Anda di halaman 1dari 15

Ca colon

Kanker Colorectal , umumnya dikenal sebagai kanker kolon atau kanker usus besar, adalah kanker dari pertumbuhan sel yang tidak terkendali dalam usus besar atau rektum (bagian dari usus besar), atau pada appendix

Tidak ada penyebab tunggal ca colon Hampir semua ca colon mulai sebagai non-kanker (jinak) polip, yang perlahan-lahan berkembang menjadi kanker.

Faktor Resiko > 60 tahun Banyak mengkonsumsi daging olahan, merokok dan minum alkohol Riwayat colorectal polip Riwayat penyakit Crohn atau kolitis ulserativa Riwayat keluarga dengan ca colon Familial adenomatosa poliposis (FAP) Herediter nonpolyposis kanker kolorektal (HNPCC), juga dikenal sebagai sindrom Lynch

Gejala
Nyeri pada bagian perut bawah Melena Diarrhea atau perubahan dalam kebiasaan buang air besar Weight loss demam kehilangan nafsu makan, mual atau muntah anemia

Diagnosis
Diagnosis kanker kolorektal adalah melalui biopsi tumor biasanya dilakukan selama sigmoidoskopi atau kolonoskopi. Tingkat penyakit ini kemudian biasanya ditentukan oleh CT scan dada, perut dan panggul. Terdapat tes pencitraan potensial lainnya seperti PET dan MRI yang dapat digunakan dalam kasuskasus tertentu. Stadium kanker usus besar dilakukan berikutnya dan berbasis pada sistem TNM yang ditentukan oleh berapa banyak tumor awal telah menyebar

American Joint Committee on Cancer (AJCC)

Endoscopic image of colon cancer identified in sigmoid colon on screening colonoscopy in the setting of Crohn's disease

PET/CT of a staging exam of colon carcinoma. Besides the primary tumor a lot of lesions can be seen. On cursor position: lung nodule.

Tata laksana
Operasi
Stadium 0 ca colon dapat melakukan kolonskopi untuk menghilangkan sel-sel kanker, untuk stadium I,II,III dapat dilakukan laparatomy/ colon resection

Kemotrapi
Hampir semua pasien dengan kanker kolon stadium III harus menerima kemoterapi setelah operasi untuk 6 8 bulan. Ini disebut kemoterapi adjuvant. Obat 5fluorouracil dapat meningkatkan kesempatan penyembuhan pada pasien tertentu. Kemoterapi juga digunakan untuk memperbaiki gejala dan memperpanjang kelangsungan hidup pada pasien dengan kanker usus besar stadium IV.

Gross appearance of a colectomy specimen containing two adenomatous polyps (the brownish oval tumors above the labels, attached to the normal beige lining by a stalk) and one invasive colorectal carcinoma (the crater-like, reddish, irregularly shaped tumor located above the label).

Appearance of the inside of the colon showing one invasive colorectal carcinoma (the craterlike, reddish, irregularly shaped tumor).

Irinotecan, oxaliplatin, capecitabine, dan 5fluorouracil adalah tiga obat yang paling umum digunakan untuk kemotrapi. Antibodi monoklonal, termasuk cetuximab (Erbitux), panitumumab (Vectibix), bevacizumab (Avastin), dan obat-obatan lainnya dapat digunakan dalam kombinasi dengan obat kemoterapi

Radiasi
Terapi radiasi kadang-kadang digunakan pada pasien dengan ca colon. Hal ini biasanya digunakan dalam kombinasi dengan kemoterapi untuk pasien dengan stadium III. Penggunaan radiasi pada ca colon tidak sesering ca lainnya karena sensitivitas perut terhadap radiasi sangat tinggi

Untuk pasien dengan penyakit stadium IV yang telah menyebar ke hati, pengobatan diarahkan pada hati
Burning the cancer (ablation) Delivering chemotherapy or radiation directly into the liver targeting therapy Freezing the cancer (cryotherapy) Surgery