P. 1
Juknis Bop 2013

Juknis Bop 2013

|Views: 648|Likes:
Dipublikasikan oleh bberkala
Petunjuk untuk membuat proposal BOP PAUD tahun 2013
Petunjuk untuk membuat proposal BOP PAUD tahun 2013

More info:

Published by: bberkala on Jun 06, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/28/2014

pdf

text

original

Sections

  • BAB III PROSEDUR PEMBERIAN BANTUAN
  • A. PENYUSUNAN DAN PENGAJUAN PROPOSAL
  • B. PENILAIAN / VERIFIKASI PROPOSAL
  • D. Penandatanganan Akad Kerjasama, Kuitansi Dan SPTJM
  • E. Penyaluran Dana Bantuan
  • BAB IV PENGELOLAAN DAN PENGAWASAN
  • A. Pengelolaan Dana Bantuan
  • B. Pelaporan
  • C. Monitoring dan Pengawasan 1. Monitoring
  • BAB V PENUTUP
  • Lampiran 1. Contoh Formulir Pengajuan Dana BOP
  • Lampiran 2. Contoh format data anak didik
  • Lampiran 4: contoh Surat Pernyataan Dinas Kab/Kota
  • Lampiran 6: Contoh Kuitansi
  • Lampiran 7: Contoh Berita Acara Verifikasi

MILIK NEGARA

Tidak perjualbelikan

NSPK
Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria

PETUNJUK TEKNIS PENYALURAN DANA BANTUAN SOSIAL BANTUAN OPERASIONAL PENYELENGGARAAN PAUD (BOP PAUD)

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, NONFORMAL, DANiINFORMAL 2013

NSPK
Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria

PETUNJUK TEKNIS PENYALURAN DANA BANTUAN SOSIAL BANTUAN OPERASIONAL PENYELENGGARAAN PAUD (BOP PAUD)

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, NONFORMAL, DANiINFORMAL 2013

SAMBUTAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, NONFORMAL DAN INFORMAL

Hak untuk dapat hidup dan tumbuh berkembang secara layak dan sejahtera adalah satu diantara bentuk hak anak yang dilindungi dengan undang-undang. Penyediaan layanan

pendidikan anak usia dini yang dapat diakses oleh seluruh anak tanpa kecuali adalah bentuk dari pemenuhan hak-hak anak terkait dengan penyiapan generasi yang cerdas, tangguh, kompetitif, dan berkarakter. Kebijakan pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal untuk memperluas layanan PAUD merupakan salah satu upaya untuk pemenuhan hak anak akan mendapatkan pendidikan sejak dini. Upaya tersebut tidak berhenti pada perluasan dan pemerataan akses layanan PAUD, tetapi juga dukungan agar semua anak tanpa kecuali dapat terlayani di lembaga-lembaga PAUD melalui pemberian dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan

Pendidikan Anak Usia Dini (BOP-PAUD). Sesuai dengan program pro masyarakat kurang beruntung, maka pemberian BOP-PAUD diprioritaskan diberikan kepada satuan PAUD yang memberikan layanan pada anak-anak dari ~i~

keluarga menengah ke bawah. dan anak-anak dari daerah sulit. Hal penting yang diperlukan adalah memastikan bahwa dukungan dana BOP-PAUD tersebut tersalurkan dengan tepat sasaran dan digunakan dengan tepat manfaat. Melalui dukungan BOP-PAUD diharapkan meminimalkan alasan ketidakmampuan keluarga untuk memasukkan anak usia dini mendapatkan layanan PAUD. Lydia Freyani Hawadi. Nonformal dan Informal. Untuk itu partisipasi dari berbagai pemangku kepentingan sangat diharapkan agar segala sesuatu berjalan secara tepat dan transparan. anak-anak berkebutuhan khusus. Januari 2013 Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Prof. Psikolog NIP: 19570322198211001 ~ ii ~ . Direktorat Jenderal terus berupaya agar fasilitasi dana BOPPAUD terus meningkat baik dari besarannya maupun dari jumlah volumenya. Jakarta. Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (BOP-PAUD) sebagai instrument pengontrol ketepatan penyaluran dan penggunaan dana tersebut. Dr.

untuk memasukkan anak ke Satuan PAUD karena terbatasnya keuangan keluarga untuk bidang pendidikan. Mekanisme pendistribusian dan pelaksanaan BOP-PAUD tahun 2013 menjadi tanggungjawab Pusat. maupun Kabupaten/Kota. dan anak-anak yang membutuhkan layanan khusus yang kini sedang dilayani di Satuan-Satuan PAUD (Taman Kanak-Kanak. anak berkebutuhan khusus. Direktorat ~ iii ~ . Tentu hal ini merupakan masalah nasional bila dikaitkan dengan kebijakan pemerataan. Menyikapi kendala tersebut. perluasan. Provinsi. Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini telah menggulirkan Bantuan Operasional Penyelenggaraan PAUD (BOP-PAUD) untuk anakanak usia dini dengan prioritas dari keluarga miskin. Taman Penitipan Anak.KATA PENGANTAR Salah satu kendala yang dihadapi masyarakat. ataupun Satuan PAUD Sejenis). dan ketersediaan layanan PAUD untuk semua anak usia 0-6 tahun dan berdampak terhadap rendahnya APK PAUD secara nasional. Untuk memberikan acuan bagi pengelola PAUD di tingkat Pusat. namun demikian secara keseluruhan tidak banyak berubah dibanding dengan tahun sebelumnya. Kelompok Bermain. khususnya masyarakat yang kurang beruntung dalam segi ekonomi.

6 Januari 2013 Direktur Pembinaan PAUD. Dr. Jakarta. dengan demikian efektivitas dan keakurasian penyaluran bantuan tetap dipertahankan. Semoga Petunjuk Teknis ini bermanfaat sebagaimana yang diharapkan. Kami berupaya perubahan tersebut tidak menghilangkan unsur penyerdahanaan prosedur. Erman Syamsuddin NIP: 195703041983031015 ~ iv ~ . Akhirnya melalui kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut andil demi tersusunnya Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (BOP-PAUD) ini.Pembinaan PAUD mengembangkan Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (BOP-PAUD).

Penyedia Bantuan B. C. Persyaratan Penerima 7 7 7 7 9 11 D.. F.. Besar Dana dan Penggunaan Dana ………….. E..… i iv vi BAB I.………………………. dan Sanksi Penerima Bantuan ~v~ .. Kewajiban.. ………………………..…... Tujuan Bantuan E. Sasaran Bantuan …….. A.… ………………………………….. Latar Belakang dan Isu Kebijakan …………… B.………………………. ………………………. Sifat C.……. 1 1 2 4 4 5 5 6 D.………………………... ……………………….. Dasar Hukum ………………………….DAFTAR ISI SAMBUTAN DIRJEN PAUDNI …………………………. G. KATA PENGANTAR DAFTAR ISI …………………………………. Hak. Manfaat bantuan ……. ………………………. ……. Hasil yang Diharapkan ………………………. BAB II KETENTUAN UMUM A. Pengertian …………………………….……. PENDAHULUAN ………………………….

… ……. Pelaporan ……………………………... Kuitansi ..………… Contoh Kuitansi ……………….. Penilaian/Verifikasi Proposal …………. Penyaluran Dana Bantuan ……………….BAB III PROSEDUR PEMBERIAN BANTUAN ……..… B..… A.. F. BAB IV PENGELOLAAN DAN PENGAWASAN A.. C. D..… 38 40 Contoh Berita Acara Verifikasi …. 13 13 14 16 16 17 17 18 18 21 25 Penandatanganan Akad Kerjasama.…….…………… 42 ~ vi ~ . E. Monitoring dan Pengawasan ……………….………………………….. Penyusunan dan Pengajuan Proposal …….… B.… Surat Pernyataan Dinas Kab/Kota…. C. Pengelolaan Dana Bantuan ……………….…………… BAB V PENUTUP 28 DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1 Lampiran 2 Lampiran 3 Lampiran 4 Lampiran 5 Lampiran 6 Lampiran 7 Contoh Formulir Pengajuan Dana BOP ……… Contoh format Data Anak Didik ….………… Surat Pernyataan Kesanggupan Lembaga …..… Jadwal Pengajuan Proposal ……………….… 29 32 34 36 Rekapitulasi Data Satuan Calon Penerima ….…….…………... Penetapan Penerima ………………………….… .

..… 47 Lampiran 10 Contoh Laporan Penggunaan Dana ……….…………. 44 Contoh Akad Kerjasama ………...… 51 ~ vii ~ .Lampiran 8 Lampiran 9 Contoh SK Penetapan Satuan Penerima Dana .

dan bagaimana melindungi masyarakat (khususnya dari keluarga tidak mampu) dari kendala biaya untuk memperoleh layanan PAUD. Untuk mengatasi masalah tersebut. Nonformal. pendidik yang sesuai dengan kompetensi yang diharapkan. dan dukungan penyelenggaraan PAUD dari Pusat. dan Informal. Daerah dan masyarakat. Untuk mendukung perluasan layanan harus ditunjang dengan ketersediaan Satuan PAUD yang mudah diakses. Salah satu masalah pokok dalam hal pembiayaan pendidikan adalah bagaimana mencukupi kebutuhan operasional Satuan PAUD. Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini. LATAR BELAKANG Perluasan dan pemerataan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjadi salah satu prioritas kebijakanan Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak usia Dini. pemerintah meluncurkan program Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) dengan memberikan ~1~ . Pembiayaan pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan PAUD secara keseluruhan.BAB I PENDAHULUAN A.

B. Undang-Undang Nomor 17 tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional tahun 2004-2025. 3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. ~2~ . Program BOP bertujuan untuk meringankan biaya pendidikan bagi anak tidak mampu. 2. DASAR HUKUM 1. dan di wilayah sulit. 4. Untuk memberikan panduan dalam penyaluran dan penggunaan dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan PAUD maka perlu disusun Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Penyelenggaraan PAUD. Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 5. Undang-Undang Nomor 4 tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak. agar mereka memperoleh layanan PAUD yang lebih bermutu. Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.bantuan dana penyelenggaraan kepada Satuan PAUD yang memberikan layanan pada anak didik khususnya yang kurang mampu.

tugas. 11. dan fungsi eselon I sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 67 tahun 2010. ~3~ . Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 2012 tentang Belanja Bantuan Sosial pada Kementerian dan Lembaga. 8. tugas dan fungsi Kementerian Negara serta susunan organisasi. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 58 Tahun 2009 tentang Standar Pendidikan Anak Usia Dini. 9. 10. Peraturan Pemerintah Nomor 17 tahun 2010 tentang Pengelolaan Penyelenggaraan Pendidikan. Peraturan Presiden Nomor 24 tahun 2010 tentang Kedudukan. sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66 tahun 2010. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 7.6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 24 tahun 2013 tentang Pedoman Umum Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Belanja Bantuan Sosial di Lingkungan Kemeneterian Pendidikan dan Kebudayaan.

Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (BOP-PAUD) bantuan yang diberikan Pemerintah kepada anak melalui Satuan PAUD untuk mendukung proses operasional pembelajaran dan dukungan biaya personal bagi anak PAUD. 2. dengan prioritas anak dari keluarga kurang mampu. Biaya operasional adalah rata-rata biaya pelaksanaan pembelajaran. berkebutuhan khusus. dan biaya penyelenggaraan pendidikan tak langsung berupa pemeliharaan sarana dan prasarana Satuan PAUD. Tujuan disusunnya Petunjuk Teknis ini memberikan petunjuk bagi pelaksana dan penanggung jawab BOP ~4~ . Tujuan pemberian bantuan BOP adalah memperluas dan meningkatkan layanan PAUD bagi anak usia 0-6 tahun. TUJUAN BANTUAN 1. PENGERTIAN 1. Termasuk dalam Biaya Operasional adalah bahan atau peralatan pendidikan habis pakai. D.C. dan layanan khusus. 2. Biaya personal adalah biaya yang harus dikeluarkan oleh orang tua peserta didik untuk bisa mengikuti proses pembelajaran secara teratur dan berkelanjutan. 3.

atau Satuan PAUD Sejenis yang menyelenggarakan pembelajaran bagi anak didik berusia 0-6 tahun. MANFAAT BANTUAN 1. F.dalam mengelola dan menyalurkan dana BOP kepada sasaran secara tepat guna. Meningkatkan APK PAUD daerah sekaligus berdampak pada peningkatan APK nasional b. E. anak berkebutuhan khusus. Menjadi dasar alokasi dana APBD untuk menunjang kebutuhan operasional pembelajaran di Satuan PAUD. Diutamakan bagi lembaga PAUD yang melayani anak dari keluarga kurang mampu. 2. Meningkatkan jumlah layanan anak ~5~ . Manfaat Bagi Satuan PAUD a. SASARAN BANTUAN Sasaran program BOP PAUD adalah Satuan Taman KanakKanak/Taman Kanak-Kanak Luar Biasa/Taman Penitipan Anak/ Kelompok Bermain. anak dengan layanan khusus. Manfaat Bagi Pemda: a. baik yang dikelola masyarakat maupun oleh UPTD.

Adanya laporan penggunaan dana bantuan BOP sebagai pertanggungjawaban penggunaan anggaran negara. G. Terbantunya beban pembiayaan operasional pendidikan PAUD bagi anak-anak.b. b. 2. Mendukung peningkatan mutu layanan PAUD 3. Teroptimalisasikannya dana bantuan BOP oleh lembaga PAUD Penerima sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan. Manfaat Bagi Masyarakat/Orang Tua a. Terjaminnya keberlangsungan layanan PAUD bagi anak-anak. ~6~ . Tersalurkannya bantuan BOP PAUD ke 45. 3. Memperlancar proses pembelajaran PAUD yang lebih baik c. HASIL YANG DIHARAPKAN 1.000 lembaga PAUD sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.

Kementerian Keuangan RI Nomor: S-989/PB/2012. B. SIFAT PENERIMA BANTUAN Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini bersifat bantuan terbatas. ~7~ . PERSYARATAN PENERIMA 1. tanggal 6 Desember 2012 bahwa untuk mempercepat penyaluran dana ke masyarakat. sehingga memungkinkan pemberian bantuan tidak sesuai dengan jumlah anak yang dilayani di Satuan yang bersangkutan. a. Penentuan penerima dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan PAUD ditetapkan berdasarkan penilaian terhadap Lampiran pengajuan dana BOP oleh Satuan PAUD.BAB II KETENTUAN UMUM A. Berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Perbendaharaan. PENYEDIA BANTUAN Bantuan Operasional Penyelenggaraan PAUD bersumber dari Anggaran Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak usia Dini Tahun Anggaran 2013. Memiliki rekening aktif atas nama Satuan. C.

Untuk jumlah saldo terakhir yang tercantum dalam rekening Bank minimal sebesar Rp. 4. 5.000. yaitu PT. Memiliki izin operasional dari Dinas Pendidikan setempat. dan PT. adapun Bank Operasional tersebut. Memberikan layanan pada anak usia 0-6 tahun. Bank BRI (Persero) Tbk. Bank Mandiri (Persero) Tbk.maka dalam satu wilayah menggunakan bank yang sama. Mengisi Formulir Pengajuan Dana BOP dengan menggunakan format terlampir (lampiran 1) dan diajukan ke Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. PT. Telah melaksanakan program minimal 1 (satu) tahun. b.(dua ratus lima puluh ribu rupiah). 6. PT. 7. 250. Bank BTN (Persero) Tbk. ~8~ . Bank BNI (Persero) Tbk. 3. Satuan tidak mendapatkan dana bantuan Rintisan dan Percontohan di tahun yang sama. Dinas Pendidikan Kab/Kota menetapkan kebijakan untuk menentukan salah satu jenis bank yang akan digunakan oleh Satuan PAUD pengusul. 2.. Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atas nama Satuan.

600. 6.D. Memiliki anak didik anak 3.25 Rp.- Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota berhak mengelola dana yang dialokasikan ke Kabupatennya sesuai dengan kebijakan dengan catatan jumlah satuan yang mendapatkan bantuan tidak boleh kurang dari jumlah yang ditetapkan.000. 2.JML BANTUAN 15 anak Rp.000. KELOMPOK SATUAN PAUD Memiliki anak didik atau kurang 2.200. Penggunaan Dana Dana bantuan BOP dapat dipergunakan antara lain untuk: ~9~ . BESAR DANA DAN PENGGUNAANNYA 1. Memiliki anak didik 26 anak Rp. 7. 3. Besar Dana Penyaluran dana dikelompokkan berdasarkan jumlah anak yang dikelola oleh Satuan PAUD.atau lebih 16 .000. dengan ketentuan sebagai berikut: No 1.000.

No 1. ~ 10 ~ .10 – 20 % buku acuan untuk pendidik. termasuk menerima peserta didik dari keluarga mampu agar terjadi subsidi silang. Jumlah 100% Satuan PAUD penerima BOP-PAUD dapat menggali dana bantuan dari masyarakat. buku bacaan anak. transport petugas kesehatan 5. Transport pendidik untuk mendukung 10 – 20 % pertemuan di Gugus PAUD. dan Perusahaan (melalui dana Coorporate Social Responsibility) atau menjalankan usaha-usaha penggalian dana yang tidak bertentangan dengan perundangan yang ada. 5 – 10 % pembelian obat-obatan ringan. Bantuan biaya Proses Pembelajaran 3. Pembelian alat-alat DDTK. buku. atau ATK 4. Pemerintah Daerah. Pembelian bahan habis pakai. kotak P3K. PENGGUNAAN % Bantuan biaya masuk dan biaya 20 – 30 % administrasi Penyelenggaraan 20 – 30 % 2.

b.E. HAK. c. Memberikan dorongan kepada masyarakat/orang tua untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan program PAUD. Membuat dan menyampaikan laporan program dan pertanggungjawaban dana sesuai dengan ketentuan yang berlaku. d. Kewajiban: a. Menyelenggarakan program PAUD secara aktif. Hak: a. b. Sanksi bagi Pengelola dana BOP Pengelola dana BOP di tingkat Pusat. KEWAJIBAN. 2. Mendapatkan pembinaan dalam pelaksanaan dan pengembangan program dari pembina teknis. Mendapatkan dana BOP PAUD sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Petunjuk Teknis. Sanksi a. Menggunakan dana yang diterima sesuai dengan aturan yang ditetapkan. 3. maupun Kabupaten/Kota yang terdapat bukti menyalahgunakan ~ 11 ~ . DAN SANKSI 1.

2) Bukti setoran ke Kas Negara dilampirkan dalam Berita Acara Pengembalian Dana yang ditandatangani oleh pihak penerima dana dan Dinas Pendidikan Kab/Kota setempat dikirimkan ke Direktorat Pembinaan PAUD. ~ 12 ~ . b. Sanksi bagi Satuan 1) Satuan Penerima dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan PAUD yang dinilai pihak Pusat tidak menggunakan dana sesuai dengan pengajuan sehingga berakibat menghambat pelaksanaan program. dan kepadanya diwajibkan mengembalikan dana ke kas negara.dana BOP sehingga merugikan negara dikenakan sanksi kepegawaian sesuai dengan aturan yang berlaku. harus mempertanggungjawabkan dan mengembalikan semua dana yang telah diterima dengan dilengkapi berita acara pengembalian.

BAB III PROSEDUR PEMBERIAN BANTUAN

A. PENYUSUNAN DAN PENGAJUAN PROPOSAL

1. Direktorat Pembinaan PAUD menetapkan alokasi jumlah Satuan yang akan mendapatkan dana BOP di setiap Kab/Kota. 2. Dinas Pendidikan Kab/Kota mensosialisasikan ke seluruh Satuan PAUD. 3. Satuan PAUD yang memenuhi persyaratan mengusulkan ~ 13 ~

dana BOP ke Direktorat Pembinaan PAUD dengan menggunakan Formulir Pengajuan Dana BOP (Lampiran 1) untuk diserahkan ke Bidang yang menangani PAUD di Kab/Kota dengan dilengkapi: a. Foto copy Rekening Satuan b. NPWP Satuan c. Data anak d. Surat Pernyataan Kesanggupan Penyelenggaraan dari Satuan

B. PENILAIAN / VERIFIKASI PROPOSAL 1. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota melakukan: a. Verifikasi Satuan untuk memastikan keberadaan dan tidak terjadi duplikasi pemberian bantuan yang tidak dibolehkan kepada Satuan PAUD yang sama. b. Menyusun rekapitulasi Satuan yang direkomendasi untuk mendapatkan dana BOP dengan menggunakan. c. Membuat Surat Pernyataan yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota atau pejabat esselon 3 yang ditunjuk dengan menggunakan. d. Membuat kuitansi yang ditandatangani pengelola sebanyak 4 lembar (dengan 2 materai). ~ 14 ~

e. Membuatkan Akad Kerjasama yang ditandatangani Pengelola, diatas materai Rp. 6.000 dan dibubuhi stempel sebanyak 2 lembar. f. Mengajukan seluruh berkas ke Direktorat Pembinaan PAUD melalui Tim Verifikasi Provinsi dengan disertai soft copynya. 2. Tim Verifikasi Tingkat Provinsi bertugas: a. meneliti kelengkapan dan ketepatan berkas Lampiran isian dan kelengkapan lampiran Satuan, yang terdiri dari: 1) Pengajuan dari setiap Satuan 2) Daftar jumlah anak dari setiap Satuan 3) Surat Kesanggupan dari setiap Satuan 4) Rekening Bank dan NPWP dari setiap Satuan 5) Surat Pernyataan dari Kepala Dinas Kab/Kota 6) Rekap Satuan yang akan menerima BOP 7) Kuitansi dari setiap Satuan 8) Akad kerjasama dari setiap Satuan PAUD.

b. Menyusun Draft SK c. Menyampaikan keseluruhan berkas dari Kab/Kota, dan Draft SK ke Pusat. ~ 15 ~

Menerbitkan Surat Permohonan Pembayaran 3. Mengajukan SPM yang dilengkapi daftar lembaga penerima ke KPPN. 3. 2. Akad Kerjasama yang diajukan oleh Lembaga dan ditandatangani Pengelola di atas materai Rp.d. D. Penerbitan SK 2. dan berkas dari kab/kota. Dinas Verifikasi Provinsi mengajukan draft SK. 6. Kuitansi yang sudah ditandatangani di atas materai oleh Pengelola Lembaga dianggap syah apabila sudah ditandatangani oleh Pejabat Pembuat Komitmen atau yang diberi kuasa.000 ~ 16 ~ . Berita Acara. Kuitansi Dan SPTJM 1. Penandatanganan Akad Kerjasama. C. Kepala Dinas mengajukan seluruh berkas yang diusulkan dengan melampirkan Surat Pernyataan yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota atau pejabat eselon III yang ditunjuk dengan menggunakan format terlampir (lampiran 5). Penetapan Penerima Bantuan Direktorat Pembinaan PAUD melakukan: 1. Mengusulkan penerbitan Surat Perintah Membayar 4.

E. Bank Penyalur mendistribusikan bantuan langsung ke rekening Lembaga pengusul. 2. KPPN mengirimkan dana ke Bank Penyalur 3.dianggap syah dan berlaku bila telah ditandatangani Pejabat Pembuat Komitmen Dit. Pembinaan PAUD. 4. maka seluruh berkas pengajuan akan dikembalikan melalui Dinas Kabupaten/Kota. F. Lembaga yang tidak disetujui untuk mendapatkan dana bantuan. Jadwal Pengajuan Bantuan Proposal pengajuan bantuan diharapkan bersamaan dengan pengajuan bantuan lainnya dan disampaikan pada Koordinasi Teknis Tingkat Provinsi ~ 17 ~ . Penyaluran Dana Bantuan 1. Direktorat Pembinaan PAUD mengajukan daftar nama calon penerima dana BOP PAUD sesuai aturan yang berlaku.

Semua pengeluaran/penggunaan dana bantuan harus disertai dengan bukti pengeluaran yang sah (sesuai dengan peraturan yang berlaku di dalam penggunaan uang negara). Pihak penerima bantuan wajib menyimpan dan mengadministrasikan semua bukti pengeluaran keuangan dengan sebaik-baiknya untuk persiapan pemeriksaan oleh auditor (Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Lembar pertama (asli) untuk arsip oleh lembaga penyelenggara dan lembar kedua disampaikan bersamaan dengan laporan pelaksanaan program ke Direktur Pembinaan PAUD. Pengelolaan Dana Bantuan 1.BAB IV PENGELOLAAN DAN PENGAWASAN A. Semua bukti pengeluaran dibuat rangkap 2 (dua). 2. 3. Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Penggunaan dana bantuan harus mengacu pada ketentuan dan aturan sebagaimana tertuang dalam akad kerjasama dan Petunjuk Teknis yang telah ditetapkan oleh Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. dengan peruntukan sebagai berikut. 4. Badan Pemeriksa Keuangan ~ 18 ~ .

Kuitansi dan Bukti Pembelian Setiap pembelian barang harus disertai bukti pembelian berupa: 1) Kwitansi dari toko.(BPK). 2) Faktur/Nota Pembelian.. Materai tersebut dilintasi tandatangan dan stempel perusahaan/toko.000.000. Pengelolaan Keuangan 1.2) Materai Rp 3.000. Bawasda/Bawaska atau pihak berwenang lainnya) dan disimpan untuk jangka waktu minimal 5 (lima) tahun. 1. Pembelian Barang a.sampai dengan Rp 1.000. b.(tiga ribu rupiah) untuk pembelian senilai Rp. ~ 19 ~ . 3) Pajak pembelian barang menjadi tanggung jawab pihak penjual..000.. 500.-. Materai dan kuitansi 1) Materai Rp 6. lengkap dengan tanda tangan penjual dengan dibubuhi stempel perusahaan/toko.000.(enam ribu rupiah) untuk pembelian di atas Rp.000.

Honorarium yang diberikan kepada tenaga berstatus PNS golongan II/d ke atas.000. 21 dengan ketentuan: c. b. Pembayaran honorarium harus dipungut PPh Ps. Besar Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) untuk diri Wajib Pajak orang pribadi adalah Rp.2.000. ~ 20 ~ . Kelengkapan bukti pembelian konsumsi sama dengan pembelian barang. Pembayaran Honorarium a. 15. 4. Setiap pembayaran honorarium harus ada bukti kuitansi penerimaan uang dari penerima honor (tidak boleh diwakilkan).. 1.per tahun (Undang-undang Nomor 36 Tahun 2008) atau Rp.320.840.per bulan. b. 3.. Pajak a. Pembelian Konsumsi Pembelian konsumsi dapat dilakukan melalui katering atau rumah makan. Honorarium yang diberikan kepada tenaga berstatus non PNS adalah untuk kelebihan uang honorarium dari batas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) yang jumlahnya ditentukan oleh Direktorat Jenderal Pajak.

Pelaporan 1. Perubahan Anggaran. Waktu a. Lembaga tidak diperkenankan memecah pembelian dengan tujuan menghindari pembayaran pajak. Pergeseran pembiayaan yang berbeda dengan yang dicantumkan dalam proposal harus memperoleh persetujuan tertulis dari Direktur Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. Ketentuan lain a. Lembaga yang tidak melampirkan bukti fisik penggunaan dana dan pembayaran pajak dianggap belum menggunakan dana dan belum mempertanggungjawabkan keuangannya. b.Lembaga berkewajiban untuk: 1) Menyetorkan hasil pungutan pajak kepada Kas Negara 2) Melampirkan copy semua bukti setor pajak tersebut dalam laporan akhir. Setiap lembaga yang telah menerima dana bantuan diharuskan menyampaikan laporan kegiatan dan pertanggungjawaban keuangan kepada Direktur Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. B. c. ~ 21 ~ . 5.

e. b. Sistematika Laporan ~ 22 ~ . email. dengan peruntukan sebagai berikut. c. Laporan akhir disampaikan kepada Direktur Pembinaan PAUD selambatnya 4 (empat) bulan setelah dana diterima dan dipastikan keseluruhan kegiatan yang diusulkan dalam proposal selesai dilaksanakan. Laporan disampaikan ke Direktorat Pembinaan PAUD dan ditembuskan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Pengeluaran harus sesuai dengan proposal yang diajukan. Semua bukti pengeluaran dibuat rangkap 2 (dua). lembaga diharuskan melaporkan penerimaan dana kepada Direktur Pembinaan PAUD baik secara tertulis maupun melalui media elektronik (telepon. d. Paling lambat 2 minggu setelah dana masuk pada rekening lembaga.b. f. Lembar pertama (asli) untuk arsip oleh lembaga penyelenggara dan lembar kedua disampaikan bersamaan dengan laporan pelaksanaan program ke Direktur Pembinaan PAUD. fax).

rencana kegiatan sesuai dengan yang diajukan di proposal. Berisi uraian tentang: kapan dana mulai diterima dan digunakan. b. Berisi uraian realisasi dari rencana yang tercantum dalam proposal tentang: langkah-langkah yang ditempuh ~ 23 ~ . dan jadwal pelaksanaan kegiatan 2) Bagian 2. yang terdiri atas 4 bagian. c. Pelaksanaan Program. Halaman Sampul Halaman sampul harus memuat judul laporan (jenis kegiatan). Pengantar Dalam pengantar laporan harus ditandatangani oleh penanggungjawab kegiatan sesuai dengan Akad.Laporan akhir berisi laporan pelaksanaan program dan pertanggungjawaban penggunaan dana secara keseluruhan. Isi Laporan Lembar isi laporan menggunakan sistematika sebagai berikut: 1) Bagian 1. siapa saja yang akan terlibat atau dijadikan sasaran dalam setiap kegiatan. yaitu: a. Pendahuluan. nama lembaga pelapor (sesuai dengan Akad) dan alamat lengkap lembaga.

Berisi uraian tentang langkah-langkah yang dilaksanakan untuk menyelesaikan pelaksanaan program selama paruh waktu sampai tercapainya sesuai dengan yang diharapkan. Perlu juga diuraikan tentang hasil yang diperoleh dari upaya pemecahan masalah tersebut 3) Bagian 3. Menguraikan inovasi yang dikembangkan lembaga dan atau perubahan/dampak terhadap pembelajaran. peserta didik. Menguraikan seluruh komponen-komponen penggunaan dana sesuai dengan keadaan riil di lapangan 5) Bagian 5.dalam merealisasikan kegiatan program. realisasi bagaimana tindak lanjutnya setelah mendapatkan dana dan mewujudkan langkah-langkah untuk kedepannya supaya lebih ~ 24 ~ . Penggunaan Dana. Tindak Lanjut. orangtua. kegiatan apa saja yang sudah terrealisasi dari sejumlah program yang direncanakan. Hasil Yang Dicapai. dan permasalahan yang dihadapi selama pelaksanaan program disertai upaya pemecahan masalah yang telah dilakukan dengan memperhatikan faktor penghambat dan faktor pendukung. pendidik. dan masyarakat 4) Bagian 4.

pembinaan. Tujuan Monitoring dan supervisi dilakukan dalam rangka pemantauan. dan upaya pencapaian target/sasaran yang telah ditetapkan (apabila terjadi ketidaksesuaian antara rencana dan pelaksanaan program) 6) Bagian 6. b. saran dan harapan C. Berisi uraian tentang kesimpulan. Monitoring a. Secara umum tujuan dari monitoring dan supervisi untuk memastikan ketepatan dari penggunaan dana dan atau menghindarkan ketidaktepatan penyelewengan dana. Waktu Monitoring dapat dilaksanakan: 1) Sebelum dana diturunkan untuk memastikan ketepatan Satuan calon penerima dana. Penutup. Monitoring dan Pengawasan 1. dan evaluasi terhadap penggunaan dana BOP oleh Satuan Penerima.maju dan bisa sebagai percontohan didaerahnya. ~ 25 ~ .

selama proses. b) Responden terdiri unsur Dinas Pendidikan Kabupeten/Kota. c. b) Responden terdiri dari Satuan PAUD penerima dana. dan atau setelah dana diluncurkan. c) Monitoring dilaksanakan di awal sebelum dana diluncurkan. 2) Monitoring oleh Tim Kabupaten/Kota a) Monitoring kelayakan ditujukan Satuan untuk memantau dan calon penerima penggunaan dana BOP. dan Satuan PAUD penerima dana. Pelaksana 1) Monitoring oleh Tim Provinsi a) Monitoring ditujukan untuk memantau ketepatan Satuan penerima dan penggunaan dana BOP oleh Satuan PAUD penerima.2) Setelah dana diturunkan untuk memastikan akuntabilitas ketepatan penggunaan dana BOP oleh Satuan PAUD penerima. ~ 26 ~ .

d. b. ~ 27 ~ . fungsional. Pengawasan Fungsional Eksternal dilakukan oleh Badan Pengawas Keuangan sesuai dengan kewenangannya. Pengawasan oleh masyarakat dalam rangka transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan dana BOP PAUD sebagai masukan jika terdapat indikasi penyalahgunaan dana BOP. a. dan masyarakat. maupun Satuan PAUD. Pengawasan Melekat dilakukan oleh pimpinan masing-masing instansi pengelola dana BOP baik di tingkat Pusat. dan setelah dana diluncurkan untuk memantau penggunaan dana. Pengawasan Pengawasan dana BOP meliputi pengawasan melekat.c) Monitoring dilaksanakan di awal untuk penilaian Satuan. Pengawasan Fungsional Internal dilakukan oleh Inspektorat Jenderal Pusat dan Daerah sesuai dengan kewenangannya. 2. c.

021 57900244. Nonformal dan Informal.kemdiknas. Telpon /fax.paudni. di Gedung E Lantai 7 Kemdikbud. silakan menghubungi Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. Jalan Jenderal Sudirman. Senayan Jakarta. Silakan juga menghubungi website: www.id ~ 28 ~ .go. Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini. Apabila ada hal-hal yang belum dipahami atau memerlukan penjelasan lebih lanjut.BAB V PENUTUP Demikian Petunjuk Teknis ini disusun semoga dapat menjadi panduan yang jelas bagi semua unsur yang berkepentingan dengan Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD.

........ (Non PNS) 2............. Status : ................ Data Anak: Jumlah : ... ...... anak 3.......... Layanan Program : .. : ......... administrasi ~ 29 ~ ........... (D2).............Lampiran 1............. ..... : ............................. Data Pendidik: a..........(L) : . ...................................(S1).. (SMA/sederjat).. Rencana Penggunaan dana: No Rencana Penggunaan RP Bantuan biaya masuk dan biaya ...................... Program Layanan: 1... 1. (P).... Jumlah b.............. : TK/TPA/KB/SPS* (coret yang tidak perlu) : . : .............. (S2/S3) : ......... (PNS)...... jam 4......... Contoh Formulir Pengajuan Dana BOP Formulir Pengajuan Dana BOP A........ Pendidikan c..... Identitas Satuan Nama Satuan PAUD Alamat Lengkap Tahun Berdiri Jenis Program Nama Pengelola B.. ........ ....... x dalam seminggu @ .

................................. c..... b..... Nama Satuan sesuai yang tercantum dalam rekening ............... ....... mendukung pertemuan di Gugus PAUD Jumlah RP .............. atau ATK Pembelian alat-alat DDTK. 4.... Proses Pembelajaran Pembelian bahan habis pakai.. buku bacaan anak.................. buku-buku acuan untuk pendidik.............................................. Nama Bank ............. .............. C.............................................. Data Administrasi 1....... Rekening Satuan a............... Nomor Rekening Bank ................................. ~ 30 ~ ... 3.................................................... kotak P3K.................... transport petugas kesehatan Transport pendidik untuk 5................ pembelian obat-obatan ringan.. ............ ................................ Alamat Satuan sesuai rekening ........No Rencana Penggunaan Bantuan biaya Penyelenggaraan 2.. d..

2................... Alamat Wajib Pajak .... c....... (stempel Satuan) ~ 31 ~ ............................................2013 Pengelola PAUD............. Nama Wajib pajak ........................ D............... Lampiran: 1. b.......... Pernyataan Kesanggupan ..................................... NPWP Satuan 3....... Data anak 4........................................ ........................................ Rekening Bank atas nama Satuan 2........ Nomor NPWP ...................................... NPWP a.

.......... Jenis Program : TK/TPA/KB/SPS* (coret yang tidak perlu) Nama Yayasan : .................. Nama Pengelola : . Alamat Lengkap : ................................. B. Contoh format data anak didik DATA ANAK DIDIK A.... Data Anak No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 ~ 32 ~ Nama Anak Didik Usia Nama Orang Tua Pekerjaan Orang Tua ....Lampiran 2............................................ Identitas Satuan Nama Satuan PAUD : .....

...... ............. (stempel Satuan) ~ 33 ~ ..................13 14 15 16 17 18 19 20 dst ...........2013 Pengelola PAUD.................

... kami yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Jabatan Alamat : ...... bulan . tahun dua ribu tiga belas...................................Lampiran 3: Contoh Surat Pernyataan SURAT PERNYATAAN KESANGGUPAN PENYELENGGARAAN PROGRAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI MELALUI DANA BANTUAN OPERASIONAL PENYELENGGARAAN PAUD Pada hari ini …............. : .... ~ 34 ~ ............................................... Bahwa dalam rangka penyelenggaraan program pendidikan anak usia dini melalui dana bantuan operasional penyelenggaraan PAUD menyatakan bahwa: 1............. tanggal ........................................................................................ Bersedia untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran PAUD sesuai dengan pengajuan yang disetujui Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini tahun 2013.............……................... : ..........................

3. dibuat 2 rangkap ~ 35 ~ ...Stempel Satuan .... tanpa adanya paksaan dari pihak manapun......... Materai Rp........ Bersedia mengadministrasikan penggunaan dana sesuai dengan pengajuan yang disetujui yang dibuktikan dengan kuitansi sesuai aturan yang berlaku...000. Semua dana yang diterima menjadi tanggung jawab mutlak Satuan PAUD ..... Yang membuat pernyataan... Bersedia memenuhi kewajiban membayar pajak sesuai aturan yang berlaku.. sesuai dengan Petunjuk Teknis dan peraturan yang berlaku..... Surat pernyataan ini dibuat dan ditandatangani diatas kertas bermaterai enam ribu rupiah dengan penuh kesadaran.... Bersedia menyampaikan laporan penggunaan dana keseluruhan paling lambat 3 bulan sejak uang diterima.. 4........ 5... 6......2...

.... Bertanggung jawab atas Data Satuan PAUD yang tercantum dalam Rekap Pengajuan adalah benar adanya dan dapat dibuktikan keberadaannya.......................................... Bersedia untuk mengkoordinir penyampaian laporan penggunaan dana sesuai dengan ketentuan....... Bersedia untuk membina dan mengawasi penggunaan dana bantuan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.... ~ 36 ~ ................................ : .............. dengan ini menyatakan: 1...Lampiran 4: contoh Surat Pernyataan Dinas Kab/Kota SURAT PERNYATAAN Yang bertanda tangan dibawah ini: : …….. Nama Jabatan Alamat bahwa dalam rangka penyelenggaraan program pendidikan anak usia dini melalui dana bantuan operasional penyelenggaraan PAUD............... 2.......................................... 3............…………... : ........

.............. NIP:.............................. .........000............. tanpa adanya paksaan dari pihak manapun..2013 ....... Materai Rp........Surat pernyataan ini dibuat dan ditandatangani diatas kertas bermaterai enam ribu rupiah dengan penuh kesadaran......... 6.................................. ~ 37 ~ ..........................

.......................... Ala mat Nama Pengel ola Nomor Rekeni ng Nama Bank NP WP Jml Anak Jml Dana 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 ~ 38 ~ ................... Provinsi No Nama Satuan : ..............Lampiran 5: REKAPITULASI DATA SATUAN CALON PENERIMA DANA BOP-PAUD TAHUN 2013 Kabupaten/Kota: ......................

...............................................2013 Mengetahui Kadin Dik Kab/Kota................. Penanggungjawab PAUD ......................................... ~ 39 ~ ....................................... NIP:.15 dst .. NIP: ..... (Dibuat 2 rangkap) ......

........ 6...... Mengetahui Penanggung Jawab Kegiatan Kasi Peserta Didik..... Yang Menerima..... : (....... SE........... Tahun Anggaran 2013 Jumlah anak : ........... MM NIP: 197002011990011001 ~ 40 ~ ......... Materai Rp......................000 Materai Rp................... TPA................. ..................Lampiran 6: Contoh Kuitansi KUITANSI Sudah terima dari : Kuasa Pengguna Anggaran Satuan Kerja Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Uang Sebesar Terbilang : Rp... KB....000 Stempel Satuan Soeharto............... SPS) dalam rangka . 6.........) Operasional Penyelenggaraan- Untuk Pembayaran : Bantuan PAUD (TK......................

(Catatan : dibuat rangkap 4. lembar lainnya tak bermaterai) ~ 41 ~ .

.Nomor ....... bulan ................... bertempat di ......... telah diadakan rapat Verifikasi Satuan Penerima Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan PAUD.......................... Penetapan nama Satuan yang diusulkan untuk dapat ~ 42 ~ .... Menelaah kelengkapan berkas 2............................... Tanggal : ... Tanggal .. yang dipimpin oleh ......... Menelaah kesesuaian data dalam berkas 3...... Pada hari ini ..... ..... dengan beranggotakan ... selaku Ketua Tim Verifikasi yang ditunjuk berdasarkan SK..........Lampiran 7: Contoh Berita Acara Verifikasi CONTOH BERITA ACARA VERIFIKASI SATUAN PENERIMA DANA BANTUAN OPERASIONAL PENYELENGGARAAN PAUD Nomor : ............ tahun ...... Verifikasi dimulai pk ............... Acara Verifikasi mencakup: 1............. jalan ...................... tanggal ............ orang......

......(Anggota) 3... ......... …......... Tim Verifikasi 1.. Demikian Berita Acara ini dibuat dengan ditandatangi oleh seluruh Tim Verifikasi untuk selanjutnya dapat digunakan sebagaimana mestinya......( Ketua) 2.......... ....................................( Anggota ) ~ 43 ~ ............... dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan Berdasarkan hasil penelaahan administrasi maka seluruh Tim Verifikasi menyepakati bahwa Satuan-Satuan yang tercantum dalam Daftar Rekapitulasi Satuan Penerima Bantuan Dana BOP PAUD memenuhi persyaratan yang ditentukan.... .menerima PAUD......... .............. . ...... Selanjutnya Berita Acara Verifikasi dan berkas-berkas lainnya akan diserahkan ke Direktur Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini sebagai pertanggungjawaban atas tugas yang sudah diberikan................ ………............................

....... TENTANG PENETAPAN PELAKSANAAN PENERIMA DANA BANTUAN OPERASIONAL PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (BOP-PAUD) TAHUN ANGGARAN 2013 DIREKTUR PEMBINAAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Menimbang : Bahwa dalam rangka mendukung kelancaran Bantuan Operasional Penyelenggaraan PAUD telah ditetapkan alokasi sasaran di tingkat Kabupaten/Kota ~ 44 ~ .................... Tanggal : ....Lampiran 8: Contoh Surat Keputusan Penetapan Satuan Penerima Dana BOP-PAUD SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR PEMBINAAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Nomor : ....................................

2 …………… MEMUTUSKAN Menetapkan : Keputusan Direktur Pembinaan PAUD tentang SatuanPenerima Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini Tahun 2013. sebagaimana keputusan ini. Mengingat : 1. tertuang dalam lampiran ~ 45 ~ . PERTAMA : Nama-nama Satuan/ organisasi pelaksana Bantuan Operasional Penyelenggaraan PAUD.Membaca : Pengajuan Satuan Calon Penerima Dana BOPPAUD Kabupaten/Kota. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

KEDUA : Apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam Surat Keputusan ini akan diadakan pembetulan sebagaimana . KETIGA : Surat Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan. Ditetapkan di : Pada tanggal : Direktur Pembinaan PAUD Dr. Erman Syamsuddin NIP: 195703041983031015 ~ 46 ~ .

..............AKAD KERJASAMA NOMOR: ........ tahun . Yang selanjutnya dalam akad kerjasama ini disebut Pihak Pertama. DALAM RANGKA PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Pada hari ini................ Nama : …………………....... DENGAN ........ Yang selanjutnya dalam akad kerjasama ini disebut Pihak Kedua...... Jabatan : ………………….... Alamat : ………………….. tanggal ... Bahwa dalam rangka pelaksanaan pemberian dana bantuan operasional pendidikan anak usia dini.. bulan ............................................. ANTARA: DINAS PENDIDIKAN PROVINSI ........................ NPWP : …………………....... kedua belah pihak telah ....... yang bertandatangan di bawah ini: ........... Alamat : …………………. Jabatan : Pemimpin Lembaga/ Organisasi ........ kami Nama : …………………...............

Pasal 2 Besarnya Dana Bantuan Untuk keperluan kegiatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1.. Pihak Pertama menyediakan dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan PAUD khususnya untuk menyelenggarakan program ……………………… sebesar Rp. 3) Pembinaan.bersepakat mengadakan akad kerjasama sebagaimana diatur dalam pasal-pasal berikut ini: Pasal 1 Lingkup Kegiatan Pihak Kedua telah menyatakan kesediaannya untuk melaksanakan kegiatan sebagai berikut: 1) Melaksanakan kegiatan Bantuan Operasional Penyelenggaraan PAUD sesuai dengan pengajuan yang disetujui Dinas Pendidikan Propinsi …. …………….. ... Pasal 3 Sifat Dana Bantuan Dana bantuan khusus sebagimana dimaksud pada pasal 2 bersifat dana stimulan untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan program PAUD.[…………… rupiah] untuk diserahkan kepada Pihak Kedua. 2) Mengadministrasikan penggunaan dana Bantuan Operasional PAUD sesuai dengan jenis penggunaanya. monitoring dan evaluasi terhadap program yang dikembangkan 4) Melaporkan hasil kegiatan terhitung sejak Akad Kerjasama ditandatangani.

Pasal 6 Tanggung Jawab Mutlak Penyelenggaraan dan penggunaan anggaran yang telah diterimakan oleh Pihak kedua menjadi tanggung jawab mutlak Pihak kedua sebagai penerima Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini. Apabila tidak terjadi kemufakatan kedua belah pihak telah bersepakat untuk menempuh jalur hukum melalui Kantor Panitera Pengadilan Negeri setempat. Pasal 6 Sanksi Apabila Pihak Kedua ternyata tidak menggunakan dana sesuai dengan proposal yang telah disetujui.Pasal 4 Penggunaan Dana Bantuan Khusus Pihak Kedua akan menggunakan dana yang diterima dari Pihak Pertama tersebut untuk membiayai program sesuai dengan proposal yang telah disetujui. 1) 2) . Pasal 5 Fakta Integritas Proses pemilihan dan penetapan pemberian Bantuan Operasional Penyelenggaraan PAUD dilaksanakan secara transparan dan bebas dari unsur KKN. maka Pihak Pertama berhak menuntut Pihak Kedua untuk mempertanggungjawabkan dan membuat pernyataan menjamin keberlangsungan program. Pasal 7 Penyelesaian Perselisihan Apabila terjadi perselisihan kedua belah Pihak telah bersepakat untuk menyelesaikan secara musyawarah untuk mencapai mufakat.

... surat perjanjian kerjasama ini dibuat dalam rangkap 5 (lima) di atas kertas bermaterai enam ribu rupiah. .3) Seluruh biaya untuk penyelesaian perselisihan sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) di atas.. dan selanjutnya menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan perjanjian kerjasama ini....... Pasal 8 Untuk keperluan administrasi............ ditanggung oleh pihak yang ditunjuk berdasarkan hasil keputusan pengadilan..... Pasal 9 Aturan Tambahan Hal-hal yang belum diatur dalam perjanjian kerjasama ini. Pihak Kedua materai ......... akan diatur kemudian atas kesepakatan kedua belah pihak....... Pihak Pertama materai .

3.Lampiran 10: Contoh Laporan Penggunaan Dana KOP Satuan (Logo. Pendahuluan. 2. Isi Laporan Bagian 1. dan jadwal pelaksanaan kegiatan ~ 51 ~ . Halaman Sampul Halaman sampul harus memuat judul laporan (jenis kegiatan). Alamat Lengkap) LAPORAN PENGGUNAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL PENYELENGGARAAN PAUD TAHUN 2013 1. siapa saja yang terlibat atau dijadikan sasaran dalam setiap kegiatan. Nama Satuan. Pengantar Dalam pengantar laporan harus ditandatangani oleh penanggungjawab kegiatan sesuai dengan Akad. rencana kegiatan sesuai dengan yang diajukan di proposal. nama lembaga pelapor (sesuai dengan Akad) dan alamat lengkap lembaga. Berisi uraian tentang: kapan dana mulai diterima dan digunakan.

...... Berisi uraian tentang realisasi bagaimana tindak lanjutnya setelah mendapatkan dana dan mewujudkan langkah-langkah untuk kedepannya supaya lebih maju.................... ~ 52 ~ .. Pelaksanaan Program....Bagian 2..... Penggunaan Dana..........2013 Pengelola Program... Berisi uraian realisasi dari rencana yang tercantum dalam proposal...... Bagian 3...... Berisi uraian tentang kesimpulan. saran dan harapan ................. Penutup. (Stempel Satuan) ................... .. Tindak Lanjut.. Bendaharawan.. Menguraikan dana sesuai seluruh dengan komponen-komponen keadaan riil di lapangan penggunaan Bagian 5................... dan upaya pencapaian target/sasaran yang telah ditetapkan (apabila terjadi ketidaksesuaian antara rencana dan pelaksanaan program) Bagian 6.....

Dicetak oleh: Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Tahun 2013 i www.go.kemdiknas.paudni.id .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->