P. 1
320

320

|Views: 6|Likes:
Dipublikasikan oleh Ali Sahbana Siregar

More info:

Published by: Ali Sahbana Siregar on Jun 06, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/05/2013

pdf

text

original

Sections

  • 1.1. Latar Belakang
  • 1.2. Tujuan dan Sasaran
  • 1.3. Lingkup Pekerjaan
  • 1.5. Struktur Laporan
  • 2.1. Profil Daerah
  • 2.2. Profil dan status Sub Proyek
  • 2.3. Baseline Agenda Reformasi
  • 3.1. Rencana Tindak Reformasi
  • 3.2. Status dan Progres Rencana
  • 4.1. Rencana Kerja Bulanan
  • 4.2. Realisasi Kegiatan Koordinasi
  • 4.3. Hasil dan Kesepakatan Koordinasi
  • 4.3.1. Perda yang mengatur Pengelolaan Retribusi Terminal
  • 4.3.2. Input Retribusi Terminal

DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA

URBAN SECTOR DEVELOPMENT REFORM PROJECT IBRD Loan No. 4786 – IND/PHRD Grant No. TF.053555-IND

LAPORAN BULANAN

OLEH :

MOHAMMAD SAGAF LAMUREKE INDIVIDUAL CONSULTANT GENERIC CAPACITY BUILDING

: KABUPATEN PARIGI MOUTONG PROPINSI SULAWESI TENGAH

DESEMBER 2008
Association with :

Departemen Keuangan

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional BAPPENAS

Departemen Dalam Negeri

THE WORD BANK

GCB

USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND, PHRD GRANT No, TF 053555-IND

DAFTAR ISI Halaman Judul Kata Pengantar Daftar Isi Daftar Tabel Daftar Lampiran Daftar Gambar I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1.2. Tujuan dan Sasaran 1.3. Lingkup Pekerjaan 1.4. Stake Holder yang Dilibatkan 1.5. Struktur Laporan II. PROFIL DAERAH 2.1. Profil Daerah 2.1.1. Letak Geografis, Luas Wilayah Darat Laut 2.1.2. Jumlah Kecamatan, Kelurahan dan Desa yang dimiliki 2.2. Profil dan Status Sub Proyek 2.3. Baseline Agenda Reformasi III. STATUS DAN PROGRES 3.1. Rencana Tindak Reformasi 3.1.1. Rencana Tindak Reformasi Bidang Pengembangan Kapasitas dan Pengelolaan aset 3.1.2 Rencana Tindak Reformasi Bidang Pengembangan Kapasitas dan Pengelolaan aset Triwulanan 3.1.3 Rencana Tindak Penanganan Temuan Misi Supervisi – 6 USDRP Kabupaten Parigi Moutong Bidang Pengembangan Kapasitas dan Pengelolaan aset 3.2. Status dan Progres Rencana 3.2.1. Status dan Progres Pembangunan Infrastruktur 3.2.2 Status dan Progres Tindak Reformasi Bidang Pengembangan Kapasitas dan Pengelolaan aset 3.2.3 Status dan Progres Tindak penanganan Temuan Misi Supervisi-6 USDRP 3.2.4 Status dan Progres Pelaksanaan agenda Reformasi Di Tingkat Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong IV. AKTIFITAS KOORDINASI 4.1. 4.2. 4.3. 4.3.1 4.3.2 Rencana Kerja Bulanan Realisasi Kegiatan Koordinasi Hasil dan Kesepakatan Koordinasi Perda Yang Mengatur Pengelolaan Retribusi Terminal Input Retribusi Terminal iii 27 28 29 29 31 i ii iii iv v vi 1 2 3 3 4 5 5 6 7 8 17 17 18 19 21 21 22 23 24

GCB

USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND, PHRD GRANT No, TF 053555-IND

V. MASALAH, TINDAK LANJUT DAN REKOMENDASI 5.1. 5.2. 5.3. Permasalahan Tindak Lanjut Rekomendasi 33 33 34

Lampiran- Lampiran

iv

GCB

USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND, PHRD GRANT No, TF 053555-IND

DAFTAR TABEL No 1. 2. 3. 4. 5. Teks Pembentukan Kecamatan Baru, Desa/Kelurahan Baru Kabupaten Parigi Moutong Status Pembiayaan dan Pelaksanaan Proyek Matriks Prioritas Pembangunan Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2009 Rencana Tindak Reformasi Bidang Pengembangan Kelembagaan dan Pengelolaan Aset USDRP Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2009 Rencana Tindak Reformasi Bidang Pengembangan Kelembagaan dan Pengelolaan Aset USDRP Kabupaten Parigi Moutong Triwulanan (Desember 2008 – Pebruari 2009) Matriks Tindak Lanjut Misi Supervisi – 6 USDRP di Kabupaten Parigi Moutong Status dan Progress Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur USDRP Matriks Pelaksanaan Tindak reformasi Bidang peningkatan Pengelolaan Aset bulan desember 2008 Matriks Pelaksanaan Kegiatan Penanganan Temuan Misi Supervisi – 6 USDRP Rencana Kerja Konsultan Individu Generic Capacity Building Bulan Januari 2009 Matriks Kegiatan Koordinasi Konsultan Individu Generic Capacity Building Kabupaten Parigi Moutong Bulan Desember 2008 Jumlah Kenderaan dan Penumpang Masuk Terminal Toboli, Tahun 2005 Realisasi Penerimaan dan jumlah kenderaan Masuk terminal Toboli hingga Bulan September 2008 Halaman 6 7 8 17

19 20 21 22 23 27 28 31 32

6 7 8 9 10 11 12 13

v

PHRD GRANT No. Laporan Realisasi Penerimaan Retribusi Terminal Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2008 sampai Bulan Oktober 2008 7. Peraturan Daerah Kabupaten Parigi Moutong Nomor 34 Tahun 2005 5. Lembar Waktu/Time sheet 9.GCB USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND. Rencana Tindak Konsultan Individu Generic Capacity Building Kabupaten Paringi Moutong Tahun 2008/2009 3. Daftar Hadir Konsultan Individu Kabupaten Parigi Moutong 10 Rekomendasi Hasil Pemeriksaan Laporan vi . TF 053555-IND DAFTAR LAMPIRAN 1. Rencana Tindak Konsultan Individu Generic Capacity Building Kabupaten Paringi Moutong Trwulan I Tahun 2008/2009 2. Rencana Kegiatan Pengembangan Kapasitas Pengelolaan Aset Daerah Kabupaten Parigi Moutong dan Usulan Pendanaanya Melalaui APBD 4. Dokumentasi Kegiatan 8. Laporan Arus masuk Keluar Kendaraan Umum dan Penumpang di semua terminal kabupaten Parigi Moutong Januari – September 2008 Laporan Arus masuk Keluar Kendaraan Umum dan Penumpang di terminal Tboli kabupaten Parigi Moutong Januari – September 2008 6.

Urban Sector Development Reform Project (USDRP) dikembangkan di Kabupaten Parigi Moutong. kekacauan. sebagai manusia yang memiliki banyak kekurangan kami mengharapkan masukan dan kerjasama semua pihak agar program ini dapat berjalan dengan optimal. maupun para User pengguna Jasa Konsultan Perseorangan. maka ditempatkan konsultan individual dengan empat latar belakang keahlian. Keberadaan Konsultan tidak akan memberikan banyak manfaat tanpa bantuan dan dukungan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Maoutong maupun dari semua komponen USDRP . Kami menyadari bahwa dalam penyusunan Laporan Bulanan ini masih banyak kekurangan-kekurangan yang perlu mendapat perbaikan . yang telah memberikan rahmat dan karuniaNya sehingga segala aktifitas kita dalam mengemban amanat reformasi dibidang tata pemerintahan dapat terus berjalan. Untuk itu.GCB USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND. Team Leader. Didalam laporan ini juga memuat beberapa Rencana Tindak Reformasi yang kami ajukan sebagai program kerja konsultan individu bidang Penguatan Kelembagaan dan Peningkatan Kapasitas yang memerlukan masukan dari Pemerintah Daerah Parigi Moutong. karena itu saran dan kritik manjadi bagian yang tidak terpisahkan dari penyempurnaanya dan untuk itu kami ucapkan banyak terima kasih Wassalam Agar arah reformasi berjalan sesuai yang di harapkan maka diperlukan sebuat tatanan system yang mengatur sehingga tidak berakhir pada MOH. Peningkatan Kapasitas dan Pengelolaan aset daerah. Sebagai sebuah program yang bertujuan untuk mempercepat reformasi. Dalam rangka pelaksanaan bantuan teknis. SAGAF LAMUREKE Konsultan Individu Bidang Generic Capacity Building Kabupaten Parigi Moutong . TF 053555-IND KATA PENGANTAR Puji Syukur kita panjatkan ke Hadirat Allah Subhana Wata`ala. Program yang mengedepankan dua strategi pendekatan (bantuan teknis dan fasilitasi pendanaan infrastruktur) . PHRD GRANT No. yang salah satunya adalah Konsultan Individual bidang Penguatan Kelembagaan.

karena itu diperlukan dukungan dari semua pihak guna mempercepat kamandirian daerah ini. USDRP dengan tiga strategi pembangunan yang mengedepankan pendekatan holisrtik merupakan bentuk strategi yang dianggap cukup ideal untuk mengeliminir kekurangan-kekurangan yang terjadi dalam proses reformasi. USDRP mengadopsi pendekatan holistik yang melibatkan tiga strategi pembangunan dengan fokus pada strategi penanggulangan kemiskinan. Sistem akan berjalan bila masing masing berjalan pada tugas pokok dan fungsinya. walaupun waktu 12 (duabelas) bulan dianggap bukan waktu yang ideal karena dinilai terlalu singkat dan prematur. Ini terwujud dari komitmen yang di bangun bersama antara pimpinan daerah bersama jajarannya dengan dukungan masyarakat . Ibarat sistem tatasurya yang berjalan teratur. PENDAHULUAN 1. Urban Sector Development Reform Project (USDRP) adalah program yang disiapkan Pemerintah Indonesia bekerja sama dengan Bank Dunia (The World Bank) dalam rangka mewujudkan kemandirian daerah dalam penyelenggaraan pembangunan kawasan perkotaan yang layak huni. berkeadilan sosial. Peningkatan kapasitas sumberdaya pengelola pembangunan adalah hal mutlak yang harus dilaksanakan agar aset-aset pemerintah daerah yang telah dibangun dapat memberikan kontribusi yang signifikan guna membiayai pembangunan berikutnya. Namun demikian agenda yang disepakati belum sepenuhnya dapat dilaksanakan yang disebabkan oleh berbagai keterbatasan .1. Untuk mewujudkan kemandirian daerah dalam penyelenggaraan pembangunan kawasan perkotaan . Ini diakui oleh Pemerintah Daerah Parigi Moutong sangat membantu mencapai tujuan pembangunan. dimana masing-masing planet beredar pada garis orbitnya dan tidak bertabrakan satu -1– . pembaruan/reformasi dasar dan investasi pembangunan infrastruktur perkotaan. dengan tiga komponen kegiatan yng meliputi peningkatan kapasitas. berbudaya. produktif dan berkelanjutan serta saling memperkuat dalam mendukung keseimbangan pengembangan wilayah. Kabupaten Parigi moutong adalah salah satu daerah tingkat dua di Indonesia yang sedang dalam upaya menjabarkan reformasi dalam sistem pemerintahan daerahnya. PHRD GRANT No. Latar Belakang. strategi pengembangan ekonomi lokal dan strategi peningkatan pelayanan publik.GCB USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND.08 . TF 053555-IND I.Laporan Bulan Des. Kehadiran konsultan individual diharapkan dapat menjadi katalis yang bisa mempercepat proses kemandirian.

seorang doktor statistik berkebangsaan Amerika Serikat yang merupakan pakar kualitas ternama mengajarkan kepada Jepang tentang konsep pengendalian kualitas. yang dimulai dari sederet siklus sejak adanya ide untuk menghasilkan suatu produk. produktif dan berkelanjutan serta saling memperkuat dalam mendukung keseimbangan pengembangan wilayah. Donatur (World Bank) dan Konsultan Individual dalam suatu sistem kendali operasional yang baik. Dr. W. Tujuan dan Sasaran Urban Sector Development Reform Project (USDRP) bertujuan mewujudkan kemandirian daerah dalam penyelenggaraan pembangunan kawasan perkotaan yang layak huni. Ketentuan ini juga berlaku bagi sistem pemerintahan yang pada dasarnya adalah penyedia jasa layanan publik bagi warga negara dimana produk layanan ini dikonsumsi. mendorong terbentuknya regulasi yang menjamin keberlanjutan proses tersebut dalam kontrol pemerintah daerah. Pemerintah Pusat. 1. TF 053555-IND dengan yang lain.Laporan Bulan Des. Edwards Deming. berbudaya. mengemukakan bahwa proses pengelolaan harus dipandang sebagai perbaikan kualitas secara terus menerus (continous quality improvement). -2– . dengan distribusi. PHRD GRANT No. Seterusnya berdasarkan informasi sebagai umpan balik yang dikumpulkan dari pengguna produk dikembangkan ide-ide untuk mengembangkan produk baru atau meningkatkan kualitas produk lama.GCB USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND. berkeadilan sosial. Proses ini membutuhkan kerjasama semua pihak yang terlibat dalam koridor USDRP. Selanjutnya diperlukan sebuah proses yang tidak instan namun setahap demi setahap. yakni Pemerintah Daerah. Untuk membangun sistim kualitas modern diperlukan transformasi manajemen menuju kondisi perbaikan terus-menerus (continuous improvement) . Untuk itu diperlukan manajemen pengelolaan aset yang bertumpu pada kemampuan sumberdaya manusia dan regulasi yang mengatur tatanan tersebut. pengembangan produk. Menurut Deming.08 . pengelolaan aset USDRP dan asetaset lainnya serta perbaikan manajemen.2. Buruknya kualitas layanan publik berakibat pada hancurnya sistim pemerintahan dan menimbulkan kekacauan. proses produksi sampai. Sasaran dari pengadaan konsultan individual Generic Capacity Building adalah membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong dalam mempercepat terwujudnya kemandirian melalui proses peningkatan kapasitas sumberdaya manusia.

Membantu Pemerintah Daerah dalam merancang dan melaksanakan operasional.GCB USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND. serta sistem dan prosedur kendali interal yang baik. Membantu Pemerintah Daerah untuk menentukan skema terbaik pengelolaan aset USDRP. Komponen internal USDRP. b. 3) Project Manajemen Unit (PMU) di daerah Kabupaten Parigi Moutong. Dan Pemerintah pusat beserta Departemen-Departemen yang terlibat dalam kegiatan ini. 1) Konsultan individu lain selain Generic Capacity Building didaerah Kabupaten Parigi Moutong. Membantu merancang sistem tata pemerintahan dan prosedur untuk memastikan pelayanan jasa dan keberlanjutan keuangan yang baik dari aset USDRP segera setelah aset tersebut berada dalam tahap operasional. -3– . TF 053555-IND 1. g.Laporan Bulan Des. 4) Central Projec Manajemen Unit dan Konsultan di tingkat pusat. h. Lingkup Pekerjaan Berdasarkan kerangka acuan kerja.3. Pemerintah Daerah Parigi Moutong beserta dinas-dinasnya yang secara operasional menangani pengelolaan proyek USDRP maupun aset-aset lainnya. Stakeholdler Yang Dilibatkan Dalam implementasi kegiatan dilapangan. Membantu Pemerintah Daerah melaksanakan proyek perintis program dan rencana aksi yang akan dikembangkan. Membantu Pemerintah Daerah untuk mengembangkan program dan rencana kerja peningkatan pendapatan.4.08 . serta membantu pemerintah dalam menganalisa apakah aset-aset tersebut telah digubakan secara optimal dan dikelola secara profesional. e. 2) Project Implementation Unit (PIU) Pasar dan terminal. akuntasi. 5) Wold Bank b. 1. Melaksanakan studi mengenai program dan aset yang dapat memberikan pendapatan bagi Pemerintah Daerah baik aset yang telah ada maupun yang potensial. d. yang terdiri atas . mala kingkup pekerjaan konsultan individu bidang Pengembangan Kelembagaan dan Peningkatan Kapasitas (Generic Capacity Building) adalah : a. Mereview pelaksanaan dan kinerja pengelolaan aset yang telah ada saat ini dan serupa. f. PHRD GRANT No. c. Membantu Pemerintah Daerah untuk membentuk skema yang telah dipilih sebelumnya. maka ada dua komponen stakeholdler yang harus dilibatkan : a.

Status dan progres berisikan Rencana tindak reformasi yang disepakati yang merupakan rencana kerja konsultan selama enam bulan d. dokumentasi kegiatan dan laporan -4– . Rencana tindak reformasi dan rencana kerja bulanan. Pendahuluan berisi hal-hal umum yang berkaitan dengan USDRP temasuk didalamnya tujuan pelaksanaan proyek serta komponen yang terlibat di dalamnya b. Struktur Laporan a.GCB USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND. Aktifitas koordinasi berisikan hal-hal yang dilakukan konsultan indifidu di Kabupaten Parigi Moutong termasuk rencana kerja bulanan. Lampiran terdiri dari. realisasi kegiatan dan kesepakatan koordinasi e.Laporan Bulan Des. Surat Rekomendasi PMU atas hasil laporan .5. Profil daerah berisikan karakteristik daerah termasuk sumberdaya yang dimiliki dan komitmen yang kuat dari Pemerintah Daerah dalam menjalankan proses reformasi c. Permasalahan. . perkembangan pekerjaan fisik. Time sheet. Tindak lanjut dan Rekomendasi berisikan kendala-kendala yang dihadapii dalam pelaksanaan USDRP diKabupaten Parigi Moutong serta tindak lanjut yang harus dilakukan untuk mengatasi permasalahan f. TF 053555-IND 1.08 . PHRD GRANT No.

.6 berada pada klasifikasi menengah .828. 2.5 % disusul sector perdagangan. Status Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 65.Sebelah Barat : berbatasan dengan Kabupaten Buol. Profil Daerah Kabupaten Parigi Moutong Tergolong Kabupaten muda di Sulawesi Tengah.1. yaitu 64.8. Kabupaten Toli-Toli dan Propinsi Gorontalo : berbatasan dengan Teluk Tomini : berbatasan dengan Kabupaten Poso dan Propinsi Sulawesi Selatan : berbatasan dengan Kota Palu dan Kabupaten Donggala -5– .Sebelah Utara . terbentuk berdasarkan UU No 10 tahun 2002 yang sebelumnya termasuk wilayah Kabupaten Donggala. Indeks Pendidikan termasuk dalam kategori sedang yaitu 74.pada tahun 2006..621.2) . ibukota Propinsi Sulawesi Tengah yang dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat selama kurang lebih 1.5 jam Sejak berpisah dengan kabupaten induk (kabupaten Donggala).594. Luas Wilayah (Darat dan Laut) Kabupaten Parigi Moutong terletak di pesisir / belahan timur pulau Sulawesi yang membentang sepanjang teluk tomini sec ara geografis. dari Rp 8.Sebelah selatan .39 % dan sector angkutan dan komunikasi sebesar 7.08 .GCB USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND. Sektor pertanian merupakan primadona dalam distribusi PDRB yakni 55.pada tahun 2005 menjadi Rp 9. hotel dan restoran sebesar 14.415. Sedangkan Indeks Harapan Hidup (IHH) termasuk kategori rendah . Kabupaten Parigi Moutong memiliki kemajuan dalam pertumbuhan ekonomi yang pada tahun 2006 mencapai 7. Kabupaten ini terletak kurang lebih 90 km arah timur Kota Palu.5 jauh diatas rata-rata Sulawesi Tengah yang hanya 57. Dengan batas-batas wilayah : .5 .1.Sebelah Timur .Laporan Bulan Des.2 atau masih berada dibawah ratarata Propinsi Sulawesi Tengah (80. Namun Indeks daya beli termasuk tingi yakni 85.121006” Bujur Timur dan posisi 0o14” Lintang Selatan 04o40” Bujur Utara. Letak Geografis.1. tepatnya pada posisi 119o45” . PHRD GRANT No. TF 053555-IND II.80 %. Selain itu Pendapatan perkapita juga meningkat. PROFIL DAERAH 2.78 %.

Laporan Bulan Des.08 . No. 1 2 3 Kegiatan Pemekaran Kecamatan Desa Tahun 2 2002 6 04 2003 6 04 2004 8 115 2005 10 118 2006 14 143 2 2007 19 175 2008 20 176 4 4 Kelurahan 4 4 4 4 4 4 5 Kondisi perangkaan diatas diharapkan akan lebih ditingkatkan melalui pelaksanaan program USDRP yang melakukan pembangunan sarana perekonomian pasar sentral parigi yang terletak di Desa Kampal dan terminal di Desa Toboli. Kelurahan dan Desa yang Dimiliki Secara administrasi Kabupaten Parigi Moutong pada tahun 2008 terdiri dari 20 Kecamatan. sedangkan kecepatan angin rata-rata umumnya berkisar 3 -5 knots pada tahun 2006. sedangkan musim barat terjadi sekitar bulan Oktober sampai dengan bulan Maret yang ditandai dengan kurangnya hujan.2 Jumlah Kecamatan. 176 Desa.5 mm. PHRD GRANT No. Desa dan Kelurahan sejak Dibentuknya Kabupaten Parigi Moutong dapat dilihat pada tabel berikut ini: Tabel : 1 . yang membentang dari ujung Kecamatan Sausu bagian selatan hingga Kecamatan Moutong di bagian utara dengan luas wilayah 6. perputaran arus udara dan dua musim secara tetap yaitu musim barat yang kering dan musim timur yang banyak membawa uap air. bervariasi dari 5 – 135. Musim di Kabupaten Parigi Moutong dipengaruhi oleh keadaan iklim. desa/kelurahan baru Kabupaten Parigi Moutong.85 km 2 . 2. Di Kabupaten Parigi Moutong umumnya rata-rata curah hujan pada tahun 2006. Musim timur terjadi sekitar bulan April sampai September yang ditandai dengan banyak turun hujan. TF 053555-IND Kabupaten Parigi Moutong juga memiliki keistimewaan dilewati oleh garis meridian 120o Bujur Timur yang menjadi acuan dari penentuan waktu untuk wilayah yang termasuk dalam Waktu Indonesia Tengah (Wita) selain itu Kabupaten Parigi Moutong berada pada ketinggian 0 – 2.5 mm dengan curah hujan tertinggi terjadi pada bulan Juni sebesar 135. Untuk mengetahui perkembangan pembentukan Kecamatan.Pembentukan Kecamatan baru. -6– .231.900 mdpl dan garis pantai sepanjang 472 km di Teluk Tomini. letak geografis.GCB USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND.1. Tiupan angin di Kabupaten Parigi Moutong yang sering terjadi sekitar lembah palu mempunyai kecepatan maksimum antara lain 15 – 21 knots. dan 5 Kelurahan.

100 los. Duta Teknik Utama APBD 395. Multikarsa Medatama APBD 395.940. penginapan berkapasitas 16 kamar.Terminal Fisik PT. Dilengkapi dengan fasilitas bangunan Kantor pengelola pasar.29 Oktober 2007 29 Oktober 2009 Superv.05 September 2007 5 Maret 2009 Supervisi Pasar Non fisik PT.2. Pembangunan Pasar Sentral Parigi : Pembangunan bangunan Pasar Sentral Parigi seluas 7000 m2 diatas lahan seluas 4 Ha.19. perkantoran seluas 700 m2. Pembiayaan kegiatan USDRP yang utama bersumber dari Pinjaman Bank Dunia dan hibah Pemerintah Jepang –Policy and Human Resources Developmen (PHRD) Fund.000 m.Laporan Bulan Des.000.500 m2 .500.353.000.095. c.000.493.000. PHRD GRANT No.GCB USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND.5.592.000.000. Terdiri dari bangunan utama berupa peron seluas 1.901.000. MCK.7 Ha.29 Oktober 2007 29 Oktober 2009 Kons.444.000.08 . Status sub proyek Tabel 2 Status Pembiayaan dan Pelaksanaan Proyek Paket Pekerjaan Jenis Perusahaan Sumber Dana SLA (Rp) Nilai Kontrak (Rp) Komposisi IBRD Komposisi APBD Mulai Kontrak Selesai Kontrak Konstruksi Pasar Fisik PT Waskita Karya IBRD 21. Tempat Pembuangan sampah sementara (TPS) dan saluran drainase. Terminal Non fisik PT.8. 16 kios. saluran drainase sepanjang 1. ruang tunggu 270 m2 . kantin.395.27 Agustus 2007 27 Februari 2009 -7– . tempat parkir.200 m2. jaringan air bersih perpipaan (670 m) .000.353. Tempat parkir seluas 1.Ariescount Perdana IBRD 6.041.19. Berikut ini adalah status sub Proyek USDRP di Kabupaten Parigi Moutong. Profil dan status Sub Proyek USDRP menyediakan bantuan untuk membiayai investasi pembangunan infrastruktur perkotaan yang disulkan oleh pemerintah kabupaten dalam rangka memperbaiki / meningkatkan pelayanan umum perkotaan. Pembangunan Terminal Toboli.000.054. Yang akan menampung 64 unit Ruko .2.000. pagar dan gerbang. TF 053555-IND 2. jalan.000. pos penjagaan.500.940.750.444. Pembangunan terminal bus tipe C diatas lahan seluas 1.750.000. b.395. 100 kios dan 150 lapak Pedagang Kaki Lima (PKL). Namun dalam pelaksanaanya USDRP mendorong pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk bersama-sama menyediakan dana pendamping guna mencapai hasil pelaksanaan yang lebih optimal. a.

Badan Pemberdayaan Perempuan. 7. Program Pelayanan Kesehatan Penduduk Miskin 5.08 . Pemberdayaan Fakir Miskin. Ini dibuktikan dengan adanya regulasi yang mengatur Kabupaten Parigi Moutong sejak tahun 2004. Matriks Prioritas Pembangunan Kabupaten Parigi Moutong tahun 2009 No 1 1 Rencana tindak transparansi dan partisipasi di Proritas Pembagunan 2 Penanggulangan Kemiskinan. TF 053555-IND 2. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa 3.3. -Terwujudnya Keharmonisan kerja dan Berusaha -Menetapkan dan SKPD yang Melaksanakan 4 1. 6. Pengadaan sarana dan prasarana pendukng usaha -8– . Penyediaan Pelayanan KB dan alat kontasepsi bagi keluarga miskin. Dinas Dukcapil 5. Bagian Ekbang 8. Dinas Sosial 2. Dinas Nakertrans 6. Dinas Kelautan dan Perikanan 10. BAPPEDA 12. Pemerintah Daerah harus mampu menyediakan pelayanan umum yang prima dan berkelanjutan dengan mengacu pada standar pelayanan minimal secara adil bagi semua golongan.Laporan Bulan Des. pengelolaan keuangan daerah serta pengadaan barang dan jasa.GCB USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND. Pemberdayaan Fakir Miskin 2. 13. Badan Keluarga Nama Program 5 1. UKM dan Namdal. Dinas Pemuda. Pariwisata dan Kebudayaan 9. Koordinasi Perumusan Kebijakan dan Singkronisasi pelaksanaan upaya-upaya penanggulangan kemiskinan dan penurunan kesenjangan. peningkatan kesempatan kerja dan investasi Sasaran 3 -Adanya Singkroisasi penanggulangan kemiskinan di daerah -Adanya pemantauan terhadap programprogram penanggulangan kemiskinan -Meningkatnya kualitas belajar masyarakat miskin -Tersedianya Tenaga kerja trampil dan Produktif. Komunitas adat Terpencil (KAT) dan Penyandang Masalah Kesejhteraan Sosial (PMKS) lainya 7. Berikut ini adalah agenda reformasi Kabupaten Parigi Moutong yang dituangkan dalam matriks prioritas pembangunan Kabupaten Parigi Moutong sebagai berikut : Tabel 3. Inisiatif reformasi dalam USDRP mencakup transparansi dan partisipasi dalam pembangunan perkotaan dan penyelenggaraan pelayanan public. Pengadaan obat pelayanan Gakin 4. Sesuai amanat UU no 32 tahun 2004. Dinas Perindustrian dan Perdagangan 11. Olahraga. Dinas Kesehatan 4. 3. Baseline Agenda Reformasi Reformasi tata pemerintahan dasar dimaksudkan untuk mendorong peningkatan efektifitas dan efesiensi tat pemerintahan di kabupaten/kota peserta USDRP guna mencapai keberlanjutan pembangunan perkotaan dan penyelenggaraan pelayanan umum dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui pengembangan ekonomi local . PHRD GRANT No. Komitmen Pemerintah daerah Kabupaten Parigi Moutong untuk menlaksanakan reformasi patut menjadi contoh bagi daerah lainnya. Pelatihan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Fakir Miskin 8. Dinas Koperasi.

PSK. Progam pemeliharaan Kantratibmas dan pencegahan tindak kriminal. Program Pendidikan Politik Masyarakat 2. Narkoba dan penyakit sosial lainnya).Laporan Bulan Des. 1. pendidikan dan Pelatihan Badan bagi keluarga miskin 9.08 . 11. 18. Peningkatan kesempatan kerja 12. 24. Pemberdayaan Fakir Miskin . 13. Program Pengembangan Nilai Budaya. PHRD GRANT No. 16. 22. Program Pengembangan dan pemasaran pariwisata 26. Program Peningkatan Kapasitas Sumberdaya Aparatur -9– . Program pengelolaan keragaman budaya 28. Badan Kepegawaian. 2. KAT dan PMKS lainnya. 19. Perbaikan gizi masyarakat. 21. Program pengembangan Destinasi Pariwisata 27.Program Peningkatan Promosi dan Kerjasama Investasi 15. Program Penyiapan Potensi Sumberdaya sarana dan Prasarana. Peningkatan Kualitas dan produktifitas Tenaga kerja 23. Pelestarian dan aktualisasi adat daerah 25. Perencanaan Pembangunan Ekonomi.GCB USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND. 10. Pelayanan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial. Program Efesiensi Perdagangan Dalam Negeri. -Melaksanakan kajian tentang aturan dan kebijakan penanaman modal dan potensinya -Penyediaan sarana pendukung Pengembangan Investasi Berencana 2 Peningkatan aksesbilitas dan kualitas pendidikan dan kesehatan . Peningkatan Kemampuan (Capacity Building) Petugas dan Pendamping Sosial . 20. Program Peningkatan Iklim Investasi dan Realisasi Investasi. 14. TF 053555-IND mengembangkan potensi unggulan daerah -Menjalin koordinasi dengan investor dan berpartisipasi dalam pameran-pameran investasi -Pembuatan Master Plan pengembangan penanaman modal. Perlindungan Konsumen dan Pengamanan Perdagangan. Peningkatan kegiatan budaya kelautan dan wawasan maritim kepada masyarakat 29. Perlindungan dan pengembangan Lembaga Ketenaga kerjaan. 17.Terdidik dan terlatihnya SDM aparatur secara formal 1. Pembinaan para penyandag cacat dan Trauma. Pembinaan eks Penyandang Penyakit Sosial (Narapidana.

7. Pembinaan Panti Asuhan/Jompo Program Promosi Kesehatan dan Pemeberdayaan Masyarakat Program Perbaikan Gizi Masyarakat Program pencegahan dan Penanggulangan Penayakit Menular. . Program Peningkatan Kesehatan .Meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan untuk masyarakat miskin . Komunikasi dan Informatika Badan Kesbang. 19. 21.Menuntaskan buta aksara dan melek teknologi . . Politik dan Linmas Badan Pemberdayaan Perempuan Bagian Kesra Badan Keluarga Berencana Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan.Menurunkn tingkat kematian ibu hamil . Program Pelayanan Kontrasepsi Program Penyiapan Tenaga Pendamping Kelompok Bina Keluarga. 13. 9.Sarana dan prasarana kesehatan yang lebih baik dan memadai . 7. 16.10 – . 10.Laporan Bulan Des. Dinas Kesehatan RSUD Anuntaloko Badan Dukcapil Bagian Ekbang Dinas Dikjar Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah. 22. 4. peningkatan dan perbaikan Sarana dan Prasarana Puskesmas dan Jaringannya. 13.GCB USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND.08 . Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Dinas Pertanian dan Peternakan Dinas Kelautan dan Perikanan. Peningkatan Sarana dan Prasarana Rumah Sakit/Rumaha sakit Jiwa/Rumah Sakit ParuParu/Rumah Sakit Mata. Pogram Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerj Program Kebijakan dan Manajemen Pembangunan Kesehatan. 6. Program Satandarisasi Pelayanan Kesehatan. Program Obat Perbekalan Kesehatan dan Makanan Prgram Upaya Kesehatan Masyarakat. 9. 12. 3.Membuka aksesbilitas masyarakat terhadap pendidikan dasar . 4. 14. Progrm Standarisasi pelayanan kesehatan Program Pengembangan Lingkungan Sehat Program Pelayanan Kesehatan Lansia. 11. 16. 17.Meningkatkan Layanan informasi dan minat baca kalangan siswa dan pelajar . 14. 5. 6. 18. 20. 5.Terpenuhinya kebutuhan masyarakat akan pendidikan dan informasi 3.Memenuhi Kebutuhan peningkatan sumberdaya aparatur . 8. 11. Bappeda Dinas Pehubungan. 15.Profesionalitas tenaga penajar dan tenaga pendamping kelompok bina keluarga. 23. PHRD GRANT No. Program Pengadaan. 12. Program Pengadaan. 8. 15. Pencegahan dan Penaggulangan Penyakit ternak.Menigkatnya kapasitas masyarakat dalam mendapatkan informasi . TF 053555-IND . 17. 10. Program Kesehatan Reproduksi Remaja. Program Bidang Manajmen Pemerintahan. Program Peningkatan KesehatanIbu melahirkan dan Anak.Mencegah dan menanggulani wabah penyakit menular .

Pendidikan Luar Sekolh. - - . informasi dan Media Massa 39. 26. Peningkatan Ketahanan Pangan Peningkatan Pemasaran hasil Produksi Pertanian Peningkatan Penerapan Teknologi Pertanian. 3. 28. 5. PHRD GRANT No. 40. Program pendidkan politik masyarakat. Pembinaan dan Pengembangan Pemuda dan Olahraga 34. Pendidikan dan Pelatihan 3. Pengembangan Data/Informasi 25.GCB USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND. 38. Dinas Kelautan da 1. Badan Kepegawaian. Perikanan.Laporan Bulan Des. Kehutanan dan Pembangunan Perdesaan Mencapai Kestabilan Ketahanan Pangan Meningkatnya Pemasran Hasil Produksi pertanian Meninkatnya Penerapan Teknologi Hasil Pertanian 1. Pemeliharaan rutin berkala Sarana Pengolahan dan penyimpanan arsip 36. Peningkatan Produksi Pertanian Pemberdayaan Penyuluh Pertanian Lapangan Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Ternak. Program pendidikan Menengah Umum da Kejuruan. Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun 27.08 . Pogram Pengembangan Komunikasi. 37. Bagiam Ekbang 5. Perlindungan hak Perempuan dan anak. Peningkatan Kualitas Layanan Informasi. Program Pendidikan Anak Usia Dini. 4. Bagian Tapem 6. Perencanaan Pembanguna Sosial Budaya. 35. Program Pengembangan Budaya Baca dan Pembinaan Perpustakaan. Pengembangan Kebijakan dan keserasian Kebijakan Pemuda 32.11 – . TF 053555-IND 24. 6. Peningkatan Manajemen Pendidikan 30. pemuda dan Olaharaga 31. Pemerataan Layanan Pendidikan 29. 2. 3 Revitalisasi Pertanian. Pembinaan dan Pengembngan Pendidikan Luar Sekolah 33. Dinas Pertanian dan Peternakan 2. Dinas pemberdayaan Masyarakat dan Pemeritaha Desa 4.

22. 15. 29. 26. Peningkatan Penerapan teknologi Pertanian/Perekbunan Pemberdayaan Penyuluh pertanian/Perkebunan Lapangan Penigkatan Produksi Perkebunnan. 23. PHRD GRANT No.12 – . - - - - Peningkatan Produksi Hasil Peternakan. Pengembangan Lembaga Ekonomi Perdesaan.GCB USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND. 8. 16.Laporan Bulan Des. Peningkatan kesejahteraan 4 Pembangunan - Terciptanya 1. laut dan air tawar Tertatanya daerahperbatasan dan daerah otonomi baru. 13. Optimalisasi Pengolahan dan Pemasaran Produksi perikanan Pengembangan Usaha Perikanan Budidaya PayauLau dan air tawar Peningkatan Partisipasi Masyarakat dlam membangun desa Kerjasama pembangunan Program penataan dan Penggunaan Tanah. Peningkatan Pemasaran hasil prodksi Pertanian /perkebunan. . Program Penataan daerah perbatasan. 30. 19. Rehabilitasi Hutan dan lahan. 9. Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan 9. 31. 14. Dinas Kehutanan dan Perkebunan 8. Pemanfaatan Sumberdaya Hutan Pengembangan Hasil Hutan Non Kayu Peningkatan Kesejahteraan Petani Peningkatan Ketahanan Pangan. Program Bidang Penelitian dan pengembangan daerah. Dinas Pekerjaan 1. 28. 11. 18. pertanian/perkebunan.08 . Program Penataan erah otonomi baru Program Pembainaa desa Peningkatan Keberdayaan Masyarakat Perdesaaan. 12. TF 053555-IND - Tersedianya Penyuluh Pertanian yang profesional dilapangan. 24. BAPPEDA 7. Pengembangan Usaha Perikanan Tangkap Pengemangan Sistem Penyuluh Perikanan. Perlindungan dan konservasi sumber daya hutan. Pemberdayaan ekonomi Masyarakat Pesisir. 27. - Perikanan 7. 20. 17. 21. Terpeliharanya Hutan dan Lahan Berkembangnya Produksi hasil hutan non kayu Mengembangkan lembaga ekonomi perdesaan Optimalnya Pengolaha dan Pemasaran produksi Perikanan Berkembangnya Usaha Budidaya perikanan air payau. 10. 25.

Program Peningkatan Pelayanan Transportasi laut. 5. 3. Dians Nakertrans 5.GCB USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND. . rawa dan jaringanpengaiaran lainnya. 3. BAPPEDA 4. Komunikasi dan Informatika. 8. 3. 11. 15. Program pengembangandan pengelolaan jaringan irigasi. Terciptanya Perlindungan dan Konserfasi Sumberdaya alam Terkendalinya Polusi Umum 2. TF 053555-IND Infrasruktur Pembangunan Infrastruktur Perdesaan Terciptanya Wilayah strategis yang berkembang dan cepat umbuh Meingkatnya kinerja Pengolahan Persampahan Tercapainya Kestabilan ketenagalistrikan Teraturnya jasa konstruksi Terpeliharanya jalan dan jembatan Menormalisasikan dan mengendalikan sungai. 16. 2. Program Pembangunan sistem informasi database jalan dan jembatan. - Badan Pengelolaan Lingkunan hidup Dinas Pekerjaan Umum Badan Kesbang. 12. 3. 4. 2. - - - - - - 5 Pengelolaan Sumberdaya alam yang berwawasan lingkungan - 18. 13. Politik dan Linmas Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan 1. Tersedianya sistem Informasi Sumberdaya air Terciptanya sarana dan prasarana jaringanirirgasi rawa dn jaringan pengairan lainnya yang lebih baik. Program pembinaan dan pengembangan bidang ketenaga istrikan. Dinas Perhubugan.08 . PHRD GRANT No. Pengembangan kinerja Pengelolaan Persampahan Peningkatan sarana dan Prasarana aparatur. Program Pemanfaatan ruang Pengembangan wilayah Transmigrasi. 19. 7. 2. petani Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan Program Pengembangan Wilayah Startegis dan cepat tumbuh. 4. Program Pembangunan jalan dan jembatan Program Tanggap darurat jalan dan jembatan Program Peningkatan sarana dan prasarana kebinamargaan Program eaturan jasa konstruksi Program pemberdayaan jasa konstruksi Program rehabilitasi/ Pemeliharaan jalan dan jembatan. Dinas Pertambangan dan energi.Laporan Bulan Des. 4.13 – . 10. 14. Terpeliharanya struktur jalan dan jembatan. 6. Pelayanan dan rehabilitasi kesejahteraan sosial. 5. 9. 17. Progam Pembangunan Sarana dan fasilitas perhubungan. Perlindungan dan Konservasi SumberDaya Alam Peningkatan Pengem=ndalian Polusi Peningkatan Kualitas dan akses informasi sumbrdaya alam dan lingkunagan hidup Pengelolaan ruang terbuka hijau (RTH) Pengembagan Kineja 1.

3. 7.Laporan Bulan Des. Program Pembinaan. PHRD GRANT No. 3. Pengawasan Bidang pertambangan. 13. BAPPEDA 6. 1. 6 Pemberdayaan Koperasi Mikro Kecil dan Menengah.08 . 12. Danau dan sumberdaya air lainnya Program Pengendalian Banjir Program enyusunan Tataruang wilayah dan survey pemetaan (SIG) Program Pencegahan dini dan Penanggulangan Bencana alam. 4. 14. 5. 8. pemerintahan Desa Dinas Perambangan dan Energi Dinas Kalautan dan Perikanan. 9. 15. 7. 6.14 – . 11. 9. 10. - 1. Pengendalian pencemaran dan Perusakan lingkungan hidup Rehabilitasi dan Pemulihan Sumberdaya Alam Program Pengelolaan dan rehabilitasi ekosistem pesisir laut. 2. 8. Pengelolaan persampahan. 2. 10. 11. TF 053555-IND 5.GCB USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND. Program Pengembangan Pengelolaan dan konservasi Sungai. 6. Program Pengwasan dan penertiban Kegiatan rakyat yang berpotensi merusak lingkungan Pemeberdayaan Masyarakat dalam pengawasan dan pengendalian sumberdaya kelautan. 7. Program Peningkatan Kapasitas Iptek dan sistem Produksi Program Pengembangan Industri Kecil dan menengah Program peningkatan Kemampuan teknologi industri Program Penataan Struktur industri Program pengembangan sentra-sentra industriberbasis potensi lokal Program Perlindunga Konsumen Program Peningkatan dan pengembangan eksport Program efesiaensi perdagangan dalam negeri Program Pedagang kakilima dan asongan ProgramPenciptaan iklim usaha UKM yang Kondusif Program Pengembangan kewirausahaan dan . Usaha Kecil dan Menengah Dinas Perindustrian dan Perdagangan BAPPEDA. Dinas Koperasi.

Laporan Bulan Des. perencanaan Pembangunan Daerah 6. Pogram Laporan akuntabilitas pemerintah Derah 13.GCB USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND. Program Peningkatan Kapasitas Sumberdaya aparatur 4.15 – . Program Perencanaan Pembangunan Daerah 7. Program Penigkatan kulitas kelembagaan koperasi 14. Program Peningkatan Kapasitas Lembaga Perwakilan Rakyat 10. Program Pembangunan Bidang Ekonomi 16. Program Penyiapan Potensi Sumberdaya sarana dan prasarana 7 Peningkatan Sumberdaya Aparatur Pemerintah 1 2 3 4 5 6 7 Dinas Dikjar Bapusarda Dinas Kesehatan RSUD Anuntaloko Dinas Pekerjaan Umum BAPPEDA Dinas Perhubungan. Program Pengembangan sistem Pendukung Usaha bagi UMKM 13. Sekretariat DPRD Bagian Perlum Bagian Ekbang Sekretariat DPRD Bagian Kumdang Dinas pendapatan Pengelola Keuangan dan aset Daerah Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Dinas Pertanian dan Peternakan Dinas kehutanan Distamben Dinas Kelautan dan Perikanan Badan Kesbang. Program Peningkatan Iklim investasi dan realisasi Investasi 17. Pembinaan Organisasi Perempuan dan rawan Sosial 11. 2. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan. PHRD GRANT No. Program Peningkatan Pengawasan dan akuntabilitas aparatur negara. Program peningkatan sitem laporan capaian kinerja keuangan. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Program pemberntasan Penyakit Msyarakat 9. Program Pengembangan Wawasan Kebangsaan 8.08 . TF 053555-IND keunggulan kompetitif UKM 12. Program Peningkatan disiplin aparatur 3. Program pelayanan administrasi perkantoran 5. 15. politik dan Linmas Badan Pemberdayaan 1. Penigkata pemberdayaan Perempuan 12. Komunikasi dan Informatika Dinas Nakertrans Disparsenibud Badan Satpol PP. Program Peningkatan Promosi dan Kerjasama Investasi 15. 14. Program Koordinasi programPengawasan dan Pemantauan Pelaksanaan realisasi PKPT pada inspektorat 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 .

GCB USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND. Peningkatan Pelayanan Koordinasi Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah 22. TF 053555-IND Perempuan. Program penataan peraturan perundang-undangan 19. Program Bidang penjenjangan dan teknis Fungsional 21.08 . 23.16 – . 17. PHRD GRANT No. Kerjasama Informasi degan Media Massa. Publikasi Peraturan Perundang-undagan.Laporan Bulan Des. 175 Program Jumlah . Peningkatan dan pengembangan keuangan daerah 20. Program Penigkatan sistem pengawasan internal dan pengendalian pengawasan kebijakan 18. 16. Pembainaan dan Fasilitasi Pengelolaan Keungan Desa.

Kabupaten Parigi Moutong tergolong maju dalam proses reformasi. TF 053555-IND III.17 – . STATUS DAN PROGRES 3. Dinas Perhubungan dan Komunikasi dan Dinas terkait lainnya Bappeda. Dinas Pendapatan. Dinas Perhubungan dan Komunikasi dan Dinas terkait lainnya Kondisi saat ini Pengelolaan komponen retribusi belum maksimal Pengelolaan program belum optimal dan belum ditunjang oleh Teknologi dan sumberdaya yang memadai dimasingmasing SKPD Belum dilaksanakan Manajemen aset yang ada belum Kondisi yang diharapkan Teriventarisirnya inputinput retribusi Secara detail Bertambahnya Kuantitas dan kualitas input penerimaan Daerah Parigi Moutong yang akuntable 2.. PHRD GRANT No. 3.1. Bedasarkan kesepakatan Rapak Koordinasi Teknis USDRP tanggal 15 – 16 bulan Desember 2008. Rencana Tindak Reformasi Bidang Pengembangan Kapasitas dan Pengelolaan Aset Kehadiran proyek USDRP adalah sebagai bagian dari upaya untuk mendorong percepatan reformasi karena itu masing-masing bidang dalam lingkup Urban Institutonal Development Program bergerak dengan target masing-masing yang ingin dicapai oleh ke empat komponen UIDP. 3 Ujicoba program perbaikan penerimaan Mengkaji manajemen aset yang sudah ada. Dinas Pendapatan. maka Konsultan perorangan Bidang Pengembangan Kapasitas dan Pengelolaan aset mengagendakan Rencana Tindak sebagai berikut. Dinas Perhubungan dan Komunikasi dan Dinas Pendapatan Sekretaris Kabupaten Penerimaan Pendapatan Asli Daerah yang meningkat Manajemen aset yang dilaksanakan 4 . Tabel 4.1.08 . Bagi sebuah daerah yang belum satu dasawarsa dimekarkan dari Kabupaten induk.Laporan Bulan Des. Rencana Tindak Reformasi Reformasi adalah sebuah proses menuju kemandirian yang mesti dijalani agar tatanan pemerintahan dan masyarkat dapat menjadi lebih baik. Rencana Tindak Reformasi Bidang Pengembangan Kelembagaan dan Pengelolaan Aset USDRP Kabupaten Parigi Moutong tahun 2009 No 1 Lingkup Pekerjaan Studi kondisi dan potensi serta program Pemda mengenai komponen komponen pendapatan retribusi Pengembangan program perbaikan penerimaan alatalat produksi dan penerimaan Partner Kerja Pemda Bappeda.GCB USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND.1.

Laporan Bulan Des. 8 Bappeda.2. karena itu keberadan konsultan individual UIDP diharapkan dapat mempercepat proses tersebut dengan memberikan bantuan teknis kepada Pemerintah Daerah . Dinas Pendapatan Daerah dan Dinas terkait lainnya Dinas Perhubungan dan Komunikasi . Belum dilaksanakan 6 Belum dilaksanakan 7 Sekretaris Daerah Belum dilaksanakan Terbentuknya manajemen profesional serta layanan publik yang berkualitas dengan sistem kendali internal berbasis teknologi informasi. kajian dari lima skema pengelolaan dalam PMM Membantu Pemda membentuk kelembagaan skema yang terpilih . sustainable dan akuntable yang didukung oleh dengan Peraturan Daerah sebagai landasan hukum . menyusun organisasi dan tupoksi pengelola potensi pendapatan serta sistem pengawasan internal Mendesain sitem tata pemerintahan dan prosedur untuk menjamin pemberian pelayanan yang baik dan berkelanjutan atas aset USDRP Dinas Perhubungan dan Komunikasi . Dinas Pendapatan Daerah dan Dinas terkait lainnya berjalan optimal merupakan wujud sistem tata pemerintahan yang baik Dipilihnya skema pengelolaan terbaik melalui lokakarya dan ditetapkan dengan Peraturan Daerah Parigi Moutong Pengelola aset USDRP memiliki kemampuan manajerial yang baik dan profesional.08 .1.GCB USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND. menyusun struktur organisasi. TF 053555-IND penguatan kelembagaan dan analisa atas organisasi kerja 5 Membantu Pemda menetapkan skema pengelolaan terbaik.18 – . 3. Sekda serta Dinas terkait Belum dilaksanakan Pengelolaan aset USDRP yang profesional. Rencana tindak Reformasi Bidang Pengembangan Kapasitas dan Pengelolaan Aset triwulanan (Desember 2008 – Pebruari 2009) Pelaksanaan agenda reformasi merupakan merupakan target utama proyek USDRP di Kabupaten Parigi Moutong. training pengelola dan study banding Membantu Pemda mendesain dan melaksanakan sistem pengendalian dan prosedur yang baik. PHRD GRANT No.

. b. PHRD GRANT No. Dinas Pendapatan. Dinas Perhubungan dan Komunikasi dan Dinas terkait lainnya Dinas Perhubungan dan Komunikasi dan Dinas Pendapatan Langkah Pelaksanaan Kegiatan a. Penyiapan sumbedaya pengelola yang profesional Monitoring dan evaluasi. d.1. a. Monitoring adalah bagian yang tidak terpisahkan dari sebuah mekanisme proyek . 2 3 4 5 Mengkaji manajemen aset yang sudah ada. TF 053555-IND Kabupaten Parigi Moutong. e. b. c. c. Rencana Tindak Penanganan Temuan Misi Supervisi ke 6 USDRP Kabupaten Parigi Moutong Bidang Pengembangan Kapasitas dan Pengelolaan Aset.Harus diakui bahwa manusia cenderung melakukan kekeliruan karena itu pengawasan menjadi . a. b. c. f. Dinas Pendapatan. Tabel 5. Rencana Tindak Reformasi Bidang Pengembangan Kelembagaan dan Pengelolaan Aset USDRP Kabupaten Parigi Moutong triwulanan (Desember 2008 – Pebruari 2009) No 1 Lingkup Pekerjaan Studi kondisi dan potensi serta program Pemda mengenai komponen komponen pendapatan retribusi Pengembangan program perbaikan penerimaan alatalat produksi dan penerimaan Ujicoba program perbaikan penerimaan Partner Kerja Pemda Bappeda. d. a. a. menyusun organisasi dan tupoksi pengelola potensi pendapatan serta sistem pengawasan internal Sekretaris Kabupaten Sekretaris Kabupaten 3. e. penguatan kelembagaan dan analisa atas organisasi kerja Membantu Pemda mendesain dan melaksanakan sistem pengendalian dan prosedur yang baik. d. d. Berikut adalah langkah strategis dan bantuan teknis yang mungkin diberikan kepada Pemerintah Daerah berdasarkan program kerja triwulanan konsultan individu. b. Koordinasi Inventarisasi Data Kunjungan Lapangan Studi literatur Koordinasi Analisis Data Penentuan skala prioritas Peningkatan kapasitasTenaga Pengelola Study banding Sosialisasi Koordinasi Perbaikan kelembagaan Penyedian perangkat keras dan perangkat lunak sistim informasi manajemen Oparsional kegiatan Monitoring dan evaluasi Koordinasi Analisis Data Perbaikan/penguatan kelembagaan Analisis kelemahan dan peluang Peningkatan kapasitas sumberdaya Koordinasi Analisis Data Penyiapan perangkat lunak/software berbasis teknologi informasi Penyiapan perda sebagai payung hukum pelaksanaan kegiatan. f. Dinas Perhubungan dan Komunikasi dan Dinas terkait lainnya Bappeda.GCB USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND. b.19 – . c. e. e. c.08 . d.Laporan Bulan Des.3.

PMU 3 4 PMU. Konsultan Pendamping 5 Pemkot akan segera menyusun rencana tindak untuk pemasaran pasar Sentral Parigi Instansi pengelola pasar . Matriks Tindak Lanjut Misi Supervisi-6 USDRP di Kabupaten Parigi Moutong PENGELOLAAN PASAR DAN TERMINAL 1 Menyiapkan mekanisme pengelolaan pasar dan terminal PENANGGUNG JAWAB PMU. Tabel 6 .GCB USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND.20 – . 41 tahun 2007 tentang organisasi perangkat daerah Survey dan sosialisasi awal telah dilaksanakan untuk mengetahui minat pedagang pasar tradisional (pasar inpres Tagunu Parigi) untuk mendapatkan fasilitas berjualan di pasar sentral yang sementara dibagun namun strategi pemasaran belum disusun 2 Menyampaikan mekanisme pengelolaan Pasar & Terminal kepada CPMU dan Bank Dunia Pemkab akan memastikan bahwa jalur kendaraan umum yang melewati lokasi pasar sudah dapat dioperasikan saat pasar akan dioperasikan. Dinas Perhubungan PMU. maka misi supervisi 6 USDRP tiba dikabupaten Parigi Moutong dan meneemukan beberapa-kelamahan kelemahan proyek tang harus diperbaiki.Laporan Bulan Des.08 . TF 053555-IND bagian yang sangat penting agar tidak menimbulkan kerugian dan perbaikan dapat terus dilakukan. PHRD GRANT No. Pemkab akan menyusun skema pengelolaan pasar yang sedang dibangun. Dengan tujuan tersebut diatas. PIU Dinas Pasar dan Instansi TINDAK lANJUT Sedang dilakukan pengumpulan data-data teknis sebagai pendukung Penentuan mekanisme pengelolaan dan konsultan sedang melaksanakan koordinasi dengan pimpinan SKPD terkait untuk mensosialisasikan PMM – mekanisme pengeloaan aset USDRP Sedang menunggu pendanaan pelaksanaan lokakarya penetapan model pengeloaan aset USDRP Akan dikoordinasikan dengan Dinas Perhubungan Parigi Moutong Sudah di masukkan dalam Prioritas Plafon Anggaran Sementara tahun 2009 untuk membiayai pelaksanaan lokakarya dan peningkatan kapasitas bagi tenaga pengelola. Instansi Pengelola. PIU Dinas Perhubungan. agar saat selesainya konstruksi pasar sudah dapat dioperasikan dengan baik. namun penetapan belum dilaksanakan karena masih akan terjadi perubahan strutur oerganisasi pemerintahan sebagai akaibat dari penerapan Peraturan Pemerintah No.

15 % 56.885.425.413. 7. PHRD GRANT No.17 % 92.Rp. Desain Pasar Sentral Parigi . TF 053555-IND 3.115. Status dan Progres Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur USDRP Status dan progres pelaksanaan pekerjaan infrastruktur USDRP di Kabupaten Parigi Moutong sampai dengan bulan Desember 2008 dapat dijabarkan sebagai berikut : Tabel 7.666.019.GCB USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND.52. Status dan Progres Rencana Pelaksanaan kegiatan USDRP.21 – . khususnya program kerja konsultan individu di Kabupaten Parigi Moutong pada dasarnya dapat berjalan sesuai jadwal yang diinginkan.387.08 . 950.2. walaupun beberapa bagian proses awal kegiatan tidak berjalan secara optimal. 4.12. Status dan progress pelaksanaan pembangunan Infrastruktur USDRP Kabupaten Parigi Moutong sampai bulan Desember 2008 No Infrastruktur yang dibagun 1 2 3 4 Realisasi Pendanaan Sisa Pendanaan Target Pekerjaan Fisik Realisasi Pekerjaan Fisik Pasar Sentral Parigi Rp.Rp.2. karena kendala situasi politik yang masih labil pasca pilkada ikut mempengaruhi kiistem erja elemen pemerintahan Kabupaten Parigi Moutong. Namun secara fisik pembangunan aset USDRP mengalami kemajuan yang cukup signifikan.950.20 % Terminal Toboli Rp. Dimana kemajuan pekerjaan fisik per 30 september 2008 secara keseluruhan dapat diuraikan sebagai berikut : 3.526.99.76 % Gambar 1.900.Laporan Bulan Des.1.100.

c. d. PMU dan PIU dan PAU serta Bagian Hukum Pemda Parigi Moutong. Perbaikan kelembagaan c. menunggu kesiapan Pemda dan Pelantikan Pejabat Penaggung jawab Kegiatan dan pendanaan APBD Lingkup Pekerjaan Studi kondisi dan potensi serta program Pemda mengenai komponen komponen pendapatan retribusi Pengembangan program perbaikan penerimaan alat-alat produksi dan penerimaan 2 Koordinasi Analisis Data Penentuan skala prioritas Peningkatan kapasitasTenaga Pengelola e. . No 1 Matriks Pelaksanaan Tindak reformasi bidang peningkatan pengelolaan aset bulan desember 2008 Langkah Pelaksanaan Kegiatan a. e. Study banding f. b. Penyedian perangkat keras dan perangkat lunak sistim informasi manajemen d. Masih dalam tahap persipan pelaksanaan . PHRD GRANT No.2. Koordinasi b. Koordinasi Analisis Data Perbaikan/penguatan kelembagaan Analisis kelemahan dan peluang Peningkatan kapasitas sumberdaya 3 Ujicoba program perbaikan penerimaan 4 Mengkaji manajemen aset yang sudah ada. d.22 – . c. Karena itu dalam pengambilan keputrusan mengenai mekanisme pengeloaan diperlukan pertimbangan yang matang agar tidak menhasilkan keputusan yang prematur dan tidak tepat.2. Koordinasi Inventarisasi Data Kunjungan Lapangan Studi literatur Realisasi Fokus kegiatan lebih dimaksimalkan pada inventarisasi data terminal untuk memperoleh gambaran rill sesuai keinginan Pemda. Belum dilaksanakan . d.08 . a. Monitoring dan evaluasi a. b. TF 053555-IND 3. Kami menyadari benar bahwa kegagalan penyiapan mekanisme pengelolaan yang cocok bagi Pemda Parigi Moutong bisa menimbulkan kerugian besar bagi Pemda. Sosialisasi a. b.Laporan Bulan Des. Tabel berikut berisi matriks pelaksanaan kegiatan konsultan UIDP selama bulan desember 2008 Tabel 8.. akan tetapi analisis awal data penerimaan terminal selama tahun 2008 dapat menjadi acuan untuk perbaikan .GCB USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND. c. Diharapkan dengan kapasitas pengeloaan aset yang baik memberikan tambahan pendapatan yang cukup signifikan bagi Pemerintah Daerah Parigi Moutong. Oparsional kegiatan e. penguatan kelembagaan dan analisa atas organisasi kerja Dilakukan melalui diskusi dan koordinasi dengan Dinas Perhubungan. Status dan Progress Tindak Reformasi Bidang Peningkatan Kapasitas Pengeloaan Aset Peningkatan Kapasitas pengelolaan aset merupakan bagian penting dari output infrastruktur yang telah terbangun dapat pelaksanaan UIDP yang merupakan bagian organik dari pelaksanaan proyek USDRP.

khususnya Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong. yang walaupun dengan segala keterbatasan yang ada mampu utnuk terus melakukan perbaikan. TF 053555-IND 5 Membantu Pemda mendesain dan melaksanakan sistem pengendalian dan prosedur yang baik. Monitoring dan evaluasi. Analisis Data c. Belum dilaksanakan . Koordinasi b.2. PHRD GRANT No.Laporan Bulan Des. Penyiapan perda sebagai payung hukum pelaksanaan kegiatan. Penyiapan perangkat lunak/software berbasis teknologi informasi d. PIU Dinas Perhubungan. Penyiapan sumbedaya pengelola yang profesional f. Matriks Pelaksanaan Kegiatan Penanganan Temuan Misi Supervisi . menunggu kesiapan Pemda dan Pelantikan Pejabat Penaggung jawab Kegiatan dan pendanaan APBD (Rencana Tindak Lanjut terlampir) 3. Akan tetapi kita juga memberikan apresiasi yang lebih baik kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong. Tabel berikut berisi matriks pelaksanaan kegiatan penanganan temuan misi supervisi 6 selama bulan desember 2008 Tabel 9.08 .3. Status dan Progress Tindak Penanganan Temuan Misi Superfisi 6 USDRP Temuan Misi Supervisi 6 adalah realitas kelemahan dan kekurangan yang terjadi dilapangan yang mesti disingkapi secara arif oleh semua pihak. menyusun organisasi dan tupoksi pengelola potensi pendapatan serta sistem pengawasan internal a.23 – . e.GCB USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND.6 USDRP PENGELOLAAN PASAR DAN TERMINAL 1 Menyiapkan mekanisme pengelolaan pasar dan terminal PENANGGUNG JAWAB PMU. PMU Belum dilaksanakan karena mekanisme pengeloaan belum ditetapkan Sudah dilaksanakan 3 PMU. Dinas Perhubungan . PIU Dinas Pasar dan Instansi TINDAK lANJUT Sedang dilakukan pengumpulan data-data teknis sebagai pendukung Penentuan mekanisme pengelolaan dan konsultan sedang melaksanakan koordinasi dengan pimpinan SKPD terkait untuk mensosialisasikan PMM – mekanisme pengeloaan aset USDRP Sedang menunggu pendanaan pelaksanaan lokakarya penetapan model pengeloaan aset USDRP Akan dikoordinasikan dengan Dinas Perhubungan Parigi Moutong REALISASI Sudah dialaksanakan 2 Menyampaikan mekanisme pengelolaan Pasar & Terminal kepada CPMU dan Bank Dunia Pemkab akan memastikan bahwa jalur kendaraan umum yang melewati lokasi pasar sudah dapat dioperasikan saat pasar akan dioperasikan.

namun penetapan belum dilaksanakan karena masih akan terjadi perubahan strutur oerganisasi pemerintahan sebagai akaibat dari penerapan Peraturan Pemerintah No. telah disusun dan dituangkan dalam Dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) ditetapkan dengan Peraturan Bupati Nomor 8 Tahun 2008. Konsultan Pendamping 5 Pemkot akan segera menyusun rencana tindak untuk pemasaran pasar Sentral Parigi Instansi pengelola pasar Sudah di masukkan dalam Prioritas Plafon Anggaran Sementara tahun 2009 untuk membiayai pelaksanaan lokakarya dan peningkatan kapasitas bagi tenaga pengelola. TF 053555-IND 4 Pemkab akan menyusun skema pengelolaan pasar yang sedang dibangun. PHRD GRANT No. Sebagai implementasi dari kebijakan pembangunan tersebut . 59 tahun 2007tentang perubahan Peraturan Menteri Dalam Negeri No 13 tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah serta sebagai tindak lanjut dari Kebijakan Umum Anggaran. dengan kontribusi dari seluruh sumber dana (APBN. Instansi Pengelola. Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. APBD Propinsi dan Kabupaten. PMU.4. . Dokumen PPAS adalah rancangan program prioritas dan patokan batas maksimal anggaran yang diberikan kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk setiap program sebagai acuan dalam penyusunan Rencana Kerja Anggaran (RKA-SKPD) sebelum disepakati di DPRD.Laporan Bulan Des. perlu dukungan anggaran.2. Status dan progres pelaksanaan agenda reformasi di tingkat Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong Kebijakan pembangunan daerah Kabupaten tahun 2009 .08 . Kebijakan ini kemudian dituangkan dalam Kebijakan Umum Anggaran (KUA) yang diguanakan sebagai acuan dalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD).24 – .GCB USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND. maka disusun Prioritas dan Plafon anggaran Sementara (PPAS). agar saat selesainya konstruksi pasar sudah dapat dioperasikan dengan baik. 41 tahun 2007 tentang organisasi perangkat daerah Survey dan sosialisasi awal telah dilaksanakan untuk mengetahui minat pedagang pasar tradisional (pasar inpres Tagunu Parigi) untuk mendapatkan fasilitas berjualan di pasar sentral yang sementara dibagun namun strategi pemasaran belum disusun Belum dilaksanakan karena mekanisme pengeloaan belum ditetapkan Sudah dilaksanakan sesuai tindak lanjut 3. Dalam RKPD memuat arah dan tujuan pembangunan yang akan dicapai selama satu tahun .

prioritas program untuk masingmasing urusan dan plafon anggaran sementara untuk masing-masing program/kegiatan . Dasar penyusunan PPAS adalah : 1) Undang – undang No 17 tahun 2003 tentang keuangan negara. 6. 9) Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 5) Undang-Undang No 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.085..sedangkan pengeluaran rutin sebesar Rp. 58 tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. 41 tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah. 13 tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. 8) Peraturan Menteri Dalam Negeri No 59 tahun 2007 tentang revisi atas Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. 7) Peraturan Pemerintah No. 6) Peraturan Pemeritah No. karen itu APBD harus mencerminkan kebutuha riil masyarakat. Karena iu APBD merupakan alat untuk mencapai tujuan pembangunan. 32 tahun 2008 tentang Petunjuk Teknis Penyusunan APBD 2009.6 % dari keseluruhan pengeluaran rutin. Atau dengan kata lain APBD hanya mampu membiayai 3.-sehingga Indeks Kemampuan Rutin (IKR) Kabupaten Parigi Moutong hanyalah 3.421.028.atau meningkat 5.908. PHRD GRANT No.318. Sebagai contoh.meningkat 21. Dengan demikian PPAS disusun untuk mengimplementasikan kebijakan umum APBD degan klasifikasi rusan pemerintahan daerah.528. 4) Undang-Undang No.000.25 – . APBD pada hakekatnya adalah perwujudan amanah rakyat kepada eksekutif dan legislatif. 185. 445. pada tahun 2006 PAD Kabupaten Parigi Moutong adalah Rp..007. 2) Undang-Undang No 1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara.856. TF 053555-IND PPAS memuat skala prioritas pembangunan daerah.000. Dari struktur penerimaan APBD tersebut menunjukkan bahwa tingkat ketergantungan Kabupaten Parigi Moutong terhadap Dana Perimbangan masih sangat tinggi .. sementara iu peranan Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih relatif kecil. Total penerimaan APBD Kabupaten Parigi Moutong tahun 2007 sebesar Rp. 2 % dibanding tahun 2006 yang bersumber dari dana perimbangan..Laporan Bulan Des.678.4 % dibanding tahun 2007. 471.GCB USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND.6 %.288. memberkan peningkatan pelayanan publik dan peningkatan kesejahteraan rakyat. 3) Undang-Undang No 15 tahun 2004 tentag Pemeriksaan Pertanggung jawaban Keuangan. .08 . APBD merupakan instrumen kebijaka fiskal ditingkat daerah. Sedangkan tahun 2008 alokasi APBD Kabupaten Parigi Moutong sebesar Rp.

TF 053555-IND Ketergantungan kepada Kepada bantuan Pemerintah Pusat sedikit demi sedikit harus dikurangi oleh karena itu diharapkan PAD menjadi sumber keuangan terbesar bagi daerah. . PHRD GRANT No.26 – . Dalam konteks ini pengelolaan aset – aset daerah menjadi bagian terpenting dimasa yang akan datang UIDP-USDRP adalah salah satu agenda penting dalam rangkaian reformasi menuju kearah yang lebih baik.Laporan Bulan Des.08 .GCB USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND.

Rencana kerja bulan Januari 2009 dapat dijabarkan sebagaii berikut : Tabel 10 Rencana Kerja Konsultan Individu Generic Capacity Building Bulan Januari 2009 No 1 Lingkup Pekerjaan Ujicoba program perbaikan penerimaan Partner Kerja Pemda Dinas Perhubungan dan Komunikasi dan Dinas Pendapatan Langkah Pelaksanaan Kegiatan a. b.GCB USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND. TF 053555-IND IV. . c. Perbaikan kelembagaan c. Analisis Data c. d.1. Koordinasi b. e. Rencana kerja bulan Januari 2009 adalah merupakan tindak lanjut dari kegiatan yang telah dilaksanakan bulan sebelumnya . Koordinasi b.08 . e. Rencana Kerja Bulanan Rencana kerja bulanan adalah detail kegiatan yang merupakan implementasi dari rencana kerja konsultan per-triwulan yang ditetapkan pada Rapat Koordinasi Teknis Pelaksanaan UIDP di Jakarta pada tanggal 15 dan 16 Desember 2008 di jakarta .27 – . Penyiapan sumbedaya pengelola yang profesional f. Koordinasi Analisis Data Perbaikan/penguatan kelembagaan Analisis kelemahan dan peluang Peningkatan kapasitas sumberdaya 2 Mengkaji manajemen aset yang sudah ada. menyusun organisasi dan tupoksi pengelola potensi pendapatan serta sistem pengawasan internal Sekretaris Kabupaten 3 Sekretaris Kabupaten a. penguatan kelembagaan dan analisa atas organisasi kerja Membantu Pemda mendesain dan melaksanakan sistem pengendalian dan prosedur yang baik. Observasi yang telah dilakukan menyebabkan kami menarik kesimpulan bahwa dalam rangka perbaikan pengelolaan aset diperlukan analisis data dan kajian kebijakan sebelumnya yang kemudian di sandingkan dengan peluang dan kendala yang terjadi dilapangan.Laporan Bulan Des. AKTIFITAS DAN KOORDINASI 4. Oparsional kegiatan e. Penyiapan perda sebagai payung hukum pelaksanaan kegiatan.. Penyiapan perangkat lunak/software berbasis teknologi informasi d. PHRD GRANT No. Monitoring dan evaluasi. Penyedian perangkat keras dan perangkat lunak sistim informasi manajemen d. Monitoring dan evaluasi a.

Implementasi PP 41 dan konsekwensinya terhadap pelaksanaan USDRP Koordinasi Moutong antar konsultan 1.Rencana Tindak Reformasi . World Bank .Dukungan anggaran APBD untuk pelaksanaan Agenda Reformasi yang diusulkan melalui PPAS . Konsultan PR 4. PIU 3. PHRD GRANT No.SOPP (Standar Operasional Prosedur dan Penugasan.Laporan realisasi pelaksanaan kegiatan masing-masing konsultan individu .GCB USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND.Data Lapangan Pelaporan individu di Kabupaten Parigi 2.08 .Rencana Tindak GCB tahun 2009 .Laporan Bulan Des.hal yang dikoordinasikan Rapat koordinasi Teknis Tanggal 15 dan 16 Desember 2008 di Jakarta 1. PAU dan Instansi Terkait (Dinas Perhubungan) . Matriks kegiatan koordinasi Konsultan Individu Generic Capacity Building Kabupaten Parigi Moutong Bulan Desemberr 2008 Jenis koordinasi Komponen yang terlibat Hal .Pengumpulan Data .Rencana Tindak Reformasi . PPK Kebijakan dan Strategi 5.Singkronisasi rencana dan jadwal kerja . . CPMU 3. Konsultan Individu 2.RAB kontrak kerja . Konsultan Individu 2.2. Konsultan GCB 3. Realisasi Kegiatan Koordinasi Realisasi kegiatan koordinasi konsultan individu Generic Capacity Building disajikan dalam bentuk matriks berikut ini : Tabel 11. MTAS 4. TF 053555-IND 4. Konsultan FMR per - .Rencana tindak misi supervisi 6 Ditingakat Pemda Parigi Moutong . Konsultan TPA . PMU.28 – .Rencana Tindak GCB triwulan Koordinasi di Tingkat Pemda 1.

Rencana Tindak Lanjut bulanan.3. PHRD GRANT No.1.Laporan Bulan Des. yang merupakan jumlah unsur-unsur tarif yang meliputi : a.GCB USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND. (2) Besarnya tarif ditetapkan berdasarkan asas pelayanan yang berlaku diwilayah Daerah dengan tujuan untuk mengendalikan permintaan dan penggunaan. Perda yang mengatur Pengelolaan Retribusi Terminal Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Parigi Moutong Nomor 34 Tahun 2005 tentang Retribusi Terminal yang masih menjadi acuan pungutan retribusi hingga saat ini. maka tarif ditetapkan sebagai jumlah pembayaran persatuan unit pelayanan/jasa . Unsur biaya persatuan penyediaan jasa b. diantaranya : a. Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong sangat mendukung program kerja Konsultan individu dalam rangka pelaksanaan agenda reformasi di daerah ini b. d. Konsultan Individual UIDP akan melaksanakan kegiatan sesuai hasil Rapat Koordinasi Teknis tanggal 15 – 16 Desember 2008 a.29 – . Unsur Keuntungan yang dikehendaki persatuan jasa. terdapat beberapa hal penting yang sangat mendukung pelaksanaan reformasi di Kabupaten Parigi Moutong dan menunjang pelaksanaan program kerja konsultan individu. Seluruh komponen USDRP di Kabupaten Parigi Moutong memberikan respon positif penempatan konsultan individu dalam rangka meningkatkan kemampuan daerah dalam implementasi proyek dan pelaksanaan agenda reformasi c.Dalam hal tarif mekanisme pasar yang sulit dihitung. jenis kenderaan dan jangka waktu pemakaian. Dukungan Anggaran APBD yang di usulkan melalui Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara untuk dibahas dalam Rapat Panitia Anggaran DPRD Kabupaten Parigi Moutong 4. TF 053555-IND 4. e.3. Terinventarisirnya beberapa data dasar yang sangat mendukung pelaksanaan program kerja konsultan individu selanjutnya.08 . Triwulan dan Rencana Tindak Tahun 2009 . peningkatan kualitas pelayanan. Dari pelaksanaan koordinasi awal yang telah dilakukan. (3) Biaya sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf a meliputi : . Hasil dan Kesepakatan Koordinasi. Berdasarkan ketentuan Pasal 8 Perda Nomor 34 tahun 2005 dinyatakan bahwa : (1) Tarif Retribusi digolongkan berdasarkan jenis fasilitas.

kantin dan Wartel Rp. belanja barang. yang meliputi biaya belanja pegawai . Parkir Kendaraan Umum 4. Rumah makan. 1. (5) Struktur dan besarnya tarif sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Biaya Operasional Langsung. Biaya modal. kios.000 / sekali parkir Rp.08 . PO/Agen. nilai sewa tanah dan bangunan dan penyusutan aset d. belanja pemeliharaan .000 /sekali masuk/ sekali parkir Rp 1. Roda 4 (empat) b. Angkutan pedesaan 5. (2) dan (3) ditetapkan sebagai berikut Jenis Pelayaan Jenis Kenderaan/Ukuran Fasilitas Tarif Rp 2.30 – . Biaya-biaya lainnya yang berhubungan dengan penyediaan jasa . yang berkaitan dengan tersedianya akttiva tetap dan aktiva lainnya yang berjangka menengah dan panjang yang meliputi angsuran dan bunga pinjaman.GCB USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND. Parkir Kendaraan Pribadi a. sewa tanah dan bangunan.000 /sekali masuk/ sekali parkir Pemakaian tempat parkir 1. 12. Pedagang asongan. Biaya Tidak langsung. yang meliputi biaya administrasi umum. TF 053555-IND a. seperti bunga atas pinjaman jangka pendek. Lebih dari 26 tempat duduk 3.000 /sekali masuk/ sekali parkir Rp 1. 500 / sekali parkir Rp. Mobil Penumpang Umum 4.000 /sekali masuk/ sekali parkir Rp 1.000 / jam . gerobak Rp. (4) Ketentuan sebagimana yang dimaksud pada ayat (3) huruf b ditetapkan dalam (%) persentase tertentu dari total biaya sebagaimana dimaksud pada ayat (4) dan dari modal. 1.000/M2/bulan 2. dan biaya lainnya yang mendukung penyediaan jasa c. PHRD GRANT No.000 /sekali masuk/ sekali parkir Rp 3. Angkutan Kota Pemakaian Tempat Usaha 1. Roda 2 (dua) 3. baiaya listrik dan semua biaya rutin/pariodik lainnya yang berkaitan langsung dengan penyediaan jasa b. Bis umum 10 s/d 25 tempat duduk kendaraan penumpang dan bis umum 2.Laporan Bulan Des.

MCK/WC a.920 .000 1.920 384. Tempat Penitipan Barang 6.000 / m3 / hari Rp.080 Penumpang (orang) 241.2.08 .000 / orang Rp.500 / jam / kamar Rp. Buang air besar b. Izin pemasangan reklame Pemakaian fasilitas lainnya 1. 1.3. 15. Input Retribusi Terminal Hingga saat ini komponen utama pemasukan terminal adalah pemakaian tempat parkir dalam bentuk rettribusi karcis parkir.129. maka jumlah kenderaan dan penumpang yang memasuki Terminal Toboli disajikan dalam tabel berikut Tabel 12 Jumlah Kenderaan dan Penumpang Masuk terminal Toboboli. Berdasarkan studi kelayakan proyek yang dilaksankan pada tahunm 2006.000 504.000 / m3 / bulan Rp. tahun 2005 No 1 2 3 Jenis Angkutan Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP) Angkutan Pedesaan Jumlah Sumber : Dokumen UKL-UPL terminal Toboli Berdasarkan data pengelolaan terminal hingga triwulan ke III bulan september tahun 2008 maka di peroleh perbandingan penerimaan retribusi dan jumlah kendaraan yang masuk dan keluar terminal toboli dalam tabel berikut Kendaraan (Unit) 10. Buang air kecil c.000 105. PHRD GRANT No.GCB USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND. 500 / orang 4. 2. 500 / hari Rp. Mandi 2. TF 053555-IND barang dan sejenisnya 5. . 2.000 63.Laporan Bulan Des. Sewa Kamar 7.080 32.000 / orang Rp.500 / orang Rp. 3.31 – . Karcis masuk Rp.

620 1. PHRD GRANT No. akan tetapi hingga saat ini metode pengeloaan masih belum dilakukan secara profesional sehingga masih banyak terjadi kekeliruan input data maupun kekeliruan yang terjadi ditingkat lapangan.900.000 6.280. TF 053555-IND Tabel. Laporan realisasi penerimaan retribudsi terminal bulan oktober 2008 Berdasarkan tabel diatas.000 Sumber : 1.Laporan Bulan Des.511 3.900.000 7. . maka pemasukan terminal yang berasal dari karcis parkir kendaraan umum cukup potensial untuk menopang Pendapatan Asli Daerah (PAD).000 8.08 .140 2.GCB USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND.000 26.271 32.433.000 Dalam Propinsi 3 Bis Antar Kota 2. Realisasi Penerimaan dan Jumlah kendaraan msuk terminal Toboli hingga bulan september 2008 No Jenis Kendaraan Jumlah Harga Penerimaan (Unit) Karcis Potensial Realisasi (Rp) (Rp) (Rp) 1 Angkutan 8.533.000 16.000 6.32 – .600. karena seluruh input-input penerimaan yang ditetapkan dalanm perda dapat dioptimalkan.000 Antar Propinsi 4 Jumlah 19.000 12.000 Pedesaan 2 Bis Antar Kota 8. Laporan arus masuk-keluar kendaraan umum terminal toboli 2.620. 13. Apabila seluruh pekerjaan infrastruktur terminal sudah selesai dan terminal dapat dimanfaatkan secara optimal maka penerimaan retribusi pasti akan lebih meningkat lagi.400.

yakni PIU Pasar Sentral Parigi dan PIU Terminal Toboli Kebutuhan sarana perkantoran bagi konsultan akan di koordinasikan kembali dengan Pemerintah Daerah Parigi Moutong. Konsultan melakukan koordinasi kegiatan ketingkat PIU dari masing masing kegiatan fisik.1.08 . Dengan telah terpilihnya PMU yang baru diharapkan pelaksanaan agenda reformasi dapat berjalan lebih optimal sehingga penyiapan kerangka operasional pengelolaan aset USDRP dan aset-aset lainnya dapat berjalan sesuai dengan mekanisme yang telah disepakati. sehingga progres yang dicapai pada bulan ini tidak sesuai target yang direncanakan Belum optimalnya peningkatan sumberdaya manusia sehingga beberapa bagian dari pelaksana proyek tidak dapat melaksanakan tugas secara maksimal karena terbatasnya pengetahuan tentang USDRP. menghambat kinerja beberapa SKPD dan mempengaruhi produktifitas konsultan individu. e. Terbatasnya sumberdaya pengelola sehingga laporan penerimaan terminal toboli masih belum memenuhi standar akuntabilitas Kurangnya pasokan energi listrik. Permasalahan Dalam pelaksanaan tugas pendampingan di Kabupaten Parigi Moutong. d. TF 053555-IND V.33 – . Beberapa item pekerjaan infrastruktur terhambat karena berbagai sebab. diantaranya : c. PHRD GRANT No. Tindak Lanjut a. f.GCB USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND. TINDAK LANJUT DAN REKOMENDASI 5.Laporan Bulan Des.2. Belum terbentuknya struktur pemerintahan yang memenuhi ketentuan Peraturan Pemerintah No 41 tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah sebagai salah satu perwujudan reformasi tata pemerintahan yang baik. d. h. b. Konsultan individu akan terus berkoordinasi dengan CPMU dan konsultan pusat mengenaii pelaksanaan proyek USDRP di daerah Parigi Moutong dan dengan tangan terbuka . Keterlambatan pembiayaan konsultan menyebabkan beberapa item pekerjaan yang membutuhkan pembiayaan dan belum optimal dilaksanakan 5. konsultan individu mengidentifikasi berbagai permasalahan. karena masih dlalam pembahasan di tinkat legislatif daerah. c. g. MASALAH.

34 – . ini dibuktikan dengan dokumen PPAS c. Rekomendasi a. TF 053555-IND menerima saran perbaikan bagi penyempurnaan pelaksanaan agenda reformasi dan pengelolaan aset di Kabupaten Parigi Moutong.08 . Perlu dukungan Pemerintah Daerah melalui SKPD untuk penyediaan data-data yang dibutuhkan bagi study pengelolaan aset dan review pengelolaan aset yang telah dilakukan selama ini sehingga perbaikan dan penyempurnaanya dapat dilakukan secara sistematis.3. Komitmen Pemerintah Daerah dalam melaksanakan agenda reformasi sudah sangat baik.GCB USDRP – IBRD Loan No 4786 – ND. bertahap dan terencana dengan menggunakan kaidah-kaidah profesionalisme. yang menfokuskan kegiatan pelaksanan pembanguan yang transparan dan berorientasi pada penanggulangan kemiskinan .Laporan Bulan Des. PHRD GRANT No. 5. e. Perlu dukungan DPRD untuk penyiapan regulasi yang mengatur mekanisme pengelolaan dan dasar hukum pelaksanaan pengelolaan aset daerah pasca pelaksanaan USDRP Perlu dukungan pembayaran dana pembiayaan konsultan yang tepat waktu sehingga pelaksanaan pekerjaan dilapangan dapat berjalan optimal Perlu dilaksanakan lokakarya untuk menentukan langkah strategis pengelolaan aset-aset pemerintah daerah yang bernilai ekononomi guna menunjang tersediaanya dana pembiayaan pembangunan dengan memaksimalkan penerimaan pendapatan asli daerah. Sehingga dapat mendatangkan keuntungan nyata bagi Pemerintah daerah Parigi Moutong b. . d.

 080105973 Mohammad Sagaf Lamureke GCB Consultant . Sekda & Dinas  terkait 8 atas asset USDRP perda‐SK dan komitmen pemda dalam pengelolaan pasar Mengetahui PMU USDRP Kabupaten Parigi Moutong Parigi. MOHAMMAD  IDRUS.Si           Nip.PROGRAM KERJA DAN RENCANA TINDAK LANJUT PENDAMPINGAN KONSULTAN INDIVIDU UIDP BIDANG PENGEMBANGAN KAPASITAS PENGELOLAAN ASET  USDRP KABUPATEN PARIGI MOUTONG TAHUN  2009 No Lingkup Pekerjaan Partner Kerja Pemda Bappeda‐Dinas terkait Bappeda‐Dinas terkait Kondisi Saat Ini Pengelolaan Komponen retribusi belum  maksimal menunjang PAD Pengelolaan Program belum optimal dan  belum ditunjang Penggunaan Teknologi  Informasi Belum dilaksanakan Kondisi yang Diharapkan Terinventarisirnya komponen input retribusi  secara detail. Bertambahnya Kuantitas dan Kualitas input  Penerimaan Daerah Pendapatan Asli Daerah yang meningkat 1 2 3 4 Bulan 5 6 7 8 9 1 Studi kondisi dan potensi serta program pemda komponen2 pendapatan retsibusi 2 mengembangkan program perbaikan penerimaan alat2 produksi dan pemasaran 3 uji coba atas program perbaikan penerimaan (uji coba point 2) 4 mengkaji manajemen aset yg sudah ada pembentukan kelembagaan ‐ analisa atas organisasi kerja membantu pemda menetapkan skema pengelolaan yg  5 terbaik kajian dari 5 skema dalam PMM‐pilih yg terbaik 6 membantu pemda membentuk skema yang terpilih penyusunan struktur organisasi‐training pengelola‐studi  banding membantu pemda mendesain dan melaksanakan sistem  7 pengendalian dan prosedur yg terbaik menyusun organisasi&tupoksi pengelola‐potensi  pendapatan‐satuan pengawasan internal Dinas terkait pasar&terminal Sekda Manajemen Aset Yang ada belum  Manajemen aset dikelola secara profesional memenuhi standar PMM  dan pengelolaan  belum optimal Skema pengelolaan terbaik  ditetapkan melalui  Belum dilaksanakan secara formal lokakakarya daerah yang dapat mengakomodir   Dinas terkait pasar&terminal kepentingan semua pihak secara rasional Insansi teknis terkait memiliki tebaga  profesional dibidang pengelolaan aset yang  didukung oleh penguasaan teknologi informasi Terciptanya layanan publik yang berkualitas  dan didukung oleh manajemen yang  profesional Pengelolaan aset USDRP yang profesional.  sustainable dan akuntable yang didukung oleh  landasan hukum yang kuat (Perda) Dinas terkait pasar&terminal Belum dilaksanakan secara formal Sekda Belum dilaksanakan secara formal Masih pada tataran konsep mendesain sistem tata pemerintahan dan prosedur untuk  menjamin pemberian pelayanan yg baik dan berkelanjutan  Bappeda.   Desember 2008 Individual Consultant UIDP for USDRP Ir. M.

 080105973 Mohammad Sagaf Lamureke GCB Consultant . M. MOHAMMAD  IDRUS. 2 3 4 Pengelolaan Program belum optimal  Bertambahnya Kuantitas dan Kualitas  dan belum ditunjang Penggunaan  input Penerimaan Daerah Dinas terkait pasar&terminaBelum dilaksanakan Pendapatan Asli Daerah yang meningkat Bappeda‐Dinas terkait Sekda Manajemen Aset Yang ada belum  memenuhi standar PMM  dan  pengelolaan belum optimal Belum dilaksanakan secara formal Manajemen aset dikelola secara  profesional Terciptanya layanan publik yang  berkualitas dan didukung oleh manajemen  yang profesional 7 membantu pemda mendesain dan melaksanakan sistem  pengendalian dan prosedur yg terbaik Sekda menyusun organisasi&tupoksi pengelola‐potensi  pendapatan‐satuan pengawasan internal Mengetahui PMU USDRP Kabupaten Parigi Moutong Parigi.Si           Nip.PROGRAM KERJA DAN RENCANA TINDAK LANJUT PENDAMPINGAN KONSULTAN INDIVIDU UIDP BIDANG PENGEMBANGAN KAPASITAS PENGELOLAAN ASET  USDRP KABUPATEN PARIGI  MOUTONG TRIWULAN  I  TAHUN 2009 No 1 Lingkup Pekerjaan Studi kondisi dan potensi serta program pemda komponen2 pendapatan retsibusi mengembangkan program perbaikan penerimaan alat2 produksi dan pemasaran uji coba atas program perbaikan penerimaan (uji coba point 2) mengkaji manajemen aset yg sudah ada pembentukan kelembagaan ‐ analisa atas organisasi  kerja Partner Kerja Pemda Bappeda‐Dinas terkait Kondisi Saat Ini Kondisi yang Diharapkan 1 2 3 4 Minggu 5 6 7 8 9 10 11 12 Pengelolaan Komponen retribusi  Terinventarisirnya komponen input  belum maksimal menunjang PAD retribusi secara detail.   Desember 2008 Individual Consultant UIDP for USDRP Ir.

M.000 Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa 3 Lokakarya Penentuan skema terbaik pengelolaan aset USDRP (pasar sentral dan terminal Toboli) pasca pembangunan infrastruktur yang akan selesai di tahun 2009 4 Penetapan skema pengelolaan aset USDRP dalam bentuk Perda 5 Workshop/pelatihan mengenai sistem informasi akuntasi/ manajemen bagi tenaga teknis pengelola aset USDRP (Pasar sentral dan terminal) serta aplikasi Sistem Informasi Manajemen 6 Peningkatan Kapasitas Aparat Pemerintah 7 Peningkatan Kapasitas Kelembagaaan Masyarakat dalam rangka Penanggulangan Kemiskinan 75. Tersedianya perangkat lunak sistim akuntansi dan manajemen yang mudah diakses b. Pengelolaan Pasar Tradisional Pengelolaan Terminal Pengelolaan Galian C Pengelolaan Aset-aset lainya yang dapat memberikan pendapatan 2 Menyusun Rancangan Pilot Proyek program aksi prioritas bagi peningkatan pendapatan di Kecamatan yang paling potensial Membuat kecamatan percontohan yang memiliki dukungan aset yang memadai bagi pengelolaan sistem tata pemerintahan yang baik (god Governance) untuk menjadi contoh bagi kecamatan lainnya di Kabupaten Parigi Moutong a. Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Adanya dasar hukum/regulasi pengelolaan aset USDRP 85. Tersedianya tenaga teknis yang dapat mengoperasikan sistem secara baik dan benar Peningkatan Kinerja aparat Kelembagaan yang memiliki kapabilitas untuk melaksanakan program pembangunanan yang berorientasi swadaya Masing-masing SKPD Bappeda Jumlah Mengetahui. Menghindari duplikasi kepemilkan aset d.000 Dinas Perhubungan Dinas Pendapatan.000.000 Bappeda 1 Study dan inventarisasi aset-aset dan review pengelolaan aset yang dapat memberikan pendapatan bagi Pemda a b.USDRP Kabupaten Parigi Moutong 430. Mencegah penyalagunaan aset oleh pihakPihak yang tidak bertanggung jawab.000.000.No Program Kegiatan RENCANA KEGIATAN PENINGKATAN KAPASITAS .000.000 Dinas Perhubungan Dinas Pendapatan a. Menginnventarisir aset-aset yang menjadi bagian dari kekayaan milik daerah c. 150.000.Si Nip. c d. MOHAMMAD IDRUS. Penentuan skema pengelolaan yang paling ekonomis b. PMU.000 Parigi November 2008 Ir. Mengetahui potensi pengembangan yang masih dapat dilakukan untuk meningkatkan penerimaan daerah terhadap aset-aset yang sudah ada b. PENGEMBANGAN KELEMBAGAAN DAN PENGELOLAAN ASET DAERAH PARIGI MOUTONG USULAN PENDANAAN APBD TAHUN 2009 Sasaran Target Kebutuhan Dana SKPD Pelaksana a. Skema pengelolaan pasar dan terminal diharapkan mampu memenuhi target pembayaran cicilan hutang Pemda Parigi Moutong kepada pihak World Bank 75.000 DPRD Bagian Hukum dan Perundang-undangan 45. 080105973 MOHAMMAD SAGAF LAMUREKE INDIVIDUAL CONSULTANT GCB .000.

8 0. 0.080105973 Alokasi waktu diisi dalam bentuk prosentase didasarkan pada hari.09 100 % Waktu kerja 26 ONovember– 25 Deseember 2008 (19 hari ) Deskripsi mengenai Prestasi Kerjaober (Hal-hal yang dirasakan sebagai prestasi kerja bagi konsultan pendamping dalam periode yang dilaporan) Kepercayaan dan dukungan Pemerintah daerah kepada konsultan individi dalam rangka pelaksanaan agenda reformasi di Kabupaten Parigi moutong.LEMBAR WAKTU KERJA DAN PRESTASI  NAMA KONSULTAN WILAYAH KERJA : MOH.05 0. Koordinasi dengan dinas terkait dengan pengelolaan terminal toboli Survay data tentang output model pengelolaan terminal saat ini oleh SKPD dan SK PMU Koordinasi dengan PMU dan DPRD tentang struktur anggaran Kabupaten Parigi Moutong tahun 2009 Penyusunan rencana tindak lanjut dan alokasi APBD 2009 bagi pelaksanaan reformasi UIDP Diskusi dengan PAU tentang model publikasi pelaksanaan agenda Reformasi Kabupaten Parigi Moutong Kunjungan Lapangan KeLokasi Pembangunan infrastruktur USDRP Penyelesaian administrasi pelaporan Total 0. DAFTAR KEGIATAN KONSULTAN ALOKASI WAKTU 0. Diukur menurut periode waktu pelaporan. Pemda mengalokasikan anggaran kegiatan bagi pelaksanaan agenda reformasi ditingkat SKPD dalam bentuk Prioritas Plafon Anggaran Sementara untuk tahun 2009 Disampaikan oleh. permasalahan dan pemecahannya 5. misal: 50 % ditulis menjadi 0. Nip.09 7. tanggal: Januari 2009 PMU Kabupaten Parigi Moutong MOH. SAGAF LAMUREKE Konsultan Individu GCB KETERANGAN: Ir.    . waktu yang dihabiskan untuk menyelesaikan administrasi adalah 1 hari penuh efektif. 0.09 KETERANGAN 1.18 4.09 0.Si. MOHAMMAD IDRUS. tanggal 25 November 2008 Diketahui dan Disetujui oleh.1. M. SAGAF LAMUREKE : KABUPATEN PARIGI MOUTONG PERIODE PELAPORAN : DESEMBER 2008  NO. Contoh: dalam 10 hari kerja.5. Work Shoop Rapat Koordinasi teknis Semua komponen USDRP di jakarta Analisis kelemahan dan kekurangan program kerja dan pelaksanaan kegiatan UIDP dan penyusunan rencana tindak lanjut sesuai bidang masing-masing konsultan individu Data tentang input terminal dan landasan hukum retribusi terminal -Informasi tentang pendapatan terminal oleh Dinas Perhubungan -Surat Keputusan Bupati tentang PMU 2. 3.14 6.27 DPRD mendorong aloksi anggaran untuk kegiatan Reformenasi UIDP pada SKPD terkait dalam bentuk Prioritas Plafon anggaran Sementara (PPAS) Dokumen PPAS menjadi bahan acuan bagi Rencana tindak konsultan Tahun 2009 PAU mengusulkan alokasi anggaran publikasi kegiatan reformasi Strategi percepatan penyelesaian pekerjaan fisik. 0. maka ditulis 0.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->