Anda di halaman 1dari 4

SAND CASTING PADA MANGKUK ALUMUNIUM

(tempat pengamatan: Ceper, Klaten)

Ada begitu banyak teknik pengecoran yang ada pada saat ini dan salah satunya adalah teknik pengecoran dengan menggunakan cetakan dari pasir yakni sand casting atau ada juga yang menyebutnya iron cast. Kali ini pengamatan dilakukan pada teknik pengecoran sand casting untuk produk mangkuk yang terbuat dari alumunium. Berikut urutan teknik pengecorannya.

1.Pembuatan cetakan
Pembuatan cetakan dilakukan secara manual. Untuk membuat cetakan pasir dibutuhkan wadah atau tempat cetakan pasir yang terbuat dari kayu disusun kotak lalu dijepit sebanyak 1 pasang untuk atas dan bawah dan master cetakan produk mangkuk tersebut. Pada awalnya, tempat cetakan pasir untuk bagian bawah diisi dengan pasir menggunakan sekop. Setelah pasir terisi kira-kira 2/3 tempat cetakan, selanjutnya master cetakan pada bagian cekungnya ditaburi tepung agar nanti pasirnya tidak lengket lalu diisi dengan pasir yang diayak untuk mendapatkan hasil permukaan yang lebih halus. Setelah seluruh permukaan cekung master cetakan mangkuk terlapisi dengan pasir halus, lalu kembali diisi lagi dengan pasir biasa hingga penuh. Setelah itu master cetakan mangkuk diletakkan secara terbalik di dalam tempat cetakan pasir yang sudah terisi pasir sebanyak 2/3 bagiannya. Setelah itu, tempat cetakan pasir bagian atas pun dipasang. Pada bagian cembung master cetakan mangkuk ditaburi tepung lagi lalu ditabur lagi dengan pasir yang diayak hingga seluruh permukaan tertutup pasir. Setelah itu, pada bagian tengah dipasang kayu silinder yang ujungnya diberi paku guna pembuatan lubang untuk mengisi alumunium cair. Berikutnya tempat cetakan pasir diisi lagi dengan pasir sampai penuh lalu dipadatkan dan permukaannya diratakan. Kayu silinder diambil dan lubang dirapikan. Setelah itu penjepit antara tempat cetakan kayu atas dan bawah dibuka lalu tempat cetakan bagian atas diangkat dan dibalik. Master cetakan diambil. Dapat dilihat keadaan cetakan baik untuk bagian cekung maupun bagian cembung. Untuk merapikan cetakan pasir,

permukaan cetakan pasir diberi air. Setelah itu, cetakan kayu bagian atas di letakkan kembali di atas tempat cetakan bagian bawah lalu tempat cetakan kayu dijepit dan dilepaskan secara bersamaan baik bagian atas maupun bawah. Cetakan pasir siap digunakan

2.Peleburan material
Material yang dilebur adalah alumunium. Peleburan dilakukan di atas tungku dengan pembakaran menggunakan minyak tanah yang disemprotkan dari bawah. Peleburan alumunium memakan waktu kurang lebih 2-3 jam. Setelah alumunium mencair dengan sempurna, alumunium cair diambil dengan menggunakan ember yang dijepit dengan kayu untuk kemudian dituangkan ke dalam lubang-lubang yang sudah dibuat (pencetakan).

3.Finishing
Sekitar 5 menit, alumunium sudah mengeras dan cetakan pasir bisa dibongkar untuk kemudian diambil produk jadinya. Produk yang dihasilkan dari sand casting masih memiliki permukaan yang kasar. Untuk penghalusan tepi produk dan finishing permukaan produk menggunakan grenda. Proses didahului dengan penghasulas tepi-tepi produk yang kasar dan tajam. Setelah itu produk dibawa ke departemen selajutnya untuk finishing permukaan agar lebih licin dan mengkilap dengan menggunakan grenda juga.

4.Pengepakan
Setelah produk-produk selesai dibuat, produk di kemas ke dalam kardus untuk kemudian dikirim ke konsumen.

SAND CASTING PADA PRODUK MANGKUK ALUMUNIUM


Disusun untuk memnuhi tugas mata kuliah Proses Produksi 2

Disusun oleh : Marigi Nalia (4840) Fani Rosalina (4850)

PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI

UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA 2008