Anda di halaman 1dari 4

HASIL DAN PEMBAHASAN

KEFIR
Kandungan gizi Kefir sama dengan gizi bahan susu. Kefir kaya akan Kalsium, Asam Amino, Magnesium, berbagai Vitamin B, Vitamin K, Zinc, dan Asam Folat. Manfaat meminum Kefir secara konsisten selain dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit juga dapat merangsang pembentukan sistem imun atau kekebalan tubuh.

1. Potasium, yang menggerakkan dinding pembuluh darah agar tetap stabil, menghindarkan dari penyakit darah tinggi dan jantung. 2. Zatbesi, mempertahankan kulit tetap bersinar. 3. Tyrosine, mendorong hormon kegembiraan dan membuat tidur lebih nyenyak. 4. Kalsium, menguatkan tulang. 5. Magnesium, menguatkan jantungdan sistem saraf sehingga tidak mudah lelah. 6. Yodium, meningkatkan kerja otak besar. 7. Seng, menyembuhkan luka dengan cepat. 8. Vitamin B2, meningkatkan ketajaman penglihatan. "Bakteri Asam Laktat dalam Kefir bisa menjadi sumber probiotik, sebagai probiotik dia bermanfaat menekan populasi Bakteri Patogen di dalam saluran pencernaan". Beberapa bakteri baik yang terkandung di dalam Biji Kefir, antara lain adalah: Lactobacillus Acidophillus, Lb. Kefiri, Lb. Kefirgranum, Lb. Parakefir, Lb. Delbrueckii-subsp. Bulgaricus, Lb. Fructivorans, Lb. Kefiranofaciens, danLactococci. Bakteri-bakteri tersebut merupakan bakteri yang sangat berguna untuk menjaga kesehatan tubuh manusia. Kefir tidaksama dengan Yoghurt atau susu yang diasamkan, baik dari proses pembuatannya, bahan, warna, rasa, serta kandungan. Sebab Kefir mengandung lebih banyak bakteri yang menguntungkan.

KANDUNGAN MIKROBA KEFIR SUSU

LACTOBACILLI

YEASTS Dekkeraanomala t/ Brettanomycesanomalus a Kluyveromycesmarxianus t/ Candida kefyr a# Pichiafermentans t/ C. firmetaria a Yarrowialipolytica t/ C. lipolytica a Debaryomyceshansenii t/ C. famata a# Deb. [Schwanniomyces] occidentalis Issatchenkiaorientalis t/ C. krusei a Galactomycesgeotrichum t/ Geotrichumcandidum a C. friedrichii C. rancens C. tenuis C. humilis C. inconspicua C. maris Cryptococcus humicolus Kluyveromyceslactis var. lactis # Kluyv. bulgaricus Kluyv. lodderae Saccharomyces cerevisiae # Sacc. subsp. torulopsisholmii Sacc. pastorianus Sacc. humaticus Sacc. unisporus Sacc. exiguus Sacc. turicensis sp. nov Torulasporadelbrueckii t * Zygosaccharomycesrouxii

Lactobacillus acidophilus Lb. brevis [Possibly now Lb. kefiri] Lb. casei subsp. casei Lb. casei subsp. rhamnosus Lb. paracasei subsp. paracasei Lb. fermentum Lb. cellobiosus Lb. delbrueckii subsp. bulgaricus Lb. delbrueckii subsp. lactis Lb. fructivorans Lb. helveticus subsp. lactis Lb. hilgardii Lb. helveticus Lb. kefiri Lb. kefiranofaciens subsp. kefirgranum Lb. kefiranofaciens subsp. kefiranofaciens Lb. parakefiri Lb. plantarum

ACETOBACTER STREPTOCOCCI / LACTOCOCCI Streptococcus thermophilus St. paracitrovorus ^ Lactococcuslactis subsp. lactis Lc. lactis subsp. lactisbiovar. diacetylactis Lc. lactis subsp. cremoris Enterococcus durans Leuconostocmesenteroides subsp. cremoris Leuc. mesenteroides subsp. mesenteroides Leuc. dextranicum ^ Acetobacteraceti Acetobacterrasens _____________________________________ Legend t Teleomorph. Sexual reproductive stage. Yeast form pseudomycelium as in Flowers of Kefir. aAnamorph. Asexual reproductive stage. Reproduce by budding or forming spores or cell splitting [fission]. # Can utilize lactose or lactate. ^ Aroma forming. subsp. Sub specie type. sp. Specie type. sp. nov. New strain or new specie strain type. biovar. Biological variation strain type. var. Variety type.

Units Count of Microbes in Gram Stained Kefir Grains Bacilli [single cells, pair, chains] Streptococci [pair, chains] Yeast [single cells]

The Means Range Bacilli 66, 62-69% Streptococci 16, 11- 12% Yeast 18, 16- 20% [11]

Microbial Composition of Kefir at End of Fermentation [colony forming units/ml] ** Lactococci Leuconostocs Lactobacilli Yeast Acetobacter : 1,000,000,000 : 100,000,000 : 5,000,000 : 1,000,000 : 100,000

ENZIM
Penelitian bertahun - tahun membuktikan bahwa penggunaan enzim amiloglucosidase dan glucoseoxidase dapat memperbaiki fungsi dan kualitas air ludah, sehingga air ludah dapat aktif kembali dalam mengontrol pertumbuhan bakteri dalam mulut, sehingga mampu mencegah penyakit gigi dan mulut. Penambahan lisozim, laktoferrin dan

laktoperoxidase bertujuan untuk memperkuat fungsi daya tangkal terhadap mikro organisme. Colostrum adalah air susu pertama yang dihasilkan selama 24-36 jam pertama setelah melahirkan. Mengandung berbagai macam protein dan immunoglobulin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan colostrum dalam pasta gigi enzim terbukti mampu bersinergi dengan zat aktif yang lain. Penambahan colostrum (sapi) bertujuan untuk memperkuat anti bakteri dan fungsi pertahanan (protective function) dari air ludah. Colostrum juga dapat memberikan kelembaban (moisturizer) pada mulut kering (dry mouth).