Anda di halaman 1dari 3

GAMBAR RAKITAN

KETERANGAN GAMBAR : 1. Roda Penerus ( FlyWheel ) 2. Plat gesek 3. Baut Pengikat FlyWheel dengan poros penggerak 4. Plat pembawa 5. Bantalan radial 6. paku keeling untuk plat pembawa dan Naaf 7. Baut pengikat FlyWheel dengan penutup kopling 8. Plat penekan 9. Paku keeling untuk penutup kopling dan pegas matahari 10. Pegas kejut 11. Plat pembawa 12. Bantalan aksial 13. Poros 14. Naaf 15. Pegas matahari 16. Paku keeling untuk plat pembawa dan lingkar pembawa 17. Baut pengikat pegas matahari dengan plat penekan

ii

Cara Kerja Kopling : Cara kerja kopling plat tunggal ini dapat ditinjau dari dua keadaaan,yaitu: 1. Kopling Dalam Keadaan Terhubung ( Pedal Kopling Tidak Ditekan ) Poros penggerak yang berhubungan dengan motor meneruskan daya dan putaran ke flywheel ( roda penerus ) melalui baut pengikat. Daya dan putaran ini diteruskan ke plat gesek yang ditekan oleh plat penekan karena adanya tekanan dari pegas matahari . Akibat putaran dari plat gesek, poros yang digerakkan ikut berputar dengan perantaraan spline dan naaf. 2. Kopling Dalam Keadaan Tidak Terhubung ( Pedal Kopling Ditekan ) Bantalan pembebas menekan pegas matahari sehingga gaya yang dikerjakannya pada plat penekan menjadi berlawanan arah. Hal ini menyebabkan plat penekan tertarik ke arak luar sehingga plat gesek berada dalam keadaan bebas diantara plat penekan dan flywheel. Pada saat ini tidak terjadi transmisi daya dan putaran.

iii