P. 1
Birokrasi Pemerintahan(4 Juni 2014)

Birokrasi Pemerintahan(4 Juni 2014)

|Views: 109|Likes:
Dipublikasikan oleh Sampara Lukman

More info:

Published by: Sampara Lukman on Jun 06, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/24/2013

pdf

text

original

Birokrasi Pemerintahan

Oleh Sampara Lukman Kementerian Dalam Negeri Institut Pemerintahan Dalam Negeri
Disampaikan pada Diklat Teknis Pemerintahan Bagi Camat di Pussenif Kodiklat TNI-AD Bandung Jawa Barat, Tgl. 04 Juni 2013
Kontak Person: HP. 085815005005 E-mail; samparalukman@yahoo.co.id

Rumusan Beberapa Filsuf Bagi Birokrat Yang Bijak dan Adil:
Plato :  Masing-masing unsur kejiwaan : cipta , rasa, karsa dapat menjalankan fungsi sebagaimana mestinya tanpa mengganggu satu sama lain  Budi rohani dalam keadaan tertib sebagaiman a tertibnya keadaan tubuh yang kompak, sinergi, dan sehat.  Disiplin diri dengan perasaan hati yang dikendalikan akal. Philemon :  Tidak mau berbuat salah walaupun bisa melakukannya.  Watak yang tulus untuk berbuat adil , bukan sekedar ingin tampak adil.  Menolak mengambil barang berharga milik orang lain walaupun tidak ada resiko yang merugikan. Stanlley Benn :  Memiliki integritas  Hidup menurut azas konsisten  Prinsip hidup tidak tergoyahkan oleh pertimbangan keuntungan , hasrat dan perasaan hati.

Tujuan / rencana organisasi terbagi ke dalam tugastugas yang disalurkan di antara berbagai jabatan sebagai kewajiban (jod description). . Suatu sitem aturan/regulasi yang umum tapi tegas yang ditetapkan secara formal. mengatur tindakan2 & fungsi jabatan dalam organisasi. 5. Kewenangan untuk melaksanakan kewajiban diberikan kepada jabatan (saat sah menduduki jabatan).ORGANISASI FORMAL (BIROKRASI) KARAKTERISTIK BIROKRASI WEBER : 1. Suatu organisasi terdiri dari hubungan yang ditetapkan antara jabatan-jabatan. Garis2 kewenangan & jabatan diatur menurut suatu tatanan hierarkis. 3. 4. 2.

Penilaian kenaikan jabatan dilakukan berdasarkan senioritas dan prestasi kerja. Adanya prosedur untuk menjaga disiplin anggota.6. Anggota organisasi harus memisahkan kehidupan pribadi dan kehidupan organisasi. Pegawai dipilih untuk bekerja dalam organisasi berdasarkan kualifikasi teknis. . Prosedur dalam organisasi bersifar formal dan impersonal. 9. Ciri-ciri organisasi formal berkaitan dengan fenomena Komunikasi jabatan (positional communication). 10. Hubungan dibentuk antara jabatan. 8. 7.

Hal2 Yg. Memerlukan perhatian Serius Dari Birokrasi Pemerintahan? Etika Sikap Perilaku .

 Sikap dikembangkan dalam tiga model. kecenderungan perilaku. . dan kognisi.yaitu afeksi. Ia mendefinisikan tentang sikapsebagai "kesiapan dari psike untuk bertindak atau bereaksi dengan cara tertentu".Etika dan Sikap  Etika: Ilmu yang membahas perbuatan baik dan perbuatan buruk manusia sejauh yang dapat dipahami oleh pikiran manusia  Sikap (attitude) dan perilaku (behavior): Menurut Carl Jung seorang ahli yang membahas tentang sikap.

.

Akankah Budaya Ini Ketinggalan Zaman ???? .

. kreatif dan inovatif. 10 .  Memiliki daya tanggap (responsiveness) dan akuntabilitas (accountability).  Memiliki derajat otonomi yang penuh rasa tanggung jawab dalam membuat keputusan. 1992).Karakteristik Aparatur Profesional:  Melaksanakan tugas dengan terampil. dan  Memaksimalkan efisiensi dan kreativitas (Stilman H.  Mempunyai komitmen yang kuat terhadap tugas dan program.  Komitmen terhadap pelayanan publik.  Bekerja berdasarkan sifat dan etika profesional.

7.7. 5. Pendekatan yang pragmatis dan bukan dogmatis Berorientasi kepada kepuasaan customer Bekerja atas dasar kemitraan Mengembangkan jejaring kerja Kecerdasan birokrasi Komitmen terhadap aturan yang berlaku. kepekaan dan tepat sasaran. 2. 3. . Mengembangkan modernisasi. 4. Perinsip Pengembangan Propesionalisme Aparatur Birokrasi Pemerintahan: 1. 6.

Profesional dalam menjalankan pelayanan prima 2. 3. Justifikasi dengan data dan fakta. .Tantangan Profesionalisme Aparatur Birokrasi Pemerintahan: 1. Mengutamakan kepuasan dan atau harapan masyarakat.

Berhubungan Dengan Sikap Aparatur Dalam Pelayanan: 1. 2. .3 Kondisi Subyektif Yg. 3. Kesiapan bertanggung jawabbersama untuk mewujudkan pelayanan publik yang prima. Keterlibatan politik dan dukungan sosial masyarakat untuk mewujudkan pelayanan publik yang prima. Sikap saling mempercayai atau saling memahami (Mutual trust atau mutual understanding) dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

.

Potret Suram Tata Kelola Kepemerintahan .

Minimal 3 Harapan Dalam Birokrasi Pemerintahan: 1. Penyempurnaan pelaksanaan birokrasi pemerintahan yang dilakukan secara menyeluruh. 2. Sinergi dalam berinteraksi diantara domain-domain (aktor ) yaitu pemerintah/ negara-sektor swasta-dan masyarakat 3. Penyelenggara/ aparatur birokrasi pemerintahan negara yang solid dan bertanggung jawab. .

Era Perubahan Yg Berkitan Dgn. 8. 2. Kemampuan berfikir system dalam pola pikir masa depan. 5. Mengutamakan makna dari kontrol sosial. Fleksibel (kondisional) 4. Fokus pada pemberian wewenang. Menghasilkan outputs yg nyata. 7. Kemampuan adaptasi. 6.8 Hal penting Dlm. Birokrasi Pemerintahan: 1. 3. Responsif dan representatif. . Orientasi pada kualitas hasil.

PENGETAHUAN (KNOWLEDGE) SIKAP PERILAKU (ATTITUDE) KETERAMPI LAN (SKILL) KETIGA UNSUR TERSEBUT MERUPAKAN SATU KESATUAN YANG UTUH. .

5. budaya dan nilai-nilai organisasi. 8. Penguatan sistem monitoring dan evaluasi. Penataan sistem penganggaran dan keuangan. Penataan tatalaksana. . 9. 7. Perubahan paradigma manajemen. Pengelolaan pengetahuan reformasi birokrasi. dan sistem pensiun. 2. Penataan manajemen sumber daya manusia aparatur. Peningkatan kualitas pelayanan publik. 10. sistem remunerasi. 4. Penguatan akuntabilitas. Penataan organisasi. Penguatan sistem pengawasan intern.10 Strategi Umum Reformasi Birokrasi 1. 6. 3.

berkuasa. Laizes fair atau bebas  Yang berwibawa adalah apabila birokrasi dipegang oleh model pimpinan demokrasi . bijaksana. jujur .Wibawa Birokrasi  Birokrasi adalah organisasi yang sangat besar .  Mendengar suara bawahan  Disiplin  Berani bertindak  Adil . bisa bertindak baik atau buruk terhadap rakyatnya  Faktor piminan birokrasi sangat penting dan berpengaruh dalam pelayanan publik dengan pola kepemimpinannya : Demokratis. Otoriter. .

Trust : 1. Inovatif. 2.Hal2 Yang Perlu Menjadi Komitmen : 1. Kompeten & bertanggung jawab. Customer Focus : 1. 2. jujur. Orientasi pada nilai tambah & perbaikan. Excellence : Saling menghargai. 2. 2. pro aktif & cepat tanggap. berkata & bertindak terpuji 2. Mengutamakan pelayanan & kepuasan 3. Integrity : 1. Berfikir. tulus. & terbuka. duli. Keberhasilan Penyelenggaraan Takel Kepemerintahan . 4. Profesionalism : 1. 5. Memberikan solusi. Disiplin.

memimpikan. . Terkait Birokrasi Pemerintahan Meliputi: Kemampuan untuk mengantisipasi.Kepemimpinan Stratejik Yg. mempertahankan fleksibilitas dan memberdayakan orang lain untuk menciptakan perubahan stratejik Pekerjaan Multi-fungsi yang melibatkan bekerja dengan orang lain Lebih mempertimbangkan keseluruhan sistem dari pada hanya sub sistem Kerangka referensi manajerial yang tepat.

DAN KULTUR BIROKRASI FUNGSI BIROKRASI PEMERINTAHAN MASYARAKAT Hak Cipta: Marja Sinurat . STRUKTUR.FAKTOR DAN PENGARUH HAMBATAN DALAM ETIKA BIROKRASI PEMERINTAHAN PENGARUH HAMBATAN ETIKA BIROKRASI FAKTOR FSIKOGIS PERSEPSI. SIKAP DAN PERILAKU INDIVIDU BIROKRASI PEMERINTAHAN VISI DAN MISI BIROKRASI FAKTOR SOSIOLOGIS FAKTOR LINGKUNGAN SISTEM.

KOMPETENSI PERILAKU INDIVIDU BIROKRASI PEMERINTAHAN Carier system SDM APARATUR SISTEM. informal dan non formal Hak Cipta: Marja Sinurat . Kompetensi Profesionalisme Proporsionalisme dsb Pendidikan formal. STRUKTUR DAN KULTUR ORGANISASI PEMERINTAHAN • • • • • Kualifikasi.

profesional.Tujuan dan Sasaran TUJUAN Organisasi SASARAN Organisasi yg tepat fungsi dan tepat ukuran (right sizing) Sistem. dan memegang teguh nilai-nilai dasar dan kode etik aparatur negara serta adanya sistem pembinaan karier Tatalaksana Sumber Daya Manusia Aparatur Peraturan PerundangUndangan Pengawasan Akuntabilitas Pelayan publik Budaya Kerja Aparatur (culture set dan mind set) Bahan Ceramah MenPan & RB di Berbagai Kesempatan . berkinerja tinggi. berkinerja tinggi. sejahtera. efisien. tidak tumpang tindih dan kondusif Meningkatnya penyelenggaraan pemerintahan yg bersih dan bebas KKN Meningkatnya kapasitas dan akuntabilitas kinerja birokrasi Pelayan prima sesuai kebutuhan dan harapan masyarakat Birokrasi dengan integritas dan kinerja yang tinggi 25 2 5 Membentuk birokrasi profesional. efektif. netral. melayani publik. ada sistem pembinaan karier Regulasi yang lebih tertib. netral. berdedikasi. berintegritas. kompeten. dengan karakteristik : Adaptif. mampu. capable. bebas dan bersih KKN. proses dan prosedur kerja yg jelas. terukur dan sesuai dgn prinsip-prinsip good governance SDM Aparatur yg berintegritas.

Kerangka Pikir Grand Design Reformasi Birokrasi Bahan Ceramah MenPan & RB di Berbagai Kesempatan 26 .

dan Bebas KKN Peningkatan Kapasitas dan Akuntabilitas Kinerja Birokrasi Pengawasan Dan Akuntabilitas Peningkatan Kualitas Pelayanan Monitoring Dan Evaluasi MANAJEMEN PERUBAHAN PENGELOLAAN PENGETAHUAN RB Bahan Ceramah MenPan & RB di Berbagai Kesempatan 27 PROFIL BIROKRASI 2025 .Strategi Pelaksanaan Penyempurnaan Kerangka Kebijakan Nasional Reformasi Birokrasi Quick win Perubahan Mindset dan Culture Set (yang langsung dan tidak langsung dirasakan masyarakat) Kelembagaan Ketatalaksanaan SDM Birokrasi yang Bersih.

akuntabilitas dan pelayanan publik) Makro Organisasi Tatalaksana Manajemen SDM Pengawasan Intern Akuntabilitas Pelayanan Publik Meso Menyangkut berbagai aspek kebijakan sebagai bagian dari upaya mendorong reformasi birokrasi pada K/L/Pemda (Pedoman. Juklak/Juknis) Menyangkut berbagai aspek kebijakan K/L/Pemda sebagai bagian dari upaya percepatan reformasi birokrasi pada masingmasing K/L/Pemda 28 Mikro Bahan Ceramah MenPan & RB di Berbagai Kesempatan . manajemen SDM. tatalaksana.TINGKATAN PELAKSANAAN Aspek-aspek reformasi birokrasi Tingkatan Pelaksanaan Cakupan Reformasi Birokrasi Menyangkut berbagai aspek kebijakan terkait dengan upaya reformasi birokrasi sebagai kerangka kebijakan dasar operasional birokrasi (misalnya: penyempurnaan berbagai peraturan perundang-undangan tentang organisasi. pengawasan intern.

Melayani adalah rahmat. . Melayani adalah amanah. Melayani adalah ibadah. Melayani adalah aktualisasi diri. 7. Melayani adalah seni. 5. 2. 3. Melayani adalah panggilan. 4. 6. Melayani adalah kehormatan.7 Etos Kerja Dalam Pelayanan Birokrasi Pemerintahan: 1.

Pengetahuan dan kesadaran diri .5 Kunci Sukses Dalam Membangun Citra Birokrasi Pemerintahan 1. Kedamaian pikiran 2. Kesehatan dan energi 3. Hubungan penuh cinta 4. Kelayakan Tujuan dan idealisme 5.

sampai jumpa dilain waktu. Wassalam Kontak Person: HP. mohon maaf atas hilaf & salah.co.id .TERIMA KASIH. samparalukman@yahoo. 085815005005 E-mail.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->