perbaikan sarana dan prasarana perumahan.

12. Kelurahan Cibeureum Luas wilayah : 274,71 ha Jumah penduduk : 63.127 jiwa Perkembangan di bidang perdagangan, industri dan hunian, baik pribadi maupun sewa, yang mendorong bertambahnya pendatang Peluang Investasi : Revitalisasi kawasan perdagangan di sepanjang koridor jalan raya Cibeureum. Penataan kawasan pemukiman, dengan cara membangun rusunawa untuk pekerjaan pabrik. 15. Kelurahan Melong Luas wilayah : 313,06 Jumlah penduduk : 62.701 jiwa Potensi yang dikembangkan tekstil dan sepatu, saat ini terdapat 34 Kelurahan melong. unit industri kecil di

Peluang investasi : Pembentukan sentra industri tekstil dan sepatu Pelatihan manajemen dan pemasaran industri tekstil dan sepatu Penataan pemukiman dan kampong Penataan dan revitalisasi zona industri