Anda di halaman 1dari 22

BAB I PENDAHULUAN

1.1

LATAR BELAKANG Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dewasa ini, khususnya

bidang pertambangan mengalami peningkatan yang sangat pesat. Hal ini memberi pengaruh yang sangat besar terhadap dunia pertambangan dan energi serta dunia pendidikan. Dimana dunia pertambangan menjadi sangat

berkembang dengan kemajuan teknologi tersebut. Sedangkan dunia pendidikan sebagai penyediaan sumber daya manusia, idealnya menjadi pioneer dalam search and research technology yang selanjutnya akan diaplikasikan di dunia pertambangan. Akan tetapi fenomena yang ada, terutama di Indonesia, kondisi ini terbalik dimana adopsi teknologi di dunia pertambangan selalu berasal dari luar negeri sehingga menjadikan dunia pertambangan jauh meninggalkan out put dari institusi pendidikan tinggi di Indonesia. Menyikapi permasalahan tersebut dirasakan perlu dibangun suatu kerja sama yang lebih erat antara perusahaan pertambangan dengan pihak universitas di dalam upaya mentransfer teknologi yang ada sehingga tercipta kualitas sarjana yang menpunyai skill dan mampu bersaing di dunia kerja nantinya.

1.2

MAKSUD DAN TUJUAN Kegiatan kerja praktek ini dilakukan untuk memenuhi salah satu

persyaratan mata kuliah Kerja Praktek (TAB-300) pada Jurusan Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Islam Bandung. Tujuan dari kegiatan Kerja Praktek ini adalah untuk mempelajari, memahami dan mengamati secara langsung proses kegiatan penambangan batubara yang dilakukan di Di PT. Jambi Prima Coal, sehingga dari kegiatan ini diharapkan mahasiswa dapat menambah wawasannya selain ilmu yang diperoleh selama perkuliahan.

BAB II DATA DAN KEGIATAN LAPANGAN

2.1

Waktu Kerja Dan Effisiensi Kerja


Pembagian waktu kerja operator di batubara pada PT.Tambang Batubara

Jambi Prima Coal dibagi dalam 2 shift pada satu hari kerjanya, dengan pembagian waktu dapat dilihat pada table 2.1 dibawah ini.
Tabel 2.1 Waktu Kerja PT. BKPL Senen - Kamis Jum'at No. Shift Kegiatan
Masuk Kerja Persiapan Kerja Kerja Produktif I Isoma Kerja Produktif Persiapan Pulang Pulang Jumlah Masuk Kerja Persiapan Kerja Kerja Produktif II Isoma Kerja Produktif Persiapan Pulang Pulang Jumlah 19:00 19:00 - 19:15 19:15 - 00:00 00:00 - 01:00 01:00 - 04:30 04:30 - 05:00 5:00

Sabtu - Minggu Waktu (Menit)


0 15 225 150 180 30 0 600

Jam (WIB)
7:00 07:00 - 07:15 07:15 - 12:00 12:00 - 13:00 13:00 - 16:30 16:30 - 17:00 17:00

Waktu (Menit)
0 15 285 60 210 30 0 600 0 15 285 60 210 30 0 600

Jam (WIB)
7:00 07:00 - 07:15 07:15 - 11:00 11:00 - 13:30 13:30 - 16:30 16:30 - 17:00 17:00

Jam (WIB)
7:00 07:00 - 07:15 07:15 - 12:00 12:00 - 13:00 13:00 - 16:30 16:30 - 17:00 17:00

Waktu (Menit)
0 15 285 60 210 30 0 600

19:00 19:00 - 19:15 19:15 - 00:00 00:00 - 01:00 01:00 - 04:30 04:30 - 05:00 5:00

0 15 285 60 210 30 0 600

19:00 19:00 - 19:15 19:15 - 00:00 00:00 - 01:00 01:00 - 04:30 04:30 - 05:00 5:00

0 15 285 60 210 30 0 600

Sumber : Pengamatan di lapangan

1. Senin kamis Waktu Produktif (WP1) Shift I = 600 (15 + 60 + 30) = 495 menit (07.00 17.00 WIB) = waktu tersedia (persiapan kerja + istirahat + persiapan pulang)

= 8.25 jam/hari Waktu Produktif (WP1) Shift II = 600 (15 + 60 + 30) = 495 menit = 8.25 jam/hari 2. Jumat Waktu Produktif (WP1) Shift I =600 (15 + 150 + 30) = 405 menit = 6.75 jam/hari Waktu Produktif (WP1) Shift II = 480 (15 + 60 + 30) = 495 menit = 8.25 jam/hari 3. Sabtu - Minggu Waktu Produktif (WP1) Shift I = 480 (15 + 60 + 30) = 495 menit = 8.25 jam/hari Waktu Produktif (WP1) Shift II = 480 (15 + 60 + 30) = 495 menit = 8.25 jam/hari (15.00 23.00 WIB) = waktu tersedia (persiapan kerja + istirahat + persiapan pulang) (07.00 15.00 WIB) = waktu tersedia (persiapan kerja + istirahat + persiapan pulang) (15.00 23.00 WIB) = waktu tersedia (persiapan kerja + istirahat + persiapan pulang) (07.00 17.00 WIB) = waktu tersedia (persiapan kerja + istirahat + persiapan pulang) (17.00 05.00 WIB) = waktu tersedia (persiapan kerja + istirahat + persiapan pulang)

Rata-Rata Waktu Produktif Shift I = =


( ( ) ( ) ( ) ( ) ( ) )

= = =

) (

) (

482.14 menit/hari 8.04 jam/hari


( ( ( ) ( ) ( ) ( ) ( ) ( ) ( ) ) )

Rata-Rata Waktu Produktif Shift II = = = = =

495 menit/hari 8.25 jam/hari

Waktu produktif yang dapat diketahui dari masing-masing hari kerja yaitu yang berbeda adalah pada hari jumat, yang mana waktu produktif hari jumat shift I hanya 405 menit atau 6.75 jam, yang dikarenakan terpotong oleh waktu sholat jumat dan istirahat yang total waktu selama 150 menit atau 2.5 jam, berbeda dengan hari-hari selain hari jumat yang waktu istrirahat rata-rata 60 menit atau 1jam. Sedangkan untuk waktu produktif rata-rata untuk masingmasing shift yaitu shift I adalah 8.04 jam/hari, dan shift II adalah 8.25 jam/hari. 2.1.1 Hambatan-Hambatan Kerja Operator Waktu hambatan dapat dilihat sebagai berikut : Terlambat Kerja Pengisian Bahan Bakar Berhenti Sebelum Istirahat Terlambat Setelah Istirahat Pulang Sebelum Kerja Selesai

Tabel 2.2 Waktu hambat kerja PT Jambi Prima Coal


Waktu Hambatan (menit/hari) Hambatan
Terlambat kerja Pengisian bahan Bakar Berhenti sebelum Istirahat Terlambat Setelah Istirahat Pulang Sebelum Kerja Selesai Total Hambatan

Sen
10 10 25 5 5 55

Sel
8 11 15 10 5 49

Rab
15 10 30 5 4 64

Kam
6 11 25 4 5 51

Jmt
10 12 15 5 5 47

Sbt
6 10 10 5 5 36

Mgg
5 13 10 10 4 42

RataRata
8.57 11.00 18.57 6.29 4.71 49.14

Sumber : Pengamatan di lapangan

Effisiensi Kerja Shift I = 482.14 menit = 8.04 jam/hari

Waktu Produktif (Wp) Shift I

Waktu Hambatan (Wh)

= 49.14 menit = 0.82 jam/hari = Wp Wh = 482.14 49.14 (menit) = 433 menit = 7.2 jam/hari

Sehingga Waktu Kerja Efektif (We) Shift I

Efisiensi Kerja (Ef) Shift I

We x100 % Wp
x 100 %

= 89.81 %

Efisiensi Kerja Shift II = 495 menit = 8.25 jam/hari

Waktu Produktif (Wp) Shift II

Waktu Hambatan (Wh)

= 49.14 menit = 0.82 jam/hari = Wp Wh = 495 49.14 (menit) = 445.86 menit = 7.4 jam/hari

Sehingga Waktu Kerja Efektif (We) Shift I

Efisiensi Kerja (Ef) Shift I

We x100 % Wp
x 100 %

= = 90 %

Efisiensi kerja rata rata

= = = 89.9 %

2.2

Pemuatan (loading)
Untuk memindahkan bahan galian hasil pembongkaran, dilakukan

pemuatan dengan menggunakan alat Hydraulic Excavator Backhoe PC 329 D Caterpillar dengan kapasitas bucket 1.74 m3. Alat ini menggunakan mangkuk (bucket) untuk menggali dan memuat material ke alat angkut. Pada waktu menggali, mangkuk tersebut menarik sambil didorong ke arah permukaan kerja. Jika mangkuk telah penuh, alat tersebut akan berputar (swing) atau akan mengangkat mangkuk dan material ditumpahkan atau dimuat ke alat angkut (dump truck). Spesifikasi PC 329 D dapat dilihat pada tabel 2.3 :

Tabel 2.3 Spesifikasi PC 329 D

MODEL Serial Number Sourscing Manufactured Year Service Meter Reading Operating Weight Flywheel Power Stick Length Boom Reach Length Bucket Capacity Range (Heaped) Engine Model Rated Engine RPM No. of Cylinders Bore Stroke Displacement Maximum Drawbar Pull Maximum Travel Speed at Rated RPM Track Shoe Width

329D L MNB00208 Japan 2009 1905Hrs 29200kg 152kW/204 HP 2.7M 6.18M 1.74M

C7 ACERT 1800 6 110mm 127mm 7.2L 249kN 5.3km/h

710mm

Ground Contact Area with STD Shoes

4.55M

Fuel Tank Capacity

520L

Hydraulic System Selling Price(W/O VAT)

310L 253,750,000.00MNT

Warranty

6 Month

2.2.1

Cycle Time Alat Muat (backhoe) Waktu edar alat muat adalah jumlah waktu yang diperlukan untuk

melakukan suatu siklus kerja alat muat. berdasarkan hasil pengamatan dilapangan diperoleh rata-rata waktu edar Hydraulic Excavator Backhoe PC 329 D seperti dapat dilihat pada tabel 2.4:
Tabel 2.4 Cycle Time Backhoe PC 329 D
Waktu Gali (detik) Waktu Putar Berisi (detik) Waktu Dumping (detik) Waktu Putar Kosong (detik) Cycle Time (detik) Cycle Time (menit)

11 8 8 9 8 9 10 9 6 6 7 6 11 5

4 6 5 5 5 6 4 6 6 5 6 8 7 5

3 4 4 4 5 3 3 4 5 6 5 3 4 4

3 2 4 4 5 4 2 4 4 4 3 5 6 2

21 20 21 22 23 22 19 23 21 21 21 22 28 16

0.35 0.33 0.35 0.37 0.38 0.37 0.32 0.38 0.35 0.35 0.35 0.37 0.47 0.27

10 13 10 9 12 10 8 8 9 12 8 9 10 10 11

6 8 5 6 5 6 7 5 7 7 6 6 5 6 7

3 4 4 6 3 4 3 5 4 4 3 6 3 5 4

4 5 5 6 7 4 4 4 3 5 3 3 3 4 5 4

23 30 24 27 27 24 22 22 23 28 20 24 21 25 27 22

0.38 0.50 0.40 0.45 0.45 0.40 0.37 0.37 0.38 0.47 0.33 0.40 0.35 0.42 0.45 0.37

7 8 3 Sumber : Data Pengamtan di Lapangan

Waktu Edar = Wp + Wap + Wd + Wak

Dimana : Wp Wap Wd Wak = Waktu gali = Waktu putar isi = Waktu menumpahkan material = Waktu putar kosong

Berdasarkan pengamatan di lapangan, maka didapat waktu edar (CT) alat muat Hydraulic Exavator Bachoe PC 329 D yang telah di hitung secara statistik sehingga rata-rata waktu loading untuk satu bucket adalah sebagai berikut :

Backhoe PC 329 D
Tabel 2.5 Distribusi Frekuensi Waktu Edar Bachoe PC 329 D

Kelas Ke I II III IV V

Kadar 0.20 0.37 0.40 0.43 0.46 Jumlah 0.35 0.39 0.42 0.45 0.50 Rata - Rata

Frekuensi (fi) 10.00 10.00 4.00 3.00 3.00 30.00

Nilai Tengah (xi) 0.28 0.38 0.41 0.44 0.48

fi.xi 2.75 3.80 1.64 1.32 1.44 10.95 0.37

Foto 2.1 Backhoe PC 329 D

2.3

Pengangkutan (hauling)
Merupakan suatu kegiatan penambangan yang mengangkut material

batubara dari front penambangan ke stock pile maupun dump station atau dari stock pile ke dump station dengan menggunakan alat angkut dump truck yaitu Hino 500 260 TI , Foto 2.2. Hal-hal yang dapat mempengaruhi produksi dump truck adalah : Grade Resistance (tahanan kelandaian) Rolling Resistance (tahanan gelinding) Konstruksi jalan

10

Tabel 2.6 Spesifikasi Dumptruck FM 260 JD

PRODUK PRODUKSI PERFORMANCE

MESIN

KOPLING

TRANSMISI

KEMUDI

SUMBU

REM

Model Kode Produksi Kecepatan Maksimum(km/jam) Tanjak (tan ) 47.1 Model Tipe Tenaga Maks (PS/rpm) Momen Putir Maks. (Kgm/rpm) Jumlah Silinder Dimeter x Lngkah Piston (mm) Isi Silinder Tipe Diameter Tipe Perbanding Gigi ke-1 ke-2 ke-3 ke-4 ke-5 ke-6 ke-7 ke-8 ke-9 mundur Tipe Radius Putar Min. (m) Depan Belakang Perbandingan gigi akhir STD = Sistem Penggerak Rear Rem Utama Rem Pelambat Rem Parkirr Ukuran Rim Ukuran Ban Jumlah Ban Accu Kapasitas (L)

FM 260 JD FM8JNKD-RGJ 86 Daya 47.1 J08E-UF Diesel 4 Stroke; In-Line 260 / 2500 76 / 1500 6 112 x 130 7684 Single Dry Plate, with Coil Spring 380 ZF-9S1115TD 12.728 8.829 6.281 4.644 3.478 2.538 1.806 1.335 1 12.04 Integral Power Steering 8.8 Reverse Elliot, Full floating type with hypoid gear 6.428 6x4 Air Over Hydraulic, With on Exhaust Pipe Internal Expanding tipe pada transmisi output 20X7.00T-162 10.00-20-16PR 10 12V-65Ah x2 200

RODA & BAN SISTIM LISTRIK TANGKI SOLAR

11

DIMENSI (mm)

SUSPENSI BERAT CHASSIS

Jarak Sumbu Roda Panjang bak Total Panjang Total Lebar Total Tinggi Lebar Jejak Depan Lebar jejak Belakang Julur Depan Julur Belakang Depan & Belakang (kg) Depan Belakang Berat Kosong GVWR

4130+1300 6420 8480 2450 2700 FR Tr 1930 RR Tr STD:1855(JIS-8) FPH 1255 ROH 1795 Rigid Axle with Semi Elliptic 2900 3710 6610 26000

2.3.1

Cycle Time Alat Angkut (dump truck) Cycle Time alat angkut adalah waktu yang diperlukan oleh suatu alat

angkut untuk melakukan suatu siklus kegiatan, dimana urutan kerjanya adalah (lihat table 2.7) : Waktu tunggu di lokasi pemuatan Waktu tunggu pemuatan Waktu hauling ke stock pile / dump station Waktu dumping Waktu kembali ke lokasi pemuatan
Tabel 2.7 Cycle Time DumpTruck FM 260 JD Waktu Waktu Dumping Waktu Kembali Tunggu (detik) (detik) (detik) 27 39 33 39 25 21 38 30 29 256 258 253 253 242 254 252 252 259 440 435 454 113 150 174 259 231 232

Waktu Angkut (detik) 283 280 261 259 256 264 272 273 285

Cycle Time (detik) 1006 1012 1001 664 673 713 821 786 805

Cycle Time (menit) 16.77 16.87 16.68 11.07 11.22 11.88 13.68 13.10 13.42

12

302 296 293 312 277 297 288 273 303

32 25 34 36 40 31 41 34 32 35

250 249 255 257 248 252 253 251 300

310 252 225 154 116 94 132 105 192

894 822 807 759 681 674 714 663 827 862 802

14.90 13.70 13.45 12.65 11.35 11.23 11.90 11.05 13.78 14.37 13.37

37 Sumber : Pengamatan di Lapangan

238 296

254 252

335 217

DumpTruck Hino 260 JD


Tabel 2.8 Distribusi Frekuensi Waktu Edar Hino FM 260 JD

Kelas Ke I II III IV V

Kadar 11.00 12.01 13.01 14.01 15.00 Jumlah 12.00 13.00 14.00 15.00 17.00 Rata - Rata

Frekuensi (fi) 7.00 1.00 7.00 2.00 3.00 20.00

Nilai Tengah (xi) 11.50 12.51 13.51 14.51 16.00

fi.xi 80.50 12.51 94.54 29.01 48.00 264.55 13.23

Sumber : Pengamatan di Lapangan

Foto 2.2 Hino 260 JD

13

2.4

Penggunaan Effektif Backhoe PC 329 D


Backhoe PC 329 D (01) Tabel 2.9 Penggunaan Efektif Backhoe PC 329 (01)

Tanggal 1-Jul-12 2-Jul-12 3-Jul-12 4-Jul-12 5-Jul-12 6-Jul-12 7-Jul-12 8-Jul-12 9-Jul-12 10-Jul-12 11-Jul-12 12-Jul-12 13-Jul-12 14-Jul-12 15-Jul-12 16-Jul-12 17-Jul-12 18-Jul-12 19-Jul-12 20-Jul-12 21-Jul-12 22-Jul-12 23-Jul-12 24-Jul-12 25-Jul-12 26-Jul-12 27-Jul-12 28-Jul-12 29-Jul-12 30-Jul-12 31-Jul-12 Rata - Rata

W (jam) 16 16 16 8 8 17 14 8 13 9 15 9 14 8 8 8 8 10 17

S (jam) 3 3 4 4 9 4 6 6 8 12 6 9 6 10 12 12 9 8 2

R (jam) 4 3 2 2 2 4 4 9 2 4 2 5 4 4 4 4 4 4 3

T (W+S+R) 23 22 22 14 19 25 24 23 23 25 23 23 24 22 24 24 21 22 22

MA (%) 80.00 84.21 88.89 80.00 80.00 80.95 77.78 47.06 86.67 69.23 88.24 64.29 77.78 66.67 66.67 66.67 66.67 71.43 85.00

FA (%) 82.61 86.36 90.91 85.71 89.47 84.00 83.33 60.87 91.30 84.00 91.30 78.26 83.33 81.82 83.33 83.33 80.95 81.82 86.36

UA (%) 84.21 84.21 0.00 66.67 47.06 80.95 70.00 57.14 61.90 42.86 71.43 50.00 70.00 44.44 40.00 40.00 47.06 55.56 89.47

EU (%) 69.57 72.73 72.73 57.14 42.11 68.00 58.33 34.78 56.52 36.00 65.22 39.13 58.33 36.36 33.33 33.33 38.10 45.45 77.27

libur puasa 14 9 18 9 18 16.8 18 8.7 17.7 8.8 18 12.60 6 12 4 12 4 4 4 13 5.5 14 4 7.18 4 4 2 1 1 1 2 2 1 1 2 3.03 24 25 24 22 23 21.8 24 23.7 24.2 23.8 24 22.82 77.78 69.23 90.00 90.00 94.74 94.38 90.00 81.31 94.65 89.80 90.00 79.67 83.33 84.00 91.67 95.45 95.65 95.41 91.67 91.56 95.87 95.80 91.67 86.71 70.00 42.86 81.82 42.86 81.82 80.77 81.82 40.09 76.29 38.60 81.82 60.72 58.33 36.00 75.00 40.91 78.26 77.06 75.00 36.71 73.14 36.97 75.00 55.23

Sumber : PT. Jambi Prima Coal

14

Sehingga dari waktu kerja effektif alat di atas maka kita dapat menghitung ketersediaan (availability) dari alat Backhoe 329 D (01) sebagai berikut Contoh perhitungan dari rata-rata penggunaan effektiv : MA = = = 79.67 % FA = = = 86.71 %

UA

= = = 60.72 %

EU

= = = 55.23 %

Backhoe PC 329 D (02)


Tabel 2.10 Penggunaan Efektif Backhoe PC 329 D (01)

Tanggal 1-Jul-12 2-Jul-12 3-Jul-12 4-Jul-12 5-Jul-12 6-Jul-12 7-Jul-12 8-Jul-12 9-Jul-12 10-Jul-12 11-Jul-12 12-Jul-12 13-Jul-12 14-Jul-12 15-Jul-12 16-Jul-12 17-Jul-12 18-Jul-12 19-Jul-12

W (jam) 17 18 17 9 9 18 13 15 10 18 13 10 7 9 7 7 9 18 9

S (jam) 4 4 4 13 10 4 8 6 10 4 9 10 13 12 14 14 12 4 12

R (jam) 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 2 2 1

T (W+S+R) 24 24 23 24 21 24 23 23 22 24 24 22 22 23 22 22 23 24 22

MA (%) 85.00 90.00 89.47 81.82 81.82 90.00 86.67 88.24 83.33 90.00 86.67 83.33 77.78 81.82 87.50 87.50 81.82 90.00 90.00

PA (%) 87.50 91.67 91.30 91.67 90.48 91.67 91.30 91.30 90.91 91.67 91.67 90.91 90.91 91.30 95.45 95.45 91.30 91.67 95.45

UA (%) 80.95 81.82 0.00 40.91 47.37 81.82 61.90 71.43 50.00 81.82 59.09 50.00 35.00 42.86 33.33 33.33 42.86 81.82 42.86

EU (%) 70.83 75.00 73.91 37.50 42.86 75.00 56.52 65.22 45.45 75.00 54.17 45.45 31.82 39.13 31.82 31.82 39.13 75.00 40.91

15

20-Jul-12 21-Jul-12 22-Jul-12 23-Jul-12 24-Jul-12 25-Jul-12 26-Jul-12 27-Jul-12 28-Jul-12 29-Jul-12 30-Jul-12 31-Jul-12 Rata - Rata 18 18 8 18 10 17 18.3 15.4 8.4 17.9 8.4 13.01 4 4 12 4 12 6 4 5 9 4 12 8.10 2 2 1 2 1 1 1 2 2 1 2 1.77 24 24 21 24 23 24

libur puasa 90.00 90.00 88.89 90.00 90.91 94.44 94.82 88.51 80.77 94.71 80.77 87.22 91.67 91.67 95.24 91.67 95.65 95.83 95.71 91.07 89.69 95.63 91.07 92.28 81.82 81.82 40.00 81.82 45.45 73.91 82.06 75.49 48.28 81.74 41.18 58.42 75.00 75.00 38.10 75.00 43.48 70.83 78.54 68.75 43.30 78.17 37.50 56.34

23.3 22.4 19.4 22.9 22.4 22.88

Sumber : PT. Jambi Prima Coal

Sehingga dari waktu kerja effektif alat di atas maka kita dapat menghitung ketersediaan (availability) dari alat Backhoe 329 D (01) sebagai berikut Contoh perhitungan dari rata-rata penggunaan effektiv : MA = = = 87.22 % FA = = = 92.28 %

UA

= = = 58.42 %

EU

= = = 56.34 %

16

BAB III PEMBAHASAN

3.1 Memperkirakan Target Produksi


Untuk menghitung kemampuan produksi alat alat mekanis, dalam hal ini Backhoe dan Dumptruck, dapat digunakan persamaan : P= Dimana : P = Kemampuan produksi alat (Ton/jam) E = Effisiensi kerja dinyatakan dalam menit I = Faktor pengembangan (swell factor), ton/m Ex

H = Kapasitas munjung (heaped capacity), m CT= Waktu edar (cycle time), menit

Diketahui :

CT Backhoe

= 0.37 menit (Table 2.5) x 10 = 3.7 menit

CT Dumptruck = 13.23 menit (Tabel 2.8) CT = CT Backhoe + CT Dumptruck = 3.7 + 13.23 = 16.93 menit E I H N Maka, P = 89.9 % = 54 menit = 0.87 ton/m = 1.74 m (Tabel 2.3) = 10 kali = = 54 x 48.28 ton/jam

17

3.2

Effektivitas Penggunaan Alat-Alat Mekanis


Effektivitas penggunaan alat-alat mekanis merupakan suatu tingkat

penggunaan alat yang dihitung berdasarkan perbandingan antara jumlah waktu kerja alat dalam suatu kegiatan produksi (working hours) dengan keseluruhan waktu kerja yang tersedia. Keseluruhan waktu kerja terbagi dalam beberapa kegiatan yaitu : Waktu operasi, waktu reparasi dan waktu tunggu. Untuk meningkatkan efektifitas dari alat-alat mekanis salah satu caranya menghitung atau mengurangi waktu hambatan kerja yang ada dilapangan, waktu hambatan kerja tersebut : Waktu perbaikan untuk alat yang rusak Waktu menunggu spare parts Waktu menunggu suatu alat padahal siap untuk dioperasikan tetapi tidak

digunakan karena sesuatu hal. Misal : hujan deras, mengamankan alat sebelum peledakan,dsb. 3.1.1 Penggunaan Effektif Excavator Dibawah ini adalah diagram yang menunjukkan penggunaan effektif dan ketersediaan (availability) dari alat gali muat yaitu Excavator Caterpillar type 329 D. Data ini diambil dari tabel waktu penggunaan effektif alat pada bulan juni 2012. Keterangan pada diagram yang dapat membantu dalam penjelasan untuk pembacaan diagram lingkaran waktu penggunaan effektif : W = waktu yang benar-benar digunakan untuk bekerja kerja. S = waktu dimana suatu alat tersedia untuk dioperasikan, tetapi tidak digunakan karena alasan tertentu seperti hujan deras, tempat kerja belum siap dan sebagainya. R = waktu yang dibutuhkan untuk perbaikan, penggantian suku cadang 1. Excavator PC 329 D (1) Dari tabel 2.9 maka kita dapat melihat pada diagram lingkaran dibawah ini rata-rata penggunaan effektif alat Backjoe PC 329 D (1) pada bulan juni 2012 : termasuk dari tempat

18

Penggunaan Efektif PC 329 3.03 D 01


W S 7.18 12.60 R

Gambar 3.1 Diagram waktu penggunaan backhoe PC 329 D (01)

Rata-rata ketersediaan alat dari tabel 2.9 PC 329 D (01) dapat dilihat dari gambar 3.2 yaitu diagram balok ketersediaan (availability) dibawah ini :

Avalability PC 329 D 01
100.00 50.00 0.00 MA PA UA EU 79.67 86.71 60.72 55.23

Gambar 3.3 Avalability Backhoe PC 329 D

Penjelasan Diagram : Jam kerja yang tersedia 22.82 jam/hari hanya mampu bekerja = 12.60 jam/hari Ketersediaan fisik(PA) adalah 86.71% atau 19.79 jam kerja dari target 22.82 jam Ketersediaan mekanis (MA) adalah 79.67 % atau 12.45 jam dari 15.63 jam yang tersedia. Waktu Effektif (EU) adalah 55.23% atau 403.84 jam dari 22.82 jam yang tersedia.

19

2.

Excavator PC 329 D (2) Dari tabel 2.10 maka kita dapat melihat pada diagram lingkaran dibawah

ini rata-rata penggunaan effektif alat Backjoe PC 329 D (2) pada bulan juni 2012 :

Penggunaan Efektif PC 329 1.77 D 02


8.10 W 13.01 S R

Gambar 3.3 Diagram waktu penggunaan backhoe PC 329 D (02)

Rata-rata ketersediaan alat dari tabel 2.10 PC 329 D (02) dapat dilihat dari gambar 3.4 yaitu diagram balok ketersediaan (availability) dibawah ini :

Avalability PC 329 D 02
100.00 80.00 60.00 40.00 20.00 0.00 MA PA UA EU Gambar 3.4 Avalability Backhoe PC 329 D (02) 87.22 92.28 58.42 56.34

Penjelasan Diagram : Jam kerja yang tersedia 22.88 jam/hari hanya mampu bekerja = 13.01 jam/hari Ketersediaan fisik(PA) adalah 92.28 % atau 21.249 jam kerja dari target 22.88 jam Ketersediaan mekanis (MA) adalah 87.22 % atau 12.89 jam dari 14.78 jam yang tersedia. Waktu Effektif (EU) adalah 56.34% atau 12.89 jam dari 22.88 jam yang tersedia.

20

3.2

Keserasian Kerja Alat Angkut dan Alat Muat


Untuk mengetahui keserasian kerja antara alat muat dan alat dengan

system pemuatan dapat digunakan Match Factor yaitu suatu gambaran yang dapat menunjukkan seberapa jauh keserasian kerja antara alat muat dengan alat angkut dengan persamaan : Faktor keserasian (match factor) =

NaxCtm NmxCta

Dimana :

Na Nm Cta Lt Lt N

= Jumlah alat angkut, unit. = Jumlah alat muat, unit. = waktu edar alat angkut, detik. = Loading time alat muat, detik. = Ctm x jumlah pemuatan = Jumlah pemuatan untuk 1 alat angkut.

Diketahui : Jumlah Truck Cycle Time Truck Jumlah Backhoe = 4 Unit = 13.23 menit = 480 detik = 1 Unit

Cycle Time Backhoe = 22.2 detik x 10 kali pengisian untuk 1 truck = 222 detik Faktor keserasian (match factor) = = MF = 1.85

MF > 1, berarti faktor kerja alat muat 100% dan faktor kerja alat angkut kurang dari 100% atau kemampuan alat muat lebih besar dari kemampuan alat angkut, akibatnya waktu tunggu alat angkut besar Waktu tunggu Alat Angkut = CT Alat Angkut ( MF 1 ) = 480 (1.85-1) = 408 detik

21

BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN

4.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan pengolahan data mengenai produktivitas alat-alat mekanis di lokasi tambang PT. Jambi Prima Coal, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan : 1. Produksi yang dihasilkan oleh PT. Jambi Prima Coal adalah sebesar 48.28 ton/jam dari target produksi yang diinginkan sebesar 50.000 ton/jam 2. 2 unit excavator PC 329 D (01) dan PC 329 D (02) memiliki ketersediaan (availability) baik, karena memiliki waktu standby yang lebih kecil dari waktu kerja efektif sehingga dalam penggunaan effektif kerjanya menjadi besar dan hal ini dapat mempengaruhi produktivitas alat tersebut. 3. Dalam pelaksanaan produksi PT. Jambi Prima Coal menggunakan 4 unit alat angkut dan 1 unit alat muat, sehingga didapat nilai keserasian alat muat dan angkut sebesar 1.85, yang artinya alat angkut lebih banyak menunggu

4.2 Saran
1. Dalam Proses produksi sebaiknya tidak perlu menggunakan terlalu banyak alat angkut, hal ini dikarenakan waktu tunggu alat angkut yang terlalu besar dapat mengakibatkan pemborosan. Cukup 2 unit dumptruk sudah dapat memenuhi target produksi sebesar 50.000 ton/bulan. 2. Untuk menghindari kecelakaan tambang maka salah satu cara untuk pencegahan yaitu pada sisi jalan selain di buat paritan yang berfungsi untuk menampung limpasan air disaat hujan maka di buat pula tanggultanggul pengaman 2 meter yang berfungsi untuk melindungi dan menahan laju alat apabila terjadi alat yang keluar dari jalur jalan tambang.

22