Anda di halaman 1dari 23

Pelayanan Kesehatan Reproduksi

Reproduksi
Reproduksi berasal dari kata : Re kembali Production membuat atau menghasilkan Reproduksi (reproduction) suatu proses kehidupan manusia dalam menghasilkan keturunan demi kelestarian hidup
2

Cakupan Pelayanan Reproduksi


Konseling dan informasi Keluarga Berencana (KB). Pelayanan kehamilan dan persalinan, termasuk pelayanan aborsi, yang aman serta pelayanan bayi baru lahir dan neonatal.

Pengobatan infeksi saluran reproduksi (ISR) dan penyakit menular seksual (PMS), termasuk pencegahan kemandulan. Konseling dan pelayanan kesehatan reproduksi remaja (KRR). Konseling, informasi, dan edukasi (KIE) mengenai kesehatan reproduksi (Efendi & Makhfudli, 2009).

Keluarga Berencana (KB)


Keluarga Berencana ( KB ) suatu program yang dicanangkan pemerintah dalam upaya peningkatan kepedulian dan peran serta masyarakat melalui pendewasaan usia perkawinan ( PUP ), pengaturan kelahiran, pembinaan ketahanan keluarga, peningkatan kesejahteraan keluarga kecil, bahagia dan sejahtera.
5

Tujuan dilaksanakannya KB
Memenuhi perintah masyarakat akan pelayanan KB dan kesehatan reproduksi yang berkualitas Menurunkan tingkat atau angka kematian Ibu dan bayi Serta penanggulangan masalah kesehatan reproduksi dalam rangka membangun keluarga kecil yang berkualitas
6

Sasaran KB
Pasangan Usia Subur (PUS) pasangan suami istri dimana istrinya berusia 15 49 tahun. Non PUS sekolah, orang yang belum kawin, pemuda-pemudi, pasangan diatas 45 tahun, tokoh masyarakat. Institusional organisasi, lembaga masyarakat, pemerintah dan swasta
7

Pasangan Usia Subur (PUS)


Adalah pasangan suami istri yang istrinya berumur antara 15 - 49 tahun atau pasangan suami istri yang istri berumur kurang dari 15 tahun dan sudah haid atau istri berumur lebih dari 50 tahun, tetapi masih haid (datang bulan). (BKKBN 2005)

Kontrasepsi
Kontrasepsi adalah upaya untuk mencegah terjadinya kehamilan. (Wiknjosastro, 2007) Kontrasepsi adalah menghindari/ mencehah terjadinya kehamilan sebagai akibat adanya pertemuan antara sel telur dengan sel sperma. (Suratun, 2008)
9

Metode Kontrasepsi
Intra Uterine Device / IUD Vasektomi Tubektomi Kondom (11.605 PUS) Implan / susuk (3.480 PUS) Suntik (12.097 PUS) Pil (15.946 PUS)
10

Wanita Usia Subur (WUS)


Adalah wanita yang keadaan organ reproduksinya berfungsi dengan baik antara umur 20-45 tahun. Puncak kesuburan ada pada rentang usia 20-29 tahun.

11

Sangat rentan dengan penyakit keputihan Mudah terpapar dengan kuman kuman yang berasal dari luar

Rutin melakukan pemeriksaan kesehatan

12

Menopause / Klimakterium
Berasal dari bahasa Yunani.. Mensis (= bulan) Poresis (= berhenti) yang artinya berhentinya menstruasi oleh karena hilangnya fungsi ovarium. Berakhirnya masa subur
13

Menopause seperti halnya menarche dan kehamilan dianggap sebagai peristiwa yang sangat berarti bagi kehidupan wanita. Menarche pada remaja wanita mulai diproduksinya hormon estrogen. Menopause karena ovarium tidak menghasilkan atau tidak memproduksi hormon estrogen.

14

3 Periode Menopause
1. Klimakterium (pramenopause) 2. Menopause 3. Senium

15

1. Klimakterium (pramenopause) masa

peralihaan antara masa reproduksi dan masa senium. Berlangsung sekitar 4 5 tahun sebelum menopause adanya keluhan perdarahan yang tidak teratur.
2. Menopause saat haid terakhir, dan bila

sesudah manopause disebut pasca menopause terjadi pada usia antara 40 55 tahun. rata2 pada usia 51 tahun.
16

3. Senium periode sesudah pasca

menopause yang 3 4 tahun setelah menopause individu telah mampu menyesuaikan dengan kondisinya, sehingga tidak mengalami gangguan fisik (Noor, 2001; Tessy, 2013).

17

Gejala Menopause
Menstruasi tidak teratur. Biasanya pada masa pra menopause Siklus haid memendek. beberapa wanita masih ada kemungkinan hamil Hot Flashes tersering daerah wajah dan dada.

18

Keringat malam Vagina menjadi kering dan gatal karena penipisan jaringan pada dinding vagina : Nyeri / iritasi saat berhubungan (dyspareunia). Mudahkan terjadinya infeksi. Saluran kemih (urethra) kering dan kurang elastis mudah terjadi ISK dan rasa tidak puas saat berkemih.
19

Mudah lelah ( fatique), perubahan mood, dan mudah tersinggung. Pusing, kesemutan, dan palpitasi. Hilangnya kendali terhadap kandung kemih (beser). Perubahan pada tekstur kulit jaringan kolagen keriput.

20

Efek Menopause Lanjut....


Osteoporosis mudah mengalami fraktur. Resiko tinggi terjadinya osteoporosis ditemukan pada wanita yang : Kurus Merokok Banyak konsumsi alkohol & kortikosteroid Asupan kalsium rendah Jarang berolah raga Resiko PJK
21

Terapi Menopause Terapi hormon estrogen / gabungan hormon estrogen dan progesteron ( progestin).

National Institutes of Health, terapi hormon estrogen dan progesteron meningkatkan resiko penyakit jantung, stroke, dan kanker payudara masih kontroversial.
Pola hidup sehat pada masa menopause, olahraga teratur & nutrisi yang seimbang.
22

Thank You

Terima Kasih

Mercy