Anda di halaman 1dari 32

Laporan Kasus Mati

Kekerasan Tajam
I Bona Manik NIM: 112009073 Pembimbing: dr. Slamet Poernomo, SpF DFM

SPV

Ilustrasi Kasus
Tanggal 26 Nopember 2010, jam 16.10 WIB Diterima mayat laki-laki ke instalasi forensik Rumah Sakit Kepolisian Pusat Raden Said Sukanto. Dilakukan pemeriksaan luar dan dalam tanggal 26 Nopember 2010

Tanggal 25 Nopember 2010, Saat pulang sekolah naik motor bersama teman -> tawuran antar mahasiswa dijalanan -> kena tusuk -> dibawa ke RS Islam -> RS Persahabatan

Identitas Jenazah
Nama Jenis kelamin Umur Agama Warga negara Alamat :An. M.R.A : Laki-laki : 14 tahun : Kristen : Indonesia : Jakarta Timur

Pemeriksaan Luar

Label : Tidak terdapat label Tutup/bungkus mayat : tidak terdapat tutup atau pembungkus mayat
Perhiasan mayat : pada lidah atas satu koma lima sentimeter dari ujung lidah terdapat satu anting yang menembus sampai lidah bawah, terbuat dari logam, berwarna putih dengan berbentuk bandul Pakaian Mayat: Satu baju kemeja berlengan panjang, berkerah, berbahan katun berwarna dasar coklat dengan motif garis berwarna putih. Pada bagian dada kanan enam belas sentimeter dibawah jahitan bahu, sembilan sentimeter dari sisi samping terdapat kantong berukuran tiga belas kali sebelas sentimeter (kosong). Pada dada kiri dua koma tujuh sentimeter dibawah jahitan bahu tiga koma lima sentimeter dari jahitan sisi lengan terdapat tulisan BREAKPOINT berwarna dasar hitam. Pada bagian punggung empat koma lima sentimeter dibawah jahitan kerah, empat belas koma lima sentimeter dari jahitan lengan kiri terdapat tulisan BREAKPOINT berwarna hitam. Baju bermerek PEDEPE, tanpa ukuran

Satu celana panjang berbahan dasar katun, berwarna dasar hitam tidak bermotif, Pada bagian tengah depan terdapat satu resleting berwarna putih dan terbuat dari logam. Pada masing-masing sisi depan kanan dan kiri terdapat satu buah saku (kosong). Pada masing-masing sisi belakang kanan dan kiri terdapat satu buah saku (kosong). celana bermerek CHEFINON dengan ukuran dua puluh lima

Kaku mayat : Terdapat pada leher, tangan dan kaki, sukar dilawan. Lebam mayat : terdapat pada punggung sebelah kanan berwarna merah keunguan, hilang dengan penekanan

Identitas Khusus
Pada daerah dahi kanan tiga koma lima sentimeter dari garis pertengahan depan, empat koma lima sentimeter dibawah batas tumbuh rambut depan, terdapat tahi lalat berbentuk bulat, berwarna hitam kecoklatan, dan menonjol dan tidak berambut dengan diameter nol koma dua sentimeter Pada dahi tepat pada garis pertengahan depan, empat koma lima sentimeter dibawah batas tumbuh rambut depan, terdapat bekas luka berbentuk garis, batas tidak jelas, permukaan menonjol, berwarna lebih putih dari kulit sekitarnya, sepanjang nol koma tujuh sentimeter

Pada bibir kiri atas satu koma delapan sentimeter dari garis pertengahan depan, dua koma dua sentimeter dari sudut bibir terdapat tahi lalat bentuk bulat warna coklat, menonjol, tidak berambut dengan diameter nol koma tiga sentimeter
Tepat pada lutut kanan terdapat beberapa jaringan parut berbentuk persegi panjang berwarna putih dari kulit sekitarnya, seluas sembilan kali enam koma lima sentimeter dengan ukuran terbesar empat sentimeter kali satu koma dua sentimeter dan ukuran terkecil nol koma satu sentimeter kali nol koma lima sentimeter

Pada tungkai atas kiri sisi luar, delapan sentimeter dibawah tulang taju usus depan kiri terdapat daerah berwarna coklat, berbentuk tidak beraturan, berbatas tegas, berukuran dua koma lima kali satu koma lima sentimeter

Luka-Luka
Pada daerah dada atas sebelah kiri lima sentimeter dari garis pertengahan depan, lima sentimeter dibawah puncak bahu, seratus enam belas sentimeter diatas tumit terdapat luka terbuka kedua sudut lancip, tepi rata dengan dasar otot dan lemak, bila dirapatkan berbentuk garis dengan sepanjang dua koma delapan sentimeter

Pada daerah punggung kiri lima belas sentimeter dari garis pertengahan belakang, sebelas sentimeter dibawah puncak bahu seratus dua puluh dua sentimeter diatas tumit, terdapat luka yang sudah dijahit dengan delapan simpul benang berwarna biru sepanjang delapan sentimeter, setelah jahitan dibuka terdapat luka yang sudah dijahit dengan tujuh simpul benang berwarna hitam, dan setelah dibuka terdapat luka yang dijahit dengan delapan simpul benang berwarna hitam, setelah dibuka lagi terdapat empat simpul benang berwarna hitam secara keseluruhan luka mempunyai tepi rata, kedua sudut tajam, mempunyai panjang delapan sentimeter dan dalam keadaan terjahit sebanyak empat lapis

Pada tungkai kanan bawah sisi dalam empat sentimeter di bawah lutut terdapat luka memar, bentuk tidak beraturan, berwarna kebiruan, batas tidak tegas, berukuran dua kali satu sentimeter

Lain-Lain

Pada punggung tangan kanan enam sentimeter dibawah pergelangan tangan sejajar dengan jari tengah terdapat luka berbentuk titik yang dikelilingi oleh daerah berwarna hitam kemerahan, berbentuk tidak beraturan, batas tidak tegas (tanda-tanda perawatan) Pada lengan bawah kiri sisi depan enam koma lima sentimeter dibawah lipat siku terdapat luka berbentuk titik, dikelilingi oleh daerah yang berwarna hitam kecoklatan, batas tegas (tandatanda perawatan) Pada lengan atas kiri sisi depan tiga koma lima sentimeter dibawah lipat siku, terdapat luka berbentuk titik, yang dikelilingi oleh daerah yang berwarna hitam kecoklatan, berbatas tegas (tanda-tanda perawatan)

PEMERIKSAAN DALAM

Jaringan lemak bawah kulit berwarna: kuning, daerah dada setebal empat milimeter. Otot-otot berwarna merah kecoklatan pada daerah dada setebal sepuluh milimeter. Sekat rongga dada kanan setinggi sela iga kelima, kiri setinggi sela iga kelima. Tulang dada dan Tulang iga utuh

Pada iga keempat belakang kiri, empat koma lima sentimeter dari garis pertengahan belakang terpotong rata sepanjang lima sentimeter dan dikelilingi oleh resapan darah seluas 7,5 cm x 1 cm

Pada sela iga kelima samping kiri, tiga belas sentimeter dari garis pertengahan depan terdapat robekan dengan tepi rata, kedua sudut tajam, sepanjang satu sentimeter dan dikelilingi oleh resapan darah seluas 2cm x 1 cm

Otot dada samping kiri, duabelas sentimeter dari garis pertengahan depan, sejajar iga kelima terdapat resapan darah seluas 1,7 cm x 0,5 cm

Dalam rongga dada kanan kosong, rongga dada sebelah kiri terdapat darah sebanyak 75 ml dan bekuan darah seberat 200gr. Kandung jantung tampak tiga jari diantara kedua paru, berisi cairan berwarna kekuningan

Paru kanan tiga baga, berwarna abu-abu kehitaman, perabaan seperti spons, penampang berwarna coklat pucat, pada pemijatan keluar busa dan darah berat dua ratus sepuluh gram. - Pada sela antar baga atas dan baga tengah paru kanan terdapat binti perdarahan Paru kiri dua baga, berwarna abu-abu pucat, perabaan seperti spons, penampang berwarna coklat pucat, pada pemijatan keluar busa dan darah, berat dua ratus gram. -Pada paru kiri baga atas sisi belakang satu sentimeter dari tepi paru, terdapat robekan dengan tepi rata, kedua sudut tajam, membentuk garis sepanjang tiga koma lima sentimeter. -Pada sela antar baga atas dan bawah paru kanan terdapat bintik perdarahan

Lambung berisi cairan berwarna hitam. selaput lendir putih pucat. Usus dua belas jari, usus halus, dan usus besar berwarna kekuningan dan tidak terdapat resapan darah
Saluran luka: sesuai dengan luka pada pemeriksaan luar nomor satu berturut-turut menembus kulit (punggung)-> jaringan bawah kulit ->sela iga keempat kiri belakang -> paru kiri baga atas sisi belakang -> sela iga kelima kiri depan -> jaringan dibawah kulit -> kulit (dada kiri), sepanjang delapan belas koma lima sentimeter membentuk sudut empat puluh lima derajat dari kulit

KESIMPULAN
Pada pemeriksaan terhadap mayat seorang anak laki-laki berusia sepuluh sampai lima belas tahun, bergolongan darah B. Pada pemeriksaan luar ditemukan luka terbuka pada dada kiri dan luka yang telah terjahit pada punggung kiri akibat kekerasan tajam. Pada pemeriksaan dalam ditemukan terpotongnya iga belakang dan sela iga depan, resapan darah pada otot dada depan, robeknya paru kiri dan ditemukan pula adanya darah dan bekuan darah pada rongga dada kiri akibat kekerasan tajam. Sebab kematian orang ini adalah akibat kekerasan tajam pada punggung yang menyebabkan robeknya paru sehingga mengakibatkan perdarahan

Tinjauan pustaka
Luka akibat kekerasan benda tajam Putusnya atau rusaknya kontinuitas jaringan karena trauma akibat alat/senjata yang bermata tajam dan atau berujung runcing.
Ciri Luka Akibat Benda Tajam: Tepi luka rata Sudut luka tajam Rambut ikut terpotong Jembatan jaringan ( - ) Memar/lecet di sekitarnya ( - )

Sebab Kematian Luka Akibat Benda Tajam : 1. Perdarahan Kerusakan organ vital Emboli udara Aspirasi darah 2. Sepsis / infeksi

Macam Luka Akibat Benda Tajam: Luka Iris (Incisied Wound) Luka Tusuk (Stab Wound) Luka Bacok (Chop Wound) Luka akibat benda yang mudah pecah (kaca)

Aspek medikolegal
Di dalam melakukan pemeriksaan terhadap orang yang menderita luka akibat kekerasan, pada hakikatnya dokter diwajibkan untuk memberikan kejelasan tentang jenis luka yang terjadi, jenis kekerasan atau senjata yang menyebabkan luka, serta kualifikasi luka. Kualifikasi luka dibahas dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana yaitu bab XX pasal 351 dan 352 serta bab IX pasal 90:

Pasal 351 :
1. Penganiayaan diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. 2. Jika perbuatan mengakibatkan luka luka berat, yang bersalah

dikenakan pidana penjara paling lama lima tahun.


3. Jika mengakibatkan mati, dikenakan pidana penjara paling lama tujuh tahun. 4. Dengan penganiayaan disamakan dengan sengaja merusak kesehatan.

5. Percobaan untuk melakukan kejahatan ini tidak dipidana.

Pasal 352 :
1. Kecuali yang tersebut dalam pasal 353 dan 356, maka

penganiayaan yang tidak menimbulkan penyakit atau halangan


untuk menjalankan pekerjaan jabatan atau pencahariaan, diancam sebagai penganiayaan ringan dengan pidana penjara

paling lama tiga bulan atau denda paling banyak tiga ratus
rupiah. Pidana dapat ditambah sepertiga bagi orang yang melakukan kejahatan itu terhadap orang yang bekerja padanya atau menjadi bawahannya. 2. Percobaan untuk melakukan ini tidak dipidana.

Pasal 90
Luka berat berarti : Jatuh sakit atau mendapat luka yang tidak memberi harapan akan sembuh sama sekali, atau yang menimbulkan bahaya maut. Tidak mampu terus menerus untuk menjalankan tugas jabatan atau pekerjaan pencaharian Kehilangan salah satu panca indera Mendapat cacat berat Menderita sakit lumpuh Terganggunya daya pikir selama empat minggu lebih Gugurnya atau matinya kandungan seorang perempuan

Derajat luka
Luka derajat satu diartikan sebagai luka yang tidak berakibat penyakit atau halangan untuk menjalankan pekerjaan/jabatan/pencaharian. Luka derajat dua :bila akibat suatu penganiayaan seseorang mengalami penyakit atau halangan untuk menjalankan pekerjaan jabatan atau pencaharian yang sifatnya sementara waktu. Luka derajat tiga : Bila penganiayaan yang dilakukan mengakibatkan luka berat dan menyebabkan kematian.

Penganiayaan: merupakan istilah hukum, yaitu dengan sengaja melukai atau menimbulkan perasaan nyeri pada seseorang.

Pembahasan
Pada tanggal 26 Nopember 2010, telah diterima mayat seorang laki-laki. pada daerah dada atas sebelah kiri terdapat luka terbuka kedua sudut lancip, tepi rata dengan dasar otot dan lemak, bila dirapatkan berbentuk garis dengan sepanjang 2,8cm. Pada daerah punggung kiri terdapat luka yang sudah terjahit sebanyak empat lapis, secara keseluruhan luka mempunyai tepi rata, kedua sudut tajam, mempunyai panjang 8cm.

terpotongnya iga belakang dan sela iga depan, resapan darah pada otot dada depan, robeknya paru kiri dan ditemukan pula adanya darah sebanyak tujuh puluh lima milimeter dan bekuan darah seberat dua ratus gram pada rongga dada kiri

Ketentuan hukum yang berlaku pada kasus ini Pelaku dapat dikenakan pasal 351 ayat 3 dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Karena pada kasus ini telah terjadi penganiyaan berat yang mengakibatkan mati. Penganiayaan berat ini sesuai dengan definisi pada pasal 90 Kitab Undang-undang Hukum Pidana.

TERIMA KASIH