Anda di halaman 1dari 33

TEORI KUANTUM RADIASI

By : Kadek Subagiada, S.Si., M.Si.

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MULAWARMAN SAMARINDA

Introduction

Partikel

Gelombang

Elektron Proton Neutron

Radiasi elektromagnetik Cahaya Sinar-X

Sinar Gamma

Dalam Fisika Modern, ditunjukkan bahwa terdapat sifat dualisme dari partikel dan gelombang, yakni :

* untuk suatu keadaan tertentu partikelpartikel dapat berkelakuan seperti gelombang-gelombang,


* sedangkan dalam keadaan tertentu lainnya gelombang-gelombang dapat berkelakuan seperti partikel-partikel.

Eksperimen-eksperimen dan teori yang menunjang teori gelombang dari Huygen adalah :

Eksperimen Young yang menunjukkan gejala difraksi dan interferensi hanya dapat diterangkan dengan teori gelombang.
Persamaan-persamaan Maxwell tentang medan elektromagnetik.

Percobaan Hertz yang membuktikan bahwa energi elektromagnetik (yang meliputi cahaya) mengalir secara kontinu dan terdiri dari gelombang-gelombang.

Teori Partikel dari Newton


Spektrum radiasi dari benda hitam Spektrum-spektrum dari Sinar-x

Efek Photolistrik

Hamburan Compton

Spektrum-spektrum Optika

Teori Kuantum Radiasi


Kuantitas dari Radiasi Semua atom terdiri dari kelipatan dari elektron, proton dan neutron. Semua elektron mempunyai massa yang sama, demikian juga semua proton dan neutron masingmasing mempunyai massa yang sama. Muatan dari suatu atom merupakan kelipatan bulat dari muatan suatu elektron yang disebut muatan elementer, sehingga dapat ditulis, , dimana n = 1, 2, 3, ....

Berdasarkan Teori Klasik - Rentang energinya kontinu dari 0 dan Emax.


E

Berdasarkan teori kuantum dari Planck maka : 1. Sistem tersebut hanya mungkin berada pada salah satu keadaan (state) dari energi yang diskrit, yang disebut keadaan-keadaan kuantum (quantum states). 2. Sistem yang berosilasi dapat memancarkan dan menyerap energi sebesar h f, yang disebut foton. 3. Bila energi yang dipancarkan atau diserap sebesar hf, maka radiasi itu

E (hf)

5 hf 4 hf 3 hf 2 hf 1 hf hf hf hf = Menyerap hf hf = Memancarkan

Sifat-sifat Foton
a. Jumlah/besar energi (E)

Teori Kuantum :

Mekanika Kuantum :
dimana n = 0, 1, 2, 3 ... Bilangan bulat positif atau nol.

Batas minimum dari energi foton :

b.

Energi dari foton tidak bergantung pada intensitas

Energi dari suatu foton ditentukan oleh frekuensi radiasi yaitu : Menurut mekanika kuantum bahwa intensitas sekedar memberikan jumlah total dari fotonfoton dalam sinar.

c. Massa dan momentum dari suatu foton

Bila sifat radiasi dari foton berlaku untuk semua spektrum elektromagnetik, maka foton-foton itu harus bergerak dengan kecepatan :

Menurut teori relativitas khusus bila suatu partikel mempunyai massa diam mo bergerak dengan kecepatan v, maka massanya adalah :

untuk foton v = c, maka:

Dari Teori Relativitas khusus, suatu foton yang massanya m akan mempunyai energi sebesar :

Sedangkan menurut Planck :

Sehingga,

Menurut Teori Relativitas khusus,

Gelombang Berkelakuan sebagai Partikel

Efek Fotolistrik

Bila sinar atau radiasi elektromagnetik dengan suatu frekuensi tertentu mengenai suatu permukaan logam, maka elektron-elektron akan dikeluarkan dari permukaan logam itu yang disebut fotoelektron dan gejala fisikanya disebut efek fotolistrik.

Percobaan Efek Fotolistrik

Terjadinya Efek Fotolistrik

Jika Sinar monokromatik dengan suatu frekuensi tertentu f yang masuk melaui celah (c) yang disebut jendela Quartz jatuh pada lempeng A. Bila sinar monokromatik mempunyai energi yang cukup (E = hf), maka fotoelektron akan dikeluarkan dari permukaan A, fotoelektron akan ditarik oleh Kolektor K yang mempunyai potensial positif sebesar V terhadap A. Sehingga pada Galvanometer akan terukur arus sebesar ip.

Bila suatu foton menumbuk suatu permukaan dari logam, maka foton tersebut diserap dan energinya digunakan untuk : 1. Membebaskan electron dari ikatan logam dan mengeluarkan dari permukaan logam. Energi tersebut disebut Fungsi Usaha Fotolistrik (Photoelectrik Work Function). 2. Dimiliki oleh fotoelektron sebagai energi kinetis, yaitu : Sehingga ,

(persamaan fotolistrik dari Einstein).

Energi minimal dari foton yang cukup untuk mengeluarkan electron dari logam adalah :

Yaitu : frekuensi minimum yang dapat menyebabkan pemancaran dari fotoelektron.

Sehingga energi fotoelektron yang dipancarkan mempunyai kecepatan tertentu :

Spektrum Sinar-X
Sinar-X

merupakan gelb. Elektromagnetik yang dipancarkan oleh perpindahan elektron dari kulit luar ke kulit yang lebih dalam, akibat tumbukan tak lenting sempurna antara elektron dengan target (logam Anoda) dalam tabung sinar-X.

Sinar-X Karakteristik
.
Sinar-X

+
K L M N

Sinar-X Bremsstrahlung
.

Dalam

sebuah tabung vakum dari sinar-x terdapat Katoda K dan Anoda T. Electron-elektron dipancarkan dari K yang dipanasi oleh filament F dan dipercepat menuju T oleh suatu potensial V, maka energi kinetik dari electron yang menumbuk T adalah :

E k eV

Dalam tumbukan electron-elektron kehilangan 98% dari energi mereka yang dipakai untuk menghasilkan panas. Kurang lebih hanya 2% dari energi itu digunakan untuk menghasilkan sinar-x. Sinar-x dipancarkan ke semua arah dengan suatu daerah frekuensi yang kontinu sampai suatu harga maksimum fmax. Untuk berbagai target relasi sebagai berikut : f mdipenuhi ax

kons tan

Andaikan electron yang menumbuk E k kinetiknya eV kehilangan seluruh energi dalam suatu tumbukan tunggal dan dihasilkan suatu foton dengan energi hfmax, sehingga :

eV hf m ax

dimana e dan h adalah konstanta sehingga f m ax e : kons tan V h

mengingat c f atau

c min f max

maka diperoleh : c

m in

e V h
c h eV

m in

dengan h = 6,625 x 10-34 J.dt c = 3 x 108 m/dt e = 1,602 x 10-19 C

EFEK COMPTON

EFEK COMPTON
Melalui

eksperimen hamburan sinar x oleh materi, Compton mengamati ternyata bahwa panjang gelombang sinar x yang terhambur berbeda dengan panjang gelombang sebelum terhambur. panjang gelombang tersebut tergantung pada sudut

Perubahan

Dengan mengingat hukum kekekalan energi dan hukum kekekalan momentum dapat ditunjukkan bahwa:
h 1 Cos m0 c
'

dimana : = Panjang gelombang dari foton yang terhambur


= Panjang gelombang dari foton yang datang

= Sudut hamburan h = 6,625 x 10-34 J. detik m0 = 9,11 x 108 Kg = massa diam dari electron