Anda di halaman 1dari 2

PERTANYAAN

1. Jelaskan proses terbentuknya Bentonit dari hasil pelapukan ? 2. Sebutkan dan Jelaskan 2 tipe mineralogi Bentonit ? 3. Sebutkan tahapan proses pengolahan endapan Bentonit ? 4. Sebutkan 2 kegunaan Na-Bentonit ? 5. Sebutkan 3 spesifikasi Bentonit untuk industri barang-barang dari semen?

1. Endapan Hasil Pelapukan

Pembentukan bentonit hasil pelapukan diakibatkan oleh adanya reaksi antara ion-ion hidrogen yang terdapat dalam air tanah dengan senyawa silikat. Pada umumnya, ion H+ berasal dari asam karbon yang terbentuk sebagai akibat pembusukan zat-zat organic yang ada di dalam tanah.
2. Tipe bentonit dibagi menjadi dua, yaitu:

A.

Tipe Wyoming (Na-bentonit)

Jenis bentonit tipe ini mempunyai kemampuan mengembang hingga delapan kali apabila dicelupkan kedalam air dan tetap terdispersi beberapa waktu didalam air. Penggunaan yang utama adalah sebagai lumpur pembilas pada kegiatan pemboran, pembuatan pellet biji besi, penyumbat kebocoran bendungan dan kolam. Na-bentonit dalam keadaan kering bewarna putih atau cream, sebaliknya pada keadaan basah dan terkena sinar matahari akan bewarna mengkilap. Perbandingan soda dan kapur tinggi, suspense koloidal bentonit Wyoming mempunyai Ph 8.5-9.8, tidak dapat diaktivasi, posisi pertukaran ion sama-sama diduduki oleh ion Na+. B. Ca-bentonit ipe bentonit ini kurang mengembang apabila dicelupkan kedalam air, akan tetapi secara alamiah ataupun setelah diaktifkan dengan asam mempunyai sifat menghisap yang baik tetap terdispersi didalam air, perbandingan kandungan Na dan Ca rendah, suspensinya mempunyai pH 4-7 Posisi pertukaran ion lebih banyak diduduki oleh ion-ion kalsium dan magnesium. Penggunaan jenis bentonit ini dalam proses pemurnian minyak goreng perlu diaktivasi dahulu dengan terlebih dahulu dengan menggunakan asam-asam mineral. 3. Pengolahan

Hasil penggalian endapan bentonit dari tambang berupa bongkah-bongkah, (raw material) diangkut dengan truk ke pabrik untuk diolah melalui beberapa tahapan proses, yaitu penghancuran, pemanasan, penggilingan dan pengayakan. (Gambar 2.2).

Bentonit dari tambang

Preparasi/reduksi ukuran

Pengayakan ( 10 mm ) + 10 mm Pengeringan dengan burner (1-5 jam) - 10 mm Pengayakan ( 5 mm )

+ 5 mm
Penggilingan Pengeringan dengan burner ( 1 jam )

- 5 mm
Pengeringan dengan burner ( 1 jam )

Pengayakan dengan # 200 mesh + 200 mesh - 200 mesh

Penggilingan

Produksi

+ 200 mesh Classifying

- 200 mesh

Gambar 2.2 Bagan Alir Proses Pengolahan Bentonit

4. Na-Bentonit dipakai untuk bahan perekat, pengisi (filler) dan lumpur bor. Pemakaian yang

lain adalah untuk pengecoran logam, pembuatan pellet konsentrat besi dan logam lain, sebagai bahan pemucat, katalis dan lain-lain.
5. Spesifikasi bentonit di industry barang-barang dari semen (PT Wijaya

Karya) adalah

sebagai berikut: - Dalam bentuk serbuk berkuran 200-300 mesh - Zn murni :98-99% - Kandungan Pb : maks 1 %