Anda di halaman 1dari 46

HIPEREMESIS GRAVIDARUM

Mariska Anggraini 11-2011-204

Identitas pasien
Nomor RM : 199478 Masuk RS : 29 September 2012, Pukul 17.15 WIB Nama : Ny. S G I P 0 A 0 Hamil 8 minggu Jenis kelamin : Perempuan Umur : 25 tahun Agama : Islam Status : Sudah menikah Pendidikan : SMP Pekerjaan: Buruh PT Djarum Alamat : Jojo Mejobo Kudus

Identitas Suami
Nama Suami : Tn. S Pekerjaan : Swasta Alamat : Jojo Mejobo Kudus

Anamnesis
Diambil dari : Autoanamnesis; Tanggal : 29 September Jam: 19:00 WIB. Keluhan Utama : Mual muntah hebat sejak 2 hari SMRS

Riwayat Penyakit sekarang


4 minggu SMRS, OS merasa dirinya tidak enak badan dan mual muntah berisi air sebanyak 3x sehari sebanyak gelas aqua. Lalu OS memeriksakan diri ke bidan dan ternyata OS dinyatakan hamil. 2 hari SMRS, muntah semakin hebat kadang berisi air kadang berisi makanan kurang lebih 6x dan banyaknya sekitar gelas aqua. Semakin hari OS merasa makin lemas dan memutuskan untuk berobat ke RS. OS mengatakan sering mengalami dispepsia. Riwayat makan makanan kotor disangkal. Riwayat hepatitis dan penyakit ginjal juga disangkal

Riwayat Penyakit dahulu


Penyakit terdahulu : Pasien tidak pernah mengalami penyakit berat. Trauma terdahulu : pasien tidak pernah mengalami trauma berat Operasi : Pasien tidak pernah dioperasi sebelumnya. Sistem syaraf : riwayat stroke tidak ada. Sistem kardiovaskular : tidak terdapat riwayat hipertensi dan penyakit jantung. Sistem gastrointestinal : dispepsia. Sistem urinarius : tidak ada. Sistem genitalis : tidak ada. Sistem musculoskeletal : tidak ada.

Riwayat penyakit keluarga


Tidak ada kelainan pada persalinan dalam keluarga

Riwayat perkawinan
Kawin: 1 kali kawin umur: 25 tahun lama perkawinan: 7 bulan

Riwayat Haid
Haid terakhir : 01 Agustus 2012 Menarche : 12 tahun Siklus : 28 hari Lama Haid : 7 hari, setiap kali haid harus mengganti pembalut hingga 2-3 kali Teratur / tidak Nyeri / tidak nyeri Taksiran Partus : 08 Mei 2013

Riwayat kehamilan
Kehamilan pertama Abortus : 0 kali Lain-lain : -

Riwayat Kontrasepsi
Tidak memakai KB

Pemeriksaan Umum
Tinggi badan: 153 cm Berat badan : Tekanan darah : 110/70 mmHg Nadi : 85 x/menit, teratur, kuat Suhu : 37,8o C Pemapasan : 16x/menit, thoraco-abdominal Keadaan gizi : Cukup Kesadaran : Compos mentis Sianosis : Tidak ada Edema umum : Tidak ada Habitus : Atletikus Cara berjalan: Normal Mobilisasi (Aktif / Pasif): Aktif Mata : Konjungtiva anemis (-), Sklera ikterik (-)

Aspek Kejiwaan
Tingkah laku : Wajar Alam perasaan : Cemas Proses pikir : Wajar

Pemeriksaan kulit
Warna : Sawo matang Effloresensi : terdapat makula-makula hiperpigmentasi yang dirasakan gatal Jaringan parut : Tidak ada Pigmentasi : Striae gravidarum (+), linea nigra (-) Pertumbuhan rambut : Lebat Pembuluh darah : Tidak tampak Suhu raba : Lembab Keringat : Setempat Turgor : Baik Ikterus : Tidak ada Lapisan lemak : Tipis Edema : Tidak ada Lain-lain : -

Kelenjar Getah bening


Submandibula : Tidak teraba Leher : Tidak teraba Supraklavikula : Tidak teraba Ketiak : Tidak teraba Lipat paha : Tidak teraba

Dada
Bentuk : simetris baik statis maupun dinamis, tidak tampak scar, kulit sawo matang, sela iga tidak tampak Pembuluh darah : tidak tampak Buah dada : membesar, puting susu menonjol keluar, areola mammae melebar

Paru-paru : - Inspeksi : kiri dan kanan paru simetris - Palpasi : tidak teraba benjolan, sela iga normal, tidak ada retraksi. - Perkusi : sonor pada semua lapang paru - Auskultasi : suara napas vesikuler, ronki -/-, wheezing -/ Jantung : - Inspeksi : tidak terlihat ictus cordis, tidak ada lesi kulit atau bekas operasi. - Palpasi : iktus cordis tidak teraba, tidak ada massa. - Perkusi : redup. - Auskultasi : Bunyi jantung I-II regular, murmur (-), gallop ()

Abdomen
Inspeksi : Bentuk membesar, striae gravidarum (+), linea nigra (+), makula hiperpigmentasi yang terasa gatal Palpasi : TFU: 2 jari diatas symphisis pubis

Genitalia Inspeksi : Tidak ada kelainan Pemeriksaan Dalam Vagina : Tidak dilakukan

Tungkai dan Kaki


Luka : tidak ada Varises : tidak ada Edema : tidak ada Lain-lain : terdapat makula hiperpigmentasi di tungkai

Resume
Anamnesis : Seorang wanita berumur 25 tahun datang ke UGD RS. Mardi Rahayu dengan keluhan mual muntah yang telah berlangsung 2 hari SMRS. 4 minggu SMRS, OS sudah merasakan mual muntah tersebut akan tetapi OS merasa itu tanda-tanda kehamilan. Mual muntah semakin lam semakin memberat. Hingga akhirnya OS memeriksakan diri ke RS. mengatakan sering mengalami dispepsia. Riwayat makan makanan kotor disangkal. Riwayat hepatitis dan penyakit ginjal juga disangkal Tekanan darah : 110/70 mmHg Nadi : 85 x/menit, teratur, kuat Suhu : 37,8o C Pemapasan : 16x/menit, thoraco-abdominal Palpasi : TFU: 2 jari diatas symphisis pubis Pemeriksaan Penunjang : Laboratorium menunggu hasil USG menunggu hasil

DIAGNOSIS KERJA GI P0 A0, 25 tahun gravida hamil 8 minggu dengan hiperemesis gravidarum ANJURAN PEMERIKSAAN Periksa laboratorium : USG, plano test, darah rutin, elektrolit

Non Medika Mentosa : Pengawasan 10 Beri pasien suasana nyaman Cek Hemoglobin, hematokrit, trombosit, leukosit Diet rendah lemak Hindari makanan yang merangsang lambung Medikamentosa : IVFD RL 20 tpm Sukralfat 3x 1 C Ondansentron 3x1 tablet

PROGNOSIS
Power : ad bonam Passage : ad bonam Passanger : ad bonam

FOLOW UP TGL 30 SEPTEMBER


S : muntah berkurang, 2x hari O : KU : baik TD : 120/80 mmHg, N : 80 x/ menit, RR : 20x/ menit, Suhu : 360C Cor: BJ I, II reguler murmur(-) gallop(-) Pulmo: SN vesikuler, Rh-/-, wh-/Abdomen: supel, nyeri tekan(-), BU (+) normal TFU: 2 jari diatas symphisi pubis Ppv (-) Ekstremitas : Akral hangat (+), oedem (-) A : GI P0 A0, 25 tahun gravida hamil 8 minggu dengan hiperemesis gravidarum P : ondansentron 3x1 tab Sukralfat 3x1CC Diet rendah lemak Konsul Sp.KK

Hasil pemeriksaan Laboratorium Tanggal 29 September 2012 Pukul 18.00 WIB Hematologi Hb Leukosit Eosinofil% Basofil% Neutrofil segmen% Limfosit% Monosit% MCV MCH MCHC Hematokrit Trombosit Eritrosit RDW PDW MPV LED Golongan darah/Rh Waktu perdarahan/BT Waktu pembekuan/CT

13,7 12,17 1,8 0,1 80,5 12,0 5,6 85,5 30,0 35,1 39,1 341 4,56 13,5 9,3 8,5 15/32 B/+ 2,0 5,30

g/dL ribu % % % % % mikro m3 pg g/dL % ribu juta % % mikro m3 mm/jam menit menit

11,7 15,5 3,6 11,0 1-3 0-1 50 - 70 25 - 40 2-8 80 - 100 26 - 34 32 - 36 35 - 47 150 - 440 3,8 5,2 11,5 14,5 10 - 18 6,8 - 10 0 - 20 1-3 26

Pemeriksaan USG kandungan Tanggal 30 September 2012

Pemeriksaan Usg kandungan Klinis: Hiperemesis Gravidarum = tampak vesica urinaria terdistensi maksimal = tampak uterus membesar, dengan fetus di dalamnya Sesuai dengan umur kehamilan 8 minggu, yang pada pemeriksaan doppler terdapat vaskularisasi di regio thorax FHR: 161x/ menit Kesimpulan: Janin hidup intrauterin sesuai dengan kehamilan 8 minggu

FOLLOW UP TANGGAL 1 OKTOBER


S : muntah berkurang, 2x hari O : KU : baik TD : 120/80 mmHg, N : 80 x/ menit, RR : 20x/ menit, Suhu : 360C Cor: BJ I, II reguler murmur(-) gallop(-) Pulmo: SN vesikuler, Rh-/-, wh-/ Abdomen: supel, nyeri tekan(-), BU (+) normal TFU: 2 jari diatas symphisi pubis Ppv (-) Ekstremitas : Akral hangat (+), oedem (-) A : P0 A0, 25 tahun gravida hamil 8 minggu dengan hiperemesis gravidarum P : Terapi lanjutkan

FOLLOW UP TANGGAL 2 OKTOBER


S : pusing, gemetar O : KU : baik TD : 120/80 mmHg, N : 80 x/ menit, RR : 20x/ menit, Suhu : 360C Cor: BJ I, II reguler murmur(-) gallop(-) Pulmo: SN vesikuler, Rh-/-, wh-/ Abdomen: supel, nyeri tekan(-), BU (+) normal TFU: 2 jari diatas symphisi pubis Ppv (-) Ekstremitas : Akral hangat (+), oedem (-) A : P0 A0, 25 tahun gravida hamil 8 minggu dengan hiperemesis gravidarum P : Terapi lanjutkan

FOLLOW UP TANGGAL 2 OKTOBER


: muntah(-) : KU : baik TD : 100/80 mmHg, N : 80 x/ menit, RR : 20x/ menit, Suhu : 360C Cor: BJ I, II reguler murmur(-) gallop(-) Pulmo: SN vesikuler, Rh-/-, wh-/Abdomen: supel, nyeri tekan(-), BU (+) normal TFU: 2 jari diatas symphisi pubis Ppv (-) Ekstremitas : Akral hangat (+), oedem (-) A : P0 A0, 25 tahun gravida hamil 8 minggu dengan hiperemesis gravidarum P : Terapi lanjutkan Edukasi : Makan rendah lemak, hindari makanan yang merangsang asam lambung Pulang S O

Definisi
Hiperemesis gravidarum adalah mual dan muntah yang berlebihan pada wanita hamil sampai mengganggu pekerjaan sehari-hari karena keadaan umumnya menjadi buruk, karena terjadi dehidrasi

ETIOLOGI
Tidak diketahui pasti

Faktor predisposisi
primigravida, mola hidatidosa dan kehamilan ganda. Frekuensi yang tinggi pada mola hidatidosa dan kehamilan ganda Masuknya vili khorialis dalam sirkulasi maternal dan perubahan metabolik akibat hamil Alergi Faktor psikologik Faktor endokrin lainnya: hipertiroid, diabetes, dan lain-lain

PATOLOGI
Hati degenerasi lemak tanpa nekrosis yang terletak sentrilobuler Jantung Menjadi tampak lebih kecil daripada biasanya dan beratnya atrofi Otakbercak-bercak perdarahan pada otak dan dapat dijumpai kelainan seperti ensefalopati Wernicke GinjalTampak pucat dan degenerasi lemak dapat ditemukan pada tubuli kontorti

PATOFISIOLOGI
Estrogen, HCG??? Mual muntah butuh energi tambahan Dehidrasi pemecahan makronutrien tubuh Ketidakseimbangan elektrolit dan penumpukan metabolik toksik

Tanda dan Gejala


Hiperemesis gravidarum, menurut berat ringannya gejala dapat dibagi ke dalam 3 tingkatan: 1. Ringan Mual muntah terus-menerus yang mempengaruhi keadaan umum penderita, ibu merasa lemah, nafsu makan tidak ada, berat badan menurun dan nyeri epigastrium. Frekuensi nadi meningkat sekitar 100 kali per menit, tekanan darah sistolik menurun, turgor kulit berkurang, lidah kering dan mata cekung

Tingkat II. Sedang Penderita tampak lebih lemah dan apatis, turgor kulit lebih mengurang lidah mengering dan tampak kotor, nadi kecil dan cepat, suhu kadang-kadang naik dan mata sedikit ikteris. Berat badan turun dan mata cekung, tensi turun, hemokonsentrasi, oliguria dan konstipasi. Dapat pula tercium aseton dalam hawa pernapasan, karena mempunyai aroma yang khas dan dapat pula ditemukan dalam kencing

Tingkat III. Berat Keadaan umum lebih parah, muntah berhenti, kesadaran menurun dari somnolen sampai koma, nadi kecil dan cepat, suhu meningkat dan tensi menurun.1,2,3 Komplikasi fatal terjadi pada susunan saraf yang dikenal sebagai ensefalopati Wernicke, dengan gejala nistagmus, diplopia dan perubahan mental.1,3 Keadaan ini adalah akibat sangat kekurangan zat makanan, termasuk vitamin B komplek. Timbulnya ikterus menunjukkan adanya payah hati.1 Literatur lain menyebutkan Wernicke encephalopathy dari defisiensi tiamin diikuti tanda-tanda dari keterlibatan sistem saraf pusat., meliputi bingung, gangguan penglihatan, ataksia, and nistagmus. Komplikasi ini ditemukan melalui pemeriksaan penunjang MRI

Kriteria Diagnosis
Sering muntah (lebih dari 10 kali per 24 jam) Tenggorokan terasa kering dan terus-menerus merasa haus Kulit menjadi keriput (dehidrasi) Berat badan mengalami penyusutan Pada keadaan yang berat dapat terjadi ikterus sampai dengan gangguan syaraf/kesadaran.

Appendicitis Biliary Disease Diabetic Ketoacidosis Esophagitis Fatty Liver Gastroenteritis Gastroesophageal Reflux Disease Hepatitis Hyperparathyroidism Hyperthyroidism Irritable Bowel Syndrome Nephrolithiasis Pancreatitis, Acute Paralytic Ileus/Bowel Obstruction Peptic Ulcer Disease Porphyria, Acute Intermittent Preeclampsi

Hindari makanan berlemak dan merangsang asam lambung Komsumsi karbohidrat tinggi

Penatalaksanaan
1. Obat-obatan: - antiemetik: metoclopromide, ondansentron - Obat dispepsia: antasida,sukralfat, PPI atau H2 blocker bila dibutuhkan - Sedativa: phenobarbital, tidak dianjurkan

2.Rawat di Rumah sakit Yang menjadi pegangan untuk memasukkan pasien ke rumah sakit sebagai berikut:
Semua yang dimakan dan diminum dimuntahkan, apalagi bila telah berlangsung lama Berat badan turun lebih dari 1/10 dari berat badan normal Dehidrasi, yang ditandai dengan turgor yang kurang dan lidah kering Adanya aseton dalam urine

3. Perbaiki faktor psikologis 4. Infus cairan pareneteral dengan elektrolit dan kalori serta kontrol urin dan periksakan urin adakah benda keton atau tidak 5. Penghentian kehamilan bila tjd: Ikterus Delirium atau koma Nadi yang naik berangsur-angsur sampai di atas 130 kali/menit Suhu meningkat di atas 38 oC Perdarahan dalam retina
Uremi, proteinuri, silinder yang merupakan tanda-tanda intoksikasi.

Prognosis
Baik bila penanganan baik Buruk bila terjadi ketoasidosis dan deplesi elektrolit