Anda di halaman 1dari 2

KASUS NONMALEFICENCE

Ny.Rara 21tahun dengan kasus PATAH TULANG datang kerumah Sakit Ny. Rara berumur 21tahun, seorang muslimin yang menggunakan Jilbab. Dia datang ke Rumah Sakit dengan Kasus Patah Tulang kemudian Dr.Reza memberitahukan kepada Ny.Rara untuk segera di Operasi, agar cepat dapat ditangani. Karena kalau dalam 6jam tidak dioperasi maka akan susah buat kembali seperti semula. Ny. Rara pun menyetujui tindakan lebih lanjut dari Dr.Reza tapi setelah Ny.Rara mengetahui bahwa selama opersi berlangsung Ny.Rara harus berpakaian oprasi yang sudah ditentukan oleh piha Rumah Sakit tetapi Ny.Rara menolak, dia meminta pakaian oprasi yang tertutup sesuai dengan Agama dan kesehariannya dengan memakai jilbab oleh karena itu Ny.Rara meminta pakaian yang tertutup, kemudian Dr.Reza menjelaskan serta membujuk Ny.Rara bahwa oprasi ini harus segera ditangani dan kalau harus menunggu pakaian oprasi yang sesuai keinginan Ny.Rara maka akan memerlukan waktu yang lama, kemudian setelah mendapatkan penjelasan dari Dr.Reza akhirnya Ny.Rara menyetujui memakai Pakaian Oprasi yang tersedia Oleh Rumah Sakit. Selanjutnya Para Media menyediakan Perlengkapan/alat-alat untuk operasi dan menyiapkan Ny.Rara di Bed yang tersedia.Operasi dimulai, sebelumnya tourniquet di pangkal paha mulai dipasang dan dikencangkan.Pemasangan tourniquet berlangsung saat Rara mulai tidak sadar karena pengaruh anestesi. Sehingga paramedis lebih leluasa memasang tourniquet tanpa hambatan psikologis dari Rara. Karena kebanyakan paramedis serta dokter bedah dan anestesi juga laki-laki. Reposisi dengan pemasangan pen telah dilakukan dengan sempurna, kondisi fisik stabil dan segera Rara di pindahkan ke ruang recovery pasca pembedahan. Beberapa saat kemudian Rara dipindah menuju bangsal. Sementara Rara terus mengeluh nyeri di seluruh tungkai dan kaki kanannya. Dr.Reza telah mendapat keluhan itu secara langsung dari Ny.Rara. Ga pa pa Rara, biasa itu, namanya tulang yang patah kemudian dipasang pen, terus timbul nyeri itu biasa. Nanti diberikan obat anti nyeri. Biar berkurang rasa nyerinya. Kata dokter Reza menenangkan.Tapi dokter, ini nyerinya seluruh kaki, tidak di bagian yang dioperasi saja, bahkan mulai ada rasa kesemutannya sergah Dona yang menyeringai menahan rasa sakit.Nanti dikasih obat anti nyeri, insya Allah bisa mengurangi kata dokter Reza. Pagi hari jam 06.00, perawat mendapatkan laporan dari keluiarga bahwa seluruh tungkai kanan atas dan bawah hingga kakinya berwarna biru. Perawat jaga yang

berjenis kelamin pria ini, segera merespons.kali ini tanpa meminta persetujuan Ny.Rara, menyingkap jubah panjang yang menutupi tungkai bagian atas dan bawah, hingga terlihat jelas paha Ny.Rara. Akhirnya orang tua Rara mengadukan kasus yang dialami anaknya ini kepada direktur rumah sakit dengan marah-marah dan mengancam bila anaknya tidak pulih akan diadukan ke pengadilan. Sementara dokter reza melakukan visite dengan sembunyi-sembunyi saat orang tua Rara tidak ada (saat itu mereka masih menghadap direktur). Maafkan saya Rara, seharusnya saya kemarin tidak sungkan untuk menyingkap jubah Andabiar jelas mengetahui penyebab nyeri yang Anda alami. Kata dokter RezaLha terus pertanggung jawaban Anda apa? bentak Rara .Saya hanya bisa berharap, semoga kelumpuhan akibat tourniquet ini hanya sementara..mengenai biaya perawatan Anda sampai kelumpuhan kaki anda pulih biar saya yang menanggung. Biar dipotong gaji saya. Kata dokter Reza. Pihak manajemen rumah sakit sangat intens sekali menjalin komunikasi, termasuk menggratiskan biaya operasi dan rawat inap. Mereka sangat berharap kasus ini tidak sampai keluar, apalagi tercium oleh wartawan.