Anda di halaman 1dari 5

Kegiatan dan Bahan Pembelajaran Kegiatan Pendahuluan

Perincian Kegiatan

Nilai-nilai Karakter

Alokasi Waktu 15 menit

1. Guru memberikan salam dan sapaan. Guru menyampaikan potongan surah Al Quran yang berkaitan dengan materi ajar: Iman dan

taqwa

Artinya : Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. dan sesungguhnya rumah yang paling lemah adalah rumah laba-laba kalau mereka mengetahui,(QS. AlAnkabut : 41 ) 2. Guru memotivasi siswa dengan memberikan semangat untuk belajar. 3. Guru menyampaikan topik materi pelajaran pada hari ini beserta tujuan pembelajarannya. 4. Guru melakukan apersepsi untuk mengetahui pengetahuan dasar siswa dengan melakukan interaksi Kegiatan Inti: Eksplorasi tanya jawab. 1. Guru menyampaikan semua tujuan pembelajaran yang ingin dicapai pada pelajaran tersebut dan memotivasi siswa belajar. (Fase 1 : Menyampaikan tujuan dan memotivasi siwa) 2. Guru menyajikan informasi/memberi ceramah yang Elaborasi berhubungan dengan materi yang akan dibahas pada pertemuan kali ini yaitu tentang reproduksi aseksual hewan invertebrata dengan menampilkan power point tentang materi tersebut. (Fase 2: Menyajikan informasi) Konfirmasi 3. Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok dengan jumlah anggota kelompok 4-5 orang. 4. Guru membagikan LKS (lembar kerja siswa).
5. Guru membimbing setiap kelompok belajar untuk

60 menit Bersahabat (komunikatif)

Toleransi

Jujur

belajar dan bekerja. 6. Guru memberi kuis/pertanyaan kepada seluruh siswa. Kegiatan Penutup Pada saat menjawab kuis tidak boleh saling membantu. 1. Guru mengevaluasi hasil belajar dan kerja masingmasing kelompok. 15 menit

Strategi pembelajaran Pendekatan pembelajaran Model pembelajaran Metode pembelajaran

: Conceptual learning. : Cooperative learning. : Student Team Achievement Division (STAD). : Ceramah, tanya jawab, dan diskusi.

LKS REPRODUKSI ASEKSUAL INVERTEBRATA Reproduksi aseksual adalah penciptaan individu baru yang semua gennya berasal dari satu induk tanpa peleburan telur dan sperma. reproduksi aseksual secara keseluruhan mengandalkan pembelahan sel secara mitosis. Reproduksi seksual adalah penciptaan individu baru melalui peleburan gamet haploid untuk membentuk zigot (telur yang dibuahi) yang diploid. Ovum (telur yang belum dibuahi), umumnya adalah sel yang relatif lebih besar dan tidak motil. Reproduksi seksual meningkatkan keragaman genetik diantara keturunan. Reproduksi seksual bisa meningkatkan keberhasilan reproduksi induk ketika patogen atau faktor lingkungan lain berubah relatif cepat. Invertebrata dapat bereproduksi secara aseksual dengan cara: pembelahan (fission), yaitu pemisahan sebuah induk menjadi dua atau lebih individu dengan ukuran yang kira-kira sama. pertunasan (budding) proses pemisahan individu baru

dari individu yang sudah ada. contoh, pada hewan cnidaria dan tunikata tertentu, individu baru tumbuh keluar dari tubuh seekor induk. Keturunan bisa memisahkan diri dari induk atau masih tetap menempel, dan akhirnya membentuk koloni yang besar. Gemmulation adalah proses melepasnya sekelompok sel-sel khusus yang dapat tumbuh menjadi individu baru. Sebagai contoh gemula ( gemmula) dari spons terbentuk ketika sel-sel dari berbagai jenis bermigrasi bersama didalam spons dan kemudian dikelilingi oleh suatu lapisan pelindung. Fragmentasi yaitu, pematahan tubuh menjadi beberapa bagian, dan beberapa atau semuanya berkembang menjadi individu dewasa yang lengkap. fragmentasi harus disertai dengan regenerasi., yaitu pertumbuhan kembali bagian bagian tubuh yang hilang. Reproduksi melalui fragmentasi dan regenerasi biasanya terjadi pada banyak hewan spons, cnidaria, annelida polikaeta, dan tunikata. Banyak hewan lain juga dapat menggantikan anggota tubuh yang hilang dengan cara regenerasi. Misalnya, pada sebagian besar bintang laut dapat menumbuhkan lengan baru ketika terluka atau patah. Tetapi hal tersebut bukan merupakan reproduksi karena tidak dihasilkan individu baru. Misalnya Pada bintang laut dari genus Linckia, individu baru bisa tumbuh dan berkembang dari sepotong lengan. Dengan demikian, satu hewan dengan lima lengan, jika diputuskan semuanyaungan., secara aseksual maka dapat menghasilkan lima keturunan. Reproduksi aseksual mempunyai beberapa potensi keuntungan, Pertama, membuat hewan-hewan yang hidup dalam isolasi mampu menghasilkan keturunan tanpa harus mencari dan menemukan pasangan kawin. Kedua dapat menciptakan banyak sekali keturunan dalam waktu singkat. Namun Secara teoretis, reproduksi aseksual paling menguntungkan pada lingkungan yang stabil dan sesuai karena menghasilkan genotip-genotip yang berhasil dengan sangat tepat.

TUGAS INDIVIDU STRATEGI BELAJAR DAN MENGAJAR ( AKBC 247 )

OLEH : Muhammad Rizky (A1C210007)

DOSEN PEMBIMBING :

Drs. H. Aminuddin PP, M. Pd Dra. St. Wahidah Arsyad, M.Pd Dra. Hj. Noor Ichsan Hayani, MP

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN IPA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT BANJARMASIN MEI 2012