PENGANTAR PENDIDIKAN

PRAKTEK PENDIDIK TEORI PENDIDIKAN

PRAKTEK TANPA TEORI MERUPAKAN PERBUATAN TIDAK WARAS, SEDANGKAN TEORI TANPA PRAKTEK MERUPAKAN PERBUATAN YG GENIUS PRAKTEK = Sumber Teori TEORI = Pedoman praktek

KONSEP PENDIDIKAN

• LANGEVELD: Suatu bimbingan yg diberikan oleh orang dewasa kepada anak yg belum dewasa untuk mencpi tujuan, yaitu kedewasaan • Crow and Crow: Proses dimana pengalaman dan informasi diperoleh sebagai hasil belajar
• "pedagogi", "paid" artinya anak dan "agogos" artinya membimbing atau memimpin = seni atau pengetahuan membimbing atau memimpin atau mengajar anak.

Undang-Undang
No 20 Tahun 2003 tentang

SISDIKNAS
Pasal 3;

Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan

bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta
didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berahlak mulia, sehat,

berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara
yang demokratis serta bertanggung jawab.

mengajar.Hakekat pendidikan • Merubah perilaku • Mengembangkan seluruh aspek kepribadian • Sebagai transformasi nilai melalui mendidik. dan melatih .

Pendekatan • • • • Religius :thesis deduktif Filsafi : sintetik/sinoptik Ilmiah : analitik deskriptif multidisiplin .

Walaupun itik diterima oleh pihak sekolah. tetapisangat lemah dalam lari. namun ia merasa bimbang. semua binatang tersebut diharuskan mengambil semua mata ppelajaran yang ditawarkan. semua hewan memutuskan untuk melakukan sesuatu yang heroik untuk menghadapi permasalahan ‘dunia baru’ dengan mendirikan sebuah sekolah. Burung Rajawali menghadapi masalah dan harus disiplin secara ketat. Mereka menjalankan kegiatan dengan kurikulum berlari. Oleh karena itik lemah dalam lari. Belut mendapat nilai rata-rata yang tertinggi dan menjadi pembicara dalam pidato perpisahan. tetapi memaksanakan caranya sendiri untuk sampaike puncak. tetapi mentalnya anjlok karena menggunakan terlalu banyak waktu untuk berenang. Tupai sangat pintar memanjat. malah kemampuannya lebih daripada pelatihnya dan memperoleh nilai yang baik dalam kegiatan terbang. sampaiia merasa kecewa dalam aktivitas terbang karena pelatihnya mengajarkan terbang dari bawah bukan sebaliknya yaitu dar atas pohon ke bawah. seekor belut aneh yang dapat berenang.itik terpaksa menggugurkan pelajaran renang dan mengadakan latihan berlari selepas sekolah. Kelinci mulai dengan menjadi juara pertama dalam pelajaran lari. Dalam kegiatan memanjat ia mengalahkan semua binatang untuk memanjat ke puncak pohon. Latihan ini dilakukan secara terus menerus sehingga itik mendapat cidera di kakinya dan nilai sedang dalam pelajaran berenang. Itik seekor binatang yang sangat pandai berenang. berenang dan terbang. Tupai juga sangat bagus dalam melompat sehingga agak berlebihan dalam melakukan dan mendapat nilai C dalam memanjat dan D dalam lari. memanjat dan terbang dengan baik.SEKOLAH HEWAN Pada zaman dahulu kala. Pada akhir tahun. memanjat. Untuk memudahkan pengurusannya. .

SEMBILAN ASPEK FILOSOFIS :religius • • • • • • • TARBIYAH IMANIYAH (KEIMANAN) TARBIYAH RUHIYAH (RUH) TARBIYAH FIKRIYAH (PIKIR) TARBIYAH AKKRIYAH (EMOSI) TARBIYAH AKHLAQ (AHLAK) TARBIYAH ISTIMARIYAH (BERMASYARAKAT) TARBIYAH IRADAH (KEINGINAN) : keinginanharus dididik • TARBIYAH BADRIYAH (FISIK/KESEHATAN) • TARBIYAH JINSIYAH (SEX/JENIS KELAMIN) .

Pendekatan Filsafi • • • • Progresivisme Perenialisme Esensialisme Eksistensialisme .

ia belajar mengenali tujuan Jika anak dibesarkan dengan rasa berbagi. ia belajar menghargai Jika anak dibesarkan dengan dukungan. ia belajar kebenaran dan keadilan Jika anak dibesarkan dengan persahabatan. ia belajar merasa bersalah Jika anak dibesarkan dengan dorongan. ia belajar menahan diri Jika anak dibesarkan dengan pujian. ia belajar berdamai dengan pikiran . ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan Jika anak dibesarkan dengan ketentraman. ia belajar rendah diri Jika anak dibesarkan dengan iri hati. ia belajar gelisah Jika anak dibesarkan dengan rasa iba. ia belajar menyenangi diri Jika anak dibesarkan dengan pengakuan. ia belajar memaki Jika anak dibesarkan dengan permusuhan.Prinsip mengajar anak • Jika anak dibesarkan dengan celaan. ia belajar berkelahi Jika anak dibesarkan dengan ketakutan. ia belajar percaya diri Jika anak dibesarkan dengan toleransi. ia belajar kedengkian Jika anak dibesarkan dengan dipermalukan. ia belajar menyesali diri Jika anak dibesarkan dengan olok-olokan. ia belajar kedermawanan Jika anak dibesarkan dengan kejujuran dan keterbukaan.

bukan oleh proses kedewasaan ataupun perubahan-perubahan kondisi fisik yang temporer sifatnya. serta 3. 2. . perubahan tersebut disebabkan oleh oleh interaksi dengan lingkungan. sifat perubahannya relatif permanen.HAKIKAT BELAJAR (Learning) Belajar selalu melibatkan tiga hal pokok yaitu: 1. adanya perubahan tingkah laku.

ide.MENGAJAR (Teaching) Adalah membantu para pembelajar memperoleh informasi. keterampilan. nilai. cara berfikir. sarana untuk mengekspresikan dirinya dan cara-cara bagaimana belajar (Joice & Weil: 1986) Peran utama guru adalah sebagai Fasilitator .

Bahkan e-learning (electronic-learning) berupa: CAI (Computer Assisted Instruction) atau CAL (Computer Assisted Learning). film. Mencakup semua events yang mungkin mempunyai pengaruh langsung pada proses belajar manusia. dll. website sekolah. program radio. televisi.PEMBELAJARAN (Instruction) • Suatu rangkaian kejadian (events) yang mempengaruhi pembelajar sehingga proses belajarnya dapat berlangsung dengan mudah (Gagne dan Briggs :1979). maupun kombinasi dari bahan-bahan tersebut. baik kejadian-kejadian yang dilakukan guru maupun yang diturunkan oleh bahanbahan cetak. SIG (Sistem Informasi Geografis).sudah dimanfaatkan secara meluas. belajar lewat internet. • • . gambar. slide.

juga secara terus menerus berusaha menyempurnakan diri sehingga mampu menjadi katalisator yang semakin meningkat keampuhannya . dan (2) Siswa. melainkan sebagai katalisator terjadinya proses belajar siswa.Belajar Aktif (1) guru tidak boleh lagi dipandang sebagai “yang tahu segalanya”.

karena pebelajar akan hidup pada dunia yang terus berkembang dan berubah “Continually changing”. • “hubungan pribadi antara instruktur dengan peserta didik” .Undragogik • fungsi pengajar yang tepat adalah sebagai “instruktur belajar”.

kepercayaan dan respek.Kualitas perilaku instruktur • keaslian/ ketulusan. penghargaan. dan • pengertian yang empati dan sensitive serta mendengarkan dengan sungguh persoalan peserta didik . • adanya kepedulian.

yaitu selisih antara aspirasinya dengan kemampuannya sekarang. Instruktur mengemukakan perasaannya dan menjadi rekan sepemelajaran dalam lingkup gemar meneliti (inquiry). temperatyr. penerangan. dan menerima perbedaan.Peran Pengajar Orang Dewasa Kondisi belajar Pebelajar membutuhkan belajar Lingkungan belajar ditandai oleh kondisi fisik yang nyaman. 4. 7. . 5. 8. 2. dan sebagainya yang memungkinkan interaksi antara mereka. saling membantu. 1. 6. Instruktur membantu setiap pebelajar meng-klarifikasi aspirasinya untuk meningkatkan kemampuan. enak. 3. Pebelajar mencari tujuan peng-alaman belajar sebagai tujuan mereka Pebelajar menerima tanggung-jawab dalam perencanaan dan pelaksanaan berbagai pemelajar-an sehingga mereka mempunyai komitmen akan keputusan bersama. Instruktur membantu pebelajar mengidentifikasi problem kehidupannya akibat kesenjangan kemampuan. Instruktur menerima masing-masing pebelajar sebagai pribadi yang memiliki harga diri yang harus dihargai baik perasaan dan ide-idenya. Membantu setiap pebelajar mendiagnosa kekurangannya. ventilasi. Instruktur membangun hubungan saling percaya dan saling membantu antara pebelajar dengan mendorong kerjasama dan menahan diri dari pengaruh persaingan. saling percaya. dan menghargai. Instruktur menyediakan kondisi fisik yang kondusif untuk belajar orang dewasa seperti penempatan kursi. Prinsip-prinsip Pemelajaran Instruktur membantu pebelajar mengungkap kemungkinan baru untuk memenuhi kebutuhan-nya. bebas menge-mukakan pendapat.

Instruktur memberi pemikiran tentang ketersediaan belajar.Kondisi belajar Pebelajar membutuhkan belajar Pebelajar berpartisipasi secara aktif dalam proses belajar. Proses belajar dikaitkan dan digunakan dalam pengalaman belajar. dan metode dan melibatkan pebelajar untuk membuat keputusan diantara pilihan-pilihan yang ada menjadi satu. sehingga belajar lebih bermakna dan terintegrasi. guru. mata pelatihan. maupun masyarakat. dan sebagainya. 9. Instruktur menyesuaikan penyajian sumber-sumbernya dengan tingkat pengalaman pebelajar Instruktur membantu pebelajar untuk menerapkan pengalaman belajar yang baru kedalam pengalaman mereka. proyek. studi kasus. 15. Pebelajar mempunyai ke-mampuan menuju ke tujuan belajarnya. Instruktur melibatkan pebelajar dalam mengembangkan criteria yang dapat sama-sama diterima untuk mengukur kemajuan belajarnya. Prinsip-prinsip Pemelajaran Instruktur melibatkan pebelajar dalam menfor-mulasikan tujuan pemelajaran sesuai kebutuhan peserta didik. main peran. 10. Instruktur membantu pebelajar meng-organisasikan diri untuk bertanggungjawab bersama dalam proses penelitian/penemuan bersama. 12. pemilihan materi. 16. Instruktur membantu pebelajar mengeksploitasi pengalamannya sendiri sebagai sumber belajar melalui teknik diskusi. . institusi. Instruktur membantu pebelajar mengembangkan dan menerapkan prosedur untuk evaluasi diri menurut criteria/standard. 13. 11. 14.

Perbandingan Asumsi dan Disain Pedagogi dan Andragogi Asumsi Pedagogi Konsep Tergantung diri Andragogi Meningkat dapat menga rahkan diri sendiri Iklim Disain Pedagogi Berorien tasi otoritas Formal Bersaing Andragogi Saling menghargai Kerjasama Informal - Penga laman Sedikit berguna Pebelajar Perencan aan kaya pengal aman untuk pemela jaran Oleh guru/pe ngajar Bersama-sama .

Kesiap an Berdasarka n tingkat perkemban gan biologis Lamaran perlu waktu Berdasarka Diagnosis kebutuhan n tugas peran social Lamaran segera Formulasi Tujuan Perencan aan Oleh guru Analisis nersama Waktu Orient asi dalam belajar Oleh guru -Menurut logika mata pelajaran ilmu/bidang studi -Unit isi Teknik transformasi Negosiasi (bersama-sama) Sekuen berdasarkan kesiapan peserta tergantung pada masalah Teknik pengalaman (metode inkuiri) -Diagnosis kebutuhan bersama -Penilaian program bersama Berpusat Brpusat pada pada bidang studi masalah Aktivitas Evaluasi Oleh guru .

Inteligensi majemuk logical/mathematical musical spatial/visual intrapersonal linguistic/verbal bodily/kinesthetic interpersonal naturalist existential .

Learning Style • Pelajar linguistik senang bermain dengan kata-kata ketika ia membaca. menulis. merancang. dan berkreasi. • Pelajar logis-matematis senang bereksperimen dan mengeksplorasi angka dan pola. • Pelajar spatial senang menggunakan visualisasi ketika menggambar. . dan berbicara. membangun.

memainkan alat musik. bersentuhan. • Pelajar kinestetik senang bergerak. membuat prakarya. dan belajar diiringi musik. dan umumnya bereaksi terhadap musik. menari. dan belajar melalui gerakan dan sentuhan. berolahraga. .Learning Style • Pelajar musikal bernyanyi. bergumam.

memiliki banyak teman. serta belajar dengan dan dari orang lain. . menciptakan karya yang unik dan orisinal.Learning Style • Pelajar interpersonal berbagi. • Pelajar intrapersonal bekerja sendirian di tempatnya sendiri. membandingkan. bekerja sama.

berbicara bahasa asing. penulis. menyalin. pengetik. korektor. sekretaris.Kecerdasan Linguistik • Keterampilan Kerja: berbicara. . meneliti. editor. menerjemahkan. guru bahasa Inggris. berceramah. penerjemah. pengarsip. mengajar. • Contoh Profesi: pustakawan. memberikan perintah. menulis. pengacara. melaporkan. mengolah kata. mengoreksi. menyunting. kurator. asisten legal. penyiar radio/TV. berdebat. ahli patologi bicara. menafsirkan. mengarsipkan. mendengarkan (kata-kata). mengungkapkan dengan kata-kata. berdiskusi. memberitahu. jurnalis. menginformasikan.

akuntan. mengelompokkan. melakukan penelitian ekonomi. mensistematisasi. ilmuwan. teknisi. juru taksir. ahli statistik. menyusun anggaran. menggunakan statistik. guru ilmu alam . membuat teori. membuat hipotesis. analis komputer. agen pembeli. mengurutkan Contoh Profesi: auditor. petugas pembukuan. menganalisa. petugas asuransi. mengaudit. membuat estimasi. ekonom. ahli matematika.Kecerdasan Logis-Matematis • Keterampilan Kerja: merancang • keuangan. menghitung. mengkalkulasi. membukukan.

mengilustrasikan. membuat draft. mewarnai. desainer interior. membuat peta. memotret. seniman grafis. membayangkan. melukis. merancang. membuat film • Contoh Profesi: insinyur. petugas survey. fotografer. ahli tata letak kota. guru kesenian. arsitek. membuat presentasi visual.Kecerdasan Spasial • Keterampilan Kerja: menggambar. pematung . membuat grafik. memvisualisasikan. seniman rupa. menghias. pembuat peta. pilot. penemu. menemukan.

terapis musik. menyetel (nada). menyusun aransemen. mengorkestrasikan. merekam. penyalin musik • Keterampilan Kerja: bernyanyi. menganalisa dan mengkritisi (aliran-aliran musik) . konduktor. penulis lagu. teknisi studio musik. pembuat alat musik.Musical Kecerdasan • Contoh Profesi: disc jockey. menggubah lagu. guru musik. penyanyi. berimprovisasi. mendengarkan. pengarah koor. musisi. memainkan alat musik. penyetel piano. pramuniaga alat musik. membedakan (nada). mentranskripsikan.

mengantarkan. tukang kayu. atlet profesional. menyelamatkan. memperbaiki. guru olahraga. merestorasi. penari. jagawana. model. mengangkat.Bodily-Kinesthetic Kecerdasan • Keterampilan Kerja: menyusun. menari. membersihkan. pengrajin. membuat prakarya. berpantomim. montir. mempertunjukkan. menginstalasi. memproduksi. mengirimkan. mendramatisasi. berolahraga. memperagakan (busana). memasang. petani. berwisata. pegawai pabrik. membawa. aktor. pegawai di tempat rekreasi. ahli permata . mengorganisasikan kegiatan di alam bebas. penata tari. berjalan. • Contoh Profesi: terapis fisik. memberikan isyarat. menyesuaikan. berlari. mengoperasikan. menyeimbangkan.

berempati. antropolog. pramuniaga. sosiolog. menyemangati.Interpersonal Kecerdasan • Keterampilan Kerja: melayani. mendelegasikan. direktur sosial . menginspirasikan. bermediasi. kepala sekolah. mempublikasikan. konselor. bekerja sama. mengawasi. menjadi tuan rumah. membujuk. berunding. mengajar. mengkoordinasikan. melatih. agen wisata. perawat. berkomunikasi. berdagang. pegawai personalia. manajer. merekrut (karyawan). arbiter. memotivasi. pegawai public relation. menilai orang. mengkonfrontasi. • membimbing. mewawancara Contoh Profesi: direktur. konseling. menjual. psikolog.

konselor. berinsiatif. teolog. menetapkan tujuan. bekerja sendiri. menyusun sasaran. perencana program. berinstrospeksi. menaksir/menilai.Intrapersonal • Kecerdasan • Contoh Profesi: psikolog. merencanakan. guru psikologi. terapis. memahami diri . pengusaha Keterampilan Kerja: memutuskan. mengorganisasikanme lihat kesempatan. pemuka agama. mengevaluasi. mempromosikan diri.

com .Terima Kasih Aan_komariah@upi.edu Aan_komariah@yahoo.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful