Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

PEDOMAN PELAKSANAAN PEMILIHAN GURU BERPRESTASI PENDIDIKAN DASAR TINGKAT NASIONAL TAHUN 2013

DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN PENDIDIKAN DASAR DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2013

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

1

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

KATA PENGANTAR Pemilihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Pendidikan Dasar (Dikdas) Berprestasi tahun 2013 merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah yang diberikan kepada guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah atas prestasi dan dedikasi yang luar biasa di bidang pendidikan. Kegiatan ini diselenggarakan sejak tahun 2011 hingga sekarang dirasakan bermanfaat, karena selain menghargai prestasi yang luar biasa pendidik dan tenaga kependidikan juga untuk meningkatkan profesionalisme dalam melaksanakan tugasnya mewujudkan pendidikan yang bermutu. Untuk menentukan PTK Dikdas berprestasi dilakukan penilaian: portofolio, tes tertulis akademik, tes tertulis penguasaan kompetensi, dan wawancara. Pemilihan PTK Dikdas berprestasi ini dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel, sehingga guru yang terpilih benar-benar merupakan sosok guru yang profesional. Oleh karena itu untuk melakukan pelaksanaan penilaian disusun pedoman pelaksanaan penilaian pemilihan guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. Dalam rangka memberikan penghargaan terhadap prestasi dan dedikasi yang tinggi yang dicapai oleh guru dalam melaksanakan tugas profesionalnya, maka diselenggarakan pemilihan guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. Pedoman ini merupakan pegangan bagi panitia dan peserta pemilihan guru berprestasi tahun 2013 dari tingkat sekolah sampai tingkat nasional. Mudah-mudahan usaha mulia kita bersama ini senantiasa mendapat ridho dari Tuhan Yang Maha Esa. Jakarta, Maret 2013 Direktur Pembinaan PTK Pendidikan Dasar,

Sumarna Surapranata, Ph.D. NIP. 19590801 198503 1 002
ii

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ......................................................................................................... ii DAFTAR ISI ....................................................................................................................... iii BAB I PENDAHULUAN .................................................................................................... 1 A. B. C. D. E. A. B. C. Latar belakang ........................................................................................................... 1 Dasar Hukum ............................................................................................................. 2 Tujuan ........................................................................................................................ 2 Manfaat ...................................................................................................................... 3 Hasil yang Diharapkan .............................................................................................. 3 Pengertian .................................................................................................................. 4 Sifat ............................................................................................................................ 5 Peserta ........................................................................................................................ 5

BAB II PENGERTIAN, SIFAT, PESERTA, DAN PERSYARATAN PESERTA........ 4

D. Persyaratan Peserta ....................................................................................................... 6 BAB III ORGANISASI PENYELENGGARAAN, KEPANITIAAN, SERTA PEMBIAYAAN.................................................................................................................... 9 A. B. C. D. A. B. C. Organisasi Penyelenggaraan ...................................................................................... 9 Kepanitiaan .............................................................................................................. 10 Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Guru Berprestasi ........................................... 19 Pembiayaan .............................................................................................................. 19 Aspek Yang Dinilai ................................................................................................. 20 Penilaian .................................................................................................................. 22 Aspek Penilaian ....................................................................................................... 24

BAB IV PENILAIAN ..................................................................................................... 20

BAB V PENUTUP ............................................................................................................. 26 Lampiran-Lampiran

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

iii

pelaksanaannya dirasakan masih dapat dioptimalkan. dan kompetitif. Era globalisasi menuntut SDM yang bermutu tinggi dan siap berkompetisi. nasional. dan/atau bertugas di daerah khusus berhak memperoleh penghargaan”. produktif. khususnya pada aspek-aspek yang dinilai. mengarahkan. maka kedudukan dan peran guru semakin bermakna strategis dalam mempersiapkan SDM yang berkualitas dalam menghadapi era global. Pasal 36 ayat (1) mengamanatkan bahwa ”Guru yang berprestasi. membimbing. Selaras dengan kebijaksanaan pembangunan yang meletakkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas pembangunan nasional. berdedikasi luar biasa. tingkat provinsi. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. pendidikan dasar. yang diharapkan akan berpengaruh positif pada kinerja dan prestasi kerjanya pada era globali ini. Dengan ditetapkannya Undang-Undang dimaksud. organisasi profesi. baik pada tataran nasional. maupun internasional. tingkat kecamatan. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 1 . menilai. keluarga maupun masyarakat. regional. Pertama. Secara umum pelaksanaan pemilihan guru berprestasi telah berjalan dengan lancar sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB I PENDAHULUAN A. masyarakat. pemerintah daerah. tingkat kecamatan untuk SD/MI. dimana hal itu diberikan atas dasar jenis dan jenjang tertentu. mengajar. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. tingkat provinsi sampai pada tingkat nasional. tingkat kabupaten/kota. loyalitas dan profesionalisme guru. Pemilihan guru berprestasi dimaksudkan antara lain untuk mendorong motivasi. Latar belakang Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. Undang-Undang No. Pemerintah memberikan perhatian yang sungguh-sungguh untuk memberdayakan guru. terutama bagi mereka yang berprestasi. penghargaan dapat diberikan pada tingkat sekolah. dan pendidikan menengah. Namun demikian. sehingga perlu dilakukan penyempurnaan sistem penyelenggaraannya. penghargaan kepada guru berprestasi mengalami penguatan. tingkat kabupaten/kota. penghargaan dapat diberikan oleh pemerintah. dedikasi. mulai dari tingkat sekolah. Untuk melaksanakan tugasnya secara profesional. Prestasi kerja tersebut akan terlihat dari kualitas lulusan satuan pendidikan sebagai SDM yang berkualitas. melatih. dan/atau satuan pendidikan. seorang guru tidak hanya memiliki kemampuan teknis edukatif. Kedua. tetapi juga harus memiliki kepribadian yang dapat diandalkan sehingga menjadi sosok panutan bagi siswa. Penyelenggaraan pemilihan guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs) dilaksanakan secara bertingkat.

Tujuan 1. serta terlindungi. 2. 10. Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Undang-Undang No 20 tahun 2009 tentang Gelar. 8. 4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 1 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional. Meningkatkan kompetisi yang sehat melalui pemberian penghargaan di bidang pendidikan. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 2 . 5. Mengangkat guru sebagai profesi terhormat. dan Fungsi Kementerian Negara Serta Susunan Organisasi.1. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru.666302/2013 tanggal 05 Desember 2012. 6. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 2010 tentang perubahan Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan. mulia. 4. Meningkatkan motivasi dan profesionalisme guru dalam pelaksanaan tugas profesionalnya. 11. C. 3. 2. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Pendidikan. Membangun komitmen mutu guru dalam kerangka peningkatan mutu pembelajaran menuju standar nasional pendidikan. Daftar isian pelaksanaan Direktorat Pembinaan Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar Tahun Anggaran 2013 Nomor DIPA023.03. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No 16 tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. 3. Tugas. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 84/P Tahun 2009 tentang Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II. Tugas. Tanda Jasa. dan Gelar Kehormatan.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 B. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara. 9. Dasar Hukum 1. 7. dan bermartabat. 12.

provinsi. 4. Meningkatkan harkat. untuk mencapai tujuan pendidikan nasional yang berkualitas. Hasil yang Diharapkan 1. Terpilihnya guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs). Manfaat 1. Menumbuhkan kreatifitas dan inovasi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Memotivasi guru untuk meningkatkan kinerja. mulai dari tingkat sekolah.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 D. E. kecamatan. 5. 3. 2. 2. dan profesionalisme guru. kabupaten/kota. Menjalin interaksi antarpeserta untuk saling tukar pengalaman dalam mendidik siswa. Meningkatnya mutu guru jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs). martabat. citra. dedikasi. dan loyalitas untuk kepentingan masa depan bangsa dan negara. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 3 . dan nasional. Memupuk rasa persatuan dan kesatuan bangsa melalui jalur pendidikan. disiplin.

rasa. 3. membimbing. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. seni tari. murah dan sederhana. Kompetensi profesional tercermin dari tingkat penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. 6. pendidikan dasar. Kompetensi pedagogik tercermin dari tingkat pemahaman terhadap peserta didik. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. Kompetensi sosial tercermin dari kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. Karya/Prestasi: a. seni musik. dan pendidikan menengah. seni grafis. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. Kompetensi kepribadian tercermin dari kemampuan personal. 5. berupa kepribadian yang mantap. dan masyarakat sekitar. dan berakhlak mulia. evaluasi hasil belajar. dan berwibawa. seni karawitan. mengajar. dan karsa. Pengertian Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. Inovasi dalam pembelajaran atau bimbingan adalah serangkaian kegiatan pengembangan dan perbaikan pembelajaran yang mencakup antara lain penggunaan metode/cara/media/sumber yang inovatif dan melebihi standar Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 4 . 1. arif. 4. c. dewasa. sesama pendidik. Karya sastra adalah suatu bentuk dan hasil pekerjaan seni kreatif yang objeknya adalah manusia dan kehidupannya dengan menggunakan bahasa sebagai mediumnya. dan profesional yang melampaui standar nasional. b. dan seni kriya. orangtua/wali peserta didik. antara lain berupa hasil seni lukis. seni teater. sosial. 2. kepribadian. mengarahkan. melatih. d. stabil. menilai. Karya seni adalah suatu proses kreatif dalam bidang kesenian yang dilandasi oleh pengamatan dan penghayatan dengan melibatkan cita. serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya. Teknologi tepat guna adalah teknologi yang menggunakan sumber daya yang ada untuk memecahkan masalah yang dihadapi/ada secara berdaya guna dan berhasil guna atau untuk pelaksanaan tugas sehari-hari menjadi lebih mudah. seni pedalangan. seni patung. tenaga kependidikan. DAN PERSYARATAN PESERTA A.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB II PENGERTIAN. PESERTA. SIFAT. Guru berprestasi adalah guru yang memiliki kinerja dan kompetensi pedagogik. seni keramik. menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran.

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 kompetensi yang dipersyaratkan dalam proses pembelajaran atau bimbingan menjadi efektif dan efisien. Pengembangan keprofesian berkelanjutan adalah pengembangan kompetensi guru yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan secara bertahap dan berkelanjutan. Objektif mengacu kepada proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan. dan akuntabel. Masing-masing guru yang memenuhi persyaratan berhak mengikuti program ini. e. Guru sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah. Sifat 1. a. 7. untuk meningkatkan profesionalitasnya. Pemilihan guru berprestasi dilaksanakan secara objektif. Transparan mengacu kepada proses yang memberikan peluang kepada semua pemangku kepentingan untuk memperoleh akses informasi tentang penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan. sebagai suatu sistem yang meliputi masukan. proses. Peserta 1. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 5 . maupun tingkat nasional dilaksanakan secara impartial. baik di tingkat sekolah. Portofolio adalah sekumpulan informasi pribadi yang merupakan catatan dan dokumentasi atas pencapaian prestasi seseorang dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya. transparan. 2. tidak diskriminatif. c. f. yang selanjutnya disebut kelompok guru tingkat satuan pendidikan SD/MI. Akuntabel merupakan proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan yang dapat dipertanggungjawabkan kepada semua pemangku kepentingan pendidikan. C. baik secara akademik maupun administratif. b. B. g. Pemilihan guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi bersifat kompetitif. bukan berdasarkan pemerataan. dan memenuhi standar penilaian yang ditetapkan. dan hasil penilaian. kecamatan. Penulisan buku/essay di bidang pendidikan adalah suatu karangan ilmiah di bidang pendidikan berdasarkan buah pemikiran/ulasan dari penulis. Prestasi olahraga adalah capaian atas keahlian atau keterampilan di bidang olahraga yang memberikan kebanggaan nasional atau memperlihatkan kemampuan untuk meningkatkan penghayatan dan prestasi olahraga dan memperlihatkan kemampuan untuk membangun salah satu sistem olahraga atau menciptakan model dan strategi pembelajaran atau pelatihan suatu cabang olahraga yang dapat meningkatkan prestasi anak didik/atlet. kabupaten/kota. provinsi.

dan buku pedoman guru. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. buku pengayaan. Guru unggul/mumpuni dilihat dari kompetensi pedagogik. Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif dalam pengembangan keprofesian berkelanjutan. dan profesional. evaluasi hasil belajar. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. Subkompetensi masing-masing kompetensi disajikan pada bagian penilaian. D. berupa kepribadian yang mantap. 3) Kompetensi sosial tercermin dari kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 6 . b. arif. Guru sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah. orangtua/wali peserta didik. menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat. 3) penulisan buku teks pelajaran. 4) penciptaan karya seni. stabil. 1) Kompetensi pedagogik tercermin dari tingkat pemahaman terhadap peserta didik. kepribadian. 1. Persyaratan Peserta Persyaratan peserta Pemilihan Guru Berprestasi mulai dari tingkat sekolah sampai dengan tingkat nasional. Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif melalui bimbingan langsung kepada peserta didik hingga mencapai prestasi di bidang intrakurikuler dan/atau ekstrakurikuler. antara lain melalui: 1) pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya. 2) Kompetensi kepribadian tercermin dari kemampuan personal. Persyaratan Akademik a. d. dan masyarakat sekitar. dan berwibawa. c. terdiri dari persyaratan akademik dan persyaratan administratif. 6) publikasi ilmiah atas hasil penelitian atau gagasan inovatif. Memiliki kualifikasi akademik minimal sarjana (S1) atau diploma empat (DIV). dewasa. 5) pembuatan/modifikasi alat pelajaran (peraga). 7) karya atau prestasi di bidang olahraga. tenaga kependidikan. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. dan berakhlak mulia. pendidik. yang selanjutnya disebut kelompok guru tingkat satuan pendidikan SMP/MTs. sosial. 4) Kompetensi profesional tercermin dari tingkat penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. dan 8) pengembangan diri melalui diklat fungsional/kegiatan kelompok kerja. 2) penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 2.

Melampirkan bukti prestasi yang dicapai dalam bentuk laporan tertulis (evaluasi diri) yang disyahkan oleh kepala sekolah dan dilampirkan rekomendasi dari dewan guru atau komite sekolah bahwa guru yang bersangkutan adalah guru berprestasi melebihi guru lain. Persyaratan Administratif a. 2) Guru SD/MI yang meraih peringkat I di tingkat kecamatan. Melaksanakan beban mengajar sekurang-kurangnya 24 jam tatap muka per minggu yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah. e. yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat kabupaten/kota. Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi Peringkat I. bagi: 1) Guru SD/MI yang meraih peringkat I di sekolah yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan. f. h. j. Melampirkan bukti partisipasi dalam kemasyarakatan berupa surat keterangan atau bukti fisik berupa rekomendasi dari penanggung jawab organisasi kemasyarakatan yang disyahkan oleh kepala sekolah. Aktif melaksanakan proses pembelajaran/bimbingan dan konseling yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah. II.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 2. Mempunyai masa kerja sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun sebagai guru secara terus-menerus sampai saat diajukan sebagai calon peserta. b. 4) Guru SD/MI dan SMP/MTs yang meraih peringkat I di tingkat provinsi yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat nasional. Belum pernah dikenai hukuman disiplin atau tidak dalam proses pemeriksaan pelanggaran disiplin yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah yang diketahui oleh Kepala UPTD untuk SD. Melampirkan portofolio (format terlampir). Melampirkan penilaian pelaksanaan pembelajaran dan kinerja guru yang dilakukan oleh kepala sekolah dan pengawas sekolah (format terlampir dalam dokumen portofolio). dan III tingkat nasional tidak diperkenankan mengikuti program ini. sedangkan guru SMP/MTs yang meraih peringkat I tingkat sekolah akan mengikuti pemilihan guru berprestasi ditingkat kabupaten/kota. Kepala Dinas Pendidikan kabupaten/kota untuk SMP. d. c. 3) Guru SD/MI dan SMP/MTs yang meraih peringkat I di tingkat kabupaten/kota yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi. g. 7 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 . i. Guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) atau bukan PNS serta tidak sedang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam proses pengangkatan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam transisi alih tugas ke unit kerja lainnya. dan Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota untuk MI dan MTs. yang dibuktikan dengan SK CPNS atau SK Pengangkatan dari yayasan/pengelola bagi guru bukan PNS.

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 8 .Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 k. II. provinsi dan nasional dapat mengikuti program ini setelah 5 tahun. Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi Peringkat I. dan III tingkat kabupaten/kota.

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

BAB III ORGANISASI PENYELENGGARAAN, KEPANITIAAN, SERTA PEMBIAYAAN A. Organisasi Penyelenggaraan Mekanisme penyelenggaraan program pemilihan guru berprestasi dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, dan tingkat nasional. Penjelasan mekanisme penyelenggaraan disajikan`pada bagan berikut. 1) Mekanisme Penyelenggaraan Guru Berprestasi Tingkat SD/MI
Waktu
SK Penetapan

Tingkat
Pemilihan Gupres Tingkat Nasional

Panitia
 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

15-22 Agustus 2013

Mendikbud

Peringkat I, II, & III SD/MI

Minggu II Juni 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Provinsi

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Gubernur

Peringkat I SD/MI

Minggu II Mei 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kab/Kota

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Bupati/Walikota

Peringkat I SD/MI

Minggu IV April 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kecamatan

 

Seleksi Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen SD

Peringkat I, II & III Camat/Kacabdin/ UPTD Kec.

Peringkat I SD/MI

Awal April 2013 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Sekolah

 

Seleksi Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen

Peringkat I, II & III Kepala Sekolah

Peringkat I, SD/MI

Gambar 1: Mekanisme Penyelenggaraan

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

9

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

2) Mekanisme Penyelenggaraan Guru Berprestasi Tingkat SMP/MTs Peringkat I, II & III

Waktu

Tingkat

Panitia

SK Penetapan

15-22 Agustus 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Nasional

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Mendikbud

Peringkat I, II, & III SMP/MTs

Minggu II Juni 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Provinsi

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Gubernur

Peringkat I SMP/MTs

Minggu II Mei 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kab/Kota

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Bupati/ Walikota

Peringkat I SMP/MTs

Awal April 2013 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Sekolah

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen

Peringkat I, II & III Kepala Sekolah

Peringkat I SMP/MTs

Gambar 2: Mekanisme Penyelenggaraan

B. Kepanitiaan 1. Kepanitiaan di Tingkat Sekolah Kepanitiaan di tingkat sekolah terdiri dari: Ketua : Kepala Sekolah; Sekretaris : Unsur Komite Sekolah; Anggota : Komite Sekolah dan Guru Senior (terdiri dari lima orang anggota). Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK Kepala Sekolah. a. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi. 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat sekolah. 3) Mengusulkan kepada kepala sekolah untuk menetapkan guru berprestasi di tingkat sekolah. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I di tingkat sekolah sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat kecamatan untuk SD/MI dan tingkat kabupaten/kota untuk guru SMP/MTs, (beserta berita acara pelaksanaan seleksi).
Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

10

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

b. Prosedur Penilaian 1) Panitia menerima, mengagendakan dan memeriksa kelengkapan persyaratan guru yang akan mengikuti seleksi guru berprestasi dan mengatur waktu serta agenda pelaksanaan penilaian. 2) Panitia melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Penilaian Portofolio (1) Menilai dokumen portofolio 5 (lima) tahun terakhir yang terkait dengan kinerja guru, bio data, dan pengembangan keprofesionalan berkelanjutan/continuous professional development (PKB/CPD), dan lain-lain. (2) Nilai portofolio dengan bobot 40%.
b) Presentasi dan Wawancara

Setiap peserta wajib: (1) menyusun esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri dengan tema “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian, menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. (2) mempresentasikan dan melakukan tanya jawab secara pleno, dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit, dan waktu tanya jawab 20 menit. Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint.
c) Penilaian Portofolio

(1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri dengan tema “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian, menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno, dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit, dan waktu tanya jawab 20 menit. Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint. (3) Nilai portofolio dengan bobot 40%.
d) Presentasi dan Wawancara

(1) Selanjutnya dilakukan presentasi dan wawancara yang bertujuan menggali kinerja dan kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. (2) Wawancara dilakukan dalam waktu 20 menit untuk setiap peserta. Wawancara dimaksudkan untuk menilai kompetensi guru berdasarkan hasil observasi kinerja guru selama bertugas di sekolah yang bersangkutan.
Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

11

c. d. Prosedur Pengajuan 1) Panitia mengusulkan guru berprestasi peringkat I. dan profesional.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah rerata dari nilai seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 60%. dan III tingkat sekolah kepada kepala sekolah untuk ditetapkan dengan SK kepala sekolah. II. Peringkat nilai total dipakai dalam penentuan peringkat guru berprestasi tingkat sekolah. kepribadian. 3) Panitian pemilihan tingkat sekolah mengirimkan nama guru berprestasi peringkat I disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio kepada panitia pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan untuk guru SD/MI. sosial. II. (beserta berita acara pelaksanaan seleksi). Membuat berita acara pelaksanaan penilaian presentasi dan wawancara tentang kompetensi pedagogik. Nilai total adalah perjumlahan dari nilai presentasi dan nilai wawancara. Penghargaan Guru berprestasi Peringkat I. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat kecamatan. 2. 2) Guru berprestasi Peringkat I. atau Kepala UPTD dinas kecamatan. Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. Pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat sekolah dilaksanakan pada awal April 2013. dan ke panitia pemilihan tingkat kabupaten/kota untuk guru SMP/MTs. II. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 12 . Sekretaris : Ketua KKKS kecamatan. a. III tingkat sekolah ditetapkan dengan Surat Keputusan Kepala Sekolah. III tingkat sekolah diberi piagam penghargaan yang ditandatangani oleh kepala sekolah. Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK camat. unsur komite sekolah. Kepanitiaan di Tingkat Kecamatan (UPTD) Kepanitiaan di Tingkat Kecamatan terdiri dari: Ketua : Kepala UPTD dinas pendidikan kecamatan. Anggota : Unsur dari UPTD dinas pendidikan kecamatan.

Berdasarkan hasil penilaian dokumen dan presentasi dan wawancara ketua panitia tingkat kecamatan membuat : (a) berita acara pelaksanaan penilaian presentasi dan wawancara tentang kompetensi pedagogik. dan profesional. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I tingkat kecamatan sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat kabupaten/kota (beserta berita acara pelaksanaan seleksi). Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint. dan waktu tanya jawab 20 menit. mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat kecamatan.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 3) Mengusulkan kepada camat untuk menetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. b. II. dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. Prosedur Penilaian 1) Menerima. kepribadian. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah rerata dari nilai seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 60%. (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. kepribadian. (2) Wawancara dilakukan dalam waktu 20 menit untuk setiap peserta. dan profesional. Wawancara dimaksudkan untuk menilai kompetensi guru berdasarkan hasil observasi kinerja guru selama bertugas di sekolah yang bersangkutan. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. b) Presentasi dan Wawancara (1) Selanjutnya dilakukan presentasi dan wawancara yang bertujuan menggali kinerja dan kompetensi pedagogik. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. (3) Nilai portofolio dengan bobot 40%. sosial. Nilia total adalah penjumlahan dari nilai portofolio dan presentasi dan nilai wawancara. sosial. III SD/MI di tingkat kecamatan. 2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Penilaian Portofolio (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri yang berjudul “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. 13 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 . Nilai total digunakan untuk menentukan peringkat guru berprestasi tingkat kecamatan.

Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK bupati/wali kota atau kepala dinas pendidikan kabupaten/kota atas nama bupati/wali kota. mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat kabupaten/kota. dan III tingkat kecamatan diberi hadiah dan piagam penghargaan yang ditandatangani oleh camat. b. II. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 14 . dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag). Kepanitiaan di Tingkat Kabupaten/Kota Kepanitiaan di Tingkat Kabupaten/Kota terdiri dari: Ketua : Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. 2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional. Kegiatan dilaksanakan minggu IV April 2013 Piagam Penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat kabupaten/ kota. dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK). Anggota : Unsur dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. 3) Mengusulkan kepada Bupati/Walikota untuk ditetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. a. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I SD/MI dan SMP/MTs tingkat Kabupaten/kota sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat provinsi (beserta berita acara pelaksanaan seleksi). PGRI. Sekretaris : Ketua MKKPS Kabupaten/Kota. Unsur Dewan Pendidikan. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi. disiapkan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota. 3. II. Prosedur Penilaian 1) Menerima. III SD/MI dan SMP/MTs di tingkat kabupaten/kota.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (b) pelaksanaan penilaian Guru SD/MI berprestasi peringkat I. Materi tes tertulis.

II. dan III kepada bupati/wali kota dan mengirimkan juara I baik SD/MI maupun SMP/Mts ke panitia tingkat provinsi. Kepanitiaan di Tingkat Provinsi Kepanitiaan di Tingkat provinsi terdiri dari: Ketua Sekretariat Anggota : Kepala Dinas Pendidikan Provinsi : Ketua MKKS/MKKPS Provinsi : Unsur dari Dinas Pendidikan Provinsi. (2) Nilai portofolio berbobot 30%. nilai presentas. Nilai total adalah perjumlahan dari nilai tes tertulis. dan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 15 . (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35%. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %. c) Penilaian Portofolio (1) Penilaian berikutnya didasarkan atas penilaian dokumen portofolio. 3) Memberikan hadiah dan atau Piagam Penghargaan yang ditandatangani oleh bupati/wali kota. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit.i dan nilai portofolio peringkat nilai total dipakai dalam penentuan peringkat guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi tingkat kabupaten/kota. II. b) Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri yang berjudul “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. Penitia tingkat kabupaten/kota membuat: 1) berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi Peringkat I. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4. Dewan Pendidikan. 4. dan III tingkat kabupaten/kota. dan waktu tanya jawab 20 menit. 2) Melaporkan hasil penilaian guru berprestasi Peringkat I. Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint.

Ka. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I SD/MI dan SMP/MTs tingkat Provinsi sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat Nasional (beserta berita acara pelaksanaan seleksi) dengan alamat sebagai berikut. dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. (a) PTK SD/MI Direktur Pembinaan PTK Dikdas Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Up. II. Jalan Jenderal Sudirman. 3) Mengusulkan kepada gubernur untuk ditetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. Prosedur Penilaian 1) Menerima. III SD/MI dan SMP/MTs di tingkat Provinsi. b) Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan hasil karya ilmiahnya. mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat provinsi. Materi tes tertulis. disiapkan oleh dinas pendidikan provinsi.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK gubernur atau kepala dinas pendidikan provinsi atas nama gubernur. 18 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Senayan. Senayan. (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35%. Ka. 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat Provinsi. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat penilaian guru berprestasi. 2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 16 . a. SUBDIT PTK SMP/MTs Gedung C Lt. dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK). Jalan Jenderal Sudirman. Jakarta 10270 Telepon/Fax (021) 57851921. 57853741 (b) PTK SMP/MTs Direktur Pembinaan PTK Dikdas Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Up. Jakarta 10270 Telepon/Fax (021) 57851860 b. 18 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. SUBDIT PTK SD Gedung C Lt.

5) Mengusulkan guru berprestasi Peringkat I. serta nilai portofolio. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 17 . Kepanitiaan Tingkat Nasional a. II.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. 7) Perguruan Tinggi. 4) Menyeleksi peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. b. Panitia Provinsi membuat: 1) berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi Peringkat I. II. nilai presentasi dan wawawncara. (2) Nilai portofolio berbobot 30%. 3) Direktorat Jenderal PAUDNI. PPPPTK dan LPMP. 3) Memberikan hadiah dan atau Piagam Penghargaan yang ditandatangani oleh gubernur. 6) Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud. 2) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi. Asosiasi guru. Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %. dan III Tingkat Nasional kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. untuk penentuan peringkat guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi tingkat provinsi. 3) Mengkoordinasikan peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional untuk mengikuti acara kegiatan pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. Nilai total adalah perjumlahan dari nilai tes tertulis. 5) Badan Pengembangan SDMP dan PMP. dan III kepada gubernur dan mengirimkan juara I baik SD/MI maupun SMP/Mts ke panitia tingkat pusat. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat penilaian guru berprestasi tingkat nasional. II. 2) Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. dan III tingkat provinsi. Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint. 2) Melaporkan hasil penilaian guru berprestasi Peringkat I. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. c) Penilaian Portofolio (1) Penilaian berikutnya didasarkan atas penilaian dokumen portofolio. 4) Kementerian Agama. 5. dan waktu tanya jawab 20 menit. Unsur kepanitiaan tingkat nasional terdiri dari: 1) Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar.

b) c) d) Penghargaan Guru berprestasi peringkat I. dan wawancara. mengagendakan. dan III tingkat nasional. a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional. dan III kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. (2) Nilai portofolio berbobot 30%. dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK). II. serta nilai portofolio. nilai presentasi. dan [3] tes kepribadian (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35 %. Nilai total adalah penjumlahan dari nilai tes tertulis. 2) Panitia melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut. 2) menyampaikan laporan hasil penilaian guru berprestasi peringkat I. II. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 18 . dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat provinsi. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %. Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4. serta mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. dan waktu tanya jawab 20 menit. Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan hasil karya ilmiahnya (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. Penilaian Portofolio (1) Penilaian portofolio didasarkan atas penilaian dokumen portofolio. II dan III tingkat nasional diberi hadiah dan piagam penghargaan yang ditandatangani oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Tugas panitia tingkat nasional: 1) membuat berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi peringkat I.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 c. Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint. Prosedur Penilaian 1) Panitia menerima.

 Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada Kecamatan peringatan puncak Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. Pembiayaan Biaya pemilihan guru berprestasi dibebankan pada anggaran yang relevan pada sekolah. Kabupaten/kota Provinsi Nasional  Pemilihan guru berprestasi pada minggu kedua Juni 2013.  Pemilihan guru berprestasi pada 15-22 Agustus 2013.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 C.  Pemilihan guru berprestasi pada minggu kedua Mei 2013. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 19 . kecamatan. Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Guru Berprestasi Merujuk pada penjelasan di atas. D. kabupaten/kota. berikut disajikan rangkuman jadwal kegiatan pemilihan guru berprestasi untuk masing-masing tingkatan. provinsi dan nasional yang bersangkutan dan atau serta sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat.  Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada Sekolah peringatan puncak Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013.  Pemilihan guru berprestasi pada minggu keempat April 2013. TINGKAT KEGIATAN & WAKTU  Pemilihan guru berprestasi pada awal April 2013.

Aspek Yang Dinilai Aspek yang dinilai dalam pemillihan guru berprestasi SD/MI dan SMP/MTs yaitu kinerja guru yang mencakup: (1) kompetensi pedagogik. kompetensi yang ingin dicapai. sosial. termasuk memahami landasan pendidikan untuk kepentingan pembelajaran. dan (b) memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan berbagai potensi nonakademik. dan (c) mengidentifikasi bekalajar awal peserta didik. Kompetensi pedagogik terdiri dari subkompetensi sebagai berikut. Kinerja Guru (menggunakan format lampiran 2) a. kepribadian. (3) pembimbingan peserta didik. dan (4) pengembangan diri. (2) hasil karya kreatif atau inovatif. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. (b) memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip-prinsip kepribadian. (b) menerapkan teori belajar dan pembelajaran. 1) Subkompetensi memahami peserta didik secara mendalam memiliki indikator esensial: (a) memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip-prinsip perkembangan kognitif.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB IV PENILAIAN A. (c) menentukan strategi pembelajaran berdasarkan karakteristik peserta didik. dan materi ajar.(b) menganalisis hasil evaluasi proses dan hasil belajar untuk menentukan tingkat ketuntasan belajar (mastery learning). dan profesional. Kompetensi Pedagogik Kompetensi pedagogik meliputi pemahaman terhadap peserta didik. dan (b) melaksanakan pembelajaran yang kondusif. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial: (a) memahami landasan kependidikan. 5) Subkompetensi mengembangkan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensinya. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 20 . 3) Subkompetensi melaksanakan pembelajaran memiliki indikator esensial: (a) menata latar (setting) pembelajaran. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. 1. 4) Subkompetensi merancang dan melaksanakan evaluasi pembelajaran memiliki indikator esensial: (a) merancang dan melaksanakan evaluasi (assessment) proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan berbagai metode. memiliki indikator esensial: (a) memfasilitasi peserta didik untuk pengembangan berbagai potensi akademik. 2) Subkompetensi merancang pembelajaran. evaluasi hasil belajar. serta (d) menyusun rancangan pembelajaran berdasarkan strategi yang dipilih. dan (c) memanfaatkan hasil penilaian pembelajaran untuk perbaikan kualitas program pembelajaran secara umum.

Kompetensi kepribadian meliputi subkompetensi sebagai berikut. Kompetensi Sosial Kompetensi sosial merupakan kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. dewasa. orangtua/wali peserta didik. dan masyarakat serta menunjukkan keterbukaan dalam berpikir dan bertindak. 1) Subkompetensi kepribadian yang mantap dan stabil memiliki indikator esensial: (a) bertindak sesuai dengan norma hukum. menjadi teladan bagi peserta didik. sesama pendidik. dan (c) memiliki konsistensi dalam bertindak sesuai dengan norma. 1) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. (b) bertindak sesuai dengan norma sosial. 2) Subkompetensi kepribadian yang dewasa memiliki indikator esensial: menampilkan kemandirian dalam bertindak sebagai pendidik dan memiliki etos kerja sebagai guru. dan berakhlak mulia.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 b. Kompetensi sosial meliputi subkompetensi sebagai berikut. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 21 . stabil. arif. dan memiliki perilaku yang diteladani peserta didik. Kompetensi profesional meliputi subkompetisi sebagai berikut. tenaga kependidikan. 3) Subkompetensi kepribadian yang arif memiliki indikator esensial: menampilkan tindakan yang didasarkan pada kemanfaatan peserta didik. suka menolong). dan berwibawa. 5) Subkompetensi akhlak mulia dan dapat menjadi teladan memiliki indikator esensial: bertindak sesuai dengan norma religius (iman dan taqwa. 3) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan orang tua/wali peserta didik dan masyarakat sekitar. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. sekolah. Kompetensi Profesional Kompetensi profesional merupakan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. Kompetensi Kepribadian Kompetensi kepribadian merupakan kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap. ikhlas. 4) Subkompetensi kepribadian yang berwibawa memiliki indikator esensial: memiliki perilaku yang berpengaruh positif terhadap peserta didik dan memiliki perilaku yang disegani. d. bangga sebagai guru. jujur. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial berkomunikasi secara efektif dengan peserta didik. c. 2) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan sesama pendidik dan tenaga kependidikan. dan masyarakat sekitar. serta penguasaan terhadap stuktur dan metodologi keilmuannya.

d. unjuk kerja (performansi). d. b. (c) memahami hubungan konsep antarmata pelajaran terkait. penciptaan karya seni. Penilaian Penilaian guru berprestasi dilakukan: a. dan (d) menerapkan konsep-konsep keilmuan dalam kehidupan sehari-hari. pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. Pembimbingan Peserta Didik Bimbingan peserta didik meliputi kegiatan: a. atau e. konsep dan metode keilmuan yang menaungi atau koheren dengan materi ajar. pembelajaran/tes kepribadian. B. bidang olahraga. b. observasi. penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 1) Subkompetensi menguasai substansi keilmuan yang terkait dengan bidang studi memiliki indikator esensial: (a) memahami materi ajar yang ada dalam kurikulum sekolah. Intrakurikuler. tes tertulis. c. e. Hasil Karya Kreatif atau Inovatif Karya Kreatif atau Inovatif meliputi: a. Ekstrakurikuler. c. penulisan buku fiksi/nonfiksi di bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah. Kegiatan tersebut dilakukan melalui pendidikan dan latihan fungsional/dan atau melalui kegiatan kolektif guru. 2) Subkompetensi menguasai struktur dan metode keilmuan memiliki indikator esensial menguasai langkah-langkah penelitian dan kajian kritis untuk memperdalam pengetahuan/materi bidang studi. (b) memahami struktur. Pengembangan Diri Kegiatan pengembangan diri adalah kegiatan yang dilakukan guru untuk meningkatkan kompetensi dan keprofesiannya. 2. 4. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 22 . wawasan kependidikan. wawancara. portofolio. 3. b. meliputi substansi akademik.

UK = Unjuk kerja 3. kabupaten/kota. Sekolah Kecamatan Kabupaten/Ko ta Provinsi Nasional         Keterangan: 1. 4. Matrik Penilaian NO . provinsi dan nasional) mencakup semua aspek. TT = Tes tertulis 2. 3. PF = Portofolio (5 tahun terakhir) 5. WW= Wawancara 4. 23 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 . 5. namun cara atau alat penilaian yang digunakan dapat saja berbeda di tiap tingkat. OB = Observasi Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa di setiap tingkat pemilihan guru berprestasi (sekolah. ASPEK KOMPETENSI PEDAGOGIK T T U K  W W            P F                   KEPRIBADIA N T T W W O B         T T KARYA KREATIF/INOVAT IF O B  O B  U K      W W P F      HASIL PEMBIMBINGAN PENGEMBANGAN DIRI TINGKAT PROFESIONAL T T U K         W W      P F      SOSIAL W W O B  U K  W W P F  O B U K W W      P F      1. 2.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 Matrik penilaian untuk tiap tingkat dapat digambarkan sebagai berikut. kecamatan.

Aspek yang dinilai di tingkat provinsi meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan sekolah mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. 2. sosial. Penilaian karya tulis melalui dua tahap. Hasil karya yang diajukan di tingkat kecamatan harus disahkan kepala sekolah dan direkomendasikan oleh BP3/Komite sekolah. sosial. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. pengawas sekolah dan siswa. kepribadian. 4. Peserta tingkat provinsi ini adalah guru berprestasi peringkat I tingkat kabupaten/kota untuk semua kelompok SD/MI dan SMP/MTs. Bukti fisik kompetensi guru antara lain adalah karya tulis berisi tentang prestasi yang dicapai guru yang bersangkutan. dan bukti fisik/surat keterangan partisipasi dalam kemasyarakatan. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui unjuk kerja. observasi. wawancara. Guru yang diusulkan oleh sekolah adalah guru yang memenuhi persyaratan administrasi dan akademik. dan portofolio). 5. aspek-aspek yang dinilai pada tingkat nasional meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan sekolah mencakup: (a) penilaian Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 24 . (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. dan profesional. dan profesional. dan bukti fisik/surat keterangan partisipasi dalam kemasyarakatan. dan profesional. tahap pertama adalah penilaian terhadap karya tulis tersebut dan tahap kedua adalah penilaian terhadap presentasi karya tulis. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui wawancara. 3. Guru yang mengikuti pemilihan di tingkat kabupaten/kota adalah guru berprestasi peringkat I SD/MI tingkat kecamatan dan guru berprestasi peringkat I SMP/MTs tingkat sekolah. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. kepribadian. kepribadian. Guru yang mengikuti pemilihan di tingkat kecamatan adalah guru SD/MI yang lulus dalam penilaian di tingkat sekolah dasar (guru berprestasi peringkat I tingkat satuan pendidikan SD). sosial. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui tes tertulis. Peserta tingkat nasional adalah guru berprestasi peringkat I tingkat provinsi semua kelompok guru SD/MI dan SMP/MTs. sosial. teman sejawat. Pada penilaian awal guru dinilai oleh Tim Penilai Tingkat Sekolah masing-masing yang terdiri dari kepala sekolah. Hasil karya yang diajukan harus hasil karya yang diajukan di tingkat sebelumnya (tingkat kabupaten/kota) dan disahkan oleh panitia pemilihan. Selain itu juga dilakukan penilaian visi dan misi guru terhadap peningkatan mutu pendidikan. Aspek yang dinilai di tingkat kabupaten/kota meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. Untuk SMP/MTs hasil karya tulis yang diuji adalah di tingkat sekolah dan disahkan oleh kepala sekolah. wawancara. Hasil pelaksanaan tugas yang diajukan adalah hasil karya tulis yang diuji di tingkat kecamatan untuk SD/MI yang disahkan oleh kepala sekolah dan panitia pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (wawancara. Aspek Penilaian 1. Aspek yang dinilai di tingkat kecamatan meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 C. Penilaian di tingkat sekolah dilakukan untuk menentukan dan mengusulkan guru berprestasi ke kecamatan bagi guru SD/MI dan SMP/MTs. Aspek yang dinilai meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. dan portofolio). dan portofolio). kepribadian. dan profesional. dan portofolio).

kepribadian. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 25 . dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui tes tertulis. observasi. sosial. dan profesional. Hasil karya yang diajukan adalah hasil karya yang diajukan di tingkat sebelumnya (tingkat provinsi) dan disahkan oleh panitia pemilihan.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 kompetensi pedagogik. unjuk kerja/wawancara. dan portofolio).

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB V PENUTUP Kegiatan pemilihan guru berprestasi jenjang SD/Mi dan SMP/MTs merupakan agenda tahunan. dan 4. dedikasi. 2. yang diharapkan akan berpengaruh positif pada kinerja dan prestasi kerjanya. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. 3. loyalitas dan profesionalisme guru. uan penilaian dalam pemilihan guru berprestasi disajikel 1. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 26 . Program ini merupakan wujud nyata Pemerintah memberikan perhatian yang sungguhsungguh dalam memberdayakan guru. sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang No. terutama bagi mereka yang berprestasi. Kegiatan pemilihan guru berprestasi ini diharapkan dapat mendorong peningkatkan pengembangan karir dan kompetensi guru sebagai agen pembelajaran. Mudah-mudahan pedoman ini dapat menjadi acuan bagi semua pihak yang berkepentingan dengan pemilihan guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs). Pemilihan guru berprestasi dilakukan dengan maksud untuk mendorong dan memotivasi. dimulai dari tingkat sekolah sampai dengan tingkat nasional..

sosialkultural. spiritual. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Kompetensi Pedagogik 1. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. Pedoman sekolah. Pedoman Observasi. panitia provinsi. Menguasai 1. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. atau Portofolio 1. atau Format Penilaian Portofolio 27 . moral. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. Tes Tertulis.2 Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. panitia kecamatan. belakang sosialbudaya. panitia kabupaten/kot a. Tes Tertulis. emosional. emosional. Pedoman Observasi. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. Wawancara panitia kecamatan. sosial. dan spiritual. dengan aspek fisik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 1 Aspek Penilaian Guru Berprestasi Guru SD/MI dan SMP/MTs NO. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 1. dan latar intelektual. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kot a.1 Menjelaskan karakteristik karakteristik peserta peserta didik dari didik yang berkaitan aspek fisik.3 Mengidentifikasi bekalajar awal peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. Pedoman Wawancara. intelektual. moral. Wawancara.

2. 2. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 2. Wawancara. Panitia tingkat sekolah. pendekatan Portofolio pembelajaran tematis (khusus kelas 1. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. panitia provinsi. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. Wawancara panitia kecamatan. Pedoman Observasi Panitia tingkat sekolah. 2. atau panitia tingkat nasional 2. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a.3 Menerapkan Wawancara. Tes Tertulis. Pedoman sekolah. panitia kecamatan.2 Menerapkan berbagai Wawancara. Format Penilaian Portofolio 28 . strategi.1 Menjelaskan berbagai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu. Observasi/Unju k Kerja.4 Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. dan teknik Unjuk Kerja pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 1. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Wawancara. Observasi/ metode. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Pedoman Wawancara. panitia provinsi. pendekatan. dan 3 SD/MI). atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.

atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi.2 Menentukan tujuan pembelajaran yang diampu. panitia provinsi. 3. Tes Tertulis.4 Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Wawancara panitia kecamatan. panitia provinsi. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 29 . Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 3. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. panitia kabupaten/kot a. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Pedoman sekolah. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan.1 Menjelaskan prinsipprinsip pengembangan kurikulum. panitia kabupaten/kot a.3 Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional 3. Wawancara ALAT PENILAIAN PENILAI 3. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. Pedoman Observasi. Tes Tertulis. Wawancara. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja. Wawancara. panitia kabupaten/kot a. atau Portofolio 3. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis.

panitia provinsi. atau Portofolio 30 . atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 3. 4. panitia kecamatan.5 Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik. Wawancara panitia kecamatan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Wawancara.2 Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis. Wawancara. Pedoman sekolah. penilaian. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. Wawancara. Panitia tingkat sekolah. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio 4. panitia kabupaten/kot a. Tes Tertulis. Pedoman Observasi. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah. atau panitia tingkat nasional 4. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional 3. panitia provinsi. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.6 Mengembangkan Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. indikator dan instrumen Wawancara. Pedoman Wawancara.1 Menjelaskan prinsipprinsip perancangan pembelajaran yang mendidik. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. Observasi/Unju k Kerja. Tes Tertulis. Menyelenggaraka n pembelajaran yang mendidik.

5 Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh. atau Format Penilaian Portofolio 4. maupun lapangan. di laboratorium. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.4 Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas. panitia kecamatan. laboratorium. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. Panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. baik untuk kegiatan di dalam kelas. panitia kabupaten/kot a.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 4. Pedoman Observasi. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. Wawancara. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. Wawancara. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional 4. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi 31 . Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap. Pedoman Wawancara. Wawancara. panitia provinsi. Tes Tertulis. dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan.

panitia kecamatan. Pedoman Observasi PENILAI 4.. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. n berbagai potensi yang dimiliki. Observasi/Unju k Kerja. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. panitia kabupaten/kot a. atau Format Penilaian Portofolio 32 . panitia provinsi. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. Wawancara. Observasi/Unju k Kerja ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.1 Menyediakan berbagai pengembangan kegiatan pembelajaran potensi peserta untuk mendorong didik untuk peserta didik mencapai mengaktualisasika prestasi secara optimal. Wawancara. 5. Pedoman Observasi.6 Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran yang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang. Wawancara.1 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau panitia tingkat nasional 5. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Wawancara. Memfasilitasi 6. atau Format Penilaian Portofolio 6. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. Tes Tertulis.

atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. dan santun dengan peserta didik. panitia provinsi. Panitia tingkat satuan pendidikan. Berkomunikasi secara efektif. panitia kabupaten/kot a. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 6. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional 7.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Observasi/Unju k Kerja. 7. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. secara lisan. tulisan. Pedoman Wawancara. termasuk kreativitasnya. dan santun. atau Format Penilaian Portofolio 33 . panitia kecamatan. Pedoman Observasi.1 Menggunakan berbagai strategi berkomunikasi yang efektif. Pedoman Observasi. empatik. panitia kecamatan. Wawancara. Tes Tertulis. panitia provinsi. empatik. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik. dan/atau bentuk lain.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

7.2 Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan dan contoh, (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian, (c) respons peserta didik terhadap ajakan guru, dan (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik, dan seterusnya. 8. Menyelenggarak an penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. 8.1 Menerapkan prinsipprinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

34

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

8.2 Menentukan aspekaspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

8.3 Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

8.4 Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

35

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

8.5 Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

8.6 Menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan.

Tes Tertulis, Wawancara, Unjuk Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, atau Format Penilaian Portofolio

8.7 Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

36

hasil penilaian dan Portofolio evaluasi kepada pemangku kepentingan. panitia kabupaten/kot a. Pedoman satuan atau Portofolio Wawancara. panitia provinsi.1 Menggunakan hasil penilaian dan informasi hasil evaluasi untuk penilaian dan evaluasi kepentingan untuk menentukan pembelajaran. ketuntasan belajar Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 9. Memanfaatkan 9. Naskah Tes Panitia tingkat Wawancara. 9. Format Penilaian panitia Portofolio kecamatan.3 Mengkomunikasikan Wawancara. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 9. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio 37 . panitia kabupaten/kot a. atau pendidikan. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia provinsi. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau panitia tingkat nasional Wawancara.2 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan. Tertulis.

1 Melakukan refleksi tindakan reflektif terhadap pembelajaran untuk peningkatan yang telah kualitas dilaksanakan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.2 Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio 10. atau Portofolio Pedoman Wawancara. Format Penilaian Portofolio PENILAI 9. pembelajaran. Melakukan 10.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO.4 Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kot a. Wawancara. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional 10. panitia provinsi. panitia kecamatan. atau Portofolio Pedoman Wawancara. panitia provinsi. Wawancara. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio 38 . panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi. Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara.

panitia kabupaten/kot a. adat-istiadat. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. daerah asal. panitia kecamatan. 11. hukum dan k Kerja sosial yang berlaku dalam masyarakat.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. panitia provinsi. dan gender. sosial. panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja.1 Menghargai peserta Wawancara. panitia kecamatan. Bertindak sesuai dengan norma agama.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau panitia tingkat nasional Kompetensi Kepribadian 11.2 Bersikap sesuai dengan Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara. atau panitia tingkat nasional 11. Pedoman Observasi. suku. norma agama yang Observasi/Unju dianut. Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi 39 . didik tanpa Observasi/Unju membedakan k Kerja keyakinan yang dianut. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 10. dan kebudayaan nasional Indonesia yang beragam. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Wawancara. hukum. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. dan kebudayaan nasional Indonesia. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara.

panitia kabupaten/kot a. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Pedoman Observasi 40 . panitia provinsi.2 Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia.3 Berperilaku yang dapat diteladan oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a. sebagai pribadi tegas. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Menampilkan diri 12. Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. Wawancara. panitia provinsi. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 12. berakhlak mulia.1 Berperilaku jujur. Pedoman Observasi 12. Wawancara. Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Tes Tertulis. dan manusiawi. Pedoman Observasi PENILAI 12. Wawancara. yang jujur.

arif.2 Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa.1 Menampilkan diri sebagai pribadi sebagai pribadi yang yang mantap. panitia kecamatan. stabil. Pedoman Observasi/Unju Wawancara.1 Menunjukkan etos kerja. Wawancara. arif. k Kerja Pedoman Observasi 14. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. dan berwibawa. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. tanggung kerja dan tanggung jawab yang tinggi. panitia kecamatan. dan berwibawa. Menampilkan diri 13. jawab yang tinggi rasa bangga menjadi guru. mantap dan stabil. dan rasa percaya diri. atau panitia tingkat nasional 13. panitia kabupaten/kot a. Wawancara. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. k Kerja Pedoman Observasi 41 . panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. Wawancara. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 13. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. dewasa. Menunjukkan etos 14. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan.

1 Memahami kode etik kode etik profesi profesi guru. guru. Tes Tertulis. profesional. k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 14. panitia kabupaten/kot a. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. Menjunjung tinggi 15.2 Bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kecamatan. k Kerja Pedoman Observasi 15. Wawancara. panitia provinsi. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. panitia kecamatan.3 Bekerja mandiri secara Wawancara. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 42 . panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. Pedoman satuan Wawancara pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional 14. panitia kabupaten/kot a.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. pembelajaran.1 Bersikap inklusif dan Wawancara. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. Observasi/Unju objektif terhadap serta tidak k Kerja peserta didik. k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. bertindak objektif. kondisi fisik. Wawancara. teman diskriminatif sejawat dan lingkungan karena sekitar dalam pertimbangan melaksanakan jenis kelamin. atau panitia tingkat nasional 43 . 16. Pedoman Observasi/Unju Wawancara.3 Berperilaku sesuai dengan kode etik profesi guru. agama. k Kerja Pedoman Observasi Kompetensi Sosial 16. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. ras. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. Bersikap inklusif. panitia kecamatan. pa-nitia kabupaten /kota. latar belakang keluarga.2 Menerapkan kode etik profesi guru. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 15. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 15. dan status sosial ekonomi. Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan.

panitia kecamatan. orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. orang tua. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. dan status sosial-ekonomi. Pedoman Observasi PENILAI 16. Pedoman Observasi 17. panitia kecamatan. dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik. panitia kabupaten/kot a. suku.1 Berkomunikasi dengan Wawancara. dan santun dengan sesama pendidik. empatik dan efektif. 17.2 Berkomunikasi dengan Wawancara.2 Bersikap tidak Wawancara. Berkomunikasi secara efektif. empatik. 17. panitia provinsi. panitia kecamatan. Observasi/Unju teman sejawat dan k Kerja komunitas ilmiah lainnya secara santun. panitia provinsi. Panitia tingkat satuan pendidikan. empatik. diskriminatif terhadap Observasi/Unju k Kerja peserta didik. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. latar belakang keluarga. jenis kelamin. Pedoman Observasi 44 . dan masyarakat. teman sejawat. tenaga kependidikan. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. orang tua peserta didik Observasi/Unju dan masyarakat secara k Kerja santun. atau panitia tingkat nasional Pedoman Wawancara.

orang tua peserta didik Observasi/Unju dan masyarakat dalam k Kerja program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik. atau panitia tingkat nasional 18.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kabupaten/kot a. Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi PENILAI 17. keragaman sosial budaya. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara.3 Mengikutsertakan Wawancara. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. panitia kecamatan.2 Melaksanakan berbagai Wawancara. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. panitia provinsi. Wawancara. panitia kecamatan. Beradaptasi di 18. Pedoman Observasi 45 . Pedoman Wawancara. Observasi/Unju program dalam lingkungan kerja untuk k Kerja mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan.1 Beradaptasi dengan tempat bertugas di lingkungan tempat seluruh wilayah bekerja dalam rangka Republik meningkatkan Indonesia yang efektivitas sebagai memiliki pendidik. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a. k Kerja Pedoman Observasi 18.

panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 46 . panitia kabupaten/kot a.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Pedoman Wawancara. Wawancara. Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio Pedoman Wawancara. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara. struktur. panitia kabupaten/kot a.1 Berkomunikasi dengan dengan komunitas teman sejawat. atau Format Penilaian Portofolio Kompetensi Profesional 20. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 19. profesi profesi sendiri dan ilmiah. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi. rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. Berkomunikasi 19. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. Jabaran kompetensi Butir 20 untuk masingmasing guru mata pelajaran disajikan pada tabel 2. atau panitia tingkat nasional 19. Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. panitia provinsi. konsep. dan komunitas profesi lain secara ilmiah lainnya melalui lisan dan tulisan berbagai media dalam atau bentuk lain. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi. Menguasai materi.2 Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi pembelajaran kepada komunitas profesi sendiri secara lisan dan tulisan maupun bentuk lain. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Pedoman Observasi. panitia provinsi.

atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Wawancara. mata pelajaran yang diampu. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional 21. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 47 . atau Format Penilaian Portofolio 21. Menguasai standar 21. panitia provinsi. Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 21. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. dasar mata pelajaran Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Wawancara. Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. panitia provinsi.3 Memahami tujuan pembelajaran yang diampu. Wawancara. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Observasi/Unju k Kerja.1 Memahami standar kompetensi dan kompetensi mata kompetensi dasar pelajaran yang diampu. yang diampu.2 Memahami kompetensi Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja.

SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi. Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 22. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kecamatan. Wawancara. Wawancara. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. Mengembangkan 23. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. 22.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau Format Penilaian Portofolio 23. Observasi/Unju k Kerja. berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif.1 Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. atau Format Penilaian Portofolio 48 . Pedoman Wawancara.1 Melakukan refleksi keprofesionalan terhadap kinerja sendiri secara secara terus menerus. panitia kecamatan. Tes Tertulis. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional 22. panitia provinsi. Pedoman Observasi.2 Mengolah materi pelajaran yang diampu secara kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. Pedoman Observasi. Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif.

atau panitia tingkat nasional 23. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 49 . atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.2 Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan. panitia kabupaten/kot a. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Tes Tertulis. Panitia tingkat satuan pendidikan. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kot a. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a.4 Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 23. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio 23. Observasi/Unju k Kerja. Wawancara. panitia kecamatan. Wawancara. Tes Tertulis. panitia provinsi.

Pedoman Wawancara. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam – Menginterpretasikan materi. Tes Tertulis. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Panitia tingkat satuan pendidikan. Observasi/Unju k Kerja.1. panitia kecamatan. konsep. SUBKOMPETENSI PENILAI 1. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. mengembangkan diri. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kecamatan. Kompetensi Umum: 1. panitia provinsi.2 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri. panitia kabupaten/kot a. Memanfaatkan 24. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio Kompetensi masing-masing guru mata pelajaran KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN NO. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 24. Wawancara. atau panitia tingkat nasional 50 . atau panitia tingkat nasional 24. Observasi/Unju k Kerja.1 Memanfaatkan teknologi teknologi informasi dan informasi dan komunikasi dalam komunikasi untuk berkomunikasi. Wawancara. Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. struktur. Pedoman Observasi.

3. Tes Tertulis. panitia kecamatan. konsep. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.2. konsep. panitia kabupaten/kota. konsep. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Panitia tingkat satuan pendidikan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. panitia kabupaten/kota. struktur. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. struktur. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Format Penilaian Portofolio NO. Tes Tertulis. struktur. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 1. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. konsep. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Katolik – Menginterpretasikan materi. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 1. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Kristen – Menginterpretasikan materi. Format Penilaian Portofolio 51 . panitia kecamatan. struktur.

atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia provinsi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 52 . struktur. panitia kabupaten/kota. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. konsep. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. Tes Tertulis. Tes Tertulis. konsep. konsep. struktur. panitia kabupaten/kota. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Buddha – Menginterpretasikan materi. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio NO. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Hindu – Menginterpretasikan materi. panitia kecamatan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. panitia kecamatan. panitia kecamatan. struktur. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. konsep.4.5. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 1. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. atau panitia tingkat nasional 1. struktur. panitia kabupaten/kota.

struktur. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. apresiasi. teater) dan keterampilan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. Format Penilaian Portofolio 2. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 1. musik. tari. panitia kecamatan. panitia kecamatan. konsep. struktur. panitia kabupaten/kota. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. Panitia tingkat satuan pendidikan. Format Penilaian Portofolio 53 . konsep. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. panitia kabupaten/kota. struktur. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. konsep. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi. panitia provinsi. konsep. Tes Tertulis. panitia kecamatan. struktur. dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa. panitia kecamatan. Kompetensi Guru mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan pada SD/MI dan SMP/MTs – Menguasai materi. Portofolio Naskah Tes Tertulis.6. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Konghucu – Menginterpretasikan materi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio NO.

Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Kompetensi Guru mata pelajaran Pendidikan Jasmani. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. dan Kesehatan pada SD/MI dan SMP/MTs – Menjelaskan dimensi filosofis pendidikan jasmani termasuk etika sebagai aturan dan profesi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Seni Budaya. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan perspektif sejarah pendidikan jasmani. panitia kabupaten/kota. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. konsep. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio 54 . secara struktur dan fungsinya Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 3. struktur. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan dimensi anatomi manusia. panitia kecamatan. panitia provinsi. Olahraga. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio NO.

Portofolio Naskah Tes Tertulis. Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 55 . panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio NO. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan aspek fisiologis manusia dan efek dari kinerja latihan. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek sosiologi dalam kinerja diri. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi. serta persepsi diri. panitia kecamatan. etika dan perilaku moral. panitia kabupaten/kota. termasuk dinamika sosial. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia provinsi. kecemasan dan stress. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. suku. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. dan budaya. Tes Tertulis. SUBKOMPETENSI PENILAI Menjelaskan aspek kinesiologi dan kinerja fisik manusia. dan perbedaan jenis kelamin. termasuk motivasi dan tujuan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek psikologi pada kinerja manusia.

Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio NO. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan teori belajar gerak. panitia kabupaten/kota. Kompetensi Guru Bahasa Inggris – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Inggris (linguistik. panitia provinsi. panitia kecamatan. sosiolinguistik. termasuk aspek-aspek yang mempengaruhinya. panitia provinsi. panitia kecamatan. dan strategis). wacana. SUBKOMPETENSI PENILAI Menjelaskan teori perkembangan gerak. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 56 . Format Penilaian Portofolio 4 Kompetensi Guru Bahasa 4. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis.1. afektif dan psikomotorik. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. termasuk keterampilan dasar dan kompleks dan hubungan timbal balik di antara domain kognitif.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Format Penilaian Portofolio

NO.

SUBKOMPETENSI

PENILAI

Menguasai bahasa Inggris lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik, dan strategis).

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Kompetensi Profesional Guru SD/MI dan SMP/MTs KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN 1. Bahasa Indonesia ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

SUBKOMPETENS I – Memahami hakikat bahasa dan pemerolehan bahasa.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

57

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN

SUBKOMPETENS I – Memahami kedudukan, fungsi, dan ragam bahasa Indonesia.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Menguasai dasardasar dan kaidah bahasa Indonesia sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

Memiliki keterampilan berbahasa Indonesia (menyimak, berbicara, membaca, dan menulis)

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

58

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN

SUBKOMPETENS I – Memahami teori dan genre sastra Indonesia.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Mampu mengapresiasi karya sastra Indonesia, secara reseptif dan produktif.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

2.

Matematika

Menguasai pengetahuan konseptual dan prosedural serta keterkaitan keduanya dalam konteks materi aritmatika, aljabar, geometri, trigonometri, pengukuran, statistika, dan logika matematika.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

59

Observasi/Unju k Kerja. atau Format Penilaian Portofolio – Tes Tertulis. dan keterkaitan keduanya dalam pemecahan masalah matematika. prosedural. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kota . Pedoman Wawancara. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 60 . Observasi/Unju k Kerja. alat ukur. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Wawancara. panitia kecamatan. panitia provinsi. Mampu menggunakan alat peraga. Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. dan piranti lunak komputer. atau panitia tingkat nasional – Mampu menggunakan pengetahuan konseptual. Pedoman Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Mampu menggunakan matematisasi horizontal dan vertikal untuk menyelesaikan masalah matematika dan masalah dalam dunia nyata. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota . panitia kabupaten/kota . Wawancara. panitia provinsi. Penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. alat hitung. Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. panitia provinsi. panitia kecamatan. serta.

Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kota . Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio – Memahami struktur ilmu pengetahuan alam. MATA PELAJARAN 3. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. IPA SUBKOMPETENS I – Mampu melakukan observasi gejala alam baik secara langsung maupun tidak langsung. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja. atau Format Penilaian Portofolio 61 . panitia provinsi. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. Wawancara. yang berhubungan dengan mata pelajaran IPA. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kota . Pedoman Wawancara. termasuk hubungan fungsional antarkonsep.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. panitia provinsi. Tes Tertulis. Wawancara. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota . Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional – Memanfaatkan konsep-konsep dan hukumhukum ilmu pengetahuan alam dalam berbagai situasi kehidupan seharihari.

Observasi/Unju k Kerja. IPS SUBKOMPETENS I – Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. atau panitia tingkat nasional – Mengembangkan materi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. struktur. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio 62 . Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. Wawancara. Wawancara. dan konsep keilmuan IPS. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kota . dan prinsip-prinsip pokok ilmu-ilmu sosial dalam konteks kebhinnekaan masyarakat Indonesia dan dinamika kehidupan global. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia kecamatan. Wawancara. dan keterampilan IPS. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio – Memahami citacita. nilai. panitia kabupaten/kota . MATA PELAJARAN 4. konsep. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota . nilai. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO.

panitia kecamatan. teknologi. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. PKn – Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. seni. dan perilaku yang mendukung kegiatan pembelajaran PKn. sikap. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. dan perkembangan masyarakat serta saling ketergantungan global. MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Memahami fenomena interaksi perkembangan ilmu pengetahuan. nilai. Wawancara. panitia kabupaten/kota . Pedoman Wawancara. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota . panitia provinsi. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota . Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 63 . Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. atau Format Penilaian Portofolio – Menguasai konsep dan prinsip kepribadian nasional dan demokrasi konstitusional Indonesia. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional 5. Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. semangat kebangsaan dan cinta tanah air serta bela negara. Pedoman Observasi. kehidupan agama.

panitia kecamatan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. moral. Wawancara. panitia kecamatan. nilai. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Menguasai konsep dan prinsip perlindungan. panitia kabupaten/kota . Pedoman Observasi. Pedoman Observasi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. Tes Tertulis. serta penegakan hukum secara adil dan benar. Pedoman Wawancara. pemajuan HAM. prinsip. dan norma kewarganegaraan Indonesia yang demokratis dalam konteks kewargaan negara dan dunia. atau panitia tingkat nasional – Menguasai konsep. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara. panitia kabupaten/kota . atau Format Penilaian Portofolio 64 . panitia provinsi.

ASPEK PENILAIAN Hasil Karya Kreatif dan Inovatif – JENIS KARYA METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Pembaruan (inovasi) Wawancara. panitia kecamatan. dalam pembelajaran Portofolio atau bimbingan. dan Pengembangan Diri NO. Format Penilaian Portofolio 65 . Portofolio Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional – Penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. 1. panitia provinsi. Pembimbingan Peserta Didik. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Karya Kreatif/Inovatif. Wawancara. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota.

Format Penilaian Portofolio 2. Pembimbingan Peserta Didik Untuk Mencapai Prestasi – Bidang intrakurikuler Wawancara. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional ASPEK PENILAIAN – METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. fiksi/nonfiksi di Portofolio bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah. panitia kecamatan. JENIS KARYA PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio Pedoman Wawancara. Format Penilaian Portofolio NO. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Penulisan buku Wawancara. – Penciptaan karya seni. atau karya kreatif/inovatif bidang olahraga Wawancara. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 66 . Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota.

panitia kabupaten/kota. Portofolio Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional ASPEK PENILAIAN – METODE PENILAIAN Wawancara. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio NO. Format Penilaian Portofolio 67 . panitia kecamatan. Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 3. JENIS KARYA Bidang ekstrakurikuler PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Pengembangan – Diri Mengikuti pendidikan dan latihan fungsional/ kegiatan kolektif guru Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.

Tes Kompetensi Profesional dan Pedagogik (Metodologi)  Pedagogik  Kepribadian  Kompetensi Sosial  Profesional b.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 2. 1 Komponen Dokumen  Portofolio kinerja dalam melaksanakan tugas dan fungsi sebagai guru  Pengembangan Profesi  Karya Tulis Ilmiah/Inovasi lainnya Tes Tertulis a.studi kasus 35 3 Presentasi dan Wawancara 35 Catatan : * tes kepribadian dapat dilakukan menggunakan psikotes atau penilaian persepsional oleh kepala sekolah. pengawas dan teman sejawat. 68 .PGB . Tes Kepribadian* Presentasi dan Wawancara  Karya Tulis Ilmiah yang dipresentasikan  Wawancara Jenis Tes/Uji Penilaian Portofolio 30 Bobot Skor Skor x bobot 2 Tes Tertulis: . No. Komponen yang dinilai dalam pemilihan guru berprestasi sebagai berikut.

Kerangka Isi Makalah Evaluasi Diri Judul : Menjadi guru adalah sebuah pengabdian.5. Bab 2 : Prestasi yang layak menjadikan saya sebagai Guru Berprestasi  Jabarkan prestasi apa saja. 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 3.5cm. kapan yang telah dicapai selama ini (berikan uraian selengkap mungkin). Garis tepi: 3-3-3-2. pengembangan diri.  Jabarkan prestasi dalam pengembangan profesi. Penutup Lampiran-Lampiran Catatan: Penulisan makalah mengikuti ketentuan: 1. Bab 3: Prestasi dalam berkeluarga dan bermasyarakat  Uraikan kehidupan keluarga dan sosial yang Anda lakukan dan Anda anggap layak mendukung Anda sebagai guru berprestasi. buku. karya seni dan lain-lain yang telah Anda buat. dan lain-lain. 69 . Bab 4: Harapan dan Rencana Kegiatan Masa Datang  Uraikan harapan dan rencana kegiatan Anda dalam upaya meningkat mutu pendidikan. Jenis huruf Times New Roman. Ukuran kertas A4 80gram. karya inovatif. Ukuran huruf 12. 6. Uraikan dengan jelas gunakan tabel-tabel bila dperlukan.  Jabarkan pengalaman kerja sebagai guru sejak mulai berkarir sebagai guru sampai dengan sekarang (uraian meliputi sebanyak mungkin pengalaman-pengalaman terbaik (best practices) yang telah Anda alami. 4. Spasi 1.  Tuliskan visi misi hidup dan kehidupan Anda sebagai guru. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan Bab 1 : Latar Belakang  Uraikan motovasi yang mendasari keinginan untuk mengikuti seleksi guru berpretasi. Jumlah halaman 20-30 halaman. 5.  Jelaskan prestasi dalam aktivitas pembimbingan siswa. dimana. seperti karya tulis ilmiah. 2.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 4 PORTOFOLIO GURU BERPRESTASI Disusun Oleh: (NAMA GURU) (NAMA SEKOLAH) (KABUPATEN/KOTA) (PROVINSI) 70 .

Nama b.... Beban Mengajar per Minggu : Jam/minggu *) Coret yang tidak perlu ..... . Provinsi f. Alamat e-mail : : : : : 10. Alamat Sekolah : : : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) c. 5.... 9. Mata Pelajaran/Guru Kelas SD/MI*) : 11. tgl lahir Pendidikan Terakhir Akta Mengajar Sekolah Tempat Tugas a. 2013 Mengetahui: Penyusun. Sekolah g. Kabupaten/Kota e. 4.. Kecamatan d.... 8.. 2. Telp.... Nama (lengkap dengan gelar akademik) NUPTK NIP/NIK Pangkat/Golongan Jenis Kelamin Tempat... 6. 7......Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional PORTOFOLIO GURU BERPRESTASI TAHUN 2013 IDENTITAS PESERTA 1. No........ 3... 71 .........

TINGGI FAKULTA S JURUSAN/ PRODI TAHUN LULUS (diisi penilai) a.2) 72 . S2 PPs Pendidikan Matematika 2006 d. PENGHARGAA TINGKAT *) TAHUN PENGHARGAAN (diisi penilai) N 1) 2) Satyalencana Karya Satya 10 Tahun Guru Favorit Tahun 2007 Dst. Kualifikasi akademik Tuliskan riwayat pendidikan Bapak/Ibu pada Tabel di bawah ini.a.c Contoh 2: 10. b. Contoh 1: 1.1) dan pada bukti fisik Guru Favorit Tahun 2006 diberi kode: 10. S3 Foto kopi ijazah S1 diberi kode: 1.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Contoh Pemberian Kode Dokumen Portofolio. isilah tabel berikut ini. Penghargaan Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan. SKOR NO.b dan pada Ijazah S2 diberi kode: 1.a. Presiden RI Kepala Dinas Pendidikan Kab Kebumen Nasional Kabupaten 2009 2007 3) Bukti fisik Piagam Satyalencana Karya Satya 10 Tahun diberi kode: 10. JENJANG PERG. D4 S1 Universitas Negeri Yogyakarta Universitas Negeri Malang FMIPA Pendidikan Matematika 1999 c. PEMBERI SKOR JENIS NO. Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan a.

jam) a. piagam. d. TAHU N LULUS SKOR (diisi penilai) NO. c. JENJANG PERG. D4... Untuk foto kopi ijazah luar negeri harus disertai foto kopi surat keterangan akreditasi yang dilegalisasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. c. b. Jika mempunyai S1. NAMA / JENIS DIKLAT Catatan: Lampirkan sertifikat.. Kualifikasi akademik Tuliskan riwayat pendidikan tinggi Bapak/Ibu pada tabel berikut. Pendidikan dan Pelatihan Tuliskan pengalaman mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) Bapak/Ibu dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. Catatan: D4 S1 S2 S3 1. S2 atau S3 lebih dari satu agar dituliskan semua 2.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPONEN PORTOFOLIO 1.. TINGGI FAKULTAS JURUSAN/ PRODI a. atau sejenisnya yang asli untuk bendel pertama dan foto kopi yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung untuk bendel kedua. 73 . WAKTU PELAKSANAA TEMPAT N (. Dalam kasus tertentu seorang guru bertugas di daerah yang jauh (di luar provinsi) dari tempat asal perguruan tinggi. b. foto copy ijazah dapat dilegalisasi oleh kepala sekolah dan kepala dinas kabupaten/kota. SKOR PENYELENGGARA (diisi penilai) NO. 2.. Dst. d. Lampirkan foto kopi ijazah yang tertulis pada tabel tersebut yang telah dilegalisasi oleh perguruan tinggi yang bersangkutan.

..) a... d.... s.. tahun..... tahun.. skor: ........) NO...... s. LAMA MEMBERIKAN PELAYANAN NO.d...... Dst. Catatan: Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung........ Catatan: Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung.. b...... tahun ..d..... c.. d.. b........ Pengalaman Mengajar Tuliskan pengalaman mengajar Bapak/Ibu pada tabel berikut.. c.............. NAMA SEKOLAH a.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 3... (diisi penilai) Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling Tuliskan pengalaman memberikan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Bapak/Ibu pada tabel berikut......... skor: .... (diisi penilai) 74 ... Dst... tahun . NAMA SEKOLAH BIMBINGAN DAN KONSELING (mulai tahun . Kumulatif lama mengajar: ....... Kumulatif lama memberikan layanan: .... BIDANG STUDI/ GURU KELAS LAMA MENGAJAR (mulai tahun ..

...Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 4. Perencanaan Pembelajaran Tuliskan lima jenis RPP/RP/SP/RPI terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan materi yang berbeda. Catatan: Lampirkan bukti lima PPBK yang tertulis dalam tabel yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung.. Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling a.. 75 .. Perencanaan dan Pelaksanaan Pembelajaran a.. NO JENIS PROGRAM BIDANG SEMESTE TAHUN PELAYANAN R SKOR (diisi penilai) ......... Perencanaan Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling Tuliskan lima jenis PPBK (Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling) terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan bidang pelayanan yang berbeda.. 1) 2) 3) 4) 5) Pendidikan/Belajar Karier Pribadi Sosial Akhlak Mulia/Budipekerti Rata-rata skor .. SKOR NO MATA PELAJARAN MATERI/KOMPETEN SEMESTE TAHU SI R N (diisi penilai) 1) 2) 3) 4) 5) Rata-rata skor Catatan: Lampirkan bukti lima RPP/RP/SP hasil karya sendiri yang tertulis dalam tabel yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung....

pelayanan tidak langsung) dan laporan hasil evaluasi program bimbingan dan konseling. Lampirkan hasil penilaian dari atasan sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup. laporan bulanan. aktivitas pelayanan bimbingan dan konseling (pemahaman. laboran semesteran/tahunan. Penilaian Kinerja Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian kinerja oleh atasan dan pengawas dengan menggunalan Format Penilaian (format lampir 3). 6. Prestasi Akademik a. Komponen yang dinilai meliputi: agenda kerja guru bimbingan dan konseling. internasional).Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional b. Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling b. waktu pelaksanaan. 5. dan penyelenggara dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. Lampirkan hasil penilaian kepala sekolah dan/atau pengawas tentang kinerja pelaksanaan pembelajaran Bapak/Ibu sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup. daftar konseli (siswa). kabupaten/kota. Pelaksanaan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Bukti fisik yang dilampirkan berupa rekaman/dokumen pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling yang diketahui oleh koordinator bimbingan dan konseling dan atasan. data kebutuhan dan permasalahan konseli. tingkat (kecamatan. Rambu-rambu format laporan pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling sebagaimana yang berlaku di wilayah/sekolah tempat bekerja. Lomba dan karya akademik Tuliskan prestasi Bapak/Ibu mengikuti lomba dan karya akademik (jika ada) yang meliputi: nama lomba/karya akademik. provinsi. Pelaksanaan Pembelajaran Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian oleh kepala sekolah dan/atau pengawas dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas (instrumen lampiran 2). nasional. NAMA LOMBA/ NO KEJUARAAN 1) 2) 3) 76 WAKTU PELAKSANA AN TINGKA T PENYELENGGAR A SKOR (diisi penilai) . pelayanan langsung.

guru inti. Sertifikat Keahlian/Keterampilan Tuliskan sertifikat keahlian/keterampilan yang Bapak/Ibu peroleh baik dari lembaga/institusi dalam maupun luar negeri) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 4) 5) Dst. 77 . dan guru pemandu agar dilengkapi dengan foto kopi sertifikat/piagam TOT sesuai bidang tersebut. B. nasional. Catatan: Lampirkan foto kopi SK/Surat Tugas dari Pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. MATA INSTRUKTUR/GURU SKOR PELAJARAN/ NO INTI/TUTOR/PEMANDU TEMPAT (diisi penilai) / PAMONG PPL BIDANG STUDI 1) 2) 3) 4) Dst. c. Tutor yang dimaksud adalah tutor Kejar Paket A. Pembimbingan teman sejawat Tuliskan pengalaman Bapak/Ibu menjadi Instruktur/Guru inti/Tutor/Pemandu/ Pamong PPL (jika pernah) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. Untuk instruktur. dan C. Catatan: *)Termasuk sertifikat asesor uji kompetensi keahlian/keterampilan **)Dituliskan internasional. atau regional Lampirkan foto kopi sertifikat yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. Catatan: Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam/surat keterangan kegiatan yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. b. NAMA SERTIFIKAT KEAHLIAN*) WAKTU PEROLEHA N TINGKAT* *) LEMBAGA YG MENGELUARK AN SKOR (diisi penilai) NO 1) 2) 3) 4) Dst.

isilah tabel berikut. nasional. NAMA KEGIATAN TEMPAT SKOR LAMA (WAKTU PEMBIMBINGAN) (diisi penilai) a) b) c) d) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. Dst 78 . 2) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa (tidak mencapai juara) dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. NAMA KEJUARAAN TINGKAT TEMPAT DAN WAKTU SKOR (diisi penilai) a) b) c) d) Catatan: Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam kejuaraan siswa yang dibimbing dan SK/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. provinsi. Pembimbingan siswa 1) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa sampai mendapatkan penghargaan baik tingkat kecamatan. NO. kabupaten/kota. Dst. isilah tabel berikut. NO. maupun internasional dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional d.

tuliskan judul buku dan keterangan lainnya pada tabel berikut. NO. artikkel. atau diktat dicetak lokal. Reviewer buku dan/atau penulis soal EBTANAS/UN 79 . modul. Karya Tulis Apabila Bapak/Ibu mempunyai karya tulis yang berupa buku. Penelitian Apabila Bapak/Ibu pernah melakukan penelitian tindakan kelas atau penelitian yang mendukung peningkatan pembelajaran dan atau profesional guru dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. JUDUL TAHUN STATUS SKOR SUMBER (KETUA/ANGGOTA DANA (diisi penilai) ) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan naskah asli/foto kopi laporan hasil penelitian secara utuh yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. NO. artikel (jurnal/ majalah/koran). artikel (jurnal/majalah/koran). b. tesis. dan disertasi serta tugas akhir lainnya tidak dinilai. Lampirkan naskah asli/foto kopi buku. 1) 2) 3) 4) Dst. modul. dan buku dicetak lokal dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. tuliskan judul penelitian dan keterangan lainnya pada tabel berikut. atu modul secara utuh yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. Karya Pengembangan Profesi a. c. Dst.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 7. JUDUL JENIS *) PENERBIT TAHUN TERBIT SKOR (diisi penilai) Catatan: *)Jenis pada tabel di atas diisi buku. Skripsi.

JENIS MEDIA/ALAT TAHUN SUMBER DANA STATUS SKOR (KETUA/ANGGOTA (diisi penilai) ) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan surat keterangan dari atasan langsung disertai bukti fisik yang relevan. 80 . SKOR NO. 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. isilah tabel berikut. misalnya: media yang dibuat atau foto hasil karya yang disertai manual dan/atau deskripsi yang dilegalisasi oleh atasan langsung.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi reviewer buku dan/atau penulis EBTANAS/UN/UASDA dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. Media dan Alat Pembelajaran Apabila Bapak/Ibu pernah membuat media atau alat pembelajaran dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. Dst. tuliskan jenis media/alat dan keterangan lainnya pada tabel berikut. NAMA KEGIATAN TAHUN (diisi penilai) soal d. Dst. NO.

musik. tari dan karya seni lainnya) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. a. Keikutsertaan dalam forum ilmiah Jika Bapak/Ibu pernah mengikuti forum ilmiah dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir tuliskan judul dan keterangan lainnya pada tabel berikut. d. kriya. suara. tuliskan nama dan tahun karya tersebut dalam tabel berikut. musik. sastra. TINGKAT NO. misalnya: hasil karya atau foto hasil karya yang disertai manual dan/atau deskripsi yang dilegalisasi oleh atasan langsung. atau peserta sesuai sertifikat Lampirkan sertifikat. NO. sastra. kriya. piagam. Dst.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional e. Dst JENIS KEGIATAN TAHUN PERAN *) (Inter/Nas/Lokal) (diisi penilai) SKOR Catatan: *) Kolom peran diisi pemakalah. Apabila menjadi nara sumber/pemakalah lampirkan juga makalahnya. tari. Karya teknologi (teknologi tepat guna) dan karya seni (patung. suara. b. lukis. lukis. dan karya seni lainnya) Apabila Bapak/Ibu pernah membuat karya teknologi (teknologi tepat guna) dan karya seni (patung. 8. atau sejenisnya yang asli untuk bendel pertama dan foto kopinya yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung untuk bendel kedua. NAMA KARYA TAHUN DESKRIPSI SINGKAT TENTANG KARYA YANG DIHASILKAN SKOR (diisi penilai) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan surat keterangan dari atasan langsung disertai bukti fisik yang relevan. c. 81 .

1) 2) 3) 4) Catatan: NAMA ORGANISASI TAHU N JABATA N SKOR TINGKAT *) (diisi penilai) Dst *) Kolom tingkat diisi: kecamatan. Pengalaman menjadi pengurus organisasi di bidang kependidikan dan sosial a. Pengalaman Organisasi Apabila Bapak/Ibu memiliki pengalaman menjadi pengurus suatu organisasi kependidikan atau organisasi sosial dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. NO. 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/bukti yang relevan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan.S/D TH ---NAMA SEKOLAH SKOR (diisi penilai) 82 . atau internasional Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. isilah tabel berikut. NO. JABATAN TH ---. Dst.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 9. Pengalaman Mendapat Tugas Tambahan Apabila Bapak/Ibu pernah mendapat tugas tambahan antara lain sebagai kepala/wakil kepala sekolah/kepala bengkel/kepala lab/wali kelas/pembina kegiatan ekstra kurikuler dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. nasional. kabupaten/kota. tuliskan nama organisasinya dan keterangan lainnya pada tabel berikut. b.

LOKASI 1) 2) 3) Dst...) khusus (daerah SKOR (diisi penilai) NO. 2013 Peserta Pemilihan Guru Berprestasi ... nasional.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 10. ………….. saya bersedia menerima sanksi dan dampak hukum sesuai peraturan perundangundangan yang berlaku. Dengan ini saya menyatakan bahwa pernyataan dan dokumen di dalam portofolio ini benarbenar hasil karya saya sendiri.. atau internasional Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam/surat keterangan yang tertulis pada tabel di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan.. Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan a. Catatan: Lampirkan foto kopi SK penugasan yang telah dilegalisasi oleh atasan. b. kabupaten/kota. Catatan: *)Kolom tingkat diisi: kecamatan. Penugasan Di Daerah Khusus Apabila Babak/Ibu pernah ditugaskan sebagai guru di daerah terpencil/tertinggal/ bencana/konflik/perbatasan). JENIS PENGHARGAAN PEMBERI PENGHARGA AN TINGKAT *) SKOR TAHUN (diisi penilai) 1) 2) 3) Dst. dan jika di kemudian hari ternyata pernyataan dan dokumen saya tidak benar. NO. isilah tabel berikut. JENIS DAERAH KHUSUS LAMA BERTUGAS (MULAI TH . s/d TH . (…………………………) Materai Rp 6.000 83 . ……………….... isilah tabel berikut. Penghargaan Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 5 Contoh Sampul Makalah Judul Makalah Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan Diajukan oleh Nama NIP/NUPTK Nama Sekolah Kabupaten/Kota Provinsi : : : : : Keterangan:  sampul warna biru untuk guru SD/MI PNS  sampul warna merah untuk guru SMP/MTs PNS  sampul warna hijau untuk guru SD/MI dan SMP/MTs bukan PNS 84 .

Menerapkan berbagai pendekatan. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran. metode.1 INDIKATOR Menjelaskan karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek fisik. Menerapkan pendekatan pembelajaran tematis khususnya dikelas-kelas awal SD/MI (khusus SD/MI) Menjelaskan prinsip-prinsip pengembangan kurikulum. moral. Mengidentifikasi bekal-ajar awal peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu. spiritual. kultural. sosialemosional. dan intelektual.3 1.2 2. Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 6 Kisi-kisi penilaian kompetensi guru (sebagai pedoman penilaian di dalam wawancara) KOMPETENSI dan SUBKOMPETENSI NO SUBKOMPETENSI 1. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik.5 .3 Menentukan tujuan pembelajaran yang diampu. 1. dan latar belakang sosial-budaya.4 26. Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu. 85 3. intelektual.1 2. Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu.2 3. emosional.3 27. moral. strategi. Kompetensi Pedagogik 25. sosial. Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu.2 1. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik.1 3. spiritual. 2. Menjelaskan berbagai teori belajar dan prinsipprinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu. 1). 3.4 3.

6 28. dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan.1 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mendorong peserta didik mencapai prestasi secara optimal. 31. empatik. Menggunakan berbagai strategi berkomunikasi yang efektif.1 6.4 4.1 INDIKATOR Mengembangkan indikator dan instrumen penilaian. 4. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu. 7. 5. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik. di laboratorium. tulisan. termasuk kreativitasnya. Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas.6 29. Menjelaskan prinsip-prinsip perancangan pembelajaran yang mendidik. baik untuk kegiatan di dalam kelas. dan santun. dan/atau bentuk lain. 30. 4. empatik. laboratorium. 6. Berkomunikasi secara efektif. Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh. 4. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik. secara lisan.1 86 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 3. dan santun dengan peserta didik.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap. Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran yang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki.2 4.5 4. maupun lapangan.

dan seterusnya. Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk menentukan ketuntasan belajar 32.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 7.1 . Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar.2 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan. Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. 9. (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian. Mengkomunikasikan hasil penilaian dan evaluasi kepada pemangku kepentingan.2 8. (c) respons peserta didik terhadap ajakan guru. Menentukan aspek-aspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu. Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. 8.1 8.6 8. Menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan. Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan.3 9. dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan dan contoh. 87 9. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran.4 34. empatik. 10. dan (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik.2 INDIKATOR Berkomunikasi secara efektif. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.7 33.5 8.1 9.3 8. Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Menerapkan prinsip-prinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.4 8. Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen. Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran.

rasa bangga menjadi guru. dan rasa percaya diri. dan manusiawi. arif. Menerapkan kode etik profesi guru. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru. berakhlak mulia. hukum dan sosial yang berlaku dalam masyarakat.1 12. Berperilaku jujur. Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur. Berperilaku yang dapat diteladan oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 10. tegas. stabil.1 Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia. dan berwibawa. sosial. 12. 88 . Bersikap sesuai dengan norma agama yang dianut. adat-istiadat. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap. suku.2 38. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap dan stabil. dewasa. 11. 10. dan kebudayaan nasional Indonesia. hukum. 14.2 15. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. 13. Menunjukkan etos kerja. Kompetensi Kepribadian 35. dan berwibawa. 13. Bertindak sesuai dengan norma agama. Berperilaku sesuai dengan kode etik profesi guru. tanggung jawab yang tinggi.2 14. Menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi 14.2 12. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. dan kebudayaan nasional Indonesia yang beragam. 15. 11.2 36.3 Bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri.3 39. Memahami kode etik profesi guru. dan gender.1 15. daerah asal.1 Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa. Bekerja mandiri secara profesional.2 INDIKATOR Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu.3 2).1 Menghargai peserta didik tanpa membedakan keyakinan yang dianut.3 37. arif.

43.1 17. 41. teman sejawat. ras. empatik dan efektif. Berkomunikasi dengan teman sejawat. agama.1 INDIKATOR Bersikap inklusif dan objektif terhadap peserta didik. suku. 18. Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain. orang tua. 17. Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya.1 19. dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik. jenis kelamin.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 16. bertindak objektif. 16.2 89 . empatik. 19. teman sejawat dan lingkungan sekitar dalam melaksanakan pembelajaran. Berkomunikasi dengan teman sejawat dan komunitas ilmiah lainnya secara santun.3 42. dan status sosial ekonomi. kondisi fisik. profesi ilmiah. tenaga kependidikan. latar belakang keluarga.2 Berkomunikasi dengan orang tua peserta didik dan masyarakat secara santun. Mengikutsertakan orang tua peserta didik dan masyarakat dalam program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik. dan komunitas ilmiah lainnya melalui berbagai media dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. dan santun dengan sesama pendidik. Berkomunikasi secara efektif. empatik.2 Tidak bersikap diskriminatif terhadap peserta didik. Bersikap inklusif. Kompetensi Sosial 40.1 18. orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama. dan status sosial-ekonomi. serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin. Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi pembelajaran kepada komunitas profesi sendiri secara lisan dan tulisan maupun bentuk lain.2 Melaksanakan berbagai program dalam lingkungan kerja untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan. latar belakang keluarga. dan masyarakat. 3). 17. Beradaptasi dengan lingkungan tempat bekerja dalam rangka meningkatkan efektivitas sebagai pendidik.

2 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri. 22.2 23. Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu. 22. Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. 21.1 Memahami kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu. Mengolah materi pelajaran yang diampu secara kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. 90 .1 23.2 21.3 46.1 Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan.1 Memahami standar kompetensi mata pelajaran yang diampu. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan diri. struktur. 45. Melakukan refleksi terhadap kinerja sendiri secara terus menerus.3 23. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam berkomunikasi. Kompetensi Profesional 44. Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. Memahami tujuan pembelajaran yang diampu.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI INDIKATOR 4).4 48. Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber. konsep.2 47. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan. Menguasai materi. 21. 23. 24. 24. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu.

............ ....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 7 Berita Acara Hasil Penilaian Guru Berprestasi *Tingkat Sekolah/Kecamatan/Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan) Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Tempat dan Tanggal Lahir : Jabatan : Menyatakan bahwa Saudara/i : Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan Tempat dan Tanggal Lahir : Guru mata pelajaran : Sekolah : Alamat sekolah : Provinsi : : telah terpilih sebagai pemenang terbaik pemilihan guru berprestasi di kelompok *SD/MI/SMP/MTs pada tingkat *sekolah/Kecamatan/Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan) dan akan kami ajukan ke tingkat selanjutnya yaitu ke tingkat Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan). ............. Sekretaris Tanda tangan 91 .. Ketua Tanda tangan 2. 2013 1..

......... menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan. (diisi sesuai hasil karya yang akan diajukan).. Untuk keperluan tersebut guru yang bersangkutan bersedia mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut..... 2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Sekolah Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi disesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing 92 . Bersama ini kami lampirkan makalah yang berjudul : Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. ...Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 8. .... Dengan hormat.... Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota.... Yang bertanda tangan di bawah ini Nama : NIP : Pangkat dan Golongan : Jabatan : mengajukan Saudara Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan Guru Bidang Studi : : : untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013....

Yang bertanda tangan di bawah ini Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Jabatan : akan mengajukan nama-nama guru berprestasi di tingkat kabupaten/kota (sesuai daftar terlampir) untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013.. Bersama ini juga dilampirkan porto folio dari guru yang bersangkutan... 2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan. Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi di sesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing 93 ..... menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 9...... Dengan hormat..... Untuk keperluan di atas bersedia untuk mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut... (di isi sesuai hasil karya yang akan diajukan)...... Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat Dinas Pendidikan Provinsi. Bersama ini kami lampirkan makalah dengan tema: Menjadi guru adalah sebuah pengabdian...... ... .

... (di isi sesuai hasil karya yang akan diajukan).... ........ Bersama ini kami lampirkan makalah dengan tema: Menjadi guru adalah sebuah pengabdian.... 2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan Prov..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 10. Yang bertandatangan di bawah ini Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Jabatan : akan mengajukan nama-nama guru berpresstasi di tingkat provinsi (sesuai daftar terlampir) untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013.. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan. Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi di sesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing. Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat Dirjen Dikmen Dengan hormat...... . Untuk keperluan diatas bersedia untuk mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut. Bersama ini juga dilampirkan porto folio dari guru yang bersangkutan. 94 .

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LAMPIRAN 11. PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN GURU BERPRESTASI TAHUN 2013 OLEH KEPALA SEKOLAH 95 .

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional INSTRUMEN PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN oleh Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) 96 .

Sekolah g. Provinsi f. Akta Mengajar 9. No. tgl lahir 7. Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2. Kabupaten/Kota e. Telp. NIP/NIK 3. Kecamatan d. Sekolah Tempat Tugas a. Alamat Sekolah : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : : c. Pendidikan Terakhir 8. Guru Kelas/Mata Pelajaran *) 11. Pangkat/Golongan 5. Nama b. NUPTK 4. Beban Mengajar per Minggu : : : : : : : Jam/minggu *Coret yang tidak perlu 97 . Tempat.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional IDENTITAS PESERTA 1. Jenis Kelamin 6. Alamat e-mail 10.

5. 3. 4. 3. KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN Penguasaan materi pelajaran Menunjukkan penguasaan materi pembelajaran Mengaitkan materi dengan pengetahuan lain yang relevan Menyampaikan materi dengan jelas. 2. 7. 4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut. Pendekatan/strategi pembelajaran Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kompetensi (tujuan) yang akan dicapai dan karakaterstik siswa 1 2 3 4 98 . sesuai dengan hierarki belajar dan karakteristik siswa Mengaitkan materi dengan realitas kehidupan 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 6. PRAPEMBELAJARAN Mempersiapkan siswa untuk belajar Melakukan kegiatan apersepsi 1 2 3 4 1 2 3 4 II A. 1 = tidak baik 2 = kurang baik 3 = baik 4 = sangat baik PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI SKOR I 1.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LEMBAR PENILAIAN Petunjuk Berilah skor pada butir-butir pelaksanaan pembelajaran dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1. 2. B.

10. INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI Melaksanakan pembelajaran secara runtut Menguasai kelas Melaksanakan pembelajaran yang bersifat kontekstual Melaksanakan pembelajaran yang memungkinkan tumbuhnya kebiasaan positif Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan SKOR 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 12. Pembelajaran yang memicu dan memelihara keterlibatan siswa Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran Menunjukkan sikap terbuka terhadap respons siswa Menumbuhkan keceriaan dan antusisme siswa dalam belajar 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 E. 17. 15. 11.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO 8. 1 2 3 4 C. 14. Penggunaan bahasa Menggunakan bahasa lisan dan tulis secara jelas. 18. 21. dan benar Menyampaikan pesan dengan gaya yang sesuai 1 2 3 4 1 2 3 4 99 . 22. Pemanfaatan sumber belajar /media pembelajaran Menggunakan media secara efektif dan efisien Menghasilkan pesan yang menarik Melibatkan siswa dalam pemanfaatan media 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 D. 16. 19. Penilaian proses dan hasil belajar Memantau kemajuan belajar selama proses Melakukan penilaian akhir sesuai dengan kompetensi (tujuan) 1 2 3 4 1 2 3 4 F. 9. 13. baik. 20.

Skor terrendah 24.... PENUTUP Melakukan refleksi atau membuat rangkuman dengan melibatkan siswa Melaksanakan tindak lanjut dengan memberikan arahan......) NIP/NIK 100 ...... atau kegiatan.. 1 2 3 4 Dengan ini saya menyatakan bahwa penilaian yang saya lakukan sesuai dengan kondisi guru berprestasi yang sebenarnya..... ................................ ... dan apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar........ skor tertinggi 96 1 2 3 4 INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI SKOR 24. Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) (. saya bersedia mempertanggungjawabkannya...............Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO III 23... atau tugas sebagai bagian remidi/pengayaan Total Skor (jumlahkan seasuai dengan angka yang dilingkari..

dan kegiatan ekstrakurikuler lainnya 1 2 3 4 1 2 3 4 101 . misalnya. orang Kristiani rajin ke gereja. 1 2 3 4 10. misal yang memiliki etos kerja tinggi. misal: dalam keseharian dapat berkomunikasi secara baik dengan sejawat) Skor 1 2 3 4 2. 1 2 3 4 9. misal: ijin tidak masuk atau tidak mengajar dengan alasan yang sebenarnya) Kedisiplinan (kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. dll. Aspek yang dinilai Ketaatan dalam menjalankan ajaran agama (rajin menjalankan ajaran agama yang dianut. membuat karya seni. misal: menjadi teladan bagi sejawat dan peserta didik dalam tutur kata.) Etos kerja (komitmen dan semangat dalam melaksanakan tugas. 1 2 3 4 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional PENILAIAN KERJA GURU PENGAMATAN SEHARI-HARI No . berpakaian. misal: orang muslim rajin menjalankan sholat. dll. dan sebagainya) Kemampuan menerima kritik dan saran (perilaku dalam merespon kritik dan saran dari orang lain. misal selalu berusaha menggunakan alam sekitar dan bahan-bahan yang ada di sekitarnya dalam proses pembelajaran di kelas. untuk lomba olimpiade.) Tanggung jawab (sanggup menyelesaikan tugas sesuai dengan ketentuan. 1 2 3 4 8. 1. 1 2 3 4 4. 1 2 3 4 5. membuat alat peraga pembelajaran. misal mendapat kritik tidak marah dan akomodatif terhadap saran orang lain) Kemampuan berkomunikasi (dapat menyampaikan ide-idenya dengan bahasa yang baik dan dapat dipahami oleh sasaran. 1 2 3 4 6. misal mulai dan mengakhiri kegiatan pembelajaran sesuai dengan jadwal) Keteladanan (menjadi contoh atau rujukan dalam sikap dan perilaku bagi orang lain. Kemampuan bekerjasama 11. 1 2 3 4 7. Keberhasilan melakukan pembimbingan siswa. menulis buku. bersemangat melaksanakan dan mentaati kaidah-kaidah dalam tugas) Inovasi dan kreativitas (kemampuan dan kemauan untuk mengadakan pembaharuan melalui olah pikirnya. misal: melaksanakan pembelajaran dengan baik dan sesuai jadwal) Kejujuran (menyampaikan sesuatu apa adanya.

................. ........... Skor terendah 11................) NIP/NIK 102 ...X 100% SKOR TERTINGGI Skor ... Aspek yang dinilai Skor Total (jumlahkan angka yang dilingkari). saya bersedia mempertanggungjawabkannya.....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional No ...... skor tertinggi 44  SKOR SKOR =----------------------...................... . Dengan ini saya menyatakan bahwa penilaian yang saya lakukan sesuai dengan kondisi guru berprestasi yang sebenarnya........ Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) (.. dan apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar...

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 13. INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA oleh Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) 103 .

NUPTK 4. Alamat Sekolah : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : : c. Kecamatan d. Alamat e-mail 10. No. Beban Mengajar per Minggu : : : : : : : Jam/minggu *coret yang tidak perlu 104 . Telp. Kabupaten/Kota e. tgl lahir 7. NIP/NIK 3. Akta Mengajar 9.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional IDENTITAS PESERTA 1. Jenis Kelamin 6. Pendidikan Terakhir 8. Mata Pelajaran/Guru Kelas SD/MI/SDLB*) 11. Sekolah Tempat Tugas a. Provinsi f. Tempat. Pangkat/Golongan 5. Sekolah g. Nama b. Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2.

hukum. Sosial 11.. Kepribadian 8. Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik 3.. ... serta tidak diskriminatif 12 Komunikasi dengan sesama guru.. Penilaian dan evaluasi B. bertindak obyektif... sampai . orang tua. 3. Pengembangan kurikulum 4. .... dan masyarakat Penguasaan materi... NO KOMPETENSI NILAI*) A. Pedagogik 1.. 4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut. Etos kerja. dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1.. . .. peserta D..... . Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan 10. . Kegiatan pembelajaran yang mendidik 5.. .. REKAP HASIL PENILAIAN KINERJA GURU KELAS/MATA PELAJARAN Periode penilaian . . Bersikap inklusif. struktur.. . Bertindak sesuai dengan norma agama. mendukung mata pelajaran yang diampu 14. .. Komunikasi dengan peserta didik 7. …………………….. 2. ... ………………………………. . Profesional didik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LEMBAR PENILAIAN Petunjuk Berilah penilaian kompetensi kepribadian dan sosial guru. ..... Menguasai karakteristik peserta didik 2. konsep dan pola pikir keilmuan yang 13. tenaga kependidikan.. Mengembangkan keprofesionalan melalui tindakan yang reflektif Jumlah (Hasil penilaian kinerja guru) 105 . rasa bangga menjadi guru C..... tanggung jawab yang tinggi. sosial dan kebudayaan Nasional 9. Pengembangan potensi peserta didik 6.

Guru membantu mengembangkan potensi dan mengatasi kekurangan peserta didik. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Seluruhnya terpenuhi 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 *) Nilai diisi berdasarkan laporan dan evaluasi PK guru. Nilai minimum per kompetensi = 1 dan nilai maksimum 4. 3. 5. Guru memastikan bahwa semua peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran. sehingga peserta didik tersebut tidak termarginalkan (tersisihkan.25%<X≤50%=2. Total skor untuk kompetensi 1 Skor maksimum kompetensi 1= jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 1 (0%<X≤25%=1. dsb. 2.). ………………………………………………………… . minder.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 1 Mengenal karakteristik peserta didik Skor Indikator 1. Guru dapat mengatur kelas untuk memberikan kesempatan belajar yang sama pada semua peserta didik dengan kelainan fisik dan kemampuan belajar yang berbeda. 50% < X≤ 75% = 3. Guru memperhatikan peserta didik dengan kelemahan fisik tertentu agar dapat mengikuti aktivitas pembelajaran. diolok‐ olok. Kepala Sekolah 106 . Guru mencoba mengetahui penyebab penyimpangan perilaku peserta didik untuk mencegah agar perilaku tersebut tidak merugikan peserta didik lainnya. Guru dapat mengidentifikasi karakteristik belajar setiap peserta didik di kelasnya. 6. 4.

......... ..... ..... .. .... ... .. . . ... . .. (9) Nama Penilai : ... . ... ...... ... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 107 . . .... . ....... .. ....... . . . . . . ....... .. ..... ..... ........ . . . ... . .. . . .......Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 2 : Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik Nama Guru : .. ... . . .......... . . . .. .. . ........ .. ... .... ... . ......... .... .. . . .. ..... . ..... . . ...... ... ...... . . . .... .. .... ...... .. .... ....

...... . 4.... . .. Guru memperhatikan respon peserta didik yang belum/kurang memahami materi pembelajaran yang diajarkan dan menggunakannya untuk Total skor untuk kompetensi 2 memperbaiki Skor maksimum kompetensi 2 = jumlah indikator × 2 rancangan pembelajaran berikutnya. . baik yang sesuai maupun yang berbeda dengan rencana... . 75% < X≤ 100% = 4) .. Guru merencanakan kegiatan pembelajaran yang saling terkait satu sama lain.. . berdasarkan Guru dapat menjelaskan alasan pelaksanaan tingkat pemahaman tersebut...... .. .. kegiatan/aktivitas yang dilakukannya.. ...... . .... ......... . .... . Guru selalu memastikan tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran tertentu dan menyesuaikan aktivitas pembelajaran berikutnya 3... . . .. Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 2 (0%<X≤25%=1.. ... . ...Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 2 Kompetensi 3 : Pengembangan kurikulum Nama Guru : ... .. didik. . . .. . .. Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik Skor Indikator Tidak ada bukti Terpenuhi Seluruhnya (Tidak terpenuhi sebagian terpenuhi ) 0 1 2 1.. Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menguasai materi pembelajaran sesuai usia dan kemampuan belajarnya melalui pengaturan proses pembelajaran dan aktivitas yang bervariasi..... . 2. 5.... .... .. ..25%<X≤50%=2. 50% < X≤ 75% = 3. .. .... .. .. .. Guru menggunakan berbagai teknik untuk memotiviasi kemauan belajar peserta didik... dengan memperhatikan tujuan pembelajaran maupun proses belajar peserta 6.. . ... .... (9) 0 1 2 0 0 0 1 1 1 2 2 2 0 1 2 108 . ... terkait keberhasilan pembelajaran.

.. . .... .. ... .... . . ... ............ . ....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Nama Penilai : ...... . (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru: (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 109 .. ..... . .. ... ... .. .... .. . . .. . .. . .. ..... . ... ..... .. . . . .. ......... ..... ..........

Guru memilih materi pembelajaran yang: a) sesuai dengan tujuan pembelajaran.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 3 Pengembangan kurikulum Skor Indikator 1. Guru merancang rencana pembelajaran yang sesuai dengan silabus untuk membahas materi ajar tertentu agar peserta didik dapat mencapai 3. kompetensi Guru mengikuti urutan materi pembelajaran dasar yang ditetapkan. b) tepat dan mutakhir. Guru dapat menyusun silabus yang sesuai dengan 2. dan d) dapat dilaksanakan di kelas e) sesuai dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti Terpenuhi Terpenuhi (Tidak sebagian Seluruhnya terpenuhi) 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 110 .25%<X≤50%=2. kurikulum. Total skor untuk kompetensi 3 Skor maksimum kompetensi 3 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/8) × 100% Nilai untuk kompetensi 3 (0%<X≤25%=1. c) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik. 4. 50% < X≤ 75% = 3. dengan memperhatikan tujuan pembelajaran.

. . . . .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 4 : Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Nama Guru : .... . .............. ............... . . .... ..... ......... ... . .. .. .. .. .. . .. . ... . . .. .... . ... ... . . . . ... ... .... ..... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru Tindak lanjut yang diperlukan: (19) (20) (21) (22) 111 ... .. ...... . . .. . . ... ... . .. ..... .. .... . .. ... . ............ (9) Nama Penilai : ... . .. . ........... . . . ... .......... . ..... . .. .. ........ ....... . . .. .. .. ... .. .......

5. 3. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran sesuai dengan rancangan yang telah disusun secara lengkap dan pelaksanaan aktivitas tersebut mengindikasikan bahwa guru mengerti tentang tujuannya. Guru mengelola kelas dengan efektif tanpa mendominasi atau sibuk dengan kegiatannya sendiri agar semua waktu peserta dapat termanfaatkan secara produktif. bukan untuk menguji sehingga membuat peserta didik merasa tertekan. Guru mengkomunikasikan informasi baru (misalnya materi tambahan) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik. 4. Misalnya: dengan mengetahui terlebih dahulu peserta didik lain yang setuju atau tidak setuju dengan jawaban tersebut. Guru menyikapi kesalahan yang dilakukan peserta didik sebagai tahapan proses pembelajaran. 0 1 2 0 1 2 0 1 2 2 0 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 112 . bukan semata‐mata kesalahan yang harus dikoreksi. 6. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran yang bertujuan untuk membantu proses belajar peserta didik. 7.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 4 Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Skor Indikator Tidak ada Terpenuhi Terpenuhi bukti sebagian seluruhnya (Tidak terpenuhi) 0 1 2 1. 8. Guru melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai isi kurikulum dan mengkaitkannya dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik. 2. Guru melakukan aktivitas pembelajaran secara bervariasi dengan waktu yang cukup untuk kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar dan mempertahankan perhatian peserta didik. Guru mampu menyesuaikan aktivitas pembelajaran yang dirancang dengan kondisi kelas. sebelum memberikan penjelasan tentang jawaban yang benar.

25% < X≤ 50% = 2. Guru menggunakan alat bantu mengajar. Total skor untuk kompetensi 4 Skor maksimum kompetensi 4 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/22) × 100% Nilai untuk kompetensi 4 (0% < X≤ 25% = 1. Guru mengatur pelaksanaan aktivitas pembelajaran secara sistematis untuk membantu proses belajar peserta didik. mempraktekkan dan berinteraksi dengan peserta didik lain. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 0 1 2 0 1 2 113 . Sebagai contoh: guru menambah informasi baru setelah mengevaluasi pemahaman peserta didik terhadap materi sebelumnya. 11. 50% < X≤ 75% = 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 9. 10. Guru memberikan banyak kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya. dan/atau audio‐visual (termasuk TIK) untuk meningkatkan motivasi belajarpeserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran.

tentang bakat. 3. Guru memusatkan perhatian pada interaksi dengan peserta didik dan mendorongnya untuk memahami dan menggunakan informasi yang disampaikan. Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk belajar sesuai dengan kecakapan dan pola belajar masing‐masing. dan kesulitan belajar masing‐masing peserta didik. Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran untuk memunculkan daya kreativitas dan kemampuan berfikir kritis peserta 4. Total skor untuk kompetensi 5 Skor maksimum kompetensi 5 = jumlah indikator ×2 Persentase = (total skor/14) × 100% Nilai untuk kompetensi 5 (0%<X≤25%=1. 2. Guru menganalisis hasil belajar berdasarkan segala bentuk penilaian terhadap setiap peserta didik untuk mengetahui tingkat kemajuan masing‐masing.25%<X≤50%=2. Guru memberikan kesempatan belajar kepada peserta didik sesuai dengan cara belajarnya masing‐masing. 75% < X≤ 100% = 4) Skor Tidak ada Terpenuh Terpenuhi bukti i seluruhnya (Tidak sebagian terpenuhi) 0 1 2 0 0 1 1 2 2 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 114 . didik. Guru secara aktif membantu peserta didik dalam proses pembelajaran dengan memberikan 5. minat. perhatian Guru dapat mengidentifikasi dengan benar kepada setiap individu.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 5 Memahami dan mengembangkan potensi Indikator 1. 6. 50% < X≤ 75% = 3. potensi. 7.

... ... .. ... .. . ........ . ..... ..... . . .. . ... ................ . .. . ................ ... ... . .. .. . . .. .. .. ......... .. ... .. . .... . (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 115 .. ... .. ... (9) Nama Penilai : ..... .. . ....... .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 6 : Komunikasi dengan peserta didik Nama Guru : .... . . . .. .. .. .. ... ....... . . ..... ...... .. ... .. . .. ..... .. . .... .. ... .... ..... .. .... .. . ...... . . . . .... ....... ..

75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi Seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 116 . Guru menggunakan pertanyaan untuk mengetahui pemahaman dan menjaga partisipasi peserta didik. 6. Guru menyajikan kegiatan pembelajaran yang dapat menumbuhkan kerja sama yang baik antar pesertadidik. benar. Total skor untuk kompetensi 6 Skor maksimum kompetensi 6 = jumlah indikator ×2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 6 (0%<X≤25%=1. tanpa mempermalukannya. 4. 50% < X≤ 75% = 3. Guru mendengarkan dan memberikan perhatian terhadap semua jawaban peserta didik baik yang benar maupun yang dianggap salah untuk mengukur tingkat pemahaman peserta didik. 5. 2. termasuk memberikan pertanyaan terbuka yang menuntut peserta didik untuk menjawab dengan ide dan pengetahuan mereka. Guru menanggapinya pertanyaan peserta didik secara tepat. sesuai tujuan pembelajaran dan isi kurikulum. kecuali jika diperlukan untuk membantu atau mengklarifikasi pertanyaan/tanggapan tersebut.25%<X≤50%=2. 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 6 Penilaian untuk Kompetensi 6: Komunikasi dengan peserta didik Skor Indikator 1. Guru memberikan perhatian dan mendengarkan semua pertanyaan dan tanggapan peserta didik. Guru memberikan perhatian terhadap pertanyaan peserta didik dan meresponnya secara lengkap dan relevan untuk menghilangkan kebingungan pada peserta didik. dan mutakhir. tanpa menginterupsi.

. ... . . ...... .... ..... . .... . ..... (9) Nama Penilai : . ... ... . ... ..... ....... .. . . . .... ... . ......... ..... ... . .... . .....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 7 : Penilaian dan evaluasi Nama Guru : . . ........ .. . . ....... .. ... . ......... ... . . .... ... .. ...... . .. . . . . ... ... . ..... . . . (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan gur (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 117 .. .. .... ... ... .. ...... . . ..... .. ... .......... .... .. .. ...... .... ..... . ... .....

dan sebagainya. tentang tingkat pemahaman terhadap materi pembelajaran yang telah dan akan dipelajari. 2. Guru menyusun alat penilaian yang sesuai dengan tujuan pembelajaran untuk mencapai kompetensi tertentu seperti yang tertulis dalam RPP. Guru menganalisis hasil penilaian untuk mengidentifikasi topik/kompetensi dasar yang sulit sehingga diketahui kekuatan dan kelemahan masing‐masing peserta didik untuk keperluan remedial dan pengayaan. Guru memanfaatkan masukan dari peserta didik dan merefleksikannya untuk meningkatkan pembelajaran selanjutnya. 0 1 2 0 1 2 3.25%<X≤50%=2. selain penilaian formal yang dilaksanakan sekolah. Total skor untuk kompetensi 7 Skor maksimum kompetensi 7 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 10) × 100% Nilai untuk kompetensi 7 (0%<X≤25%=1. 0 1 2 (26) 4. dan dapat membuktikannya melalui catatan. jurnal pembelajaran. Guru melaksanakan penilaian dengan berbagai teknik dan jenis penilaian. rancangan pembelajaran. dan mengumumkan hasil serta implikasinya kepada peserta didik. Guru memanfatkan hasil penilaian sebagai bahan penyusunan rancangan pembelajaran yang akan dilakukan selanjutnya. 50% < X≤ 75% = 3. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 118 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 7 Penilaian dan evaluasi Skor Indikator Tidak ada Terpenuhi Terpenuhi bukti (Tidak terpenuhi) sebagian Seluruhnya 1. materi tambahan. 0 1 2 5.

.. . ....... . . . . ... .. .. ....... .. . ... .. ...... hukum. ... ... .. .. .. . . . .. ...... ..... . . . . ....... .... . (9) Nama Penilai : .... ... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan (23) (24) 119 . ..... . . ... . ..... .. ..... ..... .. . sosial dan kebudayaan nasional Indonesia Nama Guru : ....... . ... .... ....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 8 : Bertindak sesuai dengan norma agama..... . .. ...... .... .. .. ... .... . ....... . .. . ....... .. . . . . .... ..... ... ......... . . ... ... ............... ...... . . .

Guru mempunyai pandangan yang luas tentang keberagaman bangsa Indonesia (misalnya: budaya. 50% < X≤ 75% = 3. Guru mengembangkan kerjasama dan membina kebersamaan dengan teman sejawat tanpa memperhatikan perbedaan yang ada (misalnya: suku. 2. 75% < X≤ 100% = 4) 1. 4.25%<X≤50%=2. Total skor untuk kompetensi 8 Skor maksimum kompetensi 8 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/10) × 100% Nilai untuk kompetensi 8 (0%<X≤25%=1. agama. hukum. 3. dan gender). Guru memiliki rasa persatuan dan kesatuan sebagai bangsa Indonesia.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 8 Bertindak sesuai dengan norma agama. sosial dan kebudayaan nasional Indonesia Skor Indikator Terpen Tidak ada uhi tukti(Tida Terpenuhi Seluruh terpenuhi) sebagian nya Guru menghargai dan mempromosikan prinsip‐prinsip Pancasila sebagai dasar ideologi dan etika bagi semua warga Indonesia. agama). Guru saling menghormati dan menghargai teman sejawat sesuai dengan kondisi dan keberadaan masing‐ masing. suku. 0 1 2 2 0 1 0 0 0 1 1 1 2 2 2 120 . 5.

.. .. ..... .... .... ... .... . ... . .. ..... . . .. .... . .. ... ...... .... ..... . .. .... .... . .. . . ... ..... .... .. .... .. . .. . . .... .... .. .. ........ (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Pemantauan Tanggal (24) Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (23) 121 .. ... . (9) Nama Penilai : . ... .... ........... ... ...... .. . . . . .............. ...... . ... . . .. . .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 9 : Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan Nama Guru : . . ..... ....... .... ..... .. . ... . .......... ....... ... . .. .

berpenampilan. dan berbuat terhadap semua peserta didik. Guru bersikap dewasa dalam menerima masukan dari peserta didik dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berpartisipasi dalam proses pembelajaran. Guru mau membagi pengalamannya dengan teman sejawat. 50% < X≤ 75% = 3. 2. Total skor untuk kompetensi 9 Skor maksimum kompetensi 9 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 10) × 100% Nilai untuk kompetensi 9 (0%<X≤25%=1. orang tua. Guru berperilaku baik untuk mencitrakan nama baik sekolah. 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 9 kOM Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan k Indikator 1. 5. Guru mampu mengelola pembelajaran yang membuktikan bahwa guru dihormati oleh peserta didik. 4. dan teman sejawat. sehingga semua peserta didik selalu memperhatikan guru dan berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Skor Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 0 1 2 2 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 122 .25%<X≤50%=2. termasuk mengundang mereka untuk mengobservasi cara mengajarnya dan memberikan masukan. Guru bertingkah laku sopan dalam berbicara.

... ...... .... . ...... .. . . .... . .. . .. ... ... .. ... .... . ...... . (9) Nama Penilai : ........ .. .... .... . . ...... ... .... . ...... .. .. . ....... (10) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan (23) (24) 123 ... . . .. . .. ... ... ... ...... .... . ... .......... .... .. .. ....... . .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 10: Etos kerja...... .. . . .. ...... .... .. .. .. . .. . .. .. .... .. .. ..... dan rasa bangga menjadi guru Nama Guru : . . ... . tanggung jawab yang tinggi. . .. .... ....... ........ .. ...

tanggung jawab yang tinggi. Guru mengawali dan mengakhiri pembelajaran dengan tepat waktu. 3. Guru merasa bangga dengan profesinya sebagai guru. Total skor untuk kompetensi 10 Skor maksimum kompetensi 10 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 16) × 100% Nilai untuk kompetensi 10 (0%<X≤25%=1. 4. guru mengaktifkan siswa dengan melakukan hal‐hal produktif terkait dengan mata pelajaran. termasuk proses pembelajaran di kelas. Guru meminta ijin dan memberitahu lebih awal.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinera Guru Kompetensi 10 Etos kerja. Guru memberikan kontribusi terhadap pengembangan sekolah dan mempunyai prestasi yang berdampak positif terhadap nama baik sekolah. Guru memenuhi jam mengajar dan dapat melakukan semua kegiatan lain di luar jam mengajar berdasarkan ijin dan persetujuan pengelola sekolah. 6.25%<X≤50%=2. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) 0 Terpenuhi sebagian 1 Terpenuhi seluruhnya 2 0 1 2 0 1 2 2 0 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 124 . 7. dan meminta guru piket atau guru lain untuk mengawasi kelas. dan rasa bangga menjadi guru Skor Indikator 1. 50% < X≤ 75% = 3. dengan memberikan alasan dan bukti yang sah jika tidak menghadiri kegiatan yang telah direncanakan. Guru memanfaatkan waktu luang selain mengajar untuk kegiatan yang produktif terkait dengan tugasnya. 8. Guru menyelesaikan semua tugas administratif dan non‐pembelajaran dengan tepat waktu sesuai standar yang ditetapkan. 2. 5. Jika guru harus meninggalkan kelas.

positif terhadap semua diskusi formal dan informal terkait dengan pekerjaannya. memberikan perhatian dan bantuan sesuai kebutuhan 2. masing Guru menjaga hubungan baik dan peduli dengan ‐masing. Total skor untuk kompetensi 11 Skor maksimum kompetensi 11= jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 11 (0%<X≤25%=1. tanpa memperdulikan faktor teman sejawat (bersifat inklusif). Guru memperlakukan semua peserta didik secara adil. Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) 0 Skor Terpenuh Seluruhnya i Terpenuhi sebagian 2 1 0 1 2 (23) (24) 3. 50% < X≤ 75% = 3. kaya. berasal dari daerah yang sama dengan guru). serta berkontribusi personal.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 11 Bersikap inklusif.25%<X≤50%=2. serta tidak diskriminatif Indikator 1. bertindak objektif. Guru sering berinteraksi dengan peserta didik dan tidak membatasi perhatiannya hanya pada kelompok tertentu (misalnya: peserta didik yang pandai. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 125 .

. ....... orang tua peserta didik. ...... .......... dan potensi peserta didik kepada orang tuanya.. .. (10) Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (23) (24) Kompetensi 12: Komunikasi dengan sesama guru... ....... ... .... . dan masyarakat Skor Indikator 1. . ... .. . .. ..... . . . ..... baik dalam pertemuan formal maupun tidak formal antara guru dan orang tua. 2.... 3..... .... dan masyarakat Nama Guru : ........ .. . . ...... .. . . dan dapat menunjukkan buktinya. . Guru memperhatikan sekolah sebagai bagian dari masyarakat. ....... .. serta berperan dalam kegiatan sosial di masyarakat. .... . tenaga pendidikan. . ....... .. . ......25%<X≤50%=2... ..... . .. . .... .. ... Guru menyampaikan informasi tentang kemajuan.. ... Guru ikut berperan aktif dalam kegiatan di luar pembelajaran yang diselenggarakan oleh sekolah dan masyarakat dan dapat memberikan bukti keikutsertaannya. . .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 12: Komunikasi dengan sesama guru. ... ..... . . kesulitan.... ..... .. .. (9) Nama Penilai : . . . 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Seluruhnya terpenuhi 2 0 1 0 1 2 0 1 2 (27) (28) (29) (30) 6 126 ... . . berkomunikasi dengan masyarakat sekitar... . .. teman sejawat..... . . . . . .... ... ... . ......... orang tua peserta didik. . .. . ..... .. . Total skor untuk kompetensi 12 Skor maksimum kompetensi 12 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 12 (0%<X≤25%=1. ..... ..... tenaga pendidikan. .. . ... . 50% < X≤ 75% = 3.

Guru menyertakan informasi yang tepat dan 0 1 2 mutakhir di dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Guru melakukan pemetaan standar kompetensi ) dan kompetensi dasar untuk mata pelajaran yang diampunya. 75% < X≤ 100% = 4) 127 . Total skor untuk kompetensi 13 Skor maksimum kompetensi 13 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 13 (0%<X≤25%=1. dan memperkirakan alokasi waktu yang diperlukan. perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang berisi informasi 0 1 2 yang tepat. 2. 50% < X≤ 75% = 3.25%<X≤50%=2. mutakhir. melakukan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Guru menyusun materi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Penilaian untuk Kompetensi 13: Penguasaan materi struktur konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu Skor Tidak Terpenuh Indikator Terpenuhi bukti ada sebagian i seluruhnya (Tidak terpenuhi 1. dan yang membantu peserta didik untuk memahami konsep materi pembelajaran. untuk mengidentifikasi materi 0 1 2 pembelajaran yang dianggap sulit. 3.

Guru dapat mengaplikasikan pengalaman PKB dalam perencanaan. Guru melakukan evaluasi diri secara spesifik. Guru memiliki jurnal pembelajaran. catatan masukan dari kolega atau hasil penilaian proses pembelajaran sebagai bukti yang menggambarkan kinerjanya. Guru memanfaatkan bukti gambaran kinerjanya untuk mengembangkan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran selanjutnya dalam program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Guru dapat memanfaatkan TIK dalam berkomunikasi dan pelaksanaan PKB. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 0 1 1 2 2 128 . 50% < X≤ 75% = 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 14 : Mengembangkan keprofesian melalui tindakan reflektif Skor Indikator 1. 2. 6. 4.25%<X≤50%=2. 5. lengkap. mengembangkan karya inovasi. pelaksanaan. konferensi). dan aktif dalam melaksanakan PKB. mengikuti kegiatan ilmiah (misalnya seminar. Guru melakukan penelitian. Total skor untuk kompetensi 14 Skor maksimum kompetensi 14 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 12) × 100% Nilai untuk kompetensi 14 (0%<X≤25%=1. 3. dan didukung dengan contoh pengalaman diri sendiri. penilaian pembelajaran dan tindak lanjutnya.

 Tindak lanjut yang akan atau telah dilaksanakan berkaitan dengan pengembangan diri berdasarkan hasil dari pengembangan keprofesian berkelanjutan. lama penyelenggaraan pengembangan keprofesian berkelanjutan  Penyelenggaraan pengembangan keprofesian berkelanjutan B. 129 . penyelenggaraan kegiatan  Tujuan mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan.  Dampak terhadap pengalaman pengembangan keprofesian berkelanjutan terhadap diri sendiri dalam peningkatan mutu pengembangan keprofesian berkelanjutan dan riwayatnya. Penutup Lampiran-lampiran :  Fotocopy sertifikat/surat keterangan  Surat penugasan  Dan lain-lain.Lampiran 14. Bagian Pendahuluan  Latar Belakang mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan  Keterangan waktu pelaksanaan. Sistematika Pelaporan Pengembangan Diri JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI A. C. Bagian Isi  Uraian rinci dari tujuan pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB)  Pernyataan isi materi yang disajikan dalam kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan serta uraian kesesuaian dengan peningkatan keprofesiannya.

Lampiran 15 Sistematika Penulisan Karya Tulis Ilmiah JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN A. Rumusan Masalah C. Tujuan BAB II LANDASAN TEORI/TINJAUAN PUSTAKA BAB III METODOLOGI PENELITIAN (BILA MELAKUKAN PENELITIAN) BAB IV PEMBAHASAN BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Lampiran-Lampiran Catatan : Sistematika tersebut merupakan alternatif yang dapat digunakan. observasi partisipatoris dan lain-lain. penelitian tindakan. 130 . Latar Belakang dan Identifikasi Masalah B. Penyesuaian dapat dibuat menurut jenis-jenis penelitian misalnya : penelitian pengembangan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful