Anda di halaman 1dari 6

Higgs Boson, The So-Called God Particle

Posted on 9 Juli 2012 by D Higgs Boson, The God Particle What is God Particle ? The God Particle atau Partikel Tuhan adalah nama julukan untuk Higgs Boson. Julukan untuk Higgs Boson ini pertama kali tertulis di buku The God Particle : If The Universe is The Answer, What is the Question? yang ditulis oleh fisikawan Leon M Lederman dan penulis sains Dick Teresi yang diterbitkan pada tahun 1993. Teresi memberi Higgs Boson julukan tersebut karena menurutnya partikel tersebut begitu penting bagi ilmu fisika saat ini, sangat krusial dalam pemahaman kita tentang struktur materi, namun begitu sulit dipahami. Teks dalam buku itu menjelaskan penerbit tidak mengizinkan kami menyebutnya Partikel Terkutuk (The Goddamn Particle), meskipun itu mungkin judul yang lebih tepat, mengingat betapa 1 partikel ini telah menyebabkan begitu banyak pertanyaan dan kebingungan di bidang fisika.

Who is Higgs ? Peter Higgs lahir pada tanggal 29 Mei 1929 di Kota Tyne Propinsi Newcastle, Inggris. Higgs adalah seorang fisikawan teoritis dan professor emeritus di University of Edinburgh.

Peter Higgs Image Author : Gert-Martin Greuel

Pada tahun 1964, 6 orang ilmuwan yang terbagi menjadi 3 kelompok antara lain Robert Brout dan Franois Englert, Peter Higgs, dan Gerald Guralnik, C. Richard Hagen, dan Tom Kibble mengajukan 3 makalah yang berkaitan namun melalui pendekatan yang berbeda yang mencoba menjelaskan bagaimana mekanisme massa pada materi.

What is Boson ? Partikel elementer terbagi menjadi 2 : Fermion dan Boson. Berdasarkan spin nya : 1. Partikel-partikel elementer yang termasuk Fermion memiliki karakteristik dengan jumlah spin half-integer (n + ). 2. Partikel-partikel elementer yang termasuk Boson memiliki karakteristik dengan jumlah spin integer (0,1,2, dst). Berdasarkan ciri sifat partikel elementer menurut Asas Larangan Pauli : 1. Tidak ada dua Fermion identik boleh menduduki posisi kuantum dan kecepatan yang sama berdasarkan limit yang diberikan oleh prinsip ketidakpastian Heisenberg. 2. Tidak berlaku bagi Boson. Berdasarkan anggotanya : 1. Fermion terdiri dari 6 Quark (up, down, charm, strange, top, bottom) ditambah 6 Lepton (elektron, elektron neutrino, muon, muon neutrino, tau, tau neutrino) masing-masing dengan anti-partikelnya sehingga total berjumlah 24. 2. Boson terdiri atas 4 gauge boson (y atau photon yang merupakan pembawa gaya elektromagnetik, g atau gluon yang merupakan pembawa gaya nuklir kuat, serta Z dan W yang merupakan pembawa gaya nuklir lemah) dan Higgs Boson.

Karena lebih dari satu Boson yang sama dapat menempati satu ruang, Boson seringkali adalah partikel yang membawa gaya yang mempengaruhi interaksi antar materi (Force Carrier Particles). Sebagai contoh, jika Graviton yang masih merupakan partikel hipotetis yang memediasi gaya gravitasi memang ternyata benar-benar ada maka hampir pasti Graviton adalah Boson. Sedangkan Fermion biasanya dikaitkan dengan materi, meski konsep yang membedakan antara Fermion dan Boson ini tidak terlalu jelas pada fisika kuantum. Jadi secara sederhana, Fermion = pembentuk materi dan Boson = pembentuk gaya.

What is Higgs Boson ? Setelah kita mengetahui apakah Boson itu, baru kita bisa lanjut membahas apakah Higgs Boson itu. Higgs Boson adalah suatu partikel yang merupakan excitation dari Higgs Field. Excitation merupakan penambahan sejumlah energi pada suatu sistem semisal nukleus atom, atom atau molekul yang menghasilkan perubahan, biasanya dari kondisi energi terendah (ground state) menuju yang lebih tinggi (keadaan tereksitasi). Higgs field adalah suatu medan gaya yang tak kasat mata yang mengisi alam semesta yang terbentuk sesaat setelah Big Bang. Partikel-partikel yang berinteraksi gaya ini akan memiliki massa, dan semakin intensif interaksinya maka semakin besar pula massanya. Bisa dibilang Higgs Boson menjelaskan kenapa beberapa partikel memiliki massa sementara yang lain tidak, misalnya

mengapa photon pada berkas cahaya tidak memiliki massa sama sekali, sementara W dan Z boson dan partikel subatomik lainnya memiliki massa.

How do Physicist Creates a Higgs Boson ? Akselerator partikel berenergi tinggi seperti Tevatron atau LHC mampu menciptakan energi ekstrim yang menyerupai energi yang muncul tidak lama setelah terjadinya Big Bang. Para ilmuwan menabrakkan partikel-partikel pada energi tersebut untuk membentuk partikel lain, termasuk Higgs Boson, menggunakan persamaan terkenal Einstein E=MC2. Di Tevatron atau LHC, hanya sekitar satu dari satu trilyun tabrakan yang akan menghasilkan Higgs Boson. Tabrakan tersebut disebut collision. Video berikut mensimulasikan Proton Collision : ATLAS Experiment 2012 CERN Barangkali anda pernah menonton film Angels and Demons*, mungkin anda ingat adegan collision berikut :
Video Courtesy Youtube, uploaded by richardmachielse

Bahkan ada keterangan khusus tentang film tersebut di official website CERN : http://angelsanddemons.web.cern.ch/ How Exactly Would It Give a Particle Mass ? Higgs field memberikan massa pada partikel. Kecuali untuk photon dan gluon, semua partikel elementer mendapatkan massanya karena berinteraksi dengan Higgs Field. James Overduin, fisikawan dari Towson University di Maryland mengibaratkan interaksi dengan Higgs Field seperti melambat saat berjalan menembus madu. Beberapa partikel lebih susah melewati madu Higgs Field, sebagai hasilnya, partikel tersebut lebih besar massanya. The Higgs Boson Explained from PHD Comics on Vimeo. Why is It So Important ? Gaya gravitasi memiliki peranan yang teramat penting dalam proses pembentukan unsur. Tanpa keterbentukan unsur, tentu saja tidak akan terbentuk alam semesta yang kita ketahui sekarang. Sedangkan gaya gravitasi terjadi karena partikel memiliki massa. Tanpa massa, partikel-partikel tersebut kita akan bergerak bebas dengan kecepatan cahaya sehingga tidak memungkinkan pembentukan atom. Dan penjelasan tentang bagaimana suatu partikel memiliki massa inilah yang menjadikan mengapa Higgs Boson begitu penting.

About The Discovery of The Probably-Higgs Boson

Selain Higgs Boson, semua partikel dalam Model Standar Partikel Fisika (The Standard Model of Particle Physics) sudah ditemukan. Penemuan Higgs Boson akan menutup lubang yang tersisa dari standar tersebut. Pada 4 Juli 2012 kemarin, tim peneliti CMS dan ATLAS di Large Hadron Collider** dari Conseil Europen pour la Recherche Nuclaire (European Council for Nuclear Research) atau CERN mengumumkan bahwa mereka telah menemukan suatu jenis Boson yang tidak diketahui sebelumnya, dimana Boson tersebut memiliki kecocokan sifat dengan Higgs Boson. ATLAS dan CMS memberikan tingkat signifikansi hasil sebesar 5 sigma pada skala yang digunakan oleh fisikawan partikel untuk menggambarkan kepastian penemuan. Satu sigma berarti hasilnya bisa jadi fluktuasi acak dalam data, 3 sigma dianggap sebagai sebuah pengamatan dan hasil 5-sigma adalah penemuan. Hasil ini adalah hasil sementara, karena data tersebut masih dalam analisis untuk mendapatkan kepastian apakah Boson baru tersebut adalah positif Higgs Boson. Analisis lengkap diharapkan akan diterbitkan sekitar akhir Juli. Menurut pembicara dari ATLAS, Fabiola Gianotti : We observe in our data clear signs of a new particle, at the level of 5 sigma, in the mass region around 126 GeV. The outstanding performance of the LHC and ATLAS and the huge efforts of many people have brought us to this exciting stage,but a little more time is needed to prepare these results for publication. Translasi : Kami mengamati tanda-tanda pada data kami yang jelas dari partikel baru, pada tingkat 5 sigma, di wilayah massa sekitar 126 GeV. Kinerja luar biasa dari LHC dan ATLAS dan upaya besar orang banyak telah membawa kita pada tahap yang menarik ini , tetapi tambahan sedikit waktu masih dibutuhkan untuk menyiapkan hasil ini untuk dipublikasikan.

Menurut pembicara dari CMS, Joe Incandela : The results are preliminary but the 5 sigma signal at around 125 GeV were seeing is dramatic. This is indeed a new particle. We know it must be a boson and its the heaviest boson ever found,the implications are very significant and it is precisely for this reason that we must be extremely diligent in all of our studies and cross-checks. Translasi : Hasil yang didapat masih merupakan permulaan tapi sinyal 5 sigma disekitar 125 GeV yang kami lihat adalah dramatis. Ini memang sebuah partikel baru. Kami tahu itu pasti boson dan itu boson terberat yang pernah ditemukan, implikasi yang sangat signifikan dan justru karena itulah kami harus sangat rajin dalam semua studi dan cross-check.

Menurut CERN Research Director Sergio Bertolucci.

Its hard not to get excited by these results,we stated last year that in 2012 we would either find a new Higgs-like particle or exclude the existence of the Standard Model Higgs. With all the necessary caution, it looks to me that we are at a branching point: the observation of this new particle indicates the path for the future towards a more detailed understanding of what were seeing in the data. Translasi : Sulit untuk tidak gembira dengan hasil ini, kami menyatakan tahun lalu bahwa pada tahun 2012 kita baik akan menemukan Higgs baru-seperti partikel atau mengecualikan keberadaan Higgs dari Model Standar. Dengan semua kehati-hatian yang diperlukan, tampak bagi saya bahwa kita berada pada titik percabangan : pengamatan partikel baru yang menunjukkan jalan bagi masa depan ke arah pemahaman yang lebih rinci tentang apa yang kami lihat dalam data.

*Angels and Demons (2009) Directed by : Ron Howard Production : Imagine Entertainment **LHC memilki 6 bagian utama yaitu ALICE, ATLAS, CMS, LHCb, LHCf dan TOTEM . ATLAS dan CMS adalah 2 bagian terbesar yang terdiri dari detektor untuk menganalisis berbagai partikel yang dihasilkan dari tabrakan dalam akselerator. Keduanya dirancang untuk meneliti suatu eksperimen tertentu dengan ruang lingkup fisika secara keseluruhan. Pada ATLAS dan CMS terdapat 2 detektor yang dirancang secara independen untuk memberikan lintas informasi penting dari penemuan yang terjadi. ALICE dan LHCb adalah 2 bagian lain yang berukuran medium dengan detektor khusus untuk menganalisis tabrakan partikel (LHC Collisions) yang terjadi dalam meneliti fenomena yang lebih spesifik. Bagian berikutnya adalah TOTEM dan LHCf yang memiliki ukuran yang lebih kecil. Keduanya dirancang dengan memfokuskan pada forward particle (proton atau atom berat).

Written by D

References http://public.web.cern.ch/public/ http://www.atlas.ch/ http://cms.web.cern.ch http://www.fnal.gov http://en.wikipedia.org/wiki/Fermion http://en.wikipedia.org/wiki/Graviton http://en.wikipedia.org/wiki/Boson http://en.wikipedia.org/wiki/Higgs_boson

http://en.wikipedia.org/wiki/Standard_Model http://www.sciencechatforum.com/viewtopic.php?f=2&p=212047 http://www.youtube.com/user/theatlasexperiment?feature=results_main http://www.csmonitor.com/Science/2012/0703/How-exactly-would-a-Higgs-boson-give-aparticle-mass-video