Anda di halaman 1dari 1

Definisi Prostat merupakan organ tubuh yang paling sering terkena penyakit pada pria di atas usia 50 tahun.

Hiperplasia prostat jinak atau sering disebut BPH merupakan kondisi yang sering terjadi, Setidaknya 70% pria berusia 70 tahun mengalami BPH, dan 40% diantaranya mengalami gejala obstruksi aliran keluar kandung kemih (Heffner dan Schust, 2005) Menurut Kamus Kedokteran Dorland, BPH atau Benign Prostatic Hyperplasia adalah pembesaran prostat terkait usia akibat proliferasi unsur-unsur stromal maupun glanduler, dapat menyebabkan obstruksi dan kompresi uretra. Baughman dan Hackley (2000) juga menyebutkan bahwa BPH adalah pembesaran atau hipertrofi pada prostat. Kelenjar prostat membesar dan memanjang ke arah depan, ke dalam kandung kemih sehingga dapat menyumbat aliran keluar urine. Penyebab dari BPH tidak pasti, tetapi bukti-bukti menunjukkan adanya keterlibatan hormonal. Sedangkan menurut Grace dan Borley (2006), hyperplasia prostat jinak merupakan kondisi yang belum diketahui penyebabnya, ditandai oleh meningkatnya ukuran zona dalam (kelenjar periuretra) dari kelenjar prostat. Dapat disimpulkan bahwa Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) atau hyperplasia prostat jinak adalah pembesaran pada kelenjar prostat sehigga memanjang ke dalam kandung kemih dan menyebabkan obstruksi aliran keluar urine, yang umum belum diketahui penyebabnya dan terjadi pada pria di atas usia 50 tahun.

DAPUS Baughman, Diane C.; Harley, JoAann C. Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta: EGC Dorland, W.A. Newman. 2011. Kamus Saku Kedokteran Dorland. Jakarta: EGC Grace, Pierce; Borley, Neil. 2006. At a Glance Ilmu Bedah. Jakarta: Erlangga Heffner, Linda. J; Schust, Danny J. 2005. At a Glance Sistem Reproduksi. Jakarta: Erlangga