Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

PEDOMAN PELAKSANAAN PEMILIHAN GURU BERPRESTASI PENDIDIKAN DASAR TINGKAT NASIONAL TAHUN 2013

DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN PENDIDIKAN DASAR DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2013

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

1

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

KATA PENGANTAR Pemilihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Pendidikan Dasar (Dikdas) Berprestasi tahun 2013 merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah yang diberikan kepada guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah atas prestasi dan dedikasi yang luar biasa di bidang pendidikan. Kegiatan ini diselenggarakan sejak tahun 2011 hingga sekarang dirasakan bermanfaat, karena selain menghargai prestasi yang luar biasa pendidik dan tenaga kependidikan juga untuk meningkatkan profesionalisme dalam melaksanakan tugasnya mewujudkan pendidikan yang bermutu. Untuk menentukan PTK Dikdas berprestasi dilakukan penilaian: portofolio, tes tertulis akademik, tes tertulis penguasaan kompetensi, dan wawancara. Pemilihan PTK Dikdas berprestasi ini dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel, sehingga guru yang terpilih benar-benar merupakan sosok guru yang profesional. Oleh karena itu untuk melakukan pelaksanaan penilaian disusun pedoman pelaksanaan penilaian pemilihan guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. Dalam rangka memberikan penghargaan terhadap prestasi dan dedikasi yang tinggi yang dicapai oleh guru dalam melaksanakan tugas profesionalnya, maka diselenggarakan pemilihan guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. Pedoman ini merupakan pegangan bagi panitia dan peserta pemilihan guru berprestasi tahun 2013 dari tingkat sekolah sampai tingkat nasional. Mudah-mudahan usaha mulia kita bersama ini senantiasa mendapat ridho dari Tuhan Yang Maha Esa. Jakarta, Maret 2013 Direktur Pembinaan PTK Pendidikan Dasar,

Sumarna Surapranata, Ph.D. NIP. 19590801 198503 1 002
ii

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ......................................................................................................... ii DAFTAR ISI ....................................................................................................................... iii BAB I PENDAHULUAN .................................................................................................... 1 A. B. C. D. E. A. B. C. Latar belakang ........................................................................................................... 1 Dasar Hukum ............................................................................................................. 2 Tujuan ........................................................................................................................ 2 Manfaat ...................................................................................................................... 3 Hasil yang Diharapkan .............................................................................................. 3 Pengertian .................................................................................................................. 4 Sifat ............................................................................................................................ 5 Peserta ........................................................................................................................ 5

BAB II PENGERTIAN, SIFAT, PESERTA, DAN PERSYARATAN PESERTA........ 4

D. Persyaratan Peserta ....................................................................................................... 6 BAB III ORGANISASI PENYELENGGARAAN, KEPANITIAAN, SERTA PEMBIAYAAN.................................................................................................................... 9 A. B. C. D. A. B. C. Organisasi Penyelenggaraan ...................................................................................... 9 Kepanitiaan .............................................................................................................. 10 Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Guru Berprestasi ........................................... 19 Pembiayaan .............................................................................................................. 19 Aspek Yang Dinilai ................................................................................................. 20 Penilaian .................................................................................................................. 22 Aspek Penilaian ....................................................................................................... 24

BAB IV PENILAIAN ..................................................................................................... 20

BAB V PENUTUP ............................................................................................................. 26 Lampiran-Lampiran

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

iii

Namun demikian. baik pada tataran nasional. mengajar. mulai dari tingkat sekolah. tingkat kabupaten/kota. pemerintah daerah. melatih. dan kompetitif. tingkat kecamatan untuk SD/MI. yang diharapkan akan berpengaruh positif pada kinerja dan prestasi kerjanya pada era globali ini.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB I PENDAHULUAN A. berdedikasi luar biasa. Secara umum pelaksanaan pemilihan guru berprestasi telah berjalan dengan lancar sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. masyarakat. Dengan ditetapkannya Undang-Undang dimaksud. keluarga maupun masyarakat. penghargaan dapat diberikan pada tingkat sekolah. tingkat kabupaten/kota. tingkat kecamatan. Era globalisasi menuntut SDM yang bermutu tinggi dan siap berkompetisi. dedikasi. nasional. dan/atau bertugas di daerah khusus berhak memperoleh penghargaan”. pendidikan dasar. Kedua. Undang-Undang No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. dan pendidikan menengah. Selaras dengan kebijaksanaan pembangunan yang meletakkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas pembangunan nasional. terutama bagi mereka yang berprestasi. Pasal 36 ayat (1) mengamanatkan bahwa ”Guru yang berprestasi. Penyelenggaraan pemilihan guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs) dilaksanakan secara bertingkat. tetapi juga harus memiliki kepribadian yang dapat diandalkan sehingga menjadi sosok panutan bagi siswa. Untuk melaksanakan tugasnya secara profesional. sehingga perlu dilakukan penyempurnaan sistem penyelenggaraannya. regional. tingkat provinsi. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 1 . loyalitas dan profesionalisme guru. Latar belakang Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. Pertama. khususnya pada aspek-aspek yang dinilai. dan/atau satuan pendidikan. dimana hal itu diberikan atas dasar jenis dan jenjang tertentu. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. produktif. seorang guru tidak hanya memiliki kemampuan teknis edukatif. membimbing. penghargaan dapat diberikan oleh pemerintah. Prestasi kerja tersebut akan terlihat dari kualitas lulusan satuan pendidikan sebagai SDM yang berkualitas. Pemerintah memberikan perhatian yang sungguh-sungguh untuk memberdayakan guru. pelaksanaannya dirasakan masih dapat dioptimalkan. maka kedudukan dan peran guru semakin bermakna strategis dalam mempersiapkan SDM yang berkualitas dalam menghadapi era global. organisasi profesi. Pemilihan guru berprestasi dimaksudkan antara lain untuk mendorong motivasi. menilai. maupun internasional. mengarahkan. tingkat provinsi sampai pada tingkat nasional. penghargaan kepada guru berprestasi mengalami penguatan.

9. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No 16 tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. mulia. Meningkatkan kompetisi yang sehat melalui pemberian penghargaan di bidang pendidikan. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 1 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional. Dasar Hukum 1. Daftar isian pelaksanaan Direktorat Pembinaan Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar Tahun Anggaran 2013 Nomor DIPA023. Tugas. dan Fungsi Kementerian Negara Serta Susunan Organisasi. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Pendidikan. 4. 2.666302/2013 tanggal 05 Desember 2012. Meningkatkan motivasi dan profesionalisme guru dalam pelaksanaan tugas profesionalnya. Tugas. 7. 11. 12.1. serta terlindungi. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Tujuan 1. 3. dan bermartabat.03. 10. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. dan Gelar Kehormatan. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 84/P Tahun 2009 tentang Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II. 8. Tanda Jasa. dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara. 6. Membangun komitmen mutu guru dalam kerangka peningkatan mutu pembelajaran menuju standar nasional pendidikan. Mengangkat guru sebagai profesi terhormat. 2. C. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 2 . 3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 2010 tentang perubahan Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Undang-Undang No 20 tahun 2009 tentang Gelar.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 B. 5. 4.

provinsi. dan profesionalisme guru. kecamatan. Menumbuhkan kreatifitas dan inovasi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. martabat. untuk mencapai tujuan pendidikan nasional yang berkualitas. dan nasional. Memotivasi guru untuk meningkatkan kinerja. disiplin. Terpilihnya guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs). dan loyalitas untuk kepentingan masa depan bangsa dan negara. Memupuk rasa persatuan dan kesatuan bangsa melalui jalur pendidikan. dedikasi. Hasil yang Diharapkan 1. citra.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 D. 2. mulai dari tingkat sekolah. Manfaat 1. Meningkatkan harkat. 2. E. 5. Meningkatnya mutu guru jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs). 4. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 3 . 3. kabupaten/kota. Menjalin interaksi antarpeserta untuk saling tukar pengalaman dalam mendidik siswa.

mengajar. berupa kepribadian yang mantap. mengarahkan. b. seni teater. 2. 4. kepribadian. sesama pendidik. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. dewasa. Kompetensi profesional tercermin dari tingkat penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. melatih. d. seni patung. pendidikan dasar. seni tari. dan profesional yang melampaui standar nasional. seni keramik. Kompetensi kepribadian tercermin dari kemampuan personal. 6. stabil. rasa. Guru berprestasi adalah guru yang memiliki kinerja dan kompetensi pedagogik. dan pendidikan menengah. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. c. murah dan sederhana. menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat. Kompetensi sosial tercermin dari kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. membimbing. evaluasi hasil belajar. Inovasi dalam pembelajaran atau bimbingan adalah serangkaian kegiatan pengembangan dan perbaikan pembelajaran yang mencakup antara lain penggunaan metode/cara/media/sumber yang inovatif dan melebihi standar Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 4 . tenaga kependidikan. antara lain berupa hasil seni lukis. dan berwibawa. dan karsa. PESERTA. 1. menilai. Karya seni adalah suatu proses kreatif dalam bidang kesenian yang dilandasi oleh pengamatan dan penghayatan dengan melibatkan cita. dan masyarakat sekitar. orangtua/wali peserta didik. 5. dan seni kriya. seni musik. arif. seni pedalangan. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. DAN PERSYARATAN PESERTA A. sosial. Kompetensi pedagogik tercermin dari tingkat pemahaman terhadap peserta didik. Teknologi tepat guna adalah teknologi yang menggunakan sumber daya yang ada untuk memecahkan masalah yang dihadapi/ada secara berdaya guna dan berhasil guna atau untuk pelaksanaan tugas sehari-hari menjadi lebih mudah. Karya sastra adalah suatu bentuk dan hasil pekerjaan seni kreatif yang objeknya adalah manusia dan kehidupannya dengan menggunakan bahasa sebagai mediumnya. seni grafis. SIFAT. seni karawitan. Pengertian Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. 3.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB II PENGERTIAN. serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya. dan berakhlak mulia. Karya/Prestasi: a.

dan hasil penilaian. Sifat 1. baik secara akademik maupun administratif. kabupaten/kota. sebagai suatu sistem yang meliputi masukan. Objektif mengacu kepada proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan. kecamatan.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 kompetensi yang dipersyaratkan dalam proses pembelajaran atau bimbingan menjadi efektif dan efisien. bukan berdasarkan pemerataan. dan akuntabel. B. transparan. tidak diskriminatif. Pemilihan guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi bersifat kompetitif. Pengembangan keprofesian berkelanjutan adalah pengembangan kompetensi guru yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan secara bertahap dan berkelanjutan. Akuntabel merupakan proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan yang dapat dipertanggungjawabkan kepada semua pemangku kepentingan pendidikan. Pemilihan guru berprestasi dilaksanakan secara objektif. Penulisan buku/essay di bidang pendidikan adalah suatu karangan ilmiah di bidang pendidikan berdasarkan buah pemikiran/ulasan dari penulis. baik di tingkat sekolah. b. g. e. C. Portofolio adalah sekumpulan informasi pribadi yang merupakan catatan dan dokumentasi atas pencapaian prestasi seseorang dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya. a. provinsi. c. Peserta 1. untuk meningkatkan profesionalitasnya. dan memenuhi standar penilaian yang ditetapkan. Guru sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah. 2. Prestasi olahraga adalah capaian atas keahlian atau keterampilan di bidang olahraga yang memberikan kebanggaan nasional atau memperlihatkan kemampuan untuk meningkatkan penghayatan dan prestasi olahraga dan memperlihatkan kemampuan untuk membangun salah satu sistem olahraga atau menciptakan model dan strategi pembelajaran atau pelatihan suatu cabang olahraga yang dapat meningkatkan prestasi anak didik/atlet. Masing-masing guru yang memenuhi persyaratan berhak mengikuti program ini. proses. maupun tingkat nasional dilaksanakan secara impartial. 7. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 5 . f. Transparan mengacu kepada proses yang memberikan peluang kepada semua pemangku kepentingan untuk memperoleh akses informasi tentang penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan. yang selanjutnya disebut kelompok guru tingkat satuan pendidikan SD/MI.

Guru unggul/mumpuni dilihat dari kompetensi pedagogik. 1) Kompetensi pedagogik tercermin dari tingkat pemahaman terhadap peserta didik. Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif dalam pengembangan keprofesian berkelanjutan. tenaga kependidikan. c. 3) Kompetensi sosial tercermin dari kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. b. 6) publikasi ilmiah atas hasil penelitian atau gagasan inovatif. 4) Kompetensi profesional tercermin dari tingkat penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. Subkompetensi masing-masing kompetensi disajikan pada bagian penilaian. pendidik. 3) penulisan buku teks pelajaran. Guru sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah. buku pengayaan. d. terdiri dari persyaratan akademik dan persyaratan administratif. antara lain melalui: 1) pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. berupa kepribadian yang mantap. Persyaratan Akademik a. 4) penciptaan karya seni. dan profesional. 2) penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. 2) Kompetensi kepribadian tercermin dari kemampuan personal. evaluasi hasil belajar. serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya. Memiliki kualifikasi akademik minimal sarjana (S1) atau diploma empat (DIV). perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. dan berakhlak mulia. menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat. stabil. orangtua/wali peserta didik. dan 8) pengembangan diri melalui diklat fungsional/kegiatan kelompok kerja. dan masyarakat sekitar. dewasa. kepribadian. arif. 1. sosial.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 2. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 6 . Persyaratan Peserta Persyaratan peserta Pemilihan Guru Berprestasi mulai dari tingkat sekolah sampai dengan tingkat nasional. yang selanjutnya disebut kelompok guru tingkat satuan pendidikan SMP/MTs. 5) pembuatan/modifikasi alat pelajaran (peraga). dan berwibawa. Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif melalui bimbingan langsung kepada peserta didik hingga mencapai prestasi di bidang intrakurikuler dan/atau ekstrakurikuler. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. dan buku pedoman guru. 7) karya atau prestasi di bidang olahraga. D.

Belum pernah dikenai hukuman disiplin atau tidak dalam proses pemeriksaan pelanggaran disiplin yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah yang diketahui oleh Kepala UPTD untuk SD. dan III tingkat nasional tidak diperkenankan mengikuti program ini. Kepala Dinas Pendidikan kabupaten/kota untuk SMP. bagi: 1) Guru SD/MI yang meraih peringkat I di sekolah yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan. Melampirkan penilaian pelaksanaan pembelajaran dan kinerja guru yang dilakukan oleh kepala sekolah dan pengawas sekolah (format terlampir dalam dokumen portofolio). sedangkan guru SMP/MTs yang meraih peringkat I tingkat sekolah akan mengikuti pemilihan guru berprestasi ditingkat kabupaten/kota. Melampirkan bukti partisipasi dalam kemasyarakatan berupa surat keterangan atau bukti fisik berupa rekomendasi dari penanggung jawab organisasi kemasyarakatan yang disyahkan oleh kepala sekolah. Persyaratan Administratif a. d. c. Mempunyai masa kerja sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun sebagai guru secara terus-menerus sampai saat diajukan sebagai calon peserta. e. 7 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 . Aktif melaksanakan proses pembelajaran/bimbingan dan konseling yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah. f.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 2. h. dan Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota untuk MI dan MTs. yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat kabupaten/kota. 2) Guru SD/MI yang meraih peringkat I di tingkat kecamatan. II. g. yang dibuktikan dengan SK CPNS atau SK Pengangkatan dari yayasan/pengelola bagi guru bukan PNS. b. Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi Peringkat I. Guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) atau bukan PNS serta tidak sedang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam proses pengangkatan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam transisi alih tugas ke unit kerja lainnya. 3) Guru SD/MI dan SMP/MTs yang meraih peringkat I di tingkat kabupaten/kota yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi. Melaksanakan beban mengajar sekurang-kurangnya 24 jam tatap muka per minggu yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah. Melampirkan bukti prestasi yang dicapai dalam bentuk laporan tertulis (evaluasi diri) yang disyahkan oleh kepala sekolah dan dilampirkan rekomendasi dari dewan guru atau komite sekolah bahwa guru yang bersangkutan adalah guru berprestasi melebihi guru lain. Melampirkan portofolio (format terlampir). 4) Guru SD/MI dan SMP/MTs yang meraih peringkat I di tingkat provinsi yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat nasional. i. j.

Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi Peringkat I.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 k. dan III tingkat kabupaten/kota. II. provinsi dan nasional dapat mengikuti program ini setelah 5 tahun. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 8 .

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

BAB III ORGANISASI PENYELENGGARAAN, KEPANITIAAN, SERTA PEMBIAYAAN A. Organisasi Penyelenggaraan Mekanisme penyelenggaraan program pemilihan guru berprestasi dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, dan tingkat nasional. Penjelasan mekanisme penyelenggaraan disajikan`pada bagan berikut. 1) Mekanisme Penyelenggaraan Guru Berprestasi Tingkat SD/MI
Waktu
SK Penetapan

Tingkat
Pemilihan Gupres Tingkat Nasional

Panitia
 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

15-22 Agustus 2013

Mendikbud

Peringkat I, II, & III SD/MI

Minggu II Juni 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Provinsi

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Gubernur

Peringkat I SD/MI

Minggu II Mei 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kab/Kota

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Bupati/Walikota

Peringkat I SD/MI

Minggu IV April 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kecamatan

 

Seleksi Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen SD

Peringkat I, II & III Camat/Kacabdin/ UPTD Kec.

Peringkat I SD/MI

Awal April 2013 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Sekolah

 

Seleksi Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen

Peringkat I, II & III Kepala Sekolah

Peringkat I, SD/MI

Gambar 1: Mekanisme Penyelenggaraan

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

9

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

2) Mekanisme Penyelenggaraan Guru Berprestasi Tingkat SMP/MTs Peringkat I, II & III

Waktu

Tingkat

Panitia

SK Penetapan

15-22 Agustus 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Nasional

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Mendikbud

Peringkat I, II, & III SMP/MTs

Minggu II Juni 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Provinsi

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Gubernur

Peringkat I SMP/MTs

Minggu II Mei 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kab/Kota

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Bupati/ Walikota

Peringkat I SMP/MTs

Awal April 2013 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Sekolah

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen

Peringkat I, II & III Kepala Sekolah

Peringkat I SMP/MTs

Gambar 2: Mekanisme Penyelenggaraan

B. Kepanitiaan 1. Kepanitiaan di Tingkat Sekolah Kepanitiaan di tingkat sekolah terdiri dari: Ketua : Kepala Sekolah; Sekretaris : Unsur Komite Sekolah; Anggota : Komite Sekolah dan Guru Senior (terdiri dari lima orang anggota). Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK Kepala Sekolah. a. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi. 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat sekolah. 3) Mengusulkan kepada kepala sekolah untuk menetapkan guru berprestasi di tingkat sekolah. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I di tingkat sekolah sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat kecamatan untuk SD/MI dan tingkat kabupaten/kota untuk guru SMP/MTs, (beserta berita acara pelaksanaan seleksi).
Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

10

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

b. Prosedur Penilaian 1) Panitia menerima, mengagendakan dan memeriksa kelengkapan persyaratan guru yang akan mengikuti seleksi guru berprestasi dan mengatur waktu serta agenda pelaksanaan penilaian. 2) Panitia melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Penilaian Portofolio (1) Menilai dokumen portofolio 5 (lima) tahun terakhir yang terkait dengan kinerja guru, bio data, dan pengembangan keprofesionalan berkelanjutan/continuous professional development (PKB/CPD), dan lain-lain. (2) Nilai portofolio dengan bobot 40%.
b) Presentasi dan Wawancara

Setiap peserta wajib: (1) menyusun esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri dengan tema “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian, menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. (2) mempresentasikan dan melakukan tanya jawab secara pleno, dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit, dan waktu tanya jawab 20 menit. Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint.
c) Penilaian Portofolio

(1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri dengan tema “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian, menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno, dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit, dan waktu tanya jawab 20 menit. Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint. (3) Nilai portofolio dengan bobot 40%.
d) Presentasi dan Wawancara

(1) Selanjutnya dilakukan presentasi dan wawancara yang bertujuan menggali kinerja dan kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. (2) Wawancara dilakukan dalam waktu 20 menit untuk setiap peserta. Wawancara dimaksudkan untuk menilai kompetensi guru berdasarkan hasil observasi kinerja guru selama bertugas di sekolah yang bersangkutan.
Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

11

dan ke panitia pemilihan tingkat kabupaten/kota untuk guru SMP/MTs. Peringkat nilai total dipakai dalam penentuan peringkat guru berprestasi tingkat sekolah. kepribadian. Pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat sekolah dilaksanakan pada awal April 2013. dan profesional. Nilai total adalah perjumlahan dari nilai presentasi dan nilai wawancara. c. III tingkat sekolah ditetapkan dengan Surat Keputusan Kepala Sekolah. Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK camat. atau Kepala UPTD dinas kecamatan. II. d. a. dan III tingkat sekolah kepada kepala sekolah untuk ditetapkan dengan SK kepala sekolah. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat kecamatan. unsur komite sekolah. 2) Guru berprestasi Peringkat I. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 12 . Membuat berita acara pelaksanaan penilaian presentasi dan wawancara tentang kompetensi pedagogik. III tingkat sekolah diberi piagam penghargaan yang ditandatangani oleh kepala sekolah. 2. (beserta berita acara pelaksanaan seleksi). II. Kepanitiaan di Tingkat Kecamatan (UPTD) Kepanitiaan di Tingkat Kecamatan terdiri dari: Ketua : Kepala UPTD dinas pendidikan kecamatan. Anggota : Unsur dari UPTD dinas pendidikan kecamatan. Penghargaan Guru berprestasi Peringkat I.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah rerata dari nilai seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 60%. Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. Prosedur Pengajuan 1) Panitia mengusulkan guru berprestasi peringkat I. II. sosial. Sekretaris : Ketua KKKS kecamatan. 3) Panitian pemilihan tingkat sekolah mengirimkan nama guru berprestasi peringkat I disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio kepada panitia pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan untuk guru SD/MI.

2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Penilaian Portofolio (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri yang berjudul “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. 13 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 . dan profesional. Wawancara dimaksudkan untuk menilai kompetensi guru berdasarkan hasil observasi kinerja guru selama bertugas di sekolah yang bersangkutan. sosial. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah rerata dari nilai seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 60%. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I tingkat kecamatan sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat kabupaten/kota (beserta berita acara pelaksanaan seleksi). sosial. (3) Nilai portofolio dengan bobot 40%. b) Presentasi dan Wawancara (1) Selanjutnya dilakukan presentasi dan wawancara yang bertujuan menggali kinerja dan kompetensi pedagogik. Nilia total adalah penjumlahan dari nilai portofolio dan presentasi dan nilai wawancara. mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat kecamatan. b. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. II. dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. (2) Wawancara dilakukan dalam waktu 20 menit untuk setiap peserta. Nilai total digunakan untuk menentukan peringkat guru berprestasi tingkat kecamatan. III SD/MI di tingkat kecamatan. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. dan profesional. kepribadian. dan waktu tanya jawab 20 menit.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 3) Mengusulkan kepada camat untuk menetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint. Prosedur Penilaian 1) Menerima. Berdasarkan hasil penilaian dokumen dan presentasi dan wawancara ketua panitia tingkat kecamatan membuat : (a) berita acara pelaksanaan penilaian presentasi dan wawancara tentang kompetensi pedagogik. kepribadian.

II. mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat kabupaten/kota. Unsur Dewan Pendidikan. 3) Mengusulkan kepada Bupati/Walikota untuk ditetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. Anggota : Unsur dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK). 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I SD/MI dan SMP/MTs tingkat Kabupaten/kota sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat provinsi (beserta berita acara pelaksanaan seleksi). 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat kabupaten/ kota. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (b) pelaksanaan penilaian Guru SD/MI berprestasi peringkat I. Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK bupati/wali kota atau kepala dinas pendidikan kabupaten/kota atas nama bupati/wali kota. Materi tes tertulis. Kegiatan dilaksanakan minggu IV April 2013 Piagam Penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. Prosedur Penilaian 1) Menerima. 2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional. III SD/MI dan SMP/MTs di tingkat kabupaten/kota. PGRI. dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag). Kepanitiaan di Tingkat Kabupaten/Kota Kepanitiaan di Tingkat Kabupaten/Kota terdiri dari: Ketua : Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. disiapkan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota. dan III tingkat kecamatan diberi hadiah dan piagam penghargaan yang ditandatangani oleh camat. II. b. a. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 14 . Sekretaris : Ketua MKKPS Kabupaten/Kota. 3.

(2) Nilai portofolio berbobot 30%. nilai presentas. c) Penilaian Portofolio (1) Penilaian berikutnya didasarkan atas penilaian dokumen portofolio. (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35%. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. dan III tingkat kabupaten/kota. Kepanitiaan di Tingkat Provinsi Kepanitiaan di Tingkat provinsi terdiri dari: Ketua Sekretariat Anggota : Kepala Dinas Pendidikan Provinsi : Ketua MKKS/MKKPS Provinsi : Unsur dari Dinas Pendidikan Provinsi. Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint. dan waktu tanya jawab 20 menit. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. Nilai total adalah perjumlahan dari nilai tes tertulis. 2) Melaporkan hasil penilaian guru berprestasi Peringkat I. dan III kepada bupati/wali kota dan mengirimkan juara I baik SD/MI maupun SMP/Mts ke panitia tingkat provinsi. b) Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri yang berjudul “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian.i dan nilai portofolio peringkat nilai total dipakai dalam penentuan peringkat guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi tingkat kabupaten/kota. dan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 15 . 4. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %. II. Dewan Pendidikan. 3) Memberikan hadiah dan atau Piagam Penghargaan yang ditandatangani oleh bupati/wali kota. Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4. II. Penitia tingkat kabupaten/kota membuat: 1) berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi Peringkat I.

18 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK gubernur atau kepala dinas pendidikan provinsi atas nama gubernur. (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35%. b) Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan hasil karya ilmiahnya. dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. Senayan. SUBDIT PTK SD Gedung C Lt. Senayan. Jakarta 10270 Telepon/Fax (021) 57851860 b. 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat Provinsi. 2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional. 18 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. disiapkan oleh dinas pendidikan provinsi. (a) PTK SD/MI Direktur Pembinaan PTK Dikdas Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Up. mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat provinsi. 57853741 (b) PTK SMP/MTs Direktur Pembinaan PTK Dikdas Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Up. II. Jalan Jenderal Sudirman. Prosedur Penilaian 1) Menerima. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 16 . Ka. Ka. dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK). a. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I SD/MI dan SMP/MTs tingkat Provinsi sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat Nasional (beserta berita acara pelaksanaan seleksi) dengan alamat sebagai berikut. III SD/MI dan SMP/MTs di tingkat Provinsi. Materi tes tertulis. 3) Mengusulkan kepada gubernur untuk ditetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. Jalan Jenderal Sudirman. Jakarta 10270 Telepon/Fax (021) 57851921. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat penilaian guru berprestasi. SUBDIT PTK SMP/MTs Gedung C Lt.

Asosiasi guru. Panitia Provinsi membuat: 1) berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi Peringkat I. 5. b. dan III kepada gubernur dan mengirimkan juara I baik SD/MI maupun SMP/Mts ke panitia tingkat pusat. PPPPTK dan LPMP. 2) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi. (2) Nilai portofolio berbobot 30%. dan III Tingkat Nasional kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. dan waktu tanya jawab 20 menit. dan III tingkat provinsi. 6) Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. 3) Memberikan hadiah dan atau Piagam Penghargaan yang ditandatangani oleh gubernur. 4) Menyeleksi peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. 3) Direktorat Jenderal PAUDNI. 2) Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Kepanitiaan Tingkat Nasional a. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. II. untuk penentuan peringkat guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi tingkat provinsi. 5) Badan Pengembangan SDMP dan PMP. 2) Melaporkan hasil penilaian guru berprestasi Peringkat I. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %. Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4. II. 4) Kementerian Agama. Nilai total adalah perjumlahan dari nilai tes tertulis. 3) Mengkoordinasikan peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional untuk mengikuti acara kegiatan pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. 7) Perguruan Tinggi. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat penilaian guru berprestasi tingkat nasional. nilai presentasi dan wawawncara. 5) Mengusulkan guru berprestasi Peringkat I. c) Penilaian Portofolio (1) Penilaian berikutnya didasarkan atas penilaian dokumen portofolio. II. serta nilai portofolio. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 17 . Unsur kepanitiaan tingkat nasional terdiri dari: 1) Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint.

dan III kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Nilai total adalah penjumlahan dari nilai tes tertulis. dan waktu tanya jawab 20 menit. II dan III tingkat nasional diberi hadiah dan piagam penghargaan yang ditandatangani oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 18 . serta nilai portofolio. II. Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan hasil karya ilmiahnya (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 c. Prosedur Penilaian 1) Panitia menerima. b) c) d) Penghargaan Guru berprestasi peringkat I. nilai presentasi. Tugas panitia tingkat nasional: 1) membuat berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi peringkat I. dan [3] tes kepribadian (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35 %. II. dan III tingkat nasional. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional. mengagendakan. Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint. (2) Nilai portofolio berbobot 30%. 2) menyampaikan laporan hasil penilaian guru berprestasi peringkat I. 2) Panitia melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut. Penilaian Portofolio (1) Penilaian portofolio didasarkan atas penilaian dokumen portofolio. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %. serta mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. dan wawancara. Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4. dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat provinsi. dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK).

 Pemilihan guru berprestasi pada minggu kedua Mei 2013. berikut disajikan rangkuman jadwal kegiatan pemilihan guru berprestasi untuk masing-masing tingkatan. provinsi dan nasional yang bersangkutan dan atau serta sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat.  Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada Sekolah peringatan puncak Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. Pembiayaan Biaya pemilihan guru berprestasi dibebankan pada anggaran yang relevan pada sekolah. kecamatan. TINGKAT KEGIATAN & WAKTU  Pemilihan guru berprestasi pada awal April 2013. kabupaten/kota. Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Guru Berprestasi Merujuk pada penjelasan di atas. D. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 19 . Kabupaten/kota Provinsi Nasional  Pemilihan guru berprestasi pada minggu kedua Juni 2013.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 C.  Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada Kecamatan peringatan puncak Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013.  Pemilihan guru berprestasi pada minggu keempat April 2013.  Pemilihan guru berprestasi pada 15-22 Agustus 2013.

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 20 . Kompetensi Pedagogik Kompetensi pedagogik meliputi pemahaman terhadap peserta didik. (c) menentukan strategi pembelajaran berdasarkan karakteristik peserta didik. 1) Subkompetensi memahami peserta didik secara mendalam memiliki indikator esensial: (a) memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip-prinsip perkembangan kognitif. dan profesional. sosial. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial: (a) memahami landasan kependidikan.(b) menganalisis hasil evaluasi proses dan hasil belajar untuk menentukan tingkat ketuntasan belajar (mastery learning). dan (b) memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan berbagai potensi nonakademik. evaluasi hasil belajar. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. dan materi ajar. memiliki indikator esensial: (a) memfasilitasi peserta didik untuk pengembangan berbagai potensi akademik. kompetensi yang ingin dicapai. dan (c) mengidentifikasi bekalajar awal peserta didik. 3) Subkompetensi melaksanakan pembelajaran memiliki indikator esensial: (a) menata latar (setting) pembelajaran. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. kepribadian. dan (c) memanfaatkan hasil penilaian pembelajaran untuk perbaikan kualitas program pembelajaran secara umum. Aspek Yang Dinilai Aspek yang dinilai dalam pemillihan guru berprestasi SD/MI dan SMP/MTs yaitu kinerja guru yang mencakup: (1) kompetensi pedagogik.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB IV PENILAIAN A. dan (b) melaksanakan pembelajaran yang kondusif. (b) memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip-prinsip kepribadian. (3) pembimbingan peserta didik. (b) menerapkan teori belajar dan pembelajaran. Kinerja Guru (menggunakan format lampiran 2) a. 4) Subkompetensi merancang dan melaksanakan evaluasi pembelajaran memiliki indikator esensial: (a) merancang dan melaksanakan evaluasi (assessment) proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan berbagai metode. 5) Subkompetensi mengembangkan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensinya. (2) hasil karya kreatif atau inovatif. Kompetensi pedagogik terdiri dari subkompetensi sebagai berikut. 2) Subkompetensi merancang pembelajaran. termasuk memahami landasan pendidikan untuk kepentingan pembelajaran. 1. dan (4) pengembangan diri. serta (d) menyusun rancangan pembelajaran berdasarkan strategi yang dipilih.

3) Subkompetensi kepribadian yang arif memiliki indikator esensial: menampilkan tindakan yang didasarkan pada kemanfaatan peserta didik. sekolah. 2) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan sesama pendidik dan tenaga kependidikan. (b) bertindak sesuai dengan norma sosial. d. Kompetensi Kepribadian Kompetensi kepribadian merupakan kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap. Kompetensi sosial meliputi subkompetensi sebagai berikut. c. Kompetensi kepribadian meliputi subkompetensi sebagai berikut. 3) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan orang tua/wali peserta didik dan masyarakat sekitar. 2) Subkompetensi kepribadian yang dewasa memiliki indikator esensial: menampilkan kemandirian dalam bertindak sebagai pendidik dan memiliki etos kerja sebagai guru. dan memiliki perilaku yang diteladani peserta didik. dan masyarakat serta menunjukkan keterbukaan dalam berpikir dan bertindak. 4) Subkompetensi kepribadian yang berwibawa memiliki indikator esensial: memiliki perilaku yang berpengaruh positif terhadap peserta didik dan memiliki perilaku yang disegani. 1) Subkompetensi kepribadian yang mantap dan stabil memiliki indikator esensial: (a) bertindak sesuai dengan norma hukum. dan masyarakat sekitar. dan (c) memiliki konsistensi dalam bertindak sesuai dengan norma. arif. dan berwibawa. sesama pendidik. Kompetensi Sosial Kompetensi sosial merupakan kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. Kompetensi Profesional Kompetensi profesional merupakan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 21 . tenaga kependidikan. Kompetensi profesional meliputi subkompetisi sebagai berikut. 5) Subkompetensi akhlak mulia dan dapat menjadi teladan memiliki indikator esensial: bertindak sesuai dengan norma religius (iman dan taqwa. 1) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. dewasa. orangtua/wali peserta didik. suka menolong). menjadi teladan bagi peserta didik. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. jujur. bangga sebagai guru.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 b. serta penguasaan terhadap stuktur dan metodologi keilmuannya. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial berkomunikasi secara efektif dengan peserta didik. ikhlas. dan berakhlak mulia. stabil.

e.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 1) Subkompetensi menguasai substansi keilmuan yang terkait dengan bidang studi memiliki indikator esensial: (a) memahami materi ajar yang ada dalam kurikulum sekolah. tes tertulis. atau e. c. Pengembangan Diri Kegiatan pengembangan diri adalah kegiatan yang dilakukan guru untuk meningkatkan kompetensi dan keprofesiannya. (b) memahami struktur. 2. Kegiatan tersebut dilakukan melalui pendidikan dan latihan fungsional/dan atau melalui kegiatan kolektif guru. 4. penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. meliputi substansi akademik. observasi. b. bidang olahraga. Pembimbingan Peserta Didik Bimbingan peserta didik meliputi kegiatan: a. (c) memahami hubungan konsep antarmata pelajaran terkait. b. Penilaian Penilaian guru berprestasi dilakukan: a. pembelajaran/tes kepribadian. penciptaan karya seni. konsep dan metode keilmuan yang menaungi atau koheren dengan materi ajar. b. penulisan buku fiksi/nonfiksi di bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah. portofolio. 3. wawasan kependidikan. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 22 . Ekstrakurikuler. Hasil Karya Kreatif atau Inovatif Karya Kreatif atau Inovatif meliputi: a. c. wawancara. d. unjuk kerja (performansi). pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. dan (d) menerapkan konsep-konsep keilmuan dalam kehidupan sehari-hari. d. B. Intrakurikuler. 2) Subkompetensi menguasai struktur dan metode keilmuan memiliki indikator esensial menguasai langkah-langkah penelitian dan kajian kritis untuk memperdalam pengetahuan/materi bidang studi.

namun cara atau alat penilaian yang digunakan dapat saja berbeda di tiap tingkat. UK = Unjuk kerja 3. WW= Wawancara 4. ASPEK KOMPETENSI PEDAGOGIK T T U K  W W            P F                   KEPRIBADIA N T T W W O B         T T KARYA KREATIF/INOVAT IF O B  O B  U K      W W P F      HASIL PEMBIMBINGAN PENGEMBANGAN DIRI TINGKAT PROFESIONAL T T U K         W W      P F      SOSIAL W W O B  U K  W W P F  O B U K W W      P F      1. TT = Tes tertulis 2. Sekolah Kecamatan Kabupaten/Ko ta Provinsi Nasional         Keterangan: 1. Matrik Penilaian NO . 2. kecamatan.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 Matrik penilaian untuk tiap tingkat dapat digambarkan sebagai berikut. 4. 3. OB = Observasi Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa di setiap tingkat pemilihan guru berprestasi (sekolah. 23 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 . provinsi dan nasional) mencakup semua aspek. PF = Portofolio (5 tahun terakhir) 5. 5. kabupaten/kota.

Selain itu juga dilakukan penilaian visi dan misi guru terhadap peningkatan mutu pendidikan. Penilaian karya tulis melalui dua tahap. kepribadian. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. kepribadian. Peserta tingkat provinsi ini adalah guru berprestasi peringkat I tingkat kabupaten/kota untuk semua kelompok SD/MI dan SMP/MTs. dan profesional. Hasil pelaksanaan tugas yang diajukan adalah hasil karya tulis yang diuji di tingkat kecamatan untuk SD/MI yang disahkan oleh kepala sekolah dan panitia pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan. dan profesional. wawancara. Aspek yang dinilai di tingkat kabupaten/kota meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. Peserta tingkat nasional adalah guru berprestasi peringkat I tingkat provinsi semua kelompok guru SD/MI dan SMP/MTs. Pada penilaian awal guru dinilai oleh Tim Penilai Tingkat Sekolah masing-masing yang terdiri dari kepala sekolah. pengawas sekolah dan siswa. sosial. Aspek yang dinilai di tingkat provinsi meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan sekolah mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. Bukti fisik kompetensi guru antara lain adalah karya tulis berisi tentang prestasi yang dicapai guru yang bersangkutan. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (wawancara.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 C. dan bukti fisik/surat keterangan partisipasi dalam kemasyarakatan. 4. Aspek Penilaian 1. sosial. 2. kepribadian. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. Hasil karya yang diajukan harus hasil karya yang diajukan di tingkat sebelumnya (tingkat kabupaten/kota) dan disahkan oleh panitia pemilihan. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui tes tertulis. Guru yang mengikuti pemilihan di tingkat kabupaten/kota adalah guru berprestasi peringkat I SD/MI tingkat kecamatan dan guru berprestasi peringkat I SMP/MTs tingkat sekolah. teman sejawat. 5. dan bukti fisik/surat keterangan partisipasi dalam kemasyarakatan. Aspek yang dinilai di tingkat kecamatan meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui wawancara. dan profesional. dan profesional. observasi. Untuk SMP/MTs hasil karya tulis yang diuji adalah di tingkat sekolah dan disahkan oleh kepala sekolah. Aspek yang dinilai meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. aspek-aspek yang dinilai pada tingkat nasional meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan sekolah mencakup: (a) penilaian Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 24 . sosial. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui unjuk kerja. Guru yang mengikuti pemilihan di tingkat kecamatan adalah guru SD/MI yang lulus dalam penilaian di tingkat sekolah dasar (guru berprestasi peringkat I tingkat satuan pendidikan SD). 3. Guru yang diusulkan oleh sekolah adalah guru yang memenuhi persyaratan administrasi dan akademik. wawancara. dan portofolio). dan portofolio). dan portofolio). dan portofolio). Penilaian di tingkat sekolah dilakukan untuk menentukan dan mengusulkan guru berprestasi ke kecamatan bagi guru SD/MI dan SMP/MTs. tahap pertama adalah penilaian terhadap karya tulis tersebut dan tahap kedua adalah penilaian terhadap presentasi karya tulis. Hasil karya yang diajukan di tingkat kecamatan harus disahkan kepala sekolah dan direkomendasikan oleh BP3/Komite sekolah. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. sosial. kepribadian.

unjuk kerja/wawancara. Hasil karya yang diajukan adalah hasil karya yang diajukan di tingkat sebelumnya (tingkat provinsi) dan disahkan oleh panitia pemilihan. dan portofolio).Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 kompetensi pedagogik. kepribadian. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 25 . (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. sosial. observasi. dan profesional. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui tes tertulis.

terutama bagi mereka yang berprestasi. uan penilaian dalam pemilihan guru berprestasi disajikel 1. Kegiatan pemilihan guru berprestasi ini diharapkan dapat mendorong peningkatkan pengembangan karir dan kompetensi guru sebagai agen pembelajaran. sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang No. dimulai dari tingkat sekolah sampai dengan tingkat nasional. Program ini merupakan wujud nyata Pemerintah memberikan perhatian yang sungguhsungguh dalam memberdayakan guru. yang diharapkan akan berpengaruh positif pada kinerja dan prestasi kerjanya. 2. 3. Pemilihan guru berprestasi dilakukan dengan maksud untuk mendorong dan memotivasi.. loyalitas dan profesionalisme guru. Mudah-mudahan pedoman ini dapat menjadi acuan bagi semua pihak yang berkepentingan dengan pemilihan guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs). 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB V PENUTUP Kegiatan pemilihan guru berprestasi jenjang SD/Mi dan SMP/MTs merupakan agenda tahunan. dan 4. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 26 . dedikasi.

moral. sosialkultural. Pedoman Observasi. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio 27 . atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan latar intelektual.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 1 Aspek Penilaian Guru Berprestasi Guru SD/MI dan SMP/MTs NO.2 Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. panitia provinsi. Wawancara. Pedoman Wawancara.3 Mengidentifikasi bekalajar awal peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. belakang sosialbudaya. atau Portofolio 1. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi. Wawancara. atau panitia tingkat nasional 1. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah. emosional. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Kompetensi Pedagogik 1. atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis. moral.1 Menjelaskan karakteristik karakteristik peserta peserta didik dari didik yang berkaitan aspek fisik. Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. intelektual. Tes Tertulis. emosional. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. Wawancara panitia kecamatan. Tes Tertulis. dengan aspek fisik. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. spiritual. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. Pedoman sekolah. sosial. Observasi/Unju k Kerja. dan spiritual. Menguasai 1.

panitia provinsi. panitia kecamatan. Pedoman Observasi Panitia tingkat sekolah. pendekatan. panitia kabupaten/kot a. Panitia tingkat sekolah.1 Menjelaskan berbagai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu. strategi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. panitia provinsi. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.3 Menerapkan Wawancara. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik. dan teknik Unjuk Kerja pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu.2 Menerapkan berbagai Wawancara. atau panitia tingkat nasional 2. panitia kecamatan. dan 3 SD/MI). panitia kabupaten/kot a. 2. pendekatan Portofolio pembelajaran tematis (khusus kelas 1. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Format Penilaian Portofolio 28 . Pedoman Wawancara. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. 2. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 2. Observasi/Unju k Kerja. Wawancara panitia kecamatan. Observasi/ metode.4 Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. 2. Pedoman Observasi. Wawancara. Tes Tertulis. Pedoman sekolah. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 1.

panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi.4 Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah. panitia kecamatan. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. Wawancara. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. Wawancara. Wawancara. 3. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. Tes Tertulis. Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. atau Portofolio 3. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis.2 Menentukan tujuan pembelajaran yang diampu. Wawancara ALAT PENILAIAN PENILAI 3. Pedoman sekolah. Wawancara panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio 3. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 29 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.1 Menjelaskan prinsipprinsip pengembangan kurikulum. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Pedoman Wawancara.3 Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu. Pedoman Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional 3. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia kecamatan.

atau panitia tingkat nasional 3. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional 4. Wawancara. panitia kabupaten/kot a. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kot a. Panitia tingkat sekolah. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi.2 Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran. Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO.6 Mengembangkan Tes Tertulis. panitia provinsi.1 Menjelaskan prinsipprinsip perancangan pembelajaran yang mendidik. panitia kecamatan. Pedoman Observasi.5 Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. Tes Tertulis. penilaian. atau Format Penilaian Portofolio 4. atau Portofolio 30 . atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 3. atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis. Menyelenggaraka n pembelajaran yang mendidik. panitia provinsi. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. 4. panitia kabupaten/kot a. Tes Tertulis. Wawancara panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. indikator dan instrumen Wawancara. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. Pedoman Observasi. Pedoman sekolah. panitia kecamatan.

Panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis.4 Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas. panitia kabupaten/kot a. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 4. Pedoman Observasi. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. baik untuk kegiatan di dalam kelas. Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 4. panitia provinsi. di laboratorium. Wawancara. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap.5 Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Pedoman Observasi. Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 4.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Wawancara. dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan. panitia provinsi. panitia provinsi. laboratorium. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. maupun lapangan. Pedoman Observasi 31 . panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a.

Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. Observasi/Unju k Kerja. Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Wawancara. Pedoman Observasi. Tes Tertulis.1 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu. Pedoman Observasi. panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara.. panitia kabupaten/kot a.6 Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran yang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.1 Menyediakan berbagai pengembangan kegiatan pembelajaran potensi peserta untuk mendorong didik untuk peserta didik mencapai mengaktualisasika prestasi secara optimal. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Memfasilitasi 6. atau Format Penilaian Portofolio 6. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. 5. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional 5. panitia provinsi. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio 32 . panitia kecamatan. Pedoman Observasi PENILAI 4. panitia kecamatan. n berbagai potensi yang dimiliki.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Wawancara. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a.

atau Format Penilaian Portofolio 33 . atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. termasuk kreativitasnya. empatik. Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. tulisan. panitia provinsi. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 7. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. dan santun dengan peserta didik. Observasi/Unju k Kerja. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 6. panitia kecamatan. empatik. Pedoman Wawancara. dan santun. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja.1 Menggunakan berbagai strategi berkomunikasi yang efektif. secara lisan. 7.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia provinsi.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik. Wawancara. Wawancara. Berkomunikasi secara efektif. dan/atau bentuk lain. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

7.2 Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan dan contoh, (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian, (c) respons peserta didik terhadap ajakan guru, dan (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik, dan seterusnya. 8. Menyelenggarak an penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. 8.1 Menerapkan prinsipprinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

34

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

8.2 Menentukan aspekaspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

8.3 Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

8.4 Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

35

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

8.5 Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

8.6 Menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan.

Tes Tertulis, Wawancara, Unjuk Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, atau Format Penilaian Portofolio

8.7 Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

36

panitia kabupaten/kot a.2 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. hasil penilaian dan Portofolio evaluasi kepada pemangku kepentingan. Tertulis. panitia kecamatan. Naskah Tes Panitia tingkat Wawancara.1 Menggunakan hasil penilaian dan informasi hasil evaluasi untuk penilaian dan evaluasi kepentingan untuk menentukan pembelajaran. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Wawancara. 9. atau panitia tingkat nasional 9. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 9. panitia kecamatan. ketuntasan belajar Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Format Penilaian panitia Portofolio kecamatan. atau pendidikan. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Pedoman satuan atau Portofolio Wawancara. panitia provinsi. panitia provinsi. Memanfaatkan 9. panitia kabupaten/kot a. Format Penilaian Portofolio 37 . atau panitia tingkat nasional Wawancara.3 Mengkomunikasikan Wawancara.

atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.4 Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi. pembelajaran. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia Tingkat Satuan Pendidikan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara. panitia kabupaten/kot a. atau Portofolio Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja.1 Melakukan refleksi tindakan reflektif terhadap pembelajaran untuk peningkatan yang telah kualitas dilaksanakan. Wawancara. Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. Wawancara. Melakukan 10. atau Format Penilaian Portofolio 38 . panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 10. atau Portofolio Pedoman Wawancara. Format Penilaian Portofolio PENILAI 9. Pedoman Observasi.2 Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio 10. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a.

3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. hukum. suku. Pedoman Observasi 39 . atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. norma agama yang Observasi/Unju dianut. dan kebudayaan nasional Indonesia yang beragam. daerah asal. panitia provinsi. panitia kecamatan. Bertindak sesuai dengan norma agama. Observasi/Unju k Kerja. didik tanpa Observasi/Unju membedakan k Kerja keyakinan yang dianut. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Kompetensi Kepribadian 11. dan gender. dan kebudayaan nasional Indonesia. panitia kabupaten/kot a. hukum dan k Kerja sosial yang berlaku dalam masyarakat. 11.1 Menghargai peserta Wawancara. sosial. adat-istiadat. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 10. panitia kecamatan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara. Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi.2 Bersikap sesuai dengan Wawancara. panitia provinsi. Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional 11.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. dan manusiawi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.1 Berperilaku jujur. Pedoman Wawancara. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. Pedoman Observasi 40 . Pedoman Observasi PENILAI 12. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. Tes Tertulis. Wawancara. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis. yang jujur. Pedoman Observasi 12. panitia provinsi. Menampilkan diri 12.3 Berperilaku yang dapat diteladan oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya. atau panitia tingkat nasional 12. Observasi/Unju k Kerja ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. sebagai pribadi tegas. Tes Tertulis.2 Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia. Wawancara. panitia provinsi. Wawancara. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. berakhlak mulia. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a.

tanggung kerja dan tanggung jawab yang tinggi. panitia provinsi. mantap dan stabil. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. Pedoman Observasi/Unju Wawancara.1 Menampilkan diri sebagai pribadi sebagai pribadi yang yang mantap. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a. arif. dewasa. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 13. Wawancara. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Wawancara.1 Menunjukkan etos kerja. Wawancara. Menampilkan diri 13. Menunjukkan etos 14.2 Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa. atau panitia tingkat nasional 13. stabil. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. dan berwibawa. dan rasa percaya diri. k Kerja Pedoman Observasi 14. panitia provinsi. panitia provinsi. arif. jawab yang tinggi rasa bangga menjadi guru. k Kerja Pedoman Observasi 41 . dan berwibawa. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi/Unju Wawancara.

Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. guru. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. k Kerja Pedoman Observasi 15. atau panitia tingkat nasional 42 . Menjunjung tinggi 15. panitia kecamatan. panitia kecamatan.1 Memahami kode etik kode etik profesi profesi guru. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Wawancara. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 14. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional 14. panitia provinsi. Pedoman satuan Wawancara pendidikan.3 Bekerja mandiri secara Wawancara.2 Bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. profesional. k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. panitia provinsi.

teman diskriminatif sejawat dan lingkungan karena sekitar dalam pertimbangan melaksanakan jenis kelamin. k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional 43 . atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 15.2 Menerapkan kode etik profesi guru. kondisi fisik. panitia provinsi. bertindak objektif. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Observasi/Unju objektif terhadap serta tidak k Kerja peserta didik. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. panitia kecamatan. Bersikap inklusif. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. Wawancara. latar belakang keluarga. 16. k Kerja Pedoman Observasi Kompetensi Sosial 16. agama.1 Bersikap inklusif dan Wawancara. dan status sosial ekonomi. panitia kecamatan. panitia provinsi. Wawancara. panitia provinsi. pembelajaran. Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan.3 Berperilaku sesuai dengan kode etik profesi guru. pa-nitia kabupaten /kota. atau panitia tingkat nasional 15. panitia kecamatan. ras. Pedoman Wawancara.

panitia kabupaten/kot a. dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik. 17. panitia kecamatan. Observasi/Unju teman sejawat dan k Kerja komunitas ilmiah lainnya secara santun. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. empatik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. tenaga kependidikan. orang tua peserta didik Observasi/Unju dan masyarakat secara k Kerja santun. teman sejawat. Berkomunikasi secara efektif. suku. panitia kabupaten/kot a. 17. dan masyarakat.2 Bersikap tidak Wawancara. orang tua. empatik. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi 17. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara.2 Berkomunikasi dengan Wawancara. diskriminatif terhadap Observasi/Unju k Kerja peserta didik. jenis kelamin. panitia kecamatan.1 Berkomunikasi dengan Wawancara. orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama. latar belakang keluarga. empatik dan efektif. panitia kecamatan. dan status sosial-ekonomi. panitia provinsi. Panitia tingkat satuan pendidikan. dan santun dengan sesama pendidik. panitia provinsi. Pedoman Observasi 44 . Pedoman Observasi PENILAI 16.

Pedoman Observasi PENILAI 17. panitia kabupaten/kot a.3 Mengikutsertakan Wawancara. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. Panitia tingkat satuan pendidikan. Observasi/Unju program dalam lingkungan kerja untuk k Kerja mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan. panitia provinsi. orang tua peserta didik Observasi/Unju dan masyarakat dalam k Kerja program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik. k Kerja Pedoman Observasi 18. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. Pedoman Observasi 45 . panitia kecamatan. Beradaptasi di 18. Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 18. panitia kecamatan.2 Melaksanakan berbagai Wawancara. keragaman sosial budaya. Pedoman Observasi/Unju Wawancara.1 Beradaptasi dengan tempat bertugas di lingkungan tempat seluruh wilayah bekerja dalam rangka Republik meningkatkan Indonesia yang efektivitas sebagai memiliki pendidik.

dan komunitas profesi lain secara ilmiah lainnya melalui lisan dan tulisan berbagai media dalam atau bentuk lain. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. struktur. Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. Menguasai materi. panitia provinsi. profesi profesi sendiri dan ilmiah. Jabaran kompetensi Butir 20 untuk masingmasing guru mata pelajaran disajikan pada tabel 2. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 19. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara. Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan.1 Berkomunikasi dengan dengan komunitas teman sejawat. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. konsep. rangka meningkatkan kualitas pembelajaran.2 Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi pembelajaran kepada komunitas profesi sendiri secara lisan dan tulisan maupun bentuk lain. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional 19. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. panitia kecamatan. Berkomunikasi 19. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kabupaten/kot a. Wawancara. atau panitia tingkat nasional 46 . panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. atau Portofolio Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio Kompetensi Profesional 20. panitia kecamatan.

Wawancara. panitia kecamatan. dasar mata pelajaran Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 47 . panitia provinsi. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. Wawancara. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.1 Memahami standar kompetensi dan kompetensi mata kompetensi dasar pelajaran yang diampu. atau panitia tingkat nasional 21.3 Memahami tujuan pembelajaran yang diampu. panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 21.2 Memahami kompetensi Tes Tertulis. mata pelajaran yang diampu. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. yang diampu. panitia kecamatan. Menguasai standar 21. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 21. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi.

2 Mengolah materi pelajaran yang diampu secara kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. Pedoman Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 22. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. atau Format Penilaian Portofolio 48 . Pedoman Observasi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. Mengembangkan 23.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau panitia tingkat nasional 22. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Wawancara. panitia kecamatan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan.1 Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. Observasi/Unju k Kerja. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kot a. Tes Tertulis. 22. atau Format Penilaian Portofolio 23.1 Melakukan refleksi keprofesionalan terhadap kinerja sendiri secara secara terus menerus. Wawancara.

atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional 23. panitia provinsi. panitia provinsi.4 Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Wawancara. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a.2 Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan. atau Format Penilaian Portofolio 23. Observasi/Unju k Kerja.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 23. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. Wawancara. Pedoman Observasi. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio 49 . Pedoman Wawancara.

panitia provinsi. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. atau Format Penilaian Portofolio Kompetensi masing-masing guru mata pelajaran KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN NO. panitia kecamatan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Memanfaatkan 24. Wawancara. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Pedoman Wawancara.2 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 24. Panitia tingkat satuan pendidikan. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. Tes Tertulis. Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. Wawancara. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. SUBKOMPETENSI PENILAI 1. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO.1. mengembangkan diri. struktur. atau panitia tingkat nasional 24. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 50 . Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. konsep. panitia kabupaten/kot a.1 Memanfaatkan teknologi teknologi informasi dan informasi dan komunikasi dalam komunikasi untuk berkomunikasi. Kompetensi Umum: 1. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam – Menginterpretasikan materi. panitia kecamatan.

konsep. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Kristen – Menginterpretasikan materi. konsep. struktur. Format Penilaian Portofolio 51 . struktur.2. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. struktur. struktur.3. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio NO. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. panitia kecamatan. konsep. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 1. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 1. Tes Tertulis. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Katolik – Menginterpretasikan materi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. konsep. Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan.

Format Penilaian Portofolio 52 . struktur. panitia provinsi. struktur. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Hindu – Menginterpretasikan materi. panitia kabupaten/kota.4. Format Penilaian Portofolio 1. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Buddha – Menginterpretasikan materi. Format Penilaian Portofolio NO. konsep. Tes Tertulis. konsep. panitia provinsi. konsep. panitia kabupaten/kota. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. panitia kecamatan. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. konsep. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 1. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. Tes Tertulis. struktur. struktur. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi.5. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis.

Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi. dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. Kompetensi Guru mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan pada SD/MI dan SMP/MTs – Menguasai materi. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional 1. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 2. Format Penilaian Portofolio 53 . Tes Tertulis. panitia kecamatan. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Konghucu – Menginterpretasikan materi. Format Penilaian Portofolio NO. konsep. struktur. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota. musik. Portofolio Naskah Tes Tertulis. struktur. Tes Tertulis.6. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. panitia kecamatan. struktur. panitia provinsi. tari. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. konsep. konsep. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. teater) dan keterampilan. panitia provinsi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. apresiasi. konsep. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. struktur.

panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan dimensi anatomi manusia. panitia provinsi. dan Kesehatan pada SD/MI dan SMP/MTs – Menjelaskan dimensi filosofis pendidikan jasmani termasuk etika sebagai aturan dan profesi. secara struktur dan fungsinya Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio NO. atau panitia tingkat nasional 3. Format Penilaian Portofolio 54 . Kompetensi Guru mata pelajaran Pendidikan Jasmani.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. struktur. Olahraga. panitia provinsi. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kecamatan. konsep. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Seni Budaya. Tes Tertulis. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan perspektif sejarah pendidikan jasmani. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis.

atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. panitia kecamatan. serta persepsi diri. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio NO. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek sosiologi dalam kinerja diri. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan aspek fisiologis manusia dan efek dari kinerja latihan. SUBKOMPETENSI PENILAI Menjelaskan aspek kinesiologi dan kinerja fisik manusia. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek psikologi pada kinerja manusia. kecemasan dan stress. panitia kabupaten/kota. etika dan perilaku moral. suku. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. termasuk motivasi dan tujuan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan budaya. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio 55 . panitia kecamatan. panitia kecamatan. termasuk dinamika sosial. dan perbedaan jenis kelamin. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. SUBKOMPETENSI PENILAI Menjelaskan teori perkembangan gerak. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota. termasuk aspek-aspek yang mempengaruhinya. Portofolio Naskah Tes Tertulis. termasuk keterampilan dasar dan kompleks dan hubungan timbal balik di antara domain kognitif. wacana. Format Penilaian Portofolio NO. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. afektif dan psikomotorik. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. sosiolinguistik. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan teori belajar gerak. Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kecamatan. Kompetensi Guru Bahasa Inggris – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Inggris (linguistik. panitia provinsi. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio 4 Kompetensi Guru Bahasa 4. atau panitia tingkat nasional 56 .1. Panitia tingkat satuan pendidikan. dan strategis). panitia kecamatan. panitia kecamatan.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Format Penilaian Portofolio

NO.

SUBKOMPETENSI

PENILAI

Menguasai bahasa Inggris lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik, dan strategis).

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Kompetensi Profesional Guru SD/MI dan SMP/MTs KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN 1. Bahasa Indonesia ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

SUBKOMPETENS I – Memahami hakikat bahasa dan pemerolehan bahasa.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

57

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN

SUBKOMPETENS I – Memahami kedudukan, fungsi, dan ragam bahasa Indonesia.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Menguasai dasardasar dan kaidah bahasa Indonesia sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

Memiliki keterampilan berbahasa Indonesia (menyimak, berbicara, membaca, dan menulis)

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

58

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN

SUBKOMPETENS I – Memahami teori dan genre sastra Indonesia.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Mampu mengapresiasi karya sastra Indonesia, secara reseptif dan produktif.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

2.

Matematika

Menguasai pengetahuan konseptual dan prosedural serta keterkaitan keduanya dalam konteks materi aritmatika, aljabar, geometri, trigonometri, pengukuran, statistika, dan logika matematika.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

59

panitia kabupaten/kota . panitia kecamatan. Pedoman Observasi. panitia provinsi. dan piranti lunak komputer. alat hitung. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio – Tes Tertulis. Wawancara. Tes Tertulis. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota . Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 60 . atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. Penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. dan keterkaitan keduanya dalam pemecahan masalah matematika. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota . Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Mampu menggunakan pengetahuan konseptual. serta. panitia provinsi. Wawancara. alat ukur. Pedoman Observasi. Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. prosedural. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja. MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Mampu menggunakan matematisasi horizontal dan vertikal untuk menyelesaikan masalah matematika dan masalah dalam dunia nyata.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. Mampu menggunakan alat peraga.

panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. panitia kabupaten/kota . panitia kabupaten/kota . panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. yang berhubungan dengan mata pelajaran IPA. atau Format Penilaian Portofolio 61 . Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio – Memahami struktur ilmu pengetahuan alam. MATA PELAJARAN 3. termasuk hubungan fungsional antarkonsep. Wawancara. atau panitia tingkat nasional – Memanfaatkan konsep-konsep dan hukumhukum ilmu pengetahuan alam dalam berbagai situasi kehidupan seharihari. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. IPA SUBKOMPETENS I – Mampu melakukan observasi gejala alam baik secara langsung maupun tidak langsung. panitia provinsi. Pedoman Observasi. Tes Tertulis. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota . Pedoman Wawancara.

nilai.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota . Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. dan keterampilan IPS. Wawancara. Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. Observasi/Unju k Kerja. MATA PELAJARAN 4. Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota . atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. IPS SUBKOMPETENS I – Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. struktur. dan konsep keilmuan IPS. nilai. Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. dan prinsip-prinsip pokok ilmu-ilmu sosial dalam konteks kebhinnekaan masyarakat Indonesia dan dinamika kehidupan global. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio 62 . Pedoman Observasi. panitia provinsi. konsep. atau panitia tingkat nasional – Mengembangkan materi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kota . atau Format Penilaian Portofolio – Memahami citacita. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Wawancara.

teknologi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota . panitia kabupaten/kota . Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. Pedoman Observasi. Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. semangat kebangsaan dan cinta tanah air serta bela negara. panitia kecamatan. PKn – Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. Wawancara. panitia kecamatan. kehidupan agama. nilai. METODE PENILAIAN Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota . atau Format Penilaian Portofolio – Menguasai konsep dan prinsip kepribadian nasional dan demokrasi konstitusional Indonesia. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional 5. Observasi/Unju k Kerja. atau Format Penilaian Portofolio 63 . atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. sikap. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Memahami fenomena interaksi perkembangan ilmu pengetahuan. panitia provinsi. seni. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. dan perilaku yang mendukung kegiatan pembelajaran PKn. dan perkembangan masyarakat serta saling ketergantungan global. Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. Pedoman Wawancara.

panitia kecamatan. pemajuan HAM. panitia kabupaten/kota . serta penegakan hukum secara adil dan benar. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara. Wawancara. panitia kabupaten/kota . Observasi/Unju k Kerja. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. dan norma kewarganegaraan Indonesia yang demokratis dalam konteks kewargaan negara dan dunia. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. nilai. Pedoman Observasi. panitia provinsi. MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Menguasai konsep dan prinsip perlindungan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional – Menguasai konsep. moral. atau Format Penilaian Portofolio 64 . Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. prinsip. panitia kecamatan. Tes Tertulis.

ASPEK PENILAIAN Hasil Karya Kreatif dan Inovatif – JENIS KARYA METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Pembaruan (inovasi) Wawancara. Format Penilaian Portofolio 65 . 1. atau panitia tingkat nasional – Penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. Wawancara. panitia kabupaten/kota. dalam pembelajaran Portofolio atau bimbingan. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Karya Kreatif/Inovatif. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Wawancara. Pembimbingan Peserta Didik. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. Portofolio Pedoman Wawancara. dan Pengembangan Diri NO. panitia provinsi.

fiksi/nonfiksi di Portofolio bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah. panitia kecamatan. panitia provinsi. Pembimbingan Peserta Didik Untuk Mencapai Prestasi – Bidang intrakurikuler Wawancara. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota. Portofolio Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional ASPEK PENILAIAN – METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. Format Penilaian Portofolio NO. atau karya kreatif/inovatif bidang olahraga Wawancara. atau panitia tingkat nasional 66 . atau panitia tingkat nasional Penulisan buku Wawancara. Format Penilaian Portofolio 2. JENIS KARYA PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. – Penciptaan karya seni. panitia kecamatan.

Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional ASPEK PENILAIAN – METODE PENILAIAN Wawancara. atau panitia tingkat nasional 3. Format Penilaian Portofolio NO. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio 67 . Pengembangan – Diri Mengikuti pendidikan dan latihan fungsional/ kegiatan kolektif guru Wawancara. Portofolio Pedoman Wawancara. JENIS KARYA Bidang ekstrakurikuler PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan.

68 .PGB . 1 Komponen Dokumen  Portofolio kinerja dalam melaksanakan tugas dan fungsi sebagai guru  Pengembangan Profesi  Karya Tulis Ilmiah/Inovasi lainnya Tes Tertulis a.studi kasus 35 3 Presentasi dan Wawancara 35 Catatan : * tes kepribadian dapat dilakukan menggunakan psikotes atau penilaian persepsional oleh kepala sekolah. Tes Kepribadian* Presentasi dan Wawancara  Karya Tulis Ilmiah yang dipresentasikan  Wawancara Jenis Tes/Uji Penilaian Portofolio 30 Bobot Skor Skor x bobot 2 Tes Tertulis: . Tes Kompetensi Profesional dan Pedagogik (Metodologi)  Pedagogik  Kepribadian  Kompetensi Sosial  Profesional b.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 2. No. pengawas dan teman sejawat. Komponen yang dinilai dalam pemilihan guru berprestasi sebagai berikut.

karya seni dan lain-lain yang telah Anda buat. 69 . dan lain-lain. Bab 2 : Prestasi yang layak menjadikan saya sebagai Guru Berprestasi  Jabarkan prestasi apa saja.5cm. Bab 3: Prestasi dalam berkeluarga dan bermasyarakat  Uraikan kehidupan keluarga dan sosial yang Anda lakukan dan Anda anggap layak mendukung Anda sebagai guru berprestasi. Ukuran huruf 12. Uraikan dengan jelas gunakan tabel-tabel bila dperlukan. Garis tepi: 3-3-3-2. pengembangan diri. seperti karya tulis ilmiah. 3. 4. kapan yang telah dicapai selama ini (berikan uraian selengkap mungkin). 5. Jumlah halaman 20-30 halaman.  Tuliskan visi misi hidup dan kehidupan Anda sebagai guru.  Jelaskan prestasi dalam aktivitas pembimbingan siswa. Kerangka Isi Makalah Evaluasi Diri Judul : Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. Spasi 1. Bab 4: Harapan dan Rencana Kegiatan Masa Datang  Uraikan harapan dan rencana kegiatan Anda dalam upaya meningkat mutu pendidikan. 6. Jenis huruf Times New Roman. Penutup Lampiran-Lampiran Catatan: Penulisan makalah mengikuti ketentuan: 1. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan Bab 1 : Latar Belakang  Uraikan motovasi yang mendasari keinginan untuk mengikuti seleksi guru berpretasi. 2.5.  Jabarkan pengalaman kerja sebagai guru sejak mulai berkarir sebagai guru sampai dengan sekarang (uraian meliputi sebanyak mungkin pengalaman-pengalaman terbaik (best practices) yang telah Anda alami. karya inovatif. Ukuran kertas A4 80gram.  Jabarkan prestasi dalam pengembangan profesi. buku.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 3. dimana.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 4 PORTOFOLIO GURU BERPRESTASI Disusun Oleh: (NAMA GURU) (NAMA SEKOLAH) (KABUPATEN/KOTA) (PROVINSI) 70 .

... 2013 Mengetahui: Penyusun... 6.. No.. 7........ 5.. 3.. 71 . tgl lahir Pendidikan Terakhir Akta Mengajar Sekolah Tempat Tugas a..... ...... Nama b.... Alamat Sekolah : : : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) c. Alamat e-mail : : : : : 10......... Nama (lengkap dengan gelar akademik) NUPTK NIP/NIK Pangkat/Golongan Jenis Kelamin Tempat. 2. 4... 8..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional PORTOFOLIO GURU BERPRESTASI TAHUN 2013 IDENTITAS PESERTA 1. Beban Mengajar per Minggu : Jam/minggu *) Coret yang tidak perlu . Telp. Kecamatan d. Kabupaten/Kota e. 9. Provinsi f... Mata Pelajaran/Guru Kelas SD/MI*) : 11. Sekolah g..

Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan a.1) dan pada bukti fisik Guru Favorit Tahun 2006 diberi kode: 10.b dan pada Ijazah S2 diberi kode: 1. JENJANG PERG. Kualifikasi akademik Tuliskan riwayat pendidikan Bapak/Ibu pada Tabel di bawah ini. PEMBERI SKOR JENIS NO. S3 Foto kopi ijazah S1 diberi kode: 1. S2 PPs Pendidikan Matematika 2006 d. D4 S1 Universitas Negeri Yogyakarta Universitas Negeri Malang FMIPA Pendidikan Matematika 1999 c. Presiden RI Kepala Dinas Pendidikan Kab Kebumen Nasional Kabupaten 2009 2007 3) Bukti fisik Piagam Satyalencana Karya Satya 10 Tahun diberi kode: 10.a.2) 72 . TINGGI FAKULTA S JURUSAN/ PRODI TAHUN LULUS (diisi penilai) a.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Contoh Pemberian Kode Dokumen Portofolio. Penghargaan Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan. b.c Contoh 2: 10. isilah tabel berikut ini.a. Contoh 1: 1. SKOR NO. PENGHARGAA TINGKAT *) TAHUN PENGHARGAAN (diisi penilai) N 1) 2) Satyalencana Karya Satya 10 Tahun Guru Favorit Tahun 2007 Dst.

b. 2... c. Pendidikan dan Pelatihan Tuliskan pengalaman mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) Bapak/Ibu dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. piagam. Kualifikasi akademik Tuliskan riwayat pendidikan tinggi Bapak/Ibu pada tabel berikut. Dalam kasus tertentu seorang guru bertugas di daerah yang jauh (di luar provinsi) dari tempat asal perguruan tinggi.. atau sejenisnya yang asli untuk bendel pertama dan foto kopi yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung untuk bendel kedua. Catatan: D4 S1 S2 S3 1. S2 atau S3 lebih dari satu agar dituliskan semua 2. NAMA / JENIS DIKLAT Catatan: Lampirkan sertifikat.. TINGGI FAKULTAS JURUSAN/ PRODI a. foto copy ijazah dapat dilegalisasi oleh kepala sekolah dan kepala dinas kabupaten/kota. SKOR PENYELENGGARA (diisi penilai) NO. jam) a. D4. Dst.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPONEN PORTOFOLIO 1. Lampirkan foto kopi ijazah yang tertulis pada tabel tersebut yang telah dilegalisasi oleh perguruan tinggi yang bersangkutan. d. JENJANG PERG. WAKTU PELAKSANAA TEMPAT N (. b. d.. Jika mempunyai S1. TAHU N LULUS SKOR (diisi penilai) NO. c. 73 . Untuk foto kopi ijazah luar negeri harus disertai foto kopi surat keterangan akreditasi yang dilegalisasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

tahun...... Dst.... BIDANG STUDI/ GURU KELAS LAMA MENGAJAR (mulai tahun .. s. (diisi penilai) 74 . (diisi penilai) Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling Tuliskan pengalaman memberikan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Bapak/Ibu pada tabel berikut.... NAMA SEKOLAH BIMBINGAN DAN KONSELING (mulai tahun .) a.. tahun....d... c. Dst..... d... tahun ..d..... d... LAMA MEMBERIKAN PELAYANAN NO..... Catatan: Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung.... b.. b...... Kumulatif lama memberikan layanan: ...... s.. Kumulatif lama mengajar: ........Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 3.. NAMA SEKOLAH a....... Catatan: Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung...... tahun ................... c.... Pengalaman Mengajar Tuliskan pengalaman mengajar Bapak/Ibu pada tabel berikut.. skor: . skor: .....) NO....

Perencanaan dan Pelaksanaan Pembelajaran a... SKOR NO MATA PELAJARAN MATERI/KOMPETEN SEMESTE TAHU SI R N (diisi penilai) 1) 2) 3) 4) 5) Rata-rata skor Catatan: Lampirkan bukti lima RPP/RP/SP hasil karya sendiri yang tertulis dalam tabel yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung.... 1) 2) 3) 4) 5) Pendidikan/Belajar Karier Pribadi Sosial Akhlak Mulia/Budipekerti Rata-rata skor . Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling a. 75 ........ Perencanaan Pembelajaran Tuliskan lima jenis RPP/RP/SP/RPI terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan materi yang berbeda...... Catatan: Lampirkan bukti lima PPBK yang tertulis dalam tabel yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. Perencanaan Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling Tuliskan lima jenis PPBK (Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling) terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan bidang pelayanan yang berbeda. NO JENIS PROGRAM BIDANG SEMESTE TAHUN PELAYANAN R SKOR (diisi penilai) ..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 4...

Prestasi Akademik a. nasional. Komponen yang dinilai meliputi: agenda kerja guru bimbingan dan konseling. kabupaten/kota. pelayanan tidak langsung) dan laporan hasil evaluasi program bimbingan dan konseling. Lampirkan hasil penilaian kepala sekolah dan/atau pengawas tentang kinerja pelaksanaan pembelajaran Bapak/Ibu sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup. dan penyelenggara dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling b. pelayanan langsung. data kebutuhan dan permasalahan konseli. Pelaksanaan Pembelajaran Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian oleh kepala sekolah dan/atau pengawas dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas (instrumen lampiran 2).Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional b. waktu pelaksanaan. laporan bulanan. daftar konseli (siswa). laboran semesteran/tahunan. internasional). 6. Rambu-rambu format laporan pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling sebagaimana yang berlaku di wilayah/sekolah tempat bekerja. NAMA LOMBA/ NO KEJUARAAN 1) 2) 3) 76 WAKTU PELAKSANA AN TINGKA T PENYELENGGAR A SKOR (diisi penilai) . 5. Pelaksanaan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Bukti fisik yang dilampirkan berupa rekaman/dokumen pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling yang diketahui oleh koordinator bimbingan dan konseling dan atasan. provinsi. Lomba dan karya akademik Tuliskan prestasi Bapak/Ibu mengikuti lomba dan karya akademik (jika ada) yang meliputi: nama lomba/karya akademik. Penilaian Kinerja Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian kinerja oleh atasan dan pengawas dengan menggunalan Format Penilaian (format lampir 3). Lampirkan hasil penilaian dari atasan sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup. aktivitas pelayanan bimbingan dan konseling (pemahaman. tingkat (kecamatan.

Sertifikat Keahlian/Keterampilan Tuliskan sertifikat keahlian/keterampilan yang Bapak/Ibu peroleh baik dari lembaga/institusi dalam maupun luar negeri) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. 77 . Tutor yang dimaksud adalah tutor Kejar Paket A. MATA INSTRUKTUR/GURU SKOR PELAJARAN/ NO INTI/TUTOR/PEMANDU TEMPAT (diisi penilai) / PAMONG PPL BIDANG STUDI 1) 2) 3) 4) Dst. atau regional Lampirkan foto kopi sertifikat yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. guru inti. Untuk instruktur. dan guru pemandu agar dilengkapi dengan foto kopi sertifikat/piagam TOT sesuai bidang tersebut. nasional. Catatan: Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam/surat keterangan kegiatan yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. dan C. b. c. Catatan: *)Termasuk sertifikat asesor uji kompetensi keahlian/keterampilan **)Dituliskan internasional.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 4) 5) Dst. Catatan: Lampirkan foto kopi SK/Surat Tugas dari Pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. B. Pembimbingan teman sejawat Tuliskan pengalaman Bapak/Ibu menjadi Instruktur/Guru inti/Tutor/Pemandu/ Pamong PPL (jika pernah) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. NAMA SERTIFIKAT KEAHLIAN*) WAKTU PEROLEHA N TINGKAT* *) LEMBAGA YG MENGELUARK AN SKOR (diisi penilai) NO 1) 2) 3) 4) Dst.

Dst 78 . NAMA KEGIATAN TEMPAT SKOR LAMA (WAKTU PEMBIMBINGAN) (diisi penilai) a) b) c) d) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. Dst. NO. provinsi. maupun internasional dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. 2) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa (tidak mencapai juara) dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. kabupaten/kota. NAMA KEJUARAAN TINGKAT TEMPAT DAN WAKTU SKOR (diisi penilai) a) b) c) d) Catatan: Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam kejuaraan siswa yang dibimbing dan SK/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. isilah tabel berikut. nasional.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional d. Pembimbingan siswa 1) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa sampai mendapatkan penghargaan baik tingkat kecamatan. NO. isilah tabel berikut.

atau diktat dicetak lokal. modul. artikel (jurnal/majalah/koran). tesis. artikkel. Karya Tulis Apabila Bapak/Ibu mempunyai karya tulis yang berupa buku. b. tuliskan judul penelitian dan keterangan lainnya pada tabel berikut. 1) 2) 3) 4) Dst. dan buku dicetak lokal dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. dan disertasi serta tugas akhir lainnya tidak dinilai. JUDUL TAHUN STATUS SKOR SUMBER (KETUA/ANGGOTA DANA (diisi penilai) ) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan naskah asli/foto kopi laporan hasil penelitian secara utuh yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 7. atu modul secara utuh yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. modul. c. Reviewer buku dan/atau penulis soal EBTANAS/UN 79 . Dst. NO. Karya Pengembangan Profesi a. Penelitian Apabila Bapak/Ibu pernah melakukan penelitian tindakan kelas atau penelitian yang mendukung peningkatan pembelajaran dan atau profesional guru dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. tuliskan judul buku dan keterangan lainnya pada tabel berikut. NO. Skripsi. Lampirkan naskah asli/foto kopi buku. artikel (jurnal/ majalah/koran). JUDUL JENIS *) PENERBIT TAHUN TERBIT SKOR (diisi penilai) Catatan: *)Jenis pada tabel di atas diisi buku.

Media dan Alat Pembelajaran Apabila Bapak/Ibu pernah membuat media atau alat pembelajaran dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. NAMA KEGIATAN TAHUN (diisi penilai) soal d. SKOR NO. Dst. NO. 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi reviewer buku dan/atau penulis EBTANAS/UN/UASDA dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. isilah tabel berikut. JENIS MEDIA/ALAT TAHUN SUMBER DANA STATUS SKOR (KETUA/ANGGOTA (diisi penilai) ) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan surat keterangan dari atasan langsung disertai bukti fisik yang relevan. Dst. misalnya: media yang dibuat atau foto hasil karya yang disertai manual dan/atau deskripsi yang dilegalisasi oleh atasan langsung. 80 . tuliskan jenis media/alat dan keterangan lainnya pada tabel berikut.

piagam. 8. lukis. NO. misalnya: hasil karya atau foto hasil karya yang disertai manual dan/atau deskripsi yang dilegalisasi oleh atasan langsung.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional e. tari dan karya seni lainnya) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. atau sejenisnya yang asli untuk bendel pertama dan foto kopinya yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung untuk bendel kedua. suara. Apabila menjadi nara sumber/pemakalah lampirkan juga makalahnya. sastra. musik. d. c. Dst. b. a. suara. TINGKAT NO. tari. sastra. NAMA KARYA TAHUN DESKRIPSI SINGKAT TENTANG KARYA YANG DIHASILKAN SKOR (diisi penilai) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan surat keterangan dari atasan langsung disertai bukti fisik yang relevan. Keikutsertaan dalam forum ilmiah Jika Bapak/Ibu pernah mengikuti forum ilmiah dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir tuliskan judul dan keterangan lainnya pada tabel berikut. Karya teknologi (teknologi tepat guna) dan karya seni (patung. lukis. kriya. tuliskan nama dan tahun karya tersebut dalam tabel berikut. Dst JENIS KEGIATAN TAHUN PERAN *) (Inter/Nas/Lokal) (diisi penilai) SKOR Catatan: *) Kolom peran diisi pemakalah. kriya. atau peserta sesuai sertifikat Lampirkan sertifikat. dan karya seni lainnya) Apabila Bapak/Ibu pernah membuat karya teknologi (teknologi tepat guna) dan karya seni (patung. 81 . musik.

JABATAN TH ---. 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/bukti yang relevan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. NO. atau internasional Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 9. isilah tabel berikut. Pengalaman menjadi pengurus organisasi di bidang kependidikan dan sosial a. 1) 2) 3) 4) Catatan: NAMA ORGANISASI TAHU N JABATA N SKOR TINGKAT *) (diisi penilai) Dst *) Kolom tingkat diisi: kecamatan. Dst. b. nasional. NO. tuliskan nama organisasinya dan keterangan lainnya pada tabel berikut.S/D TH ---NAMA SEKOLAH SKOR (diisi penilai) 82 . kabupaten/kota. Pengalaman Mendapat Tugas Tambahan Apabila Bapak/Ibu pernah mendapat tugas tambahan antara lain sebagai kepala/wakil kepala sekolah/kepala bengkel/kepala lab/wali kelas/pembina kegiatan ekstra kurikuler dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. Pengalaman Organisasi Apabila Bapak/Ibu memiliki pengalaman menjadi pengurus suatu organisasi kependidikan atau organisasi sosial dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir.

Penghargaan Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. ………….. isilah tabel berikut. LOKASI 1) 2) 3) Dst. kabupaten/kota... NO...Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 10.) khusus (daerah SKOR (diisi penilai) NO.. JENIS PENGHARGAAN PEMBERI PENGHARGA AN TINGKAT *) SKOR TAHUN (diisi penilai) 1) 2) 3) Dst. b. Dengan ini saya menyatakan bahwa pernyataan dan dokumen di dalam portofolio ini benarbenar hasil karya saya sendiri... Penugasan Di Daerah Khusus Apabila Babak/Ibu pernah ditugaskan sebagai guru di daerah terpencil/tertinggal/ bencana/konflik/perbatasan). Catatan: *)Kolom tingkat diisi: kecamatan. Catatan: Lampirkan foto kopi SK penugasan yang telah dilegalisasi oleh atasan. (…………………………) Materai Rp 6. s/d TH .000 83 . JENIS DAERAH KHUSUS LAMA BERTUGAS (MULAI TH . dan jika di kemudian hari ternyata pernyataan dan dokumen saya tidak benar. 2013 Peserta Pemilihan Guru Berprestasi .. atau internasional Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam/surat keterangan yang tertulis pada tabel di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. ……………….. Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan a. saya bersedia menerima sanksi dan dampak hukum sesuai peraturan perundangundangan yang berlaku. isilah tabel berikut. nasional.

menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan Diajukan oleh Nama NIP/NUPTK Nama Sekolah Kabupaten/Kota Provinsi : : : : : Keterangan:  sampul warna biru untuk guru SD/MI PNS  sampul warna merah untuk guru SMP/MTs PNS  sampul warna hijau untuk guru SD/MI dan SMP/MTs bukan PNS 84 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 5 Contoh Sampul Makalah Judul Makalah Menjadi guru adalah sebuah pengabdian.

1). Menerapkan berbagai pendekatan. Menerapkan pendekatan pembelajaran tematis khususnya dikelas-kelas awal SD/MI (khusus SD/MI) Menjelaskan prinsip-prinsip pengembangan kurikulum. Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. Mengidentifikasi bekal-ajar awal peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu.5 .1 INDIKATOR Menjelaskan karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek fisik. 2. Kompetensi Pedagogik 25. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik.4 3. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik.3 1.1 3. Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu.2 2.1 2. Menjelaskan berbagai teori belajar dan prinsipprinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu.3 27. dan intelektual. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. metode. 3. moral. kultural.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 6 Kisi-kisi penilaian kompetensi guru (sebagai pedoman penilaian di dalam wawancara) KOMPETENSI dan SUBKOMPETENSI NO SUBKOMPETENSI 1. intelektual. Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran. sosialemosional. Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik. dan latar belakang sosial-budaya. spiritual.3 Menentukan tujuan pembelajaran yang diampu.2 1. dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu. Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu.2 3. sosial. spiritual. moral. 1.4 26. strategi. emosional. 85 3.

Menggunakan berbagai strategi berkomunikasi yang efektif. laboratorium.2 4. empatik.1 86 . Berkomunikasi secara efektif.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 3.1 6. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap. dan santun dengan peserta didik. maupun lapangan.6 28.4 4. 7. Menjelaskan prinsip-prinsip perancangan pembelajaran yang mendidik. 4. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. 5. tulisan. di laboratorium. dan/atau bentuk lain. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu.6 29. empatik. 4. 30.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik. 31. dan santun. termasuk kreativitasnya. Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas.1 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mendorong peserta didik mencapai prestasi secara optimal. Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran. Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran yang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang. dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan. 6. secara lisan.1 INDIKATOR Mengembangkan indikator dan instrumen penilaian. baik untuk kegiatan di dalam kelas. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik. Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh. 4.5 4.

Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran. Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar.2 8. dan (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik. Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen.2 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan.5 8. dan seterusnya. 8. Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk menentukan ketuntasan belajar 32. Mengkomunikasikan hasil penilaian dan evaluasi kepada pemangku kepentingan.2 INDIKATOR Berkomunikasi secara efektif. empatik.4 8. Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.7 33.1 . Menerapkan prinsip-prinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu. Menentukan aspek-aspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.1 9.3 9. Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan. Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. 10. (c) respons peserta didik terhadap ajakan guru. (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian. Menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan.1 8.6 8. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran. dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan dan contoh. 87 9.3 8.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 7.4 34. 9.

10.2 36. dan manusiawi.1 Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa. tegas. Memahami kode etik profesi guru. Menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi 14.1 Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia. berakhlak mulia. Berperilaku jujur. Bekerja mandiri secara profesional. stabil. tanggung jawab yang tinggi. dan berwibawa.3 37. dan kebudayaan nasional Indonesia yang beragam. dewasa. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. Bersikap sesuai dengan norma agama yang dianut. hukum. 15.3 Bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri.2 15.1 12. Menerapkan kode etik profesi guru. 14. Kompetensi Kepribadian 35. 13. 12. dan rasa percaya diri. Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur.1 15.1 Menghargai peserta didik tanpa membedakan keyakinan yang dianut. Berperilaku yang dapat diteladan oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya.2 14. adat-istiadat. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap dan stabil. sosial. rasa bangga menjadi guru. arif.3 2). arif. 13.3 39. 11.2 INDIKATOR Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. 11. dan berwibawa. Bertindak sesuai dengan norma agama. Berperilaku sesuai dengan kode etik profesi guru. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu.2 38. dan gender. 88 . suku. dan kebudayaan nasional Indonesia.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 10. daerah asal. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap. Menunjukkan etos kerja.2 12. hukum dan sosial yang berlaku dalam masyarakat.

16. dan masyarakat. dan status sosial-ekonomi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 16.1 18. 3). empatik dan efektif. dan santun dengan sesama pendidik. latar belakang keluarga. Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain. jenis kelamin. bertindak objektif. suku. Berkomunikasi dengan teman sejawat dan komunitas ilmiah lainnya secara santun. dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik. Beradaptasi dengan lingkungan tempat bekerja dalam rangka meningkatkan efektivitas sebagai pendidik.1 INDIKATOR Bersikap inklusif dan objektif terhadap peserta didik. 43. Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya. profesi ilmiah. empatik.2 89 . teman sejawat dan lingkungan sekitar dalam melaksanakan pembelajaran. ras. 17. Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi pembelajaran kepada komunitas profesi sendiri secara lisan dan tulisan maupun bentuk lain. 41. dan status sosial ekonomi.1 19. Berkomunikasi dengan teman sejawat. tenaga kependidikan. empatik.2 Tidak bersikap diskriminatif terhadap peserta didik.1 17. orang tua. dan komunitas ilmiah lainnya melalui berbagai media dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran.2 Berkomunikasi dengan orang tua peserta didik dan masyarakat secara santun. 18. latar belakang keluarga. 19. Bersikap inklusif. kondisi fisik. Mengikutsertakan orang tua peserta didik dan masyarakat dalam program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik. 17. teman sejawat.3 42. Berkomunikasi secara efektif. Kompetensi Sosial 40. serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin. agama.2 Melaksanakan berbagai program dalam lingkungan kerja untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan. orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama.

1 Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI INDIKATOR 4). Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif.1 Memahami standar kompetensi mata pelajaran yang diampu.3 23. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu. 21. 90 . Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan. 45.2 47. Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan diri. Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu. Melakukan refleksi terhadap kinerja sendiri secara terus menerus.1 23. 24. struktur. Kompetensi Profesional 44. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam berkomunikasi. Memahami tujuan pembelajaran yang diampu.1 Memahami kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu. 22.2 23. 23.2 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri.3 46.2 21. Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber. 22.4 48. Mengolah materi pelajaran yang diampu secara kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. 21. Menguasai materi. konsep. 24.

..... ...Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 7 Berita Acara Hasil Penilaian Guru Berprestasi *Tingkat Sekolah/Kecamatan/Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan) Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Tempat dan Tanggal Lahir : Jabatan : Menyatakan bahwa Saudara/i : Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan Tempat dan Tanggal Lahir : Guru mata pelajaran : Sekolah : Alamat sekolah : Provinsi : : telah terpilih sebagai pemenang terbaik pemilihan guru berprestasi di kelompok *SD/MI/SMP/MTs pada tingkat *sekolah/Kecamatan/Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan) dan akan kami ajukan ke tingkat selanjutnya yaitu ke tingkat Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan)... Ketua Tanda tangan 2. Sekretaris Tanda tangan 91 .......... 2013 1............ .

Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota..... Dengan hormat..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 8. Bersama ini kami lampirkan makalah yang berjudul : Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. 2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Sekolah Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi disesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing 92 .. Yang bertanda tangan di bawah ini Nama : NIP : Pangkat dan Golongan : Jabatan : mengajukan Saudara Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan Guru Bidang Studi : : : untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan.... (diisi sesuai hasil karya yang akan diajukan)..... . .... Untuk keperluan tersebut guru yang bersangkutan bersedia mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut.............

. Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi di sesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing 93 .. Bersama ini kami lampirkan makalah dengan tema: Menjadi guru adalah sebuah pengabdian.. 2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan... (di isi sesuai hasil karya yang akan diajukan)....... .... ..... menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan. Bersama ini juga dilampirkan porto folio dari guru yang bersangkutan. Yang bertanda tangan di bawah ini Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Jabatan : akan mengajukan nama-nama guru berprestasi di tingkat kabupaten/kota (sesuai daftar terlampir) untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013... Untuk keperluan di atas bersedia untuk mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut.. Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat Dinas Pendidikan Provinsi..... Dengan hormat..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 9......

... menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan. .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 10.. .. (di isi sesuai hasil karya yang akan diajukan). Bersama ini juga dilampirkan porto folio dari guru yang bersangkutan...... Untuk keperluan diatas bersedia untuk mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut.. Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi di sesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing.. 94 .... Yang bertandatangan di bawah ini Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Jabatan : akan mengajukan nama-nama guru berpresstasi di tingkat provinsi (sesuai daftar terlampir) untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013... 2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan Prov.. Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat Dirjen Dikmen Dengan hormat.... Bersama ini kami lampirkan makalah dengan tema: Menjadi guru adalah sebuah pengabdian...

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LAMPIRAN 11. PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN GURU BERPRESTASI TAHUN 2013 OLEH KEPALA SEKOLAH 95 .

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional INSTRUMEN PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN oleh Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) 96 .

Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2. NIP/NIK 3. Sekolah g.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional IDENTITAS PESERTA 1. Sekolah Tempat Tugas a. NUPTK 4. Beban Mengajar per Minggu : : : : : : : Jam/minggu *Coret yang tidak perlu 97 . Alamat e-mail 10. No. Guru Kelas/Mata Pelajaran *) 11. Pangkat/Golongan 5. Jenis Kelamin 6. Telp. Kabupaten/Kota e. tgl lahir 7. Kecamatan d. Provinsi f. Alamat Sekolah : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : : c. Akta Mengajar 9. Tempat. Pendidikan Terakhir 8. Nama b.

5. 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LEMBAR PENILAIAN Petunjuk Berilah skor pada butir-butir pelaksanaan pembelajaran dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1. 7. sesuai dengan hierarki belajar dan karakteristik siswa Mengaitkan materi dengan realitas kehidupan 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 6. 1 = tidak baik 2 = kurang baik 3 = baik 4 = sangat baik PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI SKOR I 1. 2. Pendekatan/strategi pembelajaran Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kompetensi (tujuan) yang akan dicapai dan karakaterstik siswa 1 2 3 4 98 . KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN Penguasaan materi pelajaran Menunjukkan penguasaan materi pembelajaran Mengaitkan materi dengan pengetahuan lain yang relevan Menyampaikan materi dengan jelas. 3. 4. PRAPEMBELAJARAN Mempersiapkan siswa untuk belajar Melakukan kegiatan apersepsi 1 2 3 4 1 2 3 4 II A. 4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut. B. 2.

16. 11. dan benar Menyampaikan pesan dengan gaya yang sesuai 1 2 3 4 1 2 3 4 99 . 22. Penggunaan bahasa Menggunakan bahasa lisan dan tulis secara jelas. Penilaian proses dan hasil belajar Memantau kemajuan belajar selama proses Melakukan penilaian akhir sesuai dengan kompetensi (tujuan) 1 2 3 4 1 2 3 4 F. 18. 14. 21. 19.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO 8. INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI Melaksanakan pembelajaran secara runtut Menguasai kelas Melaksanakan pembelajaran yang bersifat kontekstual Melaksanakan pembelajaran yang memungkinkan tumbuhnya kebiasaan positif Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan SKOR 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 12. 17. 1 2 3 4 C. Pembelajaran yang memicu dan memelihara keterlibatan siswa Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran Menunjukkan sikap terbuka terhadap respons siswa Menumbuhkan keceriaan dan antusisme siswa dalam belajar 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 E. 20. 10. 15. 9. 13. Pemanfaatan sumber belajar /media pembelajaran Menggunakan media secara efektif dan efisien Menghasilkan pesan yang menarik Melibatkan siswa dalam pemanfaatan media 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 D. baik.

....... skor tertinggi 96 1 2 3 4 INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI SKOR 24.. Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) (.. atau kegiatan. saya bersedia mempertanggungjawabkannya............. . Skor terrendah 24..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO III 23........... atau tugas sebagai bagian remidi/pengayaan Total Skor (jumlahkan seasuai dengan angka yang dilingkari. .) NIP/NIK 100 .................. PENUTUP Melakukan refleksi atau membuat rangkuman dengan melibatkan siswa Melaksanakan tindak lanjut dengan memberikan arahan........... 1 2 3 4 Dengan ini saya menyatakan bahwa penilaian yang saya lakukan sesuai dengan kondisi guru berprestasi yang sebenarnya....... dan apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar...........

dan kegiatan ekstrakurikuler lainnya 1 2 3 4 1 2 3 4 101 . misalnya. menulis buku.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional PENILAIAN KERJA GURU PENGAMATAN SEHARI-HARI No . 1 2 3 4 10. misal selalu berusaha menggunakan alam sekitar dan bahan-bahan yang ada di sekitarnya dalam proses pembelajaran di kelas. 1 2 3 4 3. misal: dalam keseharian dapat berkomunikasi secara baik dengan sejawat) Skor 1 2 3 4 2. bersemangat melaksanakan dan mentaati kaidah-kaidah dalam tugas) Inovasi dan kreativitas (kemampuan dan kemauan untuk mengadakan pembaharuan melalui olah pikirnya. 1 2 3 4 8. misal: melaksanakan pembelajaran dengan baik dan sesuai jadwal) Kejujuran (menyampaikan sesuatu apa adanya. 1 2 3 4 6. misal: ijin tidak masuk atau tidak mengajar dengan alasan yang sebenarnya) Kedisiplinan (kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. membuat alat peraga pembelajaran. dll. Keberhasilan melakukan pembimbingan siswa. 1 2 3 4 7. berpakaian. dan sebagainya) Kemampuan menerima kritik dan saran (perilaku dalam merespon kritik dan saran dari orang lain. misal mendapat kritik tidak marah dan akomodatif terhadap saran orang lain) Kemampuan berkomunikasi (dapat menyampaikan ide-idenya dengan bahasa yang baik dan dapat dipahami oleh sasaran. 1 2 3 4 9. Aspek yang dinilai Ketaatan dalam menjalankan ajaran agama (rajin menjalankan ajaran agama yang dianut.) Etos kerja (komitmen dan semangat dalam melaksanakan tugas. 1 2 3 4 5. dll. untuk lomba olimpiade. misal: menjadi teladan bagi sejawat dan peserta didik dalam tutur kata. misal: orang muslim rajin menjalankan sholat. misal yang memiliki etos kerja tinggi.) Tanggung jawab (sanggup menyelesaikan tugas sesuai dengan ketentuan. membuat karya seni. 1 2 3 4 4. orang Kristiani rajin ke gereja. Kemampuan bekerjasama 11. misal mulai dan mengakhiri kegiatan pembelajaran sesuai dengan jadwal) Keteladanan (menjadi contoh atau rujukan dalam sikap dan perilaku bagi orang lain. 1.

.. skor tertinggi 44  SKOR SKOR =----------------------..................... dan apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar.... Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) (... .................................. Aspek yang dinilai Skor Total (jumlahkan angka yang dilingkari).... Dengan ini saya menyatakan bahwa penilaian yang saya lakukan sesuai dengan kondisi guru berprestasi yang sebenarnya... saya bersedia mempertanggungjawabkannya...Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional No .......) NIP/NIK 102 .....X 100% SKOR TERTINGGI Skor .... ....... Skor terendah 11.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 13. INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA oleh Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) 103 .

Alamat e-mail 10. NIP/NIK 3. Nama b. NUPTK 4. Tempat. Kabupaten/Kota e. Mata Pelajaran/Guru Kelas SD/MI/SDLB*) 11. Akta Mengajar 9. Jenis Kelamin 6. Alamat Sekolah : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : : c. Provinsi f. Pendidikan Terakhir 8. Pangkat/Golongan 5. Sekolah g.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional IDENTITAS PESERTA 1. Telp. Kecamatan d. No. tgl lahir 7. Beban Mengajar per Minggu : : : : : : : Jam/minggu *coret yang tidak perlu 104 . Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2. Sekolah Tempat Tugas a.

tanggung jawab yang tinggi.. Pengembangan potensi peserta didik 6. .. ...... Profesional didik. Etos kerja. REKAP HASIL PENILAIAN KINERJA GURU KELAS/MATA PELAJARAN Periode penilaian .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LEMBAR PENILAIAN Petunjuk Berilah penilaian kompetensi kepribadian dan sosial guru.. Mengembangkan keprofesionalan melalui tindakan yang reflektif Jumlah (Hasil penilaian kinerja guru) 105 ... . ... Penilaian dan evaluasi B. konsep dan pola pikir keilmuan yang 13.... peserta D. . ………………………………. ... Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan 10. . Bertindak sesuai dengan norma agama. Pengembangan kurikulum 4. dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1.. . hukum.. tenaga kependidikan.... mendukung mata pelajaran yang diampu 14. sosial dan kebudayaan Nasional 9. NO KOMPETENSI NILAI*) A. . Menguasai karakteristik peserta didik 2... bertindak obyektif.. 4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut.... serta tidak diskriminatif 12 Komunikasi dengan sesama guru. Sosial 11. sampai . rasa bangga menjadi guru C. Kepribadian 8.. Kegiatan pembelajaran yang mendidik 5. 3. Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik 3.. dan masyarakat Penguasaan materi.. Bersikap inklusif. . . ……………………. . orang tua. Komunikasi dengan peserta didik 7. Pedagogik 1... 2. struktur. ...

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 1 Mengenal karakteristik peserta didik Skor Indikator 1. 50% < X≤ 75% = 3. dsb. 3. Nilai minimum per kompetensi = 1 dan nilai maksimum 4. Guru memastikan bahwa semua peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran. 4. ………………………………………………………… . Guru membantu mengembangkan potensi dan mengatasi kekurangan peserta didik.). 5. sehingga peserta didik tersebut tidak termarginalkan (tersisihkan. Guru dapat mengatur kelas untuk memberikan kesempatan belajar yang sama pada semua peserta didik dengan kelainan fisik dan kemampuan belajar yang berbeda.25%<X≤50%=2. 2. minder. Total skor untuk kompetensi 1 Skor maksimum kompetensi 1= jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 1 (0%<X≤25%=1. diolok‐ olok. Guru memperhatikan peserta didik dengan kelemahan fisik tertentu agar dapat mengikuti aktivitas pembelajaran. Kepala Sekolah 106 . Guru mencoba mengetahui penyebab penyimpangan perilaku peserta didik untuk mencegah agar perilaku tersebut tidak merugikan peserta didik lainnya. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Seluruhnya terpenuhi 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 *) Nilai diisi berdasarkan laporan dan evaluasi PK guru. Guru dapat mengidentifikasi karakteristik belajar setiap peserta didik di kelasnya. 6.

.... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 107 ... .. ........... ............. .. ..... .. .... ... .. .. ... ... .... .... . .. ....... .. ... .. . . . .. ....... . ..... .. .... .... .......... . .......... . .... ... .. ... .... .... .... ... . .. . ... . .. ...... . . . ... .... .. .. . . .. . . ... .... ... .... . .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 2 : Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik Nama Guru : .... .. (9) Nama Penilai : . . .. ... .. . ... ... .. ..... . . ..... .

.. Guru merencanakan kegiatan pembelajaran yang saling terkait satu sama lain.. ... ...... . .... baik yang sesuai maupun yang berbeda dengan rencana.. Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 2 (0%<X≤25%=1.. Guru memperhatikan respon peserta didik yang belum/kurang memahami materi pembelajaran yang diajarkan dan menggunakannya untuk Total skor untuk kompetensi 2 memperbaiki Skor maksimum kompetensi 2 = jumlah indikator × 2 rancangan pembelajaran berikutnya.. ... 50% < X≤ 75% = 3. . Guru menggunakan berbagai teknik untuk memotiviasi kemauan belajar peserta didik.. terkait keberhasilan pembelajaran.. .. .. . . .... .... ..25%<X≤50%=2.... kegiatan/aktivitas yang dilakukannya.... ... ..... ... .. Guru selalu memastikan tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran tertentu dan menyesuaikan aktivitas pembelajaran berikutnya 3....... . . . . ... 2. dengan memperhatikan tujuan pembelajaran maupun proses belajar peserta 6.. 75% < X≤ 100% = 4) .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 2 Kompetensi 3 : Pengembangan kurikulum Nama Guru : .. Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik Skor Indikator Tidak ada bukti Terpenuhi Seluruhnya (Tidak terpenuhi sebagian terpenuhi ) 0 1 2 1.. . didik. . .. 5..... . (9) 0 1 2 0 0 0 1 1 1 2 2 2 0 1 2 108 . . .... .... . ..... .... . berdasarkan Guru dapat menjelaskan alasan pelaksanaan tingkat pemahaman tersebut. Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menguasai materi pembelajaran sesuai usia dan kemampuan belajarnya melalui pengaturan proses pembelajaran dan aktivitas yang bervariasi. .. . . ... ... 4..... . ...

... . .. ..... . .. . ...... . .......... .. . . .. ..... ...... .. .. .. . .... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru: (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 109 .. .. .... ... ... .... .. ... .. .... . . ... ...Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Nama Penilai : ...... . .. ......... . .. ... ...

kurikulum. 4. b) tepat dan mutakhir. Guru dapat menyusun silabus yang sesuai dengan 2. c) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik. Guru memilih materi pembelajaran yang: a) sesuai dengan tujuan pembelajaran.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 3 Pengembangan kurikulum Skor Indikator 1. 50% < X≤ 75% = 3. dan d) dapat dilaksanakan di kelas e) sesuai dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik. Guru merancang rencana pembelajaran yang sesuai dengan silabus untuk membahas materi ajar tertentu agar peserta didik dapat mencapai 3.25%<X≤50%=2. kompetensi Guru mengikuti urutan materi pembelajaran dasar yang ditetapkan. Total skor untuk kompetensi 3 Skor maksimum kompetensi 3 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/8) × 100% Nilai untuk kompetensi 3 (0%<X≤25%=1. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti Terpenuhi Terpenuhi (Tidak sebagian Seluruhnya terpenuhi) 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 110 . dengan memperhatikan tujuan pembelajaran.

... .... (9) Nama Penilai : .... .. .. .. .. . .. .... . . ..... . .. . ...... ..... .... .. ......... .. . .... ....... . .. . ........ . .. . .... .. ... . . .. . .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 4 : Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Nama Guru : .... .. ... ....... ......... . .. .... ... ....... .... .... ... ... . ..... . .. . .. . . ... ... .... .. (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru Tindak lanjut yang diperlukan: (19) (20) (21) (22) 111 .. .... . ... .... ...... . ... .. ...... .. .... ..... ...... .. . .... .. ..

8. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran yang bertujuan untuk membantu proses belajar peserta didik. 6. Guru melakukan aktivitas pembelajaran secara bervariasi dengan waktu yang cukup untuk kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar dan mempertahankan perhatian peserta didik. 0 1 2 0 1 2 0 1 2 2 0 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 112 . Guru menyikapi kesalahan yang dilakukan peserta didik sebagai tahapan proses pembelajaran. 7. sebelum memberikan penjelasan tentang jawaban yang benar. bukan semata‐mata kesalahan yang harus dikoreksi. 3. 5. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran sesuai dengan rancangan yang telah disusun secara lengkap dan pelaksanaan aktivitas tersebut mengindikasikan bahwa guru mengerti tentang tujuannya. 2. 4.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 4 Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Skor Indikator Tidak ada Terpenuhi Terpenuhi bukti sebagian seluruhnya (Tidak terpenuhi) 0 1 2 1. Guru mengkomunikasikan informasi baru (misalnya materi tambahan) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik. Misalnya: dengan mengetahui terlebih dahulu peserta didik lain yang setuju atau tidak setuju dengan jawaban tersebut. Guru melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai isi kurikulum dan mengkaitkannya dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik. Guru mengelola kelas dengan efektif tanpa mendominasi atau sibuk dengan kegiatannya sendiri agar semua waktu peserta dapat termanfaatkan secara produktif. bukan untuk menguji sehingga membuat peserta didik merasa tertekan. Guru mampu menyesuaikan aktivitas pembelajaran yang dirancang dengan kondisi kelas.

75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 0 1 2 0 1 2 113 . mempraktekkan dan berinteraksi dengan peserta didik lain. 50% < X≤ 75% = 3. Guru memberikan banyak kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya. 25% < X≤ 50% = 2. dan/atau audio‐visual (termasuk TIK) untuk meningkatkan motivasi belajarpeserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran. Sebagai contoh: guru menambah informasi baru setelah mengevaluasi pemahaman peserta didik terhadap materi sebelumnya. 10. Guru mengatur pelaksanaan aktivitas pembelajaran secara sistematis untuk membantu proses belajar peserta didik. 11. Guru menggunakan alat bantu mengajar. Total skor untuk kompetensi 4 Skor maksimum kompetensi 4 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/22) × 100% Nilai untuk kompetensi 4 (0% < X≤ 25% = 1.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 9.

25%<X≤50%=2. Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk belajar sesuai dengan kecakapan dan pola belajar masing‐masing. 50% < X≤ 75% = 3. didik. potensi. tentang bakat. 7. Guru menganalisis hasil belajar berdasarkan segala bentuk penilaian terhadap setiap peserta didik untuk mengetahui tingkat kemajuan masing‐masing. 2. perhatian Guru dapat mengidentifikasi dengan benar kepada setiap individu. Guru secara aktif membantu peserta didik dalam proses pembelajaran dengan memberikan 5. minat. 6. Guru memberikan kesempatan belajar kepada peserta didik sesuai dengan cara belajarnya masing‐masing.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 5 Memahami dan mengembangkan potensi Indikator 1. Total skor untuk kompetensi 5 Skor maksimum kompetensi 5 = jumlah indikator ×2 Persentase = (total skor/14) × 100% Nilai untuk kompetensi 5 (0%<X≤25%=1. Guru memusatkan perhatian pada interaksi dengan peserta didik dan mendorongnya untuk memahami dan menggunakan informasi yang disampaikan. dan kesulitan belajar masing‐masing peserta didik. 75% < X≤ 100% = 4) Skor Tidak ada Terpenuh Terpenuhi bukti i seluruhnya (Tidak sebagian terpenuhi) 0 1 2 0 0 1 1 2 2 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 114 . Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran untuk memunculkan daya kreativitas dan kemampuan berfikir kritis peserta 4. 3.

. .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 6 : Komunikasi dengan peserta didik Nama Guru : ...... .... . .... ............ (9) Nama Penilai : . .. .......... . .... .. ...... . . ..... .... .... ... .. .... . ...... ... . ..... .. . . . . .... ........ ... .. . ... .... . . ....... . .... .. .. ... .... . ..... .. .. . . .. ... . .. ........ . . ... . .... ... . .. ... .. ...... . .. .. ..... .. ... .... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 115 ... . .... .. . ..... .. .......

75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi Seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 116 . Guru menggunakan pertanyaan untuk mengetahui pemahaman dan menjaga partisipasi peserta didik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 6 Penilaian untuk Kompetensi 6: Komunikasi dengan peserta didik Skor Indikator 1. kecuali jika diperlukan untuk membantu atau mengklarifikasi pertanyaan/tanggapan tersebut. Guru menanggapinya pertanyaan peserta didik secara tepat. 6. tanpa menginterupsi. Guru mendengarkan dan memberikan perhatian terhadap semua jawaban peserta didik baik yang benar maupun yang dianggap salah untuk mengukur tingkat pemahaman peserta didik. 4. benar. sesuai tujuan pembelajaran dan isi kurikulum. Total skor untuk kompetensi 6 Skor maksimum kompetensi 6 = jumlah indikator ×2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 6 (0%<X≤25%=1. tanpa mempermalukannya. 5. 3. dan mutakhir. 50% < X≤ 75% = 3. 2. Guru memberikan perhatian dan mendengarkan semua pertanyaan dan tanggapan peserta didik.25%<X≤50%=2. Guru menyajikan kegiatan pembelajaran yang dapat menumbuhkan kerja sama yang baik antar pesertadidik. termasuk memberikan pertanyaan terbuka yang menuntut peserta didik untuk menjawab dengan ide dan pengetahuan mereka. Guru memberikan perhatian terhadap pertanyaan peserta didik dan meresponnya secara lengkap dan relevan untuk menghilangkan kebingungan pada peserta didik.

... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan gur (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 117 .. . . ... .... ... ... .. ....... . ... ... ... .. .. ........ ..... ..... .. ....... . ...... ...... . ...... . ... ...... . ......... .. . .. .. .. .. . . .......... .. ..... .. . ......... ... .. ....... ... . .... ........ .. .. .. ... .... . ..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 7 : Penilaian dan evaluasi Nama Guru : .. .. ... . .. . .. ......... . ... ... . . .. ... . ... .... . . . (9) Nama Penilai : .. . . ...

25%<X≤50%=2. rancangan pembelajaran. 0 1 2 5. 2. Total skor untuk kompetensi 7 Skor maksimum kompetensi 7 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 10) × 100% Nilai untuk kompetensi 7 (0%<X≤25%=1. 0 1 2 0 1 2 3. Guru melaksanakan penilaian dengan berbagai teknik dan jenis penilaian. tentang tingkat pemahaman terhadap materi pembelajaran yang telah dan akan dipelajari. materi tambahan. dan sebagainya. Guru memanfaatkan masukan dari peserta didik dan merefleksikannya untuk meningkatkan pembelajaran selanjutnya. 50% < X≤ 75% = 3. jurnal pembelajaran. Guru memanfatkan hasil penilaian sebagai bahan penyusunan rancangan pembelajaran yang akan dilakukan selanjutnya. 0 1 2 (26) 4. dan mengumumkan hasil serta implikasinya kepada peserta didik. Guru menyusun alat penilaian yang sesuai dengan tujuan pembelajaran untuk mencapai kompetensi tertentu seperti yang tertulis dalam RPP.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 7 Penilaian dan evaluasi Skor Indikator Tidak ada Terpenuhi Terpenuhi bukti (Tidak terpenuhi) sebagian Seluruhnya 1. selain penilaian formal yang dilaksanakan sekolah. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 118 . Guru menganalisis hasil penilaian untuk mengidentifikasi topik/kompetensi dasar yang sulit sehingga diketahui kekuatan dan kelemahan masing‐masing peserta didik untuk keperluan remedial dan pengayaan. dan dapat membuktikannya melalui catatan.

. . .. ... . . ... ... hukum. ..... .. ... . . .. ... . .. ..... .. .. . ... . .. . . ....... .. .. sosial dan kebudayaan nasional Indonesia Nama Guru : .. .. .. .. .. ..... ....... . ... ... ..... . .. ...... ..... ...... .. ... .. ....... ... ... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan (23) (24) 119 ...... .... . .. .. ... ..... . ..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 8 : Bertindak sesuai dengan norma agama. . ........ .. . ..... . ... (9) Nama Penilai : . . ...... ..... ...... . ... . . . .. ..... ...... .. . ...... .............. ...

25%<X≤50%=2. agama. Guru memiliki rasa persatuan dan kesatuan sebagai bangsa Indonesia.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 8 Bertindak sesuai dengan norma agama. Total skor untuk kompetensi 8 Skor maksimum kompetensi 8 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/10) × 100% Nilai untuk kompetensi 8 (0%<X≤25%=1. 5. sosial dan kebudayaan nasional Indonesia Skor Indikator Terpen Tidak ada uhi tukti(Tida Terpenuhi Seluruh terpenuhi) sebagian nya Guru menghargai dan mempromosikan prinsip‐prinsip Pancasila sebagai dasar ideologi dan etika bagi semua warga Indonesia. Guru mempunyai pandangan yang luas tentang keberagaman bangsa Indonesia (misalnya: budaya. Guru saling menghormati dan menghargai teman sejawat sesuai dengan kondisi dan keberadaan masing‐ masing. 50% < X≤ 75% = 3. 3. 75% < X≤ 100% = 4) 1. Guru mengembangkan kerjasama dan membina kebersamaan dengan teman sejawat tanpa memperhatikan perbedaan yang ada (misalnya: suku. 4. agama). dan gender). 2. 0 1 2 2 0 1 0 0 0 1 1 1 2 2 2 120 . hukum. suku.

. . ..... ..... .. ... ... .... . (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Pemantauan Tanggal (24) Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (23) 121 ... .... ............ . ..... . . .. .... . .. . . . ...... . .... .. ............ . ... . . .. ... (9) Nama Penilai : .... . . . . . ..... ........... .. .. .. .... . ..... .. . .... .... .. ...... ... ... . . ........... ...... .. .... ....... .. .. . ...... . . . ..... .... ..... . ...Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 9 : Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan Nama Guru : . . . .. .... . . ... ... ...

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 9 kOM Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan k Indikator 1. 5. Guru bertingkah laku sopan dalam berbicara. 4. termasuk mengundang mereka untuk mengobservasi cara mengajarnya dan memberikan masukan. sehingga semua peserta didik selalu memperhatikan guru dan berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. dan teman sejawat. Total skor untuk kompetensi 9 Skor maksimum kompetensi 9 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 10) × 100% Nilai untuk kompetensi 9 (0%<X≤25%=1.25%<X≤50%=2. 3. Guru mau membagi pengalamannya dengan teman sejawat. Guru mampu mengelola pembelajaran yang membuktikan bahwa guru dihormati oleh peserta didik. Guru berperilaku baik untuk mencitrakan nama baik sekolah. 50% < X≤ 75% = 3. dan berbuat terhadap semua peserta didik. 2. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Skor Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 0 1 2 2 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 122 . orang tua. berpenampilan. Guru bersikap dewasa dalam menerima masukan dari peserta didik dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berpartisipasi dalam proses pembelajaran.

.. ... ... ............. .. .... . .... ..... .. .... ... .. .. .. . . .. .. .... .... . ..... .. (9) Nama Penilai : ......... . ... ....... .. ...... ... tanggung jawab yang tinggi. . .... . .. . ... ... dan rasa bangga menjadi guru Nama Guru : .. .. . ... ... .. .. . .... .. . . . ..... .. ...... ... .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 10: Etos kerja. . ... ... .. . .. .. . . .. .... ..... .... . .... .. .. ...... .. ....... .... . ...... . (10) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan (23) (24) 123 ....... ..... ..... . ...

3. Guru menyelesaikan semua tugas administratif dan non‐pembelajaran dengan tepat waktu sesuai standar yang ditetapkan. Guru memberikan kontribusi terhadap pengembangan sekolah dan mempunyai prestasi yang berdampak positif terhadap nama baik sekolah.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinera Guru Kompetensi 10 Etos kerja. Guru meminta ijin dan memberitahu lebih awal.25%<X≤50%=2. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) 0 Terpenuhi sebagian 1 Terpenuhi seluruhnya 2 0 1 2 0 1 2 2 0 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 124 . dan rasa bangga menjadi guru Skor Indikator 1. Guru mengawali dan mengakhiri pembelajaran dengan tepat waktu. guru mengaktifkan siswa dengan melakukan hal‐hal produktif terkait dengan mata pelajaran. dan meminta guru piket atau guru lain untuk mengawasi kelas. 4. Guru memanfaatkan waktu luang selain mengajar untuk kegiatan yang produktif terkait dengan tugasnya. Total skor untuk kompetensi 10 Skor maksimum kompetensi 10 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 16) × 100% Nilai untuk kompetensi 10 (0%<X≤25%=1. 8. termasuk proses pembelajaran di kelas. Jika guru harus meninggalkan kelas. 50% < X≤ 75% = 3. Guru memenuhi jam mengajar dan dapat melakukan semua kegiatan lain di luar jam mengajar berdasarkan ijin dan persetujuan pengelola sekolah. 6. tanggung jawab yang tinggi. 5. 2. dengan memberikan alasan dan bukti yang sah jika tidak menghadiri kegiatan yang telah direncanakan. 7. Guru merasa bangga dengan profesinya sebagai guru.

Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) 0 Skor Terpenuh Seluruhnya i Terpenuhi sebagian 2 1 0 1 2 (23) (24) 3. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 125 . serta berkontribusi personal. bertindak objektif. berasal dari daerah yang sama dengan guru). masing Guru menjaga hubungan baik dan peduli dengan ‐masing. positif terhadap semua diskusi formal dan informal terkait dengan pekerjaannya. 50% < X≤ 75% = 3. Guru sering berinteraksi dengan peserta didik dan tidak membatasi perhatiannya hanya pada kelompok tertentu (misalnya: peserta didik yang pandai. serta tidak diskriminatif Indikator 1. tanpa memperdulikan faktor teman sejawat (bersifat inklusif).Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 11 Bersikap inklusif. kaya. Total skor untuk kompetensi 11 Skor maksimum kompetensi 11= jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 11 (0%<X≤25%=1.25%<X≤50%=2. Guru memperlakukan semua peserta didik secara adil. memberikan perhatian dan bantuan sesuai kebutuhan 2.

. .. . . . . ... . . Total skor untuk kompetensi 12 Skor maksimum kompetensi 12 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 12 (0%<X≤25%=1.. orang tua peserta didik. 3. . . 50% < X≤ 75% = 3........ ... .. ... .. ... 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Seluruhnya terpenuhi 2 0 1 0 1 2 0 1 2 (27) (28) (29) (30) 6 126 ... .. ... ....... .. ... . ..... . . . .. dan masyarakat Nama Guru : .. (9) Nama Penilai : ... .. ..... .. ...... . .. . ... .... ... .. . ........ ... ... . Guru ikut berperan aktif dalam kegiatan di luar pembelajaran yang diselenggarakan oleh sekolah dan masyarakat dan dapat memberikan bukti keikutsertaannya. (10) Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (23) (24) Kompetensi 12: Komunikasi dengan sesama guru.. tenaga pendidikan. .... dan dapat menunjukkan buktinya. . ...25%<X≤50%=2... orang tua peserta didik.... ..... .... berkomunikasi dengan masyarakat sekitar. .... dan masyarakat Skor Indikator 1. dan potensi peserta didik kepada orang tuanya.. serta berperan dalam kegiatan sosial di masyarakat... . Guru menyampaikan informasi tentang kemajuan.. . .. .. ... teman sejawat.. .. kesulitan... .. .... ... Guru memperhatikan sekolah sebagai bagian dari masyarakat... . ........... 2. . ..... .... .. .. .... . ... ....... ...... .. ..... .. tenaga pendidikan.. .. .. . .... ..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 12: Komunikasi dengan sesama guru. baik dalam pertemuan formal maupun tidak formal antara guru dan orang tua. . .. . ....

dan yang membantu peserta didik untuk memahami konsep materi pembelajaran. 50% < X≤ 75% = 3. mutakhir. untuk mengidentifikasi materi 0 1 2 pembelajaran yang dianggap sulit.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Penilaian untuk Kompetensi 13: Penguasaan materi struktur konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu Skor Tidak Terpenuh Indikator Terpenuhi bukti ada sebagian i seluruhnya (Tidak terpenuhi 1. Guru melakukan pemetaan standar kompetensi ) dan kompetensi dasar untuk mata pelajaran yang diampunya.25%<X≤50%=2. Total skor untuk kompetensi 13 Skor maksimum kompetensi 13 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 13 (0%<X≤25%=1. melakukan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. dan memperkirakan alokasi waktu yang diperlukan. perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang berisi informasi 0 1 2 yang tepat. 3. 2. 75% < X≤ 100% = 4) 127 . Guru menyusun materi. Guru menyertakan informasi yang tepat dan 0 1 2 mutakhir di dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran.

Guru dapat memanfaatkan TIK dalam berkomunikasi dan pelaksanaan PKB. 3. dan aktif dalam melaksanakan PKB. penilaian pembelajaran dan tindak lanjutnya. 6. Guru melakukan evaluasi diri secara spesifik. Guru melakukan penelitian. mengikuti kegiatan ilmiah (misalnya seminar. lengkap. 4.25%<X≤50%=2. catatan masukan dari kolega atau hasil penilaian proses pembelajaran sebagai bukti yang menggambarkan kinerjanya. 50% < X≤ 75% = 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 14 : Mengembangkan keprofesian melalui tindakan reflektif Skor Indikator 1. 2. konferensi). mengembangkan karya inovasi. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 0 1 1 2 2 128 . dan didukung dengan contoh pengalaman diri sendiri. Total skor untuk kompetensi 14 Skor maksimum kompetensi 14 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 12) × 100% Nilai untuk kompetensi 14 (0%<X≤25%=1. 5. Guru dapat mengaplikasikan pengalaman PKB dalam perencanaan. Guru memiliki jurnal pembelajaran. pelaksanaan. Guru memanfaatkan bukti gambaran kinerjanya untuk mengembangkan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran selanjutnya dalam program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB).

C.Lampiran 14. 129 . Bagian Isi  Uraian rinci dari tujuan pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB)  Pernyataan isi materi yang disajikan dalam kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan serta uraian kesesuaian dengan peningkatan keprofesiannya. Sistematika Pelaporan Pengembangan Diri JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI A.  Dampak terhadap pengalaman pengembangan keprofesian berkelanjutan terhadap diri sendiri dalam peningkatan mutu pengembangan keprofesian berkelanjutan dan riwayatnya. lama penyelenggaraan pengembangan keprofesian berkelanjutan  Penyelenggaraan pengembangan keprofesian berkelanjutan B.  Tindak lanjut yang akan atau telah dilaksanakan berkaitan dengan pengembangan diri berdasarkan hasil dari pengembangan keprofesian berkelanjutan. penyelenggaraan kegiatan  Tujuan mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan. Penutup Lampiran-lampiran :  Fotocopy sertifikat/surat keterangan  Surat penugasan  Dan lain-lain. Bagian Pendahuluan  Latar Belakang mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan  Keterangan waktu pelaksanaan.

Tujuan BAB II LANDASAN TEORI/TINJAUAN PUSTAKA BAB III METODOLOGI PENELITIAN (BILA MELAKUKAN PENELITIAN) BAB IV PEMBAHASAN BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Lampiran-Lampiran Catatan : Sistematika tersebut merupakan alternatif yang dapat digunakan.Lampiran 15 Sistematika Penulisan Karya Tulis Ilmiah JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN A. Rumusan Masalah C. Penyesuaian dapat dibuat menurut jenis-jenis penelitian misalnya : penelitian pengembangan. observasi partisipatoris dan lain-lain. penelitian tindakan. Latar Belakang dan Identifikasi Masalah B. 130 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful