Anda di halaman 1dari 3

STEP 1 1.

DISPNEA Perasaan tidak nyaman yang berhubungan dengan subjektif, kualitas rasa sesak berbedabeda Perasaan tidak nyaman dalam dada, tapi butuh penanganan yang cepat dan terkadang bisa hilang sendiri Suatu keadaan dimana sulit bernafas, atau merupakan tanda dari adanya suatu penyakit 2. NAFAS CUPING HIDUNG Bagian yang berada dikanan kiri hidung Bernafas dengan hidungnya, kembang kempis 3. KONTRAKSI Mulai berkerjanya suatu organ dengan intensitas yang tinggi 4. SELA-SELA IGA Suatu ruangan yang berada diantara costa 1 dengan yang lainnya 5. PERNAFASAN Proses memasukan O2 dan mengeluarkan CO2 dan uap air Menyediakan oksigen untuk darah dan membuang CO2 STEP 2 1. Bagaimana pertolongan pertama pada pasien dispnea? 2. Mekanisme pernafasan 3. Penyebab dispnea 4. Semisal kita dokter, apa yang kita lakukan untuk menangani pasien yang mengalami dispnea? 5. Fungsi pernafasan 6. Otot-otot yang berperan dalam pernafasan 7. Tanda dan gejala dispnea 8. Bagaimana proses dispnea terjadi? 9. Faktor-faktor yang mempengaruhi pernafasan 10. Jumlah volum pernafasan dan faktor yang mempengaruhi 11. Sistem respirasi terdiri dari organ apa saja? 12. Jenis jenis dispnea STEP 3 1. Tahapan pernafasan dan Mekanisme pernafasan Mekanisme pernafasan dada Berkontraksinya otot tulang rusuk hingga rongga dada membesar akibatnya tekanan dalam rongga dada lebih kecil daripada tekanan diluar hingga udara diluar yang kaya o2 ma suk.

Diafragma, kontraksi diafragma menjadi mendatar kemudian, tekanan mengecil dan udara masuk. Ekspirasinya: diafragma kembali semula, tekanan membesar dan udara keluar Ekspirasi Relaksasi / kembalinya otot tulang rusuk ke posisi semula yang diikuti oleh turunnya tulang rusuk hingga rongga dada jadi kecil, akibatnya tekanan dirongga dada lebih besar dari pada di luar hingga udara dalam rongga dada yang kaya co2 keluar. 2. Penyebab dispnea Berasal dari paru, jantung, dan penyebab diluar paru dan jantung Dari paru, biasanya karena kerusakan pons dan medula Dari jantung, karena asma Penyebab luar paru dan jantung, karena adanya rangsangan psikologis seperti takut, emosi dan lingkungan kurang O2 3. Fungsi pernafasan Memasukan O2 dan mengeluarkan CO2 (YF) Pelindungan terhadap infeksi, difusi;perpindahan dari alveolus ke pembuluh darah (Hafid) Pembentukan energi dalam tubuh, menyuplai O2 dalam darah(sita) Penenangan jantung (via) Pengaturan suhu, (nira) 4. Otot-otot yang berperan dalam pernafasan Otot inspirasi, otat diagfragma, muskulus intercostalis internus, dan muskulus intercostalis ekternus, musculus steirnocleidomastoideus, musculus skalenus, musculus pektolaris minor. Otot respirasi, musculus intercostalis internus, musculus transversus abdominis, transversus thoracis, seratus posterior inferior, musculus rektus abdominis, musculus obliqus abdominis internus, musculus erektorspinae. Otot penstabil; musculus trapezius, musculus quadratus lumborum, otot-otot abdomen, musculus levator skapula. 5. Tanda dan gejala dispnea Nafas cuping hidung, sesak, adanya suara nafas tambahan. Tekanan darah turun Tampak cekungan disela-sela iga 6. Bagaimana proses dispnea terjadi LI 7. Faktor-faktor yang mempengaruhi pernafasan Tekanan interprular, compliance (perubahan tekanan dalam paru-paru dan volume udara yang masuk)

Kegiatan tubuh, umur, suhu, posisi tubuh, jenis kelamin, tinggi dan berat badan, faktor lingkungan (geografis; cuaca, tingkat polusi dalam udara) 8. Jumlah volum pernafasan Dewasa : 10-20 kali/menit Bayi : 30 kali/menit Anak umur 2-5 tahun : 25 kali/menit Volume tidal : Volum yang diambil dari sekali menarik dan menghembuskan nafas Cadangan inspirasi : Volume tambahan udara yang didapat secara maksimal dihirup melalui volume tidal (menghirup sebanyak-banyaknya) Volume cadangan ekspirasi : Mengeluarkan udara sebanyak-banyaknya melebihi udara yang dikeluarkan melebihi volume tidal Volume residual : Volume minimal udara yang tersisa di paru setalah respirasi maksimum. 9. Sistem respirasi terdiri dari organ apa saja? Nares anterior, cavum nasi, nares posterir, nasofaring, orofaring, laringofaring, laring, trakea, bronkus, bronkiolus, alveolus 10. Jenis jenis dispnea Dispnea pulmonal dan dispnea non pulmonal LI