Anda di halaman 1dari 7

BAB X. INTEGRAL 10.1.

Pengertian Integral dibagi dua Integral tak tentu Integral tertentu Integral tak Tentu adalah kebalikan dari differensial, yaitu proses penemuan fungsi asal jika fungsi turunannya diketahui. Integral Tertentu adalah proses pencarian luas suatu area, dimana batas-batas dari area tersebut sudah ditentukan. 10.2. Integral tak Tentu Bentuk umum integral tak tentu yaitu :

f ( x)dx = f ( x) +k
f ( x)

= tanda integral
f ( x) + k

f ( x )dx

= diferensial dari

= fungsi asal

= konstanta yang nilainya tak

tentu Proses pengintegralan disebut Integrasi Contoh :


f ( x) = x 2 + 5 f I ( x ) = 2 x

2 xdx = x

+k

Kaidah-kaidah Integrasi tak Tentu 1. Formula pangkat


n x dx =

x n +1 +k n +1

n 1
3x 2+1 3 + k = x3 + k = x3 + k 2 +1 3

Contoh : 3x 2 d x =

2. Formula Logaritmik

x dx = 1ln x + k
Contoh : x +1 dx = 3 ln( x +1) + k 61
3

3. Formula eksponensial

dx = e x + k

e
1

du = e u + k

Contoh : e 2 x dx = 2 e 2 x d (2 x) = 2 e 2 x

+k

3 x +2

dx =

1 3 x 2 1 e d 3 x + 2 = e 3 x + 2 + k 3 3

4. Formula penjumlahan

f ( x) + g ( x)dx = f ( x)dx + g ( x)dx


= f ( x) + g ( x) + k

Contoh : (3x 2
=

10 x )dx =

3 x 2 +1 10 x 1+1 +k 2 +1 1 +1

3 3 10 2 x x + k = x 3 5x 2 + k 3 2
x

(e

1 + )dx = e x + ln x + k x

5. Formula substitusi

f (u ) dx dx = f (u )du = f (u ) + x
u = g ( x ) du =

du

substistusi bagi dx

Latihan : (2). (4). (5).


4 x dx =

x 4+1 1 = x 3 + k 4 +1 3
1

x dx = 5 x

dx = ln x + k
1 +1 3

1 3 x2 1 2 2 x x + 4 dx = x + 4x + k = x 3 x 2 + 4x + k 1 3 3 3 +1 2
= 1 3 2 x x 3 + 4x + k 3 3
1 2 1 +1

(6).

(2 + 5 x) 2 2 + 5 x dx = (2 + 5 x) dx = 1 +1 2
= 2 (2 + 5 x )3 + k 3

+k

10.3. Penerapan Ekonomi Integral Tak Tentu

62

Integral tak tentu dapat diterapkan untuk mancari persamaan fungsi total dari suatu variable ekonomi jika fungsi marginalnya diketahui. Fungsi marginal merupakan turunan dari fungsi total, maka proses sebaliknya merupakan proses integrasi (integral). A. FUNGSI BIAYA Biaya total
TC = f (Q )

Biaya Marginal MC = TC I
biaya total adalah integral dari biaya marginal
TC = MCdQ = TC I dQ

Contoh : Biaya Marginal suatu perusahaan adalah


MC = 3Q 2 6Q + 4

Hitung persamaan biaya total dan biaya rata-ratanya ? Jawab : Biaya total
(TC ) = MCdQ

TC = (3Q 2 6Q + 4) dQ = Q 3 3Q 2 + 4Q + k

Biaya Rata-rata
AC = Q 2 3Q + 4 +

( AC ) =

TC Q 3 3Q 2 + 4Q + k = Q Q

k Q

Dimana k = besarnya biaya tetap ( fix cost ) B. FUNGSI PENERIMAAN Penerimaan Total
TR = f (Q )

Penerimaan Marginal MR = TR I Maka Penerimaan total


TR = MRdQ = TR I dQ

Contoh : Carilah persamaan total dan penerimaan rata-rata dari suatu perusahaan jika penerimaan marginalnya
MR =16 4Q

Jawab : penerimaan total

TR = MRdQ

63

TR = (16 4Q ) dQ =16Q 2Q 2

Penerimaan rata-rata
AR = 16 2Q

AR =

TR 16Q 2Q 2 = Q Q

Dalam persamaan penerimaan, k = 0 sebab penerimaan tidak ada jika tidak ada barang yang dihasilkan / dijual. 10.4. Integral Tertentu Integral tertentu adalah integral suatu fungsi yang nilai-nilai variable bebasnya memiliki batas-batas tertentu. Integral tertentu digunakan untuk menghitung luas area suatu fungsi. Dalam integral tak tentu
= f ( x ) dx = f ( x ) + k

Maka dalam integral tertentu untuk x = a dan x = b ; a < b

f ( x)dx = { f (b) + k} { f (a) + k} = f (b) f (a)


a

Dimana a = batas bawah integrasi


b

= batas atas integrasi Kaidah-Kaidah Integrasi Tertentu

(1). (2). (3). (4).

f ( x)dx = [ f ( x)]
a

b a

= f (b) f ( a )

f ( x)dx = 0
a

f ( x)dx = f ( x)dx
a b

kf ( x)dx = k f ( x)dx
a a b b b a a a

(5). { f ( x) + g ( x)}dx = f ( x)dx + g ( x)dx (6).

f ( x ) dx + f ( x )dx = f ( x ) dx
b a

Latihan : 4 ; 6 ; 7 ; 11 64

10.5. Penerapan Ekonomi Integral Tertentu A. SURPLUS KONSUMEN Surplus konsumen adalah keuntungan lebih yang dinikmati oleh konsumen tertentu, pada tingkat harga pasar suatu barang.
D (0, P )

Surplus Konsumen (Cs)

Pe 0

E (Qe; Pe)

P = f (Q)
F (Q,0)

Qe

Surplus konsumen

(CS ) = Pe.D.E
Qe

Besarnya surplus konsumen = CS = f (Q)dQ Qe.Pe


O

Jika fungsi perminataan

Q = f ( p )dp ;

maka :

Besarnya surplus konsumen Contoh : Fungsi permintaan

= CS =

Pe

f ( p)dp

Q = 48 0,03P 2 ,

berapakah surplus konsumen

jika harga pasar P = 30

Jawab:

P E

= 40 P

Pe = 30

65

Qe = 21

=48 Q

Q = 48 0,03P 2 jikaP = 0 Q = 48 0,03(0) 2 = 48


jikaQ = 0 O = 48 0,03P 2 0,03P 2 = 48

P2 =

48 = 1600 0,03

P = 40

Jika

Pe = 30 Qe = 48 0,03(30) 2 = 21

Maka surplus konsumen :


Cs =

Pe

f ( p)dp

= ( 48 0,03P 2 ) dp
30
40 30

40

Cs = 48 P 0,01P 3

[ ] = {48(40) 0,01(40) } {48(30) 0,01(30) }


3 3

Cs = 110

B. SURPLUS PRODUSEN Adalah keuntungan lebih yang dinikmati produsen tertentu pada tingkat harga pasar dari barang yang ditawarkan.
P Pe
P = f (Q ) Fungsi penawaran

E (Qe; Pe)

) D (O, P

Surplus produsen

Qe

Pe.D.E Surplus produsen ( Ps ) adalah

Besarnya surplus produsen Jika fungsi penawaran

= Ps = Pe.Qe f (Q )dQ
o

Qe

P = f (Q) Q = f ( P)

Jika fungsi penawaran berbentuk 66

f ( P ) dP Maka surplus produsen = Ps =


P

Qe

Contoh : Fungsi penawaran pasar P = 10 ? Jawab : P = 0,5Q + 3 Jika


P = 0 Q = 6
Q = 0 P = 3 P = 3

P = 0,5Q + 3

Berapakah surplus produsen, jika tingkat harga keseimbangan

P
Pe = 10

Pe = 10 Qe = 14

P = 0,5Q + 3 f (Q)

=3 P

Surplus Podusen

0
Ps = Qe.Pe f (Q )dQ
O Qe

Qe =14

= (14)(10) (0,5Q + 3) dQ
0

14

= 140 0,25Q 2 + 3Q

14 0

= 140 0,25(14) 2 + 3(14) 0,25(0) 2 + 3(0)


= 140 91 0 = 49 Ps = 49

} {

Latihan : Diketahui fungsi penawaran dan permintaan


Q = 60 4 P .
Q = 30 + 5 P

dan

Hitung surplus konsumen dan produsen ?

67