1.

Penyediaan Air

Perusahaan Korea tertarik garap sistem air bersih Indonesia
Perusahaan konstruksi asal Korea Selatan (Korsel) Doosan Group berniat bekerja sama dengan Indonesia dalam penyediaan air bersih. Doosan memiliki kompetensi dalam penyulingan air laut menjadi air minum. Deputi Menko Perekonomian Bidang Kerjasama Internasional Rizal Afandi Lukman mengatakan, Doosan berniat membantu pengembangan perkotaan dalam penyediaan sistem air bersih. Selain itu bidang kelistrikan juga menjadi sektor yang dijajaki.

Gambar1. Perusahaan korea tertarik garap sistem air bersih di Indonesia

"Dia ingin membantu pembangunan di Indonesia terutama masalah perkotaan untuk membantu terutama di listriknya, water treatment, dll," ujarnya saat ditemui di kantornya, Jakarta, Rabu (16/1). Doosan, lanjutnya, bersama dengan Marubeni Cooperation asal Jepang berniat mengembangkan pembangkit listrik di daerah Cirebon. Kebutuhan listrik Indonesia diyakini semakin meningkat seiring pertumbuhan ekonomi yang merangkak naik. "Konsumsi energi yang diperlukan Indonesia untuk menopang pertumbuhan ekonomi sekitar keperluannya 3000 megawatt per tahunnya, ini merupakan jumlah yang sangat besar," tuturnya. Sumber: http://www.merdeka.com/uang/perusahaan-korea-tertarik-garap-sistem-air-bersih-indonesia.html Komentar:
1

Saya setuju dengan kerjasama yang dilakukan Indonesia. aspek pengawasan dan pembinaan pelaksanaan peraturan dan kebijakan tersebut. diperlukan sistem pengelolaan limbah yang terintegrasi dan berkesinambungan. mengingat kebutuhan akan air bersih sangat dibutuhkan oleh warga karena ketersediaan yang minim. Pengelolaan limbah B3 akan terkait dengan beberapa aspek seperti aspek peraturan perundangan-undangan dan arah kebijakan pemerintah. Lebih jauh FGD ini dilaksanakan untuk mengembangkan jejaring antara penyedia dengan pengguna iptek yang terkait dengan pengelolaan limbah B3 di industri. Kembangkan Jejaring Pengelolaan Limbah B3 Aktivitas industri yang menghasilkan limbah B3 seringkali dikhawatirkan sebagai penyebab pencemaran dan perusakan ekosistem lingkungan. Upaya pengelolaan limbah B3 yang baik merupakan kunci pencegahan terhadap kerusakan dan pencemaran ekosistem lingkungan. Pengelolaan Limbah Kemenristek Kembangkan Jejaring Pengelolaan Limbah B3 Industri Gambar2. 2 . Untuk mengidentifikasi permasalahan dan tantangan dalam pengelolaan limbah B3 serta mendorong pemanfaatan teknologi yang dihasilkan oleh penyedia iptek untuk mengelola limbah B3. 2. Asisten Deputi Penyedia dan Pengguna Kementerian Riset dan Teknologi bekerjasama dengan Forum Teknologi Industri Puspiptek (FTIP) menyelenggarakan focus group discussion (FGD) pengelolaan limbah B3. dan aspek solusi teknologi terkait cara atau teknik pengelolaan dan pengolahan limbah B3. Guna mencegah hal tersebut.

Hal ini terungkap berdasarkan data yang dipaparkan oleh Kasubbid Pengendalian Pemanfaatan Lingkungan Hidup BPLH Kota Tangerang. KLH mentargetkan penurunan tingkat produksi B3 di Indonesia sebesar 50 juta ton dalam kurun tahun 2011-2014. Dalam paparannya Asdep Verifikasi Pengelolaan Limbah B3 Kementerian Lingkungan Hidup. dibutuhkannya kolaborasi dan sinergi antara pemerintah. pengangkut. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) telah memiliki peraturan perundang-undangan yang cukup lengkap terkait dengan pengelolaan limbah B3 ini. Taufik Syahzaeni. dan Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Tangerang tersebut. Balai Teknologi Lingkungan BPPT. Wihadil. PT. serta pemerintah yang terkait. Wisnu S Soenarso. BATAN.FGD yang diselenggarakan di Puspiptek. pemanfaat. menyampaikan beberapa metode dan teknologi yang dapat digunakan dalam pengelolaan limbah B3 tersebut. Serpong pada 05 Februari 2012 dengan mengambil tema ―Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun Industri Untuk Pembangunan Yang Berwawasan Lingkungan‖ tersebut dibuka oleh Asisten Deputi Jaringan Penyedia dengan Pengguna. Chemical conditioning. Tangerang dan Tangerang Selatan. pengumpul. khususnya Peraturan Pemerintah No. rendahnya komitmen perusahaan untuk melakukan pengelolaan limbah B3 dengan baik dan benar. Beberapa tantangan yang dihadapi oleh Kota Tangerang dalam pengelolaan limbah B3 industri terkait dengan rendahnya pengetahuan industri tentang pengelolaan limbah B3. PT. Institut Pertanian Bogor. dan PT. 80 jo 85 Tahun 1999. PT.‖kata Wisnu. Thermal. ―FGD ini diharapkan sebagai sarana sharing dan mengembangkan networking antara penyedia dengan pengguna iptek. Solidifikasi/ stabilisasi. Dari FGD tersebut dihasilkan beberapa rumusan antara lain diperlukannya sosialisasi terus menerus kepada masyarakat dan industri untuk meningkatkan pemahaman dan ketaatan terhadap pengelolaan limbah. Abdul Kholiq. LIPI. Wirjono Koesmoedjihardjo. diikuti oleh perwakilan dari Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kab. dan penimbunan. pengolah. Pengawasan ini dilakukan mulai dari penyimpanan sementara. dan belum tersedianya teknologi pengelolaan limbah yang tepat padahal jumlah industri di Kota Tangerang cukup besar yaitu kurang lebih 2200 industri. Menanggapi kondisi tersebut. bahwa tingkat ketaatan terhadap upaya pengelolaan limbah B3 di Kota Tangerang pada peraturan perundang-undangan dan implementasi dokumen lingkungan sangat rendah dengan prosentase 18%. biaya pengelolaan limbah yang dirasa cukup besar. Mukti Mandiri Lestari. diantaranya adalah Fisika-Kimia. insinerasi/pembakaran. bahwa pengawasan pengelolaan limbah B3 dilakukan dengan prinsip ―From Cradle to The Grave‖. teknologi untuk memanfaatkan limbah B3 menjadi produk yang aman dan 3 . Balai Teknologi Lingkungan (BTL – BPPT) yang dalam hal ini diwakili oleh M. industri dan lembaga litbang serta akademisi untuk mendukung pengelolaan limbah B3 dalam seperti dalam hal identifikasi dan analisis jenis B3 yang belum tercantum dalam lampiran PP Nomor 85 Tahun 2009. dan Biologis. Bahkan. Peneliti / Perekayasa BPPT. Fajarindo Faliman Zipper. FGD yang menghadirkan narasumber Asisten Deputi Verifikasi Pengelolaan Limbah B3 Kementerian Lingkungan Hidup. Eagle Indo Pharma. Namun demikian nampaknya banyak industri yang belum tahu dan tidak mematuhi regulasi tersebut.

dan PTLR-BATAN. Kementerian Riset dan Teknologi. zat pencemar yang sudah dipisahkan (konsentrat) belum tertangani dengan baik. sehingga dengan mudah limbah dibuang ke sistem perairan tanpa adanya pengolahan. 4 .bermanfaat. antara lain BTL-BPPT. dan pengujian terkait pengolahan limbah B3. teknologi / alat pengolahan limbah B3 yang sederhana. pengembangan. dan efektif terutama untuk pelaku IKM. ekonomis.id/index.ristek. mendorong agar industri/pelaku usaha serta pemerintah dan pemerintah daerah dapat menjalin kerjasama dengan lembaga-lembaga tersebut. (ad2/dep3/humasristek) Sumber: http://www. yang saat ini masih memerlukan waktu cukup lama. pengolahan limbah adalah upaya untuk memisahkan zat pencemar dari cairan atau padatan. Beberapa lembaga litbang / laboratorium di kawasan Puspiptek. bahwa limbah yang dihasilkan termasuk dalam kategori limbah B3. Walaupun volumenya kecil. Pada hakekatnya. konsentrasi zat pencemar yang telah dipisahkan itu sangat tinggi.go. Selama ini. Puslit Kimia-LIPI. dalam hal ini Puspiptek. Sebagai tindak lanjut dari FGD ini akan dilaksanakan FGD lanjutan dengan mengambil tema-tema khusus yang terkait dengan pengelolaan limbah B3. telah memiliki kompetensi dalam penelitian. sehingga terjadi akumulasi bahaya yang setiap saat mengancam kesehatan dan keselamatan lingkungan hidup.php/module/News+News/id/12709 Komentar: Banyak industri yang tidak menyadari. metode quick analysis untuk mengetahui efek jangka panjang atau kronis dari suatu B3.

yaitu bahan kimia berbahaya. serta pemanis buatan. pengawet. menurut Roy.Higiene dan sanitasi merupakan dua faktor utama keamanan pangan yang patut menjadi perhatian. sebagian besar jajanan anak khususnya di sekolah-sekolah dasar belum sepenuhnya memenuhi syarat kedua faktor tersebut." ujar Roy. sehingga perlu terus diawasi dan diperbaiki. sehingga harus ada perhatian. Efek dari higiene sanitasi adalah jangka pendek. bahan kimia berbahaya berefek jangka panjang. 5 . "Masalah utama bagi jajan anak. seperti pewarna tekstil.com . Saat ini. Dalam roadshow yang kali ini berlangsung di SDN 01 Tebet Timur Jakarta itu. Demikian diungkapkan Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Roy Sparingga dalam roadshow Kampanye Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) BPOM bertajuk 'Sehatnya Duniaku . menjadi paling utama karena efeknya dapat langsung dirasakan setelah mengonsumsi makanan tidak bersih. Sanitasi Makanan Higiene dan Sanitasi Jajanan Anak Perlu Perhatian Gambar 3. Roy mengatakan masih ada faktor lainnya yang menjadikan jajanan anak menjadi berbahaya untuk dikonsumsi.Menuju Generasi Emas yang Sehat dan Berkualitas'. terutama anak Sekolah Dasar adalah higiene sanitasi yang belum baik. sedangkan. Selasa (22/1/2013) di Jakarta. Masalah higiene dan sanitasi.3. KOMPAS. Penyluhan Sanitasi Makanan di Sekolah JAKARTA.

jika terbukti jajanan mereka mengandung zat yang berbahaya bagi tubuh.dan. bisa diberikan sanksi. Hal inilah yang mendasari BPOM perlu untuk mengadakan roadshow tentang pentingnya keamanan pangan.Perlu.P erhatian Komentar: Saya sangat setuju dengan kegiatan yang dilakukan BPOM ke sekolah-sekolah dalam upaya mengurangi dampak buruk akibat jajanan yang tidak sehat pada siswa siswi sekolah.kompas.Anak.com/read/2013/01/22/16312414/Higiene. namun pelaku pengawasannya tentu saja komunitas sekolah.Sanitasi. BPOM akan melanjutkan ke 25 Sekolah Dasar masing-masing di dua kota besar yaitu Jakarta dan Bandung. serta pedagang makanan sekitar sekolah. Rencananya selanjutnya. orang tua murid.Sakit akibat makanan. SDN 01 Tebet Timur menjadi tempat pertama dilaksanakannya Road Show 'Sehatnya Duniaku'. "BPOM hanya dapat mengadakan penyuluhan tentang keamanan pangan jajanan anak. Sebanyak 35 persennya adalah dari jajanan anak sekolah. pengelola kantin. yaitu guru. dan 80 persen dari angka itu berasal dari jajanan anak Sekolah Dasar. seharusnya juga pemerintah mengadakan sidak mendadak terhadap jajanan anak di kantin maupun di luar sekolah. Sumber: http://health. disebut Roy sebagai kejadian luar biasa (KLB) pangan di Indonesia." jelas Roy.Jajanan. murid. Saran saya. 6 .

4. dan pasar tradisional. "Kami ingin memperbaikinya agar semua blok di rusun itu terisi. sarana sanitasi. sampai akhir tahun ini diharapkan selesai. Pemanfaatan rusun itu bekerja sama dengan pemerintah pusat sebab sebagian rusun dalam pengelolaan pemerintah pusat. Saat ini perbaikan sarana di rusun itu baru sebagian saja yang dilengkapi. Salah satu blok Rusun Marunda yang siap huni di kompleks Marunda. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melengkapi sarana yang belum ada. Harapannya. sudah mangkrak lebih dari lima tahun. menurut dia. Sekarang baru tiga blok yang sudah diperbaiki. KOMPAS. Jakarta Utara." tuturnya. Jumat (4/1/2013). 19 blok di antaranya tidak terpakai. Sanitasi Pemukiman dan Tempat-tempat Umum (TTU) Pemprov DKI Berencana Lengkapi Sarana Rusun Marunda Gambar 4. Target untuk melengkapi sarana itu. JAKARTA. Kecamatan Cilincing. Sumber: 7 . "Beri saya waktu. Dari 26 blok yang ada.com — Rumah Susun Sewa Marunda. Sampai akhir tahun semoga semua blok rampung. Jakarta Utara. Joko bertekad sepanjang tahun 2013 dapat memanfaatkan semua rusun yang selama ini tidak terpakai. blok rusun yang tidak terpakai bisa dihuni warga yang membutuhkan. puskesmas. Beberapa sarana yang akan kami benahi adalah kemudahan akses transportasi. Senin (7/1/2013) di Jakarta." tutur Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.

Lengka pi.DKI.com/read/2013/01/07/14105987/Pemprov.Marunda Komentar: Rusun yang ditinggali oleh ratusan bahkan ribuan penghuni menuntut sanisati berupa MCK dan tempat pembuangan kotoran yang baik agar tidak terjadi penyakit yang akan menjangkiti penghuni rusun.Berencana.Sarana. 8 .http://bisniskeuangan.kompas.Rusun.

Langkah Indonesia akan terasa lebih berat karena berdasarkan data. Bali. Di antaranya. Begitu pula halnya dengan Indonesia yang harus mencapai target MDGs pada tahun 2015 nanti. KOMPAS.76 persen dari trget MDGs 68. maka semua negara harus dapat mengurangi separuh proporsi penduduk tanpa akses berkelanjutan pada air minum yang aman dan sanitasi dasar di tahun 2015. posisi Indonesia dari target MDGs masih jauh. 9 .Tahun 2014. perilaku yang tidak mendukung hidup bersih dan sehat. sejumlah besar keluarga tidak memiliki akses fasilitas sanitasi seperti jamban.Priatna mengatakan.8 persen. untuk target MDGs masalah sanitasi. Indonesia berada pada posisi pencapaian 55. Nafsiah Mboi seusai acara pembukaan East Asia Ministerial Conference on Sanitation and Hygiene (EASAN) III yang berlangsung di Nusa Dua. Sedangkan untuk target MDGs masalah air minum. serta tingkat perekonomian masyarakat yang tidak mampu membangun fasilitas sanitasi memadai.6 persen dari target 62. Kesadaran masyarakat untuk membuang air besar di jamban bisa dipengaruhi banyak faktor. rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat tentang pengaruh sanitasi dan air minum pada kesehatan. "Tahun 2009 kita baru bebas BAB sembarangan 70 persen. Indonesia Bebas BAB Sembarangan Gambar4.com . Pemerintah menargetkan 30 persen sisanya tuntas di tahun 2014. Indonesia baru mencapai 42. Senin (10/9/2012) sampai Rabu (12/9/2012). Komunitas Toilet Higienis BALI.Mengacu pada target MDGs tujuan ke 7 di mana setiap negara memastikan keberlanjutan lingkungan hidup. pihaknya bersama Kementerian Kesehatan dan kementerian lainnya saat ini tengah berupaya melakukan percepatan pembangunan sanitasi permukiman (PPSP). pemerintah pun mencanangkan tahun 2014 nanti Indonesia bebas buang air besar (BAB) sembarangan. Menkes Nafsiah menggaris bawahi pentingnya ketersediaan jamban di pemukiman penduduk. Data Kementerian Kesehatan menyebutkan. Deputi Sarana dan Prasarana Kementerian PPN/Bappenas Dedy S. Salah satu usahanya." ujarnya saat mendampingi Menteri Kesehatan Republik Indonesia.41 persen.

kompas. Alasannya." ujarnya. mereka menyayangkan jika jamban tersebut berubah menjadi kotor karena dipakai. 10 . peranan jamban memiliki kaitan yang sangat luas.2014.Bebas. Sehingga menurunkan risiko penyakit ini sampai 90 persen.Sembar angan Komentar: Menurut saya sangat sulit bagi Indonesia untuk terbebas dari Bebas BAB Sembarangan terutama masyarakat pedesaan maupun pelosok dikarenakan faktor kesadaran masyarakat yang rendah dan fasilitas sanitasi yang minim.BAB.Menurut Nafsiah. ada masyarakat yang tidak mau menggunakan jamban padahal sudah dibuatkan pemerintah.com/read/2012/09/10/16261089/Tahun.Indonesia. "Tak kalah pentingnya adalah perubahan perilaku masyarakat. Saya pernah mendapati. Kalau semua orang BAB pada tempatnya maka bisa mengurangi penyakit diare. Sumber: http://health.

Warga masih sembarangan buang hajat TEMPO." katanya. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pun mendukung langkah tersebut. dan pencemaran lingkungan yang lebih luas karena terbawa oleh media lain. Hardiono. Penanggulan Penyakit dan Penyuluhan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Depok. "Ada 15 persen masyarakat yang tidak memiliki jamban." katanya kepada wartawan di Balai Kota Depok. 7 Februari 2013. "Kita akan lakukan jambanisasi demi mewujudkan Pola Bersih Hidup dan Sehat (PHBS). Kebiasaan itu.5." katanya. Pasalnya. Hardiono mengklaim pada 2013 ini Pemkot Depok menargetkan tujuh kelurahan akan dibuatkan jamban. tahun ini pihaknya akan mulai mengurangi angka tersebut dengan program jambanisasi. kata Hardiono. Pencemaran Lingkungan 270 Ribu Warga Depok Masih Buang Hajat di Sungai Gambar6. Hardiono mengatakan pihaknya sedang mengupayakan agar warga yang masih buang air besar di sungai dan di kebun bisa dihentikan secara bertahap. Depok . Kepala Pusat Promosi Kesehatan Kemenkes Herawati mengatakan pemerintah daerah masing-masing didorong untuk mampu mengubah perilaku masyarakat dengan program jambanisasi tersebut.Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok."Ini kan karena kebiasaan masyarakat yang buang ke sungai. "Kami menyerahkan pada pemerintah daerah setempat. mengatakan 270 ribu dari 1. air tanah. seperti lalat. Menanggapi hal itu. lamban laun akan menimbulkan pencemaran sungai. Hal itu untuk mengantisipasi terjadinya pencemaran.8 juta masyarakat Depok tidak memiliki jamban sehingga akhirnya membuang air besar di sungai dan kebun. Memang rata-rata butuh anggaran Rp 2 juta untuk satu keluarga membangun jamban. Kamis." katanya.CO. mengatakan mereka akan mendata kembali kevalidan data tersebut. dari sejumlah 15 persen itu ada yang memiliki 11 . Kepala Bidang Pencegahan. terutama bagi air tanah. Rina S Bahar. Caranya.

jamban. dengan begitu diharapkan masyarakat akan cepat sadar dan meninggalkan kebiasaan buruk tersebut.tempo. masyarakat selalu membuang kotoran langsung ke sungai. tapi tidak memiliki septic tank. setelah dilakukan pendatan kembali. tapi tidak memiliki septic tank. pemerintah Depok akan langsung membuat septic tank dan jamban. Hal itu terjadi hampir di seluruh sungai di Kota Depok. Menurut Rina. "Itu tidak bisa dikatakan 15 pesen tidak memiliki jamban karena ada yang punya jamban." kata dia." Karena tidak memiliki septic tank jamban. Sumber: http://www. pemerintah memberlakukan sistem denda bagi siapa saja yang buang air besar maupun membuang sampah di sungai. 12 .co/read/news/2013/02/07/214459788/p-270-Ribu-Warga-Depok-MasihBuang-Hajat-di-Sungai Komentar: Ada baiknya sembari membangun fasilitas MCK. "Pengerjaan akan dilakukan oleh Tarkim dan anggarannya ada di Bappeda.

jika ditemukan lima ekor nyamuk. ratusan hingga ribuan nyamuk menjadi mandul karena kerja sperma mereka terganggu. Amerika Serikat. Ali berpendapat. Dua menit saja. Paparan sinar gamma itu tergolong sangat kecil. Penembakan sinar gamma langsung ke tubuh nyamuk lebih efektif dibandingkan dengan melakukannya pada larva. yakni menebarkan nyamuk-nyamuk mandul. Di Indonesia. sudah memungkinkan untuk dimandulkan. Larva nyamuk berada di air sehingga menghambat iradiasi. Bergelut dengan nyamuk sejak tahun 2004. sejak usia satu hari. 13 . Pengendalian Vektor dan Rodent Nyamuk Mandul Memberantas DBD Gambar7. peneliti pada Pusat Aplikasi Teknologi Isotop dan Radiasi Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan).6. Nyamuk dimasukkan dalam tabung-tabung kaca berukuran sama dan diletakkan dalam jarak tertentu dari sumber radiasi.com . Nyamuk Aedes Aegipty KOMPAS. bahkan membuat nyamuk Aedes aegypti—vektor DBD—menjadi resistan. Nyamuk. Bandingkan dengan makanan yang diawetkan dengan paparan sinar gamma yang mencapai 10. ada alternatif mengurangi populasi nyamuk.000 gray. penelitian fokus pada pengendalian populasi lalat buah Bactrocera carambolae serta nyamuk vektor DBD dan malaria. iradiasi tersebut tak akan menghasilkan mutan dan tak akan berpengaruh pada hewan pemangsa nyamuk dalam rantai mangsa. teknologi serangga mandul (TSM) mampu mengurangi populasi nyamuk Aedes aegypti. nyamuk jantan dimandulkan dengan diberi paparan radiasi sinar gamma sebesar 70 gray. Kini. Secara teknis. tahun 1958-1959. Oleh karena itu. ada 45 nyamuk jantan dilepaskan.Metode pengasapan insektisida untuk memberantas nyamuk demam berdarah dengue belumlah optimal. Teknologi serupa sebelumnya sukses diterapkan pada eradikasi lalat ternak Cochliomyia hominivorax di Pulau Curacao. membuktikan. Ali Rahayu. Nyamuk-nyamuk itu kemudian dilepaskan di rumah-rumah penduduk dengan perbandingan sembilan nyamuk jantan mandul per satu ekor nyamuk di tiap rumah. Artinya.

Masyarakat pun tidak perlu khawatir karena nyamuk jantan tak mengisap darah manusia seperti nyamuk betina yang membutuhkannya untuk mematangkan telur-telurnya. Ini jauh lebih efektif ketimbang teknik pengasapan insektisida.000. wilayah endemis DBD yang dijadikan lokasi penelitian. Sebab.Nyamuk-nyamuk mandul hanya akan mengganggu populasi nyamuk Aedes aegypti karena telurtelur yang dihasilkan nyamuk betina tidak akan terbuahi. Populasi nyamuk menurun hingga 95. Secara teori.‖ ujar Ali. hingga September 2012.‖ kata Sovie. Angka kasus terus turun sejak 2010 yang mencapai 155 kasus. Kepala Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Vektor dan Reservoir (B2P2VRP) Bambang Heriyanto mengungkapkan. Walaupun lingkungan rumah sudah steril. ‖Pada awalnya agak sulit karena banyak orang justru ketakutan ketika rumah mereka disebar nyamuk meskipun itu adalah nyamuk jantan yang tidak pernah hinggap di tubuh manusia. tak dapat disimpulkan bahwa kasus DBD ikut berkurang. yaitu Kelurahan Sidorejo Lor dan Kelurahan Blotongan. cuaca juga mendukung. misalnya. Meski dengan kondisi geografis berbeda. pihaknya masih akan mengkaji metode TSM untuk dimasukkan dalam 14 . Nyamuk jantan lebih sering hinggap di tanaman dan mengambil sari-sari bunga. Bandingkan dengan pengasapan yang bisa mencapai Rp 1 juta dengan frekuensi yang sama. Kondisi itu bertahan 3-6 bulan hingga kasus DBD kembali muncul. hanya dibutuhkan biaya Rp 180. di Kota Salatiga. dan Bangka Barat. otomatis jumlahnya di alam akan berkurang. yaitu di Kota Salatiga. ada 15 kasus DBD ditemukan. ‖Banyak faktor yang mengakibatkan kasus DBD terjadi. saya belum dapat menyimpulkan menurunnya angka kasus ini karena uji coba tersebu t atau faktor lain. yang biasanya hanya bertahan 30 menit dan tak mampu mematikan larva. cara tersebut menunjukkan hasil serupa. Meskipun populasi nyamuk Aedes aegypti berkurang. Kabupaten Banjarnegara.23 persen. lanjut Ali. Biaya yang dibutuhkan juga jauh lebih murah ketimbang pengasapan. Untuk lima kali pelepasan nyamuk di 100 rumah. perlakuan sama harus diulang dalam kurun waktu 3-6 bulan kemudian. Di lapangan. Dikaji lama Direktur Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang Kementerian Kesehatan Winarno mengungkapkan. Tahun 2012. ‖Namun. perlakuan seperti itu berlangsung satu kali sepekan dalam lima minggu berturutturut di tiga tempat.‖ ujar dia. tidak lagi ditemukan kejadian DBD. seseorang dapat terkena virus di lokasi lain. Idealnya. Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga Sovie Harjanti menyebutkan. saat ini musim kemarau lebih panjang.

Memberantas. pengkajian ini sebenarnya sudah dimulai. Penanggulangan DBD akan lebih optimal jika disesuaikan dengan karakteristik wilayah dan masyarakat setempat. perlu nyamuk berapa banyak. dikalikan siklus berapa kali pelepasan harus dilakukan dalam satu tahun.‖ ujarnya. ‖Kami perlu berhitung juga.com/read/2012/10/04/08250166/Nyamuk. di wilayah mana saja.Mandul. selain untuk pembangkit listrik yang hingga kini diliputi pro-kontra.DBD Komentar: Pada prinsipnya saya mendukung upaya apapun demi kesehatan umat manusia. program pemberantasan sarang nyamuk serta pengasapan masih banyak memiliki kelemahan. selama ini." 15 .kebijakan. Secara nasional.000 jiwa pada tahun 2014. Sumber: http://sains. tapi ada prinsip lain yang lebih mendasar . kasus DBD rata-rata menurun.kompas. seberapa besar biayanya. jd seyogyanya tetap berorientasi kepada keseimbangan alam itu sendiri. Apa pun hasilnya. TSM kemungkinan akan menjadi salah satu alternatif penanggulangan DBD. Sebab. Ia mengatakan. Tahun 2008. Winarno optimistis target itu tercapai karena mulai tahun 2011 dan 2012. TSM merupakan cara lain pemanfaatan teknologi nuklir. angka kasus DBD ditargetkan maksimal apabila mencapai angka 55 kejadian per 100. " Alam merupakan Induk sekaligus wadah bagi eksplorasi Ilmu Pengetahuan itu sendiri.

" kata Edi. Dinas Pertanian Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Sleman mendatangkan burung hantu dari luar daerah. 16 . salah satu petani di Dusun Barepan Sumberahayu Moyudan Sleman. daerahnya merupakan endemik tikus. Pembudidayaanya diserahkan sepenuhnya kepada setiap kelompok tani.Atasi Hama Tikus. 50 ekor burung hantu tersebut tersebar di beberapa kecamatan antara lain di Moyudan dan Seyegan. Dan petani harus menanam kembali.Menghadapi hama tikus yang saat ini merebak. KOMPAS. Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Sleman Edi Sri Harmanto mengatakan. Hama tersebut sudah bertahun-tahun menyerang sekitar 52 hektar lahan. Ada sekitar 170 hektar lahan padi yang saat ini terserang hama tikus. Kecamatan Godean dan Kecamatan Seyegan." ungkapnya." sambung Edi. Burung Hantu Diharapkan dengan pembudidayaan salah satu predator tikus itu. Godean dan Seyegan bahkan harus gagal panen akibat serangan tikus. "Setiap kelompok tani di kecamatan sudah memiliki kandang. selain penyemprotan. 50 Burung Hantu Disebar di Sleman YOGYAKARTA. Untung Suroso menegaskan. Kemudian belum lama ini dari Demak. kita datangkan dari Kendal." kata Untung. Moyudan. "Beberapa petani di kecamatan Minggir.Total di Sleman saat ini ada sekitar 50 ekor. beberapa di antaranya malah sudah memulai membudidayakan hanya saja jumlahnya masih sedikit. Kejadian tersebut ditemukan di Kecamatan Minggir. maka hama yang sampai saat ini sangat meresahkan petani di Sleman dapat teratasi.com . Kecamatan Moyudan. "Tahun 2006 lalu. Sementara itu. "Rata-rata umur padi yang dimakan berusia 50 hari. Edi menambahkan. Gambar8. Senin (4/3/2013). upaya membasmi hama tikus juga dilakukan dengan mendatangkan hewan predator yakni burung hantu.

kompas.50.Sleman Komentar: Menurut saya cara ini kurang efektif dikarenakan terbatasnya jumlah burung hantu dan budidayanya yang sulit. mustahil untuk memberantas hama tikus tersebut. dengan lahan yang luasnya mencapai 170 hektar dan dengan perkembangbiakan tikus yang cepat.Hama. ada sekitar enam ekor dan baru dirintis untuk pembudidayaanya.com/read/2013/03/04/16314545/Atasi. Sumber: http://regional.Hantu.di." ujarnya.Tikus. "Sebagian besar masih liar karena kandang budidaya belum sepenuhnya jadi.Burung. Lagipula.Di wilayahnya sekarang jumlah burung hantu.Dise bar. 17 .

yakni Januari lalu. Padahal." kata Zuber di Jakarta. Dia menyinggung kurangnya jumlah petugas pengawas ketenagakerjaan yang tersedia. pengawasan terhadap penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) di sejumlah perusahaan masih sangat lemah.7. Ciputat. "Pada prinsipnya human error bisa dicegah. belum lama berselang. 18 . yaitu dengan pengawasan dan kualifikasi SMK3 yang diperketat dan tugas pengawasan ini ada di pemerintah. berpendapat. Zuber menilai terjadinya kecelakaan kerja tersebut merupakan kesalahan manusia. Zuber menyebutkan. Kelimanya tewas akibat masuk ke dalam lubang tangki septik (septic tank) yang sedang dibuat." ujarnya. "Kami sangat prihatin fungsi pengawasan SMK3 tak berfungsi. jumlah petugas pengawas ketenagakerjaan sekitar 2. terutama pada proyek konstruksi yang menggunakan jasa pekerja kasar. Jakarta Selatan. tiga pekerja tewas akibat tertimpa crane di proyek apartemen Green Lake View. Dia mensinyalir adanya persyaratan SMK3 yang tidak sesuai prosedur. Rabu (13/2/2013). Zuber Safawi.000 atau rasionya hanya 1:110. korban nyawa berjatuhan. Akibatnya. baik pusat maupun dinas. Selasa. sedangkan perusahaan yang harus diawasi mencapai 220. Mengutip data dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Septic Tank Biologis JAKARTA. KOMPAS. Keselamatan dan Kesehatan Kerja Sistem Keselamatan Kerja Masih Diabaikan Gambar9. bukan semata musibah.com — Anggota Komisi Ketenagakerjaan DPR. Zuber merujuk pada kasus tewasnya lima pekerja proyek gedung Manhattan di Jalan TB Simatupang.300.

Masih. entah itu kewajiban dari pemilik proyek atau dari pekerja itu sendiri. angka kecelakaan kerja rata-rata per tahun di Indonesia mencapai 99. Pemerintah telah gagal mewujudkan keselamatan pekerja. Legislator dari PKS ini juga menyayangkan kecenderungan pemerintah yang kerap mengabaikan masalah tersebut."Berdasarkan rasio ini saja tak mungkin dapat dilaksanakan sistem pengawasan. cukup autopilot saja sistemnya. menurut saya kecelakaan-kecelakaan itu kemungkinan ada faktor kelelahan untuk mengejar uang lembur. "Kita tidak bisa cuma berharap semua perusahaan taat prosedur. 19 ." Angka kecelakaan kerja di Indonesia cukup mengkhawatirkan. Kalau begitu negara tak perlu hadir.Keselamatan. "Terkesan para buruh konstruksi ini dilarang sakit.com/read/2013/02/13/13004337/. Idealnya satu pengawas mengawasi 5 perusahaan per bulan.000 kasus dan 20 di antaranya termasuk fatal karena menyebabkan korban tewas atau cacat seumur hidup. Menurut data Organisasi Buruh Sedunia (ILO).Sistem. Di samping kecelakaan kerja." katanya." ungkap Zuber. Banyak di antaranya tak melengkapi para buruh mereka dengan asuransi. Sumber: http://megapolitan. pelanggaran hak-hak pekerja juga marak dilakukan pengelola jasa pekerja. Dilakukan juga pengecekan terhadap kelayakan alat-alat kerja. Para pekerja kasar di proyek mestinya di beri semacam penjelasan tentang keselamatan kerja dan jam kerja mesti ditinjau ulang. Apabila celaka pun risikonya ditanggung sendiri.kompas.Di abaikan Komentar: Keselamatan pekerja tetaplah menjadi nomor 1.Kerja.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful