Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

PEDOMAN PELAKSANAAN PEMILIHAN GURU BERPRESTASI PENDIDIKAN DASAR TINGKAT NASIONAL TAHUN 2013

DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN PENDIDIKAN DASAR DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2013

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

1

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

KATA PENGANTAR Pemilihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Pendidikan Dasar (Dikdas) Berprestasi tahun 2013 merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah yang diberikan kepada guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah atas prestasi dan dedikasi yang luar biasa di bidang pendidikan. Kegiatan ini diselenggarakan sejak tahun 2011 hingga sekarang dirasakan bermanfaat, karena selain menghargai prestasi yang luar biasa pendidik dan tenaga kependidikan juga untuk meningkatkan profesionalisme dalam melaksanakan tugasnya mewujudkan pendidikan yang bermutu. Untuk menentukan PTK Dikdas berprestasi dilakukan penilaian: portofolio, tes tertulis akademik, tes tertulis penguasaan kompetensi, dan wawancara. Pemilihan PTK Dikdas berprestasi ini dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel, sehingga guru yang terpilih benar-benar merupakan sosok guru yang profesional. Oleh karena itu untuk melakukan pelaksanaan penilaian disusun pedoman pelaksanaan penilaian pemilihan guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. Dalam rangka memberikan penghargaan terhadap prestasi dan dedikasi yang tinggi yang dicapai oleh guru dalam melaksanakan tugas profesionalnya, maka diselenggarakan pemilihan guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. Pedoman ini merupakan pegangan bagi panitia dan peserta pemilihan guru berprestasi tahun 2013 dari tingkat sekolah sampai tingkat nasional. Mudah-mudahan usaha mulia kita bersama ini senantiasa mendapat ridho dari Tuhan Yang Maha Esa. Jakarta, Maret 2013 Direktur Pembinaan PTK Pendidikan Dasar,

Sumarna Surapranata, Ph.D. NIP. 19590801 198503 1 002
ii

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ......................................................................................................... ii DAFTAR ISI ....................................................................................................................... iii BAB I PENDAHULUAN .................................................................................................... 1 A. B. C. D. E. A. B. C. Latar belakang ........................................................................................................... 1 Dasar Hukum ............................................................................................................. 2 Tujuan ........................................................................................................................ 2 Manfaat ...................................................................................................................... 3 Hasil yang Diharapkan .............................................................................................. 3 Pengertian .................................................................................................................. 4 Sifat ............................................................................................................................ 5 Peserta ........................................................................................................................ 5

BAB II PENGERTIAN, SIFAT, PESERTA, DAN PERSYARATAN PESERTA........ 4

D. Persyaratan Peserta ....................................................................................................... 6 BAB III ORGANISASI PENYELENGGARAAN, KEPANITIAAN, SERTA PEMBIAYAAN.................................................................................................................... 9 A. B. C. D. A. B. C. Organisasi Penyelenggaraan ...................................................................................... 9 Kepanitiaan .............................................................................................................. 10 Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Guru Berprestasi ........................................... 19 Pembiayaan .............................................................................................................. 19 Aspek Yang Dinilai ................................................................................................. 20 Penilaian .................................................................................................................. 22 Aspek Penilaian ....................................................................................................... 24

BAB IV PENILAIAN ..................................................................................................... 20

BAB V PENUTUP ............................................................................................................. 26 Lampiran-Lampiran

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

iii

pelaksanaannya dirasakan masih dapat dioptimalkan. produktif. tingkat kecamatan untuk SD/MI. tingkat kabupaten/kota. penghargaan kepada guru berprestasi mengalami penguatan. mengajar. Pasal 36 ayat (1) mengamanatkan bahwa ”Guru yang berprestasi. tingkat kecamatan. Era globalisasi menuntut SDM yang bermutu tinggi dan siap berkompetisi. organisasi profesi. tetapi juga harus memiliki kepribadian yang dapat diandalkan sehingga menjadi sosok panutan bagi siswa. mengarahkan. Untuk melaksanakan tugasnya secara profesional. Pertama. loyalitas dan profesionalisme guru. Dengan ditetapkannya Undang-Undang dimaksud. maka kedudukan dan peran guru semakin bermakna strategis dalam mempersiapkan SDM yang berkualitas dalam menghadapi era global. Selaras dengan kebijaksanaan pembangunan yang meletakkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas pembangunan nasional. pemerintah daerah. seorang guru tidak hanya memiliki kemampuan teknis edukatif. Pemilihan guru berprestasi dimaksudkan antara lain untuk mendorong motivasi. tingkat provinsi. yang diharapkan akan berpengaruh positif pada kinerja dan prestasi kerjanya pada era globali ini. Penyelenggaraan pemilihan guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs) dilaksanakan secara bertingkat. maupun internasional. regional. Pemerintah memberikan perhatian yang sungguh-sungguh untuk memberdayakan guru.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB I PENDAHULUAN A. penghargaan dapat diberikan pada tingkat sekolah. melatih. tingkat provinsi sampai pada tingkat nasional. dan/atau bertugas di daerah khusus berhak memperoleh penghargaan”. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 1 . dedikasi. menilai. Kedua. Secara umum pelaksanaan pemilihan guru berprestasi telah berjalan dengan lancar sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. penghargaan dapat diberikan oleh pemerintah. dan/atau satuan pendidikan. Latar belakang Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. dan kompetitif. Undang-Undang No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. terutama bagi mereka yang berprestasi. dimana hal itu diberikan atas dasar jenis dan jenjang tertentu. keluarga maupun masyarakat. tingkat kabupaten/kota. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. baik pada tataran nasional. Prestasi kerja tersebut akan terlihat dari kualitas lulusan satuan pendidikan sebagai SDM yang berkualitas. mulai dari tingkat sekolah. nasional. berdedikasi luar biasa. dan pendidikan menengah. membimbing. masyarakat. khususnya pada aspek-aspek yang dinilai. sehingga perlu dilakukan penyempurnaan sistem penyelenggaraannya. pendidikan dasar. Namun demikian.

Mengangkat guru sebagai profesi terhormat. Tanda Jasa. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 84/P Tahun 2009 tentang Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.666302/2013 tanggal 05 Desember 2012. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 1 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional. 3. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Pendidikan. Membangun komitmen mutu guru dalam kerangka peningkatan mutu pembelajaran menuju standar nasional pendidikan. Tujuan 1. 8. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No 16 tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. serta terlindungi. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Meningkatkan kompetisi yang sehat melalui pemberian penghargaan di bidang pendidikan. 3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. 6. dan Fungsi Kementerian Negara Serta Susunan Organisasi. Tugas.03. 5. 4. C. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. 4. dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara. Meningkatkan motivasi dan profesionalisme guru dalam pelaksanaan tugas profesionalnya.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 B. Dasar Hukum 1. dan Gelar Kehormatan. Tugas. 11. dan bermartabat. 12. mulia. 2.1. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 2 . 9. 10. 2. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 2010 tentang perubahan Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan. Daftar isian pelaksanaan Direktorat Pembinaan Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar Tahun Anggaran 2013 Nomor DIPA023. Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Undang-Undang No 20 tahun 2009 tentang Gelar. 7.

E. 2. untuk mencapai tujuan pendidikan nasional yang berkualitas.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 D. 4. dedikasi. mulai dari tingkat sekolah. Menumbuhkan kreatifitas dan inovasi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. provinsi. Meningkatnya mutu guru jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs). kecamatan. dan nasional. citra. Memotivasi guru untuk meningkatkan kinerja. Memupuk rasa persatuan dan kesatuan bangsa melalui jalur pendidikan. 5. disiplin. Meningkatkan harkat. kabupaten/kota. Manfaat 1. Menjalin interaksi antarpeserta untuk saling tukar pengalaman dalam mendidik siswa. martabat. dan profesionalisme guru. 3. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 3 . 2. dan loyalitas untuk kepentingan masa depan bangsa dan negara. Hasil yang Diharapkan 1. Terpilihnya guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs).

dan karsa. menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat. dan berakhlak mulia. sosial. 6. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. Karya seni adalah suatu proses kreatif dalam bidang kesenian yang dilandasi oleh pengamatan dan penghayatan dengan melibatkan cita. stabil. dan profesional yang melampaui standar nasional. 1.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB II PENGERTIAN. Kompetensi kepribadian tercermin dari kemampuan personal. SIFAT. kepribadian. seni tari. seni teater. Inovasi dalam pembelajaran atau bimbingan adalah serangkaian kegiatan pengembangan dan perbaikan pembelajaran yang mencakup antara lain penggunaan metode/cara/media/sumber yang inovatif dan melebihi standar Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 4 . 5. seni keramik. menilai. Karya sastra adalah suatu bentuk dan hasil pekerjaan seni kreatif yang objeknya adalah manusia dan kehidupannya dengan menggunakan bahasa sebagai mediumnya. arif. dan berwibawa. Guru berprestasi adalah guru yang memiliki kinerja dan kompetensi pedagogik. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. seni patung. Kompetensi pedagogik tercermin dari tingkat pemahaman terhadap peserta didik. Kompetensi sosial tercermin dari kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. dewasa. berupa kepribadian yang mantap. dan masyarakat sekitar. serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya. d. pendidikan dasar. 2. antara lain berupa hasil seni lukis. sesama pendidik. membimbing. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. dan seni kriya. Karya/Prestasi: a. Kompetensi profesional tercermin dari tingkat penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. evaluasi hasil belajar. murah dan sederhana. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. PESERTA. tenaga kependidikan. Teknologi tepat guna adalah teknologi yang menggunakan sumber daya yang ada untuk memecahkan masalah yang dihadapi/ada secara berdaya guna dan berhasil guna atau untuk pelaksanaan tugas sehari-hari menjadi lebih mudah. orangtua/wali peserta didik. b. rasa. mengarahkan. seni pedalangan. c. seni musik. Pengertian Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. seni grafis. 3. 4. melatih. mengajar. seni karawitan. dan pendidikan menengah. DAN PERSYARATAN PESERTA A.

Sifat 1. yang selanjutnya disebut kelompok guru tingkat satuan pendidikan SD/MI. dan memenuhi standar penilaian yang ditetapkan. B. kecamatan. Penulisan buku/essay di bidang pendidikan adalah suatu karangan ilmiah di bidang pendidikan berdasarkan buah pemikiran/ulasan dari penulis. C. 7. Pemilihan guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi bersifat kompetitif. sebagai suatu sistem yang meliputi masukan. Guru sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah. b. baik secara akademik maupun administratif. kabupaten/kota. Portofolio adalah sekumpulan informasi pribadi yang merupakan catatan dan dokumentasi atas pencapaian prestasi seseorang dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya. tidak diskriminatif. c. a. Pemilihan guru berprestasi dilaksanakan secara objektif. dan hasil penilaian. Transparan mengacu kepada proses yang memberikan peluang kepada semua pemangku kepentingan untuk memperoleh akses informasi tentang penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 5 . baik di tingkat sekolah. proses. g. Prestasi olahraga adalah capaian atas keahlian atau keterampilan di bidang olahraga yang memberikan kebanggaan nasional atau memperlihatkan kemampuan untuk meningkatkan penghayatan dan prestasi olahraga dan memperlihatkan kemampuan untuk membangun salah satu sistem olahraga atau menciptakan model dan strategi pembelajaran atau pelatihan suatu cabang olahraga yang dapat meningkatkan prestasi anak didik/atlet. bukan berdasarkan pemerataan. e. Peserta 1. provinsi. Akuntabel merupakan proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan yang dapat dipertanggungjawabkan kepada semua pemangku kepentingan pendidikan. f. Objektif mengacu kepada proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan. Masing-masing guru yang memenuhi persyaratan berhak mengikuti program ini. Pengembangan keprofesian berkelanjutan adalah pengembangan kompetensi guru yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan secara bertahap dan berkelanjutan. transparan.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 kompetensi yang dipersyaratkan dalam proses pembelajaran atau bimbingan menjadi efektif dan efisien. 2. maupun tingkat nasional dilaksanakan secara impartial. untuk meningkatkan profesionalitasnya. dan akuntabel.

menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat. 4) penciptaan karya seni. terdiri dari persyaratan akademik dan persyaratan administratif. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 6 . Guru sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah. serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya. 3) penulisan buku teks pelajaran. Guru unggul/mumpuni dilihat dari kompetensi pedagogik. sosial. 5) pembuatan/modifikasi alat pelajaran (peraga). tenaga kependidikan. yang selanjutnya disebut kelompok guru tingkat satuan pendidikan SMP/MTs. c. stabil.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 2. dan berakhlak mulia. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. berupa kepribadian yang mantap. b. pendidik. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. dan 8) pengembangan diri melalui diklat fungsional/kegiatan kelompok kerja. 1) Kompetensi pedagogik tercermin dari tingkat pemahaman terhadap peserta didik. orangtua/wali peserta didik. dan berwibawa. dan buku pedoman guru. 4) Kompetensi profesional tercermin dari tingkat penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. d. D. buku pengayaan. dewasa. arif. dan masyarakat sekitar. Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif melalui bimbingan langsung kepada peserta didik hingga mencapai prestasi di bidang intrakurikuler dan/atau ekstrakurikuler. Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif dalam pengembangan keprofesian berkelanjutan. Memiliki kualifikasi akademik minimal sarjana (S1) atau diploma empat (DIV). 7) karya atau prestasi di bidang olahraga. 3) Kompetensi sosial tercermin dari kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. 6) publikasi ilmiah atas hasil penelitian atau gagasan inovatif. 2) Kompetensi kepribadian tercermin dari kemampuan personal. Persyaratan Akademik a. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. 1. antara lain melalui: 1) pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. kepribadian. 2) penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. dan profesional. Persyaratan Peserta Persyaratan peserta Pemilihan Guru Berprestasi mulai dari tingkat sekolah sampai dengan tingkat nasional. Subkompetensi masing-masing kompetensi disajikan pada bagian penilaian. evaluasi hasil belajar.

4) Guru SD/MI dan SMP/MTs yang meraih peringkat I di tingkat provinsi yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat nasional. d. II. j. 7 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 . Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi Peringkat I. sedangkan guru SMP/MTs yang meraih peringkat I tingkat sekolah akan mengikuti pemilihan guru berprestasi ditingkat kabupaten/kota. dan III tingkat nasional tidak diperkenankan mengikuti program ini. 3) Guru SD/MI dan SMP/MTs yang meraih peringkat I di tingkat kabupaten/kota yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 2. Aktif melaksanakan proses pembelajaran/bimbingan dan konseling yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah. Melampirkan bukti partisipasi dalam kemasyarakatan berupa surat keterangan atau bukti fisik berupa rekomendasi dari penanggung jawab organisasi kemasyarakatan yang disyahkan oleh kepala sekolah. Mempunyai masa kerja sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun sebagai guru secara terus-menerus sampai saat diajukan sebagai calon peserta. g. yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat kabupaten/kota. Guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) atau bukan PNS serta tidak sedang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam proses pengangkatan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam transisi alih tugas ke unit kerja lainnya. h. dan Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota untuk MI dan MTs. Belum pernah dikenai hukuman disiplin atau tidak dalam proses pemeriksaan pelanggaran disiplin yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah yang diketahui oleh Kepala UPTD untuk SD. Melaksanakan beban mengajar sekurang-kurangnya 24 jam tatap muka per minggu yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah. Kepala Dinas Pendidikan kabupaten/kota untuk SMP. c. e. b. Melampirkan penilaian pelaksanaan pembelajaran dan kinerja guru yang dilakukan oleh kepala sekolah dan pengawas sekolah (format terlampir dalam dokumen portofolio). Melampirkan portofolio (format terlampir). Melampirkan bukti prestasi yang dicapai dalam bentuk laporan tertulis (evaluasi diri) yang disyahkan oleh kepala sekolah dan dilampirkan rekomendasi dari dewan guru atau komite sekolah bahwa guru yang bersangkutan adalah guru berprestasi melebihi guru lain. Persyaratan Administratif a. yang dibuktikan dengan SK CPNS atau SK Pengangkatan dari yayasan/pengelola bagi guru bukan PNS. i. f. bagi: 1) Guru SD/MI yang meraih peringkat I di sekolah yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan. 2) Guru SD/MI yang meraih peringkat I di tingkat kecamatan.

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 k. provinsi dan nasional dapat mengikuti program ini setelah 5 tahun. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 8 . dan III tingkat kabupaten/kota. II. Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi Peringkat I.

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

BAB III ORGANISASI PENYELENGGARAAN, KEPANITIAAN, SERTA PEMBIAYAAN A. Organisasi Penyelenggaraan Mekanisme penyelenggaraan program pemilihan guru berprestasi dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, dan tingkat nasional. Penjelasan mekanisme penyelenggaraan disajikan`pada bagan berikut. 1) Mekanisme Penyelenggaraan Guru Berprestasi Tingkat SD/MI
Waktu
SK Penetapan

Tingkat
Pemilihan Gupres Tingkat Nasional

Panitia
 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

15-22 Agustus 2013

Mendikbud

Peringkat I, II, & III SD/MI

Minggu II Juni 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Provinsi

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Gubernur

Peringkat I SD/MI

Minggu II Mei 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kab/Kota

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Bupati/Walikota

Peringkat I SD/MI

Minggu IV April 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kecamatan

 

Seleksi Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen SD

Peringkat I, II & III Camat/Kacabdin/ UPTD Kec.

Peringkat I SD/MI

Awal April 2013 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Sekolah

 

Seleksi Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen

Peringkat I, II & III Kepala Sekolah

Peringkat I, SD/MI

Gambar 1: Mekanisme Penyelenggaraan

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

9

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

2) Mekanisme Penyelenggaraan Guru Berprestasi Tingkat SMP/MTs Peringkat I, II & III

Waktu

Tingkat

Panitia

SK Penetapan

15-22 Agustus 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Nasional

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Mendikbud

Peringkat I, II, & III SMP/MTs

Minggu II Juni 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Provinsi

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Gubernur

Peringkat I SMP/MTs

Minggu II Mei 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kab/Kota

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Bupati/ Walikota

Peringkat I SMP/MTs

Awal April 2013 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Sekolah

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen

Peringkat I, II & III Kepala Sekolah

Peringkat I SMP/MTs

Gambar 2: Mekanisme Penyelenggaraan

B. Kepanitiaan 1. Kepanitiaan di Tingkat Sekolah Kepanitiaan di tingkat sekolah terdiri dari: Ketua : Kepala Sekolah; Sekretaris : Unsur Komite Sekolah; Anggota : Komite Sekolah dan Guru Senior (terdiri dari lima orang anggota). Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK Kepala Sekolah. a. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi. 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat sekolah. 3) Mengusulkan kepada kepala sekolah untuk menetapkan guru berprestasi di tingkat sekolah. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I di tingkat sekolah sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat kecamatan untuk SD/MI dan tingkat kabupaten/kota untuk guru SMP/MTs, (beserta berita acara pelaksanaan seleksi).
Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

10

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

b. Prosedur Penilaian 1) Panitia menerima, mengagendakan dan memeriksa kelengkapan persyaratan guru yang akan mengikuti seleksi guru berprestasi dan mengatur waktu serta agenda pelaksanaan penilaian. 2) Panitia melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Penilaian Portofolio (1) Menilai dokumen portofolio 5 (lima) tahun terakhir yang terkait dengan kinerja guru, bio data, dan pengembangan keprofesionalan berkelanjutan/continuous professional development (PKB/CPD), dan lain-lain. (2) Nilai portofolio dengan bobot 40%.
b) Presentasi dan Wawancara

Setiap peserta wajib: (1) menyusun esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri dengan tema “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian, menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. (2) mempresentasikan dan melakukan tanya jawab secara pleno, dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit, dan waktu tanya jawab 20 menit. Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint.
c) Penilaian Portofolio

(1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri dengan tema “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian, menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno, dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit, dan waktu tanya jawab 20 menit. Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint. (3) Nilai portofolio dengan bobot 40%.
d) Presentasi dan Wawancara

(1) Selanjutnya dilakukan presentasi dan wawancara yang bertujuan menggali kinerja dan kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. (2) Wawancara dilakukan dalam waktu 20 menit untuk setiap peserta. Wawancara dimaksudkan untuk menilai kompetensi guru berdasarkan hasil observasi kinerja guru selama bertugas di sekolah yang bersangkutan.
Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

11

sosial. Penghargaan Guru berprestasi Peringkat I. Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK camat. Peringkat nilai total dipakai dalam penentuan peringkat guru berprestasi tingkat sekolah. kepribadian. Pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat sekolah dilaksanakan pada awal April 2013. dan profesional. II. Kepanitiaan di Tingkat Kecamatan (UPTD) Kepanitiaan di Tingkat Kecamatan terdiri dari: Ketua : Kepala UPTD dinas pendidikan kecamatan. unsur komite sekolah. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 12 . 2. II. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat kecamatan. (beserta berita acara pelaksanaan seleksi).Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah rerata dari nilai seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 60%. III tingkat sekolah ditetapkan dengan Surat Keputusan Kepala Sekolah. dan III tingkat sekolah kepada kepala sekolah untuk ditetapkan dengan SK kepala sekolah. Anggota : Unsur dari UPTD dinas pendidikan kecamatan. II. Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. a. Sekretaris : Ketua KKKS kecamatan. 2) Guru berprestasi Peringkat I. c. dan ke panitia pemilihan tingkat kabupaten/kota untuk guru SMP/MTs. Nilai total adalah perjumlahan dari nilai presentasi dan nilai wawancara. atau Kepala UPTD dinas kecamatan. Membuat berita acara pelaksanaan penilaian presentasi dan wawancara tentang kompetensi pedagogik. Prosedur Pengajuan 1) Panitia mengusulkan guru berprestasi peringkat I. d. III tingkat sekolah diberi piagam penghargaan yang ditandatangani oleh kepala sekolah. 3) Panitian pemilihan tingkat sekolah mengirimkan nama guru berprestasi peringkat I disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio kepada panitia pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan untuk guru SD/MI.

Wawancara dimaksudkan untuk menilai kompetensi guru berdasarkan hasil observasi kinerja guru selama bertugas di sekolah yang bersangkutan. sosial. Nilia total adalah penjumlahan dari nilai portofolio dan presentasi dan nilai wawancara. kepribadian. Nilai total digunakan untuk menentukan peringkat guru berprestasi tingkat kecamatan. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. III SD/MI di tingkat kecamatan.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 3) Mengusulkan kepada camat untuk menetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. dan profesional. b. dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. 13 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 . (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I tingkat kecamatan sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat kabupaten/kota (beserta berita acara pelaksanaan seleksi). II. Prosedur Penilaian 1) Menerima. (3) Nilai portofolio dengan bobot 40%. Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint. dan waktu tanya jawab 20 menit. sosial. 2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Penilaian Portofolio (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri yang berjudul “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. Berdasarkan hasil penilaian dokumen dan presentasi dan wawancara ketua panitia tingkat kecamatan membuat : (a) berita acara pelaksanaan penilaian presentasi dan wawancara tentang kompetensi pedagogik. b) Presentasi dan Wawancara (1) Selanjutnya dilakukan presentasi dan wawancara yang bertujuan menggali kinerja dan kompetensi pedagogik. (2) Wawancara dilakukan dalam waktu 20 menit untuk setiap peserta. dan profesional. kepribadian. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah rerata dari nilai seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 60%. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat kecamatan.

dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. Kegiatan dilaksanakan minggu IV April 2013 Piagam Penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi. b. 3) Mengusulkan kepada Bupati/Walikota untuk ditetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. disiapkan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota. dan III tingkat kecamatan diberi hadiah dan piagam penghargaan yang ditandatangani oleh camat. Sekretaris : Ketua MKKPS Kabupaten/Kota. dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK). II. Materi tes tertulis. 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat kabupaten/ kota. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 14 . Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK bupati/wali kota atau kepala dinas pendidikan kabupaten/kota atas nama bupati/wali kota.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (b) pelaksanaan penilaian Guru SD/MI berprestasi peringkat I. 3. Unsur Dewan Pendidikan. dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag). a. III SD/MI dan SMP/MTs di tingkat kabupaten/kota. Prosedur Penilaian 1) Menerima. PGRI. Anggota : Unsur dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I SD/MI dan SMP/MTs tingkat Kabupaten/kota sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat provinsi (beserta berita acara pelaksanaan seleksi). II. mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat kabupaten/kota. 2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional. Kepanitiaan di Tingkat Kabupaten/Kota Kepanitiaan di Tingkat Kabupaten/Kota terdiri dari: Ketua : Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.

Dewan Pendidikan. (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. dan waktu tanya jawab 20 menit. b) Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri yang berjudul “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %. Penitia tingkat kabupaten/kota membuat: 1) berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi Peringkat I. Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint. dan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 15 . c) Penilaian Portofolio (1) Penilaian berikutnya didasarkan atas penilaian dokumen portofolio. 2) Melaporkan hasil penilaian guru berprestasi Peringkat I. Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4. (2) Nilai portofolio berbobot 30%. dan III kepada bupati/wali kota dan mengirimkan juara I baik SD/MI maupun SMP/Mts ke panitia tingkat provinsi. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit.i dan nilai portofolio peringkat nilai total dipakai dalam penentuan peringkat guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi tingkat kabupaten/kota. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. 4. dan III tingkat kabupaten/kota. Nilai total adalah perjumlahan dari nilai tes tertulis. 3) Memberikan hadiah dan atau Piagam Penghargaan yang ditandatangani oleh bupati/wali kota. II. Kepanitiaan di Tingkat Provinsi Kepanitiaan di Tingkat provinsi terdiri dari: Ketua Sekretariat Anggota : Kepala Dinas Pendidikan Provinsi : Ketua MKKS/MKKPS Provinsi : Unsur dari Dinas Pendidikan Provinsi.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35%. nilai presentas. II.

dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK). Ka. SUBDIT PTK SD Gedung C Lt. Ka. Prosedur Penilaian 1) Menerima. Senayan. Jalan Jenderal Sudirman. a. 18 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta 10270 Telepon/Fax (021) 57851860 b. (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35%. 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat Provinsi. 2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional. mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat provinsi. SUBDIT PTK SMP/MTs Gedung C Lt. Materi tes tertulis. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 16 . b) Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan hasil karya ilmiahnya.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK gubernur atau kepala dinas pendidikan provinsi atas nama gubernur. 18 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Senayan. disiapkan oleh dinas pendidikan provinsi. dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. 57853741 (b) PTK SMP/MTs Direktur Pembinaan PTK Dikdas Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Up. (a) PTK SD/MI Direktur Pembinaan PTK Dikdas Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Up. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I SD/MI dan SMP/MTs tingkat Provinsi sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat Nasional (beserta berita acara pelaksanaan seleksi) dengan alamat sebagai berikut. Jalan Jenderal Sudirman. III SD/MI dan SMP/MTs di tingkat Provinsi. 3) Mengusulkan kepada gubernur untuk ditetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. Jakarta 10270 Telepon/Fax (021) 57851921. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat penilaian guru berprestasi. II.

II. untuk penentuan peringkat guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi tingkat provinsi. serta nilai portofolio. 4) Kementerian Agama. PPPPTK dan LPMP. c) Penilaian Portofolio (1) Penilaian berikutnya didasarkan atas penilaian dokumen portofolio. nilai presentasi dan wawawncara. 5) Badan Pengembangan SDMP dan PMP. 3) Direktorat Jenderal PAUDNI. 2) Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. 2) Melaporkan hasil penilaian guru berprestasi Peringkat I. 5) Mengusulkan guru berprestasi Peringkat I. II. dan waktu tanya jawab 20 menit. 4) Menyeleksi peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. dan III tingkat provinsi. 3) Memberikan hadiah dan atau Piagam Penghargaan yang ditandatangani oleh gubernur.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. (2) Nilai portofolio berbobot 30%. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 17 . Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. 7) Perguruan Tinggi. 2) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi. 5. dan III Tingkat Nasional kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat penilaian guru berprestasi tingkat nasional. Unsur kepanitiaan tingkat nasional terdiri dari: 1) Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. 3) Mengkoordinasikan peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional untuk mengikuti acara kegiatan pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. Kepanitiaan Tingkat Nasional a. II. Nilai total adalah perjumlahan dari nilai tes tertulis. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %. dan III kepada gubernur dan mengirimkan juara I baik SD/MI maupun SMP/Mts ke panitia tingkat pusat. 6) Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud. Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4. Panitia Provinsi membuat: 1) berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi Peringkat I. Asosiasi guru. b.

(3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %. a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional. dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat provinsi. dan waktu tanya jawab 20 menit. Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan hasil karya ilmiahnya (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. Penilaian Portofolio (1) Penilaian portofolio didasarkan atas penilaian dokumen portofolio. dan III kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. b) c) d) Penghargaan Guru berprestasi peringkat I. 2) Panitia melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut. II.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 c. Tugas panitia tingkat nasional: 1) membuat berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi peringkat I. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. (2) Nilai portofolio berbobot 30%. dan wawancara. II dan III tingkat nasional diberi hadiah dan piagam penghargaan yang ditandatangani oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK). Prosedur Penilaian 1) Panitia menerima. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 18 . mengagendakan. Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint. serta nilai portofolio. dan III tingkat nasional. serta mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. dan [3] tes kepribadian (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35 %. 2) menyampaikan laporan hasil penilaian guru berprestasi peringkat I. Nilai total adalah penjumlahan dari nilai tes tertulis. II. Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4. nilai presentasi.

berikut disajikan rangkuman jadwal kegiatan pemilihan guru berprestasi untuk masing-masing tingkatan. Pembiayaan Biaya pemilihan guru berprestasi dibebankan pada anggaran yang relevan pada sekolah.  Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada Kecamatan peringatan puncak Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Guru Berprestasi Merujuk pada penjelasan di atas. provinsi dan nasional yang bersangkutan dan atau serta sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 C. D. kecamatan. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 19 .  Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada Sekolah peringatan puncak Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. TINGKAT KEGIATAN & WAKTU  Pemilihan guru berprestasi pada awal April 2013.  Pemilihan guru berprestasi pada minggu kedua Mei 2013. kabupaten/kota.  Pemilihan guru berprestasi pada minggu keempat April 2013.  Pemilihan guru berprestasi pada 15-22 Agustus 2013. Kabupaten/kota Provinsi Nasional  Pemilihan guru berprestasi pada minggu kedua Juni 2013.

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 20 . dan (b) memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan berbagai potensi nonakademik. (b) memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip-prinsip kepribadian. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. 1. 4) Subkompetensi merancang dan melaksanakan evaluasi pembelajaran memiliki indikator esensial: (a) merancang dan melaksanakan evaluasi (assessment) proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan berbagai metode. Kompetensi Pedagogik Kompetensi pedagogik meliputi pemahaman terhadap peserta didik. serta (d) menyusun rancangan pembelajaran berdasarkan strategi yang dipilih. termasuk memahami landasan pendidikan untuk kepentingan pembelajaran. kepribadian. dan materi ajar. dan (c) memanfaatkan hasil penilaian pembelajaran untuk perbaikan kualitas program pembelajaran secara umum. 5) Subkompetensi mengembangkan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensinya. sosial. (2) hasil karya kreatif atau inovatif. evaluasi hasil belajar. dan (c) mengidentifikasi bekalajar awal peserta didik. kompetensi yang ingin dicapai. 2) Subkompetensi merancang pembelajaran.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB IV PENILAIAN A. 3) Subkompetensi melaksanakan pembelajaran memiliki indikator esensial: (a) menata latar (setting) pembelajaran. (c) menentukan strategi pembelajaran berdasarkan karakteristik peserta didik. dan (4) pengembangan diri. 1) Subkompetensi memahami peserta didik secara mendalam memiliki indikator esensial: (a) memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip-prinsip perkembangan kognitif. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya.(b) menganalisis hasil evaluasi proses dan hasil belajar untuk menentukan tingkat ketuntasan belajar (mastery learning). Subkompetensi ini memiliki indikator esensial: (a) memahami landasan kependidikan. dan (b) melaksanakan pembelajaran yang kondusif. Aspek Yang Dinilai Aspek yang dinilai dalam pemillihan guru berprestasi SD/MI dan SMP/MTs yaitu kinerja guru yang mencakup: (1) kompetensi pedagogik. memiliki indikator esensial: (a) memfasilitasi peserta didik untuk pengembangan berbagai potensi akademik. Kompetensi pedagogik terdiri dari subkompetensi sebagai berikut. (3) pembimbingan peserta didik. Kinerja Guru (menggunakan format lampiran 2) a. dan profesional. (b) menerapkan teori belajar dan pembelajaran.

arif. Kompetensi kepribadian meliputi subkompetensi sebagai berikut. jujur. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial berkomunikasi secara efektif dengan peserta didik. 5) Subkompetensi akhlak mulia dan dapat menjadi teladan memiliki indikator esensial: bertindak sesuai dengan norma religius (iman dan taqwa. sesama pendidik. stabil. serta penguasaan terhadap stuktur dan metodologi keilmuannya. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 21 . bangga sebagai guru. dan masyarakat sekitar. c. Kompetensi profesional meliputi subkompetisi sebagai berikut. Kompetensi Kepribadian Kompetensi kepribadian merupakan kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap. menjadi teladan bagi peserta didik. suka menolong). 1) Subkompetensi kepribadian yang mantap dan stabil memiliki indikator esensial: (a) bertindak sesuai dengan norma hukum. Kompetensi sosial meliputi subkompetensi sebagai berikut. dan berwibawa. d. 3) Subkompetensi kepribadian yang arif memiliki indikator esensial: menampilkan tindakan yang didasarkan pada kemanfaatan peserta didik. ikhlas. dan berakhlak mulia. 4) Subkompetensi kepribadian yang berwibawa memiliki indikator esensial: memiliki perilaku yang berpengaruh positif terhadap peserta didik dan memiliki perilaku yang disegani. dan masyarakat serta menunjukkan keterbukaan dalam berpikir dan bertindak. tenaga kependidikan.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 b. 1) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. dan (c) memiliki konsistensi dalam bertindak sesuai dengan norma. orangtua/wali peserta didik. Kompetensi Profesional Kompetensi profesional merupakan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. sekolah. 2) Subkompetensi kepribadian yang dewasa memiliki indikator esensial: menampilkan kemandirian dalam bertindak sebagai pendidik dan memiliki etos kerja sebagai guru. dewasa. (b) bertindak sesuai dengan norma sosial. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. 2) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan sesama pendidik dan tenaga kependidikan. 3) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan orang tua/wali peserta didik dan masyarakat sekitar. Kompetensi Sosial Kompetensi sosial merupakan kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. dan memiliki perilaku yang diteladani peserta didik.

b. Penilaian Penilaian guru berprestasi dilakukan: a. pembelajaran/tes kepribadian. tes tertulis. d. 2) Subkompetensi menguasai struktur dan metode keilmuan memiliki indikator esensial menguasai langkah-langkah penelitian dan kajian kritis untuk memperdalam pengetahuan/materi bidang studi. Hasil Karya Kreatif atau Inovatif Karya Kreatif atau Inovatif meliputi: a. e. wawancara. b. Pengembangan Diri Kegiatan pengembangan diri adalah kegiatan yang dilakukan guru untuk meningkatkan kompetensi dan keprofesiannya. Ekstrakurikuler. konsep dan metode keilmuan yang menaungi atau koheren dengan materi ajar. Pembimbingan Peserta Didik Bimbingan peserta didik meliputi kegiatan: a. atau e. B. penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. unjuk kerja (performansi). c. observasi. Intrakurikuler. 3. bidang olahraga. (c) memahami hubungan konsep antarmata pelajaran terkait.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 1) Subkompetensi menguasai substansi keilmuan yang terkait dengan bidang studi memiliki indikator esensial: (a) memahami materi ajar yang ada dalam kurikulum sekolah. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 22 . c. penulisan buku fiksi/nonfiksi di bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah. meliputi substansi akademik. portofolio. d. pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. (b) memahami struktur. dan (d) menerapkan konsep-konsep keilmuan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan tersebut dilakukan melalui pendidikan dan latihan fungsional/dan atau melalui kegiatan kolektif guru. wawasan kependidikan. penciptaan karya seni. 2. 4. b.

OB = Observasi Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa di setiap tingkat pemilihan guru berprestasi (sekolah. 2. WW= Wawancara 4. ASPEK KOMPETENSI PEDAGOGIK T T U K  W W            P F                   KEPRIBADIA N T T W W O B         T T KARYA KREATIF/INOVAT IF O B  O B  U K      W W P F      HASIL PEMBIMBINGAN PENGEMBANGAN DIRI TINGKAT PROFESIONAL T T U K         W W      P F      SOSIAL W W O B  U K  W W P F  O B U K W W      P F      1. kabupaten/kota. 23 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 . Matrik Penilaian NO . namun cara atau alat penilaian yang digunakan dapat saja berbeda di tiap tingkat. 3.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 Matrik penilaian untuk tiap tingkat dapat digambarkan sebagai berikut. provinsi dan nasional) mencakup semua aspek. TT = Tes tertulis 2. 4. PF = Portofolio (5 tahun terakhir) 5. 5. kecamatan. Sekolah Kecamatan Kabupaten/Ko ta Provinsi Nasional         Keterangan: 1. UK = Unjuk kerja 3.

dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui wawancara. Peserta tingkat nasional adalah guru berprestasi peringkat I tingkat provinsi semua kelompok guru SD/MI dan SMP/MTs. 3. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui unjuk kerja. Aspek yang dinilai di tingkat kecamatan meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. dan portofolio). dan profesional. Aspek yang dinilai meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. sosial. dan profesional. dan bukti fisik/surat keterangan partisipasi dalam kemasyarakatan. kepribadian. Aspek yang dinilai di tingkat kabupaten/kota meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. dan profesional. sosial. 4. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. dan portofolio). dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (wawancara. Hasil pelaksanaan tugas yang diajukan adalah hasil karya tulis yang diuji di tingkat kecamatan untuk SD/MI yang disahkan oleh kepala sekolah dan panitia pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. dan profesional. kepribadian. Hasil karya yang diajukan di tingkat kecamatan harus disahkan kepala sekolah dan direkomendasikan oleh BP3/Komite sekolah. sosial. dan portofolio). Bukti fisik kompetensi guru antara lain adalah karya tulis berisi tentang prestasi yang dicapai guru yang bersangkutan. tahap pertama adalah penilaian terhadap karya tulis tersebut dan tahap kedua adalah penilaian terhadap presentasi karya tulis. 5. pengawas sekolah dan siswa. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui tes tertulis. wawancara. Guru yang mengikuti pemilihan di tingkat kecamatan adalah guru SD/MI yang lulus dalam penilaian di tingkat sekolah dasar (guru berprestasi peringkat I tingkat satuan pendidikan SD). Penilaian di tingkat sekolah dilakukan untuk menentukan dan mengusulkan guru berprestasi ke kecamatan bagi guru SD/MI dan SMP/MTs. observasi. Peserta tingkat provinsi ini adalah guru berprestasi peringkat I tingkat kabupaten/kota untuk semua kelompok SD/MI dan SMP/MTs. Aspek yang dinilai di tingkat provinsi meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan sekolah mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. aspek-aspek yang dinilai pada tingkat nasional meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan sekolah mencakup: (a) penilaian Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 24 . teman sejawat. Selain itu juga dilakukan penilaian visi dan misi guru terhadap peningkatan mutu pendidikan.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 C. Guru yang diusulkan oleh sekolah adalah guru yang memenuhi persyaratan administrasi dan akademik. kepribadian. Untuk SMP/MTs hasil karya tulis yang diuji adalah di tingkat sekolah dan disahkan oleh kepala sekolah. dan portofolio). wawancara. sosial. Guru yang mengikuti pemilihan di tingkat kabupaten/kota adalah guru berprestasi peringkat I SD/MI tingkat kecamatan dan guru berprestasi peringkat I SMP/MTs tingkat sekolah. Aspek Penilaian 1. Pada penilaian awal guru dinilai oleh Tim Penilai Tingkat Sekolah masing-masing yang terdiri dari kepala sekolah. Hasil karya yang diajukan harus hasil karya yang diajukan di tingkat sebelumnya (tingkat kabupaten/kota) dan disahkan oleh panitia pemilihan. kepribadian. Penilaian karya tulis melalui dua tahap. 2. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. dan bukti fisik/surat keterangan partisipasi dalam kemasyarakatan.

Hasil karya yang diajukan adalah hasil karya yang diajukan di tingkat sebelumnya (tingkat provinsi) dan disahkan oleh panitia pemilihan. sosial. dan portofolio). dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui tes tertulis.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 kompetensi pedagogik. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 25 . observasi. dan profesional. kepribadian. unjuk kerja/wawancara. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif.

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB V PENUTUP Kegiatan pemilihan guru berprestasi jenjang SD/Mi dan SMP/MTs merupakan agenda tahunan. dimulai dari tingkat sekolah sampai dengan tingkat nasional. terutama bagi mereka yang berprestasi. 3. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. yang diharapkan akan berpengaruh positif pada kinerja dan prestasi kerjanya. dan 4. Program ini merupakan wujud nyata Pemerintah memberikan perhatian yang sungguhsungguh dalam memberdayakan guru. Mudah-mudahan pedoman ini dapat menjadi acuan bagi semua pihak yang berkepentingan dengan pemilihan guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs).. Kegiatan pemilihan guru berprestasi ini diharapkan dapat mendorong peningkatkan pengembangan karir dan kompetensi guru sebagai agen pembelajaran. 2. dedikasi. sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang No. uan penilaian dalam pemilihan guru berprestasi disajikel 1. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 26 . Pemilihan guru berprestasi dilakukan dengan maksud untuk mendorong dan memotivasi. loyalitas dan profesionalisme guru.

atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan spiritual. atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis. Menguasai 1. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah. moral.2 Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. emosional. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 1 Aspek Penilaian Guru Berprestasi Guru SD/MI dan SMP/MTs NO. Wawancara panitia kecamatan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Kompetensi Pedagogik 1. sosialkultural. atau Format Penilaian Portofolio 27 . Wawancara. Pedoman sekolah. spiritual. panitia kecamatan. panitia kecamatan. dan latar intelektual. panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 1. dengan aspek fisik. sosial. intelektual. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Wawancara.1 Menjelaskan karakteristik karakteristik peserta peserta didik dari didik yang berkaitan aspek fisik. panitia kabupaten/kot a. Tes Tertulis. moral. belakang sosialbudaya. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. Tes Tertulis. atau Portofolio 1. emosional. panitia provinsi. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. Wawancara.3 Mengidentifikasi bekalajar awal peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. Pedoman Wawancara.

panitia kabupaten/kot a.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Tes Tertulis. pendekatan Portofolio pembelajaran tematis (khusus kelas 1. panitia provinsi. 2. Format Penilaian Portofolio 28 . Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional 2. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. panitia provinsi. Pedoman Observasi Panitia tingkat sekolah. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik.1 Menjelaskan berbagai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu. Wawancara. dan teknik Unjuk Kerja pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu. panitia kecamatan. pendekatan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.2 Menerapkan berbagai Wawancara. panitia kecamatan. strategi. panitia provinsi. Observasi/ metode.4 Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional 2. Wawancara panitia kecamatan. Panitia tingkat sekolah. atau panitia tingkat nasional Pedoman Wawancara. 2. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 1.3 Menerapkan Wawancara. 2. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. dan 3 SD/MI). panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. Pedoman sekolah.

atau Format Penilaian Portofolio 3. panitia provinsi. Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah. Pedoman Wawancara. atau Portofolio 3. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Tes Tertulis. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis. Wawancara panitia kecamatan.3 Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu. Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Wawancara. panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. atau panitia tingkat nasional 3. 3. Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. Pedoman Observasi.1 Menjelaskan prinsipprinsip pengembangan kurikulum. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Wawancara. Pedoman sekolah. panitia kabupaten/kot a.2 Menentukan tujuan pembelajaran yang diampu. Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 29 .4 Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran. panitia kabupaten/kot a. Wawancara ALAT PENILAIAN PENILAI 3. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara.

atau Format Penilaian Portofolio 4. panitia kabupaten/kot a. Tes Tertulis. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. indikator dan instrumen Wawancara. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Panitia tingkat sekolah.6 Mengembangkan Tes Tertulis. Wawancara panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 4. Menyelenggaraka n pembelajaran yang mendidik. Pedoman sekolah. atau Portofolio 30 . SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.2 Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran. atau panitia tingkat nasional 3. Pedoman Wawancara.5 Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah. panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. Wawancara. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi. panitia provinsi. 4. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. penilaian. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 3. Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi.1 Menjelaskan prinsipprinsip perancangan pembelajaran yang mendidik. Observasi/Unju k Kerja.

panitia provinsi.5 Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh. di laboratorium. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. baik untuk kegiatan di dalam kelas. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Wawancara. Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 4. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. Panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio 4. maupun lapangan. Tes Tertulis.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi 31 . atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.4 Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kot a. laboratorium. Pedoman Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 4. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Wawancara.

panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. 5. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio 6.1 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu.. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio 32 . Tes Tertulis. Pedoman Wawancara.1 Menyediakan berbagai pengembangan kegiatan pembelajaran potensi peserta untuk mendorong didik untuk peserta didik mencapai mengaktualisasika prestasi secara optimal. Wawancara. Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. Memfasilitasi 6. panitia kabupaten/kot a. Observasi/Unju k Kerja ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau panitia tingkat nasional 5. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Pedoman Observasi. n berbagai potensi yang dimiliki. Wawancara. panitia provinsi.6 Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran yang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi PENILAI 4.

panitia kabupaten/kot a. Tes Tertulis. termasuk kreativitasnya. Berkomunikasi secara efektif. panitia provinsi. Pedoman Observasi.1 Menggunakan berbagai strategi berkomunikasi yang efektif. tulisan. Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio 33 . atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 6. empatik. Wawancara. atau panitia tingkat nasional 7. 7. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan santun. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. empatik. dan/atau bentuk lain. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. Wawancara. dan santun dengan peserta didik. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. secara lisan.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

7.2 Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan dan contoh, (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian, (c) respons peserta didik terhadap ajakan guru, dan (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik, dan seterusnya. 8. Menyelenggarak an penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. 8.1 Menerapkan prinsipprinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

34

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

8.2 Menentukan aspekaspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

8.3 Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

8.4 Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

35

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

8.5 Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

8.6 Menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan.

Tes Tertulis, Wawancara, Unjuk Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, atau Format Penilaian Portofolio

8.7 Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

36

atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional 9.2 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan. panitia kecamatan. Portofolio Pedoman Wawancara. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 9. panitia provinsi. Naskah Tes Panitia tingkat Wawancara. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia provinsi.1 Menggunakan hasil penilaian dan informasi hasil evaluasi untuk penilaian dan evaluasi kepentingan untuk menentukan pembelajaran. Tertulis. Pedoman satuan atau Portofolio Wawancara.3 Mengkomunikasikan Wawancara. atau pendidikan. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. ketuntasan belajar Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. 9. hasil penilaian dan Portofolio evaluasi kepada pemangku kepentingan. panitia kabupaten/kot a. Format Penilaian Portofolio 37 . atau panitia tingkat nasional Wawancara. Memanfaatkan 9. panitia kabupaten/kot a. Format Penilaian panitia Portofolio kecamatan.

atau Format Penilaian Portofolio 10. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kecamatan. Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. atau Portofolio Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional 10. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio PENILAI 9. panitia provinsi. panitia provinsi.2 Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. Wawancara. Pedoman Observasi. pembelajaran. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a.4 Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. atau Portofolio Pedoman Wawancara. Wawancara.1 Melakukan refleksi tindakan reflektif terhadap pembelajaran untuk peningkatan yang telah kualitas dilaksanakan. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Melakukan 10. atau Format Penilaian Portofolio 38 .

Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. dan kebudayaan nasional Indonesia. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. panitia provinsi. dan gender. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. 11. panitia provinsi.1 Menghargai peserta Wawancara. Pedoman Wawancara. suku. Observasi/Unju k Kerja.2 Bersikap sesuai dengan Wawancara. Bertindak sesuai dengan norma agama. norma agama yang Observasi/Unju dianut. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 10. panitia kabupaten/kot a. adat-istiadat. Pedoman Observasi 39 . atau panitia tingkat nasional Kompetensi Kepribadian 11. dan kebudayaan nasional Indonesia yang beragam. daerah asal. hukum. atau panitia tingkat nasional 11. Panitia tingkat satuan pendidikan. sosial. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. didik tanpa Observasi/Unju membedakan k Kerja keyakinan yang dianut. hukum dan k Kerja sosial yang berlaku dalam masyarakat.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu.

Pedoman Observasi PENILAI 12. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a.1 Berperilaku jujur. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Wawancara. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat.2 Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi 40 . panitia kabupaten/kot a. sebagai pribadi tegas. berakhlak mulia. dan manusiawi. panitia kabupaten/kot a. Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara. Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 12. Tes Tertulis. yang jujur. Menampilkan diri 12. Pedoman Observasi 12. panitia provinsi.3 Berperilaku yang dapat diteladan oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya. panitia kecamatan. Wawancara. Tes Tertulis.

Pedoman Observasi/Unju Wawancara. dan rasa percaya diri. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. k Kerja Pedoman Observasi 41 . panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional 13. jawab yang tinggi rasa bangga menjadi guru. dan berwibawa. Wawancara.1 Menunjukkan etos kerja. panitia provinsi. stabil. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 13. Menampilkan diri 13. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. k Kerja Pedoman Observasi 14. arif. arif. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. tanggung kerja dan tanggung jawab yang tinggi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Pedoman Observasi/Unju Wawancara.2 Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa. panitia provinsi. Wawancara. mantap dan stabil. panitia kecamatan. dan berwibawa. panitia kecamatan. Wawancara. dewasa. k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan.1 Menampilkan diri sebagai pribadi sebagai pribadi yang yang mantap. Menunjukkan etos 14. panitia kabupaten/kot a.

atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 42 . Pedoman satuan Wawancara pendidikan. guru. Menjunjung tinggi 15. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. Tes Tertulis. k Kerja Pedoman Observasi 15. panitia provinsi.2 Bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri. Wawancara. profesional. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 14. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 14. panitia provinsi. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. panitia kabupaten/kot a.3 Bekerja mandiri secara Wawancara. panitia kecamatan.1 Memahami kode etik kode etik profesi profesi guru. k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan.

ras. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 15. Pedoman Wawancara. Observasi/Unju objektif terhadap serta tidak k Kerja peserta didik. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. pa-nitia kabupaten /kota. teman diskriminatif sejawat dan lingkungan karena sekitar dalam pertimbangan melaksanakan jenis kelamin. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 43 . panitia kabupaten/kot a. k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. panitia kecamatan. panitia kecamatan. k Kerja Pedoman Observasi Kompetensi Sosial 16. latar belakang keluarga. panitia provinsi.2 Menerapkan kode etik profesi guru.3 Berperilaku sesuai dengan kode etik profesi guru. pembelajaran.1 Bersikap inklusif dan Wawancara. kondisi fisik. bertindak objektif. 16. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 15. dan status sosial ekonomi. Wawancara. Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. agama. Bersikap inklusif. panitia kabupaten/kot a.

2 Berkomunikasi dengan Wawancara. Pedoman Observasi 17. empatik. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Panitia tingkat satuan pendidikan. orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama. empatik. dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik. latar belakang keluarga. Pedoman Observasi PENILAI 16.1 Berkomunikasi dengan Wawancara. atau panitia tingkat nasional Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. Pedoman Observasi 44 . panitia provinsi. teman sejawat. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. suku. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. jenis kelamin. dan status sosial-ekonomi. dan santun dengan sesama pendidik. Observasi/Unju teman sejawat dan k Kerja komunitas ilmiah lainnya secara santun. tenaga kependidikan. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Wawancara. Berkomunikasi secara efektif.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. diskriminatif terhadap Observasi/Unju k Kerja peserta didik. dan masyarakat. 17. orang tua peserta didik Observasi/Unju dan masyarakat secara k Kerja santun. panitia kecamatan. 17. empatik dan efektif. orang tua.2 Bersikap tidak Wawancara. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi.

k Kerja Pedoman Observasi 18.1 Beradaptasi dengan tempat bertugas di lingkungan tempat seluruh wilayah bekerja dalam rangka Republik meningkatkan Indonesia yang efektivitas sebagai memiliki pendidik. Beradaptasi di 18. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi 45 . keragaman sosial budaya. panitia provinsi. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. Panitia tingkat satuan pendidikan.3 Mengikutsertakan Wawancara. Wawancara. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Observasi/Unju program dalam lingkungan kerja untuk k Kerja mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan.2 Melaksanakan berbagai Wawancara. Pedoman Observasi PENILAI 17. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional 18. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. orang tua peserta didik Observasi/Unju dan masyarakat dalam k Kerja program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik.

atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. konsep. Menguasai materi. struktur. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara. Wawancara. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja.2 Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi pembelajaran kepada komunitas profesi sendiri secara lisan dan tulisan maupun bentuk lain. Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. Observasi/Unju k Kerja. Berkomunikasi 19. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional 19. Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. atau Portofolio Pedoman Wawancara. Jabaran kompetensi Butir 20 untuk masingmasing guru mata pelajaran disajikan pada tabel 2. atau panitia tingkat nasional 46 . atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. panitia kecamatan. dan komunitas profesi lain secara ilmiah lainnya melalui lisan dan tulisan berbagai media dalam atau bentuk lain. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 19. Pedoman Observasi. profesi profesi sendiri dan ilmiah. panitia kabupaten/kot a. atau Format Penilaian Portofolio Kompetensi Profesional 20. Pedoman Observasi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kecamatan.1 Berkomunikasi dengan dengan komunitas teman sejawat. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan.

Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. dasar mata pelajaran Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara.2 Memahami kompetensi Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. yang diampu. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio 21. panitia provinsi.3 Memahami tujuan pembelajaran yang diampu. Menguasai standar 21. atau Format Penilaian Portofolio 47 . Wawancara. mata pelajaran yang diampu. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional 21. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 21.1 Memahami standar kompetensi dan kompetensi mata kompetensi dasar pelajaran yang diampu. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.1 Melakukan refleksi keprofesionalan terhadap kinerja sendiri secara secara terus menerus. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. Tes Tertulis. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 48 . panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio 23. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 22. Mengembangkan 23. Tes Tertulis. Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kot a. berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. Observasi/Unju k Kerja. 22. panitia provinsi. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional 22. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. Wawancara. Pedoman Wawancara.1 Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. Wawancara.2 Mengolah materi pelajaran yang diampu secara kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Wawancara.

Wawancara.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan. Pedoman Wawancara.2 Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan. panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio 49 . panitia kabupaten/kot a. Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 23. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 23. Wawancara. Wawancara. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio 23.4 Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber.

atau panitia tingkat nasional 24. atau panitia tingkat nasional 50 . panitia kabupaten/kot a. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 24. panitia kecamatan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. mengembangkan diri. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. Kompetensi Umum: 1.2 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri. Wawancara. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio Kompetensi masing-masing guru mata pelajaran KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN NO.1. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. konsep. Pedoman Wawancara. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam – Menginterpretasikan materi. Pedoman Observasi. panitia kecamatan.1 Memanfaatkan teknologi teknologi informasi dan informasi dan komunikasi dalam komunikasi untuk berkomunikasi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Memanfaatkan 24. SUBKOMPETENSI PENILAI 1. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. struktur. Observasi/Unju k Kerja.

Kompetensi Guru Pendidikan Agama Katolik – Menginterpretasikan materi. konsep. panitia kecamatan. konsep. Format Penilaian Portofolio 1. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. struktur. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 1. Tes Tertulis. konsep. struktur.3. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Kristen – Menginterpretasikan materi. struktur. panitia kabupaten/kota. struktur. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis.2. Format Penilaian Portofolio NO. panitia kecamatan. panitia provinsi. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Format Penilaian Portofolio 51 . konsep. Panitia tingkat satuan pendidikan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen.

panitia kecamatan. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. konsep. Format Penilaian Portofolio 52 . panitia kabupaten/kota. struktur. konsep. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Buddha – Menginterpretasikan materi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio NO. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kecamatan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. struktur. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Panitia tingkat satuan pendidikan.5. Format Penilaian Portofolio 1. atau panitia tingkat nasional 1. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. konsep. struktur. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. panitia provinsi. struktur. konsep. panitia kabupaten/kota. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Hindu – Menginterpretasikan materi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kecamatan.4.

Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. struktur. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. panitia provinsi.6. Kompetensi Guru mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan pada SD/MI dan SMP/MTs – Menguasai materi. Panitia tingkat satuan pendidikan. tari. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. musik. panitia provinsi. struktur. konsep. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. struktur. panitia kecamatan. apresiasi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. panitia kecamatan. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi. konsep. panitia kabupaten/kota. teater) dan keterampilan. konsep. Format Penilaian Portofolio 53 . struktur. konsep. Format Penilaian Portofolio 2. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio NO. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Konghucu – Menginterpretasikan materi. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 1. dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa. panitia kabupaten/kota.

Format Penilaian Portofolio 54 . Olahraga. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional 3. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. Kompetensi Guru mata pelajaran Pendidikan Jasmani. dan Kesehatan pada SD/MI dan SMP/MTs – Menjelaskan dimensi filosofis pendidikan jasmani termasuk etika sebagai aturan dan profesi. panitia provinsi. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan perspektif sejarah pendidikan jasmani. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. struktur. Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. secara struktur dan fungsinya Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan dimensi anatomi manusia. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Seni Budaya. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio NO. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Panitia tingkat satuan pendidikan. konsep. panitia provinsi. Tes Tertulis.

panitia kabupaten/kota. serta persepsi diri. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek sosiologi dalam kinerja diri. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan aspek fisiologis manusia dan efek dari kinerja latihan. etika dan perilaku moral. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek psikologi pada kinerja manusia. Format Penilaian Portofolio 55 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. suku. termasuk motivasi dan tujuan. Tes Tertulis. panitia provinsi. Tes Tertulis. dan budaya. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. dan perbedaan jenis kelamin. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio NO. panitia kabupaten/kota. termasuk dinamika sosial. SUBKOMPETENSI PENILAI Menjelaskan aspek kinesiologi dan kinerja fisik manusia. kecemasan dan stress.

panitia kecamatan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. dan strategis). panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. wacana. sosiolinguistik. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan teori belajar gerak. panitia kecamatan. Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Tes Tertulis. SUBKOMPETENSI PENILAI Menjelaskan teori perkembangan gerak. Kompetensi Guru Bahasa Inggris – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Inggris (linguistik. termasuk aspek-aspek yang mempengaruhinya. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. termasuk keterampilan dasar dan kompleks dan hubungan timbal balik di antara domain kognitif. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio NO. afektif dan psikomotorik. Format Penilaian Portofolio 4 Kompetensi Guru Bahasa 4. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional 56 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis.1. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Format Penilaian Portofolio

NO.

SUBKOMPETENSI

PENILAI

Menguasai bahasa Inggris lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik, dan strategis).

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Kompetensi Profesional Guru SD/MI dan SMP/MTs KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN 1. Bahasa Indonesia ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

SUBKOMPETENS I – Memahami hakikat bahasa dan pemerolehan bahasa.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

57

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN

SUBKOMPETENS I – Memahami kedudukan, fungsi, dan ragam bahasa Indonesia.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Menguasai dasardasar dan kaidah bahasa Indonesia sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

Memiliki keterampilan berbahasa Indonesia (menyimak, berbicara, membaca, dan menulis)

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

58

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN

SUBKOMPETENS I – Memahami teori dan genre sastra Indonesia.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Mampu mengapresiasi karya sastra Indonesia, secara reseptif dan produktif.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

2.

Matematika

Menguasai pengetahuan konseptual dan prosedural serta keterkaitan keduanya dalam konteks materi aritmatika, aljabar, geometri, trigonometri, pengukuran, statistika, dan logika matematika.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

59

panitia provinsi. alat ukur. Pedoman Observasi. prosedural. alat hitung. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota . dan piranti lunak komputer. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Mampu menggunakan alat peraga. atau Format Penilaian Portofolio – Tes Tertulis. panitia kecamatan. dan keterkaitan keduanya dalam pemecahan masalah matematika. Tes Tertulis. serta. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kota . Penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Mampu menggunakan matematisasi horizontal dan vertikal untuk menyelesaikan masalah matematika dan masalah dalam dunia nyata. Pedoman Wawancara. Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. atau Format Penilaian Portofolio 60 . Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kota . Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. Wawancara. panitia kecamatan. panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Mampu menggunakan pengetahuan konseptual.

atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional – Memanfaatkan konsep-konsep dan hukumhukum ilmu pengetahuan alam dalam berbagai situasi kehidupan seharihari. termasuk hubungan fungsional antarkonsep. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. Tes Tertulis. yang berhubungan dengan mata pelajaran IPA. panitia kabupaten/kota . Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. panitia provinsi. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio 61 . atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. IPA SUBKOMPETENS I – Mampu melakukan observasi gejala alam baik secara langsung maupun tidak langsung. atau Format Penilaian Portofolio – Memahami struktur ilmu pengetahuan alam. panitia kabupaten/kota . Wawancara. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota . Observasi/Unju k Kerja. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN 3. Wawancara. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. METODE PENILAIAN Tes Tertulis.

atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. nilai. Pedoman Wawancara. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio 62 . nilai. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota . struktur. dan keterampilan IPS. atau Format Penilaian Portofolio – Memahami citacita. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional – Mengembangkan materi. konsep. Pedoman Observasi. MATA PELAJARAN 4. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan prinsip-prinsip pokok ilmu-ilmu sosial dalam konteks kebhinnekaan masyarakat Indonesia dan dinamika kehidupan global. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kota . panitia provinsi. panitia provinsi. Wawancara. panitia kabupaten/kota .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. IPS SUBKOMPETENS I – Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. Wawancara. dan konsep keilmuan IPS. panitia kecamatan.

panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 63 . atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Pedoman Observasi. Tes Tertulis. dan perkembangan masyarakat serta saling ketergantungan global. seni. teknologi. Observasi/Unju k Kerja. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. semangat kebangsaan dan cinta tanah air serta bela negara. panitia kabupaten/kota . Pedoman Wawancara. dan perilaku yang mendukung kegiatan pembelajaran PKn. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. kehidupan agama. Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional 5. Observasi/Unju k Kerja. atau Format Penilaian Portofolio – Menguasai konsep dan prinsip kepribadian nasional dan demokrasi konstitusional Indonesia. Wawancara. Pedoman Observasi. Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. nilai. panitia kabupaten/kota . panitia kabupaten/kota . panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. PKn – Tes Tertulis. MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Memahami fenomena interaksi perkembangan ilmu pengetahuan. sikap.

nilai. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota . Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. prinsip. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. panitia kecamatan. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Menguasai konsep dan prinsip perlindungan. Observasi/Unju k Kerja. dan norma kewarganegaraan Indonesia yang demokratis dalam konteks kewargaan negara dan dunia. atau panitia tingkat nasional – Menguasai konsep. serta penegakan hukum secara adil dan benar. pemajuan HAM. Wawancara. panitia provinsi. Tes Tertulis. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio 64 . moral.

Pembimbingan Peserta Didik. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. dan Pengembangan Diri NO. Portofolio Pedoman Wawancara. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. 1. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Karya Kreatif/Inovatif. panitia provinsi. Wawancara. Format Penilaian Portofolio 65 . atau panitia tingkat nasional – Penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. ASPEK PENILAIAN Hasil Karya Kreatif dan Inovatif – JENIS KARYA METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Pembaruan (inovasi) Wawancara. dalam pembelajaran Portofolio atau bimbingan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.

panitia kecamatan. atau karya kreatif/inovatif bidang olahraga Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. panitia kecamatan. JENIS KARYA PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional Penulisan buku Wawancara. atau panitia tingkat nasional 66 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional ASPEK PENILAIAN – METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. – Penciptaan karya seni. fiksi/nonfiksi di Portofolio bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah. Pembimbingan Peserta Didik Untuk Mencapai Prestasi – Bidang intrakurikuler Wawancara. Format Penilaian Portofolio 2. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Portofolio Pedoman Wawancara. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. Format Penilaian Portofolio NO. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota.

atau panitia tingkat nasional 3. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional ASPEK PENILAIAN – METODE PENILAIAN Wawancara. Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. Portofolio Pedoman Wawancara. Format Penilaian Portofolio 67 . panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. JENIS KARYA Bidang ekstrakurikuler PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. Pengembangan – Diri Mengikuti pendidikan dan latihan fungsional/ kegiatan kolektif guru Wawancara. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio NO.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 2. 1 Komponen Dokumen  Portofolio kinerja dalam melaksanakan tugas dan fungsi sebagai guru  Pengembangan Profesi  Karya Tulis Ilmiah/Inovasi lainnya Tes Tertulis a. Tes Kepribadian* Presentasi dan Wawancara  Karya Tulis Ilmiah yang dipresentasikan  Wawancara Jenis Tes/Uji Penilaian Portofolio 30 Bobot Skor Skor x bobot 2 Tes Tertulis: . pengawas dan teman sejawat. Tes Kompetensi Profesional dan Pedagogik (Metodologi)  Pedagogik  Kepribadian  Kompetensi Sosial  Profesional b.PGB . Komponen yang dinilai dalam pemilihan guru berprestasi sebagai berikut.studi kasus 35 3 Presentasi dan Wawancara 35 Catatan : * tes kepribadian dapat dilakukan menggunakan psikotes atau penilaian persepsional oleh kepala sekolah. No. 68 .

5cm. 2.  Jabarkan pengalaman kerja sebagai guru sejak mulai berkarir sebagai guru sampai dengan sekarang (uraian meliputi sebanyak mungkin pengalaman-pengalaman terbaik (best practices) yang telah Anda alami. 5. Spasi 1. Ukuran huruf 12. dan lain-lain.5.  Tuliskan visi misi hidup dan kehidupan Anda sebagai guru. seperti karya tulis ilmiah. Garis tepi: 3-3-3-2. 6. Ukuran kertas A4 80gram. Bab 2 : Prestasi yang layak menjadikan saya sebagai Guru Berprestasi  Jabarkan prestasi apa saja. buku. 69 . Jumlah halaman 20-30 halaman. dimana.  Jabarkan prestasi dalam pengembangan profesi. karya seni dan lain-lain yang telah Anda buat. karya inovatif. Kerangka Isi Makalah Evaluasi Diri Judul : Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. Jenis huruf Times New Roman. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan Bab 1 : Latar Belakang  Uraikan motovasi yang mendasari keinginan untuk mengikuti seleksi guru berpretasi. Bab 3: Prestasi dalam berkeluarga dan bermasyarakat  Uraikan kehidupan keluarga dan sosial yang Anda lakukan dan Anda anggap layak mendukung Anda sebagai guru berprestasi. pengembangan diri.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 3. Bab 4: Harapan dan Rencana Kegiatan Masa Datang  Uraikan harapan dan rencana kegiatan Anda dalam upaya meningkat mutu pendidikan. 3. 4. Uraikan dengan jelas gunakan tabel-tabel bila dperlukan.  Jelaskan prestasi dalam aktivitas pembimbingan siswa. kapan yang telah dicapai selama ini (berikan uraian selengkap mungkin). Penutup Lampiran-Lampiran Catatan: Penulisan makalah mengikuti ketentuan: 1.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 4 PORTOFOLIO GURU BERPRESTASI Disusun Oleh: (NAMA GURU) (NAMA SEKOLAH) (KABUPATEN/KOTA) (PROVINSI) 70 .

Sekolah g.......... Kecamatan d..... 9.. 71 .... Nama b. 5... 8. ... 2013 Mengetahui: Penyusun.. 2.... Provinsi f. Kabupaten/Kota e. Mata Pelajaran/Guru Kelas SD/MI*) : 11..... Alamat Sekolah : : : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) c..... tgl lahir Pendidikan Terakhir Akta Mengajar Sekolah Tempat Tugas a. 6... Beban Mengajar per Minggu : Jam/minggu *) Coret yang tidak perlu . 4.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional PORTOFOLIO GURU BERPRESTASI TAHUN 2013 IDENTITAS PESERTA 1.. No.. Nama (lengkap dengan gelar akademik) NUPTK NIP/NIK Pangkat/Golongan Jenis Kelamin Tempat... 7. 3.. Telp.. Alamat e-mail : : : : : 10..

S3 Foto kopi ijazah S1 diberi kode: 1. Penghargaan Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan. b.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Contoh Pemberian Kode Dokumen Portofolio. Presiden RI Kepala Dinas Pendidikan Kab Kebumen Nasional Kabupaten 2009 2007 3) Bukti fisik Piagam Satyalencana Karya Satya 10 Tahun diberi kode: 10. JENJANG PERG.1) dan pada bukti fisik Guru Favorit Tahun 2006 diberi kode: 10.b dan pada Ijazah S2 diberi kode: 1. S2 PPs Pendidikan Matematika 2006 d. Kualifikasi akademik Tuliskan riwayat pendidikan Bapak/Ibu pada Tabel di bawah ini.c Contoh 2: 10. TINGGI FAKULTA S JURUSAN/ PRODI TAHUN LULUS (diisi penilai) a. Contoh 1: 1. PEMBERI SKOR JENIS NO. isilah tabel berikut ini. D4 S1 Universitas Negeri Yogyakarta Universitas Negeri Malang FMIPA Pendidikan Matematika 1999 c.a.2) 72 . Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan a.a. PENGHARGAA TINGKAT *) TAHUN PENGHARGAAN (diisi penilai) N 1) 2) Satyalencana Karya Satya 10 Tahun Guru Favorit Tahun 2007 Dst. SKOR NO.

d. Dst.. D4. Dalam kasus tertentu seorang guru bertugas di daerah yang jauh (di luar provinsi) dari tempat asal perguruan tinggi. TAHU N LULUS SKOR (diisi penilai) NO. TINGGI FAKULTAS JURUSAN/ PRODI a. c.. b. Pendidikan dan Pelatihan Tuliskan pengalaman mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) Bapak/Ibu dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut.. c. 73 . foto copy ijazah dapat dilegalisasi oleh kepala sekolah dan kepala dinas kabupaten/kota. Lampirkan foto kopi ijazah yang tertulis pada tabel tersebut yang telah dilegalisasi oleh perguruan tinggi yang bersangkutan. piagam. SKOR PENYELENGGARA (diisi penilai) NO. jam) a. NAMA / JENIS DIKLAT Catatan: Lampirkan sertifikat. JENJANG PERG. Kualifikasi akademik Tuliskan riwayat pendidikan tinggi Bapak/Ibu pada tabel berikut. atau sejenisnya yang asli untuk bendel pertama dan foto kopi yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung untuk bendel kedua. Untuk foto kopi ijazah luar negeri harus disertai foto kopi surat keterangan akreditasi yang dilegalisasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. d. 2. Jika mempunyai S1.. WAKTU PELAKSANAA TEMPAT N (. S2 atau S3 lebih dari satu agar dituliskan semua 2..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPONEN PORTOFOLIO 1. b. Catatan: D4 S1 S2 S3 1.

.d.... b.... d... Catatan: Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung.... c. s....... Dst. LAMA MEMBERIKAN PELAYANAN NO. Kumulatif lama memberikan layanan: ..... skor: ....... (diisi penilai) 74 .) NO. NAMA SEKOLAH BIMBINGAN DAN KONSELING (mulai tahun ... NAMA SEKOLAH a. c...... Catatan: Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung........ Kumulatif lama mengajar: . (diisi penilai) Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling Tuliskan pengalaman memberikan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Bapak/Ibu pada tabel berikut..... Dst.. s... d.. Pengalaman Mengajar Tuliskan pengalaman mengajar Bapak/Ibu pada tabel berikut... tahun... BIDANG STUDI/ GURU KELAS LAMA MENGAJAR (mulai tahun .......d..........) a....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 3.... tahun ......... tahun ...... b.. tahun.. skor: .........

......... 1) 2) 3) 4) 5) Pendidikan/Belajar Karier Pribadi Sosial Akhlak Mulia/Budipekerti Rata-rata skor ... Perencanaan dan Pelaksanaan Pembelajaran a.. 75 ... Perencanaan Pembelajaran Tuliskan lima jenis RPP/RP/SP/RPI terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan materi yang berbeda.. NO JENIS PROGRAM BIDANG SEMESTE TAHUN PELAYANAN R SKOR (diisi penilai) ..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 4.. Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling a.. SKOR NO MATA PELAJARAN MATERI/KOMPETEN SEMESTE TAHU SI R N (diisi penilai) 1) 2) 3) 4) 5) Rata-rata skor Catatan: Lampirkan bukti lima RPP/RP/SP hasil karya sendiri yang tertulis dalam tabel yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. Catatan: Lampirkan bukti lima PPBK yang tertulis dalam tabel yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. Perencanaan Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling Tuliskan lima jenis PPBK (Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling) terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan bidang pelayanan yang berbeda...

tingkat (kecamatan. Rambu-rambu format laporan pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling sebagaimana yang berlaku di wilayah/sekolah tempat bekerja. pelayanan langsung. pelayanan tidak langsung) dan laporan hasil evaluasi program bimbingan dan konseling. Prestasi Akademik a. laporan bulanan. Lomba dan karya akademik Tuliskan prestasi Bapak/Ibu mengikuti lomba dan karya akademik (jika ada) yang meliputi: nama lomba/karya akademik. dan penyelenggara dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. 5. waktu pelaksanaan. Penilaian Kinerja Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian kinerja oleh atasan dan pengawas dengan menggunalan Format Penilaian (format lampir 3). daftar konseli (siswa). NAMA LOMBA/ NO KEJUARAAN 1) 2) 3) 76 WAKTU PELAKSANA AN TINGKA T PENYELENGGAR A SKOR (diisi penilai) . Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling b. nasional. Lampirkan hasil penilaian kepala sekolah dan/atau pengawas tentang kinerja pelaksanaan pembelajaran Bapak/Ibu sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup. aktivitas pelayanan bimbingan dan konseling (pemahaman. data kebutuhan dan permasalahan konseli.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional b. internasional). Lampirkan hasil penilaian dari atasan sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup. Pelaksanaan Pembelajaran Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian oleh kepala sekolah dan/atau pengawas dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas (instrumen lampiran 2). provinsi. Komponen yang dinilai meliputi: agenda kerja guru bimbingan dan konseling. kabupaten/kota. 6. laboran semesteran/tahunan. Pelaksanaan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Bukti fisik yang dilampirkan berupa rekaman/dokumen pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling yang diketahui oleh koordinator bimbingan dan konseling dan atasan.

Untuk instruktur. Catatan: *)Termasuk sertifikat asesor uji kompetensi keahlian/keterampilan **)Dituliskan internasional. b. Catatan: Lampirkan foto kopi SK/Surat Tugas dari Pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. Pembimbingan teman sejawat Tuliskan pengalaman Bapak/Ibu menjadi Instruktur/Guru inti/Tutor/Pemandu/ Pamong PPL (jika pernah) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. guru inti. B. dan guru pemandu agar dilengkapi dengan foto kopi sertifikat/piagam TOT sesuai bidang tersebut. Tutor yang dimaksud adalah tutor Kejar Paket A. nasional. c. dan C. atau regional Lampirkan foto kopi sertifikat yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. Sertifikat Keahlian/Keterampilan Tuliskan sertifikat keahlian/keterampilan yang Bapak/Ibu peroleh baik dari lembaga/institusi dalam maupun luar negeri) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 4) 5) Dst. Catatan: Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam/surat keterangan kegiatan yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. NAMA SERTIFIKAT KEAHLIAN*) WAKTU PEROLEHA N TINGKAT* *) LEMBAGA YG MENGELUARK AN SKOR (diisi penilai) NO 1) 2) 3) 4) Dst. 77 . MATA INSTRUKTUR/GURU SKOR PELAJARAN/ NO INTI/TUTOR/PEMANDU TEMPAT (diisi penilai) / PAMONG PPL BIDANG STUDI 1) 2) 3) 4) Dst.

provinsi. isilah tabel berikut. NAMA KEJUARAAN TINGKAT TEMPAT DAN WAKTU SKOR (diisi penilai) a) b) c) d) Catatan: Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam kejuaraan siswa yang dibimbing dan SK/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. NO.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional d. Dst 78 . nasional. NAMA KEGIATAN TEMPAT SKOR LAMA (WAKTU PEMBIMBINGAN) (diisi penilai) a) b) c) d) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. kabupaten/kota. maupun internasional dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. 2) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa (tidak mencapai juara) dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. NO. isilah tabel berikut. Pembimbingan siswa 1) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa sampai mendapatkan penghargaan baik tingkat kecamatan. Dst.

c. atu modul secara utuh yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. artikel (jurnal/ majalah/koran). modul. dan disertasi serta tugas akhir lainnya tidak dinilai.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 7. Karya Tulis Apabila Bapak/Ibu mempunyai karya tulis yang berupa buku. Dst. artikel (jurnal/majalah/koran). b. NO. dan buku dicetak lokal dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. JUDUL TAHUN STATUS SKOR SUMBER (KETUA/ANGGOTA DANA (diisi penilai) ) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan naskah asli/foto kopi laporan hasil penelitian secara utuh yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. Skripsi. tesis. tuliskan judul buku dan keterangan lainnya pada tabel berikut. modul. artikkel. Lampirkan naskah asli/foto kopi buku. NO. Reviewer buku dan/atau penulis soal EBTANAS/UN 79 . atau diktat dicetak lokal. JUDUL JENIS *) PENERBIT TAHUN TERBIT SKOR (diisi penilai) Catatan: *)Jenis pada tabel di atas diisi buku. 1) 2) 3) 4) Dst. Karya Pengembangan Profesi a. Penelitian Apabila Bapak/Ibu pernah melakukan penelitian tindakan kelas atau penelitian yang mendukung peningkatan pembelajaran dan atau profesional guru dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. tuliskan judul penelitian dan keterangan lainnya pada tabel berikut.

misalnya: media yang dibuat atau foto hasil karya yang disertai manual dan/atau deskripsi yang dilegalisasi oleh atasan langsung. 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. NAMA KEGIATAN TAHUN (diisi penilai) soal d. Dst. 80 . SKOR NO. JENIS MEDIA/ALAT TAHUN SUMBER DANA STATUS SKOR (KETUA/ANGGOTA (diisi penilai) ) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan surat keterangan dari atasan langsung disertai bukti fisik yang relevan. NO. tuliskan jenis media/alat dan keterangan lainnya pada tabel berikut. Dst. isilah tabel berikut. Media dan Alat Pembelajaran Apabila Bapak/Ibu pernah membuat media atau alat pembelajaran dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi reviewer buku dan/atau penulis EBTANAS/UN/UASDA dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir.

musik. tuliskan nama dan tahun karya tersebut dalam tabel berikut. kriya. lukis. suara. suara. d. Apabila menjadi nara sumber/pemakalah lampirkan juga makalahnya. 81 . atau sejenisnya yang asli untuk bendel pertama dan foto kopinya yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung untuk bendel kedua. TINGKAT NO. kriya. b. sastra.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional e. Keikutsertaan dalam forum ilmiah Jika Bapak/Ibu pernah mengikuti forum ilmiah dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir tuliskan judul dan keterangan lainnya pada tabel berikut. NO. tari dan karya seni lainnya) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. musik. Karya teknologi (teknologi tepat guna) dan karya seni (patung. sastra. NAMA KARYA TAHUN DESKRIPSI SINGKAT TENTANG KARYA YANG DIHASILKAN SKOR (diisi penilai) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan surat keterangan dari atasan langsung disertai bukti fisik yang relevan. misalnya: hasil karya atau foto hasil karya yang disertai manual dan/atau deskripsi yang dilegalisasi oleh atasan langsung. piagam. a. Dst. 8. atau peserta sesuai sertifikat Lampirkan sertifikat. tari. lukis. Dst JENIS KEGIATAN TAHUN PERAN *) (Inter/Nas/Lokal) (diisi penilai) SKOR Catatan: *) Kolom peran diisi pemakalah. dan karya seni lainnya) Apabila Bapak/Ibu pernah membuat karya teknologi (teknologi tepat guna) dan karya seni (patung. c.

isilah tabel berikut. b.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 9. Pengalaman Organisasi Apabila Bapak/Ibu memiliki pengalaman menjadi pengurus suatu organisasi kependidikan atau organisasi sosial dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. NO. JABATAN TH ---. Pengalaman menjadi pengurus organisasi di bidang kependidikan dan sosial a. Pengalaman Mendapat Tugas Tambahan Apabila Bapak/Ibu pernah mendapat tugas tambahan antara lain sebagai kepala/wakil kepala sekolah/kepala bengkel/kepala lab/wali kelas/pembina kegiatan ekstra kurikuler dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. kabupaten/kota. atau internasional Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. Dst. NO.S/D TH ---NAMA SEKOLAH SKOR (diisi penilai) 82 . 1) 2) 3) 4) Catatan: NAMA ORGANISASI TAHU N JABATA N SKOR TINGKAT *) (diisi penilai) Dst *) Kolom tingkat diisi: kecamatan. 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/bukti yang relevan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. nasional. tuliskan nama organisasinya dan keterangan lainnya pada tabel berikut.

Catatan: Lampirkan foto kopi SK penugasan yang telah dilegalisasi oleh atasan. isilah tabel berikut. kabupaten/kota. NO..) khusus (daerah SKOR (diisi penilai) NO. LOKASI 1) 2) 3) Dst. isilah tabel berikut. Catatan: *)Kolom tingkat diisi: kecamatan. atau internasional Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam/surat keterangan yang tertulis pada tabel di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. (…………………………) Materai Rp 6. JENIS PENGHARGAAN PEMBERI PENGHARGA AN TINGKAT *) SKOR TAHUN (diisi penilai) 1) 2) 3) Dst. s/d TH . nasional. …………... dan jika di kemudian hari ternyata pernyataan dan dokumen saya tidak benar. Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan a.000 83 .. Penghargaan Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir... saya bersedia menerima sanksi dan dampak hukum sesuai peraturan perundangundangan yang berlaku... ………………. 2013 Peserta Pemilihan Guru Berprestasi . JENIS DAERAH KHUSUS LAMA BERTUGAS (MULAI TH .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 10. Penugasan Di Daerah Khusus Apabila Babak/Ibu pernah ditugaskan sebagai guru di daerah terpencil/tertinggal/ bencana/konflik/perbatasan).. Dengan ini saya menyatakan bahwa pernyataan dan dokumen di dalam portofolio ini benarbenar hasil karya saya sendiri. b..

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 5 Contoh Sampul Makalah Judul Makalah Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan Diajukan oleh Nama NIP/NUPTK Nama Sekolah Kabupaten/Kota Provinsi : : : : : Keterangan:  sampul warna biru untuk guru SD/MI PNS  sampul warna merah untuk guru SMP/MTs PNS  sampul warna hijau untuk guru SD/MI dan SMP/MTs bukan PNS 84 .

Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik.2 2.3 1.3 27. moral.2 3. Menerapkan pendekatan pembelajaran tematis khususnya dikelas-kelas awal SD/MI (khusus SD/MI) Menjelaskan prinsip-prinsip pengembangan kurikulum. Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. sosial. 1. dan intelektual. 85 3.4 26.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 6 Kisi-kisi penilaian kompetensi guru (sebagai pedoman penilaian di dalam wawancara) KOMPETENSI dan SUBKOMPETENSI NO SUBKOMPETENSI 1. emosional. Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran.2 1. kultural. Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik. 3. dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu. Mengidentifikasi bekal-ajar awal peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. intelektual. Menjelaskan berbagai teori belajar dan prinsipprinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu. 1). metode. moral. Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu.1 2.1 INDIKATOR Menjelaskan karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek fisik. Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu.1 3.5 . spiritual. 2.3 Menentukan tujuan pembelajaran yang diampu. Menerapkan berbagai pendekatan. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik. spiritual. strategi. dan latar belakang sosial-budaya. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. Kompetensi Pedagogik 25.4 3. sosialemosional.

4.6 29. Berkomunikasi secara efektif. dan santun dengan peserta didik.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik. 4.1 86 . 30. empatik. Menggunakan berbagai strategi berkomunikasi yang efektif.1 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mendorong peserta didik mencapai prestasi secara optimal.6 28.4 4.2 4. dan santun. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu. Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran yang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang. tulisan. termasuk kreativitasnya. 5. 31.5 4.1 6. maupun lapangan. dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik. 7. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. laboratorium. empatik. secara lisan. Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran.1 INDIKATOR Mengembangkan indikator dan instrumen penilaian. baik untuk kegiatan di dalam kelas. dan/atau bentuk lain.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 3. 4. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki. Menjelaskan prinsip-prinsip perancangan pembelajaran yang mendidik. Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh. di laboratorium. 6.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap. Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas.

Menerapkan prinsip-prinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.7 33. (c) respons peserta didik terhadap ajakan guru. Menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 7. Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. dan (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik. 87 9.4 34.5 8. Menentukan aspek-aspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu. Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian. dan seterusnya. Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk menentukan ketuntasan belajar 32. 8.2 INDIKATOR Berkomunikasi secara efektif.1 8. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran.3 9.4 8. dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan dan contoh. Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran. empatik.1 9. 10.6 8.2 8. Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.1 . 9.3 8. Mengkomunikasikan hasil penilaian dan evaluasi kepada pemangku kepentingan.2 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan. Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar. Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan. Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen.

daerah asal.3 37.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 10. Menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi 14. tegas. Memahami kode etik profesi guru. dan berwibawa. Bertindak sesuai dengan norma agama. dan gender. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap.3 2). sosial. adat-istiadat. 11. dan kebudayaan nasional Indonesia. 11.1 Menghargai peserta didik tanpa membedakan keyakinan yang dianut.1 Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia. 13.3 Bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri. suku. dan manusiawi. 13.1 15. arif. 88 . Menjunjung tinggi kode etik profesi guru. Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur. Menerapkan kode etik profesi guru. arif. Berperilaku jujur.1 12. Bersikap sesuai dengan norma agama yang dianut. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. tanggung jawab yang tinggi. stabil.3 39.2 INDIKATOR Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. dan rasa percaya diri. hukum dan sosial yang berlaku dalam masyarakat. 10. berakhlak mulia.2 38. Berperilaku sesuai dengan kode etik profesi guru. dan kebudayaan nasional Indonesia yang beragam.2 12. rasa bangga menjadi guru.2 15. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap dan stabil. Berperilaku yang dapat diteladan oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya. 14. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. Menunjukkan etos kerja. 15.2 14.2 36. 12. hukum. dewasa. Bekerja mandiri secara profesional.1 Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa. Kompetensi Kepribadian 35. dan berwibawa.

orang tua. 19. serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin. empatik. 43. ras. Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya. dan komunitas ilmiah lainnya melalui berbagai media dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran.1 INDIKATOR Bersikap inklusif dan objektif terhadap peserta didik. 16. Berkomunikasi secara efektif. 18. bertindak objektif. dan status sosial ekonomi. Beradaptasi dengan lingkungan tempat bekerja dalam rangka meningkatkan efektivitas sebagai pendidik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 16. Berkomunikasi dengan teman sejawat dan komunitas ilmiah lainnya secara santun. orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama.2 Berkomunikasi dengan orang tua peserta didik dan masyarakat secara santun.2 Melaksanakan berbagai program dalam lingkungan kerja untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan. Mengikutsertakan orang tua peserta didik dan masyarakat dalam program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik. empatik dan efektif. Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi pembelajaran kepada komunitas profesi sendiri secara lisan dan tulisan maupun bentuk lain. jenis kelamin. 41.2 Tidak bersikap diskriminatif terhadap peserta didik. latar belakang keluarga. Bersikap inklusif. 17.1 17.1 18. 3). 17. Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain. dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik.2 89 . Kompetensi Sosial 40. empatik. dan masyarakat. Berkomunikasi dengan teman sejawat.3 42.1 19. latar belakang keluarga. profesi ilmiah. dan santun dengan sesama pendidik. teman sejawat dan lingkungan sekitar dalam melaksanakan pembelajaran. suku. teman sejawat. dan status sosial-ekonomi. kondisi fisik. tenaga kependidikan. agama.

1 Memahami kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu. Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu. struktur. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu. 45. Menguasai materi. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam berkomunikasi.2 21. 21. 24. Kompetensi Profesional 44.3 23. Mengolah materi pelajaran yang diampu secara kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik.2 23.1 23. Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik.2 47. 90 . konsep. 23. 24.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI INDIKATOR 4).1 Memahami standar kompetensi mata pelajaran yang diampu. Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif.3 46.4 48.2 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan. 22. Memahami tujuan pembelajaran yang diampu. 22. Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber.1 Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan. Melakukan refleksi terhadap kinerja sendiri secara terus menerus. 21. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan diri.

2013 1...... Ketua Tanda tangan 2... Sekretaris Tanda tangan 91 . ............. .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 7 Berita Acara Hasil Penilaian Guru Berprestasi *Tingkat Sekolah/Kecamatan/Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan) Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Tempat dan Tanggal Lahir : Jabatan : Menyatakan bahwa Saudara/i : Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan Tempat dan Tanggal Lahir : Guru mata pelajaran : Sekolah : Alamat sekolah : Provinsi : : telah terpilih sebagai pemenang terbaik pemilihan guru berprestasi di kelompok *SD/MI/SMP/MTs pada tingkat *sekolah/Kecamatan/Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan) dan akan kami ajukan ke tingkat selanjutnya yaitu ke tingkat Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan)...........

.......... (diisi sesuai hasil karya yang akan diajukan)..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 8.. Untuk keperluan tersebut guru yang bersangkutan bersedia mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut....... Yang bertanda tangan di bawah ini Nama : NIP : Pangkat dan Golongan : Jabatan : mengajukan Saudara Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan Guru Bidang Studi : : : untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. Dengan hormat.. . menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan.. Bersama ini kami lampirkan makalah yang berjudul : Menjadi guru adalah sebuah pengabdian..... . 2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Sekolah Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi disesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing 92 .. Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota....

...Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 9.... Bersama ini juga dilampirkan porto folio dari guru yang bersangkutan. ... .. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan.... Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat Dinas Pendidikan Provinsi... 2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan... Bersama ini kami lampirkan makalah dengan tema: Menjadi guru adalah sebuah pengabdian.... Yang bertanda tangan di bawah ini Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Jabatan : akan mengajukan nama-nama guru berprestasi di tingkat kabupaten/kota (sesuai daftar terlampir) untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. (di isi sesuai hasil karya yang akan diajukan)..... Dengan hormat.. Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi di sesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing 93 .. Untuk keperluan di atas bersedia untuk mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut.......

... ......... Yang bertandatangan di bawah ini Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Jabatan : akan mengajukan nama-nama guru berpresstasi di tingkat provinsi (sesuai daftar terlampir) untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 10.... Bersama ini kami lampirkan makalah dengan tema: Menjadi guru adalah sebuah pengabdian... .. 94 ... Bersama ini juga dilampirkan porto folio dari guru yang bersangkutan... Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat Dirjen Dikmen Dengan hormat. Untuk keperluan diatas bersedia untuk mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan.. (di isi sesuai hasil karya yang akan diajukan). 2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan Prov.. Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi di sesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LAMPIRAN 11. PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN GURU BERPRESTASI TAHUN 2013 OLEH KEPALA SEKOLAH 95 .

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional INSTRUMEN PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN oleh Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) 96 .

tgl lahir 7. Kecamatan d. Jenis Kelamin 6. Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2. NIP/NIK 3. No. Beban Mengajar per Minggu : : : : : : : Jam/minggu *Coret yang tidak perlu 97 . Kabupaten/Kota e. Telp. Provinsi f. Sekolah Tempat Tugas a. NUPTK 4. Pendidikan Terakhir 8. Pangkat/Golongan 5. Alamat e-mail 10.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional IDENTITAS PESERTA 1. Alamat Sekolah : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : : c. Akta Mengajar 9. Tempat. Nama b. Sekolah g. Guru Kelas/Mata Pelajaran *) 11.

2. PRAPEMBELAJARAN Mempersiapkan siswa untuk belajar Melakukan kegiatan apersepsi 1 2 3 4 1 2 3 4 II A. 2. KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN Penguasaan materi pelajaran Menunjukkan penguasaan materi pembelajaran Mengaitkan materi dengan pengetahuan lain yang relevan Menyampaikan materi dengan jelas. 4. Pendekatan/strategi pembelajaran Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kompetensi (tujuan) yang akan dicapai dan karakaterstik siswa 1 2 3 4 98 . 4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut. 5.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LEMBAR PENILAIAN Petunjuk Berilah skor pada butir-butir pelaksanaan pembelajaran dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1. 1 = tidak baik 2 = kurang baik 3 = baik 4 = sangat baik PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI SKOR I 1. sesuai dengan hierarki belajar dan karakteristik siswa Mengaitkan materi dengan realitas kehidupan 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 6. 3. 7. B. 3.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO 8. 17. 22. dan benar Menyampaikan pesan dengan gaya yang sesuai 1 2 3 4 1 2 3 4 99 . 10. Pemanfaatan sumber belajar /media pembelajaran Menggunakan media secara efektif dan efisien Menghasilkan pesan yang menarik Melibatkan siswa dalam pemanfaatan media 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 D. 18. baik. 20. 19. Penggunaan bahasa Menggunakan bahasa lisan dan tulis secara jelas. 15. 16. 9. 14. INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI Melaksanakan pembelajaran secara runtut Menguasai kelas Melaksanakan pembelajaran yang bersifat kontekstual Melaksanakan pembelajaran yang memungkinkan tumbuhnya kebiasaan positif Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan SKOR 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 12. 11. 21. Pembelajaran yang memicu dan memelihara keterlibatan siswa Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran Menunjukkan sikap terbuka terhadap respons siswa Menumbuhkan keceriaan dan antusisme siswa dalam belajar 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 E. Penilaian proses dan hasil belajar Memantau kemajuan belajar selama proses Melakukan penilaian akhir sesuai dengan kompetensi (tujuan) 1 2 3 4 1 2 3 4 F. 13. 1 2 3 4 C.

........Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO III 23... PENUTUP Melakukan refleksi atau membuat rangkuman dengan melibatkan siswa Melaksanakan tindak lanjut dengan memberikan arahan. atau kegiatan..) NIP/NIK 100 .... atau tugas sebagai bagian remidi/pengayaan Total Skor (jumlahkan seasuai dengan angka yang dilingkari....... .. skor tertinggi 96 1 2 3 4 INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI SKOR 24.............................. 1 2 3 4 Dengan ini saya menyatakan bahwa penilaian yang saya lakukan sesuai dengan kondisi guru berprestasi yang sebenarnya. Skor terrendah 24.. saya bersedia mempertanggungjawabkannya.... dan apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar.............. Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) (..... .....

1 2 3 4 6.) Tanggung jawab (sanggup menyelesaikan tugas sesuai dengan ketentuan. 1 2 3 4 10. Keberhasilan melakukan pembimbingan siswa. bersemangat melaksanakan dan mentaati kaidah-kaidah dalam tugas) Inovasi dan kreativitas (kemampuan dan kemauan untuk mengadakan pembaharuan melalui olah pikirnya. misal mulai dan mengakhiri kegiatan pembelajaran sesuai dengan jadwal) Keteladanan (menjadi contoh atau rujukan dalam sikap dan perilaku bagi orang lain. menulis buku. 1 2 3 4 8. Aspek yang dinilai Ketaatan dalam menjalankan ajaran agama (rajin menjalankan ajaran agama yang dianut. 1 2 3 4 9. dll. membuat karya seni. misal: menjadi teladan bagi sejawat dan peserta didik dalam tutur kata. misal: ijin tidak masuk atau tidak mengajar dengan alasan yang sebenarnya) Kedisiplinan (kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional PENILAIAN KERJA GURU PENGAMATAN SEHARI-HARI No . membuat alat peraga pembelajaran. Kemampuan bekerjasama 11. orang Kristiani rajin ke gereja. misal mendapat kritik tidak marah dan akomodatif terhadap saran orang lain) Kemampuan berkomunikasi (dapat menyampaikan ide-idenya dengan bahasa yang baik dan dapat dipahami oleh sasaran. dll. misal selalu berusaha menggunakan alam sekitar dan bahan-bahan yang ada di sekitarnya dalam proses pembelajaran di kelas. misal yang memiliki etos kerja tinggi. 1 2 3 4 4. 1. 1 2 3 4 5.) Etos kerja (komitmen dan semangat dalam melaksanakan tugas. misal: dalam keseharian dapat berkomunikasi secara baik dengan sejawat) Skor 1 2 3 4 2. dan sebagainya) Kemampuan menerima kritik dan saran (perilaku dalam merespon kritik dan saran dari orang lain. misal: orang muslim rajin menjalankan sholat. 1 2 3 4 3. 1 2 3 4 7. misal: melaksanakan pembelajaran dengan baik dan sesuai jadwal) Kejujuran (menyampaikan sesuatu apa adanya. dan kegiatan ekstrakurikuler lainnya 1 2 3 4 1 2 3 4 101 . untuk lomba olimpiade. berpakaian. misalnya.

...........) NIP/NIK 102 ....... skor tertinggi 44  SKOR SKOR =----------------------.......X 100% SKOR TERTINGGI Skor ...................Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional No ....... Skor terendah 11... ..................... ... Dengan ini saya menyatakan bahwa penilaian yang saya lakukan sesuai dengan kondisi guru berprestasi yang sebenarnya.......... dan apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar... saya bersedia mempertanggungjawabkannya... Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) (... Aspek yang dinilai Skor Total (jumlahkan angka yang dilingkari).

INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA oleh Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) 103 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 13.

Mata Pelajaran/Guru Kelas SD/MI/SDLB*) 11.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional IDENTITAS PESERTA 1. Kecamatan d. Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2. Sekolah g. Jenis Kelamin 6. Pangkat/Golongan 5. Provinsi f. Alamat Sekolah : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : : c. Alamat e-mail 10. Tempat. Sekolah Tempat Tugas a. Telp. Beban Mengajar per Minggu : : : : : : : Jam/minggu *coret yang tidak perlu 104 . Pendidikan Terakhir 8. NUPTK 4. Akta Mengajar 9. No. Kabupaten/Kota e. Nama b. NIP/NIK 3. tgl lahir 7.

Pedagogik 1.. Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan 10. Kepribadian 8. dan masyarakat Penguasaan materi. . Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik 3.. sosial dan kebudayaan Nasional 9. ……………………... Penilaian dan evaluasi B. Pengembangan kurikulum 4... ... Komunikasi dengan peserta didik 7. konsep dan pola pikir keilmuan yang 13. REKAP HASIL PENILAIAN KINERJA GURU KELAS/MATA PELAJARAN Periode penilaian .. . ... . ......... . Bersikap inklusif. .... rasa bangga menjadi guru C.. NO KOMPETENSI NILAI*) A. dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1. peserta D. Etos kerja.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LEMBAR PENILAIAN Petunjuk Berilah penilaian kompetensi kepribadian dan sosial guru... Bertindak sesuai dengan norma agama.. struktur. Profesional didik. ... Mengembangkan keprofesionalan melalui tindakan yang reflektif Jumlah (Hasil penilaian kinerja guru) 105 . . mendukung mata pelajaran yang diampu 14.. . 3. ………………………………. sampai . tenaga kependidikan.. . hukum. Menguasai karakteristik peserta didik 2.. 2. . tanggung jawab yang tinggi.. Pengembangan potensi peserta didik 6. orang tua.. Sosial 11. bertindak obyektif. serta tidak diskriminatif 12 Komunikasi dengan sesama guru.. 4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut.. Kegiatan pembelajaran yang mendidik 5.

Nilai minimum per kompetensi = 1 dan nilai maksimum 4.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 1 Mengenal karakteristik peserta didik Skor Indikator 1. Guru membantu mengembangkan potensi dan mengatasi kekurangan peserta didik. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Seluruhnya terpenuhi 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 *) Nilai diisi berdasarkan laporan dan evaluasi PK guru. Guru dapat mengidentifikasi karakteristik belajar setiap peserta didik di kelasnya.). dsb.25%<X≤50%=2. diolok‐ olok. 6. Total skor untuk kompetensi 1 Skor maksimum kompetensi 1= jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 1 (0%<X≤25%=1. 5. Guru memperhatikan peserta didik dengan kelemahan fisik tertentu agar dapat mengikuti aktivitas pembelajaran. Guru memastikan bahwa semua peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran. 50% < X≤ 75% = 3. ………………………………………………………… . Guru mencoba mengetahui penyebab penyimpangan perilaku peserta didik untuk mencegah agar perilaku tersebut tidak merugikan peserta didik lainnya. sehingga peserta didik tersebut tidak termarginalkan (tersisihkan. 3. minder. 2. Guru dapat mengatur kelas untuk memberikan kesempatan belajar yang sama pada semua peserta didik dengan kelainan fisik dan kemampuan belajar yang berbeda. 4. Kepala Sekolah 106 .

. . . .. .... ... .... ... ..... . . . .. . .......... .. ..... . .... . ...... ..... (9) Nama Penilai : . .. ... ........... . .. .. .. . ... .... .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 2 : Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik Nama Guru : .... .. ... . . . . ..... . ..... .. .. ..... .... .. .... .... . ..... . . ... . .... .. .. ... .. ... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 107 ........ .. ..... ..... . .. . ..... .. .. ..... ... . ......... .. . ....... . . .. ........... ..

kegiatan/aktivitas yang dilakukannya.. . ... Guru menggunakan berbagai teknik untuk memotiviasi kemauan belajar peserta didik.. ... .. . Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menguasai materi pembelajaran sesuai usia dan kemampuan belajarnya melalui pengaturan proses pembelajaran dan aktivitas yang bervariasi... . dengan memperhatikan tujuan pembelajaran maupun proses belajar peserta 6.... . 5.. . Guru merencanakan kegiatan pembelajaran yang saling terkait satu sama lain. ... . ........ .. (9) 0 1 2 0 0 0 1 1 1 2 2 2 0 1 2 108 .. . . didik... 2. . 4... . ...... .. Guru memperhatikan respon peserta didik yang belum/kurang memahami materi pembelajaran yang diajarkan dan menggunakannya untuk Total skor untuk kompetensi 2 memperbaiki Skor maksimum kompetensi 2 = jumlah indikator × 2 rancangan pembelajaran berikutnya. .. ... .. .. ..... . 50% < X≤ 75% = 3. . terkait keberhasilan pembelajaran..... ... ... ......... Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 2 (0%<X≤25%=1. berdasarkan Guru dapat menjelaskan alasan pelaksanaan tingkat pemahaman tersebut. . Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik Skor Indikator Tidak ada bukti Terpenuhi Seluruhnya (Tidak terpenuhi sebagian terpenuhi ) 0 1 2 1.... ... 75% < X≤ 100% = 4) ... . .. ....... . . baik yang sesuai maupun yang berbeda dengan rencana. ... .25%<X≤50%=2..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 2 Kompetensi 3 : Pengembangan kurikulum Nama Guru : . . . Guru selalu memastikan tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran tertentu dan menyesuaikan aktivitas pembelajaran berikutnya 3. .........

.......... ... . . .... ... . ...... ...... . . . ... .. . .... .......... . ... . ... . ........ .. ....... .. ........Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Nama Penilai : .. .... ... . . . .. ... . . .. (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru: (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 109 .... . .. . .

Total skor untuk kompetensi 3 Skor maksimum kompetensi 3 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/8) × 100% Nilai untuk kompetensi 3 (0%<X≤25%=1.25%<X≤50%=2. Guru memilih materi pembelajaran yang: a) sesuai dengan tujuan pembelajaran. dan d) dapat dilaksanakan di kelas e) sesuai dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik. b) tepat dan mutakhir. Guru merancang rencana pembelajaran yang sesuai dengan silabus untuk membahas materi ajar tertentu agar peserta didik dapat mencapai 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 3 Pengembangan kurikulum Skor Indikator 1. kompetensi Guru mengikuti urutan materi pembelajaran dasar yang ditetapkan. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti Terpenuhi Terpenuhi (Tidak sebagian Seluruhnya terpenuhi) 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 110 . 4. kurikulum. 50% < X≤ 75% = 3. c) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik. dengan memperhatikan tujuan pembelajaran. Guru dapat menyusun silabus yang sesuai dengan 2.

.. .. .. . ...Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 4 : Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Nama Guru : ........... . (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru Tindak lanjut yang diperlukan: (19) (20) (21) (22) 111 .. .. .. . . .... ..... . .... ... ..... .. ....... .. (9) Nama Penilai : .. ..... . . .. . .......... .. ... .... .... ..... . ... . . .... ... .. . .... .... .. .. .. ... ...... . . . . ... .... ..... .... . .......... ....... .... .... ... . .... ....... . . .... ... .. . .. . . ..... . . .. . .... .. ... .. . .........

7. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran sesuai dengan rancangan yang telah disusun secara lengkap dan pelaksanaan aktivitas tersebut mengindikasikan bahwa guru mengerti tentang tujuannya. 2. 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 4 Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Skor Indikator Tidak ada Terpenuhi Terpenuhi bukti sebagian seluruhnya (Tidak terpenuhi) 0 1 2 1. Guru melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai isi kurikulum dan mengkaitkannya dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik. Guru mengkomunikasikan informasi baru (misalnya materi tambahan) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik. Guru mengelola kelas dengan efektif tanpa mendominasi atau sibuk dengan kegiatannya sendiri agar semua waktu peserta dapat termanfaatkan secara produktif. 4. 8. Misalnya: dengan mengetahui terlebih dahulu peserta didik lain yang setuju atau tidak setuju dengan jawaban tersebut. Guru mampu menyesuaikan aktivitas pembelajaran yang dirancang dengan kondisi kelas. Guru menyikapi kesalahan yang dilakukan peserta didik sebagai tahapan proses pembelajaran. 5. sebelum memberikan penjelasan tentang jawaban yang benar. 0 1 2 0 1 2 0 1 2 2 0 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 112 . bukan untuk menguji sehingga membuat peserta didik merasa tertekan. 6. bukan semata‐mata kesalahan yang harus dikoreksi. Guru melakukan aktivitas pembelajaran secara bervariasi dengan waktu yang cukup untuk kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar dan mempertahankan perhatian peserta didik. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran yang bertujuan untuk membantu proses belajar peserta didik.

Guru memberikan banyak kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya. 50% < X≤ 75% = 3. 25% < X≤ 50% = 2. dan/atau audio‐visual (termasuk TIK) untuk meningkatkan motivasi belajarpeserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran. Guru mengatur pelaksanaan aktivitas pembelajaran secara sistematis untuk membantu proses belajar peserta didik. Total skor untuk kompetensi 4 Skor maksimum kompetensi 4 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/22) × 100% Nilai untuk kompetensi 4 (0% < X≤ 25% = 1. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 0 1 2 0 1 2 113 . mempraktekkan dan berinteraksi dengan peserta didik lain. Sebagai contoh: guru menambah informasi baru setelah mengevaluasi pemahaman peserta didik terhadap materi sebelumnya. 10. 11.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 9. Guru menggunakan alat bantu mengajar.

tentang bakat. Guru memberikan kesempatan belajar kepada peserta didik sesuai dengan cara belajarnya masing‐masing. didik. 2. 75% < X≤ 100% = 4) Skor Tidak ada Terpenuh Terpenuhi bukti i seluruhnya (Tidak sebagian terpenuhi) 0 1 2 0 0 1 1 2 2 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 114 . 50% < X≤ 75% = 3. 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 5 Memahami dan mengembangkan potensi Indikator 1. dan kesulitan belajar masing‐masing peserta didik. 6. Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran untuk memunculkan daya kreativitas dan kemampuan berfikir kritis peserta 4. 7. minat. Guru secara aktif membantu peserta didik dalam proses pembelajaran dengan memberikan 5. Total skor untuk kompetensi 5 Skor maksimum kompetensi 5 = jumlah indikator ×2 Persentase = (total skor/14) × 100% Nilai untuk kompetensi 5 (0%<X≤25%=1. perhatian Guru dapat mengidentifikasi dengan benar kepada setiap individu. potensi. Guru menganalisis hasil belajar berdasarkan segala bentuk penilaian terhadap setiap peserta didik untuk mengetahui tingkat kemajuan masing‐masing.25%<X≤50%=2. Guru memusatkan perhatian pada interaksi dengan peserta didik dan mendorongnya untuk memahami dan menggunakan informasi yang disampaikan. Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk belajar sesuai dengan kecakapan dan pola belajar masing‐masing.

.... . (9) Nama Penilai : ... ... .............. . . .. .. . ..... ... . ..... .......... . ...... ... .. ... ............ .. ... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 115 .... ... .. ....... .. .. .. .. . ........ ... ... . ...... ...... ..... .. .... ...... . ... . . .. . .. .. ....... .. ... .. .. . .. .. . . . . . ..... ..... .. ....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 6 : Komunikasi dengan peserta didik Nama Guru : . .... . ... .. ... ... ... . .. .... . . ..... . . . .

kecuali jika diperlukan untuk membantu atau mengklarifikasi pertanyaan/tanggapan tersebut. Total skor untuk kompetensi 6 Skor maksimum kompetensi 6 = jumlah indikator ×2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 6 (0%<X≤25%=1. 50% < X≤ 75% = 3. 4. 3.25%<X≤50%=2. tanpa mempermalukannya.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 6 Penilaian untuk Kompetensi 6: Komunikasi dengan peserta didik Skor Indikator 1. 5. Guru menggunakan pertanyaan untuk mengetahui pemahaman dan menjaga partisipasi peserta didik. Guru mendengarkan dan memberikan perhatian terhadap semua jawaban peserta didik baik yang benar maupun yang dianggap salah untuk mengukur tingkat pemahaman peserta didik. termasuk memberikan pertanyaan terbuka yang menuntut peserta didik untuk menjawab dengan ide dan pengetahuan mereka. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi Seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 116 . benar. 2. Guru menanggapinya pertanyaan peserta didik secara tepat. 6. Guru memberikan perhatian dan mendengarkan semua pertanyaan dan tanggapan peserta didik. sesuai tujuan pembelajaran dan isi kurikulum. Guru memberikan perhatian terhadap pertanyaan peserta didik dan meresponnya secara lengkap dan relevan untuk menghilangkan kebingungan pada peserta didik. Guru menyajikan kegiatan pembelajaran yang dapat menumbuhkan kerja sama yang baik antar pesertadidik. dan mutakhir. tanpa menginterupsi.

... . .. .. . ...... ... . . .. . . ... ... .... ..... ... .. ... .... ... . .. .............. ..... ... . ... ........ .... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan gur (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 117 ........ ....... ... ... . ..... . . . . .. .. .... .. ... ..... .. ... .... .. .... . .. ....... .... ... . .. . . . .. ... (9) Nama Penilai : .... .... ....... ...... . .. ... .... .. . .. .. . . . ... ..... ... ..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 7 : Penilaian dan evaluasi Nama Guru : ... ......

0 1 2 5. dan sebagainya.25%<X≤50%=2. Guru memanfaatkan masukan dari peserta didik dan merefleksikannya untuk meningkatkan pembelajaran selanjutnya. selain penilaian formal yang dilaksanakan sekolah. 0 1 2 (26) 4. dan dapat membuktikannya melalui catatan. Guru menganalisis hasil penilaian untuk mengidentifikasi topik/kompetensi dasar yang sulit sehingga diketahui kekuatan dan kelemahan masing‐masing peserta didik untuk keperluan remedial dan pengayaan. Guru melaksanakan penilaian dengan berbagai teknik dan jenis penilaian. jurnal pembelajaran. Guru memanfatkan hasil penilaian sebagai bahan penyusunan rancangan pembelajaran yang akan dilakukan selanjutnya.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 7 Penilaian dan evaluasi Skor Indikator Tidak ada Terpenuhi Terpenuhi bukti (Tidak terpenuhi) sebagian Seluruhnya 1. 0 1 2 0 1 2 3. Guru menyusun alat penilaian yang sesuai dengan tujuan pembelajaran untuk mencapai kompetensi tertentu seperti yang tertulis dalam RPP. Total skor untuk kompetensi 7 Skor maksimum kompetensi 7 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 10) × 100% Nilai untuk kompetensi 7 (0%<X≤25%=1. 2. tentang tingkat pemahaman terhadap materi pembelajaran yang telah dan akan dipelajari. dan mengumumkan hasil serta implikasinya kepada peserta didik. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 118 . materi tambahan. rancangan pembelajaran. 50% < X≤ 75% = 3.

..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 8 : Bertindak sesuai dengan norma agama.. .... ... . ... ... ....... (9) Nama Penilai : .... .. .. ... .. .. . .... ..... . .... ... .. .. ....... .. ... .. .. . ... . .. . sosial dan kebudayaan nasional Indonesia Nama Guru : ... .. .. .. .... .. .. ... ........ . ..... .. (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan (23) (24) 119 . .. .... ... .... .. ... .. . . .. . .. hukum.. .. ..... ... . ...... .............. . . .. ........ .. . ... . . ... ..... .. ......... . . .. ...... ... ... ....... . .... ..

agama). 4. Guru mengembangkan kerjasama dan membina kebersamaan dengan teman sejawat tanpa memperhatikan perbedaan yang ada (misalnya: suku.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 8 Bertindak sesuai dengan norma agama. hukum.25%<X≤50%=2. 2. Guru memiliki rasa persatuan dan kesatuan sebagai bangsa Indonesia. agama. 3. 0 1 2 2 0 1 0 0 0 1 1 1 2 2 2 120 . sosial dan kebudayaan nasional Indonesia Skor Indikator Terpen Tidak ada uhi tukti(Tida Terpenuhi Seluruh terpenuhi) sebagian nya Guru menghargai dan mempromosikan prinsip‐prinsip Pancasila sebagai dasar ideologi dan etika bagi semua warga Indonesia. 50% < X≤ 75% = 3. 75% < X≤ 100% = 4) 1. dan gender). suku. 5. Guru saling menghormati dan menghargai teman sejawat sesuai dengan kondisi dan keberadaan masing‐ masing. Total skor untuk kompetensi 8 Skor maksimum kompetensi 8 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/10) × 100% Nilai untuk kompetensi 8 (0%<X≤25%=1. Guru mempunyai pandangan yang luas tentang keberagaman bangsa Indonesia (misalnya: budaya.

. .. . . (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Pemantauan Tanggal (24) Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (23) 121 ....... ... ..... . .. . . .. ... ......... .. . .. ... .. .. . . .. ... ... .... . .... . . . ......... . . ..... ... ... ... ..... ............. . ..... ... ... .... . ........ .. ..... .... ... ...... . ....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 9 : Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan Nama Guru : . ... .. ... .. .. ... .. .. .... ........ . . .. . ....... .... (9) Nama Penilai : .. . . .. . ....... . . . . . ......... ...... ..

sehingga semua peserta didik selalu memperhatikan guru dan berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. 2. termasuk mengundang mereka untuk mengobservasi cara mengajarnya dan memberikan masukan. Guru mau membagi pengalamannya dengan teman sejawat. orang tua. 4. Guru bersikap dewasa dalam menerima masukan dari peserta didik dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berpartisipasi dalam proses pembelajaran. Guru berperilaku baik untuk mencitrakan nama baik sekolah. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Skor Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 0 1 2 2 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 122 . berpenampilan. Guru bertingkah laku sopan dalam berbicara. dan berbuat terhadap semua peserta didik. 5. 3. dan teman sejawat. Total skor untuk kompetensi 9 Skor maksimum kompetensi 9 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 10) × 100% Nilai untuk kompetensi 9 (0%<X≤25%=1.25%<X≤50%=2. 50% < X≤ 75% = 3. Guru mampu mengelola pembelajaran yang membuktikan bahwa guru dihormati oleh peserta didik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 9 kOM Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan k Indikator 1.

. . .. . . .... .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 10: Etos kerja. dan rasa bangga menjadi guru Nama Guru : .... ...... .. . .... ... . . ... .. ... (10) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan (23) (24) 123 .. .. .. .. ..... . ...... ..... .. ........... . .. ... .. .......... ..... tanggung jawab yang tinggi..... .. . . . . . . . ........... ....... . ....... .. . ...... . . . .. (9) Nama Penilai : ... .. ..... .... ... .... .. .. . . ... ..... .. . .... . .... .. .. ....... . .. . ....... ..... . ........ . . . .........

Guru meminta ijin dan memberitahu lebih awal. tanggung jawab yang tinggi. Guru merasa bangga dengan profesinya sebagai guru.25%<X≤50%=2. Guru memenuhi jam mengajar dan dapat melakukan semua kegiatan lain di luar jam mengajar berdasarkan ijin dan persetujuan pengelola sekolah. guru mengaktifkan siswa dengan melakukan hal‐hal produktif terkait dengan mata pelajaran. Guru menyelesaikan semua tugas administratif dan non‐pembelajaran dengan tepat waktu sesuai standar yang ditetapkan. dan rasa bangga menjadi guru Skor Indikator 1. Guru memanfaatkan waktu luang selain mengajar untuk kegiatan yang produktif terkait dengan tugasnya. 2. 6. 7.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinera Guru Kompetensi 10 Etos kerja. 50% < X≤ 75% = 3. 8. Guru memberikan kontribusi terhadap pengembangan sekolah dan mempunyai prestasi yang berdampak positif terhadap nama baik sekolah. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) 0 Terpenuhi sebagian 1 Terpenuhi seluruhnya 2 0 1 2 0 1 2 2 0 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 124 . dan meminta guru piket atau guru lain untuk mengawasi kelas. dengan memberikan alasan dan bukti yang sah jika tidak menghadiri kegiatan yang telah direncanakan. 5. 3. Guru mengawali dan mengakhiri pembelajaran dengan tepat waktu. Total skor untuk kompetensi 10 Skor maksimum kompetensi 10 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 16) × 100% Nilai untuk kompetensi 10 (0%<X≤25%=1. 4. termasuk proses pembelajaran di kelas. Jika guru harus meninggalkan kelas.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 11 Bersikap inklusif. positif terhadap semua diskusi formal dan informal terkait dengan pekerjaannya. Guru sering berinteraksi dengan peserta didik dan tidak membatasi perhatiannya hanya pada kelompok tertentu (misalnya: peserta didik yang pandai. Guru memperlakukan semua peserta didik secara adil. berasal dari daerah yang sama dengan guru). memberikan perhatian dan bantuan sesuai kebutuhan 2. Total skor untuk kompetensi 11 Skor maksimum kompetensi 11= jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 11 (0%<X≤25%=1. 50% < X≤ 75% = 3. kaya. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 125 .25%<X≤50%=2. tanpa memperdulikan faktor teman sejawat (bersifat inklusif). bertindak objektif. serta berkontribusi personal. Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) 0 Skor Terpenuh Seluruhnya i Terpenuhi sebagian 2 1 0 1 2 (23) (24) 3. masing Guru menjaga hubungan baik dan peduli dengan ‐masing. serta tidak diskriminatif Indikator 1.

.. .. .. 3.. .. ... . teman sejawat. .. .. . dan masyarakat Nama Guru : ..... .. serta berperan dalam kegiatan sosial di masyarakat... .. Guru memperhatikan sekolah sebagai bagian dari masyarakat.. .... ......25%<X≤50%=2. . .. ... . ..... .. .. baik dalam pertemuan formal maupun tidak formal antara guru dan orang tua.. .. (10) Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (23) (24) Kompetensi 12: Komunikasi dengan sesama guru. tenaga pendidikan.... .. . Total skor untuk kompetensi 12 Skor maksimum kompetensi 12 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 12 (0%<X≤25%=1....... . . 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Seluruhnya terpenuhi 2 0 1 0 1 2 0 1 2 (27) (28) (29) (30) 6 126 .. . ...... . . 2. 50% < X≤ 75% = 3..... ... . ... .. . . . ........ ....... .. .. ....... .. .. .. Guru menyampaikan informasi tentang kemajuan. .... (9) Nama Penilai : ...... ....... .... . tenaga pendidikan... . dan masyarakat Skor Indikator 1..... .. .. . .. dan dapat menunjukkan buktinya.. . .. . . ....... ...... ... .. ..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 12: Komunikasi dengan sesama guru. kesulitan. .... ....... .... . . .. ... . .. orang tua peserta didik..... orang tua peserta didik... . . .. berkomunikasi dengan masyarakat sekitar. ...... . ... . ..... . Guru ikut berperan aktif dalam kegiatan di luar pembelajaran yang diselenggarakan oleh sekolah dan masyarakat dan dapat memberikan bukti keikutsertaannya.. . dan potensi peserta didik kepada orang tuanya.. .

mutakhir. 3. untuk mengidentifikasi materi 0 1 2 pembelajaran yang dianggap sulit. dan yang membantu peserta didik untuk memahami konsep materi pembelajaran. melakukan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. 50% < X≤ 75% = 3. dan memperkirakan alokasi waktu yang diperlukan. Guru menyusun materi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Penilaian untuk Kompetensi 13: Penguasaan materi struktur konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu Skor Tidak Terpenuh Indikator Terpenuhi bukti ada sebagian i seluruhnya (Tidak terpenuhi 1. Guru melakukan pemetaan standar kompetensi ) dan kompetensi dasar untuk mata pelajaran yang diampunya. Total skor untuk kompetensi 13 Skor maksimum kompetensi 13 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 13 (0%<X≤25%=1. 2. perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang berisi informasi 0 1 2 yang tepat. Guru menyertakan informasi yang tepat dan 0 1 2 mutakhir di dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran.25%<X≤50%=2. 75% < X≤ 100% = 4) 127 .

catatan masukan dari kolega atau hasil penilaian proses pembelajaran sebagai bukti yang menggambarkan kinerjanya. Guru melakukan evaluasi diri secara spesifik. 6. penilaian pembelajaran dan tindak lanjutnya. dan didukung dengan contoh pengalaman diri sendiri.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 14 : Mengembangkan keprofesian melalui tindakan reflektif Skor Indikator 1. dan aktif dalam melaksanakan PKB. 4.25%<X≤50%=2. 50% < X≤ 75% = 3. mengembangkan karya inovasi. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 0 1 1 2 2 128 . Total skor untuk kompetensi 14 Skor maksimum kompetensi 14 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 12) × 100% Nilai untuk kompetensi 14 (0%<X≤25%=1. konferensi). 2. pelaksanaan. Guru melakukan penelitian. 3. 5. lengkap. Guru dapat memanfaatkan TIK dalam berkomunikasi dan pelaksanaan PKB. mengikuti kegiatan ilmiah (misalnya seminar. Guru memanfaatkan bukti gambaran kinerjanya untuk mengembangkan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran selanjutnya dalam program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Guru dapat mengaplikasikan pengalaman PKB dalam perencanaan. Guru memiliki jurnal pembelajaran.

Sistematika Pelaporan Pengembangan Diri JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI A. Bagian Pendahuluan  Latar Belakang mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan  Keterangan waktu pelaksanaan. lama penyelenggaraan pengembangan keprofesian berkelanjutan  Penyelenggaraan pengembangan keprofesian berkelanjutan B. Penutup Lampiran-lampiran :  Fotocopy sertifikat/surat keterangan  Surat penugasan  Dan lain-lain.  Tindak lanjut yang akan atau telah dilaksanakan berkaitan dengan pengembangan diri berdasarkan hasil dari pengembangan keprofesian berkelanjutan. Bagian Isi  Uraian rinci dari tujuan pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB)  Pernyataan isi materi yang disajikan dalam kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan serta uraian kesesuaian dengan peningkatan keprofesiannya. 129 .  Dampak terhadap pengalaman pengembangan keprofesian berkelanjutan terhadap diri sendiri dalam peningkatan mutu pengembangan keprofesian berkelanjutan dan riwayatnya.Lampiran 14. C. penyelenggaraan kegiatan  Tujuan mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan.

Rumusan Masalah C. Tujuan BAB II LANDASAN TEORI/TINJAUAN PUSTAKA BAB III METODOLOGI PENELITIAN (BILA MELAKUKAN PENELITIAN) BAB IV PEMBAHASAN BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Lampiran-Lampiran Catatan : Sistematika tersebut merupakan alternatif yang dapat digunakan. observasi partisipatoris dan lain-lain. 130 . Latar Belakang dan Identifikasi Masalah B. penelitian tindakan.Lampiran 15 Sistematika Penulisan Karya Tulis Ilmiah JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN A. Penyesuaian dapat dibuat menurut jenis-jenis penelitian misalnya : penelitian pengembangan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful