Anda di halaman 1dari 1

KEBIJAKAN NASIONAL DI BIDANG PENGELOLAAN ZAKAT

A. PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Memajukan kesejahteraan umum merupakan salah satu tujuan nasional Negara Republik Indonesia yang diamanatkan dalam Pembukaaan Undang- Undang Dasar 1945. Untuk mewujudkan tujuan nasional tersebut, perlu dilakukan berbagai upaya dengan menggali potensi yang ada dalam masyarakat yang antara lain melalui penggalangan dana zakat dari umat Islam mengingat zakat merupakan sumber dana potensial yang dapat dimanfaatkan bagi pembangunan bangsa dan Negara, terutama dalam rangka mengentaskan kemiskinan dan menghilangkan kesenjangan social. Karena itu diperlukan pengelolaan zakat secara professional dan bertanggung jawab. 2. Landasan Pengelolaan Zakat a. Undang- Undang Nomor 38 Tahun 1999 tentang Pengelolaan Zakat. b. Keputusan Menteri Agama Nomor 373 Tahun 2003 tentang Pelaksanaan UndangUndang Nomor 38 Tahun 1999 tentang Pengelolaan Zakat. c. Undang Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2008 tentang Prubahan Keempat atas Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 7 Thaun 1983 tentang Pajak Penghasilan; d. Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dan Urusan Haji Nomor D291 Tahun 2000 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Zakat. 3. Tujuan Pengelolaan Zakat. a. Meningkatnya pelayanan bagi masyarakat dalam menunaikan zakat sesuai tuntunan agama; e. Meningkatkan fungsi dan peranan pranata keagamaan dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan keadilan social; b. B. LEMBAGA PENGELOLA ZAKAT C.