Anda di halaman 1dari 2

Sifat sifat Vektor Pada bagian ini kita akan menentukan aturan dasar ilmu hitung vektor.

. Teorema 1. Jika u, v dan w adalah vektor vektor di ruang-2 atau ruang-3 dan k serta I adalah skalar ,maka berlaku : a) u + v = v + u b) (u+v)+w = u+(v+w) c) u+0 = 0+u =u d) u+ (-u)=0 e) k(lu)=(kl)u f) k(u+v)=ku+kv g) (k+l)u = ku + lu h) lu= u Sebelum membahas bukti tersebut, kita memperhatikan bahwa kita telah mengembangkan dua pendekatan terhadap vektor yaitu pendekatan geometrik , dalam mana vektor dinyatakan oleh panah atau segmen garis yang diarahkan , dan pendekatan analitik, dalam mana komponen. Sebagai konsekuensinya, maka hasil-hasil dalam Teorema 1 dapat dihasilkan baik secara geometris maupun secara tertulis. Untuk melakukannya, maka kita akan membuktikan bagian(b)dengan menggunakan kedua cara tersebut. Bukti bagian (b)(analitik)kita akan memberikan bukti untuk vektor di ruang-3. Bukti untuk ruang-2 serupa dengan bukti tersebut. Jika u=( ),v =( )dan w=( ) maka : (u+v)+w = [( =( = ([ =( =( + + + + ]+ + [ , )+( +( + + + + +( )+( + + + , + +[ + ]+ + ]) ]

= u + (v + w) Bukti bagian (b) (secara geometris) mislkan u,v, dan w dinyatakan oleh , , dan seperti yang diperlihatkan pada Gambar 3.15 maka

v + w = dan u + (v + w) = jaga u + v = dan u + (v + w) = maka, u + (v + w) = (u + v )+ w PERNYATAAN. Dalam penjelasan bagian (b) dari teorema ini, simbol u + v + w tidak mempunyai arti ganda karena hasil yang samatersebut tidak mempengaruhi tanda kurung yang disisipkan. Akan tetapi, jika vektor u, v dan w ditempatkan berdasarkan kepala ke ekor maka jumlah u + v + w adalah vektor dari titik awal u pada titik terminal w(Gambar 3.15) Panjang sebuah vektot v sering dinamkan norma v dan dinyatakan dengan llvll. Jelas lah dari teorema phythagoras bahwa norma vektor v = ( ) di ruang-2 adalah llvll =

Gambar 3.15 Teorema 2. Jika u,v dan w adlah vektor pada a) b) c) d) dan k adalah sebarang skalar, maka :

u.v = v.u (u + v).w = u.w +v.w (ku).v = k(u.v) v.v>0 selanjutnya, v.v = 0 jika dan hanya jika v = 0