Anda di halaman 1dari 4

Ekonomi Keuangan Negara/EIE32116 2008 Pengajar: Rusan Nasrudin

Jawaban Take Home Kuis 1 Soal 1 a Marshallian Demand function atau disebut ordinary demand function atau uncompensated demand function adalah fungsi permintaan komoditas yang diturunkan dari maksimasi utilitas terhadap kendala (constraint) jumlah pendapatan riil yang tetap (fixed real income). Persamaan permintaan tersebut dihasilkan dari: Max. U = X 0,5Y 0,5 s.t. I = PX X + P YY dengan fungsi Lagrangean

= X 0,5Y 0,5 + ( I PX X PY Y )
First Oder Conditions (FOCs):

: X =

= 0,5 X 0,5Y 0,5 PX = 0 X

(1) (2) (3)

:Y = : =

= 0,5 X 0,5Y 0,5 PY = 0 Y = I PX X PY Y = 0

dari persamaan (1) dan (2) didapatkan:

XPX = YPY
I 2 PX

(4)

Substitusi persamaan (4) ke (3) didapatkan fungsi permintaan Marshallian:

X ( PX , PY , I ) =

dan

Y ( PX , PY , I ) =

I 2 PY

Soal 1 b Hicksian demand function atau disebut compensated demand function adalah fungsi permintaan komoditas yang diturunkan dari minimisasi pengeluaran (expenditure) terhadap kendala (constraint) level utility tertentu yang tetap (constant utility). Persamaan permintaan tersebut dihasilkan dari:
0,5 0,5 Min. E = PX X + P Y Y Y s.t. U 0 = X

dengan fungsi Lagrangean

= P X + P Y + (U X 0,5Y 0,5 ) X Y 0
First Oder Conditions (FOCs):

: X = :Y = : =

= PX 0,5 X 0,5Y 0,5 = 0 X = PY 0,5 X 0,5Y 0,5 = 0 Y = U 0 X 0,5Y 0,5 = 0


(3)

(1) (2)

dari persamaan (1) dan (2) didapatkan:

XPX = YPY
0,5

(4)

Substitusi persamaan (4) ke (3) menghasilkan fungsi permintaan Hicksian:

( P , P , U ) = U 0 PY X X Y 0 PX 0,5

dan

( P , P , U ) = U 0 PX Y X Y 0 PY 0,5

0,5

Soal 1 c 1)

X ( PX , PY , I ) =

I I dan Y ( PX , P menjelaskan hubungan antara kuantitas Y ,I) = 2 PX 2 PY

permintaan barang X dan Y dan harga ( PX , P Y ) dengan asumsi jumlah pendapatan riil yang tetap, pada level I . Persamaan ini mengandung efek substitusi dan efek pendapatan secara sekaligus. Secara eksplisit hubungan antara harga dan permintaan komoditas adalah negatif, dimana: (

X ( PX , PY , I ) Y ( PX , PY , I ) I I = < 0 atau = < 0) 2 PX 2 PX 2 PY 2 PY

Sedangkan hubungan antara pendapatan dan permintaan adalah positif, dimana: (

X ( PX , PY , I ) Y ( PX , PY , I ) 1 = = > 0 ), ini menjadi penanda X dan Y adalah I I 2 PX 2

barang normal. *Lebih jauh, bentuk persamaan demand Marshallian ini memiliki karakter no-cross price effect. Dimana efek perubahan harga barang X terhadap permintaan barang Y adalah nol dan sebaliknya.

X ( PX , PY , I ) Y ( PX , PY , I ) = = 0 . Ini adalah jenis persamaan yang dalam analisis PY PX


pajak multi-komoditas memiliki sifat non-path dependence, yang artinya sequence penerapan pajak atas dua barang tersebut tidak mempengaruhi besarnya final welfare effect yang terjadi.

2)

0,5 0,5 ( P , P ,U ) = U 0 PY dan Y ( P , P , U ) = U 0 PX menjelaskan hubungan antara X 0 0 X Y X Y PX 0,5 PY 0,5

kuantitas permintaan dan harga barang (barang X dan Y) dengan mengasumsikan tingkat utility dan harga barang lain adalah tetap (constant). Artinya fungsi ini hanya melihat efek substitusi murni (pure substitution effect). Secara eksplisit hubungan antara kuantitas permintaan dan harga barang bersangkutan adalah negatif dan positif terhadap tingkat utilitas serupa dengan penurunan matematik pada permintaan Marshallian di atas.

Soal 1 d Pada persamaan kendala = X 0,5Y 0,5 + ( I PX X P Y Y ) , adalah marginal utility of income (MUI). Yaitu besarnya perubahan tingkat utilitas dari tiap perubahan pendapatan riil satu unit (rupiah). Hal ini didapatkan dari:

U = =1 I I
Ia adalah ukuran rupiah dari perubahan tingkat utilitas/kesejahteraan. Pengukuran perubahan tingkat kesejateraan (welfare change) dari perubahan harga yang diskrit dengan yang dikenal dengan perubahan surplus pada area di bawah kurva permintaan biasa (Marshallian) adalah ukuran yang tidak konsisten (unreliable). Hal ini disebabkan oleh terjadinya perubahan nilai pada sepanjang kurva permintaan Marshallian jika harga berubah.

= P X + P Y + (U X 0,5Y 0,5 ) adalah inverse of Sedangkan pada persamaan kendala X Y 0


marginal utility of income yaitu besarnya perubahan pendapatan rill untuk mengubah satu unit satuan atau level utilitas. Hal ini secara matematis didapatkan dari:

E = = U U

Dalam hal ini, pengukuran perubahan kesejahteraan dengan menggunakan area di bawah kurva permintaan Hicksian adalah ukuran yang konsisten karena tingkat utilitas yang dijaga konstan. Artinya setiap perubahan harga, adalah besarnya perubahan pendapatan yang diperlukan untuk mempertahankan tingkat utilitas. Ia adalah ukuran yang sebenarnya dari perubahan kesejahteraan (the true measure of welfare changes).

Relevansi dengan analisis efisiensi ekonomi pajak Mengapa pemahaman ini penting? Karena dengan konsep inilah dalam analisis efisisensi pajak (komoditas), baik Stiglitz (Ch.18 & 19) dan Rosen (Ch.15) mempergunakan kurva permintaan Hicksian daripada kurva permintaan biasa.

1 2

By Envelope theorm. By Envelope theorm