P. 1
TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA

TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA

|Views: 19|Likes:
Dipublikasikan oleh Antama Sutanto

More info:

Published by: Antama Sutanto on Jun 06, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/20/2013

pdf

text

original

TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA 1. Pasangan Yang Baru Menikah.

Menciptakan/membina Hubungan Yang Hamonis/saling Menguntungkan Belajar Saling Menyesuaikan Diri Dan Mulai Kegiatan-kegiatan Rutin Secara Bersama Membina Hubungan Yang Baik Dengan Keluarga Pasangannya. Pasangan Mulai Merencanakan Kapan Mereka Memengiginkan Anak ? Kontasepsi Apa Yang Akan Mereka Pilih? Mencari Informasi Tentang Family Planning 2. Keluarga Dengan Kelahiran Anak Pertama Sampai Umur 30 Bulan. Adaptasi Menjadi Orang Tua, Memenuhi Kebutuhan Bayi/anak. Peran Sebagai Suami Istri Sebagai Ayah Dan Ibu. Memenuhi Kebutuhan Anggota Keluarga Baru. Mempelajari Dan Menerima Pertumbuhan Dan Perkembangan Anak. 3. Keluarga Dimana Anak Pertama Usia Pra-sekolah MengasuhAnak Menyediakan Kebutuhan Anak Persiapan Kelahiran Anak Berikutnya. 4. Keluarga Dengan Anak Usia Sekolah Sosialisasi Anak Mendorong Anak Mencapai Prestasi Disekolah Memelihara Hubungan Perkawinan Yang Harmonis. Menjalin Kembali Hubungan Perkawinan

5. Keluarga Dengan Anak Pertama Usia Remaja Menjaga Keseimbangan Tanggungjawab Dan Kebebasan Bagi Remaja Konflik Antara Orang Tua Dan Remaja (Generation Gap) 6. Keluarga Dengan Anak Usia Dewasa Muda Melepaskan Anak Untuk Membina Perkawinan Orang Tua Membantu Anaknya Untuk Tidak Tergantung Menerima Anggota Keluarga Baru Menghargai Nilai/sikap Bapak Mencapai Puncak Karir Lebih Banyak Menghabiskan Waktunya Dengan Pekerjaan. 7. Orang Tua Dengan Usia Pertengahan Menjalin Kembali Hubungan Perkawinan Membina Hubungan Dengan Generasi Baru 8. Keluarga Usia Tua Penyesuaian Terhadap Pensiun Penghasilan Yang Berkurang Hidup Sendiri Salah Satu Pasangan Meninggal (Santun & Dermawan, 2008)

Eye (respon membuka mata) : (4) : spontan (3) : dengan rangsang suara (suruh pasien membuka mata). (2) : dengan rangsang nyeri (berikan rangsangan nyeri, misalnya menekan kuku jari) (1) : tidak ada respon

Verbal (respon verbal) : (5) : orientasi baik (4) : bingung, berbicara mengacau ( sering bertanya berulang-ulang ) disorientasi tempat dan waktu. (3) : kata-kata saja (berbicara tidak jelas, tapi kata-kata masih jelas, namun tidak dalam satu kalimat. Misalnya “aduh…, bapak…”) (2) : suara tanpa arti (mengerang) (1) : tidak ada respon

Motor (respon motorik) : (6) : mengikuti perintah (5) : melokalisir nyeri (menjangkau & menjauhkan stimulus saat diberi rangsang nyeri) (4) : withdraws (menghindar / menarik extremitas atau tubuh menjauhi stimulus saat diberi rangsang nyeri) (3) : flexi abnormal (tangan satu atau keduanya posisi kaku diatas dada & kaki extensi saat diberi rangsang nyeri). (2) : extensi abnormal (tangan satu atau keduanya extensi di sisi tubuh, dengan jari mengepal & kaki extensi saat diberi rangsang nyeri). (1) : tidak ada respon

1. Compos Mentis (conscious), yaitu kesadaran normal, sadar sepenuhnya, dapat menjawab semua pertanyaan tentang keadaan sekelilingnya.. 2. Apatis, yaitu keadaan kesadaran yang segan untuk berhubungan dengan sekitarnya, sikapnya acuh tak acuh. 3. Delirium, yaitu gelisah, disorientasi (orang, tempat, waktu), memberontak, berteriak-teriak, berhalusinasi, kadang berhayal. 4. Somnolen (Obtundasi, Letargi), yaitu kesadaran menurun, respon psikomotor yang lambat, mudah tertidur, namun kesadaran dapat pulih bila dirangsang (mudah dibangunkan) tetapi jatuh tertidur lagi, mampu memberi jawaban verbal. 5. Stupor (soporo koma), yaitu keadaan seperti tertidur lelap, tetapi ada respon terhadap nyeri. 6. Coma (comatose), yaitu tidak bisa dibangunkan, tidak ada respon terhadap rangsangan apapun (tidak ada respon kornea maupun reflek muntah, mungkin juga tidak ada respon pupil terhadap cahaya)

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->