P. 1
7. Keanekaragaman Hayati

7. Keanekaragaman Hayati

|Views: 31|Likes:
Dipublikasikan oleh Daroja B. Rusdi
KEANEKARAGAMAN HAYATI
KEANEKARAGAMAN HAYATI

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Daroja B. Rusdi on Jun 06, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/09/2014

pdf

text

original

KEANEKARAGAMAN HAYATI

Tujuan Pembelajaran
► Setelah

dapat: ► Merumuskan arti keanekaragaman ► Membandingkan ciri keanekaragaman pada tingkat gen, jenis, dan ekosisem. ► Menelaah keanekaragaman hayati indonesia. ► Mengurai berbagai kejadian yang membahayakan keanekaragaman hayati. ► Mengidentifikasi usaha pelestarian keanekaragaman hayati.

mempelajari bab ini siswa diharapkan

►Keanekaragaman

hayati ditunjukkan dengan adanya variasi mahluk hidup yang meliputi bentuk, penampilan jumlah serta ciri lain. Variasi maluk hidup terdapat pada tingkat gen, spesies, dan ekosistem. Keseluruhan variasi pada tiga tingkatantersebut membentuk keanekaragaman hayati.

KEANEKARAGAMAN GEN
► Keanekaragaman

gen adalah veriasi susunan gen dalam satu spesies. ► Kenekaragan gen dalam satu spesies mahluk hidup yang menimbulkan variasi disebut varietas. ► Misalnya spesies kucing terdapat variasi seperti jenis anggora yang berbulu panjang, serta kucing siam dan kucing balinase yang berbulu pendek.

►Keanekaragama

gen dapat terjadi secara alami akibat perkawinan seksual, maupun secara buatan dengan proses budidaya manusia. Hewan dan tumbuhan tertentu dibudidayakan untuk diambil manfaatnya.

Contoh keanekaragaman gen

Keanekaragaman Gen yang terjadi Pada Bunga Mawar

KEANEKARAGANAM SPESIES (JENIS)
►Keanekaragaman

jenis adalah perbedaan-perbedaan pada berbagai spesies mahluk hidup disuatu tempat. ►Kenekaragaman spesies biasanya dijumpai pada suatu tempat tertentuyang dihuni sekumpulan mahluk hidupdari berbagai spesies (komunitas).

►Contoh

keanekaragan spesies, misalnya dihalaman rumah dapat dijumpai rumput, pohon mangga, pohon jeruk, bunga melati, burung gereja, semut, kodok, kupu-kupu dan lainglainya.

Contoh Keanekaragaman Spesies

KEANEKARAGAMAN EKOSISTEM
►Interaksi

antara lingkungan abiotik tertentu dengan sekumpulan jenis-jenis mahluk hidup (biotik) menunjukkan adanya keanekaragaman ekosistem. ►Contoh keanekaragaman ekosistem adalah ekosistem sungai, terumbu karang, hutan dll.

►Masing-masing

ekosistem memiliki jenis tumbuhan dan hewan yang berbeda. Misalnya pada ekosistem hutan tropis. Didalam hutan terdapatberbagai jenis organisme seperti tumbuhan paku, pohon jati, pohon meranti, anggrek, jamur, harimau, ular, pacet dll.

Contoh Keanekaragaman Ekosistem
Ekosistem hutan tropis

Keanekaragaman hayati indonesia
►Keanekaragaman

hayati merupakan pernyataan ungkapan terhadap berbagai macam variasi bentuk, penampilan, jumlah dan sifat yang terlihat pada berbagai tingkatan mahluk hidup.

►Keanekaragaman

hayati menurut UU No 5 tahun 1994 adalah keanekaragaman diantara mahluk hidup dari semua sumber termasuk diantaranya daratan, lautan dan ekosistem akuatik lainya, serta kopleks ekologi yang merupakan bagain dari keanekaragaman, mencakup keanekaragaman dalam speseies, antara spesies dengan ekosistem.

► Indonesia

hayati tertinggi kedua setelah Brazil. ►300 spesies hewan menyusui, 7.500 spesies burung, 1.250 spesies tumbuhan paku, 7.500 spesies tumbuhan lumut, 7.800 spesies ganggang, 72.000 spesies jamur, 300 spesiesbakteri dan ganggang hijau-biru

memiliki keanekaragaman

► Spesies

unik dan hanya ditemukan didaerah atau pulau tertentu. ►Spesies endemik di Indonesia banyak ditemui di pulau Sulawasi, Papua dan Kepulauan Mentawai.

endemik adalah spesies lokal,

► Contoh

spesies endemik jenis primata yang ada di Indonesia Kepulauan Mentawai: Macaca pignensis, Siminas concolor, Hylobates klosii dan Presbytis

potenziani.
► Contoh

spesies endemik jenis tupai yang ada di Indonesia Calloscirus

melanogaster, Laricus obsciris, Sundasciurus fraterculus, Lomy sp, Hylopetes spora.

PENYEBARAN KEANEKARAGAMAN HAYATI
Penyebaran flora di Indonesia: ► Daerah hutan hujan tropis. Terdapat di Kalimantan, Sulawasi, Papua, Sumatra dan sedikit Jawa barat. Daerah hutan hujan tropis memiliki ciri hujan lebat dan lembab, ditumbuhi jenis pohon besar dan kecil. Contoh pohon kamper, eboni, meranti, damar, kemenyan dan rotan.

►Daerah

hutan musim hutan musim terdapat di pulau jawa (Jabar-Jatim). Hutan ini memiliki ciri hanya dihuni satu jenis tumbuhan (homogen) dan daun-daunnya yang meranggas dimusim kemarau. Contoh pohon jati dan cemara.

►Daerah

Sabana Daerah sabanakebanyakan terdapat banyak di maduradan dataran tinggi gayo (aceh). Sabana memiliki ciri banayk ditemui rumput yang diselingi semak-semak atau rumput pohon rendah.

► Padang

rumput (Stepa) Padang rumput banayk ditemukan di pulau sumbawa, flores, sumba dan timor. Wialyai ini umumnya memiliki padang rumput yang luas, musim kemarau yang panjang. Daerah kering pada wilayah ini terdapat dilembah palu. Tumbuhan yang ada Cuma kaktus.

KARAKTERISTIK FLORA DAERAH BARAT DAN TIMOR INDONESIA
Barat ► Jenis pohon meranti sangat banyak ► Terdapat berbagai jenis rotan. ► Terdapat huran kayu putih. ► Jenis tumbuhan matoa (pometia sp) sedikit.
► Timur

► Jenis

meranti hanya sedikit. ► Tidak terdpat berbagai jenis rotan. ► Terdapat berbagai jenis tumbuhan matoa (pometia sp). Khususnya di papua.

► Jenis

tumbuhan sagu sedikit. ► Terdapat berbagai jenis nabgka (Artocarpus sp)

► Banyak

jenis tumbuhan sagu. ► Tidak terdapat ejnis nagka.

PENYEBARAN FAUNA DI INDONESIA
Penyebaran fauna di Indonesia: ► Garis walace. Garis walace merupakan garis yang memisahkan jenis fauna indonesia bagian barat dengan bagian tengah. Pemisahan dilakukan memanjang mulai dari selat lombok ke utara hingga melewati selat sulawesi dan filipina selatan.

►Garis

waber Garis waber merupakan gari yang memisahkan jenis fauna Indonesia bagian timur dan bangian tengah. Pemisahan mulai darisebelah timur sulawesi memanjang ke utara hingga kepulauan Aru.

►Fauna

tipe asiatis Fauna tipe asiatis mencakup fauna di wilayah Sumatra, Kalimantan, Jawa dan Bali. Karakteristik hewan yang ada di wilayah ini adalah terdapat banya jenis hewan menyusui yang berukuran besar serta berbagai macam ukuran kera dan ikan air tawar.

►Fauna

tipe peralihan (Australia-Asiatik) Fauna tipe peralihan mencakup fauna diwilayah Sulawesi, dan Kepulauan Nusa Tenggara (bagian tengah). Karakteristik fauna di wilayah ini adalah adanya jenis hewan yang mirip dengan tipe Asia atau Australia. Contoh hewannya adalah babirusa, beruang, kuskus kerdil, anoa, kuda dan komodo.

► Fauna

tipe australialis Fauna tipe australialis mencakup faunadi wilayah papua dan kepulauan Aru (bagian timur). Karakteristik fauna di wilayah ini adalah banyak jenis hewan menyusui yang berukuran kecil dan jenis hewan bergantung. Tidak ada jenis kera, sedikit ikan jenis air tawar dan banyak jenis burung berwarna.

Contoh fauna yang ditemui di wilayah ini anatara lain kanguru pohon, kuskus berututl, walabi, landak, pemakan semut, brurung cendrawasih, burug betet, burung kaswari, burung pelikat australia, burung merpati bermahkota dan burung kakak tua

MANFAAT KEANEKARAGAMAN HAYATI
Keanekaragaman hayati sebagai sumber pangan: ► Keanekaragaman hayati di Indonesia sangat bermanfaat guna memenuhi kebutuhan pangan. Contohnya kebutuhan akan karbohidrat dipenuhi oleh jagung, ubi jalar, singkong, talas, sagu dll.

Keanekaragaman hayati sebagai sumber sandang dan papan. ►Untuk bahan sandang yang berpotensi adalah kapas, rami, yute, kenaf abaca dan agave serta ulat sutra. ►Untuk bahan papan digunakan kayu.

Keanekaragaman hayati sebagai sumber obat dan kosmetik ►Di daerah Jawa timur dan madura dikenal 57 macam jamu tradisional yang menggunakan 44 spesies tumbuh-tumbuhan yang berasal dari genus Curcuma (temu-temuan).

►Penggunaan

bunga-bungaan seperti cendana, kenanga, melati, mawar dan kemuning lazim dipergunakan oleh masyarakat jawa untuk wewangian. Kemuning digunakan sebagai salah satu bahan untuk membuat lulur. Tanaman pacar air digunakan untuk mengecat kuku. Kayu malam sebagai cat batik dll.

►Keanekaragaman

sumber budaya ►Ummat islam menggunakan sapi atau kambing dewasa pada setiap hari raya idul Qurban. Ummat kristen menggunakan pohon cemara pada perayaan natal. Ummat hindu memerlukan berbagai spesies keanekaragaman hayati untuk upacara keagamaan.

hayati sebagai

HILANGNYA KEANEKARAGAMAN HAYATI
► Berkurangnya

keanekaragaman hayati menunjukkan ketidak seimbangan antara kebutuhan manusia dan kapasitas alam. penyebab hilangnya keanekaragaman hayati:

► Adapun

Fragmentasi dan Hilangnya Habitat
►Ekositem

yang belum dijamah seratif sangat menyusut seiring dengan peningkatan populasi manusia dan konsumsi sumber daya alam. ►Pada hutan tropis, penyebab utama hilangnya hutan adalah ekstensifikasi pertanian maupun penebangan hutan yang bertujuan komersial.

Induksi Spesies
►Merupakan

upaya mendatangkan spesies asing ke suatu wilayah yang telah memiliki spesies lokal. Pada ekosistem yang terisolasi, adanya predator dan kompetitor dapat mengancam spesies yang ada sebelumnya sehingga perlu adanay induksi spesies.

Eksplorasi Berlebihan Pada Spesies Hewan dan Tumbuhan
►Sejumlah

sumber daya hutan, perikanan dan kehidupan liar dieksplorasi habis-habisan, bahkan sampai punah. Musalnya badak jawa, badak sumatra, telah diburusampau mendekati punah. Begitu juga dengan spesies lainnya.

Pencemaran Tanah, Air dan Udara
►Suatu

zat yang dapat menyebabkan pencemaran (polutan) dapat mencemari ekosistem dan dapat mereduksi atau mengeleminasi populasi atau spesies yang sensitif. Misalnay mikroorganisme tanah akan mati akibat pencemaran limbah logam berat.

Perubahan Iklim
►Efek

samping pencemaran udara adalah pemanasan global yang menyebabkan naiknya suhu bumi. Tiap kenaikan suhu 10C akan mengakibatkan batas toleransi beberapa spesies didaratan sekitar 125 km kearah kutub atau 150 m vertikal kearah gunung.

Industrialisasi kehutanan dan pertanian
►Para

petani dulinya memelihara keanekaragaman tanaman dan hewan pertanian. Namun, keanekaragaman tersebut menurun dengan cepat disebabkan adanya program pemuliaan tanaman modern.

►Program

pemuliaan tanaman meningkatkan hasil pertanian dengan menggunakan varietas tanaman panganyan lebih sedikit, yang respon lebih baik terhaap air, pupuk dan pestisida. ►Selain itu, penetapan sistem penanaman secara monokultur juga menyebabkan menurunnya keanekaragaman hayati disuatu wilayah.

KENSERVASI KEANEKARAGAMAN HAYATI
►Konsevasi

sumber daya hayati Indonesia diatur dalam UU No 23 tahun 1997 tentang pengelolaan lingkungan hidup. ►Azas yang digunakan dalam pengelolaan lingkungan adalah azas tanggung jawab, berkelanjutan dan manfaat.

► Konservasi

yang ada di Indonesia saat ini terkelompok menjadi 180 cagar alam, 72 swaka margasatwa, 70 taman wisata, 13 taman buru, 17 taman nasoinal, 3 taman hutan raya, 13 taman laut. ► Cagar biosfer merupakan cagar alam yang terdiri dari ekosistem asli, unik atau ekosistem yang telah mengalami degradasi, yang dilindungi dan dilestarikan untuk kepentingan penelitian dan pendidikan

► Pelestarian

keanekaragaman hayati di Indonesia dilakukan secara in situ (upaya pelestarian langsung dialam) maupun ex situ (upaya pelestarian dengan cara penangkaran yang dilakukan bukan di habitat aslinya).

TERIMA KASIH

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->