1.

Penyediaan Air

Perusahaan Korea tertarik garap sistem air bersih Indonesia
Perusahaan konstruksi asal Korea Selatan (Korsel) Doosan Group berniat bekerja sama dengan Indonesia dalam penyediaan air bersih. Doosan memiliki kompetensi dalam penyulingan air laut menjadi air minum. Deputi Menko Perekonomian Bidang Kerjasama Internasional Rizal Afandi Lukman mengatakan, Doosan berniat membantu pengembangan perkotaan dalam penyediaan sistem air bersih. Selain itu bidang kelistrikan juga menjadi sektor yang dijajaki.

Gambar1. Perusahaan korea tertarik garap sistem air bersih di Indonesia

"Dia ingin membantu pembangunan di Indonesia terutama masalah perkotaan untuk membantu terutama di listriknya, water treatment, dll," ujarnya saat ditemui di kantornya, Jakarta, Rabu (16/1). Doosan, lanjutnya, bersama dengan Marubeni Cooperation asal Jepang berniat mengembangkan pembangkit listrik di daerah Cirebon. Kebutuhan listrik Indonesia diyakini semakin meningkat seiring pertumbuhan ekonomi yang merangkak naik. "Konsumsi energi yang diperlukan Indonesia untuk menopang pertumbuhan ekonomi sekitar keperluannya 3000 megawatt per tahunnya, ini merupakan jumlah yang sangat besar," tuturnya. Sumber: http://www.merdeka.com/uang/perusahaan-korea-tertarik-garap-sistem-air-bersih-indonesia.html Komentar:
1

dan aspek solusi teknologi terkait cara atau teknik pengelolaan dan pengolahan limbah B3. Lebih jauh FGD ini dilaksanakan untuk mengembangkan jejaring antara penyedia dengan pengguna iptek yang terkait dengan pengelolaan limbah B3 di industri. mengingat kebutuhan akan air bersih sangat dibutuhkan oleh warga karena ketersediaan yang minim. Guna mencegah hal tersebut. Pengelolaan Limbah Kemenristek Kembangkan Jejaring Pengelolaan Limbah B3 Industri Gambar2. Kembangkan Jejaring Pengelolaan Limbah B3 Aktivitas industri yang menghasilkan limbah B3 seringkali dikhawatirkan sebagai penyebab pencemaran dan perusakan ekosistem lingkungan. Upaya pengelolaan limbah B3 yang baik merupakan kunci pencegahan terhadap kerusakan dan pencemaran ekosistem lingkungan. diperlukan sistem pengelolaan limbah yang terintegrasi dan berkesinambungan. 2 . Pengelolaan limbah B3 akan terkait dengan beberapa aspek seperti aspek peraturan perundangan-undangan dan arah kebijakan pemerintah.Saya setuju dengan kerjasama yang dilakukan Indonesia. 2. aspek pengawasan dan pembinaan pelaksanaan peraturan dan kebijakan tersebut. Untuk mengidentifikasi permasalahan dan tantangan dalam pengelolaan limbah B3 serta mendorong pemanfaatan teknologi yang dihasilkan oleh penyedia iptek untuk mengelola limbah B3. Asisten Deputi Penyedia dan Pengguna Kementerian Riset dan Teknologi bekerjasama dengan Forum Teknologi Industri Puspiptek (FTIP) menyelenggarakan focus group discussion (FGD) pengelolaan limbah B3.

biaya pengelolaan limbah yang dirasa cukup besar. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) telah memiliki peraturan perundang-undangan yang cukup lengkap terkait dengan pengelolaan limbah B3 ini. ―FGD ini diharapkan sebagai sarana sharing dan mengembangkan networking antara penyedia dengan pengguna iptek. insinerasi/pembakaran. Mukti Mandiri Lestari. PT. Serpong pada 05 Februari 2012 dengan mengambil tema ―Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun Industri Untuk Pembangunan Yang Berwawasan Lingkungan‖ tersebut dibuka oleh Asisten Deputi Jaringan Penyedia dengan Pengguna. Institut Pertanian Bogor. Hal ini terungkap berdasarkan data yang dipaparkan oleh Kasubbid Pengendalian Pemanfaatan Lingkungan Hidup BPLH Kota Tangerang. Peneliti / Perekayasa BPPT. pengolah. pengumpul. Balai Teknologi Lingkungan BPPT.FGD yang diselenggarakan di Puspiptek. khususnya Peraturan Pemerintah No. KLH mentargetkan penurunan tingkat produksi B3 di Indonesia sebesar 50 juta ton dalam kurun tahun 2011-2014. menyampaikan beberapa metode dan teknologi yang dapat digunakan dalam pengelolaan limbah B3 tersebut. bahwa tingkat ketaatan terhadap upaya pengelolaan limbah B3 di Kota Tangerang pada peraturan perundang-undangan dan implementasi dokumen lingkungan sangat rendah dengan prosentase 18%. Pengawasan ini dilakukan mulai dari penyimpanan sementara. FGD yang menghadirkan narasumber Asisten Deputi Verifikasi Pengelolaan Limbah B3 Kementerian Lingkungan Hidup. Thermal. dibutuhkannya kolaborasi dan sinergi antara pemerintah. dan belum tersedianya teknologi pengelolaan limbah yang tepat padahal jumlah industri di Kota Tangerang cukup besar yaitu kurang lebih 2200 industri. Wisnu S Soenarso. Abdul Kholiq. LIPI. Eagle Indo Pharma. teknologi untuk memanfaatkan limbah B3 menjadi produk yang aman dan 3 . dan penimbunan. Tangerang dan Tangerang Selatan. dan PT. PT. rendahnya komitmen perusahaan untuk melakukan pengelolaan limbah B3 dengan baik dan benar. bahwa pengawasan pengelolaan limbah B3 dilakukan dengan prinsip ―From Cradle to The Grave‖. serta pemerintah yang terkait. Bahkan. dan Biologis. diantaranya adalah Fisika-Kimia. Solidifikasi/ stabilisasi. Dalam paparannya Asdep Verifikasi Pengelolaan Limbah B3 Kementerian Lingkungan Hidup. diikuti oleh perwakilan dari Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kab. Balai Teknologi Lingkungan (BTL – BPPT) yang dalam hal ini diwakili oleh M. pemanfaat. 80 jo 85 Tahun 1999. BATAN. Chemical conditioning. industri dan lembaga litbang serta akademisi untuk mendukung pengelolaan limbah B3 dalam seperti dalam hal identifikasi dan analisis jenis B3 yang belum tercantum dalam lampiran PP Nomor 85 Tahun 2009. dan Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Tangerang tersebut. Dari FGD tersebut dihasilkan beberapa rumusan antara lain diperlukannya sosialisasi terus menerus kepada masyarakat dan industri untuk meningkatkan pemahaman dan ketaatan terhadap pengelolaan limbah. Menanggapi kondisi tersebut. pengangkut. Fajarindo Faliman Zipper.‖kata Wisnu. Wihadil. PT. Beberapa tantangan yang dihadapi oleh Kota Tangerang dalam pengelolaan limbah B3 industri terkait dengan rendahnya pengetahuan industri tentang pengelolaan limbah B3. Namun demikian nampaknya banyak industri yang belum tahu dan tidak mematuhi regulasi tersebut. Taufik Syahzaeni. Wirjono Koesmoedjihardjo.

sehingga terjadi akumulasi bahaya yang setiap saat mengancam kesehatan dan keselamatan lingkungan hidup. (ad2/dep3/humasristek) Sumber: http://www. teknologi / alat pengolahan limbah B3 yang sederhana. Pada hakekatnya. bahwa limbah yang dihasilkan termasuk dalam kategori limbah B3. zat pencemar yang sudah dipisahkan (konsentrat) belum tertangani dengan baik. Sebagai tindak lanjut dari FGD ini akan dilaksanakan FGD lanjutan dengan mengambil tema-tema khusus yang terkait dengan pengelolaan limbah B3. ekonomis. telah memiliki kompetensi dalam penelitian. Walaupun volumenya kecil. dan pengujian terkait pengolahan limbah B3. Puslit Kimia-LIPI. Selama ini.go.ristek.bermanfaat. 4 . mendorong agar industri/pelaku usaha serta pemerintah dan pemerintah daerah dapat menjalin kerjasama dengan lembaga-lembaga tersebut. antara lain BTL-BPPT. dan efektif terutama untuk pelaku IKM. konsentrasi zat pencemar yang telah dipisahkan itu sangat tinggi. sehingga dengan mudah limbah dibuang ke sistem perairan tanpa adanya pengolahan. dan PTLR-BATAN. Kementerian Riset dan Teknologi.php/module/News+News/id/12709 Komentar: Banyak industri yang tidak menyadari. dalam hal ini Puspiptek.id/index. metode quick analysis untuk mengetahui efek jangka panjang atau kronis dari suatu B3. Beberapa lembaga litbang / laboratorium di kawasan Puspiptek. pengolahan limbah adalah upaya untuk memisahkan zat pencemar dari cairan atau padatan. pengembangan. yang saat ini masih memerlukan waktu cukup lama.

"Masalah utama bagi jajan anak. menurut Roy.Menuju Generasi Emas yang Sehat dan Berkualitas'.Higiene dan sanitasi merupakan dua faktor utama keamanan pangan yang patut menjadi perhatian. Masalah higiene dan sanitasi. Sanitasi Makanan Higiene dan Sanitasi Jajanan Anak Perlu Perhatian Gambar 3. Roy mengatakan masih ada faktor lainnya yang menjadikan jajanan anak menjadi berbahaya untuk dikonsumsi. menjadi paling utama karena efeknya dapat langsung dirasakan setelah mengonsumsi makanan tidak bersih. serta pemanis buatan. sedangkan. Dalam roadshow yang kali ini berlangsung di SDN 01 Tebet Timur Jakarta itu. seperti pewarna tekstil." ujar Roy. Demikian diungkapkan Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Roy Sparingga dalam roadshow Kampanye Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) BPOM bertajuk 'Sehatnya Duniaku . sehingga harus ada perhatian. Selasa (22/1/2013) di Jakarta.3. 5 . bahan kimia berbahaya berefek jangka panjang. KOMPAS. Saat ini. Penyluhan Sanitasi Makanan di Sekolah JAKARTA.com . Efek dari higiene sanitasi adalah jangka pendek. sehingga perlu terus diawasi dan diperbaiki. yaitu bahan kimia berbahaya. terutama anak Sekolah Dasar adalah higiene sanitasi yang belum baik. sebagian besar jajanan anak khususnya di sekolah-sekolah dasar belum sepenuhnya memenuhi syarat kedua faktor tersebut. pengawet.

Sakit akibat makanan.dan. bisa diberikan sanksi.Perlu. Sebanyak 35 persennya adalah dari jajanan anak sekolah. seharusnya juga pemerintah mengadakan sidak mendadak terhadap jajanan anak di kantin maupun di luar sekolah.P erhatian Komentar: Saya sangat setuju dengan kegiatan yang dilakukan BPOM ke sekolah-sekolah dalam upaya mengurangi dampak buruk akibat jajanan yang tidak sehat pada siswa siswi sekolah. serta pedagang makanan sekitar sekolah. jika terbukti jajanan mereka mengandung zat yang berbahaya bagi tubuh. murid. orang tua murid." jelas Roy. Saran saya. dan 80 persen dari angka itu berasal dari jajanan anak Sekolah Dasar.com/read/2013/01/22/16312414/Higiene. namun pelaku pengawasannya tentu saja komunitas sekolah.Anak. Rencananya selanjutnya.Jajanan.kompas. BPOM akan melanjutkan ke 25 Sekolah Dasar masing-masing di dua kota besar yaitu Jakarta dan Bandung. pengelola kantin.Sanitasi. Sumber: http://health. "BPOM hanya dapat mengadakan penyuluhan tentang keamanan pangan jajanan anak. SDN 01 Tebet Timur menjadi tempat pertama dilaksanakannya Road Show 'Sehatnya Duniaku'. disebut Roy sebagai kejadian luar biasa (KLB) pangan di Indonesia. yaitu guru. Hal inilah yang mendasari BPOM perlu untuk mengadakan roadshow tentang pentingnya keamanan pangan. 6 .

Jakarta Utara. Jumat (4/1/2013). Sumber: 7 . Kecamatan Cilincing. Salah satu blok Rusun Marunda yang siap huni di kompleks Marunda. KOMPAS." tutur Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Harapannya. Jakarta Utara. Pemanfaatan rusun itu bekerja sama dengan pemerintah pusat sebab sebagian rusun dalam pengelolaan pemerintah pusat. 19 blok di antaranya tidak terpakai. Dari 26 blok yang ada. blok rusun yang tidak terpakai bisa dihuni warga yang membutuhkan. Target untuk melengkapi sarana itu. dan pasar tradisional.4. "Kami ingin memperbaikinya agar semua blok di rusun itu terisi. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melengkapi sarana yang belum ada." tuturnya. Sanitasi Pemukiman dan Tempat-tempat Umum (TTU) Pemprov DKI Berencana Lengkapi Sarana Rusun Marunda Gambar 4. Beberapa sarana yang akan kami benahi adalah kemudahan akses transportasi. JAKARTA. Sampai akhir tahun semoga semua blok rampung. "Beri saya waktu. sarana sanitasi. Senin (7/1/2013) di Jakarta. Saat ini perbaikan sarana di rusun itu baru sebagian saja yang dilengkapi. Joko bertekad sepanjang tahun 2013 dapat memanfaatkan semua rusun yang selama ini tidak terpakai.com — Rumah Susun Sewa Marunda. sampai akhir tahun ini diharapkan selesai. menurut dia. sudah mangkrak lebih dari lima tahun. puskesmas. Sekarang baru tiga blok yang sudah diperbaiki.

Berencana. 8 .Rusun.http://bisniskeuangan.Lengka pi.Sarana.com/read/2013/01/07/14105987/Pemprov.DKI.Marunda Komentar: Rusun yang ditinggali oleh ratusan bahkan ribuan penghuni menuntut sanisati berupa MCK dan tempat pembuangan kotoran yang baik agar tidak terjadi penyakit yang akan menjangkiti penghuni rusun.kompas.

" ujarnya saat mendampingi Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Bali.76 persen dari trget MDGs 68. pemerintah pun mencanangkan tahun 2014 nanti Indonesia bebas buang air besar (BAB) sembarangan. Indonesia baru mencapai 42. Langkah Indonesia akan terasa lebih berat karena berdasarkan data. Indonesia berada pada posisi pencapaian 55.Tahun 2014. Menkes Nafsiah menggaris bawahi pentingnya ketersediaan jamban di pemukiman penduduk. Senin (10/9/2012) sampai Rabu (12/9/2012). "Tahun 2009 kita baru bebas BAB sembarangan 70 persen. Indonesia Bebas BAB Sembarangan Gambar4. sejumlah besar keluarga tidak memiliki akses fasilitas sanitasi seperti jamban. Salah satu usahanya. Komunitas Toilet Higienis BALI.Mengacu pada target MDGs tujuan ke 7 di mana setiap negara memastikan keberlanjutan lingkungan hidup. Di antaranya. pihaknya bersama Kementerian Kesehatan dan kementerian lainnya saat ini tengah berupaya melakukan percepatan pembangunan sanitasi permukiman (PPSP). Begitu pula halnya dengan Indonesia yang harus mencapai target MDGs pada tahun 2015 nanti. Nafsiah Mboi seusai acara pembukaan East Asia Ministerial Conference on Sanitation and Hygiene (EASAN) III yang berlangsung di Nusa Dua.8 persen. 9 . serta tingkat perekonomian masyarakat yang tidak mampu membangun fasilitas sanitasi memadai. Pemerintah menargetkan 30 persen sisanya tuntas di tahun 2014. posisi Indonesia dari target MDGs masih jauh. KOMPAS.6 persen dari target 62. Kesadaran masyarakat untuk membuang air besar di jamban bisa dipengaruhi banyak faktor.41 persen. untuk target MDGs masalah sanitasi. rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat tentang pengaruh sanitasi dan air minum pada kesehatan. Sedangkan untuk target MDGs masalah air minum.Priatna mengatakan. Deputi Sarana dan Prasarana Kementerian PPN/Bappenas Dedy S. maka semua negara harus dapat mengurangi separuh proporsi penduduk tanpa akses berkelanjutan pada air minum yang aman dan sanitasi dasar di tahun 2015. perilaku yang tidak mendukung hidup bersih dan sehat. Data Kementerian Kesehatan menyebutkan.com .

mereka menyayangkan jika jamban tersebut berubah menjadi kotor karena dipakai.BAB. Alasannya. "Tak kalah pentingnya adalah perubahan perilaku masyarakat. ada masyarakat yang tidak mau menggunakan jamban padahal sudah dibuatkan pemerintah. peranan jamban memiliki kaitan yang sangat luas. Kalau semua orang BAB pada tempatnya maka bisa mengurangi penyakit diare. 10 . Sehingga menurunkan risiko penyakit ini sampai 90 persen.Bebas.Sembar angan Komentar: Menurut saya sangat sulit bagi Indonesia untuk terbebas dari Bebas BAB Sembarangan terutama masyarakat pedesaan maupun pelosok dikarenakan faktor kesadaran masyarakat yang rendah dan fasilitas sanitasi yang minim.2014.kompas.com/read/2012/09/10/16261089/Tahun.Menurut Nafsiah." ujarnya.Indonesia. Sumber: http://health. Saya pernah mendapati.

Menanggapi hal itu.Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok. mengatakan 270 ribu dari 1. Warga masih sembarangan buang hajat TEMPO. Kepala Pusat Promosi Kesehatan Kemenkes Herawati mengatakan pemerintah daerah masing-masing didorong untuk mampu mengubah perilaku masyarakat dengan program jambanisasi tersebut. Hal itu untuk mengantisipasi terjadinya pencemaran. Rina S Bahar. Memang rata-rata butuh anggaran Rp 2 juta untuk satu keluarga membangun jamban. tahun ini pihaknya akan mulai mengurangi angka tersebut dengan program jambanisasi. "Kita akan lakukan jambanisasi demi mewujudkan Pola Bersih Hidup dan Sehat (PHBS).8 juta masyarakat Depok tidak memiliki jamban sehingga akhirnya membuang air besar di sungai dan kebun. Caranya. seperti lalat. dari sejumlah 15 persen itu ada yang memiliki 11 ."Ini kan karena kebiasaan masyarakat yang buang ke sungai." katanya. Kebiasaan itu. lamban laun akan menimbulkan pencemaran sungai. "Ada 15 persen masyarakat yang tidak memiliki jamban. air tanah. Hardiono mengatakan pihaknya sedang mengupayakan agar warga yang masih buang air besar di sungai dan di kebun bisa dihentikan secara bertahap. mengatakan mereka akan mendata kembali kevalidan data tersebut." katanya.CO. Kamis. Penanggulan Penyakit dan Penyuluhan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Depok. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pun mendukung langkah tersebut. Pasalnya.5. Hardiono." katanya kepada wartawan di Balai Kota Depok. Hardiono mengklaim pada 2013 ini Pemkot Depok menargetkan tujuh kelurahan akan dibuatkan jamban. 7 Februari 2013. "Kami menyerahkan pada pemerintah daerah setempat." katanya. Pencemaran Lingkungan 270 Ribu Warga Depok Masih Buang Hajat di Sungai Gambar6. kata Hardiono. dan pencemaran lingkungan yang lebih luas karena terbawa oleh media lain. Kepala Bidang Pencegahan. terutama bagi air tanah. Depok .

masyarakat selalu membuang kotoran langsung ke sungai. Hal itu terjadi hampir di seluruh sungai di Kota Depok. "Itu tidak bisa dikatakan 15 pesen tidak memiliki jamban karena ada yang punya jamban. 12 .jamban.tempo. pemerintah Depok akan langsung membuat septic tank dan jamban. dengan begitu diharapkan masyarakat akan cepat sadar dan meninggalkan kebiasaan buruk tersebut." Karena tidak memiliki septic tank jamban. pemerintah memberlakukan sistem denda bagi siapa saja yang buang air besar maupun membuang sampah di sungai. tapi tidak memiliki septic tank. setelah dilakukan pendatan kembali. Menurut Rina." kata dia.co/read/news/2013/02/07/214459788/p-270-Ribu-Warga-Depok-MasihBuang-Hajat-di-Sungai Komentar: Ada baiknya sembari membangun fasilitas MCK. Sumber: http://www. "Pengerjaan akan dilakukan oleh Tarkim dan anggarannya ada di Bappeda. tapi tidak memiliki septic tank.

teknologi serangga mandul (TSM) mampu mengurangi populasi nyamuk Aedes aegypti.Metode pengasapan insektisida untuk memberantas nyamuk demam berdarah dengue belumlah optimal. Amerika Serikat. Oleh karena itu. Dua menit saja. peneliti pada Pusat Aplikasi Teknologi Isotop dan Radiasi Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan). sejak usia satu hari. Artinya. yakni menebarkan nyamuk-nyamuk mandul. ada 45 nyamuk jantan dilepaskan.com . jika ditemukan lima ekor nyamuk.6. penelitian fokus pada pengendalian populasi lalat buah Bactrocera carambolae serta nyamuk vektor DBD dan malaria. ada alternatif mengurangi populasi nyamuk. Nyamuk-nyamuk itu kemudian dilepaskan di rumah-rumah penduduk dengan perbandingan sembilan nyamuk jantan mandul per satu ekor nyamuk di tiap rumah. Nyamuk Aedes Aegipty KOMPAS. Secara teknis. Di Indonesia. ratusan hingga ribuan nyamuk menjadi mandul karena kerja sperma mereka terganggu. bahkan membuat nyamuk Aedes aegypti—vektor DBD—menjadi resistan. Ali Rahayu. Ali berpendapat. tahun 1958-1959. Bandingkan dengan makanan yang diawetkan dengan paparan sinar gamma yang mencapai 10. Bergelut dengan nyamuk sejak tahun 2004.000 gray. Nyamuk dimasukkan dalam tabung-tabung kaca berukuran sama dan diletakkan dalam jarak tertentu dari sumber radiasi. Paparan sinar gamma itu tergolong sangat kecil. nyamuk jantan dimandulkan dengan diberi paparan radiasi sinar gamma sebesar 70 gray. sudah memungkinkan untuk dimandulkan. 13 . Kini. Nyamuk. Penembakan sinar gamma langsung ke tubuh nyamuk lebih efektif dibandingkan dengan melakukannya pada larva. membuktikan. Teknologi serupa sebelumnya sukses diterapkan pada eradikasi lalat ternak Cochliomyia hominivorax di Pulau Curacao. Pengendalian Vektor dan Rodent Nyamuk Mandul Memberantas DBD Gambar7. Larva nyamuk berada di air sehingga menghambat iradiasi. iradiasi tersebut tak akan menghasilkan mutan dan tak akan berpengaruh pada hewan pemangsa nyamuk dalam rantai mangsa.

Untuk lima kali pelepasan nyamuk di 100 rumah. Angka kasus terus turun sejak 2010 yang mencapai 155 kasus. seseorang dapat terkena virus di lokasi lain. pihaknya masih akan mengkaji metode TSM untuk dimasukkan dalam 14 . saya belum dapat menyimpulkan menurunnya angka kasus ini karena uji coba tersebu t atau faktor lain. Kabupaten Banjarnegara. yaitu Kelurahan Sidorejo Lor dan Kelurahan Blotongan. cara tersebut menunjukkan hasil serupa. ‖Pada awalnya agak sulit karena banyak orang justru ketakutan ketika rumah mereka disebar nyamuk meskipun itu adalah nyamuk jantan yang tidak pernah hinggap di tubuh manusia.‖ ujar Ali. Secara teori. perlakuan sama harus diulang dalam kurun waktu 3-6 bulan kemudian.Nyamuk-nyamuk mandul hanya akan mengganggu populasi nyamuk Aedes aegypti karena telurtelur yang dihasilkan nyamuk betina tidak akan terbuahi. Sebab. di Kota Salatiga. Masyarakat pun tidak perlu khawatir karena nyamuk jantan tak mengisap darah manusia seperti nyamuk betina yang membutuhkannya untuk mematangkan telur-telurnya. Meski dengan kondisi geografis berbeda. tidak lagi ditemukan kejadian DBD. Tahun 2012. Ini jauh lebih efektif ketimbang teknik pengasapan insektisida. cuaca juga mendukung. otomatis jumlahnya di alam akan berkurang. Kepala Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Vektor dan Reservoir (B2P2VRP) Bambang Heriyanto mengungkapkan. lanjut Ali. Idealnya. yang biasanya hanya bertahan 30 menit dan tak mampu mematikan larva. Di lapangan.‖ ujar dia. Nyamuk jantan lebih sering hinggap di tanaman dan mengambil sari-sari bunga. yaitu di Kota Salatiga. misalnya. ‖Banyak faktor yang mengakibatkan kasus DBD terjadi. Populasi nyamuk menurun hingga 95. ‖Namun. Walaupun lingkungan rumah sudah steril. perlakuan seperti itu berlangsung satu kali sepekan dalam lima minggu berturutturut di tiga tempat. Kondisi itu bertahan 3-6 bulan hingga kasus DBD kembali muncul. tak dapat disimpulkan bahwa kasus DBD ikut berkurang. dan Bangka Barat. Meskipun populasi nyamuk Aedes aegypti berkurang. Dikaji lama Direktur Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang Kementerian Kesehatan Winarno mengungkapkan. ada 15 kasus DBD ditemukan.000. Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga Sovie Harjanti menyebutkan. saat ini musim kemarau lebih panjang. Bandingkan dengan pengasapan yang bisa mencapai Rp 1 juta dengan frekuensi yang sama.‖ kata Sovie. hanya dibutuhkan biaya Rp 180. hingga September 2012. wilayah endemis DBD yang dijadikan lokasi penelitian. Biaya yang dibutuhkan juga jauh lebih murah ketimbang pengasapan.23 persen.

tapi ada prinsip lain yang lebih mendasar .kebijakan. Apa pun hasilnya. selain untuk pembangkit listrik yang hingga kini diliputi pro-kontra. selama ini.Memberantas. perlu nyamuk berapa banyak. Sumber: http://sains. dikalikan siklus berapa kali pelepasan harus dilakukan dalam satu tahun.DBD Komentar: Pada prinsipnya saya mendukung upaya apapun demi kesehatan umat manusia. seberapa besar biayanya. angka kasus DBD ditargetkan maksimal apabila mencapai angka 55 kejadian per 100. TSM kemungkinan akan menjadi salah satu alternatif penanggulangan DBD. Winarno optimistis target itu tercapai karena mulai tahun 2011 dan 2012. Tahun 2008. Secara nasional. ‖Kami perlu berhitung juga. Penanggulangan DBD akan lebih optimal jika disesuaikan dengan karakteristik wilayah dan masyarakat setempat.‖ ujarnya. Sebab. program pemberantasan sarang nyamuk serta pengasapan masih banyak memiliki kelemahan. kasus DBD rata-rata menurun. " Alam merupakan Induk sekaligus wadah bagi eksplorasi Ilmu Pengetahuan itu sendiri. jd seyogyanya tetap berorientasi kepada keseimbangan alam itu sendiri. pengkajian ini sebenarnya sudah dimulai.Mandul." 15 .com/read/2012/10/04/08250166/Nyamuk. di wilayah mana saja. Ia mengatakan. TSM merupakan cara lain pemanfaatan teknologi nuklir.000 jiwa pada tahun 2014.kompas.

kita datangkan dari Kendal. 50 Burung Hantu Disebar di Sleman YOGYAKARTA. Dinas Pertanian Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Sleman mendatangkan burung hantu dari luar daerah. "Setiap kelompok tani di kecamatan sudah memiliki kandang. Sementara itu.com . Kejadian tersebut ditemukan di Kecamatan Minggir. beberapa di antaranya malah sudah memulai membudidayakan hanya saja jumlahnya masih sedikit. Untung Suroso menegaskan. Ada sekitar 170 hektar lahan padi yang saat ini terserang hama tikus." kata Untung. upaya membasmi hama tikus juga dilakukan dengan mendatangkan hewan predator yakni burung hantu. Kemudian belum lama ini dari Demak. Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Sleman Edi Sri Harmanto mengatakan.Menghadapi hama tikus yang saat ini merebak. "Beberapa petani di kecamatan Minggir. daerahnya merupakan endemik tikus. Kecamatan Moyudan. Pembudidayaanya diserahkan sepenuhnya kepada setiap kelompok tani." ungkapnya. Godean dan Seyegan bahkan harus gagal panen akibat serangan tikus. Hama tersebut sudah bertahun-tahun menyerang sekitar 52 hektar lahan. Kecamatan Godean dan Kecamatan Seyegan. salah satu petani di Dusun Barepan Sumberahayu Moyudan Sleman. maka hama yang sampai saat ini sangat meresahkan petani di Sleman dapat teratasi. Gambar8. Burung Hantu Diharapkan dengan pembudidayaan salah satu predator tikus itu. Senin (4/3/2013). 50 ekor burung hantu tersebut tersebar di beberapa kecamatan antara lain di Moyudan dan Seyegan. 16 . "Rata-rata umur padi yang dimakan berusia 50 hari.Atasi Hama Tikus. Moyudan. "Tahun 2006 lalu. selain penyemprotan. KOMPAS. Edi menambahkan." sambung Edi. Dan petani harus menanam kembali." kata Edi.Total di Sleman saat ini ada sekitar 50 ekor.

ada sekitar enam ekor dan baru dirintis untuk pembudidayaanya.kompas.Dise bar. Lagipula." ujarnya.Burung. dengan lahan yang luasnya mencapai 170 hektar dan dengan perkembangbiakan tikus yang cepat.di. "Sebagian besar masih liar karena kandang budidaya belum sepenuhnya jadi.Sleman Komentar: Menurut saya cara ini kurang efektif dikarenakan terbatasnya jumlah burung hantu dan budidayanya yang sulit. 17 .com/read/2013/03/04/16314545/Atasi.Tikus.Hantu. mustahil untuk memberantas hama tikus tersebut.Di wilayahnya sekarang jumlah burung hantu. Sumber: http://regional.50.Hama.

Septic Tank Biologis JAKARTA. Dia menyinggung kurangnya jumlah petugas pengawas ketenagakerjaan yang tersedia. korban nyawa berjatuhan.300." ujarnya. pengawasan terhadap penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) di sejumlah perusahaan masih sangat lemah. jumlah petugas pengawas ketenagakerjaan sekitar 2. yaitu dengan pengawasan dan kualifikasi SMK3 yang diperketat dan tugas pengawasan ini ada di pemerintah. Zuber menilai terjadinya kecelakaan kerja tersebut merupakan kesalahan manusia. 18 . tiga pekerja tewas akibat tertimpa crane di proyek apartemen Green Lake View. Keselamatan dan Kesehatan Kerja Sistem Keselamatan Kerja Masih Diabaikan Gambar9.000 atau rasionya hanya 1:110. Selasa. berpendapat. Zuber menyebutkan. bukan semata musibah. KOMPAS. Akibatnya. yakni Januari lalu. belum lama berselang. Dia mensinyalir adanya persyaratan SMK3 yang tidak sesuai prosedur. Kelimanya tewas akibat masuk ke dalam lubang tangki septik (septic tank) yang sedang dibuat." kata Zuber di Jakarta.com — Anggota Komisi Ketenagakerjaan DPR.7. terutama pada proyek konstruksi yang menggunakan jasa pekerja kasar. Zuber Safawi. Padahal. baik pusat maupun dinas. Mengutip data dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Ciputat. "Kami sangat prihatin fungsi pengawasan SMK3 tak berfungsi. Jakarta Selatan. Zuber merujuk pada kasus tewasnya lima pekerja proyek gedung Manhattan di Jalan TB Simatupang. Rabu (13/2/2013). "Pada prinsipnya human error bisa dicegah. sedangkan perusahaan yang harus diawasi mencapai 220.

entah itu kewajiban dari pemilik proyek atau dari pekerja itu sendiri. Dilakukan juga pengecekan terhadap kelayakan alat-alat kerja.000 kasus dan 20 di antaranya termasuk fatal karena menyebabkan korban tewas atau cacat seumur hidup.Kerja."Berdasarkan rasio ini saja tak mungkin dapat dilaksanakan sistem pengawasan." katanya.Keselamatan.com/read/2013/02/13/13004337/." ungkap Zuber. Idealnya satu pengawas mengawasi 5 perusahaan per bulan.Di abaikan Komentar: Keselamatan pekerja tetaplah menjadi nomor 1. Pemerintah telah gagal mewujudkan keselamatan pekerja. Sumber: http://megapolitan. pelanggaran hak-hak pekerja juga marak dilakukan pengelola jasa pekerja. "Kita tidak bisa cuma berharap semua perusahaan taat prosedur. "Terkesan para buruh konstruksi ini dilarang sakit.Sistem." Angka kecelakaan kerja di Indonesia cukup mengkhawatirkan. Menurut data Organisasi Buruh Sedunia (ILO). 19 .kompas. Apabila celaka pun risikonya ditanggung sendiri. angka kecelakaan kerja rata-rata per tahun di Indonesia mencapai 99. cukup autopilot saja sistemnya. Banyak di antaranya tak melengkapi para buruh mereka dengan asuransi. Di samping kecelakaan kerja. Kalau begitu negara tak perlu hadir. Legislator dari PKS ini juga menyayangkan kecenderungan pemerintah yang kerap mengabaikan masalah tersebut. menurut saya kecelakaan-kecelakaan itu kemungkinan ada faktor kelelahan untuk mengejar uang lembur.Masih. Para pekerja kasar di proyek mestinya di beri semacam penjelasan tentang keselamatan kerja dan jam kerja mesti ditinjau ulang.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful