Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

PEDOMAN PELAKSANAAN PEMILIHAN GURU BERPRESTASI PENDIDIKAN DASAR TINGKAT NASIONAL TAHUN 2013

DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN PENDIDIKAN DASAR DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2013

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

1

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

KATA PENGANTAR Pemilihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Pendidikan Dasar (Dikdas) Berprestasi tahun 2013 merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah yang diberikan kepada guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah atas prestasi dan dedikasi yang luar biasa di bidang pendidikan. Kegiatan ini diselenggarakan sejak tahun 2011 hingga sekarang dirasakan bermanfaat, karena selain menghargai prestasi yang luar biasa pendidik dan tenaga kependidikan juga untuk meningkatkan profesionalisme dalam melaksanakan tugasnya mewujudkan pendidikan yang bermutu. Untuk menentukan PTK Dikdas berprestasi dilakukan penilaian: portofolio, tes tertulis akademik, tes tertulis penguasaan kompetensi, dan wawancara. Pemilihan PTK Dikdas berprestasi ini dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel, sehingga guru yang terpilih benar-benar merupakan sosok guru yang profesional. Oleh karena itu untuk melakukan pelaksanaan penilaian disusun pedoman pelaksanaan penilaian pemilihan guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. Dalam rangka memberikan penghargaan terhadap prestasi dan dedikasi yang tinggi yang dicapai oleh guru dalam melaksanakan tugas profesionalnya, maka diselenggarakan pemilihan guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. Pedoman ini merupakan pegangan bagi panitia dan peserta pemilihan guru berprestasi tahun 2013 dari tingkat sekolah sampai tingkat nasional. Mudah-mudahan usaha mulia kita bersama ini senantiasa mendapat ridho dari Tuhan Yang Maha Esa. Jakarta, Maret 2013 Direktur Pembinaan PTK Pendidikan Dasar,

Sumarna Surapranata, Ph.D. NIP. 19590801 198503 1 002
ii

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ......................................................................................................... ii DAFTAR ISI ....................................................................................................................... iii BAB I PENDAHULUAN .................................................................................................... 1 A. B. C. D. E. A. B. C. Latar belakang ........................................................................................................... 1 Dasar Hukum ............................................................................................................. 2 Tujuan ........................................................................................................................ 2 Manfaat ...................................................................................................................... 3 Hasil yang Diharapkan .............................................................................................. 3 Pengertian .................................................................................................................. 4 Sifat ............................................................................................................................ 5 Peserta ........................................................................................................................ 5

BAB II PENGERTIAN, SIFAT, PESERTA, DAN PERSYARATAN PESERTA........ 4

D. Persyaratan Peserta ....................................................................................................... 6 BAB III ORGANISASI PENYELENGGARAAN, KEPANITIAAN, SERTA PEMBIAYAAN.................................................................................................................... 9 A. B. C. D. A. B. C. Organisasi Penyelenggaraan ...................................................................................... 9 Kepanitiaan .............................................................................................................. 10 Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Guru Berprestasi ........................................... 19 Pembiayaan .............................................................................................................. 19 Aspek Yang Dinilai ................................................................................................. 20 Penilaian .................................................................................................................. 22 Aspek Penilaian ....................................................................................................... 24

BAB IV PENILAIAN ..................................................................................................... 20

BAB V PENUTUP ............................................................................................................. 26 Lampiran-Lampiran

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

iii

baik pada tataran nasional. tingkat provinsi. yang diharapkan akan berpengaruh positif pada kinerja dan prestasi kerjanya pada era globali ini. tetapi juga harus memiliki kepribadian yang dapat diandalkan sehingga menjadi sosok panutan bagi siswa. tingkat kecamatan. organisasi profesi. mengarahkan. Dengan ditetapkannya Undang-Undang dimaksud. tingkat kecamatan untuk SD/MI. membimbing. penghargaan kepada guru berprestasi mengalami penguatan. pelaksanaannya dirasakan masih dapat dioptimalkan. dimana hal itu diberikan atas dasar jenis dan jenjang tertentu. terutama bagi mereka yang berprestasi. Namun demikian. dan kompetitif. Undang-Undang No. loyalitas dan profesionalisme guru. pemerintah daerah. mengajar. produktif. seorang guru tidak hanya memiliki kemampuan teknis edukatif. pendidikan dasar. Penyelenggaraan pemilihan guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs) dilaksanakan secara bertingkat. dan/atau satuan pendidikan. Selaras dengan kebijaksanaan pembangunan yang meletakkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas pembangunan nasional. Latar belakang Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. dedikasi. Pemilihan guru berprestasi dimaksudkan antara lain untuk mendorong motivasi. Secara umum pelaksanaan pemilihan guru berprestasi telah berjalan dengan lancar sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. dan pendidikan menengah. Pertama. sehingga perlu dilakukan penyempurnaan sistem penyelenggaraannya. tingkat provinsi sampai pada tingkat nasional. Pasal 36 ayat (1) mengamanatkan bahwa ”Guru yang berprestasi.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB I PENDAHULUAN A. keluarga maupun masyarakat. Prestasi kerja tersebut akan terlihat dari kualitas lulusan satuan pendidikan sebagai SDM yang berkualitas. Kedua. Untuk melaksanakan tugasnya secara profesional. penghargaan dapat diberikan pada tingkat sekolah. masyarakat. dan/atau bertugas di daerah khusus berhak memperoleh penghargaan”. Era globalisasi menuntut SDM yang bermutu tinggi dan siap berkompetisi. khususnya pada aspek-aspek yang dinilai. maupun internasional. nasional. berdedikasi luar biasa. mulai dari tingkat sekolah. tingkat kabupaten/kota. Pemerintah memberikan perhatian yang sungguh-sungguh untuk memberdayakan guru. tingkat kabupaten/kota. regional. menilai. penghargaan dapat diberikan oleh pemerintah. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 1 . 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. melatih. maka kedudukan dan peran guru semakin bermakna strategis dalam mempersiapkan SDM yang berkualitas dalam menghadapi era global.

3. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 2 . Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Undang-Undang No 20 tahun 2009 tentang Gelar. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 2010 tentang perubahan Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. 9. dan Gelar Kehormatan. Tugas. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No 16 tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. Daftar isian pelaksanaan Direktorat Pembinaan Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar Tahun Anggaran 2013 Nomor DIPA023. C. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 1 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional.666302/2013 tanggal 05 Desember 2012. Tugas. 3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Pendidikan. dan bermartabat. Meningkatkan kompetisi yang sehat melalui pemberian penghargaan di bidang pendidikan. 2. Membangun komitmen mutu guru dalam kerangka peningkatan mutu pembelajaran menuju standar nasional pendidikan.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 B. Dasar Hukum 1. Tujuan 1.03. 10. mulia. 8. 2. dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara. serta terlindungi. Mengangkat guru sebagai profesi terhormat. 11. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 4. 5. Meningkatkan motivasi dan profesionalisme guru dalam pelaksanaan tugas profesionalnya. Tanda Jasa. 12.1. dan Fungsi Kementerian Negara Serta Susunan Organisasi. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 84/P Tahun 2009 tentang Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. 4. 7. 6.

kabupaten/kota. disiplin. Meningkatkan harkat. 3. Menjalin interaksi antarpeserta untuk saling tukar pengalaman dalam mendidik siswa. dan nasional. 4. dan profesionalisme guru. martabat. Menumbuhkan kreatifitas dan inovasi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 3 . Terpilihnya guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs). mulai dari tingkat sekolah. 5. kecamatan. 2. citra. dan loyalitas untuk kepentingan masa depan bangsa dan negara. untuk mencapai tujuan pendidikan nasional yang berkualitas. E.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 D. dedikasi. provinsi. Memupuk rasa persatuan dan kesatuan bangsa melalui jalur pendidikan. Memotivasi guru untuk meningkatkan kinerja. Hasil yang Diharapkan 1. 2. Meningkatnya mutu guru jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs). Manfaat 1.

4. 6. seni pedalangan. Pengertian Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. dewasa. dan seni kriya. Inovasi dalam pembelajaran atau bimbingan adalah serangkaian kegiatan pengembangan dan perbaikan pembelajaran yang mencakup antara lain penggunaan metode/cara/media/sumber yang inovatif dan melebihi standar Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 4 . menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat. d. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. tenaga kependidikan. Karya/Prestasi: a. Guru berprestasi adalah guru yang memiliki kinerja dan kompetensi pedagogik. sosial. evaluasi hasil belajar. seni teater. 3. 2. stabil. menilai. melatih. dan pendidikan menengah. pendidikan dasar. dan berwibawa. b. Karya sastra adalah suatu bentuk dan hasil pekerjaan seni kreatif yang objeknya adalah manusia dan kehidupannya dengan menggunakan bahasa sebagai mediumnya. seni keramik. rasa.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB II PENGERTIAN. PESERTA. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. Kompetensi profesional tercermin dari tingkat penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. DAN PERSYARATAN PESERTA A. seni grafis. orangtua/wali peserta didik. dan masyarakat sekitar. SIFAT. c. membimbing. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. Karya seni adalah suatu proses kreatif dalam bidang kesenian yang dilandasi oleh pengamatan dan penghayatan dengan melibatkan cita. seni musik. antara lain berupa hasil seni lukis. dan karsa. 1. berupa kepribadian yang mantap. Teknologi tepat guna adalah teknologi yang menggunakan sumber daya yang ada untuk memecahkan masalah yang dihadapi/ada secara berdaya guna dan berhasil guna atau untuk pelaksanaan tugas sehari-hari menjadi lebih mudah. 5. seni patung. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. seni tari. murah dan sederhana. Kompetensi kepribadian tercermin dari kemampuan personal. mengarahkan. seni karawitan. arif. kepribadian. dan profesional yang melampaui standar nasional. Kompetensi sosial tercermin dari kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya. sesama pendidik. dan berakhlak mulia. mengajar. Kompetensi pedagogik tercermin dari tingkat pemahaman terhadap peserta didik.

transparan. proses. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 5 . 2. sebagai suatu sistem yang meliputi masukan. bukan berdasarkan pemerataan. Transparan mengacu kepada proses yang memberikan peluang kepada semua pemangku kepentingan untuk memperoleh akses informasi tentang penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan. e. baik secara akademik maupun administratif. Pemilihan guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi bersifat kompetitif. untuk meningkatkan profesionalitasnya. 7. baik di tingkat sekolah. kabupaten/kota. B.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 kompetensi yang dipersyaratkan dalam proses pembelajaran atau bimbingan menjadi efektif dan efisien. Sifat 1. dan akuntabel. b. C. Pengembangan keprofesian berkelanjutan adalah pengembangan kompetensi guru yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan secara bertahap dan berkelanjutan. Objektif mengacu kepada proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan. dan memenuhi standar penilaian yang ditetapkan. Guru sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah. Akuntabel merupakan proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan yang dapat dipertanggungjawabkan kepada semua pemangku kepentingan pendidikan. Peserta 1. Prestasi olahraga adalah capaian atas keahlian atau keterampilan di bidang olahraga yang memberikan kebanggaan nasional atau memperlihatkan kemampuan untuk meningkatkan penghayatan dan prestasi olahraga dan memperlihatkan kemampuan untuk membangun salah satu sistem olahraga atau menciptakan model dan strategi pembelajaran atau pelatihan suatu cabang olahraga yang dapat meningkatkan prestasi anak didik/atlet. Pemilihan guru berprestasi dilaksanakan secara objektif. Penulisan buku/essay di bidang pendidikan adalah suatu karangan ilmiah di bidang pendidikan berdasarkan buah pemikiran/ulasan dari penulis. Portofolio adalah sekumpulan informasi pribadi yang merupakan catatan dan dokumentasi atas pencapaian prestasi seseorang dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya. kecamatan. f. dan hasil penilaian. provinsi. a. g. maupun tingkat nasional dilaksanakan secara impartial. c. yang selanjutnya disebut kelompok guru tingkat satuan pendidikan SD/MI. tidak diskriminatif. Masing-masing guru yang memenuhi persyaratan berhak mengikuti program ini.

buku pengayaan. dan buku pedoman guru. terdiri dari persyaratan akademik dan persyaratan administratif. 1. c. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. Persyaratan Peserta Persyaratan peserta Pemilihan Guru Berprestasi mulai dari tingkat sekolah sampai dengan tingkat nasional. Guru unggul/mumpuni dilihat dari kompetensi pedagogik. tenaga kependidikan. 3) Kompetensi sosial tercermin dari kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. dan profesional. stabil. dan berakhlak mulia. sosial. dan 8) pengembangan diri melalui diklat fungsional/kegiatan kelompok kerja. dan berwibawa.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 2. b. Memiliki kualifikasi akademik minimal sarjana (S1) atau diploma empat (DIV). 2) penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. 3) penulisan buku teks pelajaran. 7) karya atau prestasi di bidang olahraga. 4) Kompetensi profesional tercermin dari tingkat penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif dalam pengembangan keprofesian berkelanjutan. 6) publikasi ilmiah atas hasil penelitian atau gagasan inovatif. evaluasi hasil belajar. menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat. yang selanjutnya disebut kelompok guru tingkat satuan pendidikan SMP/MTs. 5) pembuatan/modifikasi alat pelajaran (peraga). berupa kepribadian yang mantap. Guru sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah. antara lain melalui: 1) pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. 4) penciptaan karya seni. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. Subkompetensi masing-masing kompetensi disajikan pada bagian penilaian. orangtua/wali peserta didik. Persyaratan Akademik a. 2) Kompetensi kepribadian tercermin dari kemampuan personal. dan masyarakat sekitar. dewasa. pendidik. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. kepribadian. Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif melalui bimbingan langsung kepada peserta didik hingga mencapai prestasi di bidang intrakurikuler dan/atau ekstrakurikuler. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 6 . arif. serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya. d. 1) Kompetensi pedagogik tercermin dari tingkat pemahaman terhadap peserta didik. D.

d. Mempunyai masa kerja sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun sebagai guru secara terus-menerus sampai saat diajukan sebagai calon peserta. Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi Peringkat I. yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat kabupaten/kota. b. Belum pernah dikenai hukuman disiplin atau tidak dalam proses pemeriksaan pelanggaran disiplin yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah yang diketahui oleh Kepala UPTD untuk SD. Melampirkan bukti partisipasi dalam kemasyarakatan berupa surat keterangan atau bukti fisik berupa rekomendasi dari penanggung jawab organisasi kemasyarakatan yang disyahkan oleh kepala sekolah. Melampirkan portofolio (format terlampir). h. Guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) atau bukan PNS serta tidak sedang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam proses pengangkatan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam transisi alih tugas ke unit kerja lainnya. 7 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 . 3) Guru SD/MI dan SMP/MTs yang meraih peringkat I di tingkat kabupaten/kota yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 2. II. 4) Guru SD/MI dan SMP/MTs yang meraih peringkat I di tingkat provinsi yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat nasional. Melampirkan penilaian pelaksanaan pembelajaran dan kinerja guru yang dilakukan oleh kepala sekolah dan pengawas sekolah (format terlampir dalam dokumen portofolio). yang dibuktikan dengan SK CPNS atau SK Pengangkatan dari yayasan/pengelola bagi guru bukan PNS. Aktif melaksanakan proses pembelajaran/bimbingan dan konseling yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah. bagi: 1) Guru SD/MI yang meraih peringkat I di sekolah yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan. 2) Guru SD/MI yang meraih peringkat I di tingkat kecamatan. Melampirkan bukti prestasi yang dicapai dalam bentuk laporan tertulis (evaluasi diri) yang disyahkan oleh kepala sekolah dan dilampirkan rekomendasi dari dewan guru atau komite sekolah bahwa guru yang bersangkutan adalah guru berprestasi melebihi guru lain. c. g. dan Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota untuk MI dan MTs. Persyaratan Administratif a. Melaksanakan beban mengajar sekurang-kurangnya 24 jam tatap muka per minggu yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah. j. e. sedangkan guru SMP/MTs yang meraih peringkat I tingkat sekolah akan mengikuti pemilihan guru berprestasi ditingkat kabupaten/kota. dan III tingkat nasional tidak diperkenankan mengikuti program ini. i. f. Kepala Dinas Pendidikan kabupaten/kota untuk SMP.

Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi Peringkat I. provinsi dan nasional dapat mengikuti program ini setelah 5 tahun.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 k. dan III tingkat kabupaten/kota. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 8 . II.

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

BAB III ORGANISASI PENYELENGGARAAN, KEPANITIAAN, SERTA PEMBIAYAAN A. Organisasi Penyelenggaraan Mekanisme penyelenggaraan program pemilihan guru berprestasi dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, dan tingkat nasional. Penjelasan mekanisme penyelenggaraan disajikan`pada bagan berikut. 1) Mekanisme Penyelenggaraan Guru Berprestasi Tingkat SD/MI
Waktu
SK Penetapan

Tingkat
Pemilihan Gupres Tingkat Nasional

Panitia
 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

15-22 Agustus 2013

Mendikbud

Peringkat I, II, & III SD/MI

Minggu II Juni 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Provinsi

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Gubernur

Peringkat I SD/MI

Minggu II Mei 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kab/Kota

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Bupati/Walikota

Peringkat I SD/MI

Minggu IV April 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kecamatan

 

Seleksi Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen SD

Peringkat I, II & III Camat/Kacabdin/ UPTD Kec.

Peringkat I SD/MI

Awal April 2013 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Sekolah

 

Seleksi Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen

Peringkat I, II & III Kepala Sekolah

Peringkat I, SD/MI

Gambar 1: Mekanisme Penyelenggaraan

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

9

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

2) Mekanisme Penyelenggaraan Guru Berprestasi Tingkat SMP/MTs Peringkat I, II & III

Waktu

Tingkat

Panitia

SK Penetapan

15-22 Agustus 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Nasional

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Mendikbud

Peringkat I, II, & III SMP/MTs

Minggu II Juni 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Provinsi

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Gubernur

Peringkat I SMP/MTs

Minggu II Mei 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kab/Kota

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Bupati/ Walikota

Peringkat I SMP/MTs

Awal April 2013 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Sekolah

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen

Peringkat I, II & III Kepala Sekolah

Peringkat I SMP/MTs

Gambar 2: Mekanisme Penyelenggaraan

B. Kepanitiaan 1. Kepanitiaan di Tingkat Sekolah Kepanitiaan di tingkat sekolah terdiri dari: Ketua : Kepala Sekolah; Sekretaris : Unsur Komite Sekolah; Anggota : Komite Sekolah dan Guru Senior (terdiri dari lima orang anggota). Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK Kepala Sekolah. a. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi. 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat sekolah. 3) Mengusulkan kepada kepala sekolah untuk menetapkan guru berprestasi di tingkat sekolah. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I di tingkat sekolah sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat kecamatan untuk SD/MI dan tingkat kabupaten/kota untuk guru SMP/MTs, (beserta berita acara pelaksanaan seleksi).
Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

10

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

b. Prosedur Penilaian 1) Panitia menerima, mengagendakan dan memeriksa kelengkapan persyaratan guru yang akan mengikuti seleksi guru berprestasi dan mengatur waktu serta agenda pelaksanaan penilaian. 2) Panitia melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Penilaian Portofolio (1) Menilai dokumen portofolio 5 (lima) tahun terakhir yang terkait dengan kinerja guru, bio data, dan pengembangan keprofesionalan berkelanjutan/continuous professional development (PKB/CPD), dan lain-lain. (2) Nilai portofolio dengan bobot 40%.
b) Presentasi dan Wawancara

Setiap peserta wajib: (1) menyusun esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri dengan tema “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian, menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. (2) mempresentasikan dan melakukan tanya jawab secara pleno, dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit, dan waktu tanya jawab 20 menit. Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint.
c) Penilaian Portofolio

(1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri dengan tema “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian, menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno, dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit, dan waktu tanya jawab 20 menit. Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint. (3) Nilai portofolio dengan bobot 40%.
d) Presentasi dan Wawancara

(1) Selanjutnya dilakukan presentasi dan wawancara yang bertujuan menggali kinerja dan kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. (2) Wawancara dilakukan dalam waktu 20 menit untuk setiap peserta. Wawancara dimaksudkan untuk menilai kompetensi guru berdasarkan hasil observasi kinerja guru selama bertugas di sekolah yang bersangkutan.
Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

11

Penghargaan Guru berprestasi Peringkat I. Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 12 . unsur komite sekolah. II. kepribadian. a.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah rerata dari nilai seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 60%. Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK camat. (beserta berita acara pelaksanaan seleksi). dan III tingkat sekolah kepada kepala sekolah untuk ditetapkan dengan SK kepala sekolah. d. II. dan profesional. III tingkat sekolah diberi piagam penghargaan yang ditandatangani oleh kepala sekolah. dan ke panitia pemilihan tingkat kabupaten/kota untuk guru SMP/MTs. Anggota : Unsur dari UPTD dinas pendidikan kecamatan. 3) Panitian pemilihan tingkat sekolah mengirimkan nama guru berprestasi peringkat I disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio kepada panitia pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan untuk guru SD/MI. Nilai total adalah perjumlahan dari nilai presentasi dan nilai wawancara. atau Kepala UPTD dinas kecamatan. c. Prosedur Pengajuan 1) Panitia mengusulkan guru berprestasi peringkat I. 2) Guru berprestasi Peringkat I. sosial. Peringkat nilai total dipakai dalam penentuan peringkat guru berprestasi tingkat sekolah. Sekretaris : Ketua KKKS kecamatan. Kepanitiaan di Tingkat Kecamatan (UPTD) Kepanitiaan di Tingkat Kecamatan terdiri dari: Ketua : Kepala UPTD dinas pendidikan kecamatan. Membuat berita acara pelaksanaan penilaian presentasi dan wawancara tentang kompetensi pedagogik. III tingkat sekolah ditetapkan dengan Surat Keputusan Kepala Sekolah. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat kecamatan. II. 2. Pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat sekolah dilaksanakan pada awal April 2013.

(2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. dan waktu tanya jawab 20 menit. Nilai total digunakan untuk menentukan peringkat guru berprestasi tingkat kecamatan. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I tingkat kecamatan sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat kabupaten/kota (beserta berita acara pelaksanaan seleksi). dan profesional. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. sosial. Nilia total adalah penjumlahan dari nilai portofolio dan presentasi dan nilai wawancara. mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat kecamatan. dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. kepribadian. II. (3) Nilai portofolio dengan bobot 40%. dan profesional. (2) Wawancara dilakukan dalam waktu 20 menit untuk setiap peserta. b) Presentasi dan Wawancara (1) Selanjutnya dilakukan presentasi dan wawancara yang bertujuan menggali kinerja dan kompetensi pedagogik. Prosedur Penilaian 1) Menerima. 13 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 . sosial. Wawancara dimaksudkan untuk menilai kompetensi guru berdasarkan hasil observasi kinerja guru selama bertugas di sekolah yang bersangkutan. III SD/MI di tingkat kecamatan. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. Berdasarkan hasil penilaian dokumen dan presentasi dan wawancara ketua panitia tingkat kecamatan membuat : (a) berita acara pelaksanaan penilaian presentasi dan wawancara tentang kompetensi pedagogik. 2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Penilaian Portofolio (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri yang berjudul “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. kepribadian.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 3) Mengusulkan kepada camat untuk menetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah rerata dari nilai seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 60%. b. Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint.

II. III SD/MI dan SMP/MTs di tingkat kabupaten/kota. Kepanitiaan di Tingkat Kabupaten/Kota Kepanitiaan di Tingkat Kabupaten/Kota terdiri dari: Ketua : Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. 3. PGRI. 3) Mengusulkan kepada Bupati/Walikota untuk ditetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. Kegiatan dilaksanakan minggu IV April 2013 Piagam Penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. b. Unsur Dewan Pendidikan. disiapkan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi. dan III tingkat kecamatan diberi hadiah dan piagam penghargaan yang ditandatangani oleh camat. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I SD/MI dan SMP/MTs tingkat Kabupaten/kota sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat provinsi (beserta berita acara pelaksanaan seleksi). II. dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag). Anggota : Unsur dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Prosedur Penilaian 1) Menerima. dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK). Sekretaris : Ketua MKKPS Kabupaten/Kota. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 14 . dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK bupati/wali kota atau kepala dinas pendidikan kabupaten/kota atas nama bupati/wali kota. 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat kabupaten/ kota. Materi tes tertulis.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (b) pelaksanaan penilaian Guru SD/MI berprestasi peringkat I. a. mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat kabupaten/kota. 2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional.

Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. II.i dan nilai portofolio peringkat nilai total dipakai dalam penentuan peringkat guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi tingkat kabupaten/kota. 2) Melaporkan hasil penilaian guru berprestasi Peringkat I. Dewan Pendidikan. (2) Nilai portofolio berbobot 30%. II. b) Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri yang berjudul “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. Kepanitiaan di Tingkat Provinsi Kepanitiaan di Tingkat provinsi terdiri dari: Ketua Sekretariat Anggota : Kepala Dinas Pendidikan Provinsi : Ketua MKKS/MKKPS Provinsi : Unsur dari Dinas Pendidikan Provinsi. dan III kepada bupati/wali kota dan mengirimkan juara I baik SD/MI maupun SMP/Mts ke panitia tingkat provinsi. dan III tingkat kabupaten/kota. Penitia tingkat kabupaten/kota membuat: 1) berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi Peringkat I. 4. nilai presentas. 3) Memberikan hadiah dan atau Piagam Penghargaan yang ditandatangani oleh bupati/wali kota. Nilai total adalah perjumlahan dari nilai tes tertulis. c) Penilaian Portofolio (1) Penilaian berikutnya didasarkan atas penilaian dokumen portofolio. dan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 15 . (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %. dan waktu tanya jawab 20 menit.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35%.

2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat Provinsi. Ka. Jakarta 10270 Telepon/Fax (021) 57851860 b. 18 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 16 . a. Senayan. 3) Mengusulkan kepada gubernur untuk ditetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. 57853741 (b) PTK SMP/MTs Direktur Pembinaan PTK Dikdas Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Up. Jalan Jenderal Sudirman. dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK). III SD/MI dan SMP/MTs di tingkat Provinsi. Materi tes tertulis. dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. b) Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan hasil karya ilmiahnya. (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35%. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat penilaian guru berprestasi. Jalan Jenderal Sudirman. disiapkan oleh dinas pendidikan provinsi. 2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I SD/MI dan SMP/MTs tingkat Provinsi sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat Nasional (beserta berita acara pelaksanaan seleksi) dengan alamat sebagai berikut. Senayan. SUBDIT PTK SMP/MTs Gedung C Lt. (a) PTK SD/MI Direktur Pembinaan PTK Dikdas Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Up. Ka.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK gubernur atau kepala dinas pendidikan provinsi atas nama gubernur. Prosedur Penilaian 1) Menerima. mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat provinsi. Jakarta 10270 Telepon/Fax (021) 57851921. SUBDIT PTK SD Gedung C Lt. 18 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. II.

II. dan III Tingkat Nasional kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. 5. 3) Memberikan hadiah dan atau Piagam Penghargaan yang ditandatangani oleh gubernur. 2) Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %. c) Penilaian Portofolio (1) Penilaian berikutnya didasarkan atas penilaian dokumen portofolio. untuk penentuan peringkat guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi tingkat provinsi. Nilai total adalah perjumlahan dari nilai tes tertulis. serta nilai portofolio. Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4. 3) Mengkoordinasikan peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional untuk mengikuti acara kegiatan pemilihan guru berprestasi tingkat nasional.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. 6) Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud. dan III kepada gubernur dan mengirimkan juara I baik SD/MI maupun SMP/Mts ke panitia tingkat pusat. 2) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi. II. b. (2) Nilai portofolio berbobot 30%. PPPPTK dan LPMP. 5) Mengusulkan guru berprestasi Peringkat I. 2) Melaporkan hasil penilaian guru berprestasi Peringkat I. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat penilaian guru berprestasi tingkat nasional. nilai presentasi dan wawawncara. II. 3) Direktorat Jenderal PAUDNI. 5) Badan Pengembangan SDMP dan PMP. Asosiasi guru. 7) Perguruan Tinggi. Unsur kepanitiaan tingkat nasional terdiri dari: 1) Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. dan III tingkat provinsi. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 17 . Kepanitiaan Tingkat Nasional a. 4) Menyeleksi peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. Panitia Provinsi membuat: 1) berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi Peringkat I. 4) Kementerian Agama. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. dan waktu tanya jawab 20 menit.

Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint. Penilaian Portofolio (1) Penilaian portofolio didasarkan atas penilaian dokumen portofolio. nilai presentasi. dan III tingkat nasional. 2) Panitia melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut. serta nilai portofolio. Tugas panitia tingkat nasional: 1) membuat berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi peringkat I. Nilai total adalah penjumlahan dari nilai tes tertulis. (2) Nilai portofolio berbobot 30%. 2) menyampaikan laporan hasil penilaian guru berprestasi peringkat I. Prosedur Penilaian 1) Panitia menerima. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. II dan III tingkat nasional diberi hadiah dan piagam penghargaan yang ditandatangani oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 c. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %. II. dan wawancara. Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4. mengagendakan. Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan hasil karya ilmiahnya (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK). dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat provinsi. dan [3] tes kepribadian (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35 %. a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional. dan III kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. II. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 18 . b) c) d) Penghargaan Guru berprestasi peringkat I. serta mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. dan waktu tanya jawab 20 menit.

kabupaten/kota.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 C. Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Guru Berprestasi Merujuk pada penjelasan di atas. Pembiayaan Biaya pemilihan guru berprestasi dibebankan pada anggaran yang relevan pada sekolah. D. TINGKAT KEGIATAN & WAKTU  Pemilihan guru berprestasi pada awal April 2013. kecamatan. Kabupaten/kota Provinsi Nasional  Pemilihan guru berprestasi pada minggu kedua Juni 2013. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 19 .  Pemilihan guru berprestasi pada minggu kedua Mei 2013. berikut disajikan rangkuman jadwal kegiatan pemilihan guru berprestasi untuk masing-masing tingkatan.  Pemilihan guru berprestasi pada 15-22 Agustus 2013.  Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada Sekolah peringatan puncak Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. provinsi dan nasional yang bersangkutan dan atau serta sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat.  Pemilihan guru berprestasi pada minggu keempat April 2013.  Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada Kecamatan peringatan puncak Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013.

dan (b) memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan berbagai potensi nonakademik.(b) menganalisis hasil evaluasi proses dan hasil belajar untuk menentukan tingkat ketuntasan belajar (mastery learning). dan (b) melaksanakan pembelajaran yang kondusif. dan materi ajar. Aspek Yang Dinilai Aspek yang dinilai dalam pemillihan guru berprestasi SD/MI dan SMP/MTs yaitu kinerja guru yang mencakup: (1) kompetensi pedagogik. 3) Subkompetensi melaksanakan pembelajaran memiliki indikator esensial: (a) menata latar (setting) pembelajaran. (b) menerapkan teori belajar dan pembelajaran. 1. (3) pembimbingan peserta didik. memiliki indikator esensial: (a) memfasilitasi peserta didik untuk pengembangan berbagai potensi akademik.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB IV PENILAIAN A. sosial. 5) Subkompetensi mengembangkan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensinya. kompetensi yang ingin dicapai. 4) Subkompetensi merancang dan melaksanakan evaluasi pembelajaran memiliki indikator esensial: (a) merancang dan melaksanakan evaluasi (assessment) proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan berbagai metode. Kinerja Guru (menggunakan format lampiran 2) a. termasuk memahami landasan pendidikan untuk kepentingan pembelajaran. Kompetensi Pedagogik Kompetensi pedagogik meliputi pemahaman terhadap peserta didik. Kompetensi pedagogik terdiri dari subkompetensi sebagai berikut. dan (4) pengembangan diri. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. dan profesional. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial: (a) memahami landasan kependidikan. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. dan (c) mengidentifikasi bekalajar awal peserta didik. 2) Subkompetensi merancang pembelajaran. kepribadian. evaluasi hasil belajar. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 20 . serta (d) menyusun rancangan pembelajaran berdasarkan strategi yang dipilih. dan (c) memanfaatkan hasil penilaian pembelajaran untuk perbaikan kualitas program pembelajaran secara umum. (b) memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip-prinsip kepribadian. (2) hasil karya kreatif atau inovatif. 1) Subkompetensi memahami peserta didik secara mendalam memiliki indikator esensial: (a) memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip-prinsip perkembangan kognitif. (c) menentukan strategi pembelajaran berdasarkan karakteristik peserta didik.

dan memiliki perilaku yang diteladani peserta didik. bangga sebagai guru. 1) Subkompetensi kepribadian yang mantap dan stabil memiliki indikator esensial: (a) bertindak sesuai dengan norma hukum. suka menolong). menjadi teladan bagi peserta didik. 5) Subkompetensi akhlak mulia dan dapat menjadi teladan memiliki indikator esensial: bertindak sesuai dengan norma religius (iman dan taqwa. dan masyarakat serta menunjukkan keterbukaan dalam berpikir dan bertindak. Kompetensi profesional meliputi subkompetisi sebagai berikut. 2) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan sesama pendidik dan tenaga kependidikan. c. 4) Subkompetensi kepribadian yang berwibawa memiliki indikator esensial: memiliki perilaku yang berpengaruh positif terhadap peserta didik dan memiliki perilaku yang disegani. Kompetensi Sosial Kompetensi sosial merupakan kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial berkomunikasi secara efektif dengan peserta didik. stabil. 3) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan orang tua/wali peserta didik dan masyarakat sekitar. dewasa. serta penguasaan terhadap stuktur dan metodologi keilmuannya. sesama pendidik. 2) Subkompetensi kepribadian yang dewasa memiliki indikator esensial: menampilkan kemandirian dalam bertindak sebagai pendidik dan memiliki etos kerja sebagai guru. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. (b) bertindak sesuai dengan norma sosial. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 21 . dan berakhlak mulia. Kompetensi Kepribadian Kompetensi kepribadian merupakan kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap. Kompetensi Profesional Kompetensi profesional merupakan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. arif. 1) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. Kompetensi kepribadian meliputi subkompetensi sebagai berikut. tenaga kependidikan. 3) Subkompetensi kepribadian yang arif memiliki indikator esensial: menampilkan tindakan yang didasarkan pada kemanfaatan peserta didik. jujur. dan masyarakat sekitar. dan berwibawa. ikhlas. Kompetensi sosial meliputi subkompetensi sebagai berikut. d. sekolah. orangtua/wali peserta didik. dan (c) memiliki konsistensi dalam bertindak sesuai dengan norma.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 b.

tes tertulis. (c) memahami hubungan konsep antarmata pelajaran terkait. Pembimbingan Peserta Didik Bimbingan peserta didik meliputi kegiatan: a. Ekstrakurikuler. 3. (b) memahami struktur. d. wawancara. konsep dan metode keilmuan yang menaungi atau koheren dengan materi ajar. Pengembangan Diri Kegiatan pengembangan diri adalah kegiatan yang dilakukan guru untuk meningkatkan kompetensi dan keprofesiannya. 2. c. bidang olahraga. meliputi substansi akademik. c. Kegiatan tersebut dilakukan melalui pendidikan dan latihan fungsional/dan atau melalui kegiatan kolektif guru. 2) Subkompetensi menguasai struktur dan metode keilmuan memiliki indikator esensial menguasai langkah-langkah penelitian dan kajian kritis untuk memperdalam pengetahuan/materi bidang studi. wawasan kependidikan. penciptaan karya seni. atau e. unjuk kerja (performansi).Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 1) Subkompetensi menguasai substansi keilmuan yang terkait dengan bidang studi memiliki indikator esensial: (a) memahami materi ajar yang ada dalam kurikulum sekolah. pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. Hasil Karya Kreatif atau Inovatif Karya Kreatif atau Inovatif meliputi: a. b. dan (d) menerapkan konsep-konsep keilmuan dalam kehidupan sehari-hari. B. Intrakurikuler. b. e. pembelajaran/tes kepribadian. d. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 22 . Penilaian Penilaian guru berprestasi dilakukan: a. penulisan buku fiksi/nonfiksi di bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah. b. 4. penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. observasi. portofolio.

TT = Tes tertulis 2. 23 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 . kabupaten/kota. PF = Portofolio (5 tahun terakhir) 5. namun cara atau alat penilaian yang digunakan dapat saja berbeda di tiap tingkat. 5. UK = Unjuk kerja 3. ASPEK KOMPETENSI PEDAGOGIK T T U K  W W            P F                   KEPRIBADIA N T T W W O B         T T KARYA KREATIF/INOVAT IF O B  O B  U K      W W P F      HASIL PEMBIMBINGAN PENGEMBANGAN DIRI TINGKAT PROFESIONAL T T U K         W W      P F      SOSIAL W W O B  U K  W W P F  O B U K W W      P F      1. WW= Wawancara 4. Sekolah Kecamatan Kabupaten/Ko ta Provinsi Nasional         Keterangan: 1. Matrik Penilaian NO . provinsi dan nasional) mencakup semua aspek. kecamatan. 4. 3. OB = Observasi Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa di setiap tingkat pemilihan guru berprestasi (sekolah. 2.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 Matrik penilaian untuk tiap tingkat dapat digambarkan sebagai berikut.

Aspek yang dinilai di tingkat kabupaten/kota meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. Peserta tingkat provinsi ini adalah guru berprestasi peringkat I tingkat kabupaten/kota untuk semua kelompok SD/MI dan SMP/MTs. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. Penilaian di tingkat sekolah dilakukan untuk menentukan dan mengusulkan guru berprestasi ke kecamatan bagi guru SD/MI dan SMP/MTs. dan portofolio). Guru yang mengikuti pemilihan di tingkat kabupaten/kota adalah guru berprestasi peringkat I SD/MI tingkat kecamatan dan guru berprestasi peringkat I SMP/MTs tingkat sekolah. Aspek yang dinilai meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. dan profesional. teman sejawat. Hasil pelaksanaan tugas yang diajukan adalah hasil karya tulis yang diuji di tingkat kecamatan untuk SD/MI yang disahkan oleh kepala sekolah dan panitia pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan. Peserta tingkat nasional adalah guru berprestasi peringkat I tingkat provinsi semua kelompok guru SD/MI dan SMP/MTs. Guru yang diusulkan oleh sekolah adalah guru yang memenuhi persyaratan administrasi dan akademik. sosial. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. dan bukti fisik/surat keterangan partisipasi dalam kemasyarakatan. kepribadian. tahap pertama adalah penilaian terhadap karya tulis tersebut dan tahap kedua adalah penilaian terhadap presentasi karya tulis. sosial. kepribadian. 4. wawancara. dan portofolio). 5. dan portofolio). dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (wawancara. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui wawancara. Guru yang mengikuti pemilihan di tingkat kecamatan adalah guru SD/MI yang lulus dalam penilaian di tingkat sekolah dasar (guru berprestasi peringkat I tingkat satuan pendidikan SD). sosial. dan profesional. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui tes tertulis. 3. Bukti fisik kompetensi guru antara lain adalah karya tulis berisi tentang prestasi yang dicapai guru yang bersangkutan. Hasil karya yang diajukan harus hasil karya yang diajukan di tingkat sebelumnya (tingkat kabupaten/kota) dan disahkan oleh panitia pemilihan. dan bukti fisik/surat keterangan partisipasi dalam kemasyarakatan.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 C. Selain itu juga dilakukan penilaian visi dan misi guru terhadap peningkatan mutu pendidikan. dan profesional. Aspek yang dinilai di tingkat kecamatan meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. Untuk SMP/MTs hasil karya tulis yang diuji adalah di tingkat sekolah dan disahkan oleh kepala sekolah. kepribadian. Aspek yang dinilai di tingkat provinsi meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan sekolah mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui unjuk kerja. Hasil karya yang diajukan di tingkat kecamatan harus disahkan kepala sekolah dan direkomendasikan oleh BP3/Komite sekolah. Aspek Penilaian 1. sosial. wawancara. pengawas sekolah dan siswa. Pada penilaian awal guru dinilai oleh Tim Penilai Tingkat Sekolah masing-masing yang terdiri dari kepala sekolah. 2. observasi. Penilaian karya tulis melalui dua tahap. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. aspek-aspek yang dinilai pada tingkat nasional meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan sekolah mencakup: (a) penilaian Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 24 . dan profesional. kepribadian. dan portofolio).

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 kompetensi pedagogik. kepribadian. dan profesional. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui tes tertulis. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 25 . unjuk kerja/wawancara. Hasil karya yang diajukan adalah hasil karya yang diajukan di tingkat sebelumnya (tingkat provinsi) dan disahkan oleh panitia pemilihan. observasi. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. dan portofolio). sosial.

loyalitas dan profesionalisme guru. uan penilaian dalam pemilihan guru berprestasi disajikel 1. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 26 . 3. 2. dan 4. terutama bagi mereka yang berprestasi. Program ini merupakan wujud nyata Pemerintah memberikan perhatian yang sungguhsungguh dalam memberdayakan guru. dedikasi.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB V PENUTUP Kegiatan pemilihan guru berprestasi jenjang SD/Mi dan SMP/MTs merupakan agenda tahunan.. Mudah-mudahan pedoman ini dapat menjadi acuan bagi semua pihak yang berkepentingan dengan pemilihan guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs). dimulai dari tingkat sekolah sampai dengan tingkat nasional. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. yang diharapkan akan berpengaruh positif pada kinerja dan prestasi kerjanya. sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang No. Kegiatan pemilihan guru berprestasi ini diharapkan dapat mendorong peningkatkan pengembangan karir dan kompetensi guru sebagai agen pembelajaran. Pemilihan guru berprestasi dilakukan dengan maksud untuk mendorong dan memotivasi.

atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. emosional. panitia provinsi. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Kompetensi Pedagogik 1.2 Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 1 Aspek Penilaian Guru Berprestasi Guru SD/MI dan SMP/MTs NO. atau panitia tingkat nasional 1. panitia kecamatan.3 Mengidentifikasi bekalajar awal peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. moral. intelektual. Pedoman Observasi. dan spiritual. sosialkultural. dan latar intelektual. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah. Menguasai 1. panitia kabupaten/kot a. Wawancara. Tes Tertulis. dengan aspek fisik. atau Portofolio 1. belakang sosialbudaya. atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis. Pedoman sekolah. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. Wawancara panitia kecamatan. Wawancara. Pedoman Wawancara. spiritual. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. atau Format Penilaian Portofolio 27 . Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. sosial.1 Menjelaskan karakteristik karakteristik peserta peserta didik dari didik yang berkaitan aspek fisik. panitia provinsi. Tes Tertulis. emosional. panitia provinsi. moral. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a.

Pedoman Observasi Panitia tingkat sekolah. atau panitia tingkat nasional Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Tes Tertulis. Pedoman Observasi. pendekatan. Pedoman sekolah. dan teknik Unjuk Kerja pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu. panitia provinsi.4 Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. Panitia tingkat sekolah. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. Wawancara panitia kecamatan. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. 2. panitia provinsi. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 2. 2.3 Menerapkan Wawancara. atau panitia tingkat nasional 2. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 1. panitia provinsi. panitia kecamatan. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik.1 Menjelaskan berbagai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu. Wawancara. dan 3 SD/MI). atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah.2 Menerapkan berbagai Wawancara. 2. Format Penilaian Portofolio 28 . panitia kecamatan. strategi. Observasi/ metode. Observasi/Unju k Kerja. pendekatan Portofolio pembelajaran tematis (khusus kelas 1.

atau panitia tingkat nasional 3.3 Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu. panitia provinsi. Pedoman Observasi. Wawancara panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. atau Portofolio 3. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 29 . Wawancara. Pedoman Wawancara. 3. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah.4 Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a.2 Menentukan tujuan pembelajaran yang diampu. Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. Wawancara ALAT PENILAIAN PENILAI 3. Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. atau Format Penilaian Portofolio 3. Observasi/Unju k Kerja.1 Menjelaskan prinsipprinsip pengembangan kurikulum. panitia kabupaten/kot a. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. Pedoman sekolah. panitia provinsi. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia provinsi.

atau panitia tingkat nasional 3.1 Menjelaskan prinsipprinsip perancangan pembelajaran yang mendidik. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau Format Penilaian Portofolio 4. atau panitia tingkat nasional 4. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a.2 Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran. Wawancara. Pedoman Wawancara. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 3. Wawancara panitia kecamatan. Pedoman Observasi. Menyelenggaraka n pembelajaran yang mendidik.6 Mengembangkan Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.5 Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja. Tes Tertulis. panitia kecamatan. indikator dan instrumen Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. atau Portofolio 30 . atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis. Wawancara. Pedoman sekolah. panitia kecamatan. Panitia tingkat sekolah. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. penilaian. 4. Observasi/Unju k Kerja.

Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Wawancara. dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan.4 Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas. laboratorium. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. baik untuk kegiatan di dalam kelas. Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 4. di laboratorium. Wawancara. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. Tes Tertulis.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap. panitia provinsi. maupun lapangan. Panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi.5 Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 4. atau Format Penilaian Portofolio 4. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi 31 . Wawancara. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Wawancara.

Observasi/Unju k Kerja. Wawancara. atau panitia tingkat nasional 5.1 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu. Observasi/Unju k Kerja. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kot a. Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Pedoman Observasi PENILAI 4. atau Format Penilaian Portofolio 32 . atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio 6. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. 5.1 Menyediakan berbagai pengembangan kegiatan pembelajaran potensi peserta untuk mendorong didik untuk peserta didik mencapai mengaktualisasika prestasi secara optimal. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia provinsi. Memfasilitasi 6. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara.6 Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran yang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang. panitia provinsi. Tes Tertulis. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis.. Wawancara. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. n berbagai potensi yang dimiliki. Pedoman Wawancara.

atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. tulisan. 7. panitia provinsi. Berkomunikasi secara efektif. empatik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis.1 Menggunakan berbagai strategi berkomunikasi yang efektif. Panitia tingkat satuan pendidikan. termasuk kreativitasnya. dan santun. secara lisan. dan/atau bentuk lain. Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik. Pedoman Observasi. dan santun dengan peserta didik. panitia kabupaten/kot a. empatik. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 6. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kot a. atau Format Penilaian Portofolio 33 . atau panitia tingkat nasional 7. Pedoman Wawancara. Wawancara. panitia provinsi. Wawancara.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

7.2 Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan dan contoh, (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian, (c) respons peserta didik terhadap ajakan guru, dan (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik, dan seterusnya. 8. Menyelenggarak an penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. 8.1 Menerapkan prinsipprinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

34

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

8.2 Menentukan aspekaspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

8.3 Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

8.4 Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

35

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

8.5 Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

8.6 Menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan.

Tes Tertulis, Wawancara, Unjuk Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, atau Format Penilaian Portofolio

8.7 Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

36

panitia kabupaten/kot a. ketuntasan belajar Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Wawancara. Tertulis.1 Menggunakan hasil penilaian dan informasi hasil evaluasi untuk penilaian dan evaluasi kepentingan untuk menentukan pembelajaran.3 Mengkomunikasikan Wawancara. panitia provinsi. hasil penilaian dan Portofolio evaluasi kepada pemangku kepentingan. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Format Penilaian panitia Portofolio kecamatan. Pedoman Wawancara. Pedoman satuan atau Portofolio Wawancara. panitia kabupaten/kot a. atau pendidikan. panitia provinsi. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 9.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Format Penilaian Portofolio 37 . 9. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional 9. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. Naskah Tes Panitia tingkat Wawancara. Memanfaatkan 9.2 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan. Portofolio Pedoman Wawancara.

atau Portofolio Pedoman Wawancara. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio 38 .4 Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Melakukan 10. panitia kabupaten/kot a. Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.1 Melakukan refleksi tindakan reflektif terhadap pembelajaran untuk peningkatan yang telah kualitas dilaksanakan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara.2 Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Wawancara. Format Penilaian Portofolio PENILAI 9. panitia provinsi. atau Portofolio Pedoman Wawancara. pembelajaran. atau Format Penilaian Portofolio 10. Wawancara. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 10. panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi.

hukum dan k Kerja sosial yang berlaku dalam masyarakat. atau panitia tingkat nasional Kompetensi Kepribadian 11. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional 11. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 10. panitia kecamatan. hukum. Pedoman Observasi. dan gender. dan kebudayaan nasional Indonesia yang beragam. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. didik tanpa Observasi/Unju membedakan k Kerja keyakinan yang dianut. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. sosial. adat-istiadat.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu.1 Menghargai peserta Wawancara. panitia provinsi. 11. panitia kecamatan. suku. Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi 39 . SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Bertindak sesuai dengan norma agama. daerah asal. panitia kabupaten/kot a. norma agama yang Observasi/Unju dianut. panitia provinsi. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara.2 Bersikap sesuai dengan Wawancara. dan kebudayaan nasional Indonesia.

atau panitia tingkat nasional 12. Pedoman Observasi PENILAI 12. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis. Wawancara. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. Wawancara. Menampilkan diri 12. dan manusiawi. panitia kabupaten/kot a. Tes Tertulis. Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi 40 . berakhlak mulia. Pedoman Observasi 12.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a.3 Berperilaku yang dapat diteladan oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya. Wawancara.2 Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia provinsi. sebagai pribadi tegas. Pedoman Wawancara. yang jujur. Pedoman Wawancara.1 Berperilaku jujur. Observasi/Unju k Kerja ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.

Wawancara. k Kerja Pedoman Observasi 41 . panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. dewasa. panitia provinsi. Menampilkan diri 13. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. dan berwibawa.1 Menampilkan diri sebagai pribadi sebagai pribadi yang yang mantap. arif. panitia kabupaten/kot a. k Kerja Pedoman Observasi 14. mantap dan stabil. Wawancara. panitia kabupaten/kot a. jawab yang tinggi rasa bangga menjadi guru. dan berwibawa. atau panitia tingkat nasional 13. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. panitia kecamatan. arif. panitia kecamatan. dan rasa percaya diri. Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. stabil. tanggung kerja dan tanggung jawab yang tinggi.2 Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa. panitia kecamatan. panitia provinsi.1 Menunjukkan etos kerja. Menunjukkan etos 14. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 13. k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a.

Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 14. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. panitia kabupaten/kot a. Wawancara. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. profesional. k Kerja Pedoman Observasi 15. panitia kecamatan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 14. panitia kabupaten/kot a. Pedoman satuan Wawancara pendidikan. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO.2 Bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri.3 Bekerja mandiri secara Wawancara. guru.1 Memahami kode etik kode etik profesi profesi guru. Menjunjung tinggi 15. atau panitia tingkat nasional 42 .

panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. Wawancara. dan status sosial ekonomi. latar belakang keluarga. Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. panitia kabupaten/kot a.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. k Kerja Pedoman Observasi Kompetensi Sosial 16.1 Bersikap inklusif dan Wawancara. pembelajaran. panitia provinsi. Bersikap inklusif. panitia provinsi. Observasi/Unju objektif terhadap serta tidak k Kerja peserta didik.2 Menerapkan kode etik profesi guru. panitia provinsi. panitia kecamatan. kondisi fisik. ras. Pedoman Wawancara.3 Berperilaku sesuai dengan kode etik profesi guru. agama. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. teman diskriminatif sejawat dan lingkungan karena sekitar dalam pertimbangan melaksanakan jenis kelamin. atau panitia tingkat nasional 43 . atau panitia tingkat nasional 15. bertindak objektif. 16. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 15. pa-nitia kabupaten /kota. Wawancara. k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan.

panitia kecamatan. panitia provinsi. orang tua. orang tua peserta didik Observasi/Unju dan masyarakat secara k Kerja santun. atau panitia tingkat nasional Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Wawancara.2 Berkomunikasi dengan Wawancara.1 Berkomunikasi dengan Wawancara. 17. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama. teman sejawat. 17. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi PENILAI 16. panitia kecamatan. panitia provinsi. tenaga kependidikan. suku. jenis kelamin. panitia kabupaten/kot a. diskriminatif terhadap Observasi/Unju k Kerja peserta didik. dan status sosial-ekonomi. latar belakang keluarga. Panitia tingkat satuan pendidikan. empatik. empatik. panitia kabupaten/kot a. dan santun dengan sesama pendidik.2 Bersikap tidak Wawancara. Pedoman Observasi 44 . panitia provinsi. Berkomunikasi secara efektif. empatik dan efektif.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. dan masyarakat. dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Observasi/Unju teman sejawat dan k Kerja komunitas ilmiah lainnya secara santun. Pedoman Observasi 17.

Pedoman Observasi PENILAI 17. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Wawancara. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. Observasi/Unju program dalam lingkungan kerja untuk k Kerja mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan.3 Mengikutsertakan Wawancara. Wawancara. orang tua peserta didik Observasi/Unju dan masyarakat dalam k Kerja program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik. panitia kecamatan.1 Beradaptasi dengan tempat bertugas di lingkungan tempat seluruh wilayah bekerja dalam rangka Republik meningkatkan Indonesia yang efektivitas sebagai memiliki pendidik.2 Melaksanakan berbagai Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Beradaptasi di 18. k Kerja Pedoman Observasi 18. keragaman sosial budaya. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi 45 . SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional 18. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi.

Pedoman Observasi.1 Berkomunikasi dengan dengan komunitas teman sejawat. Wawancara. dan komunitas profesi lain secara ilmiah lainnya melalui lisan dan tulisan berbagai media dalam atau bentuk lain. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu. rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. konsep. atau panitia tingkat nasional 19. atau Format Penilaian Portofolio Kompetensi Profesional 20. panitia kabupaten/kot a. Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio Pedoman Wawancara. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. struktur. Menguasai materi. Wawancara. atau panitia tingkat nasional 46 . Jabaran kompetensi Butir 20 untuk masingmasing guru mata pelajaran disajikan pada tabel 2. panitia provinsi.2 Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi pembelajaran kepada komunitas profesi sendiri secara lisan dan tulisan maupun bentuk lain. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 19. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kot a. profesi profesi sendiri dan ilmiah. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Berkomunikasi 19. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja.

2 Memahami kompetensi Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 21. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.1 Memahami standar kompetensi dan kompetensi mata kompetensi dasar pelajaran yang diampu.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. mata pelajaran yang diampu. Observasi/Unju k Kerja. Menguasai standar 21. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional 21. yang diampu. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. Wawancara. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. Tes Tertulis. panitia provinsi.3 Memahami tujuan pembelajaran yang diampu. dasar mata pelajaran Wawancara. Pedoman Observasi. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 47 . atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio 21. panitia kecamatan. Panitia tingkat satuan pendidikan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis.

atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 22.1 Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. Pedoman Observasi. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kabupaten/kot a. berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio 48 . atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Mengembangkan 23. atau panitia tingkat nasional 22. atau Format Penilaian Portofolio 23. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.1 Melakukan refleksi keprofesionalan terhadap kinerja sendiri secara secara terus menerus. Tes Tertulis. Pedoman Observasi. Wawancara.2 Mengolah materi pelajaran yang diampu secara kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. 22. Wawancara.

panitia kecamatan.2 Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan. Pedoman Observasi. Tes Tertulis.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 23. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. Panitia tingkat satuan pendidikan. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 23.4 Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber. atau Format Penilaian Portofolio 49 . atau panitia tingkat nasional 23. panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. Wawancara. Wawancara.

panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 24. panitia kabupaten/kota. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam – Menginterpretasikan materi.2 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. SUBKOMPETENSI PENILAI 1. panitia kecamatan. panitia provinsi. mengembangkan diri. atau panitia tingkat nasional 24. panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional 50 . Kompetensi Umum: 1. Memanfaatkan 24. Wawancara. struktur. panitia kecamatan. Panitia tingkat satuan pendidikan. konsep. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Observasi/Unju k Kerja.1 Memanfaatkan teknologi teknologi informasi dan informasi dan komunikasi dalam komunikasi untuk berkomunikasi. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara.1. Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio Kompetensi masing-masing guru mata pelajaran KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN NO. panitia kabupaten/kot a.

panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio NO. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio 1. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Katolik – Menginterpretasikan materi. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. struktur. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Kristen – Menginterpretasikan materi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Panitia tingkat satuan pendidikan. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. panitia kecamatan. panitia kecamatan. konsep.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. konsep. Format Penilaian Portofolio 51 . panitia provinsi. struktur. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. konsep.2. panitia kabupaten/kota. struktur. Portofolio Naskah Tes Tertulis.3. konsep. struktur. atau panitia tingkat nasional 1. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. panitia provinsi. Tes Tertulis.

4. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia provinsi. konsep. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 52 . dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio NO. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. atau panitia tingkat nasional 1. Format Penilaian Portofolio 1. panitia provinsi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. struktur. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. konsep. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Buddha – Menginterpretasikan materi. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. struktur. panitia kabupaten/kota. struktur. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. konsep. struktur. konsep. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. panitia provinsi.5. panitia provinsi. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Hindu – Menginterpretasikan materi. Panitia tingkat satuan pendidikan.

Format Penilaian Portofolio 2. dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi. panitia provinsi. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Konghucu – Menginterpretasikan materi. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. panitia provinsi. konsep. panitia kabupaten/kota. struktur. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. teater) dan keterampilan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. struktur. dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. apresiasi. panitia kabupaten/kota.6. struktur. tari. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia provinsi. musik. Format Penilaian Portofolio NO. panitia kabupaten/kota. Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. atau panitia tingkat nasional 1. konsep. struktur. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Format Penilaian Portofolio 53 . dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. panitia kecamatan. Kompetensi Guru mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan pada SD/MI dan SMP/MTs – Menguasai materi. konsep. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. konsep.

SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. Olahraga.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Kompetensi Guru mata pelajaran Pendidikan Jasmani. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 3. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan perspektif sejarah pendidikan jasmani. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan dimensi anatomi manusia. panitia kecamatan. Panitia tingkat satuan pendidikan. dan Kesehatan pada SD/MI dan SMP/MTs – Menjelaskan dimensi filosofis pendidikan jasmani termasuk etika sebagai aturan dan profesi. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio NO. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. konsep. Tes Tertulis. panitia kecamatan. secara struktur dan fungsinya Tes Tertulis. struktur. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio 54 . panitia provinsi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Seni Budaya. panitia kabupaten/kota.

etika dan perilaku moral. termasuk motivasi dan tujuan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan budaya. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. termasuk dinamika sosial. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. kecemasan dan stress. suku. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. dan perbedaan jenis kelamin. panitia provinsi. panitia kecamatan. serta persepsi diri. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek sosiologi dalam kinerja diri. Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan aspek fisiologis manusia dan efek dari kinerja latihan. Tes Tertulis. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek psikologi pada kinerja manusia. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio NO. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio 55 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. SUBKOMPETENSI PENILAI Menjelaskan aspek kinesiologi dan kinerja fisik manusia.

Format Penilaian Portofolio NO. panitia kabupaten/kota. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia provinsi. dan strategis). Portofolio Naskah Tes Tertulis. SUBKOMPETENSI PENILAI Menjelaskan teori perkembangan gerak.1. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. wacana. termasuk keterampilan dasar dan kompleks dan hubungan timbal balik di antara domain kognitif. Kompetensi Guru Bahasa Inggris – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Inggris (linguistik. Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan teori belajar gerak. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional 56 . Format Penilaian Portofolio 4 Kompetensi Guru Bahasa 4. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. panitia provinsi. sosiolinguistik. panitia kecamatan. afektif dan psikomotorik. termasuk aspek-aspek yang mempengaruhinya.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Format Penilaian Portofolio

NO.

SUBKOMPETENSI

PENILAI

Menguasai bahasa Inggris lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik, dan strategis).

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Kompetensi Profesional Guru SD/MI dan SMP/MTs KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN 1. Bahasa Indonesia ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

SUBKOMPETENS I – Memahami hakikat bahasa dan pemerolehan bahasa.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

57

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN

SUBKOMPETENS I – Memahami kedudukan, fungsi, dan ragam bahasa Indonesia.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Menguasai dasardasar dan kaidah bahasa Indonesia sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

Memiliki keterampilan berbahasa Indonesia (menyimak, berbicara, membaca, dan menulis)

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

58

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN

SUBKOMPETENS I – Memahami teori dan genre sastra Indonesia.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Mampu mengapresiasi karya sastra Indonesia, secara reseptif dan produktif.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

2.

Matematika

Menguasai pengetahuan konseptual dan prosedural serta keterkaitan keduanya dalam konteks materi aritmatika, aljabar, geometri, trigonometri, pengukuran, statistika, dan logika matematika.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

59

Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota . Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota . alat ukur. atau Format Penilaian Portofolio – Tes Tertulis. Penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. Wawancara. serta. MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Mampu menggunakan matematisasi horizontal dan vertikal untuk menyelesaikan masalah matematika dan masalah dalam dunia nyata. dan piranti lunak komputer. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. dan keterkaitan keduanya dalam pemecahan masalah matematika. alat hitung. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Mampu menggunakan alat peraga. atau Format Penilaian Portofolio 60 . prosedural. panitia kecamatan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Mampu menggunakan pengetahuan konseptual. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. Wawancara. Pedoman Observasi.

panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional – Memanfaatkan konsep-konsep dan hukumhukum ilmu pengetahuan alam dalam berbagai situasi kehidupan seharihari. MATA PELAJARAN 3. Pedoman Observasi. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota . Pedoman Wawancara. Wawancara. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. termasuk hubungan fungsional antarkonsep. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio 61 . Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota . atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota . IPA SUBKOMPETENS I – Mampu melakukan observasi gejala alam baik secara langsung maupun tidak langsung. Observasi/Unju k Kerja. atau Format Penilaian Portofolio – Memahami struktur ilmu pengetahuan alam. panitia provinsi. yang berhubungan dengan mata pelajaran IPA.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Wawancara. Wawancara. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. Wawancara. panitia provinsi. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.

IPS SUBKOMPETENS I – Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio – Memahami citacita. nilai. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota . atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Wawancara. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Pedoman Observasi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. atau Format Penilaian Portofolio 62 . panitia kecamatan. konsep. atau panitia tingkat nasional – Mengembangkan materi. panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kota . Pedoman Observasi. nilai. Pedoman Wawancara. Wawancara. struktur. MATA PELAJARAN 4. Pedoman Observasi. dan keterampilan IPS. dan konsep keilmuan IPS. Wawancara. Tes Tertulis. panitia provinsi. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota . Observasi/Unju k Kerja. dan prinsip-prinsip pokok ilmu-ilmu sosial dalam konteks kebhinnekaan masyarakat Indonesia dan dinamika kehidupan global.

panitia kabupaten/kota . Observasi/Unju k Kerja. teknologi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Memahami fenomena interaksi perkembangan ilmu pengetahuan. panitia kabupaten/kota . dan perilaku yang mendukung kegiatan pembelajaran PKn. Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota . atau Format Penilaian Portofolio – Menguasai konsep dan prinsip kepribadian nasional dan demokrasi konstitusional Indonesia. Pedoman Observasi. panitia provinsi. panitia provinsi. kehidupan agama. Observasi/Unju k Kerja. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. seni. dan perkembangan masyarakat serta saling ketergantungan global. semangat kebangsaan dan cinta tanah air serta bela negara. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional 5.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. Wawancara. nilai. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio 63 . sikap. panitia kecamatan. PKn – Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Wawancara.

atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. Wawancara. dan norma kewarganegaraan Indonesia yang demokratis dalam konteks kewargaan negara dan dunia. Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio 64 . panitia kabupaten/kota . nilai. Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. moral. MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Menguasai konsep dan prinsip perlindungan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota . atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. prinsip. atau panitia tingkat nasional – Menguasai konsep. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. pemajuan HAM. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja. serta penegakan hukum secara adil dan benar.

panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. Pembimbingan Peserta Didik. ASPEK PENILAIAN Hasil Karya Kreatif dan Inovatif – JENIS KARYA METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Pembaruan (inovasi) Wawancara. Portofolio Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Karya Kreatif/Inovatif. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional – Penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. dan Pengembangan Diri NO. 1. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. dalam pembelajaran Portofolio atau bimbingan. Format Penilaian Portofolio 65 . Pedoman Wawancara. panitia provinsi. Wawancara.

Portofolio Pedoman Wawancara. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio 2. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Pembimbingan Peserta Didik Untuk Mencapai Prestasi – Bidang intrakurikuler Wawancara. atau panitia tingkat nasional 66 . panitia provinsi. atau karya kreatif/inovatif bidang olahraga Wawancara. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Penulisan buku Wawancara. – Penciptaan karya seni. fiksi/nonfiksi di Portofolio bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah. JENIS KARYA PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional ASPEK PENILAIAN – METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. Portofolio Pedoman Wawancara. Format Penilaian Portofolio NO.

Pengembangan – Diri Mengikuti pendidikan dan latihan fungsional/ kegiatan kolektif guru Wawancara. JENIS KARYA Bidang ekstrakurikuler PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio NO. Format Penilaian Portofolio 67 . panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional ASPEK PENILAIAN – METODE PENILAIAN Wawancara. Portofolio Pedoman Wawancara. Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 2. No. Komponen yang dinilai dalam pemilihan guru berprestasi sebagai berikut. Tes Kepribadian* Presentasi dan Wawancara  Karya Tulis Ilmiah yang dipresentasikan  Wawancara Jenis Tes/Uji Penilaian Portofolio 30 Bobot Skor Skor x bobot 2 Tes Tertulis: .PGB . pengawas dan teman sejawat. Tes Kompetensi Profesional dan Pedagogik (Metodologi)  Pedagogik  Kepribadian  Kompetensi Sosial  Profesional b. 1 Komponen Dokumen  Portofolio kinerja dalam melaksanakan tugas dan fungsi sebagai guru  Pengembangan Profesi  Karya Tulis Ilmiah/Inovasi lainnya Tes Tertulis a.studi kasus 35 3 Presentasi dan Wawancara 35 Catatan : * tes kepribadian dapat dilakukan menggunakan psikotes atau penilaian persepsional oleh kepala sekolah. 68 .

kapan yang telah dicapai selama ini (berikan uraian selengkap mungkin).5cm. seperti karya tulis ilmiah. 5. Penutup Lampiran-Lampiran Catatan: Penulisan makalah mengikuti ketentuan: 1.  Jabarkan pengalaman kerja sebagai guru sejak mulai berkarir sebagai guru sampai dengan sekarang (uraian meliputi sebanyak mungkin pengalaman-pengalaman terbaik (best practices) yang telah Anda alami. buku. Bab 2 : Prestasi yang layak menjadikan saya sebagai Guru Berprestasi  Jabarkan prestasi apa saja. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan Bab 1 : Latar Belakang  Uraikan motovasi yang mendasari keinginan untuk mengikuti seleksi guru berpretasi. karya seni dan lain-lain yang telah Anda buat.5. Ukuran huruf 12. Bab 3: Prestasi dalam berkeluarga dan bermasyarakat  Uraikan kehidupan keluarga dan sosial yang Anda lakukan dan Anda anggap layak mendukung Anda sebagai guru berprestasi. Jenis huruf Times New Roman.  Jelaskan prestasi dalam aktivitas pembimbingan siswa. karya inovatif. Spasi 1. Ukuran kertas A4 80gram.  Tuliskan visi misi hidup dan kehidupan Anda sebagai guru. Uraikan dengan jelas gunakan tabel-tabel bila dperlukan. 69 . 3. 4. 6.  Jabarkan prestasi dalam pengembangan profesi. Garis tepi: 3-3-3-2. dimana. dan lain-lain. Jumlah halaman 20-30 halaman. Bab 4: Harapan dan Rencana Kegiatan Masa Datang  Uraikan harapan dan rencana kegiatan Anda dalam upaya meningkat mutu pendidikan. 2.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 3. pengembangan diri. Kerangka Isi Makalah Evaluasi Diri Judul : Menjadi guru adalah sebuah pengabdian.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 4 PORTOFOLIO GURU BERPRESTASI Disusun Oleh: (NAMA GURU) (NAMA SEKOLAH) (KABUPATEN/KOTA) (PROVINSI) 70 .

tgl lahir Pendidikan Terakhir Akta Mengajar Sekolah Tempat Tugas a... Telp. Mata Pelajaran/Guru Kelas SD/MI*) : 11. 8. Nama (lengkap dengan gelar akademik) NUPTK NIP/NIK Pangkat/Golongan Jenis Kelamin Tempat. 6............ Kabupaten/Kota e... 9. Sekolah g. No. Alamat e-mail : : : : : 10..... 7.... 5........ Kecamatan d. 3.. Beban Mengajar per Minggu : Jam/minggu *) Coret yang tidak perlu . Nama b. 2... Alamat Sekolah : : : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) c.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional PORTOFOLIO GURU BERPRESTASI TAHUN 2013 IDENTITAS PESERTA 1..... 4... .. 2013 Mengetahui: Penyusun.... 71 . Provinsi f.

b dan pada Ijazah S2 diberi kode: 1. Penghargaan Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan. Kualifikasi akademik Tuliskan riwayat pendidikan Bapak/Ibu pada Tabel di bawah ini. Presiden RI Kepala Dinas Pendidikan Kab Kebumen Nasional Kabupaten 2009 2007 3) Bukti fisik Piagam Satyalencana Karya Satya 10 Tahun diberi kode: 10.2) 72 . JENJANG PERG.a. S3 Foto kopi ijazah S1 diberi kode: 1. PENGHARGAA TINGKAT *) TAHUN PENGHARGAAN (diisi penilai) N 1) 2) Satyalencana Karya Satya 10 Tahun Guru Favorit Tahun 2007 Dst.a.1) dan pada bukti fisik Guru Favorit Tahun 2006 diberi kode: 10. S2 PPs Pendidikan Matematika 2006 d. Contoh 1: 1.c Contoh 2: 10. PEMBERI SKOR JENIS NO. isilah tabel berikut ini. Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan a. b. SKOR NO.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Contoh Pemberian Kode Dokumen Portofolio. TINGGI FAKULTA S JURUSAN/ PRODI TAHUN LULUS (diisi penilai) a. D4 S1 Universitas Negeri Yogyakarta Universitas Negeri Malang FMIPA Pendidikan Matematika 1999 c.

SKOR PENYELENGGARA (diisi penilai) NO. Jika mempunyai S1.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPONEN PORTOFOLIO 1. Dst. foto copy ijazah dapat dilegalisasi oleh kepala sekolah dan kepala dinas kabupaten/kota. b. Dalam kasus tertentu seorang guru bertugas di daerah yang jauh (di luar provinsi) dari tempat asal perguruan tinggi. D4.. Pendidikan dan Pelatihan Tuliskan pengalaman mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) Bapak/Ibu dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. JENJANG PERG. jam) a. NAMA / JENIS DIKLAT Catatan: Lampirkan sertifikat. Catatan: D4 S1 S2 S3 1.... piagam. TAHU N LULUS SKOR (diisi penilai) NO.. c. c. S2 atau S3 lebih dari satu agar dituliskan semua 2. d. b. 73 . TINGGI FAKULTAS JURUSAN/ PRODI a. Lampirkan foto kopi ijazah yang tertulis pada tabel tersebut yang telah dilegalisasi oleh perguruan tinggi yang bersangkutan. 2. Untuk foto kopi ijazah luar negeri harus disertai foto kopi surat keterangan akreditasi yang dilegalisasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. WAKTU PELAKSANAA TEMPAT N (. atau sejenisnya yang asli untuk bendel pertama dan foto kopi yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung untuk bendel kedua. d. Kualifikasi akademik Tuliskan riwayat pendidikan tinggi Bapak/Ibu pada tabel berikut.

BIDANG STUDI/ GURU KELAS LAMA MENGAJAR (mulai tahun ....... tahun .d. c... skor: . NAMA SEKOLAH BIMBINGAN DAN KONSELING (mulai tahun .... d.... Kumulatif lama mengajar: . skor: .... s..... LAMA MEMBERIKAN PELAYANAN NO...... (diisi penilai) 74 ..... Catatan: Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung... (diisi penilai) Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling Tuliskan pengalaman memberikan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Bapak/Ibu pada tabel berikut....d..... Catatan: Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung....) NO......... d.... NAMA SEKOLAH a... Dst... b.. s............ c.. Pengalaman Mengajar Tuliskan pengalaman mengajar Bapak/Ibu pada tabel berikut..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 3............ tahun.... Kumulatif lama memberikan layanan: ... tahun . tahun....... b..) a. Dst.....

. NO JENIS PROGRAM BIDANG SEMESTE TAHUN PELAYANAN R SKOR (diisi penilai) . Perencanaan dan Pelaksanaan Pembelajaran a.. Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling a... 1) 2) 3) 4) 5) Pendidikan/Belajar Karier Pribadi Sosial Akhlak Mulia/Budipekerti Rata-rata skor .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 4........ SKOR NO MATA PELAJARAN MATERI/KOMPETEN SEMESTE TAHU SI R N (diisi penilai) 1) 2) 3) 4) 5) Rata-rata skor Catatan: Lampirkan bukti lima RPP/RP/SP hasil karya sendiri yang tertulis dalam tabel yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung.... Perencanaan Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling Tuliskan lima jenis PPBK (Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling) terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan bidang pelayanan yang berbeda. 75 ..... Perencanaan Pembelajaran Tuliskan lima jenis RPP/RP/SP/RPI terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan materi yang berbeda... Catatan: Lampirkan bukti lima PPBK yang tertulis dalam tabel yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung.

6. Pelaksanaan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Bukti fisik yang dilampirkan berupa rekaman/dokumen pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling yang diketahui oleh koordinator bimbingan dan konseling dan atasan. Prestasi Akademik a. nasional. data kebutuhan dan permasalahan konseli. Lampirkan hasil penilaian kepala sekolah dan/atau pengawas tentang kinerja pelaksanaan pembelajaran Bapak/Ibu sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup. pelayanan langsung. aktivitas pelayanan bimbingan dan konseling (pemahaman. Rambu-rambu format laporan pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling sebagaimana yang berlaku di wilayah/sekolah tempat bekerja. Lomba dan karya akademik Tuliskan prestasi Bapak/Ibu mengikuti lomba dan karya akademik (jika ada) yang meliputi: nama lomba/karya akademik. dan penyelenggara dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional b. Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling b. Lampirkan hasil penilaian dari atasan sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup. daftar konseli (siswa). pelayanan tidak langsung) dan laporan hasil evaluasi program bimbingan dan konseling. Penilaian Kinerja Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian kinerja oleh atasan dan pengawas dengan menggunalan Format Penilaian (format lampir 3). waktu pelaksanaan. laporan bulanan. NAMA LOMBA/ NO KEJUARAAN 1) 2) 3) 76 WAKTU PELAKSANA AN TINGKA T PENYELENGGAR A SKOR (diisi penilai) . tingkat (kecamatan. Komponen yang dinilai meliputi: agenda kerja guru bimbingan dan konseling. internasional). laboran semesteran/tahunan. 5. kabupaten/kota. Pelaksanaan Pembelajaran Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian oleh kepala sekolah dan/atau pengawas dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas (instrumen lampiran 2). provinsi.

dan guru pemandu agar dilengkapi dengan foto kopi sertifikat/piagam TOT sesuai bidang tersebut. Untuk instruktur. 77 . c. dan C. MATA INSTRUKTUR/GURU SKOR PELAJARAN/ NO INTI/TUTOR/PEMANDU TEMPAT (diisi penilai) / PAMONG PPL BIDANG STUDI 1) 2) 3) 4) Dst.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 4) 5) Dst. Tutor yang dimaksud adalah tutor Kejar Paket A. atau regional Lampirkan foto kopi sertifikat yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. NAMA SERTIFIKAT KEAHLIAN*) WAKTU PEROLEHA N TINGKAT* *) LEMBAGA YG MENGELUARK AN SKOR (diisi penilai) NO 1) 2) 3) 4) Dst. Sertifikat Keahlian/Keterampilan Tuliskan sertifikat keahlian/keterampilan yang Bapak/Ibu peroleh baik dari lembaga/institusi dalam maupun luar negeri) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. Catatan: Lampirkan foto kopi SK/Surat Tugas dari Pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. Pembimbingan teman sejawat Tuliskan pengalaman Bapak/Ibu menjadi Instruktur/Guru inti/Tutor/Pemandu/ Pamong PPL (jika pernah) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. Catatan: *)Termasuk sertifikat asesor uji kompetensi keahlian/keterampilan **)Dituliskan internasional. b. Catatan: Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam/surat keterangan kegiatan yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. nasional. guru inti. B.

2) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa (tidak mencapai juara) dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. Dst. isilah tabel berikut. NO.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional d. nasional. maupun internasional dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. NO. NAMA KEJUARAAN TINGKAT TEMPAT DAN WAKTU SKOR (diisi penilai) a) b) c) d) Catatan: Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam kejuaraan siswa yang dibimbing dan SK/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. Pembimbingan siswa 1) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa sampai mendapatkan penghargaan baik tingkat kecamatan. Dst 78 . provinsi. kabupaten/kota. NAMA KEGIATAN TEMPAT SKOR LAMA (WAKTU PEMBIMBINGAN) (diisi penilai) a) b) c) d) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. isilah tabel berikut.

Penelitian Apabila Bapak/Ibu pernah melakukan penelitian tindakan kelas atau penelitian yang mendukung peningkatan pembelajaran dan atau profesional guru dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. 1) 2) 3) 4) Dst. Karya Tulis Apabila Bapak/Ibu mempunyai karya tulis yang berupa buku. Lampirkan naskah asli/foto kopi buku. dan buku dicetak lokal dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. dan disertasi serta tugas akhir lainnya tidak dinilai. artikkel. tesis. JUDUL TAHUN STATUS SKOR SUMBER (KETUA/ANGGOTA DANA (diisi penilai) ) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan naskah asli/foto kopi laporan hasil penelitian secara utuh yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. Karya Pengembangan Profesi a. c. artikel (jurnal/ majalah/koran). modul.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 7. atu modul secara utuh yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. Dst. tuliskan judul buku dan keterangan lainnya pada tabel berikut. tuliskan judul penelitian dan keterangan lainnya pada tabel berikut. atau diktat dicetak lokal. artikel (jurnal/majalah/koran). Reviewer buku dan/atau penulis soal EBTANAS/UN 79 . b. NO. modul. JUDUL JENIS *) PENERBIT TAHUN TERBIT SKOR (diisi penilai) Catatan: *)Jenis pada tabel di atas diisi buku. Skripsi. NO.

Media dan Alat Pembelajaran Apabila Bapak/Ibu pernah membuat media atau alat pembelajaran dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. misalnya: media yang dibuat atau foto hasil karya yang disertai manual dan/atau deskripsi yang dilegalisasi oleh atasan langsung. NO. Dst. 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. NAMA KEGIATAN TAHUN (diisi penilai) soal d. tuliskan jenis media/alat dan keterangan lainnya pada tabel berikut. SKOR NO. JENIS MEDIA/ALAT TAHUN SUMBER DANA STATUS SKOR (KETUA/ANGGOTA (diisi penilai) ) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan surat keterangan dari atasan langsung disertai bukti fisik yang relevan. 80 . isilah tabel berikut.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi reviewer buku dan/atau penulis EBTANAS/UN/UASDA dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. Dst.

lukis. dan karya seni lainnya) Apabila Bapak/Ibu pernah membuat karya teknologi (teknologi tepat guna) dan karya seni (patung. 8. b. d. misalnya: hasil karya atau foto hasil karya yang disertai manual dan/atau deskripsi yang dilegalisasi oleh atasan langsung. atau peserta sesuai sertifikat Lampirkan sertifikat. tari dan karya seni lainnya) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. a. piagam. TINGKAT NO. Dst. tuliskan nama dan tahun karya tersebut dalam tabel berikut. Dst JENIS KEGIATAN TAHUN PERAN *) (Inter/Nas/Lokal) (diisi penilai) SKOR Catatan: *) Kolom peran diisi pemakalah. atau sejenisnya yang asli untuk bendel pertama dan foto kopinya yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung untuk bendel kedua. sastra. NO. NAMA KARYA TAHUN DESKRIPSI SINGKAT TENTANG KARYA YANG DIHASILKAN SKOR (diisi penilai) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan surat keterangan dari atasan langsung disertai bukti fisik yang relevan. sastra. Karya teknologi (teknologi tepat guna) dan karya seni (patung. musik. suara. lukis. 81 . c. Keikutsertaan dalam forum ilmiah Jika Bapak/Ibu pernah mengikuti forum ilmiah dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir tuliskan judul dan keterangan lainnya pada tabel berikut. Apabila menjadi nara sumber/pemakalah lampirkan juga makalahnya. kriya. kriya.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional e. tari. musik. suara.

NO. isilah tabel berikut. 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/bukti yang relevan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. kabupaten/kota. atau internasional Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. Pengalaman Organisasi Apabila Bapak/Ibu memiliki pengalaman menjadi pengurus suatu organisasi kependidikan atau organisasi sosial dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. nasional.S/D TH ---NAMA SEKOLAH SKOR (diisi penilai) 82 . Pengalaman Mendapat Tugas Tambahan Apabila Bapak/Ibu pernah mendapat tugas tambahan antara lain sebagai kepala/wakil kepala sekolah/kepala bengkel/kepala lab/wali kelas/pembina kegiatan ekstra kurikuler dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. b. NO. Dst. JABATAN TH ---. Pengalaman menjadi pengurus organisasi di bidang kependidikan dan sosial a. 1) 2) 3) 4) Catatan: NAMA ORGANISASI TAHU N JABATA N SKOR TINGKAT *) (diisi penilai) Dst *) Kolom tingkat diisi: kecamatan. tuliskan nama organisasinya dan keterangan lainnya pada tabel berikut.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 9.

Penugasan Di Daerah Khusus Apabila Babak/Ibu pernah ditugaskan sebagai guru di daerah terpencil/tertinggal/ bencana/konflik/perbatasan).... Penghargaan Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan a. s/d TH . Catatan: Lampirkan foto kopi SK penugasan yang telah dilegalisasi oleh atasan.... saya bersedia menerima sanksi dan dampak hukum sesuai peraturan perundangundangan yang berlaku. NO. ………………. atau internasional Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam/surat keterangan yang tertulis pada tabel di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. nasional. isilah tabel berikut.) khusus (daerah SKOR (diisi penilai) NO. …………. JENIS DAERAH KHUSUS LAMA BERTUGAS (MULAI TH . dan jika di kemudian hari ternyata pernyataan dan dokumen saya tidak benar.000 83 . isilah tabel berikut. LOKASI 1) 2) 3) Dst. JENIS PENGHARGAAN PEMBERI PENGHARGA AN TINGKAT *) SKOR TAHUN (diisi penilai) 1) 2) 3) Dst.. (…………………………) Materai Rp 6.. Dengan ini saya menyatakan bahwa pernyataan dan dokumen di dalam portofolio ini benarbenar hasil karya saya sendiri. Catatan: *)Kolom tingkat diisi: kecamatan.. b.. 2013 Peserta Pemilihan Guru Berprestasi . kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 10.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 5 Contoh Sampul Makalah Judul Makalah Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan Diajukan oleh Nama NIP/NUPTK Nama Sekolah Kabupaten/Kota Provinsi : : : : : Keterangan:  sampul warna biru untuk guru SD/MI PNS  sampul warna merah untuk guru SMP/MTs PNS  sampul warna hijau untuk guru SD/MI dan SMP/MTs bukan PNS 84 .

3 Menentukan tujuan pembelajaran yang diampu. Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu.4 3. 3.2 1. spiritual. Kompetensi Pedagogik 25. dan intelektual.2 2.1 3. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik. Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 6 Kisi-kisi penilaian kompetensi guru (sebagai pedoman penilaian di dalam wawancara) KOMPETENSI dan SUBKOMPETENSI NO SUBKOMPETENSI 1.2 3. sosialemosional. spiritual. moral. dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu.1 INDIKATOR Menjelaskan karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek fisik. metode. Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. intelektual. Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran.1 2.5 . moral.3 1. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. emosional. Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik.3 27. Mengidentifikasi bekal-ajar awal peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu.4 26. 1). kultural. Menjelaskan berbagai teori belajar dan prinsipprinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu. 1. 2. dan latar belakang sosial-budaya. sosial. 85 3. Menerapkan pendekatan pembelajaran tematis khususnya dikelas-kelas awal SD/MI (khusus SD/MI) Menjelaskan prinsip-prinsip pengembangan kurikulum. strategi. Menerapkan berbagai pendekatan.

5 4. 4. Menjelaskan prinsip-prinsip perancangan pembelajaran yang mendidik.1 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mendorong peserta didik mencapai prestasi secara optimal. baik untuk kegiatan di dalam kelas. secara lisan. di laboratorium. empatik. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki.6 28.1 INDIKATOR Mengembangkan indikator dan instrumen penilaian.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 3. Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran. 4.1 6. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu. Berkomunikasi secara efektif. 6. Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh.1 86 . 30. empatik. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik. Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran yang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang. tulisan. termasuk kreativitasnya. 5.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik. 7. Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran.2 4. 4.4 4. laboratorium. maupun lapangan.6 29. Menggunakan berbagai strategi berkomunikasi yang efektif. dan/atau bentuk lain. dan santun. dan santun dengan peserta didik. dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan. 31.

dan (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik. empatik. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.6 8. Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran. Menerapkan prinsip-prinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu. dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan dan contoh.1 9. Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 7. Mengkomunikasikan hasil penilaian dan evaluasi kepada pemangku kepentingan. 87 9. (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian. Menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan.1 8. 9.3 9. Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen.2 8. Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan.7 33. Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar.4 8.4 34.2 INDIKATOR Berkomunikasi secara efektif. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran.1 . Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk menentukan ketuntasan belajar 32. 10. (c) respons peserta didik terhadap ajakan guru. Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Menentukan aspek-aspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.5 8. dan seterusnya. Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.3 8.2 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan. 8.

14. Berperilaku sesuai dengan kode etik profesi guru. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap. dan gender. berakhlak mulia. 13. dan manusiawi. tanggung jawab yang tinggi.1 Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa.2 36.1 12. dan kebudayaan nasional Indonesia. dan berwibawa. Memahami kode etik profesi guru. Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur. hukum. rasa bangga menjadi guru.1 Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia. arif.3 39.3 2). 15. dan kebudayaan nasional Indonesia yang beragam. dan rasa percaya diri. arif. Menunjukkan etos kerja. 10. 13. 11. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. Kompetensi Kepribadian 35. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru.3 Bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri.2 15.2 38. Bersikap sesuai dengan norma agama yang dianut.2 14. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap dan stabil. 11. Bekerja mandiri secara profesional. 88 . 12.1 Menghargai peserta didik tanpa membedakan keyakinan yang dianut. Berperilaku yang dapat diteladan oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya. sosial. suku. Bertindak sesuai dengan norma agama. Berperilaku jujur. daerah asal. hukum dan sosial yang berlaku dalam masyarakat. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat.2 INDIKATOR Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. tegas.1 15. stabil. Menerapkan kode etik profesi guru. adat-istiadat. dewasa.3 37.2 12.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 10. Menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi 14. dan berwibawa.

Berkomunikasi secara efektif. orang tua.2 Melaksanakan berbagai program dalam lingkungan kerja untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan. Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya. 41. Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi pembelajaran kepada komunitas profesi sendiri secara lisan dan tulisan maupun bentuk lain. 3).2 Berkomunikasi dengan orang tua peserta didik dan masyarakat secara santun. 16.2 Tidak bersikap diskriminatif terhadap peserta didik. dan status sosial ekonomi. 18. 17.1 18. orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama. suku.1 INDIKATOR Bersikap inklusif dan objektif terhadap peserta didik. Berkomunikasi dengan teman sejawat. empatik dan efektif. latar belakang keluarga. dan masyarakat. tenaga kependidikan. profesi ilmiah. Berkomunikasi dengan teman sejawat dan komunitas ilmiah lainnya secara santun. agama. Bersikap inklusif. bertindak objektif. latar belakang keluarga. Beradaptasi dengan lingkungan tempat bekerja dalam rangka meningkatkan efektivitas sebagai pendidik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 16. dan status sosial-ekonomi. 43.1 19. Mengikutsertakan orang tua peserta didik dan masyarakat dalam program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik. teman sejawat dan lingkungan sekitar dalam melaksanakan pembelajaran. dan santun dengan sesama pendidik. 19. ras.3 42. jenis kelamin. Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain. teman sejawat. 17.2 89 . dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik.1 17. Kompetensi Sosial 40. dan komunitas ilmiah lainnya melalui berbagai media dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin. empatik. empatik. kondisi fisik.

3 46. 21. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu. Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu.2 21. 21.1 23.3 23. 24. 22. 24.1 Memahami kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu. Mengolah materi pelajaran yang diampu secara kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif.2 47. 90 . Memahami tujuan pembelajaran yang diampu.1 Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan. konsep. Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik.1 Memahami standar kompetensi mata pelajaran yang diampu. Kompetensi Profesional 44. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam berkomunikasi.2 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri. struktur. Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI INDIKATOR 4). 23. Menguasai materi. 22. Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. Melakukan refleksi terhadap kinerja sendiri secara terus menerus. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan diri.2 23. 45.4 48.

... Sekretaris Tanda tangan 91 ..........Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 7 Berita Acara Hasil Penilaian Guru Berprestasi *Tingkat Sekolah/Kecamatan/Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan) Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Tempat dan Tanggal Lahir : Jabatan : Menyatakan bahwa Saudara/i : Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan Tempat dan Tanggal Lahir : Guru mata pelajaran : Sekolah : Alamat sekolah : Provinsi : : telah terpilih sebagai pemenang terbaik pemilihan guru berprestasi di kelompok *SD/MI/SMP/MTs pada tingkat *sekolah/Kecamatan/Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan) dan akan kami ajukan ke tingkat selanjutnya yaitu ke tingkat Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan).... 2013 1.......... Ketua Tanda tangan 2..... ...

..... Bersama ini kami lampirkan makalah yang berjudul : Menjadi guru adalah sebuah pengabdian.. Yang bertanda tangan di bawah ini Nama : NIP : Pangkat dan Golongan : Jabatan : mengajukan Saudara Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan Guru Bidang Studi : : : untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 8.... Dengan hormat. 2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Sekolah Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi disesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing 92 ... .... menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan.. (diisi sesuai hasil karya yang akan diajukan).... Untuk keperluan tersebut guru yang bersangkutan bersedia mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut...... ..... Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota.

... Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi di sesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing 93 .. (di isi sesuai hasil karya yang akan diajukan).. 2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan.. Dengan hormat..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 9.... Bersama ini kami lampirkan makalah dengan tema: Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan.. .... Yang bertanda tangan di bawah ini Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Jabatan : akan mengajukan nama-nama guru berprestasi di tingkat kabupaten/kota (sesuai daftar terlampir) untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013..... . Bersama ini juga dilampirkan porto folio dari guru yang bersangkutan.. Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat Dinas Pendidikan Provinsi... Untuk keperluan di atas bersedia untuk mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut...........

. .. Untuk keperluan diatas bersedia untuk mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut.. (di isi sesuai hasil karya yang akan diajukan)... Bersama ini kami lampirkan makalah dengan tema: Menjadi guru adalah sebuah pengabdian.. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan. Bersama ini juga dilampirkan porto folio dari guru yang bersangkutan....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 10.. Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi di sesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing. 2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan Prov... 94 ......... Yang bertandatangan di bawah ini Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Jabatan : akan mengajukan nama-nama guru berpresstasi di tingkat provinsi (sesuai daftar terlampir) untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. .. Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat Dirjen Dikmen Dengan hormat...

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LAMPIRAN 11. PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN GURU BERPRESTASI TAHUN 2013 OLEH KEPALA SEKOLAH 95 .

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional INSTRUMEN PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN oleh Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) 96 .

Provinsi f. Alamat e-mail 10. Sekolah Tempat Tugas a. NUPTK 4. Akta Mengajar 9. tgl lahir 7. Sekolah g. Beban Mengajar per Minggu : : : : : : : Jam/minggu *Coret yang tidak perlu 97 . Telp. Pendidikan Terakhir 8. Pangkat/Golongan 5. NIP/NIK 3. Alamat Sekolah : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : : c. Jenis Kelamin 6. Kabupaten/Kota e. No. Kecamatan d. Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2. Guru Kelas/Mata Pelajaran *) 11.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional IDENTITAS PESERTA 1. Nama b. Tempat.

2.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LEMBAR PENILAIAN Petunjuk Berilah skor pada butir-butir pelaksanaan pembelajaran dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1. sesuai dengan hierarki belajar dan karakteristik siswa Mengaitkan materi dengan realitas kehidupan 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 6. PRAPEMBELAJARAN Mempersiapkan siswa untuk belajar Melakukan kegiatan apersepsi 1 2 3 4 1 2 3 4 II A. 4. 5. 2. 1 = tidak baik 2 = kurang baik 3 = baik 4 = sangat baik PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI SKOR I 1. B. 3. 7. 3. KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN Penguasaan materi pelajaran Menunjukkan penguasaan materi pembelajaran Mengaitkan materi dengan pengetahuan lain yang relevan Menyampaikan materi dengan jelas. Pendekatan/strategi pembelajaran Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kompetensi (tujuan) yang akan dicapai dan karakaterstik siswa 1 2 3 4 98 . 4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut.

22. 14. 10. 1 2 3 4 C.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO 8. Pembelajaran yang memicu dan memelihara keterlibatan siswa Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran Menunjukkan sikap terbuka terhadap respons siswa Menumbuhkan keceriaan dan antusisme siswa dalam belajar 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 E. INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI Melaksanakan pembelajaran secara runtut Menguasai kelas Melaksanakan pembelajaran yang bersifat kontekstual Melaksanakan pembelajaran yang memungkinkan tumbuhnya kebiasaan positif Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan SKOR 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 12. baik. 18. Pemanfaatan sumber belajar /media pembelajaran Menggunakan media secara efektif dan efisien Menghasilkan pesan yang menarik Melibatkan siswa dalam pemanfaatan media 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 D. 17. 19. Penggunaan bahasa Menggunakan bahasa lisan dan tulis secara jelas. Penilaian proses dan hasil belajar Memantau kemajuan belajar selama proses Melakukan penilaian akhir sesuai dengan kompetensi (tujuan) 1 2 3 4 1 2 3 4 F. dan benar Menyampaikan pesan dengan gaya yang sesuai 1 2 3 4 1 2 3 4 99 . 9. 11. 16. 20. 21. 13. 15.

............... 1 2 3 4 Dengan ini saya menyatakan bahwa penilaian yang saya lakukan sesuai dengan kondisi guru berprestasi yang sebenarnya............) NIP/NIK 100 .... saya bersedia mempertanggungjawabkannya. Skor terrendah 24...... dan apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar...... Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) (.. atau kegiatan..... . atau tugas sebagai bagian remidi/pengayaan Total Skor (jumlahkan seasuai dengan angka yang dilingkari....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO III 23........ ................. skor tertinggi 96 1 2 3 4 INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI SKOR 24... PENUTUP Melakukan refleksi atau membuat rangkuman dengan melibatkan siswa Melaksanakan tindak lanjut dengan memberikan arahan....

Aspek yang dinilai Ketaatan dalam menjalankan ajaran agama (rajin menjalankan ajaran agama yang dianut. misal: menjadi teladan bagi sejawat dan peserta didik dalam tutur kata. 1 2 3 4 3. orang Kristiani rajin ke gereja. untuk lomba olimpiade. membuat alat peraga pembelajaran. Kemampuan bekerjasama 11. misal mulai dan mengakhiri kegiatan pembelajaran sesuai dengan jadwal) Keteladanan (menjadi contoh atau rujukan dalam sikap dan perilaku bagi orang lain. Keberhasilan melakukan pembimbingan siswa. membuat karya seni. dan kegiatan ekstrakurikuler lainnya 1 2 3 4 1 2 3 4 101 . 1 2 3 4 8. bersemangat melaksanakan dan mentaati kaidah-kaidah dalam tugas) Inovasi dan kreativitas (kemampuan dan kemauan untuk mengadakan pembaharuan melalui olah pikirnya.) Tanggung jawab (sanggup menyelesaikan tugas sesuai dengan ketentuan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional PENILAIAN KERJA GURU PENGAMATAN SEHARI-HARI No .) Etos kerja (komitmen dan semangat dalam melaksanakan tugas. misal selalu berusaha menggunakan alam sekitar dan bahan-bahan yang ada di sekitarnya dalam proses pembelajaran di kelas. 1 2 3 4 5. menulis buku. misal mendapat kritik tidak marah dan akomodatif terhadap saran orang lain) Kemampuan berkomunikasi (dapat menyampaikan ide-idenya dengan bahasa yang baik dan dapat dipahami oleh sasaran. misal: melaksanakan pembelajaran dengan baik dan sesuai jadwal) Kejujuran (menyampaikan sesuatu apa adanya. misal yang memiliki etos kerja tinggi. 1 2 3 4 10. 1 2 3 4 4. 1 2 3 4 7. dan sebagainya) Kemampuan menerima kritik dan saran (perilaku dalam merespon kritik dan saran dari orang lain. berpakaian. dll. misal: orang muslim rajin menjalankan sholat. 1 2 3 4 6. 1. misal: dalam keseharian dapat berkomunikasi secara baik dengan sejawat) Skor 1 2 3 4 2. 1 2 3 4 9. misal: ijin tidak masuk atau tidak mengajar dengan alasan yang sebenarnya) Kedisiplinan (kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. misalnya. dll.

................X 100% SKOR TERTINGGI Skor ................. Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) (..... skor tertinggi 44  SKOR SKOR =----------------------...... saya bersedia mempertanggungjawabkannya.. Dengan ini saya menyatakan bahwa penilaian yang saya lakukan sesuai dengan kondisi guru berprestasi yang sebenarnya...Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional No .... .....................) NIP/NIK 102 . Aspek yang dinilai Skor Total (jumlahkan angka yang dilingkari)..... ....... dan apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar.... Skor terendah 11.......

INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA oleh Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) 103 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 13.

tgl lahir 7. NUPTK 4. NIP/NIK 3. Jenis Kelamin 6. Kecamatan d. Alamat e-mail 10. Kabupaten/Kota e. No. Sekolah Tempat Tugas a. Pangkat/Golongan 5. Beban Mengajar per Minggu : : : : : : : Jam/minggu *coret yang tidak perlu 104 . Sekolah g. Tempat. Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2. Mata Pelajaran/Guru Kelas SD/MI/SDLB*) 11. Provinsi f. Telp. Akta Mengajar 9.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional IDENTITAS PESERTA 1. Alamat Sekolah : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : : c. Pendidikan Terakhir 8. Nama b.

tenaga kependidikan. struktur.... ... Penilaian dan evaluasi B... hukum. Bersikap inklusif.. Pedagogik 1.. sampai . tanggung jawab yang tinggi... . serta tidak diskriminatif 12 Komunikasi dengan sesama guru... Etos kerja. rasa bangga menjadi guru C. . .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LEMBAR PENILAIAN Petunjuk Berilah penilaian kompetensi kepribadian dan sosial guru. Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan 10. ……………………………….. . Bertindak sesuai dengan norma agama. . . dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1.. REKAP HASIL PENILAIAN KINERJA GURU KELAS/MATA PELAJARAN Periode penilaian .. Komunikasi dengan peserta didik 7. Pengembangan kurikulum 4. Menguasai karakteristik peserta didik 2.. Mengembangkan keprofesionalan melalui tindakan yang reflektif Jumlah (Hasil penilaian kinerja guru) 105 .. Pengembangan potensi peserta didik 6. ... sosial dan kebudayaan Nasional 9. konsep dan pola pikir keilmuan yang 13. .. Profesional didik... ... Kegiatan pembelajaran yang mendidik 5. 2... ……………………. Kepribadian 8. NO KOMPETENSI NILAI*) A.. dan masyarakat Penguasaan materi. ... bertindak obyektif. Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik 3. ... 4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut. 3. orang tua.. Sosial 11.. mendukung mata pelajaran yang diampu 14.. peserta D. .

dsb. 4. sehingga peserta didik tersebut tidak termarginalkan (tersisihkan. Guru dapat mengatur kelas untuk memberikan kesempatan belajar yang sama pada semua peserta didik dengan kelainan fisik dan kemampuan belajar yang berbeda. Guru memastikan bahwa semua peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran. 3. 50% < X≤ 75% = 3.25%<X≤50%=2. Guru dapat mengidentifikasi karakteristik belajar setiap peserta didik di kelasnya. Guru mencoba mengetahui penyebab penyimpangan perilaku peserta didik untuk mencegah agar perilaku tersebut tidak merugikan peserta didik lainnya. diolok‐ olok. 5. Kepala Sekolah 106 . Guru membantu mengembangkan potensi dan mengatasi kekurangan peserta didik.). Guru memperhatikan peserta didik dengan kelemahan fisik tertentu agar dapat mengikuti aktivitas pembelajaran. ………………………………………………………… .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 1 Mengenal karakteristik peserta didik Skor Indikator 1. 6. Total skor untuk kompetensi 1 Skor maksimum kompetensi 1= jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 1 (0%<X≤25%=1. minder. Nilai minimum per kompetensi = 1 dan nilai maksimum 4. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Seluruhnya terpenuhi 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 *) Nilai diisi berdasarkan laporan dan evaluasi PK guru. 2.

. .. ...... (9) Nama Penilai : .. ..... ....... ... ..... . ... ... ... . . .. .. . .. ... . . .... . ... .. .. ... ..... .. .. ....... .. ... ... . ........ . (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 107 ... . . .... .... . .. . ... . .... .. ... .... ... . . ........... ... .. ........ .. ...... . .... .. . . .... .... .... .... ...... .... . .... .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 2 : Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik Nama Guru : . ........ ..... . . . ...... ..... .. ....

baik yang sesuai maupun yang berbeda dengan rencana. Guru memperhatikan respon peserta didik yang belum/kurang memahami materi pembelajaran yang diajarkan dan menggunakannya untuk Total skor untuk kompetensi 2 memperbaiki Skor maksimum kompetensi 2 = jumlah indikator × 2 rancangan pembelajaran berikutnya.. . Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menguasai materi pembelajaran sesuai usia dan kemampuan belajarnya melalui pengaturan proses pembelajaran dan aktivitas yang bervariasi. ... . . ........ ... ... .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 2 Kompetensi 3 : Pengembangan kurikulum Nama Guru : . ... Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik Skor Indikator Tidak ada bukti Terpenuhi Seluruhnya (Tidak terpenuhi sebagian terpenuhi ) 0 1 2 1. . . 5... kegiatan/aktivitas yang dilakukannya..... . . ... ... 4. didik. ... .. .. .... ..... 2. . .. ... (9) 0 1 2 0 0 0 1 1 1 2 2 2 0 1 2 108 . ... ..25%<X≤50%=2... . . berdasarkan Guru dapat menjelaskan alasan pelaksanaan tingkat pemahaman tersebut. Guru selalu memastikan tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran tertentu dan menyesuaikan aktivitas pembelajaran berikutnya 3........ 75% < X≤ 100% = 4) .. . .. . 50% < X≤ 75% = 3. ....... . terkait keberhasilan pembelajaran.. .... dengan memperhatikan tujuan pembelajaran maupun proses belajar peserta 6. .... . .... ....... .. . . Guru menggunakan berbagai teknik untuk memotiviasi kemauan belajar peserta didik.. Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 2 (0%<X≤25%=1.. Guru merencanakan kegiatan pembelajaran yang saling terkait satu sama lain......

....... .... . .. (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru: (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 109 ... .. . .... .. . .. ..... .. ... . ..... .... . .. . . ....... .. ...... ..... . . ..... ... ....... ...... ..... ..... ... . . ....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Nama Penilai : .. .. . .. .

75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti Terpenuhi Terpenuhi (Tidak sebagian Seluruhnya terpenuhi) 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 110 . kurikulum. b) tepat dan mutakhir. 4. Guru memilih materi pembelajaran yang: a) sesuai dengan tujuan pembelajaran. c) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik. Guru merancang rencana pembelajaran yang sesuai dengan silabus untuk membahas materi ajar tertentu agar peserta didik dapat mencapai 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 3 Pengembangan kurikulum Skor Indikator 1. dan d) dapat dilaksanakan di kelas e) sesuai dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik. 50% < X≤ 75% = 3. Guru dapat menyusun silabus yang sesuai dengan 2.25%<X≤50%=2. kompetensi Guru mengikuti urutan materi pembelajaran dasar yang ditetapkan. Total skor untuk kompetensi 3 Skor maksimum kompetensi 3 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/8) × 100% Nilai untuk kompetensi 3 (0%<X≤25%=1. dengan memperhatikan tujuan pembelajaran.

.... ... . .. ... .. . . .... .. ........ .... .... . .. . . . ... . (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru Tindak lanjut yang diperlukan: (19) (20) (21) (22) 111 ... ... ......... . ..... .... .... . ...... . .. ....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 4 : Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Nama Guru : .. . ...... .. . .. . . . . .. .. ... ... ........... .. .... ... . . . ........ ... .. ... .. .... .. .... ...... . .. ........ . ..... .... ............ . . . ........ . ... ........ (9) Nama Penilai : . .. . ... . ... .... . .

8. 3. Guru mengelola kelas dengan efektif tanpa mendominasi atau sibuk dengan kegiatannya sendiri agar semua waktu peserta dapat termanfaatkan secara produktif. Guru melakukan aktivitas pembelajaran secara bervariasi dengan waktu yang cukup untuk kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar dan mempertahankan perhatian peserta didik. bukan semata‐mata kesalahan yang harus dikoreksi. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran sesuai dengan rancangan yang telah disusun secara lengkap dan pelaksanaan aktivitas tersebut mengindikasikan bahwa guru mengerti tentang tujuannya. Misalnya: dengan mengetahui terlebih dahulu peserta didik lain yang setuju atau tidak setuju dengan jawaban tersebut. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran yang bertujuan untuk membantu proses belajar peserta didik. 4. 6. Guru melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai isi kurikulum dan mengkaitkannya dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik. Guru mampu menyesuaikan aktivitas pembelajaran yang dirancang dengan kondisi kelas. bukan untuk menguji sehingga membuat peserta didik merasa tertekan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 4 Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Skor Indikator Tidak ada Terpenuhi Terpenuhi bukti sebagian seluruhnya (Tidak terpenuhi) 0 1 2 1. 5. Guru menyikapi kesalahan yang dilakukan peserta didik sebagai tahapan proses pembelajaran. 2. sebelum memberikan penjelasan tentang jawaban yang benar. 7. 0 1 2 0 1 2 0 1 2 2 0 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 112 . Guru mengkomunikasikan informasi baru (misalnya materi tambahan) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik.

dan/atau audio‐visual (termasuk TIK) untuk meningkatkan motivasi belajarpeserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran. mempraktekkan dan berinteraksi dengan peserta didik lain.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 9. 10. 11. Guru menggunakan alat bantu mengajar. Sebagai contoh: guru menambah informasi baru setelah mengevaluasi pemahaman peserta didik terhadap materi sebelumnya. Guru mengatur pelaksanaan aktivitas pembelajaran secara sistematis untuk membantu proses belajar peserta didik. 50% < X≤ 75% = 3. Total skor untuk kompetensi 4 Skor maksimum kompetensi 4 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/22) × 100% Nilai untuk kompetensi 4 (0% < X≤ 25% = 1. Guru memberikan banyak kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 0 1 2 0 1 2 113 . 25% < X≤ 50% = 2.

50% < X≤ 75% = 3. minat. tentang bakat. Total skor untuk kompetensi 5 Skor maksimum kompetensi 5 = jumlah indikator ×2 Persentase = (total skor/14) × 100% Nilai untuk kompetensi 5 (0%<X≤25%=1.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 5 Memahami dan mengembangkan potensi Indikator 1. 75% < X≤ 100% = 4) Skor Tidak ada Terpenuh Terpenuhi bukti i seluruhnya (Tidak sebagian terpenuhi) 0 1 2 0 0 1 1 2 2 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 114 . didik.25%<X≤50%=2. 2. Guru memberikan kesempatan belajar kepada peserta didik sesuai dengan cara belajarnya masing‐masing. potensi. Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk belajar sesuai dengan kecakapan dan pola belajar masing‐masing. Guru menganalisis hasil belajar berdasarkan segala bentuk penilaian terhadap setiap peserta didik untuk mengetahui tingkat kemajuan masing‐masing. 3. Guru secara aktif membantu peserta didik dalam proses pembelajaran dengan memberikan 5. dan kesulitan belajar masing‐masing peserta didik. 6. Guru memusatkan perhatian pada interaksi dengan peserta didik dan mendorongnya untuk memahami dan menggunakan informasi yang disampaikan. Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran untuk memunculkan daya kreativitas dan kemampuan berfikir kritis peserta 4. 7. perhatian Guru dapat mengidentifikasi dengan benar kepada setiap individu.

... .. . ......... ........ . ... ... .. ... ....... .... ..... .. . (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 115 .. ..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 6 : Komunikasi dengan peserta didik Nama Guru : .... ..... . . ... ... . .... .. . .. ... .. . ... ..... ... . .. . (9) Nama Penilai : . ....... . ....... ........ .. .... ... . .. .. . .. ... ...... ... .. . ... . . ... ................ ... . . .. .. ... ....... ... ... ..... .. . .. ..... . .. ... ... . .. ..... .. .. .. .

75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi Seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 116 . Guru memberikan perhatian terhadap pertanyaan peserta didik dan meresponnya secara lengkap dan relevan untuk menghilangkan kebingungan pada peserta didik. Guru mendengarkan dan memberikan perhatian terhadap semua jawaban peserta didik baik yang benar maupun yang dianggap salah untuk mengukur tingkat pemahaman peserta didik. 4. Guru menggunakan pertanyaan untuk mengetahui pemahaman dan menjaga partisipasi peserta didik. termasuk memberikan pertanyaan terbuka yang menuntut peserta didik untuk menjawab dengan ide dan pengetahuan mereka.25%<X≤50%=2. Guru memberikan perhatian dan mendengarkan semua pertanyaan dan tanggapan peserta didik. Guru menyajikan kegiatan pembelajaran yang dapat menumbuhkan kerja sama yang baik antar pesertadidik. 50% < X≤ 75% = 3. tanpa menginterupsi. Total skor untuk kompetensi 6 Skor maksimum kompetensi 6 = jumlah indikator ×2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 6 (0%<X≤25%=1.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 6 Penilaian untuk Kompetensi 6: Komunikasi dengan peserta didik Skor Indikator 1. 6. benar. 3. tanpa mempermalukannya. 5. Guru menanggapinya pertanyaan peserta didik secara tepat. sesuai tujuan pembelajaran dan isi kurikulum. dan mutakhir. 2. kecuali jika diperlukan untuk membantu atau mengklarifikasi pertanyaan/tanggapan tersebut.

. . .......... ... . ... ... .. . .. ... . ... .. . ..... ... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan gur (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 117 .... .. . .... (9) Nama Penilai : .... .. ...... .. .. ....... ... . . . ........ . . ...... ........ .. .. . .. . .. .. .... . ... . ........ . ..... ... .... . .... .... ... . .... . . .. ... ........ . ....... . . .. ... ....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 7 : Penilaian dan evaluasi Nama Guru : .. . . . . .. ..... .... .. ....... . .. ......... ......... .

0 1 2 5. Guru menganalisis hasil penilaian untuk mengidentifikasi topik/kompetensi dasar yang sulit sehingga diketahui kekuatan dan kelemahan masing‐masing peserta didik untuk keperluan remedial dan pengayaan. materi tambahan. 0 1 2 (26) 4. dan mengumumkan hasil serta implikasinya kepada peserta didik.25%<X≤50%=2. Guru melaksanakan penilaian dengan berbagai teknik dan jenis penilaian. Total skor untuk kompetensi 7 Skor maksimum kompetensi 7 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 10) × 100% Nilai untuk kompetensi 7 (0%<X≤25%=1. jurnal pembelajaran. dan dapat membuktikannya melalui catatan. Guru menyusun alat penilaian yang sesuai dengan tujuan pembelajaran untuk mencapai kompetensi tertentu seperti yang tertulis dalam RPP. Guru memanfatkan hasil penilaian sebagai bahan penyusunan rancangan pembelajaran yang akan dilakukan selanjutnya. Guru memanfaatkan masukan dari peserta didik dan merefleksikannya untuk meningkatkan pembelajaran selanjutnya. 0 1 2 0 1 2 3. tentang tingkat pemahaman terhadap materi pembelajaran yang telah dan akan dipelajari. selain penilaian formal yang dilaksanakan sekolah. rancangan pembelajaran. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 118 . 2. dan sebagainya. 50% < X≤ 75% = 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 7 Penilaian dan evaluasi Skor Indikator Tidak ada Terpenuhi Terpenuhi bukti (Tidak terpenuhi) sebagian Seluruhnya 1.

. . ... hukum....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 8 : Bertindak sesuai dengan norma agama.... ...... ... . . .. . . . . .... ....... .. ..... ..... ....... . .... ... .. sosial dan kebudayaan nasional Indonesia Nama Guru : .. . ...... . . .. .. . . . . .. .. .. . .. . ... . ... . . ... .. ...... ...... .. . ...... .. . .. (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan (23) (24) 119 ..... ... ... ... ............. .. ..... ........ .... . .. . ... .. . ..... .. . ... ... .... ... ........ . . ...... . . ...... ..... (9) Nama Penilai : .......

0 1 2 2 0 1 0 0 0 1 1 1 2 2 2 120 . agama. 50% < X≤ 75% = 3. Guru mengembangkan kerjasama dan membina kebersamaan dengan teman sejawat tanpa memperhatikan perbedaan yang ada (misalnya: suku.25%<X≤50%=2. Guru memiliki rasa persatuan dan kesatuan sebagai bangsa Indonesia. dan gender). 2. hukum. Total skor untuk kompetensi 8 Skor maksimum kompetensi 8 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/10) × 100% Nilai untuk kompetensi 8 (0%<X≤25%=1. 5. 4. Guru saling menghormati dan menghargai teman sejawat sesuai dengan kondisi dan keberadaan masing‐ masing. agama).Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 8 Bertindak sesuai dengan norma agama. suku. 75% < X≤ 100% = 4) 1. 3. sosial dan kebudayaan nasional Indonesia Skor Indikator Terpen Tidak ada uhi tukti(Tida Terpenuhi Seluruh terpenuhi) sebagian nya Guru menghargai dan mempromosikan prinsip‐prinsip Pancasila sebagai dasar ideologi dan etika bagi semua warga Indonesia. Guru mempunyai pandangan yang luas tentang keberagaman bangsa Indonesia (misalnya: budaya.

. .. . .. .. . .... . ... ... .. ..... ........ . .. ... .. . ..... ..... . . . ..... ..... .. .. .. .......... .. ....... .. ... ... ...... .. .............. .. .. . . ..... . .. . . ... . .. (9) Nama Penilai : .... ......... .. . . .. . ...Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 9 : Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan Nama Guru : ... . . . .... ......... ....... ... .. .... ... . . .... . ... .. . ... .... ... .... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Pemantauan Tanggal (24) Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (23) 121 . ........ .. ... .. ..

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 9 kOM Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan k Indikator 1. Guru mampu mengelola pembelajaran yang membuktikan bahwa guru dihormati oleh peserta didik.25%<X≤50%=2. termasuk mengundang mereka untuk mengobservasi cara mengajarnya dan memberikan masukan. Total skor untuk kompetensi 9 Skor maksimum kompetensi 9 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 10) × 100% Nilai untuk kompetensi 9 (0%<X≤25%=1. Guru berperilaku baik untuk mencitrakan nama baik sekolah. 4. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Skor Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 0 1 2 2 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 122 . 5. Guru mau membagi pengalamannya dengan teman sejawat. sehingga semua peserta didik selalu memperhatikan guru dan berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. 50% < X≤ 75% = 3. 2. Guru bertingkah laku sopan dalam berbicara. berpenampilan. dan teman sejawat. 3. orang tua. dan berbuat terhadap semua peserta didik. Guru bersikap dewasa dalam menerima masukan dari peserta didik dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berpartisipasi dalam proses pembelajaran.

.. ............ ...... . .. . .... . .. ... . .. .. . .... ... .. ........... .. . . .. .... . .... .. .. . . ....... .. ... ... .... .... ...... ... . . .. .. .... .... . . .... .. .. ..... ..... . ... . .. . . ...... .. . ... .... ... .... .... ....... tanggung jawab yang tinggi. .. ....... . ... ... .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 10: Etos kerja. ..... .... ...... (10) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan (23) (24) 123 . . .. . .... dan rasa bangga menjadi guru Nama Guru : . ...... .. (9) Nama Penilai : .. . .......

dan meminta guru piket atau guru lain untuk mengawasi kelas. guru mengaktifkan siswa dengan melakukan hal‐hal produktif terkait dengan mata pelajaran. tanggung jawab yang tinggi. Guru memberikan kontribusi terhadap pengembangan sekolah dan mempunyai prestasi yang berdampak positif terhadap nama baik sekolah. Guru menyelesaikan semua tugas administratif dan non‐pembelajaran dengan tepat waktu sesuai standar yang ditetapkan. 2.25%<X≤50%=2.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinera Guru Kompetensi 10 Etos kerja. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) 0 Terpenuhi sebagian 1 Terpenuhi seluruhnya 2 0 1 2 0 1 2 2 0 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 124 . Guru merasa bangga dengan profesinya sebagai guru. 7. 3. Jika guru harus meninggalkan kelas. 5. Guru memanfaatkan waktu luang selain mengajar untuk kegiatan yang produktif terkait dengan tugasnya. 8. 50% < X≤ 75% = 3. Guru mengawali dan mengakhiri pembelajaran dengan tepat waktu. 4. dengan memberikan alasan dan bukti yang sah jika tidak menghadiri kegiatan yang telah direncanakan. Guru meminta ijin dan memberitahu lebih awal. dan rasa bangga menjadi guru Skor Indikator 1. termasuk proses pembelajaran di kelas. Guru memenuhi jam mengajar dan dapat melakukan semua kegiatan lain di luar jam mengajar berdasarkan ijin dan persetujuan pengelola sekolah. Total skor untuk kompetensi 10 Skor maksimum kompetensi 10 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 16) × 100% Nilai untuk kompetensi 10 (0%<X≤25%=1. 6.

bertindak objektif. Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) 0 Skor Terpenuh Seluruhnya i Terpenuhi sebagian 2 1 0 1 2 (23) (24) 3. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 125 . memberikan perhatian dan bantuan sesuai kebutuhan 2. serta tidak diskriminatif Indikator 1. tanpa memperdulikan faktor teman sejawat (bersifat inklusif).Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 11 Bersikap inklusif. serta berkontribusi personal. Guru memperlakukan semua peserta didik secara adil. kaya.25%<X≤50%=2. Guru sering berinteraksi dengan peserta didik dan tidak membatasi perhatiannya hanya pada kelompok tertentu (misalnya: peserta didik yang pandai. Total skor untuk kompetensi 11 Skor maksimum kompetensi 11= jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 11 (0%<X≤25%=1. masing Guru menjaga hubungan baik dan peduli dengan ‐masing. positif terhadap semua diskusi formal dan informal terkait dengan pekerjaannya. 50% < X≤ 75% = 3. berasal dari daerah yang sama dengan guru).

. . ... ........... . ............ . . berkomunikasi dengan masyarakat sekitar. ... ....... . .. ... ....... 3. ... 50% < X≤ 75% = 3.. . .. . dan dapat menunjukkan buktinya.... ... . ....... ... dan masyarakat Nama Guru : .... . teman sejawat. (9) Nama Penilai : ...... .... dan potensi peserta didik kepada orang tuanya.. ... . ..... 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Seluruhnya terpenuhi 2 0 1 0 1 2 0 1 2 (27) (28) (29) (30) 6 126 .. ..... . . tenaga pendidikan. ... .. . 2. ........... . Total skor untuk kompetensi 12 Skor maksimum kompetensi 12 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 12 (0%<X≤25%=1. . kesulitan...... .. .. . (10) Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (23) (24) Kompetensi 12: Komunikasi dengan sesama guru... . Guru menyampaikan informasi tentang kemajuan... .... . . . . .. . ... . orang tua peserta didik. . ... .. Guru ikut berperan aktif dalam kegiatan di luar pembelajaran yang diselenggarakan oleh sekolah dan masyarakat dan dapat memberikan bukti keikutsertaannya.... Guru memperhatikan sekolah sebagai bagian dari masyarakat... .. ... orang tua peserta didik. ... ... tenaga pendidikan. .. .. . ..... .. . ......Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 12: Komunikasi dengan sesama guru. dan masyarakat Skor Indikator 1... .. .. . .... ... .. baik dalam pertemuan formal maupun tidak formal antara guru dan orang tua.... .. . .... . . serta berperan dalam kegiatan sosial di masyarakat... ..... . . .. .. .25%<X≤50%=2... .. .

Guru menyertakan informasi yang tepat dan 0 1 2 mutakhir di dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. 75% < X≤ 100% = 4) 127 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Penilaian untuk Kompetensi 13: Penguasaan materi struktur konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu Skor Tidak Terpenuh Indikator Terpenuhi bukti ada sebagian i seluruhnya (Tidak terpenuhi 1. 50% < X≤ 75% = 3. Guru menyusun materi. Guru melakukan pemetaan standar kompetensi ) dan kompetensi dasar untuk mata pelajaran yang diampunya. 2. dan memperkirakan alokasi waktu yang diperlukan. 3. dan yang membantu peserta didik untuk memahami konsep materi pembelajaran. mutakhir. untuk mengidentifikasi materi 0 1 2 pembelajaran yang dianggap sulit. perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang berisi informasi 0 1 2 yang tepat.25%<X≤50%=2. Total skor untuk kompetensi 13 Skor maksimum kompetensi 13 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 13 (0%<X≤25%=1. melakukan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran.

konferensi). 5.25%<X≤50%=2. catatan masukan dari kolega atau hasil penilaian proses pembelajaran sebagai bukti yang menggambarkan kinerjanya. dan didukung dengan contoh pengalaman diri sendiri. lengkap. Guru melakukan penelitian. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 0 1 1 2 2 128 . 6. penilaian pembelajaran dan tindak lanjutnya. 2. Total skor untuk kompetensi 14 Skor maksimum kompetensi 14 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 12) × 100% Nilai untuk kompetensi 14 (0%<X≤25%=1. Guru dapat mengaplikasikan pengalaman PKB dalam perencanaan. 3. Guru memiliki jurnal pembelajaran. pelaksanaan. Guru memanfaatkan bukti gambaran kinerjanya untuk mengembangkan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran selanjutnya dalam program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Guru dapat memanfaatkan TIK dalam berkomunikasi dan pelaksanaan PKB. Guru melakukan evaluasi diri secara spesifik. 4. mengikuti kegiatan ilmiah (misalnya seminar. mengembangkan karya inovasi. 50% < X≤ 75% = 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 14 : Mengembangkan keprofesian melalui tindakan reflektif Skor Indikator 1. dan aktif dalam melaksanakan PKB.

Bagian Pendahuluan  Latar Belakang mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan  Keterangan waktu pelaksanaan. C. lama penyelenggaraan pengembangan keprofesian berkelanjutan  Penyelenggaraan pengembangan keprofesian berkelanjutan B. Bagian Isi  Uraian rinci dari tujuan pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB)  Pernyataan isi materi yang disajikan dalam kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan serta uraian kesesuaian dengan peningkatan keprofesiannya. Sistematika Pelaporan Pengembangan Diri JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI A. 129 . penyelenggaraan kegiatan  Tujuan mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan.  Tindak lanjut yang akan atau telah dilaksanakan berkaitan dengan pengembangan diri berdasarkan hasil dari pengembangan keprofesian berkelanjutan.Lampiran 14.  Dampak terhadap pengalaman pengembangan keprofesian berkelanjutan terhadap diri sendiri dalam peningkatan mutu pengembangan keprofesian berkelanjutan dan riwayatnya. Penutup Lampiran-lampiran :  Fotocopy sertifikat/surat keterangan  Surat penugasan  Dan lain-lain.

Tujuan BAB II LANDASAN TEORI/TINJAUAN PUSTAKA BAB III METODOLOGI PENELITIAN (BILA MELAKUKAN PENELITIAN) BAB IV PEMBAHASAN BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Lampiran-Lampiran Catatan : Sistematika tersebut merupakan alternatif yang dapat digunakan. penelitian tindakan. 130 . Latar Belakang dan Identifikasi Masalah B. observasi partisipatoris dan lain-lain.Lampiran 15 Sistematika Penulisan Karya Tulis Ilmiah JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN A. Penyesuaian dapat dibuat menurut jenis-jenis penelitian misalnya : penelitian pengembangan. Rumusan Masalah C.