Anda di halaman 1dari 8

GENERASI QURANI

NAMA ANGGOTA
M. Rosihan Faris Tanti Juwita Dewi Lutfiani 260110120176 260110120178 260110120179

Pengertian
Kata generasi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti, turunan, angkatan, atau sekelompok orang yang mengalami hidup dalam masa yang sama, sekelompok masyarakat yang mengalami sejarah pada zaman yang sama. kata Qur-ani diambil dari kitab al-Quran yakni kumpulan wahyu Allah kepada Muhammad melalui Malaikat Jibril, yang disusun dalam mushhaf, diriwayatkan secara mutawatir dari generasi ke genarasi berikutnya, dan berpahala bagi yang membacanya. Merupakan kitab suci umat Islam, berisi petunjuk-petunjuk Allah untuk mereka dan dijadikan ajaran pokok dalam hidup beragama mereka, serta diyakini akan menghantarkan kepada kebahagiaan dunia dan akhirat.

Jadi, Generasi Qurani adalah..


Generasi yang menjadikan al-Quran sebagai pedoman hidup mereka, mereka meyakini kebenaran al-Quran, membacanya dengan benar dan baik, memahaminya dengan benar dan baik serta mengamalkannya dalam seluruh aspek kehidupan mereka.

Karakteristik Generasi Qurani yang Istimewa


1. Sumber rujukan utama generasi pertama itu adalah Al Quran. Rasulullah dan para sahabat kala itu menjadikan Al-Quran sebagai pedoman utama dalam menjalani kehidupan ini. Bahkan ketika Aisyah r.a. ditanya mengenai akhlak Rasulullah, ia menjawab: Akhlaq beliau adalah Al Quran. [Hadits diriwayatkan oleh An Nasai]

2. Mempelajari Al Quran untuk dilaksanakan dan diamalkan isinya. Al-Quran tidak hanya sebagai hiasan di depan ruang tamu, atau dibaca hanya ketika ada sanak famili yang meninggal. Tidak hanya sekedar membaca, tapi lebih dari itu, kita berkewajiban juga untuk mentadabburi isi dan makna apa yang kita baca. Sehingga Al-Quran bias dijadikan sebuah pemicu energi yang sangat besar yang mampu mengubah kehidupan seorang pribadi muslim, bahkan lebih dari itu, mengubah peradaban dunia.

3. Melepaskan seluruh masa lalu kejahiliahannya. Ketika para sahabat mulai masuk islam dan mulai memahami isi Al-Quran mereka melepaskan segala kebiasaan burukya di masa jahiliyah. Karena mereka merasa ada sebuah energi baru yang mereka dapatkan dalam islam, yaitu Al-Quran.