Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

PEDOMAN PELAKSANAAN PEMILIHAN GURU BERPRESTASI PENDIDIKAN DASAR TINGKAT NASIONAL TAHUN 2013

DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN PENDIDIKAN DASAR DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2013

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

1

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

KATA PENGANTAR Pemilihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Pendidikan Dasar (Dikdas) Berprestasi tahun 2013 merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah yang diberikan kepada guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah atas prestasi dan dedikasi yang luar biasa di bidang pendidikan. Kegiatan ini diselenggarakan sejak tahun 2011 hingga sekarang dirasakan bermanfaat, karena selain menghargai prestasi yang luar biasa pendidik dan tenaga kependidikan juga untuk meningkatkan profesionalisme dalam melaksanakan tugasnya mewujudkan pendidikan yang bermutu. Untuk menentukan PTK Dikdas berprestasi dilakukan penilaian: portofolio, tes tertulis akademik, tes tertulis penguasaan kompetensi, dan wawancara. Pemilihan PTK Dikdas berprestasi ini dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel, sehingga guru yang terpilih benar-benar merupakan sosok guru yang profesional. Oleh karena itu untuk melakukan pelaksanaan penilaian disusun pedoman pelaksanaan penilaian pemilihan guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. Dalam rangka memberikan penghargaan terhadap prestasi dan dedikasi yang tinggi yang dicapai oleh guru dalam melaksanakan tugas profesionalnya, maka diselenggarakan pemilihan guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. Pedoman ini merupakan pegangan bagi panitia dan peserta pemilihan guru berprestasi tahun 2013 dari tingkat sekolah sampai tingkat nasional. Mudah-mudahan usaha mulia kita bersama ini senantiasa mendapat ridho dari Tuhan Yang Maha Esa. Jakarta, Maret 2013 Direktur Pembinaan PTK Pendidikan Dasar,

Sumarna Surapranata, Ph.D. NIP. 19590801 198503 1 002
ii

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ......................................................................................................... ii DAFTAR ISI ....................................................................................................................... iii BAB I PENDAHULUAN .................................................................................................... 1 A. B. C. D. E. A. B. C. Latar belakang ........................................................................................................... 1 Dasar Hukum ............................................................................................................. 2 Tujuan ........................................................................................................................ 2 Manfaat ...................................................................................................................... 3 Hasil yang Diharapkan .............................................................................................. 3 Pengertian .................................................................................................................. 4 Sifat ............................................................................................................................ 5 Peserta ........................................................................................................................ 5

BAB II PENGERTIAN, SIFAT, PESERTA, DAN PERSYARATAN PESERTA........ 4

D. Persyaratan Peserta ....................................................................................................... 6 BAB III ORGANISASI PENYELENGGARAAN, KEPANITIAAN, SERTA PEMBIAYAAN.................................................................................................................... 9 A. B. C. D. A. B. C. Organisasi Penyelenggaraan ...................................................................................... 9 Kepanitiaan .............................................................................................................. 10 Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Guru Berprestasi ........................................... 19 Pembiayaan .............................................................................................................. 19 Aspek Yang Dinilai ................................................................................................. 20 Penilaian .................................................................................................................. 22 Aspek Penilaian ....................................................................................................... 24

BAB IV PENILAIAN ..................................................................................................... 20

BAB V PENUTUP ............................................................................................................. 26 Lampiran-Lampiran

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

iii

Latar belakang Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. tingkat kabupaten/kota. organisasi profesi. Pertama.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB I PENDAHULUAN A. sehingga perlu dilakukan penyempurnaan sistem penyelenggaraannya. Namun demikian. berdedikasi luar biasa. menilai. mulai dari tingkat sekolah. membimbing. pendidikan dasar. dan/atau satuan pendidikan. Pemilihan guru berprestasi dimaksudkan antara lain untuk mendorong motivasi. keluarga maupun masyarakat. tetapi juga harus memiliki kepribadian yang dapat diandalkan sehingga menjadi sosok panutan bagi siswa. loyalitas dan profesionalisme guru. maka kedudukan dan peran guru semakin bermakna strategis dalam mempersiapkan SDM yang berkualitas dalam menghadapi era global. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 1 . maupun internasional. Prestasi kerja tersebut akan terlihat dari kualitas lulusan satuan pendidikan sebagai SDM yang berkualitas. Era globalisasi menuntut SDM yang bermutu tinggi dan siap berkompetisi. Undang-Undang No. yang diharapkan akan berpengaruh positif pada kinerja dan prestasi kerjanya pada era globali ini. mengarahkan. tingkat kecamatan. penghargaan dapat diberikan oleh pemerintah. Kedua. melatih. Untuk melaksanakan tugasnya secara profesional. dimana hal itu diberikan atas dasar jenis dan jenjang tertentu. masyarakat. pelaksanaannya dirasakan masih dapat dioptimalkan. regional. tingkat provinsi. khususnya pada aspek-aspek yang dinilai. produktif. dan kompetitif. nasional. seorang guru tidak hanya memiliki kemampuan teknis edukatif. penghargaan kepada guru berprestasi mengalami penguatan. dan pendidikan menengah. Pasal 36 ayat (1) mengamanatkan bahwa ”Guru yang berprestasi. penghargaan dapat diberikan pada tingkat sekolah. Selaras dengan kebijaksanaan pembangunan yang meletakkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas pembangunan nasional. baik pada tataran nasional. Penyelenggaraan pemilihan guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs) dilaksanakan secara bertingkat. tingkat provinsi sampai pada tingkat nasional. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. terutama bagi mereka yang berprestasi. mengajar. Secara umum pelaksanaan pemilihan guru berprestasi telah berjalan dengan lancar sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. dedikasi. tingkat kecamatan untuk SD/MI. dan/atau bertugas di daerah khusus berhak memperoleh penghargaan”. Pemerintah memberikan perhatian yang sungguh-sungguh untuk memberdayakan guru. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. pemerintah daerah. tingkat kabupaten/kota. Dengan ditetapkannya Undang-Undang dimaksud.

C. 9. 3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. dan Fungsi Kementerian Negara Serta Susunan Organisasi. Mengangkat guru sebagai profesi terhormat. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No 16 tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. 5. 2. 12. Dasar Hukum 1.666302/2013 tanggal 05 Desember 2012. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 2010 tentang perubahan Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 1 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional. dan Gelar Kehormatan. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 84/P Tahun 2009 tentang Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II. serta terlindungi. 3. dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara. dan bermartabat.03. 6. 4. Daftar isian pelaksanaan Direktorat Pembinaan Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar Tahun Anggaran 2013 Nomor DIPA023. Tugas. 7. Membangun komitmen mutu guru dalam kerangka peningkatan mutu pembelajaran menuju standar nasional pendidikan.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 B. Tujuan 1. mulia. Meningkatkan kompetisi yang sehat melalui pemberian penghargaan di bidang pendidikan.1. 4. Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Undang-Undang No 20 tahun 2009 tentang Gelar. Tugas. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Tanda Jasa. 11. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 2 . 10. 8. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Pendidikan. 2. Meningkatkan motivasi dan profesionalisme guru dalam pelaksanaan tugas profesionalnya.

Menjalin interaksi antarpeserta untuk saling tukar pengalaman dalam mendidik siswa. Meningkatnya mutu guru jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs). Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 3 . kabupaten/kota. Memotivasi guru untuk meningkatkan kinerja. Terpilihnya guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs).Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 D. dan loyalitas untuk kepentingan masa depan bangsa dan negara. dan profesionalisme guru. 5. 4. citra. martabat. dedikasi. Hasil yang Diharapkan 1. 3. Memupuk rasa persatuan dan kesatuan bangsa melalui jalur pendidikan. E. provinsi. disiplin. kecamatan. mulai dari tingkat sekolah. dan nasional. untuk mencapai tujuan pendidikan nasional yang berkualitas. 2. 2. Manfaat 1. Menumbuhkan kreatifitas dan inovasi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Meningkatkan harkat.

Kompetensi kepribadian tercermin dari kemampuan personal. antara lain berupa hasil seni lukis. Teknologi tepat guna adalah teknologi yang menggunakan sumber daya yang ada untuk memecahkan masalah yang dihadapi/ada secara berdaya guna dan berhasil guna atau untuk pelaksanaan tugas sehari-hari menjadi lebih mudah. stabil. Karya seni adalah suatu proses kreatif dalam bidang kesenian yang dilandasi oleh pengamatan dan penghayatan dengan melibatkan cita. menilai. serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya. seni karawitan. kepribadian. seni teater. Kompetensi pedagogik tercermin dari tingkat pemahaman terhadap peserta didik. murah dan sederhana. Karya sastra adalah suatu bentuk dan hasil pekerjaan seni kreatif yang objeknya adalah manusia dan kehidupannya dengan menggunakan bahasa sebagai mediumnya. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. arif. Inovasi dalam pembelajaran atau bimbingan adalah serangkaian kegiatan pengembangan dan perbaikan pembelajaran yang mencakup antara lain penggunaan metode/cara/media/sumber yang inovatif dan melebihi standar Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 4 . Kompetensi sosial tercermin dari kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. berupa kepribadian yang mantap. melatih. Kompetensi profesional tercermin dari tingkat penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. Guru berprestasi adalah guru yang memiliki kinerja dan kompetensi pedagogik. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. DAN PERSYARATAN PESERTA A. dan karsa. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. 4. dewasa. b. c. sesama pendidik. rasa. seni tari. evaluasi hasil belajar. dan berakhlak mulia. d. dan pendidikan menengah. mengarahkan. seni patung. dan berwibawa. orangtua/wali peserta didik. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. 2. 1. menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat. Karya/Prestasi: a. SIFAT. pendidikan dasar. mengajar. dan profesional yang melampaui standar nasional. dan masyarakat sekitar. seni musik. seni keramik. seni pedalangan.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB II PENGERTIAN. membimbing. PESERTA. Pengertian Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. seni grafis. 3. dan seni kriya. 5. 6. tenaga kependidikan. sosial.

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 5 . 7. dan akuntabel. f. c. sebagai suatu sistem yang meliputi masukan. Peserta 1. yang selanjutnya disebut kelompok guru tingkat satuan pendidikan SD/MI. Masing-masing guru yang memenuhi persyaratan berhak mengikuti program ini. B. baik secara akademik maupun administratif. proses. baik di tingkat sekolah. transparan. Guru sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah. Prestasi olahraga adalah capaian atas keahlian atau keterampilan di bidang olahraga yang memberikan kebanggaan nasional atau memperlihatkan kemampuan untuk meningkatkan penghayatan dan prestasi olahraga dan memperlihatkan kemampuan untuk membangun salah satu sistem olahraga atau menciptakan model dan strategi pembelajaran atau pelatihan suatu cabang olahraga yang dapat meningkatkan prestasi anak didik/atlet. kecamatan. Sifat 1. bukan berdasarkan pemerataan.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 kompetensi yang dipersyaratkan dalam proses pembelajaran atau bimbingan menjadi efektif dan efisien. 2. dan memenuhi standar penilaian yang ditetapkan. Pemilihan guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi bersifat kompetitif. C. dan hasil penilaian. g. untuk meningkatkan profesionalitasnya. Transparan mengacu kepada proses yang memberikan peluang kepada semua pemangku kepentingan untuk memperoleh akses informasi tentang penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan. b. e. Objektif mengacu kepada proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan. tidak diskriminatif. a. Portofolio adalah sekumpulan informasi pribadi yang merupakan catatan dan dokumentasi atas pencapaian prestasi seseorang dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya. Penulisan buku/essay di bidang pendidikan adalah suatu karangan ilmiah di bidang pendidikan berdasarkan buah pemikiran/ulasan dari penulis. Pengembangan keprofesian berkelanjutan adalah pengembangan kompetensi guru yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan secara bertahap dan berkelanjutan. maupun tingkat nasional dilaksanakan secara impartial. Pemilihan guru berprestasi dilaksanakan secara objektif. provinsi. Akuntabel merupakan proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan yang dapat dipertanggungjawabkan kepada semua pemangku kepentingan pendidikan. kabupaten/kota.

2) Kompetensi kepribadian tercermin dari kemampuan personal. dan 8) pengembangan diri melalui diklat fungsional/kegiatan kelompok kerja. menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat. dan berwibawa. Persyaratan Akademik a. stabil. berupa kepribadian yang mantap. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 6 . 1. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. kepribadian. buku pengayaan. 3) Kompetensi sosial tercermin dari kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. Guru unggul/mumpuni dilihat dari kompetensi pedagogik. Memiliki kualifikasi akademik minimal sarjana (S1) atau diploma empat (DIV). evaluasi hasil belajar. yang selanjutnya disebut kelompok guru tingkat satuan pendidikan SMP/MTs. dan buku pedoman guru. 3) penulisan buku teks pelajaran. terdiri dari persyaratan akademik dan persyaratan administratif. 4) Kompetensi profesional tercermin dari tingkat penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. Persyaratan Peserta Persyaratan peserta Pemilihan Guru Berprestasi mulai dari tingkat sekolah sampai dengan tingkat nasional. antara lain melalui: 1) pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. d. c. D. dan profesional. arif. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 2. orangtua/wali peserta didik. Subkompetensi masing-masing kompetensi disajikan pada bagian penilaian. 7) karya atau prestasi di bidang olahraga. dan masyarakat sekitar. 6) publikasi ilmiah atas hasil penelitian atau gagasan inovatif. dan berakhlak mulia. b. tenaga kependidikan. pendidik. 4) penciptaan karya seni. 5) pembuatan/modifikasi alat pelajaran (peraga). Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif dalam pengembangan keprofesian berkelanjutan. Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif melalui bimbingan langsung kepada peserta didik hingga mencapai prestasi di bidang intrakurikuler dan/atau ekstrakurikuler. 2) penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. sosial. Guru sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah. dewasa. 1) Kompetensi pedagogik tercermin dari tingkat pemahaman terhadap peserta didik.

Melampirkan portofolio (format terlampir). Aktif melaksanakan proses pembelajaran/bimbingan dan konseling yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah. yang dibuktikan dengan SK CPNS atau SK Pengangkatan dari yayasan/pengelola bagi guru bukan PNS. 7 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 . yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat kabupaten/kota. 4) Guru SD/MI dan SMP/MTs yang meraih peringkat I di tingkat provinsi yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat nasional. Melampirkan bukti partisipasi dalam kemasyarakatan berupa surat keterangan atau bukti fisik berupa rekomendasi dari penanggung jawab organisasi kemasyarakatan yang disyahkan oleh kepala sekolah. Persyaratan Administratif a.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 2. b. c. dan III tingkat nasional tidak diperkenankan mengikuti program ini. Melampirkan bukti prestasi yang dicapai dalam bentuk laporan tertulis (evaluasi diri) yang disyahkan oleh kepala sekolah dan dilampirkan rekomendasi dari dewan guru atau komite sekolah bahwa guru yang bersangkutan adalah guru berprestasi melebihi guru lain. j. 2) Guru SD/MI yang meraih peringkat I di tingkat kecamatan. 3) Guru SD/MI dan SMP/MTs yang meraih peringkat I di tingkat kabupaten/kota yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi. dan Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota untuk MI dan MTs. Belum pernah dikenai hukuman disiplin atau tidak dalam proses pemeriksaan pelanggaran disiplin yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah yang diketahui oleh Kepala UPTD untuk SD. i. Mempunyai masa kerja sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun sebagai guru secara terus-menerus sampai saat diajukan sebagai calon peserta. h. Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi Peringkat I. Guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) atau bukan PNS serta tidak sedang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam proses pengangkatan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam transisi alih tugas ke unit kerja lainnya. II. Melaksanakan beban mengajar sekurang-kurangnya 24 jam tatap muka per minggu yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah. e. d. Kepala Dinas Pendidikan kabupaten/kota untuk SMP. g. sedangkan guru SMP/MTs yang meraih peringkat I tingkat sekolah akan mengikuti pemilihan guru berprestasi ditingkat kabupaten/kota. bagi: 1) Guru SD/MI yang meraih peringkat I di sekolah yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan. f. Melampirkan penilaian pelaksanaan pembelajaran dan kinerja guru yang dilakukan oleh kepala sekolah dan pengawas sekolah (format terlampir dalam dokumen portofolio).

Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi Peringkat I. dan III tingkat kabupaten/kota. provinsi dan nasional dapat mengikuti program ini setelah 5 tahun. II.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 k. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 8 .

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

BAB III ORGANISASI PENYELENGGARAAN, KEPANITIAAN, SERTA PEMBIAYAAN A. Organisasi Penyelenggaraan Mekanisme penyelenggaraan program pemilihan guru berprestasi dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, dan tingkat nasional. Penjelasan mekanisme penyelenggaraan disajikan`pada bagan berikut. 1) Mekanisme Penyelenggaraan Guru Berprestasi Tingkat SD/MI
Waktu
SK Penetapan

Tingkat
Pemilihan Gupres Tingkat Nasional

Panitia
 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

15-22 Agustus 2013

Mendikbud

Peringkat I, II, & III SD/MI

Minggu II Juni 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Provinsi

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Gubernur

Peringkat I SD/MI

Minggu II Mei 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kab/Kota

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Bupati/Walikota

Peringkat I SD/MI

Minggu IV April 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kecamatan

 

Seleksi Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen SD

Peringkat I, II & III Camat/Kacabdin/ UPTD Kec.

Peringkat I SD/MI

Awal April 2013 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Sekolah

 

Seleksi Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen

Peringkat I, II & III Kepala Sekolah

Peringkat I, SD/MI

Gambar 1: Mekanisme Penyelenggaraan

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

9

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

2) Mekanisme Penyelenggaraan Guru Berprestasi Tingkat SMP/MTs Peringkat I, II & III

Waktu

Tingkat

Panitia

SK Penetapan

15-22 Agustus 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Nasional

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Mendikbud

Peringkat I, II, & III SMP/MTs

Minggu II Juni 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Provinsi

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Gubernur

Peringkat I SMP/MTs

Minggu II Mei 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kab/Kota

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Bupati/ Walikota

Peringkat I SMP/MTs

Awal April 2013 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Sekolah

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen

Peringkat I, II & III Kepala Sekolah

Peringkat I SMP/MTs

Gambar 2: Mekanisme Penyelenggaraan

B. Kepanitiaan 1. Kepanitiaan di Tingkat Sekolah Kepanitiaan di tingkat sekolah terdiri dari: Ketua : Kepala Sekolah; Sekretaris : Unsur Komite Sekolah; Anggota : Komite Sekolah dan Guru Senior (terdiri dari lima orang anggota). Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK Kepala Sekolah. a. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi. 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat sekolah. 3) Mengusulkan kepada kepala sekolah untuk menetapkan guru berprestasi di tingkat sekolah. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I di tingkat sekolah sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat kecamatan untuk SD/MI dan tingkat kabupaten/kota untuk guru SMP/MTs, (beserta berita acara pelaksanaan seleksi).
Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

10

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

b. Prosedur Penilaian 1) Panitia menerima, mengagendakan dan memeriksa kelengkapan persyaratan guru yang akan mengikuti seleksi guru berprestasi dan mengatur waktu serta agenda pelaksanaan penilaian. 2) Panitia melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Penilaian Portofolio (1) Menilai dokumen portofolio 5 (lima) tahun terakhir yang terkait dengan kinerja guru, bio data, dan pengembangan keprofesionalan berkelanjutan/continuous professional development (PKB/CPD), dan lain-lain. (2) Nilai portofolio dengan bobot 40%.
b) Presentasi dan Wawancara

Setiap peserta wajib: (1) menyusun esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri dengan tema “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian, menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. (2) mempresentasikan dan melakukan tanya jawab secara pleno, dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit, dan waktu tanya jawab 20 menit. Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint.
c) Penilaian Portofolio

(1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri dengan tema “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian, menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno, dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit, dan waktu tanya jawab 20 menit. Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint. (3) Nilai portofolio dengan bobot 40%.
d) Presentasi dan Wawancara

(1) Selanjutnya dilakukan presentasi dan wawancara yang bertujuan menggali kinerja dan kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. (2) Wawancara dilakukan dalam waktu 20 menit untuk setiap peserta. Wawancara dimaksudkan untuk menilai kompetensi guru berdasarkan hasil observasi kinerja guru selama bertugas di sekolah yang bersangkutan.
Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

11

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 12 . Peringkat nilai total dipakai dalam penentuan peringkat guru berprestasi tingkat sekolah. II. II. atau Kepala UPTD dinas kecamatan. c. 2) Guru berprestasi Peringkat I. a. Pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat sekolah dilaksanakan pada awal April 2013. Prosedur Pengajuan 1) Panitia mengusulkan guru berprestasi peringkat I. unsur komite sekolah. Sekretaris : Ketua KKKS kecamatan. 3) Panitian pemilihan tingkat sekolah mengirimkan nama guru berprestasi peringkat I disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio kepada panitia pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan untuk guru SD/MI. kepribadian. dan profesional. Nilai total adalah perjumlahan dari nilai presentasi dan nilai wawancara. Kepanitiaan di Tingkat Kecamatan (UPTD) Kepanitiaan di Tingkat Kecamatan terdiri dari: Ketua : Kepala UPTD dinas pendidikan kecamatan. (beserta berita acara pelaksanaan seleksi). III tingkat sekolah diberi piagam penghargaan yang ditandatangani oleh kepala sekolah. Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. sosial. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat kecamatan. II. dan ke panitia pemilihan tingkat kabupaten/kota untuk guru SMP/MTs.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah rerata dari nilai seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 60%. Anggota : Unsur dari UPTD dinas pendidikan kecamatan. Penghargaan Guru berprestasi Peringkat I. III tingkat sekolah ditetapkan dengan Surat Keputusan Kepala Sekolah. dan III tingkat sekolah kepada kepala sekolah untuk ditetapkan dengan SK kepala sekolah. Membuat berita acara pelaksanaan penilaian presentasi dan wawancara tentang kompetensi pedagogik. 2. d. Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK camat.

(2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. (2) Wawancara dilakukan dalam waktu 20 menit untuk setiap peserta. b) Presentasi dan Wawancara (1) Selanjutnya dilakukan presentasi dan wawancara yang bertujuan menggali kinerja dan kompetensi pedagogik. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. (3) Nilai portofolio dengan bobot 40%. Nilia total adalah penjumlahan dari nilai portofolio dan presentasi dan nilai wawancara. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. 2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Penilaian Portofolio (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri yang berjudul “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. Wawancara dimaksudkan untuk menilai kompetensi guru berdasarkan hasil observasi kinerja guru selama bertugas di sekolah yang bersangkutan. Berdasarkan hasil penilaian dokumen dan presentasi dan wawancara ketua panitia tingkat kecamatan membuat : (a) berita acara pelaksanaan penilaian presentasi dan wawancara tentang kompetensi pedagogik. mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat kecamatan. 13 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 . b. III SD/MI di tingkat kecamatan. Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint. II. sosial. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah rerata dari nilai seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 60%. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I tingkat kecamatan sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat kabupaten/kota (beserta berita acara pelaksanaan seleksi). Nilai total digunakan untuk menentukan peringkat guru berprestasi tingkat kecamatan. dan profesional. dan waktu tanya jawab 20 menit. kepribadian. dan profesional.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 3) Mengusulkan kepada camat untuk menetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. Prosedur Penilaian 1) Menerima. kepribadian. sosial.

mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat kabupaten/kota. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi. dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag). Prosedur Penilaian 1) Menerima. Anggota : Unsur dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. a. Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK bupati/wali kota atau kepala dinas pendidikan kabupaten/kota atas nama bupati/wali kota. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I SD/MI dan SMP/MTs tingkat Kabupaten/kota sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat provinsi (beserta berita acara pelaksanaan seleksi). Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 14 . disiapkan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota. dan III tingkat kecamatan diberi hadiah dan piagam penghargaan yang ditandatangani oleh camat. III SD/MI dan SMP/MTs di tingkat kabupaten/kota. Kegiatan dilaksanakan minggu IV April 2013 Piagam Penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. 3) Mengusulkan kepada Bupati/Walikota untuk ditetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. Unsur Dewan Pendidikan. dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK). II. Sekretaris : Ketua MKKPS Kabupaten/Kota. PGRI. 3. Kepanitiaan di Tingkat Kabupaten/Kota Kepanitiaan di Tingkat Kabupaten/Kota terdiri dari: Ketua : Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. 2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional. Materi tes tertulis. b. dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (b) pelaksanaan penilaian Guru SD/MI berprestasi peringkat I. II. 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat kabupaten/ kota.

menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. Kepanitiaan di Tingkat Provinsi Kepanitiaan di Tingkat provinsi terdiri dari: Ketua Sekretariat Anggota : Kepala Dinas Pendidikan Provinsi : Ketua MKKS/MKKPS Provinsi : Unsur dari Dinas Pendidikan Provinsi. 2) Melaporkan hasil penilaian guru berprestasi Peringkat I. Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint. Penitia tingkat kabupaten/kota membuat: 1) berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi Peringkat I. Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. b) Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri yang berjudul “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. Nilai total adalah perjumlahan dari nilai tes tertulis. 4. dan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 15 . Dewan Pendidikan. dan III tingkat kabupaten/kota. II. II. (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35%. dan III kepada bupati/wali kota dan mengirimkan juara I baik SD/MI maupun SMP/Mts ke panitia tingkat provinsi. (2) Nilai portofolio berbobot 30%. c) Penilaian Portofolio (1) Penilaian berikutnya didasarkan atas penilaian dokumen portofolio. dan waktu tanya jawab 20 menit.i dan nilai portofolio peringkat nilai total dipakai dalam penentuan peringkat guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi tingkat kabupaten/kota. nilai presentas. 3) Memberikan hadiah dan atau Piagam Penghargaan yang ditandatangani oleh bupati/wali kota.

2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional. Senayan. 18 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. a. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 16 . 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I SD/MI dan SMP/MTs tingkat Provinsi sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat Nasional (beserta berita acara pelaksanaan seleksi) dengan alamat sebagai berikut. 18 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (a) PTK SD/MI Direktur Pembinaan PTK Dikdas Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Up. Jalan Jenderal Sudirman. b) Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan hasil karya ilmiahnya. Jakarta 10270 Telepon/Fax (021) 57851921. (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35%. Materi tes tertulis. mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat provinsi. SUBDIT PTK SD Gedung C Lt. Ka. 3) Mengusulkan kepada gubernur untuk ditetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. III SD/MI dan SMP/MTs di tingkat Provinsi. disiapkan oleh dinas pendidikan provinsi.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK gubernur atau kepala dinas pendidikan provinsi atas nama gubernur. 57853741 (b) PTK SMP/MTs Direktur Pembinaan PTK Dikdas Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Up. dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat penilaian guru berprestasi. Prosedur Penilaian 1) Menerima. SUBDIT PTK SMP/MTs Gedung C Lt. dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK). II. 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat Provinsi. Senayan. Jakarta 10270 Telepon/Fax (021) 57851860 b. Ka. Jalan Jenderal Sudirman.

Kepanitiaan Tingkat Nasional a. serta nilai portofolio. 2) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi. Unsur kepanitiaan tingkat nasional terdiri dari: 1) Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. 5) Mengusulkan guru berprestasi Peringkat I. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 17 . dan III kepada gubernur dan mengirimkan juara I baik SD/MI maupun SMP/Mts ke panitia tingkat pusat. b. dan III tingkat provinsi. untuk penentuan peringkat guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi tingkat provinsi. 3) Direktorat Jenderal PAUDNI. Asosiasi guru. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat penilaian guru berprestasi tingkat nasional. 5) Badan Pengembangan SDMP dan PMP. II. Panitia Provinsi membuat: 1) berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi Peringkat I. 4) Menyeleksi peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint. dan waktu tanya jawab 20 menit. II. 3) Mengkoordinasikan peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional untuk mengikuti acara kegiatan pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. 6) Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud. 5. c) Penilaian Portofolio (1) Penilaian berikutnya didasarkan atas penilaian dokumen portofolio. dan III Tingkat Nasional kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. (2) Nilai portofolio berbobot 30%. 2) Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. 2) Melaporkan hasil penilaian guru berprestasi Peringkat I. nilai presentasi dan wawawncara.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. Nilai total adalah perjumlahan dari nilai tes tertulis. 4) Kementerian Agama. II. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %. 3) Memberikan hadiah dan atau Piagam Penghargaan yang ditandatangani oleh gubernur. 7) Perguruan Tinggi. PPPPTK dan LPMP.

Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan hasil karya ilmiahnya (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat provinsi.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 c. dan waktu tanya jawab 20 menit. b) c) d) Penghargaan Guru berprestasi peringkat I. Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint. dan III tingkat nasional. II. II dan III tingkat nasional diberi hadiah dan piagam penghargaan yang ditandatangani oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. serta nilai portofolio. dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK). dan wawancara. a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional. nilai presentasi. Penilaian Portofolio (1) Penilaian portofolio didasarkan atas penilaian dokumen portofolio. Nilai total adalah penjumlahan dari nilai tes tertulis. II. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %. mengagendakan. Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4. Tugas panitia tingkat nasional: 1) membuat berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi peringkat I. dan III kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. 2) menyampaikan laporan hasil penilaian guru berprestasi peringkat I. serta mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 18 . dan [3] tes kepribadian (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35 %. (2) Nilai portofolio berbobot 30%. 2) Panitia melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut. Prosedur Penilaian 1) Panitia menerima.

TINGKAT KEGIATAN & WAKTU  Pemilihan guru berprestasi pada awal April 2013. D.  Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada Sekolah peringatan puncak Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013.  Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada Kecamatan peringatan puncak Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 C.  Pemilihan guru berprestasi pada minggu keempat April 2013. Pembiayaan Biaya pemilihan guru berprestasi dibebankan pada anggaran yang relevan pada sekolah. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 19 .  Pemilihan guru berprestasi pada minggu kedua Mei 2013. provinsi dan nasional yang bersangkutan dan atau serta sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat. kabupaten/kota. kecamatan.  Pemilihan guru berprestasi pada 15-22 Agustus 2013. Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Guru Berprestasi Merujuk pada penjelasan di atas. Kabupaten/kota Provinsi Nasional  Pemilihan guru berprestasi pada minggu kedua Juni 2013. berikut disajikan rangkuman jadwal kegiatan pemilihan guru berprestasi untuk masing-masing tingkatan.

serta (d) menyusun rancangan pembelajaran berdasarkan strategi yang dipilih. dan (c) memanfaatkan hasil penilaian pembelajaran untuk perbaikan kualitas program pembelajaran secara umum. 3) Subkompetensi melaksanakan pembelajaran memiliki indikator esensial: (a) menata latar (setting) pembelajaran. 1) Subkompetensi memahami peserta didik secara mendalam memiliki indikator esensial: (a) memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip-prinsip perkembangan kognitif. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. (3) pembimbingan peserta didik. dan (4) pengembangan diri. dan (b) memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan berbagai potensi nonakademik.(b) menganalisis hasil evaluasi proses dan hasil belajar untuk menentukan tingkat ketuntasan belajar (mastery learning). 2) Subkompetensi merancang pembelajaran. 4) Subkompetensi merancang dan melaksanakan evaluasi pembelajaran memiliki indikator esensial: (a) merancang dan melaksanakan evaluasi (assessment) proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan berbagai metode. (2) hasil karya kreatif atau inovatif. 5) Subkompetensi mengembangkan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensinya. kompetensi yang ingin dicapai. kepribadian.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB IV PENILAIAN A. (c) menentukan strategi pembelajaran berdasarkan karakteristik peserta didik. dan (b) melaksanakan pembelajaran yang kondusif. sosial. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 20 . 1. dan materi ajar. Kompetensi Pedagogik Kompetensi pedagogik meliputi pemahaman terhadap peserta didik. (b) memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip-prinsip kepribadian. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. dan profesional. memiliki indikator esensial: (a) memfasilitasi peserta didik untuk pengembangan berbagai potensi akademik. termasuk memahami landasan pendidikan untuk kepentingan pembelajaran. Kinerja Guru (menggunakan format lampiran 2) a. (b) menerapkan teori belajar dan pembelajaran. dan (c) mengidentifikasi bekalajar awal peserta didik. Kompetensi pedagogik terdiri dari subkompetensi sebagai berikut. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial: (a) memahami landasan kependidikan. Aspek Yang Dinilai Aspek yang dinilai dalam pemillihan guru berprestasi SD/MI dan SMP/MTs yaitu kinerja guru yang mencakup: (1) kompetensi pedagogik. evaluasi hasil belajar.

jujur.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 b. menjadi teladan bagi peserta didik. Kompetensi profesional meliputi subkompetisi sebagai berikut. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial berkomunikasi secara efektif dengan peserta didik. 2) Subkompetensi kepribadian yang dewasa memiliki indikator esensial: menampilkan kemandirian dalam bertindak sebagai pendidik dan memiliki etos kerja sebagai guru. ikhlas. suka menolong). Kompetensi Sosial Kompetensi sosial merupakan kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. 1) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. Kompetensi kepribadian meliputi subkompetensi sebagai berikut. bangga sebagai guru. dan berwibawa. Kompetensi Kepribadian Kompetensi kepribadian merupakan kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap. c. d. 3) Subkompetensi kepribadian yang arif memiliki indikator esensial: menampilkan tindakan yang didasarkan pada kemanfaatan peserta didik. dan memiliki perilaku yang diteladani peserta didik. 4) Subkompetensi kepribadian yang berwibawa memiliki indikator esensial: memiliki perilaku yang berpengaruh positif terhadap peserta didik dan memiliki perilaku yang disegani. 1) Subkompetensi kepribadian yang mantap dan stabil memiliki indikator esensial: (a) bertindak sesuai dengan norma hukum. stabil. Kompetensi Profesional Kompetensi profesional merupakan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. sekolah. dan berakhlak mulia. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. dewasa. tenaga kependidikan. 2) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan sesama pendidik dan tenaga kependidikan. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 21 . (b) bertindak sesuai dengan norma sosial. dan masyarakat serta menunjukkan keterbukaan dalam berpikir dan bertindak. 5) Subkompetensi akhlak mulia dan dapat menjadi teladan memiliki indikator esensial: bertindak sesuai dengan norma religius (iman dan taqwa. 3) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan orang tua/wali peserta didik dan masyarakat sekitar. serta penguasaan terhadap stuktur dan metodologi keilmuannya. sesama pendidik. orangtua/wali peserta didik. dan masyarakat sekitar. Kompetensi sosial meliputi subkompetensi sebagai berikut. dan (c) memiliki konsistensi dalam bertindak sesuai dengan norma. arif.

B. d. c.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 1) Subkompetensi menguasai substansi keilmuan yang terkait dengan bidang studi memiliki indikator esensial: (a) memahami materi ajar yang ada dalam kurikulum sekolah. 4. d. Ekstrakurikuler. observasi. Pembimbingan Peserta Didik Bimbingan peserta didik meliputi kegiatan: a. b. c. tes tertulis. 3. b. Hasil Karya Kreatif atau Inovatif Karya Kreatif atau Inovatif meliputi: a. penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. e. portofolio. Pengembangan Diri Kegiatan pengembangan diri adalah kegiatan yang dilakukan guru untuk meningkatkan kompetensi dan keprofesiannya. unjuk kerja (performansi). pembelajaran/tes kepribadian. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 22 . penulisan buku fiksi/nonfiksi di bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah. bidang olahraga. wawancara. dan (d) menerapkan konsep-konsep keilmuan dalam kehidupan sehari-hari. atau e. b. Kegiatan tersebut dilakukan melalui pendidikan dan latihan fungsional/dan atau melalui kegiatan kolektif guru. 2. 2) Subkompetensi menguasai struktur dan metode keilmuan memiliki indikator esensial menguasai langkah-langkah penelitian dan kajian kritis untuk memperdalam pengetahuan/materi bidang studi. (b) memahami struktur. pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. meliputi substansi akademik. (c) memahami hubungan konsep antarmata pelajaran terkait. penciptaan karya seni. wawasan kependidikan. Penilaian Penilaian guru berprestasi dilakukan: a. Intrakurikuler. konsep dan metode keilmuan yang menaungi atau koheren dengan materi ajar.

ASPEK KOMPETENSI PEDAGOGIK T T U K  W W            P F                   KEPRIBADIA N T T W W O B         T T KARYA KREATIF/INOVAT IF O B  O B  U K      W W P F      HASIL PEMBIMBINGAN PENGEMBANGAN DIRI TINGKAT PROFESIONAL T T U K         W W      P F      SOSIAL W W O B  U K  W W P F  O B U K W W      P F      1. UK = Unjuk kerja 3. 2. Sekolah Kecamatan Kabupaten/Ko ta Provinsi Nasional         Keterangan: 1. kabupaten/kota. 23 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 . 3. TT = Tes tertulis 2. provinsi dan nasional) mencakup semua aspek. kecamatan. 4. PF = Portofolio (5 tahun terakhir) 5.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 Matrik penilaian untuk tiap tingkat dapat digambarkan sebagai berikut. namun cara atau alat penilaian yang digunakan dapat saja berbeda di tiap tingkat. Matrik Penilaian NO . OB = Observasi Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa di setiap tingkat pemilihan guru berprestasi (sekolah. 5. WW= Wawancara 4.

dan portofolio). Pada penilaian awal guru dinilai oleh Tim Penilai Tingkat Sekolah masing-masing yang terdiri dari kepala sekolah. pengawas sekolah dan siswa. Peserta tingkat provinsi ini adalah guru berprestasi peringkat I tingkat kabupaten/kota untuk semua kelompok SD/MI dan SMP/MTs. kepribadian. Aspek Penilaian 1. Peserta tingkat nasional adalah guru berprestasi peringkat I tingkat provinsi semua kelompok guru SD/MI dan SMP/MTs. Hasil karya yang diajukan harus hasil karya yang diajukan di tingkat sebelumnya (tingkat kabupaten/kota) dan disahkan oleh panitia pemilihan. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. kepribadian. 4. aspek-aspek yang dinilai pada tingkat nasional meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan sekolah mencakup: (a) penilaian Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 24 . kepribadian. Penilaian di tingkat sekolah dilakukan untuk menentukan dan mengusulkan guru berprestasi ke kecamatan bagi guru SD/MI dan SMP/MTs. sosial. teman sejawat. Aspek yang dinilai di tingkat provinsi meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan sekolah mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui tes tertulis. observasi. 3. dan portofolio). Untuk SMP/MTs hasil karya tulis yang diuji adalah di tingkat sekolah dan disahkan oleh kepala sekolah. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui wawancara. dan bukti fisik/surat keterangan partisipasi dalam kemasyarakatan. Penilaian karya tulis melalui dua tahap. 2. sosial. Guru yang mengikuti pemilihan di tingkat kecamatan adalah guru SD/MI yang lulus dalam penilaian di tingkat sekolah dasar (guru berprestasi peringkat I tingkat satuan pendidikan SD). (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. Aspek yang dinilai meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. wawancara.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 C. sosial. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. dan profesional. dan portofolio). dan portofolio). 5. dan profesional. wawancara. dan bukti fisik/surat keterangan partisipasi dalam kemasyarakatan. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. sosial. kepribadian. Guru yang diusulkan oleh sekolah adalah guru yang memenuhi persyaratan administrasi dan akademik. dan profesional. Selain itu juga dilakukan penilaian visi dan misi guru terhadap peningkatan mutu pendidikan. Aspek yang dinilai di tingkat kecamatan meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. Hasil karya yang diajukan di tingkat kecamatan harus disahkan kepala sekolah dan direkomendasikan oleh BP3/Komite sekolah. Hasil pelaksanaan tugas yang diajukan adalah hasil karya tulis yang diuji di tingkat kecamatan untuk SD/MI yang disahkan oleh kepala sekolah dan panitia pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (wawancara. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui unjuk kerja. tahap pertama adalah penilaian terhadap karya tulis tersebut dan tahap kedua adalah penilaian terhadap presentasi karya tulis. dan profesional. Guru yang mengikuti pemilihan di tingkat kabupaten/kota adalah guru berprestasi peringkat I SD/MI tingkat kecamatan dan guru berprestasi peringkat I SMP/MTs tingkat sekolah. Bukti fisik kompetensi guru antara lain adalah karya tulis berisi tentang prestasi yang dicapai guru yang bersangkutan. Aspek yang dinilai di tingkat kabupaten/kota meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik.

Hasil karya yang diajukan adalah hasil karya yang diajukan di tingkat sebelumnya (tingkat provinsi) dan disahkan oleh panitia pemilihan. kepribadian. dan portofolio).Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 kompetensi pedagogik. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. observasi. dan profesional. sosial. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 25 . dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui tes tertulis. unjuk kerja/wawancara.

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 26 . dedikasi. uan penilaian dalam pemilihan guru berprestasi disajikel 1..Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB V PENUTUP Kegiatan pemilihan guru berprestasi jenjang SD/Mi dan SMP/MTs merupakan agenda tahunan. loyalitas dan profesionalisme guru. Mudah-mudahan pedoman ini dapat menjadi acuan bagi semua pihak yang berkepentingan dengan pemilihan guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs). sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang No. terutama bagi mereka yang berprestasi. 3. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. dan 4. yang diharapkan akan berpengaruh positif pada kinerja dan prestasi kerjanya. Pemilihan guru berprestasi dilakukan dengan maksud untuk mendorong dan memotivasi. Program ini merupakan wujud nyata Pemerintah memberikan perhatian yang sungguhsungguh dalam memberdayakan guru. Kegiatan pemilihan guru berprestasi ini diharapkan dapat mendorong peningkatkan pengembangan karir dan kompetensi guru sebagai agen pembelajaran. 2. dimulai dari tingkat sekolah sampai dengan tingkat nasional.

Pedoman Observasi. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah. Wawancara panitia kecamatan. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. emosional. atau Format Penilaian Portofolio 27 . sosial. moral.3 Mengidentifikasi bekalajar awal peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. atau Portofolio 1. Menguasai 1. atau panitia tingkat nasional 1. Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. dengan aspek fisik. dan latar intelektual. emosional. belakang sosialbudaya.1 Menjelaskan karakteristik karakteristik peserta peserta didik dari didik yang berkaitan aspek fisik. Pedoman sekolah. panitia kabupaten/kot a. intelektual. moral. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Kompetensi Pedagogik 1. panitia kabupaten/kot a. Observasi/Unju k Kerja. Tes Tertulis. panitia kecamatan. spiritual. sosialkultural. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah.2 Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. Wawancara. panitia kecamatan. dan spiritual. Tes Tertulis. Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 1 Aspek Penilaian Guru Berprestasi Guru SD/MI dan SMP/MTs NO.

3 Menerapkan Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. pendekatan Portofolio pembelajaran tematis (khusus kelas 1. panitia provinsi. Wawancara panitia kecamatan.2 Menerapkan berbagai Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 1. atau panitia tingkat nasional 2. Pedoman Wawancara. 2. dan 3 SD/MI). 2. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik. Pedoman sekolah. strategi. panitia kabupaten/kot a. pendekatan. dan teknik Unjuk Kerja pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu. atau panitia tingkat nasional 2. panitia kecamatan.4 Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. atau panitia tingkat nasional Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi. Panitia tingkat sekolah. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. 2. panitia kecamatan. Wawancara. Observasi/ metode. panitia provinsi.1 Menjelaskan berbagai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 28 . Pedoman Observasi Panitia tingkat sekolah.

Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. atau Portofolio 3.4 Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran.2 Menentukan tujuan pembelajaran yang diampu. panitia provinsi. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. Tes Tertulis. Tes Tertulis. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. Wawancara. Wawancara panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Wawancara ALAT PENILAIAN PENILAI 3. atau Format Penilaian Portofolio 29 . panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. Pedoman sekolah. panitia kecamatan. panitia provinsi.1 Menjelaskan prinsipprinsip pengembangan kurikulum. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 3. Wawancara. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio 3. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja.3 Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu.

1 Menjelaskan prinsipprinsip perancangan pembelajaran yang mendidik. panitia provinsi. Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 4. Wawancara. Menyelenggaraka n pembelajaran yang mendidik. panitia provinsi. Panitia tingkat sekolah. indikator dan instrumen Wawancara.2 Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a.6 Mengembangkan Tes Tertulis. Pedoman Observasi. 4. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 3.5 Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik. atau panitia tingkat nasional 4. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional 3. Tes Tertulis. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah. Pedoman sekolah. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. Wawancara panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis. penilaian. atau Portofolio 30 . atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Wawancara. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi.

Wawancara. maupun lapangan. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 4. panitia provinsi. Panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kot a. atau Format Penilaian Portofolio 4. laboratorium. panitia provinsi. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi 31 . Wawancara.5 Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Wawancara. baik untuk kegiatan di dalam kelas. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. di laboratorium.4 Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap. dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 4.

Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Pedoman Wawancara. Memfasilitasi 6. n berbagai potensi yang dimiliki. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.6 Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran yang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional 5. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 32 . Pedoman Observasi PENILAI 4. Pedoman Wawancara. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Wawancara. Observasi/Unju k Kerja.. panitia kecamatan. panitia provinsi. Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 6. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. 5. Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Observasi/Unju k Kerja.1 Menyediakan berbagai pengembangan kegiatan pembelajaran potensi peserta untuk mendorong didik untuk peserta didik mencapai mengaktualisasika prestasi secara optimal.1 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu.

Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio 33 . 7. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. Berkomunikasi secara efektif. Panitia tingkat satuan pendidikan. empatik. Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. termasuk kreativitasnya.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a.1 Menggunakan berbagai strategi berkomunikasi yang efektif. Wawancara. panitia kecamatan. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. tulisan. dan/atau bentuk lain. secara lisan. dan santun. dan santun dengan peserta didik. Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 7. empatik. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 6. Observasi/Unju k Kerja.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

7.2 Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan dan contoh, (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian, (c) respons peserta didik terhadap ajakan guru, dan (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik, dan seterusnya. 8. Menyelenggarak an penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. 8.1 Menerapkan prinsipprinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

34

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

8.2 Menentukan aspekaspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

8.3 Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

8.4 Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

35

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

8.5 Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

8.6 Menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan.

Tes Tertulis, Wawancara, Unjuk Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, atau Format Penilaian Portofolio

8.7 Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

36

panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio 37 . panitia kabupaten/kot a.1 Menggunakan hasil penilaian dan informasi hasil evaluasi untuk penilaian dan evaluasi kepentingan untuk menentukan pembelajaran. Tertulis.3 Mengkomunikasikan Wawancara. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Wawancara. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 9. Memanfaatkan 9. ketuntasan belajar Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.2 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan. Naskah Tes Panitia tingkat Wawancara. 9.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional 9. Pedoman satuan atau Portofolio Wawancara. hasil penilaian dan Portofolio evaluasi kepada pemangku kepentingan. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau pendidikan. Format Penilaian panitia Portofolio kecamatan. panitia kabupaten/kot a.

Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 10. Pedoman Observasi. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 38 . Observasi/Unju k Kerja. Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional 10. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara. atau Portofolio Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. atau Portofolio Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. Melakukan 10. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio PENILAI 9.4 Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. pembelajaran.1 Melakukan refleksi tindakan reflektif terhadap pembelajaran untuk peningkatan yang telah kualitas dilaksanakan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia Tingkat Satuan Pendidikan.2 Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu.

suku. Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. norma agama yang Observasi/Unju dianut. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi 39 . sosial. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 11. dan kebudayaan nasional Indonesia yang beragam. Pedoman Wawancara. adat-istiadat. dan kebudayaan nasional Indonesia. panitia kecamatan. 11.1 Menghargai peserta Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Kompetensi Kepribadian 11. panitia kecamatan. Bertindak sesuai dengan norma agama. Observasi/Unju k Kerja. didik tanpa Observasi/Unju membedakan k Kerja keyakinan yang dianut. panitia kecamatan. daerah asal. hukum. dan gender. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Pedoman Wawancara.2 Bersikap sesuai dengan Wawancara. hukum dan k Kerja sosial yang berlaku dalam masyarakat. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 10.

Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi 12. panitia provinsi. Pedoman Wawancara.3 Berperilaku yang dapat diteladan oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya. Observasi/Unju k Kerja ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.1 Berperilaku jujur. dan manusiawi. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional 12. Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kecamatan. panitia provinsi. Tes Tertulis. Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Pedoman Observasi PENILAI 12. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. berakhlak mulia.2 Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia. yang jujur. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. Wawancara. Pedoman Observasi 40 . Menampilkan diri 12. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. Wawancara. Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis. sebagai pribadi tegas. Wawancara.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. dewasa. panitia kabupaten/kot a. jawab yang tinggi rasa bangga menjadi guru. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 13. Menunjukkan etos 14. arif. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. panitia provinsi. k Kerja Pedoman Observasi 14. panitia kecamatan. k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara. dan berwibawa. tanggung kerja dan tanggung jawab yang tinggi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.2 Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa. panitia kabupaten/kot a. dan berwibawa. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 13. stabil. Menampilkan diri 13. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia provinsi.1 Menampilkan diri sebagai pribadi sebagai pribadi yang yang mantap.1 Menunjukkan etos kerja. panitia kabupaten/kot a. arif. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. mantap dan stabil. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. dan rasa percaya diri. Wawancara. Wawancara. k Kerja Pedoman Observasi 41 . atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.

panitia kabupaten/kot a. k Kerja Pedoman Observasi 15. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. panitia provinsi. guru. Pedoman satuan Wawancara pendidikan. profesional. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. Tes Tertulis. Pedoman Observasi/Unju Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO.2 Bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 14.3 Bekerja mandiri secara Wawancara. k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 14. Menjunjung tinggi 15. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. Wawancara.1 Memahami kode etik kode etik profesi profesi guru. atau panitia tingkat nasional 42 . Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis.

16. Wawancara. kondisi fisik. agama.3 Berperilaku sesuai dengan kode etik profesi guru. Observasi/Unju objektif terhadap serta tidak k Kerja peserta didik. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. panitia provinsi. Wawancara. k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. teman diskriminatif sejawat dan lingkungan karena sekitar dalam pertimbangan melaksanakan jenis kelamin. Pedoman Wawancara.2 Menerapkan kode etik profesi guru. latar belakang keluarga. atau panitia tingkat nasional 43 . bertindak objektif. panitia provinsi. dan status sosial ekonomi. pembelajaran. panitia provinsi. k Kerja Pedoman Observasi Kompetensi Sosial 16. atau panitia tingkat nasional 15. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia kecamatan. ras. Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a.1 Bersikap inklusif dan Wawancara. Bersikap inklusif. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 15. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. pa-nitia kabupaten /kota.

Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi PENILAI 16. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi 44 .2 Bersikap tidak Wawancara. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. Panitia tingkat satuan pendidikan. empatik dan efektif.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. suku. 17. dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik.2 Berkomunikasi dengan Wawancara. tenaga kependidikan. panitia kabupaten/kot a. Observasi/Unju teman sejawat dan k Kerja komunitas ilmiah lainnya secara santun.1 Berkomunikasi dengan Wawancara. panitia provinsi. diskriminatif terhadap Observasi/Unju k Kerja peserta didik. panitia kecamatan. orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama. dan status sosial-ekonomi. latar belakang keluarga. dan santun dengan sesama pendidik. orang tua. teman sejawat. 17. Pedoman Observasi 17. panitia kecamatan. empatik. empatik. atau panitia tingkat nasional Pedoman Wawancara. dan masyarakat. orang tua peserta didik Observasi/Unju dan masyarakat secara k Kerja santun. panitia kecamatan. Berkomunikasi secara efektif. panitia provinsi. jenis kelamin.

Observasi/Unju program dalam lingkungan kerja untuk k Kerja mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi PENILAI 17. Pedoman Observasi 45 . atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. keragaman sosial budaya. k Kerja Pedoman Observasi 18. Wawancara. panitia kecamatan. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia provinsi. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. panitia provinsi.2 Melaksanakan berbagai Wawancara.1 Beradaptasi dengan tempat bertugas di lingkungan tempat seluruh wilayah bekerja dalam rangka Republik meningkatkan Indonesia yang efektivitas sebagai memiliki pendidik. orang tua peserta didik Observasi/Unju dan masyarakat dalam k Kerja program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik. Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional 18. panitia kabupaten/kot a.3 Mengikutsertakan Wawancara. Beradaptasi di 18. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.

Observasi/Unju k Kerja. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara. struktur. atau Format Penilaian Portofolio Kompetensi Profesional 20. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 19. rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. Pedoman Wawancara. Berkomunikasi 19. Wawancara. atau panitia tingkat nasional 19. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kot a. konsep. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. Wawancara. dan komunitas profesi lain secara ilmiah lainnya melalui lisan dan tulisan berbagai media dalam atau bentuk lain. Menguasai materi. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. Jabaran kompetensi Butir 20 untuk masingmasing guru mata pelajaran disajikan pada tabel 2. atau panitia tingkat nasional 46 .2 Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi pembelajaran kepada komunitas profesi sendiri secara lisan dan tulisan maupun bentuk lain.1 Berkomunikasi dengan dengan komunitas teman sejawat. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu. panitia kecamatan. panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja. profesi profesi sendiri dan ilmiah. Tes Tertulis. Panitia tingkat satuan pendidikan.

Pedoman Wawancara. Menguasai standar 21.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. mata pelajaran yang diampu. panitia kabupaten/kot a. atau Format Penilaian Portofolio 21. panitia kecamatan.1 Memahami standar kompetensi dan kompetensi mata kompetensi dasar pelajaran yang diampu. panitia kecamatan. panitia provinsi. Pedoman Observasi. Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio 47 .3 Memahami tujuan pembelajaran yang diampu. yang diampu. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 21. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. dasar mata pelajaran Wawancara.2 Memahami kompetensi Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 21. Observasi/Unju k Kerja. Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. Wawancara.

atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. 22. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis.1 Melakukan refleksi keprofesionalan terhadap kinerja sendiri secara secara terus menerus. panitia kabupaten/kot a. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. Mengembangkan 23. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi.2 Mengolah materi pelajaran yang diampu secara kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. Pedoman Observasi. Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. panitia provinsi. Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional 22. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 23. berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis.1 Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. Wawancara. panitia kecamatan. Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 22. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio 48 . atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO.

3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan. Observasi/Unju k Kerja. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 23. Wawancara. Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Wawancara. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan.2 Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio 49 . SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a.4 Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 23. Pedoman Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. Tes Tertulis. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio 23. panitia kabupaten/kot a.

panitia provinsi. mengembangkan diri. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.1. Wawancara. struktur. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. SUBKOMPETENSI PENILAI 1. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. Wawancara. Pedoman Observasi.2 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. konsep. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Wawancara. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Pedoman Observasi. Memanfaatkan 24. Observasi/Unju k Kerja. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 24. panitia kecamatan.1 Memanfaatkan teknologi teknologi informasi dan informasi dan komunikasi dalam komunikasi untuk berkomunikasi. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam – Menginterpretasikan materi. atau panitia tingkat nasional 24. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. Panitia tingkat satuan pendidikan. Kompetensi Umum: 1.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau Format Penilaian Portofolio Kompetensi masing-masing guru mata pelajaran KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN NO. atau panitia tingkat nasional 50 . panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis.

panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio 1. struktur. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. panitia provinsi. struktur. Format Penilaian Portofolio 51 . konsep. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Katolik – Menginterpretasikan materi. konsep. Panitia tingkat satuan pendidikan. konsep. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis.3. struktur.2. Format Penilaian Portofolio NO. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Kristen – Menginterpretasikan materi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Tes Tertulis. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. struktur. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 1. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. konsep. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.

atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. konsep.4. panitia provinsi. struktur. Portofolio Naskah Tes Tertulis. struktur. konsep.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Hindu – Menginterpretasikan materi. konsep. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. konsep. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. struktur. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Buddha – Menginterpretasikan materi. atau panitia tingkat nasional 1. Format Penilaian Portofolio 1. panitia kecamatan.5. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio NO. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. struktur. panitia kecamatan. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio 52 . Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis.

atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. musik. Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. Format Penilaian Portofolio NO. atau panitia tingkat nasional 1. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Konghucu – Menginterpretasikan materi. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. Format Penilaian Portofolio 2. konsep. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. teater) dan keterampilan. panitia provinsi. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. struktur. konsep. panitia kecamatan. konsep. Format Penilaian Portofolio 53 . dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. struktur. Kompetensi Guru mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan pada SD/MI dan SMP/MTs – Menguasai materi. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. apresiasi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. Portofolio Naskah Tes Tertulis. konsep. dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. struktur.6. tari. struktur. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis.

Format Penilaian Portofolio NO. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan perspektif sejarah pendidikan jasmani. panitia kecamatan. konsep. atau panitia tingkat nasional 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. secara struktur dan fungsinya Tes Tertulis. Tes Tertulis. Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio 54 . SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Seni Budaya. Kompetensi Guru mata pelajaran Pendidikan Jasmani. Olahraga. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. dan Kesehatan pada SD/MI dan SMP/MTs – Menjelaskan dimensi filosofis pendidikan jasmani termasuk etika sebagai aturan dan profesi. Tes Tertulis. struktur. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan dimensi anatomi manusia.

termasuk motivasi dan tujuan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. dan budaya. panitia kabupaten/kota. Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek sosiologi dalam kinerja diri. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. dan perbedaan jenis kelamin. panitia kecamatan. kecemasan dan stress. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. termasuk dinamika sosial. SUBKOMPETENSI PENILAI Menjelaskan aspek kinesiologi dan kinerja fisik manusia. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. serta persepsi diri. panitia kecamatan. panitia provinsi. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek psikologi pada kinerja manusia. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Tes Tertulis. suku. Format Penilaian Portofolio NO. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan aspek fisiologis manusia dan efek dari kinerja latihan. Format Penilaian Portofolio 55 . panitia provinsi. etika dan perilaku moral.

atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan teori belajar gerak. panitia kabupaten/kota. dan strategis). panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Tes Tertulis. termasuk aspek-aspek yang mempengaruhinya. panitia kecamatan. SUBKOMPETENSI PENILAI Menjelaskan teori perkembangan gerak. panitia provinsi. termasuk keterampilan dasar dan kompleks dan hubungan timbal balik di antara domain kognitif.1. Kompetensi Guru Bahasa Inggris – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Inggris (linguistik. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 56 . panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio NO. afektif dan psikomotorik. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. wacana. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 4 Kompetensi Guru Bahasa 4. sosiolinguistik.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Format Penilaian Portofolio

NO.

SUBKOMPETENSI

PENILAI

Menguasai bahasa Inggris lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik, dan strategis).

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Kompetensi Profesional Guru SD/MI dan SMP/MTs KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN 1. Bahasa Indonesia ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

SUBKOMPETENS I – Memahami hakikat bahasa dan pemerolehan bahasa.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

57

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN

SUBKOMPETENS I – Memahami kedudukan, fungsi, dan ragam bahasa Indonesia.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Menguasai dasardasar dan kaidah bahasa Indonesia sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

Memiliki keterampilan berbahasa Indonesia (menyimak, berbicara, membaca, dan menulis)

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

58

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN

SUBKOMPETENS I – Memahami teori dan genre sastra Indonesia.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Mampu mengapresiasi karya sastra Indonesia, secara reseptif dan produktif.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

2.

Matematika

Menguasai pengetahuan konseptual dan prosedural serta keterkaitan keduanya dalam konteks materi aritmatika, aljabar, geometri, trigonometri, pengukuran, statistika, dan logika matematika.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

59

Pedoman Observasi. Wawancara. atau panitia tingkat nasional – Mampu menggunakan pengetahuan konseptual. prosedural. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Mampu menggunakan alat peraga. panitia kabupaten/kota . dan keterkaitan keduanya dalam pemecahan masalah matematika. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Observasi/Unju k Kerja. serta. Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Wawancara. Penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. atau Format Penilaian Portofolio – Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Mampu menggunakan matematisasi horizontal dan vertikal untuk menyelesaikan masalah matematika dan masalah dalam dunia nyata. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota . panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 60 . Pedoman Observasi. Tes Tertulis. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. alat hitung. alat ukur. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. dan piranti lunak komputer.

Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja. yang berhubungan dengan mata pelajaran IPA. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota . Wawancara. panitia kabupaten/kota . atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. IPA SUBKOMPETENS I – Mampu melakukan observasi gejala alam baik secara langsung maupun tidak langsung. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio – Memahami struktur ilmu pengetahuan alam. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio 61 . Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. termasuk hubungan fungsional antarkonsep. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. MATA PELAJARAN 3. atau panitia tingkat nasional – Memanfaatkan konsep-konsep dan hukumhukum ilmu pengetahuan alam dalam berbagai situasi kehidupan seharihari. Tes Tertulis. panitia kecamatan. Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. Observasi/Unju k Kerja. Wawancara. panitia kabupaten/kota .

panitia kecamatan. Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota . atau Format Penilaian Portofolio – Memahami citacita. struktur. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. nilai. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota . MATA PELAJARAN 4. panitia kecamatan. konsep. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. Wawancara. Pedoman Observasi. dan keterampilan IPS. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi. Wawancara. IPS SUBKOMPETENS I – Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. Wawancara. atau panitia tingkat nasional – Mengembangkan materi. Tes Tertulis. panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. dan konsep keilmuan IPS. panitia provinsi. Pedoman Observasi. dan prinsip-prinsip pokok ilmu-ilmu sosial dalam konteks kebhinnekaan masyarakat Indonesia dan dinamika kehidupan global. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. nilai.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. panitia kabupaten/kota . atau Format Penilaian Portofolio 62 .

nilai. Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. panitia provinsi. Pedoman Observasi. teknologi. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota . atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja. MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Memahami fenomena interaksi perkembangan ilmu pengetahuan. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional 5. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. dan perilaku yang mendukung kegiatan pembelajaran PKn. panitia kabupaten/kota . PKn – Tes Tertulis. Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio – Menguasai konsep dan prinsip kepribadian nasional dan demokrasi konstitusional Indonesia. Observasi/Unju k Kerja. sikap. Tes Tertulis. Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. panitia kabupaten/kota . dan perkembangan masyarakat serta saling ketergantungan global. seni. panitia provinsi. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. semangat kebangsaan dan cinta tanah air serta bela negara. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio 63 . atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Pedoman Observasi. kehidupan agama.

Wawancara. prinsip. Pedoman Wawancara. serta penegakan hukum secara adil dan benar.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota . atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional – Menguasai konsep. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. nilai. panitia kabupaten/kota . Wawancara. pemajuan HAM. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio 64 . panitia kecamatan. dan norma kewarganegaraan Indonesia yang demokratis dalam konteks kewargaan negara dan dunia. moral. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Menguasai konsep dan prinsip perlindungan. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja.

dan Pengembangan Diri NO. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia provinsi. 1. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio 65 . Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. Pembimbingan Peserta Didik. panitia kecamatan. ASPEK PENILAIAN Hasil Karya Kreatif dan Inovatif – JENIS KARYA METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Pembaruan (inovasi) Wawancara. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional – Penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. Wawancara. dalam pembelajaran Portofolio atau bimbingan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Karya Kreatif/Inovatif.

atau karya kreatif/inovatif bidang olahraga Wawancara. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional ASPEK PENILAIAN – METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. – Penciptaan karya seni. fiksi/nonfiksi di Portofolio bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah. JENIS KARYA PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio 2. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio NO. panitia kabupaten/kota. Pembimbingan Peserta Didik Untuk Mencapai Prestasi – Bidang intrakurikuler Wawancara. Portofolio Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional 66 . atau panitia tingkat nasional Penulisan buku Wawancara. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan.

panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional ASPEK PENILAIAN – METODE PENILAIAN Wawancara. Pengembangan – Diri Mengikuti pendidikan dan latihan fungsional/ kegiatan kolektif guru Wawancara. JENIS KARYA Bidang ekstrakurikuler PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio Pedoman Wawancara. Format Penilaian Portofolio 67 . atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 3. Format Penilaian Portofolio NO. panitia provinsi. panitia kecamatan.

studi kasus 35 3 Presentasi dan Wawancara 35 Catatan : * tes kepribadian dapat dilakukan menggunakan psikotes atau penilaian persepsional oleh kepala sekolah. 68 . Tes Kompetensi Profesional dan Pedagogik (Metodologi)  Pedagogik  Kepribadian  Kompetensi Sosial  Profesional b. No. pengawas dan teman sejawat. 1 Komponen Dokumen  Portofolio kinerja dalam melaksanakan tugas dan fungsi sebagai guru  Pengembangan Profesi  Karya Tulis Ilmiah/Inovasi lainnya Tes Tertulis a. Komponen yang dinilai dalam pemilihan guru berprestasi sebagai berikut. Tes Kepribadian* Presentasi dan Wawancara  Karya Tulis Ilmiah yang dipresentasikan  Wawancara Jenis Tes/Uji Penilaian Portofolio 30 Bobot Skor Skor x bobot 2 Tes Tertulis: .PGB .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 2.

Spasi 1. Bab 4: Harapan dan Rencana Kegiatan Masa Datang  Uraikan harapan dan rencana kegiatan Anda dalam upaya meningkat mutu pendidikan. buku. pengembangan diri. 6. Bab 3: Prestasi dalam berkeluarga dan bermasyarakat  Uraikan kehidupan keluarga dan sosial yang Anda lakukan dan Anda anggap layak mendukung Anda sebagai guru berprestasi. dan lain-lain.  Jabarkan pengalaman kerja sebagai guru sejak mulai berkarir sebagai guru sampai dengan sekarang (uraian meliputi sebanyak mungkin pengalaman-pengalaman terbaik (best practices) yang telah Anda alami. 2. Bab 2 : Prestasi yang layak menjadikan saya sebagai Guru Berprestasi  Jabarkan prestasi apa saja.  Jelaskan prestasi dalam aktivitas pembimbingan siswa. Uraikan dengan jelas gunakan tabel-tabel bila dperlukan.  Jabarkan prestasi dalam pengembangan profesi. Garis tepi: 3-3-3-2. dimana. karya inovatif. kapan yang telah dicapai selama ini (berikan uraian selengkap mungkin).5.5cm. Penutup Lampiran-Lampiran Catatan: Penulisan makalah mengikuti ketentuan: 1. 4. 5. Jumlah halaman 20-30 halaman. Kerangka Isi Makalah Evaluasi Diri Judul : Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. Ukuran huruf 12. Jenis huruf Times New Roman. 69 . Ukuran kertas A4 80gram. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan Bab 1 : Latar Belakang  Uraikan motovasi yang mendasari keinginan untuk mengikuti seleksi guru berpretasi.  Tuliskan visi misi hidup dan kehidupan Anda sebagai guru. karya seni dan lain-lain yang telah Anda buat. 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 3. seperti karya tulis ilmiah.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 4 PORTOFOLIO GURU BERPRESTASI Disusun Oleh: (NAMA GURU) (NAMA SEKOLAH) (KABUPATEN/KOTA) (PROVINSI) 70 .

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional PORTOFOLIO GURU BERPRESTASI TAHUN 2013 IDENTITAS PESERTA 1. Kabupaten/Kota e.... 9... Beban Mengajar per Minggu : Jam/minggu *) Coret yang tidak perlu .. Sekolah g. Provinsi f.. No.. 2013 Mengetahui: Penyusun... 8... Mata Pelajaran/Guru Kelas SD/MI*) : 11. Nama (lengkap dengan gelar akademik) NUPTK NIP/NIK Pangkat/Golongan Jenis Kelamin Tempat......... 71 .... 7... Kecamatan d... 2. 3.. 5...... tgl lahir Pendidikan Terakhir Akta Mengajar Sekolah Tempat Tugas a.. Nama b........ Telp. . Alamat Sekolah : : : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) c. 4. Alamat e-mail : : : : : 10. 6..

1) dan pada bukti fisik Guru Favorit Tahun 2006 diberi kode: 10. isilah tabel berikut ini.a. JENJANG PERG.c Contoh 2: 10. S2 PPs Pendidikan Matematika 2006 d. b.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Contoh Pemberian Kode Dokumen Portofolio. D4 S1 Universitas Negeri Yogyakarta Universitas Negeri Malang FMIPA Pendidikan Matematika 1999 c.2) 72 .a. Contoh 1: 1. Presiden RI Kepala Dinas Pendidikan Kab Kebumen Nasional Kabupaten 2009 2007 3) Bukti fisik Piagam Satyalencana Karya Satya 10 Tahun diberi kode: 10. SKOR NO. Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan a.b dan pada Ijazah S2 diberi kode: 1. Kualifikasi akademik Tuliskan riwayat pendidikan Bapak/Ibu pada Tabel di bawah ini. PENGHARGAA TINGKAT *) TAHUN PENGHARGAAN (diisi penilai) N 1) 2) Satyalencana Karya Satya 10 Tahun Guru Favorit Tahun 2007 Dst. S3 Foto kopi ijazah S1 diberi kode: 1. TINGGI FAKULTA S JURUSAN/ PRODI TAHUN LULUS (diisi penilai) a. Penghargaan Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan. PEMBERI SKOR JENIS NO.

Kualifikasi akademik Tuliskan riwayat pendidikan tinggi Bapak/Ibu pada tabel berikut.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPONEN PORTOFOLIO 1. Dst. Pendidikan dan Pelatihan Tuliskan pengalaman mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) Bapak/Ibu dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut.. jam) a. d. Dalam kasus tertentu seorang guru bertugas di daerah yang jauh (di luar provinsi) dari tempat asal perguruan tinggi. 2.. SKOR PENYELENGGARA (diisi penilai) NO.. Jika mempunyai S1. b. NAMA / JENIS DIKLAT Catatan: Lampirkan sertifikat. atau sejenisnya yang asli untuk bendel pertama dan foto kopi yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung untuk bendel kedua. foto copy ijazah dapat dilegalisasi oleh kepala sekolah dan kepala dinas kabupaten/kota. TINGGI FAKULTAS JURUSAN/ PRODI a. WAKTU PELAKSANAA TEMPAT N (. JENJANG PERG.. b. Untuk foto kopi ijazah luar negeri harus disertai foto kopi surat keterangan akreditasi yang dilegalisasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. TAHU N LULUS SKOR (diisi penilai) NO.. c. d. D4. piagam. 73 . c. S2 atau S3 lebih dari satu agar dituliskan semua 2. Catatan: D4 S1 S2 S3 1. Lampirkan foto kopi ijazah yang tertulis pada tabel tersebut yang telah dilegalisasi oleh perguruan tinggi yang bersangkutan.

.... LAMA MEMBERIKAN PELAYANAN NO.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 3.... c. Dst....... d. Pengalaman Mengajar Tuliskan pengalaman mengajar Bapak/Ibu pada tabel berikut.... (diisi penilai) 74 ... NAMA SEKOLAH BIMBINGAN DAN KONSELING (mulai tahun ... s... tahun... skor: . Dst. BIDANG STUDI/ GURU KELAS LAMA MENGAJAR (mulai tahun . tahun . Kumulatif lama mengajar: ...... b...... Catatan: Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. b..... c... tahun.. Kumulatif lama memberikan layanan: .........d.... NAMA SEKOLAH a.. (diisi penilai) Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling Tuliskan pengalaman memberikan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Bapak/Ibu pada tabel berikut............ tahun ......) NO.. s.. d.. skor: ..) a.....d... Catatan: Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung....................

... Perencanaan Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling Tuliskan lima jenis PPBK (Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling) terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan bidang pelayanan yang berbeda... Perencanaan dan Pelaksanaan Pembelajaran a.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 4.... Perencanaan Pembelajaran Tuliskan lima jenis RPP/RP/SP/RPI terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan materi yang berbeda. Catatan: Lampirkan bukti lima PPBK yang tertulis dalam tabel yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung... SKOR NO MATA PELAJARAN MATERI/KOMPETEN SEMESTE TAHU SI R N (diisi penilai) 1) 2) 3) 4) 5) Rata-rata skor Catatan: Lampirkan bukti lima RPP/RP/SP hasil karya sendiri yang tertulis dalam tabel yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung......... 1) 2) 3) 4) 5) Pendidikan/Belajar Karier Pribadi Sosial Akhlak Mulia/Budipekerti Rata-rata skor . Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling a.. 75 . NO JENIS PROGRAM BIDANG SEMESTE TAHUN PELAYANAN R SKOR (diisi penilai) ..

Pelaksanaan Pembelajaran Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian oleh kepala sekolah dan/atau pengawas dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas (instrumen lampiran 2). 6. waktu pelaksanaan. Lomba dan karya akademik Tuliskan prestasi Bapak/Ibu mengikuti lomba dan karya akademik (jika ada) yang meliputi: nama lomba/karya akademik. data kebutuhan dan permasalahan konseli. kabupaten/kota. pelayanan tidak langsung) dan laporan hasil evaluasi program bimbingan dan konseling. Rambu-rambu format laporan pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling sebagaimana yang berlaku di wilayah/sekolah tempat bekerja. Lampirkan hasil penilaian kepala sekolah dan/atau pengawas tentang kinerja pelaksanaan pembelajaran Bapak/Ibu sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup. tingkat (kecamatan. provinsi. internasional).Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional b. laporan bulanan. NAMA LOMBA/ NO KEJUARAAN 1) 2) 3) 76 WAKTU PELAKSANA AN TINGKA T PENYELENGGAR A SKOR (diisi penilai) . pelayanan langsung. Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling b. Komponen yang dinilai meliputi: agenda kerja guru bimbingan dan konseling. aktivitas pelayanan bimbingan dan konseling (pemahaman. 5. nasional. Pelaksanaan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Bukti fisik yang dilampirkan berupa rekaman/dokumen pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling yang diketahui oleh koordinator bimbingan dan konseling dan atasan. Prestasi Akademik a. Penilaian Kinerja Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian kinerja oleh atasan dan pengawas dengan menggunalan Format Penilaian (format lampir 3). laboran semesteran/tahunan. dan penyelenggara dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. Lampirkan hasil penilaian dari atasan sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup. daftar konseli (siswa).

Untuk instruktur. Catatan: Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam/surat keterangan kegiatan yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. Sertifikat Keahlian/Keterampilan Tuliskan sertifikat keahlian/keterampilan yang Bapak/Ibu peroleh baik dari lembaga/institusi dalam maupun luar negeri) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. Tutor yang dimaksud adalah tutor Kejar Paket A. 77 . dan guru pemandu agar dilengkapi dengan foto kopi sertifikat/piagam TOT sesuai bidang tersebut. dan C. Pembimbingan teman sejawat Tuliskan pengalaman Bapak/Ibu menjadi Instruktur/Guru inti/Tutor/Pemandu/ Pamong PPL (jika pernah) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. c. NAMA SERTIFIKAT KEAHLIAN*) WAKTU PEROLEHA N TINGKAT* *) LEMBAGA YG MENGELUARK AN SKOR (diisi penilai) NO 1) 2) 3) 4) Dst. Catatan: Lampirkan foto kopi SK/Surat Tugas dari Pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. MATA INSTRUKTUR/GURU SKOR PELAJARAN/ NO INTI/TUTOR/PEMANDU TEMPAT (diisi penilai) / PAMONG PPL BIDANG STUDI 1) 2) 3) 4) Dst. b. guru inti. Catatan: *)Termasuk sertifikat asesor uji kompetensi keahlian/keterampilan **)Dituliskan internasional.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 4) 5) Dst. atau regional Lampirkan foto kopi sertifikat yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. B. nasional.

Pembimbingan siswa 1) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa sampai mendapatkan penghargaan baik tingkat kecamatan. Dst 78 . kabupaten/kota. provinsi. 2) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa (tidak mencapai juara) dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional d. NAMA KEGIATAN TEMPAT SKOR LAMA (WAKTU PEMBIMBINGAN) (diisi penilai) a) b) c) d) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. Dst. maupun internasional dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. nasional. isilah tabel berikut. NO. isilah tabel berikut. NO. NAMA KEJUARAAN TINGKAT TEMPAT DAN WAKTU SKOR (diisi penilai) a) b) c) d) Catatan: Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam kejuaraan siswa yang dibimbing dan SK/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan.

artikel (jurnal/majalah/koran). b. modul. tuliskan judul buku dan keterangan lainnya pada tabel berikut. JUDUL TAHUN STATUS SKOR SUMBER (KETUA/ANGGOTA DANA (diisi penilai) ) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan naskah asli/foto kopi laporan hasil penelitian secara utuh yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. NO. atau diktat dicetak lokal. tuliskan judul penelitian dan keterangan lainnya pada tabel berikut.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 7. Skripsi. NO. atu modul secara utuh yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. Karya Pengembangan Profesi a. JUDUL JENIS *) PENERBIT TAHUN TERBIT SKOR (diisi penilai) Catatan: *)Jenis pada tabel di atas diisi buku. Dst. 1) 2) 3) 4) Dst. dan disertasi serta tugas akhir lainnya tidak dinilai. artikkel. c. tesis. dan buku dicetak lokal dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. artikel (jurnal/ majalah/koran). Karya Tulis Apabila Bapak/Ibu mempunyai karya tulis yang berupa buku. modul. Penelitian Apabila Bapak/Ibu pernah melakukan penelitian tindakan kelas atau penelitian yang mendukung peningkatan pembelajaran dan atau profesional guru dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. Lampirkan naskah asli/foto kopi buku. Reviewer buku dan/atau penulis soal EBTANAS/UN 79 .

JENIS MEDIA/ALAT TAHUN SUMBER DANA STATUS SKOR (KETUA/ANGGOTA (diisi penilai) ) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan surat keterangan dari atasan langsung disertai bukti fisik yang relevan. Media dan Alat Pembelajaran Apabila Bapak/Ibu pernah membuat media atau alat pembelajaran dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. NO. isilah tabel berikut. Dst. misalnya: media yang dibuat atau foto hasil karya yang disertai manual dan/atau deskripsi yang dilegalisasi oleh atasan langsung. 80 . Dst.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi reviewer buku dan/atau penulis EBTANAS/UN/UASDA dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. SKOR NO. NAMA KEGIATAN TAHUN (diisi penilai) soal d. tuliskan jenis media/alat dan keterangan lainnya pada tabel berikut. 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan.

b. lukis. misalnya: hasil karya atau foto hasil karya yang disertai manual dan/atau deskripsi yang dilegalisasi oleh atasan langsung. piagam.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional e. NO. suara. TINGKAT NO. sastra. Dst JENIS KEGIATAN TAHUN PERAN *) (Inter/Nas/Lokal) (diisi penilai) SKOR Catatan: *) Kolom peran diisi pemakalah. tari. kriya. lukis. tuliskan nama dan tahun karya tersebut dalam tabel berikut. 8. a. Karya teknologi (teknologi tepat guna) dan karya seni (patung. Dst. musik. kriya. Keikutsertaan dalam forum ilmiah Jika Bapak/Ibu pernah mengikuti forum ilmiah dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir tuliskan judul dan keterangan lainnya pada tabel berikut. suara. d. tari dan karya seni lainnya) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. 81 . NAMA KARYA TAHUN DESKRIPSI SINGKAT TENTANG KARYA YANG DIHASILKAN SKOR (diisi penilai) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan surat keterangan dari atasan langsung disertai bukti fisik yang relevan. atau peserta sesuai sertifikat Lampirkan sertifikat. sastra. c. dan karya seni lainnya) Apabila Bapak/Ibu pernah membuat karya teknologi (teknologi tepat guna) dan karya seni (patung. musik. atau sejenisnya yang asli untuk bendel pertama dan foto kopinya yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung untuk bendel kedua. Apabila menjadi nara sumber/pemakalah lampirkan juga makalahnya.

kabupaten/kota. nasional. NO. Pengalaman Mendapat Tugas Tambahan Apabila Bapak/Ibu pernah mendapat tugas tambahan antara lain sebagai kepala/wakil kepala sekolah/kepala bengkel/kepala lab/wali kelas/pembina kegiatan ekstra kurikuler dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. Pengalaman menjadi pengurus organisasi di bidang kependidikan dan sosial a.S/D TH ---NAMA SEKOLAH SKOR (diisi penilai) 82 . Dst. 1) 2) 3) 4) Catatan: NAMA ORGANISASI TAHU N JABATA N SKOR TINGKAT *) (diisi penilai) Dst *) Kolom tingkat diisi: kecamatan. b. tuliskan nama organisasinya dan keterangan lainnya pada tabel berikut.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 9. Pengalaman Organisasi Apabila Bapak/Ibu memiliki pengalaman menjadi pengurus suatu organisasi kependidikan atau organisasi sosial dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. NO. JABATAN TH ---. isilah tabel berikut. atau internasional Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/bukti yang relevan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 10.. ……………….. …………. JENIS PENGHARGAAN PEMBERI PENGHARGA AN TINGKAT *) SKOR TAHUN (diisi penilai) 1) 2) 3) Dst... (…………………………) Materai Rp 6. 2013 Peserta Pemilihan Guru Berprestasi . Penugasan Di Daerah Khusus Apabila Babak/Ibu pernah ditugaskan sebagai guru di daerah terpencil/tertinggal/ bencana/konflik/perbatasan). s/d TH .. JENIS DAERAH KHUSUS LAMA BERTUGAS (MULAI TH . Catatan: Lampirkan foto kopi SK penugasan yang telah dilegalisasi oleh atasan. Catatan: *)Kolom tingkat diisi: kecamatan. isilah tabel berikut. Dengan ini saya menyatakan bahwa pernyataan dan dokumen di dalam portofolio ini benarbenar hasil karya saya sendiri.. kabupaten/kota. b... isilah tabel berikut.000 83 . dan jika di kemudian hari ternyata pernyataan dan dokumen saya tidak benar. Penghargaan Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. LOKASI 1) 2) 3) Dst. NO. Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan a.) khusus (daerah SKOR (diisi penilai) NO. saya bersedia menerima sanksi dan dampak hukum sesuai peraturan perundangundangan yang berlaku.. atau internasional Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam/surat keterangan yang tertulis pada tabel di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan.. nasional.

menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan Diajukan oleh Nama NIP/NUPTK Nama Sekolah Kabupaten/Kota Provinsi : : : : : Keterangan:  sampul warna biru untuk guru SD/MI PNS  sampul warna merah untuk guru SMP/MTs PNS  sampul warna hijau untuk guru SD/MI dan SMP/MTs bukan PNS 84 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 5 Contoh Sampul Makalah Judul Makalah Menjadi guru adalah sebuah pengabdian.

3 27. Menjelaskan berbagai teori belajar dan prinsipprinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu. kultural. dan latar belakang sosial-budaya.2 1. metode.3 1. Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. spiritual. sosialemosional.3 Menentukan tujuan pembelajaran yang diampu.1 3. intelektual. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik. sosial. 2. Mengidentifikasi bekal-ajar awal peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran. strategi. 1). moral. 85 3. Menerapkan berbagai pendekatan.1 INDIKATOR Menjelaskan karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek fisik. 3.2 3.2 2. dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu. Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 6 Kisi-kisi penilaian kompetensi guru (sebagai pedoman penilaian di dalam wawancara) KOMPETENSI dan SUBKOMPETENSI NO SUBKOMPETENSI 1. dan intelektual. Menerapkan pendekatan pembelajaran tematis khususnya dikelas-kelas awal SD/MI (khusus SD/MI) Menjelaskan prinsip-prinsip pengembangan kurikulum. spiritual.1 2. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik.5 . moral.4 26. 1. emosional. Kompetensi Pedagogik 25.4 3. Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik.

empatik.1 86 . 30.1 6. Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas. 7. Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran yang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang. laboratorium.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki. 4. 6. tulisan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 3. baik untuk kegiatan di dalam kelas. secara lisan.2 4. dan santun dengan peserta didik. maupun lapangan. Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran. 4.1 INDIKATOR Mengembangkan indikator dan instrumen penilaian. dan/atau bentuk lain. 31. dan santun. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu. Berkomunikasi secara efektif. 5. Menggunakan berbagai strategi berkomunikasi yang efektif.6 28. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. empatik. dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan. di laboratorium.1 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mendorong peserta didik mencapai prestasi secara optimal. termasuk kreativitasnya.4 4. 4. Menjelaskan prinsip-prinsip perancangan pembelajaran yang mendidik.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik.5 4. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik. Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh.6 29.

Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. dan seterusnya. Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. (c) respons peserta didik terhadap ajakan guru. Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen.1 8.4 8. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran. (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian. Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan. Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.6 8.4 34. 10. Mengkomunikasikan hasil penilaian dan evaluasi kepada pemangku kepentingan.1 9. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.2 INDIKATOR Berkomunikasi secara efektif.7 33. dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan dan contoh. Menerapkan prinsip-prinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu. dan (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik.3 9.3 8. empatik.1 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 7. Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk menentukan ketuntasan belajar 32.2 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan. Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar.5 8. Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran. Menentukan aspek-aspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu. 87 9. Menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan. 9. 8.2 8.

1 12. Berperilaku jujur. Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur. 15. dan berwibawa. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap dan stabil. 12.2 15. daerah asal. Berperilaku yang dapat diteladan oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya. tegas. 10.2 36.3 39.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 10. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap. 13.2 14. dan rasa percaya diri. dan berwibawa. dan gender. 11. hukum dan sosial yang berlaku dalam masyarakat. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. dan manusiawi. Bersikap sesuai dengan norma agama yang dianut. dan kebudayaan nasional Indonesia. rasa bangga menjadi guru. Menunjukkan etos kerja.1 15. arif. adat-istiadat. suku. berakhlak mulia.2 12. arif.1 Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa.1 Menghargai peserta didik tanpa membedakan keyakinan yang dianut. Memahami kode etik profesi guru.2 38. Kompetensi Kepribadian 35. tanggung jawab yang tinggi. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. 11. hukum.3 37. sosial. Menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi 14. stabil. 88 .2 INDIKATOR Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu.1 Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia. 13.3 Bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri. Bekerja mandiri secara profesional. Menerapkan kode etik profesi guru.3 2). Berperilaku sesuai dengan kode etik profesi guru. dan kebudayaan nasional Indonesia yang beragam. dewasa. 14. Bertindak sesuai dengan norma agama. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru.

empatik. dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik.1 18. Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya. 3). profesi ilmiah. empatik dan efektif. orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama. Berkomunikasi dengan teman sejawat dan komunitas ilmiah lainnya secara santun. 17.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 16. Kompetensi Sosial 40. jenis kelamin. Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain.2 89 . kondisi fisik. Berkomunikasi dengan teman sejawat.1 INDIKATOR Bersikap inklusif dan objektif terhadap peserta didik. serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin.3 42.1 17. orang tua. Berkomunikasi secara efektif. teman sejawat dan lingkungan sekitar dalam melaksanakan pembelajaran. 16. Bersikap inklusif. Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi pembelajaran kepada komunitas profesi sendiri secara lisan dan tulisan maupun bentuk lain. dan masyarakat. 19. empatik. 43. dan status sosial-ekonomi.2 Tidak bersikap diskriminatif terhadap peserta didik.2 Berkomunikasi dengan orang tua peserta didik dan masyarakat secara santun. Beradaptasi dengan lingkungan tempat bekerja dalam rangka meningkatkan efektivitas sebagai pendidik. agama. suku. bertindak objektif. dan santun dengan sesama pendidik. tenaga kependidikan. 41. 18. ras. dan komunitas ilmiah lainnya melalui berbagai media dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. latar belakang keluarga.2 Melaksanakan berbagai program dalam lingkungan kerja untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan. latar belakang keluarga. Mengikutsertakan orang tua peserta didik dan masyarakat dalam program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik. teman sejawat. 17.1 19. dan status sosial ekonomi.

24. 21.1 Memahami standar kompetensi mata pelajaran yang diampu. Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. 45. konsep.3 46. 21.1 Memahami kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu. 22. Memahami tujuan pembelajaran yang diampu. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI INDIKATOR 4). 24. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan. Menguasai materi. struktur. 90 . Melakukan refleksi terhadap kinerja sendiri secara terus menerus. 22. Mengolah materi pelajaran yang diampu secara kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik.2 47. Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu.3 23.4 48.2 23.1 23.2 21. 23.1 Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam berkomunikasi. Kompetensi Profesional 44.2 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri. Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan diri. Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif.

............ 2013 1....... .... Sekretaris Tanda tangan 91 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 7 Berita Acara Hasil Penilaian Guru Berprestasi *Tingkat Sekolah/Kecamatan/Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan) Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Tempat dan Tanggal Lahir : Jabatan : Menyatakan bahwa Saudara/i : Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan Tempat dan Tanggal Lahir : Guru mata pelajaran : Sekolah : Alamat sekolah : Provinsi : : telah terpilih sebagai pemenang terbaik pemilihan guru berprestasi di kelompok *SD/MI/SMP/MTs pada tingkat *sekolah/Kecamatan/Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan) dan akan kami ajukan ke tingkat selanjutnya yaitu ke tingkat Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan).. Ketua Tanda tangan 2... ......

. Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota.... 2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Sekolah Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi disesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing 92 ........ Yang bertanda tangan di bawah ini Nama : NIP : Pangkat dan Golongan : Jabatan : mengajukan Saudara Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan Guru Bidang Studi : : : untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. . Dengan hormat..... . Untuk keperluan tersebut guru yang bersangkutan bersedia mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut. (diisi sesuai hasil karya yang akan diajukan)...... menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 8......... Bersama ini kami lampirkan makalah yang berjudul : Menjadi guru adalah sebuah pengabdian.

........Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 9. (di isi sesuai hasil karya yang akan diajukan)..... ..... menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan. Untuk keperluan di atas bersedia untuk mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut.... Bersama ini juga dilampirkan porto folio dari guru yang bersangkutan...... 2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan... ..... Bersama ini kami lampirkan makalah dengan tema: Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. Yang bertanda tangan di bawah ini Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Jabatan : akan mengajukan nama-nama guru berprestasi di tingkat kabupaten/kota (sesuai daftar terlampir) untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013.. Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi di sesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing 93 . Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat Dinas Pendidikan Provinsi. Dengan hormat.

.. Untuk keperluan diatas bersedia untuk mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut.... Bersama ini juga dilampirkan porto folio dari guru yang bersangkutan.. .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 10. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan.... Bersama ini kami lampirkan makalah dengan tema: Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi di sesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing.. Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat Dirjen Dikmen Dengan hormat. 2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan Prov........... (di isi sesuai hasil karya yang akan diajukan).. .. 94 . Yang bertandatangan di bawah ini Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Jabatan : akan mengajukan nama-nama guru berpresstasi di tingkat provinsi (sesuai daftar terlampir) untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013..

PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN GURU BERPRESTASI TAHUN 2013 OLEH KEPALA SEKOLAH 95 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LAMPIRAN 11.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional INSTRUMEN PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN oleh Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) 96 .

NIP/NIK 3. Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2. Pendidikan Terakhir 8. NUPTK 4. Akta Mengajar 9. Tempat. Alamat e-mail 10. Telp. Pangkat/Golongan 5. Sekolah Tempat Tugas a. tgl lahir 7. Nama b. No. Kecamatan d. Alamat Sekolah : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : : c. Sekolah g.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional IDENTITAS PESERTA 1. Kabupaten/Kota e. Provinsi f. Guru Kelas/Mata Pelajaran *) 11. Beban Mengajar per Minggu : : : : : : : Jam/minggu *Coret yang tidak perlu 97 . Jenis Kelamin 6.

4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut. sesuai dengan hierarki belajar dan karakteristik siswa Mengaitkan materi dengan realitas kehidupan 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 6. Pendekatan/strategi pembelajaran Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kompetensi (tujuan) yang akan dicapai dan karakaterstik siswa 1 2 3 4 98 . 7. B. 1 = tidak baik 2 = kurang baik 3 = baik 4 = sangat baik PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI SKOR I 1. 2. 2. 4. KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN Penguasaan materi pelajaran Menunjukkan penguasaan materi pembelajaran Mengaitkan materi dengan pengetahuan lain yang relevan Menyampaikan materi dengan jelas. 5. 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LEMBAR PENILAIAN Petunjuk Berilah skor pada butir-butir pelaksanaan pembelajaran dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1. 3. PRAPEMBELAJARAN Mempersiapkan siswa untuk belajar Melakukan kegiatan apersepsi 1 2 3 4 1 2 3 4 II A.

INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI Melaksanakan pembelajaran secara runtut Menguasai kelas Melaksanakan pembelajaran yang bersifat kontekstual Melaksanakan pembelajaran yang memungkinkan tumbuhnya kebiasaan positif Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan SKOR 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 12. dan benar Menyampaikan pesan dengan gaya yang sesuai 1 2 3 4 1 2 3 4 99 . Pembelajaran yang memicu dan memelihara keterlibatan siswa Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran Menunjukkan sikap terbuka terhadap respons siswa Menumbuhkan keceriaan dan antusisme siswa dalam belajar 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 E. 19. Pemanfaatan sumber belajar /media pembelajaran Menggunakan media secara efektif dan efisien Menghasilkan pesan yang menarik Melibatkan siswa dalam pemanfaatan media 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 D. 22. 17. 18. 11. 15. baik. Penilaian proses dan hasil belajar Memantau kemajuan belajar selama proses Melakukan penilaian akhir sesuai dengan kompetensi (tujuan) 1 2 3 4 1 2 3 4 F. 14. 20. 16. 10. 21. Penggunaan bahasa Menggunakan bahasa lisan dan tulis secara jelas. 13. 9.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO 8. 1 2 3 4 C.

........... atau kegiatan....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO III 23....... skor tertinggi 96 1 2 3 4 INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI SKOR 24................. .... ......... Skor terrendah 24....) NIP/NIK 100 .. dan apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar. saya bersedia mempertanggungjawabkannya.. 1 2 3 4 Dengan ini saya menyatakan bahwa penilaian yang saya lakukan sesuai dengan kondisi guru berprestasi yang sebenarnya................ Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) (... PENUTUP Melakukan refleksi atau membuat rangkuman dengan melibatkan siswa Melaksanakan tindak lanjut dengan memberikan arahan. atau tugas sebagai bagian remidi/pengayaan Total Skor (jumlahkan seasuai dengan angka yang dilingkari.......

dan sebagainya) Kemampuan menerima kritik dan saran (perilaku dalam merespon kritik dan saran dari orang lain. misal: orang muslim rajin menjalankan sholat. misalnya. orang Kristiani rajin ke gereja.) Tanggung jawab (sanggup menyelesaikan tugas sesuai dengan ketentuan. Kemampuan bekerjasama 11. 1. 1 2 3 4 7. misal: ijin tidak masuk atau tidak mengajar dengan alasan yang sebenarnya) Kedisiplinan (kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. misal: melaksanakan pembelajaran dengan baik dan sesuai jadwal) Kejujuran (menyampaikan sesuatu apa adanya. bersemangat melaksanakan dan mentaati kaidah-kaidah dalam tugas) Inovasi dan kreativitas (kemampuan dan kemauan untuk mengadakan pembaharuan melalui olah pikirnya. Keberhasilan melakukan pembimbingan siswa. membuat alat peraga pembelajaran.) Etos kerja (komitmen dan semangat dalam melaksanakan tugas. dll. Aspek yang dinilai Ketaatan dalam menjalankan ajaran agama (rajin menjalankan ajaran agama yang dianut. 1 2 3 4 3. 1 2 3 4 5. misal selalu berusaha menggunakan alam sekitar dan bahan-bahan yang ada di sekitarnya dalam proses pembelajaran di kelas. dll. misal: menjadi teladan bagi sejawat dan peserta didik dalam tutur kata. 1 2 3 4 6. untuk lomba olimpiade. misal mulai dan mengakhiri kegiatan pembelajaran sesuai dengan jadwal) Keteladanan (menjadi contoh atau rujukan dalam sikap dan perilaku bagi orang lain. misal: dalam keseharian dapat berkomunikasi secara baik dengan sejawat) Skor 1 2 3 4 2. misal mendapat kritik tidak marah dan akomodatif terhadap saran orang lain) Kemampuan berkomunikasi (dapat menyampaikan ide-idenya dengan bahasa yang baik dan dapat dipahami oleh sasaran. 1 2 3 4 9. 1 2 3 4 8. membuat karya seni. berpakaian. 1 2 3 4 10. dan kegiatan ekstrakurikuler lainnya 1 2 3 4 1 2 3 4 101 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional PENILAIAN KERJA GURU PENGAMATAN SEHARI-HARI No . menulis buku. 1 2 3 4 4. misal yang memiliki etos kerja tinggi.

...............Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional No ............. Aspek yang dinilai Skor Total (jumlahkan angka yang dilingkari).. dan apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar..... Dengan ini saya menyatakan bahwa penilaian yang saya lakukan sesuai dengan kondisi guru berprestasi yang sebenarnya............ Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) (..) NIP/NIK 102 ......X 100% SKOR TERTINGGI Skor ... Skor terendah 11......... saya bersedia mempertanggungjawabkannya......... ... .............. skor tertinggi 44  SKOR SKOR =----------------------.....

INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA oleh Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) 103 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 13.

Pendidikan Terakhir 8. Beban Mengajar per Minggu : : : : : : : Jam/minggu *coret yang tidak perlu 104 . Sekolah g. Jenis Kelamin 6. tgl lahir 7. Alamat Sekolah : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : : c. Akta Mengajar 9. Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2. NUPTK 4. Provinsi f. Mata Pelajaran/Guru Kelas SD/MI/SDLB*) 11. NIP/NIK 3. Alamat e-mail 10. Telp. Tempat. Kecamatan d. Kabupaten/Kota e. Pangkat/Golongan 5.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional IDENTITAS PESERTA 1. Sekolah Tempat Tugas a. No. Nama b.

hukum.. Etos kerja.. .. bertindak obyektif. ... Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan 10. .. sosial dan kebudayaan Nasional 9.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LEMBAR PENILAIAN Petunjuk Berilah penilaian kompetensi kepribadian dan sosial guru. Mengembangkan keprofesionalan melalui tindakan yang reflektif Jumlah (Hasil penilaian kinerja guru) 105 .. dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1. peserta D. .. . Kegiatan pembelajaran yang mendidik 5. . . REKAP HASIL PENILAIAN KINERJA GURU KELAS/MATA PELAJARAN Periode penilaian ..... Menguasai karakteristik peserta didik 2. tanggung jawab yang tinggi. Bersikap inklusif... konsep dan pola pikir keilmuan yang 13. struktur.... . dan masyarakat Penguasaan materi. 2.. . . ……………………………….. Pedagogik 1.... serta tidak diskriminatif 12 Komunikasi dengan sesama guru. 4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut.. Penilaian dan evaluasi B.. orang tua. Profesional didik. .... mendukung mata pelajaran yang diampu 14. sampai . Pengembangan potensi peserta didik 6. .. Kepribadian 8.. . NO KOMPETENSI NILAI*) A. Pengembangan kurikulum 4... tenaga kependidikan... Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik 3. 3. Bertindak sesuai dengan norma agama.. rasa bangga menjadi guru C.. Komunikasi dengan peserta didik 7. Sosial 11. …………………….

Total skor untuk kompetensi 1 Skor maksimum kompetensi 1= jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 1 (0%<X≤25%=1. diolok‐ olok. Guru mencoba mengetahui penyebab penyimpangan perilaku peserta didik untuk mencegah agar perilaku tersebut tidak merugikan peserta didik lainnya. Guru memastikan bahwa semua peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran. Guru memperhatikan peserta didik dengan kelemahan fisik tertentu agar dapat mengikuti aktivitas pembelajaran.). minder. 50% < X≤ 75% = 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 1 Mengenal karakteristik peserta didik Skor Indikator 1. 3. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Seluruhnya terpenuhi 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 *) Nilai diisi berdasarkan laporan dan evaluasi PK guru. sehingga peserta didik tersebut tidak termarginalkan (tersisihkan. ………………………………………………………… . Guru membantu mengembangkan potensi dan mengatasi kekurangan peserta didik. Guru dapat mengidentifikasi karakteristik belajar setiap peserta didik di kelasnya. 2. dsb. Kepala Sekolah 106 . 4. 5. Guru dapat mengatur kelas untuk memberikan kesempatan belajar yang sama pada semua peserta didik dengan kelainan fisik dan kemampuan belajar yang berbeda. Nilai minimum per kompetensi = 1 dan nilai maksimum 4.25%<X≤50%=2. 6.

. .. ..... ..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 2 : Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik Nama Guru : ......... . .. . .... .... .... ... .. ................... .. .. .... ... .... . (9) Nama Penilai : .. . .. . (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 107 . ....... .. ... . .... . . .. . ... .. . .. ......... . .. . ....... .. . .. ... ...... . ... . . ... . .. .. ...... ....... . ... . ...... .... .... . . ........ . .... .... ... . ........ . .. ....... . . .. ..... . .. ... ..

.... . ... didik.. Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menguasai materi pembelajaran sesuai usia dan kemampuan belajarnya melalui pengaturan proses pembelajaran dan aktivitas yang bervariasi. ..... 75% < X≤ 100% = 4) .. . . Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik Skor Indikator Tidak ada bukti Terpenuhi Seluruhnya (Tidak terpenuhi sebagian terpenuhi ) 0 1 2 1. dengan memperhatikan tujuan pembelajaran maupun proses belajar peserta 6.. .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 2 Kompetensi 3 : Pengembangan kurikulum Nama Guru : .... terkait keberhasilan pembelajaran.......25%<X≤50%=2. . Guru menggunakan berbagai teknik untuk memotiviasi kemauan belajar peserta didik. ........ . . kegiatan/aktivitas yang dilakukannya. .... Guru selalu memastikan tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran tertentu dan menyesuaikan aktivitas pembelajaran berikutnya 3.... . ... .. . 4. .. (9) 0 1 2 0 0 0 1 1 1 2 2 2 0 1 2 108 .. .. . ... ... Guru merencanakan kegiatan pembelajaran yang saling terkait satu sama lain...... baik yang sesuai maupun yang berbeda dengan rencana.. ... ... Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 2 (0%<X≤25%=1.. . 2... . . 50% < X≤ 75% = 3. . . ..... .... ...... . 5... . . ... .... . ..... .... Guru memperhatikan respon peserta didik yang belum/kurang memahami materi pembelajaran yang diajarkan dan menggunakannya untuk Total skor untuk kompetensi 2 memperbaiki Skor maksimum kompetensi 2 = jumlah indikator × 2 rancangan pembelajaran berikutnya. .. berdasarkan Guru dapat menjelaskan alasan pelaksanaan tingkat pemahaman tersebut.

. ...... .. . ... .. . .. .......... . .. . ..... ... .. .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Nama Penilai : .. .. . ... ... .. .. ... ... .... ......... .. . .... ... .. .. . . .. . ....... ..... ..... .... .... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru: (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 109 ...

4. kompetensi Guru mengikuti urutan materi pembelajaran dasar yang ditetapkan. Total skor untuk kompetensi 3 Skor maksimum kompetensi 3 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/8) × 100% Nilai untuk kompetensi 3 (0%<X≤25%=1. b) tepat dan mutakhir.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 3 Pengembangan kurikulum Skor Indikator 1. dengan memperhatikan tujuan pembelajaran. 50% < X≤ 75% = 3. Guru dapat menyusun silabus yang sesuai dengan 2.25%<X≤50%=2. dan d) dapat dilaksanakan di kelas e) sesuai dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik. Guru memilih materi pembelajaran yang: a) sesuai dengan tujuan pembelajaran. c) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik. Guru merancang rencana pembelajaran yang sesuai dengan silabus untuk membahas materi ajar tertentu agar peserta didik dapat mencapai 3. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti Terpenuhi Terpenuhi (Tidak sebagian Seluruhnya terpenuhi) 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 110 . kurikulum.

..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 4 : Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Nama Guru : . .. . . ..... ... .... . .. ... . . ... ... ... .. . .. .... .. .. ......... . .. .... .. .. ........... ... .. .. ..... ..... ..... ...... . . . . .. ... ..... ...... ..... . . . . ...... .. ....... .... ..... .... ... ... ..... . ...... .......... .. ... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru Tindak lanjut yang diperlukan: (19) (20) (21) (22) 111 .... . . .. .... .. . ... .. . ...... . ... .... (9) Nama Penilai : . ... . . .. . . .......

Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran yang bertujuan untuk membantu proses belajar peserta didik. 8. 6. 5. 4. bukan semata‐mata kesalahan yang harus dikoreksi. 7. Guru menyikapi kesalahan yang dilakukan peserta didik sebagai tahapan proses pembelajaran. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran sesuai dengan rancangan yang telah disusun secara lengkap dan pelaksanaan aktivitas tersebut mengindikasikan bahwa guru mengerti tentang tujuannya. 3. Guru melakukan aktivitas pembelajaran secara bervariasi dengan waktu yang cukup untuk kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar dan mempertahankan perhatian peserta didik. 0 1 2 0 1 2 0 1 2 2 0 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 112 . 2. Guru mengelola kelas dengan efektif tanpa mendominasi atau sibuk dengan kegiatannya sendiri agar semua waktu peserta dapat termanfaatkan secara produktif. sebelum memberikan penjelasan tentang jawaban yang benar. Guru mampu menyesuaikan aktivitas pembelajaran yang dirancang dengan kondisi kelas. Guru melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai isi kurikulum dan mengkaitkannya dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik. Misalnya: dengan mengetahui terlebih dahulu peserta didik lain yang setuju atau tidak setuju dengan jawaban tersebut. Guru mengkomunikasikan informasi baru (misalnya materi tambahan) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik. bukan untuk menguji sehingga membuat peserta didik merasa tertekan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 4 Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Skor Indikator Tidak ada Terpenuhi Terpenuhi bukti sebagian seluruhnya (Tidak terpenuhi) 0 1 2 1.

Total skor untuk kompetensi 4 Skor maksimum kompetensi 4 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/22) × 100% Nilai untuk kompetensi 4 (0% < X≤ 25% = 1. dan/atau audio‐visual (termasuk TIK) untuk meningkatkan motivasi belajarpeserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran. Guru menggunakan alat bantu mengajar. 11.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 9. Guru mengatur pelaksanaan aktivitas pembelajaran secara sistematis untuk membantu proses belajar peserta didik. mempraktekkan dan berinteraksi dengan peserta didik lain. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 0 1 2 0 1 2 113 . 10. Guru memberikan banyak kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya. Sebagai contoh: guru menambah informasi baru setelah mengevaluasi pemahaman peserta didik terhadap materi sebelumnya. 25% < X≤ 50% = 2. 50% < X≤ 75% = 3.

Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk belajar sesuai dengan kecakapan dan pola belajar masing‐masing. potensi. 2. minat. Total skor untuk kompetensi 5 Skor maksimum kompetensi 5 = jumlah indikator ×2 Persentase = (total skor/14) × 100% Nilai untuk kompetensi 5 (0%<X≤25%=1. 3. dan kesulitan belajar masing‐masing peserta didik. Guru memusatkan perhatian pada interaksi dengan peserta didik dan mendorongnya untuk memahami dan menggunakan informasi yang disampaikan. Guru secara aktif membantu peserta didik dalam proses pembelajaran dengan memberikan 5. 6.25%<X≤50%=2. didik. Guru memberikan kesempatan belajar kepada peserta didik sesuai dengan cara belajarnya masing‐masing. tentang bakat. Guru menganalisis hasil belajar berdasarkan segala bentuk penilaian terhadap setiap peserta didik untuk mengetahui tingkat kemajuan masing‐masing. Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran untuk memunculkan daya kreativitas dan kemampuan berfikir kritis peserta 4.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 5 Memahami dan mengembangkan potensi Indikator 1. 7. 75% < X≤ 100% = 4) Skor Tidak ada Terpenuh Terpenuhi bukti i seluruhnya (Tidak sebagian terpenuhi) 0 1 2 0 0 1 1 2 2 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 114 . 50% < X≤ 75% = 3. perhatian Guru dapat mengidentifikasi dengan benar kepada setiap individu.

.... ...... . ... ... .... ... ... ...... ... .... .... .. . . .............. ......... . ... ...Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 6 : Komunikasi dengan peserta didik Nama Guru : ... . . ... ... .. . . ... ..... .... .. .. .. . . . .. .. ...... . . (9) Nama Penilai : ... . . .... .. . .. ... ... ... ... .. . ............... .. ... . . .. ... . .. ... ........... . ..... . . . .. .. ... .... . . ............... . ....... .. . . . (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 115 .

kecuali jika diperlukan untuk membantu atau mengklarifikasi pertanyaan/tanggapan tersebut. 5.25%<X≤50%=2. Guru menanggapinya pertanyaan peserta didik secara tepat. 3. tanpa menginterupsi. sesuai tujuan pembelajaran dan isi kurikulum. Guru memberikan perhatian terhadap pertanyaan peserta didik dan meresponnya secara lengkap dan relevan untuk menghilangkan kebingungan pada peserta didik. Guru menggunakan pertanyaan untuk mengetahui pemahaman dan menjaga partisipasi peserta didik. Guru memberikan perhatian dan mendengarkan semua pertanyaan dan tanggapan peserta didik. dan mutakhir. Guru menyajikan kegiatan pembelajaran yang dapat menumbuhkan kerja sama yang baik antar pesertadidik. 50% < X≤ 75% = 3. tanpa mempermalukannya. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi Seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 116 . Guru mendengarkan dan memberikan perhatian terhadap semua jawaban peserta didik baik yang benar maupun yang dianggap salah untuk mengukur tingkat pemahaman peserta didik. termasuk memberikan pertanyaan terbuka yang menuntut peserta didik untuk menjawab dengan ide dan pengetahuan mereka.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 6 Penilaian untuk Kompetensi 6: Komunikasi dengan peserta didik Skor Indikator 1. benar. Total skor untuk kompetensi 6 Skor maksimum kompetensi 6 = jumlah indikator ×2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 6 (0%<X≤25%=1. 4. 2. 6.

. (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan gur (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 117 . .. .. ..... ... . ..... . . . ... .. .. .... .. . ......... .. ... .... . ...... .. . ..... . . ..... ... . ....... .... ..... .. .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 7 : Penilaian dan evaluasi Nama Guru : .... ..... ..... . . . .... ...... . .... .... ......... ... . ... . ....... . ...... ..... (9) Nama Penilai : . ..... ... . ... .. ... . .. ... ... .. .... . .. . ............. ...... . .. .. ... ....... . .. . .. .

dan mengumumkan hasil serta implikasinya kepada peserta didik. Guru memanfaatkan masukan dari peserta didik dan merefleksikannya untuk meningkatkan pembelajaran selanjutnya. 2. Total skor untuk kompetensi 7 Skor maksimum kompetensi 7 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 10) × 100% Nilai untuk kompetensi 7 (0%<X≤25%=1. Guru memanfatkan hasil penilaian sebagai bahan penyusunan rancangan pembelajaran yang akan dilakukan selanjutnya. jurnal pembelajaran. dan dapat membuktikannya melalui catatan. Guru melaksanakan penilaian dengan berbagai teknik dan jenis penilaian. 0 1 2 0 1 2 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 7 Penilaian dan evaluasi Skor Indikator Tidak ada Terpenuhi Terpenuhi bukti (Tidak terpenuhi) sebagian Seluruhnya 1. selain penilaian formal yang dilaksanakan sekolah. 50% < X≤ 75% = 3. tentang tingkat pemahaman terhadap materi pembelajaran yang telah dan akan dipelajari. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 118 . rancangan pembelajaran. materi tambahan. 0 1 2 5. dan sebagainya. 0 1 2 (26) 4.25%<X≤50%=2. Guru menganalisis hasil penilaian untuk mengidentifikasi topik/kompetensi dasar yang sulit sehingga diketahui kekuatan dan kelemahan masing‐masing peserta didik untuk keperluan remedial dan pengayaan. Guru menyusun alat penilaian yang sesuai dengan tujuan pembelajaran untuk mencapai kompetensi tertentu seperti yang tertulis dalam RPP.

... .. .. . .. .. .. . . . ..... .. . . ... ... .... .... .. ... . . ..... ...... .. . .... .. .. .. ...... ...... .. ....... . . . . .... ...... . .. . . ...... . ........ .... . . .. . . ...Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 8 : Bertindak sesuai dengan norma agama.. .. hukum......... sosial dan kebudayaan nasional Indonesia Nama Guru : ... .. .. . .. . .. .... ...... ........ ........ ... . .... . .. . ..... .. . . . (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan (23) (24) 119 .............. ....... ...... .. (9) Nama Penilai : ..... . .. ..

Guru memiliki rasa persatuan dan kesatuan sebagai bangsa Indonesia. Guru saling menghormati dan menghargai teman sejawat sesuai dengan kondisi dan keberadaan masing‐ masing. agama. Guru mengembangkan kerjasama dan membina kebersamaan dengan teman sejawat tanpa memperhatikan perbedaan yang ada (misalnya: suku. hukum. 3. 4. 50% < X≤ 75% = 3. suku.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 8 Bertindak sesuai dengan norma agama. dan gender). 2.25%<X≤50%=2. 75% < X≤ 100% = 4) 1. agama). Total skor untuk kompetensi 8 Skor maksimum kompetensi 8 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/10) × 100% Nilai untuk kompetensi 8 (0%<X≤25%=1. 0 1 2 2 0 1 0 0 0 1 1 1 2 2 2 120 . sosial dan kebudayaan nasional Indonesia Skor Indikator Terpen Tidak ada uhi tukti(Tida Terpenuhi Seluruh terpenuhi) sebagian nya Guru menghargai dan mempromosikan prinsip‐prinsip Pancasila sebagai dasar ideologi dan etika bagi semua warga Indonesia. Guru mempunyai pandangan yang luas tentang keberagaman bangsa Indonesia (misalnya: budaya. 5.

. .... ... . .. ........... .. .......... ...... ..... (9) Nama Penilai : .. ........ ... ... .... .. . ...... . . ..... ... . . . ... . . . ... ..... . . ........... .... . .... ....... . .. .. .. ... .... ....... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Pemantauan Tanggal (24) Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (23) 121 ... .. . . . . .. . . .. .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 9 : Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan Nama Guru : ... .. . . ....... .. . ... ... ... . ..... .. ... . . ... .... .. ....... .. . . .... .......... .. ..... .. .

orang tua. dan teman sejawat. Guru mampu mengelola pembelajaran yang membuktikan bahwa guru dihormati oleh peserta didik. 3. 2. sehingga semua peserta didik selalu memperhatikan guru dan berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. 5. Guru berperilaku baik untuk mencitrakan nama baik sekolah. termasuk mengundang mereka untuk mengobservasi cara mengajarnya dan memberikan masukan. 50% < X≤ 75% = 3.25%<X≤50%=2. 4. Guru mau membagi pengalamannya dengan teman sejawat. dan berbuat terhadap semua peserta didik. Total skor untuk kompetensi 9 Skor maksimum kompetensi 9 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 10) × 100% Nilai untuk kompetensi 9 (0%<X≤25%=1. Guru bertingkah laku sopan dalam berbicara. berpenampilan. Guru bersikap dewasa dalam menerima masukan dari peserta didik dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berpartisipasi dalam proses pembelajaran. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Skor Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 0 1 2 2 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 122 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 9 kOM Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan k Indikator 1.

.. . .. .. ...... ..... .. . ..... . . . ... . ......... ... . dan rasa bangga menjadi guru Nama Guru : . .. . ...... .. .... ... . ... . .... . . . . ... . .. .............. . (9) Nama Penilai : .. ....... ..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 10: Etos kerja...... ...... .... .... . (10) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan (23) (24) 123 ...... . .. . ... ...... . . ....... .... .... .. . .. . tanggung jawab yang tinggi. .. . .. ...... ... . . ..... . . .. . . ............. ..... .. .. ... .... .. .. ... ... ..... .. .....

75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) 0 Terpenuhi sebagian 1 Terpenuhi seluruhnya 2 0 1 2 0 1 2 2 0 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 124 . Guru meminta ijin dan memberitahu lebih awal. Guru menyelesaikan semua tugas administratif dan non‐pembelajaran dengan tepat waktu sesuai standar yang ditetapkan. 6. guru mengaktifkan siswa dengan melakukan hal‐hal produktif terkait dengan mata pelajaran. Total skor untuk kompetensi 10 Skor maksimum kompetensi 10 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 16) × 100% Nilai untuk kompetensi 10 (0%<X≤25%=1.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinera Guru Kompetensi 10 Etos kerja.25%<X≤50%=2. Guru mengawali dan mengakhiri pembelajaran dengan tepat waktu. 8. 7. Jika guru harus meninggalkan kelas. tanggung jawab yang tinggi. dan rasa bangga menjadi guru Skor Indikator 1. Guru memberikan kontribusi terhadap pengembangan sekolah dan mempunyai prestasi yang berdampak positif terhadap nama baik sekolah. 3. dan meminta guru piket atau guru lain untuk mengawasi kelas. Guru memenuhi jam mengajar dan dapat melakukan semua kegiatan lain di luar jam mengajar berdasarkan ijin dan persetujuan pengelola sekolah. 2. dengan memberikan alasan dan bukti yang sah jika tidak menghadiri kegiatan yang telah direncanakan. 5. Guru memanfaatkan waktu luang selain mengajar untuk kegiatan yang produktif terkait dengan tugasnya. termasuk proses pembelajaran di kelas. Guru merasa bangga dengan profesinya sebagai guru. 50% < X≤ 75% = 3. 4.

Guru memperlakukan semua peserta didik secara adil. serta tidak diskriminatif Indikator 1. tanpa memperdulikan faktor teman sejawat (bersifat inklusif). Guru sering berinteraksi dengan peserta didik dan tidak membatasi perhatiannya hanya pada kelompok tertentu (misalnya: peserta didik yang pandai. berasal dari daerah yang sama dengan guru). Total skor untuk kompetensi 11 Skor maksimum kompetensi 11= jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 11 (0%<X≤25%=1. memberikan perhatian dan bantuan sesuai kebutuhan 2. 50% < X≤ 75% = 3. serta berkontribusi personal. kaya. positif terhadap semua diskusi formal dan informal terkait dengan pekerjaannya. masing Guru menjaga hubungan baik dan peduli dengan ‐masing. Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) 0 Skor Terpenuh Seluruhnya i Terpenuhi sebagian 2 1 0 1 2 (23) (24) 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 11 Bersikap inklusif. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 125 .25%<X≤50%=2. bertindak objektif.

Guru memperhatikan sekolah sebagai bagian dari masyarakat.. . . ..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 12: Komunikasi dengan sesama guru... 50% < X≤ 75% = 3. orang tua peserta didik.... dan masyarakat Skor Indikator 1. . 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Seluruhnya terpenuhi 2 0 1 0 1 2 0 1 2 (27) (28) (29) (30) 6 126 . ...... . tenaga pendidikan.. ..... ... ... ... . . . . . dan potensi peserta didik kepada orang tuanya. ......... ... .. 3.... Guru ikut berperan aktif dalam kegiatan di luar pembelajaran yang diselenggarakan oleh sekolah dan masyarakat dan dapat memberikan bukti keikutsertaannya... .. . ... 2.. .. . . . ..... .. ..... Total skor untuk kompetensi 12 Skor maksimum kompetensi 12 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 12 (0%<X≤25%=1.. ... (10) Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (23) (24) Kompetensi 12: Komunikasi dengan sesama guru...... Guru menyampaikan informasi tentang kemajuan. . . .. ......... .. .. . .... ... ... baik dalam pertemuan formal maupun tidak formal antara guru dan orang tua.. ..... . .. .... .. .. .... ...... kesulitan.. . .. ..... . .. . .. ... orang tua peserta didik.... .. .... . .. (9) Nama Penilai : .25%<X≤50%=2. berkomunikasi dengan masyarakat sekitar.. . . .. serta berperan dalam kegiatan sosial di masyarakat... .. ...... . .. ... dan dapat menunjukkan buktinya... . teman sejawat... ... ..... . ....... dan masyarakat Nama Guru : . ... ........ tenaga pendidikan. ..... . ... . ... . .....

mutakhir. 3. melakukan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. untuk mengidentifikasi materi 0 1 2 pembelajaran yang dianggap sulit. 2.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Penilaian untuk Kompetensi 13: Penguasaan materi struktur konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu Skor Tidak Terpenuh Indikator Terpenuhi bukti ada sebagian i seluruhnya (Tidak terpenuhi 1. Guru melakukan pemetaan standar kompetensi ) dan kompetensi dasar untuk mata pelajaran yang diampunya. Guru menyusun materi. 50% < X≤ 75% = 3. Guru menyertakan informasi yang tepat dan 0 1 2 mutakhir di dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Total skor untuk kompetensi 13 Skor maksimum kompetensi 13 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 13 (0%<X≤25%=1. perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang berisi informasi 0 1 2 yang tepat.25%<X≤50%=2. 75% < X≤ 100% = 4) 127 . dan memperkirakan alokasi waktu yang diperlukan. dan yang membantu peserta didik untuk memahami konsep materi pembelajaran.

konferensi). 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 14 : Mengembangkan keprofesian melalui tindakan reflektif Skor Indikator 1. catatan masukan dari kolega atau hasil penilaian proses pembelajaran sebagai bukti yang menggambarkan kinerjanya. 6. dan aktif dalam melaksanakan PKB. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 0 1 1 2 2 128 . Guru dapat memanfaatkan TIK dalam berkomunikasi dan pelaksanaan PKB. dan didukung dengan contoh pengalaman diri sendiri. mengembangkan karya inovasi. 5. Guru melakukan penelitian. penilaian pembelajaran dan tindak lanjutnya. Guru memanfaatkan bukti gambaran kinerjanya untuk mengembangkan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran selanjutnya dalam program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). 2.25%<X≤50%=2. 50% < X≤ 75% = 3. 4. Guru dapat mengaplikasikan pengalaman PKB dalam perencanaan. Total skor untuk kompetensi 14 Skor maksimum kompetensi 14 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 12) × 100% Nilai untuk kompetensi 14 (0%<X≤25%=1. Guru melakukan evaluasi diri secara spesifik. mengikuti kegiatan ilmiah (misalnya seminar. lengkap. Guru memiliki jurnal pembelajaran. pelaksanaan.

Sistematika Pelaporan Pengembangan Diri JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI A.  Tindak lanjut yang akan atau telah dilaksanakan berkaitan dengan pengembangan diri berdasarkan hasil dari pengembangan keprofesian berkelanjutan. 129 .Lampiran 14. Penutup Lampiran-lampiran :  Fotocopy sertifikat/surat keterangan  Surat penugasan  Dan lain-lain. penyelenggaraan kegiatan  Tujuan mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan. C. Bagian Isi  Uraian rinci dari tujuan pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB)  Pernyataan isi materi yang disajikan dalam kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan serta uraian kesesuaian dengan peningkatan keprofesiannya.  Dampak terhadap pengalaman pengembangan keprofesian berkelanjutan terhadap diri sendiri dalam peningkatan mutu pengembangan keprofesian berkelanjutan dan riwayatnya. lama penyelenggaraan pengembangan keprofesian berkelanjutan  Penyelenggaraan pengembangan keprofesian berkelanjutan B. Bagian Pendahuluan  Latar Belakang mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan  Keterangan waktu pelaksanaan.

Latar Belakang dan Identifikasi Masalah B.Lampiran 15 Sistematika Penulisan Karya Tulis Ilmiah JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN A. observasi partisipatoris dan lain-lain. Tujuan BAB II LANDASAN TEORI/TINJAUAN PUSTAKA BAB III METODOLOGI PENELITIAN (BILA MELAKUKAN PENELITIAN) BAB IV PEMBAHASAN BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Lampiran-Lampiran Catatan : Sistematika tersebut merupakan alternatif yang dapat digunakan. Penyesuaian dapat dibuat menurut jenis-jenis penelitian misalnya : penelitian pengembangan. 130 . penelitian tindakan. Rumusan Masalah C.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful