Anda di halaman 1dari 2

Perubahan Jaringan Pendukung Gigi Akibat Tekanan Ortodontik

Ketika suatu tekanan orthodontik dikarenakan pada suatu gigi, terjadi daerah tekanan yang searah dengan arah pergerakan gigi, serta daerah tarikan di daerah yang berlawanan dengan arah pergerakan gigi. Di daerah tekanan,ligamen periodontal menyempit hingga kurang lebih 1/3 ketebalan mula-mula. Pada saat itu terjadi peningkatan peredaran darah dala rangka meningkatkan pasokan darah kapiler. Peningkatan pasokan darah ini berguna untuk mobilisasi sel-sel fibroblas dan osteoklas. Osteoklas adalah sel resospsi tulang yang berjajar di sepanjang dinding soket gigi pada sisi tekanan. Sel-sel ini meresorpsi tulang sehingga gigi dapat bergerak didalam soketnya ke arah pergerakan gigi yang diinginkan. Bila tekanan yang diberikan berada dalam batasan yang dapat diterima secara fisiologis,maka yang terjadi adalah resorpsi tulang di daerah yang berhadapan dengan ligamen periodontal. Resorpsi ini disebut frontal resorption. Sebaliknya bila tekanan yang diberikan melewati ambang batas tekanan yang dapat diterima secara fisiologis, yang terjadi adalah undermining resorption. Resorpsi ini tidak terjadi pada tulang yang berhadapan dengan ligamen periodontal melainkan terjadi di belakang dan atas zona hyalinisasi. Pada daerah tekanan, ligamen periodontal mengalami hyalinisasi karena terputusnya pasokan darah pada pembuluh darah kapiler di daerah itu. Osteoklas yang melakukan resorpsi dalam hal ini, berasal dari sumsum tulang terdekat. Akibat pemberian tekanan, perubahan juga terjadi di daerah tarikan, darah yang berlawanan dengan arah pergerakan gigi. Di daerah ini terjadi peregangan ligamen periodontal sehingga meningkatkan peredaran darah ke daerah tarikan. Akibatnya terjadi mobilisasi sel-sel fibroblas osteoblas. Sebagai reaksi selanjutnya, osteoblas akanmenghasilkan osteoid dan membentuk tulang baru. Namun tekanan orthodontik yang melampaui ambang batas fisiologis dapat mengakibatkan putusnya ligamen periodontal yang teregang sehingga peredaran darah pun terputus dan terjadi resorpsi tulang sehingga gigi akan mengendur di dalam soketnya. Bila besar dan durasi tekanan orthodontik melampaui suatu batas tertentu. Maka yang terjadi adalah menurunnya vaskularisasi pada ligamen periodontal dan perusakan sel-sel pada tulang yang meregang.

Anggani, Haru S. 2012. Disertasi pengaruh tekanan orthodontik pada perubahan mikrostruktur permukaan jaringan sementum. UI

Anda mungkin juga menyukai