Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

PEDOMAN PELAKSANAAN PEMILIHAN GURU BERPRESTASI PENDIDIKAN DASAR TINGKAT NASIONAL TAHUN 2013

DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN PENDIDIKAN DASAR DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2013

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

1

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

KATA PENGANTAR Pemilihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Pendidikan Dasar (Dikdas) Berprestasi tahun 2013 merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah yang diberikan kepada guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah atas prestasi dan dedikasi yang luar biasa di bidang pendidikan. Kegiatan ini diselenggarakan sejak tahun 2011 hingga sekarang dirasakan bermanfaat, karena selain menghargai prestasi yang luar biasa pendidik dan tenaga kependidikan juga untuk meningkatkan profesionalisme dalam melaksanakan tugasnya mewujudkan pendidikan yang bermutu. Untuk menentukan PTK Dikdas berprestasi dilakukan penilaian: portofolio, tes tertulis akademik, tes tertulis penguasaan kompetensi, dan wawancara. Pemilihan PTK Dikdas berprestasi ini dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel, sehingga guru yang terpilih benar-benar merupakan sosok guru yang profesional. Oleh karena itu untuk melakukan pelaksanaan penilaian disusun pedoman pelaksanaan penilaian pemilihan guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. Dalam rangka memberikan penghargaan terhadap prestasi dan dedikasi yang tinggi yang dicapai oleh guru dalam melaksanakan tugas profesionalnya, maka diselenggarakan pemilihan guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. Pedoman ini merupakan pegangan bagi panitia dan peserta pemilihan guru berprestasi tahun 2013 dari tingkat sekolah sampai tingkat nasional. Mudah-mudahan usaha mulia kita bersama ini senantiasa mendapat ridho dari Tuhan Yang Maha Esa. Jakarta, Maret 2013 Direktur Pembinaan PTK Pendidikan Dasar,

Sumarna Surapranata, Ph.D. NIP. 19590801 198503 1 002
ii

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ......................................................................................................... ii DAFTAR ISI ....................................................................................................................... iii BAB I PENDAHULUAN .................................................................................................... 1 A. B. C. D. E. A. B. C. Latar belakang ........................................................................................................... 1 Dasar Hukum ............................................................................................................. 2 Tujuan ........................................................................................................................ 2 Manfaat ...................................................................................................................... 3 Hasil yang Diharapkan .............................................................................................. 3 Pengertian .................................................................................................................. 4 Sifat ............................................................................................................................ 5 Peserta ........................................................................................................................ 5

BAB II PENGERTIAN, SIFAT, PESERTA, DAN PERSYARATAN PESERTA........ 4

D. Persyaratan Peserta ....................................................................................................... 6 BAB III ORGANISASI PENYELENGGARAAN, KEPANITIAAN, SERTA PEMBIAYAAN.................................................................................................................... 9 A. B. C. D. A. B. C. Organisasi Penyelenggaraan ...................................................................................... 9 Kepanitiaan .............................................................................................................. 10 Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Guru Berprestasi ........................................... 19 Pembiayaan .............................................................................................................. 19 Aspek Yang Dinilai ................................................................................................. 20 Penilaian .................................................................................................................. 22 Aspek Penilaian ....................................................................................................... 24

BAB IV PENILAIAN ..................................................................................................... 20

BAB V PENUTUP ............................................................................................................. 26 Lampiran-Lampiran

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

iii

tingkat provinsi. Undang-Undang No. Pemilihan guru berprestasi dimaksudkan antara lain untuk mendorong motivasi. organisasi profesi. regional. Penyelenggaraan pemilihan guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs) dilaksanakan secara bertingkat. penghargaan dapat diberikan oleh pemerintah. Secara umum pelaksanaan pemilihan guru berprestasi telah berjalan dengan lancar sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB I PENDAHULUAN A. Latar belakang Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. Pertama. dan pendidikan menengah. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 1 . penghargaan dapat diberikan pada tingkat sekolah. sehingga perlu dilakukan penyempurnaan sistem penyelenggaraannya. yang diharapkan akan berpengaruh positif pada kinerja dan prestasi kerjanya pada era globali ini. maka kedudukan dan peran guru semakin bermakna strategis dalam mempersiapkan SDM yang berkualitas dalam menghadapi era global. Dengan ditetapkannya Undang-Undang dimaksud. nasional. masyarakat. Pasal 36 ayat (1) mengamanatkan bahwa ”Guru yang berprestasi. berdedikasi luar biasa. menilai. tingkat kabupaten/kota. keluarga maupun masyarakat. pemerintah daerah. pendidikan dasar. Selaras dengan kebijaksanaan pembangunan yang meletakkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas pembangunan nasional. dan/atau satuan pendidikan. membimbing. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. seorang guru tidak hanya memiliki kemampuan teknis edukatif. penghargaan kepada guru berprestasi mengalami penguatan. Era globalisasi menuntut SDM yang bermutu tinggi dan siap berkompetisi. maupun internasional. tetapi juga harus memiliki kepribadian yang dapat diandalkan sehingga menjadi sosok panutan bagi siswa. Untuk melaksanakan tugasnya secara profesional. baik pada tataran nasional. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. tingkat kecamatan untuk SD/MI. dimana hal itu diberikan atas dasar jenis dan jenjang tertentu. dedikasi. tingkat provinsi sampai pada tingkat nasional. mengajar. melatih. Pemerintah memberikan perhatian yang sungguh-sungguh untuk memberdayakan guru. Prestasi kerja tersebut akan terlihat dari kualitas lulusan satuan pendidikan sebagai SDM yang berkualitas. Kedua. khususnya pada aspek-aspek yang dinilai. Namun demikian. pelaksanaannya dirasakan masih dapat dioptimalkan. mengarahkan. mulai dari tingkat sekolah. terutama bagi mereka yang berprestasi. tingkat kecamatan. tingkat kabupaten/kota. dan/atau bertugas di daerah khusus berhak memperoleh penghargaan”. dan kompetitif. loyalitas dan profesionalisme guru. produktif.

serta terlindungi. 10. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Pendidikan. 12. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 2010 tentang perubahan Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan. 4.1. 9. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. Meningkatkan motivasi dan profesionalisme guru dalam pelaksanaan tugas profesionalnya. 3. 3. dan Fungsi Kementerian Negara Serta Susunan Organisasi. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 2. Meningkatkan kompetisi yang sehat melalui pemberian penghargaan di bidang pendidikan. C. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 84/P Tahun 2009 tentang Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II. 6. 8. dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara. Tugas. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No 16 tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. 11. dan Gelar Kehormatan. 5. Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Undang-Undang No 20 tahun 2009 tentang Gelar. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 2 . 4.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 B. Membangun komitmen mutu guru dalam kerangka peningkatan mutu pembelajaran menuju standar nasional pendidikan. 2. Tanda Jasa. Daftar isian pelaksanaan Direktorat Pembinaan Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar Tahun Anggaran 2013 Nomor DIPA023. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 1 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional. 7. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. dan bermartabat. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. mulia. Mengangkat guru sebagai profesi terhormat. Tugas.666302/2013 tanggal 05 Desember 2012. Dasar Hukum 1.03. Tujuan 1.

Menjalin interaksi antarpeserta untuk saling tukar pengalaman dalam mendidik siswa. martabat. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 3 . Meningkatnya mutu guru jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs). kabupaten/kota. E. kecamatan. Terpilihnya guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs). 5. 3. dan profesionalisme guru.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 D. dedikasi. 4. disiplin. 2. Manfaat 1. Memupuk rasa persatuan dan kesatuan bangsa melalui jalur pendidikan. provinsi. Memotivasi guru untuk meningkatkan kinerja. Menumbuhkan kreatifitas dan inovasi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. dan nasional. untuk mencapai tujuan pendidikan nasional yang berkualitas. 2. citra. Meningkatkan harkat. mulai dari tingkat sekolah. dan loyalitas untuk kepentingan masa depan bangsa dan negara. Hasil yang Diharapkan 1.

menilai. 6. dewasa. Karya sastra adalah suatu bentuk dan hasil pekerjaan seni kreatif yang objeknya adalah manusia dan kehidupannya dengan menggunakan bahasa sebagai mediumnya. orangtua/wali peserta didik. 5. Kompetensi sosial tercermin dari kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. rasa. dan berwibawa. dan masyarakat sekitar. arif. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. dan pendidikan menengah. menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat. dan berakhlak mulia. dan seni kriya. Kompetensi profesional tercermin dari tingkat penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. sesama pendidik. 1. membimbing. seni karawitan. sosial. seni tari. Kompetensi kepribadian tercermin dari kemampuan personal. antara lain berupa hasil seni lukis. DAN PERSYARATAN PESERTA A. Guru berprestasi adalah guru yang memiliki kinerja dan kompetensi pedagogik. 2. serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. stabil. melatih. PESERTA. seni patung. evaluasi hasil belajar. Inovasi dalam pembelajaran atau bimbingan adalah serangkaian kegiatan pengembangan dan perbaikan pembelajaran yang mencakup antara lain penggunaan metode/cara/media/sumber yang inovatif dan melebihi standar Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 4 . Kompetensi pedagogik tercermin dari tingkat pemahaman terhadap peserta didik. b. mengajar. seni keramik. berupa kepribadian yang mantap.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB II PENGERTIAN. murah dan sederhana. seni musik. SIFAT. seni grafis. c. Teknologi tepat guna adalah teknologi yang menggunakan sumber daya yang ada untuk memecahkan masalah yang dihadapi/ada secara berdaya guna dan berhasil guna atau untuk pelaksanaan tugas sehari-hari menjadi lebih mudah. kepribadian. pendidikan dasar. Pengertian Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. seni teater. dan karsa. dan profesional yang melampaui standar nasional. tenaga kependidikan. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. 4. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. seni pedalangan. 3. Karya/Prestasi: a. mengarahkan. Karya seni adalah suatu proses kreatif dalam bidang kesenian yang dilandasi oleh pengamatan dan penghayatan dengan melibatkan cita. d.

baik secara akademik maupun administratif. 7. transparan. Transparan mengacu kepada proses yang memberikan peluang kepada semua pemangku kepentingan untuk memperoleh akses informasi tentang penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan. Penulisan buku/essay di bidang pendidikan adalah suatu karangan ilmiah di bidang pendidikan berdasarkan buah pemikiran/ulasan dari penulis. sebagai suatu sistem yang meliputi masukan. dan memenuhi standar penilaian yang ditetapkan. Prestasi olahraga adalah capaian atas keahlian atau keterampilan di bidang olahraga yang memberikan kebanggaan nasional atau memperlihatkan kemampuan untuk meningkatkan penghayatan dan prestasi olahraga dan memperlihatkan kemampuan untuk membangun salah satu sistem olahraga atau menciptakan model dan strategi pembelajaran atau pelatihan suatu cabang olahraga yang dapat meningkatkan prestasi anak didik/atlet. tidak diskriminatif. bukan berdasarkan pemerataan. Sifat 1. Pengembangan keprofesian berkelanjutan adalah pengembangan kompetensi guru yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan secara bertahap dan berkelanjutan. a. provinsi.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 kompetensi yang dipersyaratkan dalam proses pembelajaran atau bimbingan menjadi efektif dan efisien. Masing-masing guru yang memenuhi persyaratan berhak mengikuti program ini. Objektif mengacu kepada proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan. yang selanjutnya disebut kelompok guru tingkat satuan pendidikan SD/MI. untuk meningkatkan profesionalitasnya. C. f. maupun tingkat nasional dilaksanakan secara impartial. Akuntabel merupakan proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan yang dapat dipertanggungjawabkan kepada semua pemangku kepentingan pendidikan. Pemilihan guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi bersifat kompetitif. Peserta 1. Pemilihan guru berprestasi dilaksanakan secara objektif. B. proses. b. dan hasil penilaian. baik di tingkat sekolah. kabupaten/kota. kecamatan. 2. c. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 5 . dan akuntabel. Guru sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah. Portofolio adalah sekumpulan informasi pribadi yang merupakan catatan dan dokumentasi atas pencapaian prestasi seseorang dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya. g. e.

dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. 6) publikasi ilmiah atas hasil penelitian atau gagasan inovatif. dewasa. 7) karya atau prestasi di bidang olahraga. 2) penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. 1) Kompetensi pedagogik tercermin dari tingkat pemahaman terhadap peserta didik. terdiri dari persyaratan akademik dan persyaratan administratif. dan 8) pengembangan diri melalui diklat fungsional/kegiatan kelompok kerja. serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya. Guru sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah. Memiliki kualifikasi akademik minimal sarjana (S1) atau diploma empat (DIV). perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. berupa kepribadian yang mantap. 3) penulisan buku teks pelajaran. Persyaratan Akademik a. orangtua/wali peserta didik. D. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 6 . dan masyarakat sekitar. 4) penciptaan karya seni. antara lain melalui: 1) pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. c. Subkompetensi masing-masing kompetensi disajikan pada bagian penilaian. tenaga kependidikan. yang selanjutnya disebut kelompok guru tingkat satuan pendidikan SMP/MTs. evaluasi hasil belajar. dan berakhlak mulia. 1. d. 3) Kompetensi sosial tercermin dari kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. pendidik. stabil. buku pengayaan. Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif melalui bimbingan langsung kepada peserta didik hingga mencapai prestasi di bidang intrakurikuler dan/atau ekstrakurikuler. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. dan buku pedoman guru. Persyaratan Peserta Persyaratan peserta Pemilihan Guru Berprestasi mulai dari tingkat sekolah sampai dengan tingkat nasional. sosial. Guru unggul/mumpuni dilihat dari kompetensi pedagogik. 2) Kompetensi kepribadian tercermin dari kemampuan personal. 5) pembuatan/modifikasi alat pelajaran (peraga). arif. dan berwibawa. kepribadian. dan profesional. menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat. b. Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif dalam pengembangan keprofesian berkelanjutan.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 2. 4) Kompetensi profesional tercermin dari tingkat penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam.

g. Kepala Dinas Pendidikan kabupaten/kota untuk SMP. h. dan Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota untuk MI dan MTs. Guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) atau bukan PNS serta tidak sedang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam proses pengangkatan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam transisi alih tugas ke unit kerja lainnya. II.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 2. i. Melampirkan bukti partisipasi dalam kemasyarakatan berupa surat keterangan atau bukti fisik berupa rekomendasi dari penanggung jawab organisasi kemasyarakatan yang disyahkan oleh kepala sekolah. sedangkan guru SMP/MTs yang meraih peringkat I tingkat sekolah akan mengikuti pemilihan guru berprestasi ditingkat kabupaten/kota. Melampirkan bukti prestasi yang dicapai dalam bentuk laporan tertulis (evaluasi diri) yang disyahkan oleh kepala sekolah dan dilampirkan rekomendasi dari dewan guru atau komite sekolah bahwa guru yang bersangkutan adalah guru berprestasi melebihi guru lain. yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat kabupaten/kota. Melaksanakan beban mengajar sekurang-kurangnya 24 jam tatap muka per minggu yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah. 3) Guru SD/MI dan SMP/MTs yang meraih peringkat I di tingkat kabupaten/kota yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi. e. Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi Peringkat I. Melampirkan penilaian pelaksanaan pembelajaran dan kinerja guru yang dilakukan oleh kepala sekolah dan pengawas sekolah (format terlampir dalam dokumen portofolio). b. Persyaratan Administratif a. Melampirkan portofolio (format terlampir). 4) Guru SD/MI dan SMP/MTs yang meraih peringkat I di tingkat provinsi yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat nasional. j. bagi: 1) Guru SD/MI yang meraih peringkat I di sekolah yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan. c. yang dibuktikan dengan SK CPNS atau SK Pengangkatan dari yayasan/pengelola bagi guru bukan PNS. Mempunyai masa kerja sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun sebagai guru secara terus-menerus sampai saat diajukan sebagai calon peserta. d. 7 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 . Aktif melaksanakan proses pembelajaran/bimbingan dan konseling yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah. dan III tingkat nasional tidak diperkenankan mengikuti program ini. f. 2) Guru SD/MI yang meraih peringkat I di tingkat kecamatan. Belum pernah dikenai hukuman disiplin atau tidak dalam proses pemeriksaan pelanggaran disiplin yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah yang diketahui oleh Kepala UPTD untuk SD.

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 8 .Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 k. Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi Peringkat I. dan III tingkat kabupaten/kota. II. provinsi dan nasional dapat mengikuti program ini setelah 5 tahun.

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

BAB III ORGANISASI PENYELENGGARAAN, KEPANITIAAN, SERTA PEMBIAYAAN A. Organisasi Penyelenggaraan Mekanisme penyelenggaraan program pemilihan guru berprestasi dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, dan tingkat nasional. Penjelasan mekanisme penyelenggaraan disajikan`pada bagan berikut. 1) Mekanisme Penyelenggaraan Guru Berprestasi Tingkat SD/MI
Waktu
SK Penetapan

Tingkat
Pemilihan Gupres Tingkat Nasional

Panitia
 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

15-22 Agustus 2013

Mendikbud

Peringkat I, II, & III SD/MI

Minggu II Juni 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Provinsi

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Gubernur

Peringkat I SD/MI

Minggu II Mei 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kab/Kota

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Bupati/Walikota

Peringkat I SD/MI

Minggu IV April 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kecamatan

 

Seleksi Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen SD

Peringkat I, II & III Camat/Kacabdin/ UPTD Kec.

Peringkat I SD/MI

Awal April 2013 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Sekolah

 

Seleksi Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen

Peringkat I, II & III Kepala Sekolah

Peringkat I, SD/MI

Gambar 1: Mekanisme Penyelenggaraan

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

9

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

2) Mekanisme Penyelenggaraan Guru Berprestasi Tingkat SMP/MTs Peringkat I, II & III

Waktu

Tingkat

Panitia

SK Penetapan

15-22 Agustus 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Nasional

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Mendikbud

Peringkat I, II, & III SMP/MTs

Minggu II Juni 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Provinsi

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Gubernur

Peringkat I SMP/MTs

Minggu II Mei 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kab/Kota

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Bupati/ Walikota

Peringkat I SMP/MTs

Awal April 2013 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Sekolah

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen

Peringkat I, II & III Kepala Sekolah

Peringkat I SMP/MTs

Gambar 2: Mekanisme Penyelenggaraan

B. Kepanitiaan 1. Kepanitiaan di Tingkat Sekolah Kepanitiaan di tingkat sekolah terdiri dari: Ketua : Kepala Sekolah; Sekretaris : Unsur Komite Sekolah; Anggota : Komite Sekolah dan Guru Senior (terdiri dari lima orang anggota). Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK Kepala Sekolah. a. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi. 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat sekolah. 3) Mengusulkan kepada kepala sekolah untuk menetapkan guru berprestasi di tingkat sekolah. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I di tingkat sekolah sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat kecamatan untuk SD/MI dan tingkat kabupaten/kota untuk guru SMP/MTs, (beserta berita acara pelaksanaan seleksi).
Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

10

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

b. Prosedur Penilaian 1) Panitia menerima, mengagendakan dan memeriksa kelengkapan persyaratan guru yang akan mengikuti seleksi guru berprestasi dan mengatur waktu serta agenda pelaksanaan penilaian. 2) Panitia melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Penilaian Portofolio (1) Menilai dokumen portofolio 5 (lima) tahun terakhir yang terkait dengan kinerja guru, bio data, dan pengembangan keprofesionalan berkelanjutan/continuous professional development (PKB/CPD), dan lain-lain. (2) Nilai portofolio dengan bobot 40%.
b) Presentasi dan Wawancara

Setiap peserta wajib: (1) menyusun esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri dengan tema “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian, menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. (2) mempresentasikan dan melakukan tanya jawab secara pleno, dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit, dan waktu tanya jawab 20 menit. Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint.
c) Penilaian Portofolio

(1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri dengan tema “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian, menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno, dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit, dan waktu tanya jawab 20 menit. Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint. (3) Nilai portofolio dengan bobot 40%.
d) Presentasi dan Wawancara

(1) Selanjutnya dilakukan presentasi dan wawancara yang bertujuan menggali kinerja dan kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. (2) Wawancara dilakukan dalam waktu 20 menit untuk setiap peserta. Wawancara dimaksudkan untuk menilai kompetensi guru berdasarkan hasil observasi kinerja guru selama bertugas di sekolah yang bersangkutan.
Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

11

Prosedur Pengajuan 1) Panitia mengusulkan guru berprestasi peringkat I. Sekretaris : Ketua KKKS kecamatan. II.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah rerata dari nilai seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 60%. II. a. 3) Panitian pemilihan tingkat sekolah mengirimkan nama guru berprestasi peringkat I disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio kepada panitia pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan untuk guru SD/MI. Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK camat. Anggota : Unsur dari UPTD dinas pendidikan kecamatan. III tingkat sekolah diberi piagam penghargaan yang ditandatangani oleh kepala sekolah. (beserta berita acara pelaksanaan seleksi). Penghargaan Guru berprestasi Peringkat I. c. dan ke panitia pemilihan tingkat kabupaten/kota untuk guru SMP/MTs. atau Kepala UPTD dinas kecamatan. Nilai total adalah perjumlahan dari nilai presentasi dan nilai wawancara. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 12 . dan III tingkat sekolah kepada kepala sekolah untuk ditetapkan dengan SK kepala sekolah. kepribadian. Membuat berita acara pelaksanaan penilaian presentasi dan wawancara tentang kompetensi pedagogik. Kepanitiaan di Tingkat Kecamatan (UPTD) Kepanitiaan di Tingkat Kecamatan terdiri dari: Ketua : Kepala UPTD dinas pendidikan kecamatan. unsur komite sekolah. 2. sosial. II. 2) Guru berprestasi Peringkat I. dan profesional. Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. III tingkat sekolah ditetapkan dengan Surat Keputusan Kepala Sekolah. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat kecamatan. Peringkat nilai total dipakai dalam penentuan peringkat guru berprestasi tingkat sekolah. d. Pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat sekolah dilaksanakan pada awal April 2013.

13 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 .Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 3) Mengusulkan kepada camat untuk menetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. II. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. dan waktu tanya jawab 20 menit. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint. dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. sosial. 2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Penilaian Portofolio (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri yang berjudul “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. sosial. III SD/MI di tingkat kecamatan. kepribadian. Wawancara dimaksudkan untuk menilai kompetensi guru berdasarkan hasil observasi kinerja guru selama bertugas di sekolah yang bersangkutan. (2) Wawancara dilakukan dalam waktu 20 menit untuk setiap peserta. kepribadian. dan profesional. Nilai total digunakan untuk menentukan peringkat guru berprestasi tingkat kecamatan. Nilia total adalah penjumlahan dari nilai portofolio dan presentasi dan nilai wawancara. b) Presentasi dan Wawancara (1) Selanjutnya dilakukan presentasi dan wawancara yang bertujuan menggali kinerja dan kompetensi pedagogik. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah rerata dari nilai seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 60%. b. mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat kecamatan. dan profesional. Prosedur Penilaian 1) Menerima. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I tingkat kecamatan sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat kabupaten/kota (beserta berita acara pelaksanaan seleksi). Berdasarkan hasil penilaian dokumen dan presentasi dan wawancara ketua panitia tingkat kecamatan membuat : (a) berita acara pelaksanaan penilaian presentasi dan wawancara tentang kompetensi pedagogik. (3) Nilai portofolio dengan bobot 40%.

Kegiatan dilaksanakan minggu IV April 2013 Piagam Penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag). Materi tes tertulis. 3) Mengusulkan kepada Bupati/Walikota untuk ditetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. 2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I SD/MI dan SMP/MTs tingkat Kabupaten/kota sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat provinsi (beserta berita acara pelaksanaan seleksi). disiapkan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota. Prosedur Penilaian 1) Menerima. II. II. Kepanitiaan di Tingkat Kabupaten/Kota Kepanitiaan di Tingkat Kabupaten/Kota terdiri dari: Ketua : Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. b. mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat kabupaten/kota. a. 3. dan III tingkat kecamatan diberi hadiah dan piagam penghargaan yang ditandatangani oleh camat. 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat kabupaten/ kota. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi. Sekretaris : Ketua MKKPS Kabupaten/Kota. dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK). Anggota : Unsur dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. Unsur Dewan Pendidikan. Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK bupati/wali kota atau kepala dinas pendidikan kabupaten/kota atas nama bupati/wali kota. PGRI. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 14 . III SD/MI dan SMP/MTs di tingkat kabupaten/kota.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (b) pelaksanaan penilaian Guru SD/MI berprestasi peringkat I.

Nilai total adalah perjumlahan dari nilai tes tertulis. Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4. Penitia tingkat kabupaten/kota membuat: 1) berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi Peringkat I. II. 2) Melaporkan hasil penilaian guru berprestasi Peringkat I. (2) Nilai portofolio berbobot 30%. dan III kepada bupati/wali kota dan mengirimkan juara I baik SD/MI maupun SMP/Mts ke panitia tingkat provinsi. (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. 4. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. Dewan Pendidikan. 3) Memberikan hadiah dan atau Piagam Penghargaan yang ditandatangani oleh bupati/wali kota. dan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 15 . (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35%. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. II. Kepanitiaan di Tingkat Provinsi Kepanitiaan di Tingkat provinsi terdiri dari: Ketua Sekretariat Anggota : Kepala Dinas Pendidikan Provinsi : Ketua MKKS/MKKPS Provinsi : Unsur dari Dinas Pendidikan Provinsi. dan III tingkat kabupaten/kota. nilai presentas. c) Penilaian Portofolio (1) Penilaian berikutnya didasarkan atas penilaian dokumen portofolio. dan waktu tanya jawab 20 menit.i dan nilai portofolio peringkat nilai total dipakai dalam penentuan peringkat guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi tingkat kabupaten/kota. b) Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri yang berjudul “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint.

disiapkan oleh dinas pendidikan provinsi. Prosedur Penilaian 1) Menerima.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK gubernur atau kepala dinas pendidikan provinsi atas nama gubernur. Jalan Jenderal Sudirman. Ka. Materi tes tertulis. dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. SUBDIT PTK SMP/MTs Gedung C Lt. Senayan. Senayan. Jakarta 10270 Telepon/Fax (021) 57851860 b. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 16 . SUBDIT PTK SD Gedung C Lt. dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK). 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I SD/MI dan SMP/MTs tingkat Provinsi sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat Nasional (beserta berita acara pelaksanaan seleksi) dengan alamat sebagai berikut. Jalan Jenderal Sudirman. (a) PTK SD/MI Direktur Pembinaan PTK Dikdas Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Up. Ka. II. 57853741 (b) PTK SMP/MTs Direktur Pembinaan PTK Dikdas Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Up. (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35%. b) Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan hasil karya ilmiahnya. a. 18 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional. mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat provinsi. 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat Provinsi. Jakarta 10270 Telepon/Fax (021) 57851921. III SD/MI dan SMP/MTs di tingkat Provinsi. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat penilaian guru berprestasi. 3) Mengusulkan kepada gubernur untuk ditetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. 18 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

dan waktu tanya jawab 20 menit. Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4. untuk penentuan peringkat guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi tingkat provinsi. 5) Mengusulkan guru berprestasi Peringkat I. 4) Menyeleksi peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. 4) Kementerian Agama. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat penilaian guru berprestasi tingkat nasional. Nilai total adalah perjumlahan dari nilai tes tertulis. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %. Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint. 7) Perguruan Tinggi. dan III kepada gubernur dan mengirimkan juara I baik SD/MI maupun SMP/Mts ke panitia tingkat pusat. serta nilai portofolio.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. 3) Direktorat Jenderal PAUDNI. PPPPTK dan LPMP. Panitia Provinsi membuat: 1) berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi Peringkat I. b. 5. II. II. 2) Melaporkan hasil penilaian guru berprestasi Peringkat I. c) Penilaian Portofolio (1) Penilaian berikutnya didasarkan atas penilaian dokumen portofolio. Kepanitiaan Tingkat Nasional a. 3) Mengkoordinasikan peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional untuk mengikuti acara kegiatan pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. (2) Nilai portofolio berbobot 30%. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 17 . nilai presentasi dan wawawncara. 2) Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Unsur kepanitiaan tingkat nasional terdiri dari: 1) Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. dan III tingkat provinsi. 6) Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud. 3) Memberikan hadiah dan atau Piagam Penghargaan yang ditandatangani oleh gubernur. 2) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi. Asosiasi guru. dan III Tingkat Nasional kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. II. 5) Badan Pengembangan SDMP dan PMP.

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 18 . b) c) d) Penghargaan Guru berprestasi peringkat I. mengagendakan. serta nilai portofolio. serta mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. Tugas panitia tingkat nasional: 1) membuat berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi peringkat I.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 c. (2) Nilai portofolio berbobot 30%. II dan III tingkat nasional diberi hadiah dan piagam penghargaan yang ditandatangani oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK). 2) Panitia melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut. dan III tingkat nasional. 2) menyampaikan laporan hasil penilaian guru berprestasi peringkat I. Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan hasil karya ilmiahnya (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. Nilai total adalah penjumlahan dari nilai tes tertulis. dan wawancara. dan waktu tanya jawab 20 menit. II. nilai presentasi. dan [3] tes kepribadian (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35 %. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. Prosedur Penilaian 1) Panitia menerima. Penilaian Portofolio (1) Penilaian portofolio didasarkan atas penilaian dokumen portofolio. II. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %. a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional. dan III kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4. dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat provinsi. Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint.

berikut disajikan rangkuman jadwal kegiatan pemilihan guru berprestasi untuk masing-masing tingkatan. Pembiayaan Biaya pemilihan guru berprestasi dibebankan pada anggaran yang relevan pada sekolah.  Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada Kecamatan peringatan puncak Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. kabupaten/kota.  Pemilihan guru berprestasi pada minggu keempat April 2013. Kabupaten/kota Provinsi Nasional  Pemilihan guru berprestasi pada minggu kedua Juni 2013. D.  Pemilihan guru berprestasi pada minggu kedua Mei 2013.  Pemilihan guru berprestasi pada 15-22 Agustus 2013. TINGKAT KEGIATAN & WAKTU  Pemilihan guru berprestasi pada awal April 2013. provinsi dan nasional yang bersangkutan dan atau serta sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat.  Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada Sekolah peringatan puncak Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Guru Berprestasi Merujuk pada penjelasan di atas.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 C. kecamatan. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 19 .

dan profesional. (2) hasil karya kreatif atau inovatif. 3) Subkompetensi melaksanakan pembelajaran memiliki indikator esensial: (a) menata latar (setting) pembelajaran. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. memiliki indikator esensial: (a) memfasilitasi peserta didik untuk pengembangan berbagai potensi akademik. (b) menerapkan teori belajar dan pembelajaran. (c) menentukan strategi pembelajaran berdasarkan karakteristik peserta didik. 1) Subkompetensi memahami peserta didik secara mendalam memiliki indikator esensial: (a) memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip-prinsip perkembangan kognitif. kepribadian. dan materi ajar. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. Kinerja Guru (menggunakan format lampiran 2) a. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 20 . dan (c) memanfaatkan hasil penilaian pembelajaran untuk perbaikan kualitas program pembelajaran secara umum. kompetensi yang ingin dicapai. Aspek Yang Dinilai Aspek yang dinilai dalam pemillihan guru berprestasi SD/MI dan SMP/MTs yaitu kinerja guru yang mencakup: (1) kompetensi pedagogik. dan (c) mengidentifikasi bekalajar awal peserta didik. dan (b) memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan berbagai potensi nonakademik. dan (b) melaksanakan pembelajaran yang kondusif. evaluasi hasil belajar. dan (4) pengembangan diri. sosial. 4) Subkompetensi merancang dan melaksanakan evaluasi pembelajaran memiliki indikator esensial: (a) merancang dan melaksanakan evaluasi (assessment) proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan berbagai metode. (b) memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip-prinsip kepribadian. serta (d) menyusun rancangan pembelajaran berdasarkan strategi yang dipilih. 5) Subkompetensi mengembangkan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensinya.(b) menganalisis hasil evaluasi proses dan hasil belajar untuk menentukan tingkat ketuntasan belajar (mastery learning). 2) Subkompetensi merancang pembelajaran.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB IV PENILAIAN A. (3) pembimbingan peserta didik. Kompetensi Pedagogik Kompetensi pedagogik meliputi pemahaman terhadap peserta didik. 1. Kompetensi pedagogik terdiri dari subkompetensi sebagai berikut. termasuk memahami landasan pendidikan untuk kepentingan pembelajaran. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial: (a) memahami landasan kependidikan.

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 b. menjadi teladan bagi peserta didik. orangtua/wali peserta didik. (b) bertindak sesuai dengan norma sosial. 2) Subkompetensi kepribadian yang dewasa memiliki indikator esensial: menampilkan kemandirian dalam bertindak sebagai pendidik dan memiliki etos kerja sebagai guru. jujur. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial berkomunikasi secara efektif dengan peserta didik. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. tenaga kependidikan. Kompetensi Kepribadian Kompetensi kepribadian merupakan kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap. 4) Subkompetensi kepribadian yang berwibawa memiliki indikator esensial: memiliki perilaku yang berpengaruh positif terhadap peserta didik dan memiliki perilaku yang disegani. suka menolong). 2) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan sesama pendidik dan tenaga kependidikan. 1) Subkompetensi kepribadian yang mantap dan stabil memiliki indikator esensial: (a) bertindak sesuai dengan norma hukum. arif. dan (c) memiliki konsistensi dalam bertindak sesuai dengan norma. d. dan berwibawa. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 21 . bangga sebagai guru. sekolah. Kompetensi kepribadian meliputi subkompetensi sebagai berikut. dewasa. ikhlas. Kompetensi Profesional Kompetensi profesional merupakan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. Kompetensi Sosial Kompetensi sosial merupakan kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. 5) Subkompetensi akhlak mulia dan dapat menjadi teladan memiliki indikator esensial: bertindak sesuai dengan norma religius (iman dan taqwa. c. 3) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan orang tua/wali peserta didik dan masyarakat sekitar. dan berakhlak mulia. serta penguasaan terhadap stuktur dan metodologi keilmuannya. Kompetensi sosial meliputi subkompetensi sebagai berikut. dan memiliki perilaku yang diteladani peserta didik. stabil. 1) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. dan masyarakat sekitar. Kompetensi profesional meliputi subkompetisi sebagai berikut. 3) Subkompetensi kepribadian yang arif memiliki indikator esensial: menampilkan tindakan yang didasarkan pada kemanfaatan peserta didik. dan masyarakat serta menunjukkan keterbukaan dalam berpikir dan bertindak. sesama pendidik.

unjuk kerja (performansi). B.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 1) Subkompetensi menguasai substansi keilmuan yang terkait dengan bidang studi memiliki indikator esensial: (a) memahami materi ajar yang ada dalam kurikulum sekolah. (b) memahami struktur. b. d. 2. atau e. c. pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. (c) memahami hubungan konsep antarmata pelajaran terkait. 3. Penilaian Penilaian guru berprestasi dilakukan: a. pembelajaran/tes kepribadian. d. portofolio. konsep dan metode keilmuan yang menaungi atau koheren dengan materi ajar. b. penulisan buku fiksi/nonfiksi di bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah. meliputi substansi akademik. tes tertulis. dan (d) menerapkan konsep-konsep keilmuan dalam kehidupan sehari-hari. observasi. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 22 . e. 4. Ekstrakurikuler. penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. wawancara. penciptaan karya seni. Pembimbingan Peserta Didik Bimbingan peserta didik meliputi kegiatan: a. c. Pengembangan Diri Kegiatan pengembangan diri adalah kegiatan yang dilakukan guru untuk meningkatkan kompetensi dan keprofesiannya. wawasan kependidikan. Kegiatan tersebut dilakukan melalui pendidikan dan latihan fungsional/dan atau melalui kegiatan kolektif guru. Hasil Karya Kreatif atau Inovatif Karya Kreatif atau Inovatif meliputi: a. 2) Subkompetensi menguasai struktur dan metode keilmuan memiliki indikator esensial menguasai langkah-langkah penelitian dan kajian kritis untuk memperdalam pengetahuan/materi bidang studi. bidang olahraga. Intrakurikuler. b.

provinsi dan nasional) mencakup semua aspek. kabupaten/kota. OB = Observasi Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa di setiap tingkat pemilihan guru berprestasi (sekolah. 2. ASPEK KOMPETENSI PEDAGOGIK T T U K  W W            P F                   KEPRIBADIA N T T W W O B         T T KARYA KREATIF/INOVAT IF O B  O B  U K      W W P F      HASIL PEMBIMBINGAN PENGEMBANGAN DIRI TINGKAT PROFESIONAL T T U K         W W      P F      SOSIAL W W O B  U K  W W P F  O B U K W W      P F      1. 5. 23 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 . kecamatan. namun cara atau alat penilaian yang digunakan dapat saja berbeda di tiap tingkat. Matrik Penilaian NO . 4. WW= Wawancara 4. Sekolah Kecamatan Kabupaten/Ko ta Provinsi Nasional         Keterangan: 1. PF = Portofolio (5 tahun terakhir) 5. TT = Tes tertulis 2. 3. UK = Unjuk kerja 3.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 Matrik penilaian untuk tiap tingkat dapat digambarkan sebagai berikut.

(b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. wawancara. kepribadian. Peserta tingkat provinsi ini adalah guru berprestasi peringkat I tingkat kabupaten/kota untuk semua kelompok SD/MI dan SMP/MTs. observasi. wawancara. dan profesional. dan profesional. Aspek yang dinilai meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. 4. Aspek Penilaian 1. Pada penilaian awal guru dinilai oleh Tim Penilai Tingkat Sekolah masing-masing yang terdiri dari kepala sekolah. kepribadian.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 C. Guru yang diusulkan oleh sekolah adalah guru yang memenuhi persyaratan administrasi dan akademik. 2. dan profesional. aspek-aspek yang dinilai pada tingkat nasional meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan sekolah mencakup: (a) penilaian Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 24 . dan portofolio). 3. Untuk SMP/MTs hasil karya tulis yang diuji adalah di tingkat sekolah dan disahkan oleh kepala sekolah. Hasil pelaksanaan tugas yang diajukan adalah hasil karya tulis yang diuji di tingkat kecamatan untuk SD/MI yang disahkan oleh kepala sekolah dan panitia pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan. sosial. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (wawancara. kepribadian. dan profesional. Selain itu juga dilakukan penilaian visi dan misi guru terhadap peningkatan mutu pendidikan. dan portofolio). Aspek yang dinilai di tingkat kabupaten/kota meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. Peserta tingkat nasional adalah guru berprestasi peringkat I tingkat provinsi semua kelompok guru SD/MI dan SMP/MTs. Guru yang mengikuti pemilihan di tingkat kecamatan adalah guru SD/MI yang lulus dalam penilaian di tingkat sekolah dasar (guru berprestasi peringkat I tingkat satuan pendidikan SD). Hasil karya yang diajukan harus hasil karya yang diajukan di tingkat sebelumnya (tingkat kabupaten/kota) dan disahkan oleh panitia pemilihan. sosial. Hasil karya yang diajukan di tingkat kecamatan harus disahkan kepala sekolah dan direkomendasikan oleh BP3/Komite sekolah. dan portofolio). dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui wawancara. dan portofolio). Aspek yang dinilai di tingkat kecamatan meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui unjuk kerja. kepribadian. tahap pertama adalah penilaian terhadap karya tulis tersebut dan tahap kedua adalah penilaian terhadap presentasi karya tulis. 5. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. sosial. Penilaian di tingkat sekolah dilakukan untuk menentukan dan mengusulkan guru berprestasi ke kecamatan bagi guru SD/MI dan SMP/MTs. pengawas sekolah dan siswa. dan bukti fisik/surat keterangan partisipasi dalam kemasyarakatan. Penilaian karya tulis melalui dua tahap. Aspek yang dinilai di tingkat provinsi meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan sekolah mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. sosial. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. dan bukti fisik/surat keterangan partisipasi dalam kemasyarakatan. Bukti fisik kompetensi guru antara lain adalah karya tulis berisi tentang prestasi yang dicapai guru yang bersangkutan. teman sejawat. Guru yang mengikuti pemilihan di tingkat kabupaten/kota adalah guru berprestasi peringkat I SD/MI tingkat kecamatan dan guru berprestasi peringkat I SMP/MTs tingkat sekolah. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui tes tertulis.

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 25 .Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 kompetensi pedagogik. sosial. dan profesional. dan portofolio). observasi. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui tes tertulis. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. kepribadian. unjuk kerja/wawancara. Hasil karya yang diajukan adalah hasil karya yang diajukan di tingkat sebelumnya (tingkat provinsi) dan disahkan oleh panitia pemilihan.

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 26 . Kegiatan pemilihan guru berprestasi ini diharapkan dapat mendorong peningkatkan pengembangan karir dan kompetensi guru sebagai agen pembelajaran.. terutama bagi mereka yang berprestasi. Program ini merupakan wujud nyata Pemerintah memberikan perhatian yang sungguhsungguh dalam memberdayakan guru. dedikasi.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB V PENUTUP Kegiatan pemilihan guru berprestasi jenjang SD/Mi dan SMP/MTs merupakan agenda tahunan. 3. loyalitas dan profesionalisme guru. sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang No. Mudah-mudahan pedoman ini dapat menjadi acuan bagi semua pihak yang berkepentingan dengan pemilihan guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs). yang diharapkan akan berpengaruh positif pada kinerja dan prestasi kerjanya. dan 4. Pemilihan guru berprestasi dilakukan dengan maksud untuk mendorong dan memotivasi. 2. uan penilaian dalam pemilihan guru berprestasi disajikel 1. dimulai dari tingkat sekolah sampai dengan tingkat nasional. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 1 Aspek Penilaian Guru Berprestasi Guru SD/MI dan SMP/MTs NO. panitia kecamatan. panitia provinsi.2 Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. Wawancara panitia kecamatan. Pedoman Wawancara.3 Mengidentifikasi bekalajar awal peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. atau panitia tingkat nasional 1. emosional. dengan aspek fisik. Pedoman sekolah.1 Menjelaskan karakteristik karakteristik peserta peserta didik dari didik yang berkaitan aspek fisik. Tes Tertulis. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. Pedoman Observasi. Menguasai 1. panitia provinsi. sosial. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kot a. belakang sosialbudaya. spiritual. atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis. emosional. moral. Tes Tertulis. Tes Tertulis. atau Portofolio 1. moral. panitia kabupaten/kot a. intelektual. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. sosialkultural. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio 27 . atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah. panitia kabupaten/kot a. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Kompetensi Pedagogik 1. Wawancara. dan spiritual. Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. dan latar intelektual. Observasi/Unju k Kerja.

strategi. Wawancara. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio 28 . Pedoman Observasi Panitia tingkat sekolah. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. pendekatan. Panitia tingkat sekolah. 2. panitia kecamatan. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi.4 Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. dan teknik Unjuk Kerja pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu. atau panitia tingkat nasional 2.1 Menjelaskan berbagai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. Observasi/ metode. panitia provinsi. Pedoman sekolah. atau panitia tingkat nasional 2. 2. Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. dan 3 SD/MI). atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 1. pendekatan Portofolio pembelajaran tematis (khusus kelas 1.2 Menerapkan berbagai Wawancara. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Pedoman Wawancara. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik. panitia kabupaten/kot a.3 Menerapkan Wawancara. 2. Wawancara panitia kecamatan. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.

Wawancara. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 3. Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. 3. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. atau Portofolio 3. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio 29 . Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. Pedoman Observasi. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a.1 Menjelaskan prinsipprinsip pengembangan kurikulum.2 Menentukan tujuan pembelajaran yang diampu. Wawancara panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 3.4 Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.3 Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu. panitia provinsi. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. panitia provinsi. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Tes Tertulis. Wawancara ALAT PENILAIAN PENILAI 3. Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman sekolah. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO.

atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. panitia provinsi. Pedoman sekolah. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. Pedoman Observasi. panitia provinsi.6 Mengembangkan Tes Tertulis. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. panitia kabupaten/kot a. 4. Pedoman Wawancara. Wawancara. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 3. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Menyelenggaraka n pembelajaran yang mendidik. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau Format Penilaian Portofolio 4. Wawancara panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi.5 Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kot a.2 Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 3. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional 4. Observasi/Unju k Kerja.1 Menjelaskan prinsipprinsip perancangan pembelajaran yang mendidik. Panitia tingkat sekolah. Pedoman Wawancara. atau Portofolio 30 . indikator dan instrumen Wawancara. Wawancara. penilaian. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja.

Pedoman Wawancara. Wawancara. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Observasi/Unju k Kerja.5 Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh. atau panitia tingkat nasional 4.4 Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas. Pedoman Wawancara. Wawancara. laboratorium. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. Pedoman Observasi 31 . Observasi/Unju k Kerja.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap. maupun lapangan. panitia provinsi. panitia kecamatan. baik untuk kegiatan di dalam kelas. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Wawancara. panitia kabupaten/kot a.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 4. Pedoman Observasi. panitia provinsi. dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan. di laboratorium. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 4. Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.

5. Pedoman Observasi PENILAI 4. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.1 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu. Wawancara. Pedoman Observasi. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a.1 Menyediakan berbagai pengembangan kegiatan pembelajaran potensi peserta untuk mendorong didik untuk peserta didik mencapai mengaktualisasika prestasi secara optimal. n berbagai potensi yang dimiliki. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. Memfasilitasi 6. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. atau panitia tingkat nasional 5. panitia kabupaten/kot a. atau Format Penilaian Portofolio 6. panitia kabupaten/kot a. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 32 . panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia provinsi. Wawancara. panitia provinsi. Wawancara.6 Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran yang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang.. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Panitia tingkat satuan pendidikan. Observasi/Unju k Kerja.

Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. panitia provinsi. panitia provinsi. Pedoman Observasi. Tes Tertulis. termasuk kreativitasnya. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 6. empatik. atau panitia tingkat nasional 7. Berkomunikasi secara efektif. panitia kabupaten/kot a. tulisan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. dan santun dengan peserta didik. Panitia tingkat satuan pendidikan. secara lisan.1 Menggunakan berbagai strategi berkomunikasi yang efektif. dan santun.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik. panitia kecamatan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. Wawancara. 7. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. dan/atau bentuk lain. Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. atau Format Penilaian Portofolio 33 . atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. empatik. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

7.2 Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan dan contoh, (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian, (c) respons peserta didik terhadap ajakan guru, dan (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik, dan seterusnya. 8. Menyelenggarak an penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. 8.1 Menerapkan prinsipprinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

34

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

8.2 Menentukan aspekaspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

8.3 Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

8.4 Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

35

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

8.5 Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

8.6 Menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan.

Tes Tertulis, Wawancara, Unjuk Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, atau Format Penilaian Portofolio

8.7 Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

36

Pedoman Wawancara. atau pendidikan.2 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan. hasil penilaian dan Portofolio evaluasi kepada pemangku kepentingan. panitia kabupaten/kot a. 9. Pedoman satuan atau Portofolio Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. Memanfaatkan 9. atau panitia tingkat nasional Wawancara. panitia kecamatan. Tertulis. Format Penilaian panitia Portofolio kecamatan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 9. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. ketuntasan belajar Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional 9. panitia provinsi.1 Menggunakan hasil penilaian dan informasi hasil evaluasi untuk penilaian dan evaluasi kepentingan untuk menentukan pembelajaran. Naskah Tes Panitia tingkat Wawancara. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio 37 .3 Mengkomunikasikan Wawancara.

panitia Tingkat Satuan Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi.4 Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kecamatan. atau Portofolio Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional 10. atau Portofolio Pedoman Wawancara. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. Format Penilaian Portofolio PENILAI 9.1 Melakukan refleksi tindakan reflektif terhadap pembelajaran untuk peningkatan yang telah kualitas dilaksanakan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio 38 . panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. pembelajaran. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio 10. Melakukan 10. panitia kabupaten/kot a. Wawancara.2 Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu.

dan gender. atau panitia tingkat nasional Kompetensi Kepribadian 11. adat-istiadat. Observasi/Unju k Kerja.1 Menghargai peserta Wawancara. panitia kabupaten/kot a. didik tanpa Observasi/Unju membedakan k Kerja keyakinan yang dianut. atau panitia tingkat nasional 11. Pedoman Wawancara. norma agama yang Observasi/Unju dianut. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 10. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi 39 . dan kebudayaan nasional Indonesia yang beragam. 11. daerah asal. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. suku. hukum dan k Kerja sosial yang berlaku dalam masyarakat. dan kebudayaan nasional Indonesia. hukum. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. Bertindak sesuai dengan norma agama. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. sosial.2 Bersikap sesuai dengan Wawancara.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan.

2 Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia. Wawancara. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Wawancara. yang jujur. Observasi/Unju k Kerja ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. Pedoman Observasi 40 . panitia provinsi. Tes Tertulis. Menampilkan diri 12. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. sebagai pribadi tegas. Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi 12. dan manusiawi. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Pedoman Observasi PENILAI 12. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional 12.1 Berperilaku jujur. berakhlak mulia. Wawancara. Wawancara. panitia kabupaten/kot a.3 Berperilaku yang dapat diteladan oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya. panitia kabupaten/kot a.

Wawancara. tanggung kerja dan tanggung jawab yang tinggi. jawab yang tinggi rasa bangga menjadi guru. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 13. Menunjukkan etos 14.2 Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa. arif. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. mantap dan stabil. k Kerja Pedoman Observasi 14.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Wawancara. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi.1 Menampilkan diri sebagai pribadi sebagai pribadi yang yang mantap. dan rasa percaya diri. dan berwibawa. stabil. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. atau panitia tingkat nasional 13. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. arif. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. Wawancara. k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a.1 Menunjukkan etos kerja. dewasa. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. panitia kecamatan. dan berwibawa. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. Menampilkan diri 13. k Kerja Pedoman Observasi 41 .

panitia kabupaten/kot a. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 14. panitia kecamatan. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. Wawancara.2 Bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri. panitia kecamatan. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. guru. Menjunjung tinggi 15. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional 42 . k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. atau panitia tingkat nasional 14.3 Bekerja mandiri secara Wawancara. Pedoman satuan Wawancara pendidikan. profesional. k Kerja Pedoman Observasi 15. panitia provinsi. panitia kecamatan.1 Memahami kode etik kode etik profesi profesi guru. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. Tes Tertulis. panitia provinsi. Pedoman Observasi/Unju Wawancara.

3 Berperilaku sesuai dengan kode etik profesi guru. atau panitia tingkat nasional 43 . pa-nitia kabupaten /kota. pembelajaran. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. Wawancara. agama.1 Bersikap inklusif dan Wawancara. dan status sosial ekonomi. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. latar belakang keluarga. bertindak objektif. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. panitia kecamatan. teman diskriminatif sejawat dan lingkungan karena sekitar dalam pertimbangan melaksanakan jenis kelamin. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. k Kerja Pedoman Observasi Kompetensi Sosial 16. panitia kecamatan.2 Menerapkan kode etik profesi guru.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. kondisi fisik. ras. Observasi/Unju objektif terhadap serta tidak k Kerja peserta didik. atau panitia tingkat nasional 15. 16. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 15. panitia provinsi. Bersikap inklusif. Wawancara. Pedoman Wawancara.

panitia provinsi. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. diskriminatif terhadap Observasi/Unju k Kerja peserta didik.1 Berkomunikasi dengan Wawancara. 17. empatik. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. dan santun dengan sesama pendidik. orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama. dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik. panitia kecamatan. tenaga kependidikan. Pedoman Wawancara. suku. empatik dan efektif. latar belakang keluarga. Berkomunikasi secara efektif. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. orang tua peserta didik Observasi/Unju dan masyarakat secara k Kerja santun. Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. empatik. 17. Pedoman Observasi 44 . teman sejawat. panitia kecamatan.2 Bersikap tidak Wawancara. dan masyarakat. jenis kelamin. panitia kabupaten/kot a.2 Berkomunikasi dengan Wawancara. Pedoman Observasi 17. atau panitia tingkat nasional Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi PENILAI 16. Observasi/Unju teman sejawat dan k Kerja komunitas ilmiah lainnya secara santun. dan status sosial-ekonomi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. orang tua.

Observasi/Unju program dalam lingkungan kerja untuk k Kerja mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan. Pedoman Observasi 45 . Pedoman Observasi PENILAI 17.1 Beradaptasi dengan tempat bertugas di lingkungan tempat seluruh wilayah bekerja dalam rangka Republik meningkatkan Indonesia yang efektivitas sebagai memiliki pendidik. atau panitia tingkat nasional 18. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. panitia provinsi. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. keragaman sosial budaya. orang tua peserta didik Observasi/Unju dan masyarakat dalam k Kerja program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik.3 Mengikutsertakan Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia provinsi. panitia kecamatan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. Beradaptasi di 18. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.2 Melaksanakan berbagai Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Wawancara. k Kerja Pedoman Observasi 18. panitia kecamatan.

Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. Berkomunikasi 19. panitia kabupaten/kot a. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. struktur. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO.2 Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi pembelajaran kepada komunitas profesi sendiri secara lisan dan tulisan maupun bentuk lain. profesi profesi sendiri dan ilmiah. atau panitia tingkat nasional 46 . panitia kabupaten/kot a. Jabaran kompetensi Butir 20 untuk masingmasing guru mata pelajaran disajikan pada tabel 2. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Wawancara. Menguasai materi. Wawancara. atau panitia tingkat nasional 19. rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 19.1 Berkomunikasi dengan dengan komunitas teman sejawat. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. dan komunitas profesi lain secara ilmiah lainnya melalui lisan dan tulisan berbagai media dalam atau bentuk lain. panitia kecamatan. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. Wawancara. konsep. atau Portofolio Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio Kompetensi Profesional 20. panitia provinsi. Pedoman Observasi. panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja.

atau Format Penilaian Portofolio 47 . panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara. atau panitia tingkat nasional 21. Menguasai standar 21. panitia kecamatan. panitia provinsi. Pedoman Observasi. mata pelajaran yang diampu. Panitia tingkat satuan pendidikan.2 Memahami kompetensi Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis.1 Memahami standar kompetensi dan kompetensi mata kompetensi dasar pelajaran yang diampu. panitia kabupaten/kot a. Wawancara. dasar mata pelajaran Wawancara. Pedoman Wawancara. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. Observasi/Unju k Kerja. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. atau Format Penilaian Portofolio 21.3 Memahami tujuan pembelajaran yang diampu. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 21. panitia kabupaten/kot a.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. yang diampu. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan.

1 Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.2 Mengolah materi pelajaran yang diampu secara kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kot a. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. panitia kecamatan. berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio 48 . Tes Tertulis. Wawancara. Pedoman Wawancara. Mengembangkan 23. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.1 Melakukan refleksi keprofesionalan terhadap kinerja sendiri secara secara terus menerus. Pedoman Wawancara. Wawancara. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 22. Observasi/Unju k Kerja. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Wawancara. Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. 22. Observasi/Unju k Kerja.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau Format Penilaian Portofolio 23. Pedoman Observasi. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 22. panitia provinsi. Tes Tertulis.

Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio 49 .4 Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. Wawancara. Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 23. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. panitia kecamatan.2 Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 23. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. Observasi/Unju k Kerja. Wawancara. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio 23. panitia kabupaten/kot a.

dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. atau panitia tingkat nasional 24. Portofolio Naskah Tes Tertulis. konsep. panitia provinsi. Pedoman Observasi. Wawancara. Memanfaatkan 24. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. Kompetensi Umum: 1. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 24.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO.1. panitia kabupaten/kota. struktur. Observasi/Unju k Kerja. Tes Tertulis. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam – Menginterpretasikan materi. panitia kabupaten/kot a. atau Format Penilaian Portofolio Kompetensi masing-masing guru mata pelajaran KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN NO. Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional 50 . panitia provinsi.1 Memanfaatkan teknologi teknologi informasi dan informasi dan komunikasi dalam komunikasi untuk berkomunikasi. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. SUBKOMPETENSI PENILAI 1. Pedoman Observasi.2 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri. Tes Tertulis. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. mengembangkan diri. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.

Kompetensi Guru Pendidikan Agama Katolik – Menginterpretasikan materi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Format Penilaian Portofolio 51 . panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota.2. konsep. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. konsep. panitia kecamatan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. konsep. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio NO. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. struktur. struktur. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Kristen – Menginterpretasikan materi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Format Penilaian Portofolio 1. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Tes Tertulis. struktur. atau panitia tingkat nasional 1. struktur. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. panitia provinsi. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. konsep.3.

panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. struktur. konsep. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. konsep. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. panitia kecamatan. konsep. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Buddha – Menginterpretasikan materi. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.4. Format Penilaian Portofolio NO. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Format Penilaian Portofolio 1. panitia kabupaten/kota. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. struktur. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. panitia provinsi. Panitia tingkat satuan pendidikan. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Hindu – Menginterpretasikan materi. Format Penilaian Portofolio 52 . Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. struktur. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis.5. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 1. panitia provinsi. struktur. panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. konsep.

Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. musik. apresiasi. konsep. Kompetensi Guru mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan pada SD/MI dan SMP/MTs – Menguasai materi.6. struktur. konsep. panitia kecamatan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. Tes Tertulis. konsep. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi. atau panitia tingkat nasional 1. panitia kecamatan. panitia provinsi. struktur. Format Penilaian Portofolio 53 . panitia kabupaten/kota. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. tari. Format Penilaian Portofolio NO. struktur. panitia provinsi. struktur. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 2. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. teater) dan keterampilan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Konghucu – Menginterpretasikan materi. konsep.

panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Format Penilaian Portofolio 54 . panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Olahraga. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan dimensi anatomi manusia. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia kecamatan. konsep. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia provinsi. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. Kompetensi Guru mata pelajaran Pendidikan Jasmani. dan Kesehatan pada SD/MI dan SMP/MTs – Menjelaskan dimensi filosofis pendidikan jasmani termasuk etika sebagai aturan dan profesi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Seni Budaya. struktur. Format Penilaian Portofolio NO. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan perspektif sejarah pendidikan jasmani. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. secara struktur dan fungsinya Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis.

suku. kecemasan dan stress. serta persepsi diri. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio NO. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek psikologi pada kinerja manusia. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 55 . panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia provinsi. termasuk motivasi dan tujuan. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. SUBKOMPETENSI PENILAI Menjelaskan aspek kinesiologi dan kinerja fisik manusia. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan aspek fisiologis manusia dan efek dari kinerja latihan. dan budaya. dan perbedaan jenis kelamin. panitia kecamatan. etika dan perilaku moral. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. termasuk dinamika sosial. panitia kabupaten/kota. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek sosiologi dalam kinerja diri.

wacana. SUBKOMPETENSI PENILAI Menjelaskan teori perkembangan gerak.1. Format Penilaian Portofolio NO. atau panitia tingkat nasional 56 . panitia kecamatan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Tes Tertulis. dan strategis). panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 4 Kompetensi Guru Bahasa 4. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Kompetensi Guru Bahasa Inggris – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Inggris (linguistik. termasuk keterampilan dasar dan kompleks dan hubungan timbal balik di antara domain kognitif. Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. sosiolinguistik. panitia provinsi. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia provinsi. afektif dan psikomotorik. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan teori belajar gerak. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. termasuk aspek-aspek yang mempengaruhinya.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Format Penilaian Portofolio

NO.

SUBKOMPETENSI

PENILAI

Menguasai bahasa Inggris lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik, dan strategis).

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Kompetensi Profesional Guru SD/MI dan SMP/MTs KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN 1. Bahasa Indonesia ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

SUBKOMPETENS I – Memahami hakikat bahasa dan pemerolehan bahasa.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

57

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN

SUBKOMPETENS I – Memahami kedudukan, fungsi, dan ragam bahasa Indonesia.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Menguasai dasardasar dan kaidah bahasa Indonesia sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

Memiliki keterampilan berbahasa Indonesia (menyimak, berbicara, membaca, dan menulis)

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

58

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN

SUBKOMPETENS I – Memahami teori dan genre sastra Indonesia.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Mampu mengapresiasi karya sastra Indonesia, secara reseptif dan produktif.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

2.

Matematika

Menguasai pengetahuan konseptual dan prosedural serta keterkaitan keduanya dalam konteks materi aritmatika, aljabar, geometri, trigonometri, pengukuran, statistika, dan logika matematika.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

59

panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota . panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional – Mampu menggunakan pengetahuan konseptual. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota . Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio – Tes Tertulis. alat ukur. panitia kabupaten/kota . atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Mampu menggunakan matematisasi horizontal dan vertikal untuk menyelesaikan masalah matematika dan masalah dalam dunia nyata. prosedural. Tes Tertulis. Mampu menggunakan alat peraga. dan piranti lunak komputer. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara. Wawancara. Wawancara. panitia provinsi. serta. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. dan keterkaitan keduanya dalam pemecahan masalah matematika. atau Format Penilaian Portofolio 60 . Penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. alat hitung. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja.

atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Memanfaatkan konsep-konsep dan hukumhukum ilmu pengetahuan alam dalam berbagai situasi kehidupan seharihari. panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota . Wawancara. termasuk hubungan fungsional antarkonsep. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. yang berhubungan dengan mata pelajaran IPA. panitia kecamatan. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 61 . Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota . Pedoman Observasi. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. IPA SUBKOMPETENS I – Mampu melakukan observasi gejala alam baik secara langsung maupun tidak langsung. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota . MATA PELAJARAN 3. panitia provinsi. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Wawancara. Wawancara. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio – Memahami struktur ilmu pengetahuan alam. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. Tes Tertulis.

atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. MATA PELAJARAN 4. nilai. Pedoman Observasi. panitia provinsi. Pedoman Observasi. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. IPS SUBKOMPETENS I – Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. nilai. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 62 . panitia kabupaten/kota . konsep. dan konsep keilmuan IPS. panitia kabupaten/kota . Wawancara. Pedoman Observasi. struktur. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Wawancara. dan keterampilan IPS. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota . Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional – Mengembangkan materi. atau Format Penilaian Portofolio – Memahami citacita. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. dan prinsip-prinsip pokok ilmu-ilmu sosial dalam konteks kebhinnekaan masyarakat Indonesia dan dinamika kehidupan global. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja.

seni. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. dan perilaku yang mendukung kegiatan pembelajaran PKn. Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. kehidupan agama. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 5. atau Format Penilaian Portofolio 63 . Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kota . dan perkembangan masyarakat serta saling ketergantungan global. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio – Menguasai konsep dan prinsip kepribadian nasional dan demokrasi konstitusional Indonesia. Observasi/Unju k Kerja. teknologi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. sikap. PKn – Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. nilai. Pedoman Observasi. semangat kebangsaan dan cinta tanah air serta bela negara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Memahami fenomena interaksi perkembangan ilmu pengetahuan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota . panitia kabupaten/kota . Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. Wawancara. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. panitia provinsi.

Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kota .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. panitia provinsi. prinsip. pemajuan HAM. serta penegakan hukum secara adil dan benar. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. nilai. dan norma kewarganegaraan Indonesia yang demokratis dalam konteks kewargaan negara dan dunia. Observasi/Unju k Kerja. MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Menguasai konsep dan prinsip perlindungan. panitia kabupaten/kota . Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional – Menguasai konsep. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja. Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 64 . Tes Tertulis. Wawancara. moral. METODE PENILAIAN Tes Tertulis.

panitia provinsi. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional – Penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. Portofolio Pedoman Wawancara. ASPEK PENILAIAN Hasil Karya Kreatif dan Inovatif – JENIS KARYA METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Pembaruan (inovasi) Wawancara. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. 1.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Karya Kreatif/Inovatif. Wawancara. dan Pengembangan Diri NO. Format Penilaian Portofolio 65 . atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Pembimbingan Peserta Didik. panitia provinsi. dalam pembelajaran Portofolio atau bimbingan.

Format Penilaian Portofolio 2. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Penulisan buku Wawancara. panitia provinsi. fiksi/nonfiksi di Portofolio bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. atau karya kreatif/inovatif bidang olahraga Wawancara. Pembimbingan Peserta Didik Untuk Mencapai Prestasi – Bidang intrakurikuler Wawancara. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. Format Penilaian Portofolio NO. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional ASPEK PENILAIAN – METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Portofolio Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional 66 . panitia provinsi. panitia provinsi. JENIS KARYA PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio Pedoman Wawancara. – Penciptaan karya seni.

atau panitia tingkat nasional 3. panitia kabupaten/kota. Pengembangan – Diri Mengikuti pendidikan dan latihan fungsional/ kegiatan kolektif guru Wawancara. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional ASPEK PENILAIAN – METODE PENILAIAN Wawancara. Format Penilaian Portofolio 67 . Format Penilaian Portofolio NO. JENIS KARYA Bidang ekstrakurikuler PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. panitia provinsi. Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.

studi kasus 35 3 Presentasi dan Wawancara 35 Catatan : * tes kepribadian dapat dilakukan menggunakan psikotes atau penilaian persepsional oleh kepala sekolah.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 2. Komponen yang dinilai dalam pemilihan guru berprestasi sebagai berikut. pengawas dan teman sejawat. 68 . No. 1 Komponen Dokumen  Portofolio kinerja dalam melaksanakan tugas dan fungsi sebagai guru  Pengembangan Profesi  Karya Tulis Ilmiah/Inovasi lainnya Tes Tertulis a.PGB . Tes Kompetensi Profesional dan Pedagogik (Metodologi)  Pedagogik  Kepribadian  Kompetensi Sosial  Profesional b. Tes Kepribadian* Presentasi dan Wawancara  Karya Tulis Ilmiah yang dipresentasikan  Wawancara Jenis Tes/Uji Penilaian Portofolio 30 Bobot Skor Skor x bobot 2 Tes Tertulis: .

Jumlah halaman 20-30 halaman.5. kapan yang telah dicapai selama ini (berikan uraian selengkap mungkin).5cm.  Jabarkan prestasi dalam pengembangan profesi. Spasi 1. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan Bab 1 : Latar Belakang  Uraikan motovasi yang mendasari keinginan untuk mengikuti seleksi guru berpretasi. dimana. 5. Ukuran kertas A4 80gram. Bab 2 : Prestasi yang layak menjadikan saya sebagai Guru Berprestasi  Jabarkan prestasi apa saja. Penutup Lampiran-Lampiran Catatan: Penulisan makalah mengikuti ketentuan: 1. seperti karya tulis ilmiah. Bab 3: Prestasi dalam berkeluarga dan bermasyarakat  Uraikan kehidupan keluarga dan sosial yang Anda lakukan dan Anda anggap layak mendukung Anda sebagai guru berprestasi. Uraikan dengan jelas gunakan tabel-tabel bila dperlukan. dan lain-lain. 6.  Jelaskan prestasi dalam aktivitas pembimbingan siswa. 69 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 3. Bab 4: Harapan dan Rencana Kegiatan Masa Datang  Uraikan harapan dan rencana kegiatan Anda dalam upaya meningkat mutu pendidikan. Garis tepi: 3-3-3-2. karya inovatif. 2. 4. 3. Ukuran huruf 12. Kerangka Isi Makalah Evaluasi Diri Judul : Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. Jenis huruf Times New Roman. pengembangan diri. karya seni dan lain-lain yang telah Anda buat. buku.  Jabarkan pengalaman kerja sebagai guru sejak mulai berkarir sebagai guru sampai dengan sekarang (uraian meliputi sebanyak mungkin pengalaman-pengalaman terbaik (best practices) yang telah Anda alami.  Tuliskan visi misi hidup dan kehidupan Anda sebagai guru.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 4 PORTOFOLIO GURU BERPRESTASI Disusun Oleh: (NAMA GURU) (NAMA SEKOLAH) (KABUPATEN/KOTA) (PROVINSI) 70 .

Telp.. Alamat e-mail : : : : : 10.....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional PORTOFOLIO GURU BERPRESTASI TAHUN 2013 IDENTITAS PESERTA 1... Mata Pelajaran/Guru Kelas SD/MI*) : 11.. 2013 Mengetahui: Penyusun.... 71 .... 3. 8... Provinsi f. Nama (lengkap dengan gelar akademik) NUPTK NIP/NIK Pangkat/Golongan Jenis Kelamin Tempat. .. No........ Kabupaten/Kota e... tgl lahir Pendidikan Terakhir Akta Mengajar Sekolah Tempat Tugas a. Alamat Sekolah : : : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) c.... 4. 9. Sekolah g.. Nama b. Beban Mengajar per Minggu : Jam/minggu *) Coret yang tidak perlu ... 7..... 6... 2.... Kecamatan d. 5..

a. S3 Foto kopi ijazah S1 diberi kode: 1. JENJANG PERG. SKOR NO. S2 PPs Pendidikan Matematika 2006 d. Kualifikasi akademik Tuliskan riwayat pendidikan Bapak/Ibu pada Tabel di bawah ini. Presiden RI Kepala Dinas Pendidikan Kab Kebumen Nasional Kabupaten 2009 2007 3) Bukti fisik Piagam Satyalencana Karya Satya 10 Tahun diberi kode: 10. D4 S1 Universitas Negeri Yogyakarta Universitas Negeri Malang FMIPA Pendidikan Matematika 1999 c. Penghargaan Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Contoh Pemberian Kode Dokumen Portofolio.2) 72 . b.1) dan pada bukti fisik Guru Favorit Tahun 2006 diberi kode: 10. TINGGI FAKULTA S JURUSAN/ PRODI TAHUN LULUS (diisi penilai) a. isilah tabel berikut ini. PENGHARGAA TINGKAT *) TAHUN PENGHARGAAN (diisi penilai) N 1) 2) Satyalencana Karya Satya 10 Tahun Guru Favorit Tahun 2007 Dst. Contoh 1: 1. Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan a.c Contoh 2: 10.b dan pada Ijazah S2 diberi kode: 1. PEMBERI SKOR JENIS NO.a.

Kualifikasi akademik Tuliskan riwayat pendidikan tinggi Bapak/Ibu pada tabel berikut. d. b. TAHU N LULUS SKOR (diisi penilai) NO. WAKTU PELAKSANAA TEMPAT N (. d.. jam) a.. Pendidikan dan Pelatihan Tuliskan pengalaman mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) Bapak/Ibu dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. b. Jika mempunyai S1. TINGGI FAKULTAS JURUSAN/ PRODI a. Catatan: D4 S1 S2 S3 1.. D4. c.. NAMA / JENIS DIKLAT Catatan: Lampirkan sertifikat. Dalam kasus tertentu seorang guru bertugas di daerah yang jauh (di luar provinsi) dari tempat asal perguruan tinggi. 73 . foto copy ijazah dapat dilegalisasi oleh kepala sekolah dan kepala dinas kabupaten/kota. Lampirkan foto kopi ijazah yang tertulis pada tabel tersebut yang telah dilegalisasi oleh perguruan tinggi yang bersangkutan. c. S2 atau S3 lebih dari satu agar dituliskan semua 2. JENJANG PERG. Untuk foto kopi ijazah luar negeri harus disertai foto kopi surat keterangan akreditasi yang dilegalisasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPONEN PORTOFOLIO 1.. SKOR PENYELENGGARA (diisi penilai) NO. 2. atau sejenisnya yang asli untuk bendel pertama dan foto kopi yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung untuk bendel kedua. piagam. Dst.

... (diisi penilai) 74 ... tahun ....d.d.. (diisi penilai) Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling Tuliskan pengalaman memberikan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Bapak/Ibu pada tabel berikut. s...... tahun . d........ Kumulatif lama memberikan layanan: ......... skor: . tahun....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 3... BIDANG STUDI/ GURU KELAS LAMA MENGAJAR (mulai tahun .. Dst.... b.. c...... Dst. NAMA SEKOLAH a.. c... NAMA SEKOLAH BIMBINGAN DAN KONSELING (mulai tahun .. Catatan: Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung......) a.. tahun. Catatan: Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung........ d........ b.. LAMA MEMBERIKAN PELAYANAN NO. Pengalaman Mengajar Tuliskan pengalaman mengajar Bapak/Ibu pada tabel berikut....... skor: .......) NO...... s........ Kumulatif lama mengajar: ......

.... 1) 2) 3) 4) 5) Pendidikan/Belajar Karier Pribadi Sosial Akhlak Mulia/Budipekerti Rata-rata skor .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 4.... Perencanaan dan Pelaksanaan Pembelajaran a. 75 .. SKOR NO MATA PELAJARAN MATERI/KOMPETEN SEMESTE TAHU SI R N (diisi penilai) 1) 2) 3) 4) 5) Rata-rata skor Catatan: Lampirkan bukti lima RPP/RP/SP hasil karya sendiri yang tertulis dalam tabel yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung... NO JENIS PROGRAM BIDANG SEMESTE TAHUN PELAYANAN R SKOR (diisi penilai) .... Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling a... Perencanaan Pembelajaran Tuliskan lima jenis RPP/RP/SP/RPI terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan materi yang berbeda... Perencanaan Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling Tuliskan lima jenis PPBK (Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling) terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan bidang pelayanan yang berbeda. Catatan: Lampirkan bukti lima PPBK yang tertulis dalam tabel yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung....

tingkat (kecamatan. Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling b. 6. pelayanan tidak langsung) dan laporan hasil evaluasi program bimbingan dan konseling.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional b. waktu pelaksanaan. data kebutuhan dan permasalahan konseli. nasional. Komponen yang dinilai meliputi: agenda kerja guru bimbingan dan konseling. NAMA LOMBA/ NO KEJUARAAN 1) 2) 3) 76 WAKTU PELAKSANA AN TINGKA T PENYELENGGAR A SKOR (diisi penilai) . Pelaksanaan Pembelajaran Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian oleh kepala sekolah dan/atau pengawas dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas (instrumen lampiran 2). pelayanan langsung. internasional). Rambu-rambu format laporan pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling sebagaimana yang berlaku di wilayah/sekolah tempat bekerja. dan penyelenggara dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. provinsi. Lampirkan hasil penilaian dari atasan sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup. laboran semesteran/tahunan. Lampirkan hasil penilaian kepala sekolah dan/atau pengawas tentang kinerja pelaksanaan pembelajaran Bapak/Ibu sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup. daftar konseli (siswa). Lomba dan karya akademik Tuliskan prestasi Bapak/Ibu mengikuti lomba dan karya akademik (jika ada) yang meliputi: nama lomba/karya akademik. Pelaksanaan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Bukti fisik yang dilampirkan berupa rekaman/dokumen pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling yang diketahui oleh koordinator bimbingan dan konseling dan atasan. Prestasi Akademik a. 5. laporan bulanan. Penilaian Kinerja Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian kinerja oleh atasan dan pengawas dengan menggunalan Format Penilaian (format lampir 3). kabupaten/kota. aktivitas pelayanan bimbingan dan konseling (pemahaman.

dan C. c. Pembimbingan teman sejawat Tuliskan pengalaman Bapak/Ibu menjadi Instruktur/Guru inti/Tutor/Pemandu/ Pamong PPL (jika pernah) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. B.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 4) 5) Dst. Catatan: *)Termasuk sertifikat asesor uji kompetensi keahlian/keterampilan **)Dituliskan internasional. Tutor yang dimaksud adalah tutor Kejar Paket A. Catatan: Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam/surat keterangan kegiatan yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. 77 . nasional. dan guru pemandu agar dilengkapi dengan foto kopi sertifikat/piagam TOT sesuai bidang tersebut. Untuk instruktur. Sertifikat Keahlian/Keterampilan Tuliskan sertifikat keahlian/keterampilan yang Bapak/Ibu peroleh baik dari lembaga/institusi dalam maupun luar negeri) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. Catatan: Lampirkan foto kopi SK/Surat Tugas dari Pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. atau regional Lampirkan foto kopi sertifikat yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. MATA INSTRUKTUR/GURU SKOR PELAJARAN/ NO INTI/TUTOR/PEMANDU TEMPAT (diisi penilai) / PAMONG PPL BIDANG STUDI 1) 2) 3) 4) Dst. b. NAMA SERTIFIKAT KEAHLIAN*) WAKTU PEROLEHA N TINGKAT* *) LEMBAGA YG MENGELUARK AN SKOR (diisi penilai) NO 1) 2) 3) 4) Dst. guru inti.

NAMA KEJUARAAN TINGKAT TEMPAT DAN WAKTU SKOR (diisi penilai) a) b) c) d) Catatan: Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam kejuaraan siswa yang dibimbing dan SK/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. NO. Dst. isilah tabel berikut. NO. isilah tabel berikut. maupun internasional dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. provinsi. NAMA KEGIATAN TEMPAT SKOR LAMA (WAKTU PEMBIMBINGAN) (diisi penilai) a) b) c) d) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. nasional.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional d. 2) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa (tidak mencapai juara) dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. Pembimbingan siswa 1) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa sampai mendapatkan penghargaan baik tingkat kecamatan. Dst 78 . kabupaten/kota.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 7. Lampirkan naskah asli/foto kopi buku. tuliskan judul buku dan keterangan lainnya pada tabel berikut. Dst. dan disertasi serta tugas akhir lainnya tidak dinilai. artikkel. Karya Pengembangan Profesi a. JUDUL JENIS *) PENERBIT TAHUN TERBIT SKOR (diisi penilai) Catatan: *)Jenis pada tabel di atas diisi buku. artikel (jurnal/ majalah/koran). Penelitian Apabila Bapak/Ibu pernah melakukan penelitian tindakan kelas atau penelitian yang mendukung peningkatan pembelajaran dan atau profesional guru dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. artikel (jurnal/majalah/koran). Skripsi. dan buku dicetak lokal dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. atu modul secara utuh yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. b. JUDUL TAHUN STATUS SKOR SUMBER (KETUA/ANGGOTA DANA (diisi penilai) ) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan naskah asli/foto kopi laporan hasil penelitian secara utuh yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. tesis. atau diktat dicetak lokal. modul. NO. 1) 2) 3) 4) Dst. Reviewer buku dan/atau penulis soal EBTANAS/UN 79 . NO. modul. c. tuliskan judul penelitian dan keterangan lainnya pada tabel berikut. Karya Tulis Apabila Bapak/Ibu mempunyai karya tulis yang berupa buku.

Media dan Alat Pembelajaran Apabila Bapak/Ibu pernah membuat media atau alat pembelajaran dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. tuliskan jenis media/alat dan keterangan lainnya pada tabel berikut. 80 . JENIS MEDIA/ALAT TAHUN SUMBER DANA STATUS SKOR (KETUA/ANGGOTA (diisi penilai) ) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan surat keterangan dari atasan langsung disertai bukti fisik yang relevan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi reviewer buku dan/atau penulis EBTANAS/UN/UASDA dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. NO. Dst. Dst. isilah tabel berikut. NAMA KEGIATAN TAHUN (diisi penilai) soal d. 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. SKOR NO. misalnya: media yang dibuat atau foto hasil karya yang disertai manual dan/atau deskripsi yang dilegalisasi oleh atasan langsung.

suara. NO. a. lukis. musik. sastra. Karya teknologi (teknologi tepat guna) dan karya seni (patung. d. Dst. musik. 8. tuliskan nama dan tahun karya tersebut dalam tabel berikut. misalnya: hasil karya atau foto hasil karya yang disertai manual dan/atau deskripsi yang dilegalisasi oleh atasan langsung. sastra. Keikutsertaan dalam forum ilmiah Jika Bapak/Ibu pernah mengikuti forum ilmiah dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir tuliskan judul dan keterangan lainnya pada tabel berikut. Dst JENIS KEGIATAN TAHUN PERAN *) (Inter/Nas/Lokal) (diisi penilai) SKOR Catatan: *) Kolom peran diisi pemakalah. kriya. tari. atau sejenisnya yang asli untuk bendel pertama dan foto kopinya yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung untuk bendel kedua. tari dan karya seni lainnya) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. lukis. suara. NAMA KARYA TAHUN DESKRIPSI SINGKAT TENTANG KARYA YANG DIHASILKAN SKOR (diisi penilai) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan surat keterangan dari atasan langsung disertai bukti fisik yang relevan. c. TINGKAT NO. 81 . b. atau peserta sesuai sertifikat Lampirkan sertifikat. kriya. Apabila menjadi nara sumber/pemakalah lampirkan juga makalahnya.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional e. piagam. dan karya seni lainnya) Apabila Bapak/Ibu pernah membuat karya teknologi (teknologi tepat guna) dan karya seni (patung.

nasional. Pengalaman Organisasi Apabila Bapak/Ibu memiliki pengalaman menjadi pengurus suatu organisasi kependidikan atau organisasi sosial dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. Dst. atau internasional Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 9. tuliskan nama organisasinya dan keterangan lainnya pada tabel berikut. isilah tabel berikut. 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/bukti yang relevan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. Pengalaman Mendapat Tugas Tambahan Apabila Bapak/Ibu pernah mendapat tugas tambahan antara lain sebagai kepala/wakil kepala sekolah/kepala bengkel/kepala lab/wali kelas/pembina kegiatan ekstra kurikuler dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir.S/D TH ---NAMA SEKOLAH SKOR (diisi penilai) 82 . 1) 2) 3) 4) Catatan: NAMA ORGANISASI TAHU N JABATA N SKOR TINGKAT *) (diisi penilai) Dst *) Kolom tingkat diisi: kecamatan. JABATAN TH ---. NO. b. NO. Pengalaman menjadi pengurus organisasi di bidang kependidikan dan sosial a.

000 83 . Catatan: Lampirkan foto kopi SK penugasan yang telah dilegalisasi oleh atasan. kabupaten/kota.. (…………………………) Materai Rp 6.. Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan a. LOKASI 1) 2) 3) Dst.. b... atau internasional Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam/surat keterangan yang tertulis pada tabel di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan.. NO. JENIS PENGHARGAAN PEMBERI PENGHARGA AN TINGKAT *) SKOR TAHUN (diisi penilai) 1) 2) 3) Dst. s/d TH . Catatan: *)Kolom tingkat diisi: kecamatan. dan jika di kemudian hari ternyata pernyataan dan dokumen saya tidak benar.) khusus (daerah SKOR (diisi penilai) NO.. Penugasan Di Daerah Khusus Apabila Babak/Ibu pernah ditugaskan sebagai guru di daerah terpencil/tertinggal/ bencana/konflik/perbatasan). ………………. 2013 Peserta Pemilihan Guru Berprestasi . JENIS DAERAH KHUSUS LAMA BERTUGAS (MULAI TH .. isilah tabel berikut.. isilah tabel berikut. saya bersedia menerima sanksi dan dampak hukum sesuai peraturan perundangundangan yang berlaku.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 10. …………. Penghargaan Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. nasional.. Dengan ini saya menyatakan bahwa pernyataan dan dokumen di dalam portofolio ini benarbenar hasil karya saya sendiri.

menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan Diajukan oleh Nama NIP/NUPTK Nama Sekolah Kabupaten/Kota Provinsi : : : : : Keterangan:  sampul warna biru untuk guru SD/MI PNS  sampul warna merah untuk guru SMP/MTs PNS  sampul warna hijau untuk guru SD/MI dan SMP/MTs bukan PNS 84 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 5 Contoh Sampul Makalah Judul Makalah Menjadi guru adalah sebuah pengabdian.

moral.3 1.1 2.5 . metode. moral. Menerapkan pendekatan pembelajaran tematis khususnya dikelas-kelas awal SD/MI (khusus SD/MI) Menjelaskan prinsip-prinsip pengembangan kurikulum. kultural. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik.3 Menentukan tujuan pembelajaran yang diampu.2 3. dan latar belakang sosial-budaya. Mengidentifikasi bekal-ajar awal peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. 2. 1. Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran. Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu. intelektual. spiritual. emosional. 85 3. sosialemosional. dan intelektual.4 3. Menjelaskan berbagai teori belajar dan prinsipprinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu. strategi. Kompetensi Pedagogik 25. Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu. 3.1 INDIKATOR Menjelaskan karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek fisik.4 26.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 6 Kisi-kisi penilaian kompetensi guru (sebagai pedoman penilaian di dalam wawancara) KOMPETENSI dan SUBKOMPETENSI NO SUBKOMPETENSI 1. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu.2 2. spiritual. Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik.2 1. 1). sosial.3 27. Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. Menerapkan berbagai pendekatan. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik.1 3.

Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran. maupun lapangan.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 3.1 86 . empatik. Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki. secara lisan. 30.1 INDIKATOR Mengembangkan indikator dan instrumen penilaian. dan santun. tulisan.2 4. dan santun dengan peserta didik.6 29. di laboratorium.6 28. Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh. 4. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. Menggunakan berbagai strategi berkomunikasi yang efektif. 31. Berkomunikasi secara efektif. dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan.1 6. laboratorium. termasuk kreativitasnya. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik. 4.4 4. 5.5 4.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik. Menjelaskan prinsip-prinsip perancangan pembelajaran yang mendidik. 7. 4. baik untuk kegiatan di dalam kelas. dan/atau bentuk lain. empatik. 6. Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran yang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang.1 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mendorong peserta didik mencapai prestasi secara optimal.

2 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan. empatik. 10. Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran. Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen. (c) respons peserta didik terhadap ajakan guru. Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 7.1 8. Mengkomunikasikan hasil penilaian dan evaluasi kepada pemangku kepentingan.4 34.2 INDIKATOR Berkomunikasi secara efektif. dan (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik.7 33. 9.6 8. 8.4 8.3 9. Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk menentukan ketuntasan belajar 32. dan seterusnya. 87 9. Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Menerapkan prinsip-prinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.1 9. Menentukan aspek-aspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu. dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan dan contoh.3 8. Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan. Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar. Menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan.1 . (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian.5 8.2 8.

Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap dan stabil. 13. dan berwibawa. Berperilaku yang dapat diteladan oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya. Menerapkan kode etik profesi guru. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. tanggung jawab yang tinggi. dan gender. Berperilaku sesuai dengan kode etik profesi guru. dewasa. 14. tegas. Bekerja mandiri secara profesional. dan kebudayaan nasional Indonesia.1 Menghargai peserta didik tanpa membedakan keyakinan yang dianut. 11. Kompetensi Kepribadian 35.2 14.3 2). Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur. Bertindak sesuai dengan norma agama.3 39. suku. Berperilaku jujur. dan berwibawa. Bersikap sesuai dengan norma agama yang dianut. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru. dan kebudayaan nasional Indonesia yang beragam. rasa bangga menjadi guru. 12.3 37. 11.2 INDIKATOR Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. Menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi 14. daerah asal. Menunjukkan etos kerja. arif.2 36.1 Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia. sosial.2 12. 88 . hukum.2 38. Memahami kode etik profesi guru. stabil. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. 10.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 10.1 Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa. berakhlak mulia. 15.2 15.3 Bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri. hukum dan sosial yang berlaku dalam masyarakat.1 15. 13. arif. adat-istiadat. dan rasa percaya diri.1 12. dan manusiawi.

17. empatik dan efektif. teman sejawat.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 16. dan komunitas ilmiah lainnya melalui berbagai media dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. 18. Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain. dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik.1 18. Beradaptasi dengan lingkungan tempat bekerja dalam rangka meningkatkan efektivitas sebagai pendidik. serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin. Kompetensi Sosial 40. 43. empatik. Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi pembelajaran kepada komunitas profesi sendiri secara lisan dan tulisan maupun bentuk lain. 41.2 Tidak bersikap diskriminatif terhadap peserta didik. dan masyarakat.2 89 . latar belakang keluarga. empatik.1 INDIKATOR Bersikap inklusif dan objektif terhadap peserta didik. Berkomunikasi secara efektif. 19. dan status sosial-ekonomi. Bersikap inklusif. ras. Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya. 17. dan santun dengan sesama pendidik. agama.1 19. kondisi fisik. latar belakang keluarga. orang tua.3 42.2 Berkomunikasi dengan orang tua peserta didik dan masyarakat secara santun. suku.2 Melaksanakan berbagai program dalam lingkungan kerja untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan. 3). teman sejawat dan lingkungan sekitar dalam melaksanakan pembelajaran. jenis kelamin. Berkomunikasi dengan teman sejawat dan komunitas ilmiah lainnya secara santun. Berkomunikasi dengan teman sejawat. tenaga kependidikan. bertindak objektif. Mengikutsertakan orang tua peserta didik dan masyarakat dalam program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik. dan status sosial ekonomi. orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama. profesi ilmiah.1 17. 16.

Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan diri. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu. 24.2 23. 22. Melakukan refleksi terhadap kinerja sendiri secara terus menerus. 45. 23. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam berkomunikasi. struktur. Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu.1 Memahami standar kompetensi mata pelajaran yang diampu. 90 . Kompetensi Profesional 44.3 23.1 Memahami kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu.2 21. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan.1 Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan. 22. konsep. 21. 21. Memahami tujuan pembelajaran yang diampu.2 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri. Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. 24. Menguasai materi.4 48.3 46. Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI INDIKATOR 4). Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif.2 47. Mengolah materi pelajaran yang diampu secara kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik.1 23.

......... 2013 1.... ....... Sekretaris Tanda tangan 91 ......... Ketua Tanda tangan 2. ....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 7 Berita Acara Hasil Penilaian Guru Berprestasi *Tingkat Sekolah/Kecamatan/Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan) Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Tempat dan Tanggal Lahir : Jabatan : Menyatakan bahwa Saudara/i : Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan Tempat dan Tanggal Lahir : Guru mata pelajaran : Sekolah : Alamat sekolah : Provinsi : : telah terpilih sebagai pemenang terbaik pemilihan guru berprestasi di kelompok *SD/MI/SMP/MTs pada tingkat *sekolah/Kecamatan/Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan) dan akan kami ajukan ke tingkat selanjutnya yaitu ke tingkat Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan).

Dengan hormat...... (diisi sesuai hasil karya yang akan diajukan).. 2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Sekolah Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi disesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing 92 .....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 8.... Yang bertanda tangan di bawah ini Nama : NIP : Pangkat dan Golongan : Jabatan : mengajukan Saudara Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan Guru Bidang Studi : : : untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013....... Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota.. Untuk keperluan tersebut guru yang bersangkutan bersedia mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut...... menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan. Bersama ini kami lampirkan makalah yang berjudul : Menjadi guru adalah sebuah pengabdian.. .. ..

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 9........ Bersama ini kami lampirkan makalah dengan tema: Menjadi guru adalah sebuah pengabdian.. . 2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan.. Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat Dinas Pendidikan Provinsi... (di isi sesuai hasil karya yang akan diajukan).... Yang bertanda tangan di bawah ini Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Jabatan : akan mengajukan nama-nama guru berprestasi di tingkat kabupaten/kota (sesuai daftar terlampir) untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013.... Dengan hormat.. Bersama ini juga dilampirkan porto folio dari guru yang bersangkutan... Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi di sesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing 93 . Untuk keperluan di atas bersedia untuk mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut.... menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan... .......

.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 10. 94 ... Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi di sesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan. Yang bertandatangan di bawah ini Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Jabatan : akan mengajukan nama-nama guru berpresstasi di tingkat provinsi (sesuai daftar terlampir) untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. .. ....... (di isi sesuai hasil karya yang akan diajukan)... Bersama ini kami lampirkan makalah dengan tema: Menjadi guru adalah sebuah pengabdian... Bersama ini juga dilampirkan porto folio dari guru yang bersangkutan. 2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan Prov.... Untuk keperluan diatas bersedia untuk mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut.... Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat Dirjen Dikmen Dengan hormat....

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LAMPIRAN 11. PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN GURU BERPRESTASI TAHUN 2013 OLEH KEPALA SEKOLAH 95 .

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional INSTRUMEN PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN oleh Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) 96 .

NIP/NIK 3. Beban Mengajar per Minggu : : : : : : : Jam/minggu *Coret yang tidak perlu 97 . NUPTK 4. Kabupaten/Kota e. Jenis Kelamin 6. Sekolah g. Nama b. Alamat e-mail 10. Provinsi f. Pangkat/Golongan 5. Telp. Kecamatan d. Tempat. No.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional IDENTITAS PESERTA 1. Guru Kelas/Mata Pelajaran *) 11. Akta Mengajar 9. Sekolah Tempat Tugas a. Alamat Sekolah : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : : c. Pendidikan Terakhir 8. tgl lahir 7. Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2.

KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN Penguasaan materi pelajaran Menunjukkan penguasaan materi pembelajaran Mengaitkan materi dengan pengetahuan lain yang relevan Menyampaikan materi dengan jelas. B. 2. PRAPEMBELAJARAN Mempersiapkan siswa untuk belajar Melakukan kegiatan apersepsi 1 2 3 4 1 2 3 4 II A. sesuai dengan hierarki belajar dan karakteristik siswa Mengaitkan materi dengan realitas kehidupan 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 6. 1 = tidak baik 2 = kurang baik 3 = baik 4 = sangat baik PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI SKOR I 1. Pendekatan/strategi pembelajaran Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kompetensi (tujuan) yang akan dicapai dan karakaterstik siswa 1 2 3 4 98 . 7.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LEMBAR PENILAIAN Petunjuk Berilah skor pada butir-butir pelaksanaan pembelajaran dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1. 2. 3. 4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut. 4. 5. 3.

INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI Melaksanakan pembelajaran secara runtut Menguasai kelas Melaksanakan pembelajaran yang bersifat kontekstual Melaksanakan pembelajaran yang memungkinkan tumbuhnya kebiasaan positif Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan SKOR 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 12. 1 2 3 4 C. Pemanfaatan sumber belajar /media pembelajaran Menggunakan media secara efektif dan efisien Menghasilkan pesan yang menarik Melibatkan siswa dalam pemanfaatan media 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 D.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO 8. 20. 15. 13. dan benar Menyampaikan pesan dengan gaya yang sesuai 1 2 3 4 1 2 3 4 99 . 14. Penggunaan bahasa Menggunakan bahasa lisan dan tulis secara jelas. 9. 16. baik. 17. 18. Pembelajaran yang memicu dan memelihara keterlibatan siswa Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran Menunjukkan sikap terbuka terhadap respons siswa Menumbuhkan keceriaan dan antusisme siswa dalam belajar 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 E. 21. 10. Penilaian proses dan hasil belajar Memantau kemajuan belajar selama proses Melakukan penilaian akhir sesuai dengan kompetensi (tujuan) 1 2 3 4 1 2 3 4 F. 22. 19. 11.

....... atau tugas sebagai bagian remidi/pengayaan Total Skor (jumlahkan seasuai dengan angka yang dilingkari....... Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) (........... 1 2 3 4 Dengan ini saya menyatakan bahwa penilaian yang saya lakukan sesuai dengan kondisi guru berprestasi yang sebenarnya......... .) NIP/NIK 100 ....... Skor terrendah 24...... dan apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar........ PENUTUP Melakukan refleksi atau membuat rangkuman dengan melibatkan siswa Melaksanakan tindak lanjut dengan memberikan arahan.... ..... atau kegiatan. saya bersedia mempertanggungjawabkannya. skor tertinggi 96 1 2 3 4 INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI SKOR 24....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO III 23.................

berpakaian. misal selalu berusaha menggunakan alam sekitar dan bahan-bahan yang ada di sekitarnya dalam proses pembelajaran di kelas. 1 2 3 4 7. misal mendapat kritik tidak marah dan akomodatif terhadap saran orang lain) Kemampuan berkomunikasi (dapat menyampaikan ide-idenya dengan bahasa yang baik dan dapat dipahami oleh sasaran. 1 2 3 4 8. 1 2 3 4 10. dan sebagainya) Kemampuan menerima kritik dan saran (perilaku dalam merespon kritik dan saran dari orang lain.) Tanggung jawab (sanggup menyelesaikan tugas sesuai dengan ketentuan. misal: orang muslim rajin menjalankan sholat. membuat karya seni. 1 2 3 4 5. misal mulai dan mengakhiri kegiatan pembelajaran sesuai dengan jadwal) Keteladanan (menjadi contoh atau rujukan dalam sikap dan perilaku bagi orang lain. misal: menjadi teladan bagi sejawat dan peserta didik dalam tutur kata. 1 2 3 4 6. dll. untuk lomba olimpiade. 1 2 3 4 4. Keberhasilan melakukan pembimbingan siswa. 1 2 3 4 3. misal: melaksanakan pembelajaran dengan baik dan sesuai jadwal) Kejujuran (menyampaikan sesuatu apa adanya. 1. misal: ijin tidak masuk atau tidak mengajar dengan alasan yang sebenarnya) Kedisiplinan (kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. misal yang memiliki etos kerja tinggi. menulis buku. Kemampuan bekerjasama 11. misal: dalam keseharian dapat berkomunikasi secara baik dengan sejawat) Skor 1 2 3 4 2. 1 2 3 4 9. bersemangat melaksanakan dan mentaati kaidah-kaidah dalam tugas) Inovasi dan kreativitas (kemampuan dan kemauan untuk mengadakan pembaharuan melalui olah pikirnya. dan kegiatan ekstrakurikuler lainnya 1 2 3 4 1 2 3 4 101 . Aspek yang dinilai Ketaatan dalam menjalankan ajaran agama (rajin menjalankan ajaran agama yang dianut. orang Kristiani rajin ke gereja.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional PENILAIAN KERJA GURU PENGAMATAN SEHARI-HARI No .) Etos kerja (komitmen dan semangat dalam melaksanakan tugas. misalnya. dll. membuat alat peraga pembelajaran.

................................ skor tertinggi 44  SKOR SKOR =----------------------.... .....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional No .. saya bersedia mempertanggungjawabkannya............. Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) (..... Aspek yang dinilai Skor Total (jumlahkan angka yang dilingkari).......... Dengan ini saya menyatakan bahwa penilaian yang saya lakukan sesuai dengan kondisi guru berprestasi yang sebenarnya... dan apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar...X 100% SKOR TERTINGGI Skor .... Skor terendah 11.........) NIP/NIK 102 ....... .

INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA oleh Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) 103 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 13.

Alamat e-mail 10. Mata Pelajaran/Guru Kelas SD/MI/SDLB*) 11. Pangkat/Golongan 5. Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2. Alamat Sekolah : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : : c. Kabupaten/Kota e. NUPTK 4. Kecamatan d. Beban Mengajar per Minggu : : : : : : : Jam/minggu *coret yang tidak perlu 104 . Provinsi f. Telp. No. NIP/NIK 3. Pendidikan Terakhir 8. Tempat. Nama b. tgl lahir 7.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional IDENTITAS PESERTA 1. Sekolah g. Sekolah Tempat Tugas a. Akta Mengajar 9. Jenis Kelamin 6.

orang tua. REKAP HASIL PENILAIAN KINERJA GURU KELAS/MATA PELAJARAN Periode penilaian . . dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1. . Menguasai karakteristik peserta didik 2.. Bertindak sesuai dengan norma agama.. .... Penilaian dan evaluasi B. struktur. ……………………. .. Mengembangkan keprofesionalan melalui tindakan yang reflektif Jumlah (Hasil penilaian kinerja guru) 105 .. bertindak obyektif.. Etos kerja.. . .. Kepribadian 8... Pengembangan potensi peserta didik 6... mendukung mata pelajaran yang diampu 14. peserta D.. Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik 3. Pedagogik 1.. .. . dan masyarakat Penguasaan materi. 2. 4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut. NO KOMPETENSI NILAI*) A.. Pengembangan kurikulum 4.. 3.. serta tidak diskriminatif 12 Komunikasi dengan sesama guru.. . tanggung jawab yang tinggi. ………………………………... tenaga kependidikan.... Komunikasi dengan peserta didik 7.. . Profesional didik. Kegiatan pembelajaran yang mendidik 5.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LEMBAR PENILAIAN Petunjuk Berilah penilaian kompetensi kepribadian dan sosial guru.. sosial dan kebudayaan Nasional 9. Sosial 11. hukum. . . sampai .. rasa bangga menjadi guru C.. konsep dan pola pikir keilmuan yang 13... ... Bersikap inklusif. Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan 10..

Guru membantu mengembangkan potensi dan mengatasi kekurangan peserta didik. 3.). 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Seluruhnya terpenuhi 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 *) Nilai diisi berdasarkan laporan dan evaluasi PK guru.25%<X≤50%=2. 5. Guru memperhatikan peserta didik dengan kelemahan fisik tertentu agar dapat mengikuti aktivitas pembelajaran.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 1 Mengenal karakteristik peserta didik Skor Indikator 1. Total skor untuk kompetensi 1 Skor maksimum kompetensi 1= jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 1 (0%<X≤25%=1. Guru memastikan bahwa semua peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran. sehingga peserta didik tersebut tidak termarginalkan (tersisihkan. Guru mencoba mengetahui penyebab penyimpangan perilaku peserta didik untuk mencegah agar perilaku tersebut tidak merugikan peserta didik lainnya. Nilai minimum per kompetensi = 1 dan nilai maksimum 4. Kepala Sekolah 106 . Guru dapat mengidentifikasi karakteristik belajar setiap peserta didik di kelasnya. 50% < X≤ 75% = 3. dsb. Guru dapat mengatur kelas untuk memberikan kesempatan belajar yang sama pada semua peserta didik dengan kelainan fisik dan kemampuan belajar yang berbeda. ………………………………………………………… . 6. minder. diolok‐ olok. 4. 2.

. . . . .. .... . .. ......... .. .... .. . .. .... .. .. .... ... . .. . . ....... .... . . ...... .. .. (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 107 . ........ .. .. .. .. .... .. .. . ... ......... .. .. ... . ... ... . . .... ........ .. ... .. ...... ...... ... ..... .. . . . ... ........ . . ........... (9) Nama Penilai : ... .. .... .... . . . . ........... .. . .. . . ........Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 2 : Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik Nama Guru : ... ......

.. . 4.. ... ... . .. 75% < X≤ 100% = 4) . ............ Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik Skor Indikator Tidak ada bukti Terpenuhi Seluruhnya (Tidak terpenuhi sebagian terpenuhi ) 0 1 2 1. ........ . 2.. didik. . Guru selalu memastikan tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran tertentu dan menyesuaikan aktivitas pembelajaran berikutnya 3... ... .... . ... ..........Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 2 Kompetensi 3 : Pengembangan kurikulum Nama Guru : .. terkait keberhasilan pembelajaran. ... baik yang sesuai maupun yang berbeda dengan rencana. 50% < X≤ 75% = 3. . .... .. ..... . . ..... 5. kegiatan/aktivitas yang dilakukannya. ... . Guru memperhatikan respon peserta didik yang belum/kurang memahami materi pembelajaran yang diajarkan dan menggunakannya untuk Total skor untuk kompetensi 2 memperbaiki Skor maksimum kompetensi 2 = jumlah indikator × 2 rancangan pembelajaran berikutnya.. .... . dengan memperhatikan tujuan pembelajaran maupun proses belajar peserta 6.... . . .. . . . . Guru menggunakan berbagai teknik untuk memotiviasi kemauan belajar peserta didik.... ... Guru merencanakan kegiatan pembelajaran yang saling terkait satu sama lain.. . ... .. .. . . (9) 0 1 2 0 0 0 1 1 1 2 2 2 0 1 2 108 ...25%<X≤50%=2. Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 2 (0%<X≤25%=1. Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menguasai materi pembelajaran sesuai usia dan kemampuan belajarnya melalui pengaturan proses pembelajaran dan aktivitas yang bervariasi.. berdasarkan Guru dapat menjelaskan alasan pelaksanaan tingkat pemahaman tersebut..

... .. ...... . ... .. ... . .. . ........... ... . . ........... . ... ... ...... ... . . ...... . . ....... .. ...Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Nama Penilai : .. .. . (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru: (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 109 ... .. ..... . .... ... .. . ... .. . ...

Total skor untuk kompetensi 3 Skor maksimum kompetensi 3 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/8) × 100% Nilai untuk kompetensi 3 (0%<X≤25%=1. Guru merancang rencana pembelajaran yang sesuai dengan silabus untuk membahas materi ajar tertentu agar peserta didik dapat mencapai 3. Guru dapat menyusun silabus yang sesuai dengan 2. kompetensi Guru mengikuti urutan materi pembelajaran dasar yang ditetapkan. b) tepat dan mutakhir. c) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti Terpenuhi Terpenuhi (Tidak sebagian Seluruhnya terpenuhi) 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 110 . kurikulum. 50% < X≤ 75% = 3. dan d) dapat dilaksanakan di kelas e) sesuai dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik. Guru memilih materi pembelajaran yang: a) sesuai dengan tujuan pembelajaran.25%<X≤50%=2. 4.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 3 Pengembangan kurikulum Skor Indikator 1. dengan memperhatikan tujuan pembelajaran.

. .. . ........ ... ...... . .. .... . ... .. .... ... . (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru Tindak lanjut yang diperlukan: (19) (20) (21) (22) 111 .. ... . ..... . .... ... .. . .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 4 : Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Nama Guru : . ... ..... ... ... .. .... . . ... .... ...... .. . ........ . ....... ... ... .. ...... . ... .. . ... .. .. . ..... ... .... . . .. . . ...... . .. .. .... .... .... .... . . .. . .. ... (9) Nama Penilai : ..... . .......... ... ........... . .. ..... ........

Guru melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai isi kurikulum dan mengkaitkannya dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 4 Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Skor Indikator Tidak ada Terpenuhi Terpenuhi bukti sebagian seluruhnya (Tidak terpenuhi) 0 1 2 1. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran yang bertujuan untuk membantu proses belajar peserta didik. 8. bukan semata‐mata kesalahan yang harus dikoreksi. Guru melakukan aktivitas pembelajaran secara bervariasi dengan waktu yang cukup untuk kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar dan mempertahankan perhatian peserta didik. 6. Guru mengelola kelas dengan efektif tanpa mendominasi atau sibuk dengan kegiatannya sendiri agar semua waktu peserta dapat termanfaatkan secara produktif. 4. sebelum memberikan penjelasan tentang jawaban yang benar. 2. Guru menyikapi kesalahan yang dilakukan peserta didik sebagai tahapan proses pembelajaran. Guru mengkomunikasikan informasi baru (misalnya materi tambahan) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran sesuai dengan rancangan yang telah disusun secara lengkap dan pelaksanaan aktivitas tersebut mengindikasikan bahwa guru mengerti tentang tujuannya. 7. 5. 3. Misalnya: dengan mengetahui terlebih dahulu peserta didik lain yang setuju atau tidak setuju dengan jawaban tersebut. 0 1 2 0 1 2 0 1 2 2 0 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 112 . Guru mampu menyesuaikan aktivitas pembelajaran yang dirancang dengan kondisi kelas. bukan untuk menguji sehingga membuat peserta didik merasa tertekan.

Sebagai contoh: guru menambah informasi baru setelah mengevaluasi pemahaman peserta didik terhadap materi sebelumnya. Guru memberikan banyak kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 9. mempraktekkan dan berinteraksi dengan peserta didik lain. 10. 11. 50% < X≤ 75% = 3. Guru menggunakan alat bantu mengajar. dan/atau audio‐visual (termasuk TIK) untuk meningkatkan motivasi belajarpeserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran. Total skor untuk kompetensi 4 Skor maksimum kompetensi 4 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/22) × 100% Nilai untuk kompetensi 4 (0% < X≤ 25% = 1. Guru mengatur pelaksanaan aktivitas pembelajaran secara sistematis untuk membantu proses belajar peserta didik. 25% < X≤ 50% = 2. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 0 1 2 0 1 2 113 .

7. Guru menganalisis hasil belajar berdasarkan segala bentuk penilaian terhadap setiap peserta didik untuk mengetahui tingkat kemajuan masing‐masing. tentang bakat. Guru memusatkan perhatian pada interaksi dengan peserta didik dan mendorongnya untuk memahami dan menggunakan informasi yang disampaikan.25%<X≤50%=2. 2. perhatian Guru dapat mengidentifikasi dengan benar kepada setiap individu. Total skor untuk kompetensi 5 Skor maksimum kompetensi 5 = jumlah indikator ×2 Persentase = (total skor/14) × 100% Nilai untuk kompetensi 5 (0%<X≤25%=1. minat. Guru memberikan kesempatan belajar kepada peserta didik sesuai dengan cara belajarnya masing‐masing. 3. Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran untuk memunculkan daya kreativitas dan kemampuan berfikir kritis peserta 4. potensi. 50% < X≤ 75% = 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 5 Memahami dan mengembangkan potensi Indikator 1. 6. Guru secara aktif membantu peserta didik dalam proses pembelajaran dengan memberikan 5. 75% < X≤ 100% = 4) Skor Tidak ada Terpenuh Terpenuhi bukti i seluruhnya (Tidak sebagian terpenuhi) 0 1 2 0 0 1 1 2 2 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 114 . dan kesulitan belajar masing‐masing peserta didik. Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk belajar sesuai dengan kecakapan dan pola belajar masing‐masing. didik.

. ..... .. .. ... . .... ......... ... .. . . .. .... . . ... ... ... ... . .. ... . ..... .. .. . .............. ... ....... . . ............ ... . . . .... .. ......... ... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 115 ....... . .. . . . .... . .. . .... ..... ..... ... . ... . . ..... . .. .. .. .... .... ... . ... . .. ... .. (9) Nama Penilai : ... . . ...... ...... ..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 6 : Komunikasi dengan peserta didik Nama Guru : ...... .. .. .........

Guru mendengarkan dan memberikan perhatian terhadap semua jawaban peserta didik baik yang benar maupun yang dianggap salah untuk mengukur tingkat pemahaman peserta didik. kecuali jika diperlukan untuk membantu atau mengklarifikasi pertanyaan/tanggapan tersebut. 5. Guru memberikan perhatian dan mendengarkan semua pertanyaan dan tanggapan peserta didik. Total skor untuk kompetensi 6 Skor maksimum kompetensi 6 = jumlah indikator ×2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 6 (0%<X≤25%=1.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 6 Penilaian untuk Kompetensi 6: Komunikasi dengan peserta didik Skor Indikator 1. termasuk memberikan pertanyaan terbuka yang menuntut peserta didik untuk menjawab dengan ide dan pengetahuan mereka. benar. 4. 50% < X≤ 75% = 3. Guru memberikan perhatian terhadap pertanyaan peserta didik dan meresponnya secara lengkap dan relevan untuk menghilangkan kebingungan pada peserta didik. Guru menggunakan pertanyaan untuk mengetahui pemahaman dan menjaga partisipasi peserta didik. Guru menyajikan kegiatan pembelajaran yang dapat menumbuhkan kerja sama yang baik antar pesertadidik. sesuai tujuan pembelajaran dan isi kurikulum. 2. 3. dan mutakhir. Guru menanggapinya pertanyaan peserta didik secara tepat. tanpa menginterupsi.25%<X≤50%=2. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi Seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 116 . 6. tanpa mempermalukannya.

........ . ... ...... . ... ... ....... .. (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan gur (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 117 ..... ... .... . .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 7 : Penilaian dan evaluasi Nama Guru : .. . .. ......... . . .... . ..... ..... . . .... . . .... . ...... ... ...... . ............. . .. ..... .... .. ... .... .. .. ....... ... . .. ... .. . . .. . ..... (9) Nama Penilai : . .. . .. . .. . ....... ...... . . .. . ....... .. . .... . .. ... . ...... . . .... . .... ....... ...

50% < X≤ 75% = 3. dan mengumumkan hasil serta implikasinya kepada peserta didik. rancangan pembelajaran. 0 1 2 0 1 2 3. materi tambahan. Guru menyusun alat penilaian yang sesuai dengan tujuan pembelajaran untuk mencapai kompetensi tertentu seperti yang tertulis dalam RPP. 2. Guru memanfatkan hasil penilaian sebagai bahan penyusunan rancangan pembelajaran yang akan dilakukan selanjutnya. jurnal pembelajaran. Guru melaksanakan penilaian dengan berbagai teknik dan jenis penilaian.25%<X≤50%=2. Guru memanfaatkan masukan dari peserta didik dan merefleksikannya untuk meningkatkan pembelajaran selanjutnya. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 118 . Total skor untuk kompetensi 7 Skor maksimum kompetensi 7 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 10) × 100% Nilai untuk kompetensi 7 (0%<X≤25%=1. dan sebagainya. tentang tingkat pemahaman terhadap materi pembelajaran yang telah dan akan dipelajari. Guru menganalisis hasil penilaian untuk mengidentifikasi topik/kompetensi dasar yang sulit sehingga diketahui kekuatan dan kelemahan masing‐masing peserta didik untuk keperluan remedial dan pengayaan. dan dapat membuktikannya melalui catatan. 0 1 2 (26) 4. selain penilaian formal yang dilaksanakan sekolah. 0 1 2 5.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 7 Penilaian dan evaluasi Skor Indikator Tidak ada Terpenuhi Terpenuhi bukti (Tidak terpenuhi) sebagian Seluruhnya 1.

..... ... .. . sosial dan kebudayaan nasional Indonesia Nama Guru : . . .. . . .... .. . ..... . .......... ... .... .. (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan (23) (24) 119 ... .. ........ . .. . .... ............ .. . ... . ... .... .. ... .... .. hukum... . .. ... . ... . ......... ......... ..... . . . .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 8 : Bertindak sesuai dengan norma agama. .......... . . ...... (9) Nama Penilai : . ... ... ... ... ............. .. . .. ... . . .... . . . .... . .. .... ......... .... .. . .. . ...... . .. .. .

3. 5. dan gender). Guru mempunyai pandangan yang luas tentang keberagaman bangsa Indonesia (misalnya: budaya. Guru memiliki rasa persatuan dan kesatuan sebagai bangsa Indonesia. 4.25%<X≤50%=2. Total skor untuk kompetensi 8 Skor maksimum kompetensi 8 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/10) × 100% Nilai untuk kompetensi 8 (0%<X≤25%=1.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 8 Bertindak sesuai dengan norma agama. 75% < X≤ 100% = 4) 1. Guru mengembangkan kerjasama dan membina kebersamaan dengan teman sejawat tanpa memperhatikan perbedaan yang ada (misalnya: suku. 2. sosial dan kebudayaan nasional Indonesia Skor Indikator Terpen Tidak ada uhi tukti(Tida Terpenuhi Seluruh terpenuhi) sebagian nya Guru menghargai dan mempromosikan prinsip‐prinsip Pancasila sebagai dasar ideologi dan etika bagi semua warga Indonesia. Guru saling menghormati dan menghargai teman sejawat sesuai dengan kondisi dan keberadaan masing‐ masing. 50% < X≤ 75% = 3. agama). suku. 0 1 2 2 0 1 0 0 0 1 1 1 2 2 2 120 . hukum. agama.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 9 : Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan Nama Guru : ... (9) Nama Penilai : .. ... . . ... . ... . ......... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Pemantauan Tanggal (24) Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (23) 121 .. ....... . ... . . .. . . .... ... . . .... .... .. .. .. ............ . ....... . ..... .... . .. ..... . ....... ... ... . ... .. .. ... .. ... .... .. .... .. ...... ....... .... . . ......... .... .. ... . .. .. . . . ... .. . .. ... ..... ... . ... . . ..... ..... ....... .... . .........

Guru berperilaku baik untuk mencitrakan nama baik sekolah. Total skor untuk kompetensi 9 Skor maksimum kompetensi 9 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 10) × 100% Nilai untuk kompetensi 9 (0%<X≤25%=1. dan berbuat terhadap semua peserta didik. 2. dan teman sejawat. sehingga semua peserta didik selalu memperhatikan guru dan berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 9 kOM Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan k Indikator 1. 50% < X≤ 75% = 3.25%<X≤50%=2. Guru bertingkah laku sopan dalam berbicara. termasuk mengundang mereka untuk mengobservasi cara mengajarnya dan memberikan masukan. 5. 4. berpenampilan. Guru mau membagi pengalamannya dengan teman sejawat. orang tua. Guru mampu mengelola pembelajaran yang membuktikan bahwa guru dihormati oleh peserta didik. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Skor Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 0 1 2 2 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 122 . Guru bersikap dewasa dalam menerima masukan dari peserta didik dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berpartisipasi dalam proses pembelajaran.

.. ... .. .. .. . ... .. (9) Nama Penilai : ... . ...... .. ... ...... .. .. .. . . ... .. . . .... ..... .. .. .. .. ... ....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 10: Etos kerja.. .. .. ... ... ... dan rasa bangga menjadi guru Nama Guru : .... tanggung jawab yang tinggi..... . (10) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan (23) (24) 123 .. . . ..... .. ... ... .. .. .. ... ..... .. .. .... . . . ....... . . . . ... ...... ....... ................ .. .. . .. . ...... .. ......... .... .. . ........... .. . ...... . ... . ..... ...

8. Total skor untuk kompetensi 10 Skor maksimum kompetensi 10 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 16) × 100% Nilai untuk kompetensi 10 (0%<X≤25%=1. 2. Jika guru harus meninggalkan kelas. dengan memberikan alasan dan bukti yang sah jika tidak menghadiri kegiatan yang telah direncanakan. Guru memanfaatkan waktu luang selain mengajar untuk kegiatan yang produktif terkait dengan tugasnya. Guru memenuhi jam mengajar dan dapat melakukan semua kegiatan lain di luar jam mengajar berdasarkan ijin dan persetujuan pengelola sekolah. 50% < X≤ 75% = 3. Guru meminta ijin dan memberitahu lebih awal.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinera Guru Kompetensi 10 Etos kerja. 3.25%<X≤50%=2. tanggung jawab yang tinggi. 6. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) 0 Terpenuhi sebagian 1 Terpenuhi seluruhnya 2 0 1 2 0 1 2 2 0 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 124 . guru mengaktifkan siswa dengan melakukan hal‐hal produktif terkait dengan mata pelajaran. 4. Guru merasa bangga dengan profesinya sebagai guru. termasuk proses pembelajaran di kelas. Guru memberikan kontribusi terhadap pengembangan sekolah dan mempunyai prestasi yang berdampak positif terhadap nama baik sekolah. dan rasa bangga menjadi guru Skor Indikator 1. Guru menyelesaikan semua tugas administratif dan non‐pembelajaran dengan tepat waktu sesuai standar yang ditetapkan. 7. 5. dan meminta guru piket atau guru lain untuk mengawasi kelas. Guru mengawali dan mengakhiri pembelajaran dengan tepat waktu.

positif terhadap semua diskusi formal dan informal terkait dengan pekerjaannya. bertindak objektif. Guru sering berinteraksi dengan peserta didik dan tidak membatasi perhatiannya hanya pada kelompok tertentu (misalnya: peserta didik yang pandai.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 11 Bersikap inklusif.25%<X≤50%=2. masing Guru menjaga hubungan baik dan peduli dengan ‐masing. 50% < X≤ 75% = 3. serta berkontribusi personal. Guru memperlakukan semua peserta didik secara adil. Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) 0 Skor Terpenuh Seluruhnya i Terpenuhi sebagian 2 1 0 1 2 (23) (24) 3. memberikan perhatian dan bantuan sesuai kebutuhan 2. serta tidak diskriminatif Indikator 1. Total skor untuk kompetensi 11 Skor maksimum kompetensi 11= jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 11 (0%<X≤25%=1. berasal dari daerah yang sama dengan guru). tanpa memperdulikan faktor teman sejawat (bersifat inklusif). kaya. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 125 .

... . ... .. . ..... . . . . . . ........ baik dalam pertemuan formal maupun tidak formal antara guru dan orang tua.... . .. 50% < X≤ 75% = 3... .. .. .......... . .. ........ ... serta berperan dalam kegiatan sosial di masyarakat.. Total skor untuk kompetensi 12 Skor maksimum kompetensi 12 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 12 (0%<X≤25%=1... . .. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Seluruhnya terpenuhi 2 0 1 0 1 2 0 1 2 (27) (28) (29) (30) 6 126 ...... .. Guru memperhatikan sekolah sebagai bagian dari masyarakat... . ....... . .. tenaga pendidikan... . orang tua peserta didik.25%<X≤50%=2. .. . ... orang tua peserta didik. ...... .. . ... . teman sejawat...... dan potensi peserta didik kepada orang tuanya. .... . . .. dan dapat menunjukkan buktinya.. ... . . .. . ........ . dan masyarakat Nama Guru : .. ..... . ... . 2. . . . ... .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 12: Komunikasi dengan sesama guru.... berkomunikasi dengan masyarakat sekitar. ... .......... . Guru ikut berperan aktif dalam kegiatan di luar pembelajaran yang diselenggarakan oleh sekolah dan masyarakat dan dapat memberikan bukti keikutsertaannya.. ... .... Guru menyampaikan informasi tentang kemajuan...... .. .. . (9) Nama Penilai : . .. .... .... ... dan masyarakat Skor Indikator 1.. . ..... tenaga pendidikan.. . . kesulitan......... ....... . ..... . . . .. 3. (10) Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (23) (24) Kompetensi 12: Komunikasi dengan sesama guru..

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Penilaian untuk Kompetensi 13: Penguasaan materi struktur konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu Skor Tidak Terpenuh Indikator Terpenuhi bukti ada sebagian i seluruhnya (Tidak terpenuhi 1. Total skor untuk kompetensi 13 Skor maksimum kompetensi 13 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 13 (0%<X≤25%=1. perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang berisi informasi 0 1 2 yang tepat. 50% < X≤ 75% = 3.25%<X≤50%=2. dan yang membantu peserta didik untuk memahami konsep materi pembelajaran. Guru melakukan pemetaan standar kompetensi ) dan kompetensi dasar untuk mata pelajaran yang diampunya. mutakhir. melakukan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. 3. dan memperkirakan alokasi waktu yang diperlukan. Guru menyertakan informasi yang tepat dan 0 1 2 mutakhir di dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Guru menyusun materi. 2. untuk mengidentifikasi materi 0 1 2 pembelajaran yang dianggap sulit. 75% < X≤ 100% = 4) 127 .

6. 5. Total skor untuk kompetensi 14 Skor maksimum kompetensi 14 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 12) × 100% Nilai untuk kompetensi 14 (0%<X≤25%=1.25%<X≤50%=2. Guru melakukan evaluasi diri secara spesifik. mengembangkan karya inovasi. 3. penilaian pembelajaran dan tindak lanjutnya. lengkap. 50% < X≤ 75% = 3. konferensi). Guru dapat memanfaatkan TIK dalam berkomunikasi dan pelaksanaan PKB. Guru melakukan penelitian. pelaksanaan. 2. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 0 1 1 2 2 128 . mengikuti kegiatan ilmiah (misalnya seminar. Guru memanfaatkan bukti gambaran kinerjanya untuk mengembangkan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran selanjutnya dalam program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). dan didukung dengan contoh pengalaman diri sendiri. 4.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 14 : Mengembangkan keprofesian melalui tindakan reflektif Skor Indikator 1. catatan masukan dari kolega atau hasil penilaian proses pembelajaran sebagai bukti yang menggambarkan kinerjanya. Guru memiliki jurnal pembelajaran. Guru dapat mengaplikasikan pengalaman PKB dalam perencanaan. dan aktif dalam melaksanakan PKB.

129 . Bagian Isi  Uraian rinci dari tujuan pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB)  Pernyataan isi materi yang disajikan dalam kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan serta uraian kesesuaian dengan peningkatan keprofesiannya.  Dampak terhadap pengalaman pengembangan keprofesian berkelanjutan terhadap diri sendiri dalam peningkatan mutu pengembangan keprofesian berkelanjutan dan riwayatnya.  Tindak lanjut yang akan atau telah dilaksanakan berkaitan dengan pengembangan diri berdasarkan hasil dari pengembangan keprofesian berkelanjutan. Sistematika Pelaporan Pengembangan Diri JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI A. Penutup Lampiran-lampiran :  Fotocopy sertifikat/surat keterangan  Surat penugasan  Dan lain-lain.Lampiran 14. lama penyelenggaraan pengembangan keprofesian berkelanjutan  Penyelenggaraan pengembangan keprofesian berkelanjutan B. Bagian Pendahuluan  Latar Belakang mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan  Keterangan waktu pelaksanaan. C. penyelenggaraan kegiatan  Tujuan mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan.

130 . Penyesuaian dapat dibuat menurut jenis-jenis penelitian misalnya : penelitian pengembangan. penelitian tindakan. Rumusan Masalah C. Latar Belakang dan Identifikasi Masalah B. Tujuan BAB II LANDASAN TEORI/TINJAUAN PUSTAKA BAB III METODOLOGI PENELITIAN (BILA MELAKUKAN PENELITIAN) BAB IV PEMBAHASAN BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Lampiran-Lampiran Catatan : Sistematika tersebut merupakan alternatif yang dapat digunakan.Lampiran 15 Sistematika Penulisan Karya Tulis Ilmiah JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN A. observasi partisipatoris dan lain-lain.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful