Anda di halaman 1dari 10

1. Gejala klinis kekurangan dan kelebihan zat besi (Fe) A. Pada Ibu hamil a. Kekurangan Fe a.

Anemia dengan gejala pucat, mudah lelah dan pusing b. Resiko perdarahan sebelum dan sesudah persalinan

b. Kelebihan Fe a. Kelainan metabolisme seperti diare, namun ini jarang terjadi b. Hemokromatosis c. penyakit genetik yang diturunkan dimana ada akumulasi besi yang berlebihan dalam tubuh

B. Pada bayi a. Kekurangan Fe a. Bayi lahir dengan berat rendah b. Bayi mengalami anemia

b.

Kelebihan Fe a. Bisa mengalami keracunan b. Diare c. Penyakit hemokromatosis

C. Pada anak a. Kekurangan Fe a. Anemia b. Gangguan perkembangan motorik c. Gangguan tingkah laku d. Gangguan fungsi berfikir kognitif e. Menurunkan daya konsentrasi dan kekebalan tubuh

b. Kelebihan Fe a. Kerusakan usus b. Diare c. Keracunan

D. Pada remaja a. Kekurangan Fe a. Anemia, terutama pada remaja putri yang sedang mengalami siklus menstruasi b. Kuku sendok c. Berkurangnya kekuatan otot d. Menurunnya daya tahan tubuh

b.

Kelebihan Fe a. Diare b. Keracunan c. Kerusakan usus

E. Pada dewasa a. Kekurangan Fe a. Mudah terserang infeksi b. Menurunkan produktivitas kerja c. Mengalami anemia d. Berkurangnya kekuatan otot

b. Kelebihan Fe a. Diare b. Keracunan c. Kerusakan usus

2. Gejala klinis Kekurangan dan kelebihan Iodium (I) A. Pada ibu hamil a. Kekurangan iodium a. keguguran spontan b. lahir mati dan kematian bayi c. mempengaruhi otak bayi dan kemungkinan menjadi cebol pada saat dewasa nanti. d. Seorang ibu yang menderita pembesaran gondok akan melahirkan bayi yang juga menderita kekurangan iodium

b. Kelebihan iodium a. Keracunan iodium b. hipertiroidisme. Penyakit hipertiroidisme atau tirotoksikosis merupakan sejenis penyakit tiroid yang terlampau aktif yang menyebabkan penghasilan berlebihan hormone tiroid iaitu T4 dan T3 oleh kelenjar tiroid

B. Pada bayi a. Kekurangan iodium a. Jika bayi lahir dengan defisiensi iodium, dan tidak segera diobati maka pada usia 1 tahun akan terjadi pembesaran kelenjar gondoknya b. Mempengaruhi otak bayi dan bisa cebol saat pertumbuhannya

b. Kelebihan iodium a. hipertiroidisme.

C. Pada anak a. Kekurangan iodium a. Terjadi kretinisme b. Keterlambatan perkembangan jiwa dan kecerdasan c. Pembesaran kelenjar tiroid.

b. Kelebihan Iodium a. hipertiroidisme.

D. Pada remaja a. Kekurangan iodium a. Pembesaran kelenjar tiroid b. Kecerdasan menurun c. Pertumbuhan fisik terhambat d. Keterlambatan perkembangan jiwa b. Kelebihan iodium a. hipertiroidisme.

E. Pada dewasa a. Kekurangan iodium a. kekurangan yodium menimbulkan keadaan lemas dan cepat lelah b. produktivitas dan peran dalam kehidupan sosial rendah c. gondok pada leher d. pembuatan hormon tiroksin pun terhambat sehingga kontrol terhadap oksidasi tubuh mengalami penurunan.

b. Kelebihan Iodium a. hipertiroidisme.

3. Gejala klinis Kekurangan dan kelebihan Tembaga (Cu) A. Pada ibu hamil a. Kekurangan Cu a. Sindroma Menkes adalah suatu penyakit keturunan yang menyebabkan kekurangan tembaga. Gejalanya berupa: rambut yang sangat kusut, keterbelakangan mental, kadar tembaga yang rendah dalam darah, kegagalan sintesa enzim yang memerlukan tembaga. b. Penurunan jumlah sel darah merah (anemia)

b. Kelebihan Cu a. Kelebihan tembaga secara kronis menyebabkan penumpukan tembaga di dalam hati yang dapat menyebabkan nekrosis hati b. muntah-muntah dan diare

B. Pada bayi a. Kekurangan Cu a. Penurunan jumlah sel darah merah (anemia)

b.

Kelebihan Cu a. Kelebihan tembaga secara kronis menyebabkan penumpukan tembaga di dalam hati yang dapat menyebabkan nekrosis hati b. muntah-muntah dan diare

C. Pada anak , remaja dan dewasa a. Kekurangan Cu a. Penurunan jumlah sel darah merah (anemia) b. Penurunan jumlah sel darah putih (leukopenia) c. Penurunan jumlah sel darah putih yang disebut neutrofil (neutropenia) d. Penurunan jumlah kalsium dalam tulang (osteoporosis).

b. Kelebihan Cu a. Penyakit Wilson adalah penyakit keturunan dimana sejumlah tembaga terkumpul dalam jaringan dan menyebabakan kerusakan jaringan yang luas. Hati tidak dapat mengeluarkan tembaga ke dalam darah atau ke dalam empedu. Sebagai akibatnya, kadar tembaga dalam darah rendah, tetapi tembaga terkumpul dalam otak, mata dan hati, menyebabkan sirosis. Pengumpulan tembaga dalam kornea mata menyebabkan terjadinya cincin emas atau emas-kehijauan. Gejala awal biasanya berupa: tremor (gemetaran), sakit kepala, sulit berbicara, hilangnya koordinasi,psikosa.

4. Gejala klinis kekurangan dan kelebihan mineral Krom (Cr) A. Pada ibu hamil, bayi, anak,remaja, dewasa a. Kekurangan mineral Cr Kekurangan krom karena makanan jarang terjadi baik pada ibu hamil, bayi, anak, remaja, dan dewasa. Oleh karena itu AKG untuk krom belum ditentukan. Tetapi defisiensi krom pada remaja, dewasa dan ibu hamil diduga dapat menyebabkan sindroma mirip diabetes.

b. Kelebihan mineral Cr Kelebihan krom krena makanan belum pernah ditemukan pada ibu hamil, bayi, anak, remaja, dewasa. Tetapi, para pekerja yang terkena limbah industri dan cat yang mengandung krom tinggi dikaitkan dengan kejadian penyakit hati dan kanker paru-paru. Kromat adalah bentuk krom dengan valensi 6. tubuh tidak dapat mengoksidasi krom makanan dengan valensi 3 yang tidak toksik menjadi bentuk vlensi 6 yang toksik. Jadi, krom di dalam makanan tidak ada kaitannya dengan kanker paru-paru.

5. Gejala klinis kekurangan dan kelebihan mineral Selenium (Se) A. Pada ibu hamil a. Kekurangan a. kerusakan jantung dan otot b. berulang keguguran c. kelelahan ekstrim

B. Pada bayi a. Kekurangan a. Kerusakan jantung dan otot b. Gangguan gastro-intestinal

C. Pada anak a. Kekurangan a. kerusakan jantung dan otot b. memperlambat mental

D. Pada remaja dan dewasa a. Kekurangan a. Penyakit keshan Keshan merupakan salah satu provinsi di Cina. Terjadi kardiomiopati atau degenerasi otot jantung. Yang berakibat pada rasa kaku, pembengkakan dan rasa sakit pada sendi jari-jari yang diikuti oleh osteoartritis secara umum yang terutama dirasakan pada siku, lutut dan pergelangan kaki.

b. kerusakan jantung dan otot berkurangnya antioksidan dalam jantung, hati dan otot, yang mengakibatkan kematian jaringan dan kegagalan organ

c. Gangguan gastro-intestinal E. Kelebihan Pada ibu hamil,bayi, anak, remaja, dewasa a. mual dan muntah b. rambut dan kuku rontok c. ruam di kulit d. kerusakan saraf. e. Diare

6. Gejala klinis Kekurangan dan kelebihan mineral Selenium Molibden (Mo) A. Pada ibu hamil, bayi, anak, remaja, dewasa a. Kekurangan Kekurangan molibdenum yang disebabkan karena asupan yang tidak memadai pada orang yang sehat, belum pernah diteliti. Gejalanya berupa:

a. denyut jantung yang cepat b. sesak nafas c. mual d. muntah e. disorientasi f. koma. g. mudah tersinggung h. pikiran kacau i. pingsan

b. Kelebihan a. Menghambat absorbsi tembaga b. Orang yang mengkonsumsi molibdenum dalam jumlah besar dapat mengalami gejala yang menyerupai penyakit gout, termasuk peningkatan kadar asam urat dalam darah dan nyeri sendi. Penambang yang terpapar debu molibdenum bisa mengalami gejala-gejala yang tidak spesifik.

7. Gejala klinis Kekurangan dan kelebihan mineral Selenium Fluor (F) A. Pada ibu hamil a. Kekurangan a. Rapuh tulang ibu dan janin b. Tidak sempurnanya pembentukan gigi janin b. Kelebihan a. Keracunan b. Fluorosis (perubahan warna gigi menjadi kekuningan) c. Mulas d. Gatal

B. Pada bayi a. Kekurangan a.Terganggunya pengerasan tulang

b.

Kelebihan a. Diare

C. Pada anak, remaja dan dewasa a. Kekurangan a. Gigi berlubang dan kerusakan gigi b. Keropos tulang

b.

Kelebihan a. fluorosis. Fluor terkumpul dalam gigi, terutama gigi tetap dan dalam tulang. Pada permukaan email gigi tampak bercak tidak beraturan yang berwarna putih-kapur, yang pada akhirnya berubah menjadi kuning atau coklat, menyebabkan email tampak berbintik-bintik. b. Keracunan

8. Gejala klinis Kekurangan dan kelebihan mineral Cobalt (Co) A. Pada ibu hamil a. Kekurangan a. Anemia b. Berkurangnya tenaga

b. Kelebihan a. Berpengaruh pada jantung

B. Pada remaja dan dewasa a. Kekurangan a. Anemia b. Kelebihan a. Berpengaruh pada jantung b. Menurunkan fertilitas pria

9. Gejala klinis Kekurangan dan kelebihan mineral Zn A. Kekurangan a. Pertumbuhan yang lambat b. Selera atau nafsu makan c. Penyembuhan luka yang lambat d. Kelelahan yang hebat e. Kerontokan pada rambut f. Ketidaknormalan pada indera pengecap dan pencium g. Infertilitas pada pria h. Sulit melihat dikegelapan.

B. Kelebihan a. Metabolism kolesterol terganggu b. Muntah c. Diare d. Demam e. Kelelahan f. Anemia g. Gangguan reproduksi

10. Gejala klinis Kekurangan dan kelebihan mineral mangan A. Kekurangan a. kemerahan kulit yang bersifat sementara B. kelebihan a. tremor (gemetaran) b. kesulitan dalam bergerak.