Anda di halaman 1dari 17

DEFINISI

Nyeri suatu pengalaman sensorik dan emosional yg tidak menyenangkan terkait dgn kerusakan jaringan aktual / potensial.

sifatnya

subyektif

KLASIFIKASI NYERI
NYERI AKUT : timbul secara mendadak dan cepat

menghilang, < 6 bulan. ditandai adanya peningkatan tegangan otot


NYERI KRONIS : timbul secara perlahan lahan,

biasanya berlangsung dalam waktu yang cukup lama, > 6 bulan.

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RESPON NYERI


1. Usia

-Anak belum bisa mengungkapkan nyeri, - Lansia cenderung memendam nyeri yang dialami.
2. Jenis kelamin

laki-laki dan wanita tidak berbeda secara signifikan dalam merespon nyeri, tapi justru lebih dipengaruhi faktor budaya

Lanjutan..
3. Budaya Orang belajar dari budayanya, bagaimana seharusnya mereka berespon terhadap nyeri co/ suatu daerah menganut kepercayaan bahwa nyeri adalah akibat yang harus diterima karena mereka melakukan kesalahan, jadi mereka tidak mengeluh jika ada nyeri.

Lanjutan.
4. Makna nyeri Berhubungan dengan bagaimana pengalaman seseorang terhadap nyeri dan dan bagaimana mengatasinya. 5. Perhatian Tingkat seorang klien memfokuskan perhatiannya pada nyeri dapat mempengaruhi persepsi nyeri.

Lanjutan.
6. Ansietas Cemas meningkatkan persepsi terhadap nyeri dan nyeri bisa menyebabkan seseorang cemas. 7. Pengalaman masa lalu Seseorang yang pernah berhasil mengatasi nyeri dimasa lampau, dan saat ini nyeri yang sama timbul, maka ia akan lebih mudah mengatasi nyerinya.

Lanjutan.
8. Pola koping Pola koping adaptif akan mempermudah seseorang mengatasi nyeri dan sebaliknya pola koping yang maladaptive akan menyulitkan seseorang mengatasi nyeri. 9. Support keluarga dan sosial Individu yang mengalami nyeri seringkali bergantung kepada anggota keluarga atau teman dekat untuk memperoleh dukungan dan perlindungan

TIPE NYERI
1, Nyeri somatik: digambarkan sbg nyeri konstan, terlokalisasi, berdenyut,, perih, atau tajam. co/ nyeri akibat metastasis tulang. 2. Nyeri Viseral : digambarkan sbg nyeri konstan, sulit dilokalisasi, dalam atau meremas-remas. co/ nyeri akibat obstruksi usus, nyeri pankreatik. 3. Nyeri Neuropatik: digambarkan spt rasa terbakar, tertusuk, seperti sensasi kejut, atau seperti dijepit dan dapat terjadi krn sensasi terbakar & kram.

SINDROME NYERI
Nyeri akibat metastasis tulang tergolong nyeri somatik co/ ekspansi sumsum, metastasis tulang panggul. 2. Nyeri akibat invasi visera tergolong nyeri viseral co/peregangan visera (pankreas, lambung,usus) nyeri tumpul, tajam, kolik. 3. Nyeri neuropatik (pleksi saraf) nyeri sekunder akibat kelainan saraf kranial yg mengakibatkan neuralgia kranial,
1.

Lanjutan
ada 3 jenis sindrome pleksi saraf (nyeri neuropatik): a. pleksopati servikal: px dgn tumor kepala & leher atau metastasis nodus servikal.
b. pleksopati brakial : px dgn ca limfoma, paru &

payudara c. pleksopati lumbosakral : px dgn tumor / metastasis regional (ginekologis, gineko urinari)

Lanjutan
4. Nyeri akibat terapi

nyeri dpt berlanjut/ muncul berulang setelah pembedahan co/ nyeri pasca mastektomi, pascatorakotomi, pascaamputasi. 5. Nyeri pascahemoterapi co/ neuropati perifer 6. Nyeri pasca radiasi co/fibrosis radiasi, mielopati radiasi.

MANAJEMEN NYERI (PENANGANAN NYERI


1. Non farmakologik a. Analgesik Narkotik (Opioid Kuat)
co/fentanil, metadon, heroin, meperidin. b. Analgesik Lokal co/ etyl chloride, metyl prednisolon, lidocain c. Analgesik yang dikontrol klien (ADP) co/ morfin d. Obat obat nonsteroid (non opioid)

co/ AINS (aspirin, ibuprofen, ), pramadol, meloxicam

MANAJEMEN NYERI (PENANGANAN NYERI)


2. Manajemen nyeri non farmakologik

a. Penanganan fisik/stimulasi fisik - stimulasi kulit (pijatan kulit) - Stimulasi electric (TENS) : merupakan stimulasi pada kulit dengan menggunakan arus listrik ringan yang dihantarkan melalui elektroda luar. - Akupuntur.

Lanjutan
2. Intervensi prilaku kognisi a. Tehnik relaksasi

merelaksasikan keteganggan otot yang mendukung rasa nyeri


b. Hipnotis Membantu mengubah persepsi nyeri melalui sugesti positif. c. Distraksi Mengalihkan perhatian terhadap nyeri d. Guided Imagery (Imajinasi terbimbing) Meminta klien berimajinasi membayangkan hal-hal yang menyenangkan

pengaruh

Bedakah penanganan nyeri di RS dgn lingkungan (home care) ?????

Tugas
Buat paper dan seminarkan tugas dibawah ini: 1. Perbedaan manajemein nyeri untuk pasien di RS dengan di lingkungan (home care) dilihat dari segi keperawatan paliatif. 2. hubungan pengkajian nyeri secara komprehensif pada pasien terminal. Dan demontrasikan 3. Aktivitas terapeutik dalam penanganan nyeri pada pasien terminal. 4. pengaruh psikis, emosi , dan lingkungan terhadap symtom dan penanganan nyeri.