Anda di halaman 1dari 14

Departemen Teknik Industri

DYNAMIC SYSTEMS
Lecture-08

Departemen Teknik Industri

SISTEM DINAMIK
Sistem Statik:
Keputusan tunggal pada saat tertentu Masa yad dikatakan stasioner Setiap keputusan identik Serangkaian keputusan selama selang waktu tertentu Masa yad tidak stasioner tapi dinamik Setiap keputusan berhubungan dgn status sistem yang berbeda (tidak identik)

Sistem Dinamik:

Departemen Teknik Industri

SISTEM DINAMIK
Jika elemen waktu dipertimbangkan
berapa lama ke masa depan kita harus lakukan studi? (Horison perencanaan)

dalam proses keputusan, pertanyaannya adalah:

Untuk situasi dinamik

pemilihan horison perencanaan menjadi sangat penting Keputusan terbaik dapat dipengaruhi oleh panjang horison.

Departemen Teknik Industri

Horison Perncanaan (HP)


HP dapat dinyatakan dalam jumlah
minggu, bulan, atau tahun HP untuk proses musiman
Berapa panjang yang tepat untuk HP? HP dapat mempengaruhi input sistem N periode untuk memperoleh solusi optimal Keputusan diterapkan dan pengaruhnya dicatat Pada periode berikutnya masalah dianalisa kembali untuk N periode ke depan

HP bergerak

Departemen Teknik Industri

Pemrograman Dinamik (PD)


PD
adalah suatu teknik optimasi untuk memecahkan masalah yang membutuhkan serangkaian keputusan yang berurutan dan saling berhubungan, di mana setiap keputusan mempengaruhi keputusan-keputusan selanjutnya. PD memberikan suatu prosedur yang sistematik untuk mendapatkan kombinasi keputusankeputusan yang mengoptimalkan solusi keseluruhan [Dreyfus and Law, 1978].

Departemen Teknik Industri

Tahap 4

Tahap 3

Tahap 2

Tahap 1 11 3 7 1 12 2 2

6 4

2 2

1 A 1 0

3 5 5

5 13

2 9 4 6 2 10

3 4

3 14 6

5 15 P

Departemen Teknik Industri

Melibatkan perumusan 3 fungsi

Pemodelan Masalah ke dalam Formulasi PD


berikut ini:

Fungsi nilai optimal (fungsi tujuan) Fungsi hubungan rekursif (recursive relationship) Kondisi batas (boundary condition)

Departemen Teknik Industri

Fungsi Tujuan
Fungsi tujuan untuk masalah rute terpendek diberikan oleh keadaan
f n i

: ongkos minimum jika kita berada pada kota i dan terdapat n keputusan yang harus diambil

tahap

Departemen Teknik Industri

Fungsi Hubungan Rekursif


Untuk masalah rute terpendek, fungsi rekursif diberikan oleh
f n i min cij f n1 j j Di

(1)

cij merupakan ongkos dari kota i ke kota j dan D(i) adalah suatu

kumpulan dari semua keputusan yang bisa diambil jika kita berada pada kota i.

Departemen Teknik Industri

Kondisi Batas
Menjelaskan
kondisi atau nilai dari fungsi tujuan pada destinasi akhir. Contoh: fn=4(i=P)=0 n=4 dan i=P adalah destinasi akhir Nilainya sama dengan nol (bisa juga tidak sama dengan nol)

Departemen Teknik Industri

Dengan pendekatan mundur, proses

Pencarian Solusi:[Pendekatan Mundur]

pencarian solusi dimulai dari kondisi batas Kemudian dengan menggunakan fungsi rekursif, solusi untuk setiap tahap berikunya dapat diperoleh Akhirnya sampai pada tahap nol.

Departemen Teknik Industri

Karakteristik Masalah Programa Dinamik


Masalah dapat dibagi dalam tahap-tahap (sub
masalah yang lebih kecil) dan pengambilan keputusan diperlukan pada setiap tahap. Setiap tahap memiliki sejumlah keadaan (state) yang berhubungan dengan tahap tersebut. Prosedur pencarian solusi dirancang untuk memperoleh solusi optimal untuk keseluruhan masalah

Departemen Teknik Industri

Karakteristik Masalah Programa Dinamik


Terdapat hubungan

rekursif yang menyatakan keputusan optimal untuk tahap n jika diberikan optimal untuk n + 1. Bentuk atau formula matematik dari hubungan rekursif berbeda untuk masalah programa dinamik yang berlainan. Prosedur pencarian solusi mulai dengan menentukan keputusan optimal pada tahap terakhir (atau kondisi batas) Dengan menggunakan hubungan rekursif ini, prosedur pencarian jawab bergerak mundur tahap demi tahap.

Departemen Teknik Industri

f n i
keputusan yang tersisa = keputusan optimal dari keadaan yang dihasilkan oleh keputusan pada keadaan i keputusan awal

Keadaan

j Keadaan yang dihasilkan dari keputusan pada keadaan i

cij
Tahap n Tahap n + 1

f n 1 j
Tahap N