Anda di halaman 1dari 16

5

STANDAR 2
TATA PAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN, DAN PENJAMINAN MUTU

2.1 Sistem Tata Pamong


Sistem tata pamong berjalan secara efektif melalui mekanisme yang disepakati bersama, serta dapat memelihara dan mengakomodasi semua unsur, fungsi, dan peran dalam program studi. Tata pamong didukung dengan budaya organisasi yang dicerminkan dengan tegaknya aturan, etika dosen, etika mahasiswa, etika karyawan, sistem penghargaan dan sanksi serta pedoman dan prosedur pelayanan (administrasi, perpustakaan, laboratorium, dan studio). Sistem tata pamong (input, proses, output dan outcome serta lingkungan eksternal yang menjamin terlaksananya tata pamong yang baik) harus diformulasikan, disosialisasikan, dilaksanakan, dipantau dan dievaluasi dengan peraturan dan prosedur yang jelas.

Sistem dan pelaksanaan tata pamong di PS-PBSI FKIP Unila untuk membangun sistem tata pamong yang kredibel, transparan, akuntabel, bertanggung jawab dan adil.

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unila telah membangun sistem tata pamong yang kredibel, transparan, akuntabel, bertanggung jawab dan menerapkan prinsip-prinsip keadilan. Kredibel Sistem tata pamong yang kredibel tercermin dari pemenuhan standar kualifikasi tenaga dosen, staf administrasi/karyawan yang sesuai dengan kemampuan visionernya untuk mendukung ketercapaian visi, misi dan tujuan fakultas. Transparan Tata pamong yang transparan tercermin dari keterbukaan dalam mengelola keuangan dan menjalankan program-program, baik sedang dijalankan. yang akan maupun

Borang Akreditasi PS-PBSI FKIP Universitas Lampung Tahun 2013

Akuntabel Tata pamong yang akuntabel tercermin dari pertanggungjawaban semua program yang telah dijalankan dalam bentuk pelaporan dan dokumentasi secara akurat.

Bertanggung jawab Tata pamong yang bertanggung jawab tercermin dari kemampuan dalam menjalankan program yang telah dibebankan serta konsekuensinya dalam pengambilan keputusan. Adil Tata pamong yang memenuhi prinsip-prinsip keadilan, antara lain tercermin pada penempatan seseorang yang sesuai dengan kompetensi yang dimilikinya serta menerima haknya sesuai dengan beban tugas yang dijalankan. Kepemimpinan di tingkat jurusan/program studi diseleksi melalui proses pemilihan langsung secara demokratis dalam rapat dosen jurusan/program studi sesuai dengan Statuta dan Pedoman Akademik Unila dengan tidak membedakan suku, jenis kelamin, dan agama. Mekanisme lain ditentukan melalui rapat pimpinan fakultas, seperti penugasan ketua dan sekretaris PLT, dan ketua-ketua laboratorium. Tugas pokok dari setiap pengampu (dekan, pembantu dekan, ketua jurusan/sekretaris jurusan, ketua program studi, ketua/sekretaris PLT, dan ketua laboratorium) mengikuti Statuta Unila dan Peraturan Pemerintah No. 60 dan No. 61 tahun 1999. Dalam melaksanakan tugasnya, dekan dibantu oleh 3 pembantu dekan yaitu (1) pembantu bidang akademik, (2) pembantu bidang administrasi umum dan keuangan, (3) pembantu bidang kemahasiswaan. Dalam melaksanakan tugas, pembantu dekan bertanggung jawab kepada dekan, sedangkan dekan bertanggungjawab langsung kepada rektor. Mekanisme kepemimpinan pada JPBS dan PS-PBSI FKIP Unila juga merujuk pada ketentuan yang telah ditetapkan oleh Unila. Sebelum pemilihan dilakukan, sekurang-kurangnya tiga bulan sebelum masa jabatan ketua/ sekretaris jurusan dan ketua program studi berakhir, sekretariat jurusan
Borang Akreditasi PS-PBSI FKIP Universitas Lampung Tahun 2013

7 mengadakan rapat dengan semua dosen yang ada di jurusan. Dari hasil rapat jurusan kemudian disosialisasikan melalui surat edaran selama kurang lebih satu bulan dengan tujuan untuk memberikan kesempatan kepada seluruh dosen jurusan/program studi untuk mengisi kesediaan menjadi calon ketua/sekretaris jurusan atau program studi untuk periode berikutnya.

Selanjutnya, prosedur pemilihan ketua/sekretaris jurusan dipilih langsung oleh seluruh dosen aktif yang ada di jurusan PBS, sedangkan untuk pemilihan ketua PS-PBSI FKIP Unila dipimpin oleh ketua/sekretaris jurusan dan hanya dipilih oleh semua dosen aktif yang ada di PS. Proses pemilihan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu (1) menjaring para calon melalui formulir kesediaan menjadi ketua JPBS atau PS yang diedarkan oleh sekretariat jurusan, (2) memilih dan menetapkan minimal dua calon ketua JPBS atau PS-PBSI FKIP Uniula melalui musyawarah atau rapat yang dihadiri minimal 2/3 dari seluruh dosen JPBS atau PS-PBSI FKIP Unila yang aktif, (3) mengadakan pemilihan langsung dan menetapkan calon

ketua/sekretaris jurusan atau ketua PS-PBSI terpilih berdasarkan suara terbanyak, (4) sekretariat jurusan selanjutnya mengusulkan calon

ketua/sekretaris jurusan atau ketua PS terpilih kepada pimpinan FKIP Unila berdasarkan hasil musyawarah di tingkat jurusan dan program studi, (5) pimpinan FKIP Unila melalui rapat senat fakultas menetapkan calon ketua/sekretaris JPBS atau ketua PS yang diusulkan oleh sekretariat jurusan, (6) fakultas mengusulkan kepada pimpinan Unila, dan (7) pimpinan Unila melalui rapat senat universitas mengesyahkan ketua/sekretaris JPBS atau ketua PS-PBSI FKIP Unila terpilih, yang selanjutnya ditetapkan melalui surat keputusan rektor. Pada akhir masa jabatannya, ketua/sekretaris JPBS atau ketua PS-PBSI FKIP Unila menyampaikan laporan pertanggungjawaban dalam forum musyawarah dosen jurusan/prodi.

JPBS adalah unsur pelaksana akademik yang memiliki tugas pokok dan fungsi di bawah kendali dekan FKIP Unila. Ketua JPBS mengemban amanat untuk melaksanakan Tri Dharma (pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat) di bidang pendidikan bahasa dan seni sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan dalam Peraturan Akademik Unila, Statuta Unila, dan Panduan Umum Unila, serta Panduan Penyelenggaraan Program
Borang Akreditasi PS-PBSI FKIP Universitas Lampung Tahun 2013

8 Sarjana dan Pascasarjana FKIP Unila. Ketua JPBS juga mempunyai tugas membina para dosen, mahasiswa, tenaga administrasi/staf, dan menjalin kerjasama dengan instansi lain, baik dalam maupun luar negeri (tercantum dalam Standar 7.3). Jurusan PBS memiliki laboratorium pendidikan dan pembelajaran BSI dan MPBSI FKIP Unila, Lab Bahasa, dan Studio Pertunjukan Seni Tari yang mempunyai fungsi sebagai sarana penunjang untuk melaksanakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang PBS sesuai dengan keperluan bidang ilmu tersebut. Dalam melaksanakan program pendidikan, ketua JPBS berkoordinasi dengan semua ketua program studi yang ada. Agar kurikulum dapat terselenggara dengan baik, ketua program studi berkoordinasi dengan kelompok dosen yang ada di program studi. Ketua jurusan memberikan arahan, pembinaan, dan penugasan kepada ketua program studi dan kelompok dosen untuk melaksanakan kurikulum di program studi masingmasing. Hal ini merupakan kekuatan yang menunjukkan manajemen internal dan organisasi cukup baik dan harmonis sehingga sustainabilitasnya tinggi. Ketua program studi bertugas melaksanakan kurikulum dan pembelajaran. Dalam pelaksanaan kurikulum, ketua PS-PBSI FKIP Unila mengusulkan dosen pengasuh mata kuliah kepada ketua jurusan, menyusun jadwal perkuliahan dan praktikum, mendistribusikan dosen PA, pembimbing skripsi, penelitian dosen (individu/kelompok), penelitian dosen dan mahasiswa, dan pengabdian kepada masyarakat melalui rapat program studi. Usulan tersebut, selanjutnya diusulkan oleh ketua JPBS kepada pimpinan fakultas sebagai dasar penetapan tugas melalui surat keputusan dekan FKIP Unila.

Berdasarkan arahan, pembinaan, dan penugasan dari ketua JPBS kepada ketua PS dan kelompok dosen, selanjutnya ketua PS-PBSI FKIP Unila mengadakan rapat pada setiap awal dan akhir kegiatan dengan tujuan untuk menciptakan suasana akademik yang kondusif, dinamis, dan harmonis. Mekanisme penugasan kepada dosen didasarkan pada hasil rapat prodi dan dilaksanakan berdasarkan azas musyawarah dan mufakat dengan

menitikberatkan pada aspek kompetensi atau keahlian yang dimiliki oleh

Borang Akreditasi PS-PBSI FKIP Universitas Lampung Tahun 2013

9 masing-masing dosen. Keterbukaan, jujur, adil, dan saling menghargai sesama dosen, mahasiswa, dan staf atau karyawan dalam mengemban tugas untuk mencapai visi, misi, dan tujuan dilaksanakan secara bersamasama dan sinergis juga merupakan hal utama. Dalam rangka peningkatan mutu proses dan hasil pembelajaran, ketua PSPBSI FKIP Unila menugasi seluruh dosen untuk memberi kuliah secara terpadu selama 16 kali pertemuan tiap semester, baik teori maupun praktik melalui team teaching. Sebelum perkuliahan dimulai, masing-masing dosen diwajibkan membuat kontrak kuliah, GBPP, menyusun SAP, buku ajar/hand out, media pembelajaran, kisi-kisi soal dan alat evaluasi, serta daftar hadir mahasiswa sebagai dasar bagi dosen dalam melaksanakan pembelajaran, termasuk pemberian dan pengisian niali akhir melalui program Siakad Online. Selain sebagai pengajar/pendidik, setiap dosen juga bertugas sebagai PA, yang mempunyai tugas membina, mengarahkan, dan membimbing mahasiswa dalam pengambilan mata kuliah sesuai dengan jatah sks yang dipersyaratkan berdasarkan IPK yang diperoleh mahasiswa pada semester sebelumnya. Oleh karena itu, sekurang-kurangnya dua minggu sebelum perkuliahan dimulai, ketua PS memberi informasi secara tertulis dan on line tentang sebaran mata kuliah yang akan diambil mahasiswa, yang sebelumnya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dosen PA. Selanjutnya, ketua PS membuat jadwal dan mengumumkannya secara secara on line dan tertulis sebagai pedoman bagi mahasiswa mengisi KRS, yang kemudian divalidasi oleh masing-masing dosen PA. Dalam rangka pemenuhan mutu layanan, ketua PS juga menugasi staf administrasi/karyawan bekerja sama dengan ketua Lab Pembelajaran BSI, terutama dalam pelaksanaan praktikum. Bekerja sama dengan staf administrasi dan ketua tingkat, pelaksanaan pembelajaran dievaluasi melalui daftar kehadiran dosen dan mahasiswa, mengevaluasi kinerja dosen melalui angket bekerja sama dengan Tim Penjaminan Mutu Jurusan, fakultas, dan universitas. Untuk meningkatkan mutu lulusan, ketua PS bekerja sama dengan dosen (peer group) bertugas menyeleksi dan menyetujui usulan judul skripsi termasuk menugasi dosen yang diajukan mahasiswa sebagai pembimbing dan pembahas/penguji. Judul penelitian yang disetujui kemudian dikonsultaBorang Akreditasi PS-PBSI FKIP Universitas Lampung Tahun 2013

10 sikan dengan dosen pembimbing untuk disusun ke dalam proposal penelitian, yang selanjutnya dipresentasikan dalam seminar. Koordinator seminar adalah mitra dosen dan mahasiswa, yang penugasannya ditunjuk oleh ketua PS-PBSI FKIP Unila melalui rapat prodi. Koordinator seminar bertugas melayani, mencatat, dan melaksanakan kegiatan seminar (usul dan hasil penelitian) secara periodik, yang dilaksanakan secara rutin minimal dua kali dalam seminggu. Bekerja sama dengan staf administrasi, layanan dan bimbingan dievaluasi melalui kartu kendali pembimbingan skripsi. Dalam rangka meningkatkan kualitas hasil penelitian dosen (individu/ kelompok) dan penelitian kelompok (dosen dan mahasiswa) direncanakan secara terprogram melalui rapat program studi bekerja sama dengan pihak terkait dan lembaga penelitian Unila. Kerja sama tersebut diprogramkan, baik penelitian yang bersifat swadana, hibah kemitraan, penelitian unggulan, maupun kerja sama dengan luar negeri. Adapun perencanaan, pelayanan, bimbingan, maupun pelaksanaannya dilakukan berdasarkan pedoman penelitian, dan hasilnya disosialisasikan melalui rapat program studi atau pengumuman (tertulis dan on line). Hasil penelitian dosen dan mahasiswa (individu/kelompok) juga dipublikasikan melalui jurnal ilmiah terakreditasi dan tidak terakreditasi yang diterbitkan sebanyak 2 kali per tahun, dan ejurnal yang diunggah secara berkala 4 6 kali per tahun. Melalui arahan dan bimbingan ketua JPBS, ketua PS-PBSI FKIP Unila bekerja sama dengan dosen (peer group), mahasiswa, dan Lembaga Pengabdian pada Masyarakat (LPM) Unila menyusun rencana kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM). Kegiatan PkM dilaksanakan secara terpadu dan berkelompok bekerja sama dengan pihak terkait, baik dalam maupun luar negeri minimal 3 4 kegiatan. Hasil PkM disosialisasikan melalui rapat program studi dan pengumuman (tertulis dan on line). Hal-hal tersebut merupakan kekuatan, dan menunjukkan manajemen internal dan organisasi yang cukup kompetibel dan representatif. Peluangnya adalah meningkatnya peminat atau animo masyarakat setiap tahun terhadap semua program pendidikan yang ada di JPBS dan PS-PBSI FKIP Unila sehingga sustainabilitas terjamin. Adapun mekanisme tatapamong di FKIP Unila hingga program studi mengikuti alur organisasi seperti tertera pada Gambar 2.1.
Borang Akreditasi PS-PBSI FKIP Universitas Lampung Tahun 2013

11

BEM MHS SENAT MHS

DEKAN SENAT PD I, II, III

Kajur PIPS

Kajur PBS

Kajur IP

Kajur PMIPA

Ketua PLT

KAPS PPKn PG

KAPS Peko. PG

KAPS PSej. PG

KAPS PGeo. PG

KAPS MPIPS PG.

KAPS BK PG

KAPS Penjas PG

KAPS PGSD PG

KAPS MMP PG

Ka Lab Mikro

Kabag TU

Ka Lab PPKn

Ka Lab Peko.

Ka Lab PSej.

Ka Lab PGeo.

Ka Lab MPIPS

Ka Lab BIO

Ka Lab FISIKA

Ka Lab KIMIA

Ka Lab MAT

KAPS PBio PG

KAPS PFis

KAPS PKimia

KAPS PMat

PG

PG

PG

KAPS BSI PG

KAPS MPBSI . PG

KAPS BING. PG

KAPS PTari. PG

Ka Lab Mikro BSI dan MPBSI

Ka Lab BHS

Studio Tari

Keterangan: PG = Peer Group PLT = Praktik Lapangan Terpadu

Kasubag Akademik

Kasubag Kepegawaian & Keuangan

Kasubag Umum dan Perlengkapan

Kasubag Kemahasiswaan dan Alumni

Gambar 2.1 Mekanisme Tata Pamong

Borang Akreditasi PS-PBSI FKIP Universitas Lampung Tahun 2013

12

2.2 Kepemimpinan
Kepemimpinan PS-PBSI FKIP Unila telah memiliki karakteristik yang kuat baik dalam kepemimpinan operasional, kepemimpinan organisasi, maupun

kepemimpinan publik. Kepemimpinan operasional tercermin dari semua unit yang ada di lingkungan program studi secara bersinergi melaksanakan berbagai tugas yang menjadi tanggung jawabnya untuk mencapai visi, misi, tujuan, sasaran dan strategi yang akan dicapai. Kepemimpinan organisasi tercermin dari aktivitas yang dijalankan oleh semua unit kerja di lingkungan program studi. Semua kegiatan di lingkungan program studi dipantau oleh ketua program studi, ketua jurusan, dan pimpinan fakultas. Kepemimpinan publik antara lain tercermin dari kerja sama dengan instansi atau stakeholders untuk meningkatkan mutu pendidikan dan memenuhi kebutuhan lapangan kerja bidang PBSI.

Beberapa hal mendasar yang dijadikan acuan terhadap lajunya kepemimpinan di PS-PBSI FKIP Unila dalam melaksanakan tugas di bidang akademik adalah 1) sistem kepemimpinan di PS-PBSI FKIP Unila dilaksanakan secara demokratis, bertanggung jawab, dan setiap keputusan yang dikeluarkan oleh ketua PSPBSI FKIP Unila berdasarkan musyawarah dan mufakat, 2) membuka diri terhadap input dari berbagai pihak, terutama civitas academica, dalam melaksanakan dan mengelola semua program melalui mekanisme formal maupun nonformal, 3) efisiensi dan keefektifan kepemimpinan telah dilaksanakan melalui rapat rutin dengan dosen. Rapat tersebut antara lain bertujuan (1) memberikan informasi kepada seluruh dosen, (2) membangun budaya kerja yang kondusif, dan (3) mengembangkan kurikulum dan materi perkuliahan yang berbasis referensi dan informasi mutakhir (berbasis teknologi dan riset) oleh setiap dosen pembina mata kuliah, dan 4) ketua PS-PBSI FKIP Unila melalui pimpinan fakultas menjalin berbagai kerjasama dengan pihak dalam negeri seperti instansi pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota maupun pihak luar negeri. Kerjasama dengan pemerintah pusat antara lain dengan kegiatan sertifikasi guru, hibah-hibah penelitian pendidikan tinggi, dan sebagai nara sumber di berbagai kegiatan secara nasional. Kerjasama dengan pemerintah provinsi/kabupaten antara lain melalui hibah penelitian di tingkat provinsi dan kabupaten, pengabdian kepada masyarakat atas hasil penelitian yang dapat mendukung kesejahteraan
Borang Akreditasi PS-PBSI FKIP Universitas Lampung Tahun 2013

13 masyarakat dan daya saing, dan nara sumber di berbagai kegiatan yang ada di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Kerjasama dengan luar negeri antara lain (1) mendatangkan pakar pendidikan dari luar negeri (Kentucky University, AS), Universitas Malaya (Malaysia), Toyohashi University of Technology, Tokyo

University of Agriculture and Technology, Gifu University, Yokohama National University Japan, Centre International dEtudes Superieures en Sciences Agronomiques, United Nations Childrens Fund, Gifu University, Royal University of Agriculture, Auburn University, Deakin University Australia, USAID, Universitas Islam Antar Bangsa Malaya, dan Universitas Chulalongkorn (Thailand) dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa dan teknologi, serta (2) menyelenggarakan Program Darma Siswa bekerja sama dengan kedutaan asing di Indonesia (Amerika Serikat, Jerman, Cina, Kamboja, Madagaskar, Polandia, Turki, Jepang, Afrika, Thailand, Prancis, dan Slovakia) melalui program BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing).

2.3 Sistem Pengelolaan


Sistem pengelolaan fungsional dan operasional PS mencakup planning, organizing, staffing, leading, controlling, serta operasi internal dan eksternal. Pengelolaan PSPBSI merujuk pada sistem pengelolaan di FKIP Unila. Sistem tersebut mengacu pada Peraturan Akademik, Statuta, dan kode etik Unila. Peraturan Akademik ditetapkan dengan SK Rektor No. 140/J26/PP/2004, yang memuat semua sistem penyelenggaraan akademik di Unila.

PS-PBSI FKIP Unila telah melaksanakan 5 (lima) fungsi utama manajemen yang meliputi planning, organizing, staffing, leading, dan controlling. Dalam pelaksanaannya, PS-PBS FKIP Unila melalui jurusan dan fakultas sudah membuat rencana (planning) dalam bentuk program tahunan., pembentukan struktur organisasi (organizing) dan dilanjutkan dengan penyusunan personalianya (staffing) maka

langkah berikutnya mengarahkan (leading) seluruh sivitas akademika untuk menuju ke arah visi, misi, dan tujuan yang telah ditetapkan. Keterlibatan PS-PBSI FKIP Unila dalam lima fungsi utama manajemen berupa masukan-masukan atau pun usulan yang dibutuhkan fakultas dalam implementasinya. Ketercapaian tujuan berbagai aktivitas mulai perencanaan, pelaksanaan, sampai dengan evaluasi, dilakukan oleh tim penjaminan mutu fakultas (QA) dan pimpinan fakultas.

Borang Akreditasi PS-PBSI FKIP Universitas Lampung Tahun 2013

14 Planning Perencanaan program di PS-PBSI FKIP Unila mengacu kepada rencana strategis (renstra) dan rencana operasional (renop) FKIP Unila. Hal ini dilakukan untuk mencapai visi dan misi fakultas. Untuk mencapai visi dan misi tersebut, semua dosen PS-PBSI FKIP Unila perlu menyesuaikan fungsi dan wewenangnya dalam merespon perubahan dan perkembangan Iptek.

PS-PBSI FKIP Unila merencanakan berbagai program yang berkaitan dengan pelaksanaan tridharma perguruan tinggi. Perencanaan program tersebut antara lain diarahkan untuk pengembangan sarana dan prasarana, perubahan perbaikan kebijakan inovatif yang menunjang sistem dan proses pembelajaran,

pengembangan sumberdaya manusia

(dosen dan mahasiswa), penguatan

manajemen internal dan tata kelola, peningkatan kapasitas dan modernisasi dan teknoloi informasi, dan pengembangan suasana dan budaya akademik.

Perencanaan program ini dilakukan dalam rangka peningkatan akreditasi program studi, dan membangun pencitraan PS-PBSI FKIP Unila melalui peningkatan mutu pendidikan dan pembelajaran, proses dan hasil penelitian, serta peningkatan produktivitas dan kualitas pengabdian kepada masyarakat. Organizing Untuk mencapai visi,misi dan tujuan, PS-PBS FKIP Unila dalam menjalankan tugas dan kewajibannya melibatkan seluruh komponen (tata organisasi) yang ada sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. Dari berbagai tugas dalam pelaksanaan selalu disesuaikan dengan program yang telah direncanakan sehingga indikator ketercapaian program dapat diukur untuk memperbaiki dan melanjutkan program berikutnya. Staffing Dalam rangka pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) baik dosen maupun staf di jurusan, PS-PBSI FKIP Unila telah melaksanakan berbagai kegiatan antara lain pemantauan terhadap pelaksanaan tridharma perguruan tinggi para dosen, serta memberikan masukan kepada jurusan akan kinerja staff jurusan. Di samping itu, PS-PBSI FKIP Unila selalu memotivasi para dosen agar meningkatkan kualifikasi pendidikan.
Borang Akreditasi PS-PBSI FKIP Universitas Lampung Tahun 2013

15 Leading Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, ketua PS-PBSI FKIP Unila selalu berpedoman pada perencanaan program yang telah ditetapkan. Hal ini tercermin dari program-program yang telah dijalankan dengan baik, pembagian tugas secara profesional dan porposional, bersifat transparan dan bermusyawarah dalam membuat suatu keputusan. Controlling Pengawasan terhadap pelaksanaan berbagai kegiatan di PS-PBSI FKIP Unila mengacu pada perencanaan program yang telah ditetapkan, renstra, dan renop fakultas. PS-PBSI FKIP Unila telah bekerja sama dengan tim QA jurusan, fakultas, dan universitas untuk memonitoring dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan tridharma perguruan tinggi.

2.4 Penjaminan Mutu


Mekanisme pelaksanaan penjaminan mutu di PS-PBSI FKIP Unila 1. Bekerja sama dengan tim penjaminan mutu jurusan, fakultas, dan universitas. Ketua PS-PBSI FKIP Unila menghimbau setiap dosen untuk melengkapi semua perangkat perkuliahan (kontrak kuliah, SAP, GBPP, buku ajar, media pembelajaran, soal kuis, tugas terstruktur, UTS, UAS). Semua berkas, baik berbentuk soft maupun hard diarsipkan dalam locker tiap dosen.

2. Bekerja sama dengan jurusan, ketua PS-PBSI FKIP Unila menghimbau dosen untuk melaksanakan perkuliahan secara bermutu: (a) menepati jadwal kuliah termasuk ketepatan memulai dan mengakhiri perkuliahan, (b) melaksanakan perkuliahan sebanyak 16 pertemuan, (c) menentukan nilai akhir berdasarkan lima unsur utama evaluasi, yaitu UAS, UTS, kuis, tugas, dan partisipasi mahasiswa, (d) menyerahkan laporan pelaksanaan perkuliahan setelah UAS dilakukan. Secara periodik, Ketua PS memantau pelaksanaan perkuliahan bermutu melalui rapat rutin yang dilaksanakan di PS-PBSI FKIP Unila.

Borang Akreditasi PS-PBSI FKIP Universitas Lampung Tahun 2013

16

3. Bekerja sama dengan fakultas dan universitas melakukan evaluasi rutin terhadap kinerja dosen, baik melalui penilaian mahasiswa maupun penilaian terhadap kelengkapan berkas, yang diarsipkan di dalam locker dosen.

2.5 Umpan Balik


Pada dasarnya PS-PBSI FKIP Unila telah melakukan kajian tentang proses pembelajaran melalui umpan balik dari dosen, mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan mengenai harapan dan persepsi mahasiswa. Berikut uraian tentang isi umpan balik dan tindak lanjutnya.

Umpan Balik dari (1) Dosen

Isi Umpan Balik (2)

Tindak Lanjut (3)

Pimpinan Jurusan dan Universitas dan FKIP Unila fakultas lebih aktif dalam memantau 1. meningkatkan kegiatan monev, kinerja dosen, 2. memberikan dana untuk hibah mencari peluang hibah pembelajaran, pembelajaran, dan dan mencari peluang 3. memberikan peluang kerja kerjasama dalam sama dalam bidang bidang pembelajaran pembelajaran dengan instansi lain.

Mahasiswa

PS-PBSI FKIP Unila meningkatkan prasarana, pelayanan kepada mahasiswa dan kualitas pembelajaran

1. Melalui jurusan mengusulkan peningkatan prasarana pembelajaran 2. Meningkatkan pelayanan kepada mahasiswa melalui sistem pembelajaran terpadu dengan memaksimalkan pemanfaatan sarana dan prasarana pembelajaran yang tersedia, baik di tingkat PS, jurusan maupun fakultas,

Borang Akreditasi PS-PBSI FKIP Universitas Lampung Tahun 2013

17

3. Memberi pelayanan secara berkelanjutan, terutama selama proses pembelajaran berlangsung melalui model pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, integratif, dan menyenangkan, 4. Mendorong mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas keilmuannya secara akademik, dan 5. Mengikutsertakan mahasiswa dalam setiap kegiatan akademik, seperti lokakarya, workshop, penelitian dan pengabdian bersama dosen, pertukaran mahasiswa, olahraga, seni budaya, dan kegiatan lain yang sejenis Alumni PS-PBSI FKIP Unila meningkatkan kualitas lulusan dari waktu ke waktu 1. Membina dan melatih para alumni melalui wadah PGRI dan MGMP di bidang penelitian (PTK), penulisan modul dan buku ajar, pengembangan model dan evaluasi pembelajaran di bidang kebahasaan, kesusastraan, seni dan budaya, 2. Penyempurnaan kurikulum secara berkala melalui lokakarya kurikulum yang melibatkan alumni dan stakeholder, dan 3. Menjalin kerjasama secara sinergis dengan memberdayakan Ikatan Alumni.

Borang Akreditasi PS-PBSI FKIP Universitas Lampung Tahun 2013

18

Pengguna Lulusan

PS-PBSI FKIP Unila menjalin kerja sama dengan dinas pendidikan/instansi terkait yang ada di kabupaten/ kota di wilayah Provinsi Lampung dan sekitarnya

1. Melakukan studi pelacakan (tracer study) secara berkelanjutan setiap tiga tahun sekali sebagai dasar pelacakan profesionalitas dan kinerja lulusan di masyarakat, 2. Bekerja sama dengan dinas pendidikan atau lembaga terkait dalam rangka perumusan program pembinaan, pengembangan, dan penelitian bersama di bidang pendidikan kebahasaan dan kesusastraan, termasuk bidang seni dan budaya.

2.6 Keberlanjutan
Sebagai upaya untuk menjamin keberlanjutan (sustainability) PS-PBSI FKIP Unila, ada beberapa upaya yang seyogyanya dilakukan. Beberapa upaya dimaksud terkait dengan (a) peningkatan animo calon mahasiswa, (b) peningkatan mutu

manajemen, (c) peningkatan mutu lulusan, (d) pelaksanaan dan hasil kerjasama kemitraan, dan (e) upaya dan prestasi memperoleh dana hibah kompetitif. a. Upaya untuk peningkatan animo calon mahasiswa adalah penyebaran informasi keberadaan dan perkembangan PS-PBSI FKIP Unila melalui (1) situs situs Unila: http//www.unila.ac.id, FKIP Unila: http//www.fkip.unila.ac.id, PSPBSI FKIP Unila: http//www.s1bind.fkip.unila.ac.id, dan media jejaring sosial: https://www.facebook.com/forum.bahasa.indonesia, yang dapat diakses setiap saat, (2) mendatangkan pakar bahasa dan sastrawan/seniman dari luar Unila dan luar negeri melalui program kemitraan dan stadium general, (3) Program Darma Siswa: Penyelenggaraan Program BIPA bagi mahasiswa asing, (4) Pergelaran Seni dan Budaya (Lomba Pidato, Baca Puisi, Penulisan Cerpen,
Borang Akreditasi PS-PBSI FKIP Universitas Lampung Tahun 2013

19 pemilihan MuliMakhanai Lampung), dan (5) Karya Ilmiah Remaja (KIR), dan Lomba Cepat Tepat di bidang kebahasaan, kesusastraan, seni dan budaya yang diikuti siswa-siswi SMP/MTs dan SMA/MA se-Provinsi Lampung yang dilaksanakan setiap bulan Oktober (bulan bahasa). b. Upaya peningkatan mutu manajemen ditempuh melalui (1) peningkatan prasarana dan sarana secara berkelanjutan, dan (2) komitmen dan peningkatan melaksanakan kinerja pimpinan, karyawan jurusan, serta dosen dalam

Peraturan

Akademik

Universitas

Lampung

berdasarkan Kode etik

keputusan Rektor Universitas Lampung No. 302/J26/PP/1999,

sivitas akademika Unila yang diatur dalam keputusan Rektor Universitas Lampung No. 3023/J26/PP/2000, Standar Operasional Prosedur (SOP), dan mendukung tim QA melakukan monev kinerja dosen yang dilakukan secara transparan, akuntabel, dan melibatkan mahasiswa pada setiap semester. c. Upaya untuk peningkatan mutu lulusan ditempuh melalui (1) upaya

peningkatan prasarana dan sarana secara kontinyu, (2) penyempurnaan kurikulum minimal lima tahun sekali, dan (3) peningkatan mutu pembelajaran dengan cara mengikutsertakan dosen dalam pelatihan-pelatihan bidang pembelajaran (Pekerti, AA, Buku Ajar, dll), mendorong peningkatan kualifikasi akademik dosen, mendorong dosen untuk mengikuti seminar pada tingkat nasional, dan melaksanakan seminar hasil penelitian serta pengabdian kepada masyarakat. d. Upaya untuk melaksanaan dan mengimplementasikan hasil kerjasama kemitraan dilakukan dengan menjaga hubungan baik dengan lembaga yang telah dibina dan berusaha menjaga kepercayaan dari mitra kerja. e. Upaya dan prestasi untuk memperoleh dana hibah kompetitif: 1) mendorong dosen PS untuk proaktif dalam menggali informasi melalui berbagai media dan menyebarluaskan informasi hibah kompetitif dari dana DIPA-PNBP, Pemda Lampung, Dikti, dan instansi lain (dalam dan luar negeri) pada seluruh dosen dan mahasiswa di lingkungan PS-PBSI FKIP Unila, 2) berkoordinasi dengan semua dosen yang ada di JPBS dan PS-PBSI FKIP Unila dan bekerja sama dengan pimpinan fakultas untuk membentuk dan memfasilitasi tim penyusun proposal untuk ikut bersaing di setiap peluang hibah kompetitif,
Borang Akreditasi PS-PBSI FKIP Universitas Lampung Tahun 2013

20 3) Investasi untuk PS-PBSI FKIP Unila berasal dari dana DIPA-PNBP Unila dan hibah. Tingkat kepercayaan masyarakat pada Unila khususnya pada PS-PBSI FKIP Unila yang semakin meningkat, ditandai dengan meningkatnya animo masyarakat untuk menjadi mahasiswa, termasuk pertukaran mahasiswa asing melalui Program Drama Siswa, menjamin keberlanjutan program pembelajaran berbasis ICT, dan meningkatnya jumlah bantuan dana untuk pengembangan program studi.

Borang Akreditasi PS-PBSI FKIP Universitas Lampung Tahun 2013