P. 1
i. Pedoman Guru Berprestasi--2013

i. Pedoman Guru Berprestasi--2013

|Views: 745|Likes:
Dipublikasikan oleh Eswe Edy

More info:

Published by: Eswe Edy on Jun 09, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/30/2014

pdf

text

original

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

PEDOMAN PELAKSANAAN PEMILIHAN GURU BERPRESTASI PENDIDIKAN DASAR TINGKAT NASIONAL TAHUN 2013

DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN PENDIDIKAN DASAR DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2013

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

1

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

KATA PENGANTAR Pemilihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Pendidikan Dasar (Dikdas) Berprestasi tahun 2013 merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah yang diberikan kepada guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah atas prestasi dan dedikasi yang luar biasa di bidang pendidikan. Kegiatan ini diselenggarakan sejak tahun 2011 hingga sekarang dirasakan bermanfaat, karena selain menghargai prestasi yang luar biasa pendidik dan tenaga kependidikan juga untuk meningkatkan profesionalisme dalam melaksanakan tugasnya mewujudkan pendidikan yang bermutu. Untuk menentukan PTK Dikdas berprestasi dilakukan penilaian: portofolio, tes tertulis akademik, tes tertulis penguasaan kompetensi, dan wawancara. Pemilihan PTK Dikdas berprestasi ini dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel, sehingga guru yang terpilih benar-benar merupakan sosok guru yang profesional. Oleh karena itu untuk melakukan pelaksanaan penilaian disusun pedoman pelaksanaan penilaian pemilihan guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. Dalam rangka memberikan penghargaan terhadap prestasi dan dedikasi yang tinggi yang dicapai oleh guru dalam melaksanakan tugas profesionalnya, maka diselenggarakan pemilihan guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. Pedoman ini merupakan pegangan bagi panitia dan peserta pemilihan guru berprestasi tahun 2013 dari tingkat sekolah sampai tingkat nasional. Mudah-mudahan usaha mulia kita bersama ini senantiasa mendapat ridho dari Tuhan Yang Maha Esa. Jakarta, Maret 2013 Direktur Pembinaan PTK Pendidikan Dasar,

Sumarna Surapranata, Ph.D. NIP. 19590801 198503 1 002
ii

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ......................................................................................................... ii DAFTAR ISI ....................................................................................................................... iii BAB I PENDAHULUAN .................................................................................................... 1 A. B. C. D. E. A. B. C. Latar belakang ........................................................................................................... 1 Dasar Hukum ............................................................................................................. 2 Tujuan ........................................................................................................................ 2 Manfaat ...................................................................................................................... 3 Hasil yang Diharapkan .............................................................................................. 3 Pengertian .................................................................................................................. 4 Sifat ............................................................................................................................ 5 Peserta ........................................................................................................................ 5

BAB II PENGERTIAN, SIFAT, PESERTA, DAN PERSYARATAN PESERTA........ 4

D. Persyaratan Peserta ....................................................................................................... 6 BAB III ORGANISASI PENYELENGGARAAN, KEPANITIAAN, SERTA PEMBIAYAAN.................................................................................................................... 9 A. B. C. D. A. B. C. Organisasi Penyelenggaraan ...................................................................................... 9 Kepanitiaan .............................................................................................................. 10 Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Guru Berprestasi ........................................... 19 Pembiayaan .............................................................................................................. 19 Aspek Yang Dinilai ................................................................................................. 20 Penilaian .................................................................................................................. 22 Aspek Penilaian ....................................................................................................... 24

BAB IV PENILAIAN ..................................................................................................... 20

BAB V PENUTUP ............................................................................................................. 26 Lampiran-Lampiran

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

iii

masyarakat. tingkat provinsi. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. tingkat kecamatan untuk SD/MI. sehingga perlu dilakukan penyempurnaan sistem penyelenggaraannya. produktif. loyalitas dan profesionalisme guru. organisasi profesi. tingkat provinsi sampai pada tingkat nasional. melatih. Secara umum pelaksanaan pemilihan guru berprestasi telah berjalan dengan lancar sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Namun demikian. nasional. tetapi juga harus memiliki kepribadian yang dapat diandalkan sehingga menjadi sosok panutan bagi siswa. membimbing. terutama bagi mereka yang berprestasi. yang diharapkan akan berpengaruh positif pada kinerja dan prestasi kerjanya pada era globali ini. mengajar. Kedua. seorang guru tidak hanya memiliki kemampuan teknis edukatif. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. penghargaan kepada guru berprestasi mengalami penguatan. menilai. dan pendidikan menengah. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 1 . dedikasi. dan kompetitif. tingkat kabupaten/kota. Pemerintah memberikan perhatian yang sungguh-sungguh untuk memberdayakan guru. tingkat kecamatan. Pemilihan guru berprestasi dimaksudkan antara lain untuk mendorong motivasi. regional. maupun internasional. tingkat kabupaten/kota. keluarga maupun masyarakat. maka kedudukan dan peran guru semakin bermakna strategis dalam mempersiapkan SDM yang berkualitas dalam menghadapi era global. Penyelenggaraan pemilihan guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs) dilaksanakan secara bertingkat. pelaksanaannya dirasakan masih dapat dioptimalkan. Prestasi kerja tersebut akan terlihat dari kualitas lulusan satuan pendidikan sebagai SDM yang berkualitas.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB I PENDAHULUAN A. penghargaan dapat diberikan oleh pemerintah. Dengan ditetapkannya Undang-Undang dimaksud. dan/atau bertugas di daerah khusus berhak memperoleh penghargaan”. Latar belakang Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. mengarahkan. dimana hal itu diberikan atas dasar jenis dan jenjang tertentu. pendidikan dasar. baik pada tataran nasional. dan/atau satuan pendidikan. Untuk melaksanakan tugasnya secara profesional. berdedikasi luar biasa. pemerintah daerah. Undang-Undang No. penghargaan dapat diberikan pada tingkat sekolah. Era globalisasi menuntut SDM yang bermutu tinggi dan siap berkompetisi. Pasal 36 ayat (1) mengamanatkan bahwa ”Guru yang berprestasi. Pertama. Selaras dengan kebijaksanaan pembangunan yang meletakkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas pembangunan nasional. mulai dari tingkat sekolah. khususnya pada aspek-aspek yang dinilai.

03. Membangun komitmen mutu guru dalam kerangka peningkatan mutu pembelajaran menuju standar nasional pendidikan. Mengangkat guru sebagai profesi terhormat. Daftar isian pelaksanaan Direktorat Pembinaan Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar Tahun Anggaran 2013 Nomor DIPA023. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Pendidikan. Dasar Hukum 1. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 84/P Tahun 2009 tentang Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II.666302/2013 tanggal 05 Desember 2012. Tugas.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 B. 6. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No 16 tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 2010 tentang perubahan Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan. Tujuan 1. 3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. 8. 10. 9. 4. C. 5. dan bermartabat. 7. Tanda Jasa. serta terlindungi. dan Fungsi Kementerian Negara Serta Susunan Organisasi. 11. Meningkatkan motivasi dan profesionalisme guru dalam pelaksanaan tugas profesionalnya. Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Undang-Undang No 20 tahun 2009 tentang Gelar. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.1. 12. 2. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 2 . Meningkatkan kompetisi yang sehat melalui pemberian penghargaan di bidang pendidikan. 3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Tugas. dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara. mulia. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 1 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. 2. dan Gelar Kehormatan. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 4.

mulai dari tingkat sekolah. martabat. dan profesionalisme guru. citra. 5. Manfaat 1. E. disiplin. dedikasi. dan loyalitas untuk kepentingan masa depan bangsa dan negara. Menjalin interaksi antarpeserta untuk saling tukar pengalaman dalam mendidik siswa. Menumbuhkan kreatifitas dan inovasi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. dan nasional. Meningkatnya mutu guru jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs). provinsi. 3. Memupuk rasa persatuan dan kesatuan bangsa melalui jalur pendidikan. Terpilihnya guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs). kecamatan. Meningkatkan harkat. untuk mencapai tujuan pendidikan nasional yang berkualitas. 2. kabupaten/kota. 2.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 D. Hasil yang Diharapkan 1. 4. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 3 . Memotivasi guru untuk meningkatkan kinerja.

yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. c. Inovasi dalam pembelajaran atau bimbingan adalah serangkaian kegiatan pengembangan dan perbaikan pembelajaran yang mencakup antara lain penggunaan metode/cara/media/sumber yang inovatif dan melebihi standar Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 4 . rasa. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. mengarahkan. antara lain berupa hasil seni lukis. Kompetensi kepribadian tercermin dari kemampuan personal. seni karawitan. menilai. stabil. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. Kompetensi sosial tercermin dari kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. dan profesional yang melampaui standar nasional. dan masyarakat sekitar. Kompetensi pedagogik tercermin dari tingkat pemahaman terhadap peserta didik. pendidikan dasar. sosial. Karya sastra adalah suatu bentuk dan hasil pekerjaan seni kreatif yang objeknya adalah manusia dan kehidupannya dengan menggunakan bahasa sebagai mediumnya. dan berakhlak mulia. 4.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB II PENGERTIAN. murah dan sederhana. seni grafis. arif. 2. menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat. Pengertian Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. Guru berprestasi adalah guru yang memiliki kinerja dan kompetensi pedagogik. mengajar. membimbing. berupa kepribadian yang mantap. Teknologi tepat guna adalah teknologi yang menggunakan sumber daya yang ada untuk memecahkan masalah yang dihadapi/ada secara berdaya guna dan berhasil guna atau untuk pelaksanaan tugas sehari-hari menjadi lebih mudah. seni patung. seni keramik. tenaga kependidikan. dan karsa. Karya/Prestasi: a. kepribadian. Kompetensi profesional tercermin dari tingkat penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. seni musik. sesama pendidik. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. 3. orangtua/wali peserta didik. 1. d. melatih. serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya. dan pendidikan menengah. Karya seni adalah suatu proses kreatif dalam bidang kesenian yang dilandasi oleh pengamatan dan penghayatan dengan melibatkan cita. 6. seni teater. PESERTA. 5. dewasa. dan berwibawa. b. SIFAT. seni pedalangan. DAN PERSYARATAN PESERTA A. seni tari. dan seni kriya. evaluasi hasil belajar.

a. Guru sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah. untuk meningkatkan profesionalitasnya. Portofolio adalah sekumpulan informasi pribadi yang merupakan catatan dan dokumentasi atas pencapaian prestasi seseorang dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya. Transparan mengacu kepada proses yang memberikan peluang kepada semua pemangku kepentingan untuk memperoleh akses informasi tentang penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan. transparan. Objektif mengacu kepada proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan. 2. proses. 7. c. Pemilihan guru berprestasi dilaksanakan secara objektif. Akuntabel merupakan proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan yang dapat dipertanggungjawabkan kepada semua pemangku kepentingan pendidikan. sebagai suatu sistem yang meliputi masukan. dan hasil penilaian. Peserta 1. yang selanjutnya disebut kelompok guru tingkat satuan pendidikan SD/MI. bukan berdasarkan pemerataan. Penulisan buku/essay di bidang pendidikan adalah suatu karangan ilmiah di bidang pendidikan berdasarkan buah pemikiran/ulasan dari penulis. maupun tingkat nasional dilaksanakan secara impartial. baik di tingkat sekolah. g. Masing-masing guru yang memenuhi persyaratan berhak mengikuti program ini. e. Prestasi olahraga adalah capaian atas keahlian atau keterampilan di bidang olahraga yang memberikan kebanggaan nasional atau memperlihatkan kemampuan untuk meningkatkan penghayatan dan prestasi olahraga dan memperlihatkan kemampuan untuk membangun salah satu sistem olahraga atau menciptakan model dan strategi pembelajaran atau pelatihan suatu cabang olahraga yang dapat meningkatkan prestasi anak didik/atlet. dan akuntabel. baik secara akademik maupun administratif.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 kompetensi yang dipersyaratkan dalam proses pembelajaran atau bimbingan menjadi efektif dan efisien. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 5 . f. Pemilihan guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi bersifat kompetitif. b. B. tidak diskriminatif. dan memenuhi standar penilaian yang ditetapkan. Sifat 1. kabupaten/kota. Pengembangan keprofesian berkelanjutan adalah pengembangan kompetensi guru yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan secara bertahap dan berkelanjutan. provinsi. kecamatan. C.

dewasa. Memiliki kualifikasi akademik minimal sarjana (S1) atau diploma empat (DIV). Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif dalam pengembangan keprofesian berkelanjutan. dan profesional. dan berwibawa. 1) Kompetensi pedagogik tercermin dari tingkat pemahaman terhadap peserta didik. yang selanjutnya disebut kelompok guru tingkat satuan pendidikan SMP/MTs. Persyaratan Peserta Persyaratan peserta Pemilihan Guru Berprestasi mulai dari tingkat sekolah sampai dengan tingkat nasional. Persyaratan Akademik a. b. menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat. 5) pembuatan/modifikasi alat pelajaran (peraga). 3) Kompetensi sosial tercermin dari kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. 4) penciptaan karya seni. arif. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. 2) penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. evaluasi hasil belajar. 2) Kompetensi kepribadian tercermin dari kemampuan personal. dan buku pedoman guru. 3) penulisan buku teks pelajaran. tenaga kependidikan. 6) publikasi ilmiah atas hasil penelitian atau gagasan inovatif. antara lain melalui: 1) pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. c. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. dan 8) pengembangan diri melalui diklat fungsional/kegiatan kelompok kerja. stabil. orangtua/wali peserta didik. Guru unggul/mumpuni dilihat dari kompetensi pedagogik. dan masyarakat sekitar. D. sosial. 1. Subkompetensi masing-masing kompetensi disajikan pada bagian penilaian. serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 2. Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif melalui bimbingan langsung kepada peserta didik hingga mencapai prestasi di bidang intrakurikuler dan/atau ekstrakurikuler. pendidik. Guru sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah. 4) Kompetensi profesional tercermin dari tingkat penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. dan berakhlak mulia. d. berupa kepribadian yang mantap. terdiri dari persyaratan akademik dan persyaratan administratif. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. kepribadian. 7) karya atau prestasi di bidang olahraga. buku pengayaan. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 6 .

Mempunyai masa kerja sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun sebagai guru secara terus-menerus sampai saat diajukan sebagai calon peserta. d. f. Melampirkan portofolio (format terlampir). 4) Guru SD/MI dan SMP/MTs yang meraih peringkat I di tingkat provinsi yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat nasional. Melaksanakan beban mengajar sekurang-kurangnya 24 jam tatap muka per minggu yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah. dan III tingkat nasional tidak diperkenankan mengikuti program ini. c. 3) Guru SD/MI dan SMP/MTs yang meraih peringkat I di tingkat kabupaten/kota yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi. bagi: 1) Guru SD/MI yang meraih peringkat I di sekolah yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan. yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat kabupaten/kota. Melampirkan bukti prestasi yang dicapai dalam bentuk laporan tertulis (evaluasi diri) yang disyahkan oleh kepala sekolah dan dilampirkan rekomendasi dari dewan guru atau komite sekolah bahwa guru yang bersangkutan adalah guru berprestasi melebihi guru lain. Melampirkan bukti partisipasi dalam kemasyarakatan berupa surat keterangan atau bukti fisik berupa rekomendasi dari penanggung jawab organisasi kemasyarakatan yang disyahkan oleh kepala sekolah. 2) Guru SD/MI yang meraih peringkat I di tingkat kecamatan. Aktif melaksanakan proses pembelajaran/bimbingan dan konseling yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah. Kepala Dinas Pendidikan kabupaten/kota untuk SMP. Belum pernah dikenai hukuman disiplin atau tidak dalam proses pemeriksaan pelanggaran disiplin yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah yang diketahui oleh Kepala UPTD untuk SD. b. Persyaratan Administratif a. h. j.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 2. Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi Peringkat I. e. II. sedangkan guru SMP/MTs yang meraih peringkat I tingkat sekolah akan mengikuti pemilihan guru berprestasi ditingkat kabupaten/kota. yang dibuktikan dengan SK CPNS atau SK Pengangkatan dari yayasan/pengelola bagi guru bukan PNS. Guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) atau bukan PNS serta tidak sedang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam proses pengangkatan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam transisi alih tugas ke unit kerja lainnya. Melampirkan penilaian pelaksanaan pembelajaran dan kinerja guru yang dilakukan oleh kepala sekolah dan pengawas sekolah (format terlampir dalam dokumen portofolio). g. dan Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota untuk MI dan MTs. i. 7 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 .

provinsi dan nasional dapat mengikuti program ini setelah 5 tahun. II. Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi Peringkat I. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 8 . dan III tingkat kabupaten/kota.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 k.

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

BAB III ORGANISASI PENYELENGGARAAN, KEPANITIAAN, SERTA PEMBIAYAAN A. Organisasi Penyelenggaraan Mekanisme penyelenggaraan program pemilihan guru berprestasi dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, dan tingkat nasional. Penjelasan mekanisme penyelenggaraan disajikan`pada bagan berikut. 1) Mekanisme Penyelenggaraan Guru Berprestasi Tingkat SD/MI
Waktu
SK Penetapan

Tingkat
Pemilihan Gupres Tingkat Nasional

Panitia
 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

15-22 Agustus 2013

Mendikbud

Peringkat I, II, & III SD/MI

Minggu II Juni 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Provinsi

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Gubernur

Peringkat I SD/MI

Minggu II Mei 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kab/Kota

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Bupati/Walikota

Peringkat I SD/MI

Minggu IV April 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kecamatan

 

Seleksi Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen SD

Peringkat I, II & III Camat/Kacabdin/ UPTD Kec.

Peringkat I SD/MI

Awal April 2013 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Sekolah

 

Seleksi Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen

Peringkat I, II & III Kepala Sekolah

Peringkat I, SD/MI

Gambar 1: Mekanisme Penyelenggaraan

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

9

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

2) Mekanisme Penyelenggaraan Guru Berprestasi Tingkat SMP/MTs Peringkat I, II & III

Waktu

Tingkat

Panitia

SK Penetapan

15-22 Agustus 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Nasional

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Mendikbud

Peringkat I, II, & III SMP/MTs

Minggu II Juni 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Provinsi

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Gubernur

Peringkat I SMP/MTs

Minggu II Mei 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kab/Kota

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Bupati/ Walikota

Peringkat I SMP/MTs

Awal April 2013 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Sekolah

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen

Peringkat I, II & III Kepala Sekolah

Peringkat I SMP/MTs

Gambar 2: Mekanisme Penyelenggaraan

B. Kepanitiaan 1. Kepanitiaan di Tingkat Sekolah Kepanitiaan di tingkat sekolah terdiri dari: Ketua : Kepala Sekolah; Sekretaris : Unsur Komite Sekolah; Anggota : Komite Sekolah dan Guru Senior (terdiri dari lima orang anggota). Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK Kepala Sekolah. a. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi. 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat sekolah. 3) Mengusulkan kepada kepala sekolah untuk menetapkan guru berprestasi di tingkat sekolah. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I di tingkat sekolah sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat kecamatan untuk SD/MI dan tingkat kabupaten/kota untuk guru SMP/MTs, (beserta berita acara pelaksanaan seleksi).
Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

10

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

b. Prosedur Penilaian 1) Panitia menerima, mengagendakan dan memeriksa kelengkapan persyaratan guru yang akan mengikuti seleksi guru berprestasi dan mengatur waktu serta agenda pelaksanaan penilaian. 2) Panitia melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Penilaian Portofolio (1) Menilai dokumen portofolio 5 (lima) tahun terakhir yang terkait dengan kinerja guru, bio data, dan pengembangan keprofesionalan berkelanjutan/continuous professional development (PKB/CPD), dan lain-lain. (2) Nilai portofolio dengan bobot 40%.
b) Presentasi dan Wawancara

Setiap peserta wajib: (1) menyusun esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri dengan tema “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian, menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. (2) mempresentasikan dan melakukan tanya jawab secara pleno, dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit, dan waktu tanya jawab 20 menit. Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint.
c) Penilaian Portofolio

(1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri dengan tema “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian, menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno, dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit, dan waktu tanya jawab 20 menit. Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint. (3) Nilai portofolio dengan bobot 40%.
d) Presentasi dan Wawancara

(1) Selanjutnya dilakukan presentasi dan wawancara yang bertujuan menggali kinerja dan kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. (2) Wawancara dilakukan dalam waktu 20 menit untuk setiap peserta. Wawancara dimaksudkan untuk menilai kompetensi guru berdasarkan hasil observasi kinerja guru selama bertugas di sekolah yang bersangkutan.
Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

11

Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. Nilai total adalah perjumlahan dari nilai presentasi dan nilai wawancara. III tingkat sekolah diberi piagam penghargaan yang ditandatangani oleh kepala sekolah. atau Kepala UPTD dinas kecamatan. Prosedur Pengajuan 1) Panitia mengusulkan guru berprestasi peringkat I. kepribadian. d. Peringkat nilai total dipakai dalam penentuan peringkat guru berprestasi tingkat sekolah.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah rerata dari nilai seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 60%. II. c. Kepanitiaan di Tingkat Kecamatan (UPTD) Kepanitiaan di Tingkat Kecamatan terdiri dari: Ketua : Kepala UPTD dinas pendidikan kecamatan. Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK camat. 2) Guru berprestasi Peringkat I. (beserta berita acara pelaksanaan seleksi). Penghargaan Guru berprestasi Peringkat I. Pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat sekolah dilaksanakan pada awal April 2013. dan ke panitia pemilihan tingkat kabupaten/kota untuk guru SMP/MTs. II. sosial. III tingkat sekolah ditetapkan dengan Surat Keputusan Kepala Sekolah. unsur komite sekolah. Anggota : Unsur dari UPTD dinas pendidikan kecamatan. dan profesional. 3) Panitian pemilihan tingkat sekolah mengirimkan nama guru berprestasi peringkat I disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio kepada panitia pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan untuk guru SD/MI. a. Membuat berita acara pelaksanaan penilaian presentasi dan wawancara tentang kompetensi pedagogik. II. dan III tingkat sekolah kepada kepala sekolah untuk ditetapkan dengan SK kepala sekolah. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat kecamatan. 2. Sekretaris : Ketua KKKS kecamatan. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 12 .

(2) Wawancara dilakukan dalam waktu 20 menit untuk setiap peserta. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. Prosedur Penilaian 1) Menerima. kepribadian. kepribadian.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 3) Mengusulkan kepada camat untuk menetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. b. III SD/MI di tingkat kecamatan. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. Wawancara dimaksudkan untuk menilai kompetensi guru berdasarkan hasil observasi kinerja guru selama bertugas di sekolah yang bersangkutan. (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah rerata dari nilai seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 60%. sosial. dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat kecamatan. dan profesional. II. Berdasarkan hasil penilaian dokumen dan presentasi dan wawancara ketua panitia tingkat kecamatan membuat : (a) berita acara pelaksanaan penilaian presentasi dan wawancara tentang kompetensi pedagogik. 2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Penilaian Portofolio (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri yang berjudul “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. Nilai total digunakan untuk menentukan peringkat guru berprestasi tingkat kecamatan. 13 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 . Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I tingkat kecamatan sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat kabupaten/kota (beserta berita acara pelaksanaan seleksi). Nilia total adalah penjumlahan dari nilai portofolio dan presentasi dan nilai wawancara. dan profesional. (3) Nilai portofolio dengan bobot 40%. sosial. dan waktu tanya jawab 20 menit. b) Presentasi dan Wawancara (1) Selanjutnya dilakukan presentasi dan wawancara yang bertujuan menggali kinerja dan kompetensi pedagogik.

dan III tingkat kecamatan diberi hadiah dan piagam penghargaan yang ditandatangani oleh camat. b. Kegiatan dilaksanakan minggu IV April 2013 Piagam Penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. Anggota : Unsur dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Unsur Dewan Pendidikan. a. dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK).Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (b) pelaksanaan penilaian Guru SD/MI berprestasi peringkat I. 3. Kepanitiaan di Tingkat Kabupaten/Kota Kepanitiaan di Tingkat Kabupaten/Kota terdiri dari: Ketua : Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag). dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. PGRI. Prosedur Penilaian 1) Menerima. II. Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK bupati/wali kota atau kepala dinas pendidikan kabupaten/kota atas nama bupati/wali kota. Materi tes tertulis. III SD/MI dan SMP/MTs di tingkat kabupaten/kota. mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat kabupaten/kota. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi. 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat kabupaten/ kota. 3) Mengusulkan kepada Bupati/Walikota untuk ditetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I SD/MI dan SMP/MTs tingkat Kabupaten/kota sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat provinsi (beserta berita acara pelaksanaan seleksi). Sekretaris : Ketua MKKPS Kabupaten/Kota. II. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 14 . disiapkan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota. 2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional.

c) Penilaian Portofolio (1) Penilaian berikutnya didasarkan atas penilaian dokumen portofolio. II. dan III kepada bupati/wali kota dan mengirimkan juara I baik SD/MI maupun SMP/Mts ke panitia tingkat provinsi.i dan nilai portofolio peringkat nilai total dipakai dalam penentuan peringkat guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi tingkat kabupaten/kota. (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. Penitia tingkat kabupaten/kota membuat: 1) berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi Peringkat I. Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint. nilai presentas. 4. b) Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri yang berjudul “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. (2) Nilai portofolio berbobot 30%. Nilai total adalah perjumlahan dari nilai tes tertulis. dan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 15 . II. Kepanitiaan di Tingkat Provinsi Kepanitiaan di Tingkat provinsi terdiri dari: Ketua Sekretariat Anggota : Kepala Dinas Pendidikan Provinsi : Ketua MKKS/MKKPS Provinsi : Unsur dari Dinas Pendidikan Provinsi. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. Dewan Pendidikan. dan waktu tanya jawab 20 menit. Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %. 3) Memberikan hadiah dan atau Piagam Penghargaan yang ditandatangani oleh bupati/wali kota.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35%. 2) Melaporkan hasil penilaian guru berprestasi Peringkat I. dan III tingkat kabupaten/kota.

II. Prosedur Penilaian 1) Menerima. Ka. Senayan. Ka.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK gubernur atau kepala dinas pendidikan provinsi atas nama gubernur. III SD/MI dan SMP/MTs di tingkat Provinsi. b) Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan hasil karya ilmiahnya. Materi tes tertulis. 18 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 16 . dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat penilaian guru berprestasi. Jakarta 10270 Telepon/Fax (021) 57851860 b. 18 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Jalan Jenderal Sudirman. mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat provinsi. (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35%. disiapkan oleh dinas pendidikan provinsi. 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat Provinsi. 57853741 (b) PTK SMP/MTs Direktur Pembinaan PTK Dikdas Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Up. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I SD/MI dan SMP/MTs tingkat Provinsi sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat Nasional (beserta berita acara pelaksanaan seleksi) dengan alamat sebagai berikut. Senayan. (a) PTK SD/MI Direktur Pembinaan PTK Dikdas Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Up. a. dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK). SUBDIT PTK SMP/MTs Gedung C Lt. 3) Mengusulkan kepada gubernur untuk ditetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. Jalan Jenderal Sudirman. 2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional. SUBDIT PTK SD Gedung C Lt. Jakarta 10270 Telepon/Fax (021) 57851921.

5) Badan Pengembangan SDMP dan PMP. 3) Direktorat Jenderal PAUDNI. dan III Tingkat Nasional kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. untuk penentuan peringkat guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi tingkat provinsi.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. c) Penilaian Portofolio (1) Penilaian berikutnya didasarkan atas penilaian dokumen portofolio. Kepanitiaan Tingkat Nasional a. Asosiasi guru. 2) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi. (2) Nilai portofolio berbobot 30%. Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4. nilai presentasi dan wawawncara. Panitia Provinsi membuat: 1) berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi Peringkat I. II. Nilai total adalah perjumlahan dari nilai tes tertulis. 6) Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud. Unsur kepanitiaan tingkat nasional terdiri dari: 1) Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. dan waktu tanya jawab 20 menit. II. 4) Menyeleksi peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. 3) Mengkoordinasikan peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional untuk mengikuti acara kegiatan pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat penilaian guru berprestasi tingkat nasional. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. 5) Mengusulkan guru berprestasi Peringkat I. 3) Memberikan hadiah dan atau Piagam Penghargaan yang ditandatangani oleh gubernur. 7) Perguruan Tinggi. dan III tingkat provinsi. II. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %. b. 4) Kementerian Agama. 2) Melaporkan hasil penilaian guru berprestasi Peringkat I. 2) Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. 5. PPPPTK dan LPMP. dan III kepada gubernur dan mengirimkan juara I baik SD/MI maupun SMP/Mts ke panitia tingkat pusat. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 17 . Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint. serta nilai portofolio.

b) c) d) Penghargaan Guru berprestasi peringkat I. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %. Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan hasil karya ilmiahnya (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. dan wawancara. dan III tingkat nasional. 2) menyampaikan laporan hasil penilaian guru berprestasi peringkat I. nilai presentasi. dan III kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. (2) Nilai portofolio berbobot 30%. Penilaian Portofolio (1) Penilaian portofolio didasarkan atas penilaian dokumen portofolio. Prosedur Penilaian 1) Panitia menerima. Nilai total adalah penjumlahan dari nilai tes tertulis. 2) Panitia melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut. dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat provinsi. Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4. Tugas panitia tingkat nasional: 1) membuat berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi peringkat I. II. dan [3] tes kepribadian (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35 %. serta nilai portofolio. mengagendakan. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 c. II dan III tingkat nasional diberi hadiah dan piagam penghargaan yang ditandatangani oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint. a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 18 . dan waktu tanya jawab 20 menit. dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK). II. serta mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian.

 Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada Sekolah peringatan puncak Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. berikut disajikan rangkuman jadwal kegiatan pemilihan guru berprestasi untuk masing-masing tingkatan. provinsi dan nasional yang bersangkutan dan atau serta sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat. TINGKAT KEGIATAN & WAKTU  Pemilihan guru berprestasi pada awal April 2013.  Pemilihan guru berprestasi pada minggu keempat April 2013.  Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada Kecamatan peringatan puncak Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. kecamatan. Kabupaten/kota Provinsi Nasional  Pemilihan guru berprestasi pada minggu kedua Juni 2013. Pembiayaan Biaya pemilihan guru berprestasi dibebankan pada anggaran yang relevan pada sekolah.  Pemilihan guru berprestasi pada minggu kedua Mei 2013.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 C. Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Guru Berprestasi Merujuk pada penjelasan di atas. D. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 19 .  Pemilihan guru berprestasi pada 15-22 Agustus 2013. kabupaten/kota.

1. kompetensi yang ingin dicapai. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. dan materi ajar. Kompetensi Pedagogik Kompetensi pedagogik meliputi pemahaman terhadap peserta didik. 2) Subkompetensi merancang pembelajaran. 1) Subkompetensi memahami peserta didik secara mendalam memiliki indikator esensial: (a) memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip-prinsip perkembangan kognitif. serta (d) menyusun rancangan pembelajaran berdasarkan strategi yang dipilih. dan (c) mengidentifikasi bekalajar awal peserta didik. (3) pembimbingan peserta didik. (c) menentukan strategi pembelajaran berdasarkan karakteristik peserta didik. Kinerja Guru (menggunakan format lampiran 2) a. dan (b) melaksanakan pembelajaran yang kondusif. 3) Subkompetensi melaksanakan pembelajaran memiliki indikator esensial: (a) menata latar (setting) pembelajaran. 4) Subkompetensi merancang dan melaksanakan evaluasi pembelajaran memiliki indikator esensial: (a) merancang dan melaksanakan evaluasi (assessment) proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan berbagai metode. (b) menerapkan teori belajar dan pembelajaran. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial: (a) memahami landasan kependidikan. termasuk memahami landasan pendidikan untuk kepentingan pembelajaran. (2) hasil karya kreatif atau inovatif. dan profesional. evaluasi hasil belajar. kepribadian. sosial. memiliki indikator esensial: (a) memfasilitasi peserta didik untuk pengembangan berbagai potensi akademik. dan (4) pengembangan diri. dan (b) memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan berbagai potensi nonakademik. (b) memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip-prinsip kepribadian.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB IV PENILAIAN A.(b) menganalisis hasil evaluasi proses dan hasil belajar untuk menentukan tingkat ketuntasan belajar (mastery learning). dan (c) memanfaatkan hasil penilaian pembelajaran untuk perbaikan kualitas program pembelajaran secara umum. 5) Subkompetensi mengembangkan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensinya. Aspek Yang Dinilai Aspek yang dinilai dalam pemillihan guru berprestasi SD/MI dan SMP/MTs yaitu kinerja guru yang mencakup: (1) kompetensi pedagogik. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 20 . Kompetensi pedagogik terdiri dari subkompetensi sebagai berikut. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran.

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 21 . 1) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. Kompetensi Profesional Kompetensi profesional merupakan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. arif. Kompetensi Kepribadian Kompetensi kepribadian merupakan kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap. 2) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan sesama pendidik dan tenaga kependidikan.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 b. Kompetensi sosial meliputi subkompetensi sebagai berikut. 2) Subkompetensi kepribadian yang dewasa memiliki indikator esensial: menampilkan kemandirian dalam bertindak sebagai pendidik dan memiliki etos kerja sebagai guru. jujur. ikhlas. 3) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan orang tua/wali peserta didik dan masyarakat sekitar. menjadi teladan bagi peserta didik. d. Kompetensi profesional meliputi subkompetisi sebagai berikut. 4) Subkompetensi kepribadian yang berwibawa memiliki indikator esensial: memiliki perilaku yang berpengaruh positif terhadap peserta didik dan memiliki perilaku yang disegani. dewasa. dan berakhlak mulia. 5) Subkompetensi akhlak mulia dan dapat menjadi teladan memiliki indikator esensial: bertindak sesuai dengan norma religius (iman dan taqwa. Kompetensi kepribadian meliputi subkompetensi sebagai berikut. bangga sebagai guru. serta penguasaan terhadap stuktur dan metodologi keilmuannya. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. tenaga kependidikan. dan (c) memiliki konsistensi dalam bertindak sesuai dengan norma. suka menolong). sekolah. orangtua/wali peserta didik. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial berkomunikasi secara efektif dengan peserta didik. (b) bertindak sesuai dengan norma sosial. dan memiliki perilaku yang diteladani peserta didik. c. 1) Subkompetensi kepribadian yang mantap dan stabil memiliki indikator esensial: (a) bertindak sesuai dengan norma hukum. 3) Subkompetensi kepribadian yang arif memiliki indikator esensial: menampilkan tindakan yang didasarkan pada kemanfaatan peserta didik. sesama pendidik. dan berwibawa. dan masyarakat serta menunjukkan keterbukaan dalam berpikir dan bertindak. Kompetensi Sosial Kompetensi sosial merupakan kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. dan masyarakat sekitar. stabil.

Ekstrakurikuler.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 1) Subkompetensi menguasai substansi keilmuan yang terkait dengan bidang studi memiliki indikator esensial: (a) memahami materi ajar yang ada dalam kurikulum sekolah. portofolio. Kegiatan tersebut dilakukan melalui pendidikan dan latihan fungsional/dan atau melalui kegiatan kolektif guru. 2. (b) memahami struktur. tes tertulis. d. Intrakurikuler. 3. konsep dan metode keilmuan yang menaungi atau koheren dengan materi ajar. bidang olahraga. penciptaan karya seni. wawasan kependidikan. pembelajaran/tes kepribadian. (c) memahami hubungan konsep antarmata pelajaran terkait. Pengembangan Diri Kegiatan pengembangan diri adalah kegiatan yang dilakukan guru untuk meningkatkan kompetensi dan keprofesiannya. pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. e. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 22 . 4. unjuk kerja (performansi). b. c. Hasil Karya Kreatif atau Inovatif Karya Kreatif atau Inovatif meliputi: a. d. meliputi substansi akademik. c. Penilaian Penilaian guru berprestasi dilakukan: a. wawancara. B. penulisan buku fiksi/nonfiksi di bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah. b. b. observasi. 2) Subkompetensi menguasai struktur dan metode keilmuan memiliki indikator esensial menguasai langkah-langkah penelitian dan kajian kritis untuk memperdalam pengetahuan/materi bidang studi. penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. Pembimbingan Peserta Didik Bimbingan peserta didik meliputi kegiatan: a. atau e. dan (d) menerapkan konsep-konsep keilmuan dalam kehidupan sehari-hari.

TT = Tes tertulis 2. kabupaten/kota. 2. 3. Sekolah Kecamatan Kabupaten/Ko ta Provinsi Nasional         Keterangan: 1. UK = Unjuk kerja 3. WW= Wawancara 4. ASPEK KOMPETENSI PEDAGOGIK T T U K  W W            P F                   KEPRIBADIA N T T W W O B         T T KARYA KREATIF/INOVAT IF O B  O B  U K      W W P F      HASIL PEMBIMBINGAN PENGEMBANGAN DIRI TINGKAT PROFESIONAL T T U K         W W      P F      SOSIAL W W O B  U K  W W P F  O B U K W W      P F      1. PF = Portofolio (5 tahun terakhir) 5. kecamatan. OB = Observasi Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa di setiap tingkat pemilihan guru berprestasi (sekolah. 4. 23 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 . 5. namun cara atau alat penilaian yang digunakan dapat saja berbeda di tiap tingkat. provinsi dan nasional) mencakup semua aspek.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 Matrik penilaian untuk tiap tingkat dapat digambarkan sebagai berikut. Matrik Penilaian NO .

Bukti fisik kompetensi guru antara lain adalah karya tulis berisi tentang prestasi yang dicapai guru yang bersangkutan. Hasil karya yang diajukan di tingkat kecamatan harus disahkan kepala sekolah dan direkomendasikan oleh BP3/Komite sekolah. sosial. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (wawancara. Untuk SMP/MTs hasil karya tulis yang diuji adalah di tingkat sekolah dan disahkan oleh kepala sekolah. Peserta tingkat provinsi ini adalah guru berprestasi peringkat I tingkat kabupaten/kota untuk semua kelompok SD/MI dan SMP/MTs. kepribadian. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. aspek-aspek yang dinilai pada tingkat nasional meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan sekolah mencakup: (a) penilaian Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 24 . Penilaian karya tulis melalui dua tahap. Aspek yang dinilai meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. Guru yang mengikuti pemilihan di tingkat kabupaten/kota adalah guru berprestasi peringkat I SD/MI tingkat kecamatan dan guru berprestasi peringkat I SMP/MTs tingkat sekolah. wawancara. Aspek yang dinilai di tingkat kecamatan meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. teman sejawat. 5. sosial. Penilaian di tingkat sekolah dilakukan untuk menentukan dan mengusulkan guru berprestasi ke kecamatan bagi guru SD/MI dan SMP/MTs. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui tes tertulis. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. dan bukti fisik/surat keterangan partisipasi dalam kemasyarakatan. Guru yang diusulkan oleh sekolah adalah guru yang memenuhi persyaratan administrasi dan akademik. kepribadian. dan profesional. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui wawancara. 3. Hasil pelaksanaan tugas yang diajukan adalah hasil karya tulis yang diuji di tingkat kecamatan untuk SD/MI yang disahkan oleh kepala sekolah dan panitia pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. dan portofolio). kepribadian. Pada penilaian awal guru dinilai oleh Tim Penilai Tingkat Sekolah masing-masing yang terdiri dari kepala sekolah. pengawas sekolah dan siswa. dan profesional. Selain itu juga dilakukan penilaian visi dan misi guru terhadap peningkatan mutu pendidikan. Hasil karya yang diajukan harus hasil karya yang diajukan di tingkat sebelumnya (tingkat kabupaten/kota) dan disahkan oleh panitia pemilihan. 4.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 C. dan profesional. 2. kepribadian. Guru yang mengikuti pemilihan di tingkat kecamatan adalah guru SD/MI yang lulus dalam penilaian di tingkat sekolah dasar (guru berprestasi peringkat I tingkat satuan pendidikan SD). observasi. dan bukti fisik/surat keterangan partisipasi dalam kemasyarakatan. dan portofolio). dan portofolio). dan profesional. Peserta tingkat nasional adalah guru berprestasi peringkat I tingkat provinsi semua kelompok guru SD/MI dan SMP/MTs. sosial. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui unjuk kerja. Aspek Penilaian 1. dan portofolio). Aspek yang dinilai di tingkat provinsi meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan sekolah mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. wawancara. tahap pertama adalah penilaian terhadap karya tulis tersebut dan tahap kedua adalah penilaian terhadap presentasi karya tulis. Aspek yang dinilai di tingkat kabupaten/kota meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. sosial.

unjuk kerja/wawancara. dan portofolio).Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 kompetensi pedagogik. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 25 . observasi. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. dan profesional. sosial. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui tes tertulis. kepribadian. Hasil karya yang diajukan adalah hasil karya yang diajukan di tingkat sebelumnya (tingkat provinsi) dan disahkan oleh panitia pemilihan.

Kegiatan pemilihan guru berprestasi ini diharapkan dapat mendorong peningkatkan pengembangan karir dan kompetensi guru sebagai agen pembelajaran. 3. loyalitas dan profesionalisme guru. 2. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. terutama bagi mereka yang berprestasi. dedikasi. Pemilihan guru berprestasi dilakukan dengan maksud untuk mendorong dan memotivasi.. sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang No. Mudah-mudahan pedoman ini dapat menjadi acuan bagi semua pihak yang berkepentingan dengan pemilihan guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs). yang diharapkan akan berpengaruh positif pada kinerja dan prestasi kerjanya. Program ini merupakan wujud nyata Pemerintah memberikan perhatian yang sungguhsungguh dalam memberdayakan guru. dimulai dari tingkat sekolah sampai dengan tingkat nasional. dan 4. uan penilaian dalam pemilihan guru berprestasi disajikel 1.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB V PENUTUP Kegiatan pemilihan guru berprestasi jenjang SD/Mi dan SMP/MTs merupakan agenda tahunan. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 26 .

moral. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kot a. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 1 Aspek Penilaian Guru Berprestasi Guru SD/MI dan SMP/MTs NO. panitia kabupaten/kot a. Tes Tertulis.1 Menjelaskan karakteristik karakteristik peserta peserta didik dari didik yang berkaitan aspek fisik. panitia kecamatan. panitia provinsi. sosial. dan spiritual. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional 1. intelektual. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah. atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis. spiritual. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. emosional. Menguasai 1. panitia provinsi. emosional. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. atau Portofolio 1. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. panitia kecamatan.2 Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. Wawancara panitia kecamatan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Kompetensi Pedagogik 1.3 Mengidentifikasi bekalajar awal peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. dan latar intelektual. Tes Tertulis. Wawancara. moral. atau Format Penilaian Portofolio 27 . sosialkultural. panitia kabupaten/kot a. belakang sosialbudaya. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman sekolah. dengan aspek fisik.

panitia provinsi. dan 3 SD/MI).3 Menerapkan Wawancara. 2. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik. 2.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. pendekatan Portofolio pembelajaran tematis (khusus kelas 1. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. dan teknik Unjuk Kerja pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu. Pedoman Observasi Panitia tingkat sekolah. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. Wawancara. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. Pedoman Wawancara.4 Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. atau panitia tingkat nasional 2. atau panitia tingkat nasional 2.1 Menjelaskan berbagai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 1. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. Format Penilaian Portofolio 28 . Observasi/ metode. pendekatan. Wawancara panitia kecamatan.2 Menerapkan berbagai Wawancara. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Pedoman Wawancara. Pedoman sekolah. 2. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. Panitia tingkat sekolah. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. strategi. panitia provinsi.

Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. Pedoman Observasi. atau Portofolio 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia provinsi. Wawancara. Wawancara panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Wawancara.3 Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu.1 Menjelaskan prinsipprinsip pengembangan kurikulum. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio 29 . atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah. Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. Pedoman Wawancara. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. Pedoman sekolah.2 Menentukan tujuan pembelajaran yang diampu. atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 3. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kot a.4 Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran. Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia provinsi. Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. atau panitia tingkat nasional 3. Observasi/Unju k Kerja. 3. Wawancara ALAT PENILAIAN PENILAI 3. Tes Tertulis.

panitia kabupaten/kot a. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 3. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. indikator dan instrumen Wawancara. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. panitia provinsi. panitia kecamatan.1 Menjelaskan prinsipprinsip perancangan pembelajaran yang mendidik. panitia kecamatan.2 Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran. Observasi/Unju k Kerja. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 4. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. 4.6 Mengembangkan Tes Tertulis. Pedoman sekolah. atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Wawancara. Pedoman Observasi. Wawancara. Menyelenggaraka n pembelajaran yang mendidik. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional 3. panitia kabupaten/kot a. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis.5 Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik. penilaian. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah. atau Format Penilaian Portofolio 4. Panitia tingkat sekolah. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Wawancara panitia kecamatan. panitia provinsi. atau Portofolio 30 . panitia provinsi.

dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.4 Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas. Wawancara. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. panitia provinsi. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. baik untuk kegiatan di dalam kelas. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 4. panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja. Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 4.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Wawancara. panitia kecamatan. Panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. maupun lapangan. Pedoman Observasi 31 . panitia kabupaten/kot a.5 Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. Wawancara. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. laboratorium.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap. atau panitia tingkat nasional 4. di laboratorium. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi.

. Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 32 . 5.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.1 Menyediakan berbagai pengembangan kegiatan pembelajaran potensi peserta untuk mendorong didik untuk peserta didik mencapai mengaktualisasika prestasi secara optimal.1 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu. Pedoman Observasi PENILAI 4. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. panitia provinsi. Wawancara. Tes Tertulis.6 Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran yang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang. Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional 5. panitia provinsi. n berbagai potensi yang dimiliki. atau Format Penilaian Portofolio 6. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Memfasilitasi 6. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. Wawancara.

Pedoman Wawancara. dan/atau bentuk lain. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 7. panitia kecamatan. panitia kecamatan. empatik. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. empatik. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. tulisan. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kot a. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a.1 Menggunakan berbagai strategi berkomunikasi yang efektif. Berkomunikasi secara efektif. secara lisan. atau Format Penilaian Portofolio 33 . 7. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 6. termasuk kreativitasnya. Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Wawancara. dan santun dengan peserta didik. Pedoman Observasi. dan santun. Observasi/Unju k Kerja. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. Tes Tertulis.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

7.2 Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan dan contoh, (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian, (c) respons peserta didik terhadap ajakan guru, dan (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik, dan seterusnya. 8. Menyelenggarak an penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. 8.1 Menerapkan prinsipprinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

34

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

8.2 Menentukan aspekaspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

8.3 Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

8.4 Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

35

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

8.5 Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

8.6 Menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan.

Tes Tertulis, Wawancara, Unjuk Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, atau Format Penilaian Portofolio

8.7 Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

36

SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 9. Tertulis.1 Menggunakan hasil penilaian dan informasi hasil evaluasi untuk penilaian dan evaluasi kepentingan untuk menentukan pembelajaran. panitia kecamatan. Format Penilaian panitia Portofolio kecamatan. Pedoman satuan atau Portofolio Wawancara.2 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan. hasil penilaian dan Portofolio evaluasi kepada pemangku kepentingan. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional 9. panitia provinsi. panitia provinsi.3 Mengkomunikasikan Wawancara. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau pendidikan. 9. ketuntasan belajar Tes Tertulis. Naskah Tes Panitia tingkat Wawancara. panitia kecamatan. Memanfaatkan 9. Format Penilaian Portofolio 37 .

panitia provinsi. Wawancara. Format Penilaian Portofolio PENILAI 9. Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. atau Portofolio Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 38 . panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. Wawancara. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara. panitia provinsi. pembelajaran. panitia kecamatan. atau Portofolio Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 10. Observasi/Unju k Kerja. Melakukan 10. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.2 Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. panitia kabupaten/kot a. atau Format Penilaian Portofolio 10.1 Melakukan refleksi tindakan reflektif terhadap pembelajaran untuk peningkatan yang telah kualitas dilaksanakan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO.4 Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a.

panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi. panitia provinsi. didik tanpa Observasi/Unju membedakan k Kerja keyakinan yang dianut. 11. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 10. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara. dan kebudayaan nasional Indonesia yang beragam. Observasi/Unju k Kerja. adat-istiadat. dan kebudayaan nasional Indonesia.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. panitia kecamatan.2 Bersikap sesuai dengan Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. norma agama yang Observasi/Unju dianut. panitia provinsi. suku. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Kompetensi Kepribadian 11. hukum. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional 11. Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Wawancara. Panitia tingkat satuan pendidikan. dan gender. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. daerah asal. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. hukum dan k Kerja sosial yang berlaku dalam masyarakat. panitia provinsi.1 Menghargai peserta Wawancara. Bertindak sesuai dengan norma agama. Pedoman Observasi 39 . sosial.

dan manusiawi. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. Tes Tertulis.1 Berperilaku jujur. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a.3 Berperilaku yang dapat diteladan oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya. yang jujur. Pedoman Observasi 12. Pedoman Wawancara. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat.2 Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia. Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Observasi/Unju k Kerja ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi 40 . atau panitia tingkat nasional 12. sebagai pribadi tegas. Tes Tertulis. Wawancara. panitia provinsi. Pedoman Observasi PENILAI 12. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara. Menampilkan diri 12. panitia kecamatan. berakhlak mulia. panitia kabupaten/kot a. Wawancara.

Wawancara. panitia provinsi. panitia kecamatan. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Menunjukkan etos 14. atau panitia tingkat nasional 13.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Pedoman Observasi/Unju Wawancara.1 Menampilkan diri sebagai pribadi sebagai pribadi yang yang mantap. k Kerja Pedoman Observasi 14. panitia kecamatan. panitia kecamatan. jawab yang tinggi rasa bangga menjadi guru. mantap dan stabil. panitia provinsi. dewasa. stabil. k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. dan rasa percaya diri. dan berwibawa. panitia provinsi. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. tanggung kerja dan tanggung jawab yang tinggi. Menampilkan diri 13. k Kerja Pedoman Observasi 41 . Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. dan berwibawa. Wawancara.2 Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa. panitia kabupaten/kot a.1 Menunjukkan etos kerja. arif. arif. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 13.

panitia provinsi. panitia provinsi. Wawancara. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. k Kerja Pedoman Observasi 15. Menjunjung tinggi 15. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 14. k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. panitia provinsi. guru. panitia kecamatan. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional 42 . SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 14. profesional.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO.2 Bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.3 Bekerja mandiri secara Wawancara. Pedoman Observasi/Unju Wawancara.1 Memahami kode etik kode etik profesi profesi guru. panitia kabupaten/kot a. Pedoman satuan Wawancara pendidikan.

Observasi/Unju objektif terhadap serta tidak k Kerja peserta didik. kondisi fisik. Bersikap inklusif. panitia provinsi. panitia provinsi. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. k Kerja Pedoman Observasi Kompetensi Sosial 16.3 Berperilaku sesuai dengan kode etik profesi guru. Pedoman Wawancara. k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara. Wawancara. dan status sosial ekonomi. atau panitia tingkat nasional 43 . SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 15. bertindak objektif. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. teman diskriminatif sejawat dan lingkungan karena sekitar dalam pertimbangan melaksanakan jenis kelamin. pembelajaran. pa-nitia kabupaten /kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 15. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia provinsi. agama. latar belakang keluarga. ras. 16.2 Menerapkan kode etik profesi guru.1 Bersikap inklusif dan Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.

panitia kabupaten/kot a.2 Bersikap tidak Wawancara. orang tua.1 Berkomunikasi dengan Wawancara. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. diskriminatif terhadap Observasi/Unju k Kerja peserta didik. atau panitia tingkat nasional Pedoman Wawancara. empatik dan efektif. dan santun dengan sesama pendidik. orang tua peserta didik Observasi/Unju dan masyarakat secara k Kerja santun. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik. 17.2 Berkomunikasi dengan Wawancara. empatik. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. tenaga kependidikan. panitia provinsi. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. jenis kelamin. dan status sosial-ekonomi. Pedoman Observasi 44 . Observasi/Unju teman sejawat dan k Kerja komunitas ilmiah lainnya secara santun. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. empatik. Pedoman Observasi 17. Berkomunikasi secara efektif. panitia provinsi. dan masyarakat. panitia kecamatan. orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama. suku. Pedoman Observasi PENILAI 16. panitia kecamatan. latar belakang keluarga. teman sejawat. 17.

Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Wawancara.3 Mengikutsertakan Wawancara. Beradaptasi di 18.2 Melaksanakan berbagai Wawancara. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. orang tua peserta didik Observasi/Unju dan masyarakat dalam k Kerja program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik. k Kerja Pedoman Observasi 18. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia provinsi. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi 45 . Observasi/Unju program dalam lingkungan kerja untuk k Kerja mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan. Pedoman Observasi PENILAI 17. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a.1 Beradaptasi dengan tempat bertugas di lingkungan tempat seluruh wilayah bekerja dalam rangka Republik meningkatkan Indonesia yang efektivitas sebagai memiliki pendidik. keragaman sosial budaya.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau panitia tingkat nasional 18.

konsep. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 19. Pedoman Observasi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.2 Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi pembelajaran kepada komunitas profesi sendiri secara lisan dan tulisan maupun bentuk lain. Wawancara. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi. panitia provinsi. atau Portofolio Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. profesi profesi sendiri dan ilmiah. Observasi/Unju k Kerja. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. Observasi/Unju k Kerja. dan komunitas profesi lain secara ilmiah lainnya melalui lisan dan tulisan berbagai media dalam atau bentuk lain. Observasi/Unju k Kerja. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. Wawancara. panitia kabupaten/kot a. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara.1 Berkomunikasi dengan dengan komunitas teman sejawat. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional 19. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 46 . atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Menguasai materi. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. Jabaran kompetensi Butir 20 untuk masingmasing guru mata pelajaran disajikan pada tabel 2. panitia provinsi. panitia kecamatan. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu. struktur. Berkomunikasi 19. atau Format Penilaian Portofolio Kompetensi Profesional 20.

atau panitia tingkat nasional 21. Observasi/Unju k Kerja. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 47 . panitia kecamatan.3 Memahami tujuan pembelajaran yang diampu. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Menguasai standar 21. Pedoman Wawancara. Panitia tingkat satuan pendidikan. mata pelajaran yang diampu. Tes Tertulis. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. yang diampu. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. dasar mata pelajaran Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau Format Penilaian Portofolio 21. Pedoman Observasi. Wawancara. Wawancara. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a.2 Memahami kompetensi Tes Tertulis.1 Memahami standar kompetensi dan kompetensi mata kompetensi dasar pelajaran yang diampu. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 21.

Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis.1 Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. Mengembangkan 23. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kot a.2 Mengolah materi pelajaran yang diampu secara kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik.1 Melakukan refleksi keprofesionalan terhadap kinerja sendiri secara secara terus menerus. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Wawancara. berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. Wawancara. panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. atau Format Penilaian Portofolio 23. panitia provinsi. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 22. atau Format Penilaian Portofolio 48 . Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 22. 22. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.

panitia provinsi. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan. atau Format Penilaian Portofolio 49 . Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.2 Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. Observasi/Unju k Kerja. Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara. panitia kecamatan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 23. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. atau Format Penilaian Portofolio 23. Observasi/Unju k Kerja.4 Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber. panitia kecamatan. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. Wawancara. atau panitia tingkat nasional 23.

Observasi/Unju k Kerja. Tes Tertulis. Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional 24. struktur. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. konsep. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau panitia tingkat nasional 50 . atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. panitia provinsi.2 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kota.1. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam – Menginterpretasikan materi. Pedoman Wawancara. mengembangkan diri. Pedoman Observasi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. panitia kabupaten/kot a. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a. Kompetensi Umum: 1. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Memanfaatkan 24. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio Kompetensi masing-masing guru mata pelajaran KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN NO.1 Memanfaatkan teknologi teknologi informasi dan informasi dan komunikasi dalam komunikasi untuk berkomunikasi. panitia kecamatan. SUBKOMPETENSI PENILAI 1. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 24.

konsep. panitia kecamatan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Panitia tingkat satuan pendidikan.2. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. struktur. konsep. Portofolio Naskah Tes Tertulis. struktur. panitia provinsi. konsep. atau panitia tingkat nasional 1. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. panitia kabupaten/kota. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. struktur. Format Penilaian Portofolio 51 . Format Penilaian Portofolio NO. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. konsep. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Kristen – Menginterpretasikan materi. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio 1. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. Tes Tertulis. struktur. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Katolik – Menginterpretasikan materi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan.

panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Hindu – Menginterpretasikan materi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. panitia kecamatan.5. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. Format Penilaian Portofolio NO. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. Tes Tertulis. konsep.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 1. panitia provinsi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 52 . struktur. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi.4. struktur. struktur. Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. konsep. konsep. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Buddha – Menginterpretasikan materi. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional 1. Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. konsep. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. struktur.

panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. struktur.6. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. konsep. struktur. konsep. struktur. dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi. Format Penilaian Portofolio NO. apresiasi. tari. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. Format Penilaian Portofolio 53 . panitia kabupaten/kota. teater) dan keterampilan. musik. panitia kecamatan. konsep. Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Panitia tingkat satuan pendidikan. Format Penilaian Portofolio 2. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. konsep. panitia kabupaten/kota. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Konghucu – Menginterpretasikan materi. Kompetensi Guru mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan pada SD/MI dan SMP/MTs – Menguasai materi. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 1. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. panitia kecamatan. panitia provinsi. struktur.

atau panitia tingkat nasional 3. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Seni Budaya. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. secara struktur dan fungsinya Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Kompetensi Guru mata pelajaran Pendidikan Jasmani. panitia provinsi. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. dan Kesehatan pada SD/MI dan SMP/MTs – Menjelaskan dimensi filosofis pendidikan jasmani termasuk etika sebagai aturan dan profesi. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 54 . Tes Tertulis. Panitia tingkat satuan pendidikan. konsep. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan dimensi anatomi manusia. struktur. Olahraga. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Format Penilaian Portofolio NO. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan perspektif sejarah pendidikan jasmani. panitia provinsi. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan.

termasuk motivasi dan tujuan. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan budaya. Format Penilaian Portofolio NO. panitia kecamatan. etika dan perilaku moral. SUBKOMPETENSI PENILAI Menjelaskan aspek kinesiologi dan kinerja fisik manusia. serta persepsi diri. dan perbedaan jenis kelamin. panitia kabupaten/kota. kecemasan dan stress. Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia provinsi. termasuk dinamika sosial. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Format Penilaian Portofolio 55 . Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan aspek fisiologis manusia dan efek dari kinerja latihan. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. suku. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek sosiologi dalam kinerja diri. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek psikologi pada kinerja manusia. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis.

panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. termasuk aspek-aspek yang mempengaruhinya. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 56 . Format Penilaian Portofolio NO. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan teori belajar gerak. dan strategis). atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. SUBKOMPETENSI PENILAI Menjelaskan teori perkembangan gerak. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio 4 Kompetensi Guru Bahasa 4.1. Panitia tingkat satuan pendidikan. Kompetensi Guru Bahasa Inggris – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Inggris (linguistik. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. panitia provinsi. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. termasuk keterampilan dasar dan kompleks dan hubungan timbal balik di antara domain kognitif. wacana. panitia provinsi. Tes Tertulis. panitia kecamatan. sosiolinguistik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. afektif dan psikomotorik.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Format Penilaian Portofolio

NO.

SUBKOMPETENSI

PENILAI

Menguasai bahasa Inggris lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik, dan strategis).

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Kompetensi Profesional Guru SD/MI dan SMP/MTs KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN 1. Bahasa Indonesia ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

SUBKOMPETENS I – Memahami hakikat bahasa dan pemerolehan bahasa.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

57

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN

SUBKOMPETENS I – Memahami kedudukan, fungsi, dan ragam bahasa Indonesia.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Menguasai dasardasar dan kaidah bahasa Indonesia sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

Memiliki keterampilan berbahasa Indonesia (menyimak, berbicara, membaca, dan menulis)

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

58

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN

SUBKOMPETENS I – Memahami teori dan genre sastra Indonesia.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Mampu mengapresiasi karya sastra Indonesia, secara reseptif dan produktif.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

2.

Matematika

Menguasai pengetahuan konseptual dan prosedural serta keterkaitan keduanya dalam konteks materi aritmatika, aljabar, geometri, trigonometri, pengukuran, statistika, dan logika matematika.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

59

Mampu menggunakan alat peraga. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota . atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. dan keterkaitan keduanya dalam pemecahan masalah matematika. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota . atau Format Penilaian Portofolio 60 . MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Mampu menggunakan matematisasi horizontal dan vertikal untuk menyelesaikan masalah matematika dan masalah dalam dunia nyata. atau Format Penilaian Portofolio – Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional – Mampu menggunakan pengetahuan konseptual. Wawancara. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. serta.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. dan piranti lunak komputer. prosedural. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Pedoman Observasi. panitia provinsi. alat ukur. Wawancara. panitia kabupaten/kota . atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. alat hitung. panitia provinsi.

atau panitia tingkat nasional – Memanfaatkan konsep-konsep dan hukumhukum ilmu pengetahuan alam dalam berbagai situasi kehidupan seharihari. Wawancara. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio – Memahami struktur ilmu pengetahuan alam. panitia kabupaten/kota . Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kota . panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. yang berhubungan dengan mata pelajaran IPA. Pedoman Observasi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 61 . atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kota . Pedoman Wawancara. termasuk hubungan fungsional antarkonsep. panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Wawancara. Tes Tertulis. panitia provinsi. IPA SUBKOMPETENS I – Mampu melakukan observasi gejala alam baik secara langsung maupun tidak langsung. panitia provinsi. MATA PELAJARAN 3. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Observasi/Unju k Kerja.

Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. IPS SUBKOMPETENS I – Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. Wawancara. Pedoman Observasi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia provinsi. dan keterampilan IPS. dan prinsip-prinsip pokok ilmu-ilmu sosial dalam konteks kebhinnekaan masyarakat Indonesia dan dinamika kehidupan global. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio – Memahami citacita. panitia kecamatan. konsep. struktur. Wawancara. panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota . atau Format Penilaian Portofolio 62 . panitia kabupaten/kota . Tes Tertulis. dan konsep keilmuan IPS.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. nilai. panitia kecamatan. nilai. Pedoman Wawancara. MATA PELAJARAN 4. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional – Mengembangkan materi. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota .

Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. atau Format Penilaian Portofolio 63 . Pedoman Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. teknologi. nilai. Pedoman Observasi. PKn – Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota . atau panitia tingkat nasional 5. panitia kabupaten/kota . atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. panitia kabupaten/kota . atau Format Penilaian Portofolio – Menguasai konsep dan prinsip kepribadian nasional dan demokrasi konstitusional Indonesia. kehidupan agama. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. seni. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. dan perilaku yang mendukung kegiatan pembelajaran PKn. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. Wawancara. Wawancara. Wawancara. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kecamatan. MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Memahami fenomena interaksi perkembangan ilmu pengetahuan. panitia provinsi. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan perkembangan masyarakat serta saling ketergantungan global. panitia kecamatan. sikap. semangat kebangsaan dan cinta tanah air serta bela negara.

dan norma kewarganegaraan Indonesia yang demokratis dalam konteks kewargaan negara dan dunia. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 64 . MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Menguasai konsep dan prinsip perlindungan. Observasi/Unju k Kerja. prinsip.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. pemajuan HAM. panitia kabupaten/kota . serta penegakan hukum secara adil dan benar. atau panitia tingkat nasional – Menguasai konsep. Pedoman Observasi. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. Wawancara. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota . Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. moral. nilai. Pedoman Wawancara. Wawancara. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara.

dan Pengembangan Diri NO. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional – Penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. panitia kabupaten/kota. Portofolio Pedoman Wawancara. Pembimbingan Peserta Didik. panitia provinsi. 1. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. Wawancara. Format Penilaian Portofolio 65 . dalam pembelajaran Portofolio atau bimbingan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. ASPEK PENILAIAN Hasil Karya Kreatif dan Inovatif – JENIS KARYA METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Pembaruan (inovasi) Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Karya Kreatif/Inovatif. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. panitia provinsi.

Portofolio Pedoman Wawancara. panitia provinsi. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. atau karya kreatif/inovatif bidang olahraga Wawancara. atau panitia tingkat nasional 66 . panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional ASPEK PENILAIAN – METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. fiksi/nonfiksi di Portofolio bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah. Format Penilaian Portofolio 2. – Penciptaan karya seni. Pembimbingan Peserta Didik Untuk Mencapai Prestasi – Bidang intrakurikuler Wawancara. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional Penulisan buku Wawancara. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio NO. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. JENIS KARYA PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.

panitia provinsi. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio NO. Pengembangan – Diri Mengikuti pendidikan dan latihan fungsional/ kegiatan kolektif guru Wawancara. Format Penilaian Portofolio 67 . panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. JENIS KARYA Bidang ekstrakurikuler PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional ASPEK PENILAIAN – METODE PENILAIAN Wawancara. Portofolio Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional 3. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota.

Komponen yang dinilai dalam pemilihan guru berprestasi sebagai berikut. Tes Kompetensi Profesional dan Pedagogik (Metodologi)  Pedagogik  Kepribadian  Kompetensi Sosial  Profesional b. 1 Komponen Dokumen  Portofolio kinerja dalam melaksanakan tugas dan fungsi sebagai guru  Pengembangan Profesi  Karya Tulis Ilmiah/Inovasi lainnya Tes Tertulis a.studi kasus 35 3 Presentasi dan Wawancara 35 Catatan : * tes kepribadian dapat dilakukan menggunakan psikotes atau penilaian persepsional oleh kepala sekolah. 68 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 2. pengawas dan teman sejawat. No. Tes Kepribadian* Presentasi dan Wawancara  Karya Tulis Ilmiah yang dipresentasikan  Wawancara Jenis Tes/Uji Penilaian Portofolio 30 Bobot Skor Skor x bobot 2 Tes Tertulis: .PGB .

kapan yang telah dicapai selama ini (berikan uraian selengkap mungkin). Ukuran huruf 12. 69 .  Jelaskan prestasi dalam aktivitas pembimbingan siswa. Spasi 1. Bab 2 : Prestasi yang layak menjadikan saya sebagai Guru Berprestasi  Jabarkan prestasi apa saja. 6. pengembangan diri.  Jabarkan pengalaman kerja sebagai guru sejak mulai berkarir sebagai guru sampai dengan sekarang (uraian meliputi sebanyak mungkin pengalaman-pengalaman terbaik (best practices) yang telah Anda alami. karya seni dan lain-lain yang telah Anda buat. karya inovatif. dan lain-lain. 5. Ukuran kertas A4 80gram. seperti karya tulis ilmiah. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan Bab 1 : Latar Belakang  Uraikan motovasi yang mendasari keinginan untuk mengikuti seleksi guru berpretasi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 3. Kerangka Isi Makalah Evaluasi Diri Judul : Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. dimana.  Tuliskan visi misi hidup dan kehidupan Anda sebagai guru. Jenis huruf Times New Roman. Bab 3: Prestasi dalam berkeluarga dan bermasyarakat  Uraikan kehidupan keluarga dan sosial yang Anda lakukan dan Anda anggap layak mendukung Anda sebagai guru berprestasi. 4. Bab 4: Harapan dan Rencana Kegiatan Masa Datang  Uraikan harapan dan rencana kegiatan Anda dalam upaya meningkat mutu pendidikan. Penutup Lampiran-Lampiran Catatan: Penulisan makalah mengikuti ketentuan: 1. Garis tepi: 3-3-3-2. Uraikan dengan jelas gunakan tabel-tabel bila dperlukan. Jumlah halaman 20-30 halaman. buku. 2.  Jabarkan prestasi dalam pengembangan profesi. 3.5cm.5.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 4 PORTOFOLIO GURU BERPRESTASI Disusun Oleh: (NAMA GURU) (NAMA SEKOLAH) (KABUPATEN/KOTA) (PROVINSI) 70 .

9. .... Alamat Sekolah : : : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) c..... 2.. 5....... Alamat e-mail : : : : : 10.. 6. Kecamatan d. Telp..... Provinsi f.. 2013 Mengetahui: Penyusun. Nama b.... 4... No. 3.. 71 . Beban Mengajar per Minggu : Jam/minggu *) Coret yang tidak perlu .. Nama (lengkap dengan gelar akademik) NUPTK NIP/NIK Pangkat/Golongan Jenis Kelamin Tempat.. Kabupaten/Kota e.. tgl lahir Pendidikan Terakhir Akta Mengajar Sekolah Tempat Tugas a.. Mata Pelajaran/Guru Kelas SD/MI*) : 11.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional PORTOFOLIO GURU BERPRESTASI TAHUN 2013 IDENTITAS PESERTA 1.. 8.. Sekolah g........... 7.

SKOR NO. D4 S1 Universitas Negeri Yogyakarta Universitas Negeri Malang FMIPA Pendidikan Matematika 1999 c.1) dan pada bukti fisik Guru Favorit Tahun 2006 diberi kode: 10. isilah tabel berikut ini. PENGHARGAA TINGKAT *) TAHUN PENGHARGAAN (diisi penilai) N 1) 2) Satyalencana Karya Satya 10 Tahun Guru Favorit Tahun 2007 Dst. Kualifikasi akademik Tuliskan riwayat pendidikan Bapak/Ibu pada Tabel di bawah ini.c Contoh 2: 10.2) 72 . Presiden RI Kepala Dinas Pendidikan Kab Kebumen Nasional Kabupaten 2009 2007 3) Bukti fisik Piagam Satyalencana Karya Satya 10 Tahun diberi kode: 10.a. b. TINGGI FAKULTA S JURUSAN/ PRODI TAHUN LULUS (diisi penilai) a. S3 Foto kopi ijazah S1 diberi kode: 1. Contoh 1: 1.a.b dan pada Ijazah S2 diberi kode: 1. JENJANG PERG. Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan a.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Contoh Pemberian Kode Dokumen Portofolio. Penghargaan Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan. S2 PPs Pendidikan Matematika 2006 d. PEMBERI SKOR JENIS NO.

D4. SKOR PENYELENGGARA (diisi penilai) NO... Dalam kasus tertentu seorang guru bertugas di daerah yang jauh (di luar provinsi) dari tempat asal perguruan tinggi. TINGGI FAKULTAS JURUSAN/ PRODI a. b. piagam. NAMA / JENIS DIKLAT Catatan: Lampirkan sertifikat. 73 . atau sejenisnya yang asli untuk bendel pertama dan foto kopi yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung untuk bendel kedua. 2. TAHU N LULUS SKOR (diisi penilai) NO. c. d.. Kualifikasi akademik Tuliskan riwayat pendidikan tinggi Bapak/Ibu pada tabel berikut. c. WAKTU PELAKSANAA TEMPAT N (. b.. Jika mempunyai S1. Lampirkan foto kopi ijazah yang tertulis pada tabel tersebut yang telah dilegalisasi oleh perguruan tinggi yang bersangkutan. Pendidikan dan Pelatihan Tuliskan pengalaman mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) Bapak/Ibu dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPONEN PORTOFOLIO 1. Untuk foto kopi ijazah luar negeri harus disertai foto kopi surat keterangan akreditasi yang dilegalisasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Catatan: D4 S1 S2 S3 1. d. jam) a. S2 atau S3 lebih dari satu agar dituliskan semua 2. JENJANG PERG. Dst. foto copy ijazah dapat dilegalisasi oleh kepala sekolah dan kepala dinas kabupaten/kota..

b...) a. Kumulatif lama memberikan layanan: ..... LAMA MEMBERIKAN PELAYANAN NO............. (diisi penilai) 74 ... (diisi penilai) Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling Tuliskan pengalaman memberikan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Bapak/Ibu pada tabel berikut.......d..) NO.... tahun ........... s.... c. Catatan: Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 3.... s..... c....... tahun .. BIDANG STUDI/ GURU KELAS LAMA MENGAJAR (mulai tahun .d. Dst. d. d. Kumulatif lama mengajar: ................... Dst........ Pengalaman Mengajar Tuliskan pengalaman mengajar Bapak/Ibu pada tabel berikut. tahun. skor: ... NAMA SEKOLAH a........ b... NAMA SEKOLAH BIMBINGAN DAN KONSELING (mulai tahun . tahun. Catatan: Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung..... skor: ..

.. Catatan: Lampirkan bukti lima PPBK yang tertulis dalam tabel yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 4.. NO JENIS PROGRAM BIDANG SEMESTE TAHUN PELAYANAN R SKOR (diisi penilai) . Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling a. Perencanaan dan Pelaksanaan Pembelajaran a......... Perencanaan Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling Tuliskan lima jenis PPBK (Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling) terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan bidang pelayanan yang berbeda. 1) 2) 3) 4) 5) Pendidikan/Belajar Karier Pribadi Sosial Akhlak Mulia/Budipekerti Rata-rata skor .. 75 .. SKOR NO MATA PELAJARAN MATERI/KOMPETEN SEMESTE TAHU SI R N (diisi penilai) 1) 2) 3) 4) 5) Rata-rata skor Catatan: Lampirkan bukti lima RPP/RP/SP hasil karya sendiri yang tertulis dalam tabel yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung... Perencanaan Pembelajaran Tuliskan lima jenis RPP/RP/SP/RPI terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan materi yang berbeda......

pelayanan langsung. Lampirkan hasil penilaian kepala sekolah dan/atau pengawas tentang kinerja pelaksanaan pembelajaran Bapak/Ibu sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup. internasional). laboran semesteran/tahunan. Pelaksanaan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Bukti fisik yang dilampirkan berupa rekaman/dokumen pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling yang diketahui oleh koordinator bimbingan dan konseling dan atasan. daftar konseli (siswa). kabupaten/kota. Lampirkan hasil penilaian dari atasan sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup. Komponen yang dinilai meliputi: agenda kerja guru bimbingan dan konseling. Rambu-rambu format laporan pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling sebagaimana yang berlaku di wilayah/sekolah tempat bekerja. Lomba dan karya akademik Tuliskan prestasi Bapak/Ibu mengikuti lomba dan karya akademik (jika ada) yang meliputi: nama lomba/karya akademik. provinsi. laporan bulanan. 6. nasional. Prestasi Akademik a. NAMA LOMBA/ NO KEJUARAAN 1) 2) 3) 76 WAKTU PELAKSANA AN TINGKA T PENYELENGGAR A SKOR (diisi penilai) . Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling b. Penilaian Kinerja Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian kinerja oleh atasan dan pengawas dengan menggunalan Format Penilaian (format lampir 3). dan penyelenggara dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. pelayanan tidak langsung) dan laporan hasil evaluasi program bimbingan dan konseling. data kebutuhan dan permasalahan konseli. tingkat (kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional b. waktu pelaksanaan. aktivitas pelayanan bimbingan dan konseling (pemahaman. Pelaksanaan Pembelajaran Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian oleh kepala sekolah dan/atau pengawas dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas (instrumen lampiran 2). 5.

Catatan: Lampirkan foto kopi SK/Surat Tugas dari Pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. dan guru pemandu agar dilengkapi dengan foto kopi sertifikat/piagam TOT sesuai bidang tersebut. nasional. b. Catatan: *)Termasuk sertifikat asesor uji kompetensi keahlian/keterampilan **)Dituliskan internasional. c. guru inti. Sertifikat Keahlian/Keterampilan Tuliskan sertifikat keahlian/keterampilan yang Bapak/Ibu peroleh baik dari lembaga/institusi dalam maupun luar negeri) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. NAMA SERTIFIKAT KEAHLIAN*) WAKTU PEROLEHA N TINGKAT* *) LEMBAGA YG MENGELUARK AN SKOR (diisi penilai) NO 1) 2) 3) 4) Dst. Tutor yang dimaksud adalah tutor Kejar Paket A. atau regional Lampirkan foto kopi sertifikat yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. 77 . Catatan: Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam/surat keterangan kegiatan yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. dan C. Untuk instruktur.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 4) 5) Dst. B. Pembimbingan teman sejawat Tuliskan pengalaman Bapak/Ibu menjadi Instruktur/Guru inti/Tutor/Pemandu/ Pamong PPL (jika pernah) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. MATA INSTRUKTUR/GURU SKOR PELAJARAN/ NO INTI/TUTOR/PEMANDU TEMPAT (diisi penilai) / PAMONG PPL BIDANG STUDI 1) 2) 3) 4) Dst.

isilah tabel berikut. provinsi. NAMA KEJUARAAN TINGKAT TEMPAT DAN WAKTU SKOR (diisi penilai) a) b) c) d) Catatan: Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam kejuaraan siswa yang dibimbing dan SK/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. NO. nasional. 2) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa (tidak mencapai juara) dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. kabupaten/kota. NO. NAMA KEGIATAN TEMPAT SKOR LAMA (WAKTU PEMBIMBINGAN) (diisi penilai) a) b) c) d) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. isilah tabel berikut. Dst.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional d. maupun internasional dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. Pembimbingan siswa 1) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa sampai mendapatkan penghargaan baik tingkat kecamatan. Dst 78 .

Penelitian Apabila Bapak/Ibu pernah melakukan penelitian tindakan kelas atau penelitian yang mendukung peningkatan pembelajaran dan atau profesional guru dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. b. NO.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 7. modul. Reviewer buku dan/atau penulis soal EBTANAS/UN 79 . dan disertasi serta tugas akhir lainnya tidak dinilai. JUDUL TAHUN STATUS SKOR SUMBER (KETUA/ANGGOTA DANA (diisi penilai) ) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan naskah asli/foto kopi laporan hasil penelitian secara utuh yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. artikel (jurnal/ majalah/koran). modul. tuliskan judul buku dan keterangan lainnya pada tabel berikut. atau diktat dicetak lokal. Karya Pengembangan Profesi a. Dst. Lampirkan naskah asli/foto kopi buku. NO. Skripsi. tuliskan judul penelitian dan keterangan lainnya pada tabel berikut. 1) 2) 3) 4) Dst. dan buku dicetak lokal dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. tesis. JUDUL JENIS *) PENERBIT TAHUN TERBIT SKOR (diisi penilai) Catatan: *)Jenis pada tabel di atas diisi buku. Karya Tulis Apabila Bapak/Ibu mempunyai karya tulis yang berupa buku. artikkel. artikel (jurnal/majalah/koran). atu modul secara utuh yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. c.

1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. Media dan Alat Pembelajaran Apabila Bapak/Ibu pernah membuat media atau alat pembelajaran dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. Dst. Dst. isilah tabel berikut. JENIS MEDIA/ALAT TAHUN SUMBER DANA STATUS SKOR (KETUA/ANGGOTA (diisi penilai) ) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan surat keterangan dari atasan langsung disertai bukti fisik yang relevan. NO. misalnya: media yang dibuat atau foto hasil karya yang disertai manual dan/atau deskripsi yang dilegalisasi oleh atasan langsung. 80 . SKOR NO. tuliskan jenis media/alat dan keterangan lainnya pada tabel berikut. NAMA KEGIATAN TAHUN (diisi penilai) soal d.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi reviewer buku dan/atau penulis EBTANAS/UN/UASDA dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir.

81 . kriya. 8. misalnya: hasil karya atau foto hasil karya yang disertai manual dan/atau deskripsi yang dilegalisasi oleh atasan langsung. dan karya seni lainnya) Apabila Bapak/Ibu pernah membuat karya teknologi (teknologi tepat guna) dan karya seni (patung. a. suara. c.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional e. Apabila menjadi nara sumber/pemakalah lampirkan juga makalahnya. d. tuliskan nama dan tahun karya tersebut dalam tabel berikut. sastra. Keikutsertaan dalam forum ilmiah Jika Bapak/Ibu pernah mengikuti forum ilmiah dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir tuliskan judul dan keterangan lainnya pada tabel berikut. atau peserta sesuai sertifikat Lampirkan sertifikat. tari dan karya seni lainnya) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. tari. lukis. lukis. atau sejenisnya yang asli untuk bendel pertama dan foto kopinya yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung untuk bendel kedua. Dst. b. Karya teknologi (teknologi tepat guna) dan karya seni (patung. TINGKAT NO. sastra. NAMA KARYA TAHUN DESKRIPSI SINGKAT TENTANG KARYA YANG DIHASILKAN SKOR (diisi penilai) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan surat keterangan dari atasan langsung disertai bukti fisik yang relevan. musik. suara. kriya. piagam. musik. NO. Dst JENIS KEGIATAN TAHUN PERAN *) (Inter/Nas/Lokal) (diisi penilai) SKOR Catatan: *) Kolom peran diisi pemakalah.

Pengalaman Organisasi Apabila Bapak/Ibu memiliki pengalaman menjadi pengurus suatu organisasi kependidikan atau organisasi sosial dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. Pengalaman Mendapat Tugas Tambahan Apabila Bapak/Ibu pernah mendapat tugas tambahan antara lain sebagai kepala/wakil kepala sekolah/kepala bengkel/kepala lab/wali kelas/pembina kegiatan ekstra kurikuler dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. Dst. Pengalaman menjadi pengurus organisasi di bidang kependidikan dan sosial a. b. atau internasional Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. tuliskan nama organisasinya dan keterangan lainnya pada tabel berikut. kabupaten/kota. NO. nasional.S/D TH ---NAMA SEKOLAH SKOR (diisi penilai) 82 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 9. 1) 2) 3) 4) Catatan: NAMA ORGANISASI TAHU N JABATA N SKOR TINGKAT *) (diisi penilai) Dst *) Kolom tingkat diisi: kecamatan. 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/bukti yang relevan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. NO. isilah tabel berikut. JABATAN TH ---.

s/d TH . JENIS PENGHARGAAN PEMBERI PENGHARGA AN TINGKAT *) SKOR TAHUN (diisi penilai) 1) 2) 3) Dst. saya bersedia menerima sanksi dan dampak hukum sesuai peraturan perundangundangan yang berlaku.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 10.. atau internasional Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam/surat keterangan yang tertulis pada tabel di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. JENIS DAERAH KHUSUS LAMA BERTUGAS (MULAI TH . Penugasan Di Daerah Khusus Apabila Babak/Ibu pernah ditugaskan sebagai guru di daerah terpencil/tertinggal/ bencana/konflik/perbatasan).. LOKASI 1) 2) 3) Dst. Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan a.. NO. dan jika di kemudian hari ternyata pernyataan dan dokumen saya tidak benar..) khusus (daerah SKOR (diisi penilai) NO. isilah tabel berikut.. 2013 Peserta Pemilihan Guru Berprestasi . b.. (…………………………) Materai Rp 6. Catatan: *)Kolom tingkat diisi: kecamatan. ……………….. Penghargaan Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir.. Dengan ini saya menyatakan bahwa pernyataan dan dokumen di dalam portofolio ini benarbenar hasil karya saya sendiri.. kabupaten/kota. Catatan: Lampirkan foto kopi SK penugasan yang telah dilegalisasi oleh atasan.000 83 . nasional. …………. isilah tabel berikut..

menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan Diajukan oleh Nama NIP/NUPTK Nama Sekolah Kabupaten/Kota Provinsi : : : : : Keterangan:  sampul warna biru untuk guru SD/MI PNS  sampul warna merah untuk guru SMP/MTs PNS  sampul warna hijau untuk guru SD/MI dan SMP/MTs bukan PNS 84 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 5 Contoh Sampul Makalah Judul Makalah Menjadi guru adalah sebuah pengabdian.

metode. Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu.4 3. intelektual.3 27. kultural. dan intelektual.2 2.1 INDIKATOR Menjelaskan karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek fisik. 3.2 3.2 1. 2. dan latar belakang sosial-budaya. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik. Mengidentifikasi bekal-ajar awal peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. moral. sosial.5 . dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu. spiritual. Menjelaskan berbagai teori belajar dan prinsipprinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 6 Kisi-kisi penilaian kompetensi guru (sebagai pedoman penilaian di dalam wawancara) KOMPETENSI dan SUBKOMPETENSI NO SUBKOMPETENSI 1. 85 3.4 26. Menerapkan berbagai pendekatan. Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu.1 2. emosional. Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik. Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran. 1. strategi. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik. sosialemosional.3 Menentukan tujuan pembelajaran yang diampu.1 3. 1). spiritual. moral. Kompetensi Pedagogik 25. Menerapkan pendekatan pembelajaran tematis khususnya dikelas-kelas awal SD/MI (khusus SD/MI) Menjelaskan prinsip-prinsip pengembangan kurikulum. Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu.3 1.

2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik. Menjelaskan prinsip-prinsip perancangan pembelajaran yang mendidik. di laboratorium.1 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mendorong peserta didik mencapai prestasi secara optimal. maupun lapangan. Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran yang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. Menggunakan berbagai strategi berkomunikasi yang efektif. tulisan. dan/atau bentuk lain.1 6. 4. baik untuk kegiatan di dalam kelas. dan santun dengan peserta didik. termasuk kreativitasnya. 4.6 28. dan santun.1 INDIKATOR Mengembangkan indikator dan instrumen penilaian. 5.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 3.2 4. Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran. empatik. Berkomunikasi secara efektif. 7.4 4.1 86 . secara lisan. laboratorium. empatik. 31. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik. dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan.5 4. 30. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu.6 29. 6. 4.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki. Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh. Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas.

Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk menentukan ketuntasan belajar 32. Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.5 8. dan seterusnya. dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan dan contoh.4 8.4 34.1 . Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran.2 8.1 8.2 INDIKATOR Berkomunikasi secara efektif. Menentukan aspek-aspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu. Menerapkan prinsip-prinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu. dan (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik.3 9.3 8. Menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan. (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian.2 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan. 10. Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Mengkomunikasikan hasil penilaian dan evaluasi kepada pemangku kepentingan. Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen. empatik. 87 9.1 9. Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 7. Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. 9. Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.7 33. Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar. (c) respons peserta didik terhadap ajakan guru. 8.6 8.

Berperilaku yang dapat diteladan oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya. arif.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 10. dan kebudayaan nasional Indonesia yang beragam. 10.2 36. 13. 11.3 Bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri. 88 . berakhlak mulia.2 INDIKATOR Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. 14. Memahami kode etik profesi guru.1 15. Bekerja mandiri secara profesional.3 37. dan gender. Menunjukkan etos kerja. daerah asal. Menerapkan kode etik profesi guru.3 2).1 12. Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur.2 14.2 15.2 38. dan berwibawa. dewasa.1 Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia. 13. 11. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. adat-istiadat.1 Menghargai peserta didik tanpa membedakan keyakinan yang dianut. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. Bersikap sesuai dengan norma agama yang dianut. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap dan stabil. suku.3 39. Bertindak sesuai dengan norma agama. hukum dan sosial yang berlaku dalam masyarakat. dan rasa percaya diri. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap.2 12. Berperilaku sesuai dengan kode etik profesi guru. stabil. 15. Kompetensi Kepribadian 35. dan berwibawa. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru. tanggung jawab yang tinggi. Menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi 14.1 Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa. arif. dan manusiawi. dan kebudayaan nasional Indonesia. hukum. rasa bangga menjadi guru. sosial. 12. Berperilaku jujur. tegas.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 16. 17.2 Berkomunikasi dengan orang tua peserta didik dan masyarakat secara santun.1 18. Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi pembelajaran kepada komunitas profesi sendiri secara lisan dan tulisan maupun bentuk lain. tenaga kependidikan. Kompetensi Sosial 40. dan status sosial-ekonomi. profesi ilmiah. dan status sosial ekonomi. Mengikutsertakan orang tua peserta didik dan masyarakat dalam program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik. jenis kelamin. 19. suku.2 89 .2 Tidak bersikap diskriminatif terhadap peserta didik. agama. 41. 16. orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama. latar belakang keluarga. Berkomunikasi dengan teman sejawat. dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik. bertindak objektif.1 17. orang tua. kondisi fisik. dan santun dengan sesama pendidik.2 Melaksanakan berbagai program dalam lingkungan kerja untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan. teman sejawat. empatik. Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain. Berkomunikasi secara efektif. Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya. Bersikap inklusif. 18. teman sejawat dan lingkungan sekitar dalam melaksanakan pembelajaran. empatik. latar belakang keluarga. serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin.1 19.1 INDIKATOR Bersikap inklusif dan objektif terhadap peserta didik. 43. 17. 3). Beradaptasi dengan lingkungan tempat bekerja dalam rangka meningkatkan efektivitas sebagai pendidik. ras. Berkomunikasi dengan teman sejawat dan komunitas ilmiah lainnya secara santun. dan masyarakat.3 42. empatik dan efektif. dan komunitas ilmiah lainnya melalui berbagai media dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran.

1 Memahami kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu. Mengolah materi pelajaran yang diampu secara kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. Menguasai materi.1 Memahami standar kompetensi mata pelajaran yang diampu.2 47.2 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri. Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. 22.2 21. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan. 21.1 Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan. 22. 21.2 23. Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber. Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. Memahami tujuan pembelajaran yang diampu. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam berkomunikasi.3 23. Kompetensi Profesional 44. 90 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI INDIKATOR 4). Melakukan refleksi terhadap kinerja sendiri secara terus menerus. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan diri. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu. 24. konsep.4 48. 24. Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif.1 23. Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu.3 46. 23. 45. struktur.

...... .... ..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 7 Berita Acara Hasil Penilaian Guru Berprestasi *Tingkat Sekolah/Kecamatan/Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan) Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Tempat dan Tanggal Lahir : Jabatan : Menyatakan bahwa Saudara/i : Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan Tempat dan Tanggal Lahir : Guru mata pelajaran : Sekolah : Alamat sekolah : Provinsi : : telah terpilih sebagai pemenang terbaik pemilihan guru berprestasi di kelompok *SD/MI/SMP/MTs pada tingkat *sekolah/Kecamatan/Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan) dan akan kami ajukan ke tingkat selanjutnya yaitu ke tingkat Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan).......... Sekretaris Tanda tangan 91 ... Ketua Tanda tangan 2..... 2013 1.....

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 8. 2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Sekolah Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi disesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing 92 ...... menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan..... Untuk keperluan tersebut guru yang bersangkutan bersedia mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut..... Bersama ini kami lampirkan makalah yang berjudul : Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. Dengan hormat.. Yang bertanda tangan di bawah ini Nama : NIP : Pangkat dan Golongan : Jabatan : mengajukan Saudara Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan Guru Bidang Studi : : : untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013... Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota...... (diisi sesuai hasil karya yang akan diajukan).. ..... ...

. (di isi sesuai hasil karya yang akan diajukan)........... Bersama ini juga dilampirkan porto folio dari guru yang bersangkutan. Bersama ini kami lampirkan makalah dengan tema: Menjadi guru adalah sebuah pengabdian.....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 9. Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat Dinas Pendidikan Provinsi... Dengan hormat. Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi di sesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing 93 .... ... Untuk keperluan di atas bersedia untuk mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut..... 2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan..... Yang bertanda tangan di bawah ini Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Jabatan : akan mengajukan nama-nama guru berprestasi di tingkat kabupaten/kota (sesuai daftar terlampir) untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. ..

2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan Prov.... ..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 10. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan....... Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat Dirjen Dikmen Dengan hormat.. Untuk keperluan diatas bersedia untuk mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut.. 94 ... Yang bertandatangan di bawah ini Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Jabatan : akan mengajukan nama-nama guru berpresstasi di tingkat provinsi (sesuai daftar terlampir) untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013... ... Bersama ini juga dilampirkan porto folio dari guru yang bersangkutan... (di isi sesuai hasil karya yang akan diajukan). Bersama ini kami lampirkan makalah dengan tema: Menjadi guru adalah sebuah pengabdian.. Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi di sesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing...

PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN GURU BERPRESTASI TAHUN 2013 OLEH KEPALA SEKOLAH 95 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LAMPIRAN 11.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional INSTRUMEN PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN oleh Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) 96 .

Kecamatan d. Tempat. Jenis Kelamin 6. Sekolah Tempat Tugas a. Pendidikan Terakhir 8. Telp. NIP/NIK 3. Nama b. No.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional IDENTITAS PESERTA 1. Beban Mengajar per Minggu : : : : : : : Jam/minggu *Coret yang tidak perlu 97 . Sekolah g. tgl lahir 7. Alamat e-mail 10. Guru Kelas/Mata Pelajaran *) 11. Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2. Akta Mengajar 9. Provinsi f. NUPTK 4. Pangkat/Golongan 5. Alamat Sekolah : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : : c. Kabupaten/Kota e.

Pendekatan/strategi pembelajaran Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kompetensi (tujuan) yang akan dicapai dan karakaterstik siswa 1 2 3 4 98 . PRAPEMBELAJARAN Mempersiapkan siswa untuk belajar Melakukan kegiatan apersepsi 1 2 3 4 1 2 3 4 II A. sesuai dengan hierarki belajar dan karakteristik siswa Mengaitkan materi dengan realitas kehidupan 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 6.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LEMBAR PENILAIAN Petunjuk Berilah skor pada butir-butir pelaksanaan pembelajaran dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1. 4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut. 3. 3. 4. 7. 5. 1 = tidak baik 2 = kurang baik 3 = baik 4 = sangat baik PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI SKOR I 1. 2. B. KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN Penguasaan materi pelajaran Menunjukkan penguasaan materi pembelajaran Mengaitkan materi dengan pengetahuan lain yang relevan Menyampaikan materi dengan jelas. 2.

1 2 3 4 C. 13. 16. 10.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO 8. 14. Pemanfaatan sumber belajar /media pembelajaran Menggunakan media secara efektif dan efisien Menghasilkan pesan yang menarik Melibatkan siswa dalam pemanfaatan media 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 D. 15. Penilaian proses dan hasil belajar Memantau kemajuan belajar selama proses Melakukan penilaian akhir sesuai dengan kompetensi (tujuan) 1 2 3 4 1 2 3 4 F. baik. Penggunaan bahasa Menggunakan bahasa lisan dan tulis secara jelas. 17. dan benar Menyampaikan pesan dengan gaya yang sesuai 1 2 3 4 1 2 3 4 99 . 18. Pembelajaran yang memicu dan memelihara keterlibatan siswa Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran Menunjukkan sikap terbuka terhadap respons siswa Menumbuhkan keceriaan dan antusisme siswa dalam belajar 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 E. 19. 22. INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI Melaksanakan pembelajaran secara runtut Menguasai kelas Melaksanakan pembelajaran yang bersifat kontekstual Melaksanakan pembelajaran yang memungkinkan tumbuhnya kebiasaan positif Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan SKOR 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 12. 21. 11. 9. 20.

........... atau tugas sebagai bagian remidi/pengayaan Total Skor (jumlahkan seasuai dengan angka yang dilingkari... dan apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar............ PENUTUP Melakukan refleksi atau membuat rangkuman dengan melibatkan siswa Melaksanakan tindak lanjut dengan memberikan arahan........... 1 2 3 4 Dengan ini saya menyatakan bahwa penilaian yang saya lakukan sesuai dengan kondisi guru berprestasi yang sebenarnya....... Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) (....... .... skor tertinggi 96 1 2 3 4 INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI SKOR 24.... ..... saya bersedia mempertanggungjawabkannya.........) NIP/NIK 100 ...... atau kegiatan... Skor terrendah 24...Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO III 23...

Kemampuan bekerjasama 11. 1 2 3 4 4. 1 2 3 4 6. misal: menjadi teladan bagi sejawat dan peserta didik dalam tutur kata. 1 2 3 4 5. dll. dll. berpakaian. misal mendapat kritik tidak marah dan akomodatif terhadap saran orang lain) Kemampuan berkomunikasi (dapat menyampaikan ide-idenya dengan bahasa yang baik dan dapat dipahami oleh sasaran. misal: ijin tidak masuk atau tidak mengajar dengan alasan yang sebenarnya) Kedisiplinan (kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. 1 2 3 4 10. misal: dalam keseharian dapat berkomunikasi secara baik dengan sejawat) Skor 1 2 3 4 2. untuk lomba olimpiade. misal mulai dan mengakhiri kegiatan pembelajaran sesuai dengan jadwal) Keteladanan (menjadi contoh atau rujukan dalam sikap dan perilaku bagi orang lain. Keberhasilan melakukan pembimbingan siswa. bersemangat melaksanakan dan mentaati kaidah-kaidah dalam tugas) Inovasi dan kreativitas (kemampuan dan kemauan untuk mengadakan pembaharuan melalui olah pikirnya. orang Kristiani rajin ke gereja. misal yang memiliki etos kerja tinggi. misalnya. misal: orang muslim rajin menjalankan sholat. dan kegiatan ekstrakurikuler lainnya 1 2 3 4 1 2 3 4 101 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional PENILAIAN KERJA GURU PENGAMATAN SEHARI-HARI No . 1 2 3 4 9. 1 2 3 4 8.) Tanggung jawab (sanggup menyelesaikan tugas sesuai dengan ketentuan. misal: melaksanakan pembelajaran dengan baik dan sesuai jadwal) Kejujuran (menyampaikan sesuatu apa adanya. 1 2 3 4 3. menulis buku. misal selalu berusaha menggunakan alam sekitar dan bahan-bahan yang ada di sekitarnya dalam proses pembelajaran di kelas. 1. 1 2 3 4 7. Aspek yang dinilai Ketaatan dalam menjalankan ajaran agama (rajin menjalankan ajaran agama yang dianut.) Etos kerja (komitmen dan semangat dalam melaksanakan tugas. dan sebagainya) Kemampuan menerima kritik dan saran (perilaku dalam merespon kritik dan saran dari orang lain. membuat karya seni. membuat alat peraga pembelajaran.

.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional No . saya bersedia mempertanggungjawabkannya.............. Aspek yang dinilai Skor Total (jumlahkan angka yang dilingkari).) NIP/NIK 102 .... Skor terendah 11.................... ..... Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) (...............X 100% SKOR TERTINGGI Skor ...... ...... Dengan ini saya menyatakan bahwa penilaian yang saya lakukan sesuai dengan kondisi guru berprestasi yang sebenarnya........... dan apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar........ skor tertinggi 44  SKOR SKOR =----------------------......

INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA oleh Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) 103 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 13.

Telp. Sekolah Tempat Tugas a. Beban Mengajar per Minggu : : : : : : : Jam/minggu *coret yang tidak perlu 104 . Pangkat/Golongan 5. Jenis Kelamin 6.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional IDENTITAS PESERTA 1. NUPTK 4. Pendidikan Terakhir 8. Kecamatan d. Sekolah g. Nama b. Provinsi f. tgl lahir 7. No. Akta Mengajar 9. NIP/NIK 3. Alamat Sekolah : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : : c. Alamat e-mail 10. Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2. Tempat. Kabupaten/Kota e. Mata Pelajaran/Guru Kelas SD/MI/SDLB*) 11.

.... . struktur..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LEMBAR PENILAIAN Petunjuk Berilah penilaian kompetensi kepribadian dan sosial guru.. tanggung jawab yang tinggi. Mengembangkan keprofesionalan melalui tindakan yang reflektif Jumlah (Hasil penilaian kinerja guru) 105 . REKAP HASIL PENILAIAN KINERJA GURU KELAS/MATA PELAJARAN Periode penilaian . Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik 3... peserta D.. ……………………. 4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut. konsep dan pola pikir keilmuan yang 13. Bersikap inklusif.......... . . . serta tidak diskriminatif 12 Komunikasi dengan sesama guru. . Kepribadian 8. . Bertindak sesuai dengan norma agama.. . 3. . . NO KOMPETENSI NILAI*) A. dan masyarakat Penguasaan materi. orang tua. Sosial 11. sosial dan kebudayaan Nasional 9. Komunikasi dengan peserta didik 7.. 2... mendukung mata pelajaran yang diampu 14. Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan 10.. Kegiatan pembelajaran yang mendidik 5. . ……………………………….. ... .. sampai . rasa bangga menjadi guru C.. Pengembangan potensi peserta didik 6... Profesional didik. Menguasai karakteristik peserta didik 2. Etos kerja. bertindak obyektif.. Pedagogik 1.. Pengembangan kurikulum 4. . hukum. dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1. tenaga kependidikan. Penilaian dan evaluasi B....

diolok‐ olok. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Seluruhnya terpenuhi 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 *) Nilai diisi berdasarkan laporan dan evaluasi PK guru. 5. sehingga peserta didik tersebut tidak termarginalkan (tersisihkan. Guru membantu mengembangkan potensi dan mengatasi kekurangan peserta didik. dsb. ………………………………………………………… . Total skor untuk kompetensi 1 Skor maksimum kompetensi 1= jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 1 (0%<X≤25%=1. Guru dapat mengidentifikasi karakteristik belajar setiap peserta didik di kelasnya. Kepala Sekolah 106 . Guru memperhatikan peserta didik dengan kelemahan fisik tertentu agar dapat mengikuti aktivitas pembelajaran. 3. Guru mencoba mengetahui penyebab penyimpangan perilaku peserta didik untuk mencegah agar perilaku tersebut tidak merugikan peserta didik lainnya.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 1 Mengenal karakteristik peserta didik Skor Indikator 1. Nilai minimum per kompetensi = 1 dan nilai maksimum 4. Guru dapat mengatur kelas untuk memberikan kesempatan belajar yang sama pada semua peserta didik dengan kelainan fisik dan kemampuan belajar yang berbeda. 4. Guru memastikan bahwa semua peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran.25%<X≤50%=2.). 50% < X≤ 75% = 3. minder. 6. 2.

... .... .. . ..... .... . ... ..... .... . . .. .... . ... ..... .... . ... ..... ....... . . .... .. ............ .. . . ... . . . ........ ...... ... ... .. .. . . .. ......Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 2 : Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik Nama Guru : .... .... . ...... .... . .... . .......... ... . .. . . . . .. .. .. .. . .. .... . ... (9) Nama Penilai : ........ .. .. .. (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 107 ........ ..... ..... . .... . .. .. ..... . ... ..

5.... .. Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 2 (0%<X≤25%=1..... Guru memperhatikan respon peserta didik yang belum/kurang memahami materi pembelajaran yang diajarkan dan menggunakannya untuk Total skor untuk kompetensi 2 memperbaiki Skor maksimum kompetensi 2 = jumlah indikator × 2 rancangan pembelajaran berikutnya..25%<X≤50%=2.. Guru selalu memastikan tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran tertentu dan menyesuaikan aktivitas pembelajaran berikutnya 3....... . terkait keberhasilan pembelajaran. ........ . .. . . 50% < X≤ 75% = 3..... . kegiatan/aktivitas yang dilakukannya... dengan memperhatikan tujuan pembelajaran maupun proses belajar peserta 6. ... .. Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik Skor Indikator Tidak ada bukti Terpenuhi Seluruhnya (Tidak terpenuhi sebagian terpenuhi ) 0 1 2 1. .. .. ..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 2 Kompetensi 3 : Pengembangan kurikulum Nama Guru : ... .. ... .. .. Guru merencanakan kegiatan pembelajaran yang saling terkait satu sama lain.... 2.. baik yang sesuai maupun yang berbeda dengan rencana. ... . didik.. . .... 4... .. Guru menggunakan berbagai teknik untuk memotiviasi kemauan belajar peserta didik... ... (9) 0 1 2 0 0 0 1 1 1 2 2 2 0 1 2 108 ... .... . . . .. .. 75% < X≤ 100% = 4) . . .. Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menguasai materi pembelajaran sesuai usia dan kemampuan belajarnya melalui pengaturan proses pembelajaran dan aktivitas yang bervariasi. ........... . . . berdasarkan Guru dapat menjelaskan alasan pelaksanaan tingkat pemahaman tersebut. . ... .... .. .

. ... .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Nama Penilai : ......... . .. . .. . . . ... . ... .... ...... . ...... ... . .. . (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru: (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 109 ..... ..... . . ............ ..... . ..... ..... .. .... ....... . ... .. . .. . . ... ...

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 3 Pengembangan kurikulum Skor Indikator 1. Guru memilih materi pembelajaran yang: a) sesuai dengan tujuan pembelajaran. kurikulum. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti Terpenuhi Terpenuhi (Tidak sebagian Seluruhnya terpenuhi) 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 110 . 4.25%<X≤50%=2. Guru dapat menyusun silabus yang sesuai dengan 2. c) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik. dengan memperhatikan tujuan pembelajaran. 50% < X≤ 75% = 3. kompetensi Guru mengikuti urutan materi pembelajaran dasar yang ditetapkan. dan d) dapat dilaksanakan di kelas e) sesuai dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik. Total skor untuk kompetensi 3 Skor maksimum kompetensi 3 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/8) × 100% Nilai untuk kompetensi 3 (0%<X≤25%=1. Guru merancang rencana pembelajaran yang sesuai dengan silabus untuk membahas materi ajar tertentu agar peserta didik dapat mencapai 3. b) tepat dan mutakhir.

... . .. . .. ...... .... .. .. ..... ....... . .. .... .... ..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 4 : Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Nama Guru : . .. .. (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru Tindak lanjut yang diperlukan: (19) (20) (21) (22) 111 .... ... ... . ...... ...... ... ... .. ..... ... .. .. . .. . . .. .... . .. . ... ........ ..... . . .. .. .. ...... . . .......... . . ... . . . ..... .. ..... ..... . . . . ..... .... ... . .. .... .... . . ......... ... ... ..... (9) Nama Penilai : ..... .. .......... .... ..

Guru mengelola kelas dengan efektif tanpa mendominasi atau sibuk dengan kegiatannya sendiri agar semua waktu peserta dapat termanfaatkan secara produktif. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran yang bertujuan untuk membantu proses belajar peserta didik. bukan untuk menguji sehingga membuat peserta didik merasa tertekan. 8. Guru mengkomunikasikan informasi baru (misalnya materi tambahan) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik. 7. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran sesuai dengan rancangan yang telah disusun secara lengkap dan pelaksanaan aktivitas tersebut mengindikasikan bahwa guru mengerti tentang tujuannya. Guru mampu menyesuaikan aktivitas pembelajaran yang dirancang dengan kondisi kelas. 4. 5. Guru melakukan aktivitas pembelajaran secara bervariasi dengan waktu yang cukup untuk kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar dan mempertahankan perhatian peserta didik. 2. sebelum memberikan penjelasan tentang jawaban yang benar.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 4 Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Skor Indikator Tidak ada Terpenuhi Terpenuhi bukti sebagian seluruhnya (Tidak terpenuhi) 0 1 2 1. Guru menyikapi kesalahan yang dilakukan peserta didik sebagai tahapan proses pembelajaran. Misalnya: dengan mengetahui terlebih dahulu peserta didik lain yang setuju atau tidak setuju dengan jawaban tersebut. bukan semata‐mata kesalahan yang harus dikoreksi. 6. 0 1 2 0 1 2 0 1 2 2 0 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 112 . Guru melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai isi kurikulum dan mengkaitkannya dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik. 3.

75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 0 1 2 0 1 2 113 . Sebagai contoh: guru menambah informasi baru setelah mengevaluasi pemahaman peserta didik terhadap materi sebelumnya. 25% < X≤ 50% = 2. 50% < X≤ 75% = 3. Total skor untuk kompetensi 4 Skor maksimum kompetensi 4 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/22) × 100% Nilai untuk kompetensi 4 (0% < X≤ 25% = 1.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 9. 10. dan/atau audio‐visual (termasuk TIK) untuk meningkatkan motivasi belajarpeserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran. 11. mempraktekkan dan berinteraksi dengan peserta didik lain. Guru mengatur pelaksanaan aktivitas pembelajaran secara sistematis untuk membantu proses belajar peserta didik. Guru memberikan banyak kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya. Guru menggunakan alat bantu mengajar.

tentang bakat. Guru memberikan kesempatan belajar kepada peserta didik sesuai dengan cara belajarnya masing‐masing. 6. 7. Guru secara aktif membantu peserta didik dalam proses pembelajaran dengan memberikan 5.25%<X≤50%=2. 75% < X≤ 100% = 4) Skor Tidak ada Terpenuh Terpenuhi bukti i seluruhnya (Tidak sebagian terpenuhi) 0 1 2 0 0 1 1 2 2 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 114 . didik. Guru menganalisis hasil belajar berdasarkan segala bentuk penilaian terhadap setiap peserta didik untuk mengetahui tingkat kemajuan masing‐masing. Guru memusatkan perhatian pada interaksi dengan peserta didik dan mendorongnya untuk memahami dan menggunakan informasi yang disampaikan. 2. potensi. 50% < X≤ 75% = 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 5 Memahami dan mengembangkan potensi Indikator 1. 3. dan kesulitan belajar masing‐masing peserta didik. Total skor untuk kompetensi 5 Skor maksimum kompetensi 5 = jumlah indikator ×2 Persentase = (total skor/14) × 100% Nilai untuk kompetensi 5 (0%<X≤25%=1. Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran untuk memunculkan daya kreativitas dan kemampuan berfikir kritis peserta 4. Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk belajar sesuai dengan kecakapan dan pola belajar masing‐masing. minat. perhatian Guru dapat mengidentifikasi dengan benar kepada setiap individu.

.... . . ........ ... .. ... ..... ...Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 6 : Komunikasi dengan peserta didik Nama Guru : . .. ....... .. ..... .. . .. .. ..... . . .. . .. ... . .. . ... ..... .. ..... . . .... . . .. ..... .. ... . ....... .. ....... . . ...... ..... . .. ... ........ ... .. (9) Nama Penilai : ..... ... .... .. ........ ... . ... ........ .... .. . . . . .. ... ......... .. . ...... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 115 ... ..... . . .. . ..... .....

Guru memberikan perhatian terhadap pertanyaan peserta didik dan meresponnya secara lengkap dan relevan untuk menghilangkan kebingungan pada peserta didik. 6. sesuai tujuan pembelajaran dan isi kurikulum. termasuk memberikan pertanyaan terbuka yang menuntut peserta didik untuk menjawab dengan ide dan pengetahuan mereka. 5. dan mutakhir. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi Seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 116 . 4. Guru menggunakan pertanyaan untuk mengetahui pemahaman dan menjaga partisipasi peserta didik.25%<X≤50%=2. Guru mendengarkan dan memberikan perhatian terhadap semua jawaban peserta didik baik yang benar maupun yang dianggap salah untuk mengukur tingkat pemahaman peserta didik. Guru menyajikan kegiatan pembelajaran yang dapat menumbuhkan kerja sama yang baik antar pesertadidik. kecuali jika diperlukan untuk membantu atau mengklarifikasi pertanyaan/tanggapan tersebut. tanpa mempermalukannya. benar.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 6 Penilaian untuk Kompetensi 6: Komunikasi dengan peserta didik Skor Indikator 1. 2. 3. Guru menanggapinya pertanyaan peserta didik secara tepat. Guru memberikan perhatian dan mendengarkan semua pertanyaan dan tanggapan peserta didik. 50% < X≤ 75% = 3. tanpa menginterupsi. Total skor untuk kompetensi 6 Skor maksimum kompetensi 6 = jumlah indikator ×2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 6 (0%<X≤25%=1.

. ... ... ........ .. .... . ... . .. . .......... .... . (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan gur (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 117 .. .... ... .. .... .. ......... .. .. .... . ... .... ... . (9) Nama Penilai : .... .. . ... . . .... ......Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 7 : Penilaian dan evaluasi Nama Guru : .. ...... ....... . . .... . .. . ... .. ... . ....... .. ... .. .... ..... .. ..... ... .............. .. .. . .. . . . .... ......... .... . . .. ..... . ..... . . . .... ... . .. . .

75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 118 . 2. jurnal pembelajaran. rancangan pembelajaran. Total skor untuk kompetensi 7 Skor maksimum kompetensi 7 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 10) × 100% Nilai untuk kompetensi 7 (0%<X≤25%=1. 0 1 2 5. Guru memanfatkan hasil penilaian sebagai bahan penyusunan rancangan pembelajaran yang akan dilakukan selanjutnya. dan mengumumkan hasil serta implikasinya kepada peserta didik.25%<X≤50%=2. Guru melaksanakan penilaian dengan berbagai teknik dan jenis penilaian. materi tambahan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 7 Penilaian dan evaluasi Skor Indikator Tidak ada Terpenuhi Terpenuhi bukti (Tidak terpenuhi) sebagian Seluruhnya 1. 50% < X≤ 75% = 3. dan sebagainya. Guru memanfaatkan masukan dari peserta didik dan merefleksikannya untuk meningkatkan pembelajaran selanjutnya. tentang tingkat pemahaman terhadap materi pembelajaran yang telah dan akan dipelajari. dan dapat membuktikannya melalui catatan. 0 1 2 (26) 4. selain penilaian formal yang dilaksanakan sekolah. Guru menganalisis hasil penilaian untuk mengidentifikasi topik/kompetensi dasar yang sulit sehingga diketahui kekuatan dan kelemahan masing‐masing peserta didik untuk keperluan remedial dan pengayaan. 0 1 2 0 1 2 3. Guru menyusun alat penilaian yang sesuai dengan tujuan pembelajaran untuk mencapai kompetensi tertentu seperti yang tertulis dalam RPP.

hukum... . ..... . ........ .. . ... ....... .... .. .. .. .. ..... .. . .. ..... .. .. .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 8 : Bertindak sesuai dengan norma agama.. . ... ... ........... ...... .... .. .... ... . ..... ... . .... .. ... .... ...... ...... . . ..... ... sosial dan kebudayaan nasional Indonesia Nama Guru : . (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan (23) (24) 119 ... ........ .... . .. .... ...... . .. .... .. ..... . . .... . . .. . . . ....... .... (9) Nama Penilai : . .. .... ...... .. . .. .. .. .. .. . ... ..... . ..

sosial dan kebudayaan nasional Indonesia Skor Indikator Terpen Tidak ada uhi tukti(Tida Terpenuhi Seluruh terpenuhi) sebagian nya Guru menghargai dan mempromosikan prinsip‐prinsip Pancasila sebagai dasar ideologi dan etika bagi semua warga Indonesia. 50% < X≤ 75% = 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 8 Bertindak sesuai dengan norma agama. Total skor untuk kompetensi 8 Skor maksimum kompetensi 8 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/10) × 100% Nilai untuk kompetensi 8 (0%<X≤25%=1. suku. hukum. agama). 0 1 2 2 0 1 0 0 0 1 1 1 2 2 2 120 . agama. 2. Guru saling menghormati dan menghargai teman sejawat sesuai dengan kondisi dan keberadaan masing‐ masing. Guru memiliki rasa persatuan dan kesatuan sebagai bangsa Indonesia. Guru mengembangkan kerjasama dan membina kebersamaan dengan teman sejawat tanpa memperhatikan perbedaan yang ada (misalnya: suku. 5. 75% < X≤ 100% = 4) 1. 4. dan gender). Guru mempunyai pandangan yang luas tentang keberagaman bangsa Indonesia (misalnya: budaya. 3.25%<X≤50%=2.

... . .... ... . . ... ........ ... ...... . . ... ......... . .. . . . ..... .... ..... ....... ....... . ..... . .. . .. .. ... .. .. ......... .. ... .. (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Pemantauan Tanggal (24) Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (23) 121 ... .. .. . . (9) Nama Penilai : ... .... .. . ........ .. . ... .. .. .... .. ..... . .. ... .. ....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 9 : Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan Nama Guru : ... .. .. .... .. ........ . ..... . .... ..... ... ... .... . .. ......... .. ... . . . .....

sehingga semua peserta didik selalu memperhatikan guru dan berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Guru berperilaku baik untuk mencitrakan nama baik sekolah. berpenampilan. Guru bertingkah laku sopan dalam berbicara. orang tua. 4. 50% < X≤ 75% = 3. dan teman sejawat. Guru mampu mengelola pembelajaran yang membuktikan bahwa guru dihormati oleh peserta didik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 9 kOM Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan k Indikator 1.25%<X≤50%=2. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Skor Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 0 1 2 2 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 122 . 2. Guru mau membagi pengalamannya dengan teman sejawat. 3. 5. termasuk mengundang mereka untuk mengobservasi cara mengajarnya dan memberikan masukan. Guru bersikap dewasa dalam menerima masukan dari peserta didik dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berpartisipasi dalam proses pembelajaran. dan berbuat terhadap semua peserta didik. Total skor untuk kompetensi 9 Skor maksimum kompetensi 9 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 10) × 100% Nilai untuk kompetensi 9 (0%<X≤25%=1.

... ... ........ ..... .. ... .. dan rasa bangga menjadi guru Nama Guru : ... . .. ..... ... .... . . ...... .. ... . ... .. ... .. . .. .. .. .. .. ... ..... . .. . .... tanggung jawab yang tinggi. .. .. ... . ...... ....................Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 10: Etos kerja. . ... . .. .. . .... ... .. . . ... .... .. .... .... .. (10) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan (23) (24) 123 ..... ... .... . ... . .... . ... ... (9) Nama Penilai : . ........ ..... . ... . .... ..... ... .... ...... .. .. .. .. .. ..

75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) 0 Terpenuhi sebagian 1 Terpenuhi seluruhnya 2 0 1 2 0 1 2 2 0 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 124 . Total skor untuk kompetensi 10 Skor maksimum kompetensi 10 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 16) × 100% Nilai untuk kompetensi 10 (0%<X≤25%=1. 2. 7. Guru merasa bangga dengan profesinya sebagai guru. Jika guru harus meninggalkan kelas. dan meminta guru piket atau guru lain untuk mengawasi kelas. 5. tanggung jawab yang tinggi. Guru memberikan kontribusi terhadap pengembangan sekolah dan mempunyai prestasi yang berdampak positif terhadap nama baik sekolah. termasuk proses pembelajaran di kelas.25%<X≤50%=2. Guru mengawali dan mengakhiri pembelajaran dengan tepat waktu. 4.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinera Guru Kompetensi 10 Etos kerja. Guru menyelesaikan semua tugas administratif dan non‐pembelajaran dengan tepat waktu sesuai standar yang ditetapkan. dan rasa bangga menjadi guru Skor Indikator 1. guru mengaktifkan siswa dengan melakukan hal‐hal produktif terkait dengan mata pelajaran. Guru meminta ijin dan memberitahu lebih awal. 8. Guru memanfaatkan waktu luang selain mengajar untuk kegiatan yang produktif terkait dengan tugasnya. 6. Guru memenuhi jam mengajar dan dapat melakukan semua kegiatan lain di luar jam mengajar berdasarkan ijin dan persetujuan pengelola sekolah. 3. 50% < X≤ 75% = 3. dengan memberikan alasan dan bukti yang sah jika tidak menghadiri kegiatan yang telah direncanakan.

50% < X≤ 75% = 3. Guru memperlakukan semua peserta didik secara adil.25%<X≤50%=2. memberikan perhatian dan bantuan sesuai kebutuhan 2.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 11 Bersikap inklusif. Guru sering berinteraksi dengan peserta didik dan tidak membatasi perhatiannya hanya pada kelompok tertentu (misalnya: peserta didik yang pandai. Total skor untuk kompetensi 11 Skor maksimum kompetensi 11= jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 11 (0%<X≤25%=1. masing Guru menjaga hubungan baik dan peduli dengan ‐masing. tanpa memperdulikan faktor teman sejawat (bersifat inklusif). berasal dari daerah yang sama dengan guru). 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 125 . positif terhadap semua diskusi formal dan informal terkait dengan pekerjaannya. bertindak objektif. kaya. Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) 0 Skor Terpenuh Seluruhnya i Terpenuhi sebagian 2 1 0 1 2 (23) (24) 3. serta tidak diskriminatif Indikator 1. serta berkontribusi personal.

.. .. 50% < X≤ 75% = 3. . tenaga pendidikan.. . 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Seluruhnya terpenuhi 2 0 1 0 1 2 0 1 2 (27) (28) (29) (30) 6 126 .....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 12: Komunikasi dengan sesama guru... .. . .... ... ... . . . .. ..... . . ....... .. .... . dan potensi peserta didik kepada orang tuanya... . Total skor untuk kompetensi 12 Skor maksimum kompetensi 12 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 12 (0%<X≤25%=1.... (10) Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (23) (24) Kompetensi 12: Komunikasi dengan sesama guru... ...... .. ...25%<X≤50%=2.. . . .. Guru menyampaikan informasi tentang kemajuan.. orang tua peserta didik.... dan masyarakat Nama Guru : . .. . . .. ...... 3... ............. .. .. .. . ... dan masyarakat Skor Indikator 1.. .. Guru ikut berperan aktif dalam kegiatan di luar pembelajaran yang diselenggarakan oleh sekolah dan masyarakat dan dapat memberikan bukti keikutsertaannya. ........ .... teman sejawat... ....... ... ... dan dapat menunjukkan buktinya. . ... . . ... . . .. orang tua peserta didik. . . . ... serta berperan dalam kegiatan sosial di masyarakat.. . . ... ....... .. . .... . baik dalam pertemuan formal maupun tidak formal antara guru dan orang tua...... .. ..... . ......... . .. tenaga pendidikan. .. .. berkomunikasi dengan masyarakat sekitar.. .. .. . .. ... . . 2........ .. . kesulitan. Guru memperhatikan sekolah sebagai bagian dari masyarakat... (9) Nama Penilai : .... ...

mutakhir. 3. 2.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Penilaian untuk Kompetensi 13: Penguasaan materi struktur konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu Skor Tidak Terpenuh Indikator Terpenuhi bukti ada sebagian i seluruhnya (Tidak terpenuhi 1. Guru menyusun materi. dan memperkirakan alokasi waktu yang diperlukan. melakukan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Total skor untuk kompetensi 13 Skor maksimum kompetensi 13 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 13 (0%<X≤25%=1. untuk mengidentifikasi materi 0 1 2 pembelajaran yang dianggap sulit. dan yang membantu peserta didik untuk memahami konsep materi pembelajaran. perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang berisi informasi 0 1 2 yang tepat. 75% < X≤ 100% = 4) 127 . 50% < X≤ 75% = 3. Guru menyertakan informasi yang tepat dan 0 1 2 mutakhir di dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran.25%<X≤50%=2. Guru melakukan pemetaan standar kompetensi ) dan kompetensi dasar untuk mata pelajaran yang diampunya.

dan aktif dalam melaksanakan PKB. penilaian pembelajaran dan tindak lanjutnya. 5. catatan masukan dari kolega atau hasil penilaian proses pembelajaran sebagai bukti yang menggambarkan kinerjanya. 50% < X≤ 75% = 3. Guru melakukan evaluasi diri secara spesifik. mengembangkan karya inovasi. dan didukung dengan contoh pengalaman diri sendiri. 3. Guru memiliki jurnal pembelajaran. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 0 1 1 2 2 128 . Guru dapat memanfaatkan TIK dalam berkomunikasi dan pelaksanaan PKB.25%<X≤50%=2. Guru dapat mengaplikasikan pengalaman PKB dalam perencanaan. Guru memanfaatkan bukti gambaran kinerjanya untuk mengembangkan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran selanjutnya dalam program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). 2. 6. Total skor untuk kompetensi 14 Skor maksimum kompetensi 14 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 12) × 100% Nilai untuk kompetensi 14 (0%<X≤25%=1. pelaksanaan. 4. konferensi). lengkap. mengikuti kegiatan ilmiah (misalnya seminar. Guru melakukan penelitian.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 14 : Mengembangkan keprofesian melalui tindakan reflektif Skor Indikator 1.

Penutup Lampiran-lampiran :  Fotocopy sertifikat/surat keterangan  Surat penugasan  Dan lain-lain. 129 . Bagian Pendahuluan  Latar Belakang mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan  Keterangan waktu pelaksanaan.  Tindak lanjut yang akan atau telah dilaksanakan berkaitan dengan pengembangan diri berdasarkan hasil dari pengembangan keprofesian berkelanjutan. C. lama penyelenggaraan pengembangan keprofesian berkelanjutan  Penyelenggaraan pengembangan keprofesian berkelanjutan B. penyelenggaraan kegiatan  Tujuan mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan.  Dampak terhadap pengalaman pengembangan keprofesian berkelanjutan terhadap diri sendiri dalam peningkatan mutu pengembangan keprofesian berkelanjutan dan riwayatnya.Lampiran 14. Sistematika Pelaporan Pengembangan Diri JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI A. Bagian Isi  Uraian rinci dari tujuan pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB)  Pernyataan isi materi yang disajikan dalam kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan serta uraian kesesuaian dengan peningkatan keprofesiannya.

130 . penelitian tindakan. observasi partisipatoris dan lain-lain. Latar Belakang dan Identifikasi Masalah B. Penyesuaian dapat dibuat menurut jenis-jenis penelitian misalnya : penelitian pengembangan. Tujuan BAB II LANDASAN TEORI/TINJAUAN PUSTAKA BAB III METODOLOGI PENELITIAN (BILA MELAKUKAN PENELITIAN) BAB IV PEMBAHASAN BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Lampiran-Lampiran Catatan : Sistematika tersebut merupakan alternatif yang dapat digunakan.Lampiran 15 Sistematika Penulisan Karya Tulis Ilmiah JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN A. Rumusan Masalah C.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->