Anda di halaman 1dari 65

AKUNTANSI UNTUK LEASE

BAB 21

KELOMPOK 6
Anggota :
Mulyati mandalasari Sari Agrini Neneng Karyati Siska Gustyana Sukarno Hadi W Dani Riana M Aroni Nurhidayat Rizfan Maulana

TINJAUAN
Dasar Dasar Leasing Akuntansi Oleh Lessee Akuntansi Oleh Lessor Masalah Akuntansi Khusus
Nilai Residu Lease Jenis Penjualan Opsi Pembelian Dengan Harga Khusus Biaya Langsung Awal Lancar Vs Tidak Lancar Pengungkapan Masalah Yang Belum Terpecahkan Siapakah Pemainnya? Keunggulan Leasing Sifat Konseptual Leasing Kriteria Kapitalis Perbedaan Akuntansi Metode Lease Modal Metode Operasi Perbandingan Ekonomi Leasing Klasifikasi Metode Pembiayaan Langsung Metode Operasi

Dasar Leasing : Siapakah Pemainnya?


1. Bank
Pemain terbesar dalam leasing

2. Perusahaan Captive Leasing


Anak perusahaan yang menjalankan bisnis operasi lease bagi perusahaan induk

3. Pihak Independen
Yang terakhir dalam kategori lessor

Keunggulan Leasing
1. 2. 3. 4. 5. 6. Pembiayaan 100% dengan Suku Bunga Tetap Proteksi Terhadap Keusangan Fleksibilitas Pembiayaan yang Lebih Murah Keuntungan Pajak Pembiayaan di Luar Neraca

Sifat Konseptual Leasing


Pandangan tentang Kapitalisasi Lease :
1. Jangan mengkapitalisasi setiap aktifa yang dilease. 2. Mengkapitalisasi lease serupa dengan pembelian cicilan. 3. Mengkapitalisasi semua lease jangka panjang. 4. Mengkapitalisasi lease perusahaan di mana pinalti atas pelanggaran perjanjian berjumlah substansial.

Kesimpulan dari pandangan pandangan tersebut :


1. Karak teristik yang menunjukkan bahwa secara substansial semua manfaat dan risiko kepemilikan yang telah ditransfer harus diidentifikasi. 2. Karakteristik yang sama harus diterapkan secara konsisten kepada lessee dan lessor 3. Lease yang tidak mentransfer semua manfaat dan risiko secara substansial disebut sebagai lease operasi.

Akuntansi oleh Lessee


Jika lessee mengkapitalisasi lease, maka lessee akan mencatat aktiva dan kewajiban yang umumnya sama dengan nilai sekarang pembayaran sewa. Lessor, yang sudah memindahkan secara substansial seluruh manfaat dan risiko kepemilikan, mengakui penjualan dengan mengeluarkan aktiva dari neraca dan menggantikannya dengan piutang.

Jurnal Untuk Lease yang Dikapitalisasi


Delta Peralatan yang di lease kewajiban lease

(lessee) xxxx
xxxx

Piutang lease (bersih)

ILFC (lessor) xxxx xxxx

Peralatan

Kriteria kapitalisasi
1.
2. 3. 4. Kriteria Kapitalisasi untuk Lessee: Lease mentransfer kepemilikan properti kepada lessee. Lessee memiliki opsi untuk membeli dengan harga khusus (bargain purchase options) Jangka waktu lease sama dengan atau lebih 75% dari estimasi umur ekonomis aktiva yang dilease. Nilai sekarang dari pembayaran lease minimum (tidak termasuk biaya executory) sama dengan atau melebihi 90% dari nilai wajar property yang di lease.

Kesepakatan lease

Lease yang memenuhi salah satu dari empat kriteria mengakibatkan lease ini diklasifikasi sebagai modal

Opsi Pembelian Dengan Harga Khusus Pengalihan Kepemilikan

Pembayaran Nilai Sekarang 90% Nilai Wajar Masa Lease 75% Umur Ekonomis

Lease Operasi

Yes Yes Yes

Yes

Lease Modal

Penguji Pemulihan Investasi (penguji 90%)


3 konsep dalam menentukan nilai sekarang : 1. Pembayaran lease minimum a. Pembayaran sewa minimum b. Nilai residu yang dijamin c. Pinalti atas kegagalan memperbaharui d. Opsi untuk membeli dengan harga khusus 2. Biaya executory (a) Beban asuransi, (b)Pemeliharaan, (c)Pajak 3. Tingkat diskonto Lessee menghitung nilai sekarang dari pembayaran lease minimun dengan mengunakan suku bunga pinjaman inkremental lessee.

Aktiva dan kewajiban di perlakukan secara berbeda


Meliputi
Pencatatan aktiva dan kewajiban
1. Nilai sekarang dari pembayaran lease minimun. 2. Nilai pasar wajar aktiva yang di lease pada awal lease.

Periode penyusutan
Jika perjanjian lease mengalihkan kepemilikan aktiva kepada lessee (kriteria 1) atau mencakup opsi pembelian dengan harga khusus (kriteria 2)-aktiva yang lease disusutkan dalam cara yang konsisten dengan kebijakan penyusutan normal lessee atas aktiva yang dimilikinya

Lanjutan
Metode Bunga Efektif
Selama jangka waktu lease, metode bunga efektif digunakan untuk mengalokasikan setiap pembayaran lease antara pokok dan bunga.

Konsep Penyusutan
Lessee harus menyusutkan aktiva yang di lease dengan menggunakan metode penyusutan konvensional : garis lurus, jumlah angka tahun, saldo menurun, unit produksi, dan lainnya.

Metode Lease Modal


Caterpillar Financial Services Corp dan Sterling Construction Corp menandatangani perjanjian lease tertanggal l Januari 2008 di mana Caterpillar meleasekan peralatan kepada Sterling mulai tanggal l Januari 2008, Jangka waktu lease adalah 5 tahun, dan perjanjian lease tidak dapat dibatalkan, yang mengharuskan pembayaran sewa yang sama sebesar $25.981,62 pada awal setiap tahun, nilai wajar peralatan pada awal lease sebesar $ 100.000 dengan UE 5 tahun dengan menggunakan metode garis lurus dan Suku bunga pinjaman incremental lessee adalah 11% per tahun dengan tingkat pengembalian atas investasi sebesar 10% per tahun.

Perhitungan Pembayaran Lease yang di Kapitalisasi


Pembayaran lease minimum : (25.981,62 2000) x 5 = 119.908,10 Nilai sekarang pembayaran lease minimum : (25.981,62 2000) x 4,16986 * = 100.000 * Di dapat dari tabel

Ayat jurnal untuk mencatat lease modal :


Peralatan yang dilease menurut lease modal
Kewajiban lease

100.000
100.000

Mencatat pembayaran lease :


Beban pajak properti Kewajiban Lease Kas 2.000,00 23.981,62 25.981,62

Skedul Amortisasi Lease


Tanggal 1/1/08 1/1/08 1/1/09 1/1/10 1/1/11 1/1/12 25.981,62 25.981,62 25.981,62 25.981,62 25.981,62 2.000 2.000 2.000 2.000 2.000 0 7.601,84 5.963,86 4.162,08 2.180,32 23.981,62 16.379,78 18.017,76 19.819,54 21.801,30

Pembayaran Biaya Lease Executory

Bunga 10%

Pengurangan Kewajiban Kewajiban Lease


100.000,00 76.018,38 59.638,60 41.620,84 21.801,30 0,00

129.908,10

10.000

19.908,10 100.000,00

Ayat Jurnal per 31 Des 2008


Pencatatan bunga akrual :
Beban Bunga Hutang Bunga 7.601,84 7.601,84

Pencatatan beban penyusutan :


Beban penyusutan-lease modal AKM penyusutan-lease modal 20.000 20.000

Pelaporan kewajiban lease lancar dan tidak lancar di dalam neraca


Kewajiban lancar hutang bunga kewajiban lease Kewajiban tidak lancar Kewajiban lease

$ 7.601,84 16. 379,78

$ 59.638,60

Ayat jurnal untuk mencatat pembayaran lease per 1 jan 2009


Beban pajak properti Hutang bunga Kewajiban lease Kas 2.000.000,00 7.601,84 16.379,78 25.981,62

Jurnal jika peralatan di beli


Jika peralatan dibeli pada akhir masa lease dengan harga $5.000 dan estimasi umur peralatan 7 tahun maka jurnal yang di perlukan sebagai berikut:
Peralatan Akm. Penyusutan-lease modal 105.000 100.000

Peralatan yg dilease
Akm. Penyusutan-peralatan Kas

100.000
100.000 5.000

Metode operasi (lessee)


Dalam metode operasi, beban sewa (dan kewajiban yang berhubungan) harus diakrualkan dari hari kehari ke lessee ketika properti di gunakan. Lessee membebankan sewa ke periode-peroide yang memperoleh manfaat dari penggunaan aktiva dan mengabaikan, dalam akuntansi, setiap komitmen untuk melakukan pembayaran di masa depan.

ILUSTRASI
Bahwa lease modal yang diilustrasikan sebelumnya tidak memenuhi kriteria sebagai lease modal dan karenanya diperlakukan sebagai lease operasi. Beban tahun pertama operasi adalah $ 25.981,62, maka :
Beban Sewa Kas 25.981,62

25.981,62

STERLING CONSTRUCTION Skedul Beban Operasi Lease Modal vs. Lease Operasi
Lease Modal
Tahun 2008 Penyusutan $ Biaya Executory 2,000 $ Bunga 7,601.84 Total Beban $29,601.84 Beban Lease Operasi Perbedaan $ 25.981,62 $3,620.22

20,000 $

2009 2010 2011 2012

20,000 20,000 20,000 20,000 $

2,000 2,000 2,000 2,000 10,000 $

5,963.86 4,162.08 2,180.32

27,963.86 26,162.08 24,180.32 22,000.00

25.981,62 $1,982.24 25.981,62 $180.46

25.981,62 ($1,801.30) 25.981,62 ($3,981.62) -

19,908.10 $ 129,908.10 $129.908,10 $

Perbedaan berikut ini akan terjadi jika lease modal dan bukan lease operasi yang digunakan:
Kenaikan jumlah hutang yang dilaporkan (baik jangka pendek maupun jangka panjang) Kenaikan jumlah aktiva (terutama aktiva jangka panjang) Laba yang rendah pada awal masa lease dan karenanya, laba ditahan menjadi lebih rendah

Akuntansi oleh lessor


3 keunggulan penting bagi lessor: 1. Pendapatan bunga 2. Insentif pajak 3. Nilai residu yang tinggi

Ekonomi leasing
Caterpillar/sterling, suku bunga implisit lessor adalah 10%, biaya peralatan adalah $100.000 dan nilai residu adalah 0.
Nilai pasar wajar peralatan yang di lease Dikurangi : nilai sekarang dari nilai residu Jumlah yang akan di pulihkan oleh lessor melalui pembayaran lease Lima pembayaran lease awal tahun untuk menghasilkan pengembalian 10% ($100.000 : 4,16986) $ 100.000 $ 100.000 $ 23,981.62

Klasifikasi lease oleh lessor


Dari sudut pandang lessor, semua lease dapat diklasifikasikan untuk tujuan akuntansi sbb: 1. Lease operasi 2. Lease pembiayaan langsung 3. Lease jenis penjualan

Kriteria kapitalisasi (lessor)


Kelompok I 1. Lease mengalihkan kepemilikan properti kepada lease 2. Lease mencakup opsi pembelian dengan harga khusus 3. Jangka waktu lease sama dengan 75% atau lebih dari estimasi umur ekonomis properti yang di lease 4. Nilai sekarang dari pembarayan lease minimun (kecuali biaya executory) sama dengan atau melebihi 90% dari nilai wajar properti yang di lease. Kelompok II 1. Ketertagihan pembayaran yang diperoleh dari lessee dapat diprediksi secara layak. 2. Tidak ada ketidakpastian yang penting diseputar jumlah biaya yang tidak dapat dibayarkan kembali meskipun telah keluarkan oleh lessor menurut lease (pelaksanaan lessor secara substansial telah selesai atau biaya masa depan diprediksi secara layak

Diagram kriteria Lessor untuk Klasifikasi Lease


Hal 177

Metode pembiayaan langsung ( lessor)


Pembayaran lease minimum mencakup : 1. Pembiayaan lease (tidak termasuk biaya executory) 2. Opsi pembelian dengan harga khusu ( jika ada ) 3. Nilai residu yang dijamin ( jika ada ) 4. Denda atau penalti atas kegagalan untuk memperbaharui ( jika ada )

Berdasarkan ilustrasi sebelumnya terkait caterpillar/sterling. Informasi bagi caterpillar dalam transaksi ini sebagai berikut : 1. Jangka waktu lease 5 tahun yang dimulai tanggal 1 januari 2008, tidak dapat dibatalkan , dan membutuhkan pembayaran sewa sebesar $25,981.62 termasuk biaya executory $2000 2. Biaya peralatan $100.000, nilai wajar awal lease sebesar $100.000, umur ekonomis 5 tahun 3. Tidak ada biaya langsung awal yang dikeluarkan untuk negoisasi dan menutup transaksi lease 4. Lease tidak memiliki opsi untuk memperbaharui kontrak dan peralatan dikembalikan kepada caterpillar pada akhir masa lease 5. Ketertagihan dapat dijamin dan tidak ada biaya tambahan 6. Pembayaran lease tahunan untuk menjamin tingkat pengembaliaan 10%

Perhitungan pembayaran lease


Nilai pasar wajar peralatan yang di lease Dikurangi : nilai sekarang dari nilai residu Jumlah yang akan di pulihkan oleh lessor melalui pembayaran lease Lima pembayaran lease awal tahun untuk menghasilkan pengembalian 10% ($100.000 : 4,16986) $ 100.000 -

$ 100.000

$ 23,981.62

Perhitungan piutang lease


Piutang lease (25.981,62 2000) x 4,16986 * = 100.000

Jurnal yang dibutuhkan per 1 januari 2008:


Piutang lease Peralatan 100000 100000

Skedul Amortisasi Lease untuk Lessor


Pembayaran Biaya Bunga Pengurangan Kewajiban Tanggal Lease Executory 10% Kewajiban Lease 1/1/08 100.000,00 1/1/08 25.981,62 2.000 0 23.981,62 76.018,38 1/1/09 25.981,62 2.000 7.601,84 16.379,78 59.638,60 1/1/10 25.981,62 2.000 5.963,86 18.017,76 41.620,84 1/1/11 25.981,62 2.000 4.162,08 19.819,54 21.801,30 1/1/12 25.981,62 2.000 2.180,32 21.801,30 0,00 129.908,10 10.000 19.908,10 100.000,00

Pelaporan transaksi lease oleh lessor


Aktiva lancar : Piutang bunga Piutang lease

76.601,84 16.379,78

Aktiva tidak lancar (investasi): Piutang lease 59.638,60

Ayat jurnal mencatat perimaan pembayaran lease tahun ke 2


1 januari 2009 Kas Piutang lease Piutang bunga Beban/hutang pajak properti 31 desember 2009 25.981,62 16.379,78 7.601,84 2.000,00

Piutang bunga perndapatan bungalease

5.963,86
5.963,86

Jika sterling kemudian membeli peralatan tersebut pada akhir masa lease seharga $5.000 maka jurnal yang di buat adalah:
Kas Keuntungan penjualan peralatan yang di lease
5.000

5.000

Jurnal yg diperlukan :
Untuk Pendapatan bunga : Beban Bunga Hutang Bunga Untuk penerimaan pembayaran lease: Kas piutang lease beban/hutang pajak properti 25.981,62 23.981,62 2.000,00 7.601,84 7.601,84

Metode Operasi (Lessor)


Setiap penerimaan sewa oleh lessor di catat sebagai pendapatan sewa. Aktiva yang di lease di susutkan berdasarkan dalam cara yang biasa, dimana beban penyusutan periode berjalan di tandingkan dengan pendapatan sewa.

Berdasarkan ilustrasi sebelumnya maka ayat jurnal yang diperlukan unttuk adalah:
Mencatan Penerimaan Sewa Kas Pendapatan Sewa 25.981,62 25.981,62

Mencatat penyusutan Beban penyusutan/peralatan yang di lease Akumulasi penyusutan

20.000,00
20.000,00

Masalah-masalah akuntansi khusus


1. Nilai residu
Akuntansi lease untuk meresidu Nilai residu yang di jamin Nilai residu yang di jamin mempengaruhi perhitungan pembayaran lease minimum oleh leasse dan karenanya jumlah ini dikapitalisasi sebagai aktiva yang di lease dan kewajiban leasse

Perhitungan lessee atas jumlah yang dikapitalisasi-nilai residu yang dijamin


Nilai sekarang dari 5pembayaran sewa tahunan ($23.237,09X$4,16986,tabel6-5) $ 96.895.40 Nilai sekarang dari nilai residu (5.000x0,62092, tabel 6-2) $ 3.104,60 Jumlah yg dikapitalisasi $100.000,00

STERLING CONSTRUCTION
(Dasar Anuitas Jatuh Tempo, Nilai Residu yg Dijamin-GRV)
Tanggal 1/1/08 1/1/08 1/1/09 1/1/10 1/1/11 1/1/12 31/12/12 25.237,09 25.237,09 25.237,09 25.237,09 25.237,09 5.000,00 129.908,10 2.000 2.000 2.000 2.000 2.000 2.000 10.000 0 7.676,29 6.120,21 4.408,52 2.525,67 454,76 19.908,10 23.237,09 15.560,80 17.116,88 18.828,57 20.711,42 4.545,24 100.000,00 Pembayaran Biaya Lease Executory Bunga 10% Pengurangan Kewajiban Kewajiban Lease 100.000,00 76.762,91 61.202,11 44.085,23 25.256,66 4.545,24 0

Skedul Amortisasi Lease

Ayat jurnal untuk mencatat aktiva yang di lease dan kewajiban , penyusutan, bunga, pajak properti, dan pembayaran lease di buat berdasarkan nilai residu yang dijamin aktiva yang dicatat $100.000 dan disusutkan selama 5 tahun. Maka beban penyusutan setiap tahun adalah $ 19.000 ($100.000 - $5.000 di bagi 5 tahun).

Saldo akun pada pembukuan lessee di akhir masa lessee-nilai residu yang dijamin
Peralatan yang di lease menurut lease modal Akum penyusutanlease modal $100.000 Hutang bunga $454.76

$95.000 Kewajiban lease $5.000

$4.545,24 $5.000

Jika nilai residu lebih kecil dari $5.000


Asumsikan bahwa Lessee Company menyusutkan aktiva yg dilease menjadi $3.000. Jurnal :
Kerugian atas Lease Modal 2.000,00

Beban bunga (atau hutang bunga) Kewajiban Lease Akm. Penyusutan-Lease Modal Peralatan yg dilease mnurut Lease Modal Kas

454,76 4.545,24 95.000,00


100.000,00 2.000,00

Nilai Residu yg Tidak Dijamin (Akuntansi Lesse)


Asumsikan nilai residu sebesar $5.000 tidak dijamin. Jumlah pembayaran lease tahunan akan sama sebesar $23.237,09. jumlah dipulihkan yg sama dari sewa lease yaitu $96.895,40. Pembayaran lease minimum $116.185,45 ($23.237,09 x 5). Perhitungan Jumlah yg Dikapitalisasi Lessor Nilai sekarang dari 5 pembayaran sewa tahunan $23.237,09 x 4,16986 (tabel 6-5) $ 96.895,40

Nilai residu yg tidak dijamin sebesar $5.000 (tidak dikapitalisasi oleh Lessee) Jumlah yg dikapitalisasi lessee

$ 96.895,40

STERLING CONSTRUCTION
(Dasar Anuitas Jatuh Tempo, Nilai Residu yg Tidak Dijamin)
Tanggal 1/1/08 1/1/08 1/1/09 25.237,09 25.237,09 2.000 2.000 0 7.365,83 23.237,09 15.871,26

Skedul Amortisasi Lease

Pembayaran Pengurangan Biaya Kewajiban Lease Bunga 10% Kewajiban Executory Lease Tahunan Lease
96.895,40 73.658,31 57.787,05

1/1/10
1/1/11 1/1/12

25.237,09
25.237,09 25.237,09 126.185,45

2.000
2.000 2.000 10.000

5.778,71
4.032,87 2.112,64* 19.290,05

17.458,38
19.204,22 21.124,45 96.895,40

40.328,67
21.124,45 0

Saldo Akun pada Pembukuan Lessee di Akhir Masa Lease


Asumsikan bahwa penyusutan setiap tahun adalah $19.379,08 ($96.895,40/5 tahun), maka :
Peralatan yang di lease menurut lease modal Akum penyusutan-lease modal $ 96.895 Kewajiban lease 96.895 0 0 o

Ayat Jurnal Lesse yg melibatkan Nilai Residu


Nilai Residu Dijamin Nilai Residu tidak dijamin Kapitalisasi Lease 1/1/08 Peralatan dileaseLease Modal 100.000,00 100.000,00 Peralatan dileaseLease Modal 96.895,40 96.895,40

Kewajiban Lease
2.000,00 23.237,09

Kewajiban Lease
2.000,00 23.237,09

Pembayaran Pertama 1/1/08 Beban pajak Properti Kewajiban Lease Beban pajak Properti Kewajiban Lease 25.237,09

Kas
7.676,29

Kas
7.365,83

25.237,09

AJP untuk bunga akrual 31/12/08


Beban Bunga Hutang Bunga Beban Bunga 7.676,29 Hutang Bunga

7.365,83

Lanjutan
Nilai Residu Dijamin Nilai Residu tidak dijamin Ayat Jurnal untuk Mencatat Penyusutan 31/12/08 Beban PenyusutanBeban Penyusutan19.000,00 19.379,08 Lease Modal Lease Modal Akm. Penyusutan-Lease Akm. Penyusutan-Lease 19.000,00 19.379,08 Modal Modal (($100.000-$5.000)/5 thn) (($96.895,40-$5.000)/5 thn) Pembayaran Kedua 1/1/09 2.000,00 15.560,80 7.676,29 25.237,09 Beban pajak Properti Kewajiban Lease Hutang bunga Kas 2.000,00 15..871,26 7.365,83 25.237,09

Beban pajak Properti Kewajiban Lease hutang bunga Kas

Akuntansi Lessor untuk Nilai Residu


Asumsikan dengan menggunakan data Caterpillar/ Sterling dan adanya nilai residu (baik dijamin atau tidak) sebesar $5.000 serta klafisikasi lease sebagai lease pembiayaan langsung, maka jumlah yg dibutuhkan dihitung sbb :
Nilai pasar wajar peralatan yg dilease
Nilai saat ini dr nilai residu ($5.000 x 0,62092, tabel 6-2) Nilai yg akan dipulihkan oleh lessor melalui pembayaran lease

$ 100.000,00
( 3.104,60) $ 96.895,40 $ 23.237,09

Lima Pembayaran lease awal tahun utk mnghasilkan pengembalian 10% ($ 96.895,40/4,16986, Tabel 6-5)

CATERPILLAR FINANCIAL
(Dasar Anuitas Jatuh Tempo, Nilai Residu yg Dijamin atau Tidak Dijamin) Pembayaran Pengurangan Biaya Kewajiban Lease Bunga 10% Kewajiban Executory Lease Tahunan Lease $ 100.000,00 $ 25.237,09 $ 25.237,09 25.237,09 25.237,09 25.237,09 5.000,00 131.185,45 2.000 2.000 $ 2.000 2.000 2.000 0 10.000 0$ 7.676,29 6.120,21 4.408,52 2.525,67 454,76* 21.185,45 23.237,09 15.560,80 17.116,88 18.828,57 20.711,42 4.545,24 100.000,00 76.762,91 61.202,11 44.085,23 25.256,66 4.545,24

Skedul Amortisasi Lease

Tanggal
1/1/08 1/1/08 1/1/09 1/1/10 1/1/11 1/1/12 31/12/12

Ayat Jurnal untuk Nilai Residu yg Dijamin atau Tidak Dijamin, Caterpillar
Awal Lease 1/1/08 Piutang Lease Peralatan Pembayaran Pertama yg Diterima 1/1/08 100.000,00 100.000,00

Kas
Piutang Lease Beban/Hutang pajak Properti

25.237,09
23.237,09 2.000,00 7.676,29 7.676,29 AJP untuk bunga akrual 31/12/08

Piutang bunga Pendapatan bunga

Lease Jenis Penjualan (Lessor)


Lease Pembiayaan langsung vs. Jenis Penjualan Bikin diagram hal.188

Lease Jenis Penjualan dg nilai residu dijamin dan tidak dijamin


Asumsikan bahwa data-data sama dengan contoh lease pembiayaan langsung sebelumnya. Estimasi nilai residu adalah $5.000 (nilai sekarang $3.104,60) dan biaya perolehan peralatan yg dilease Caterpillar adalah $85.000 dg nilai pasar wajar nilai residu sebesar $3.000.

Perhitungan Jumlah Lease oleh Caterpillar Lease Jenis Penjualan


Lease Jenis Penjualan Nilai residu Nilai residu tidak dijamin Dijamin $100.000 $23.237,09 x 4,16986 Sama
(Tabel 6-5) + $5.000 x 0,62092 (Tabel 6-2)

Piutang Lease

Harga Jual Aktiva Harga Pokok Penjualan Laba Kotor

$100.000 $ 85.000 $ 15.000

$ 96.895,40
($100.000 - $3.104,60)

$ 81.895,40
($85.000 - $3.104,60)

$ 15.000

Opsi Pembelian dengan Harga Khusus (Lessee)


Jika terdapat opsi pembelian dengan harga khusus, maka lessee harus menambahkan nilai sekarang dari pembayaran lease minimum dengan nilai sekarang dari harga opsi Akuntansi untuk lease dipengaruhi oleh opsi pembelian dengan harga khusus dalam cara yg sama seperti pada nilai rresidu yg dijamin. Perbedaannya adalah dalam jumlah serta situasi yang sama terletak pada perhitungan penyusutan

Biaya Langsung Awal (Lessor)


Biaya-biaya yg dibayarkan kepada pihak ketiga yg independen yg terjadi pada awal Biaya langsung perjanjian lease
inkremental

Biaya-biaya yang secara langsung berhubungan dengan kegiatan khusus yang Biaya langsung dilaksanakan oleh lessor pada lease tertentu
internal

Lancar vs Tidak Lancar


Lagi dirangkum

Mengungkapan Data Lease


Persyaratan pengungkapan informasi : 1. Deskripsi umum mengenai sifat perjanjian lease 2. Sifat, waktu dan jumlah tunai masuk dan keluar terkait lease, mencakup pembayaran yg akan dibayar atau diterima dalam tiap tahun dari lima tahun ke depan 3. Jumlah pemasukan dan pengeluaran lease yg dilaporkan dalam laporan laba rugi setiap periode 4. Deskripsi dan jumlah aktiva lease menurut klasifikasi umum neraca dan kewajiban yg terkait 5. Jumlah piutang dan jumlah pemasukan belum didapat yg sesuai perjanjian lease

Masalah yang Belum terpecahkan


Lagi dirangkum

carnozzz@gmail.com carnoz@yahoo.co.id
Nuhun A, klo udah kirim lg k email sari yaa