Anda di halaman 1dari 43

TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

BAB VI ANALISA

VI.1 ANALISA PENDUDUK VI.1.1 Analisa Perkembangan Jumlah Penduduk Berdasarkan data-data yang diperoleh, Daerah analisis yaitu Kawasan Perkotaan Sei Rampah yang terdiri dari 8 (delapan) desa/kelurahan, Desa Cempedak Lobang, Desa Silau Rakyat, Desa Pematang Ganjang, Desa Sei Rampah, Desa Sei Rejo, Desa Pematang Pelintah, Desa Firdaus, Desa Firdaus Estate. Jumlah penduduk di Kawasan Perkotaan Sei Rampah pada tahun 2010 sebanyak 43.376 dengan luas

wilayah keseluruhan + 5358 Ha. Berdasarkan data tersebut maka dapat dihitung proyeksi jumlah penduduk 20 tahun kedepan dengan menggunakan metode perhitungan yang ada , salah satunya yaitu metode eksponensial (bunga berganda). Adapun alasan pemilihan menggunakan metode ini yaitu karena metode ini memperhitungkan perkembangan penduduk di masa lampau yang dianggap berhubungan dengan perkembangan penduduk di masa yang akan datang, sehingga proyeksi penduduk yang diperoleh tidak berselisih tinggi dengan tahun sebelumnya dan masih rasional, dengan asumsi tingkat pertumbuhan jumlah penduduk setiap tahunnya tidak konstan, terdapat faktor faktor yang dapat mempercepat laju pertumbuhan penduduk . Adapun rumus dari metode eksponensial bunga berganda ini adalah sebagai berikut : Pt = Po(1+r)n

Keterangan : Pt = Jumlah Penduduk Pada Tahun Ke n Po = Jumlah Penduduk Pada Tahun Awal r = Tingkat Pertumbuhan Penduduk (%) n = Periode Waktu (tahun ke n)
85
JURUSAN TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

Dengan menggunakan data jumlah penduduk lima tahun terakhir ( times series ) kecamatan datuk bandar ,maka diperoleh proyeksi jumlah penduduk hingga akhir tahun perencanaan ( 2030) untuk lebih jelasnya lihat Tabel VI.1 & Grafik VI.1 Tabel VI.1 Proyeksi Perkembangan Penduduk Kawasan Perkotaan Sei Rampah Tahun 2015 - 2030
No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Desa Cempedak Lobang Silau Rakyat Pematang Ganjang Sei Rampah Sei Rejo Pematang Pelintahan Firdaus Firdaus Estate Jumlah 2015 9699 13025 6959 24032 7510 5227 22247 527 89226 Jumlah Penduduk (Jiwa) 2020 2025 19951 41039 26793 55114 14315 29446 49435 101689 15449 31778 10752 22117 45762 94133 1083 2228 183540 377544 2030 84419 113370 60570 209176 65369 45495 193635 4583 776617

Sumber : Hasil Analisa Jumlah Penduduk Terendah Jumlah Penduduk Tertinggi

Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan metode eksponensial diatas, pada akhir tahun perencanaan yaitu tahun 2030 jumlah penduduk Kawasan Perkotaan Sei Rampah sebanyak 1426927 jiwa. Dengan jumlah penduduk terbesar di akhir tahun perencanaan 2030 terdapat di Desa Sei Rampah yaitu sebanyak 384332 jiwa, dan jumlah penduduk terkecil terdapat pada Desa Firdaus Estate dengan jumlah penduduk sebanyak 8421 jiwa . VI.1.2 Analisa Kepadatan Penduduk Setelah diperoleh hasil proyeksi jumlah penduduk hingga akhir tahun perencanaan , maka dapat dihitung kepadatan penduduk pada masing masing kelurahan dengan membagi jumlah penduduk hasil proyeksi dengan luas wilayah masing masing kelurahan seperti yang terlihat pada Tabel VI.2 dan total proyeksi kepadatan penduduk ( kecamatan ) pada Gambar VI.2

86
JURUSAN TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

Tabel VI.2 Perkiraan Kepadatan Penduduk Kawasan Perkotaan Sei Rampah Tahun 2015 2030
No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Desa Cempedak Lobang Silau Rakyat Pematang Ganjang Sei Rampah Sei Rejo Pematang Pelintahan Firdaus Firdaus Estate Jumlah Luas (Ha) Kepadatan Penduduk ( Jiwa/Ha) 2015 2020 2025 2030 12 25 52 107 14 29 60 123 7 15 32 65 11 77 159 327 33 21 43 88 93 42 86 176 42 86 176 363 1 2 4 8 213 297 612 1257 Jumlah 196 226 119 574 185 397 667 15 2379

789 921 934 640 739 258 534 540 5.355

Sumber : Hasil Analisa

Kepadatan penduduk terendah

Kepadatan penduduk ter tinggi

Berdasarkan analisa perhitungan perkiraan kepadatan penduduk maka diperoleh hasil perhitungan kelurahan dengan kepadatan penduduk tertinggi terdapat di Desa Sei Rampah dengan total kepadatan di tahun 2030 mencapai 574 jiwa / Ha, dan kepadatan penduduk terendah terdapat di Desa sebesar 15 jiwa / Ha. Dengan mengacu pada rentang kepadatan penduduk pada tabel III.2 dan gambar III.2 yaitu : 1. Tingkat kepadatan penduduk rendah 2. Tingkat kepadatan penduduk sedang 3. Tingkat kepadatan penduduk tinggi 4. Tingkat kepadatan penduduk sangat padat : < 150 jiwa / Ha : 151 200 jiwa / Ha : 200 400 jiwa / Ha : >400 jiwa / Ha

Berdasarkan Standar Nasional Paramater Indonesia (parameter) rentang kepadatan penduduk diatas maka tingkat kepadatan penduduk di Kawasan Perkotaan Sei Rampah pada akhir tahun perencanaan termasuk dalam tingkat kepadatan penduduk
87
JURUSAN TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

sangat padat, karena angka kepadatan penduduk lebih besar dari 400 jiwa / Ha yaitu sebesar 2379 jiwa / Ha.

VI.2

ANALISA KEBUTUHAN FASILITAS Meningkatnya jumlah penduduk pada suatu daerah maka kebutuhan pendudukpun

akan meningkat baik itu fasilitas Perumahan, Pendidikan, Kesehatan, dan fasilitas Peribadatan. Untuk itu perlu di adakan analisa barbagai fasilitas hingga tahun 2030, untuk lebih jelasnya akan di uraikan analisa untuk setiap fasilitas. Analisa dilakukan dengan mengacu pada standar perencanaan yang berlaku di Indonesia . Setelah dilakukan tahap analisa kebutuhan fasilitas sesuai dengan standar perencanaan kota, maka dapat ditentukan kebutuhan jumlah dan luas pengembangan fasilitas. Fasilitas perkotaan yang disediakan disesuaikan dengan skala pelayanan dan pertimbangan efisiensi dan efektifitas lingkup pelayanan dalam penempatannya. Penyediaan fasilitas kota ini dimaksudkan supaya penduduk terpenuhi kebutuhan akan fasilitas kota, baik yang berupa fasilitas sosial maupun fasilitas ekonomi. Secara umum fasilitas-fasilitas sosial-ekonomi yang direncanakan di wilayah perencanaan meliputi : Fasilitas Perumahan, Fasilitas Peribadatan Fasilitas Pendidikan Fasilitas Kesehatan Fasilitas Perdagangan dan Jasa Fasilitas Sosial Fasilitas Olah Raga dan Rekreasi Fasilitas Pemerintah dan Pelayanan Umum Dengan memperkirakan jumlah penduduk yang ada di Kawasan Perkotaan Sei Rampah hingga akhir tahun perencanaan dan mengacu pada standar penduduk pendukung dari setiap jenis fasilitas, maka dapat diperkirakan kebutuhan fasilitas hingga tahun perencanaan, yang diuraikan sebagai berikut :

88
JURUSAN TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

VI.2.1 Analisa Fasilitas Perumahan Adanya pertambahan penduduk setiap tahunnya mempengaruhi kebutuhan akan fasilitas perumahan. Kebutuhan akan fasilitas perumahan dapat dihitung dengan mengasumsikan bahwa satu unit rumah di huni oleh lima jiwa penduduk, Dan rumah tersebut dibagi dalam tiga tipe rumah, yaitu : tipe rumah berukuran kecil, tipe rumah berukuran sedang dan tipe rumah berukuran besar. Pengklasifikasian ketiga tipe perumahan tersebut dilakukan berdasarkan standar yang ada yaitu:

Tipe rumah berukuran kecil , luas lahannya 100 m2 Tipe rumah berukuran sedang , luas lahannya 150 m2 Tipe rumah berukuran besar ,luas lahannya 250 m2

Dengan rasio perbandingan 1 : 3 : 6 , adapun maksud dari rasio perbandingan tersebut adalah dalam setiap pembangunan 10 unit rumah terdiri dari 1 unit rumah berukuran besar , 3 unit rumah berukuran sedang , dan 6 unit rumah berukuran kecil. Dengan mengacu pada standar tersebut maka diperoleh hasil , Pada akhir tahun perencanaan diperkirakan kebutuhan akan fasilitas perumahan untuk Kawasan Perkotaan Sei Rampah sebanyak 155.323 unit rumah dengan kebutuhan luas lahan sebesar 2.019,3 Ha. Tipe rumah berukuran kecil sebanyak 46.957 unit , tipe rumah berukuran sedang sebanyak 2929 unit dan tipe rumah berukuran besar sebanyak 15.532 unit . untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada Tabel VI.3

89
JURUSAN TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

90
JURUSAN TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

Tabel VI.3 Perkiraan Kebutuhan Fasilitas Perumahan Kawasan Perkotaan Sei Rampah Tahun 2015 2030

2015 No Jenis Rumah Luas/ Unit Jumlah Penduduk Pendukung (Jiwa) 5 5 5 JP = 89226 Jiwa Jumlah (unit) 10707 5354 1786 17847 Luas Lahan (Ha) 107,07 80,31 44,65 232,03

2020 JP =183540 Jiwa Jumlah (unit) 22025 11012 3671 36708 Luas Lahan (Ha) 220,25 165,18 91,77 477,2

2025 JP = 377544 Jiwa Jumlah (unit) 45305 22653 7551 75509 Luas Lahan (Ha) 453,05 339,8 188,77 981,62

2030 JP = 776617 Jiwa Jumlah (unit) 93194 46597 15532 155323 Luas Lahan (Ha) 932 699 388,3 2019,3

(M2) 1 Kecil 100 2 Sedang 150 3 Besar 250 Jumlah Sumber: Hasil Analisa

91
JURUSAN TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

IV.2.2. Analisa Fasilitas peribadatan Fasilitas peribadatan merupakan salah satu sarana pendukung untuk umat beragama dalam menjalankan ibadah sesuai dengan agama masing masing . Kebutuhan akan fasilitas peribadatan disesuaikan dengan jumlah atau persentase jumlah pemeluk agama. Berdasarkan hasil proyeksi hingga akhir tahun perencanaan (2030), diperoleh perkiraan kebutuhan akan fasilitas peribadatan sebagai berikut : Mesjid Kelurahan, jumlah kebutuhan mesjid kelurahan hingga akhir tahun perencanaan untuk Kawasan Perkotaan Sei Rampah yaitu sebanyak 25 unit, dengan luas lahan total 9 Ha. Dilihat dari jumlah eksisting yang ada pada tahun 2010 yaitu sebanyak 33 unit , dengan demikian jumlah mesjid yang ada masih cukup untuk melayani penduduk hingga akhir tahun perencanaan dan tidak perlu di adakan penambahan jumlah mesjid untuk Kawasan Perkotaan Sei Rampah. Mushola/ langgar , standar jumlah penduduk pendukung untuk langgar/ mushola yaitu 1 mushola untuk melayani 1.000 jiwa dengan luas lahan 100 M2. Jumlah kebutuhan Mushola hingga tahun 2030 yaitu sebanyak 3106 unit dengan luas lahan 31,06 Ha. Dilihat dari jumlah eksisting yang ada pada tahun 2010 yaitu sejumlah 45 unit , sehingga perlu adanya penambahan Mushola / Langgar sebanyak 3061 unit pada akhir tahun perencanaan. Gereja Protestan, standar jumlah penduduk pendukung fasilitas peribadatan gereja protestan yaitu 1 unit gereja protestan untuk melayani 15.000 jiwa , dengan luas lahan 1.200 M2. Jumlah kebutuhan Gereja Protestan hingga tahun 2030 yaitu sebanyak 1 unit . Dilihat dari jumlah eksisting yang ada pada tahun 2010 yaitu sejumlah 11 unit , sehingga perlu adanya penambahan Gereja Protestan sebanyak 40 unit hingga akhir tahun perencanaan. Gereja Katolik, standar jumlah penduduk pendukung fasilitas peribadatan gereja protestan yaitu 1 unit gereja katolik untuk melayani 15.000 jiwa , dengan luas lahan 1.200 M2. Jumlah kebutuhan Gereja Katolik hingga tahun 2031 yaitu sebanyak 1 unit . Dilihat dari jumlah eksisting yang ada pada tahun 2010 yaitu sejumlah 3 unit , sehingga perlu adanya penambahan Gereja Katolik sebanyak 48 unit hingga akhir tahun perencanaan. Untuk lebih jelasnya mengenai proyeksi perkiraan kebutuhan fasilitas peribadatan di wilayah perencanaan sampai akhir tahun perencanaan dapat dilihat pada Tabel VI.4
92
JURUSAN TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

Tabel VI.4 Perkiraan Kebutuhan Fasilitas Peribadatan Kawasan Perkotaan Sei Rampah Tahun 2015-2030
Tahun 2015 JP = 89226 Jiwa Luas Jumlah Lahan (unit) (Ha) 2 7,2 356 3,56 5 0,6 5 0,6 1 0,2 1 0,2 370 12,36 Tahun 2020 JP =183540 Jiwa Luas Jumlah Lahan (unit) (Ha) 6 2,16 734 7,34 12 1,44 12 1,44 3 0,6 3 0,6 770 13,58 Tahun 2025 JP = 377544 Jiwa Luas Jumlah Lahan (unit) (Ha) 12 4,32 1510 15,1 25 3 25 3 7 1,4 7 1,4 1586 28,22 Tahun 2030 JP = 776617 Jiwa Luas Jumlah Lahan (unit) (Ha) 25 9 3106 31,06 51 6,12 51 6,12 15 3 15 3 3263 58,3

No

Jenis Fasilitas

Luas/Unit (M2)

Jumlah Penduduk Pendukung (jiwa) 30000 250 15000 15000 50000 50000

1 2 3 4 5 6

Mesjid Langgar / Mushola Gereja Protestan Gereja Khatolik Kuil Vihara Jumlah

3600 100 1200 1200 2000 2000

Sumber: Hasil Analisa

93
JURUSAN TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

IV.2.3 Analisa Fasilitas Pendidikan Menyediakan fasilitas pendidikan merupakan salah satu sarana penunjang sumber daya manusia diwilayah perencanaan .adapun yang termasuk kedalam fasilitas pendidikan terdiri atas : Taman Kanak-kanak, Standar jumlah penduduk pendukung fasilitas

pendididkan Taman Kanak-kanak (TK) melayani 1250 jiwa, luas lahannya 500 m2 dengan radius pencapaian tidak lebih dari 0,5 Km. Lokasinya sebaiknya tidak menyeberang jalan utama dan berada ditengah-tengah kelompok keluarga . dari hasil proyeksi hingga tahun 2030 kebutuhan taman kanak-kanak diperkirakan yaitu sebanyak 621 unit ,dengan luas lahan sekitar 31,05 Ha. Sekolah Dasar (SD), standar jumlah penduduk pendukung untuk fasilitas pendidikan SD yaitu 1 sekolah dasar untuk melayani 1.600 jiwa dengan luas lahan 1000 M2 dan radius pencapaian tidak lebih dari 1 Km . Lokasinya

sebaiknya tidak menyeberang jalan utama dan berada di tengah-tengah kelompok keluarga . Dari hasil proyeksi hingga tahun 2030 ,kebutuhan akan sekolah dasar yaitu sebanyak 485 unit,dengan luas lahan 48,5 Ha. Dilihat dari jumlah eksisting yang ada pada tahun 2010 yaitu hanya sejumlah 30 unit ,sehingga perlu adanya penambahan akan Sekolah dasar sebanyak 455 unit pada akhir tahun perencanaan. Sekolah menengah pertama (SMP), Standar jumlah penduduk pendukung fasilitas pendidikan SMP yaitu 1 SMP untuk melayani 4.800 penduduk dengan luas lahan 6.000 M2. lokasinya digabung dengan lapangan olah raga dan dapat juga digabung dengan sarana pendidikan lain , lokasinya tidak harus dipusat pusat lingkungan . Dari hasil Proyeksi hingga akhir tahun Perencanaan (tahun 2030) diperoleh perkiraan kebutuhan Sekolah Menengah Pertama Untuk Wilayah Perencanaan sebanyak 161 unit dengan luas lahan 9,66 Ha . dilihat dari jumlah eksisting yang ada pada tahun 2010 yaitu sebanyak 7 unit sehingga perlu adanya
94
JURUSAN TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

penambahan fasilitas sekolah yaitu sebanyak 154 unit pada akhir tahun perencanaan. Sekolah Menengah Umum (SMU), standar jumlah penduduk pendukung fasilitas pendidikan SMU yaitu 1 SMU untuk melayani 4.800 penduduk dengan luas lahan 6.000 M2. lokasinya digabung dengan lapangan olah raga dan dapat juga digabung dengan sarana pendidikan lain dan ditambah dengan sarana pelengkap berupa lahan parkir, lokasinya tidak harus dipusat pusat lingkungan. Dari hasil Proyeksi hingga akhir tahun Perencanaan (tahun 2030) diperoleh perkiraan kebutuhan Sekolah Menengah Umum Untuk Wilayah Perencanaan sebanyak 161 unit dengan luas lahan 9,66 Ha . dilihat dari jumlah eksisting yang ada pada tahun 2010 yaitu sebanyak 9 unit sehingga perlu adanya penambahan fasilitas sekolah yaitu sebanyak 152 unit pada akhir tahun perencanaan. Perpustakaan (SMP & SMU), Standar jumlah Penduduk Pendukung Fasilitas Pendidikan perpustakaan yaitu 1 perpustakaan untuk melayani 30.000 penduduk dengan luas lahan 6.000 M2 . lokasinya sebaiknya jauh dari pusat keramaian dan tidak terlalu jauh dari sekolah ,atau lokasinya bergabung dengan failitas sekolah yang ada . dari hasil proyeksi hingga akhir tahun perencanaan ( tahun 2030 ) diperoleh perkiraan kebutuhan perpustakaan yaitu 25 unit dengan luas lahan 15 Ha. Perguruan Tinggi, Standar jumlah Penduduk Pendukung fasilitas pendidikan perguruan tinggi yaitu 1 perguruan tinggi untuk melayani 70.000 penduduk, dengan luas lahan 6.000 M2 . dari hasil proyeksi hingga tahun 2030 diperoleh perkiraan kebutuhan akan perguruan tinggi yaitu 11 unit dengan luas lahan 6,6 Ha. Perpustakaan Perguruan Tinggi, standar jumlah penduduk pendukung untuk perpustakaan perguruan tinggi yaitu 1 perguruan tinggi untuk melayani 30.000 penduduk , dengan luas lahan 6.000 M2. Lokasinya sebaiknya dekat dengan
95
JURUSAN TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

perguruan tinggi dengan radius pencapaian tidak lebih dari 1 Km. Dari hasil proyeksi hingga akhir tahun perencanaan diperoleh perkiraan kebutuhan akan perpustakaan perguruan tinggi yaitu 25 unit dengan luas lahan 15 Ha. Untuk lebih jelasnya mengenai kebutuhan akan fasilitas pendidikan diwilayah perencanaan (Kawasan Perkotaan Sei Rampah ) dapat dilihat pada Tabel VI.5

96
JURUSAN TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

Tabel VI.5 Perkiraan Kebutuhan Faslitas Pendidikan Kawasan Perkotaan Sei Rampah Tahun 2015-2030
Tahun 2015 JP = 89226 Jiwa Luas Jumlah Lahan (unit) (Ha) 71 3,55 55 5,5 18 10,8 18 10,8 2 0 0 1 2 167 1,2 0 0 0,6 1,2 33,65 Tahun 2020 JP =183540 Jiwa Luas Jumlah Lahan (unit) (Ha) 146 7,3 114 11,4 38 22,8 38 22,8 6 0 0 2 6 350 3,6 0 0 1,2 3,6 72,7 Tahun 2025 JP = 377544 Jiwa Luas Jumlah Lahan (unit) (Ha) 302 15,1 235 23,5 78 46,8 78 46,8 12 0 0 5 12 722 7,2 0 0 3 7,2 149,6 Tahun 2030 JP = 776617 Jiwa Luas Jumlah Lahan (unit) (Ha) 621 31,05 485 48,5 161 9,66 161 9,66 25 1 1 11 25 1491 15 0 0 6,6 15 135,47

No

Jenis Fasilitas

Luas/ Unit (M2) 500 1000 6000 6000 6000 5000 1000 6000 6000 Jumlah

Jumlah Penduduk Pendukung (jiwa) 1250 1600 4800 4800 30000 400000 400000 70000 30000

1 2 3 4 5 6 7 8 9

TK SD SMP SMU Perpustakaan (SMP dan SMU) Akademi Perpustakaan Akademi Perguruan Tinggi Perpustakaan Perguruan Tinggi

Sumber: Hasil Analisa

97
JURUSAN TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

VI.2.4 Analisa Fasilitas Kesehatan Adapun yang Termasuk kebutuhan Fasilitas Kesehatan yaitu Balai Pengobatan Warga ,Apotik ,Puskesmas Pembantu, Klinik Bersalin , Posyandu , puskesmas dan Rumah Sakit. Jumlah fasilitas kesehatan yang berada di Kawasan Perkotaan Sei Rampah dapat dikatakan belum memadai. Kebutuhan fasilitas kesehatan berdasarkan hasil proyeksi penduduk hingga akhir tahun perencanaan , Maka Kawasan Perkotaan Sei Rampah membutuhkan fasilitas kesehatan sebagai berikut : Rumah Sakit, Jumlah penduduk pendukung 1 unit rumah sakit adalah 120.000 jiwa. Melihat kondisi eksisting pada Tahun 2010 Kawasan Perkotaan Sei Rampah memiliki 1 unit Rumah Sakit. Untuk itu perlu adanya penambahan fasilitas rumah sakit sebanyak 5 unit pada akhir tahun perencanaan 2030. Puskesmas, Jumlah penduduk pendukung 1 unit puskesmas adalah 30.000 jiwa. Melalui jumlah proyeksi penduduk, wilayah perencanaan diarahkan untuk memiliki 25 unit puskesmas dan 25 unit puskesmas pembantu. Melihat kondisi eksisting pada Tahun 2010 Kawasan Perkotaan Sei Rampah memiliki Pukesmas 1 unit dan 1 unit Puskesmas Pembantu Untuk itu di Kawasan Perkotaan Sei Rampah membutuhkan penambahan fasilitas pukesmas 48 unit pada akhir tahun perencanaan 2030. Peletakan lokasi Pustu idealnya dapat dijangkau oleh kendaraan umum. Klinik Bersalin, Jumlah penduduk pendukung 1 unit Klinik Bersalin adalah 30.000 jiwa. Melalui jumlah proyeksi penduduk, Kawasan Perkotaan Sei Rampah diarahkan untuk memiliki 25 unit klinik Bersalin, Melihat kondisi pada saat ini, tidak terdapat Klinik Bersalin di wilayah perencanaan, sehingga perlu di adakan penambahan klinik Bersalin sebanyak 25 unit sampai dengan tahun 2030. Peletakan lokasi klinik Bersalin diarahkan di tengah kelompok masyarakat. Posyandu, Jumlah penduduk pendukung 1 unit Posyandu adalah 1.250 jiwa. Melalui jumlah proyeksi penduduk, Kawasan Perkotaan Sei Rampah diarahkan untuk memiliki 621 unit Posyandu, melihat kondisi pada saat ini terdapat 15 unit Posyandu
98
JURUSAN TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

di wilayah perencanaan, sehingga dibutuhkan

penambahan Fasilitas Kesehatan

Posyandu sebanyak 606 unit sampai dengan tahun 2030. Apotik, Jumlah penduduk pendukung 1 unit Apotik adalah 1.500 jiwa. Melalui jumlah proyeksi penduduk, Kawasan Perkotaan Sei Rampah diarahkan untuk memiliki 25 unit apotik, melihat kondisi pada saat ini terdapat 9 unit Apotik di wilayah perencanaan, sehingga dibutuhkan penambahan Fasilitas Kesehatan apotik sebanyak 16 unit sampai dengan tahun 2030. Untuk lebih jelasnya mengenai perkiraan kebutuhan fasilitas kesehatan Kawasan Perkotaan Sei Rampah dapat dilihat pada Tabel VI.6

99
JURUSAN TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

100
JURUSAN TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

Tabel VI.6 Perkiraan Kebutuhan Fasilitas Kesehatan Kawasan Perkotaan Sei Rampah Tahun 2015-2030
Tahun 2015 JP = 89226 Jiwa Luas Jumlah Lahan (unit) (Ha) 35 3,5 2 0.3 2 0,3 2 0,8 71 0,43 2 0 17 131 0,13 0 2,55 7,71 Tahun 2020 JP =183540 Jiwa Luas Jumlah Lahan (unit) (Ha) 73 7,3 6 0,9 6 0,9 6 2,4 146 0,9 6 1 36 280 0,4 0,2 5,4 18,4 Tahun 2025 JP = 377544 Jiwa Luas Jumlah Lahan (unit) (Ha) 151 7,3 12 0,9 12 0,9 12 2,4 302 0,88 12 2 75 578 0.39 0,24 5,4 18,02 Tahun 2030 JP = 776617 Jiwa Luas Jumlah Lahan (unit) (Ha) 310 31 25 3,8 25 3,8 25 10 621 1,92 25 6 155 1192 1,62 1,44 23,25 76,83

No

Jenis Fasilitas

Luas/ Unit (M2) 1000 1500 1500 4000 60 650 2400 1500

Jumlah Penduduk Pendukung (jiwa) 2500 30000 30000 30000 1250 30000 120000 5000

1 2 3 4 5 6 7 8

Balai Pengobatan Warga Apotik Puskesmas Pembantu Klinik Bersalin /BKIA Posyandu Puskesmas / Balai Pengobatan Rumah Sakit Praktek Dokter/Bidan Jumlah

Sumber: Hasil Analisa

101
JURUSAN TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

VI.3 ANALISA FASILITAS PERDAGANGAN DAN JASA Fasilitas perdagangan dan jasa merupakan salah satu faktor penunjang aktivitas ekonomi penduduk. fasilitas perdagangan merupakan tempat penduduk untuk bertransaksi jual beli. Adapun fasilitas perdagangan yang akan direncanakan yaitu warung, Pertokoan, pasar kecamatan dan pasar perbelanjaan. Dengan mengacu pada standar yang ada, maka diperoleh hasil proyeksi hingga akhir tahun perencanaan yang diuraikan sebagai berikut : Warung , berfungsi untuk melayani kebutuhan sehari-hari penduduk di tiap-tiap kelurahan/desa dan menyediakan barang eceran. Jumlah penduduk pendukung untuk fasilitas ini adalah 250 jiwa, luas lahan 100 M2/unit. Perkiraan Kebutuhan Warung hingga akhir tahun perencanaan yaitu sebanyak 3106 unit dengan perkiraan luas lahan 31,06 Ha. Pertokoan, berfungsi untuk melayani kebutuhan sehari-hari dan mempunyai skala pelayanan lingkungan. Penduduk pendukung untuk fasilitas ini adalah 3.000 jiwa, luas lahan 3.600 M2/unit. Perkiraan Kebutuhan Pertokoan hingga akhir tahun perencanaan yaitu sebanyak 259 unit dengan perkiraan luas lahan 93,24 Ha. Pasar Kelurahan , berfungsi untuk melayani kebutuhan sehari hari dan mempunyai skala pelayanan kecamatan . penduduk pendukung untuk fasilitas ini adalah 30.000 jiwa,luas lahan 10.000 M2/unit. Perkiraan kebutuhan pasar kecamatan hingga akhir tahun perencanaan yaitu sebanyak 26 unit dengan perkiraan luas lahan 26 Ha. Pasar Perbelanjaan , standar jumlah penduduk pendukung untuk fasilitas ini adalah 60.000 jiwa , luas lahan 10.000 M2. Perkiraan kebutuhan pasar perbelanjaan hingga akhir tahun perencanaan yaitu sebanyak 13 unit dengan luas lahan 13 Ha. Untuk lebih jelasnya mengenai kebutuhan akan fasilitas perdagangan dan jasa di wilayah perencanaan (Kawasan Perkotaan Sei Rampah) dapat dilihat pada Tabel VI.7

102
JURUSAN TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

103
JURUSAN TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

Tabel VI.7 Perkiraan Kebutuhan Fasilitas Perdagangan dan Jasa Kawasan Perkotaan Sei Rampah Tahun 2015-2030
Tahun 2015 No Jenis Fasilitas Luas/Unit (M2) Jumlah Penduduk Pendukung (jiwa) JP = 89226 Jiwa Luas Jumlah Lahan (unit) (Ha) 357 3,57 30 10,8 3 3 1 1 0 391 0 18,37 Tahun 2020 JP =183540 Jiwa Luas Jumlah Lahan (unit) (Ha) 734 7,34 61 21,96 6 6 3 3 1 805 3,6 41,9 Tahun 2025 JP = 377544 Jiwa Luas Jumlah Lahan (unit) (Ha) 1510 15,1 126 44,28 12 12 6 6 3 1657 10,8 88,18 Tahun 2030 JP = 776617 Jiwa Luas Jumlah Lahan (unit) (Ha) 3106 31,06 259 93,24 26 26 13 13 6 3410 21,6 184,9

1 2 3 4 5

Warung Pertokoan Pasar Kelurahan Pasar Perbelanjaan Departemen Store, Bank-bank Perusahaan Swata & Jasa Lainnya Jumlah

100 3600 10000 10000 36000

250 3000 30000 60000 120000

Sumber: Hasil Analisa

104
JURUSAN TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

VI.4 ANALISA FASILITAS SOSIAL Adapun yang Termasuk kebutuhan Fasilitas Sosial yaitu PMK (kota) , PMK (kecamatan) , Kantor Telepon , Pos Polisi (kabupaten), Kantor Polisi (kecamatan) , Gedung Pertemuan , Balai Pertemuan , Karang Taruna dan Balai Warga . Berdasarkan proyeksi penduduk hingga akhir tahun perencanaan maka diperoleh perkiraan kebutuhan fasilitas sosial sebagai berikut : Balai Warga, standar jumlah penduduk pendukung untuk fasilitas sosia Balai Warga adalah 3.000 jiwa , dengan luas lahan 400 M2 . kebutuhan Balai Warga pada akhir tahun perencanaan yaitu sebanyak 259 unit dengan total luas lahan 10,36 Ha. Karang Taruna, standar jumlah penduduk pendukung untuk fasilitas sosia Karang Taruna adalah 30.000 jiwa , dengan luas lahan 500 M2 . kebutuhan Karang Taruna pada akhir tahun perencanaan yaitu sebanyak 26 unit dengan total luas lahan 1,3 Ha. Balai Pertemuan, standar jumlah penduduk pendukung untuk fasilitas sosia Balai Pertemuan adalah 30.000 jiwa , dengan luas lahan 1.000 M2 . kebutuhan Balai Pertemuan pada akhir tahun perencanaan yaitu sebanyak 26 unit dengan total luas lahan 2,6 Ha. Kantor Polisi, standar jumlah penduduk pendukung untuk fasilitas Kantor Polisi adalah 30.000 jiwa , dengan luas lahan 1.000 M2 . Kantor Polisi pada akhir tahun perencanaan yaitu sebanyak 26 unit dengan total luas lahan 2,6 Ha. Untuk lebih jelasnya mengenai analisa kebutuhan fasilitas sosial dapat dilihat pada tabel VI.8

105
JURUSAN TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

106
JURUSAN TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

Tabel VI.8 Perkiraan Kebutuhan Fasilitas Sosial Kawasan Perkotaan Sei Rampah Tahun 2015-2030
Jumlah Luas/Unit Penduduk (M2) Pendukung (jiwa) 400 500 1000 2000 1000 3000 3000 3000 1000 3000 30000 30000 200000 30000 120000 120000 120000 120000 Tahun 2015 JP = 89226 Jiwa Luas Jumlah Lahan (unit) (Ha) 30 0,12 3 0,15 3 0,3 0 0 3 0,3 0 0 0 0 0 0 0 0 39 0,87 Tahun 2020 JP =183540 Jiwa Luas Jumlah Lahan (unit) (Ha) 61 1,24 6 0,3 6 0,6 0 0 6 0,6 1 0,3 1 0,3 1 0,3 1 0,1 83 3,74 Tahun 2025 JP = 377544 Jiwa Luas Jumlah Lahan (unit) (Ha) 126 5,04 12 0,6 12 1,2 1 0,2 12 1,2 3 0,9 3 0,9 3 0,9 3 0,3 175 11,24 Tahun 2030 JP = 776617 Jiwa Luas Jumlah Lahan (unit) (Ha) 259 10,36 26 1,3 26 2,6 4 0,8 26 2,6 6 1,8 6 1,8 6 1,8 6 0,6 365 23,66

No

Jenis Fasilitas Sosial

1 2 3 4 5 6 7 8 9

Balai Warga Karang Taruna Balai Pertemuan Gedung Pertemuan Kantor Polisi Pos Polisi (Kabupaten) Kantor Telepon PMK (Kecamatan) PMK (Kota) Jumlah

Sumber: Hasil Analisa

107
JURUSAN TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

VI.7 ANALISA FASILITAS PEMERINTAHAN Jenis fasilitas pemerintahan di suatu kota tergantung dari skala pelayanan kota tersebut menurut wilayah administratifnya dan berdasarkan keperluan/kebutuhan dari pihak pemerintah daerah. Untuk Kawasan perencanaan , fasilitas pemerintahan dan pelayanan umum tersebut terdiri dari : Kantor Lurah, jumlah kantor tersebut berdasarkan pada jumlah kelurahan yang ada di Wilayah Perencanaan saat ini yaitu sebanyak 8 unit. Kantor camat, di Wilayah Perencanaan saat ini berjumlah 1 unit. Kantor pos, kantor polisi, kantor koramil, kantor pemadam kebakaran, kantor peradilan agama, kantor pam, gardu listrik, masing masing diperkirakan hingga akhir tahun perencanaan yaitu sebanyak 26 unit. Untuk lebih jelasnya mengenai perkiraan kebutuhan fasilitas pemerintahan di Kawasan Perkotaan Sei Rampah hingga akhir tahun perencanaan dapat dilihat pada Tabel VI.9

108
JURUSAN TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

109
JURUSAN TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

Tahun 2015 No Jenis Fasilitas Luas Lahan (M2) Jumlah Penduduk Pendukung (jiwa) JP = 89226 Jiwa Luas Jumlah (unit) Lahan (Ha) 30 8 3 3 1,2 0,4 0,225 0,09

Tahun 2020 JP =183540 Jiwa Luas Jumlah (unit) Lahan (Ha) 61 8 6 6 2,44 0,4 0,45 0,18

Tahun 2025 JP = 377544 Jiwa Luas Jumlah Lahan (unit) (Ha) 126 8 12 12 5,06 0,4 0,9 0,36

Tahun 2030 JP = 776617 Jiwa Luas Jumlah Lahan (unit) (Ha) 259 8 26 26 10,36 0,4 1,95 0,78

1 2 3 4

Pos Keamanan, Telepon Umum, Bis Surat dan Tempat Sampah Kantor Lurah Kantor Pelayanan Umum Kantor Pos Pembantu

400 500 750 300

3000 Kelurahan 30000 30000

Tabel VI.9 Perkiraan Kebutuhan Fasilitas Pemerintahan Kawasan Perkotaan Sei Rampah Tahun 2015-2030

110
JURUSAN TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM


5 6 7 8 9 10 11 KUA/BP4/Balai Nikah Dipo Kebersihan Gardu Listrik Kantor Pos Kantor PAM Kantor Peradilan Agama Kantor Polisi Jumlah 300 200 300 400 500 500 1000 30000 30000 30000 30000 Kota / 30000 30000 30000 3 3 3 3 3 3 3 65 0,09 0,006 0,009 0,12 0,15 0,15 0,3 2,74 6 6 6 6 6 6 6 123 0,18 0,12 0,18 0,24 0,3 0,3 0,6 5,39 12 12 12 12 12 12 12 242 0,36 0,24 0,36 0,48 0,6 0,6 1,2 10,56 26 26 26 26 26 26 26 501 0,78 0,52 0,78 1,04 1,3 1,3 2,6 21,81

Sumber: Hasil Analisa

111
JURUSAN TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

VI.8 ANALISA FASILITAS REKREASI & OLAHRAGA Untuk menentukan luas RTH berdasarkan jumlah penduduk, dilakukan dengan mengalikan antara jumlah penduduk yang dilayani dengan standar luas RTH per kapita sesuai peraturan yang berlaku untuk lebih jelasnya mengenai kebutuhan rekreasi dan olah raga Kawasan Perkotaan Sei Rampah dapat dilihat Tabel VI.10

Tabel VI.10 Penyediaan RTH Berdasarkan Jumlah Penduduk No 1 2 3 4 Unit Lingkungan 250 jiwa 2.500 jiwa 30.000 jiwa 120.000 jiwa Jenis RTH Taman RT Taman RW Taman kelurahan Taman kecamatan Pemakaman Taman kota Hutan Kota Untuk fungsifungsi tertentu Luas minimal/ unit (m2) 250 1.250 9.000 24.000 Disesuaikan 144.000 Disesuaikan Disesuaikan Luas minimal/ kapita (m2) 1 0,5 0,3 0,2 1,2 0,3 4 12,5 Lokasi Ditengah lingkungan RT Dipusat kegiatan RW Dikelompokkan dengan sekolah/pusat kelurahan Dikelompokkan dengan sekolah/pusat kecamatan Tersebar Dipusat wilayah/kota Didalam/kawasan pinggiran Disesuaikan dengan kebutuhan

480.000 jiwa

Berdasarkan kriteria tabel dibawah, penyediaan RTH di Kawasan Perkotaan Sei Rampah saat ini belum sesuai dan jumlahnya masih kurang. Luasnya area persawahan, kebun/tegalan, tidak berarti menjadikan area tersebut sebagai RTH. Luas RTH yang harus disediakan untuk memenuhi ketentuan peraturan ini adalah 30 %. Berdasarkan hasil perhitungan kebutuhan RTH di Kawasan Perkotaan Sei Rampah sampai tahun akhir perencanaan dapat dilihat padaTabel VI.1

112
JURUSAN TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH & KOTA INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN ITM

Tabel VI.11 Perkiraan Kebutuhan Fasilitas Olahraga& Rekreasi Kawasan Perkotaan Sei Rampah
Tahun 2015 No Jenis Fasilitas Luas/Unit (M2) Jumlah Penduduk Pendukung (jiwa) 250 480000 120000 30000 100000 120000 120000 200000 200000 JP = 89226 Jiwa Jumlah (unit) 357 0 0 3 0 0 0 0 4 364 Luas Lahan (Ha) 8,925 0 0 0,6 0 0 0 0 0,8 10,325 Tahun 2020 JP =183540 Jiwa Jumlah (unit) 734 0 1 6 1 1 1 0 9 753 Luas Lahan (Ha) 18,35 0 2,4 1,2 0,4 1 1 0 1,8 26,15 Tahun 2025 JP = 377544 Jiwa Jumlah (unit) 1510 0 3 12 3 3 3 1 19 1554 Luas Lahan (Ha) 37,75 0 7,2 2,4 1,2 3 3 2,5 3,8 60,85 Tahun 2030 JP = 776617 Jiwa Jumlah (unit) 3106 1 6 26 7 6 6 3 39 3200 Luas Lahan (Ha) 77,65 14,4 14,4 5,2 2,8 6 6 82,5 7,8 216,75

1 2 3 4 5 6 7 8 9

T.Bermain/Taman Lingkungan Taman Kota Lapangan Olah Raga & Bermain/Taman Kecamatan Bioskop Kolam Renang Lapangan Serba Guna dan Taman Gedung Olah Raga Stadion Mini Gedung Kesenian Jumlah

250 144000 24000 2000 4000 10000 10000 25000 2000

Tahun 2015-2030 Sumber: Hasil Analisa

112

4.3 ANALISA KEBUTUHAN UTILITAS 4.3.1 Analisa Kebutuhan Listrik Standar kebutuhan listrik berdasarkan standar, untuk domestik adalah 180 VA/orang, untuk sarana umum/sosial adalah 9 VA/orang, dan untuk komersial dan lainlain yaitu 45 VA/orang tapi menimbang perkembangan perumahan saat ini maka analisa yang digunakan adalah kebutuhan 180 VA/orang atau 900 VA/KK. Berdasarkan analisa hingga akhir tahun perencanaan, maka diperoleh kebutuhan akan penyediaan sumber daya listrik untuk domestik yaitu sebesar 139791.06 KVA, untuk sarana umum/sosial sebesar 6989.553 KVA, dan untuk komersial dan lain-lain sebesar 34947,765 KVA. Total kebutuhan akan penyediaan fasilitas listrik untuk tahun 2030 di wilayah perencanaan sebesar 181728,38 KVA. Pelayanan jaringan listrik diusahakan merata keseluruhan wilayah perencanaan agar masyarakat dapat terlayani. Peningkatan pelayanan listrik bagi penduduk kota baik yang menyangkut kapasitas maupun jangkauan pelayanannya perlu diusahakan tingkat pelayanannya untuk masa mendatang. Dan untuk lebih jelasnya mengenai kebutuhan daya listrik dapat dilihat pada Tabel VI.12

113

114

Tabel VI.12 Perkiraan Kebutuhan Utilitas Listrik Kawasan Perkotaan Sei Rampah Tahun 2015-2030

Tahun
No Fasilitas Pengguna Standrad (VA/Org)

2015
JP = 89226 Jiwa
VA 16060680 803034 4015170 20878884 KVA 16060,68 803,034 4015,17 20878,884

2020
JP = 183540 Jiwa
VA 33037200 1651860 8259300 42948360 KVA 33037,2 1651,86 8259,3 42948,36

2025
JP = 377544 Jiwa
VA 67957920 3397896 16989480 88345296 KVA 67957,92 3397,896 16989,48 88345,296

2030
JP =776617 Jiwa
VA 139791060 6989553 34947765 181728378 KVA 139791,06 6989,553 34947,765 181728,38

Domestik Sarana Umum/Sosial Komersial/Lain-lain Jumlah Sumber: Hasil Analisa

1 2 3

180 9 45

115

VI.3.2 Analisa Kebutuhan Jaringan Telekomunikasi Ditinjau dari hasil survey lapangan setiap Kelurahan yang berada di Kawasan Perkotann Sei Rampah sudah terlayani oleh layanan telepon seluler (HP) dengan jangkauan terluas sehingga melayani daerah-daerah pedalaman dari setiap kelurahan yang berada di Kawasan Perkotaan Sei Rampah tersebut, untuk Kawasan Perkotaan Sei Rampah telah dilayani oleh Provider Telkomsel, Indosat , XL dan Smart. Namun perlu juga dilakukan analisa mengenai kebutuhan akan jaringan telepon kabel. Untuk Kawasan Perkotaan Sei Rampah kebutuhan jaringan telepon hingga akhir tahun perencanaan (2030) yaitu diperkirakan sebesar 24.592 SST/orang. Dengan kebutuhan fasilitas domestik sebesar 15.532 SST/orang, fasilitas Komersial sebesar 5177 SST/orang, fasilitas sosial sebesar 3106 SST/ orang dan fasilitas umum sebesar 777 SST/orang. Untuk lebih jelasnya mengenai analisa kebutuhan jaringan telepon Kawasan Perkotaan Sei Rampah, dapat dilihat pada Tabel VI.13

116

Tabel VI.12 Perkiraan Kebutuhan Utilitas Telepon Kawasan Perkotaan Sei Rampah Tahun 2015-2030 Tahun No Fasilitas pengguna Standard (SST/Orang) Domestik Fasilitas Komersial Fasilitas Sosial Fasilitas Umum Jumlah total Sumber: Hasil Analisa 1 1 1 1 50 150 250 1000 2015 JP = 89226 Jiwa SST/Orang 1784 595 397 89 2865 2020 JP = 183540 Jiwa SST/Orang 3671 1224 734 183 5812 2025 JP = 377544 Jiwa SST/Orang 7551 2517 1510 377 11955 2030 JP = 776617 Jiwa SST/Orang 15532 5177 3106 777 24592

117

VI. 3.3 Analisa Kebutuhan Air Bersih Air bersih adalah air bersih yang memenuhi persyaratan untuk keperluan rumah tangga. Standar cakupan adalah 65% 75 % penduduk wilayah tersebut harus sudah mampu dilayani. Berdasarkan hasil survey lapangan kondisi saat ini Kawasan Perkotaan Sei Rampah belum menggunakan fasilitas air bersih (PDAM). Berdasarkan analisa kebutuhan akan air bersih Kawasan Perkotaan Sei Rampah sampai tahun 2030 untuk total Domestik sebesar 63.943.178 L/org/hari (73,46 L/org/detik), untuk non domestik sebesar 12.788.636 l/Hari (14,69 L/detik) dan untuk kebocoran pipa pada tahun 2030 sebesar 15.346.363 L/org/hari (17,63 L/org/detik). Jadi jumlah keseluruhan pada tahun 2030 adalah sebesar 92.078.176 L/org/detik). Untuk lebih jelasnya mengenai kebutuhan air bersih di Kawasan Perkotaan Sei Rampah dapat dilihat pada Tabel berikut. L/org/hari (105,78

118

119

Tabel VI.13 Perkiraan Kebutuhan Utilitas Telepon Kawasan Perkotaan Sei Rampah Tahun 2015

NO

KECAMATAN

Jumlah Penduduk Tahun 2016 (Jiwa) 9699 13025 6959 24032 7510 5227 22247 527 89226

Tingkat Pelayanan (40%50%) 3880 5210 2784 9613 3755 2091 11124 211 38666,1

Domestik
Sambungan Langsung (100 l/Org/ Hari*) Kran Umum (30 l/Org/ Hari*)

1 2 3 4 5 6 7 8

Cempedak Lobang Silau Rakyat Pematang Ganjang Sei Rampah Sei Rejo Pematang Pelintahan Firdaus Firdaus Estate Jumlah Total

387960 521000 278360 961280 375500 209080 1112350 21080 3866610

116388 156300 83508 288384 112650 62724 333705 6324 1159983

Kebutuhan Air Bersih (l/hari) Non Domestik Domestik + Non Total 20% dari Domestik Domestik Domestik (l/Hari) (l/Hari) (l/Hari) 504348 100869,6 605217,6 677300 135460 812760 361868 72373,6 434241,6 1249664 249932,8 1499596,8 488150 97630 585780 271804 54360,8 326164,8 1446055 289211 1735266 27404 5480,8 32884,8 5026593 1005318,6 6031911,6

Kebocoran 20% (l/hari) 121043,52 162552 86848,32 299919,36 117156 65232,96 347053,2 6576,96 1206382,32

Total Kebutuha n (l/ Hari) 726261,12 975312 521089,92 1799516,16 702936 391397,76 2082319,2 39461,76 7238293,92

Sumber : Hasil Analisis 2011, Keterangan *)= Standart Kebutuhan

120

Tabel VI.14 Perkiraan Kebutuhan Utilitas Telepon Kawasan Perkotaan Sei Rampah Tahun 2020

Kebutuhan Air Bersih (l/hari) Jumlah Penduduk Tahun 2021 (Jiwa) Domestik Tingkat Pelayanan (40%50%) Sambunga n Langsung (100 l/Org/Hari *) 798040 1071720 572600 1977400 772450 430080 2288100 43320 7953710 Kran Umum (30 l/Org/Hari*) 239412 321516 171780 593220 231735 129024 686430 12996 2386113 Total Domestik (l/Hari) 1037452 1393236 744380 2570620 1004185 559104 2974530 56316 10339823 Non Domestik 20% dari Domestik (l/Hari) 207490 278647 148876 514124 200837 111821 594906 11263 2067965 Domestik + Non Domestik (l/Hari) 1244942 1671883 893256 3084744 1205022 670925 3569436 67579 12407788 Kebocoran 20% (l/hari) Total Kebutuha n (l/Hari)

NO

KECAMATAN

1 2 3 4 5 6 7 8

Cempedak Lobang Silau Rakyat Pematang Ganjang Sei Rampah Sei Rejo Pematang Pelintahan Firdaus Firdaus Estate Jumlah Total

19951 26793 14315 49435 15449 10752 45762 1083 183540

7980 10717 5726 19774 7725 4301 22881 433 79537,1

248988 334377 178651 616949 241004 134185 713887 13516 2481558

1493931 2006260 1071907 3701693 1446026 805110 4283323 81095 14889345

Sumber : Hasil Analisis 2011, Keterangan *)= Standart Kebutuhan

121

Tabel VI.15
Jumlah Penduduk Tingkat Pelayanan Kebutuhan Air Bersih (l/hari) Non Domestik

NO

KECAMATAN

Domestik

Kebocoran

Total

Perkiraan Kebutuhan Utilitas Telepon Kawasan Perkotaan Sei Rampah Tahun 2025

122

Sambunga n Langsung (100 l/Org/Hari *) 1 Cempedak Lobang 41039 20520 2051950 2 Silau Rakyat 55114 27557 2755700 Jumlah Tingkat NO KECAMATAN 3 Pematang Ganjang 29446 14723 1472300 Penduduk Pelayanan 4 Sei Rampah 101689 50845 5084450 5 Sei Rejo 31778 19067 1906680 6 Pematang Pelintahan 22117 11059 1105850 7 Firdaus 94133 56480 5647980 8 Firdaus Estate 2228 1114 111400 Jumlah Total 377544 201363,1 20136310 Sumber : Hasil Analisis 2011, Keterangan *)= Standart Kebutuhan

Tahun 2026 (Jiwa)

(50%60%)

Kran Umum (30 l/Org/Hari*) 615585 826710 441690 Domestik 1525335 572004 331755 1694394 33420 6040893

Total Domestik (l/Hari)

Domestik 20% dari Domestik (l/Hari)

+ Non Domestik (l/Hari)

20% (l/hari)

Kebutuha n (l/Hari)

2667535 533507 3201042 3582410 716482 4298892 Kebutuhan Air Bersih (l/hari) 1913990 382798 2296788 Non Domestik 6609785 1321957 7931742 2478684 495737 2974421 1437605 287521 1725126 7342374 1468475 8810849 144820 28964 173784 26177203 5235441 31412644

640208 859778 459358 Kebocoran 1586348 594884 345025 1762170 34757 6282529

3841250 5158670 2756146 Total 9518090 3569305 2070151 10573019 208541 37695172

Tabel VI.16

123

Sambunga n Langsung (100 l/Org/Hari *) 1 Cempedak Lobang 84419 50651 5065140 2 Silau Rakyat 113370 68022 6802200 3 Pematang Ganjang 60570 36342 3634200 4 Sei Rampah 209176 125506 12550560 5 Sei Rejo 65369 45758 4575830 6 Pematang Pelintahan 45495 27297 2729700 7 Firdaus 193635 135545 13554450 8 Firdaus Estate 4583 2750 274980 Jumlah Total 776617 491870,6 49187060 Sumber : Hasil Analisis 2011, Keterangan *)= Standart Kebutuhan

Tahun 2031 (Jiwa)

(60%70%)

Kran Umum (30 l/Org/Hari*) 1519542 2040660 1090260 3765168 1372749 818910 4066335 82494 14756118

Total Domestik (l/Hari) 6584682 8842860 4724460 16315728 5948579 3548610 17620785 357474 63943178

Domestik 20% dari Domestik (l/Hari)

+ Non Domestik (l/Hari)

20% (l/hari)

Kebutuha n (l/Hari)

1316936 1768572 944892 3263146 1189716 709722 3524157 71495 12788636

7901618 10611432 5669352 19578874 7138295 4258332 21144942 428969 76731814

1580324 2122286 1133870 3915775 1427659 851666 4228988 85794 15346363

9481942 12733718 6803222 23494648 8565954 5109998 25373930 514763 92078176

Perkiraan Kebutuhan Utilitas Telepon Kawasan Perkotaan Sei Rampah Tahun 2030

124

Tabel VI.17 Perkiraan Kebutuhan Total Utilitas Telepon Kawasan Perkotaan Sei Rampah Tahun 2015-2030
Kebutuhan Air Bersih (l/hari) 2016 726261,12 975312 2021 1493931 2006260 2021 3841250 5158670 2756146 9518090 3569305 2070151 10573019 208541 37695172,32 2031 9481942 12733718 6803222 23494648 8565954 5109998 25373930 514763 92078176,32

NO 1 2 3 4 5 6 7 8

KECAMATAN Cempedak Lobang Silau Rakyat Pematang Ganjang Sei Rampah Sei Rejo Pematang Pelintahan Firdaus Firdaus Estate Jumlah Total

521089,92 1071907 1799516,16 3701693 702936 1446026 391397,76 805110 2082319,2 4283323 39461,76 81095 7238293,92 14889345,1

Sumber: Hasil Analisa

125

4.3.4 Analisa Sistem Jaringan Jalan Sistem jaringan jalan di kawasan perencanaan dapat dikategorikan memiliki kapasitas ruas jalan yang masih rendah. Adapun fungsi jalan yang terdapat di Kawasan Perkotaan Sei Rampah adalah jalan Arteri Primer , jalan Kolektor Primer, jalan Arteri Sekunder , jalan Kolektor Sekunder dan jalan lokal. Bila dilihat berdasarkan ketentuan standar prasarana perkotaan maka pada umumnya ruas-ruas jaringan jalan di Kawasan Kawasan Perkotaan Sei Rampah belum mengikuti ketentuan tersebut. Hingga akhir tahun perencanaan perlu dilakukan perbaikan dan penambahan ruas jalan . Penambahan ruas jaringan jalan juga dapat didasarkan pada kebutuhan pelayanan. Tingginya volume lalu lintas mengakibatkan biaya transportasi akan meningkat sampai tidak terhingga karena jaringan jalan/prasarana transportasi tidak lagi mampu menampung volume lalu lintas yang ada.

126