GANGGUAN SISTEM INTEGUMEN

Ns. Indri Permanasari,S.Kep. STIKes Medistra Indonesia

Psoriasis
 Psoriasis adalah penyakit autoimun yang

mengenai kulit, ditandai dengan sisik yang berlapis berwarna keperakan, disertai dengan penebalan warna kemerahan dan rasa gatal atau perih. Bila sisik ini dilepaskan maka akan timbul bintik perdarahan di kulit dibawahnya.

 Psoriasis ialah sejenis penyakit kulit yang

penderita nya mengalami proses pergantian kulit yang terlalu cepat.  Kemunculan penyakit ini terkadang untuk jangka waktu lama atau timbul/hilang,  Penyakit ini secara klinis sifatnya tidak mengancam jiwa, tidak menular tetapi karena timbulnya dapat terjadi pada bagian tubuh mana saja sehingga dapat menurunkan kualitas hidup serta menggangu kekuatkan mental seseorang bila tidak dirawat dengan baik.

. proses pergantian kulit pada penderita psoriasis berlangsung secara cepat yaitu sekitar 2–4 hari. Berbeda dengan pergantian kulit pada manusia normal yang biasanya berlangsung selama tiga sampai empat minggu. (bahkan bisa terjadi lebih cepat) pergantian sel kulit yang banyak dan menebal.

.

.

walaupun dapat juga mengenai wajah. telapak tangan dan kaki. sesuai tingkat keparahannya penyakit ini bisa meluas keseluruh tubuh (eritroderma) yang akan menimbulkan kegawatan dan dapat mengancam jiwa. dimulai dari bintik putih pada kuku sampai ke penebalan kuku. .  Penyakit ini sering mengenai siku dan lutut. genitalia. juga mengenai kulit kepala (skalp) ditandai dengan sisik besar dan penebalan dengan warna kemerahan yang akan melewati batas rambut. lipat lutut dan siku. Psoriasis sering timbul di kuku.

faktor lingkungan seperti trauma dan cuaca. kanker dan atopi. beta blocker. faktor obat-obatan seperti anti malaria. .Psoriasis  Psoriasis dipicu oleh kelainan herediter pada gen yang membawa kecenderungan. alkohol. serta status imunologi penderita seperti HIV. faktor penyakit lain seperti infeksi dan stress.

 Sedang mengalami infeksi saluran nafas bagian atas. batuk dan beberapa infeksi lainnya.PSORIASIS Beberapa hal yang diperkirakan dapat memicu timbulnya Psoriasis.  Mengoleskan obat terlalu keras bagi kulit. misalnya pada saat gatal digaruk terlalu kuat atau penekanan anggota tubuh terlalu sering pada saat beraktivitas.  Obat telan tertentu antara lain obat anti hipertensi dan antibiotik. Bila Psoriasis sudah muncul dan kemudian digaruk/dikorek. maka akan mengakibatkan kulit bertambah tebal. misalnya mengandung .  Makanan berkalori sangat tinggi sehingga badan terasa panas dan kulit menjadi merah .  Emosi tak terkendali. yang keluhannya dapat berupa demam nyeri menelan. antara lain adalah :  Garukan/gesekan dan tekanan yang berulang-ulang .

 Pengobatan yang ada hanya untuk menekan gejala Psoriasis ini.Psoriasis  PSORIASIS sampai saat ini belum dapat disembuhkan secara total. memperbaiki keadaan kulit. laser dan obat biologik. Pengobatan dilakukan secara bertahap dengan obat topikal (oles). penyinaran (ultraviolet). obat sistemik (minum). mengurangi rasa gatalnya. ada pengobatan lanjutan sebagai pemeliharaan yang diberikan dalam jangka waktu lama untuk mempertahankan kondisi dan juga untuk mengontrol timbulnya kelainan kulit yang baru . Penderita Psoriasis tidak bisa berhenti dari pengobatan.

Psoriasis  Jenis-Jenis Psoriasis : • Psoriasis Guttate • Psoriasis Kuku • Psoriasis Plak • Psoriasis Inverse • Psoriasis Eritrodermi • Psoriasis Artristis • Psoriasis Scalp • Psoriasis Pustular .

PSORIASIS  Komplikasi yang diakibatkan dapat menjadi serius. seperti pada Psoriasis artropi yaitu Psoriasis yang menyerang sendi. Psoriasis bernanah (Psoriasis Postulosa) dan terakhir seluruh kulit akan menjadi merah disertai badan menggigil (Eritoderma) .

 Penyakit Cacar atau Herpes ini ada 2 macam golongan. Herpes Simplex dan Herpes Zoster.HERPES  Herpes atau kadang disebut dengan penyakit cacar merupakan penyakit radang kulit yang ditandai dengan pembentukan gelembunggelembung berisi air secara berkelompok. Keduanya sama-sama disebabkan oleh virus. .

Tipe 1 atau dikenal dengan Herpes Simplex Virus-1 (HSV-1).  HSV 1 seperti sariawan di mulut bibir dan ruam lepuh lainnya.Herpes Simplex  Herpes Simplex dibagi menjadi dua tipe. virus ini menyerang bagian mulut atau pinggang ke atas. . bisa diobati tapi tidak bisa sembuh secara total karena sewaktu-waktu kalau tubuh lemah bisa muncul lagi. HSV-1 pada kenyataannya adalah infeksi yang sangat umum.

.

virus ini menyerang bagian pinggang ke bawah. .  Herpes ini bisa muncul di vagina. biasanya bagian kelamin sehingga biasa disebut dengan Herpes Genitalis. dubur.  HSV2 (herpes genitalis) tidak bisa menular melalui udara. Ini juga tidak bisa sembuh. tetapi bisa menular melalui hubungan sex. biasa dikenal dengan HSV-2. Pada laki-laki herpes ini bisa terlihat tapi pada perempuan tidak kelihatan. selangkangan kaki.Herpes Simplex  Tipe 2.

.

Herpes Zoster  Herpes zoster (HZ) is also called shingles. Once active.  HZ occurs when the virus becomes active again.  After you get chickenpox. the virus stays in your body for several years without causing any symptoms.  It is an infection caused by the same virus (germ) that causes chickenpox (varicella-zoster virus). the virus will travel along a nerve to your skin and cause a rash. It may also prevent the virus from causing long-term problems like severe pain and vision loss .  Early treatment may help your symptoms get better faster and prevent you from spreading the virus to others.

damage that may cause blindness.  Nerve problems: Some of the nerves in your face may twitch or stop working. These problems include drooping eyelids (ptosis).  Skin problems: You may get permanent scars or skin color changes after you have HZ. This pain can go away or last for many years. Sometimes pain may last longer than six months. This is a serious condition called postherpetic neuralgia. . and infections. It may also make it harder for you to hear and taste. Herpes zoster ophthalmicus is a serious problem that can cause permanent eye problems. including blindness.  Brain problems: You could get an infection in your brain and spinal cord. Ramsay Hunt syndrome may cause you to be dizzy. This may happen when your HZ is in your ear or on other parts of your face. during. A stroke happens when blood flow to a part of your brain suddenly decreases or stops. and after your rash.  Eye problems: HZ may cause you to have eye problems.What problems may occur with herpes zoster? You may have some serious problems after having herpes zoster:  Pain: You may have pain before. You may also have a stroke.

you cannot infect others once the rash crusts over (dries up). .Can I infect others with herpes zoster?  The virus can be passed to a person who have never had chickenpox.  You may pass the virus to others as long as you have a rash. but he will not get shingles. Usually. The virus can be passed on to others who breathe air infected with the virus. Touching a person may also increase his chances of getting the virus. this person may get chickenpox.  Once exposed to the virus.

 Pain when your skin is touched very lightly.  Fatigue (getting tired easily). chest. or face. A rash then develops where you had your pain.  Eye pain when exposed to light.What are the signs and symptoms of herpes zoster?  HZ often starts with pain in your back. .  Weakness. neck.  Fever (high body temperature). The rash is usually found on only one side of your body.  Headache.  Sometimes pain does not occur before the rash.

HERPES ZOSTER  How is herpes zoster diagnosed?  About your signs and symptoms.  Blood tests: You may need blood taken to give caregivers information about how your body is working.  Virus tests: Your caregiver may send skin scrapings or fluid from your blisters to the lab for tests. The blood may be taken from your hand. arm. . Tell your caregiver if you have had chickenpox. Tell him also if you have been exposed to the HZ virus or have been around any sick people. or IV.

.

Herpes Zoster  Pada permulaannya. Nyeri ini berkisar dari ringan sampai berat berupa rasa pegal. terbakar atau menusuk-nusuk. . Kulit di bagian tubuh yang terkena biasanya terasa lunak. lesu. Nyeri akan terasa di bagian tubuh Anda yang sarafnya terpengaruh. pilek. herpes zoster akan menyebabkan sedikit demam. cepat merasa lelah. bisa dirasakan nyeri sendi. dan lemah. sakit kepala dan pusing.  Pada kasus yang lebih berat.

persis seperti pada cacar air namun hanya bergerombol di sepanjang kulit yang dilalui oleh saraf yang terkena  Jaringan lunak di bawah dan di sekitar lepuhan dapat membengkak untuk sementara karena peradangan yang disebabkan oleh virus. Bintik- bintik ini lalu berubah menjadi gelembunggelembung transparan berisi cairan. .Herpes Zoster  Timbul bintik kecil kemerahan pada kulit.

valacyclovir. nyeri. tidak perlu menunggu munculnya gelembung cairan (blisters). misalnya diberikan paracetamol.  Pemberian Acyclovir tablet (Desciclovir. .Pengobatan  Obat-obatan yang diberikan pada penderita penyakit cacar ditujukan untuk mengurangi keluhan gejala yang ada seperti nyeri dan demam.  Sebaiknya pemberian obat Acyclovir saat timbulnya rasa nyeri atau rasa panas membakar pada kulit. komplikasi serta melindungi seseorang dari ketidakmampuan daya tahan tubuh melawan virus herpes. dan penciclovir) sebagai antiviral bertujuan untuk mengurangi demam. famciclovir.

 Obat antivirus tidak disarankan untuk semua pasien. Steroid juga tidak mencegah neuralgia pasca herpes. 2. Namun.  Obat-obat tersebut tidak membunuh virus tapi menghambat perkembangbiakan virus.1. famsiklovir. Pereda nyeri  Salah satu masalah terbesar herpes zoster adalah rasa nyeri. Dalam situasi ini obat antivirus tidak diperlukan. penggunaan steroid untuk herpes zoster masih kontroversial. . dan valaciclovir mungkin diberikan. atau berikan resep analgesik yang lebih kuat. Steroid Steroid membantu mengurangi peradangan dan mempercepat penyembuhan lepuhan. 3. Nyeri ini kadang-kadang sangat keras. Misalnya. Obat antivirus paling berguna pada tahap awal ruam (dalam 3 hari setelah ruam muncul). tingkat keparahan serangan herpes zoster dapat diminimalkan. remaja dan anak-anak yang terkena herpes zoster di perut seringkali hanya memiliki gejala ringan dan berisiko rendah terkena neuralgia pasca herpes. Dengan demikian. Antivirus  Dalam beberapa kasus. Parasetamol dapat digunakan untuk meredakan sakit. obat antivirus seperti asiklovir.

Sebagai upaya pencegahan sebaiknya seseorang mendapatkan imunisasi vaksin varisela zoster. untuk menyempurnakannya. penderita penyakit cacar (herpes) sebaiknya mendapatkan pengobatan terapy infus (IV) Acyclovir. berikan imunisasi sekali lagi saat dewasa. Imunasasi dapat diberikan satu kali lagi pada masa pubertas untuk memantapkan kekebalan menjadi 60% – 80%. Kekebalan yang didapat ini bisa bertahan sampai 10 tahun. Pada anak sehat usia 1 – 12 tahun diberikan satu kali. . Pada kondisi serius dimana daya tahan tubuh     sesorang sangat lemah. Setelah itu.

. Dapatkah herpes zoster dapat dicegah? Herpes zoster hanya dapat dicegah jika Anda tidak pernah memiliki cacar air. atau jika Anda memiliki kekebalan sangat baik terhadap virus cacar air. Pencegahan yang lebih aktif adalah dengan imunisasi cacar air.

mukosa orifisium serta mata disertai gejala umum berat. .SINDROM STEVEN JOHNSON  Sindrom Steven-Johnson (SSJ) merupakan suatu kumpulan gejala klinis erupsi mukokutaneus yang ditandai oleh trias kelainan pada kulit vesikulobulosa.

 Bentuk klinis SSJ berat jarang terdapat pada bayi. sindrom muko-kutaneookular. dermatostomatitis. Istilah eritema multiforme yang sering dipakai sebetulnya hanya merujuk pada kelainan kulitnya saja. eritema eksudativum multiform mayor. Lelaki dilaporkan lebih sering menderita SSJ daripada perempuan. anak kecil atau orang tua.  Tidak terdapat kecenderungan rasial terhadap SSJ walaupun terdapat laporan yang menghubungkan kekerapan yang lebih tinggi pada jenis HLA tertentu . dll. eritema poliform bulosa. Sinonimnya antara lain : sindrom de Friessinger- Rendu.

.

tegretol. fisik (udara dingin. etambutol. digitalis. obat (salisilat. lain-lain (penyakit polagen.Penyebab  Etiologi SSJ sukar ditentukan dengan pasti      karena dapat disebabkan oleh berbagai faktor. sulfa. . makanan (coklat). sinar X). walaupun pada umumnya sering dikaitkan dengan respons imun terhadap obat. parasit). keganasan. Beberapa faktor penyebab timbulnya SSJ diantaranya : infeksi (virus. jamur. sinar matahari. tetrasiklin. bakteri. penisilin. kontraseptif).

kontraseptif. penisilin. tegretol. digitalis. analgetik/antipiretik Coklat Makanan . Staphylococcs haemolyticus. sulfa. histoplasma streptokokus.Infeksi virus Herpes simpleks. vaksinia jamur bakteri parasit Obat koksidioidomikosis. etambutol. kinin. klorpromazin. karbamazepin. Mycobacterium tuberculosis. salmonela malaria salisilat. Mycoplasma pneumoniae. tetrasiklin.